P. 1
konsepsi

konsepsi

|Views: 37|Likes:
Published by Andika Zuldiansyah
konsepsi
konsepsi

More info:

Published by: Andika Zuldiansyah on May 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/25/2013

pdf

text

original

KONSEPSI

PROSES KEHAMILAN
1. 2. 3. 4. 5. 6. OVUM SPERMA KONSEPSI NIDASI PEMBENTUKAN PLASENTA TUMBANG HASIL KONSEPSI

DNA berduplikaisi • selanjutnya pertumbuhan terhenti. kromosom telah berpasangan.OVUM • setelah bayi perempuan lahir. sampai folikel terangsang untuk berkembang • • sel yang terhenti pada profase meiosis disebut oosit pertama terus membelah → oosit sekunder (sebelum ovulasi → pematangan pertama) • pematangan kedua setelah terjadi • pembuahan . korteks ovarii terisi dengan primordial ovarian follicles.

000 35 – 45  34.000 16 – 25 THN  159. jumlah oogonium adalah: BAYI  750.15 THN  439.000 6 .Menurut umur wanita.000 MENAPOUSE  HILANG Ovum siap dibuahi setelah 12 jam Dan hidup selama 48 jam .000 26 – 35  59.

Urutan pertumbuhan ovum (oogenesis): • Oogonia • Oosit pertama (primary oocyte) • Primary ovarian follicle • Liquor folliculi • Pematangan kedua ovum pada waktu sperma membuahi ovum .

Kaput / kepala.60 juta sperma setiap cc 6. Pada hubungan seks ditumpahkan sekitar 3 cc sperma 5. berbentuk lonjong.SPERMATOZOON TERDIRI DARI 3 BAGIAN 1. 40. agak gepeng & mengandung bahan nukleus 2. Sperma hidup selama 3 hari dlm genetalia interna . yg menghubungkan kepala dgn ekor 4. Ekor 3. Bagian silendrik.

membelah dua • Spermatosit pertama. membelah dua • Spermatosit kedua. membelah dua • Spermatid. kemudian tumbuh menjadi: • Spermatozoon .Urutan pertumbuhan sperma (spermatogonesis): • Spermatogonium.

.

Tempat yg plg luas .Ovum mpy waktu terlama dlm ampula .Dinding penuh jonjot tertutup sel yg mempunyai silia .FERTILISASI/KONSEPSI • PERTEMUAN INTI OVUM DG INTI SPERMATOZOA KONSEPSI terjadi pada PARS AMPULARIS .

PROSES FERTILISASI .

Akrosom sperma menyentuh mikrovilli permukaan zona pellusida . dan terapung dalam vitellus (sitoplasma yang berwarna kekuningan) .Ovum yang matang dilingkari zona pellusida..

akrosom mulai hancur. sehingga sperma dapat menembus zona pellusida . melepaskan enzym akrosin.

akrosom meleburkan diri ke dalam membran plasma ovum. dan kepala sperma ditelan oleh membran plasma .

sehingga tidak memungkinkan lagi zona pellusida diterobos oleh sperma lainnya akhirnya sperma dan ovum menyatu menjadi zigot . meninggalkan badan dan ekor sperma granula kortikal di dalam ovum melepaskan enzym.- - kepala sperma tertarik ke dalam sitoplasma ovum.

NIDASI • PROSES PENANAMAN BLASTULA (hasil KONSEPSI) pada ENDOMETRIUM terjadi HARI 6 -7 setelah KONSEPSI .

a. Dalam waktu 3 hari terbentuk kelompok sel” yg sama  STADIUM MORULLA c. mulai pembelahan zigot. Hasil konsepsi disalurkan terus ke pars ismika & pars interstitialis tuba ( bag. Yg sempit) & terus kearah kavum uteri oleh arus getaran silia pada permukaan sel” tuba & kontraksi tuba dalam kavum uteri  STADIUM BLASTULA . Setelah terjadi pembuahan. berbarengan dg pembelahan inti. hasil konsepsi berjalan menuju uterus b.

C dan D E F dan G : Ovum dengan korona radiata : Ovum dimasuki spermatozoa : Pembentukan benda kutub kedua dan akan bersatunya kedua pronukleus yang haploid untuk menjadi zigot . B.Keterangan : A.

PEMBELAHAN SEL 1 SEL 2 SEL 4 SEL MORULA 16 SEL .

PERKEMBANGAN & PERJALANAN OVUM .

Keterangan : A : Oosit tidak bersegmen B : Fertilisasi C : Terbentuk pro-nuklei D : Pembelahan kumparan pertama E : Stadium 2 sel F : Stadium 4 sel G : Stadium 8 sel H : Morula I&J : Pembentukan blastokista K : Zona pelusida menghilang. implantasi terjadi .

.

.

Terima Kasih Dalam hidup. akhirnya kita tahu bahwa yang kita inginkan terkadang tidak dapat membuat hidup kita menjadi lebih bahagia Be a good midwife . Dan ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan.terkadang kita lebih banyak mendapatkan apa yang tidak kita inginkan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->