P. 1
...Pengaruh Iklim Terhadap Bangunan...

...Pengaruh Iklim Terhadap Bangunan...

|Views: 1,035|Likes:
Published by Erlyn Rhieriey
Artikel Pengaruh Iklim Terhadap Bangunan
Artikel Pengaruh Iklim Terhadap Bangunan

More info:

Published by: Erlyn Rhieriey on May 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

06/18/2014

$0.99

USD

pdf

text

original

TUGAS STRUKTUR BANGUNAN 2

DISUSUN OLEH :

Nama : Sri Merlinawati NIM : F1A 009 044

.

.

Kalau boleh disimpulkan. Pada skala rumah tinggal kegelisahan perilaku hujan saat ini sebenarnya cukup beralasan. Diantaranya tidak tertampungnya air hujan dalam suatu talang/talang yang jebol. pohon tumbang. serta telah teruji selama sekian abad. 24 March 2009 Sumber : http://rumahku.Desain Rumah Ramah Hujan Angin Tuesday. Beberapa kejadian seperti atap genteng terbang karena tiupan angin kencang. Ketidaknyamanan musim hujan tahun-tahun terakhir ini.com Powered by Joomla! Generated: 28 February. sebagai usaha antisipasi cucuran hujan serta usaha menyambut terpaan angin hingga merespond pancaran panas sinar matahari. akibat terjadinya perubahan tingkat cuaca. Bentuk respon terhadap kondisi cuaca pada rumah tradisional diantaranya adalah bentuk atap yang miring. 14:42 Hujan angin ekstrim dan cuaca yang tidak ramah mengancam di depan mata. puncak musim hujan akan terjadi pada bulan Januari dan Februari mendatang. Sebagian dari kita. Dengan demikian ambience dalam hunian selalu sejuk di musim panas dan . Rumah tradisional : guru yang bijak. dari data meteorologi. bahkan sudah merasa terusik kenyamanannya dengan kehadiran musim hujan ini. ambruknya baliho. Kita masih dipertengahan musim hujan. Bahkan terakhir diekspost dengan gencarnya pemberitaan tentang bobolnya tanggul sungai hingga dampak angin puting beliung yang makin akrab singgah di beberapa kota di Indonesia. sehingga mengakibatkan melimpahnya air kedalam ruangan. bahkan hingga pemandangan muntahnya timbunan sampah di sekeliling jalan raya. tanah longsor. seperti banjir bandang. Dibutuhkan siasat desain untuk menciptakan rumah tinggal yang aman dan nyaman untuk mengantisipasinya. Berbagai desain rumah tradisional di bumi Nusantara ini. sungai meluap. Sehingga seorang arsitek dituntut harus lebih bijak mensikapi rancangannya dalam merespond ketidakramahan cuaca sesuai detail permasalahan. Beberapa kondisi berikut seringkali ditemukan dalam skala rumah tinggal. 2010. hadir secara ramah pada lingkungan dan iklim setempat. hujan yang terjadi tahun terakhir ini dalam kondisi yang ekstrim sebenarnya telah diprediksi dari kajian beberapa pakar hingga pertemuan membahas dampak Global Warming beberapa waktu yang di pulau Dewata.rumahku-online. baik panas maupun curahan hujan lebat disertai angin kencang yang berlangsung cepat. tiang listrik/telpon. dinding basah dan perembesan disela pertemuan kusen dan dinding hingga mengakibatkan bercak rembesan air pada dinding dan plafond pasca turun hujan. Dampak pasca hujan dapat dilihat langsung kasat mata disekeliling kita. Walau sebenarnya hal yang biasa untuk hidup di negara tropis seperti Indonesia. Segala bentuk kekhawatiran akan ketidaknyamanan selama waktu hujan bagi penghuni rumah tinggal sangatlah beralasan. Dampak hujan angin di sekeliling rumah kita. tampias cucuran air yang berlebihan karena hujan disertai tiupan angin yang besar hingga fenomena pemadaman jaringan listrik menjadi pelengkap rasa ketidaknyamanan dalam bernaung saat musim hujan.rumahkuhttp://rumahku. Sementara pihak bisa saja beragumen apakah betul kesemuanya itu mengakibatkan beberapa bencana yang kita temui atau menipisnya kepekaan kita dalam merespond fenomena alam.

antisipasi dalam suatu rancangan yang hendak diaplikasikan kemudian hari. Kondisi angin kencang. Hampir 100% kerusakan bangunan akibat angin puting beliung pasti ditemukan kerusakan di elemen atap. Kehadiran tamu yang tak diundang seringkali menyebabkan talang menjadi cepat lapuk. Berikut beberapa trik desain atap : * Hunian yang eksis/sudah ditempati • Menjelang musim hujan periksa posisi penutup atap. elemen atap menjadi santapan awal dampak cuaca ekstrim ini. Sebaiknya dimensi corong dan lebar talang perlu diperbesar ukurannya. sehingga tampilan detail kreatifnya dapat terwadahi. lepas lem perekatnya. mengingat kuantitas air hujan terakhir ini relatif besar. terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan terhadap elemen atap. dari cucuran air hujan ataupun sinar matahari yang masuk kedalam ruangan. terutama jurai dalam/talang kantong dari kotorankotoran dedaunan atau tumpukan sampah lapuk yang potensial menjadi humus dan media subur untuk tumbuh tanaman liar. Pada kondisi hujan lebat disertai angin kencang. Dan akhirnya elemen kaki bangunan yang berupa desain dan konfigurasi bentuk lantai tiang penyangga bangunan juga mempunyai makna yang mendalam dalam mensikapi keramahan pada lingkungan alam dan kultur. Apalagi bagi mereka yang pemeliharaan burung atau hewan terbang lainnya. Lembaran atap seperti ini sangat potensial terbang bilamana cara pengunciannya asal menempel. Material pembentuk dinding selalu dari bahan baku yang diselaraskan dengan lingkungan sekitarnya. Desain atap : bukan sekedar mahkota bangunan Dulu kita mengatakan bahwa mahkota suatu bangunan adalah atapnya. apalagi dilakukan perbaikan saat hujan belum reda. dinding dan kaki bangunan. dapat disimpulkan adanya 3 faktor yang menjadi perhatian untuk merespon kondisi cuaca. terlebih bila atap itu tidak berfungsi secara struktural atau melindungi maka akan makin fatal dampak yang diakibatkan. selalu diposisikan untuk melindungi bidang dinding dan bukaan dibawahnya. • Periksalah kualitas talang. Pertama adalah langkah antisipasi dalam hunian yang eksis atau sedang ditempati dan kedua. Posisinya cenderung lebih menjorok kedalam dan tidak tampil ekspose. Antisipasi dampak dilakukan dalam dua tahapan. Pelebaran atap ke samping bangunan atau bentuk tritisan.hangat di musim dingin dan yang terpenting selalu nyaman bagi penghuni dibawahnya dalam melakukan aktifitas. berkarat. terkikis lapisan semen/aciannya. • Yakinkan bidang atap dalam keadaan bersih. Dari uraian diatas. apalagi kalau sudah terpaku pakem citra kedaerahan. Banyak kecelakaan menimpa para pekerja saat memperbaiki rumah dalam kondisi turun hujan. • Bilamana perlu dilakukan penggantian talang/saluran air dari bidang atap. lingkungannya banyak ditemukan . Antisipasi Dampak Guna mengurangi dampak curah hujan angin yang tidak dikehendaki dalam suatu hunian. seng atau jenis lainnya. Adakah bagian genteng yang mungkin melorot? Segera lakukan perbaikan. Jangan memeriksa genteng saat ditemukan kebocoran. sehingga eksplorasi desain atap terkadang mengalahkan fungsi dari bangunan yang dimaksud. dinding dan kaki bangunan. yaitu atap. yang berpotensi menyebabkan terjadinya kebocoran aliran air hujan yang tidak dikehendaki. sobek. sebaiknya disikapi dengan pemakuan kembali ataupun penguncian dengan bilah papan pada lembaran seperti asbes.

Misalnya jika angin selalu datang dari sisi belakang dan samping bangunan. atau bentuk desain menantang angin untuk penutup atap dari suatu bangunan yang relatif tinggi. Tips Desain elemen arsitektur antisipasi curahan hujan angin Pilihan bentuk atap: kemiringan. Bidang atap yang berat dan tak terencana dengan baik akan berpotensi terjadinya atap rubuh. • Telaah secara bijak desain atap dari rumah adat/tradisional untuk mendapatkan ide pengembangan desain yang ramah lingkungan. Akan lebih baik jika diketahui arah dominan angin dari suatu lokasi hunian. Hal ini bermanfaat untuk menghindari masalah kemelorotan dan kemungkinan terbang karena terpaan angin.• Jangan membiasakan menambah fungsi ekstra dari ruang atap sebagai tempat menyimpan barang bekas serta menambah beban ekstra pada bidang atap. Hindari material penutup atap/penempatan perkakas yang berat di bagian atas bangunan Pelapisan pada material penutup atap untuk menghindari kebocoran/tampias/cucuran air hujan dari celah genteng. Bentuk tritisan miring lebih efektif dibanding tritisan datar pada dimensi bentangan yang sama. • Berkreasi dalam eksplorasi desain atap pelana lebih disarankan daripada atap yang dominan terbentuk jurai dalam/atap talang. Perlebar tritisan mengelilingi bangunan. konstruksi dibanding elemen estetisnya. khususnya pada bukaan jendela. jangan terlampau berhemat pada elemen dibawahnya menjadi taruhan. hindari genangan karena kondisi tanah mungkin jenuh air. karena dampak yang ditimbulkan akan sekian kali lipat bahkan nyawa penghuni . Pilihan tepat jenis kusen dan jendela yang jelas terkena kontak langsung hujan dan panas. Ingatlah kondisi lingkungan rawan gempa/gerakan tanah. apakah tren pemakaian kuda-kuda baja ringan juga sesuai untuk segala penutup atap yang menjadi pilihan kita? Perlu diperhatikan pula bahwa fungsi atap sekarang harus siap menopang beban dinamis lain yang relatif besar dan datang dadakan (angin dan curahan hujan). bertendensi memiliki beban besar. Karena itu. * Rancangan hunian baru • Volume curahan hujan angin. Salah satunya dengan menghindari pemakaian fiberglass yang terekspos dan mudah sobek. maka perlakuan pada sisi tersebut harus selektif. dalam suatu rancangan harus diperhatikan dengan betul konstruksi dan kekuatan kuda.kudanya. • Pilih pemakaian material genteng/lembaran penutup atap yang pengunciannya antar genteng tercepit dengan baik. Cek dan periksa dengan seksama. Pilihan material dinding untuk menjaga kelembaban/rembesan air hujan. hindari jurai talang. Saran bijak dari seorang ahli konstruksi bangunan. Hal ini sebagai usaha untuk menghindari kemungkinan terjadinya kebocoran tampungan air hujan. Arif memperlakukan cucuran air hujan yang jatuh ke halaman: lancar terbuang. terutama hubungan antara pilihan material kuda-kuda dengan elemen penutup atap.

id/content/R0074/R007438327.binus. Budaya seorang perancang yang baik akan menghormati kondisi lingkungan setempat dan memanfaatkan pada rancangan bangunannya agar bisa beradaptasi dengan lingkungannya. Topografi dalam merancang bangunan sebaiknya memanfaatkan dan memperhatikan potensi topografi setempat untuk drainage dan dalam pengolahan denah bangunan dan pandangan dari dan ke bangunan. Pengaruh hujan pada bangunan adalah kemiringan atap disesuaikan dengan jenis penutup atap. jika kita merancang dilingkungan yang bersejarah harus diperhatikan bangunan bersejarah disekitar lokasi agar terjadi keselarasan.ac.ac.doc .binus. Jika angin cukup besar teritisan pada bangunan harus diperbesar agar jika pada waktu hujan bukaan pada bangunan tidak kena air hujan. Material dalam merancang bangunan seorang harus memanfaatkan material alam dan terutama material alam setempat agar bangunan dirancang dapat menyatu dengan lingkungan dan serasi dengan alam. Sumber : http://repository. di iklim tropis berbeda dengan iklim 4 musim.id/content/R0074/R007438327. Disamping itu juga berapa luas bukaan untuk ventilasi dan jendela.doc http://repository. Dimana dalam perancangan bangunan akan mempengaruhi bentuk bangunan terutama bentuk atap bangunan. Besar aliran angin mempengaruh bentuk bangunan-bangunan di daerah pegunungan berbeda dengan dipantai.Pengaruh Kaidah Lokal • • • • • • Angin Hujan Lingkungan sejarah Budaya Material Topografi Pengaruh angin pada bangunan adalah menempatkan bukaan pada bangunan agar terjadi aliran udara dalam bangunan. Lingkungan sejarah mempengaruhi bentuk bangungan yang akan di rancang.

a. Sedapat mungkin sisi panjang bangunan menghadap Utara-Selatan dan sisi pendeknya menghadap Timur-Barat.Pengaruh Bentuk Bangunan pada Lingkungan Thermal Kota Studi kasus : Kota Bandung Surjamanto Wonorahardjo M. maka semakin rendah temperatur udara kawasan tersebut. b.id Orientasi bangunan berpengaruh pada temperatur udara kawasan sehingga aspek tersebut harus diperhatikan dalam proses penataan kawasan. Donny Koerniawan KK Teknologi Bangunan Prodi Arsitektur – SAPPK Institut Teknologi Bandung E-mail : titus@ar. . Semakin pendek sisi bangunan yang menghadap Timur-Barat. tetapi juga oleh bahan penyusun dinding yang berperan sebagai penerima dan penyimpan kalor. Semakin pendek sisi bangunan yang menghadap Timur-Barat. 2. maka kecepatan naik temperatur udara pagi hari lebih rendah. Namun pengendalian temperatur udara kawasan tidak hanya dipengaruhi oleh orientasi bangunan saja. Penataan penggunaan bahan bangunan dapat membantu mengoptimalkan penataan orientasi yang kurang baik. Pengaruh orientasi bangunan terhadap temperatur udara kawasan dapat dikurangi bila digunakan bahan bangunan yang berkapasitas kalor rendah terutama pada sisi Timur-Barat bangunan.itb. Secara rinci pengaruh orientasi bangunan dapat dirumuskan sebagai berikut: 1.ac.

.

galeribuku.galeribuku.com .com http://www.Bona Yudha Prasetya Email : ps@trubusps@trubus-online.com http://www.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->