P. 1
Ppt (Meningkatkan Akuntabilitas Modal Manusia)

Ppt (Meningkatkan Akuntabilitas Modal Manusia)

|Views: 79|Likes:
Published by Selvia Arnis Omorfi

More info:

Published by: Selvia Arnis Omorfi on May 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/28/2014

pdf

text

original

Kelompok 3 1. Selvia Arnis 2. Kiki Aprilia 3. Vito Setya Utama 4.

Adityo Fakchrul

(1112000196) (1112000233) (1112000292) (1112000279)

Modal manusia adalah sebuah kekuatan yang sangat penting dalam membangun kekayaan perusahaan. Modal manusia yang unggul berpotensi membantu kepemimpinan untuk menjadi lebih efektif dan unggul. Cara meningkatkan akuntabilitas Modal Manusia : 1. Perusahaan harus memfasilitasi dan membiayai proses pembelajaran karyawan secara berkelanjutan 2. Memberikan penghargaan dan memperlakukan karyawan sebagai aset yang paling berharga. Dan kemudian, kepemimpinan harus mengkomunikasikan kinerja dan target dengan jelas dan konsisten 3. Manajer harus adil dan terbuka serta tanggung jawab untuk penilaian, penghargaan, merawat, dan mengarahkan potensi karyawan ke dalam tanggung jawab bisnis yang lebih tinggi, 4. Serta menciptakan inovasi dan mendukung perbaikan terus-menerus di setiap aspek kerja dan bisnis

Pengertian organisasi bisnis yaitu suatu organisasi yang melakukan aktivitas ekonomi dan bertujuan untuk menghasilkan keuntungan (profit). Untuk dapat meningkatkan perbaikan aktifitas bisnis sebuah organisasi ,diperlukan proses manajemen dilakukan secara bersama-sama oleh :  manajemen bawah (supervisor)  manajemen menengah (middle management)  dan manajemen puncak (top management).

Human Capital Management (HCM) adalah pendekatan strategis untuk manajemen orangorang yang berfokus pada pengetahuan, keterampilan, kemampuan dan kapasitas untuk mengembangkan dan berinovasi dimiliki oleh orang-orang dalam suatu organisasi.

Berikut ini proses arsitektur HCM global dalam strategi SDM (Becker,Huselid and Ulrich 2001) antara lain: 1. Fungsi sumber daya manusia ( The Human Resource Function)  Manajemen SDM teknis, mencakup : rekruitmen,kompensasi, dan benefit  Manajemen SDM yang strategik, mencakup : penyampaian (delevery) pelayanan Manajemen.

2. Sistem sumber daya manusia (The Human Resource System)  Menghubungkan keputusan seleksi dan promosi untuk memvalidasi model kompetensi  Mengembangkan strategi yang menyediakan waktu dan dukungan yang efektif untuk keterampilan yang dituntut oleh implementasi strategi organisasi  Melaksanakan kebijaksanaan kompensasi dan manajemen kinerja yang menarik, mempertahankan dan memotivasi kinerja karyawan yang tinggi. 3. Perilaku karyawan yang strategik (Employee Behavior Strategically)  Perilaku inti (core behavior)  Perilaku spesifik yang situasional (situation specific behavior)

Strategi-strategi yang dilakukan oleh HCM antara lain:  Strategi bisnis bagaimana setiap unit atau fungsi akan mengembangkan manajemen dalam mencapai tujuan (objektif) bisnisnya.  Strategi manajemen elemen-elemen yang lazim dari strategi-strategi yang diterapkan organisasi secara keseluruhan ,menjamin kebijakan konsisten yang dibutuhkan.  Strategi TI kebijakan dan strategi untuk manajemen teknologi dan ahli sumber daya. Dari output-output yang akan dihasilkandari proses strategi manajemen tersebut,strategi bisnis selanjutnya menghasilkan perencanaan aplikasi periode mendatang.

Secara umum terkait dengan strategi HCM,program yang di jalankan HCD antara lain melakukan pelatihan dan pengembangan,serta pemberian infrastruktur dan kompensasi untuk pencapaian Visi, Misi, Tujuan,serta Nilai.keterkaitan nya antara lain sbb: a. Hubungan Visi dengan strategi bisnis. b. Hubungan strategi bisnis dengan SDM c Strategi sumber daya manusia dan pengembangan sumber daya manusia

Poin pelajaran yang pertama adalah : nilai transfer CR 7 yang amat melambung itu sejatinya justru merupakan pembenaran tentang betapa pentingnya modal manusia dalam segenap proses pengembangan organisasi – entah organisasi itu berupa perusahaan, organisasi publik ataupun klub sepakbola. Poin pembelajaran yang kedua adalah : dalam mengelola SDM menuju keunggulan organisasi, kita harus bersikap diskriminatif. Maksudnya, kita harus bisa membedakan antara top performers dengan poor perfomers.

Dalam organisasi apapun seharus nya perusahaan harus bisa memberikan kompensasi yang sesuai,karena pada hakikatnya . “Harga kompetensi manusia” memang sejatinya harus mahal sebab ia merupakan aset paling utama yang akan mampu memberikan kontribusi luar biasa bagi jatuh bangunnya sebuah organisasi. Organisasi ataupun perusahaan harus lebih bersikap diskriminatif , agar dapat lebih bisa memilah siapa yang patut di berikan kompensasi atas kontribusi yang lebih menguntungkan, untuk lebih bisa mengembangkan keunggulan MSDM. tujuan sebuah klub sepakbola dan perusahaan bisnis sejatinya sama : yakni sama-sama berhasrat membangun sebah tim yang unggul dan senantiasa bisa mengibarkan bendera kemenangan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->