P. 1
perekonomian-indonesia.doc

perekonomian-indonesia.doc

|Views: 133|Likes:
Published by Dewi Sirmayanti
essay perekonomian indonesia
essay perekonomian indonesia

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Dewi Sirmayanti on May 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/30/2013

pdf

text

original

MAKALAH PEREKONOMIAN INDONESIA

Struktur produksi,distribusi pendapatan dan Kemiskinan

KELOMPOK 5
Disusun Oleh : Eryne Sara Jessica (22212555) Oktaviani Dwi Utami (25212584) Rizki Adi Putra (22209677) Teedy Praditya (27212321) Theresa Ludwig (27212349)

UNIVERSITAS GUNADARMA 2013
Mata Kuliah : Perekonomian Indonesia

DAFTAR ISI
Kata pengantar…………………………………………………………….. 4 Latar belakang……………………………………………………………...5 BAB I……………………………………………………………………….6 Struktur produksi…………………………………………………….6 a. beberapa hasil produksi nasional………………………………….6 • sektor primer………………………………………………….6 • Sektor sekunder ……………………………………………...6 • Sektor tersier………………………………………………….7 b. faktor-faktor terjadinya perubahan dalam struktur produksi……..7 pertanyaan…………………………………………………………...7 BAB II……………………………………………………………………..10 Pendapatan nasional………………………………………………...10 a. beberapa konsep pendapatan nasional……………………………10 • Produk Domestik Bruto (GDP)…………………………...10 • Produk Nasional Bruto (GNP)…………………………….11 • Produk Nasional Neto (NNP)……………………………..11 • Pendapatan Nasional Neto (NNI)…………………………11 • Pendapatan Perseorangan (PI)…………………………….12 • Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI)………………….12 b. . Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Nasional……………..13 • Permintaan dan penawaran agregat……………………….13 • Konsumsi dan tabungan…………………………………..13 • Investasi…………………………………………………..14

.22 • pembangunan sumber daya manusia…………………………23 • peranan lembaga swadaya masyarakat……………………….22 • kemiskinan absolute …………………………………………22 • kemiskinan relative………………………………………….. analisis distribusi pendapatan……………………………………….Pertanyaan………………………………………………………….19 b. strategi dalam mengurangi kemiskinan ……………………………..18 • distribusi ukuran (personal distribution of income) …………18 • Kurva Lorenz…………………………………………………19 • Koefisen gini dan ukuran ketimpangan………………………19 • Koefisien gini dan ukuran ketimpangan agregat……………. pertumbuhan dan pemerataan dalam konteks pembangunan ekonomi Indonesia selama ini ………………………19 Kemiskinan…………………………………………………………………19 a.23 kesimpulan…………………………………………………………………24 daftar pustaka………………………………………………………………25 .14 BAB III…………………………………………………………………….21 • Ukuran kemiskinan………………………………………….... SPECKER (1993) menggatakan bahwa kemiskinan mencakup beberapa hal yaitu……………………………………………….22 b.17 Distribusi Pendapatan Nasional & Kemiskinan……………………………17 a.22 • pembangunan sektor pertanian……………………………….

Beliau mengarahkan kami didalam pengajarannya agar kami dapat mengerti dan menyerap apa yang telah dijelaskannya.KATA PENGANTAR Pertama-tama kami ingin memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dimana telah memberi nafas kehidupan. kami ingin memohon maaf bilamana adanya pengucapan kami yang kurang berkenan dihati anda semua. Demikianlah. Kami mengucapkan terima kasih. memberi berkat. Kami saling berterima kasih juga karena anggota-anggota yang dapat berkumpul dan mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh Bapak Agus Sujarwanto dengan baik dan lancar. Kami berterima kasih juga kepada Bapak Agus Sujarwanto yaitu dosen mata kuliah perekonomian Indonesia. Penulis . melindungi disetiap harinya. membimbing kami disetiap langkahnya.

Perekonomian Indonesia memang lebih baik dari sebelumnya yang pernah lebih buruk perekonomiannya. hal ini disebabkan olehnya semakin berkembangnya teknologi yang ada. Hal ini berhubungan dengannya pendapatan nasional yaitu dimana pendapatan yang dimiliki setiap orang yang berbeda jumlahnya. permasalahan kemiskinan belum dapat dituntaskan secara lunas. Distribusi pendapatan nasional di Indonesia terutama. Sehingga walaupun distribusi pendapatan nasional sudah berkembang lebih baik. Hal ini mempengaruhi manusia yang ingin memproduksinya untuk memenuhi kebutuhan. ternyata pendapatan nasional berhubungan dengan distribusi pendapatan nasional dan kemiskinan yang dimana distribusi pendapatan nasional lebih luas pengertiannya dibandingan pendapatan nasional karena adanya garis bawah kata distribusi. Semakin tinggi pendapatan nasional yang diperoleh oleh seseorang. semakin meningkat karena adanya banyak pembangunan ekonomi di Indonesia yang menghasilkan pendapatan nasional mengikuti yang artinya bahwa pendapatan nasional semakin meningkat pula di Indonesia. Akan tetapi ternyata kebutuhan tidak dapat diperoleh secara langsung melainkan butuhnya uang untuk membeli dan memiliki barang tersebut. Bila dilihat dan diperhatikan lebih seksama. Tetapi hal ini tidak menutupi bahwa masih banyaknya kemiskinan yang berada di Indonesia.LATAR BELAKANG Setiap harinya selalu diikuti dengan struktur produksi yang terus berkembang dan salah satu contohnya banyaknya industri-industri yang semakin berkembang dan meningkat. Hal itu dikarenakan olehnya kurangnya kebutuhan fisik dan pendidikan yang tinggi. semakin tinggi seseorang terpengaruh untuk memproduksi yang tinggi. Penulis .

Sektor ini terdiri daripada sektor perindustrian dan penjanaan tenaga elektrik. aktiviti perikanan menangkap sumber hidupan akuatik di laut ataupun sungai. Sektor perindustrian boleh dibahagikan kepada dua jenis. yang biasanya ditunjukkan dengan menggunakan skema. Umpamanya aktiviti pertanian menggunakan sumber tanah yang subur. Industri yang berasaskan sumber ialah industri yang memproses hasil keluaran sektor primer untuk dijadikan barangan siap dan separuh siap seperti industri pemprosesan makanan.html) a. sektor sekunder : Sektor sekunder tidak terlibat secara langsung dengan sumber alam tetapi menggunakan bahan-bahan dari sektor primer sebagai bahan mentah. yang menyatakan hubungan antara beberapa pekerjaan pembuatan komponen sampai menjadi produk akhir. dan .com/2011/03/stuktur-produksi. berdasarkan hasil produksi nasional terdiri dari 3 sektor. memproses petroleum. iaitu industri yang berasaskan sumber dan yang tidak berasaskan sumber. sektor primer : Sektor primer melibatkan aktiviti yang menggunakan sumber alam sebagai asas aktivitinya.PEREKONOMIAN INDONESIA BAB I struktur produksi : Struktur produksi adalah logika proses produksi. (http://ekonomiversi2. 2. antara lain : 1. aktiviti pembalakan mengeksploitasi sumber hutan dan aktiviti perlombongan yang mengeluarkan sumber mineral dari perut bumi. Hasil produk sektor ini boleh terdiri daripada barangan siap dan barangan separuh siap.blogspot.

com/2009/02/sektor-ekonomiutama. sektor pertanian memerlukan perkhidmatan pengangkutan untuk membawa hasil ke kilang dan kilang memerlukan perkhidmatan kewangan. kelengkapan pengangkutan dan aktivitiaktiviti perkilangan yang lain. Industri yang bukan berasaskan sumber pula ialah industri yang menggunakan barangan separuh siap dari industri berasaskan sumber sebagai bahan mentahnya. sektor tersier : Sektor tertier tidak menghasilkan barangan tetapi menyediakan perkhidmatan kepada pengguna. perubahan teknologi yang terus-menerus. faktor-faktor terjadinya perubahan dalam struktur produksi antara lain : 1.pembinaan. semakin meningkatnya keuntungan komparatif dalam memproduksi barang-barang industri. 3. Sektor ini semakin berkembang maju kerana ia menyediakan perkhidmatan sokongan kepada sektor primer dan sekunder.blogspot. tetapi pada dasarnya GDP . arti GDB sebagai indikator kemakmuran ekonomi dengan segala kekuatan dan kelemahannya dalam perkembangan perekonomian Indonesia selama ini ? jawab : gross domestic product (GDP) adalah perhitungan yang digunakan oleh suatu Negara sebagai ukuran utama bagi aktivitas perekonomian nasionalnya. sifat manusia dalam perilaku konsumsinya yang cenderung berubah dari konsumsi barang-barang pertanian menuju konsumsi lebih banyak barang-barang industri. 2. Umpamanya. tekstil dan pakaian. PERTANYAAN! 1. (http://geomanusiastpm. Industri ini terdiri daripada industri otomotif.html) b. Kemajuan sektor primer dan sekunder juga bergantung kepada sektor tertier. 3. insurans dan pemasaran untuk menjalankan aktivitinya.

Hal ini disebabkan karena GDP menggambarkan nilai seluruh transaksi suatu Negara secara umum. Laporan GDP terbagi dalam 3 rilis : 1. . final-revisi kedua dan terakhir. GDP digunakan untuk mengukur tingkat kesehatan perekonomian sebuah Negara.mengukur seluruh volume produksi dari suatu wilayah (Negara) secara geografis. Dalam forex trading GDP merupakan salah satu indicator penting yang dapat memicu volatilitas harga terutama untuk Core GDP. dan 3. Sentiment positif ini dapat memicu kenaikan nilai mata uang local. Jika GDP (persentase) naik dibandingkan dengan data pada peruode sebelumnya maka nilai mata uang Negara yang bersangkutan cenderung mengalami kenaikan. Namun demikian GDP seringkali dikritik karena tidak menncantumkan transaksi ekonomi pada level bawah. Dalam skala A sampai E dengan A adalah sangat penting dan E tidak penting sama sekali. GDP artinya mengukur nilai pasar dari barang dan jasa akhir yang diproduksi oleh sumber daya yang berada dalam suatu Negara selama jangka waktu tertentu. Biasanya satu tahun. GDP juga dapat digunakan unruk mempelajari perekonomian dari waktu ke waktu atau untuk membandingkan beberapa perekonomian pada suatu saat. preliminary – revisi pertama. Revisi-revisi inilah yang biasanya berdampak signifikan bagi market. Jika siklus transaksi perekonomian stabil maka dapat dipastikan perekonomian akan berjalan dengan lancar. GDP dirilis per kuarter dan angka data ini menunjukkan persentase pertumbuhan dari kuarter sebelumnya. GDP merupakan indicator berskala B yang dapat menyebabkan perubahan volatilitas mata uang. advanced – rilis pertama 2.

dapat mengetahui dengan segera apakah perejonomian mengalami pertumbuhan atau tidak. 2. perhitungan dan masalah kesejahteraan.com/2012/05/arti-gdb-sebagaiiindonesiandikator.Perhatikan juga Core GDP yaitu GDP yang telah dikoreksi dengan memasukkan factor inflasi didalamnya. (http://ameliaselviani. menghitung perubahan harga. GDB perkapita dan masalah produksi. 2. Manfaat GDB : 1. Keterbatasan GDB : 1.html) .blogspot. 3. perhitungan GDB dan analisis kemakmuran.

Perubahan ketersediaan resources 2. termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan.BAB II pendapatan nasional : Pendapatan nasional adalah merupakan jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat dalam suatu negara selama satu tahun. Barang-barang yang dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya. »Pertumbuhan GDP Peningkatan/ pertumbuhan GDP à Tingkat pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan GDP. karena: 1. beberapa konsep pendapatan nasional • Produk Domestik Bruto (GDP) Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. a. Dalam perhitungan GDP ini. penggunaan resources . Peningkatan produktifitasà efisiensI 3. karenanya jumlah yang didapatkan dari GDP dianggap bersifat bruto/kotor.

yaitu sebagai: 1. • Produk Nasional Neto (NNP) Produk Nasional Neto (Net National Product) adalah GNP dikurangi depresiasi atau penyusutan barang modal (sering pula disebut replacement). tetapi tidak termasuk hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di wilayah negara tersebut. • Pendapatan Nasional Neto (NNI) Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) adalah pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima . termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri. Total biaya atau penghasilan input yang digunakan untuk memproduksi output Karena profit merupakan konsep residu. Total nilai dari aliran produk akhir 2. GDP dapat diukur dalam 2(dua) cara. • Produk Nasional Bruto (GNP) Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB meliputi nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahun. Replacement penggantian barang modal/penyusutan bagi peralatan produski yang dipakai dalam proses produksi umumnya bersifat taksiran sehingga mungkin saja kurang tepat dan dapat menimbulkan kesalahan meskipun relatif kecil.»Pengukuran GDP Berdasarkan sirkulasi kegiatan ekonomi. maka kedua cara tersebut menghasilkan total GDP yang sama.

contoh pembayaran dana pensiunan. dll. • Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI) Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) adalah pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Pendapatan perseorangan juga menghitung pembayaran transfer (transfer payment). bunga utang pemerintah. pajak hadiah. Disposable income ini diperoleh dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. • Pendapatan Perseorangan (PI) Pendapatan perseorangan (Personal Income)adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat. melainkan diambil dari sebagian pendapatan nasional tahun lalu. NNI harus dikurangi dengan pajak laba perusahaan (pajak yang dibayar setiap badan usaha kepada pemerintah). dan iuran pensiun (iuran yang dikumpulkan oleh setiap tenaga kerja dan setiap perusahaan dengan maksud untuk dibayarkan kembali setelah tenaga kerja tersebut tidak lagi bekerja). tunjangan sosial bagi para pengangguran. Yang dimaksud pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain seperti pajak penjualan. bekas pejuang. termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan apapun. Transfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini. Untuk mendapatkan jumlah pendapatan perseorangan. dan sebagainya. .oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. laba yang tidak dibagi (sejumlah laba yang tetap ditahan di dalam perusahaan untuk beberapa tujuan tertentu misalnya keperluan perluasan perusahaan). Besarnya NNI dapat diperoleh dari NNP dikurang pajak tidak langsung.

artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak. Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Nasional • Permintaan dan penawaran agregat Permintaan agregat menunjukkan hubungan antara keseluruhan permintaan terhadap barang-barang dan jasa sesuai dengan tingkat harga. Permintaan agregat adalah suatu daftar dari keseluruhan barang dan jasa yang akan dibeli oleh sektor-sektor ekonomi pada berbagai tingkat harga. tingkat pengangguran dan tingkat kegiatan ekonomi secara keseluruhan. sedangkan penawaran agregat menunjukkan hubungan antara keseluruhan penawaran barang-barang dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan dengan tingkat harga tertentu. Adanya kenaikan pada permintaan agregat cenderung mengakibatkan kenaikan tingkat harga dan output nasional (pendapatan nasional).com/2012/04/24/pengertian- pendapatan-nasional/) b. yang selanjutnya akan mengurangi tingkat pengangguran. tetapi akan menurunkan output nasional (pendapatan nasional) dan menambah pengangguran. Penurunan pada tingkat penawaran agregat cenderung menaikkan harga. maka perubahan tersebut akan menimbulkan perubahan-perubahan pada tingkat harga.Pajak langsung (direct tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapat dialihkan kepada pihak lain. • Konsumsi dan tabungan Konsumsi adalah pengeluaran total untuk memperoleh barang-barang dan jasa dalam suatu perekonomian dalam jangka waktu tertentu . contohnya pajak pendapatan.wordpress. (http://febrihidayatullah. Konsumsi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi pendapatan nasional Jika terjadi perubahan permintaan atau penawaran agregat.

Antara konsumsi. • Investasi Pengeluaran untuk investasi merupakan salah satu komponen penting dari pengeluaran agregat. agraris. jasa. ekstraktif.(PXQ)n P = harga Q = kuantitas (http://ameliaselviani.wordpress.blogspot. dan niaga selama satu periode tertentu. Hal ini dapat kita lihat dari pendapat Keynes yang dikenal dengan psychological consumption yang membahas tingkah laku masyarakat dalam konsumsi jika dihubungkan dengan pendapatam.html) .com/2012/04/01/makalahperhitungan-pendapatan-nasional-4/) PERTANYAAN! 1. dengan cara menjumlahkan nilai seluruh Produk yang dihasilkan suatu negara dari bidangindustri.com/2012/05/arti-gdb-sebagaiiindonesiandikator. pendapatan. dan tabungan sangat erat hubungannya.(biasanya satu tahun). jelaskan cara perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan produksi (GDP)? Jawab : Pendekatan produksi. (http://retnoyuliyanti. Nilai produk yang dihitung dengan pendekatan ini adalah nilai jasa dan barang jadi (bukan bahan mentah atau barang setengah jadi). sedangkan tabungan (saving) adalah bagian dari pendapatan yang tidak dikeluarkan untuk konsumsi.. Rumus Pendekatan produksi : Y = Y = (PXQ)1 + (PXQ)2 +….

sewa. Perhitungan dengan pendekatan ini dilakukan dengan menghitung pengeluaran yang dilakukan oleh empat pelaku kegiatan ekonomi negara. cara penghitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan (NI)? Jawab : Pendekatan pendapatan. dan laba) yang diterima rumah tangga konsumsi dalam suatu negara selama satu periode tertentu sebagai imbalan atas faktor-faktor produksi yang diberikan kepada perusahaan. dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan (upah. pemerintah (Government). dan selisih antara nilai ekspor dikurangi impor () Pendekatan Pengeluaran : Y = C + I + G + (X-M) C I G X M = konsumsi masyarakat = investasi = pengeluaran pemerintah = ekspor = impor 3. yaitu: Rumah tangga (Consumption). jelaskan cara perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran (GNP)? jawab : Pendekatan pengeluaran.2. Rumus Pendekatan pendapatan : Y = R + W + I + P R W I P = rent = sewa = wage = upah/gaji = interest = bunga modal = profit = laba . pengeluaran investasi (Investment). bunga. dengan cara menghitung jumlah seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama satu periode tertentu.

(http://retnoyuliyanti.wikipedia.com/2012/04/01/makalahperhitungan-pendapatan-nasional-4/) 4.wordpress. apa yang dimaksud dengan pendapatan nasional yang siap dibelanjakan ( Y disposible)? Jawab : pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan Jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan Menjadi investasi. Pajak langsung (direct Tax) adalah pajak yang bebannya tidak dapay dialihkan kepada pihak Lain artinya harus langsung ditanggung oleh wajib pajak contohnya Pajak pendapatan. Pendapatan per kapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan nasional suatu negara dengan jumlah penduduk negara tersebut. (http://id.org/wiki/Pendapatan_per_kapita) . apa yang dimaksud denagn Pendapatan Nasional Per Kapita? Jawab : besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara. (http://expressknowledges.wordpress. Disposable income ini diperoleh dari personal Income (PI) dikurangi dengan pajak langsung.com/tag/pendapatan-yang-siapdibelanjakan/) 5.

masalah ini bukan hanya menjadi masalah internal suatu Negara namun telah menjadi permasalahan bagi dunia internasional. Perbedaannya terletak pada proporsi atau besar kecilnya tingkat kesenjangan dan angka kemiskinan yang terjadi serta tingkat kesulitan mengatasinya yang dipengaruhi oleh luas wilayah dan jumlah penduduk suatu Negara. justru dapat berdampak buruk bagi struktur social dan perekonomian Negara bersangkutan.BAB III Distribusi Pendapatan Nasional & Kemiskinan Masalah besar yang dihadapi Negara sedang berkembang adalah disparitas (ketimpangan) distribusi pendapatan dan tingkat kemiskinan. Semakin besar angka kemiskinan. Pihak (kelompok masyarakat) yang memiliki factor produksi . semakin tinggi pula tingkat kesulitan mangatasinya. Perbedaan pendapatan timbul karena adanya perbedaan dalam kepemilikan sumber daya dan factor produksi terutama kepemilikan barang modal (capital stock). Negara maju menunjukkan tingkat kesenjangan pendapatan dan angka kemiskinan yang relative jecil dibandingkan Negara sedang berkembang dan untuk mengatasinya tidak terlalu sulit mengingat GDP dan GNP mereka relative tinggi. Kesalahan pengambilan kebijakan dalam pemanfaatan bantuan dan atau pinjaman tersebut. Membiarkan kedua masalah tersebut berlarut-larut akan semakin memperparah keadaan dan tidak jarang dapat menimbulkan konsekuensi negative terhadap kondisi social dan politik. Walaupun demikian. Tidak meratanya distribusi pendapatan menicu terjadinya ketimpangan pendapatan yang merupakan awal dari munculnya masalah kemiskinan. Masalah kesenjangan pendapatan dan kemiskinan rtidak hanya dihadapi oleh Negara sedang berkembang namun Negara maju sekalipun tidak terlepas dari permasalahan ini. baik berupa bantuan maupun pinjaman pada dasarnya merupakan upaya sistematis untuk memperkecil kesenjangan pendapatan dan tingkat kemiskinan yang terjadi di Negara-negara miskin dan sedang berkembang. Berbagai upaya yang telah dan sedang dilakukan oleh dunia internasional. Beberapa lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia serta lembagalembaga keuangan internasional lainnya berperan dalam hal ini.

hadiah ataupun warisan. Yang diperhatikan disini adalah seberapa banyak pendapatan yang diterima seseorang. analisis distribusi pendapatan • distribusi ukuran (personal distribution of income) : distribusi pendapatan perseorangan (personal distribution of income) atau distribusi ukuran pendapatan (size distribution of income) merupakan indicator yang paling sering digunakan oleh para ekonom. Pajak yang telah dipungut apalagi menggunakan sistem tariff progresif (semakin tinggi pendapatan. utang. entah itu bunga simpanan atau tabungan. perbedaan dapat dikurangi melalui proses penyesuaian otomatis yaitu melalui proses “penetasan” hasil pembangunan ke bawah (trickle down) dan kemudian menyebar sehingga menimbulkan keseimbangan baru. Ukuran ini secara langsung menghitung jumlah pernghasilan yang diterima oelh setiap individu atau rumah tangga. Indonesia yang tergolong dalam Negara yang sedang berkembang tidak terlepas dari permasalahan ini. Sebaliknya subsidi akan membantu penduduk yang pendapatannya rendah. semakin tinggi prosentase tarifnya) oleh pemerintah digunakan untuk membiayai roda pemerintahan. semakin besar pula disparitas distribusi pendapatan yang terjadi. Semakin besar perbedaan pembagian “kue” pembangunan. Tinggi produk domestic bruto (PDB) suatu Negara belum tentu mencerminkan meratanya terhadap distribusi pendapatan. Penetapan pajak pendapatan/penghasilan akan mengurangi pendapatan penduduk yang pendapayannya tinggi. Apabila proses otomatis tersebut masih belum mampu menurunkan tingkat perbedaan pendapatan yang sangat timpang maka dapat dilakukan melalui sistem perpajakan dan subsidi. Asalkan tidsak salah saasaran dalam pengalikaasiannya. laba usaha. . a. subsidi dan proyek pembangunan. Kenyataan menunjukkan bahwa pendapatan masyarakat tidak selalu merata. tidak peduli dari mana sumbernya. Dari sinilah terjadi [roses redistribusi pendapatan yang akan mengurangi terjadinya ketimpangan. Distribusi pendapatan yang tidak merata akan mengakibatkan terjadinya disparitas. bahkan kecenderungan yang terjadi justru sebaliknya. Menurut teori neoklasik.yang lebih banyak akan memperoleh pendapatan yang lebih banyak pula.

industri. Setiap titik yang terdapat pada garis diagonal melambangkan persentase jumlah penerimanya (persentase penduduk yang menerima pendapatan itu terdapat total penduduk atau populasi). titik tengah garis diagonal melambangkan 50 persen pendapatan yang tepat didistribusikan untuk 50 persen dari jumlah penduduk. Sebagai contoh. perdagangan dan jasa) juga diabaikan. Sumbu vertical menyatakan bagian dari total pendapatan yang diterima oleh masing-masing persentase jumlah (kelompok) penduduk tersebut. • Koefisen gini dan ukuran ketimpangan Pengukuran tingkat ketimpangan atau ketidakmerataan pendapatan yang relative sangat sederhana pada suatu Negara dapat diperoleh dengan menghitung rasio bidang yang terletak .Lokasi sumber penghasilan (desa atau kota) maupun sektor atau bidang kegiatan yang menjadi sumber penghasilan (pertanian. Misalnya. Garis diagonal merupakan garis “pemerataan sempurna” (perfect equality) dalam distribusi ukuran pendapatan. demikian seterusnya sampai pada sumbu yang paling ujung yang meliputi 100 persen atau seluruh populasi atau jumlah penduduk. • Kurva Lorenz Sumbu horinzontal menyatakan jumlah penerimaan pendapatan dalam persentase kumulatif. Titik yang terletak pada posisi tiga perempat garis diagonal melambnagkan 75 persen dari jumlah penduduk. Pada titik 60 terdapat 60 persen kelompok bawah. pada titik 20 kita mendapati populasi atau kelompok terendah (penduduk yang paling miskin) yang jumlahnya meliputi 20 persen dari jumlah total penduduk. Sumbu tersebut juga berakhir pada titik 100 persen sehingga kedua sumbu (vertical dan horizontal) sama panjangnya.

anmun setelah mencapai suatu tingkat pembangunan tertantu.35 b. Koefisien gini adalah ukuran ketidakmerataan atau ketimpangan (pendapatan/kesejahteraan) agregat (secara keseluruhan) yang angkanya berkisar antara nol (pemerataan sempurna) hingga satu (ketimpangan yang sempurna). tanpa mengabaikan standar atau ukuran-ukuran fisiologi. • Koefisien gini dan ukuran ketimpangan agregat Pengukuran tingkat ketimpangan atau ketidakmerataan pendapatan yang relative sanagt sederhana pada suatu Negara dapat diperoleh dengan menghitung rasio bidang yang terletak antara garis diagonal dan kurva Lorenz dibagi dengan luas separuh bidang dimana kurva Lorenz itu berada. distribusi pendapatan makin merata. Menurut esmara (1986) mengartikan kemiskinan ekonomi sebagai keterbatasan sumber-sumber ekonomi untuk mempertahankan . Untuk Negara-negara yang distribusi pendapatannya dikenal relative paling baik (paling merata) berkisar antara 0.50 hingga 0. Kemiskinan • • menurut sallatang (1986) kemiskinan adalah ketidakcukupan penerimaan pendapatan dan pemilikan kekayaan materi. psikologi dan social. pertumbuhan dan pemerataan dalam konteks pembangunan ekonomi Indonesia selama ini simon kurnets (1955) membuat hipotesis adanya kurva U terbalik (inverted U curve) bahwa mula-mula ketika pembangunan dimulai. distribusi pendapatan akan makin tidak merata.70. Angka ketimpangan untuk Negara-negara yang ketimpangan pendapatan dikalangan penduduknya dikenal tajam berkisar antara 0.antara garis diagonal dan kurva Lorenz dibagi dengan luas separuh bidang dimana kurva Lorenz itu berada.20 sampai 0.

baik laki-laki maupun perempuan untuk menjadi miskin. kekurangan dalam kehidupan social yang dapat ditunjukkan oleh ketersisihan social. gangguan dan tingginya risiko kesehatan c. Menurut basri (1995) bahwa kemiskinan pada dasarnya mengacu pada keaadaan serba kekurangan dalam pemenuhan sejumlah kebutuhan. pekerjaan. adanya perilaku antisocial (anti-social behavior). kekurangan fasilitas fisik bagi kehidupan yang normal b. Bepenas dalam dokumen strategi nasional penanggulangan kemiskinan juga mendefinikan masalah kemiskinan bukan hanya diukur dari pendapatan. dan kualitas pendidik yang rendah. Fenomena kemiskinan umumnya dikaitkan dengan kekurangan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang layak. pendidikan.• • • • kehidupan yang layak. SPECKER (1993) menggatakan bahwa kemiskinan mencakup beberapa hal yaitu : a. risiko keamanan dan kerawanan kehidupan social ekonomi dan lingkungannya d. pengetahuan. ketersisihan dalam proses politik. kurangnya infrastruktur dan keterpencilan serta ketidakmampuan dan keterpisahan. kekurangan pendapatan yang mengakibatkan tidak bisa hidup layak dan e. dan lain sebagainya. Pemecahan masalah . ketidakmampuan memelihara kesehatan yang baik. 1. rendahnya kualitas perumahan dan asset-aset produktif. pangan. tetapi juga masalah kerentanan dan kerawanan orang atau sekelompok orang. kurangnya dukungan jaringan untuk mendaoatkan kehidupan yang baik. ketergantungan dan ketiadaan bantuan. papa. Masalah kemiskinan juga menyangkut tidak terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat miskin untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan bermartabat. kurangnya kualitas kebutuhan dasar. Menurut badan pusat statistic (2000) kemiskinan didefinisikan sebagai pola konsumsi yang setara dengan beras 320 kg/kapita/tahun di pedasaan dan 480 kg/kapita/tahun didaerah perkotaan. Poli (1993) menggambarkan kemiskinan sebagai keadaan ketidakterjaminan pendapatan. seperti sandang.

2. pembangunan sektor pertanian sektor pertanian memiliki peranan penting di dalam pembangunan karena sektor tersebut memberikan kontribusi yang . etos kerja dan motovitas pekerja 3. yaitu sebagai berikut : 1. tingkat kemiskinan cukup banyak 2. kebutuhan tersebut hanya terbatas pada kebutuhan pokok atau kebutuhan dasar (basic need).kemiskinan perlu didasarkan pada pemahaman suara masyarakat miskin dan adanya penghormatan. mulai dari tingkat dan laju pertumbuhan output (produktivitas tenaga kerja) 3. tingkat inflasi 4. strategi dalam mengurangi kemiskinan : 1. Kemiskinan dapat digolongkan dua bagian yaitu : a. kemiskinan relative menurut kincad (1975) semakin besar ketimpang antara tingkat hidup orang kaya dan miskin maka semakin besar jumlah penduduk yang selalu miskin. Kemiskinan untuk memenuhi kebutuhan yang lebih tinggi. budaya. perlindungan dan pemenuhan hakhak mereka yaitu hak social. alokasi serta kualitas sumber daya alam 6. kemiskinan absolute konsep kemiskinan pada umumnya sekaku dikaitkan dengan pendapatan dan kebutuhan. tingkat dan jenis pendidikan 7. ekonomi dan politik. 2. Factor-faktor penyebab kemiskinan : Ada beberapa factor yang dapat mempengaruhi kemiskinan baik secara langsung maupun tidak langsung. kemiskinan untuk memenuhi kebutuhan dasar. b. Ukuran kemiskinan 1. tingkat infestasi 5.

blogspot. 3. dan gizi merupakan langka yang baik untuk diterapkan oleh pemerintah.sangat bsar bagi pendapatan masyarakat dipedesaan berarti akan mengurangi jumlah masyarakat miskin. pembangunan sumber daya manusia sumber daya manusia merupakan investasi insani yang memerlukan biaya yang cukup besar. (http://farhanaperekonomianindonesiafarhana. maka dari itu peningkatan lembaga pendidikan.html) . kesehatan. 2.com/2012/05/distribusi-pendapatan-nasionaldan. diperlukan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum. peranan lembaga swadaya masyarakat mengingat LSM memiliki fleksibilitas yang baik dilingkungan masyarakat sehingga mampu memahami komunitas masyarakat dalam menerapkan rancangan dan program pengentasan kemiskinan.

KESIMPULAN Kami menyimpulkan bahwa adanya hubungan antara struktur produksi. distribusi pendapatan nasional dan kemiskinan. pendapatan nasional. bila pendapatan nasional yang didapat semakin meningkat. yang dimana pertumbuhan ekonomi yang tinggi diikutinya pula dengan kemiskinan yang cukup tinggi pula di Indonesia. Lalu dalam distribusi pendapatan nasional yang cukup berkembang didalam Negara-negara berkembang seperti Indonesia salah satu contohnya. tetapi semakin kesini. Hal ini dikarenakan kurangnya kebutuhan fisik dan pendidikan yang tinggi. . Bila diperhatikan. banyaknya pembangunan ekonomi diindonesia yang akhirnya hasil dari pembangunan ekonomi tersebut dapat mengurangi tingkat kesenjangan ekonomi dan jumlah kemiskinan yang tinggi diindonesia walaupun masih banyak permasalahan kemiskinan di Indonesia. setiap manusia pendapatan nasionalnya berbeda begitu pula dengan struktur produksinya. akan diikutinya dengan struktur produksi yang semakin meningkat.

Geomanusiastpm. 2012/04/04. pengertian pendapatan nasional.wikipedia.DAFTAR PUSTAKA Ekonomi versi 2. 2011/03. perekonomian indoneasia. pendapatan per kapita. struktur produksi. makalah perhitungan pendapatan nasional 4. Febrihidayatullah. Ameliaselvani. pendapatan yang siap dibelanjakan. 2009/02. Expressknowledges. Retnoyuliyanti.2011/05. arti GDB sebagai Indonesia indikator. distribusi pendapatan nasional. Id. Farhana. sektor ekonomi utama. . 2012/04/01.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->