PENYEBAB PENCEMARAN KEPADATAN PENDUDUK Kepadatan penduduk adalah perbandingan antara jumlah penduduk dengan luas wilayah yang

ditempati. Kepadatan penduduk akan meningkat jika angka kelahiran tinggi dan angka kematian rendah, apa lagi bila diikuti tingkat imigrasi yang tinggi. Hal ini dapat menyebabkan ledakan penduduk, yaitu keadaan dimana pertumbuhan penduduk sangat pesat melebihi daya dukung alam. Gb.1 Kepadatan Penduduk

DAMPAK KEPADATAN PENDUDUK TERHADAP LINGKUNGAN Kepadatan penduduk dapat mempengaruhi kualitas penduduknya. Pada daerah yang kepadatannya tinggi, usaha peningkatan kualitas penduduk lebih sulit dilaksanakan. Hal ini menimbulkan permasalahan sosial ekonomi, keamanan, kesejahteraan, ketersediaan lahan dan air bersih, kebutuhan pangan, dan dapat berdampak pada kerusakan lingkungan. Tumbuhnya kawasan industri dan semakin padatnya pemukiman penduduk di daerah perkotaan menyebabkan timbulnya berbagai permasalahan yang nyata. Kepadatan penduduk mempengaruhi beberapa aspek yang berkaitan dengan kehidupan kehidupan penduduk berikut ini:

a. Ketersediaan Udara Bersih

Gb. 2 Asap Industri mencemari udara

Gb. 3 Asap kendaraan mencemari udara

Udara bersih merupakan kebutuhan mutlak bagi kelangsungan hidup manusia. Udara bersih banyak mengandung oksigen. Semakin banyak jumlah penduduk berarti semakin banyak oksigen diperlukan. Namun kebersihan udara tidak semata-mata ditentukan oleh kadar oksigen saja. Gas-gas lain yang ada di udara seperti karbon dioksida, oksigen nitrogen dan oksigen belerang juga mempengaruhi kualitas udara. Apabila kandungan gas-gas ini meningkat, maka dapat dikatakan bahwa udara telah tercemar. Bertambahnya pemukiman, alat transportasi, dan kawasan industry yang menggunakan bahan bakar fosil (minyak bumi, bensin, solar dan batu bara) mengakibatkan kadar CO2 dan CO di udara semakin tinggi. Berbagai kegiatan industry juga menghasilkan gas-gas pencemar seperti

Oleh karena itu. Selain sebagai penyejuk dan keindahan. namun tidak semua jenis air dapat digunakan secara langsung. Dengan bertambahnya jumlah populasi penduduk. peluang terjadinya kerusakan lingkungan akan meningkat seiring dengan bertambahnya kepadatan penduduk. untuk memenuhi kebutuhan penduduk. Jumlah penduduk yang meningkat juga berarti semakin banyak sampah atau limbah yang dihasilkan. persediaan air bersih yang terbatas dapat menimbulkan masalah yang cukup serius. manusia membutuhkan makanan. Lahan pertanian dibuat perumahan d. Jadi. baik lahan untuk tempat tinggal. Oleh karena itu.4. Ketidakseimbangan antara bertambahnya jumlah penduduk dengan bertambahnya produksi pangan sangat mempengaruhi kualitas hidup manusia. air permukaan. perumahan. sering kali dilakukan pembukaan hutan. ternak. Akibatnya penduduk dapat kekurangan gizi atau bahkan kekurangan pangan. dsb.oksida nitrogen (NOx) dan oksida belerang (Sox) di udara. sarana penunjang kehidupan. sesungguhnya kegiatan itu merusak lingkungan hidup yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan. Tak heran jika udara pada lingkungan tersebut pasti tercemar. dsb. Meskipun hal ini dapat dianggap sebagai solusi. Air bersih dibutuhkan oleh berbagai macam industry. tempat pertanian. sedangkan jumlah penduduk makin bertambah dari tahun ke tahun. Ketersediaan Air Bersih Air bersih yang digunakan sehari-hari sebagian besar berasal dari air tanah. marilah menanam pohon sebanyak-banyaknya. Meskipun 2/3 dari luas bumi berupa air. Padahal pertumbuhan penduduk lebih cepat daripada pertumbuhan produksi pangan. kantor dan pusat perbelanjaan. Jadi semakin meningkat pertumbuhan penduduk. Untuk mengatasi kekurangan lahan. pepohonan berfungsi sebagai hutan kota untuk menurunkan tingkat pencemaran udara. Ketersediaan Lahan Kepadatan penduduk mendorong peningkatan kebutuhan lahan. industry. b. Gb. lahan pertanian boleh dikatakan hampir tidak ada lagi. dan air atmosfer. Jumlah air di bumi ini tetap. maka jumlah makanan yang diperlukan juga semakin banyak. Untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kota sangat tergantung dengan tersedianya pangan dari desa. Gb. semakin meningkat pula kebutuhan pangan dan lahan. irigasi. c. Di kota-kota besar. 5 Kekurangan air bersih . Sebagian besar lahan pertanian di kota digunakan untuk lahan pembangunan pabrik. Ketersediaan Pangan Untuk bertahan hidup.

seringkali sampah dibuang di tempat yang tidak semestinya. Jadi kepadatan penduduk yang tinggi dapat mengakibatkan timbulnya berbagai pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem. dilakukan penebangan hutan yang tidak terkendali sehingga dapat mengakibatkan berbagai bencana seperti banjir dan tanah longsor. 7. Tumpukan sampah menggunung Misalnya untuk memenuhi kebutuhan bahan bangunan dan kertas. misalnya di sungai. Gb. 7.e. sampah rumah tangga yang dihasilkan juga banyak. Di daerah yang berpenduduk padat. Aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sering menimbulkan dampak buruk pada lingkungan. Hal ini akan menimbulkan pencemaran udara dan suara. 6 Pencemaran lingkungan Gb. Asap kendaraan mencemari udara Selain itu di daerah yang padat. kebutuhan transportasi juga bertambah sehingga jumlah kendaraan bermotor meningkat. serta dapat melenyapkan kekayaan keanekaragaman hayati di hutan tersebut. Akibatnya timbul pencemaran air dan tanah serta banjir. . Gb. Pencemaran Lingkungan Kepadatan populasi manusia berpengaruh pada kondisi ekosistem. Karena terbatasnya tempat penampungan sampah.

Komponen abiotik adalah segala yang tidak bernyawa seperti tanah. Faktor Manusia. kelembaban. 1. PENGERTIAN PENCEMARAN Berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alami. Contohnya : meja. tumbuhan. mamusia. Merusak untuk sementara. Akan tetapi dalam jangka waktu yang lama. banjir. Ilmu yang mempelajari lingkungan adalah Ilmu lingkungan atau ekologi. iklim. hewan. dsb ) secara sembarangan. 2. Kegiatan manusia yang menyebabkan perubahan lingkungan misalnya. PENGERTIAN LINGKUNGAN. Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada disekitar kita ( makhluk hidup ). pertanian. Contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya rendah. menebang hutan sembarangan. . dan mikroorganisme. membuang limbah ( limbah rumah tangga. A. tetapi bila telah bereaksi dengan zat lingkungan tidak merusak lagi. B.angin topan. dsb. manusia. air. Sedangkan komponen biotik adalah segala sesuatu yang bernyawa seperti tumbuhan. Lingkungan terdiri dari komponen abiotik dan komponen biotik. PERUBAHAN LINGKUNGAN Faktor faktor Penyebab Perubahan Lingkungan. udara. Berada pada waktu yang tidak tepat. kursi. gempa bumi. Merusak dalam waktu lama.PENCEMARAN LINGKUNGAN DAN UPAYA MENGATASINYA. Jumlahnya melebihi jumlah normal. dsb. 3. industri. udara. Pb dapat terakumulasi dalam tubuh sampai tingkat yang merusak. hewan. dan kebakaran hutan. Masuknya bahan pencemar atau polutan kedalam lingkungan tertentuyang keberadaannya mengganggu kestabilan lingkungan. sehingga mutu kualitas lingkungan turun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Sifat polutan adalah : 1. bunyi. 2. kemarau panjang. Suatu zat dapat disebut polutan apabila: 1. dsb. Berada di tempat yang tidak tepat. 2. Faktor Alam. cahaya. Ilmu lingkungan adalah cabang dari ilmu biologi. Faktor yang dapat menimbulkan kerusakan antara lain gunung meletus. cahaya.

Meningkatnya kadar CO2 di udara jika tidak segera diubah menjadi oksigen akan mengakibatkan efek rumah kaca. Perokok dibedakan menjadi dua yaitu perokok aktif (mereka yang merokok) dan perokok pasif (orang yang tidak merokok tetapi menghirup asap rokok). Gas tersebut dapat bereaksi dengan gas nitrogen oksida dan air hujan. pesawat terbang. antara lain :      Terganggunya kesehatan manusia. seperti candi menjadi cepat aus dan rusak. misalnya batuk. Adanya peristiwa efek rumah kaca yang dapat menaikkan suhu udara secara global serta dapat mengubah pola iklim bumi dan mencairkan es di kutub.SO2) di udara dihasilkan oleh pembakaran fosil (minyak. . (5) Asap Rokok . Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran udara.Karbon dioksida berasal dari pabrik. dan penyakit pernapasan lainnya. juga dari mobil. Hujan asam mengakibatkan tumbuhan dan hewan-hewan tanah mati. orang yang ada digarasi dapat meninggal akibat menghirup gas CO. CFC banyak digunakan untuk mengembangkan busa (busa kursi). dan hairspray. dan pembakaran kayu. korosi pada logam. Terjadinya hujan asam yang disebabkan oleh pencemaran oksida nitrogen. untuk AC (Freon). mempengaruhi janin dalam kandungan dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.Asap rokok bisa menyebabkan batuk kronis. (3) CFC (Khloro Fluoro Karbon) . Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif. pendingin pada lemari es. Berdasarkan Tempat terjadinya.Proses pembakaran dimesin yang tidak sempurna.Gas belerang oksida (SO. yang disebut hujan asam. disebabkan oleh : (1) CO2 . bangunan-bangunan kuno. Bocoran gas CO dari knalpot dapat masuk ke dalam mobil. misalnya menguningnya daun atau kerdilnya tanaman akibat konsentrasi gas SO2 yang tinggi di udara. batubara). MACAM MACAM PENCEMARAN LINGKUNGAN a.C. mesin-mesin yang menggunakan bahan bakar fosil ( batubara. Rusaknya bangunan karena pelapukan. yang menyebabkan air hujan menjadi asam. emfisema. produksi pertanian merosot. sehingga bisa menyebabkan kematian. kanker paru-paru. (2) CO (Karbon Monoksida) . dan tidak berasa. (4) (SO dan SO2 . minyak bumi ). Terganggunya pertumbuhan tanaman. dan memudarnya warna cat. Jika mesin mobil dihidupkan di dalam garasi tertutup. akan menghasilkan gas CO. Pencemaran Udara. kapal. tidak berbau. besi dan logam mudah berkarat. bronkhitis. Menghidupkan AC ketika tidur di dalam mobil dalam keadaan tertutup juga berbahaya. CFC akan menyebabkan lubang ozon di atmosfer. demikian pula bangunan gedung dan jembatan.Gas CFC digunakan sebagai gas pengembang karena tidak bereaksi.

 Munculnya banjir akibat got tersumbat sampah. akan ditemukan cacing Tubifex berwarna kemerahan bergerombol. Pupuk organik yang larut dalam air dapat menyuburkan lingkungan air (eutrofikasi). polutan yang mengandung asam belerang berbau busuk. udang. aluminium. polutan anorganik yang berbuih dan berwarna. Kebocoran tanker minyak dapat menyebabkan minyak menggenangi lautan sampai jarak ratusan kilometer. Jangan membuang sisa obat ke sungai. minyak.  Punahnya biota air. dan polutan berupa cairan panas. Cacing ini merupakan petunjuk biologis (bioindikator) parahnya limbah organik dari limbah pemukiman. Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran air antara lain :  Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen. ganggang dan tumbuhan air tumbuh subur (blooming). Insektisida dapat mematikan biota sungai.  Pendangkalan dasar perairan. karena oksigen dan sinar matahari yang diperlukan organisme dalam air terhalang dan tidak dapat masuk ke dalam air. genangan minyak dibatasi dengan pipa mengapung agar tidak tersebar.  Menjalarnya wabah muntaber. sehingga kadar oksigen dan sinar matahari berkurang. Limbah pertanian dapat mengandung polutan insektisida atau pupuk organik. kemudian ditaburi dengan zat yang dapat menguraikan minyak. Untuk mencegahnya. Tumpahan minyak mengancam kehidupan ikan. dan jamur. yang mati tidak hanya ikan tangkapan melainkan juga biota air lainnya. Bahan organik yang larut dalam air akan mengalami penguraian dan pembusukan. Jika pencemaran bahan organik meningkat. lemak. Limbah Rumah Tangga Limbah rumah tangga berupa berbagai bahan organik (misal sisa sayur. Hal ini akan mengganggu ekosistem air. mematikan ikan dan organisme dalam air. misal ikan. potas (racun kimia). nasi.  Terjadinya ledakan populasi ganggang dan tumbuhan air (eutrofikasi). disebabkan oleh : (1) (2) (3) (4) Limbah Pertanian. terumbu karang. Akibatnya.Pencemaran Air. atau aliran listrk untuk menangkap ikan. dan organisme laut lainnya untuk mengatasinya. air buangan manusia). orang yang memakannya akan mati. Pencemar lain bisa berupa pencemar biologi seperti bibit penyakit. dan serangga air. burung laut. yuyu. ikan. upayakan memilih insektisida yang berspektrum sempit (khusus membunuh hewan sasaran) serta bersifat biodegradable (dapat terurai secara biologi) dan melakukan penyemprotan sesuai dengan aturan. . Jika biota sungai tidak mati kemudian dimakan hewan atau manusia. atau bahan anorganik misalnya plastik. akibatnya kadar oksigen dalam air turun drastis sehingga biota air akan mati. Penangkapan Ikan Menggunakan racun Sebagian penduduk dan nelayan ada yang menggunakan tuba (racun dari tumbuhan). bakteri. Limbah Industri Limbah industri berupa polutan organik yang berbau busuk. dan botol yang hanyut terbawa arus air. karena air kaya nutrisi. Sampah yang tertimbun menyumbat saluran air dan mengakibatkan banjir.

karet. As. PARAMETER PENCEMARAN LINGKUNGAN Untuk mengukur tingkat pencemaran disuatu tempat digunakan parameter pencemaran. Pencemaran kronis. Paramater Pencemaran. dan stress). Pencemaran akut. pupuk anorganik. pestisida. Berubahnya sifat kimia atau sifat fisika tanah sehingga tidak baik untuk pertumbuhan tanaman. gangguan kejiwaan. 2. logam berat (Hg. kaca. 4. gangguan janin dalam kandungan. botol. Contohnya pencemaran Minamata di Jepang. Pencemaran ringan. suhu. Parameter pencemaran digunakan sebagai indikator (petunjuk) terjadinya pencemaran dan tingkat pencemaran yang telah terjadi. dan Mengubah dan mempengaruhi keseimbangan ekologi b) Berdasarkan Macam Bahan Pencemar Menurut macam bahan pencemarnya. Parameter Fisik Meliputi pengukuran tentang warna. 3. yaitu pencemaran yang dapat mematikan seketika. dan pencemaran radioaktif. yaitu pencemaran yang dimulai menimbulkan gangguan ekosistem lain. tuli. Salmonella thyposa. kaleng. D. Cr. plastik. minyak. peternakan. penyakit jantung. pencemaran dibedakan menjadi sebagai berikut: 1. c) Berdasarkan Tingkat Pencemaran Menurut tingkat pencemarannya.Pencemaran Tanah. industri. Pb. pasar. detergen. Pencemaran suara : kebisingan ( menyebabkan sulit tidur. Pencemaran kimia : CO2. Contohnya pencemaran gas CO dari knalpot yang mematikan orang di dalam mobil tertutup. 2. Pencemaran biologi : mikroorganisme seperti Escherichia coli. Cd. kegiatan pertanian. kekeruhan. bau. Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran tanah antara lain :    Terganggunya kehidupan organisme (terutama mikroorganisme dalam tanah). disebabkan oleh : Sampah organik dan anorganik yang berasal dari limbah rumah tangga. dan radioaktivitas . Entamoeba coli. 3. Ni). Contohnya pencemaran gas kendaraan bermotor. pencemaran dibedakan menjadi berikut ini : 1. bahan radioaktif. rasa. meliputi : 1. Pencemaran fisik : logam. dan sebagainya. yaitu pencemaran yang mengakibatkan penyakit kronis.

semakin tinggi kadar karbon dioksida terlarut (kecuali jika di dalam air terdapat tumbuhan air yang berfotosintesis). Karena pencemaran. Jadi. 3. . perubahan pH air tergantung kepada bahan pencemarnya. akibatnya kadar oksigen terlarut di air semakin berkurang. kadar logam. Semakin banyak organisme di dalam air. terutama pada malam hari. Penurunan kadar oksigen terlarut dapat disebabkan oleh tiga hal : 1. Pengukuran Kadar Oksigen Terlarut Kadar oksigen terlarut dalam air yang alami berkisar 5 – 7 ppm (part per million atau satu per sejuta. Parameter kimia yang dilakukan melalui kegiatan pernapasan jasad renik dikenal sebagai parameter biokimia. pH. a. Bahan-bahan organik organik biasanya menyebabkan kondisi air menjadi lebih asam. Proses oksidasi (pembokaran) bahan-bahan organik. semakin banyak oksigen yang digunakan. Sebaliknya cacing Tubifex (cacing merah) merupakan cacing yang tahan hidup dan bahkan berkembang baik di lingkungan yang kaya bahan organik. Pengukuran Kadar CO2 Gas CO2 juga dapat larut ke dalam air.5 – 8. 2. Sungai yang mengandung siput air dan planaria menunjukkan sungai tersebut belum mangalami pencemaran.5. bangkai. Semakin banyak bahan pencemar organik yang ada diperairan.5 atau lebih tinggi dari 8. Proses pernapasan organisme yang hidup di dalam air. meskipun species hewan yang lain telah mati. keasaman. Parameter Kimia Digunakan untuk mengetahui kadar CO2.2. dan mikroorganisme yang peka dan ada pula yang tahan terhadap kondisi lingkungan tertentu. dan banyaknya organisme yang hidup dalam air. protein) dapat diuraikan oleh bakteri air. Pengukuran pH air Air sungai dalam kondisi alami yang belum tercemar memiliki rentangan pH 6. contohnya adalah pengukuran BOD atau KOB Pengukuran BOD Bahan pencemar organik (daun. pH. karbohidrat. tumbuhan. sehingga mengakibatkan semakin kecil kadar oksigen terlarut. b. Angka BOD ditetapkan dengan menghitung selisih antara oksigen terlarut awal dan oksigen terlarut setelah air sampel disimpan selama 5 hari pada suhu 200C. Banyaknya oksigen terlarut yang diperlukan bakteri untuk mengoksidasi bahan organik disebut sebagai Konsumsi Oksigen Biologis (KOB / COD) atau Biological Oksigen Demand. 1 ml oksigen yang larut dalam 1 liter air dikatakan memiliki kadar oksigen 1 ppm). pH air dapat menjadi lebih rendah dari 6. Ini berarti keberadaan cacing tersebut dapat dijadikan indikator adanya pencemaran zat organik. Kadar gas CO dapat diukur dengan cara titrimetri. Kadar CO2 terlarut sangat dipengaruhi oleh suhu. c. Kapur menyebabkan kondisi air menjadi lebih alkali (basa). Parameter Biologi Di alam terdapat hewan-hewan. dan logam berat. Karenanya BOD ditulis secara lengkap BOD205 atau BOD5 saja. Organisme yang dapat dijadikan petunjuk pencemaran dikenal sebagai indikator biologis.5. Siput air dan Planaria merupakan contoh hewan yang peka pencemaran. yang biasa disingkat BOD. Proses reduksi oleh zat-zat yang dihasilkan bakteri anaerob dari dasar perairan. Bakteri memerlukan oksigen untuk mengoksidasikan zat-zat organik tersebut. 3. Organisme yang tahan akan tetap hidup.

akan terjadi reaksi antara CFC dan ozon. maka . bumi diselimuti gas dan debu-debu pencemar. ada pula yang tidak. Hal ini juga dapat menurunkan kesuburan tanah. Akibatnya. dan bahan makanan tercemar dapat mengalami keracunan. Daur materi dan daur biokimia terganggu. dan aliran energi berubah. jaring-jaring makanan. sehingga tidak dapat menyerap CO2. Jika ikan ini ditangkap manusia kemudian dimakan. keseimbangan lingkungan terganggu. Akibatnya. Punahnya Species Polutan berbahaya bagi biota air dan darat. Jika gas CFC mencapai lapisan ozon. Gangguan Keseimbangan Lingkungan Punahnya species tertentu dapat mengubah pola interaksi di dalam suatu ekosistem. 3. Berbagai jenis hewan mengalami keracunan. Ada yang peka. DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN 1. bahan pencemar akan masuk ke dalam tubuh manusia. misalnya dari Freon dan spray.E. Rantai makanan. menyebabkan cacat pada keturunannya bahkan meninggal dunia. Peledakan Hama Penggunaan insektisida dapat pula mematikan predator. sehingga lapisan ozon tersebut “berlubang”. 4. serangga hama akan berkembang tanpa kendali. Bahan beracun yang dibuang ke perairan dapat meresap ke dalam tubuh alga. Gas CFC. alga tersebut tersebut dimakan oleh udang kecil Udang kecil dimakan oleh ikan . 5. ikan. Meskipun hewan beradaptasi. Terbentuk Lubang Ozon Terbentuknya lubang ozon merupakan salah satu permasalahan global. ginjal. Berbagai species hewan memiliki kekebalan yang tidak sama. 2. Hewan muda. . Bila batas tersebut terlampaui. Keracunan dan Penyakit Orang yang mengkonsumsi sayur. diperlukan dosis yang lebih tinggi dari biasanya. ada pula yang tahan. 7. Hendaknya dilakukan pemupukan dengan pupuk kandang atau dengan kompos. Ada hewan yang dapat beradaptasi sehingga kebal terhadap bahan pencemar. harus diketahui bahwa tingkat adaptasi hewan ada batasnya. hewan tersebut akan mati. menderita kanker. serta rotasi tanaman. 8. sistem penanaman berselang-seling (tumpang sari). Efek Rumah Kaca Permasalahan global lainnya ialah efek rumah kaca. Kandungan gas CO2 semakin tinggi karena banyak hutan ditebang. Hal ini menyebabkan kesuburan tanah menurun. 6. Pemekatan Hayati Bahan pencemar memasuki lingkungan melewati rantai makanan dan jaring-jaring makanan. orang dapat mengalami kerusakan hati. Lapisan ozon ini merupakan pelindung (tameng) bumi dari cahaya ultraviolet. pencemaran akan semakin meningkat. Gas CO2 yang dihasilkan dari proses pembakaran meningkatkan kadar CO2 di atmosfer. Kesuburan Tanah Berkurang Penggunaan insektisida dapat mematikan fauna tanah. yang membumbung tinggi dapat mencapai stratosfer. Proses peningkatan kadar bahan pencemar melewati tubuh makhluk hidup dikenal sebagai pemekatan hayati (dalam bahasa inggris dikenal sebagai biomagnification). Karena predator punah. Penyemprotan dengan insektisida juga dapat mengakibatkan beberapa species serangga menjadi kebal (resisten). Selanjutnya. Untuk memberantasnya. Rotasi tanaman artinya menanam tanaman yang berbeda secara bergantian di lahan yang sama. Akibat keracunan. Penggunaan pupuk terus-menerus dapat mengakibatkan tanah menjadi asam. kemudian mati. Untuk mengatasinya. larva merupakan hewan yang peka terhadap bahan pencemar. Akibatnya. Hal ini disebabkan bahan pencemar dapat tersebar dan menimbulkan dampak di tempat lain. Di stratosfer terdapat lapisan gas ozon (O3). kerusakan susunan saraf.

3.F. USAHA-USAHA MENCEGAH PENCEMARAN LINGKUNGAN 1. Penggunaan lahan yang ramah lingkungan. Tindakan tegas terhadap pelaku pencemaran lingkungan. 8. Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah perumahan atau pemukiman penduduk. 6. 5. 2. Pembuangan limbah industri diatur sehingga tidak mencemari lingkungan atau ekosistem. Memperluas gerakan penghijauan. Pengawasan terhadap penggunaan jenis-jenis pestisida dan zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. 7. 4. . Membuang sampah pada tempatnya. Memberikan kesadaran terhadap masyarakat tentang arti lingkungan hidup sehingga manusia lebih mencintai lingkungan hidupnya.

Absen : ISMAIL : VII – E : 13 SMP NEGERI KUDU 2012-2013 .KLIPING KEPADATAN PENDUDUK DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN OLEH : Nama Kelas No.