P. 1
makalah reaksi kimia

makalah reaksi kimia

|Views: 347|Likes:
Published by Yulien Arniansyah
makalah reaksi kimia
makalah reaksi kimia

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Yulien Arniansyah on May 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/02/2015

pdf

text

original

I PENDAHULUAN

Bab ini menerangkan mengenai: (1) Latar Belakang, (2) Tujuan Percobaan dan (3) Prinsip Percobaan.

1.1. Latar Belakang Ilmu pengetahuan tentang kimia adalah ilmu yang mencangkup sejumlah aspek mengenai bahan-bahan kimia. Bagian yang terpenting dari ilmu kimia adalah mempelajari reaksi kimia. Reaksi kimia merupakan suatu hal yang sangat menakjubkan untuk diteliti dan merupakan bagian yang menyenangkan dari ilmu kimia untuk memperhatikan terjadinya reaksi kimia. Semua reaksi kimia memperlihatkan perubahan-perubahan sifat yang menarik, meskipun demikian meneliti perubahan-perubahan merupakan suatu bagian yang penting dalam melaksanakan reaksi kimia di laboratorium dan reaksi-reaksinya merupakan suatu hal yang harus diperhatikan dalam mempelajari ilmu kimia (Sunarya, 2000). 1.2. Tujuan Percobaan Tujuan dari perbcobaan ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara pengukuran di laboratorium, penyederhanaan dalam reaksi kima, untuk memperkenalkan ilmu kimia dan penjelasannya, juga mempelajari jenis dan sifat (sifat kimia dan fisika) dari zat yang direaksikan, serta untuk mencari rumus senyawa dan koefisien reaksi dari senyawa dengan cara mereaksikan dua buah zat

atau lebih yang dibuktikan dengan adanya perubahan warna, bau, suhu, timbulnya gas dan endapan. 1.3.Prinsip Percobaan Prinsip percobaannya adalah berdasarkan penggabungan molekul terbagi menjadi dua bagian atua lebih. Molekul yang kecil atau atom-atom dalam molekul. Reaksi kimia selalu melibatkan terbentuk dan terputusnya ikatan kimia. Berdasarkan Humum Kekekalan Massa yang dikemukakan oleh Lavoisier: “ Massa sebelum dan sesudah reaksi adalah sama” dan berdasarkan Hukum Pebandingan Tetap (Hukum Proust): “Dalam setiap persenyawaan perbandingan massa unsur-unsur selulu tetap.” Berdasarkan Bronsted Lowry: “Asam sebagai setiap zat sembarang yang menyumbang proton dan basa sebagai setiap zat sembarang yang menyumbang proton dan basa sebagai setiap zat sembarang yang menerima proton.”

1. atau ion Oksidasi menjelaskan penambahan elektron oleh atau ion. atom. (7) Reaksi Pembakaran. (3) Reaksi Pengendapan. (5) Reaksi Penggabungan. penjelasan sebuah molekul. (6) Reaksi Penguraian. 2.II TINJAUAN PUSTAKA Bab ini menguraikan mengenai : (1) Reaksi Reduksi Oksidasi. Oksidasi dan reduksi tepatnya merujuk padaperubahan bilangan oksidasi karena transfer elektron yang sebenarnya tidak . atom. Istilah redoks berasal dari dua konsep. ataupun ia dapat berupa proses yang kompleks seperti oksidasi gula pada tubuh manusia melalui rentetan transfer elektronyang rumit. di atas tidaklah persis benar.atau reduksi karbon oleh hidrogen menghasilkan metana(CH4). Reaksi Reduksi Oksidasi Redoks (singkatan dari reaksi reduksi/oksidasi) adalah istilah yang menjelaskan berubahnya bilangan oksidasi (keadaan oksidasi) atom-atom dalam sebuah reaksi kimia. (4) Reaksi Netralisasi. (8) Reaksi Penggantian. yaitu reduksi dan oksidasi. Hal ini dapat berupa proses redoks yang sederhana seperti oksidasi karbon yang menghasilkan karbondioksida. Ia dapat dijelaskan dengan mudah sebagai berikut:   Reduksi menjelaskan pelepasan elektron oleh sebuah molekul. Walaupun cukup tepat untuk digunakan dalam berbagai tujuan. (2) Reaksi Kompleksometri.

Cu+.2. dan reduksi sebagai penurunan bilangan oksidasi. . namun terdapat banyak reaksi yang diklasifikasikan sebagai “redoks” walaupun tidak ada transfer elektron dalam reaksi tersebut (misalnya yang melibatkan ikatan kovalen)(Anonim. Atom pusat ini ditandai oleh bilangan koordinasi. Pada kebanyakan kasus. yang menunjukkan jumlah ligan (monodentat) yang dapat membentuk kompleks yang stabil dengan satu atom pusat. meskipun ini tak dapat ditafsirkan di dalam lingkup konsep valensi yang klasik. Dalam prakteknya. Pt2+). suatu angka bulat. kadangkadang 4 (Cu2+. bilangan koordinasi adlah 6 (seperti dalam Fe2+. Sehingga oksidasi lebih baik didefinisikan sebagai peningkatan bilangan oksidasi. Jumlah relative komponen-komponen ini dalam kompleks yang stabil nampak mengikuti stoikiometri yang sangta tertentu. tetapi bilangan-bilangan 2 (Ag+) dan 8 (beberapa ion dari golongan platinum).akan selalu terjadi. Zn2+). Contoh-Contohnya:  PbO + H2  CuSO4 + Zn  Fe +CuSO4 Pb + H2O ZnSO4 + Cu FeSO4 + Cu 2. Reaksi Kompleksometri Suatu ion (atau molekul) kompleks yang terdiri dari satu atom (ion) pusat dan sejumlah ligan yang terikat erat dengan atom (ion) pusat itu.2009). Fe3+. transfer elektron akan selalu mengubah bilangan oksidasi.

Endapan terjadi karena zat yang terjadi tidak atau sukar larut didalam air atau pelarutnya.heksasionoferat (II) [ Fe(CN)6]3.heksasionoferat (III) [Cu(NH3)4]2+ tetraaminakuprat (II) 2. meskipun susunana yang datar. terdiri dari ion pusat. Bilangan koordinasi 4 biasanya menunjukkan suatu susunan simetris yang berbentuk tetrahedron. sebagai tanda bahwa zat yang terjadi adalah endapan perhatikan tanda (s) solid.Bilangan koordinasi menyatakan jumlah ruangan yagn tersedia sekitar atom atau ion pusat dalam apa yang disebut bulatan koordinasi. dimaan ion pusat berada di pusat suatu bujur sangkar dan keempat ion menempati keempat sudut bujursangkar itu. Dibawah ini disajikan beberapa reaksi pengendapan. dipusat suatu octahedron. 2009). yang masingmasingnya dapat dihuni satu ligan.3. sehingga reaksi pengendapan juga dipergunakan untuk identifikasi sebuah kation atau anion. sedang keenam ligannya menempati ruang-ruang yang dinyatakan oleh sudut-sudut octahedron itu. adalah juga umum(Anisa. . suatu kompleks dengan satu atom pusat dengan bilangan koordinasi 6. Reaksi Pengendapan Reaksi pengendapan merupakan reaksi yang salah satu produknya berbentuk endapan. Tidak semua zat mengendap. Contoh dari beberapa ion kompleks diantaranya : [ Fe(CN)6]4. Susunan logam-logam sekitar ion pusat adalah simetris. setelah indeks dari rumus kimianya. Jadi.

2008). Reaksi Netralisasi Reaksi netralisasi merupakan reaksi penetralan asam oleh basa dan menghasilkan air.+ Ca2+ 2 OH.→ Ca2+ SO42. seperti dibawah ini : Reaksi : H2SO4 + Ca(OH)2 → CaSO4 + 2 H2O 2 H+ SO42.AgNO3 + HCl → AgCl + HNO3 Endapan yang terbentuk adalah endapan putih dari AgCl. Hasil air merupakan produk dari reaksi antara ion H+ pembawa sifat asam dengan ion hidroksida (OH-) pembawa sifat basa. Contoh: Reaksi : H+ + OH. 2.(Anomim.+ H+ OHReaksi netralisasi yang lain ditunjukan oleh reaksi antara asam sulfat H2SO4 dengan calcium hidroksida Ca(OH)2. Pb(CH3COO)2 + H2S → PbS + 2 CH3COOH Dari reaksi ini akan dihasilkan endapan yang berwarna hitam dari PbS.5.+ 2H+ 2 OH2. Reaksi Penggabungan Reaksi penggabungan adalah reaksi ketika zat pertama dan keda bergabung untuk membemtuk zat ketiga.→ H2O Reaksi : HCl + NaOH → NaCl + H2O Reaksi ion : H+ Cl.4.→ Na+ Cl.+ Na+ OH. Yang paling sederhana adalah bila unsur .

dan produknya adalah senyawa dari tiap elemen dalam bahan bakar dengan zat pengoksidasi. Misalkan yang terjadi pada logam natrium bereaksi dengan gas klor. Misalnya. Dalam suatu reaksi pembakaran lengkap. suatu disertai runutan reaksi dengan kimia antara suatu bahan kadang produksi panas yang disertai cahaya dalam bentuk pendar atau api. Persamaan kimianya adalah: KclO3 → 2 KCl + 3O2 2. pada menguraian kalium klorat yang biasa digunakan untuk membangkitkan gas oksigen dengan cara laboratorium. suatu senyawa bereaksi dengan zat pengoksidasi. Contoh: . Reaksi Pemguraian Reaksi Penguraian adalah apabila senyawa tunggal bereaksi membentuk dua atau lebih zat. Pada proses tersebut menghasilkan pesamaan kimia sebagai berikut: 2 Na + Cl2 → 2 NaCl 2. Reaksi ini biasanya membutuhkan kenaikkan suhu agar senyawa dapat terurai dengan cara menaikkan suhu.7.bereaksi dan membentuk senyawa.6. Dan membentuk natrium klorida. yaitu KclO3 dipanaskan dan terurai menjadi KCl dan gas Oksigen. Reaksi Pembakaran Pembakaran adalah bakar dan suatu oksidan.

Dalam kenyataannya. Pada mayoritas penggunaan pembakaran sehari-hari. Dalam gas cerobong dari pembakaran karbon (seperti dalam pembakaran batubara) atau senyawa karbon (seperti dalam pembakaran hidrokarbon. kayu. yang hanya menghasilkan uap air. flue gas) dari pembakaran akan mengandung nitrogen: Seperti dapat dilihat. dll) akan ditemukan baik karbon yang tak terbakar maupun senyawa karbon (CO dan lainnya). oksidan oksigen (O2) diperoleh dari udara ambien dan gas resultan (gas cerobong. jika udara adalah sumber oksigen. 2011). Jika udara digunakan sebagai oksidan. yang merupakan reaksi umum yang digunakan dalam mesin roket. nitrogen meliputi bagian yang sangat besar dari gas cerobong yang dihasilkan. jenis nitrogen oksida (NOx) yang kebanyakan .Contoh yang lebih sederhana dapat diamati pada pembakaran hidrogen dan oksigen. beberapa nitrogen akan teroksidasi menjadi berbagai berbahaya(Anonim. proses pembakaran tidak pernah sempurna.

reaksi lempeng tembaga logam yang dicelupkan kedalam larutan perak nitrat akan menghasilkan kristal logam perak dengan persamaan kimia: Cu + 2 AgNO3 → 2 Ag + Cu(NO3)2. Misalnya. Hal tersebut menunjukan bahwa terjadi reaksi antara seng dan tembaga sulfat sehingga mengasilkan logam tembaga dan larutan seng sulfat yang pada akhirnya tidak berwarna(Anonim. Dari proses tersebut. tembaga menggantikan perak yang terdapat dalam perak nitrat sehingga mengahsilkan larutan tembaha nitrat dan logam perak. . pada permukaan logam seng akan terbentuk endapan berwarna merah dan warna biru pada larutan perlahan-lahan akan memudar. Jika lempeng logam seng dicelupkan kedalam larutan tembaga sulgat berwarna biru. Reaksi Pergantian Reaksi Pergantian atau pertukaran adalah reaksi ketika suatu unsur bereaksi dengan senyawa menggantikan unsur yang terdapat pada senyawa itu sendiri.2. 2011).8.

rak tabung reaksi. Ba(OH)3. NaCl. Phenolphthalein (PP). Bahan yang Digumakan Bahan-bahan yang dihunakan dalam perconaan reaksi kimia ini adalah NaOH. (3) Prosedur Percobaan. CHCl3. CCL4. (NH4)2SO44. K2CrO4. kertas lakmus. Al2(SO4)3. (2) Bahan yang digunakan. Fe3+. korek api. CaCO3. 3. CuSO4. KmnO4. 3. CH3COOH.2.3. KSCN. Metil Merah (MM). AgNO3. Alat-Alat yang Digunakan Alat yang digunakan dalam percobaan reaksi kimia ini adalah tabung reaksi. K2CrO7. DAN METODE PERCOBAAN Bab ini menguraikan mengenai (1) Alat-alat yang digunakan. BaCl2.III ALAT. ZnSO4. pipa u. H2C2O4. Pb(NO3)2. Fe2+. pipet tetes. penjepit tabung reaksi. 3. Metode Percobaan .1. bunsen. BAHAN. NH4OH. NaPO4. HCl.

.

Tidak Berwarna.IV HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN Bab ini menguraikan mengenai (1) Hasil Pengamatan. Putih Bening. 4. Merah Muda. Putih Bening. Tidak Berwarna. Kuning. Merah muda.1. dan (2) Pembahasan. Kuning . Hasil Ungu. Hasil Pengamatan Tabel Hasil Pengamatan No Reaksi 1 mL NaOH + 1 tetes PP 1 mL NaOH + 1 tetes MM 1 1 mL HCl + 1 tetes PP 1mL HCl + 1 tetes MM 1 mL CH3COOH + 1 tetes PP 2 1 mL CH3COH + 1 tetes MM NaOH(PP) + CH3COOH(PP) 3 NaOH(PP) + HCl(PP) K2CrO4 + NaOH 4 K2CrO4 + HCl Kuning Keemasan. Kuning K2CrO7 + NaOH 5 K2CrO7 + HCl Kuning Keemasan.

6 1 mL Al(SO4)3 + 5 tetes NaOH Putih ada Endapan. Larutan Berwarna Kekuning-Kulingan muda 12 1 mL BaCl2 + 1 mL K2CrO4 lalu lama-lama muncul endapan. Warna Lakmus Menjadi 9 kertas lakmus yang dibasahi air pada tabung Biru. . Larutan Berwarna Kekuning-Kulingan lalu 13 1 mL BaCl2 + 1 mL K2CrO7 lama-lama muncul endapan. satunya 10 1 mL Pb(NO3)2 + 1 mL NaCl Terdapat Gelembung. Larutan Berwarna Putih 11 1 mL NaCl + 1 mL AgNO3 Keruh dan lama-lama muncul endapan. Putih Bening dan ada 8 1 mL ZnSO4 + 5 tetes NaOH 4 mL (NH4)2SO4 + NaOH di pipa u dengan Endapan. 7 1 mL Al(SO4)3 + 5 tetes NaOH + NH4OH Putih dan Terdapan Banyak Endapan.

Larutan Berwarna Coklat Muda dan Timbul endapan. Bila Dibandingkan dengan 18.Larutan Berwarna Oranye. Berwarna Hijau Tua / Berwana Putih dan Tidak 1 mL H2C2O4 + 2 tetes H2SO4 (panaskan) + 16 tetesi KmnO4 . sendangkan pada no 12 14 1 mL BaCL2 + 1mL HCl + 1mL K2CrO4 dan 13 berwrna kekuningan. Terjaadi Endapan 1 gram CaCO3 + HCl salurkan dengan pipa u 15 pada larutan Ba(OH)2 Terjadi Gelembung pada Larutan Ba(OH)2. Larutan Terjadi Endapan 1 mL CuSO4 + 1 mL NaOH + NH4OH 18 (berlebih) Hijau Lumut. Larutan Berwarna Biru Muda dan Tidak Terjadi 19 1 mL CuSO4 + tetesi NH4OH (berlabih) Endapan. Larutan Berwarna Coklat 1 mL Fe2+ + 2 tetes H2SO4 (panaskan) + 17 Tua Bila Dibandingkan tetesi KmnO4 dengan nomor 16.

sementara gas larut dalam gas lain. Pembahasan Larutan adalah campuran homogen yang terdiri dari dua atau lebih zat. Komposisi zat terlarut dan pelarut dalam larutan dinyatakan dalam konsentrasi larutan. 2011). cairan dapat pula larut dalam cairan lain.Larutan pada Tabung 1 2 mL Fe3+ + 2 mL KSCN (bagi dua) pada lebih Pekat / Kental 20 tabung1 tetesi dengan NaPO4 dan pada Dibandingkan dengan di tabung2 tidak usah Tabung2. Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan disebut (zat) terlarut atau s olut. misalnya karbon dioksida atau oksigen dalam air. tetapi pada hasil pengamatan saya pada awal berwarna keruh namun lam- . sedangkan proses pencampuran zat terlarut dan pelarut membentuk larutan disebut pelarutan atau solvasi. Tahun 2011) 4. Pada Praktikum reaksi kimia sebelumnya ada beberapa perbedaan pada hasil pengamatan yaitu pada reaksi NaCl + AgNO3 yang seharusnya berwarna keruh.2. Gas juga dapat pula dilarutkan dalam cairan. sedangkan zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat-zat lain dalam larutan disebut pelarut atau solven. Terdapat pula larutan padat. Selain itu. misalnya aloi (campuran logam) dan mineral tertentu(Anonim. Contoh larutan yang umum dijumpai adalah padatan yang dilarutkan dalam cairan. (Sumber: Yulien Arniansyah Meja 8. seperti garam atau gula dilarutkan dalam air. Kelompok C.

tidak terjadi gelembung gas. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). yoghurt. larutan / zat yang tidak ditutup sempurna. dan tahu. Proses fermentasi menghasilkan senyawa-senyawa yang sangat berguna. Percobaan ini dapat membantu kita dalam pengaplikasian dalam bidang pangan seperti dalam fermentasi. tetapi pada percobaan yang saya lalukan hanya terjadi endapan saja. akan tetapi. seperti salah saat pengukuran zatnya. dalam tabung reaksi dan pipa u masih terdapat air sisa dari pencucian sebelumnya. terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal. mulai dari makanan sampai obat-obatan. Kemudian pada hasil pengamatan pada reaksi CaCO3 + HCl + Ba(OH)2 yang seharunya terdapat endapan putih dan gelembung gas.kelamaan menjadi bening dan terdapat endapan. Proses fermentasi pada makanan yang sering dilakukan adalah proses pembuatan tape. fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik. maupun faktor luar seperti. Fermentasi di bidang pangan antara lain untuk pembuatan tempe dan tape (baik tape ketan maupun tape singkong atau peuyeum. tempe. . Secara umum.

2. 5. Kesimpulan Berdasarkan percobaan reaksi-reaksi kimia dapat disimpulkan bahwa reaksi kimia merupakan suatu proses dimana terdapat zat pelarut dan terlarut. timbulnya gas dan endapan. . kemudian menghasilkan suatu senyawa. suhu. dan selain itu para praktikan jga harus berhati-hati dalam mengunakan bahan-bahan kimia karena ada beberapa bahan yang bila terkena kulit akan berbahaya.V KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini menguraikan mengenai: (1) Kesimpulan dan. (2) Saran 5.1. Biasanya reaksi kima tersebut disertai dengan adanya peurbahan warna. Saran Saran dari penulis adalah dalam melakukan percobaan kali ini praktikan harus sangat hati-hati dalam menggunakan alat-alat laboratorium karena mudah pecah. bau.

20 Oktober 2011 KIMIA.org/materi_kimia/kimiakesehatan/reaksi-kimia-kimia-kesehatan-materi_kimia/reaksi-netralisasi/.com/2009/01/04/kom pleksometri/. Sunarya. .wordpress.http://annisanfushie.2010.org/wiki/KIMIA. Y.Indonesia.org/wiki/REAKSIKIMIA. H.wikipedia.KOMPLEKSOMETRI. 20 Oktober 2011 Achmad. 14 Oktober 2011 Anonim.2008. http://id. REAKSI-REAKSI kimia.15 Oktober 2011 Anomim 2006.Penuntun Erlangga.chem-is-try.Bandung.htm. REAKSI NETRALISASI.2006.http://id. 20 Oktober 2011 Zulfikar.KIMIA. Dasar-Dasar Praktikum Kimia.Indonesia.2009.com/reaksi-reaksi- Annisa.DAFTAR PUSTAKA Anonim.anneahira.wikipedia.http://www.Bandung. Angkasa.Kimia Dasar.1991.REAKSI KIMIA.http://www.2000.

NaOH + PP Bening NaOH + MM HCl + PP Bening HCl + MM 2. K2CrO4 + HCl K2CrO4 + NaOH 5. NaOH + PP Bening NaOH + MM CH3COOH + PP Bening CH3COOH + MM 3. K2CrO7 + HCl K2CrO7 + NaOH 6.LAMPIRAN 1. NaOH(PP) + HCl(PP) NaOH(MM) + HCl(MM) NaOH(PP) + CH3COOH(PP) NaOH(MM) + CH3COOH(MM) 4. Al2(SO4)3 + NaOH + NH4OH Ungu Kuning Bening Merah Muda Ungu Kuning Bening Merah Muda Ungu Tua Orange Muda Bening Ungu 2KCl + Na2CrO4 (Kuning Keemasan) 2KCl + H2CrO4 2KCl + H2CrO7 (Kuning) (Bening) (Bening) 2 KOH + Na2CrO7 Na2SO4 + 2Al(OH)2 (Bening) NaSO4 + 2Al(OH)2 (Bening) . Al2(SO4)3 + NaOH 7.

Fe2+ + H2SO4 + KmnO4 Coklat Tua Endapan Coklat Kekuning-kunignan 18. CuSO4 + H2SO4 + KmnO4 K2CrO4 +HmnO4 Endapan Coklat Tua 17. BaCl2 + K2CrO4 13. NH4OH + CuSO4 Cu(OH)2 + (NH4)2SO4 Endapan Putih (Biru) (Bening) . CuSO4 + NaOH Cu(OH)2 + Na2SO4 Endapan Hijau Lumut 19. Pb(NO3)2 + NaCl PbCl2 + NaNO3 Terdapat gelembung 11. CaCO3 + HCl + Ba(OH)2 2 KCl + BaCrO4 + 2 HCl (Kuning Tua) Ca(OH)2 + BaCl + H2CO3 Endapan Putih dan terdapat gelembung gas 16. BaCl2 + K2CrO7 AgCl + NaNO3 KCl + BaCrO4 2 KCl + BaCrO7 (Putih Keruh) (Kuning Muda) (Kuning Muda) (Bening) Endapan Kuning Muda 14. ZnSO4 + NaOH ZnSO4 + NaOH + NH4OH 9. BaCl2 + HCl + K2CrO4 15.8. NaCl + AgNO3 12. (NH4)2SO4 + NaOH Na2SO4 + Zn(OH)2 Na2SO4 + NH4OH (Endapan) (NH4)2SO4 + Zn(OH)2 (Endapan) (Bening) Lakmus berubah menjadi biru 10.

Fe3+ + KSCN Fe3+ + KSCN + NaPO3 FePO4 + NaSCN Coklat Tua Kemerah-merahan Coklat Tua Kemerah-merahan .20.

LAPORAN MINGGUAN REAKSI-REAKSI KIMIA MAKALAH Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Praktikum Kima Dasar Oleh : Nama NRP Kelompok Meja Tanggal Percobaan Asisten : Yulien Arniansyah : 113020065 : 3/C :8 : 11 Oktober 2011 : Noviani Eka Mustikasari LABORATORIUM KIMIA DASAR JURUSAN TEKNOLOGI PANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG 2011 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->