MEMBANGUN AKHLAK YANG MULIA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI Perilaku dan Tabiat Manusia, baik yang terpuji

maupun tercela disebut akhlak. Dalam bahasa Indonesia, akhlak sering disebut “moral” atau “etika”. Secara etimologi, akhlak berasal dari bahasa Arab, akhlaq. Secara umum kedudukan akhlak adalah universal. Nilai-nilai standar tentang akhlak sudah dihujamkan oleh Allah SWT ke dalam jiwa manusia sejak mereka lahir : “Maka Dia ilhamkan dalam jiwa itu kecenderungan untuk berbuat buruk (hawa nafsu) dan kecenderungan untuk berbuat takwa” (QS asy-Syams [91] : 8). Di sudut manapun di dunia ini, baik mereka yang mengenal Islam ataupun yang buta sama sekali, mereka semua akan memandang perbuatan dusta, ingkar-janji, fitnah dan berbagai keburukan perilaku yang lain sebagai perbuatan yang hina, culas dan salah. Jiwa manusia standar mengakui ini. Datangnya Islam, adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Sesuai dengan sabda Rasulullah: ‫( انما بعثت التمم مكارم األخالق‬Bahwasanya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak). Akhlak dalam ajaran Islam tidak dapat disamakan dengan etika, jika etika dibatasi pada sopan santun antara sesama manusia, serta hanya berkaitan dengan tingkah laku lahiriyah, dan semata didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan kemanusiaan. Lebih dari itu akhlak adalah ibadah yang mesti didasarkan atas semangat penghambaan kepada Allah Ta‟ala. Seorang Muslim menjadikan akhlaknya sebagai sarana mendekatkan diri pada Allah. Dia mengerjakan itu semua bukan didasarkan atas motivasi ingin mencari pamrih, pujian, atau kebanggaan. Akhlak adalah rangkaian amal kebajikan yang diharapkan akan mencukupi untuk menjadi bekal pulang ke negeri akhirat nanti. Puncak derajat kemanusian seseorang dinilai dari kualitas akhlaknya. Bahkan kualitas keimanan pun juga diukur dari akhlak. Seluas apapun kadar kelimuan seseorang tetang Islam, sehebat apapun dirinya ketika melakukan ibadah, atau sekencang apapun pengakuannya tetang kuatnya keimanan yang dia miliki, semua itu tidak memberi jaminan. Tetap saja, alat ukur yang paling akurat untuk menilai kemuliaan seseorang adalah kualitas akhlaknya. Ada beberapa sasaran akhlak dalam Islam : 1. Akhlak terhadap Allah :

Titik tolak akhlak terhadap Allah adalah pengakuan dan kesadaran bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dia memiliki sifat-sifat terpuji. Bertasbih kepada-Nya. Memuji kepada-Nya. Bertawakal kepada Allah. Bersyukur kepada Allah. Bersabar atas segala Ujian dan cobaan yang diberikan Allah. 2. Akhlak terhadap sesama manusia : Pilar-pilar yang merupakan kunci kemuliaan akhlak :

Melaksanakan amanah : “Hai orang-orang beriman. niat yang tulus. masihlah lebih ringan dibandingkan hukuman berupa siksa Allah yang perihnya tiada terlukiskan oleh gambaran apapun. tetap saja semua itu tidak banyak membantu jika tidak jujur. 2. sengaja atau tidak. angkuh. Keramahan merupakan tahap awal kemuliaan akhlak. dan selalu berbuat bising di jalan. Bertanggung jawablah bila melakukan kesalahan. Di sana tumbuh rasa persaudaraan yang menjadi dasar sikap mulia dan kebahagiaan. ketawadhuan. maka janji itu benar-benar harus diperjuangkan mati-matian untuk ditepati. 3. Jangan menyerobot. Keramahan yang tulus merupakan indikasi melimpahnya rasa kasih sayang dan kegemaran hati untuk menghormati orang lain. Keramahan adalah tanda kerendahan hati. Siapapun yang berjanji. Seberat apapun hukuman dunia yang harus dipikul karena kesalahan itu. tak mau antri. Ketika sekali saja berbohong. serta kegigihan untuk selalu bersikap baik. Orang yang sombong cenderung untuk bersikap kasar. ketus. Keramahan sulit sekali dilakukan oleh orang yang hatinya penuh dengan permusuhan. - Ramah dan lemah lembut : keramahan merupakan perpaduan dari amal-amal hati. Kita harus rela berkorban demi janji ini ditepati. berhati keras. Adapun cara untuk bisa jujur terpercaya hal-hal yang mesti dilakukan adalah: Jujur perkataan : Pastikanlah bahwa setiap perkataan yang keluar dari lisan kita terlebih dulu telah melalui proses pertimbangan yang matang. . bertanggung jawablah selama di perjalanan. maka kebohongan itu akan terus menghatui dan memenjarakan dirinya. Alasannya adalah : 1. Dia akan terus menutupi kebohongannya dengan berbohong kembali agar kehormatannya selamat. Karena kesanggupan menepati janji adalah bukti kemuliaan akhlak seseorang. bahkan seproduktif apapun kegemarannya menolong orang lain. janganlah kalian mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad saw) dan janganlah kalian mengingkari amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu sedang kalian mengetahui. Menepati Janji : Janji itu sejenis sumpah. Jangan sampai kita tergelincir dengan mengatakan sesuatu berupa kebohongan. Orang lemah lembut tapi tidak jujur akan diprasangkai punya maksud buruk di balik keramahannya itu. dalam gerak-gerik maupun ucapannya. Dll. Selembut apapun sikap seseorang. Bertanggung jawablah selaku orang mu‟min. Tanpa kejujuran akan hilang kepercayaan. Keramahan merupakan tanda kesabaran dan kesanggupan mengendalikan diri dalam berinteraksi dengan aneka macam perilaku orang lain. dan sumpah itu adalah hutang yang akan terbawa sampai mati.- Jujur terpercaya : Kejujuran merupakan fondasi terpenting dalam bangunan akhlak. Dia akan ketakutan jika sewaktu-waktu kebohongannya akan terbongkar. seramah apapun tutur katanya.” (QS al-Anfal [8]: 27).

Pada dasarnya. karena itu akan sangat mempengaruhi cara berpikir. Jangan biasakan mengawali sesuatu dengan prasangka buruk. cara bersikap dan bertutur kata. dan janganlah mata ini terpejam sebelum berikrar untuk memaafkan orang lain. 4. Agama sebagai Sumber Moral Pengertian Agama . Belajarlah untuk memaklumi dan memahami bahwa latar belakang seseorang amat beragam. Wajah yang cerah dan jernih Tutur kata yang lembut Sikap yang sopan dan penuh etika Berjiwa lapang-dada dalam menyikapi orang lain Agar kita berlapang dada. 2. akhlak yang diajarkan Islam terhadap lingkungan bersumber dari fungsi manusia sebagai khalifah. A. 3. komponen-komponen di bawah ini insya Allah bisa kita jadikan bahan evaluasi diri sekaligus sebagai program pelatihan mandiri untuk menjadi pribadi yang ramah : a. serta pembimbingan. pemeliharaan. Kekhalifahan mengandung arti pengayoman. Mengalahlah. AGAMA SEBAGAI SUMBER MORAL DAN AKHLAK MULIA DALAM KEHIDUPAN 1. baik binatang. tumbuh-tumbuhan. sering berbeda-beda. Persiapkanlah mental kita bahwa kita harus siap menghadapi orang yang kurang menyenangkan. maupun benda-benda tak bernyawa. agar setiap makhluk mencapai tujuan penciptaannya. 5. d. Yang dimaksud lingkungan di sini adalah segala sesuatu yang berada di sekitar manusia.Bila kita ingin memiliki keramahan. Maafkanlah. b. Berbaik sangkalah kepada siapapun karena Allah. 3. 2. c. Akhlak terhadap lingkungan. ada beberapa persiapan-persiapan yang harus kita lakukan: 1. Kekhalifahan menuntut adanya interaksi antara manusia dengan sesamanya dan manusia terhadap alam. orang yang kurang menghargai atau bahkan orang yang hendak meremehkan kita. Mengalahlah jika sekiranya akan menjadi kebaikan bagi semua. 1.

. dan sistem norma atau tata kaidah yang mengatur hubungan manusia dengan sesame manusia dan hubungan dengan alam lainnya sesuai dan sejalan dengan tata keimanan. Dengan demikian moral dapat diartikan dengan “menyangkut baik buruknya manusia sebagai manusia. Budi secara istilah adalah yang ada pada manusia yang berhubungan dengan kesadaran yang didorong oleh akal. Hasby as-Shiddiqi mendefinisikan agama sebagai undang-undang ilahi yang didatangkan Allah untuk menjadi pedoman hidup dan kehidupan manusia di alam dunia untuk mencapai kerajaan dunia dan kesentosaan di akhirat. Jadi moral adalah tindakan yang umum sesuai dengan dan diterima oleh lingkungan tertentu atau kesatuan sosial tertentu. Dengan demikian susila menunjuk pada arti perilaku baik yang dilakukan seseorang. Orang yang susila adalah orang yang berkelakuan baik. c) Pengertian Akhlak Berikut ini adalah pengertian akhlak secara istilah dari sebagian para ulama: 1) Ahmad Amin dalam bukunya Al-Akhlak mendefinisikan akhlak sebagai kehendak yang biasa dilakukan. B. mana yang baik dan mana yang wajar. 1. Susila. Budi Pekerti. b) Pengertian Susila dan Budi Pekerti Secara terminology. Agama adalah peraturan Tuhan yang diberikan kepada manusia yang berisi sistem kehidupan manusia untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat. dan Etika a) Pengertian Moral Sidi Gazalba mengartikan moral sebagai kesesuaian dengan ide-ide yang umum diterima tentang tindakan manusia.Secara terminologis. sistem ritus tata cara peribadatan manusia kepada yang mutlak. Pengertian Moral. susila adalah aturan-aturan hidup yang baik. Susila biasanya bersumber pada adat yang berkembang di masyarakat setempat tentang suatu perbuatan itu tabu atau tidak tabu. Akhlak. Moral mengacu pada baik buruk perilaku bukan pada fisik seseorang. Sementara pekerti adalaha apa yang terlihat pada manusia karena didorong oleh perasaan.” moralitas dapat diartikan dengan “keseluruhan norma-norma dan nilai-nilai dan sikap moral seseorang atau masyarakat. Budi pekerti adalah perbuatan dari hasil akal dan rasa yang berwujud pada karsa dan tingkah laku manusia. Endang Saefudin Anshari menyimpulkan bahwa agama meliputi: sistem kredo kepercayaan atas adanya sesuatu yang mutlak di luar manusia. sedangkan orang yang a susila adalah orang yang berkelakuan buruk. layak atau tidak layak.

Hubungan Moral. benar salah. tetapi sewajarnya). dan mempertimbangkan tentang yang baik dan buruk. dan susila karena Islam . Sebagian ahli yang lain mengemukakan definisi etika sebagai teori tentang laku perbuatan manusia dipandang dari segi nilai baik dan buruk sejauh yang dapat ditentukan akal. akhlak berbicara soal baik buruk.” Akhlak adalah suatu keadaan yang tertanam dalam jiwa berupa keinginan kuat yang melahirkan perbuatan-perbuatan secara langsung dan berturut-turut tanpa memikirkan pemikiran lebih lanjut. tetap saja bahwa semuanya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Susila. bersumber pada akal atau budaya setempat. memikirkan. Dari beberapa definisi dan uraian singkat di atas. 1. dll. yang menimbulkan kegiatan-kegiatan dengan ringan dan mudah tanpa memerlukan pemikiran sebagai pertimbangan. moral menyatakan ukuran yang baik tentang tindakan itu dalam kesatuan sosial tertentu. atau kehendak 2) Akhlak merupakan perwujudan perbuatan sebagai kebiasaan (bukan perbuatan yang dibuat-buat. dan Etika Etika (ilmu akhlak) bersifat teoritis sementara moral. moral. Moral itu hasil dari penelitian etika. susila. Sementara etika lebih berbicara kenapa perbuatan itu dikatakan baik atau kenapa perbuatan itu buruk. susila berbicara mana yang tabu dan mana yang tidak tabu. melainkan pula yang terpenting adalah Al-Qur‟an dan Hadits. Akhlak meskipun berpangkal dari jiwa tapi ia tidak berhenti di dalam jiwa saja melainkan ternyatakan dalam perbuatan. yaitu: 1) Akhlak yang berpangkal pada hati.2) Ibn Maskawih dalam kitabnya Tahzib al-Akhlak wa Tathirul A’raq. Ihya „Ulumuddin. Artinya moral itu berbicara soal mana yang baik dan mana yang buruk. Etika menyelidiki. kita dapat mengambil dua hal penting tentang akhlak. Akhlak karena bersumber pada wahyu maka ia tidak bisa berubah. Dengan demikian akhlak dalam ajaran Islam merupakan perbuatan manusia sebagai ekspresi atau ungkapan dari kondisi jiwa. Hanya saja ilmu akhlak atau etika Islam tidak hanya bersumber pada akal. Dalam hal ini akhlak Islam sangat membutuhkan terhadap etika. jiwa. Akhlak. akhlak lebih bersifat praktis. Meskipun akhlak dalam Islam bersumber kepada Al-Qur‟an dan Sunnah sementara etika. mendefinisikan akhlak sebagai “keadaan jiwa seseorang yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pemikiran dan pertimbangan sebelumnya” 3) Imam Ghazali dalam kitabnya. layak atau tidak layak. C. d) Pengertian Etika Secara istilah etika adalah ilmu yang membicarakan tentang tingkah laku manusia. mendefinisikan akhlak sebagai: “segala sifat yang tertanam dalam hati. Budi Pekerti. moral.

yaitu bisa menentukan benar dan salah 2) Kekuatan amarah yang wujudnya adalah berani. D. Menurut Imam Al-Ghazali ada empat sendi yang menjadi dasar bagi perbuatan-perbuatan baik. Akhlak Mulia dalam Kehidupan Akhlak Mulia dan Akhlak Tercela Sesuai dengan perintah Allah dan Rasul-Nya yang kemudian melahirkan perbuatan yang baik. dan takut berbuat dosa 3) Agama memberi sugesti kepada manusia agar dalam jiwanya tumbuh sifat-sifat mulia dan terpuji. . 2. Allah SWT telah memberikan agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan di dinia ini. Muhaimin dalam bukunya Cakrawala Kuliah Agama bahwa ada beberapa hal yang patut dihayati dan penting dari agama. A. 1. Jika tidak sesuai dengan ketentuan Allah dan RasulNya.mempunyai penghormatan yang besar terhadap penggunaan akal dalam menjabarkan ajaranajaran Islam. Menurut kesimpulan A. damai. sabar. dan manusiawi. yaitu: 1) Agama itu mendidik manusia menjadi tenteram. yaitu keadaan syahwat yang terdidik oleh akal. sebagai sumber akhlak. toleransi. maka dinamakan akhlak tercela. Dalam konteks Islam sumber moral itu adalah Al-Qur‟an dan Hadits. maka itulah yang dinamakan akhlak mulia. Islam mengajarkan kepada umatnya agar mengubahnya tidak sekaligus melainkan secara bertahap. Agama yang diyakini sebagai wahyu dari Tuhan sangat efektif dan memiliki daya tahan yang kuat dalam mengarahkan manusia agar tidak melakukan tindakan amoral. Dengan demikian peran agama sangat penting dalam kehidupan manusia. Agama Sebagai Sumber Moral Agama memiliki peranan penting dalam usaha menghapus krisis moral dengan menjadikan agama sebagai sumber moral. keadaan kekuatan amarah yang tunduk kepada akal pada waktu dinyatakan atau dikekang. 2. dan Islam sangat menghargai budaya suatu masyarakat. tabah. salah satunya.H. 3) Kekuatan nafsu syahwat (keinginan) yang wujudnya adalah iffah. yaitu: 1) Kekuatan ilmu yang berwujud hikmah. dan tawakal 2) Agama itu dapat membentuk dan mencetak manusia menjadi: berani berjuang menegakkan kebenaran dan keadilan. 1. Kalaupun adat local menyimpang.

kikir. Tawadu. yaitu jujur. tawadu. yaitu menjaga diri dari perbuatan yang dilarang oleh Allah. dll. yaitu sikap rendah hati dan tidak sombong . Sementara empat sendi-sendi akhlak batin yang tecela adalah : 1) 2) 3) 4) Keji. dusta. Beribadah Bersyukur Berdoa Berdzikir Tawakal. 1. Empat sendi akhlak tersebut akan melahirkan perbuatan-perbuatan baik. tabah. bahwa Allah yang wajib disembah oleh kita. suka member kepada sesame. yaitu mengesakan bahwa Allah adalah pencipta. pintar busuk. malas. berani membela kebenaran.4) Kekuatan keseimbangan di antara yang tiga di atas. serakah. Akhlak Mulia dalam Kehidupan 1) Akhlak kepada Allah Perwujudan akhlak kepada Allah antara lain :        Menauhidkan. yaitu merasa dekat dan ingat terus kepada Allah yang diwujudkan dengan ketaatan kepada-Nya dan menjauhi larangan-Nya. yaitu sikap pasrah kepada Allah atas ketentuannya sambil berusaha Mahabbah (cinta). B. 2) Akhlak kepada Diri Sendiri Perwujudannya yaitu :       Kreatif dan dinamis Sabar Benar Amanah / Jujur Iffah. khianat. menjaga diri dari hal-hal yang haram. yang akan mendatangkan malapetaka bagi diri sendiri maupun orang lain. bodoh Tidak bisa dikekang Rakus dan statis Aniaya Keempat sendi akhlak tercela itu akan melahirkan berbagai perbuatan yang tercela yang dikendalikan oleh nafsu seperti sombong.

Hal ini juga berlaku pada zaman jahilliyyah dimana akhlak manusia telah runtuh. yaitu saling tolong menolong dalam hal kebajikan Bersikap adil Bersikap pemaaf dan penyayang Bersikap dermawan Menahan amarah dan berkata yang baik (lemah lembut) Sikap musawah dalam arti persamaan dalam hidup bermasyarakat maupun persamaan dalam hukum Tasamuh. karena salah satu misi yang dibawa oleh Rasulullah saw ialah membina kembali akhlak manusia yang telah runtuh sejak zaman para nabi yang terdahulu mulai pada jaman penyembahan berhala oleh pengikutnya yang telah menyeleweng. membunuh.perangai umat yang terdahulu dengan tradisi meminum arak. yaitu saling menghormati Bermusyawarah Menjalin perdamaian 5) Akhlak kepada Alam Perwujudannya yaitu :   Memperhatikan dan merenungkan penciptaan alam Memanfaatkan alam Akhlak merupakan garis pemisah antara yang berakhlak dengan orang yang tidak berakhlak. membuang anak. Akhlak juga merupakan roh Islam yang mana agama tanpa akhlak samalah seperti jasad yang tidak bernyawa. melakukan . antara lain:            Membangun sikap ukhuwah atau persaudaraan Melakukan silaturahmi Ta’awun. dan Keluarga Perwujudannya yaitu :      Berbakti kepada kedua orang tua Mendoakan orang tua Adil terhadap saudara Membina dan mendidik keluarga Memelihara keturunan 4) Akhlak terhadap Orang/Masyarakat Untuk dapat menjalin hubungan yang baik dengan orang lain. harus disertai dengan akhlak. Bapak.3) Akhlak kepada Ibu.

Jika kukuh asas yang dibina maka tegaklah masyarakat itu. durhaka kepada kedua orang tuanya. keruntuhan rumah tangga. maka secara tidak langsung akan mempengaruhi tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari hingga seterusnya. Samud. ikhlas dalam hidup.didik serta diarahkan pada akhlak yang mulia. Proses pembentukan sebuah masyarakat adalah sama seperti membina sebuah bangunan. Selain itu. Dalam hal ini Rasulullah saw bersabda yang bermaksud : “Orang yang sempurna imannya ialah mereka yang paling baik akhlaknya. Jika lemah maka robohlah apa-apa yang telah dibina diatasnya. asasnya disiapkan terlebih dahulu. yang tentunya hal seperti ini dapat membawa kehancuran dari suatu negara. Ummah yang berakhlak tinggi dan sentiasa berada di bawah keridhoan dan perlindungan Allah ialah ummah yang seperti pada zaman Rasulullah saw. amanah dalam tugas. Akhlak juga merupakan nilai yang menjamin keselamatan kita dari siksa api neraka.kezaliman sesuka hati. Akhlak tentu amat penting karena merupakan asas yang dilakukan oleh Rasulullah saw ketika memulai pembentukan masyarakat Islam. suka menjolimi kaum yang rendah martabatnya dan sebagainya. Umpamanya seseorang itu melakukan maksiat. Akhlak tidak dapat dibeli atau dinilai dengan suatu mata uang apapun. melakukan kezhaliman dan sebagainya. Presiden Perancis ketika memerintah Perancis dulu pernah berkata : “Kekalahan Perancis di tangan tantara Jerman disebabkan karena tentaranya runtuh moral dan akhlak” Pencerminan diri seseorang juga sering digambarkan melalui tingkah laku atau akhlak yang ditunjukkan. Sungguh akhlak itu sangat penting artinya dalam . menindas. akhlak juga merupakan ciri-ciri kelebihan di antara manusia karena akhlak merupakan lambang kesempurnaan iman. Jika sejak kecil kita kenalkan. Islam menganggap mereka yang tidak berakhlak tempatnya di dalam neraka. ketinggian taqwa dan kealiman seseorang manusia yang berakal. cinta kepada kebaikan dan benci kepada kejahatan. kaum nabi Ibrahim. begitu juga dengan membentuk masyarakat mesti di mulai dengan pembinaan asasnya terlebih dahulu. sudah pasti Allah akan menolak mereka untuk dijadikan ahli syurga. Malahan. Hakikat kenyataan di atas dijelaskan dalam kisah-kisah sejarah dan tamadun manusia melalui al-Quran seperti kisah kaum Lut. akhlak merupakan wujud di dalam diri seseorang yang merupakan hasil didikan dari kedua orang tua serta pengaruh dari masyarakat sekeliling mereka.” Kekalnya suatu ummah juga karena kokohnya akhlak dan begitulah juga runtuhnya suatu ummah itukarena lemahnya akhlaknya. Bani Israel dan lain-lain. Kalau dalam pembinaan bangunan. akhlak merupakan perhiasan diri bagi seseorang karena orang yang berakhlak jika dibandingkan dengan orang yang tidak berakhlak tentu sangat jauh perbedaannya. Dengan itu mereka sebenarnya tidak berakhlak dan tidak ada bedanya dengan manusia yang tidak beragama. Sheikh Mohamad Abu Zahrah dalam kitabnya Tanzim al-Islam Li al-Mujtama‟ menyatakan bahawa budi pekerti atau moral yang mulia adalah satu-satunya asas yang paling kuat untuk melahirkan manusia yang berhati bersih. Tidak adanya akhlak yang baik pada diri individu atau masyarakat akan menyebabkan manusia krisis akan nilai diri.

lahir dan batin. Dapat dibayangkan sperti apa jadinya bila suatu masyarakat tidak di bangun dengan asas akhlak yang mulia?sungguh akan terjadi suatu kehancuran pada masyarakat itu. Akhlak mulia berati seluruh prilaku umat manusia yang sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan Hadist yaitu adab sopan santun yang dicontohkan dan diajarkan Rasulullah Muhammad SAW kepada kepada seluruh umat manusia ketika beliau masih hidup. 1.kehidupan bermasyarakat. Seluruh perintah tersebut sudah tercatat dalam Al-Quran dan Hadist. Akhlak kepada ciptaan Allah Akhlak terhadap ciptaan Allah meliputi segala prilaku. Secara garis besar. Neraka dan Segala Penghuninya Dan Lain – Lain . 2 Mengingat sangat luasnya cakupan akhlak ini karena menyangkut seluruh aspek kehidupan manusia. perbuatan. Akhlak berarti prilaku. termasuk didalamnya akhlak terhadap diri sendiri karena diri sendiri itu termasuk ciptaan Allah Juga. akhlak mulia itu dapat dikelmpokkan kedalam dua kelompok yaitu: 1 Akhlak kepada Allah Akhlak mulia kepada Allah berati mengikuti seluruh perintah yang telah disampikan Allah kepada Rasul yang Maha Mulia Muhammad SAW. Kajian Akhlak Tauhid. Akhlak beliau adalah Al-Quran. Ciptaan Allah yang gaib a) Gaib Dalam Arti Positif i ii iii iv v Malaikat Qada dan Qadar Kiamat. Padang Mashar Dll Sorga. adab dan sopan santun. sikap. maka secara garis besar struktur akhlak mulia terhadap seluruh ciptaan Allah itu dapat digambarkan seperti struktur sederhana berikut ini. Pengertian Akhlak Mulia Akhlak. sikap. adab dan sopan santun sesama ciptaan Allah yang terdiri atas ciptaan Allah yang gaib dan ciptaan Allah yang nyata. Akhlak atau adab sopan santun yang telah dicontohkan dan diajarkan Rasulullah Muhammad SAW itu meliputi akhlak manusia kepada Allah SWT dan Akhlak terhadap sesama ciptaan Allah. perbuatan. Alam Kubur. benda hidup dan benda mati.

Selian Manusia i ii Tumbuhan Hewan 3. Jin. Sebagai pengamalan Syariat Islam . Nabi dan Rasul ii. Sesama Manusia i.b) Gaib Dalam Arti Negatif i ii Iblis. Keluarga ▪ ▪ ▪ ▪ ▪ ▪ Diri Sendiri Orang Tua Kerabat Dekat. Ciptaan Allah yang Nyata 1. Tinggal bagaimana kita bisa mempelajarinya secara benar dan teliti serta mengamalkannya Pembahasan masalah Akhlak adalah pembahasan yang sangat luas. sama luasnya dengan seluruh asoek kehidupan manusia serta variasi – variasinya. Secara garis besar fungsi dan tujuan pengamalan akhlak mulia bagi umat manusia adalah : 1. Kerabat Jauh dan Seterusnya Tetangga Dekat dan Tetangga Jauh Sesama Muslim Non Muslim 2. namun diharapkan akan bisa memberikan gambaran cakupan akhlak mulia yang sudah dicontohkan dan diajarkan Rasulullah Muhammad SAW Seluruh sikap dan perilku serta adab sopan santun terhadap semua ciptaan Allah sudah termuat dan tercantum dalam Al-Quran dan Hadist. Benda Mati i ii Bumi dan Segala Isinya Benda Luar Angkasa Walau struktur yang disampaikan masih sangat jauh dari lengkap dan sempurna. Syetan danBenda serta Alam Gaib Lainnya 2.

pengamalan akhlak yang mulia itu insya Allah akan menjadi ibadah bagi umat islam yang mengamalkanya. sehingga dengan niat karena Allah SWT.berikan tuntunan prilaku dan etika secar sempurna. Dengan akhlak mulia ini tatanan sosial yang terbentuk semakin memberikan makna dan nilai yang tidak saling merugikan. Rahmat Bagi Seluruh Alam Akhlak Mulia Sebagai Rahmat Bagi Seluruh Alam berarti akhlak mulia yang diperuntukkan bagi manusia tidak hanya mengatur tatanan hubungan manusia dengan manusia lainnya tetapi juga hubungan antara manusia dengan makhluk – makluk lain selian manusia dan alam sekitarnya. Akhlak mulia ini diperuntukkan oleh Allah kepada manusia yang berakal budi karena dengan tuntunan akhlak yang mulia akanbisa membedakan antara manusia denga hewan. Pengatur Tatanan Sosial Akhlak Mulia Sebagai Pengatur Tatanan Sosial berarti dengan pengamalan akhlak mulia yang sudah dicontohkan oleh yang Mulia Saydina Muhammad SAW mengukuhkan bahwa manusia sebagai makhluk sosial tidak akan pernah bisa dan lepas dari pengaruh lingkungannya. .‫و ا‬ ‫و م‬ ‫م‬ ‫ها ه‬ ‫م ىا‬ ‫و ا‬ ‫و ا‬ ‫ا‬ ‫ه‬ : . Hadits-Hadits tentang Akhlak ‫ن ه ا هلل ر ضي‬ ‫م يه ا‬ ‫ يه‬. Selanjutnya secara bertahap kita akan mencoba melakukan kajian akhlak mulia ini sesuai dengan aturan dan tatanan ilmu tauhid yang benar dan yang menjadi acuan dalam kajian K-I-T-A. 4. Islam sebagai agama rahmat bagi seluruh alam semeste telah . ‫و ا‬ ‫ه‬ ‫ي ه ا هلل ص ى ا ه ر‬ .‫و ا‬ ‫ها ن‬ . 3.e. 5. Perlindungan Diri dan Hak Azazi Manusia ( HAM ) Akhlak Mulia Sebagai Perlindunagn Diri dan Hak Azazi Manusia ( HAM ) berarti dengan menjalin hubungan yang baik berdasarkan hukum dan syariat agama akan terbentuk hubungan yang saling menghargai dan saling menguntungkan. Sebagai Identias Sebagai Identias. 2.Sebagai pengamalan Syariat Islam.

Riwayat Muslim. Sumber : Kitab Buluughul Maroom min Adillatil Ahkaam (Al-Hafidz Imam Ibnu Hajar Al-Atsqalany) . ‫وا‬ : ‫ي ه ا هلل ص ى ا ه ر‬ ‫ص ر‬. yaitu bila engkau berjumpa dengannya ucapkanlah salam. bila ia memanggilmu penuhilah. ‫م وا‬ . : ‫وا‬ ‫ي ه ا هلل ص ى ا ه ر‬ ‫ن‬ ‫ه‬ ‫نم ا (و م‬ ) ‫ يه‬. bila dia meminta nasehat kepadamu nasehatilah. bila dia bersin dan mengucapkan alhamdulillah bacalah yarhamukallah (artinya = semoga Allah memberikan rahmat kepadamu). ‫و‬ ‫يه‬ ‫و م‬ ‫ه ) ان‬ ‫ا‬ ‫م‬ ‫?وا‬ Nawas Ibnu Sam'an Radliyallaahu 'anhu berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam tentang kebaikan dan kejahatan. ‫ان ا و‬ ‫ن ه ا هلل ر ض ي‬ :( ‫ا‬ ‫ا‬." Riwayat Muslim. Beliau bersabda: "Kebaikan ialah akhlak yang baik dan kejahatan ialah sesuatu yang tercetus di dadamu dan engkau tidak suka bila orang lain mengetahuinya. ‫ر‬ ‫روا‬ ‫ا وا ( و م‬ ‫) ي ما ه‬ ‫يه‬ Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Lihatlah orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat orang yang berada di atasmu karena hal itu lebih patut agar engkau sekalian tiak menganggap rendah nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu." Muttafaq Alaihi. ‫ن وا و‬ : ‫ي ه ا هلل ص ى ها ر‬ ‫م‬ .Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Hak seorang muslim terhadap sesama muslim ada enam. bila dia sakit jenguklah. karena yang demikian itu membuatnya susah. ‫ا و‬ ‫ن ى‬ ‫ن ه ا هلل ر ضي‬ ‫و ان‬ ‫ا‬. Dari Ibnu Mas'ud Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Apabila engkau bertiga maka janganlah dua orang berbisik tanpa menghiraukan yang lain. hingga engkau bergaul dengan manusia. ‫و‬ ‫ن ه ا هلل ر ض ي‬ ‫ ن م‬." Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut Muslim. dan bila dia meninggal dunia hantarkanlah (jenazahnya)".

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful