SOAL 1. Jelaskan definisi angin, penyebab utama terjadinya angin, dasar hubungan gradien tekanan udara angin ! 2.

Jelaskan gaya-gaya penggerak angin ! 3. Jelaskan sistem angin global ! 4. Jelaskan pola angin secara umum ! 5. Jelaskan keragaman angn secara musiman ! 6. Jelaskan macam-macam angin lokal ! 7. Jelaskan tentang kecepatan angin (alat pengukur, satuan data kecepatan angin) ! 8. Jelaskan fungsi pokok angin dalam klimatologi ! 9. Jelaskan pengaruh angin pada tanaman ! 10. Jelaskan fungsi tanaman pematah angin ! 11. Jelaskan klasifikasi tanaman menurut Whitehead ! 12. Jelaskan terjadinya frost ! 13. Jelaskan sejarah terjadinya El-Nino dan La-Nina ! 14. Jelaskan ciri-ciri terjadinya El-Nino dan La-Nina ! 15. Jelaskan penyebab terjadinya pemanasan global ! 16. Jelaskan akibat terjadinya pemanasan global ! JAWAB 1. Definisi angin adalah udara yang bergerak yang diakibatkan oleh pergerakan atau rotasi bumi dan juga karena adanya perbedaan tekanan udara di lingkungan sekitarnya. Angin bertiup dari daerah yang memiliki tekanan udara tinggi ke tempat yang memiliki tekanan udara rendah. Angin terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara atau perbedaan suhu udara pada suatu daerah atau wilayah. Hal ini berkaitan dengan besarnya energi panas matahari yang di terima oleh permukaan bumi. Pada suatu wilayah, daerah yang menerima energi panas matahari lebih besar akan mempunyai suhu udara yang lebih panas dan tekanan udara yang cenderung lebih rendah. Perbedaan suhu dan tekanan udara akan terjadi antara daerah yang menerima energi panas lebih besar dengan daerah lain yang lebih sedikit menerima energi panas, yang berakibat akan terjadi aliran udara pada wilayah tersebut. Faktor Terjadinya Angin • Gradien Barometris, semakin besar gradient barometris maka semakin cepat tiupan anginnya.

• • • Letak Tempat. Kita sudah tahu bahwa berbagai belahan . Pola angin secara umum Semua angin merupakan bagian dari sistem sirkulasi udara global yang bertindak untuk menyeimbangkan suhu dan tekanan di seluruh dunia.  Skala Mikro 4. semakin tinggi suatu tempat.  Gaya Sentrifugal • • • Gaya yang timbul akibat adanya pergerakan melingkar yang berpusat pada suatu titik tertentu Sentrifugal menuju keluar lingkaran Gaya-gaya saling menyeimbangkan sehingga benda yang bergerak tidak terlepas  Gaya Coriolis • • • • Akibat perputaran bumi pada porosnya Di Belahan Bumi Utara dibelokkan ke kanan Di belahan Bumi Selatan dibelokkan ke kiri Berdasar hukum III Newton : aksi-reaksi  Gaya gesekan (friction forces) 3. Makin besar perbedaan tekanan makin besar kecepatan angin. maka angin yang bertiup akan semakin kencang. angin lembah – gunung). Ketinggian. meliputi daerah yang kecil. Gaya-gaya penggerak angin :  Gaya gardien tekanan (PRESSURE GRADIENT FORCE = PGF) • • Gaya yang terjadi karena perbedaan tekanan akibat perbedaan suhu. (misalnya: angin darat – laut. Dasar hubungan antara gradien tekanan udara dengan angin :  Arah gerakan udara adalah dari wilayah yang mempunyai kerapatan udarayang lebih tinggi ke rendah. Waktu. angin yang bertiup di daerah katuliswa akan bergerak lebih cepat daripada yang bertiup di non daerah katulistiwa. angin akan bergerak lebih cepat pada siang hari daripada malam hari. 2.  Kecepatan angin ditunjukkan oleh kecuraman gradien tekanan atau laju perubahan tekanan. Sistem angin global  Skala Makro  pola angin umum dunia  Skala Meso  pola angin yang terjadi hanya dalam waktu beberapa hari saja dan  angin yang bertahan beberapa menit saja.

udara tenggelam karena lebih berat dan hasil dalam daerah tekanan tinggi. bertiup dari barat. Dengan asumsi :  Tidak ada gaya corriolis  Permukaan bumi rata dan komposisi seragam  Letak bumi tidak miring pada sumbu . Dingin udara dari kutub cenderung tenggelam dan bergerak ke arah khatulistiwa lebih dekat ke permukaan bumi. Sebuah ekspresi yang baik untuk diingat adalah bahwa: “Angin bertiup dari tinggi ke rendah” (yaitu: dari tekanan tinggi ke tekanan rendah).dunia menerima jumlah yang berbeda panas dari matahari (lihat halaman sinar matahari untuk informasi lebih lanjut).Sebaliknya. Ini dikenal sebagai angin perdagangan karena mereka digunakan oleh kapal berlayar membawa barang-barang perdagangan di seluruh dunia. Mereka meniup konsisten dari utara NE dari khatulistiwa (utara timuran) dan dari selatan SE dari khatulistiwa (timuran selatan). Di daerah dingin. danke kiri di selatan. mereka yang tertekuk oleh pemintalan Bumi: di sebelah utara khatulistiwa kanan. udara di atas mereka menghangatkan dan meningkat karena menjadi lebih ringan daripada udara di sekitarnya. Hal ini menciptakan pola sel-seperti angin di seluruh dunia. tidak sekadar angin pukulan dalam garis lurus dari utara ke selatan. Pemanasan diferensial ini pada gilirannya menghasilkan perbedaan suhu dan tekanan udara di seluruh dunia – yang drive angin dunia. udara hangat dari naik khatulistiwa dan bergerak ke arah kutub yang tinggi di atmosfer karena lebih ringan. Sebaliknya. Sebagai daerah khatulistiwa yang paling dipanaskan. misalnya angin bertiup stabil terhadap khatulistiwa dari subtropis. Angin akan meniup sebagai udara keluar terjepit oleh udara dingin tenggelam dan ditarik di bawah udara hangat naik. Ini disebut Efek Coriolis dan membungkuk setiap angin di Bumi. menyebabkan daerah tekanan rendah. Di-lintang pertengahan (30 – 60º utara dan selatan khatulistiwa) sebagian besar angin baratan. Namun.. Di tempat lain mereka pukulan terutama dari timur. menghasilkan pola yang berbeda dari angin di seluruh dunia. dengan udara yang bergerak di antara daerah yang berbeda di seluruh dunia dan juga di ketinggian yang berbeda di atmosfer. Gerakan-gerakan ini mengakibatkan pola angin global. Setiap perbedaan suhu seperti ini selalu akan menyebabkan perbedaan tekanan udara – dan karena angin akan meledak. Teori Hadley (Sirkulasi Satu Sel)  udara hangat dari daerah equator yang bertekanan rendah naik dan mengalir ke arah kutub dan uadra kutub yang berta turun dan mengalir di permukaan menuju ke equator.

maka massa udara tersebut dipaksa naik secara vertikal (konveksi). angin anti passat kembali turun secara vertikal sebagai angin yang kering. Pada daerah sekitar lintang 20° . Daerah pertemuan kedua angin passat tersebut dinamakan Daerah Konvergensi Antar Tropik (DKAT). d. turun dari atas. DKAT ditandai dengan temperatur yang selalu tinggi.5.30° LU dan LS. misalnya gurun di Saudi Arabia. wilayah DKAT terbebas dari adanya angin topan. Sedangkan di daerah ekuator antara 10 ° LU – 10° LS terdapat juga daerah tenang yang disebut daerah “teduh ekuator” atau “daerah doldrum” c. Akibatnya daerah ini dinamakan daerah doldrum (wilayah tenang). Di belahan bumi Utara disebut Angin Anti Passat Barat Daya dan di belahan bumi Selatan disebut Angin Anti Passat Barat Laut. Di sekitar khatulistiwa. Karena temperatur di daerah tropis selalu tinggi. terbentuk gurun di muka bumi. Pengaruh angin Barat di belahan bumi Utara tidak begitu terasa karena hambatan dari benua. Angin Barat Sebagian udara yang berasal dari daerah maksimum subtropis Utara dan Selatan mengalir ke daerah sedang Utara dan daerah sedang Selatan sebagai angin Barat. Di sini bertiup angin Barat yang sangat kencang yang oleh pelaut-pelaut disebut roaring forties. Terdiri dari Angin Passat Timur Laut bertiup di belahan bumi Utara dan Angin Passat Tenggara bertiup di belahan bumi Selatan. Di daerah Subtropik (30° – 40° LU/LS) terdapat daerah “teduh subtropik” yang udaranya tenang. Di belahan bumi Selatan pengaruh angin Barat ini sangat besar. Akibat kenaikan massa udara ini. dan gurun di Australia. Angin Anti Passat Udara di atas daerah ekuator yang mengalir ke daerah kutub dan turun di daerah maksimum subtropik merupakan angin Anti Passat. Keragaman angin secara musiman a. b. Angin Timur . Angin kering ini menyerap uap air di udara dan permukaan daratan. Akibatnya. dan tidak ada angin. kedua angin passat ini bertemu. Gurun Sahara (Afrika). Angin Passat Angin passat adalah angin bertiup tetap sepanjang tahun dari daerah subtropik menuju ke daerah ekuator (khatulistiwa). tertama pada daerah lintang 60° LS.

Oleh kerena tidak melewati lautan yang luas maka angin tidak banyak mengandung uap air oleh karena itu pada umumnya di indonesia terjadi musim kemarau. sehingga pada umumnya di Indonesia terjadi musim penghujan.Di daerah Kutub Utara dan Kutub Selatan bumi terdapat daerah dengan tekanan udara maksimum. kecuali pantai barat sumatera. Dari daerah ini mengalirlah angin ke daerah minimum subpolar (60° LU/LS). Keadaan ini menyebabkan arus angin dari benua Asia ke benua Australia. makin ke timur curah hujan makin berkurang karena kandungan uap airnya makin sedikit. Pada bulan Oktober – April. Musim penghujan meliputi seluruh wilayah indonesia. Antara kedua musim tersebut ada musim yang disebut musim pancaroba (peralihan). Di indonesia terjadi angin musim timur di belahan bumi selatan dan angin musim barat daya di belahan bumi utara. Angin ini disebut angin Timur. e. Pada bulan April-Oktober. Di Indonesia angin ini merupakan angin musim Timur Laut di belahan bumi Utara dan angin musim Barat di belahan bumi Selatan. . sedangkan di australia terdapat pusat-pusat tekanan udara tinggi yang menyebabkan terjadinya angin dari australia menuju asi. matahari berada di belahan langit utara. arah angin tidak teratur dan terjadi hujan secara tiba-tiba dalam waktu singkat dan lebat. di asia terdapat pusat-pusat tekanan udara rendah. Akibatnya. dan musim labuh yang merupakan peralihan musim kemarau ke musim penghujan. matahari berada pada belahan langit Selatan. sehingga benua asi lebih panas daripada benua australia. yaitu : Musim kemareng yang merupakan peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau. sehingga benua Australia lebih banyak memperoleh pemanasan matahari dari benua Asia. Angin Muson (Monsun) Angin muson adalah angin yang berhembus secara periodik (minimal 3 bulan) dan antara periode yang satu dengan yang lain polanya akan berlawanan yang berganti arah secara berlawanan setiap setengah tahun. sulawesi tenggara. Angin timur ini bersifat dingin karena berasal dari daerah kutub. Umumnya pada setengah tahun pertama bertiup angin darat yang kering dan setengah tahun berikutnya bertiup angin laut yang basah. Oleh karena angin ini melewati Samudra Pasifik dan Samudra Hindia maka banyak membawa uap air. hanya saja persebarannya tidak merata. dan pantai selatan irian jaya. Akibatnya di Australia terdapat pusat tekanan udara rendah (depresi) sedangkan di Asia terdapat pusat-pusat tekanan udara tinggi (kompresi). Adapun ciri-ciri musim pancaroba yaitu: Udara terasa panas.

Angin ini memiliki sifat panas dan kering sehingga seringkali tidak bersahabat bagi kesehatan manusia dan menyebabkan tanaman rusak. Contohnya : • • • • • • • • Angin gending di Jawa Timur Angin bahorok di Sumatera Utara Angin barubu/ Brubu di Sulawesi Selatan Angin kumbang di Jawa Barat Angin wambrau di Papua/ Irian Jaya Anemometer. Wind vane.8 km/jam) dengan demikian kecepatan angin dapat diperhitungkan dengan jarak yang ditempuh angin di dalam satu satuan waktu tertentu. Daratan bertekanan maksimum dan lautan bertekanan minimum. Sebaliknya pada malam hari udara mengalir dari gunung ke lembah menjadi angin gunung.6. Windsock. Macam-macam angin lokal Angin darat dan angin laut Angin ini terjadi di daerah pantai. Yang biasanya banyaditemukan di bandara – bandara. angin darat terjadu pada malam hari daratan lebih cepat melepaskan panas dibandingkan dengan lautan. Angin bertiup dari laut ke darat. knots (1 knots = 1. Angin Fohn Angin fohn mendapat sebutan sebagai angin jatuh karena terjadi akibat adanya gerakan udara yang naik pegunungan dengan tinggi 200 meter di satu sisi lalu turun ke sisi yang lain. Angin bertiup dari darat ke laut. adalah alat untuk mengetahui arah angin. adalah alat untuk mengetahui arah angin dan memperkirakan besar kecepatan angin. km/jam. Angin lembah dan angin gunung Pada siang hari udara yang seolah-olah terkurung pada dasar lembah lebih cepat panas dibandingkan dengan udara di puncak gunung yang lebih terbuka (bebas). adalah alat yang mengukur kecepatan angin. Alat-alat untuk mengukur angin antara lain : . Angin laut terjadi pada siang hari daratan lebih cepat menerima panas dibandingkan dengan lautan. mil/jam. Satuan kecepatan angin dapat dinyatakan dengan : meter/detik (m/det). Sebaliknya. 7. Angin fohn terjadi usai hujan orografis dan bertiup pada suatau wilayah dengan temperatur dan intensitas yang berbeda. maka udara mengalir dari lembah ke puncak gunung menjadi angin lembah.

Pengaruh angin pada tanaman • • • Transpirasi Jika kecepatan angin meningkat laju transpirasi juga akan meningkat. diubah menjadi bentuk gas yang disebut uap air). Fungsi tanaman pematah angin Fungsi utama pematah angin (wind breaker) adalah untuk mereduksi kecepatan angin. daun menggerisik. kegagalan pembungaan dan penyerbukan. dan evapotranspirasi (proses perpindahan molekul air dari suatu bentuk cair atau padat. 9. suhu. Pemasukan CO2 Kerusakan mekanik pada tanaman Jika kekuatan angin besar. balingbaling angin tergerakan Daun dan ranting kecil bergerak-gerak Kertas dapat terbang.Data kecepatan angin Angka Beaufort 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Deskripsi Tenang Angin sangat lemah Sepoi-sepoi Angin lemah Angin sedang Angin semilir sejuk Angin kuat Angin ribut sedang Angin ribut Angin ribut kuat Angin ribut sangat kuat Badai Badai topan dasyat Kriteria Spesifik Gerakan asap ke atas Angin terlihat pada arah asap tetap mampu menggerakan baling-baling angin Angin terasa pada muka. Selain itu juga berfungsi untuk mengurangi kerusakan mekanis karena patah atau hilangnya organ-organ tanaman. cabang kecil bergerak-garak Pohon kecil bergoyang. daun-daun akan rusak sehingga membuat kapasitas fotosintesis dan translokasi berkurang. riak air di rawa Cabang besar bergerak Pohon-pohon bergerak Ranting-ranting patah Genting dapat terlempar Pohon-pohon dapat tumbang Pohon tumbang dan kerusakan hebat Rumah-rumah roboh dengan kerusakan berat Kecepatan mil/jam <1 1–3 4–7 8 – 12 13 – 18 19 – 24 25 – 31 32 – 38 39 – 46 47 – 54 55 – 63 64 – 75 > 75 8. bentuk habitus dan pertumbuhan yang . 10. Fungsi pokok angin dalam klimatologi Fungsi pokok angin dalam klimatologi adalah memindahkan panas. uap air dan CO 2 serta mengendalikan unsur cuaca dan iklim. yaitu kelembaban udara.

Ada 2 macam frost. misalnya: kelapa. . Klasifikasi tanaman menurut Whitehead Exposure evader Exposure tolerant (contoh : barley) Exposure sensitive kecepatan angin. daun tebu.mengalami kelainan serta untuk mengurangi laju evapotranspirasi yang tinggi. yaitu : a. atau daun kelapa. Jika pancaran dari permukaan bumi berlebihan temperature udara akan menjadi sangat rendah. sengon. Pada lokasi kebun yang rawan terhadap tiupan angin kencang agar ditanami tanaman pematah angin. Frost radiasi. bunga turi dan lain-lain. Terjadinya Frost Frost adalah suatu kondisi dimana temperatut udara turun scara tajam sampai kurang dari 0 ° C. 12. lamtoro. Glerecidae.  tanaman golongan ini tidak bisa bertahan di tempat terbuka yang Jenis tanaman pematah angin yang dianjurkan adalah sebagai berikut:     11. (contoh : Carastum atrovirens). 13. sehingga tak terpengaruh angin kuat. b. Tinggi tanaman dan produksi Bahan Kering menurun drastis dengan bertambahnya atas. Sementara itu. Bangunan sementara dapat dibuat dari anyaman bambu. dapat terjadi pada waktu siang maupun malam dan dalam keadaan udara apapun ketika kecepatan angin lebih dari 4 mil/jam dan membawa massa dari udara dingin. Pematah angin dapat berupa tanaman dan juga bangunan sementara. Jenis tumbuhan yang dapat digunakan. pematah angin yang bersifat tetap berasal dari tumbuhan tahunan yang umurnya panjang dan dapat diatur pertumbuhannya. Frost angin. Accasia. terjadi pada waktu malam hari yang cerah dengan angin yang kecil. Sejarah terjadinya El-Nino dan La-Nina banyak angin. fungsinya untuk mengantisipasi terjadinya:    Kerusakan tajuk tanaman Kerontokan bunga dan buah Penguapan air dari daun dan tanah khusunya pada musim kemarau Mahoni Maeopsis Sengon Kayu putih  tanaman-tanaman pendek yang bagian diatas tanah tidak muncul ke  produksi Bahan Kering berkurang jika kecepatan angin meningkat.

Pemberian nama El-Nino pada fenomena ini disebabkan oleh karena kejadian ini seringkali terjadi pada bulan Desember. Bagian barat Samudra Pasifik tekanan udara meningkat sehingga menyebabkan terhambatnya pertumbuhan awan di atas lautan bagian timur Indonesia. Dalam bahasa latin La Nina berarti "gadis cilik". menyebabkan pembentukkan awan yang lebih dan hujan lebat di daerah sekitarnya Kejadian El-Nino tidak terjadi secara tunggal tetapi berlangsung secara berurutan pasca atau pra La-Nina. La-Nina mengikuti El-Nino hanya terjadi 4 kali dari 15 kali kejadian sedangkan yang mendahului El-Nino 8 kali dari 15 kali kejadian. 14. El-Nino (bahasa Spanyol) sendiri dapat diartikan sebagai “anak lelaki”. Fenomena yang teramati adalah meningkatnya suhu permukaan laut yang biasanya dingin. Hasil kajian dari tahun 1900 sampai tahun 1998 menunjukan bahwa El-Nino telah terjadi sebanyak 23 kali (rata-rata 4 tahun sekali). sehingga di beberapa wilayah Indonesia terjadi penurunan curah hujan yang jauh dari normal. Kejadian ini mendorong terjadinya pembentukan awan yang akan meningkatkan curah hujan di sekitar kawasan tersebut. sekitar 12 kali (80%) terjadi berurutan dengan tahun El-Nino. 2005). Dari 15 kali kejadian La-Nina..Nina El-Nino Suhu permukaan laut di Pasifik tengah dan timur menjadi lebih tinggi dari biasa pada waktuwaktu tertentu. La-Nina hanya 15 kali (rata-rata 6 tahun sekali). Secara umum..blogspot. Ciri-ciri terjadinya El-Nino dan La. La Nina tidak dapat dilihat secara fisik. terjadi pula fenomena sebaliknya yaitu mendinginnya suhu permukaan laut akibat menguatnya upwelling. menurut sejarahnya adalah sebuah fenomena yang teramati oleh para penduduk atau nelayan Peru dan Ekuador yang tinggal di pantai sekitar Samudera Pasifik bagian timur menjelang hari natal (Desember). periodenya pun tidak tetap. Fenomena ini mengakibatkan perairan yang tadinya subur dan kaya akan ikan (akibat adanya upwelling atau arus naik permukaan yang membawa banyak nutrien dari dasar) menjadi sebaliknya. lebih ke barat dari keadaan normal. El-Nino akan terjadi apabila perairan yang lebih panas di Pasifik tengah dan timur meningkatkan suhu dan kelembaban pada atmosfer yang berada di atasnya. Keadaan inilah yang menyebabkan terjadinya fenomena LaNina. hal ini menunjukkan bahwa peluang terjadinya La-Nina . walaupun tidak selalu.El-Nino. Fenomena ini memiliki periode 2 – 7 tahun. La Nina merupakan suatu kondisi dimana terjadi penurunan suhu muka laut di kawasan Timur equator di Lautan Pasifik. Kebalikan dari fenomena ini selanjutnya diberi nama La-Nina (juga bahasa Spanyol) yang berarti “anak perempuan” (oseanografi. Tekanan udara di kawasan equator Pasifik barat menurun. Di kemudian hari para ahli juga menemukan bahwa selain fenomena menghangatnya suhu permukaan laut.com.

La Nina umumnya terjadi pada musim dingin di Belahan Bumi Utara Khatulistiwa. Menurut Kementerian Negara Lingkungan Hidup pada tahun 1995 rata-rata orang di perkotaan di Indonesia menghasilkan sampah sebanyak 0. mempercepat proses terjadinya pemanasan global. sampah di perkotaan merupakan sektor yang sangat potensial. pada tahun 2020 sampah yang dihasilkan mencapai 500 juta kg/hari atau 190 ribu ton/tahun. laut dan daratan bumi. Pemanasan Global disebabkan diantaranya oleh “Greenhouse Effect” atau yang kita kenal dengan efek rumah kaca.8 kg/hari dan pada tahun 2000 terus meningkat menjadi 1 kg/hari. Sampah merupakan masalah besar yang dihadapi kota-kota di Indonesia. Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. hal ini biasa disebut upwelling. Penyebab terjadinya pemanasan global Pemanasan Global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer.setelah El-Nino tidak begitu besar. Penyebab terjadinya pemanasan global Sampah Sampah menghasilkan gas metana (CH4). 15. Kejadian El-Nino 1982/83 yang dikategorikan sebagai tahun kejadian El-Nino yang kuat tidak diikuti oleh La-Nina. Dilain pihak jumlah penduduk terus meningkat sehingga. Kerusakan hutan . La-Nina Meskipun rata-rata La Nina terjadi setiap tiga hingga tujuh tahun sekali dan dapat berlangsung 12 hingga 36 bulan. Dengan jumlah ini maka sampah akan mengemisikan gas metana sebesar 9500 ton/tahun. Dengan demikian. Pada saat terjadi La Nina angin passat timur yang bertiup di sepanjang Samudra Pasifik menguat (Sirkulasi Walker bergeser ke arah Barat). Dengan pergantian massa air itulah suhu permukaan laut mengalami penurunan dari nilai normalnya. Sehingga massa air hangat yang terbawa semakin banyak ke arah Pasifik Barat. ia tidak mempunyai periode tetap sehingga sulit diprakirakan kejadiannya pada enam hingga sembilan bulan sebelumnya. diperkirakan. Diperkirakan 1 ton sampah padat menghasilkan 50 kg gas metana. Kenaikan konsentrasi gas CO 2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak (BBM). batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk mengabsorbsinya. Akibatnya massa air dingin di Pasifik Timur bergerak ke atas dan menggantikan massa air hangat yang berpindah tersebut. La Nina adalah sesuatu yang alami dan telah mempengaruhi wilayah Samudra Pasifik selama ratusan tahun.

