MULTIPLE INTELLIGENCES KECERDASAN MENURUT HOWARD GARDNER & IMPLEMENTASINYA (STRATEGI PENGAJARAN DIKELAS) Oleh : Muhammad Alwi1 A.

Howard Gardner dan Multiple Intelligences?
Howard Gardner lahir 11 Juni 1943, ia masuk Harvard pada tahun 1961, dengan keinginan awal, masuk Jurusan Sejarah, tetapi di bawah pengaruh Erik Erikson, ia berubah mempelajari Hubungan-sosial (gabungan psikologi, sosiologi, dan antropologi), dengan kosentrasi di psikologi klinis. Lalu ia terpengaruh oleh psikolog Jerome Bruner dan Jean Piaget. Setelah Ph.D di Harvard pada tahun 1971 dengan disertasi masalah “Sensitivitas pada anak-anak”, Gardner terus bekerja di Harvard, di Proyek Zero. Didirikan pada tahun 1967, Proyek Zero dikhususkan kepada kajian sistematis pemikiran artistik dan kreativitas dalam seni, serta humanistik dan disiplin ilmu, baik di tingkat individu dan kelembagaan. Kecerdasan kata Gardner, merupakan kemampuan untuk menangkap situasi baru serta kemampuan untuk belajar dari pengalaman masa lalu seseorang. Kecerdasan bergantung pada konteks, tugas serta tuntutan yang diajukan oleh kehidupan kita, dan bukan tergantung pada nila IQ, gelar perguruan tinggi atau reputasi bergengsi. Kita bisa mencontohkan apakah Einstein akan sukses seperti itu bila dia masuk di Jurusan Biologi atau belajar main bola dan Musik…jelas masalah fisika-teoritis Einstein, Max Planc, Stephen Howking, Newton adalah jenius-jenius, tetapi bab olah-raga maka Zidane, Jordane, Maradona adalah jenius-jenius dilapangan, juga Mozart, Bach adalah jenius-jenius dimusik. Dst..dst…juga Thoman A. Edison adalah jenius lain, demikian juga dengan para sutradara film, bagaimana mereka mampu membayangkan harus disyuting bagian ini, kemudian setelah itu, adegan ini, ini yang mesti keluar dengan pakaian jenis ini, latar suara ini, dan bahkan dialog seperti itu, ini adalah jenius-jenius bentuk lain. Disinilah Howard Gardner mengeluarkan teori baru dalam buku Frame of Mind, tentang Multiple Intelligences (Kecerdasan Majemuk), dimana dia mengatakan bahwa era baru sudah merubah dari Test IQ yang melulu hanya test tulis (dimana didominasi oleh kemampuan Matematika dan Bahasa), menjadi Multiple Intelligences.
1

Alumni Pasca Sarjana Univ Brawijaya Malang (Human Resource Management), dan FIP Univ Negeri Malang, PLPG “Strategi Pengajaran”, Direktur Full Day and Boarding School SMP/SMA YAPI, serta Dosen STIE-YADIKA Bangil-Pasuruan.

Intellegence (Kecerdasan) katanya adalah kemampuan untuk memecahkan persoalan dan menghasilkan produk dalam suatu setting yang bermacam-macam dan dalam situasi nyata (Gardner; 1983;1993). Multiple intelegencies = Kecerdasan Ganda meliputi; 1. Intelegensi Linguistik 2. Intelegensi matematis-Logis 3. Intelegensi Ruang-Spasial 4. Intelegensi Kinestetik-badani 5. Intelegensi Musik 6. Intelegensi Interpersonal 7. Intelegensi Intrapersonal 8. Intelegensi lingkungan/Naturalis (Perkembangan selanjutnya dari 7) 9. Intelegensi eksistensial (Perkembangan lebih lanjut dari 8) Awal dalam bukunya, hanya 7 kecerdasan, tetapi dikemudian hari dan sampai sekarang berkembang menjadi 8, 9 bahkan terakhir katanya 10 kecerdasan. Kekurangan atau problem, tapi juga mungkin kelebihan, dari teori kecerdasan ganda adalah, kecerdasan ini bisa berkembang terus, sebab tergantung syarat yang bisa dipenuhinya. Gardner (dalam Frame of Mind: The Theory of multiple Intelligences ; 1985) menyatakan; “kecerdasan kandidat” dalam modelnya “lebih menyerupai pertimbangan artistic ketimbang penaksiran ilmiah” (hal 63). Dengan demikian, kecerdasan tambahan sebanyak apapun bisa dimasukkan kedalam model Gardner, karena menurutnya: “Tidak ada, dan tidak akan pernah ada, daftar kecerdasan manusia yang tidak terbantahkan dan diterima secara universal….kita bisa lebih mendekati tujuan itu jika kita berpegang hanya pada satu tingkat analisis (misalnya neurofisiologis)….” (hal 60). (Barbara K. Given, “Brain-Based Teaching”, hal 75). Gardner menetapkan syarat khusus yang harus dipenuhi oleh setiap kecerdasan agar dapat dimasukkan dalam teorinya; Empat diantaranya adalah; 1. Setiap kecerdasan dapat dilambangkan  misal matematika jelas ada lambang, Musik ada lambing (not dll), kinestetik ada lambing atau irama gerak dst, lambaian tangan, untuk selamat tinggal atau mau tidur dll. 2. Setiap Kecerdasan mempunyai riwayat perkembangan  artinya tidak seperti IQ yang meyakini bahwa kecerdasan itu mutlak tetap dan

Naturalis dan terbaru Eksistensialis). Lobus frontal mengambil peran penting pada kecerdasan intrapribadi (intrapersonal). Kecerdasan paling awal muncul adalah Musik lalu Logis-Matematis. Kinestetikjasmani menyangkut kortek motor. hal 8). 4. dan serebellum (otak kecil). dan berisikan pola unik yang secara berlahan atau cepat semakin merosot seiring dengan menuanya seseorang. Setiap kecerdasan mempunyai keadaan akhir berdasar nilai budaya. melukis dan menari. mempunyai periode yang berpotensi untuk berkembang selama rentang hidup. Adalah menarik sebagai contoh. makanya teorinya berkembang dari 7 Kecerdasan (Linguistik. Musik.  Artinya tidak harus matematis-logis yang penting atau Spatial atau Musik atau…atau tergantung budaya masing-masing missal ada kemampun naik kuda. Misal orang dengan kerusakan pada Lobus Frontal pada belahan otak kiri. spatial dan antarpribadi cenderung di belahan otak kanan. membayangkan atau mengamati detail visual. Kecerdasan linguistic ada pada belahan otak kiri. Inilah empat syarat yang diberikan oleh Howard Gardner. Logis-Matematis. sementara music. tidak mampu berbicara atau menulis dengan mudah. Spatial-Visual. Intrerpersonal dan intrapersonal) Menjadi 9 (tambahan 2 yaitu. membaca dan menulis. bagaimana anda menghafal nomor telpon? Apakah anda mengulang-ngulang nomor tadi sebelum menelpon (ini berarti anda menggunakan teknik Liguistik) atau anda menbayangkan pola tombol yang harus anda tekan dalam pola peletakan tombol angkaangka (menggunakan metode Spatial-Visual) atau malah anda mengingatingat nada khas tiap-tiap angka (strategi Musikal). mungkin mengalami kesulitan dibidang music tetapi dengan mudah mampu bicara. MI (Multiple Intelligences) percaya bahwa kecerdasan itu muncul pada titik tertentu dimasa kanak-kanan. melacak jejak dll dalam budaya tertentu itu sangat-sangat penting dst. Pasien dengan kerusakan pada Lobus oksipital belahan otak kanan mengkin mengalami kesulitan dalam mengenali wajah. Kenestetik. Setiap Kecerdasan rawan terhadap cacat akibat kerusakan atau cedera pada wilayah otak tertentu. ganglia basal. B. 1999. 3. namun tanpa kesulitan dapat menyanyi. Perincian Kecerdasan Majemuk .sudah ditetapkan saat kelahiran atau tidak berubah. (Thomas Amstrong. Orang yang lobus Temporalnya kanan yang rusak.

sebab mereka mampu mengingat berbagai fakta. dan menciptakan irama dan melodi. kinestetik-jasmani. Kecerdasan ini mencakup bakat dalam mengendalikan gerak tubuh dan kete-rampilan dalam menangani benda. Pablo Picasso. atau Brahms. mencakup bapikir dalam gambar. dan pengacara. Mereka juga menikmati kegiatan fisik. seperti berjalan kaki. artis. Logis-matematis. pilot. Demikian pula dengan tokoh-tokoh seperti Thomas Edison. berlari. yang memanfaatkan kecerdasan ini untuk melakukan gerakan tap dance sebagai "Little Tramp". Odyssey karya Homerus. Jenis pemikiran inilah yang menghasilkan King Lear karya Shakespeare. bertukang. dan Kisah Seribu Satu Malam dari Arab. dan yang mendengarkan berbagai karya musik dengan tingkat ketajaman tertentu. Bisa jadi mereka adalah ahli sastra. dan menciptakan kembali berbagai macam aspek dunia visual-spasial.Sembilan Jenis Kecerdasan Jenis kecerdasan pertama. Siapa pun yang merancang piramida di Mesir. Mereka . atau berperahu. Mereka gemar sekali membaca. menghibur. berkemah. serta kemampuan untuk mencerap. juru cerita. serta dengan mudah menyesuaikan orientasi dalam ruang tiga dimensi. dan ahli bedah mempunyai kecerdasan kinestetikjasmani tingkat tinggi. adalah kecerdasan fisik. Kecerdasan kelima. Orang yang cerdas dalam bidang ini dapat berargumentasi. Kecerdasan musikal juga dimiliki orang yang peka nada. melukis atau membuat sketsa ide secara jelas. Kecerdasan Spasial adalah jenis kecerdasan yang ketiga. menghargai. montir. berpikir dalam pola sebab-akibat. mengubah. atau mengajar dengan efektif lewat kata-kata yang diucapkannya. dan Ansel Adams. Demikian pula Charlie Chaplin. mencari keteraturan konseptual atau pola numerik. semuanya mempunyai kecerdasan ini. dapat menulis dengan jelas. dapat menyanyikan lagu dengan tepat. Newton menggunakan kecerdasan ini ketika ia menemukan kalkulus. Bach. Mereka senang bermain-main dengan bunyi bahasa melalui teka-teki kata. Kecerdasan ini merupakan kecerdasan para arsitek. menciptakan hipotesis. akuntan. dan pemrogram komputer. Ciri-ciri orang yang cerdas secara logis-mate-matis mencakup kemampuan dalam penalaran. Orang dengan kecerdasan fisik memiliki keterampilan dalam menjahit. dan dapat mengartikan bahasa tulisan secara luas. dapat mengikuti irama musik. dan juga pemain gamelan Bali atau penyanyi cerita epik Yugoslavia. Orang dengan tingkat kecerdasan spasial yang tinggi hampir selalu mempunyai kepekaan yang tajam terhadap detail visual dan dapat menggambarkan sesuatu dengan begitu hidup. berenang. Kadang-kadang mereka pun mahir dalam hal-hal kecil. dan insinyur mesin. kecerdasan linguistik. dan tongue twister. meyakinkan orang. penyair. permainan kata (pun). Ini merupakan kecerdasan para jurnalis. dan pandangan hidupnya umumnya bersifat rasional. atau merakit model. Atlet. fotografer. menari. Ciri utama kecerdasan ini adalah kemampuan untuk mencerap. adalah kecerdasan dalam hal angka dan hgika. Demikian pula dengan Einstein ketika ia menyu-sun teori relativitasnya. adalah kecerdasan dalam mengolah kata. pengrajin. mengurutkan. Jenis kecerdasan kedua. Ini merupakan kecerdasan para ilmuwan. Beethoven. pasti mempunyai kecerdasan ini. Kecerdasan musikal adalah jenis kecerdasan keempat.

mereka merupakan orang yang gemar bela-jar sendiri dan lebih suka bekerja sendiri daripada bekerja dengan orang lain. dan berminat atas segala sesuatu. Secara garis besar. Sebaliknya. dan Kecerdasan Ketujuh adalah kecerdasan mengakses perasaannya sendiri. (Armstrong: 1999: 3-6) Kecerdasan kedelapan. dan wirau-sahawan. Direk-tur sosial sebuah kapal pesiar harus mempunyai kecerdasan ini. dapat membuat distingsi konsekuensial lain dalam alam natural. yaitu konselor. dan sangat disiplin. indra perabanya sangat peka. kemampuan untuk memahami dan menikmati alam. Salah satu contoh orang yang mungkin punya inteligensi lingkungan tinggi adalah Charles Darwin. Oleh karena itu. Kemampuan Darwin untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi serangga. tidak bisa tinggal diam.adalah orang-orang yang cekatan. dan mengembangkan pengetahuan akan alam. bertani. Kecerdasan Naturalis Gardner menjelaskan inteligensi lingkungan sebagai kemampuan seseorang untuk dapat mengerti flora dan fauna dengan baik. Contoh orang yang mempunyai kecerdasan ini. Orang ini mempunyai kemampuan mengenal sifat dan tingkah laku binatang. biasanya mencintai lingkungan. atau bisa juga suka memanipulasi dan licik seperti Machiavelli. membedakan Intrapribadi macam atau kecerdasan emosi. ikan. dan tidak suka merusak lingkungan hidup. mereka semua mempunyai kemampuan untuk memahami orang lain dan melihat dunia dari sudut pandang orang yang bersangkutan. networker. membantunya mengembangkan teori evolusi. Orang yang kecerdasan intrapribadinya sangat baik dapat dengan mudah berbagai keadaan menggunakan pemahamannya sendiri untuk memperkaya dan membimbing hidupnya. ahli teologi. Kecerdasan keenam adalah kecerdasan Antarpribadi. perunding. dapat berkawan dan berhubungan baik dengan alam. Orang yang punya inteligensi lingkungan tinggi biasanya mampu hidup di luar rumah. Kecerdasan ini terutama menuntut kemampuan untuk mencerap dan tang-gap terhadap suasana hati. mudah membuat identifikasi dan kla-sifikasi tanaman dan binatang. Seseorang yang mempunyai kecerdasan antarpribadi bisa mempunyai rasa belas kasihan dan tang gung jawab sosial yang besar seperti Mahatma Gandhi. burung. sangat terfokus pada tujuan. Inteligensi lingkungan masih dalam penelitian lebih lanjut karena masih ada yang merasa bahwa inteligensi ini sudah (Lingkungan) . Mereka sangat mawas diri dan suka bermeditasi. perangai. niat. dan hasrat orang lain. sama halnya dengan pemimpin perusahaan besar. mereka juga sangat mandiri. atau bentuk lain penelusuran jiwa yang mendalam. . dan menggunakan kemampuan itu secara produktif dalam berburu. berkontemplasi. Ini adalah ke- mampuan untuk memahami dan bekerja sama dengan orang lain. Namun. mamalia. mereka dapat menjadi guru yang ulung. dan dalam diri sendiri.

Al-Kindi. setiap manusia normal dapat mengembangkan ketujuh jenis kemampuan itu sampai ke tingkat penguasaan tertentu. Survei Kecerdasan Majemuk . dan ilmuwan. Ia juga menciptakan sistem dansa. keberadaannya secara otomatis. Anak yang menonjol dengan inteligensi eksistensial akan mempersoalkan keberadaannya di tengah alam raya yang besar ini. tiba-tiba ia bertanya. di tengah temanteman. sekaligus pematung. Negarawan. Filsuf-filsuf seperti Sokrates. dan pemilik kebun-binatang yang cukup luas dan lengkap. sebagaimana ketujuh/Delapan/Sembilan kecerdasan itu memperlihatkan bentuknya dalam kehidupan kita. penulis dll. filosof. Kecerdasan kesembilan. apa makna dari hidup ini. Ia Dokter ulung. Kecerdasan Eksistensial. penulis. tujuh atau delapan kecerdasan tersebut. Namun. untuk apa aku hidup?" Ingatlah bahwa meskipun Anda merasa sangat cocok dengan salah satu atau dua definisi di atas. sebenarnya Anda mempunyai semua kecerdasan itu. Rudolf Steiner. ahli teori sosial. termasuk gurunya sendiri. Filosof. C. mengapa aku mati. Ibn Sina. Jarang sekali ada orang yang dapat mencapai tingkat penguasaan yang tinggi dalam enam. dan sistem berkebun. Misalnya. ahli bahasa. penerjemah dengan penguasaan berbagai bahasa. terlebih filsuf eksistensialis yang selalu mempertanyakan dan mencoba menjawab persoalan eksistensi hidup manusia. intelegensi ini menyangkut kemampuan seseorang untuk menjawab persoalanpersoalan terdalam eksistensi atau keberadaan manusia. "Apa manusia semua akan mati? Kalau semua akan mati. penulis. Setiap pribadi adalah unik. Nietzsche termasuk mempunyai inteligensi eksistensial tinggi. Ibn Rusyd. untuk apa ini semua? Anak yang menonjol di sini sering kali mengajukan pertanyaan yang jarang dipikirkan orang. Gardner berpendapat bahwa inteligensi ini memang berbeda dengan inteligensi matematis-logis. Mengapa kita ada di sini? Apa peran kita dalam dunia yang besar ini? Mengapa aku ada di sekolah. pemikir Jerman awal abad ke-20 juga. dan arsitek. Pertanyaan itu antara lain: mengapa aku ada. Sartre. Plato. AlFarabi. Tambahan lagi. Ia adalah filsuf. Orang tidak puas hanya menerima keadaannya. Ibn Sina atau Al Kindi mungkin beberapa orang dengan kecerdasan yang sangat banyak. bagaimana kita sampai ke tujuan hidup. tetapi mencoba menyadarinya dan mencari jawaban yang terdalam. Thomas Aquinas. teori warna.termasuk dalam inteligensi matematis-logis. Pemusik handal (konon katanya ia menyembuhkan penyakit orang dengan music). Al Kindi juga Dokter. Descartes. Kant. Inteligensi ini tampaknya sangat berkembang pada banyak filsuf.

Saya suka melakukan permainan atau memecahkan soal yang menuntut pemikiran logis.. 7. 3. atau permainan kata. atau menuliskannya. saya menganggap pelajaran bahasa. Akhir-akhir ini saya menulis sesuatu yang amat saya banggakan atau yang membuat saya mendapat pengakuan dari orang lain.. berbicara.. Saya tidak mengalami kesulitan dalam permainan kata seperti Scrabble. 10.... saya lebih itikan kata-kata yang saya sering mengungkapkan segala sesuatu pemah saya baca atau tertulis di papan reklame daripada memperhatikan pemandangan. "Bagaimana seandainya saya melipatduakan jumlah air yang saya tuangkan ke rumpun mawar di halaman rumah setiap minggunya?"). 5. Matematika dan/atau sains merupakan mata pelajaran favorit saya di sekolah.DAFTAR PERIKSA KECERDASAN GANDA Tandailah pernyataan yang berlaku dalam setiap kategori kecerdasan: Kecerdasan Linguistik 1. atau urutan logis dari segala sesuatu.Coba anda telusuri sendiri. saya berkendaraan di jalan bebas hambatan. Saya mendapatkan lebih banyak hal dari mendengarkan radio atau kaset yang banyak berisi kata-kata daripada televisi atau film. Saya selalu mencari pola keteraturan.. Kekuatan Linguistik yang lain?... atau senang menghibur diri sendiri atau orang lain dengan lelu-con. sajak lucu lucuan. . Kecerdasan Logis-Matematis 1. Saya suka mengadakan percobaan kecil "Bagaimana seandainya" (misalnya. Dengan mudah saya dapat menghitung angka-angka dalam benak saya. dengar.. studi sosial. dan sejarah lebih mudah daripada matematika dan ilmu alam. 6. 2. 11. Ketika 8. Kadang-kadang 7. 4. 4. Saya dapat mendengar kata-kata di kepala saya sebelum saya membaca... Saya berpendapat bahwa hampir segala sesuatu mempunyai penjelasan yang masuk akal... Anagrams. 3.. percakapan. 9. 6. Saya 5. Saya menaruh minat pada perkembangan baru dalam sains. bersekolah. 2. Kalau makna kata yang saya gunakan dalam tulisan atau pembicaraan saya. orang lain terpaksa berhenti dan meminta saya untuk menjelaskan Password. Buku sangat penting bagi saya.

abstrak. Saya lebih suka melihat bahan bacaan yang banyak gambarnya. Saya dapat dengan mudah membayangkan bagaimana sesuatu akan terlihat jika dilihat 10. 9. 7. 4. atau ketika saya sedang melakukan kegiatan jasmani lain. atau mera-kit model. Seringkali saya menghabiskan waktu luang di luar rumah. Saya gemar mengerjakan puzzle. menenun. 9. 6. Kadang-kadang saya berpikir dalam konsep yang jelas. Saya suka bekerja dengan kedua tangan saya dalam kegiatan konkret seperti menjahit. 8. tanpa kata. langsung dari atas dengan pandangan mata seekor burung. Saya merasa lebih nyaman bila segala sesuatu sudah diukur.8. Biasanya saya dapat mengenali jalan bahkan di wilayah yang tidak saya kenal. 10. 2. Saya senang naik permainan yang mendebarkan atau ikut dalam petualangan jasmani yang menegangkan. Kecerdasan Spatial 1. atau dikuantifikasikan dengan cara tertentu. Saya suka menggambar atau mencoret-coret. Seringkali ide terbaik saya muncul ketika saya berada di luar rumah untuk berjalan-jalan. Kekuatan Spasial lainnya?………………Coba anda telusuri sendiri. Saya harus menyentuh bermacam-macam benda supaya lebih banyak mengetahui tentang benda tersebut. Saya suka menggambarkan diri saya sendiri sebagai orang yang mempunyai koordinasi tubuh yang baik. bertukang. Saya sering menggunakan kamera atau camcorder untuk merekam apa yang saya lihat di sekitar saya. 11. mengukir. Seringkali saya menggunakan gerak-gerik tangan atau bentuk bahasa tubuh lain ketika bercakap-cakap dengan seseorang. dikelompokkan. . Saya mengalami mimpi yang begitu nyata di malam hari. 6. ilmu ukur lebih mudah daripada aljabar. joging.. 5. 5. tanpa gambar. 9. Saya tidak betah duduk diam berlama-lama. Kecerdasan Kinestetik-Jasmani 1. Saya peka terhadap warna 3. 4. dianalisis. 11. Kekuatan Logis-Matematis lainnya? ……. dan teka-teki visual lainnya. 8. Saya sering menemukan salah penalaran dalam segala sesuatu yang dikatakan dan dilakukan orang di rumah maupun di tempat kerja. 3. Bagi saya.Coba anda telusuri sendiri. maze. Sekurang-kurangnya saya melakukan salah satu jenis olahraga atau kegiatan jasmani lain secara teratur 2. Saya sering melihat gambaran visual yang jelas ketika menutup kedua mata. 7.

Saya menganggap diri saya sebagai pemimpin (atau orang lain menyebut saya begitu). 8. Saya suka terlibat dalam kegiatan sosial yang berhubungan dengan pekerjaan... tentang apa yang dapat saya kerjakan....... 3......... Hidup saya akan lebih sengsara jika tidak ada musik.. Saya tertantang untuk mengajari orang lain. atau kelompok orang...... Kalau saya mendengar karya musik sebanyak satu/dua kali. 4.. atau komunitas tempat tinggal saya. 6.... .. 6...... biasanya saya dapat menyanyikannya kembali dengan cukup tepat.. Saya harus mempraktekkan sebuah keterampilan baru bukan sekadar membaca atau menonton video tentang keterampilan itu. atau sofbol daripada olahraga tunggal...........Kekuatan lainny? …………Coba anda telusuri sendiri. 3.. Saya dapat memainkan alat musik. 7.. 10. Saya adalah jenis orang yang didatangi orang lain untuk dimintai nasihat dan bimbingan di tempat kerja atau di tempat tinggal.. Saya lebih menyukai olahraga berkelompok seperti bulutangkis.. saya cenderung mencari orang lain untuk dimintai pertolongan daripada berusaha untuk memecahkannya sendiri..... Dengan mudah saya mengikuti irama musik dengan alat perkusi sederhana. kaset. Saya mengenal banyak melodi dari berbagai lagu dan karya musik.......Kekuatan KinestetikJasmani lainny? …………Coba anda telusuri sendiri... Saya sering mengetuk-ngetuk atau melantunkan melodi secara sepotongsepotong sambil bekerja. 2. Kalau saya menghadapi masalah.... Saya sering mendengarkan musik di radio... belajar. tempat ibadah. 11..... bola voli. piringan hitam........ 5. Saya mempunyai sekurang-kurangnya tiga orang sahabat dekat.... seperti monopoli atau bridge daripada hiburan yang dilakukan sendiri.. Saya lebih menyukai permainan bersama untuk mengisi waktu. 5.... 4........ seperti bermain video game dan kartu solitaire.. 8.. 7..... 2.... seperti berenang dan joging.... Saya dapat membedakan nada musik yang fals... 9.... atau CD........... suara saya terbilang merdu..... Kecerdasan Antarpribadi Musikal 1.. 11..... Kecerdasan Musikal 1....10.. atau mempelajari sesuatu yang baru... Kadang-kadang tanpa sadar saya melantunkan lagu iklan televise atau lagu lain sewaktu saya berjalan kaki.. Jika bernyanyi.. Saya senang berada di tengah kerumuman orang. 9............

. camping atau rekreasi ke-alam seperti itu........ Saya mempunyai pandangan yang realistis tentang kelemahan dan kekuatan saya (yang saya dapatkan dari umpanbalik orang lain). 2. 6.... mendaki... Kecerdasan Intrapribadi 1.. Saya berharap mengunjungi kebun binatang. Saya lebih suka menghabiskan petang hari di sebuah pertemuan yang meriah daripada tinggal sendirian di rumah. 11.. Saya berwiraswasta atau setidak-tidaknya amat ingin memulai usaha sendiri. 5... Tanaman atau hewan penting bagi saya.... 2........ Saya senang dengan binatang/tanaman peliharaan saya.. Bila saya melihat acara televise.. 9. Saya menikmati berburu atau memancing atau semacamnya.. 6.... 10..10. Kalau saya punya waktu luang saya suka membeli tanaman. 7. tumbuhan atau lainnya..Coba anda telusuri sendiri Kecerdasan Naturalis (lingkungan) 1.Kekuatan Antarpribadi lainny? …………Coba anda telusuri sendiri....... .... Saya telah mengikuti sesi bimbingan atau seminar pengembangan pribadi untuk lebih mengenal diri saya sendiri........ bila punya waktu. merenung.. Saya Pingin atau suka kegunung.. Secara berkala saya meluangkan waktu sendirian untuk bermeditasi. 4. atau memikirkan masalah kehidupan yang penting.... hewan.... 8.. Saya lebih suka menghabiskan akhir pekan sendirian di sebuah pondok di hutan daripada di sebuah tempat peristirahatan mewah dengan banyak orang di sekitarnya.. Saya mempunyai sasaran penting dalam hidup saya yang saya renungkan secara berkala.. 5...... atau hewan. Saya menganggap diri saya berkemauan keras dan berpikiran mandiri. Saya punya pendapat yang membuat saya berbeda dengan orang biasa. Saya suka belajar tentang alam.. Kekuatan Intrapribadi lainnya?... Saya mempunyai hobi atau minat khusus yang saya simpan rapat-rapat untuk diri saya sendiri... Saya mempunyai buku harian atau jurnal untuk merekam peristiwa kehidupan batin saya.. 11.. menyiram tanaman atau member makan burung.. 7.. saya menyukai acara flaura dan fauna. 4.. kucing atau semacamnya. 3... 3. 8..

Hasil Tabulasi Kecerdasan per-Anak N Nam Tempat/ Kelas a Tgl/lahir Lingitk Matema o tis Kecerdasan Musi k Visu al Kineste tik Inte person al Intra person al Natur alis 1 2 3 4 ds t Si-A Si-B Si-C SI-D SI-F SMP VIIA SMP VIIA SMP VIIA SMP VIIA SMP VIIA 24 22 22 13 20 17 18 30 19 31 16 20 23 26 34 15 19 22 18 25 26 18 28 30 30 21 30 32 27 27 17 3 18 8 18 26 29 23 18 22 Hasil Tabulasi Kecerdasan Dominannya Kelas N Nam Tempat/ Kelas Kecerdasan a Tgl/lahir Lingitk Mate Musik Visu Kineste o matis al tik Inte person al Intra person al Natur alis 1 Si-A SMP 24(3) 17 16 15 26 (2) 21 17 26 . Tetapi kami yakin dan mengatakan. Uji coba yang kami upayakan yaitu.. Pada awal tahun. lalu di. maka hasil itu ditabulasi dan diberikan keseluruhan kepada dewan guru. daripada sekadar berenang. asrama. Praktek Multiple di SMP/SMA YAPI (PengantarImplementasi di Sekolah) Pada awalnya.Coba anda telusuri sendiri. Sebab kita tahu.9. Tetapi sebenarnya tidak mesti seperti itu untuk “optimalisasi dengan batasan” bahasa saya.. dst).smoothkan (diperhalus) dengan pengamatan-pengamatan keseharian dilingkungannya (kelas. banyak rekan guru yang pesimis kemungkinan kemampuan untuk melaksanakan Multiple intelligences (MI).. Setelah mendapatkan hasil. dengan beban “selalu” ditambah. Saya senang waktu liburan untuk kealam luas. dengan cara survey (ditanya dengan soal-soal test. 10.. adanya ulangan-bersama. 11. Misalnya yang klasik adalah alatnya kurang. kelas. guru punya banyak batasan. Karena ada 8/9 atau 10 kecerdasan yang mesti diajarkan dikelas. waktu tidak ada. realitasnya teori itu ideal. atauke mall. murid. kita perlu berupaya untuk melakukan semaksimal yang kita mampu (optimalisasi dengan batasan).. Kekuatan Naturalis (Lingkungan) lainnya?.. serta yang terpenting gaji guru yang “paspas”an.. sementara sekolah. anak-anak dilakukan test multiple intelligences (MI).Alam dan sekitarnya adalah sesuatu yang sangat mengasyikkan. Contoh Hasil tahulasi itu sebagai berikut.. adanya UAN dll. menggunakan kuesioner dari Terry Amstrong diperbaiki sendiri oleh team).

Kinestetik dan Interpersonal. Kita mengajar dengan kecerdasan itu karena kecerdasan itu disukai oleh 4 anak dari 5 total jumlah murid kelas. 26 (N). 17 (Ir). Kinestetik (4 anak). 3 atau 5 dan 6? Ini hanya arbiter.3 maksimal 4 kecerdasan tertingginya yaitu (N. Visual (0 anak). disain. Bila ada 1. Linguistik (2 anak). Intinya adalah kita mengajar dengan pendekatan dominan kelas. Bila selanjutnya dalam proses pembelajaran ada anak-anak tertentu yang mengalami kesulitan untuk pembelajaran tertentu? Misalnya setelah remidi 2 kali. Kinestetik. Interapersonal (1 anak). 24 (L). kita harus mengambil 3 atau 4 kecerdasan dominan kelas yaitu Matematis. Interpersonal (4 anak). 16 (M). 26 (K). Hasil tabulasi itu adalah. Yang suka matematis (4 anak). mestinya (secara teori) akan mampu diserap oleh anakanak kelas (karena itu kesukaan mereka). Bila 4 dirasa sulit bisa 3). Maka untuk strategi mengajar dengan “maksimalisasi dengan batasan” adalah. 2 dan 3 anak yang tidak mampu memahaminya. Baik sebagai tambahan tugan. L. Tetapi kita mesti ingat kita mengajar bukan pada satu anak. Dengan pendekatan itu. tidak 2. tanpa mengabaikan yang lain kemudiannya. Naturalis (3 anak). I). 15 (V). K. sehingga cara kita mengajar itu diminati oleh mayoritas anak-anak dikelas. kecerdasan tertinggi dia adalah interpersonal (maka untuk anak ini. sehingga pendekatan kita itu adalah pendekatan rata-rata terbaik kelas yang kita ajarkan. Si A urutan kecerdasannya adalah. Kita mesti melihat tabulasi kecerdasan Dominan Kelas (contoh diatas murid 5 orang). walaupun kita juga harus tahu bahwa pada dasarnya anak itu “unik”. maka pendekatan khusus kecerdasan anak itu (unik peranak) yang kita coba gunakan. maka kita bisa ambil 2. Maka strateginya adalah strategi pengajaran umum dan khusus sekaligus. Musik (4 anak).misal yang jelek adalah anak dengan nama SI-C. Maka dari data yang kita miliki. 17(M). kita dekati dengan pendekatan khusus Interpersonal untuk tugas-tugas tambahannya atau pengulangan materinya dst). mengapa harus 4. dan kecerdasan khusus per-anak. Persipan mengajar guru. Bagaimana itu dilaksanakan? Pertama. kok ternyata nilainya tidak beranjak baik? Maka kita lihat data yang kita miliki…. . itulah kecerdasan optimum secara “umum”. Disini kita ambil (4 kecerdasan tertinggi.2 3 4 ds t Si-B Si-C SI-D SI-F VIIA SMP VIIA SMP VIIA SMP VIIA SMP VIIA 22 (3) 22 13 20 2 (4) 18 30 (2) 19 (4) 31 (2) 4 20 (4) 23 (4) 26 (3) 34 (1) 4 19 22 18 25 0 18 28 (3) 30 (1) 30 (3) 4 30 (1) 32 (1) 27 (2) 27 (4) 4 (5) 3 18 8 18 1 (1) 29 (2) 23 (5) 18 22 3 Kita tahu. Musik. Linguistik dan Interpersona). Sehingga pendekatan pengajaran kepada Si-A mestinya menggunakan kecerdasan optimumnya yaitu (Naturalis. 21 (I). yang dimiliki oleh Si-A. Artinya kita melihat kecerdasan umum dikelas. metode mengajarnya harus disesuaikan dengan pendekatan 4 kecerdasan itu. untuk memudahkan pengajaran. lest materi remidi atau pier-teaching atau lainnya.

Inilah yang menurut kami. upaya penerapan Pembelajaran MultipleIntelligences dengan “Strategi Optimalisasi dengan Batasan”. .

pancasila Program Tambahan Keterampil an bicara. pemahat. Motinggo Busye. Rendra. penggamb Matematik a. Martin Luther. menulis. Pemikiran ilmiah Problem solving. jurnalis. saintis. budipekert i. sejarah.D. IPS. berpuisi. membaca peta Klub melukis. komputer Sains klub. pelukis. Stephen Hawking. Russell. orator. pola sebab-akibat Klasifikasi dan kategorisasi Abstraksi. mengajar. berdebat Humor Mengingat dan menghafal Analisis linguistic Menulis dan berbicara Main drama. Silogisme Mengenal relasi benda-benda dalam ruang dengan tepat Punya persepsi yang tepat dari berbagai sudut Representasi grafik Manipulasi gambar. Pramudya. John Paul II Einstein. Michaelange lo Mata Pelajaran Bahasa. IPA. dekorator. menggambar Mudah menemukan jalan dalam ruang Imajinasinya aktif Logikus. novelis Contoh W.S. kelompok drama. komunikasi. Andi Hakim Nasution Pablo Picasso. simbolisasi Pemikiran induktif dan deduktif Menghitung dan bermain angka. kelompok pidato Matematislogis Ruangvisual Logika Reasoning. sastrawan. navigator. klub pencari jejak . Gary Kasparov. memahat. regu debat. klub catur. kelompok bahasa. majalah sekolah. pengarang. Ekonomi Keterampil an berpikir. klub bangunan. agama. Gunawan Mohamad. menggam bar. Affandi. logika. John Dewey. Hubungan Multiple Intelligences dengan Sekolah-Kurikulum-Pelajaran dan Program Ekstrakulikuler. Sukarno. Zoetmoelde r. lomba sains Menggamb Keterampil ar an melukis. editor. drama Kegiatan Ekstrakulikuler Majalah dinding. Sidharta. Kemamampuan Terkait dan Bidang Studi di Sekolah serta Arah-Bimbingan Karier (Pekerjaan) SD/SMP/SMA Intelegensi Linquistik Verbal Kemampuan menonjol Terkait Mengerti urutan dan arti kata-kata Menjelaskan. berpidato Mahir dalam perbendaharaan kata Menonjol pada fungsi Dramawan. programer. ahli peta. bercerita. arsitek. negosiator Pemburu. matematik us. ahli sastra.

sejarah musik Grup band. Bach. Reagan Wiraswast a. kesadaran diri Dewan siswa. ritmik Menyanyi. Kristi Yamaguchi. dirigen. berdagang Intraperso nal Dapat berkonsentrasi dengan baik Kesadaran dan ekspresi perasaanperasaan yang berbeda Pengenalan diri yang dalam Keseimbangan diri Kesadaran Pendoa batin. fasilitator. proyek bersama. kolintang Ibu Theresa. komponis. olahragawa n. Musikal Kepekaan terhadap suara dan musik. spiritual yang Freud. Mencipta musik Pemain alat music Mudah kerja sama dengan teman Mudah mengenal dan membedakan perasaan dan pribadi teman. ahli bedah. pemain catur Aktor. musik. Sidharta. pemahat. Peka terhadap teman. Harry Psikolog Program kepekaan masyaraka t. Beethoven Olahraga Latihan tari. pemain musik Komunikat or. Charlie Chaplin.Peka terhadap warna. pentas music. Mudah menangkap musik Mencipta melodi . Peka dengan intonasi. bentuk Kinestetikbadani Mudah berekspresi dengan tubuh Mengkaitkan pikiran dan tubuh Kemampuan main mimik Main drama. koor. memahami orang lain Refleksi. penari. olahraga. kegiatan siswa bersama. Tahu struktur musik dengan baik. latihan macammacam olahraga Tim olahraga. menah Koodinasi dan fleksibilitas tubuh tinggi ar. pemain opera. Rudi Hartono. retret. Suka memberikan feedback Interperso nal Musikus. empati. grup tari Musik Latihan alat musik. penggerak massa. Dustin Hoffman Mozart. Komunikasi verbal dan nonverbal. atletik. Agassi. klub rumah sakit Tugas renungan di rumah . penyanyi. grup drama. karawitan. main peran Aktif bergerak. Mahatma Gadhi. garis. studi grup. Thomas Merton. pemersatu Mohamad Ali.

alKindi. pendamai Botanis. Gerakan Penghijauan. Pencegahan Global warming dll Penelitian : Tujuan Hidup Orang Eksistensia l Kepekaan dan kemampuan untuk menjawab persoalan eksistensi manusia. latihan kritis . Ibn Sina. suka kerja sendiri Mengenal flora dan fauna. Nietzche Filosof. Biologi Zoolog.Lingkunga n/Naturalis akan realitas spiritual Reflektif. Cinta Lingkungan. Pecinta Alam. berefleksi tentang keberadaan Plato. anatomis Truman Darwin. Ulama/Pas tur Dibiasakan bertanya apa tujuan hidupku. apa makna hidup ini. flara-fauna Kamping. Peneliti Biologi. Mengklasifikasi dan identifikasi tumbuh-tumbuhan dan binatang. mengapa kita lahir dan mati Filsuf. Kant. suka pada alam. Socrates. hidup di luar rumah mendalam.

Misalnya. atau menerbitkan majalah dinding. sisi pertama jelas pada para siswa. Guru perlu mengajar dengan intelegensi siswa. Setelah mempelajari gaya tersebut. sisi kedua. membuat analogi dan sebagainya. 2. misalnya. Guru perlu mengembangkan model mengajar dengan berbagai kecerdasan.  ini yang agak bermasalah. Setelah mempelajari penurunan rumus secara matematis. Di sini perlu diperhatikan jalan pikiran dan logika siswa dalam memecahkan persoalan. Intelligensi linguistik dapat dilakukan dengan memberi kesempatan kepada siswa untuk bercerita. bukan dengan intelegensinya yang berbeda dengan intelligensi siswa. bukan hanya dengan paper and test. siswa diminta untuk mengaplikasikan rumus itu ke dalam pemecahan persoalan yang baru. Secara umum strategi itu adalah sebagai berikut.E. membuat jurnal tentang materi yang dipelajari. 4. 3. bila topiknya gaya sentrifugal (Fisika). membuat pemikiran ilmiah dengan proses ilmiah. membuat kategorisasi atau penggolongan. dengan brainstorming. guru itu sendiri mampu memantik kecerdasan dia lainnya. Guru perlu mengerti intelligentsia siswa-siswanya (makanya guru perlu mampu melakukan MIS. Dalam mengevaluasi kemajuan siswa. Dengan kata lain. Inteligensi matematis-logis dapat diwujudkan dalam bentuk menghitung. Dampak Kecerdasan Ganda Strategi mengajar di kelas: terhadap Guru dan 1. Keuntungannya apabila guru mau melakukan itu adalah dua sisi. siswa diberi kesempatan untuk menuliskan pengertian mereka tentang gaya tersebut secara bebas atau mengungkapkan gagasannya secara lisan di depan kelas. Multiple Intelligences Survei). Misalnya. bukan hanya kecerdasan yang menonjol pada dirinya. sebab perlu sedikit usaha guru untuk mampu belajar dengan keluar dari gaya belajarnya. menuliskan kembali yang dipelajari. Dalam topik keadilan. dan ini akan jadi pengalaman yang sangat menarik dan mengasyikan. Bila topiknya masalah keadilan. dalam mempelajari berbagai zat. Strategi Mengajar di kelas dengan Multiple Intelligences Armstrong memberikan beberapa strategi yang perlu diperhatikan dalam pengajaran dengan menggunakan teori intelligensi ganda. siswa dapat diminta untuk menulis ketidakadilan yang mereka alami dalam masyarakat. siswa diajak untuk menghitung berapa persen . guru perlu menggunakan berbagai model yang cocok dengan intelegensi ganda. setelah mempelajari topik tertentu siswa perlu diberi kesempatan untuk mengungkapkan pemikirannya dengan menuliskan kembali lewat kata-kata mereka sendiri. siswa dapat diminta untuk mengelompokkan macam-macamI benda ke dalam suatu klasifikasi yang bagi mereka lebih mudah dimengerti.

Dengan kata lain. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa setiap siswa dalam kelompok sungguh aktif bekerja sama. bila topiknya keadilan. atau membuat tarian yang meng gambarkan penderitaan manusia karena ketidakadilan. kepada siswa dapat ditunjukkan film tentang penderitaan masyarakat miskin yang mengalami ketidakadilan. Beberapa soal yang diberikan perlu persoalan terbuka di mana siswa secara mandiri dapat mengungkapkan gagasannya. dengan membuat sketsa. siswa dapat di dalam atau di luar kelas mempraktek-kan hukum kekekalan tumbukan dengan posisi tubuh mereka pada waktu bertabrakan dengan teman lain. Guru sendiri dalam menyiapkan materi fisika. mengadakan eksperimen di laboratorium. Misalnya. dengan topik hukum Newton II. dan diminta membuat tabel tentang data tersebut. dalam mempelajari tumbukan. Guru sendiri perlu belajar untuk menyajikan materi dengan memasukkan perasaan. diskusi kelompok. Inteligensi lingkungan (Naturalis = Kecerdasan ke 8) dapat diungkapkan dengan mengajak siswa untuk melihat . gambar. membuat teater. membuat hands-on activities tentang materi yang dipelajari sangat membantu dalam mengungkapkan inteligensi kinestetik-badani. Inteligensi interpersonal dapat diekspresikan dalam bentuk kegiatan sharing. ker ja sama membuat proyek atau praktikum bersama.penduduk Indonesia yang miskin. humor. Siswa yang tidak begitu lancar bekerja sama perlu dibantu untuk lebih berani. Inteligensi intrapersonal dapat dikembangkan dengan memberikan waktu sendiri kepada siswa untuk refleksi dan berpikir sejenak. dan sebagainya. siswa diminta untuk menuliskan lagu yang mengungkapkan suasana ketidakadilan atau keadilan. Dalam topik keadilan. dapat merencanakan penjelasan rumus tersebut dengan suatu lagu yang akan membuat siswa mudah mema-hami dan lebih relaks. sikap pribadi guru perlu juga ditunjukkan untuk membantu siswa yang intrapersonal. Inteligensi ruang-visual dapat diungkapkan dengan visualisasi materi. Bentuk-bentuk seperti mendramatisir. Pada akhir pelajaran. simbol grafik. permainan bersama maupun membuat simulasi bersama. membuat lagu. Inteligensi musikal dapat diungkapkan dengan memberikan kesempatan dan tugas kepada siswa untuk menyanyi. mengadakan tour keluar kelas. atau mengungkapkan materi dalam bentuk suara. yang diperlakukan tidak adil. tugas untuk melihat orang-orang Inteligensi kinestetik-badani dapat diungkapkan dengan bentuk ekspresi gerak dan badan. sehingga kerja sama tidak dikuasai oleh satu siswa dan yang lainnya pasif. Bila topiknya keadilan. baik bila siswa diminta untuk merefleksikan kegunaan pelajaran ini bagi hidup mereka. atau diberi miskin akibat ketidakadilan. Misalnya. dan juga keseriusannya. siswa dapat mementaskan role play tentang ketidakadilan penguasa terhadap rakyat.

