VARIABEL Variabel merupakan istilah yang dianggap mencerminkan atau menganggap konsep atau konstruk.

Variabel adalah konsep yang mempunyai lebih dari suatu nilai, keadaan, atau kondisi. Dikenal macammacam variable dalam penelitian Variablel dapat diklasifikasikan dalam beberapa cara. 1. Variabel kuantitatif Memiliki nilai sepanjang suatu kontinum dari “ kurang” hingga “lebih”dan dapat kita beri angka untuk menunjukkan seberapa banyak jumlah yang dimiliki variable untuk individu atau obyek tertentu. Contoh: Amat tingginya 163 cm, dan Ani 157 cm,atau berat adam 75 kg sementara ani isrinya beratnya 65 kg,tetapi andi putera mereka 80 kg beratnya.juga dapat di gunakan angka untuk menunjukkan seberapa besar misalnya’’ minat ‘’ seorang siswa terhadap mata pelajaran tertentu ,dengan pengertian 5 menunjukkan sangat berminat ,4 berminat,3 agak berminat,2 kurang berminat,1 sangat kurang berminat,sampai 0 tidak berminat sama sekali.dengan memberikan angka semacam ini,kita memiliki variabel ‘’minat siswa tehadap sesuatu. Variabel kuantitatif seringkali (tidak selalu) dapat dibagi lagi menjadi unit yang lebih kecil.misalnya panjang dapat di ukur dalam km,cm,mm,bergantung kebutuhan .variabel kuantitatif disebut juga variabel kontinyu. 2. Sebaliknya variabel kategori tidak bervariasi menurut tingkat,jumlah atau kuantitasnya,tetapi berbeda secara kualitas. contohnya adalah warna rambut,jenis kelamin,agama,pekerjaan,dan berbagai macam perlakuan atau metode penelitian.contoh rentangan variabel kategorik misalnya jenis kelamin yaitu pria dan wanita ;bahasa ibu: ingris,perancis,cina,perancis dsb;agama : islam,katolik,protestan,budha,hindu dst. Kebanyakan penelitian pendidikan mempelajari hubungan antara a ) dua (atau lebih) variabelvaribel kuantitatif,contohnya umur dan tingkat minat terhadap sekolah ; b) satu variabel kategorik dan satu variabel kuantitaf,contohnya metode pembelajaran dan banyaknya/jumlah hasil belajar. kadang-kadang peneliti memiliki pilihan untuk memperlakukan suatu variabel sebagai variabel kuantitatif atau kategorik misalnya tingkat kecemasan dapat juga hanya di jadikan dua kategori yaitu kelompok siswa ‘’sangat cemas” dan siswa “kurang cemas”. Variabel dapat juga diklasivikasikan lagi berdasarkan dapat tidaknya di manipulasi oleh peneliti.berdasarkan klasifikasi ini dikenal variabel aktif (variabel yang secara langsung dapat dimanupulasi oleh peneliti) dan variiabel atribut (=varibel tetap ,yaitu variabel yang tidak dapat secara aktif di manipulasi oleh peneliti).contoh varibel atribut adalah ciri-ciri individuseperti bakat ,jenis kelamin,ras,umur,dan kelas

Umumnya kebanyakan penelitian pendidikan dengan satu variabel kuntitatif dan satu variabel kategori membandingkan bebrapa metode atau perlakuan . 2)ceramah dikombinasi dengan slide dan film.dengan istilah lain.produk.karena hasil itu berbeda untuk orang yang berbeda.jadi variabel hasil menunjukkan akibat atau hasil dari sesuatu yang dapat di produksi oleh suatu yang lain.jumlah atau tingkat dari hasil itu dapat berbeda menurut situasi atau dalam kondisi yang berbeda. Dalam suatu penelitian setiap variabel memiliki kondisi yang berbeda (disebut “tingkat’’ )misalnya untuk variabel metode mengajar sebagai variabel bebas dapat diadakan tiga tingkatan misalnya 1)ceramah saja .kemampuan seseorang untuk mengemukakan pendapatnya dalam bentuk tulisan.social.peneliti harus pengendalikan variabel luar ini sedemikian untuk mengurangi atau menghilangkan pengaruhnya .variabel hasil dapat juga bersifat kategorik.atau kondisi dari suatu organismeyang telah diberi rangsangan tertentu .contoh variabel hasil misalnya tingkat kecemasan siswa sebelum mengikuti tes.perbedaan metode atau atau perlakuan itu mewakili variabel kategori.misalnya variabel ‘’tingkat penyelesaian studi di PT’’ dapat dikategorikan menjadi ‘’DO’’ dan ‘’lulus PT’’. Kadang-kadang peneliti ingin meneliti pengaruh dari lebih dari satu variabel bebas .situasi dan kondisi yang berbeda.dalam studi semacam itu. dan 3)studi kasus tampa ceramah. Istilah yang sering didengar lagi adalah variabel luar adalah variabel bebas yang tidak ikut diteliti tetapi mungkin dapat ikut mempengaruhi variabel terikat. variabel etrikat adalah variabel yang dipengaruhi atau diakibatkan oleh variabel bebas . Suatu penelitian pendidikan umumnya bertujuan untuk melihat pengaruh berbagai metode terhadap salah satu hasil (prestasi siswa.variabel aktif disebut juga variabel eksperimental atau variabel manipulasi atau variabel perlakuan.tingkat kerapian siswa pengikut upacara.variabel bebas adalah variabel yang dipilih peneliti untuk diselidiki (dan seringkali di manipulasi) untuk diperiksa kemungkinan pengaruhnya terhadap satu atau lebih variabel lain.dia harus mempertimbangkan pengaruh variabel luar yang mungkin ikut mempengaruhi variabel terikat ini.suatu hasil adalah akibat dari suatu yang dapat diamati sebagai tingkah laku.jadi variabel moderator adalah variabel bebas kedua yang diukur. Klasifikasi variabel yang paling sering disebut orang dalam pustaka adalah variabel bebas dan variabel terikat.dan dipilih oleh peneliti untuk mengungkap apakah variabel bebas kedua ini mengubah hubungan antara variabel bebas pertama dengan variabel terikat.yaitu variabel kuantitatifnya disebut variabel hasil.makanya disebut variabel hasil.dimanipulasi.sedangkan variabel lainnya.sebagai contoh adalah penelitian yang mempertanyakan “apakah siswa .variabel bebas kedua yang juga ingin dilihat pengaruhnya terhadap variabel terikat ini disebut variabel moderator.suatu variabel bebas dikatakan memiliki pengaruh atau dampak pada variabel lainnya.motivasi siswa.sekali peneliti telah menentukan variabel yang akan di teliti.keadaan variabel terikat “bergantung pada ‘’apa yang “dilakukan”oleh variabel bebas atau ada juga yang menyebutnya variabel respon.minat siswa dsb).

oleh karena itu peneliti perlu menetapkan bagaimana pengukuran variabel itu dilakuakan agar dapat di hasilkan data yang benar.yang diajar suatu tim yang terdiri dari 3 orang guru akan belejar sains lebih banyak dari pada siswa yang diajar oleh seorang guru?”variabel luar yang mungkin memiliki pengaruh terhadap jumlah/besarnya hasil belajar siswa adalah kepribadian guru.varibel luar yang pengaruhnya telah dinetralkan atau dikendalikan oleh peneliti disebut varibel kontrol atau variabel pengendali.dan seterusnya. Pengukuran (measurement) adalah proses penetapan angka untuk mewakili kuantitas cirri (atribut) yang dimiliki oleh subyek dalam suatu populasi atau sampel.secara teoritis di duga bahwa minat mempengaruhi proses belajar dan proses belajar mempengaruhi prestasi belajar .tingkat inteligasi siswa .pengukuran variabel Variabel yang digunakan dalam penelitian harus dapat di ukur dengan cara pengukuran yang jelas dan terencana.angka tidak mewakili kuantitas melainkan di pakai sebagai label yang menunjukkan kategori dimana setiap subyek termasuk di dalamnya .misalnya.dalam variabel kecerdasan siswa.buku teks yang dipergunakan. Salah satu cara untuk mengendalikan variabel luar adalah dengan mempertahankannya konstan. D.hal ini berarti jenis kelamin siswa tidak bervariasi .kecerdasan adalah atribut dan siswa adalah subyek.dalam pengukuran kecerdasan siswa angka-angka di pergunakan untuk mewakili kuantitas kecerdasan yang dimiliki oleh setiap siswa.contohnya adalah seorang peneliti ingin mempelajari hubungan antara minat belajar dan prestasi pelajar dengan hipotesis bahwa semakin tinggi minat belajar.proses belajar di sini termasuk variabel intervening karena merupakan proses psikologis yang abstrak dan tidak dapat diukur. Kadang-kadang disebut juga istilah variabel intervening atau variabel antara.variabel intervening atau variabel antara adalah sesuatu variabel yang secara teorik mungkin mempunyai pengaruh terhadap variabel terikat tetapi tidak dapat dilihat atau diukur atau dimanipulasi. Dalam hal tertentu.karena itu sifatnya konstan.macam kegiatan belajar yang dipilih guru.serta metode pembelajaran.mungkin peneliti menggunakan angka 1 untuk siswa yang menjawab benar antara 0-2% dari jumlah soal.waktu atau jam pelajaran .dalam kecerdasan siswa.misalnya variabel jenis kelamin dapat dikendalikan dengan cara hanya meneliti siswa laki-laki saja dalam penelitiannya .misalnya angka-angka di pergunakan untuk menyatakan pria atau wanita bagi setiap subyek dalam populasi guru. .semakin tinggi pula prestasi belajar.angka 2 untuk siswa yang menjawab benar 26%-50% dari jumlah soal.dalam variabel jenis kelamin guru.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful