P. 1
55818795-Perhitungan-Pemakaian-Listrik

55818795-Perhitungan-Pemakaian-Listrik

|Views: 11|Likes:

More info:

Published by: Dhanie Ardhan Alvar Pospos on May 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/20/2014

pdf

text

original

Perhitungan Pemakaian Listrik Contoh pemakaian listrik rumah tangga sedang Daya listrik: 900 VA 1 Seterika 350 watt

, 2 jam/hari 0,70 kWh/hari 1 Pompa air 150 watt, 3 jam/hari 0,45 kWh/hari 1 Kulkas sedang 100 watt, 6 jam/hari : 0,60 kWh/hari 1 TV 20" 110 watt, 6 jam/hari 0,66 kWh/hari 1 Rice cooker 300 watt, 2 jam/hari: 0,60 kWh/hari 6 Lampu hemat energi 20 watt, 6 jam/hari: 0,72 kWh/hari 4 Lampu hemat energi 10 watt, 6 jam/hari 0,24 kWh/hari Jumlah kebutuhan listrik perhari 3,91 kWh Jumlah Kebutuhan listrik per bulan 3,91 kWh x 30 = 117,30 kWh Berdasarkan pengalaman pribadiku (sudah terbukti menghemat listrik!) adalah apabila tv, video atau tape (yang memakai remote control untuk menyalakannya) selain dimatikan, juga harus mencabut kabel dari stop kontaknya karena kalau tidak dicabut, listrik akan tetep mengalir, ini juga yang membuat tagihan listrik melonjak. Kemudian Termos listrik, kalau ini makan listrik sangat banyak, jadi sebaiknya air yang dimasak pakai termos listrik agar dipindah ke termos biasa agar termos listriknya bisa dimatikan . Dan satu lagi, semua kabel untuk peralatan yang jarang dipakai, misal microwave, blender, komputer, mesin cuci dll, untuk juga selalu dicabut dari stop kontaknya. Itu saja tips dari aku, karena ini sudah terbukti manjur untuk menurunkan tagihan listrik (kecuali summer kemarin kantongku jebol karena kebayar listrik mahal soalnya kalau tidak pakai ac sudah seperti didalam oven, suhu kamar sampai 40 derajat (De) Kesimpulan : Sekarang cara menghitung : biaya rekening listrik itu terdiri dari beberapa komponen : - Biaya beban - biaya pemakaian, terbagi dlm 3 blok : blok 1 : 0-20kwh blok 2 : 20-60 kwh blok 3 : di atas 60 kwh - PPJ (pajak penerangan jalan?), untuk. wilayah jkt 3% dari total biaya listrik kita. - PPN + meterai 3000 perak...he-he.. Biaya beban seperti yang aku ceritain di atas, tergantung dari berapa batas atas daya kita, misalnya 900, 1300, 2200. Besarnya dihitung per kwh dari biaya dasar. Ini yang. biasanya kita sebut abonemen. Contoh berikut untuk. jlh pemakaian 200 kwh, batas daya 2200VA. Bea Beban /KWh 25,273 --> 2.2 x 25273 = 55600 (karena 2200, berarti ada 2,2Kwh) kWh 1 S/D 20 314 --> 20 x 314 = 6280 kWh 21 S/D 60 333 --> 40 x 333 = 13320 Selebihnya 388 --> 120 x 388 = 46560 Total --> 121760. Tambah lagi dengan PPJ dan PPN dan biaya meterai. Untuk batas daya > 2200VA, perhitungan biaya pemakaiannya langsung flat, tidak ada blok-blok-an lagi. Contohnya untuk. batas daya 4400VA, penggunaan sama2 200kwh dlm bulan tsb : Bea Beban /KWh 26,145 --> 4.4 x 26145 = 115038 per Kwh 507 --> 200 x 507 = 101400 Total --> 216438 Meskipun pemakaiannya jumlahnya sama, tapi biayanya berbeda jauh ya ? (Ri) lama ketahanan back up ditentukan dari aki dan beban. Sekedar Contoh : 12 Volt 200Ah beban 400 watt maka 12Volt X 200Ah = 2400 watt dibagi beban 400 watt= 6 jam spesifikasi inverter untuk Mengecas aki sebesar 10Ah, maka jika untuk mengecas aki tergantung dari ampere aki. Contoh : Aki 12 Volt 60Ah maka Rumusnya adalah 60Ah dibagi 10Ah = 6 jam dalam keadaan aki benar benar kosong. Saat ini semua produk didunia baik pada UPS ataupun pada inverter semua perpindahan dari PLN ke aki selalu ada delay, yg berbeda adalah kecepatan perpindahan tersebut. Ada yg 30microsecond, ada yg 16microsecond, produk yg kami sediakan menggunakan auto transfer swith sehingga kecepatan 16microsecond, Micro second=satu persejuta detik yg berarti tidak sampai 1 detik kecepatan perpindahannya. terimakasih

Perhitungan Waktu lama Backup UPS/Inverter Perhitungan waktu backup battery (Lama Battery mensuplay tegangan Listrik ke beban) pada UPS saat tegangan Input padam atau ada masalah. Pada saat UPS mengalami gangguan pada tegangan inputnya, maka UPS harus memperbaiki gangguan tersebut supaya beban yang di suply oleh UPS aman. Pada saat input mengalami gangguan seperti turunnya tegangan input yang sangat ekstrim (di bawah range input dari UPS itu sendiri) atau tegangan input mati, maka Input dari

sekitar 360 Watt. Maka UPS akan mengambil sumber listrik dari Battery. .2. Mengetahui data Discharge Battery yang di gunakan Pertama kita cari Arus battery yang terpakai untuk mensuplai beban: Arus Battery = (Daya beban / Tegangan nominal battery)/Effisiensi Inverter …(Ampere DC) (Ibat = (Pbeban/Vnom)/Einv……Ampere DC) Dimana: Ibat : Arus Battery (Ampere DC) Pbeban : Daya beban (VA) rubah ke VA dahulu bila satuan yang tertera pada beban adalah Watt. UPS mempunyai penilaian beban maksimum dengan ukuran kedua-duanya..A Ibatt = 16. Mari kita lihat beberapa contoh di mana perbedaan antara VA dan Watt bisa menciptakan beberapa masalah Pertimbangkan kasus suatu UPS 600 VA . Oleh karena itu.. Vnom : tegangan Nominal yang di pakai UPS / Inverter Einv : Effisiensi Inferter (kita pakai 75% untuk Offline dan 85% untuk Online) Contoh : Kita menggunakan UPS Offline dengan spesifikasi yang tertera di nameplate UPS sebagai berikut: Kapasitas 600VA dengan Battery 1 unit POWER PM 12-7. Oleh karena itu (kecuali jika kita mempunyai kepastian yang tinggi menyangkut nilai daya real Watt beban terpasang dengan memperhitungkan kerugian listrik yang diakibatkan dari instalasi listrik yang buruk. Karena nilai 500 Watt dari beban tersebut (komputer) melebihi nilai beban Watt maksimum dari UPS. UPS tidak akan menggerakkan beban ini (komputer). dalam beberapa hal mereka tak tentu menyamakan Watt dan VA. pabrikan UPS biasanya hanya menuliskan ukuran VA pada label/ spesifikasi UPS. Watt dan VA mempunyai nilai ukuran yang sangat jelas berbeda. 3. Daya yang digunakan oleh peralatan komputer bisa dinyatakan dalam Watt atau Volt-Ampere (VA). Power Factor = Watt / VA Nilai Watt untuk peralatan UPS biasanya adalah antara 60 sampai 70 persen dari ukuran daya VA.6.7) atau persentase ( 70%). Ketika kita merencanakan penggunaan UPS dengan penentuan beban maksimum yang bisa dipakai oleh UPS adalah VA bukan Watt. Artinya daya Watt yang dihasilkan oleh suatu UPS adalah 60% .66 = 16. Kedua-duanya nilai Watt dan VA mempunyai suatu penggunaan dan tujuan. surges. 5. 2. ternyata beban hanya menarik daya sebesar 25% (0. grounding dan lain-lain). Effesiensi Inverter UPS kita (Offline 50 s/d 75%. Contoh disini yaitu POWER PM 12-7. Walaupun nilai beban maksimum VA adalah 600VA. Perlu diingat. Pemakai ingin memasang peralatan komputer dan peripheralnya dengan total daya sebesar 500 Watt dengan menggunakan UPS ini. Selanjutnya kita cari arus Battery saat Backup. Bagaimanapun ini merupakan suatu standard pendekatan yang umum dalam industri bahwa nilai ukuran dalam Watt adalah 60% dari ukuran VA. untuk menilai beban maksimal yang bisa di tampung dari UPS (untuk amannya) adalah 60% dari nila VA yang dituliskan dalam label/spesifikasinya. sags.68AmpAC)dari kapasitas UPS. kekuatan beban maksimum suatu UPS mungkin sudah terlewati (overload). brownout. setelah penulis melakukan pengukuran dengan Tang Ampere.7A Battery tersebut bisa myuplai berapa lama. Ukuran VA biasanya digunakan untuk penilaian beban maksimum pemasangan kawat dan pemutus kontak arus.75…. dengan rasio nilai VA selalu tetap sama atau lebih besar dari nilai Watt . Online 85 s/d 95%) 4. pendekatan yang aman adalah dengan menilai beban maksimum terpasang untuk UPS adalah di bawah atau tidak melebihi 60% dari nilai VA maksimum UPS. Berapa banyak dna kapasitas Battery yang terpasang pada UPS. Yaitu hanya sekitar 25% X 600VA = 150VA.. Banyak pabrikan peralatan UPS menambah kebingungan ini dengan kurangnya pemberitahuan untuk membedakan antara ukuran ini. (kita bisa mengukur dengan tang ampere bila ingin perhitungan kita tepat) tetapi kalau hanya ingin memperkirakan berapa lama Battery bisa menyuplai beban kita dapat menghitungnya dengan teoritis : Ibatt = (Pbeban/Vnom)/Einv…A Ibatt = (150/12)/75%.5)/0. perhitungan ini tidak tepat 100% karena setiap UPS mempunyai effisiensi yang berbeda-beda. Rasio perbandingan antara Watt dan VA disebut “ Faktor Daya (Power Factor)” dan dinyatakan sebagai jumlah (0.A Ibatt = (12. diampere 16. Dalam penggunaan peralatan komputer.7Ampere Selanjutnya kita cari di tabel Discharge Battery sesuai dengan merk Batterynya. Peralatan komputer tersebut mempunyai nilai daya terpakai 500W dan UPS yang digunakan mempunyai ukuran VA sebesar 600 VA dengan suatu faktor daya 0.UPS dianggap tidak ada. yang mana adalah nilai beban VA dari UPS. Nah untuk mengetahui berapa lama (menit) Battery dapat menyuplai arus listrik ke beban yaitu dengan cara teoritis sebagai berikut : Sebelumnya kita harus mengetahui : 1. Nilai Watt menentukan daya sesungguhnya yang dipakai dari peralatan listrik/elektronik dan panas yang dihasilkan oleh peralatan tersebut. Dalam banyak kasus. spikes. menggunakan ukuran VA dan Watt.2 Untuk mensuplay beban 1 unit PC (CPU=400Watt + monitor CRT=60Watt). Berapa besar daya beban yang terpasang pada UPS.blackout.70% dari ukuran daya VA maksimum. dimana beban daya maksimum dari ups adalah 60% dari 600 VA. Banyak dari kita dibingungkan oleh perbedaan antara ukuran Watt (W) dan Volt-Amp ( VA).

Sebagai contoh pada data center dan beberapa perangkat telekomunikasi vital. biasanya menggunakan baterai lead-acid. Gelombang sinyal AC seharusnya berupa gelombang sinusoidal dengan amplitude yang relatif tetap. dengan tidak tersedianya catuan daya. ke sumber catuan daya dari generator. Spike atau peak voltage ini biasanya dipicu oleh kerusakan akut pada perangkat elektronik lain. maka disebut swell. Keduanya memiliki perbedaan mendasar pada fungsi dan kegunaannya. Jika generator atau genset tidak dapat melindungi dari gangguan catuan daya yang intermitten. lonjakan tegangan listrik (voltage) dalam waktu yang sangat singkat. untuk dapat memberikan suplai daya yang tidak terganggu untuk perangkat elektronik yang terpasang. khususnya online UPS yang diperuntukan untuk PC ditujukan untuk meminimalkan gangguan tersebut. terjadi karena dua gemlombang elektromagnetik saling bertumpuk. secara global lebih dikenal dengan sebutan pertama. Namun saat perpindahan catuan daya listrik. Online UPS juga disebut sebagai line-interactive. di mana gangguan listrik dapat mengakibatkan berbagai macam risiko. Namun dengan maraknya ragam ketersediaan UPS. kecepatan kipas atau blower indoor AC yang melambat sendiri. Namun. 6. Hal ini dapat terjadi dikarenakan perubahan speed dari perangkat listrik dengan motor. Untuk lingkungan kerja di gedung dengan genset. untuk sekadar dapat melindungi sebuah PC tanpa monitor. Setidaknya penggunanya memiliki kesempatan untuk melakukan proses penyimpanan data dan melakukan proses shutdown secara normal. Beberapa produsen . Dengan ketersediaan catuan daya cadangan dengan baterai. membuat gelombang sinyal DC terganggu. dan ukuran. 5. sampai lampu TL yang gagal start. Beberapa juga mengenalnya sebagai uninterruptible power source. battery backup UPS offl ine mengambil alih tugas sebagai sumber catuan daya. turunnya tegangan di bawah rata-rata dalam waktu yang sangat singkat. UPS adalah perangkat yang biasanya menggunakan baterai backup sebagai catuan daya alternatif. online UPS bekerja terus menerus. Namun. Penyebab gangguan ini bisa terjadi akibat ada perangkat dengan motor yang sudah terlalu panas (overheating). Ada beragam gangguan catuan daya yang mungkin terjadi. Sebut saja perangkat telekomunikasi. hal ini bisa terjadi karena gangguan pada linear transformer yang digunakan. Online UPS juga melindungi perangkat dari beragam gangguan yang dapat terjadi karena gangguan catuan daya. Saat terjadi pemadaman listrik. Selama beroperasi UPS online juga melakukan recharge ulang agar baterai dapat sewaktu-waktu digunakan. sekiranya listrik padam. 3. Pada linear power supply seperti pada CPU. terjadinya variansi frekuensi dari standar normal frekuensi listrik AC (50 atau 60 Hz). Hal ini bisa disebabkan panas berlebihan pada kabel dan sekering. Notch ini hanya terjadi dalam satuan nanosecond. Sedangkan UPS. rumah sakit juga menggunakannya baik secara total maupun parsial. Kebanyakan UPS yang ditujukan untuk PC adalah online UPS ini. UPS tetap berbeda secara fungsi dengan standby generator atau sering disebut sebagai genset. UPS bahkan memerlukan generator untuk dapat bekerja optimal. baik untuk generator otomatis maupun manual. Beberapa perangkat elektronik yang juga sensitif terhadap gangguan listrik juga menggunakannya. 2. Di sinilah fungsi UPS untuk mengkoreksinya. Kesembilan gangguan tersebut adalah gangguan dari catuan daya listrik yang dapat terjadi. Penggunaan sistem terintegrasi antara UPS dan stand by generator ini. sebelum generator aktif secara otomatis atau manual. biasa disebut sebagai emergency power systems. Tandanya paling mudah dilihat. Inilah beberapa gangguan catuan daya dan beberapa gejala yang biasanya dirasakan: 1. gangguan distorsi pada gelombang sinyal listrik AC (alternate current). tidak kesemua dari sembilan gangguan tersebut dapat teratasi. Mulai dari kapasitas minimal 200 VA. UPS offline baru beraksi jika terjadi power failure. Over-voltage. namun akibatnya mulai dari memory loss. selama catuan daya yang diberikan normal. Line noise. Generator menggantikan catuan daya. khususnya untuk UPS online. meningkatnya tegangan listrik dari batas normal dengan jangka waktu yang lama. Sebenarnya penggunaan UPS tidak dikhususkan untuk digunakan pada PC. juga dialami pada PC. 9. Sesuai dengan namanya. yaitu offline UPS dan online UPS. Voltage spike. fungsinya tidak hanya itu saja. Itu sebabnya beberapa online UPS juga berfungsi sebaga power dan line conditioner. Jika waktunya singkat. Common Power Problems Kebanyakan orang memiliki anggapan UPS hanya akan berguna pada saat listrik padam. sampai hilangnya data penting. Switching transient. 7. baik untuk catuan daya normal maupun dari generator. gangguan secara bisnis. adalah tegangan listrik (voltage) rendah dalam waktu lama. Frequency variation. Offline UPS Tipe UPS offline tetap dalam posisi idle. baik lokal dari MCB ataupun dari PLN. data error dan/atau data loss. Line noise dapat disebabkan gangguan dari interferensi elektro magnetis. Mulai dari risiko kecelakaan. tetap memerlukan delay waktu yang akan terasa secara kasat mata. Gejala yang dirasakan adalah meredupnya lampu pijar atau berkedipnya lampu TL (tungsten/neon). dan kerusakan pada komponen dalam jangka panjang. sampai UPS untuk sebuah data center dengan kapasitas ribuan KVA bahkan mega Watt. Untuk ukuran kapasitas yang sangat besar. Voltage sag. pernyataan tersebut memang benar. catuan daya cadangan UPS akan mempertahankan perangkat bekerja normal. Biasanya dapat dirasakan dari lampu yang meredup dari biasa. Power failure atau padamnya catuan daya. generator hanya bertugas sebagai catuan daya pengganti dari penyedia aliran listrik (di Indonesia. desain. Sebagai catuan daya cadangan. Itu sebabnya UPS memiliki beragam jenis. Harmonic distortion. 8. 4. Namun. Ini akan terjadi. Online UPS sering disebut juga sebagai line-interactive UPS.Uninterruptible Power Supply adalah kepanjangan dari UPS. terjadinya undervoltage (notch) yang terjadi dalam waktu yang sangat singkat. UPS diletakkan untuk bekerja. dengan perangkat yang memerlukan catuan daya darinya. Ini dikarenakan UPS tipe ini juga memberikan perlindungan tambahan selain dari power failure total dengan padamnya listrik. Under-voltage (brownout). line noise membuat pola gelombang ini terganggu. PLN). Dari fungsinya ada dua macam UPS. Online UPS Berbeda dengan offline UPS.

UPS akan kelebihan beban. Watt rating pada UPS akan menyatakan beban watt maksimal yang dapat dibebani. 5. . router. scanner. Kebanyakan produk memperhitungkan daya tahan baterai tidak dengan beban maksimal sesuai kapasitas maksimalnya. juga dilengkapi dengan fungsi AVR (auto voltage regulator). Hal ini lebih disebabkan karena kebanyakan perangkat PC bekerja pada arus DC. dan over voltage. berikut beberapa istilah yang sering digunakan. Untuk perangkat komputer. modem. perbedaan keduanya cukup mencolok. baik rating VA maupun watt. Khusunya UPS single PC. Jika daya (apparent power) yang biasa sering disampaikan oleh produsen. wireless access point. Power factor dari beban yang terpasang juga akan mempengaruhi terutama pada daya tahan baterai. salah satu spesifikasi yang sering disampaikan untuk UPS adalah kapasitas maksimalnya. Setidaknya cukup jarang terjadi skenario di saat listrik mati. Pada arus listrik bolak balik. Artinya. biasanya daya hasil perkalian volt dan ampere (VA). Sedangkan. ataupun alat pendukung lain yang tidak membutuhkan daya sebesar itu masih dimungkinkan. Namun saat start up. dengan kemampuan kisaran 500-600VA. Untungnya sekarang sudah banyak tersedia power supply unit (PSU) dengan power factor correction (PFC). Perbedaaan antara arus listrik AC (alternating current) dan DC (direct current) membuat ada perbedaan beberapa hal yang perlu diperhatikan. PRINTER DAN UPS Kebanyakan produsen UPS menganjurkan penggunanya untuk tidak menghubungkan printer ke dalam jaringan listrik yang terlindungi UPS. Alasan utama sebetulnya pada ketidakpraktisan dan ekonomis untuk menghubungkan printer laser pada UPS. actual power dapat dihitung dari hasil perkalian apparent power dikali power factor. Disebut sebagai reactive atau harmonic current/arus. dan idle atau power state standby sekitar 10 watt saja. Ini menyebabkan daya sesungguhnya yang digunakan berbeda jika sekedar mengalikan antara tegangan dan arus. Sehingga power factor (PF) ini perlu diperhatikan. brownout. dan yang paling perlu dilakukan adalah mencetak dokumen saat PC sedang bekerja dengan catuan listrik back-up dari baterai UPS. Perbandingan keduanya disebut power factor. pada arus listrik bolak balik (AC) perhitungannya tidak sesederhana itu. rating VA menyatakan arus maksimal yang mampu dilewati.Itu sebabnya printer laser tidak disarankan untuk dihubungkan dengan UPS. Power = volt x ampere Sedangkan. arus listrik bergerak ke dua arah. Mana yang Lebih Penting. Power Factor Pada arus listrik DC. AVR Beberapa UPS online yang kebanyakan ditawarkan untuk PC. Sedangkan konsumsi daya (actual power) sesungguhnya adalah konsumsi yang sesungguhnya (watt). voltage spike. dan 9. Sedangkan untuk printer berbasis tinta. Anjuran ini sebetulnya lebih spesifik dikhususkan untuk jenis printer laser. Khususnya untuk mendapat perlindungan back-up energy dari baterai UPS saat pasokan listrik padam (outage). Kebanyakan produk hanya dapat meminimalkan gangguan untuk kategori 3. dan mengandalkan converter dengan power supply. Sedangkan.dan produk UPS tidak dapat mengatasi kesembilan jenis gangguan tersebut. Sebab sebuah printer laser terkecil untuk ukuran kertas A4 akan memerlukan daya tidak kurang dari kisaran 300 watt saat beroperasi. port power output ini tidak disertai dengan perlindungan battery back-up saat terjadi power outage. Pada UPS keduanya sama penting. Jika salah satu di antara VA dan watt terlewati. power merupakan hasil perkalian tegangan (volt) dan kuat arus (ampere). Ini juga berlaku untuk UPS. AVR memungkinkan perangkat elektronik terlindungi dari voltage sag. Beberapa UPS juga sering menyertakan keluaran khusus untuk fungsi surge protector saja.Tambahan fungsi AVR memungkinkannya untuk menanggulangi gangguan-gangguan tambahan. Sedangkan. printer laser akan membutuhkan daya tidak kurang dari sekitar 700 watt. saat ready sekitar sekitar 50 watt. Watt atau VA? Seperti juga untuk PSU (power supply unit) untuk PC.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->