Bila dalam pembelajaran guru menggunakan inteligensi ganda. yaitu. Inteligensi eksistensial (= kecerdasan ke 9) dapat diwujudkan dengan mengajak siswa mempertanyakan soal keberadaannya. Jelas evaluasi perlu disesuaikan dengan tujuan dan juga cara mengajar seorang guru. perlu ada persoalan logika. yang ditekankan oleh Armstrong (1994). kurang dapat mengukur seluruh kemampuan siswa. Menentukan Evaluasi Salah satu unsur yang sangat penting dalam proses pembelajar-an adalah evaluasi. mengajak siswa untuk mempersoalkan apakah kejadian manusia dan kita ini juga melalui evolusi tersebut? Dalam topik keadilan. Penilaian selama proses belajar perlu dikumpulkan. misalnya matematis-logis.apakah topik yang dipelajari ada kaitannya dengan lingkungan hidup mereka. gerak. 2. hasil refleksi pribadi. bila pernah dibuat. Maka. Evaluasi yang hanya mementingkan salah satu inteligensi. selama mereka bermain bersama sesuai materi. dengan alam tempat mereka hidup. dalam topik evolusi. Msalnya. Tugas-tugas informal yang pernah dikerjakan siswa. Guru perlu selalu memantau dan memberikan penilaian singkat kepada setiap siswa selama proses belajar: selama diskusi. dan selama mereka aktif partisipasi dalam pembelajaran. Soal tertulis yang diberikan kepada siswa perlu juga dir umuskan sesuai dengan kesembilan inteligensi ganda tersebut. sangat sesuai untuk mengevaluasi siswa. slide. 1) Bagaimana rumusan hukum Newton II? 2) Tuliskanlah dengan kata-katamu sendiri hukum Newton II 3) dan jelaskan dengan suatu contoh! Bila ada sebuah kereta yang tadinya bergerak deng kecepatan 100 km/jam. gambar. senada deng an pendekatan inteligensi ganda. refleksi pribadi. lalu tiba-tiba diberi tambah gaya yang jauh lebih besar. perlu dikumpulkan pula. permainan. musikal. Beberapa bentuk evaluasi berikut. dalam topik ketidakadilan. Termasuk di dalamnya adalah lapo tertulis. atau video. Portofolio. laporan komputer. seperti catatan atau draf lagu. 1. tugas. 3. maka evaluasinya pun perlu disesuaikan dengan kemampuan inteligensi ganda. Misalnya. dan penderitaan orang banyak. kekeringan. yaitu laporan tugas-tugas siswa selama selur proses pembelajaran. siswa diajak untuk mempertanyakan apakah situasi ketidakadilan itu sesuai dengan hidup manusia dan membantu manusia sampai ke tujuannya. kerja kelompok kecil. . siswa dapat diajak dan melihat berbagai tanaman di hutan yang ditebang tanpa tanggung jawab sehingga mengakibatkan banjir. hasil diskusi kelompok. dan juga bahasa tertulis. ruang. Misalnya tes tentang hukum Newton II dapat berbentuk seperti berikut ini.

(Suparno: 2004: 62) Mengajar Sederhana Berdasarkan Contoh-contoh Disain Multiple Intelligences. Mereka diminta menghitung ada be-rapa orang yang tepat berdiri di sekeliling lingkaran itu (gambar A. 2) Siswa diminta untuk berdiri tepat mengelilingi lingkaran. . diminta menuliskan dalam kertas apa yang mereka temukan dalam pelajaran itu (linguistik). dan menghitung berapa orang tepat dapat berdiri untuk mengisi garis tengah tersebut (gambar B.4) 5) 6) yaitu dengan meningka' kan daya mesinnya. intrapersonal Cara : gambar A gambar B 1) Siswa diminta membuat lingkaran dengan tali yang panjang (lihat gambar A). kinestetik-badani). apa yang akan terjadi deng kecepatannya? Jelaskan! Buadah rangkaian suatu percobaan hukum Newto II dan amatilah bagaimana jalannya percobaan i Cobalah itu dengan temantemanmu! Buadah suatu lagu yang menggambarkan berlakun" hukum Newton II dalam kehidupan sehari-hari! Carilah contoh kejadian sehari-hari yang mengguna kan prinsip hukum Newton II. Presentasikan conto' tersebut di depan kelas. Matematika: Geometri. 7) Kemudian. matematis-logis. interpersonal. 4) Siswa diminta mendiskusikan hubungan antara jumlah siswa yang berdiri di garis tengah dan yang berdiri sepanjang lingkaran. Keliling Lingkaran Tujuan : menentukan besarnya keliling lingkaran Alat : tali panjang Inteligensi yang ditekankan: kinestetik-badani. 6) Siswa diminta merefleksikan apa yang diper-olehnya dari diskusi tersebut (intrapersonal). linguistik. kinestetik-badani). 5) Cari rumusan keliling lingkaran dengan garis tengah tadi dalam diskusi (interpersonal dan matematis-logis). 3) Siswa diminta untuk menarik garis tengah lingkaran. serta bagai-mana cara menghitungnya (matematislogis dan interpersonal).

musikal. 6. beberapa binatang hidup yang berbeda spesiesnya Inteligensi yang ditekankan: lingkungan. Siswa diminta memperagakan sifat-sifat yang sama dalam bentuk gerak atau tari (kinestetik-badani). IPA. Siswa menciptakan suatu lagu yang menggam-barkan atau berisi sifat-sifat binatang atau benda hidup yang ditemukan (musikal). intrapersonal.Bila dirangkumkan dalam tabel menjadi seperti berikut. 5. Bagaimana perasaanku bila sifat itu tidak ada padaku? (intrapersonal). Siswa diminta berefleksi: apa artinya sifat itu bagiku. Topik Keliling lingkaran Inteligensi Kinestetikbadani Interpersonal Bentuk pembelajaran Berdiri mengelilingi lingkaran/garis tengah Diskusi hubungan antara keliling dan garis tengah Merumuskan rumus keliling lingkaran Kerja tangan. 7. Topik Sifat Benda Hidup Inteligensi Lingkungan Bentuk pembelajaran Meneliti sifat-sifat benda hidup Ruang-visual Melihat benda-benda hidup Linguistik Menjelaskan sifat-sifat pada teman Matematis-logis Membuat tabel dan memasuk-kan sifat KinestetikMemperagakan gerak . ruangvisual. 2. 4. Biologi: Sifat-Sifat Kehidupan Tujuan : mengerti dan memahami sifat-sifat benda hidup Alat : kertas. Dalam kelompok siswa mengamati dan men-catat sifat-sifat binatang hidup yang diamatinya (lingkungan. interpersonal. eksistensial. kinestetik-badani Cara : 1. ruang-visual). apa Tujuannya? (eksistensial) Bila Dirangkum dalam table menjadi Seperti berikut. Mengapa benda-benda itu hidup. Dalam suatu matriks. menyusun kelompok benda Matematislogis Kinestetikbadani Intrapersonal Refleksi kegunaan Linguistik Menuliskan hasil refleksi Catatan: Guru membantu dalam merangkum rumusan yang ditemukan siswa sehingga mendekati rumusan yang tepat secara matematis. sifat-sifat yang sama dan berbeda dikelompokkan (matematis-logis). linguistik. Setiap siswa menjelaskan sifat-sifat itu kepada teman lain (interpersonal dan linguistik). karena aku juga hidup. 3. matematis-logis. pensil.

matematis-logis. musikal. 5. apa makna sikap demokrasi bagi mereka masing-masing (intrapersonal). kertas.badani Musikal Intrapersonal Interpersonal Eksistensial Membuat lagu sifat hidup Refleksi gunanya bagi kita Kerja kelompok Apa gunanya hidup? IPS: Demokrasi Tujuan : menyadari arti pemerintahan yang demokratis sehingga dapat hidup lebih demokratis bersama orang lain Alat : tulisan tentang pimpinan yang autoriter (dapat dari koran. situasi nondemokratis di masyarakat yang mereka alami (kinestetikbadani. siswa diminta untuk mencari contoh pengalaman situasi yang tidak demokratis di lingkungannya. musikal. intrapersonal. Setiap siswa membaca kasus pimpinan yang autoriter. menulis Diskusi bersama Berpikir rasional dalam diskusi Memperagakan dalam gerak Memperagakan dalam lagu Refleksi bagi diri sendiri Melihat masyarakat Mengapa Ada? Bahasa Tujuan : belajar membuat kalimat yang lengkap. yang telah disiapkan. Sebagai pekerjaan rumah. eksistensial. buku. 4. Cara : 1. Menurut mereka siapakah yang benar dan tidak. ruang-visual. 2. Dalam kelompok saling mendiskusikan apa yang tidak benar dari pimpinan itu dan bagaimana seharusnya sikap terhadap rakyat. Bertanya: mengapa diktator itu ada? (eksistensial). 6. linguistik). . alat tulis Inteligensi yang ditekankan: linguistik. penindas rakyat. dan menuliskan gagasannya pada selembar kertas (linguistik). Juga membahas bagaimana seharusnya sikap rakyat secara demokratis di zaman sekarang ini (interpersonal dan matematislogis). kinestetik-badani. 3. Dalam kelompok memperagakan. dan menuliskan-nya pada majalah dinding (ruang-visual dan linguistik). ada subjek-predikat-objek. Topik Demokrasi Inteligensi Linguistik Interpersonal Matematis-logis Kinestetikbadani Musikal Intrapersonal Ruang-visual Eksistensial Bentuk pembelajaran Membaca kisah. buat kasus sendiri). dengan gerak dan lagu. Merefleksikan sendiri. interpersonal.

linguistik.Alat : alat tulis. : Siswa dalam kelompok berlima mengambil 10 koin. . Setiap siswa diminta mencari kalimat yang lengkap dan tidak lengkap. siswa mereka diminta membuat laporan tertulis tentang percobaan dan hasilnya (linguistik). keterangan. interpersonal. ruang visual) 2. Lalu. misalnya sebagai subjek. Siswa berkelompok membuat lagu yang berisi aturan kalimat lengkap (musikal). 4. dan sebagainya (ruang-visual). Topik Kalimat lengkap Inteligensi Linguistik Matematis-logis Ruang-visual Kinestetik-badani Musikal Intrapersonal Bentuk pembelajaran Membaca Mencari yang lengkap alasannya Membuat papan kata Main kata dan kalimat Membuat lagu Membuat kalimat sendiri dan Matematika: Probabilitas (SMU) Tujuan : memahami prinsip probabilitas pada pelemparan mata uang Alat : Koin Inteligensi yang ditekankan: matematis-logis. berapa gambar yang sering keluar? (matematis-logis dan interpersonal). 3. dan seterusnya. berapa gambar yang sering keluar. Bila dirangkumkan dalam suatu tabel menjadi sebagai berikut. linguistik. Setiap siswa diminta membuat 10 kalimat lengkap yang lain sendirian (intrapersonal). Siswa diminta membuat grafik yang menggambarkan frekuensi gambar yang sering keluar dari tabel yang dipunyai (ruang-visual). 4. intrapersonal. Mereka diminta melakukan percobaan dengan melempar koin itu serentak (kinestetik-badani). Lalu mereka mencatatnya ke dalam tabel (matematis-logis. lalu menghitung berapa gambar yang keluar. lingkungan Cara 1. ruang-visual. Siswa diminta mendiskusikan hasilnya. kinestetik-badani. 2. intrapersonal. matematis logis. objek. sehingga terbentuk kalimat yang lengkap. 5. diminta untuk merumuskan berapa probabilitas gambar keluar dari koin itu? Bandingkan dengan tabel. yang membawa objek bias maju bisa maju kemudian. : Siswa diberi bacaan. Cara 1. 5. Siswa dalam kelompok bermain kata dan kalimat. teman lain berlomba unruk maju bila ia membawa kata predikat. Siswa diminta melakukan pelemparan sebanyak 25 kali dan setiap kali memasukkan data ke dalam tabel (matematis-logis). Setelah selesai. Setiap kelompok misalnya 6 orang. 3. musikal. Selama maju mereka berderet menurut urutan kalimat (kinestetik-badani). papan kertas yang ditulisi Inteligensi yang ditekankan: kinestetik-badani. Kemudian. Setiap siswa membuat papan dari karton dan menuliskan kata-kata yang dapat berkedudukan sebagai subjek. predikat. Satu orang maju ke depan dan menunjukkan papan-nya. ruang-visual. dengan menyebutkan alasannya (linguistik dan matematis-logis). kalimatnya ada yang lengkap dan ada yang tidak lengkap. interpersonal.

kinestetik-badani. 5. Efek Doppler. Siswa diminta untuk mengadakan praktek lapangan. as rumus Interpersonal Diskusi hash lemparan Ruang-visual Membuat grafik lemparan Kinestetik-badani Berdiri melempar dengan gerak Intrapersonal Mencari contoh sendiri di rumah Linguistik Menulis laporan Lingkungan Mencari contoh-contoh di alam IPA (FISIKA): Fisika. untuk mencari contoh-contoh dalam kehidupan yang menggunakan efek Doppler. buat tabel. matematis-logis. ruang-visual. Di rumah setiap siswa diminta untuk mencari contoh dalam hidup sehari-hari. Siswa diminta membuat penelitian tentang riwayat hidup dan karya Doppler di perpustaka-an. 3. intrapersonal. Mereka diminta membawa audiotape untuk merekam. puncak suara menjadi lebih tinggi. Siswa diminta untuk memainkan musik dengan alat musik yang tersedia dan menunjukkan per-bedaan puncak suara dengan menggunakan alat tersebut. dan Gaya Sentripetal Efek Doppler untuk Suara (Haggerty. panjang gelombang. Siswa diminta untuk mencari hubungan antara puncak-puncak suara tersebut dan prin-sip efek Doppler. n = f λ. 1995) Tujuan : siswa memahami efek Doppler untuk suara Alat : alat musik gitar. Bila dirangkumkan dalam suatu tabel menjadi sebagai berikut. dan kecepatan suara dengan rumus Doppler. diagram. Misalnya. 4. radar (matematis-logis). interpersonal Cara : 1. 2. Mintalah siswa untuk menentukan besarnya frekuensi. misalnya di jalan raya. sehingga puncak suara itu dapat dilihat dan di-dengar. dan sebagainya. Mereka juga harus membuat laporan tertulis yang akan dipresentasikan di depan kelas (linguistik). Topik Inteligensi Bentuk pembelajaran Probabilit Matematis-logis Menghitung lemparan. cahaya. Mintalah untuk mendekatkan mikrofon dan menghubungkannya dengan osiloskop. Mereka harus membuat laporan praktek lapangan tersebut dan mempresentasikannya di kelas (kinestetik-badani). Siswa diminta menyiapkan suatu ekspresi tentang efek Doppler dengan suatu gambar. peristiwa apa saja yang mempunyai probabilitas ½ (Intrapersonal). Siswa diminta untuk mencari contoh prinsip efek Doppler dalam macam-macam gelombangyang berbeda seperti pada suara. .6. atau frekuensi suara menjadi lebih tinggi bila suara keluar dari sumber musik mendekati detektor suara (musikal). musikal. air. mikrofon. dan menuliskannya sebagai laporan (ruang-visual). radio. osiloskop Inteligensi yang ditekankan: linguistik.

musikal. yang besarnya tergantung pada massa benda dan juga percepatan sentripetalnya. pegangan tali siswa pertama dilepaskan. Apa yang terjadi? (kinestetik-badani). Apa yang terjadi bila tali dilepaskan? Siswa akan mencobanya berkali-kali dan mengambil ke-simpulan. Sedangkan percepatan itu tergantung pada kuadrat kecepatan linearnya dan berbanding terbalik dengan jari-jari lintasannya. Siswa diajak membuat percobaan berva-riasi agar bola sampai pada jarak tertentu (ruangvisual). linguistik. Alat : bola. di mana dua siswa memegang ujung-ujung satu tali secara tegang. la Siswa pertama diam di tempat sambil memegang tali kuatkuat. Topik Inteligensi Bentuk pembelajaran Efek Linguistik Menulis riwayat hidup Doppler Doppler Main musik dihubungkan dengan Musikal osiloskop MatematisMenentukan rumus logis Ruang-visual Membuat diagram KinestetikMencari contoh di lapangan badani Intrapersonal Kerja sendiri Interpersonal Kerja kelompok Gaya Sentripetal Tujuan : mengerti gaya sentripetal dan dapat menggunakan konsep dasar gaya sentripetal dalam persoalan dan juga kehidupan sehari-hari. 7. setiap kali ada bola yang mengenai sasaran. tali. misalnya bertiga (interpersonal). Dalam praktek lapangan mereka diminta be-kerja dalam kelompok. Dalam melemparkan bola. bo Dapat dibuat suatu permain-an. Dengan cara memegang talinya. kinestetik-badani. Konsep: suatu benda yang bergerak melingkar beraturan akan mengalami suatu gaya mengarah ke pusat lingkaran. Bola plastik diikat dengan tali. Siswa membuat percobaan sederhana seperti bagan berikut. 2. Sewaktu siswa kedua berlari kencang. bola itu diputar. matematis-logis. sedangkan siswa kedua berlari berputar mengelilingi siswa pertama dengan memegang ujung tali secara ketat. lingkungan Cara : 1. intrapersonal. siswa diminta berteriak: Gol! Atau siswa diminta meneliti . 3. Siswa akan melihat bahwa bola itu terlepas keluar.6. Berilah kebebasan setiap siswa untuk mencari contoh sendiri yang cocok dengan mereka dan membuat laporan entah dalam bentuk tertulis maupun suatu ekspresi lain (intrapersonal). Semakin kuat kecepatan putar-an. Bila dirangkumkan dalam suatu tabel menjadi sebagai berikut. interpersonal. alat tulis Inteligensi yang ditekankan: ruang-visual. semakin jauh bola terlempar.

4. Setelah percobaan dan proses pembelajaran hampir usai. gaya sentripetal dapat dituliskan sebagai F s= mv²/R. Topik Gaya sentripetal Inteligensi Ruang-visual Kinestetik-badani Musikal Interpersonal Matematis-logis Linguistik Intrapersonal Lingkungan IPS: Keadilan dan Ketidakadilan Bentuk pembelajaran Percobaan memutar bola pada tali Permainan siswa dengan tali Teriakan gol Kerja sama. Mereka dapat saling men-diskusikan pertanyaan yang diutarakan guru. Menurut hukum Newton II. 5. musik.apakah ada pengaruh antara kecepatan berputar bola dan suara bola yang berputar (musikal). apa yang mereka peroleh dari pelajar-an itu. mengungkapkan rumusannya di depan kelas. atau diperdebatkan bersama teman-teman lain (linguistik). siswa harus bekerja sama. Setelah mengerti semuanya. Menurunkan rumusan Fs= mv²/R (lihat buku teks). Bila dirangkumkan dalam suatu tabel menjadi seperti berikut. Maka. ataupun ung-kapan lain (interpersonal). diskusi Menurunkan rumus Menuliskan dengan kata sendiri Merefleksikan apa yang diper-oleh Mencari gejala sejenis di alam . Dalam mengerjakan percobaan di atas. mintalah siswa untuk diam sejenak berefleksi. gaya yang terjadi dalam gerak lurus adalah F = ma. siswa dapat juga diminta untuk mengerjakan persoalan berdasarkan berdasarkan rumus yang mereka temukan (matematis-logis). apa yang terjadi dengan bola bila tali dilepas? Biar-kan mereka bebas berdiskusi dengan guru sebagai moderator (interpersonal). Mintalah mereka untuk mengungkapkan gagasan dan apa yang mereka peroleh dalam suatu rumusan kalimat. Dalam gerak melingkar seperti gambar di atas. Percepatan sentripetal pada gerak melingkar adalah as = v²R. 8) Mintalah siswa untuk mencari adakah gejala seperti itu di alam (lingkungan). 6) 7) Siswa diminta merumuskan gaya sentripetal dengan kata-kata mereka sendiri. gaya itu dapat ditulis sebagai Fs = mas.

Cara : 1. Lalu dirangkum dalam suatu lagu tentang ketidakadilan. eksistensial. 2. kinestetik-badani. 6. Pada akhirnya semua diajak merenung dan bertanya: apa guna keadilan dalam hidupku sendiri. bagaimana aku merasakan suasana ketidakadilan di masyarakat? (intrapersonal). Bisa juga kelompok mempresentasikannya dalam bentuk drama atau gerak (kinestetik-badani. Dalam debat diperhatikan apakah alasan itu sungguh rasional atau tidak (matematis-logis). dan linguistik). Siswa dikelompokkan menjadi dua. interpersonal. Siswa diberi kasus dari koran tentang perlakuan tidak adil. warung. 7. penindasan pada masyarakat kecil (misalnya penggusuran becak.Tujuan : memahami dan mengerti apa itu keadilan. musikal. intrapersonal. Satu kelompok mengumpulkan alasan pro dan yang lain kontra (interpersonal dan matematis-logis). Alat : kisah ketidakadilan dari koran Inteligensi yang ditekankan: linguistik. 4. . Satu orang menjadi moderator. 5. apa arti dan maknanya (interpersonal). Dalam kelompok kecil siswa mendiskusikan bersama sifat-sifat yang mereka temukan. Bila dirangkumkan dalam suatu tabel menjadi sebagai berikut. eksistensial Cara : 1. Topik inteligensi Bentuk pembelajaran Keadilan Linguistik Membaca koran dan merangkum Interpersonal Diskusi persiapan debat Matematis-logis Mencari alasan yang rasional dalam debat KinestetikDrama peragaan badani Musikal Membuat lagu tentang keadilan Intrapersonal Berefleksi Lingkungan Melihat ketidakberesan Eksistensial Melihat ketidakadilan Bahasa: Sifat Tokoh dalam Novel Tujuan : memahami sifat tokoh-tokoh dalam suatu novel Alat : buku novel yang ingin dipelajari Inteligensi yang digunakan: interpersonal. Siswa harus membaca dan merangkum sendiri dengan mengkritisi pro-kontranya (linguistik). Pada akhirnya. lingkungan. linguistik. untak debat. dan sebagainya). disimpulkan unsur yang me-nonjol dari kelas. ruang-visual. musikal. apakah ini cocok dengan tujuan hidup kita? (eksistensial). menjadi kritis terhadap soal ketidakadilan di masyarakat. intrapersonal. 3. lalu diadakan debat (linguistik). rumah. musikal. 2. kinestetikbadani. Mengapa ada ketidakadilan. matematis-logis. Siswa diminta membaca novel dan menuliskan sifat-sifat tokohnya (linguistik).

Panduan memban tu anak belajar dengan memanfaatkan multiple intelegence-Nya.multi-intell. Jakarta. (terj : Kind of Smart menemukan dan meningkatkan Kecerdasan Berdasarkan Teori Multiple Intelligences. 6. Alexandria. http://www. VA. Mereka merefleksikan apa makna semua itu dan gunanya bagi hidupnya sendiri (intrapersonal).html http:// www.htm School. ______. 1999. 1994. Intelligence in Seven Steps. H. 2004. Setiap Anak cerdas. 2003. “Sevent Kind of Smart. (Terj: Campbell.newhori20ns. in the Classroom. Jakarta. 2002. 2002. Braid-Based Teaching. Setiap kelompok memperagakan sifat-sifat yang telah ditemukan dan mendiskusikannya di depan kelas (kinestetik-badani). “ Teaching to the Natural Learning System”. Mereka dapat juga menyajikan dalam lagu yang sesuai (musikal). Given. Sifat-sifat itu disimbolkan dalam berbagai warna (ruang-visual). 7.htm Intelligence Reframed: Multiple Intelligences for the New York: Basic 21 Century. Frames of mind: The theory of multiple intelligences.com/articles/ _______2000. Jakarta).org/art_miclsrm. 2007. 5. st gardner2.mukiintell. Jakarta). 4. ______.html Gardner. 1983. T. Gramedia.3. Barbara K. Kaifa.org/ trm_duriemi. 1999. Alexandria. http://www. Bagaimana peran Tokoh-tokoh itu terhadap kelestarian lingkungan (Eksistensial) Topik Intelegensi Sifat tokoh novel Linguistik Interpersonal Kinestetikbadani Musik Intrapersonal Ruang-visual Eksistensial Bentuk pembelajaran Membaca Diskusi tentang sifat-sifat tokoh Peragaan Membuat lagu Refleksi tentang makna Sifat disimbolkan dengan warna Mengamati peran tokoh terhadap lingkungan Daftar Pustaka: Armstrong. Interaksara. . Multiplying Intelligence http:// www. Awakening Your Child’s Natural Genius. Identifiying and Developing Your Multiple Intelligences”. Gramedia. Pinguin Putnam Inc. B. VA: ______.newhorizons.com/articles/gardner. Multiple Intelligences in the Classroom. NY: BasicBooks _____ 1991. Association for Supervision and Curriculum Development.

Gardner. Yogyakarta. Haggerty. Karen J. M. B. http://www. Jakarta. New York: Addison-Wesley. Everyone. H. 4-10.Ed. 1989. H. The Best of Multiple Intelligences Activities From Teacher Created Material. 2002. Gardner. T. 2007.com . Inc. 1998. A. Compilation.S. Jasmine. Nuansa. 18 (8).education-world. A Guide to multiple intelligences theory and teaching. Goldfluss. “Multiple intelligences. USA. Educational Researcher. Interaksara.”Mengajar dengan Kecerdasan Majemuk. Suparno. 2007. 2004. Teori dan Praktek (Berisi wawancara-wawancara dengan Howard Gardner)”. dan Hatch. Teacher Created material. Implementasi Multiple intelligences”. Guignon. Gramedia.(editor). Five Minds For The Future. Kecerdasan Majemuk. Paul. Jakarta. “Teori Intelegensi Ganda dan Aplikasinya di Sekolah”. Julia. Multiple Intelligences: A Theory for Nurturing intelligences. Jakarta._____2003. 1995. "Multiple intelligences go to schoolEducational implications of the theory of multiple intelligences". Kanisius.