Menetapkan Normalitas Kehamilan

Dalam menetapkan apakah suatu kehamilan normal atau tidak, harus diketahui atau ditentukan beberapa hal yang mendukung ke arah kenormalan tersebut. Ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab setelah melakukan pemeriksaan kehamilan, yaitu : a. Hamil / Tidak Untuk menjawab ini kita mencari tanda – tanda kehamilan. 1. Tanda Pasti Hamil Merupakan tanda objektif yang di dapat dari hasil pemeriksaan dan hal ini menyatakan bahwa ibu pasti hamil dan tidak ada diagnosis differensial untuk tanda ini. a. Gerakan Janin - Anamnesa : ibu merasa gerakan janin didalm perutnya - Palpasi : teraba bagian-bagian janin, teba dan terlihat gerakan janin b. Denyut Jantung Janin Dengan auskultasi : terdengar DJJ melalu pemeriksaan dengan dopler atau laenec dan CTG c. Bayangan / Rangka Janin - Dilihat dari USG : tampak bayangan janin - Dilihat dengan foto rontgen : telihat rangka janin. 2. Tanda Tidak Pasti Hamil Dapat dikatan tanda objektif yang belum pasti yang diperoleh oleh si pemeriksa. a. Pembesaran rahim sesuai dengan usia kehamilan b. Pada pemeriksaan inspeksi dapat dijumpai - Tanda Chadwick Pada pemeriksaan inspekulo didapatkan selaput lendir dan vagina membiru, lebih terlihat jelas pada daerah porsio. Penyebabnya adalah hipervaskularisasi pembuluh darah didaerah tersebut untuk pesiapan kehamilan - Tanda Hegar Terjadi perubahan konsistensi isthmus uteri menjadi lunak. Pada pemeriksaan dalam, 2 jari tangan kanan yang ada didalam rahim di letakkan pada forniks anterior sedangkan tangan kiri berada diatas simphisis pubis, maka akan didapatkan isthmus uteri menjadi lunak seolah-olah corpus tidak terhubung dengan serviks.

. a.Kontraksi Brakston Hiks Uterus mudah diransang untuk berkontraksi. Sedangkan tuanya kehamilan ditentukan oleh beberapa cara penentuan usia kehamilan b. Mual kadang-kadang disertai morning sickness (muntah) jika mual . dimana daerah tempat implantasi lebih cepat tumbuh. Tanda Mungkin Hamil Tanda mungkin hamil sudah timbul sejak hamil muda. Amenore Gejala ini sangat penting.Ballotemen Pada bulan ke 4 dan 5.Keluar kolostrum c.Perubahan Pada Serviks Didalam kehamilan konsistensi serviks seperti bibir atau ujung bawah daun telinga. Ini tejadi pada kehamilan 20 minggu ke atas. lipatan tubuh. konsistensi serviks seperti ujung hidung. Tanda ini dapat dikatakan sebagai tanda subjektif yang dirasakan oleh ibu hamil. Penyebabnya adalah setelah terjadi konsepsi maka ovulasi tidak lagi terjadi. Mual dan Muntah Terjadi akibat pengaruh estrogen dan progesteron sehingga terjadi peningkatan asam lambung. Pada palpasi ditemukan daerah yang cepat tumbuh tersebut lebih menonjol ke satu sisi di bandingkan sisi yang lain.. Makin banyak orang hamil di jumpai. areola. Ballotemen juga dapat terjadi diluar rahim. Pada pemeriksaan laboratorium : hCG +. untuk menentukan taksiran persalinan. terutama didaerah korpus uteri. janin lebih kecil dibandingkan dengan banyaknya air ketuban. namun ini juga dapat mendeteksi terjadinya penyakit trofoblas.Hiperpigmentasi kulit pada daerah wajah.Tanda Piskasek Pertumbuhan yang tidak rata pada daerah fundus. . Maka pada palpasi dirasakan adanya benda (janin) yang melenting dalam rahim (ballotemen in toto) apabila rahim didorong tiba-tiba atau digoyangkan. karena seorng ibu hamil tidak dapat menstrusi lagi. Tenaga kesehatan harus mengetahui hari pertama haid terakhir ibu (HPHT). . sedangkan di luar kehamilan. . parut . makin besar pula kemungkinan hamil itu terjadi. 3. Tanda ini khas untuk uterus dalam masa kehamilan. akibat adanya tumor yaitu fibroma ovarii.

Varises Terjadi pengaru hormon estrogen dan progesteron yang emnimbulkan pelebaran pembuluh darah vena di tubuh.dan muntah yang berlebihan dan sudah mengganggu aktivitas ibu disebut dengan hiperemesis gravidarum. c. Primigravida / Multigravida Menetapkan kehamilan primigravida atau multigravida sangat penting karena sikap pengawasan hamil dan mempersiapkan pertolongannya mempunyai perbedaan. Ini terjadi pada umur kehamilan 16 minggu. Payudara Terasa Tegang dan Agak Berisi Terjadi akibat deposit lemak sebagai persiapan laktasi. mempunyai beberapa kemungkinan. Ini dipengaruhi estrogen.Terdapat lilitan tali pusat / tali pusat pendek . g. Lokasi yang sering terjadi yaitu lipatan paha. sehingga kapasistas / daya tampung urin dalam buli-buli semakin sedikit. Sering Miksi Sebagai akibat desakan rahim yang semakin membesar. sehingga menimbulkan sering kencing h. termasuk air dan garam mineral. Primigravida mendapat perhatian bila pada minggu ke 36 kepala janin belum masuk ke Pintu atas panggul. B. progesteron dan somatomamotropin. Hal ini terjadi pada awal kehamilandan akan hilang setelah kehamilan 16 minggu e. Sehingga ibu hamil dianjurkan banyak istirahat.Terdapat kesempitan panggul . Kepala janin yang masih tinggi. sebagai berikut : . Dalam pengawasan hamil tidak ada perbedaan sampai saat kehamilan berlangsung. Ngidam Yang menginginkan mekanan dan atau minuman tertentu yang kadang – kadang tidak dapt dicegah. Syncope / Pingsan Terjadi karena gangguan sirkulasi darah ke otak yang emngakibatkan gangguan susunan saraf pusat. Konstipasi dan Obstipasi Terjadi karena hormon progesteron dalam merelaksasi otot pada saluram pencernaan. betis genitalia eksterna dan payudara. Merasakan pergerakan janin d. f. i. Karen amual dan muntah maka nafsu makan ibu berkurang.

Bila kehamilan dan persalinan lampau di jumpai keadaan : .ext. sehingga persalinan perlu dikirim kerumah sakit.Kelahiran mati dalam rahim ..Pendular abdomen Pada multigravida dilakukan pertanyaan tentang persalinan yang lampau. Berikut perbedaan pasien primigravida dan multigravida Primi :          Multi :         Buah dada tegang Puting susu runcing Perut tegang dan menonjol ke depan Striae livide Perieum utuh Vulva tertutup Hymen perforatus Vagina sempit dan teraba rugae Portio runcing. passanger dan passage).Terdapat kemungkinan plasenta previa .Kehamilan lewat waktu Dapat disimpulkan behwa kehamilan lalu mempunyai resiko yang lebih tinggi. maka memberikan petunjuk yang baik. sebagai gambaran 3P (power. Tujuan konsultasi atau mengirimkan ke fasilitas yang lebih memadai adalah untuk menjamin kehamilan mendapat pengawasan yang optimal.Persalinan lama . menggantung Putting susu tumpul Perut lembek dan tergantung Stiae lividae dan Stiae albicans Perineum berparut Vulva mengangah Carunculae myrtformis Vagina longgar. sehingga persalinan dapat mencapai well born baby dan well health mother. selapaut lendir Licin Portio tumpul dan terbagi Dalam bibir depan dan bibir Belakang .Pernah mengalami keguguran .Kepala janin dalam keadaan ekstensi . Bila pada persalinan lampau baik.Persalinan prematurus . tertutup.Kehamilan dengan komplikasi atau penyakit .Terdapat tumor yang menghalangi masuk ke PAP . Lembek.Persalinan dengan tindakan operasi . ost. berarti tidak ada kesempitan panggul dan beratnya janin dalam kehamilan dalam keadaan normal.

Ini disebabkan karena rahim. Pada multigravida dinding rahim dan dinding perut sudah kendor. hydramnion dan molahydatidosa fundus uteri lebih tinggi dari pada yang sesuai dengan tuanya kehamilan . Perbedaan antara kehamilan 8 bulan dan 10 bulan 8 bulan :      10 bulan :      Perut lebih kecil Epigastrium tegang pada primigravida Pusat mendatar Kepala kecil Kepala belum turun ke dalam rongga panggul.C. 3. Kadang-kadang kehamilan juga terjadi sesudah masa amenorrhoe yang fisiologis misalnya sesudah amenorrhoe dalam masa laktasi. Lamanya Amenorrhoe. misalnya diameter biparietal dapat diukur secara tepat dengan ultrasound ( A Scan). 2. Tetapi pada gemeli. Pada primigravida kepala anak pada bulan terakhir berangsur-angsur turun ke dalam rongga panggul. sebaliknya pada oligohydramnion lebih rendah dari pada semestinya. 6. Sayang sekali ibu-ibu di Indonesia kurang memperhatikan haidnya hingga haid terakhir tidak diketahui. Perut lebih besar Epigastrium lembek Pusat menonjol Kepala besar Kepala sudah turun ke dalam rongga panggul pada  primi gravida. maka pada multipara biasanya kepala baru turun pada permulaan persalinan. Dari besarnya anak terutama dari besarnya kepala anak. Dengan pemeriksaan amniocentesis (Oange Stained cells. . kekenyalannya sudah kurang hingga kekuatan mendesak ke bawah tidak seberapa. 7. kreatinin dll). rotunda dan dinding perut makin teregang dan karena kekenyalannya mendesak isinya ke bawah. Dari saat mulainya terasa pergerakan anak 5. 4. Tuanya Kehamilan Tuanya kehamilan dapat diduga dari : 1. Dari masuk atau tidak masuknya kepala ke dalam rongga panggul. Kekuatan ini di bantu juga oleh kekuatan mengejan waktu buang air besar. lig. Dari saat mulainya terdengar bunyi jantung anak. Dari Tingginya Fundus Uteri.

Pemeriksaan elektrokardiografi. Anak Tunggal / Kembar Tanda anak kembar ialah : 1. Tanda Spalding : Tulang-tulang tengkorak tutup menutupi. Bunyi jantung anak tidak terdengar lagi. Pada Ro foto atau ultrasonogram nampak 2 kerangka janin. Mendengar bunyi jantung anak pada dua tempat dengan sama jelasnya dan dengan perbedaan frekwensi 10 denyut atau lebih dalam 1 menit. Meraba banyak bagian-bagian kecil. b. c. Anak Hidup / Mati Tanda-tanda kematian anak dalam rahim : 1. Palpasi anak menjadi kurang jelas. 3. Meraba 2 bagian besar berdampingan. 6. Tulang punggung sangat melengkung. ultrasound. E. hydramnion. 5. Rahim tidak membesar malahan fundus uteri turun. Ibu tak merasa lagi pergerakan anak. 6. 2. setelah anak mati kira-kira 10 hari. Pada hydramnion selalu harus diingat kemungkinan kehamilan kembar. 8. 4. Perut lebih besar dari pada yang sesuai dengan tuanya kehamilan.Kalau pada primigravida kepala belum turun pada akhir kehamilan. Meraba 3 bagian besar atau lebih (yang dimaksud dengan bagian besar ialah kepala dan bokong sedangkan yang di maksud dengan bagian kecil ialah kaki dan tangan). Reaksi biologis menjadi negatip. Adanya gelembung-gelembung gas dalm janin. 2. . 5. maka harus diingat kemungkinan panggul sempit atau keadaan patologis lain (placenta praevia. Pada gambar Rontgen terlihat : a. 4. 7. D. gemelli). disebabkan isi tengkorak berkurang karena otak mencair. 3. Kadang-kadang tidak turunnya kepala hanya disebabkan karena rongga perut cukup luas (orangnya besar) hingga tidak usah dicari ruangan ke dalam rongga panggul kecil.

 Habitus (sikap) :  Yang dimaksud dengan habitus ialah bagaimana bagian-bagian dari anak seprti kepala. tapi dalam persalinan biasanya berubah menjadi letak memanjang atau letak lintang. Letak serong ini diketemukan dalam kehamilan. tangan. Dalam bahasa indonesia belum dibedakan antara pengertian tersebut di atas . maka anak dikatakan dalam letak bujur atau letak memanjang. Situs : Letak  letak sumbu panjang anak terhadap sumbu panjang ibu. dan lekuk lutut rapat pada badan). Habitus demikian disebut latak . letak defleksi (habitus) . Positio : Posisi  letak salah satu bagian anak yang tertentu terhadap dinding perut atau jalan lahir. maka anak dikatakan dalam letak lintang. Letak Anak Letak anak sangat penting berhubungan dengan prognosa persalinan.F.  Letak memanjang ada 2 macam presentasi ialah : Kalau kepala menjadi bagian terbawah disebut letak kepala (presentasi kepala) dan kalau bokong yang terendah disebut letak sungsang (presentasi bokong). misalnya letak lintang (situs) .  Situs :  Ialah letak sumbu panjang anak terhadap sumbu panjang ibu.  Kadang-kadang sumbu panjang anak serong terhadap sumbu panjang ibu maka anak dalam letak serong. Lengan bersilang didepan dada. Praesentatio : Presentasi  apa yang menjadi bagian yang terendah. dagu dekat pada dada. badan. 2. Tungkai terlipat pada lipatan paha.  Sikap anak yang fisiologis ialah Badan anak dalam kyphose (Kepala menekur. 3. letak muka (presentasi). Istilah letak anak dalam ilmu kebidanan mengandung 4 pengertian : 1. 4. Habitus : Sikap  letak bagian-bagian anak satu terhadap yang lain. kaki itu letaknya satu terhaap yang lain. Jika ukuran panjang anak ialah ukuran bokong kepala sesuai dengan sumbu panjang ibu. dan jika tidak di perbaiki berbahaya bagi ibu mapun anak.  Jika ukuran panjang anak melintang terhadap sumbu panjang ibu. Mungkin terjemahannya yang terbaik ialah kedudukan. Beberapa latak seperti letak lintang dan letak dahi tak dapat lahir spontan pada anak hidup dan aterm.

Posisi ialah kedudukan salah satu bagian anak yang tertentu terhaap dinding perut ibu atau jalan lahir.  Pada letak sungsang (presentasi bokong) maka habitus yang mungkin diketemukan ialah : a. Pada taucher ditentukan kedudukan dari salah satu bagian dari bagian depan terhadap jalan lahir.fleksi atau letak menekur (lihat cepat sikap fleksi atau sikap menekur). maka dikatakan anak dalam letak belakang kepala (presentasi belakang kepala). maka bagian dari kepala yang terendah ialah belakang kepala. Pada palpasi ditentukan kedudukan punggung anak terhadap dinding perut jadi misalnya punggung kiri atau punggung kanan. Kedua tungkai turun ke bawah. lebih rendah dari bokong menimbulkan presentasi lutut atau presentasi kaki (incomplete breech). Bagian yang ditentukan itu disebut penunjuk. kiri belakang. . sikap menegadah). b.  Pada anak dengan presentasi kepala dan sikap fleksi. Hal tersebut biasanya baru dapat ditentukan dengan toucher waktu persalinan kalau pembukaan suah cukup besar.  Pada anak dengan presentasi kepala an sikap defleksi bagian kepala yang terendah adalah muka. Sikap ini menyebabkan presentasi bokong murni (frank breech). Untuk presentasi belakang kepala penunjuknya ialah ubun-ubun kecil. maka disebut letak muka (presentasi muka). Tungkai terlipat pada lipat paha dan lekuk lutut menyebabkan presentasi bokong kaki (complete breech). jadi dagu menjauhi dada dan tulang punggung dalam lordose. Jadi pada taucher misalnya dikatakan :  Letak belakang kepala dengan ubun-ubun kecil : Depan. Kedua tungkai lurus keatas. kanan belakang. kanan melintang. maka dikatakan anak dalam letak belakang kepala. maka anak dalam letak defleksi atau letak menengadah (sikap defleksi. Kalau anak menengadah.  Positio = Posisi = Kedudukan. belakang. kanan depan. Antara fleksi maksimal dan defleksi maksimal masih terdapat presentasi puncak kepala da presentasi ahi yang sering hanya bersifat sementara dan dengan turunya kepala menjadi presentasi belakang kepala atau presentasi muka. kiri depan. kiri melintang. c.

M d ki. dep Posisi (letak muka dengan dagu kiri depan). Presentasi . dep (letak belakang kepala dengan ubun-ubun kecil kanan depan ) Presentasi Posisi  Untuk letak muka penunjuknya ialah dagu.B U² K ka.

Ka.bel bel.dep P (Puncak kepala) b) Defleksi D (dahi) .dep ki.KEMUNGKINAN LETAK PALPASI TOUCHER ( terutama pada persalinan ) ( terutama pada kehamilan ) Situs Presentasi Posisi ki Habitus Presentasi Posisi 1.mel ki.mel Ka.k.depan (Belakang kepala) (ubun-ubun kecil) ki.bel Ka. Bujur A) Kepala Pu ka a) Fleksi B U².

dep ki. Ka.bel bel. . depan (dagu) ki.mel ki. (bokong kaki) s.bel Ka.mel a) tungkai BO dep.bel bel.mel Ka. Ka.dep ki. (sacrum) ki.M (muka) d.mel b) kaki di samping Bokong Bo-K.bel Ka.dep PALPASI TOUCHER ( terutama pada persalinan ) Habitus Presentasi Posisi ( terutama pada kehamilan ) Situs Presentasi Posisi ki Bujur B) Bokong pu ka lurus ke atas (bokong) ki.

dep c) tungkai lebih rendah dari pada bokong K (kaki) Lu (lutut) ki II. dep.Ka. . Lintang Kosong kep ka Bahu (punggung) Pu bel.

Hal tersebut disebkan karena terbentuknya segmen bawah rahim. sedangkan kepala di bagian bawah rahim yang lebih sempit. Yang paling baik ialah presentasi belakang. maka karena itu : 1. 2. Ukuran panjang anak akan sesuai dengan ukuran panjang rahim.5% Punggung kiri 2 x lebih sering dari punggung kanan. maka menempatkan diri di fundus uteri yang lebih lebar.Pada akhir kehamilan bentuk rahim lonjong. sehingga presentasi tidak dapat berubah lagi.   Yang paling berbahaya ialah letak lintang dan presentasi dahi. ukuran atas bawah lebih panjang dari pada ukuran melintang. Selain dari pada itu kalau kepala sudah di bawah sering terpegang oleh pintu atas panggul. . .Air ketuban pada akhir kehamilan relatip sedikit. Frekwensi bermacam-macam letak : o Belakang kepala 95% o Sungsang o Muka o Lintang   3.5% 0. Fundus uteri lebih lebar dari bagian bawah rahim. karena ukuran-ukuran terkecil dari kepala melalui jalan lahir. .  Pada hamil yang belum lanjut maka bentuk rahim lebih bundar dan air ketuban relatief banyak. .  Sebab-sebab presentasi kepala yang terbanyak : . Bokong dengan tungkai bawah merupakan ujung yang lebih besar dari pada kepala. hingga pada kehamilan yang belum lanjut lebih sering terdapat kelainan letak. Kelainan letak seperti letak sungsang dan letak lintang lebih sering terdapat pada kehamilan yang belum lanjut. hingga dinding rahim mendekati badan anak dan dengan demikian bentuk rahim lebih mempengaruhi letak anak.5% 0.Akibatnya anak menyesuaikan diri (akomodasi) dengan bentuk rahim.

 Sering kita dapat menduga adanya penyakit pada wanita hamil dari keadaan umum penderita atau dari anamnesa. Dengan membuat foto Rontgen dengan sonde di dalam cavum uteri atau dengan hysterosalpingografi. Keadaan Umum Ibu  Keadaan umum ibu tentu juga sangat mempangaruhi prognosa persalinan.G. 6. Misalnya : adanya anaemia. ibu yang lemah atau sakit keras tentu tak dapat diharapkan menyelesaikan persalinan dengan baik. . b. I. Keadaan demikian disebut Kehamilan ektopik (kehamilan diluar tempat yang biasa) atau kehamilan extrauterin (kehamilan d luar rahim). H. Waktu meraba anak. cyanose. keadaan nadi dan turgor harus membangkitkan kewaspadaan. 2. telur kadang-kadang bersarang di luar rahim seperti di dalam tuba. icterus. Kadang-kadang lig. Tumor yang mengandung anak tak pernah mengeras (Kontraksi Braxton Hicks). Disamping anak kadang-kadang teraba tumor ialah uterus yang membesar. maka ternyata cavum uteri kosong. uterus berkontraksi. 4. 5. maka pada pembukaan tetap kecil  sebesar 1 jari dan kalau kita masukkan jari ke dalam ovarium uteri. 7. sedangkan tumor yang mengandung anak tidak mengeras. 8. kalau persalinan sudah mulai. Anak Intra Uterin / Ekstra Uterin Oleh karena beberapa sebab. sesak nafas. Hanya kehamilan abdominal dan kehamilan dalam parametrium dapat mencapai hamil tua. Keadaan Jalan Lahir Telah diuraikan pada pemeriksaan panggul. 3. Pada foto Rongent terlihat bahwa bagian terendah anak tinggi letaknya dan anak dalam letak paksa.  Tanda-tanda bahwa anak di dalam rahim ialah : a. Anak lebih mudah diraba dari luar. maka teraba rahim mengeras di samping anak.  Tanda-tanda bahwa anak (yang sudah agak besar) tumbuh diluar rahim ialah : 1. ovarium atau rongga perut. Pergerakan anak lebih nyeri dirasakan oleh ibi. Percobaan Pitocin apabila kita suntikkan pitocin 2 U intravenosa. Rotunda teraba kiri kanan dari tumor yang mengandung anak.

 Dalam membuat ikhtisar ini jangan lupa kita membuat diagnose yang utama misalnya placenta praevia.  Sebaliknya karena suatu keadaan berat yang menonjol kita jangan lupa memperhatikan routine misalnya kita diagnose placenta praevia atau eclampsia tetapi lupa mengenal kahamilan kembar. . toxaemia gravidarum. solutio placentae dll. letak anak yang luar biasa atau prematuritas.

iritasi penyakit uterus. setelah makan makan. beristirahat / obat rotundum berlangsung menit berkurang bersandar dan dengan kantong empedu. yang benyak. tidak berkurang / dan berkurang dengan hilang dengan beristirhat / obat yang disertai dengan perubahan visual (tanda pre eklampsia) 2 Nyeri ligamentum Rasa nyeri akutnya Ibu mengalami nyeri abdomen yang beberapa menetap (tanda apendiksitis. dapat terasa sakit / tida. berwarna putih Perdarahan berwarna pervaginam merah. PE) ditinggikan 4 Rasa panas dalam Berhubungan perut (heart burn) dengan Jika menjadi nyeri pada ulu hati atau makanan dan berkurang nyeri pada abdomen yang menetap. gagal jantung. cairan dan tidak berbau menggumpal. gastritis. abruptio plasenta. PHS. UTI) 3 Bengkak Hanya di daerah kaki dan Muncul pada muka dan tangan. . dapat KE. PID. sore hari. Pada awal kehamilan mungkin tanda terjadinya abortus. sedangkan pada akhir kehamilan kemungkinan plasenta previa dan solusio plasenta.Membedakan Ketidaknyamanan Kehamilan dan Kemungkinan Komplikasi Ketidaknyamanan yang bisa di alami ibu selama kehamilan antara lain : No Tanda dan Gejala 1 Sakit kepala Normal Tanda Bahaya Nyeri ringan atau sedang Sakit yang hebat. abortus. sedikit mengurangi makanan berlemak atau menggunakan antasid 5 Peningkatan pengeluaran pervaginam Encer. hilang setelah disertai dengan keluhan fisik lain beristirahat dengan kaki (tanda anemia. tidak biasanya muncul pada berkurang dengan beristirahat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful