BAB I PENDAHULUAN

Perkembangan terkini dari dunia pendidikan adalah dibukanya mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) diseluruh jenjang pendidikan SD, SMP, SMA dan PT. Ini bermakna memberikan kesempatan yang luas kepada dunia pendidikan untuk mempelajari TIK mulai dari Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. Salah satu aplikasi yang ditawarkan TIK adalah kemudahan mengakses internet.Teknologi internet telah berkembang pesat menjadi museum maya, perpustakaan maya dan pasar raya informasi maya yang paling besar di dunia.Internet bagaikan sebuah kamus yang lengkap melintasi berbagai disiplin ilmu, kebutuhan dan harapan, mudah dicari, bisa interaktif, dan cepat dalam memberikan pelayanan. Penggunaan TIK yang semakin berkembang dan maju terutama internet sangat berpengaruh terhadap perilaku manusia di zaman modern ini.Keberadaan teknologi tersebut selain membawa dampak positif bagi manusia, juga membawa dampak negative karena adanya peluang-peluang yang ada dari TIK.Sudah barang tentu dampak positif perlu ditingkatkan dan disebarluaskan, sedangkan dampak negative perlu dicegah dan diperkecil.Dampak negative yang serius karena adanya teknologi internet tersebut harus ditangani dengan segala perangkat yang mungkin termasuk perangkat perundangan yang bisa mengendalikan kejahatan di bidang TI. Akan tetapi, TIK sebenarnya hanya alat yang digunakan manusia untuk menjawab tantangan hidup. Ketika manusia membiarkan dirinya dikuasi TIK maka manusia yang lain akan mengalahkannya. Oleh karena itu, pendidikan manusiawi termasuk pelaksanaan norma dan etika kemanusiaan tetap harus berada pada peringkat teratas, serta tidak hanya melakukan pemujaan terhadap teknologi semata. Selain itu, hukum tentang kejahatan internet (cybercrime) perlu lebih ditindak lanjuti dengan memaksimalkan kinerja cyberlaw.

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Etika Dalam penggunaan TIK Etika (ethic) bermakna sekumpulan azaz atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, tata cara (adat, sopan santun) mengenai benar salah tentang hak dan kewajiban yang di anut oleh suatu golongan atau masyarakat .TIK dalam kontek yang lebih luas ,merangkum semua aspek yang berhubungan dengan mesin (computer dan telekomunikasi) dan teknik yang digunakan untuk menangkap (mengumpulkan), meyimpam, memanipulasi, menghantarkan dan menampilkan suatu bentuk informasi. komputer yang mengendalikan semua bentuk ide dan informasi memainkan peranan penting dalam pengumpulan, penrosesan, penyimpanan dan penyebaran informasi suara, gambar, teks dan angka yang berasaskan mikroelektronik. Teknologi informasi bermakna menggabungkan bidang teknologi seperti komputer, telekomunikasi dan elektronik dan bidang informasi seperti data, fakta dan proses. Untuk menerapkan etika TIK di perlukan terlebih dahulu mengenal dan memaknai prinsip yang terkandung di dalam TIK di antaranya adalah : 1. Tujuan teknologi informasi :memberikan kepada manusia untuk menyelesaikan masalah, menghasilkan kreatifitas, membuat manusia lebih berkaria jika tanpa menggunakan teknologi informasi dan aktivitasnya. 2. Prinsip High–tech–high– touch :jangan memiliki ketergantungan terhadap teknologi tercanggih tetapi lebih penting adalah meninggkatkan kemampuan aspek “high touch “ yaitu “manusia” . 3. Sesuaikan tenologi informasi terhadap manusia : seharusnya teknologi informasi dapat mendukung segala aktivitas manusia yang harus menyesuaikan teknologi informasi .

2.2 Etika dan Moral dalam Menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam dunia Teknologi Informasi (atau IT/Information Technology), masalah yang berhubungan dengan etika dan hukum bermunculan, mulai dari penipuan, pelanggaran,

yaitu peraturan tidak tertulis berupa norma yang berlaku.hak cipta sering di asosiasikan sebagai jual beli lisensi. mengingat kurangnya landasan hukum yang dapat diterapkan untuk perbuatan hukum yang spesifik tersebut seperti pembuktian dan alat bukti. Begitu pula dalam teknologi informasi. dan terdapat pula hukum dan perundang-undangan yang mengatur dengan jelas apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. terdapat norma yang membatasi seseorang dalam menghadapi teknologi ini berupa etika dan moral. 2.2. dan peraturan tertulis berupa perundang-undangan yang secara resmi disahkan oleh suatu lembaga yang berwenang. . di manapun pengguna harus mampu memilih sebuah program ataupun software yang akan mereka gunakan apakh legal atau illegal. maka pengguna harus mengetahui undang–undang yang membahas tentang HAKI (hak atas kekayaan intelektual) dan pasal–pasal yang membahas hal tersebut.1 Etika dalam penggunaan TIK Dalam beberapa aspek TIK ada kaitan erat dengan etika profesi. Hukum Hakcipta Bertujuan melindungi hak pembuat dalm menistribusikan. dan memhami hukum . persaingan curang sampai kejahatan yang sifatnya pidana sudah sering terjadi tanpa dapat diselesaikan secara memuaskan melalui hukum dan prosedur penyidikan yang ada saat ini. karena program atau sisten operasi apapun di gunakan selalu ada aturan penggunaan atau license agreement . menjual. memahami peraturan perusahaan dan organisasi . namun distribusi hak cipta tersebut tidak hanya dalam konteks jual beli .pembobolan informasi rahasia. Terdapat dua jenis peraturan. Etika profesi yang juga harus di pahami adalah kode etik dalam bidang TIK . Norma yang berlaku sebenarnya tidak ada kepastian secara hukum. Sedangkan undang-undang jelas mengatur apa saja yang harus dan tidak boleh dilakukan. keterhubungan tersebut terutama dalam memahami dan menghormati budaya kerja yang ada. Terkait dengan bidang hukum. memahami profesi dan jabatan. namun masyarakatlah yang dapat menilai apakah prilaku seseorang sesuai dengan norma atau tidak. atau membuat turunan dari karya tersebut . pelindungan yang di dapatkan oleh pembuat (author) pelindongan terhadap penjiplakan (plagiat) oleh orang lain . sebab bisa saja seorang pembuat karya membuat pernyataan bahwa hasil karyanya bebas si pakai dan di distribusikan dan redistribusi mengacu pada aturan open source.

Dengan kemajuan TIK kita dapat . Dalam menghadapi akses informasi tantangn yang dihadapi dunia pendidikan perlu pandai menyaring (memfilter) agar mampu menjamin dan memdapatkan informasi yan berkualitas.2.2. menilai dan melaksanakan sisitem informasi atau dengan kata l.2.Isu ketiga: Desain dan konten. kreteria SDM TIK adalah mempunyai kemahiran dalam merekayasa software: membangun menggunakan . Peradaban informasi yang sekarang begitu esat memerlukan sentuhan etika dan moral karena penyalahguanaan teknologi informasi akan mengakibatkan kerugian yang besar bahkan lebih besar dibandingkan kerugian materi. garis komunikasi metodologi pengembangan sisten dan kerjasama team). Ada sebuah pemikiran bahwa sebuah penanggulangan dalam isu ini bahwa dunia pendidikan harus mengemas suatu etika dan moral dalam pembelajaran atau mata kuliah TIK. Dalam bebebrapa seminar.2 Sumber daya manusia Dunia pendidikan harus mampu melahirkan SDM yang memiliki kualitas berestetika professional dan malmiliki kemampuan yang handal dalam era informasi ini.ain harusmemiliki kemapuan Hard Skill (penguasaan bahasa pemrograman penguasaan data bes/DBMS atau midlware dan pengetahuan jaringan) dan softskill (kepemimpinan atau.2. Bagaimana kurikulum dikembangkan agar pelajar atau mahasiswa dapat menyadari bahwa penggunaan TIK dapat memiliki etika danmoral sehingga tidak terjadi penyalahgunaan TIK. 2.2.2. Dunia pendidikan harus member contoh yang baik dalam mendidik dan mensosialisasikan penggunaan hukum dan aturan yang telah ditetapkan serta menghormati HAKI.1 Dunia pendidikan sebagai sumber etika dan penjaga moral Isu pokok etika dan moral dalam dunia pendidikan dititik beratkan karena fungsi dan tujuan pendidikan adalah untuk mengantarkan manusia menuju peradaban yang lebih baik dan maju.2 Etika TIK dalam pendidikan Dunia pendidikan tidak terlepas dari imbasnya etika dalam penggunaaan TIK karena dalam dunia pendidikan sebagai lembaga kedua terbesar dalam penggunaan aplikasi TIK sesudah dunia bisnis dan hiburan. 2.

2. Internet tidak digunakan sebagai sarana mengambil sumber – sumber penting tanpa adanya ijin atau mengikuti aturan yang berlaku. ras.menikmati informasi dengan cepat dan mudah. 10 etika ini disebut sebagai “the ten commandements for computer ethics” atau sepuluh perintah etika menggunakan komputer. jenis kelamin. 2. Versi lain yang juga menjadi rujukan etika komunikasi virtual adalah netiket yang disampaikan oleh Virgina Shea. Internet tidak digunakan sebagai sarana kejahatan bagi orang lain. artinya pemanfaatan internet semestinya tidak untuk merugikan orang lain baik secara materiil maupun moril. Menggunakan internet untuk keperluan berarti serta saling menghormati antar pengguna internet. Contoh riil adalah penyebaran virus melalui internet 3. namaun etika yang paling populer digunakan adalah etika keluaran Florida University Amerika (FAU) dan seorang netters Verginia Shea. Internet tidak digunakan untuk mengcopy software tannpa adanya pembayaran 7. 5. Internet tidak digunakan sebagai sarana kesaksian palsu 6. Oleh karena itu. Desain dan konten dapat mempengaruhi pandangan kita dalam berbagai aktifitas. Internet tidak digunakan untuk mencuri. budaya dan lainnya. Pada versi FAU beberpa etika yang dikemukakan adalah sebagai berikut : 1. desain dan konten informasi harus benar-benar diperhatikan sebab pengguna TIK sangat beragam dilihat dari usia. Isi etika tersebut terdiri dari 10 pedoman pula yaitu : . Internet tidak digunakan sebagai sarana menyerobot atau mencuri file orang lain 4. Internet tidak digunakan untuk mengakui hak intelektual orang lain 9. contoh pengacakan kartu kredit dan pembobolan kartu kredit. Bertanggung jawab terhadap isi pesan yang disampaikan. 8.2. Internet tidak digunakan sebagai sarana mengganggu kinerja orang lain yang bekerja menggunakan komputer. agama.3 Etika Berinternet (Nettiquette) Aplikasi etis komunikasi virtual banyak menggunakan beberapa pedoman etika dalam penggunannya.

Gunakan standard perilaku yang sama dalam kehidupan dan komunikasi alam nyata 3.1. Mampu menempatakan diri dalam dunia maya dengan cara mengenali dahulu anggota komunitas yang online pada jalur tersebut 4. di satu sisi kebutuhan akan sistem komputer terus bertambah. erat kaitannya dengan teknologi komputer (sebagai perangkat keras/hardware). Tindakan penggunaan teknologi informasi yang bertentangan dengan moral dan undang-undang yang berlaku dan banyak dibicarakan saat ini. 2. Membagi semua pengalaman yang ada 7. Memberi maaf pada kesalahan yang dilakukan oleh orang lain. Hacking/cracking . Mengatasi emosi yang terjadi dalam komunikasi virtua Cyberlaw – Etika Komputer 8. antara lain: a.2. Berkepribadian yang enak dan harmonis dalam penyusunan kata pesan yang dipampangkan agar lebih memudahkan dalam pemaknaan pesan 6. dan program aplikasi (sebagai perangkat lunak/software). Kondisi demikian memancing masyarakat yang gemar ngutak-atik teknologi informasi untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma dan hukum untuk mendapatkan keuntungan dari tindakannya tersebut. maka dia tidak akan ketinggalan. Penonjolan karakter adalah sesuatu yang tidak etis dalam proses komunikasi 10. di sisi lain daya beli terhadap perangkat baru semakin menurun. Permasalahan yang ada. Lawan bicara dalam internet adalah manusia. 2. sehingga penempatan diri secara empati perlu dilakukan dalam komunikasi virtual. terutama dengan nilai tukar rupiah yang terus merosot.4 Etika dalam Teknologi Informasi dan Menghargai Karya Orang Lain Teknologi informasi (IT). Menghormati secara sesama user juga penggunaan bandwith yang tersedia 5. Keduanya berkembang begitu pesat akhir-akhir ini. Barang siapa menguasai teknologi informasi. Sebagian software baru cenderung membutuhkan spesifikasi hardware yang lebih tinggi dari sebelumnya. Menghormati hak privacy orang lain 9.

Browsing situs-situs yang tidak sesuai dengan moral dan etika kita Membuka situs dewasa bagi orang yang belum layak merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan etika. membeli barang lewat internet dengan menggunakan nomor kartu kredit orang lain tanpa izin (carding) merupakan contoh-contoh dari tindakan hacking. kemudian diinstalasi tanpa membeli lisensi yang sah. Begitu pula dengan membuka kode program tertentu atau membuat suatu proses agar beberapa tahap yang harus dilakukan menjadi terlewatkan (contoh: cracking serial number) apabila dilakukan tanpa izin juga merupakan tindakan yang menyalahi hukum. c. Pembajakan Mengutip atau menduplikasi suatu produk. misalkan program komputer. kemudian menggunakan dan menyebarkan tanpa izin atau lisensi dari pemegang hak cipta merupakan pembajakan. serta lingkungan masyarakat lainnya untuk mendukung dan menyadari akan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dengan benar. ketika seseorang menduplikasi program Microsoft Office. mulai dari tindakantindakan positif sampai negatif. Bagi yang melanggar akan mendapatkan konsekuensi sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya. teman. maka dikeluarkanlah undang-undang. Teknologi internet yang dapat memberikan informasi tanpa batas akan mengakibatkan tindakan yang beragam. dan masuk kategori kriminal.Tindakan pembobolan data rahasia suatu institusi. Contohnya. namun apabila tindakan tersebut dituntut oleh pemegang hak cipta. Orang yang tahu akan manfaat internet dan memanfaatkan secara positif akan mendapatkan hasil yang positif pula. Pembajakan software yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia ini harus mulai disapu bersih karena akan menyebabkan hasil karya produk Teknologi . dan tidak kalah pentingnya dukungan segenap masyarakat baik itu keluarga. Orang yang melakukan hacking disebut hacker. Untuk menanggulangi perilaku di atas. Walaupun memang harga lisensi program tersebut relatif mahal untuk ukuran ratarata pendapatan per kapita di Indonesia. maka pelaku pembajakan yang dalam posisi lemah akan dikenai sanksi dan konsekuensi sesuai hukum yang berlaku. dan begitu juga sebaliknya. b.

detik. Untuk menghadapi masalah seperti ini. Namun dengan adanya kemajuan teknologi software yang tidak terbatas di seluruh penjuru dunia memicu kita untuk mencari dan terus mencari software dengan biaya murah tapi performance/kinerja yang tidak kalah dengan software mahal. gunakanlah program yang open source atau free yang memiliki lisensi murah atau bahkan gratis.org. jalan keluarnya jika merasa berat untuk membeli lisensi program yang komersil. program yang setara dengan Microsoft Office yaitu Open Office. 15 Tahun 2001 tentang Merek. Tidak ada salahnya membeli software yang membutuhkan biaya lisensi tinggi apabila diperlukan. dan Linux pun merupakan Operating System yang open source juga. dan UU RI No. mengingat keadaan perekonomian kita yang belum begitu membaik. Dengan demikian. Banyak produsen atau komunitas pengembang software yang mengedarkan produknya secara gratis/free. Bahkan sekarang ini banyak software yang free atau bebas digunakan tanpa diharuskan membeli lisensi yang cukup mahal. 14 Tahun 2001 tentang Paten. Misalnya.com. Demikian salah satu kesimpulan National Open Source Workshop and Conference (Noswoc) di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta 25-26 September 2000 (www. UU RI No. Open Office.3 Undang-undang Hak Cipta dan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) Di awal pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri telah disahkan dua buah undang-undang. Undang-undang Perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) meliputi UU RI No. Semua perundang-undangan tersebut ditujukan untuk melindungi hak atas . tergantung kita sebagai pengguna yang harus pintar-pintar mengatur pengeluaran disesuaikan dengan kebutuhan. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. yaitu tentang Paten dan Merek pada tahun 2001 yang telah disahkan pada tanggal 1 Agustus 2001. 2. Oleh karena itu.Informasi Indonesia tidak diakui dunia internasional.org merupakan program yang dijalankan pada platform Linux. tergantung kejelian kita dalam memilih barang. Kemudian pada tanggal 29 Juli 2002 kembali disahkan Undang-undang mengenai Hak Cipta. Kamis (28/9/2000).

78 pasal. dan didengar. 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta terdiri. antara lain: Bab I Bab II Bab III Bab IV Bab V Bab VI Bab VII Bab VIII Bab IX Bab X Bab XI Bab XII Bab XIII Bab XIV Bab XV : Ketentuan Umum : Lingkup Hak Cipta : Masa Berlaku Hak Cipta : Pendaftaran Ciptaan : Lisensi : Dewan Hak Cipta : Hak Terkait : Pengelolaan Hak Cipta : Biaya : Penyelesaian Sengketa : Penetapan Sementara Pengadilan : Penyidikan : Ketentuan Pidana : Ketentuan Peralihan : Ketentuan Penutup Untuk lebih jelas lagi sebaiknya langsung bereferensi pada buku Undang-undang Perlindungan HaKI yang memuat juga penjelasannya. Adapun inti dari tiap bab. Undang-undang No. Buku undang-undang tersebut yang sudah tersebar di mana-mana. bersifat pribadi dan menunjukkan keaslian sebagai Ciptaan yang lahir berdasarkan kemampuan. 2.kekayaan intelektual. Pada materi kali ini akan dikhususkan pada pembahasan mengenai Undang-undang Hak Cipta dalam menghadapi teknologi informasi.4 Perlunya Budaya Etika . kreativitas. dari 15 bab. Perlindungan Hak Cipta tidak diberikan kepada ide atau gagasan karena karya cipta harus memiliki bentuk yang khas. atau keahlian sehingga Ciptaan itu dapat dilihat. dibaca.

Pemanfaatan E-mail 3. Oleh karena itu. Kita bisa melihat jelas transformasi teknologi komputer karena apabila komputer digunakan untuk aktivitas yang tidak etis. yaitu : 1. Kelenturan Logika (Logical Malleability) Kelenturan logika oleh moor adalah kita mampu memprogram komputer untuk melakukan apapun yang kita inginkan. Moor menyatakan alasan pentingnya etika komputer ada 3. Inilah yang dimaksud factor transformasi. Karena penerapan etika teknologi informasi dalam perusahaan harus dimulai dari dukungan pihak top management terutama pada CIO. Penyelenggaraan karya ilmiah 2. Kekuatan yang dimiliki CIO dalam menerapkan etika IT pada perusahaan akan memberikan dampak positif bagi perusahaan tersebut.1 Alasan Pentingnya Etika Komputer Alasan Pentingnya Etika Komputer James H. melalui semua tingkatan dan menyentuh semua pegawai. Komputer bekerja akurat seperti yang diinstruksikan programernya. Etika tersebut akan mengantarkan keberhasilan perusahaan dalam proses pengambilan keputusan. Faktor Transformasi Alasan etika komputer menjadi demikian penting karena terbukti bahwa penggunaan komputer telah mengubah secara drastis cara-cara kita dalam melakukan sesuatu. Perilaku ini adalah budaya etika.4.Hubungan antara CIO (Chief Information Officer) dengan perusahaan merupakan dasar budaya etika. maka orang . 2. tugas manajemen puncak adalah memastikan bahwa konsep etikanya menyebar diseluruh organisasi. Jika perusahaan harus etis. Pemanfaatan TIK yg positif 1. Pemanfaatan internet 2. maka manajemen puncak harus etis dalam semua tindakan dan kata-katanya. Dalam hal ini Manajemen puncak harus mampu memimpin dengan memberi contoh yang baik. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap yang berada di belakang komputer yang harus dipersalahkan.

Istilah PAPA adalah singkatan dari Privacy. 3. dan orang yang paling bertanggung jawab dalam mengimplementasikan program-program etika tersebut adalah CIO (Chief Information Officer). Contohnya surat elektronik (E-mail). Karena TIK memiliki dampak positif dan negative. keakuratan. Faktor Tidak Terlihat (Invisibility Factor) / Faktor Tak Kasat Mata Alasan ketiga perlunya etika komputer karena umumnya masyarakat menganggap komputer sebagai “kotak hitam” karena semua operasi internal komputer tidak dapat dilihat secara langsung. Accuracy. Hak Masyarakat Dan Komputer Mason menciptakan istilah PAPA untuk menunjukkan 4 hak asasi masyarakat dalam hal informasi. Banyak para pekerja menggunakan facebook pada saat jam kantor. Dampak negatifnya adalah TIK sangat mempengaruhi semua masyarakat mengenai internet melalui situs-situs contonya facebook.5 Dua Aktivitas Implikasi Etika komputer terdiri dari dua aktivitas utama. membuat kalkulasi kompleks diam-diam. E-mail sangat membantu mengirim data-data atau tugas-tugas kepada orang yang akan kita tuju tanpa harus mendatangi orang tersebut. Dampak positifnya adalah TIK sangat membantu para pengguna untuk dapat mengetahui informasi yang mereka butuhkan. 2. Dengan adanya E-mail masayrakat jadi lebih mudah dan tidak perlu lagi mengirim melalui kantor pos. bahkan penyalahgunaan dan pengrusakan tidak terlihat. Sekarang ini sudah mengenal situs pertemanan itu. Property. kepemilikan. Seharusnya masy harus lebih giat untuk . tidak hnya para pekerja. dan Accesibility (kerahasiaan. Rata-rata semua masy. dan kemudahan akses). bagi kalangan pelajar banyak menggunakan facebook pada saat jam pelajaran sedang berlangsung.yang terjadi dalam cara melakukan tugas-tugas perusahaan. Ini merupakan salah satu pengaruh dari TIK. Tersembunyinya operasi internal komputer membuka peluang untuk membuat program secara sembunyi. CIO harus waspada dan sadar bagaimana pengaruh komputer terhadap masyarakat.

Ini merupakan kasus yang sengat merugikan. Jadi sebaiknya jika ada masalah harap diselesaikan dengan yang bersangkutan agar masalahnya tidak serumit ini. bahkan rumah sakit tersebut melaporkan kepada polisi atas pencemaran nama baiknya. Dia sudah menjelekjelekkan salah satu rumah sakit yang ada di Indonesia melalui situs internet. TIK harus digunakan secara tepat dan benar bukan disalahgunakan. Indonesia sebagai salah satu negara yang telah meratifikasi TRIPs sebenarnya telah memberikan landasan hukum bagi perlindungan HaKI melalui 3 (tiga) Undangundang di bidang HaKI yang dikeluarkan pada tahun l997. setiap pegawai harus bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitasnya yang berhubungan dengan komputer.mengerjakan sesuatu yang mereka kerjakan bukan menyalahgunakan fasilitas modern saat ini. 2. Semua manajer bertanggung jawab atas penggunaan komputer yang etis di area mereka masing-masing. Keterlibatan seluruh perusahaan merupakan keharusan mutlak agar implementasi etika komputer berjalan sesuai yang diharapkan. Merek. Para eksekutif perusahaan lainnya juga turut bertangggung jawab. namun rumah sakit tidak mau namanya dicemarkan melalui internet. Lebih jauh lagi. CIO harus berbuat sesuatu dengan menformulasikan kebijakan-kebijakan yang memastikan bahwa teknologi tersebut secara tepat. Paten. Rahasia Dagang dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu. Contoh : seperti kasus Ibu Prita.6 Perlindungan Terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual Diberlakukannya perjanjian TRIPs (Trade Related Aspects of Intellectual Property Right) pada tanggal 1 Januari 2000 memberikan harapan adanya perlindungan bagi berbagai produk intelektual dari upaya pelanggaran hak atas produk yang dihasilkan baik oleh individu maupun suatu korporasi dalam bidang industri dan perdagangan dalam upaya menjaga pelanggaran hak atas keaslian karya cipta yang menyangkut Hak Cipta. yaitu : . Satu fakta penting bukan hanya CIO yang bertanggung jawab dalam menangani masalah-masalah etika komputer. Desain Produk. Dan akhirnya Ibu Prita harus masuk ke dalam sel penjara. Walaupun itu fakta.

namun hingga saat ini berbagai masalah di bidang HaKI masih saja terjadi. . pembajakan. sedangkan alasan yang bersifat ekonomis adalah dengan melindungi mereka yang melahirkan karya intelektual tersebut. berarti yang melahirkan karya tersebut mendapatkan keuntungan materiil dari karya-karyanya. Undang Undang Nomor 12 Tahun l997 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 6 Tahun l982 tentang Hak Cipta sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang nomor 7 Tahun l987 2. Alasan yang bersifat non ekonomis menyatakan bahwa perlindungan hukum akan memacu mereka yang menghasilkan karya-karya intelektual tersebut untuk terus melakukan kreativitas intelektual. penjiplakan maupun perbuatan curang lainnya yang dilakukan oleh orang lain atas karyakarya mereka yang berhak. c. Hal ini akan meningkatkan “self actualization” pada diri manusia. Undang Undang nomor 14 Tahun l997 tentang Perubahan atas Undang Undang nomor 19 Tahun l992 Dan ada 3 (tiga) Undang Undang lagi yang dikeluarkan pada akhir Tahun 2000. yaitu : a. Undang Undang tersebut dimaksudkan untuk memberikan rasa aman bagi kalangan industri dan perdagangan. Undang Undang nomor 32 Tahun 2000 tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu. Pertama. Undang Undang nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Produk. Di lain pihak melindungi mereka dari adanya peniruan. Bagi masyarakat hal ini akan berguna untuk meningkatkan perkembangan kehidupan mereka. b. Ada dua alasan mengapa HaKI perlu dilindungi oleh hukum.1. alasan non ekonomis dan kedua alasan ekonomis. Undang-Undang nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang. Undang Undang nomor 13 Tahun 1997 tentang Perubahan atas Undang Undang nomor 6 Tahun l989 tentang Paten 3.

sedangkan kata cipta diartikan sebagai hasil kreasi manusia dengan menggunakan sumber daya yang ada padanya berupa pikiran. Hak Cipta memberikan perlindungan terhadap karya-karya cipta di bidang Seni. 5) Rahasia Dagang. kuliah. dan semua hasil karya tulis lainnya.Hak atas Kekayaan Intelektual mencakup karya-karya yang dihasilkan oleh manusia yang terdiri dari karya-karya di bidang ilmu pengetahuan. pidato dan ciptaan lainnya yang diwujudkan dengan caradiucapkan. Dari ketentuan tersebut terlihat bahwa hak cipta diberikan secara khusus kepada pencipta. teknologi dan seni. sehingga dapat dibagi menjadi: 1) Hak Cipta. b. . bahwa Hak Cipta adalah hak khusus bagi Pencipta maupun penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya maupun memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundangundangan yang berlaku. Ditentukan pula oleh Undang Undang Hak Cipta. Merek dan Paten. 2) Merek. Hak Cipta (Copy Right) Perkataan Hak Cipta terdiri dari 2 (dua) kata. oleh karena itu pencipta memiliki hak monopoli terhadap ciptaannya. bukan merupakan jiplakan maupun tiruan karya pihak lain. ceramah. pengetahuan dan pengalaman. 6) Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu Dalam penulisan ini akan dijelaskan mengenai 3 Undang-undang saja. susunan perwajahan karya tulis yang diterbitkan. perasaan. program komputer. sastra dan ilmu pengetahuan. Sastra dan Ilmu Pengetahuan dan pemberian hak cipta itu didasarkan pada kriteria keaslian sehingga yang penting adalah bahwa ciptaan itu harus benarbenar berasal dari pencipta yang bersangkutan. Di dalam Pasal 11 Undang Undang Hak Cipta telah ditentukan ciptaan apa saja yang dilindungi yang semuanya berada dalam ruang lingkup ciptaan di bidang Seni. kata hak sering dikaitkan dengan kewajiban yang merupakan suatu kewenangan yang diberikan kepada pihak tertentu yang sifatnya bebas untuk digunakan atau tidak. yaitu : Hak Cipta. buku. 3) Paten. 4) Desain Produk. yaitu hak dan cipta. 1. sebagai berikut : a. pamflet.

m. h. seni ukir. dan karya lainnya dari hasil pengalihwujudan. tari (koreografi). f. peta. k. sinematografi. maka ciptaan itu harus diekspresikan terlebih dahulu dan sejak telah diekspresikan dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi. seni batik. Merek adalah suatu tanda yang berupa gambar. tafsir. terjemahan. angkaangka. j. alat peraga yang dibuat untuk kepentingan ilmu pengetahuan. saduran. 2. arsitektur. e. seni terapan yang beripa seni kerajinan tangan. huruf-huruf. fotografi. l. bunga rampai. nama. g. kata. gambar. d. kolase. pantomim. seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis. ciptaan lagu atau musik dengan atau tanpa teks. pewayangan.c. drama. sejak saat itu pula ciptaan itu sudah dilindungi. susunan warna atau kombinasi dari unsure-unsur tersebut yang memiliki daya . termasuk karawitan. n. didengarkan dan sebagainya. Merek. Hak Cipta ini diberikan terhadap ciptaan yang berwujud atau berupa ekspresi yang dapat dilihat. i. seni kaligrafi. dibaca . seni patung. dan rekaman suara. karya siaran. Oleh karena itu agar suatu ciptaan dapat dilindungi. Hak Cipta tidak melindungi ciptaan yang masih berupa ide. karya pertunjukan.

selain itu hak atas merek ini hanya diberikan kepada pemilik merek yang beritikad baik. Undang Undang membedakan merek menjadi 2 (dua). maka harus memenuhi syaratsyarat yang ditentukan dalam Undang-undang Merek dan timbulnya hak atas merek tersebut apabila merek yang didaftarkan tersebut diterima pendaftarannya oleh kantor merek. . sehingga tanda tersebut mampu memberi kesan pada saat seseorang melihat merek tersebut. Menurut Undang-undang Merek agar suatu merek memperoleh hak atas merek. Undang Undang nomor 14 Tahun l997 menentukan bahwa hak atas merek adalah Hak khusus yang diberikan oleh negara kepada pemilik merek yang terdaftar dalam Daftar Umum Merek untuk jangka waktu tertentu menggunakan sendiri merek tersebut atau memberi izin kepada seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk menggunakannya Hak khusus yang diberikan tersebut berfungsi untuk memonopoli. sehingga hak tersebut mutlak pada pemilik merek dan dapat dipertahankan terhadap siapapun.pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa (pasal 1 butir l UU Merek). yaitu merek dagang dan merek jasa. Merek Dagang adalah tanda yang digunakan pada barang yang diperdagangkan untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya. Pasal 3 Undang Undang nomor 19 Tahun 1992 jo. maka pemilik merek harus mendaftarkan mereknya tersebut pada kantor merek. dengan demikian agar suatu merek dapat diterima pendaftarannya. Dari pengertian tersebut secara umum diartikan bahwa merek adalah suatu tanda untuk membedakan barang-barang yang dihasilkan atau diperdagangkan seseorang atau sekelompok orang atau badan hukum yang memiliki daya pembeda yang digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa. sedangkan merek jasa adalah merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan untuk membedakan dengan jasa sejenis lainnya. sehingga orang lain/badan hukum lain tidak boleh menggunakan merek tersebut tanpa ijin.

(penjelasan pasal 6 ayat 1 UU Merek) Menurut pasal 6 ayat 2 . kecuali atas setujuan tertulis dari pihak yang berwenang. Dalam pasal 5 Undang Undang Merek ditentukan mengenai merek yang tidak dapat didaftarkan bilamana mengandung unsur-unsur sebagai berikut : a. kecuali atas persetujuan tertulis dari yang berhak. tidak memiliki daya pembeda. atau symbol atau emblem dari negara atau lembaga nasional maupun internasional. foto. c. dan nama badan hukum yang dimiliki orang lain. bertentangan dengan kesusilaan dan ketertiban umum. jika: a. lambang. merupakan atau menyerupai nama orang terkenal.Suatu merek dapat disebut merek apabila memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dalam Undang Undang Merek dan permintaan pendaftaran merek hanya dapat dilakukan oleh pemilik merek yang beritikad baik . b. b. atau kombinasi antara unsure-unsur maupun persamaan bunyi ucapan yang terdapat dalam merek-merek yang bersangkutan. merupakan peniruan atau menyerupai nama atau singkatan nama. Sedangkan pengertian suatu merek mempunyai persamaan pada pokoknya bilamana ada kesan yang sama antara lain mengenai bentuk. telah menjadi milik umum atau. bendera. . d. cara penempatan. permintaan pendaftaran merek akan ditolak. Selain itu suatu permintaan pendaftaran juga ditolak jika mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhan dengan merek yang sudah terkenal milik orang lain yang sudah terdaftar terlebih dahulu untuk barang dan atau jasa yang sejenis maupun yang tidak sejenis sepanjang memenuhi persyaratan tertentu yang akan ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (pasal 6 ayat 3 dan 4). merupakan keterangan atau berkaitan dengan barang atau jasa yang dimintakan pendaftaran.

teknologi lahir dari kegiatan penelitian dan pengembangan. sehingga seharusnya merek tersebut tidak mendapatkan perlindungan hukum. karena mencari ketenaran merek orang lain. Penolakan pendaftaran merek terkenal ini meliputi untuk barang sejenis maupun yang tidak sejenis (pasal 6 ayat 4). Menurut Insan Budi Maulana. perlindungan terhadap merek terkenal dapat pula dilakukan melalui gugatan pembatalan pendaftaran merek yang dilakukan tanpa hak.c. 3. sebagai ilmu pengetahuan yang diterapkan dalam proses industri. sehingga untuk ini. kecuali atas persetujuan tertulis dari pemegang Hak Cipta tersebut. Selain penolakan pendaftaran atas merek terkenal milik orang/badan hukum lain. atau d. kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang. Paten Obyek pengaturan paten adalah suatu penemuan baru di bidang teknologi yang dapat diterapkan di bidang industri. Kegiatan . perlindungan terhadap merek terkenal didasarkan pertimbangan bahwa peniruan merek terkenal milik orang lain pada dasarnya dilandasi itikad tidak baik. merupakan atau menyerupai ciptaan orang lain yang dilindungi Hak Cipta. Biasanya merek yang digunakan secara melawan hukum ini adalah merek terkenal. permintaan pendaftaran merek terkenal milik orang lain harus ditolak. gugatan itu diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. tetapi langsung mengajukan permohonan Kasasi atau Peninjauan Kembali. merek dapat dianggap sebagai “roh” bagi suatu produk barang atau jasa. hal ini tentu akan merugikan pemilik merek yang terdaftar. merupakan peniruan atau menyerupai tanda atau cap atau stempel resmi yang digunakan oleh negara atau lembaga pemerintah. Penggunaan merek milik orang lain banyak dilakukan orang atau badan hukum. mereka menggunakan merek tersebut tanpa ijin pemiliknya. Menurut Penjelasan Umum Undang Undang Merek. Terhadap putusan Pengadilan Negeri yang memutuskan pembatalan tidak dapat diajukan permohonan Banding.

Hak khusus yang terdapat dalam paten merupakan hak ekslusif. yaitu seorang yang secara sendiri atau beberapa orang secara bersama-sama. Ketentuan ini merupakan perubahan dan penyempurnaan dari ketentuan lama dengan menghapus kata “badan hukum” sebagai penemu. Untuk mendapatkan hak khusus tersebut penemu atau pemegang paten harus mendaftarkan penemuannya tersebut pada kantor paten Setelah penemu atau pemegang paten memperoleh hak khusus. . ada yang secara sederhana tetapi ada pula yang dilakukan dengan cara yang sulit dan memakan waktu yang lama melalui lembaga Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) Pasal 1 butir 1 Undang Undang Paten menentukan : Paten adalah hak khusus yang diberikan negara kepada penemu atas hasil penemuannya di bidang teknologi. menyediakan untuk dijual atau disewakan atau diserahkan hasil produksi yang diberi paten. setelah itu paten akan menjalankan fungsi sosialnya dan menjadi milik umum. untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri penemuannya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada orang lain untuk melaksanakannya.tersebut berlangsung dalam berbagai bentuk. memakai. maka penemu atau pemegang paten memperoleh hak monopoli atas penemuannya tersebut untuk jangka waktu 20 tahun sejak penerimaan permintaan paten. karena yang dapat melakukan penelitian dan menghasilkan penemuan adalah manusia. Hal ini berarti setiap orang (masyarakat) bebas untuk menggunakan paten tersebut tanpa meminta ijin dari pemilik paten dalam hal ini tidak dianggap pelanggaran hak paten. maka hapuslah hak paten tersebut. badan hukum tidak dapat. Dengan kata lain bila jangka waktu paten berakhir. Pasal 1 butir 3 menjelaskan mengenai apa yang dimaksud dengan penemu. melaksanakan kegiatan yang menghasilkan penemuan. yaitu hak untuk melaksanakan paten yang dimilikinya dan melarang orang lain yang tanpa persetujuannya membuat.

dua langkah lebih dahulu dari keadaan semula. sedangkan kata langkah berkenaan dengan jarak: satu langkah. Suatu penemuan mengandung langkah inventif. Dalam pengertian ini yang dimaksud dengan penemuan adalah kegiatan pemecahan masalah atau idea. sedangkan penilaian bahwa suatu penemuan merupakan hal yang tidak dapat diduga sebelumnya harus dilakukan dengan memperhatikan keahlian yang ada pada saat diajukan permintaan paten atau yang telah ada pada saat diajukan dengan hak prioritas (pasal 2 ayat 3 UU Paten). Ad 1. Dapat diterapkan dalam industri. . Penemuan di bidang teknologi baik yang berupa proses atau hasil produksi yang dapat diberi paten harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : 1. Langkah inventif ini dalam pemeriksaan substansi adalah bagian yang paling sulit dan selalu menjadi perdebatan. yang dapat berupa proses atau hasil produksi atau penyempurnaan dan pengembangan proses atau hasil produksi. Mengandung langkah inventif. Suatu penemuan dianggap baru.Sedangkan yang dimaksud dengan penemuan menurut pasal 1 butir 2 UU Paten adalah kegiatan pemecahan masalah tertentu di bidang teknologi. artinya penilaian kebaruan suatu penemuan ditentukan atas dasar pada saat permintaan paten. jika pada saat pengajuan permintaan paten. 3. sehingga bukan barang atau bendanya. penemuan tersebut tidak sama atau tidak merupakan bagian dari penemuan terdahulu. selanjutnya penemuan tersebut tidak diumumkan baik di Indonesia maupun di luar Indonesia dalam bentuk tulisan atau uraian secara lisan atau melalui peragaan atau cara lain yang memungkinkan seorang ahli untuk melaksanakan penemuan tersebut. Ad 2. Penemuan tersebut harus baru. penemuan tersebut tidak merupakan bagian dari penemuan yang telah ada atau tidak merupakan bagian dari penemuan yang terdahulu. Kata-kata langkah inventif berkaitan dengan pemikiran yang kreatif. 2. jadi langkah inventif berarti kemajuan daripada the state of the art. jika penemuan tersebut bagi seorang yang mempunyai keahlian biasa mengenai teknik merupakan hal yang tidak dapat diduga sebelumnya (pasal 2 ayat 2 UU Paten).

yaitu . Dalam hal ini penemuan tersebut harus dapat diterapkan dalam industri atau diproduksi. Penemuan tentang teori dan metode di bidang ilmu pengetahuan dan matematika. perawatan. pengobatan dan pembedahan yang diterapkan terhadap manusia dan hewan. c. tetapi tidak menjangkau produk apapun yang digunakan atau berkaitan dengan metode tersebut. yaitu : Paten tidak diberikan untuk (pasal 7): a. karena penemuan tersebut tidak dapat diterapkan dalam industri atau diproduksi.Ad 3. Suatu penemuan dapat diterapkan dalam industri jika penemuan tersebut dapat diproduksi atau dapat digunakan dalam berbagai jenis industri (pasal 5 UU Paten). maka penemuan tersebut hanyalah merupakan teori yang mendapatkan perlindungan Hak Cipta. Penemuan tentang metode pemeriksaan. b. Penghapusan kedua ketentuan di atas dilakukan berdasarkan penilaian bahwa untuk mencukupi kebutuhan pangan yang sangat penting artinya bagi rakyat justru sangat diperlukan dan perlunya didorong upaya penelitian dan pengembangan ke arah penemuan baru di bidang teknologi yang dapat menghasilkan bahan pangan. Penemuan tentang proses atau hasil produksi makanan dan minuman termasuk hasil produksi berupa bahan yang dibuat melalui proses kimia dengan tujuan untuk membuat makanan dan minuman guna dikonsumsi manusia dan atau hewan. baik dalam ragam. Penemuan tentang jenis atau varietas baru tanaman atau hewan atau tentang proses apapun yang dapat digunakan bagi pembiakan tanaman atau hewan beserta lainnya. . a. b. Penemuan tentang proses atau hasil produksi yang pengumuman dan penggunaan atau pelaksanaannya bertentangan dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. Ada 2 ketentuan yang dihapuskan oleh Undang Undang Paten 1997. Undang Undang Paten memberikan ketentuan mengenai penemuan-penemuan yang tidak dapat dimintakan paten. ketertiban umum atau kesusilaan.

studi kelayakan dilakukan melalui penerapan e-voting di Kabupaten Jembrana. Djambatan. 1995 Makalah : Noegroho Amien Soetiarto. Pembaharuan Undang Undang Paten 1997. Yogyakarta 23-30 Agustus 1999 Peter Mahmud Marzuki. 1998 Saidin.MS ) Daftar Bacaan: Chairul Anwar. 1992 Harsono Adisumarto. disampaikan pada Penataran Hukum Perdata & Ekonomi di Fak Hukum Univ Gadjah Mada . Bandung. pilot tes hingga uji coba pun dilakukan secara simultan demi kesempurnaan sistem pemilu elektronik yang dikembangkan BPPT. Aspek Hukum Hak Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Right). Jakarta. kami juga berusaha untuk memperhatikan standar e-voting internasional dalam menyusun standar e-voting yang akan diterapkan di Indonesia. Dimulai 2008 lalu. SH. PT Citra Aditya Bakti. Hukum Paten (khusus lingkup penemu/pemegang paten dan lisensi) makalah. Paten dan Hak Cipta. Hak Milik Perindustrian (Industrial Property) Akademika Pressindo. Sukses Bisnis melalui Merek. Citra aditya Bakti. Pengembangan teknologi e-voting yang dilakukan BPPT telah menempuh perjalanan panjang terkait studi kelayakan pemilu elektronik di Indonesia. Hak Milik Intelektual khususnya Paten dan Merek. Masalah-masalah Praktis Mengenai Hak-Hak Milik Intelektual. “Coblos komputer” ini mampu mengatasi masalah yang selama ini terjadi dalam pelaksanaan pemilu konvensional. pengujian. karena kegiatan penelitian dan pengembangan itulah yang menghasilkan teknologi yang diperlukan. Selanjutnya dilakukan uji materi UU No 32 tahun 2004 yang akhirnya menghasilkan keputusan e-voting diperbolehkan dalam Pilkada. 2.Makalah. 1997 Sudargo Gautama & Rizawanto Winata. Simulasi. Pilihan Inovetif Pelaksanaan Pilar Demokrasi Pemilu secara elektronik (e-voting) menjadi pilihan inovatif dalam pelaksanaan pilar demokrasi. Jakarta 1990 Insan Budi Maulana. Bandung. Jakarta. Hukum Paten dan PerundangUndangan Paten Indonesia.jumlah dan kualitas yang sebanyak-banyaknya .7 Contoh Pelaksanaan Demokrasi Elektronika Pemilu Elektronik. .( Irta Windra Syahrial. “Pada prosesnya. PT Raja Grafindo Persada. Namun demikian penerapannya di Indonesia tidak serta merta ada begitu saja.

tata cara (adat. Rahasia. dan memenuhi azas Langsung.1 Kesimpulan Etika dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi ialah sekumpulan azas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.Kehandalan sistem yang sudah dikembangkan telah diuji secara langsung diantaranya yaitu di Pandeglang. Bebas.” ungkapnya. sopan santun) nilai mengenai benar dan salah.” ungkap Kepala Program e-voting BPPT. BAB III PENUTUP 3. Umum. prosedur keamanan dilakukan di tiap tahapan e-voting baik dari tahapan pra pemungutan. pemungutan hingga pasca pemungutan suara. Banyak pihak yang masih meragukan keamanan dari sistem e-voting. Padahal menurut Andrari. Jujur dan Adil. Banda Aceh dan Gorontalo. namun tetap dapat diaudit untuk memastikan bahwa Pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. tentang hak dan kewajiban tentang TIK yang dianut oleh suatu golongan atau masyarakat.Sehinggah dampak negative dari penggunaan TIK dalam masyarakt berkurang atau bahkan tidak ada. Agar penggunaan TIK sesuai bidang profesi yang dilakoni dan tidak melanggar kode etik yang ada. “Selain itu meskipun sistem pemilihan bersifat elektronik. . dalam sistem yang dikembangkan. Andrari Grahitandaru.

Tidak mengganggu dan atau merusak sistem informasi orang lain dengan cara apa pun.scribd. pencantuman url website yang menjadi referensi tulisan kita baik di media cetak atau elektronik 8.html http://lianovita.html http://10205186. Tidak memasuki sistem informasi orang lain secara illegal. Menggunakan alat pendukung TIK dengan bijaksana dan merawatnya dengan baik. Akan tetapi dalam penggunaannya tetap harus memperhatikan beberapa etika.blogspot. 3.ac. karena menggunakan TIK pada dasarnya adalah kita berhubungan dengan orang lain dan berhubungan dengan orang lain membutuhkan kode etik tertentu.siap-sekolah. 4.com/2011/02/19/etika-dan-moral-dalam-menggunakan-teknologi-informasidan-komunikasi/ http://ml.fkip.blogspot. 5.com/doc/45827302/Makalah-Etika-Dalam-Penggunaan-TIK http://hadilucu.Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah salah satu sarana yang dapat memudahkan dalam pencarian informasi serta memudahkan pula dalam berkomunikasi. Menjunjung tinggi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Tidak memberikan user ID dan password kepada orang lain untuk masuk ke dalam sebuah sistem.com/2008/03/isi-undang-undang-ite-informasi-dan. Tetap bersikap sopan dan santun walaupun tidak bertatap muka secara langsung. 6. Tidak menggunakan TIK dalam melakukan perbuatan yang melanggar hukum dan normanorma yang berlaku di masyarakat. Tidak diperkenankan pula untuk menggunakan user ID orang lain untuk masuk ke sebuah sistem.id/2012/06/06/implikasi-etis-penggunaan-teknologi-informasi/ .student. DAFTAR PUSTAKA http://wahyoku. Misalnya. Menggunakan fasilitas TIK untuk melakukan hal yang bermanfaat 2. Berikut beberapa etika yang harus diperhatikan dalam penggunaan TIK: 1. 7.uns.com/2010/05/etika-dan-moral-penggunaan-teknologi.

go.html http://shedech.scribt. Etika Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia on www.or.com/ http://www.blogspot.Pd.blogspot.scribt.Etika dan Moral dalam Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi on www.php/component/content/article/58-teknologi-material/1000-pemiluelektronik-pilihan-inovatif-pelaksanaan-pilar-demokrasi http://wa2n77.com/etika-dan-kerangka-hukum-bidang.wordpress.html Munir.cert.com Etika dan Kerangka Hukum Bidang TI on www.com Padiya.digi-ti.S.id/~budi/articles/cyberlaw.com .bppt.com/tik-kelas-x/etika-dan-moral-dalam-menggunakan-teknologi-informasi-dankomunikasi/ http://www.id/index.http://jurnaltik.