Hal ini akan menurunkan produksi tambak ikan dan udang. perubahan tata guna lahan. Di beberapa tempat terjadi peningkatan curah hujan sehingga meningkatkan peluang terjadinya banjir dan tanah longsor. sekitar 2. dan punahnya berbagai jenis ikan. serta kerusakankerusakan yang ditimbulkan oleh pemegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH) dan Hutan Tanaman Industri (HTI). Ancaman lain yang dihadapi masyarakat yaitu memburuknya kualitas air tanah. Saat ini di Indonesia diketahui telah terjadi kerusakan hutan yang cukup parah. tentu saja proses penyerapan karbondioksida tidak dapat optimal. Hal ini akan mempercepat terjadinya pemanasan global. Sebagian besar Daerah Aliran Sungai (DAS) akan terjadi perbedaan tingkat air pasang dan surut yang makin tajam. Selain itu. sebagai akibat dari masuknya atau merembesnya air laut. yang merupakan salah satu dari gas rumah kaca.2 juta/tahun. sebagai akibat tergenang oleh air laut. sehingga mengakibatkan terjadinya pemuaian massa air laut. dampak pemanasan global dirasakan oleh seluruh umat manusia di dunia. yaitu : Kehutanan .  Pergeseran musim sebagai akibat dari adanya perubahan pola curah hujan. Sebagai akibat terjadinya pemanasan global. Kerusakan hutan tersebut disebabkan oleh kebakaran hutan. antara lain perubahan hutan menjadi perkebunan dengan tanaman tunggal secara besar-besaran. Perubahan iklim mengakibatkan intensitas hujan yang tinggi pada periode yang singkat serta musim kemarau yang panjang. misalnya perkebunan kelapa sawit. sementara di tempat lain terjadi penurunan curah hujan yang berpotensi menimbulkan kekeringan. termasuk Indonesia. dan kenaikan permukaan air laut. Posisi Indonesia sebagai negara kepulauan. menurut data dari Forest Watch Indonesia (2001). menyebabkan mencairnya es di kutub utara dan selatan.Salah satu fungsi tumbuhan yaitu menyerap karbondioksida (CO2). serta terjadinya pemutihan terumbu karang (coral bleaching). Kondisi ini akan semakin parah apabila daya tampung badan sungai atau waduk tidak terpelihara akibat erosi. Laju kerusakan hutan di Indonesia. menempatkan Indonesia dalam kondisi yang rentan menghadapi terjadinya pemanasan global. Hal ini mengakibatkan meningkatnya kekerapan terjadinya banjir atau kekeringan. serta infrastruktur perkotaan yang mengalami kerusakan. Akibat terjadinya pemanasan global Sebagai sebuah fenomena global. Indonesia akan menghadapi peristiwa :  Kenaikan temperatur global. Kedua peristiwa tersebut akan menimbulkan dampak pada beberapa sektor. Dengan kerusakan seperti tersebut diatas. dan mengubahnya menjadi oksigen (O 2). 16. naiknya permukaan air laut akan mengakibatkan pulau-pulau kecil dan daerah landai di Indonesia akan hilang.

kemarau panjang akan mengakibatkan krisis air bersih sehingga berdampak timbulnya penyakit diare dan penyakit kulit. sehingga menyebabkan rumput-rumput dan ranting yang mengering mudah terbakar. kebakaran hutan menyebabkan punahnya berbagai keanekaragaman hayati. Sehingga akan terjadi penurunan produksi pangan di Indonesia. dimana spesies yang mampu beradaptasi akan bertahan dan. secara ekonomis. Suhu air laut yang meningkat juga memicu terjadinya migrasi ikan yang sensitif terhadap perubahan suhu secara besar-besaran menuju ke daerah yang lebih dingin. misalnya keterlambatan musim tanam atau panen. . Sedangkan spesies yang tidak mampu beradaptasi. Bencana banjir yang melanda akan menyebabkan terkontaminasinya persediaan air bersih sehingga menimbulkan wabah penyakit diare dan penyakit leptospirosis pada masa pasca banjir. akan mengalami kepunahan. Singkatnya. sebagai habitat bagi berbagai jenis ikan.Terjadinya pergantian beberapa spesies flora dan fauna. Perikanan Peningkatan suhu air laut mengakibatkan terjadinya pemutihan terumbu karang. tanah longsor dan kekeringan. kegagalan penanaman. perubahan iklim akan mempengaruhi ketahanan pangan nasional. Pertanian Pada umumnya. misalnya penyakit yang ditularkan oleh nyamuk (malaria dan demam berdarah). Adanya kebakaran hutan yang terjadi merupakan akibat dari peningkatan suhu di sekitar hutan. Kenaikan suhu udara akan menyebabkan masa inkubasi nyamuk semakin pendek sehingga nyamuk makin cepat untuk berkembangbiak. atau panen karena banjir. Kenaikan suhu akan menjadi faktor penyeleksi alam. Sementara itu. dan selanjutnya matinya terumbu karang. Selain itu. Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) juga menjadi ancaman seiring dengan terjadinya kebakaran hutan. merugikan nelayan karena menurunkan hasil tangkapan mereka. mewabahnya diare. Peristiwa matinya terumbu karang dan migrasi ikan. Hal tersebut berdampak pada pola pertanian. semua bentuk sistem pertanian sensitif terhadap perubahan iklim. bahkan kemungkinan akan berkembang biak dengan pesat. Kesehatan Dampak pemanasan global pada sektor ini yaitu meningkatkan frekuensi penyakit tropis. Perubahan iklim berakibat pada pergeseran musim dan perubahan pola curah hujan. penyakit kencing tikus atau leptospirasis dan penyakit kulit.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful