P. 1
Sejarah Perkembangan Islam

Sejarah Perkembangan Islam

|Views: 17|Likes:
Published by Rezqi Vebra

More info:

Published by: Rezqi Vebra on May 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2013

pdf

text

original

Sejarah Perkembangan Islam di Dunia Islam dimulai dengan ajaran Muhammad saw.

, di tempat kelahirannya Mekkah; sifat-sifat yang menjadi ciri agama baru ini dikembangkan setelah beliau pindah ke Madinah dalam tahun 622 M. Sebelumnya beliau wafat sepuluh tahun kemudian, telah jelaslah sudah bahwa Islam bukannya semata-mata merupakan suatu badan kepercayaan agama pribadi, akan tetapi Islam meliputi pembinaan suatu masyarakat merdeka, dengan sistem sendiri tentang pemerintahan, hukum, dan Lembaga Generasi Muslimin pertama, telah menginsafi bahwa Hijrah adalah satu titik perubahan penting dalam sejarah. Merekalah yang menetapkan tahun 622 M sebagai permulaan takwin Islam baru. Dengan pemerintah yang kuat, cerdas, dan satu kepercayaan yang menggelorakan semangat penganut-penganut dan tentara-tentara dalam waktu yang tidak lama, masyarakat baru ini menguasai seluruh Arabia Barat dan mencari dunia baru untuk ditundukkan. Setelah sedikit kemunduran pada wafat Muhammad saw., gelombang penaklukan bergerak dengan cepat di Arabia bagian Utara dan Timur, berani menyerang kubu-kubu pertahanan di perbatasan kerajaan Romawi Timur di Syirq al-Ardun dan kerajaan Persia di Irak. Selatan. Angkatan-angkatan perang kedua kerajaan raksasa ini –karena perang tidak henti-hentinya– telah kehabisan kekuatan, dikalahkan satu-persatu dalam suatu rangkaian operasi cepat dan cemerlang. Dalam waktu enam tahun sesudah Muhammad saw. wafat, seluruh Siria dan Irak diharuskan membayar upeti kepada Madinah, dan empat tahun kemudian Mesir digabungkan pada kerajaan Islam baru. Kemenangan-kemenangan yang mengagumkan tadi, mendahului kemenangan yang lebih besar lagi akan membawa orang Arab dalam waktu kurang dari satu abad ke Maroko, Spanyol, Perancis, pintu-pintu kota Konstantinopel, jauh ke Asia Tengah sampai ke Sungai Indus, membuktikan sifat Islam sebagai suatu kepercayaan kuat, insaf akan harga diri, dan jaya. Sifat ini mengakibatkan pendirian yang tidak kenal menyerah dan memusuhi segala yang ada diluarnya, tetapi menunjukkan toleransi, kesabaran hati yang luas dalam pelbagai masyarakat, keseganan menuntut orang dari golongan lain, dan kebesaran hati mereka dalam waktu kegelapan. Pada tahun 660 M. ibu kota Kerajaan Arab dipindahkan ke Damsyik, tempat kedudukan baru Khalifah Bani Umayah. Sedangkan Madinah tetap merupakan pusat pelajaran agama Islam; pemerintah dan kehidupan umum kerajaan dipengaruhi oleh adat-istiadat Yunani Rumawi Timur. Tingkat pertama saling pengaruh-mempengaruhi dengan peradaban yang lebih tua ini tidak hanya dilambangkan dengan dua buah monumen, yang indah sekali dari zaman Bani Umayahh ialah Mesjid Raya di Damsyik dan Mesjid Al-Aqsa di Darusalam, akan tetapi kemunculan tiba-tiba cara aliran-aliran baru dan pendapat yang berlawanan dengan paham resmi di “propinsi-propinsi baru.” Akibat paling akhir dari pertumbuhan demikian ialah perpecahan antara lembaga-lembaga agama dan duniawi dalam masyarakat Islam. Pembelahan ini merusakkan azas duniawi Bani Umayah, dan ditambah dengan rasa ketidakpuasan para warga negara bukan Arab, dan pecah perang saudara diantara suku, Arab, menyebabkan jatuhnya tahun 750 M.

Terhadap peradaban materiil sokongan mereka sedikit. astronomik. khusus ilmu Aljabar. .. kesusasteraan dan pikiran dengan menggunakan sumber-sumber Yunani. baik. ilmu filsafat selalu tetap harus dicurigai dalam pandangan para alim ulama. ilmu ukur segitiga. perdagangan. dan Mesir. biarpun ilmu tadi hanya dipelajari sebagai alat perbantahan dan pembahasan. pemasukan ilmu mantik. Pertikaian ini memuncak dalam abad ketiga. disusul oleh masa perluasan ke dalam. berkembang dengan subur waktu Persia. Walaupun mereka akhirnya mengalahkan pelajaran yang berpengaruh Yunani. Mesopotamia. Siria. dan beberapa kesenian yang kurang penting. dan juga India. memberikan sokongan mereka dalam usaha serentak. organik. Masa pertama dari penaklukan wilayah luar Arabia telah lampau. Seorang guru agama di satu pihak menunjukkan perkembangan kebatinan pada tingkat tertinggi. Abad kesembilan dan kesepuluh Masehi menyaksikan puncak kemajuan peradaban Islam yang luas dan usaha-usaha yang berhasil. kesenian bangunan. boleh dikatakan hanya mengenai jumbai-jumbai. seringkali bebas dari tradisi Islam dan banyak sedikitnya memberontak terhadap kepicikan dan kesempatan sistem kuno. Kemajuan materiil baru mulai. Itulah sumbangan asasi yang menentukan dari orang Arab terhadap kebudayaan Islam baru. Lebih berbahaya ialah akibat kemenangan yaitu pertumbuhan dalam kalangan ahli agama. Ilmu kedokteran dan ilmu pasti Yunani disediakan dalam perpustakaan buku-buku terjemahan dan dikembangkan oleh sarjana Persia dan Arab. mau tidak mau menumbuhkan perselisihan paham yang tajam dan pahit. saling pengaruh mempengaruhi dengan hebatnya.Dalam pada itu. di dalam maupun di luar Arabia. Ia menyatakan inti sari yang penting dan menghidupkan itu dengan kepribadiannya dan keyakinannya sehingga tampak pada penganutnya sebagai wahyu kebenaran baru. perselisihan tadi menjelaskan bahwa dalam abad yang lampau sejak wafat Muhammad saw. Para pemimpin Islam melihat dasar-dasar kerohanian dibahayakan oleh keingkaran halus dan cerdik paham rasionalisme murni. Ilmu bumi –barangkali yang boleh diumpamakan barometer kebudayaan yang paling cermat– berkembang pada seluruh cabangnya. kebudayaan agama Islam telah mengalami perkembangan dan konsolidasi yang luar biasa. Kegiatan-kegiatan baru ini menumbuhkan kehidupan intelektual. meluas demikian jauh hingga meliputi negara-negara dan peradaban bangsa yang jauh letak kediamannya. “Ilmu pengetahuan Islam” yang lain seperti sejarah dan ilmu bahasa. keduniawian. dan kerohanian. semacam perasaan iri hati terhadap usaha para intelektual yang bercorak murni keduniawian ataupun yang memberanikan diri ke luar dari bidang pengawasan mereka. dengan cemerlang setelah Bani Abbas menggantikan Bani Umayah sebagai khalifah. Dengan dorongan perluasan kaki langit alamiah. dan mendirikan ibu kotanya yang baru di Baghdad dalam tahun 762 M. di bidang politik. ilmu alam. melebar hingga meliputi sejarah duniawi dan kesusasteraan. Sedang ilmu pengetahuan agama berkembang pada beberapa pusat baru terbesar dari Samarqand sampai ke Afrika Utara dan Spanyol. Ilmu pengetahuan baru tersebut. Sukarlah untuk menyatakan dengan singkat usaha-usaha bidang intelektual yang bermacammacam dalam zaman tersebut. melebar ke jurusan baru. dan ilmu optik (penglihatan). dan pesiar. Persia. dan filsafat Yunani. kecerdasan pikiran. matematik. pinggiran kebudayaan agama. Kerajinan.

gengsi moral hukum syariat lebih dijunjung dan dapat mengutuhkan serta mengukuhkan bentuk sosial Islam sepanjang pasang surut nasib politik Islam. Tambahan pula. maka syariat adalah pengatur rohani merupakan suara hati umat Islam dalam semua segi dan kegiatan kehidupannya. berlawanan. Pecineg ke Rusia Selatan dan Eropa Timur. tetapi juga bagi perebutan kekuasaan kerajaan oleh pangeran-pangeran setempat dan gubernur militer. dan juga seperti kerajaan Rumawi. seluruhnya merupakan penjelmaan kekuasaan Islam rohani dan duniawi. Bangsa-bangsa biadab itu ialah Turki yang berasal dari Asia Tengah. Tugas hukum syariat ini bertambah besar artinya waktu kehidupan politik dunia Islam lebih lama menyimpang dari keinginan Muhammad saw. ke Irak. abad kesepuluh Masehi. dan mewujudkan suatu ukuran-baku yang harus dianut lebih lama. dan pengganti-pengganti beliau yaitu pemerintahan berdasarkan ketuhanan. daerah Islam sedikit lebih luas dibandingkan pada tahun 750. suku Berber nomad telah membawa Islam. terjadi dengan kerajaan Rumawi enam abad sebelumnya. karena memiliki landasan agama dan ancaman hukuman Tuhan. walaupun pelbagai mazhab berbeda dalam beberapa pasal kecil. . Waktu kekuatan militernya berkurang. Bagaimanapun hebatnya kekuatan politik dan militer kerajaan Islam itu telah dilemahkan. mengenakan pada bangsa biadab tadi agamanya. maka sebagaimana juga. Pertumbuhan ini disebabkan karena cita-cita sosial dan cara hidup di seluruh dunia Islam dalam abad pertengahan menuju arah yang sama. Khusus suku nomad dan suku yang diam di pegunungan. Pada akhir. dan penghormatan terhadap peradabannya. jauh di sebelah Barat. Oleh karena lengkapnya. Tekanan ke arah Barat membawa orang Bulgar. Syariat lebih dalam mempengaruhi kehidupan hukum Rumawi. Pekerjaan pengislaman telah dilakukan. memuncak kehidupan intelektual. maka syariat memberi tekanan yang tidak hentinya pada segala kegiatan pribadi dan sosial. meskipun ada rintangan kebiasaan kuno dan adat-istiadat yang telah berlaku lama. kaya dan cerdas dalam bidang ekonomi. Hukum tadi dalam segala pokok yang penting adalah seragam. ke tepi dunia Afrika Negro di daerah lembah Senegal dan Niger sedang bukubuku Arab nomad yang tidak diawasi lagi oleh kekuasaan khalifah yang terdahulu telah merusakkan dan melengahkan pusat peradaban yang telah didirikan oleh bangsanya sendiri sebelum di atas puing runtuhan Afrika Romawi dan Bizantium. dipersatukan dengan kukuh oleh syariat yang dihormati. Kumari. terbit dan tenggelamnya kerajaan-kerajaan yang berumur pendek. kerajaan Sultan Turki yang didirikan di Asia Barat mula-mula hanya membawakan sedikit perubahan yang tampak ke luar dalam kehidupan rumah tangga umat Islam. waktu mereka masih diam di tempat asalnya di Asia Tengah. Semenjak diciptakan suatu peradaban besar. Akibat pertama adalah perluasan militer. syariat ialah alat yang paling luas pengaruhnya dan paling tepat membentuk ketertiban sosial dan kehidupan masyarakat bagi bangsa-bangsa Islam. Magiar. Pada waktu yang sama. hukumnya. syariat memberikan pernyataan praktis dalam memperjuangkan persatuan yang menjadi ciri Islam. mendatangkan suku-suku lain ke Iran dan lebih ke Barat. dan Anatolia. ke arah Tenggara menuju India Utara. dan berkobarlah perang saudara. oleh karena itu. ke arah Barat Laut menuju Asia Kecil. Keruntuhan khalifah Bani Abbas dalam abad kesembilan dan kesepuluh Masehi membuka pintu tidak hanya bagi kehancuran politik.Selain keutamaan segi intelektual dan fungsi dalam pelajaran. kerajaan Islam berangsur-angsur dikuasai oleh bangsa-bangsa biadab dari luar perbatasannya.

dan suku yang hanya tipis sekali pengislamannya. tetapi disertai kemunduran daya kerohanian dan intelek. Terutama dalam seni bina dan kesenian halus. Abad ketujuh belas dan permulaan abad kedelapan belas menyaksikan puncak tertinggi . maka dalam abad-abad berikutnya. melintangi Asia Tengah ke Turkestan dan Tiongkok. Berkat pekerjaan mereka. dan mendirikan suatu sumber pembaharuan kepribadian yang sanggup mempertahankan tenaga kebatinan selama abad-abad sesudahnya penuh dengan kemerosotan politik dan perekonomian. baik sebagai penyiar perseorangan maupun (di kemudian hari) sebagai anggota dalam gabungan tarekat merupakan pemimpin dalam tugas mengislamkan orang penyembah berhala. batas-batas daerah Islam dapat diperluas di Afrika. dan Indonesia. membayar upeti kepada kerajaan Mongol yang besar. peradaban Islam yang lama langsung berkembang lebih kurang dua setengah abad dalam bidang kesenian benda (istimewa dalam lapangan seni bangunan dan seni-kerajinan logam). Penyebaran agama berhasil ialah terbanyak oleh kawan sebangsa sendiri dari suku-suku tersebut yang biasanya kikuk. terkecuali Mesir. Arabia. Pada waktu yang sama. di daerah-daerah kekuasaan Mongol hidup kembali suatu peradaban Islam Persia yang cemerlang pada beberapa segi. India. termasuk seni lukis dalam bentuk yang sangat kecil (miniatur). dan India. Perluasan kerajaan Dinasti Osman di Asia dan Afrika Utara serta pembentukan kerajaan Mughal di India dalam abad keenam belas membawa sebagian besar dunia Islam kebawah pengawasan pemerintahan negara keduniawian yang kuat. Meskipun kedatangan dua kali “Maut Hitam” dan mengalami serbuan Timur Lenk dalam abad keempat belas yang menghancurleburkan Persia. yang telah merebut kekuasaan politik di Mesir. Para ahli Sufi. yang tidak beragama. tetapi dapat saling menyokong akibat suatu persetujuan yang berlangsung hingga abad kesembilan belas. Di bawah pemerintahan Mamluk. buta huruf. namun kebudayaan Persia mampu memberikan ragam kepada kehidupan intelektual dari kerajaan-kerajaan Islam baru. –yang dilahirkan pada kedua sisinya– di Anatolia.. membumihanguskan propinsi-propinsi bagian Timur Laut antara 1220 dan 1225 M. Urusan agama dan urusan ketatanegaraan tidak dipersatukan karena kebijaksanaan militer dan sipil disusun menurut garis tidak Islam yang bebas. Ciri khas kedua kerajaan tadi ialah menitikberatkan pada pandangan ahli sunah waljamaah dan hukum syariat. Gelombang kedua yang menduduki Persia dan Irak menamatkan khalifah Baghdad yang bersejarah dalam 1258 M. dan kasar. saluran Sufilah yang lebih lebar dan dalam. Penyerbuan pertama kaum Mongol penyembah berhala. Merekalah yang meletakkan dasar-dasar yang memungkinkan generasi kemudian menerima keadaban hukum syariat dan tauhid yang lebih halus. dan Siria. dan memaksakan seluruh dunia Islam Timur. memusatkan kekuasaannya yang besar.Mulai abad kesebelas Masehi. Diantara dua saluran kehidupan agama Islam tersebut. dan di beberapa bagian Eropa Tenggara . Balkan. kebudayaan tersebut berakar dalam kerohanian Sufi. Sisa-sisanya diselamatkan oleh golongan militer terdiri dari “budak belian” Turki dan Kipcak. kaum Mamluk.Perkembangan yang digambarkan di muka tadi dipercepat oleh malapetaka yang berturut-turut terjadi di Asia Barat dalam abad ketiga belas dan keempat belas. ilmu Sufi mengerahkan kebaktian sebagian besar kegiatan kerohanian umat Islam.

dan hubungan kebudayaan antara dua golongan tadi. keduanya dipengaruhi pemujaan orang-orang suci. Akibat perpecahan antara Persia dan tetangganya penting buat semuanya. sejak itu meskipun tidak diputuskan seluruhnya hanya dapat dilakukan serba sedikit saja. Di Tunisia dan di beberapa kota lain. sebagian warisan kebudayaan Spanyol Arab tetap dilanjutkan. Persia terpaksa terpencil dalam urusan politik dan agamanya mencukupi kebutuhannya sendiri. bahkan di Sahara Barat di bawah kepala suku-suku yang lebih kecil. setengah jajahan kerajaan Dinasti Osman.tarekat Sufi. Selain itu. dan orang Mughal. dan menyesuaikan kehidupan sosial atas sendi-sendi nilai Islam. Persatuan itu merupakan suatu kekecualian yang menyolok mata. akan tetapi memelihara. tetapi lebih cepat dengan jalan perembesan damai. Umat Islam selanjutnya dipecah menjadi dua golongan yang terpisah. wali yang masih hidup setempat (“marabout”). Kelompok muslimin dalam jumlah agak besar. Selama peperangan dengan Dinasti Osman. juga dari Pulau Jawa ke Maluku. oleh pedagang-pedagang dalam abad ketiga belas dan keempat belas. biarpun ada perasaan permusuhan setempat karena pemberontakan (kadang-kadang hebat) yang dilakukan oleh kaum muslimin. orang Arab dan Berber. dan diperkuat oleh pengaruh yang datang dari daerah Timur. Tetapi. dan Filipina. yang akhirnya memiskinkan kehidupan rohani dan budaya mereka. Di Afrika Barat Daya adanya perasaan kesukuan diantara kedua pihak. kebudayaan Islam dalam dua kerajaan tersebut yang hanya hidup atas warisan zaman silam. Dari Sumatera. pelajaran ahli sunah yang lazim dilanjutkan. Islam telah beroleh tumpuan di Sumatera dan Jawa. akan tetapi jarang dapat menambah kekayaan warisan intelektual tersebut. Tarekat-tarekat besar menyebarkan suatu jalinan perhimpunan-perhimpunan dari mula hingga akhir dunia Islam. Di Maroko di bawah sultan-sultan (yang dapat menyelamatkan kedaulatannya hingga 1912). Agama Islam lambat laun membiak. sedang perkumpulan-perkumpulan setempat dan cabangcabangnya menggabungkan anggota pelbagai golongan dan kejuruan jadi umat yang bersatu padu. Aliran ortodoks dan tarekat Sufi. yang pertama menetap di sana –barangkali dalam zaman kerajaan Mongol– dalam abad ketiga belas dan keempat belas. Dalam permulaan abad keenam belas. bahkan waktu Tunisia dan Aljazair merupakan wilayah bajak laut. yang semuanya ahli sunah waljamaah. suatu kerajaan baru yang disokong oleh suku Turki dan Adzerbaijan menaklukan Persia dan menghidupkan kembali Syiah yang telah mengalami kemunduran. Jumlahnya bertambah besar di bawah pemerintah Mancu. Islam dibawa oleh para perantau ke Semenanjung Malaya. sebagian hasil tindakan panglima militer. khusus di Jawa. hingga kini tidak mungkin menaksirkan jumlahnya. Penyebaran Islam di Tiongkok hingga kini masih terselubung dalam kegelapan. dan ketertiban sosial yang dapat dilangsungkan memang menarik perhatian. Lebih-lebih pula waktu kekuatan politiknya mundur. Syiah dijadikan ciri perasaan nasional Persia. Dalam batas-batas tersebut kadar persatuan yang telah mereka capai. menukarkan kegiatan kebudayaan. orang Turki dari Asia Tengah. menyatukan. Di kepulauan Melayu sendiri. orang suku Afghan dalam abad kedelapan belas melepaskan hubungan dan mendirikan suatu negara sunah merdeka. Tokoh-tokohnya berpendapat bahwa kewajibannya pertama ialah bukan hanya memperluas. dapat memelihara. dan meresmikan Syiah sebagai agama resmi Persia. Mindanao. Sejak itu agama tersebut mendapat kedudukan yang lebih kuat di seluruh kepulauan di bagian Timur hingga ke Pulau Sulu. .

ia aktif di yayasan itu. Uni Sovyet. Oleh karena itu. Kaukasus. Orang Arab dan bangsa-bangsa yang berbahasa Arab menyusul dekat dengan 20. setiap harinya di AS. ia menyebut Islam merupakan agama yang paling cepat perkembangannya di Amerika Serikat.000. hingga bukit Pamir. Di Amerika Utara dan Amerika Selatan. adalah fakta sesungguhnya yang terjadi di AS.000. bahkan. Di pantai Barat Lautan India. kemudian ke Timur meliputi Asia Tengah hingga Tiongkok.000. Slavia.000. orang kulit putih Laut Tengah. Turki. sulit untuk memahami fenomena kontradiktif ini. Mengutip sebuah koran yang terbit di AS.Hasil bersih dari perluasan selama tiga belas abad ialah Islam sekarang merupakan agama yang terutama dalam lingkungan daerah luas yang meliputi Afrika Utara.000. kata dia. Umat Islam terus bertambah banyak di Amerika Serikat. di Turkestan Tiongkok. Jatiwaringin Bekasi.000.000.000. Jumlah muslimin di Afrika Negro dan Afrika Timur hanya dapat ditaksir dengan kasar 24. dan ke Selatan ke Pakistan. baik sebelum maupun sebelum peristiwa 11 September.000. ”Mestinya juga ditambahkan. kaum muslimin di Balkan dan di Rusia Selatan berjumlah kurang lebih 3. kelompok-kelompok muslimin terdapat di sebagian besar negara Balkan dan Rusia Selatan. awal bulan ini.000. Pria keturunan Syria yang sudah menetap di AS selama lebih dari 25 tahun itu kini menjadi warga negara AS. sebuah lembaga pendidikan yang berbasis di Chicago. Amerika Serikat. Asal mulanya di tengah-tengah orang Arab dan bangsa Semit lain. dan Turki (walaupun Islam bukan agama resmi.000. atau kira-kira sepertujuh dari taksiran seluruh jumlah penduduk dunia Islam di Amerika Serikat Tiap Hari Bertambah Satu Mualaf ”Alhamdulillah kondisi umat Islam di Amerika Serikat baik-baik saja. Akhirnya. Afghanistan kira-kira 12. Apa yang diungkapkannya. Di Semenanjung Malaya.000. angota Nawawi Fondation. Ia bertutur kepada Republika di sela-sela kunjungannya ke Pesantren Khusus Yatim As-Syafi’iyah. Semua agama besar di dunia. Islam memanjang ke selatan sebagai lajur yang sempit dari pantai Afrika hingga Zanzibar dan Tanganyika dengan beberapa kelompok hingga masuk ke Uni Afrika Selatan. India. Tionghoa.000. Jumlah masyarakat Islam di daerah Asia. Muslimin di Asia Barat. 24.000. Di India hanya tinggal sepersepuluh penduduk yang beragama Islam. Islam diwakili oleh kelompok imigran dari Timur Tengah. dan di Tiongkok sendiri sukar ditaksir.” kata Mohammad Kudaimi. ia sedikit meralat redaksional tulisan itu. Lembaganya turut membantu para mualaf mengikrarkan syahadat dan membantu mereka memahami Islam dengan lebih baik. Indonesia. . Di Eropa.000.000. Islam dapat menuntut memiliki penganut 350. Bantu.” ujarnya. masih tetap merupakan agama rakyat) 20.000. Disusul oleh orang Melayu dan Indonesia sebanyak 70. dan Negro dari Afrika Barat. Islam unggul lagi melewati Indonesia hingga berakhir di Filipina.000. Jawa Barat. Bagi Kudaimi. tetapi jumlahnya sekurangkurangnya 30. Asia Barat. Tartar. Lima tahun belakangan ini.000. Jumlah terbesar sekarang ialah muslimin dari Pakistan dan India sebanyak 100. selalu ada warga negara Amerika yang memeluk Islam. maka Islam –sebelumnya perluasan kegiatan misi Kristen dalam abad kesembilan belas– meliputi jumlah bangsa yang terbanyak.000. kemudian Islam berkembang diantara orang Iran.

derajat semua manusia sama. Islam mengajarkan bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa.com/2008/04/21/sejarah-perkembangan-islam-didunia/ http://id. bermusuhan. . dan mengharamkan manusia saling berselisih. Islam mengajarkan bahwa dihadapan Allah. Para mubalig memperkenalkan dan mengajarkan Islam kepada penduduk setempat tentang Islam. Ibnu Batutah menceritakan. saling menghormati dan tolong menolong. Ajaran-ajaran Islam tersebut antara lain sebagai berikut : 1. Islam mengajarkan agar manusia menyembah hanya kepada Allah dan tidak menyekutukannya serta senantiasa setiap saat berbuat baik terhadap sesama manusia tanpa pilih kasih. Kedatangan dan Penyebaran Islam di Indonesia Pada abad ke-1 hingga ke-7 M. baik di kalangan masyarakat biasa. Maha Pengasih dan Penyayang. Dengan demikian. para pedagang dan mubalig membentuk komunitas Islam. Proses Islamisasi diperkirakan sudah berlangsung sejak persentuhan itu terjadi.Sumber : http://3gplus. seperti Pelabuhan Lamuri (Aceh).wordpress. Sultan Kerajaan Samudra Pasai. Islam mengajarkan toleransi terhadap sesama manusia. 3. maupun bangsawan atau penguasa. 4.scribd. kecuali takwanya. dakwah dan pengaruh Islam makin meluas. 2. Cikal bakal keberadaan Islam di Nusantara telah dirintis pada periode abad ke-1 hingga ke-5 H atau abad ke-7 hingga ke-8 M. kerajaan Islam Samudra Pasai berdiri pada pertengahan abad ke-13 M sehingga perkembangan masyarakat muslim di Malaka semakin pesat.com/doc/88862491/Sejarah-Perkembangan-Agama-Islam-Di-JazairahArab Sejarah Perkembangan Islam Di Indonesia A. Di Aceh. merusak. Barus dan Palembang di Sumatra serta Pelabuhan Sunda Kelapa dan Gresik di Jawa. Sultan Al Malik Az Zahir dikelilingi oleh ulama dan mubalig Islam. pelabuhan-pelabuhan penting di Sumatra dan Jawa sering disinggahi pedagang asing. Ajaran Islam ini sangat menarik perhatian penduduk Indonesia. Pada periode ini. dan saling mendengki.

Karya-karya itu mencerminkan perkembangan pemikiran dan ilmu-ilmu agama di Indonesia pada masa itu. c. Karya-karyanya yang belum diterbitkan sekitar 20 buah yang masih berbentuk naskah. Melalui karya-karya tulisan yang tersebar dan dibaca di seluruh Nusantara. Mereka datang dan menyebarkan pembelajaran Islam melalui perdagangan. e. politik hingga teknologi. Ronggowarsito dengan karyanya Wirid Hidayat Jati g. dan Tibyan fi Ma’rifat Al Adyan (tasawuf). tidak dapat dipisahkan dari jalur perdagangan yang terbentang sepanjang pusat lalu lintas pelayaran internasional di Malaka. sejak abad 15 M sudah didatangi oleh pedagang-pedagang muslim yang kemungkinan berasal dari Malaka. dakwah. Karyanya adalah kitab Martabat Kang Pitu (Martabat yang Tujuh). Ilmu-ilmu Keagamaan Perjuangan itu dilakukan. dan perkawinan. Jawa. . Karya-karyanya meliputi ilmu fikih. terutama bagian selatan. dan tasawuf yang diantaranya adalah As Sirat Al Mustaqim (hukum). Sunan Bonang dengan karyanya Suluk Wijil f. d. b. dan Maluku. Menurut Tome Pires. terutama Maluku. Sulawesi. masyarakat yang masuk Islam di Maluku dimulai kira-kira tahun 1460-1465 M. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan 1. B. Membentuk kader-kader ulama yang akan bertugas sebagai mubalig ke daerahdaerah yang lebih luas. Jawa. Karyanya yang berjudul Asrar Al Arifin fi Bayan ila Suluk wa At Tauhid. diberbagai aspek antara lain pendidikan. kesehatan. hadis. Abdul Muhyi yang berasal dari Jawa. akidah. b.Sementara itu di Jawa proses penyebaran Islam sudah berlangsung sejak abad ke11 M dengan ditemukannya makam Fatimah binti Maimun di Leran Gresik yang bertahun 475 H/1082 M. sejarah. Hamzah Fansuri (sufi) dari Sumatera Utara. Syamsuddin As Sumatrani dengan karyanya berjudul Mir’atul Mu’min (Cermin Orang Beriman). Bustan As Salatin (sejarah). Syekh Yusuf Makasar dari Sulawesi (1629-1699 M). dan Sumatra. antara lain : a. Pada abad ke-16 di daerah Goa sebuah kerajaan terkenal di daerah itu telah terdapat masyarakat muslim. Setidaknya ada dua cara yang dilakukan oleh para ulama dalam menumbuhkembangkan ajarannya yaitu sebagai berikut : a. Ilmuwan-ilmuwan muslim di Indonesia tersebut. yaitu seorang yang berasal dari India keturunan Arab Quraisy Hadramaut. Nurrudin Ar Raniri. dakwah. Pengaruh Islam yang masuk ke Indonesia bagian timur. sosial.

Sandang Duwur Agung di Kasepuhan Cirebon. Semula bangsa asing seperti Portugis dan Belanda datang ke Indonesia hanya untuk berdagang. Demak di bawah pimpinan Fatahillah berhasil menguasai Banten. Kaum bangsawan dan kaum adat yang semula tidak . sebagian besar masyarakat Nusantara telah memeluk agama Islam yang ajarannya penuh kedamaian. Banten dan Aceh kemudian menjadi pelabuhan yang ramai menggantikan Bandar Malaka. i. Oleh karena itu perbedaan latar belakang tersebut. Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari (1812 M) seorang ulama produktif yang menulis kitab sabitul Muhtadil (fikih). dan tidak bersikap buruk sangka terhadap bangsa asing. mihrab dan bentuk mastaka atau memolo menunjukkan hubungan yang erat dengan kebudayaan agama Hindu. C. Ukiran-ukiran pada mimbar. Masjid Agung Banten dan Masjid Baiturahman di Aceh. Beberapa masjid masih memiliki seni masih memiliki seni bangunan yang menyerupai bangunan merupai pada zaman Hindu. Syekh Nawawi Al Bantani yang menulis 26 buah buku diantaranya yang terkenal Tafsir Al Muris j. Portugis berhasil meluaskan wilayah dagangnya dengan menguasai Bandar Malaka di tahun 1511 sehingga akhirnya mereka dapat masuk ke Maluku. Beberapa hasil seni bangunan pada masa pertumbuhan dan perkembangan Islam di Indonesia antara lain.h. saling menghormati. tetapi dalam perkembangan selanjutnya niat itu berubah menjadi keinginan untuk menjadikan Indonesia sebagai koloni di bawah kekuasaan dan jajahannya. Portugis juga mematikan aktivitas perdagangan kaum muslim Indonesia di daerah lainnya seperti Demak. adat. Pada tahun 1527 M. Arsitektur Bangunan Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau memiliki penduduk yang juga terdiri dari beragam suku. Syekh Ahmad Khatib dari Minangkabau (1860-1916 M) 2. Masa Kemerdekaan dan Masa Perkembangan 1. Masjid-masjid kuno di Demak. arsitektur bangunan-bangunan Islam di Indonesia tidak sama antara satu tempat dengan tempat yang lainnya. Dilandasi semangat tauhid dan hasil pendidikan yang diperoleh dari pesantren menyebabkan semakin bertambahnya kader pemimpin dan ulama yang menjadi pengayom masyarakat. hiasan lengkung pola kalamakara. Peranan Umat Islam pada Masa Penjajahan. kebiasaan dan kebudayaan masing-masing. seperti Masjid Sendang Duwur. Masa penjajahan Jauh sebelum Belanda masuk ke Indonesia. Ternate dan Tidore. bangsa.

perkumpulan ini berdiri dengan maksud untuk meningkatkan taraf hidup bangsa ndonesia. c. Cokroaminoto dan H. H. Teuku Cik Ditiro. Jam’iatul Khair Berdiri pada tahun 1905 M di Jakarta adalah pergerakan Islam yang pertama di pulau Jawa. b. dan Cut Nyak Din. Teuku Umar. tetapi gerakan Islam yang bergerak dalam bidang sosial dan pendidikan.M. Ahmad Dahlan bertepatan tanggal 8 Zulhijah 1330. Anggotanya kebanyakan keturunan (peranakan) Arab. e. Muhammadiyah bukan merupakan partai politik. . A. 2. Sangaji. Agus Salim. Perang Aceh (1873-1904) di bawah pimpinan Panglima Pilom. d. seperti Syekh Ahmad Sorkali. Organisasi ini diakui keberadaannya oleh Belanda tahun 1917 dan bergerak dibidang ekonomi dan sosial. Pangeran Diponegoro (1815-1838) melalui Perang Diponegoro di Jawa Tengah. Masa Kemerdekaan Umat Islam kemudian mengganti perjuangannya melawan penjajahan dengan strategi atau jalan mendirikan organisasi-organisasi Islam yang diantaranya sebagai berikut : a. Tuanku Imam Bonjol melalui Perang Paderi (1821-1837) di Sumatera Barat. samanhudi.S. 2. Al Irsyad Al Irsyad adalah organisasi Islam yang didirikan tahun 1914 M oleh para pedagang dan ulama keturunan Arab. 3. Syarikat Dagang Islam Syarikat Dagang Islam yang kemudian berubah menjadi Syarikat Islam berdiri pada tahun 1905 dipimpin oleh H. Muhammadiyah Muhammadiyah didirikan di Yogyakarta 18 November 1912 oleh KH.O.memahami niat para ulama untuk mempertahankan Indonesia dari cengkeraman penjajah secara perlahan bersatu padu untuk mempertahankan Nusantara dari ekspansi Belanda. Perserikatan Ulama Gerakan modernis Islam yang berdiri pada tahun 1911 M oleh Abdul Halim dan berpusat di Majalengka Jawa Barat. Contoh perlawanan yang dilakukan oleh tokoh-tokoh tersebut antara lain: 1. seperti mendirikan panti asuhan yatim piatu pada tahun 1930 M. terutama dalam dunia perniagaan.

Peran-peran tersebut antara lain dilakukan melalui hal-hal sebagai berikut. Masa Perkembangan Di masa perkembangan atau setelah memperoleh kemerdekaan. 3) Memberi penerangan dan penyuluhan agama. dan tingkat atas (aliyah). Hasyim Asy’ari yang bertujuan membangkitkan semangat para ulama Indonesia dengan cara meningkatkan dakwah dan pendidikan karena saat itu Belanda melarang umat Islam mendirikan sekolah-sekolah yang bernafaskan Islam seperti Pesantren. 2) Mengikuti dan memperhatikan hal-hal yang bersangkutan dengan agama dan keagamaan. D.f. yaitu suatu wadah kerja sama antara pemerintah dan ulama dalam urusan keorganisasian. b. Di Bidang Pendidikan Salah satu bentuk pendidikan Islam tertua di Indonesia adalah pesantren yang tersebar di berbagai pelosok daerah. umat Islam juga memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya memajukan bangsa dan negara. Nahdatul Ulama Didirikan pada bulan Januari 1926 oleh KH. Majelis Ulama Indonesia bergerak dalam bidang dakwah dan pendidikan. khususnya agama Islam. c. bahkan sampai ke tingkat perguruan tinggi. Majelis Ulama Indonesia Selain Departemen Agama. Hikmah Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia Setelah memahami bahwa perkembangan Islam di Indonesia memiliki warna atau ciri yang khas dan memiliki karakter tersendiri dalam penyebarannya. 3. kita dapat . Membentuk Departemen Agama Tujuan dan fungsi Departemen Agama dirumuskan sebagai berikut: 1) Mengurus serta menuntut pendidikan agama di sekolah-sekolah serta membimbing perguruan-perguruan agama. menengah (tsanawiyah). a. 2) Ikut ambil bagian dalam penyelenggaraan revolusi dan pembangunan semesta berencana dalam rangka demokrasi terpimpin. pemerintah Indonesia juga mendirikan Majelis Ulama Indonesia (MUI). seperti Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang sekarang telah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). pendidikan Islam tersebut memiliki kurrikulum dan jenjang-jenjang pendidikan mulai dari tingkat dasar (ibtidaiyah). Artinya. Lembaga ini dipimpin oleh seorang kyai dan saat ini sudah banyak muncul pesantren yang bersifat modern. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat berdiri pada bulan Oktober 1962 yang memiliki tujuan awal antara lain sebagai berikut : 1) Pembinaan mental dan agama bagi masyarakat.

6. Islam membawa ajaran yang berisi kedamaian. 3. Mampu memanfaatkan peninggalan sejarah. 5. Berusaha menjaga persatuan dan kerukunan antaraumat beragama. termasuk situs-situs peninggalan para ulama. maupun peninggalan sejarah lainnya.com/ . Sumber : http://mklh6sejarahperkembanganislam. 3. Para ulama dan umara bersatu padu mengusir penjajah meskipun dengan persenjataan yang tidak sebanding. 3. Kita dapat meneladani Wali Songo telah berhasil dalam hal-hal seperti berikut. dan tolong menolong. Menyikapi kejadian masa lalu dengan sikap sabar dan tetap meyakini bahwa setiap kejadian pasti ada hikmahnya. F. Mampu membangun masjid sebagai tempat ibadah dalam berbagai bentuk atau arsitektur hingga ke seluruh pelosok Nusantara 4. Kehadiran para pedagang Islam yang telah berdakwah dan memberikan pengajaran Islam di bumi Nusantara turut memberikan nuansa baru bagi perkembangan pemahaman atas suatu kepercayaan yang sudah ada di nusantara ini. Menjadikan masyarakat gemar membaca dan mempelajari Al Quran. b.mengambil hikmah. Manfaat dari Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia Banyak manfaat yang dapat kita ambil untuk dilestarikan diantaranya sebagai berikut: 1.blogspot. diantaranya sebagai berikut: 1. 2. masjid. Seorang ulama atau ilmuwan dituntut oleh Islam untuk mempraktikkan tingkah laku yang penuh keteladanan agar terus dilestarikan dan dijadikan panutan oleh generasi berikutnya. Terjadi akulturasi budaya antara Islam dan kebudayaan lokal meskupin Islam tetap memiliki batasan dan secara tegas tidak boleh bertentangan dengan ajaran dasar dalam Islam. saling menghormati. Perilaku Penghayatan Sejarah Perkembangan Islam di Indonesia Ada beberapa perilaku yang merupakan cerminan dari penghayatan terhadap manfaat yang dapat diambil dari sejarah perkembangan Islam. yaitu antara lain sebagai berikut: 1. E. Hasil karya para ulama yang berupa buku sangat berharga untuk dijadikan sumber pengetahuan. Penyebar ajaran Islam di Indonesia adalah pribadi yang memiliki ketangguhan dan pekerja keras. baik berupa makam. a. 2. Sumber ilmu pengetahuan yang berupa karya tulis dari para ulama hendaknya terus digali atau dipelajari dan dipahami maksudnya. 2.

com/2012/01/makalah-tentangsejarah-proses-masuk.com/2012/12/sejarah-perkembangan-agamaislam-di.html .blogspot.html http://kumpulan-makalah-dan-artikel.blogspot.http://malikibrahimkconk1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->