Makalah Pelanggaran HAM di Indonesia

DAFTAR ISI
Daftar isi Bab I : Pendahuluan 1.1 Latar belakang 1.2 Identifikasi masalah 1.3 Pembatasan masalah 1.4 Perumusan masalah Bab II : Pembahasan 2.1 Pengertian pelanggaran HAM 2.2 Jenis pelanggaran HAM 2.3 Peristiwa pelanggaran HAM di Indonesia 2.4 Kasus pelanggaran HAM di lingkungan sekitar 2.5 Instrumen HAM 2.6 Upaya mengatasi pelanggaran HAM Bab III : Penutup 3.1 Kesimpulan 3.2 Saran Daftar Pustaka

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang

kelompok terhadap individu. Apa pengertian pelanggaran HAM menurut hukum di Indonesia? 2. pelanggaran HAM kemudian juga sering terjadi di sekitar kita. maka masalah yang dapat di identifikasi sebagai berikut : 1.2 Identifikasi Masalah Sesuai dengan judul makalah ini “Pelanggaran Hak Asasi Manusia” . Apa saja kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia? 4. Hal inilah yang kemudian bisa memunculkan pelanggaran HAM seorang individu terhadap individu lain. Namun seiring dengan kemajuan ini.untuk memberikan informasi tentang apa itu pelanggaran HAM. Instrumen-instrumen HAM pun didirikan sebagai upaya menunjang komitmen penegakan HAM yang lebih optimal.3 Pembatasan Masalah . Setelah reformasi tahun 1998. Bagaimana cara mengatasi kasus – kasus pelanggaran HAM? 1. Indonesia mengalami kemajuan dalam bidang penegakan HAM bagi seluruh warganya. Di di dalamnya tidak jarang menimbulkan gesekan-gesekan antar individu dalam upaya pemenuhan HAM pada dirinya sendiri. Apa saja jenis-jenis pelanggaran HAM? 3.Hak merupakan unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia sejak manusia masih dalam kandungan sampai akhir kematiannya. ataupun sebaliknya. 1. Untuk itulah kami menyusun makalah yang berjudul “Pelanggaran Hak Asasi Manusia Di Indonesia”.

Apa saja contoh kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia? 4. Apa pengertian pelanggaran HAM menurut hukum di Indonesia? 2. maka masalah yang dibahas dibatasi pada: 1. Apa saja jenis-jenis pelanggaran HAM? 3. Pengertian pelanggaran HAM menurut hukum di Indonesia 2. menghalangi. . 39 Tahun 1999 yang dimaksud dengan pelanggaran hak asasi manusia adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negara. membatasi. menghalangi. membatasi dan atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh undang-undang dan tidak mendapatkan atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyesalan hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku. baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara hukum mengurangi.4 Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang dan pembatasan masalah tersebut. Peristiwa pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia. Pelanggaran HAM adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orng termasuk aparat negara baik disengaja atau kelalaian yang secara hukum mengurangi. masalah-masalah yang dibahas dapat dirumuskan sebagai berikut : 1. Bagaimana upaya penanganan pelanggaran HAM di Indonesia? BAB II PEMBAHASAN 2.Untuk memperjelas ruang lingkup pembahasan. Menurut UU no 26 Tahun 2000 tentang pengadilan HAM.1 Pengertian Pelanggaran Hak Asasi Manusia Menurut Pasal 1 Angka 6 No. 1.

2 Jenis Pelanggaran Hak Asasi Manusia Pelanggaran HAM dikategorikan dalam dua jenis. 2. meliputi : 1.26/2000 Tentang Pengadilan HAM) 2. Kasus pelanggaran HAM yang biasa. dan tidak didapatkan. dan keinginan berbuat jahat. Kasus pelanggaran HAM yang bersifat berat. 4. b. 3. 2. etnis. perbudakkan dll. Dengan demikian pelanggaran HAM merupakan tindakan pelanggaran kemanusiaan baik dilakukan oleh individu maupun oleh institusi negara atau institusi lainnya terhadap hak asasi individu lain tanpa ada dasar atau alasan yuridis dan alasan rasional yang menjadi pijakanya. Pembunuhan masal (genosida) Genosida adalah setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa. ras. yaitu keinginan berbuat baik.dan atau mencabut Hak Asasi Manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh Undang-Undang ini.penyiksaan. Pemukulan Penganiayaan Pencemaran nama baik Menghalangi orang untuk mengekspresikan pendapatnya Menghilangkan nyawa orang lain 2. atau dikhawatirksn tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar. berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku. Keinginan berbuat jahat itulah yang menimbulkan dampak . meliputi : 1.3 Peristiwa Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia Setiap manusia selalu memiliki dua keinginan. dan agama dengan cara melakukan tindakan kekerasan (UUD No. 5. Kejahatan Kemanusiaan Kejahatan kemanusiaan adalah suatu perbuatan yang dilakukan berupa serangan yang ditujukan secara langsung terhadap penduduk sipil seperti pengusiran penduduk secara paksa. yaitu : a. pembunuhan.

Kasus Tanjung Priok (1984) Kasus tanjung Priok terjadi tahun 1984 antara aparat dengan warga sekitar yang berawal dari masalah SARA dan unsur politis. seperti membunuh. dianiaya oleh orang tak dikenal dan akhirnya ditemukan sudah tewas. Peristiwa Aceh (1990) Peristiwa yang terjadi di Aceh sejak tahun 1990 telah banyak memakan korban. d. Peristiwa Aceh diduga dipicu oleh unsur politik dimana terdapat pihak-pihak tertentu yang menginginkan Aceh merdeka. menjarah dan lain-lain. Porong Jawa Timur. merampas harta milik orang lain. Kasus terbunuhnya wartawan Udin dari harian umum bernas (1996) Wartawan Udin (Fuad Muhammad Syafruddin) adalah seorang wartawan dari harian Bernas yang diduga diculik. Pelanggaran hak asasi manusia dapat terjadi dalam interaksi antara aparat pemerintah dengan masyarakat dan antar warga masyarakat. Jatim (1994) Marsinah adalah salah satu korban pekerja dan aktivitas yang hak-hak pekerja di PT Catur Putera Surya. Namun. baik dari pihak aparat maupun penduduk sipil yang tidak berdosa. seorang pekerja wanita PT Catur Putera Surya Porong. b. Dia meninggal secara mengenaskan dan diduga menjadi korban pelanggaran HAM berupa penculikan. ada beberapa peristiiwa besar pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi dan mendapat perhatian yang tinggi dari pemerintah dan masyarakat Indonesia. seperti : a. Kasus terbunuhnya Marsinah. c.pada pelanggaran hak asasi manusia. penganiayaan dan pembunuhan. . Apabila dilihat dari perkembangan sejarah bangsa Indonesia. yang sering terjadi adalah antara aparat pemerintah dengan masyarakat. Dalam peristiwa ini diduga terjadi pelanggaran HAM dimana terdapat rarusan korban meninggal dunia akibat kekerasan dan penembakan.

alenia I – IV. Para pedagang yang berjualan di trotoar merupakan pelanggaran HAM terhadap para pejalan kaki. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak 5. 4. Pasal 28A sampai dengan 28J.5 Instrumen Nasional HAM 1. Pasal 27 sampai dengan 34 2. Terjadinya penganiayaan pada praja STPDN oleh seniornya dengan dalih pembinaan yang menyebabkan meninggalnya Klip Muntu pada tahun 2003. 9 orang dilepaskan. 5. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia 3.4 Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Lingkungan Sekitar 1.UU No. Orang tua yang memaksakan kehendaknya agar anaknya masuk pada suatu jurusan tertentu dalam kuliahnya merupakan pelanggaran HAM terhadap anak. UU No. Peristiwa penculikan para aktivis politik (1998) Telah terjadi peristiwa penghilangan orang secara paksa (penculikan) terhadap para aktivis yang menurut catatan Kontras ada 23 orang (1 orang meninggal.e. UU No. 2. UU No. dan 13 orang lainnya masih hilang). 7 Tahun 1984 tentang Rativikasi Konvensi PBB tentang penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan . sehingga menyebabkan para pejalan kaki berjalan di pinggir jalan sehingga sangat rentan terjadi kecelakaan. UUD 1945 : Pembukaan UUD 1945. Dosen yang malas masuk kelas atau malas memberikan penjelasan pada suatu mata kuliah kepada mahasiswa merupakan pelanggaran HAM ringan kepada setiap mahasiswa. sehingga seorang anak tidak bisa memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakatnya. 2. 2. 3. Para pedagang tradisioanal yang berdagang di pinggir jalan merupakan pelanggaran HAM ringan terhadap pengguna jalan sehingga para pengguna jalan tidak bisa menikmati arus kendaraan yang tertib dan lancar. 36 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM 4.

dimana setiap bentuk pelanggaran HAM baik yang dilakukan oleh seseorang. 12 tahun 2005 tentang Konvenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik 2. BAB III PENUTUP 3. Setiap individu mempunyai keinginan agar HAM-nya terpenuhi.UU No.UU No. Tidak semena-mena terhadap orang lain. 5. 2.Beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh setiap orang dalam kehidupan sehari-hari untuk menghargai dan menegakkan HAM antara lain dapat dilakukan melalui perilaku sebagai berikut 1. 4. Dalam kehidupan bernegara HAM diatur dan dilindungi oleh perundang-undangan RI. sedangkan untuk kasus pelanggaran HAM yang biasa diselesaikan melalui pengadilan umum. 11 Tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Internasional tentang hak-hak ekonomi. tidak Manusiawi atau Merendahkan Martabat Manusia 7. 3. kelompok atau suatu instansi atau bahkan suatu Negara akan diadili dalam . tapi satu hal yang perlu kita ingat bahwa Jangan pernah melanggar atau menindas HAM orang lain. Sosial dan Budaya 9. maka penyelesaiannya dilakukan melalui pengadilan HAM.UU No. Melaksanakan hak asasi yang dimiliki dengan penuh tanggung jawab. setiap orang juga memiliki kewajiban asasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Memahami bahwa selain memiliki hak asasi.6. 8 tahun 1998 tentang pengesahan Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau penghukuman lain yang Kejam. Mematuhi instrumen-instrumen HAM yang telah ditetapkan. UU No.1 Kesimpulan HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia sesuai dengan kiprahnya. 1 Tahun 2000 tentang Pengesahan Konvensi ILO nomor 182 mengenai pelanggaran dan Tindakan Segera Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak 8.6 Upaya mengatasi pelanggaran hak asasi manusia Upaya penanganan pelanggaran HAM di Indonesia yang bersifat berat. Menghormati hak-hak orang lain.

2 Saran Sebagai makhluk sosial kita harus mampu mempertahankan dan memperjuangkan HAM kita sendiri. pengadilan HAM menempuh proses pengadilan melalui hukum acara peradilan HAM sebagaimana terdapat dalam Undang-Undang pengadilan HAM. 3. Di samping itu kita juga harus bisa menghormati dan menjaga HAM orang lain jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM. Jadi dalam menjaga HAM kita harus mampu menyelaraskan dan mengimbangi antara HAM kita dengan HAM orang lain. Dan Jangan sampai pula HAM kita dilanggar dan dinjak-injak oleh orang lain.pelaksanaan peradilan HAM. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful