P. 1
FILSAFAT PENDIDIKAN MATEMATIKA

FILSAFAT PENDIDIKAN MATEMATIKA

|Views: 74|Likes:
Published by mukhlish_novandi

More info:

Published by: mukhlish_novandi on May 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2013

pdf

text

original

FILSAFAT PENDIDIKAN MATEMATIKA (catatan 1) http://hardiyanto-pmatnrc.blogspot.com/2009/03/refleksi-perkuliahan-filsafat.

html
Pada zaman modern ini ilmu filsafat dijadikan sebagai ilmu pengetahuan yang dapat merubah paradigma berpikir manusia yang mengalami perkembangan. Hal ini dikarenakan sifat berfikir kritis para filosof tak terkecuali filosof atau ilmuwan sains dan matematika yang mampu melahirkan ideide dan metode pembelajarannya. Oleh karena itu filsafat umum dan filsafat matematika dalam sejarahnya adalah saling melengkapi. Filsafat matematika saling berhubungan dengan fungsi dan struktur teori-teori matematika. Filsuf matematika yang dikenal adalah Phytagoras, Plato, Aristoteles, Leibniz dan Kant. Adapaun pemikiran atau pandangan mereka terhadap ilmu matematika yaitu : Plato Bagi plato yang penting adalah tugas akal untuk membedakan tampilan (penampakan) dari realita (kenyataan) yang sebenar-benarnya. Menurutnya ketetapan abadi, bebas untuk dipahami adalah hanya merupakan karakteristik pernyataan-pernyataan matematika. Plato yakin bahwa terdapat objek-objek yang permanent, tertentu bebas dari pikir yang anda sebut satu, dua, tiga dan sebagainya. Bagi Plato Matematika bukanlah idealisasi aspek-aspek tertentu yang bersifat empiris akan tetapi sebagai deskripsi dari bagian realitanya. Aristoteles Aristoteles menolak pembedaan Plato antara dunia ide yang disebutnya realita kebenaran, Aristoteles menekankan menemukan dunia ide yang permanent dan merupakan realita daripada abstraksi dari apa yang tampak. Leibniz Leibniz setuju dengan Aristoteles, bahwa setiap proposisi di dalam analisis terakhir berbentuk subjek-predikat. Konsep Leibniz tentang bidang studi matematika murni sangat berbeda dengan pandangan Plato dan Aristoteles karena menurutnya semua boleh mengatakan bahwa proposisiproposisi adalah perlu benar untuk semua objek, semua kejadian yang mungkin, atau dengan menggunakan phrasenya yaitu dalam semua dunia yang mungkin. Kant Kant membagi proposisi ke dalam tiga kelas 1. Proposisi Analitis 2. Proposisi sintetis 3. Proposisi Aritmatika dan geometri murni Phytagoras Doktrin Phytagoras antara lain bahwa fenomena yang tampak berbeda dapat memiliki representative matematika yang identik (cahaya,magnet,listrik dapat mempunyai persamaan diferensial yang sama). Untuk perkembangan selanjutnya filsafat matematika pun merambah kepada filsafat pendidikan matematika akan tetapi sebelum membahas ke filsafat pendidikan matematika kita akan membahas terlebih dahulu filsafat pendidikan. Filsafat pendidikan adalah pemikiran-pemikiran filsafati tentang pendidikan. Dapat mengkonsentrasikan pada proses pendidikan, dapat pula pada ilmu pendidikan. Jika mengutamakan proses pendidikan, yang dibicarakan adalah cita-cita, bentuk dan metode serta hasil proses belajar itu. Jika mengutamakan ilmu pendidikan maka yang menjadi pusat perhatian adalah konsep, ide dan metode yang digunakan dalam menelaah ilmu pendidikan. Filsafat pendidikan matematika termasuk filsafat yang membicarakan proses pendidikan matematika. Filsafat pendidikan matematika mempersoalkan permasalahan permasalahan sebagi berikut: 1. Sifat-sifat dasar matematika 2. Sejarah matematika 3. Psikologi belajar matematika

tetapi dalam dunia pengalaman manusia tidak pernah dapat dijumpai titik dan garis dalam arti secara harafiah. Dengan matematika kita diajarkan berpikir logis sistematis. Ontologi Matematika Ontologi adalah teori mengenai apa yang ada. serta letaknya dalam kerangka umum dari bidang-bidang intelektual atau analisa yang netral secara etis dan fil¬safati. Dari pandangan tersebut maka kami mempunyai pendapat bahwa matematika bertujuan untuk mengurangi ketidakpastian dalam bahasa verbal. Psikologis anak dalam kaitannya dengan pertumbuhan konsep matematis 6. konsep¬konsep. Pengembangan kurikulum matematika sekolah 7. membahas apa yang kita ingin ketahui. Dalam ontologi matematika dipersoalkan cakupan dari pernyataan matematika (cakupannya suatu dunia yang nyata atau bukan). majemuk dan emosional dari bahasa verbal. Perubahan paradigma dan cara pandang baru tentang bagaimana unsur-unsur filsafat itu. pemaparan. dimana aspek ontologi telah menggaris bawahi bahwa pandangan ini mengkaji bagaimana mencari inti yang yang cermat dari setiap kenyataan yang ditemukan. dan penjelasan mengenai landasan mate¬matika. matematika ditinjau dari aspek ontologi. matematika itu adalah interpretasi manusia terhadap fenomena alam. menyelidiki sifat dasar dari apa yang nyata secara fundamental. Eksis¬tensi dari entitas-entitas matematika juga menjadi bahan pe¬mikiran filsafat. Suatu hal lagi yang merupakan problem yang juga berhubungan ialah apakah matematika ditemukan oleh manu-sia atau diciptakan oleh budinya. seberapa jauh kita ingin tahu. Ada tiga landasan dalam mempelajari filsafat tak terkecuali filsafat matematika yaitu: 1) Ontologi matematika 2) Epistemologi matematika 3) Aksiologi matematika. Epistemologi Matematika Episte¬mologi sebagai salah satu bagian dari filsafat merupakan pe¬mikiran reflektif terhadap segi dari pengetahuan seperti kemungkinan. Padahal. Namun. Dalam geometri dikenal aksioma melalui 2 buah titik dapat ditarik sebuah garis lurus. pandai mengerjakan soal. sesungguhnya apakah filsafat matematika itu? Filsafat Matematika adalah segala pemikiran reflektif terhadap persoalan-persoalan mengenai segala hal yang menyangkut landasan matematika. Ontologi berupaya mencari inti yang termuat dalam setiap kenyataan. matematika adalah lambang kedewasaan logika dan logika adalah masa kecil matematika.4. Matematika juga merupakan alat komunikasi ilmiah dalam ilmu pengetahuan. Dalam operasionalnya matematika merupakan rangkaian simbul atau lambang yang fungsinya dikembalikan pemaknaan yang diberikan padanya. Matematika berusaha menggilangkan sifat kabur. Penerapan kurikulum matematika di sekolah Problem dasar pendidikan matematika kita di Indonesia adalah siswa atau mahasiswa tidak dibiasakan untuk menginterpretasikan sebuah persoalan. membahas tentang yang ada. asumsi dan landasan. pandangan realisme empirik menjawab bahwa cakupan merupakan suatu realitas. asal-mula. batas-batas. Dampaknya. tetapi tidak bisa memberikan makna dari soal itu. khususnya dari metode-metodenya. serta hubungan Matematika dengan segala segi dari kehidupan manusia. Namun. yang tidak terikat oleh satu perwujudan tertentu. Teori mengajar matematika 5. Ini akibat tidak diajarkannya filsafat atau latar belakang ilmu matematika. Matematika berperan sebagai bahasa simbolik yang memungkinkan terwujudnya komunikasi yang cermat dan tepat dan terbebas dari emosi. khususnya filsafat matematika harus diberikan kepada siswa dan mahasiswa. Matematika hanya diartikan sebagai sebuah persoalan hitung-hitungan yang siap untuk diselesaikan atau dicari jawabannya. Filsafat matematika adalah cabang filsafat yang merupakan studi sistematis mengenai sifat alami dari matematika. validitas dan reliabilitas sampai ke¬benaran pengetahuan. sifat alami. Jadi. Pendapat yang menganggap matematika sebagai suatu penemuan mengandung arti bahwa aksioma-aksioma matematika merupakan kebenaran mesti yang sudah ada lebih dulu di luar pengaruh manusia. siswa bahkan mahasiswa. Yang temasuk dalam kajian epistemologi matematika adalah sekelompok pertanyaan mengenai apakah matematika itu .

komunikasi (audio-visual). udara). Dengan matematika.. Karena merupakan suatu karya seni. berpikir deduktif diartikan sbagai berpikir dari hal khusus menuju umum. dll). Beberapa kepustakaan matematika mengatakan bahwa matematika di¬pandang sebagai suatu seni. hingga teknologi di bidang informasi (komputer.blogspot.com/2008_12_01_archive. serta lingkupan dan pembagian pengetahuan mate¬matika (matematika murni dan matematik terapan serta berbagai cabang matematika yang lain)... Segala sesuatu ilmu di dunia ini tidak bisa lepas dari pengaruh matematika. peradaban manusia berkembang dari peradaban yang sederhana dan bersahaja menjadi peradaban modern yang bercorak ilmiah dan tehnologis.. Penalaran matematika adalah penalaran induktif dan deduktif . matematika jika ditinjau dari aspek epistemologi. Perkembangan struktur mental seseorang bergantung pada pengetahuan yang diperoleh siswa melalui proses asimilasi dan akomodasi. Dengan konsep-konsep yang kongkrit. Keindahan itu dapat tercapai karena adanya ide yang orisinal..com/2008/12/releksi-terhadap-filsafat-pendidikan. Sumber : 1)http://www.suarapembaruan. Dari segi tehnis.. HP.. universal... matematika mempunyai peranan yang sangat penting dalam kemajuan teknologi. hipotesis. Jadi. atau keindahan. Filsafat Pendidikan Matematika (diakses 08 Maret 2009) 6)... Berpikr induktif diartikan sebagai berpikir dari hal-hal khusus menuju umum. tanpa matematika perkembangan peradaban manusia akan menjadi sama sekali lain dengan keadaaan yan telah dicapai saat ini.. dan terukur matematika dapat memberikan jawaban secara akurat. tanggungjawab dan peran matematika dalam kehidupan.html 3)http://nuryayasin. jika ditinjau dari aspek aksiologi. yang sangat banyak memberikan kontribusi perubahan bagi kehidupan umat manusia di jagat raya nan fana ini.. Teknologi dalam bidang transportasi (darat. matematika mengembangkan bahasa numerik yang memungkinkan kita untuk melakukan pengukuran secara kuantitatif.. kesederhanaan dalil. Dalam pembelajaran matematika sesorang mengontruksi matematika melalui proses adaptasi dan organisasai..html 2)http://jerobudy. simbolik. uraian di atas hanyalah sebagian kecil dari filsafat matematika karena jika kita mengatakan bahwa inilah atau itulah filsafat matematika maka sesungguhnya hanyalah sebuah mitos.(pertanyaan yang diperbin¬cangkan oleh para filsuf dan ahli matematik selama lebih dari¬pada 2000 tahun).... Ciri seni dan sifat indah merupakan aspek estetis dari matematika yang juga ditelaah oleh filsafat matematika. kegunaan potensial. termasuk jenis pengetahuan apa (penge¬tahuan empirik ataukah pengetahuan prapengalaman). Simpulannya adalah. kontektual..com/News/2007/01/12/index. Aksiologi Matematika Aksiologi matematika terdiri dari etika yang membahas aspek kebenaran. eksak..com/index. rasional. Sesungguhnya.... Matematika yang baik harus memenuhi salah satu dari tiga ukur¬an. matematika seperti ilmu-ilmu yang lain. matematika mengandung ke¬indahan. Antara Matematika dan Filsafat (diakses 08 Maret 2009) Diposkan oleh hardiyanto_pmatnrc di 16:25 .. dan kemungkinan ciri lainnya). laut.blogspot. Jadi. yaitu kegunaan langsung dalam ilmu. kecemerlangan jalan pikir¬an atau sesuatu ciri lainnya dalam matematika.manmodelgorontalo. abstrak.php?option=com_content&task=view&id=72& Itemid=43&limit=1&limitstart=2 5).. dan estetika yang membahas mengenai keindahan matematika dan implikasinya pada kehidupan yang bisa mempengaruhi aspek-aspek lain terutama seni dan budaya dalam kehidupan.html. Demikian pula persoalan tentang kebenaran matematika seperti misal¬nya sifat alaminya dan macamnya.. 4)http://www. bagaimana ciri-cirinya (deduktif.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->