P. 1
Refleks Primitif Pada Bayi

Refleks Primitif Pada Bayi

|Views: 105|Likes:
Published by asoetandar
primitive reflex in children
primitive reflex in children

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: asoetandar on May 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/01/2013

pdf

text

original

Reflek primitif adalah aksi reflek yang berasal dari dalam pusat sistem saraf yang ditunjukkan oleh

bayi baru lahir normal namun secara neurologis tidak lengkap seperti pada orang dewasa dalam menanggapi rangsang tertentu. Reflek ini tidak menetap hingga dewasa, namun lama-kelamaan akan menghilang karena dihambat oleh lobus frontal sesuai dengan tahap perkembangan anak normal. Reflek primitif ini sering juga disebut infantile atau reflek bayi baru lahir. Anak-anak dan dewasa yang mengalami kelainan atau gangguan saraf (sebagai contoh, penderita cerebral palsy) akan tetap mempunyai reflek primitif ini dan akan timbul kembali hingga masa dewasa mengacu pada keadaan saraf tertentu termasuk demensia, lesi trauma dan stroke. Seseorang dengan gangguan cerebral palsy dan keterbatasan mental kecerdasan dapat belajar untuk lebih menekan reflek ini agar tidak muncul pada kondisi tertentu seperti selama memulai reaksi yang ekstrim. Reflek dapat dibatasi pada area tubuh tertentu saja yang dipengaruhi oleh gangguan saraf seperti reflek Babinsky pada kaki untuk penderita cerebral palsy. Atau juga dapat terjadi pada orang normal dengan hemiplegia, reflek dapat dilihat pada kaki di daerah yang terserang saja. Reflek primitif juga diperiksa pada seseorang yang diduga mengalami luka di otaknya untuk menguji fungsi dari lobus frontal. Jika tidak ada penekanan secara tepat maka terjadi tanda-tanda penurunan fungsi tulang depan kepala (frontal). Selain itu gangguan reflek primitif juga diperiksa sebagai tanda peringatan awal terjadinya gangguan autis. Reflek pada bayi baru lahir beraneka ragam. Sebuah contoh pasti adalah reflek rooting yang membantu proses inisiasi menyusui dini dan proses menyusui nantinya. Bayi hanya akan menunjukkan reflek ini pada saat kelaparan dan disentuh sekitar bibirnya oleh orang lain, tapi bukan termasuk bayi itu sendiri. Ada beberapa reflek yang kemungkinan akan membantu bayi bertahan selama masa adaptasi lingkungan kehidupan barunya seperi reflek moro. Reflek yang lain seperti reflek menelan dan memegang sesuatu akan membantu menjalin interaksi positif antara orang tua dan bayi baru lahir. Reflek tersebut dapat memacu orang tua untuk memberikan respon dengan penuh cinta dan kasih sayang serta lebih memotivasi ibu untuk menyusui. Reflek primitif ini juga membantu orang tua merasa nyaman dengan bayinya karena reflek primitif tersebut akan mendorong bayi untuk mengontrol dirinya serta menerima dan menanggapi stimulasi atau rangsangan dari orang tuanya. (Berk, Laura E.. Child Development. 8th. USA: Pearson, 2009.)

Macam-macam Reflek Primitif pada Bayi Baru Lahir Reflek Ketuk Glabella : Reflek ini diperiksa dengan mengetuk secara berulang pada dahi. Ketukan akan diterjemahkan sebagai sinyal yang diterima oleh saraf sensori aferen yang akan dipindahkan oleh nervus trigeminal dan sinyal saraf eferen akan kembali ke otot orbicularis oculi melalui saraf facial yang akan menggerakkan reflek pada mata yaitu berkedip. Kedipan mata akan mucul sebagai reaksi terhadap ketukan tersebut namun hanya timbul sekali yaitu pada ketukan pertama. Jika kedipan mata terus berlangsung pada ketukan-ketukan selanjutnya, maka disebut tanda-tanda Myerson, yang merupakan gejala awal penyakit Parkinson, dan hal tersebut tidak normal. Reflek Mata Boneka : Reflek ini diperiksa sebagai salah satu cara untuk menentukan mati batang otak. Jika kepala diputar-putar (ditolehkan ke samping kanan dan kiri) maka bola mata akan

Saat kepala bayi digerakkan ke samping. muncul sejak lahir dan berlangsung hingga sekitar satu tahun kelahiran. Reflek ini berhubungan dengan rreflek rooting dan menyusui. bayi mungkin juga akan menggenggam tiba-tiba dan tanpa rangsangan. Reflek tonick neck dan asymmetric tonick neck ini disebut juga posisi menengadah. Jika bayi baru lahir tidak mampu untuk melakukan posisi ini atau jika reflek ini terus menetap hingga lewat usia 6 bulan. mendorong air susu dari payudara ibu untuk ditelan oleh bayi. . walaupun juga dimungkinkan akan mendorong berat badan bayi. Reflek Rooting : Reflek ini ditunjukkan pada saat kelahiran dan akan membantu proses menyusui. Reflek ini akan mulai terhambat pada usia sekitar empat bulan dan berangsur-angsur akan terbawa di bawah sadar. kira-kira selama tiga minggu setelah kelahiran) bayi akan langsung menggerakkan kepalanya lebih cepat dan tepat untuk menemukan obyek tanpa harus mencari-cari. Setelah merespon rangsang ini (jika menyusui. Seorang bayi baru lahir akan menggerakkan kepalanya menuju sesuatu yang menyentuh pipi atau mulutnya. lengan pada sisi tersebut akan lurus dan lengan yang berlawanan akan menekuk (kadangkadang pergerakan akan sangat halus atau lemah). Reflek disebabkan oleh kurangnya myelinasi traktus corticospinal pada bayi. maka jari-jari tangan akan menutup dan menggenggam benda tersebut. Reflek babinsky juga merupakan tanda abnormalitas saraf seperti lesi neuromotorik atas pada orang dewasa. Ada dua tahapan dari reflek ini. Reflek Sucking : Reflek ini secara umum ada pada semua jenis mamalia dan dimulai sejak lahir. Saat sebuah benda diletakkan di tangan bayi dan menyentuh telapak tangannya. Reflek Plantar : Reflek ini juga disebut reflek plantar grasp. Genggaman bayi dapat dikurangi kekuatannya dengan menggosok punggung atau bagian samping tangan bayi. yaitu : Tahap expression : dilakukan pada saat puting susu diletakkan diantara bibir bayi dan disentuhkan di permukaan langit-langitnya. bayi dimungkinkan mengalami gangguan pada neuron motorik atas. Tahap milking : saat lidah bergerak dari areola menuju puting. Reflek ini ditunjukkan pada saat bagian samping telapak kaki digosok. Reflek plantar ini dapat diperiksa dengan menggosokkan sesuatu di telapan kakinya. dan mencari obyek tersebut dengan menggerakkan kepalanya terusmenerus hingga ia berhasil menemukan obyek tersebut. dan menyebabkan bayi untuk secara langsung mengisap apapun yang disentuhkan di mulutnya. Reflek Babinsky : Reflek babinsky muncul sejak lahir dan berlangsung hingga kira-kira satu tahun. muncul pada usia satu bulan dan akan menghilang pada sekitar usia lima bulan. Berdasarkan penelitian. dan menyebabkan jari-jari kaki menyebar dan jempol kaki ekstensi. reflek tonick neck merupakan suatu tanda awal koordinasi mata dan kepala bayi yang akan menyiapkan bayi untuk mencapai gerak sadar. Genggaman yang ditimbulkan sangat kuat namun tidak dapat diperkirakan. maka jari-jari kakinya akan melekuk secara erat. Reflek Palmar Grasping : Reflek ini muncul pada saat kelahiran dan akan menetap hingga usia 5 sampai 6 bulan.bergerak. Namun jika pada pemeriksaan ini bola mata tetap berhenti atau tidak bergerak sama sekali berarti dimungkinkan ada kematian batang otak. Bayi akan secara langsung menekan (mengenyot) puting dengan menggunakan lidah dan langit-langitnya untuk mengeluarkan air susunya.

Reflek ini muncul sejak lahir. or decrease in tone elicited by passive movement may indicate a significant CNS abnormality and requires further evaluation. Meskipun bayi akan mulai mengayuh dan menendang seperti berenang. Bayi akan menelan banyak air pada saat itu. ia akan mulai mengayuh dan menendang seperti gerakan berenang. Reflek ini normalnya akan menghilang pada usia tiga sampai empat bulan. walaupun bayi tidak dapat menahan berat tubuhnya. Reflek ini berfungsi untuk membantu bayi bertahan jika ia tenggelam. Reflek ini akan menghilang pada usia empat sampai enam bulan. Similarly a delay in the expected disappearance of the reflexes may warrant an evaluation of the CNS. increase. The most important reflexes to assess during the newborn period are as follows: . namun meletakkan bayi di air sangat berisiko. meskipun terkadang akan menetap hingga usia enam bulan. paling kuat pada usia satu bulan dan akan mulai mengjilang pada usia dua bulan. Sebuah cara untuk memeriksa keadaan reflek adalah dengan melatakkan bayi secara horizontal dan meluruskan punggungnya dan biarkan kepala bayi turun secara pelan-pelan atau kagetkan bayi dengan suara yang keras dan tibatiba. Jika bayi kehilangan keseimbangan. kedua lengan akan terangkat dan tangan seperti ingin mencengkeram atau memeluk tubuh dan bayi menangis sangat keras. Pada saat kulit di sepanjang sisi punggung bayi diigosok. Reflek ini muncul sejak lahir dan berlangsung sampai pada usia empat hingga enam bulan. Disarankan untuk menunda meletakkan bayi di air hingga usia tiga tahun. Reflek moro ini akan membantu bayi untuk memeluk ibunya saat ibu menggendong bayinya sepanjang hari. dimungkinkan ada patologis. namun saat tumit kakinya disentuhkan pada suatu permukaan yang rata. ditemukan oleh seorang neurolog dari Rusia. Jika reflek ini menetap hingga lewat enam bulan.Reflek Galant : Reflek ini juga dikenal sebagai reflek Galant’s infantile. maka bayi akan berayun menuju sisi yang digosok. Reflek Swimming : Reflek ini ditunjukkan pada saat bayi diletakkan di kolam yang berisii air. sementara tidak adanya reflek moro unilateral (pada satu sisi saja) dapat menandakan adanya trauma persalinan seperti fraktur klavikula atau perlukaan pada pleksus brakhialis. bayi akan terdorong untuk berjalan dengan menempatkan satu kakinya di depan kaki yang lain. Johann Susman Galant. suhu tubuh bayi berubah secara drastis atau pada saat bayi dikagetkan oleh suara yang keras. reflek ini akan menyebabkan bayi memeluk ibunya dan bergantung pada tubuh ibunya. NEWBORN PERIOD Primitive neonatal reflexes are unique in the newborn period. Tidak adanya reflek ini pada kedua sisi tubuh atau bilateral (kanan dan kiri) menandakan adanya kerusakan pada sistem saraf pusat bayi. Reflek Walking / Stepping : Reflek ini muncul sejak lahir. Kaki dan tangan akan melakukan gerakan ekstensi dan lengan akan tersentak ke atas dengan telapak tangan ke atas dan ibu jarinya bergerak fleksi. Any asymmetry. Reflek ini terjadi jika kepala bayi tiba-tiba terangkat. Reflek ini akan menghilang sebagai sebuah respon otomatis dan muncul kembali sebagai kebiasaan secara sadar pada sekitar usia delapan bulan hingga satu tahun untuk persiapan kemampuan berjalan. a consequence of the continued development of the CNS after birth. Erb’s palsy atau beberapa jenis paralysis kadang juga timbul pada beberapa kasus. Siingkatnya. Reflek Moro : Reflek ini ditemukan oleh seorang pediatri bernama Ernst Moro.

The rooting reflex disappears at 4 to 6 months. papatidak normal. The face may turn to the stimulus. This results in abduction and upward movement of the arms followed by adduction and flexion. Etiologi  Penyakit genetik (ex: sindrom down) . anak sudah dapat menunjuk apa yang dia inginkan bukan hanya dengan menangis Yang paling mungkin adalah terjadinya gangguan motorik dan koordinasi pada Amri. karena pada usia ini. The sucking reflex is replaced later by voluntary sucking only. The infant responds with vigorous sucking. dan berjalan sendiri ( 12 bulan ) .Sudah mengoceh tapi belum bisa memanggil mama. This reflex disappears by 2 to 3 months of age Riwayat perkembangan:   Amri bisa tengkurap pada usia 10 bulan tapi belum bisa berbalik sendiriTidak normal. Terjadi gangguan perkembangan motorik (motor delay) yang mempengaruhi kemampuan seorang anak menggunakan ototnya. karena seharusnya pada usia 10 bulan bayi sudah bisa merangkak Saat berumur 12 bulan : . The contralateral side flexes as well. seperti memanggil mama atau papa . The infant responds by flexing fingers or curling the toes.Bila menginginkan sesuatu dia selalu menangistidak normal. The Moro reflex disappears by 4 to 6 months. The grasp reflex occurs when placing an object.     The Moro reflex is elicited by allowing the infant's head gently to move back suddenly (from a few inches off the crib mattress). anak sudah dapat mengatakan kata yang jelas. karena pada usia ini seharusnya anak sudah dapat duduk tanpa bantuan ( pada usia 6 bulan ). such as a finger. This placement results in ipsilateral extension of the arm and the leg into a "fencing" position. The sucking reflex occurs with almost any object placed in the newborn's mouth.belum bisa duduk dan merangkak  tidak normal. The asymmetric tonic neck reflex is elicited by placing the infant supine and turning the head to the side. Gangguan motorik kasar (Gross motor delays) menyerang otot-otot besar seperti lengan dan kaki. merangkak ( 10 bulan ). Sedangkan gangguan motorik halus (fine motor delays) mengganggu otot-otot yang lebih kecil. resulting in the lowering of the lower lip on the same side with tongue movement toward the stimulus. onto the infant's palm (palmar grasp) or sole (plantar grasp). karena pada usia ini. The palmar grasp usually disappears by 3 to 4 months and the plantar grasp by 6 to 8 months. The rooting reflex is elicited by touching the corner of the infant's mouth.

seperti Cerebral Palsy Penyakit progresif (gangguan motorik yang memburuk dari waktu ke waktu). Faktor-faktor yg dapat mengahambat motorik kasar anak. antara lain : . Penyebab keterlambatan motorik kasar  kerusakan pada SSP .Perdarahan otak . padahal ia sudah dapat berjalan sambil dipegang tangannya tetapi kalau pegangannya lepas si kecil akan mogok berjalan dan langsung duduk. Penyakit spinal cord dan sistem perifer (ex: myelodisplasia) Defek struktural (ex: club feet) Penyebab gangguan motorik kasar : a.Anak takut jatuh atau cedera.Kelahiran premature .Orangtua yg terlalu protekftif (melindungi) sehingga menghambat anak untuk melatih ketrampilan motorik kasarnya Di bawah ini kami lampirkan tabel tumbuh kembang normal anak laki-laki pada usia 1 tahun pertama Tumbuh Kembang Normal Anak Laki-laki .   Klasifikasi     Penyakit CNS (ex: CP) Penyakit muscular (ex: distrofi otot progresif) Lesi spinal (ex: Spina Bifida) Statik (kerusakan otak progresif).Celebral Palsy (gangguan sistem motorik yg disebabkan oleh kerusakan bagian otak yang mengatur otot-otot tubuh) . misalnya akibat kelahiran yg sulit .Anak kekurangan gizi sehingga otot-otot tubuhnya tidak berkembang dengan baik dan ia tidak memiliki tenaga yg cukup untuk melakukan aktivitas . seperti distrofi muskular duchene.Anak yg memiliki intelegensia rendah .Poliomielitis .Adanya kelainan sumsum tulang belakang .Distrofia Muskulorum .Penyakit otot b.Trauma di kepala.Penyakit saraf tepi . tumor sistem saraf.Benturan (trauma) kepala yg berat . yaitu : . .Anak yg sangat behati-hati ketika belajar berjalan .

sensasi taktil Mengikuti perintah yang 7 Komunikasi nonverbal disertai gerakan tubuh Mengikuti perintah yang tidak 10 Kemampuan bahasa reseptif disertai gerakan tubuh verbal Bicara kata yang sesungguhnya 12 Mulai menyebut pertama kali Bicara 4-6 kata 15 Menguasai nama benda dan orang Bicara 10-15 kata 18 Menguasai nama benda dan orang Bicara kalimat yang terdiri dari 19 Mulai gramatisasi. sesuai .5 Fleksi trunkus.risiko jatuh Berjalan sendiri 12 Eksplorasi. motorik kasar dan halus Komunikasi dan Bahasa Tersenyum untuk merespon 1.5 Perbandingan benda tangan ke tangan lain Memegang benda dengan ibu 8 Mampu eksplorasi benda jari dan jari lainnya yang kecil Membuka lembaran buku 12 Meningkatkan otonomi saat „membaca‟ buku Mencoret-coret 13 Koordinasi visuomotor Membangun menara dari dua 15 Memerlukan koordinasi kubus penglihatan.5 Penggunaan benda Meraih benda 4 Koordinasi visuomotor Genggaman tanggan hilang 4 Pelepasan sukarela Memindahkan benda dari satu 5. pengendalian dekan pada orang tua Lari 16 Pengawasan lebih sulit Motorik Halus Menggenggam mainan 3.Saat-saat Penting dalam Perkembangan pada Usia 1 Tahun Pertama: Saat-saat Penting Rata-rata Makna Perkembangan (Milestone) Umur Pencapaian (bulan) Motorik Kasar Kemantapan kepala pada saat 2 Memungkinkan interaksi duduk visual yang lebih baik Menarik untuk duduk. kepala 3 Tonus otot tidak tertinggal Menempatkan kedua tangan di 3 Menemukan diri garis tengah Refleks tonus leher asimetris 4 Anak dapat memperhatikan hilang tangan dari garis tengah Duduk tanpa bantuan 6 Peningkatan eksplorasi Tengkurap 6.5 Anak lebih aktif berpartisipasi wajah dan suara social Mengoceh satu suku kata 6 Bereksperimen dengan suara.

Pada kasus terjadi gangguan pada proses makan : gangguan pada proses mekanik makan meliputi : mengunyah dan menelan disorganisasi otot di rahang atas. melangkah beberapa langkah. dan “papa”. menyesuaikan postur saat berpakaian. dan lidah (mengunyah) serta palsi area supranuklear bulbar (menelan) Penyebabnya adalah : o Gerakan motorik kasar di sekitar mulut  susunan saraf pusat :  penderita alergi . hilang dari pikiran) Penemuan diri. bibir. bawah.  Sampai saat ini belum bisa makan nasi. sebab dan akibat Aktif membandingkan objek Mengingat objek 12 Mulai berpikir simbolis 17 dengan 17 Mampu menghubungkan tindakan untuk menyelesaikan masalah Pemikiran simbolik Pada 52 Minggu (1 Tahun) Motorik Berjalan dengan berpegangan pada satu tangan (48 minggu). pura-pura minum dari cangkir) Menggunakan tongkat atau batang untuk meraih mainan Bermain boneka o pura-pura 4 8 8 dengan perbendaharaan kata (sekitar 50 kata atau lebih) Tidak mengingat objek ( hilang dari pandangan. sehingga masih diberi bubur saring dan susu.dua kata Kognitif Menatap sebentar pada titik 2 tempat suatu objek menghilang Menatap tangannya sendiri Membanting dua kubus Menemukan mainan (setelah sebelumnya melihat mainan tersebut disembunyikan) Permainan pura-pura egosentris (misalnya. Sosial Memainkan permainan bola sederhana. Adaptif Mengambil bola kecil tanpa gerakan menjepit dengan telunjuk dan ibu jari. bangkit/ berdiri sendiri. diantaranya adalah:  hilang nafsu makan  gangguan proses makan di mulut  pengaruh psikologis. Secara umum penyebab umum kesulitan makan pada anak dibedakan dalam 3 faktor. Bahasa Beberapa kata selain “mama”. memberikan objek untuk orang lain atas permintaan atau isyarat.

dan esophagus serta hidung: sumbing. o Kelainan congenital :  kelainan mulut. tenggorok. tumor. kista laring. lidah besar. fistula trakeoesofagus. tidak ada lubang hidung  serebral palsi  kelainan paru  jantung  ginjal dan organ lainnya sejak lahir atau sejak dalam kandungan. gangguan neurologis  penderita Autism  ADHD  ADD  gangguan perilaku lainnya. Laringomalasia. tenggorok terbelah. atresia esofagus. trakeomalasia. o Gangguan fungsi otak :  serebral palsi  Infeksi  miastenia gravis  poliomyelitis Tidak ada riwayat kejangnormal .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->