Air Sadah

Susilo tri atmojo

http://chemistry35.blogspot.com/2011/12/air-sadah.html

Air sadah adalah air yang mengandung ion Ca2+ dan Mg2+ biasanya terbentuk dari garam karbonat atau sulfat. Air sadah mempunyai sifat yaitu menyebabkan sabun sukar berbuih dan timbulnya sejenis karang dan kerak . Sabun sukar berbuih karena ion Ca2+ dan Mg2+ mengendapkan sabun. Contoh reaksinya : Ca2+ + 2CH3 (CH2)16 COO- (ag) --> Ca (CH3 (CH2)16 COO2) (s) Ion stearat pada sabun --> Endapan sabun Kesadahan merupakan petunjuk kemampuan air untuk membentuk busa apabila dicampur dengan sabun. Pada air berkesadahan rendah, air akan dapat membentuk busa apabila dicampur dengan sabun, sedangkan pada air berkesadahan tinggi tidak akan terbentuk busa. Disamping itu, kesadahan juga merupakan petunjuk yang penting dalam hubungannya dengan usaha untuk memanipulasi nilai pH.

Secara lebih rinci kesadahan dibagi dalam dua tipe, yaitu: (1) kesadahan umum (“general hardness” atau GH) dan (2) kesadahan karbonat (“carbonate hardness” atau KH). Disamping dua tipe kesadahan tersebut, dikenal pula tipe kesadahan yang lain yaitu yang disebut sebagai kesadahan total atau total hardness. Kesadahan total merupakan penjumlahan dari GH dan KH. Kesadahan umum atau “General Hardness” merupakan ukuran yang menunjukkan jumlah ion kalsium (Ca++) dan ion magnesium (Mg++) dalam air. Ion-ion lain sebenarnya ikut pula mempengaruhi nilai GH, akan tetapi pengaruhnya diketahui sangat kecil dan relatif sulit diukur sehingga diabaikan. GH pada umumnya dinyatakan dalam satuan ppm (part per million/ satu persejuta bagian) kalsium karbonat (CaCO3), tingkat kekerasan (dH), atau dengan menggunakan konsentrasi molar CaCO3. Satu satuan kesadahan Jerman atau dH sama dengan 10 mg CaO (kalsium oksida) per liter air. Kesadahan pada umumnya menggunakan satuan ppm CaCO3, dengan demikian satu satuan Jerman (dH) dapat diekspresikan sebagai 17.8 ppm CaCO3. Sedangkan satuan konsentrasi molar dari 1 mili ekuivalen = 2.8 dH = 50 ppm. Berikut adalah kriteria selang kesadahan yang biasa dipakai: - 0 - 4 dH, 0 - 70 ppm : sangat rendah (sangat lunak) - 4 - 8 dH, 70 – 140 ppm : rendah (lunak) - 8 – 12 dH, 140 – 210 ppm : sedang - 12 – 18 dH, 210 – 320 ppm : agak tinggi (agak keras) - 18 – 30 dH, 320 – 530 ppm : tinggi (keras) Dalam kaitannya dengan proses biologi, GH lebih penting peranananya dibandingkan dengan KH ataupun kesadahan total. Apabila ikan atau tanaman dikatakan memerlukan air dengan kesadahan tinggi (keras) atau rendah (lunak), hal ini pada dasarnya mengacu kepada

dalam air. dan sediment berperan sangat besar terhadap kadar CO2 dan HCO3. Kesadahan karbonat dapat diturunkan dengan merebus air yang bersangkutan. hampir semua jenis ikan dan tanaman dapat beradaptasi dengan kondisi GH lokal. karena adanya hubungan kimiawi antara ion kesadahan dengan molekul sabun menyebabkan sifat detergen sabun hilang. Kerak ini akan mengurangi penampang basah pipa dan menyulitkan pemanasan air dalam ketel. CaMg (CO3)2. CaCO3 + CO2 + H2O Ca2+ + 2HCO3Reaksi sebaliknya berlangsung bila CO2 hilang dari perairan. CaSO4. kapasitas pem-bufferan asam. dan pertumbuhan. Air sadah mengakibatkan konsumsi sabun lebih tinggi. Hal ini merupakan faktor penting dalam proses kimia perairan dan geokimia. Air sadah juga tidak menguntungkan/mengganggu proses pencucian menggunakan sabun. tidak demikian halnya dengan proses pemijahan. terutama air tanah. atau dengan melalukan air melewati gambut. CaSO4. kalsit dan argonite yang merupakan modifikasi yang berbeda dari CaCO3. KH berperan sebagai agen pem-buffer-an yang berfungsi untuk menjaga kestabilan pH. Setiap jenis ikan memerlukan kisaran kesadahan (GH) tertentu untuk hidupnya. baik yang bersifat kesadahan tetap. pasangan ion. Kesadahan sementara disebabkan oleh bikarbonat dalam air dan dapat dihilangkan dengan jalan mendidihkan air tersebut karena terjadi reaksi: Ca2+ +2 HCO3CaCO3 + CO2 + H2O Sedangkan kesadahan tetap disebabkan oleh adanya kalsium atau sulfat yang proses pelunakannya melalui proses kapur – soda abu. dalam sistem air tawar. bersama-sama dengan magnesium dan kadang-kadang kesadahan air. proses zeolit. karbondioksida yang masuk keperairan melalui keseimbangan dengan atmosfer tidak cukup besar konsentrasinya untuk melarutkan kalsium dalam perairan alami. meskipun demikian. Air yang mengandung karbon dioksida mudah melarutkan kalsium dari mineral-mineral karbonat. dolomite. Dalam kebanyakan sistem perairan air tawar. KH sering disebut sebagai alkalinitas yaitu suatu ekspresi dari kemampuan air untuk mengikat kemasaman (ion-ion yang mampu mengikat H+). Bila sabun digunakan pada air sadah. Ketidaksesuaian GH akan mempengaruhi transfer hara/gizi dan hasil sekresi melalui membran dan dapat mempengaruhi kesuburan. Ion kalsium. Penambahan kalsium karbonat akan menaikan sekaligus baik KH maupun GH dengan proporsi yang sama. dan proses resin organik. Kelebihan ion Ca2+ serta ion CO32-+ (salah satu ion alkaliniti) mengakibatkan terbentuknya kerak pada dinding pipa yang disebabkan oleh endapan kalsiumkarbonat CaCO3. Pada umumnya. Oleh karena itu. jenis kalsium yang pertama-tama larut yang ada adalah Ca2+. oleh karena itu konsentrasi HCO3-yang sangat tinggi. atau kalsium karbonat. istilah kesadahan karbonat. Hal ini bukan saja akan banyak memboroskan pengunaan sabun. anhidratnya. mula-mula sabun harus bereaksi terlebih dahulu dengan setiap ion kalsium dan magnesium yang terdapat dalam air sebelum sabun dapat berfungsi menurunkan tegangan permukaan. Dalam hubungannya dengan kemampuan air mengikat kemasaman. Ion kalsium. Kesadahan karbonat atau KH merupakan besaran yang menunjukkan kandungan ion bikarbonat (HCO3-) dan karbonat (CO3–) di dalam air. tetapi gumpalan-gumpalan yang terjadi akan mengendap sebagai lapisan tipis pada alatalat yang dicuci sehingga mengganggu pembersihan dan pembilasan oleh air. KH pada umumnya sering dinyatakan sebagai derajat kekerasan dan diekspresikan dalam CaCO3 seperti halnya GH. fungsi organ dalam (seperti ginjal). serta mengurangi daya koagulasi yang melalui dalam pipa dengan menurunnya turbulensi. . Pemijahan bisa gagal apabila dilakukan pada nilai GH yang tidak tepat.GH. dan alkalinitas sering digunakan untuk menunjukkan hal yang sama. pengikat kemasaman. Pernafasan mikroorganisma. Ca2+ mempunyai kecenderungan relatif kecil untuk membentuk ion kompleks.2H2O. Mineral yang merupakan sumber primer ion kalsium dalam air diantara mineral-mineral yang berperan adalah gips. Untuk menaikkan kesadahan karbonat dapat dilakukan dengan menambahkan natrium bikarbonat (soda kue). penghancur bahan organik dalam air.

atau polyakrilat yang berbentuk granular atau bola kecil dimana mempunyai struktur dasar yang bergabung dengan grup fungsional kationik.yang sudah terlarut dalam air sesuai dengan reaksi berikut : CO2 + OHHCO3HCO3+ + OHCO32. Untuk proses air minum sampai sekarang hunya dipakai resin dengan sifat anionik.akan membentuk garam karbonat yang larut sampai batas kejenuhan di mana titik jenuh berubah dengan nilai pH.. Ca2+ dapat bereaksi dengan HCO3membentuk garam yang terlarut tanpa terjadi kejenuhan. karena dalam keadaan tidak jenuh terjadi reaksi yang mengakibatkan karat terhadap pipa. Resin penukar ion ini dibuat melalui . Hal yang sama dalam air yang kandungan sulfatnya tinggi pasangan ion Ca2+ – SO42. meskipun demikian tidak efektif digunakan untuk sekala besar. Kesadahan dalam air terutama disebabkan oleh ion-ion Ca2+ dan Mg2+. Sebagai kation kesadahan. Tidak seperti halnya dengan kalsium yang densitas muatan dari ion Ca2+ relatif lebih kecil dibandingkan dengan lainnya. Ca2+ selalu berhubungan dengan anion yang terlarut khususnya anion alkaliniti : CO32. Untuk regenerasi dipakai garam alkali atau larutan natrium hidroksida. Sebaliknya reaksi dengan CO32. Sering kali resin dipakai untuk menghilangkan molekul yang besar dari air misalnya asam humus. liqnin. bereaksi dengan zat-zat lain hingga distribusi air dan penggunaannya terganggu. Magnesiun dalam air terutama terdapat sebagai ion Mg2+ HCO3. Bila titik jenuh dilampaui.dapat terjadi. terjadi endapan garam kalsium karbonat CaCO3 dan membuat kerak yang terlihat pada dinding pipa atau dasar ketel. pada proses pelunakan ini keadaan harus dibuat sehingga sedikit jenuh. Dalam regenerasi itu dihasilkan eluen yang mengandung organik dengan konsentrasi tinggi. Kerak yang tipis akibat keadaan sedikit jenuh itu justru melindungi dinding dari kontak dengan air yang tidak jenuh (agresip). Ion Mg2+ akan bereaksi dengan OH.dapat terbentuk dalam jumlah yang cukup banyak.terjadi bila konsentrasi bikarbonat dan sulfat yang tinggi. Resin penukar ion sintetis merupakan suatu polimer yang terdiri dari dua bagian yaitu struktur fungsional dan matrik resin yang sukar larut. Air yang kesadahannya tinggi biasanya terdapat pada air tanah di daerah yang bersifat kapur. non ionik/anionik atau asam. bisa juga dengan asam klorida jika dipakai resin dengan sifat asam.dan OH-. Ion Ca2+ dan Mg2+ diendapkan sebagai CaCO3 dan Mg(OH)3 menurut reaksi keseimbangan kimiawi sebagai berikut : Mg2+ + 2 OHMg(OH)2 Ca2+ + C032CaCO3 CO32. Namun. asam sulfonat. CaMg (CO3)2 + 2 CO2 +2 H2O Ca2+ + Mg2+ + 4 HCO3Pelunakan adalah penghapusan ion-ion tertentu yang ada dalam air dan dapat. Resin pelunak air komersial dapat digunakan dalam skala kecil. HCO3.membentuk garam yang terlarut sampai batas kejenuhan dan mengendap sebagai Mg(OH)2 bila titik kejenuhan dilampaui. maka densitas muatan ion Mg2+ jauh lebih besar dan ikatan yang lebih kuat dengan air untuk melakukan hidrasi. Mineral-mineral seperti dolomit adalah paling umum dalam air. Apabila kesadahan terlalu rendah secara simultan alkalinitas juga cenderung rendah ini akan mengganggu penyusunan ikatan antara koloida dengan aluminat dimana gugus hidrofobik koloida akan tetap melayang dan sukar bereaksi dengan koagulan mengakibatkan massa atom relatif ringan sehingga sukar mengendap.berasal dari karbondioksida CO2 dan bikarbonat HCO3. 2+ Fe dan semua kation yang bermuatan dua.+ H2O Kesadahan yang terlalu tinggi akan menambah nilai pH larutan sehingga daya kerja aluminat tidak efektif karena ion aluminium yang bersifat amfoter akan mengikuti lingkungannya dimana akan terbentuk senyawa aluminium yang sukar mengendap. juga oleh Mn2+. Kesadahan ini umumnya dihilangkan menggunakan resin penukar ion.dan Mg2+ SO42.Ca2+ – HCO3. Resin adalah zat yang punya pori yang besar dan bersifat sebagai penukar ion yang berasal dari polysterol.

Ion yang terlarut dalam air adalah ion – ion yang dipertukarkan karena gugus ini melekat pada polimer. Resin penukar on yang direaksikan dengan gugus ion yang dapat melepaskan ion negatif diperoleh resin penukar anion. Jika penukar anion tersebut adalah poliamin. maka ia dapat menarik seluruh molekul polimer dalam air. Pertukaran ion dengan resin ini terjadi pada keseluruhan struktur gel dari resin dan tidak hanya terbatas pada efek permukaan. Senyawa ini merupakan struktur yang porous. Senyawa ini akan bergabung dengan ion pasangan seperti Na+. Polimer ini dibuat dengan mereaksikan stiren dengan divinilbenzena. Gugus ion dalam penukar ion merupakan gugus yang hidrofilik (larut dalam air). ion karboksil. Pada umumnya senyawa yang digunakan untuk kerangka dasar resin penukar ion asam kuat dan basa kuat adalah senyawa polimer stiren divinilbenzena. maka polimer resin ini diikat dengan ikatan silang (cross linked) dengan molekul polimer lainnya. . Resin penukar anion dibuat dengan matrik yang sama dengan resin penukar kation tetapi gugus ion yang dimasukkan harus bisa melepas ion negatif. Ikatan kimia pada polimer ini amat kuat sehingga tidak mudah larut dalam keasaman dan sifat basa yang tinggi dan tetap stabil pada suhu diatas 150oC. OH− atau H+.ion kisi kristal. Gugus ion yang biasa dipakai pada resin penukar kation asam kuat adalah gugus sulfonat dan cara pembuatannya dengan sulfonasi polimer polistyren divinilbenzena (matrik resin). dengan memasukkan grup fungsional dari asam sulfonat. setelah terbentuk kerangka resin penukar ion maka akan digunakan untuk menempelnya gugus ion yang akan dipertukarkan.kondensasi phenol dengan formaldehid yang kemudian diikuti dengan reaksi sulfonasi untuk memperoleh resin penukar ion asam kuat. Mekanisme pertukaran ion dalam resin meskipun non kristalisasi adalah sangat mirip dengan pertukaran ion. Resin penukar kation dibuat dengan cara mereaksikan senyawa dasar tersebut dengan gugus ion yang dapat menghasilkan (melepaskan) ion positif. Pada resin penukar anion. pertukaran terjadi akibat absorbsi kovalen yang asam. akibatnya akan mengembang dalam air. Sedangkan untuk resin penukar ion basa kuat diperoleh dengan mengkondensasikan phenilendiamine dengan formaldehid dan telah ditunjukkan bahwa baik resin penukar kation dan resin penukar anion hasil sintesis ini dapat digunakan untuk memisahkan atau mengambil garam – garam. Senyawa ini merupakan penukar ion positif (kationik) untuk menukar ion dengan muatan elektrolit yang sama (positif) demikian sebaliknya penukar ion negatif (anionik) untuk menukar anion yang terdapat di dalam air yang diproses di dalam unit “Ion Exchanger”. Dalam proses pertukaran ion apabila elektrolit terjadi kontak langsung dengan resin penukar ion akan terjadi pertukaran secara stokiometri yaitu sejumlah ion – ion yang dipertukarkan dengan ion – ion yang muatannya sama akan dipertukarkan dengan ion – ion yang muatannya sama pula dengan jumlah yang sebanding. kandungan amina resin tersebut adalah ukuran kapasitas total pertukaran. Material penukar ion yang utama berbentuk butiran atau granular dengan struktur dari molekul yang panjang (hasil co-polimerisasi). misalnya –N (CH3)3+ atau gugus lain atau dengan kata lain setelah terbentuk kopolimer styren divinilbenzena (DVB). maka diaminasi kemudian diklorometilasikan untuk memperoleh resin penukar anion.

Air sadah atau air keras adalah air yang memiliki kadar mineral yang tinggi. sabun akan menghasilkan busa yang banyak. Sebagai contoh untuk proses regenerasi material penukar kationik bentuk Na+ dapat diregenerasi dengan larutan NaCl pekat. menggantikan ion Na+ membentuk kalsium/magnesium zeolit.Proses pergantian ion bisa “reversible” (dapat balik). ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel. sabun tidak akan menghasilkan busa atau menghasilkan sedikit sekali busa. Proses Soda Kapur Pada proses ini sadah direaksikan dengan soda Na2CO3 dan kapur Ca(OH)2 sehingga ion Mg2+ dan ion Ca2+ diendapkan. Regenerasi adalah suatu peremajaan. MgSO4 dan Mg Cl2. artinya material penukar ion dapat diregenerasi. Proses Zeolit Dengan ini air sadah dialirkan melalui Natrium Zeolit. Kesadahan air total dinyatakan dalam satuan ppm berat per volume (w/v) dari CaCO3. sehingga ion Ca2+ dan ion Mg2+ akan diikat zeolit. umumnya ion kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) dalam bentukgaram karbonat. Regenerasi penukaran ion dapat dilakukan dengan mudah karena pertukaran ion merupakan suatu proses yang reversibel yang perlu diusahakan hanyalah agar pada regenerasi berlangsung reaksi dalam arah yang berkebalikan dari pertukaran ion. . Pada reaksi pemanasan Garam Hidrogen Karbonat akan mengendap. Setelah dirapikan. CaCl2. penginfeksian dengan kekuatan baru terhadap resin penukar ion yang telah habis saat kerjanya atau telah terbebani. bentuk H+ diregenerasi dengan larutan HCl sedangkan material penukar anionik bentuk OH− dapat diregenerasi dengan larutan NaOH (lihat buku panduan dari pabrik yang menjual material ini). seperti CaSO4. sedangkan air lunak adalah air dengan kadar mineral yang rendah. telah jenuh. penyebab kesadahan juga bisa merupakan ion logam lain maupun garamgaram bikarbonat dan sulfat. Dalam air lunak. Cara menghilangkan kesadahan tetap : A. Selain ion kalsium dan magnesium. tolong hapus pesan ini. Kesadahan tetap disebabkan oleh garam selain garam hidrogen karbonat. Kesadahan air adalah kandungan mineral-mineral tertentu di dalam air. Metode paling sederhana untuk menentukan kesadahan air adalah dengan sabun. Pada air sadah. Kesadahan air Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Reaksinya : Ca(HCO3)2 (ag) + Ca(OH)2 (ag) --> 2CaCO3 (s) + 2H2O (l) MgSO4 (ag) + Ca(OH2)2 (ag) --> Mg(OH)2 (s) + CaSO4 (ag) CaSO4 (ag) + Na2CO3 (ag) --> CaCO3 (s) + Na2SO4 (ag) B.

Air sadah dapat menyebabkanpengendapan mineral. yang menyumbat saluran pipa dan keran.1 Resin pengikat kation dan anion 4. Ketika air yang anda gunakan adalah air sadah. namun dapat menyebabkan beberapa masalah. Efek ini timbul karena ion 2+ menghancurkan sifat surfaktan dari sabun dengan membentuk endapan padat (sampah sabun tersebut). dan air sadah yang bercampur sabun tidak dapat membentuk busa. kalaupun berbuih. Komponen utama dari sampah tersebut adalah kalsium stearat.Daftar isi [sembunyikan]    1 Mengetahui Kesadahan Air 2 Efek Air Sadah 3 Jenis Air Sadah o o  3.2 Zeolit [sunting]Mengetahui Kesadahan Air Cara paling mudah untuk mengetahui air yang selalu anda gunakan adalah air sadar atau bukan dengan menggunakan sabun. mengurangi efisiensi pemanasan dan memungkinkan komponen logam ketel uap terlalu panas. Air sadah juga menyebabkan pemborosan sabun di rumah tangga. air yang digunakan harus terbebas dari kesadahan.+ Ca2+ → (C17H35COO)2Ca Dalam industri. Dalam ketel uap. Hal ini dikarenakan kalsium dan magnesium karbonat cenderung mengendap pada permukaan pipa dan permukaan penukar panas. berbuihnya sedikit.1 Air sadah sementara 3. [sunting]Efek Air Sadah Air sadah tidak begitu berbahaya untuk diminum. Presipitasi (pembentukan padatan tak larut) ini terutama disebabkan oleh dekomposisi termal ion bikarbonat. berarti air yang anda gunakan adalah air sadah tetap. Penumpukan endapan ini dapat mengakibatkan terhambatnya aliran air di dalam pipa. kesadahan air yang digunakan diawasi dengan ketat untuk mencegah kerugian. komponen utama dari sabun: 2 C17H35COO. tetapi bisa juga terjadi sampai batas tertentu walaupun tanpa adanya ion tersebut. panas berlebih ini . tetapi malah membentuk gumpalan soap scum (sampah sabun) yang sukar dihilangkan. maka sabun akan sukar berbiuh. Jika ternyata setelah dilakukan pemanasan. Pada industri yang menggunakan ketel uap. Dalam sistem bertekanan.2 Air sadah tetap 4 Menghilangkan Kesadahan o o 4. sabun tetap sukar berbuih. yang muncul dari stearat natrium. Kemudian untuk mengetahui jenis kesadahan air adalah dengan pemanasan. endapan mengganggu aliran panas ke dalam air. Cara yang lebih kompleks adalah melalui titrasi.

kalsium sulfat (CaSO4).dan SO42-. air sadah dilewatkan melalui suatu wadah yang berisi resin pengikat kation dan anion. yaitu Na2CO3 (aq) atau K2CO3 (aq). sehingga air tersebut terbebas dari ion Ca2+ dan atau Mg2+. Berarti senyawa yang terlarut boleh jadi berupa kalsium klorida (CaCl2). [sunting]Menghilangkan Kesadahan Proses penghilangan kesadahan air yang sering dilakukan pada industri-industri adalah melalui penyaringan dengan menggunakan zat-zat sebagai berikut : [sunting]Resin pengikat kation dan anion Resin adalah zat polimer alami ataupun sintetik yang salah satu fungsinya adalah dapat mengikat kation dan anion tertentu. Dengan jalan pemanasan senyawa-senyawa tersebut akan mengendap pada dasar ketel. misalnya dapat berupa ion Cl-. Dengan demikian. [sunting]Jenis Air Sadah Air sadah digolongkan menjadi dua jenis. Air yang mengandung senyawa-senyawa tersebut disebut air sadah tetap. [sunting]Zeolit . yaitu air sadah sementara dan air sadah tetap. Air yang mengandung ion atau senyawa-senyawa tersebut disebut air sadah sementara karena kesadahannya dapat dihilangkan dengan pemanasan air. yaitu dengan mereaksikan air tersebut dengan zat-zat kimia tertentu. atau boleh jadi air tersebut mengandung senyawa kalsium bikarbonat (Ca(HCO3)2) dan atau magnesium bikarbonat (Mg(HCO3)2). harus dilakukan dengan cara kimia.dapat menyebabkan kegagalan ketel uap. Secara teknis. magnesium klorida (MgCl2). CaCl2 (aq) + Na2CO3 (aq) –> CaCO3 (s) + 2NaCl (aq) Mg(NO3)2 (aq) + K2CO3 (aq) –> MgCO3 (s) + 2KNO3 (aq) Dengan terbentuknya endapan CaCO3 atau MgCO3 berarti air tersebut telah terbebas dari ion Ca2+ atau Mg2+ atau dengan kata lain air tersebut telah terbebas dari kesadahan. dan magnesium sulfat (MgSO4). berdasarkan jenis anion yang diikat oleh kation (Ca2+ atau Mg2+). NO3. Untuk membebaskan air tersebut dari kesadahan. sehingga diharapkan kation Ca2+ dan Mg2+ dapat diikat resin. Kerusakan yang disebabkan oleh endapan kalsium karbonat bervariasi tergantung pada bentuk kristal. misalnya. kalsit atau aragonit. Pereaksi yang digunakan adalah larutan karbonat. [sunting]Air sadah sementara Air sadah sementara adalah air sadah yang mengandung ion bikarbonat (HCO3-). air tersebut akan terbebas dari kesadahan. Penambahan larutan karbonat dimaksudkan untuk mengendapkan ion Ca2+ dan atau Mg2+. kalsium nitrat (Ca(NO3)2). karena kesadahannya tidak bisa dihilangkan hanya dengan cara pemanasan. Reaksi yang terjadi adalah : Ca(HCO3)2 (aq) –> CaCO3 (s) + H2O (l) + CO2 (g) [sunting]Air sadah tetap Air sadah tetap adalah air sadah yang mengadung anion selain ion bikarbonat. magnesium nitrat (Mg(NO3)2).

2H2O atau K2(Al2SiO3O10).Zeolit memiliki rumus kimia Na2(Al2SiO3O10). Air yang akan anda gunakan dilewatkan pada zeolit terlebih dahulu.2H2O. . Sehingga pada rentang waktu tertentu anda harus menggantinya. Pada dasar tong sudah dibuat keran. spserti mencuci. Ion Ca2+ dan Mg2+ akan ditukar dengan ion Na+ dan K+ dari zeolit. sehingga air tersebut terbebas dari kesadahan. Air yang telah dilewatkan pada zeolit dapat anda gunakan untuk keperluan rumah tangga. zeolit mempunyai struktur tiga dimensi yang memiliki pori-pori yang dapat dikewati air. Zeolit memiliki kapasitas untuk menukar ion. Anda cukup menyediakan tong yang dapat menampung zeolit. mandi dan keperluan masak. Untuk menghilangkan kesadahan sementara ataupun kesadahan tetap pada air yang anda gunakan di rumah dapat dilakukan dengan menggunakan zeolit. artinya anda tidak dapat menggunakan zeolit yang sama selamanya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful