OTITIS EKSTERNA Dr. Suparyanto, M.

Kes OTITIS EKSTERNA DEFINISI  Otitis Eksterna adalah radang telinga akut maupun kronis yang disebabkan infeksi bakteri, jamur dan virus PREDISPOSISI 1. pH yang meningkat (basa) 2. Udara hangat dan lembab 3. Trauma ringan (mengorek telinga) OTITIS EKSTERNA AKUT  Dibagi menjadi 2: 1. Otitis eksterna sirkumskripta = furunkel = bisul 2. Otitis eksterna difus OTITIS EKSTERNA SIRKUMSKRIPTA  Patofisiologi: 1/3 luar Meatus Acusticus Eksternus mengandung adneksa kulit: folikel rambut, kelenjar sebasea, kelenjar serumen → pada tempat itu dapat terjadi furunkel  Etiologi: Staphylococcus aureus dan Staphylococcus albus Gejala: 1. Nyeri hebat → tidak sesuai dengan besar bisul (karena tidak ada jaringan longgar) 2. Nyeri spontan timbul saat membuka mulut (sendi temporomandibularis) 3. Gangguan pendengaran bila furunkel besar dan menyumbat MAE Terapi:

1. Jika sudah jadi abses → di aspirasi untuk mengeluarkan nanahnya 2. Lokal diberi salep AB (polymixin B, bacitracin) atau antiseptik (asam asetat 2,5% dalam alkohol) 3. Jika dinding furunkel tebal → insisi → pasang drain 4. Simptomatik untuk nyeri OTITIS EKSTERNA DIFUS 1. Biasanya mengenai 2/3 dalam MAE 2. Kulit MAE hiperemis dan edema 3. Etiologi: Pseudomonas, Staphilococcus Escherichia coli Gejala: 1. 2. 3. Terapi: 1. 2. 3.

albus,

Nyeri tekan tragus Liang telinga sangat sempit Kel limfe regional membesar dan nyeri tekan

Membersihkan liang telinga Memasukan tampon yang diberi AB Kalau perlu AB sistemik

OTITIS EKSTERNA KRONIS Etiologi:  Infeksi bakteri atau jamur yang tidak diobati dengan baik  Iritasi kulit akibat: cairan otitis media, trauma berulang, benda asing, penggunaan hearing aid Gejala:  Stenosis → akibat sikatriks (parut) Terapi:  Operasi rekonstruksi liang telinga

PREDISPOSISI 1. Penyebab Sejumlah bakteri atau jamur (lebih jarang) bisa menyebabkan otitis eksterna generalisata. Otitis eksterna seringkali disebut sebagai telinga perenang (swimmer's ear). misalnya bakteri stafilokokus. pH yang meningkat (basa) . Infeksi ini bisa menyerang seluruh saluran (otitis eksterna generalisata) atau hanya pada daerah tertentu sebagai bisul (furunkel).OTITIS EKSTERNA Otitis eksterna adalah suatu infeksi pada saluran telinga luar.

Otitis Eksterna Komplikas : Pina/Periaurikuler eritema dan edema. Proteus) atau jamur pada dua per tiga dalam dari liang telinga luar (meatus akustikus eksternus). keriput. Otitis Eksterna Kronik : kulit liang telinga/pina menebal. Otitis eksterna kronik Otitis eksterna sirkumskripta (furunkel) adalah otitis eksterna lokal yang bermula dari infeksi folikel rambut dan menimbulkan furunkel pada sepertiga luar dari liang telinga luar (meatus akustikus eksternus). kulit hiperemis dan eksudat positif. Adanya sikatriks menyebabkan liang telinga menyempit Patofisiologi . eksim atau dermatitis pada kulit kepala) sangat peka terhadap otitis eksterna. 2. Udara hangat dan lembab 3. edema. Cedera pada saluran telinga ketika sedang membersihkannya atau masuknya air/bahan iritan (misalnya hari spray atau cat rambut) bisa menyebabkan otits eksterna. Stafilokokus. Otitis eksterna diklasifikasikan atas : 1. Otitis Eksterna Sedang : liang telinga sempit. Otitis Eksterna Ringan : kulit liang telinga hiperemis dan eksudat.2. Klasifikasi Otitis Eksterna Menurut Carr (2000) secara klinik otitis eksterna terbagi : 1. psoriasis). liang telinga menyempit. 3. Otitis eksterna kronik adalah otitis eksterna yang berlangsung lama dan ditandai oleh terbentuknya jaringan parut (sikatriks). eritema positif. 4. Trauma ringan (mengorek telinga) Faktor Risiko Orang-orang tertentu (penderita alergi. Otitis eksterna akut : • Otitis eksterna sirkumskripta (furunkel) • Otitis eksterna difus 2. Otitis eksterna difus adalah otitis eksterna yang dapat disebabkan bakteri (Pseudomonas.

Keadaan diatas dapat menimbulkan timbunan air yang masuk ke dalam liang telinga ketika mandi atau berenang. . Penimbunan sel-sel kulit yang mati dan serumen akan menyebabkan penimbunan air yang masuk ke dalam saluran ketika mandi atau berenang. hangat. berikutnya infeksi lalu terjadi pembengkakan dan akhirnya menimbulkan rasa nyeri. periaurikuler dan tulang temporal. Selain itu. akan dibersihkan dan dikeluarkan dari gendang telinga melalui liang telinga. Adanya faktor predisposisi otitis eksterna dapat menyebabkan berkurangnya lapisan protektif yang menimbulkan edema epitel skuamosa. terjadi inflamasi dan cairan eksudat. termasuk serumen. Infeksi pada liang telinga luar dapat menyebar ke pinna. Membersihkan saluran telinga dengan cotton bud (kapas pembersih) bisa mengganggu mekanisme pembersihan ini dan bisa mendorong sel-sel kulit yang mati ke arah gendang telinga sehingga kotoran menumpuk disana. Patofisiologi Otitis Eksterna Secara alami. Masalah ini juga diperberat oleh adanya susunan anatomis berupa lekukan pada liang telinga.Saluran telinga bisa membersihkan dirinya sendiri dengan cara membuang sel-sel kulit yang mati dari gendang telinga melalui saluran telinga. dan gelap pada liang telinga merupakan tempat yang baik bagi pertumbuhan bakteri dan jamur. Proses infeksi menyebabkan peningkatan suhu lalu menimbulkan perubahan rasa nyaman dalam telinga. proses infeksi akan mengeluarkan cairan / nanah yang bisa menumpuk dalam liang telinga (meatus akustikus eksterna) sehingga hantaran suara akan terhalang dan terjadilah penurunan pendengaran. Keadaan ini menimbulkan trauma lokal yang memudahkan bakteri masuk melalui kulit. Cotton bud (pembersih kapas telinga) dapat mengganggu mekanisme pembersihan tersebut sehingga selsel kulit mati dan serumen akan menumpuk di sekitar gendang telinga.Streptokokus (22%). Kulit yang basah dan lembut pada saluran telinga lebih mudah terinfeksi oleh bakteri atau jamur. Bakteri patogen yang sering menyebabkan otitis eksterna yaitu Pseudomonas (41%). Kulit yang basah. sel-sel kulit yang mati. Stafilokokus aureus (15%) dan Bakteroides (11%) (Oghalai. Rasa gatal memicu terjadinya iritasi. 2003). lembab.

edema dermis akan menekan serabut saraf yang mengakibatkan rasa sakit yang hebat. Dengan menggunakan otoskop. membengkak dan penuh dengan nanah dan sel-sel kulit yang mati. Awalnya sekret encer. nyeri dan keluarnya cairan berbau busuk. bening. Selain itu. maka bisa terjadi gangguan pendengaran. purulen (infeksi kuman). Pendengaran normal atau sedikit berkurang. keabu-abuan atau kehitaman (jamur). . Kadang-kadang disertai sedikit nyeri. Jika saluran telinga membengkak atau terisi oleh nanah dan sel-sel kulit yang mati.  Kulit dan tulang rawan pada 1/3 luar liang telinga luar bersambung dengan kulit dan tulang rawan daun telinga sehingga gerakan sedikit saja pada daun telinga akan dihantarkan ke kulit dan tulang rawan liang telinga luar sehingga mengakibatkan rasa sakit yang hebat pada penderita otitis eksterna. Biasanya jika daun telinga ditarik atau kulit didepan saluran telinga ditekan. tetapi dapat berubah menjadi sekret kental purulen. kulit pada saluran telinga tampak merah. 2. Pemeriksaan : MAE terisi sekret serus (alergi). berbau akibat bakteri saprofit ataupun jamur.6 Diagnosis Otitis Eksterna Anamnesis : Rasa gatal sampai nyeri di dalam telinga. Pada furunkel MAE gejala yang paling dominan adalah nyeri telinga (otalgi).Otalgia pada otitis eksterna disebabkan :  Kulit liang telinga luar beralaskan periostium & perikondrium bukan bantalan jaringan lemak sehingga memudahkan cedera atau trauma. Gejala dan Tanda Gejala-gejala dari otitis eksterna generalisata adalah gatal-gatal. Pada bentuk kronik sekret tidak ada atau hanya sedikit atau berupa gumpalan. Rasa gatal dapat dirasakan sampai tenggorok. akan timbul nyeri. Nyeri bertambah saat gerakan mengunyah atau bila telinga disentuh.

7 Diagnosa Banding Otitis Eksterna Diagnosa banding otitis eksterna : 1. Pada furunkel didapatkan edema. Otitis eksterna nekrotik 3. Bila edema hebat membran timpani dapat tidak tampak (Rukmini. nyeri tarik aurikulum dan nyeri tekan tragus. Untuk mengurangi nyeri pada 24-48 jam pertama bisa diberikan aseteminofen atau kodein. Bisul dibiarkan pecah dengan sendirinya karena jika sengaja disayat bisa menyebabkan penyebaran infeksi. Kadang diberikan obat tetes telinga yang mengandung asam asetat untuk mengembalikan keasaman pada saluran telinga. Setelah saluran telinga diersihkan. hiperemi pada pars kartilagenus MAE. Otitis Media akut 2. parotis atau retro aurikuler. Otitis eksterna bullosa 4. 2. Obat tetes telinga yang mengandung antibiotik tidak efektif. pertama-tama dilakukan pembuangan sel-sel kulit mati yang terinfeksi dari saluran telinga dengan alat penghisap atau kapas kering. Furunkulosis dan karbunkulosis (Abdullah.- Kulit MAE edema. Beberapa tetes telinga ada yang mengandung kortikosteroid untuk mengurangi pembengkakan. Penatalaksanaan Otitis Eksterna Liang telinga dibersihkan dengan menggunakan kapas lidi. Pembesaran kelenjar regional: daerah servikal antero superior. Infeksi yang sudah menyebar keluar saluran telinga (selulitis) diobati dengan antibiotik peroral (melalui mulut). . 2005). fungsi pendengaran biasanya kembali normal. Untuk meringankan nyeri dan mempercepat penyembuhan bisa dilakukan pengompresan hangat (sebentar saja) dan pemberian obat pereda nyeri. Biasanya diberikan obat tetes telinga yang mengandung antibiotik selama beberapa hari. hiperemi merata sampai ke membrana timpani. 2003) Penatalaksanaan Untuk mengobati otitis eksterna generalisata.

. Menghilangkan rasa tidak enak.Pemasangan tampon pita ½ cm x 5 cm yang telah dibasahi dengan larutan Burowi filtrata pada MAE. (Rukmini. peradangan dan edema. Menghilangkan gatal dan penggarukan yang berulang. 6. Mengurangi rasa sakit. sulit mengeluarkan). 2005). 4. Mengeluarkan mikroorganisme.1%. 2. Bersihkan dan keringkan menggunakan alat penghisap atau kapas kering. Apabila diduga infeksi kuman Pseudomonas diberikan tetes yang mengandung neomycine dan hydrocortisone. tidak boleh diletakkan terlalu ke dalam (nyeri/bahaya melukai membran timpani. Tampon setiap 2-3 jam sekali ditetesi dengan larutan Burowi agar tetap basah. Tampon secukupnya. Kadang-kadang diperlukan obat antibiotika sistemik (Sosialisman. Penatalaksanaan otitis eksterna bertujuan : 1. Terapi antifungal untuk menghindari infeksi jamur. Masukkan tampon yang mengandung antibiotik ke dalam liang telinga untuk menghindari infeksi bakterial akut dan ulserasi. dan sel-sel kulit mati dari liang telinga. Berikan juga antibiotik sistemik jika perlu. Pada infeksi jamur digunakan tetes telinga larutan asam salisilat 2-5% dalam alkohol 20%. Memulihkan pendengaran. Membuang serumen. 2008) . kotoran. Larutan Burowi dapat diganti dengan tetes telinga yang mengandung steroid dan antibiotik. Tampon diganti setiap hari. Pada otitis eksterna kronik difus dapat diberikan triamsinolone 0. 5. Antibiotik oral tidak perlu diberikan. Pengobatan otitis eksterna difus ialah dengan memasukkan tampon yang mengandung antibiotik ke liang telinga supaya terdapat kontak yang baik antara obat dengan kulit yang meradang. Berikan obat golongan kortikosteroid misalnya metil prednisolon.25% krim/salep atau dexamethasone 0. 3.

. menggunakan semprotan rambut. Juga. tindakan ini bisa menyebabkan kerusakan kecil yang mempengaruhi otitis eksternal (Abdullah. Orang tersebut harus menghindari berenang di dalam air yang terpolusi. iklim yang lembab. 2003). Terapi antialergi dan antiparasit. dimana kotoran menumpuk. Penatalaksanaan otitis eksterna kronik yaitu operasi rekonstruksi liang telinga.7. 8.9 Pencegahan Otitis Eksterna Telinga perenang kemungkinan dicegah dengan meneteskan cairan yang mengandung campuran alkohol dan cuka di dalam telinga sebelum dan sesudah berenang. 2. Berusaha untuk membersihkan saluran dengan lap kapas mengganggu mekanisme membersihkan-sendiri yang normal dan bisa mendorong serpihan ke dalam gendang telinga. dan menghabiskan waktu yang lama di air hangat.

OED merupakan komplek gejala peradangan kulit liang telinga yang terjadi sewaktu cuaca panas dan lembab dan dapat dijumpai dalam bentuk ringan. suhu yang tinggi. . Telinga menjadi gatal serta semakin sakit dan kulit liang telinga menjadi kemerahan. gatal serta sekret yang berbau akan menetap. Dengan semakin berkembangnya penyakit. OED merupakan kasus umum dibagian THT di daerah-daerah tropis dan subtropis pada musim panas. telinga perenang ( swimmer ear). pasien merasa sakit bila daun telinga disentuh dan bila mengunyah. yaitu: Faktor epidemiologis: perubahan kelembaban lingkungan. Bila peradangan tidak ditanggulangi secara adekuat. sedang. Meskipun banyak faktor penyebab OED. maka rasa sakit. berat dan menahun. bengkak dan dilapisi oleh sekret yang berwarna kehijau-hijauan. beberapa diantaranya dikenal sebagai faktor penunjang yang penting untuk terjadinya OED akut pada seseorang.Otitis eksterna difusa (OED) dikenal juga sebagai telinga cuaca panas ( hot weather ear).

Manajemen 1. atau larutan asam salisilat 1% dalam alkohol. Rasa penuh pada telinga merupakan keluhan yang umum pada tahap awal dari otitis eksterna difusa dan sering mendahului terjadinya rasa sakit dan nyeri tekan daun telinga.medscape. 4. Rasa sakit didalam telinga. OED terjadi 2. bisa bervariasi dari yang hanya berupa rasa tidak enak.Membersihkan dan mengeringkan telinga setiap hari. Gejala Klinis Gatal merupakan gejala klinik yang sangat sering dan merupakan pendahulu rasa sakit.Pemasangan tampon pita 1/2 cm X 5 cm yang dibasahi dengan larutan Burowi di dalam liang telinga.4 kali lebih sering pada perenang daripada yang bukan perenang. Tampon dibiarkan selama 24 jam. dan selalu ditetesi dengan larutan Burowi agar tetap basah.Maserasi kulit liang telinga yang terpapar lama oleh kelembaban menimbulkan rasa gatal yang mendorong penderita mengorek telinga sehingga akan terjadi trauma pada kulit dan mengakibatkan infeksi. Peningkatan kasus OED terjadi apabila suhu meningkat pada lingkungan yang kelembabannya relatif tinggi.Pada infeksi jamur dapat digunakan tetes telinga yang mengandung Nistatin. Referensi Otitis Externa.Sebagai pengganti larutan Burowi dapat dipakai tetes telinga yang mengandung antiseptik dan steroid. Agaknya air kolam renang menyebabkan maserasi kulit dan merupakan sumber kontaminasi yang bakteri. Cited at: 23 Februari 2011     . 3. selama satu minggu. perasaan penuh didalam telinga.Menghilangkan faktor predisposisi. Available at URL: http://emedicine. Kurang pendengaran mungkin terjadi pada akut dan kronik. 6.Untuk menghilangkan rasa nyeri diberikan antinyeri. Tetes telinga diberikan 3 kali sehari. perasaan seperti terbakar hingga rasa sakit yang hebat. 2. serta berdenyut. 5.com. (Jangan digunakan pada perforasi membran timpani ).

sikap. dalam diri seseorang Berlubangnya Perforasi : titis eksterna adalah penyakit yang dapat diderita oleh semua orang dan berbagai usia. Otitis eksterna biasanya ditunjukkan dengan adanya infeksi bakteri pada kulit liang telinga tetapi dapat juga disebabkan oleh infeksi jamur. kepribadian. atau kurang dari itu. Meskipun demikian Otitis eksterna jarang menyebabkan komplikasi . dan faktor lingkungan yang berkaitan dengan kesehatan.Kamus Kita Sekret Maserasi Faktor Predisposisi : : : zat hasil produksi kelenjar membasah genetik.

1997). Hal-hal yang perlu ditanyakan . anamnesis dan pemeriksaan yang cermat seringkali akan memberi petunjuk kearah kondisi primernya (Boies. perdarahan dan perasaan tersumbat. Namun perlu ditekankan pemeriksaan THT lainnya. Pada kasus Otitis eksterna bakterialis. Di Amerika Serikat sekitar 98% otitis eksterna disebabkan aleh P. sementara pada infeksi kulit dapat terjadi reaksi ekzematosa terhadap organisme penyebab. Suatu dermatosis dapat menjadi terinfeksi setelah beberapa waktu. Otitis eksterna dapat menyerang semua ras manusia dan mempunyai perbandingan yang sama antara perempuan dan laki-laki serta dapat dialami oleh berbagai usia (Waitzman. Escherichia coli. aeruginosa. aureus dan jamur seperti Candida albicans. gatal. Sekali lagi. pembengkakan. beberapa diantaranya merupakan kondisis primer yang langsung menyerang liang telinga. Dalam hal infeksi perlu dipertimbangkan agen bakteri. Otitis eksterna juga sering dihubungkan dengan adanya proses dematologi lokal atau non infeksius. Di Amerika Serikat. 2004). Infeksi dapat disebabkan oleh kondisi yang panas dan lembab. 2004). Infeksi ini ditandai dengan rasa nyeri yang hebat (Waitzman. S. Spektrum infeksi dan radang mencakup bentuk-bentuk akut atau kronis.yang serius. Infeksi dan radang liang telinga merupakan suatu masalah THT yang paling serius. jamur dan virus. Shapiro telah menegaskan bahwa perbedaan antara otitis eksterna yang berasal dari dermatosis dengan otitis eksterna akibat infeksi tidak selalu jelas. Radang non-infeksi termasuk pula dermatosis. kulit liang telinga berwarna merah dan biasanya edamatosa kadang-kadang sampai tingkat yang menyumbat total liang tersebut (Cody. Kasus sisanya mungkin disebabkan oleh Proteus vulgaris. Aspergillus sp dan Mucor sp. 2001). Pemeriksaan daerah telinga dan sekitarnya dengan cermat biasanya dapat mengungkapkan masalah yang spesifik. Gejala-gejala yang khas pada otitis externa adalah rasa tidak nyaman pada liang telinga yang ditandai dengan eritema dan discharge yang bervariasi (Sander. Istilah otitis eksterna telah lama dipakai untuk menjelaskan sejumlah kondisi. 1997). Pasien dengan gangguan aurikula atau liang telinga sering kali datang dengan keluhan otalgia. otitis eksterna merupakan penyakit yang sering terjadi di semua negara bagian.

1997). benda asing dan efek termal (Boies. Jika menggunakan otoskop. 1997). dengan rangka tulang rawan pada sepertiga bagian luar sedangkan dua pertiga bagian dalam rangkanya terdiri dari tulang. Pada sepertiga bagian luar kulit liang telinga terdapat banyak kalenjar serumen (modifikasi kalenjar keringat = kalenjar serumen) dan rambut. Karena keunikan anatomi aurikula serta konfigurasi liang telinga yang melengkung atau seperti spiral maka telinga luar mampu melindungi membrana timpani dari trauma. berenang. Hanya sepertiga bagian luar atau bagian kartilaginosa dari liang telinga yang dapat bergerak. trauma dan pemakaian perhiasan telinga khususnya yang mengandung nikel (Boies. Anatomi-Fisiologi Telinga Luar Telinga luar terdiri dari daun telinga dan liang telinga sampai membran timpani. Anatomi liang telinga bagian tulang sangat unik karena merupakan satu-satunya tempat dalam tubuh dimana kulit langsung .dalam riwayat pasien antara lain : riwayat infeksi telinga luar.5 – 3 cm ( Soetirto dkk. liang telinga membentuk suatu kantung berlapis epitel yang dapat merangkap kelembaban sehingga daerah ini menjadi rentan infeksi pada keadaan tertentu (Boies. gangguan kulit. Telinga luar berfungsi mengumpulkan dan menghantarkan gelombang bunyi ke struktur-struktur telinga tengah. Liang telinga berbentuk huruf S. 2001). Panjang liang telinga kira-kira 2. Bagian tersempit dari liang telinga adalah dekat perbatasan tulang dan tulang rawan. Kulit yang melapisi bagian kartilaginosa lebih tebal daripada kulit bagian tulang. Pada duapertiga bagian dalam hanya sedikit dijumpai serumen (Soetirto dkk. Bersama dengan lapisan luar membran timpani. aurikula biasanya harus ditarik ke posterolateral untuk dapat melihat bagian tulang dan membran timpani. 2001). alergi. Daun telinga terdiri dari tulang rawan elastin dan kulit. 1997). membentang dari bibir depan konka hingga membrana timpani.5 cm. Panjangnya kira-kira 2. Telinga luar termasuk aurikula atau pinna dan liang telinga. Kalenjar keringat terdapat pada seluruh kulit liang telinga. selain itu juga mangandung folikel rambut yang banyaknya bervariasi antar individu namun ikut membantu menciptakan suatu sawar dalam liang telinga.

1997). Otitis eksterna juga dapat diartikan sebagai radang liang telinga akut dan kronis yang dapat disebabkan oleh bakteri. Struktur yang unik dari canalis auditoris eksterna memudahkan terjadi otitis eksterna. Etiologi . Eksfoliasi sel-sel stratum korneum ikut pula berperan dalam pembentukan materi yang membentuk suatu lapisan pelindung penolak air pada dinding kanalis ini. Selain itu juga adanya epitelial yang unik juga dapat memberikan perlindungan pada kanalis auditoris eksterna. Sebagian struktur kalenjar terletak pada bagian kartilaginosa. Salah satu cara perlindungan yang diberikan telinga luar adalah pembentukan serumen. jaringan lunak periaurikula dan dapat juga mengenai tulang temporal (Carr. Dengan demikian daerah ini sangat peka dan tiap pembengkakan akan sangat nyeri karena tidak terdapat ruang untuk ekspansi (Boies. Canalis auditoris eksterna lembab.terletak di atas tulang tanpa adanya jaringan subkutan. alergi atau virus karena sering kali timbul bersama-sama (Sosialisman dan Helmi. suatu faktor tambahan yang berfungsi mencegah infeksi lagipula migrasi sel-sel epitel yang terlepas membentuk suatu mekanisme pembersihan sendiri dari membran timpani kearah luar (Boies. hal ini merupakan lingkungan yang bagus untuk perkembangan jamur dan bakteri. 1997). 2001). Ketika pertahanan itu terganggu atau rusuk maka dapat menyebabkan otitis eksterna (Sander. Kulit sangat tipis dan miskin jaringan lunak subkutis sehingga akan terjadi penekanan langsung pada perikondrium. Definisi Otitis eksterna adalah inflamasi atau radang pada canalis auditoris eksterna yang dapat mengenai pinna. 2001). pH gabungan pada bagian ini adalah sekitar 6. Di klinik sukar sekali dibedakan peradangan yang disebabkan oleh penyebab lain seperti jamur. hangat dan gelap. Serumen berubah menjadi asam yang mengandung lisozim dan substansi lain yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. 1998). Canalis auditoris externa mempunyai pertahanan yang spesifik.

Hal ini sering terjadi setelah berenang dan mandi. Otitis eksterna ini sering terjadi jika suasana panas dan lembab (Waitzman. Patofisiologi Otitis eksterna adalah penyakit yang sering diderita oleh semua orang. Kuman pathogen yang sering kali menyebabkan otitis eksterna adalah Pseudomonas aeruginosa. colli. Eksudat dan pus dapat terproduksi di liang telinga. infeksi dapat meluas pada wajah dan leher. 2003). Pada keadaan yang berat. edema dan pembengkakan liang telinga yang akan menyebabkan visualisasi menbran timpani terganggu.Pada umumnya penyebab dari otitis eksterna adalah infeksi bakteri seperti Staphyilococcus aureus. Meskipun demikian. Otitis eksterna seringkali ditunjukkan adanya infeksi bakteri akut dari kulit canalis auricularis tapi juga dapat disebabkan adanya infeksi jamur. 2003) . jamur. E. 2004). seperti Candida atau Aspergilus sp dapat menyebabkan otitis eksterna (Waitzman. Staphylococcus aureus dan bakteri gram negatif lainnya. 2004). Selain itu masuknya air atau bahan iritan atau hair spray atau cat rambut dapat menyebabkan otitis eksterna (Anonim. Hal ini terjadi karena adanya penimbunan sel-sel kulit yang mati dan serumen yang menumpuk didaerah dekat gendang telinaga menyembabkan penimbunan air yang masuk ke liang telinga ketika mandi atau berenang sehingga kulit pada liang telinga basah dan lembut (Anonim. Faktor lain yang dapat menyebabkan otitis eksterna adalah adanya trauma pada liang telinga yang diikuti invasi bakteri kedalam kulit yang rusak trauma ini sering terjadi akibat dari pembersihan liang teling dengan cotton bud ataupun alat lain yang dimasukkan ke dalam telinga. Staphylococcus albus. Sebagai akibatnya terjadi respon inflamasi. Adanya lekukan pada liang telinga dan adanya kelembaban dapat menyebabkan laserasi dari kulit dan merupakan media yang bagus untuk pertumbuhan bakteri. 2001). Selain itu juga dapat disebabkan oleh penyebaran yang luas dari proses dermatologis yang non-infeksius (Sander.

Otitis Eksterna Sirkumskripta (Furunkel = Bisul) Oleh karena kulit di sepertiga luar liang telinga mengandung adneksa kulit seperti folikel rambut.Otitis eksterna maligna merupakan komplikasi dari otitis eksterna yang terjadi pada pasien yang mengalami imunocompresi atau pasien yang mendapatkan radioterapi pada tulang kepala. 1. Pada kondisi ini bakteri akan meninvasi jaringan lunak yang dalam dan menyebabkan oeteomielitis pada os temporal (Waitzman. 2004). Hal ini disebabkan karena kulit liang telinga tidak mengandung jaringan longgar dibawahnya. rasa nyeri yang sangat berat (biasanya pada pasien yang imunocompopromais. penderita sering mengeluh sakit pada saat mengunyah atau membuka mulut (Sander. demam. discharge yang keluar dari telinga. gatal-gatal (khususnya pada infeksi jamur atau otitis eksterna kronik). Pada keadaan yang berat. . Manifestasi Klinik Pasien dengan otitis eksterna biasanya mengeluh adanya nyeri telinga (otalgia) dari yang sedang sampai berat. sehingga rasa nyeri timbul pada penekanan perikondrium. 2001). Klasifikasi Otitis Eksterna Akut Terdapat 2 kemungkinan otitis eksterna akut yaitu otitis eksterna sirkumskripta dan otitis eksterna difus. 2004). berkurangnya atau hilangnya pendengaran. 2001). Kuman penyebabnya biasanya Staphylococcus aureus atau Staphylococcus albus(Sosialisman dan Helmi. Selain itu juga ditemukan adanya tanda nyeri tekan pada tragus (Waitzmann. Gejalanya ialah rasa nyeri yang hebat. kalenjar sebasea dan kalenjar serumen maka di tempat itu dapat terjadi infeksi pada pilosebaseus sehingga membentuk furunkel. diabetes. otitis eksterna maligna). tidak sesuai dengan besar bisul. tinnitus atau dengung.

Gejalanya sama dengan otitis eksterna sirkumskripta. Lokal diberikan antibiotika dalam bentuk salep. Kadang-kadang ditemukan juga kandida albicans atau jamur lain. dilakukan incise kemudian dipasang drain untuk mengalirkan nanahnya. Larutan asam asetat 2-5% dalam alcohol yang diteteskan ke liang telinga. Kadang- .Rasa nyeri dapat juga timbul spontan pada waktu membuka mulut (sendi temporomandibula). Kadang-kadang terdapat sekret yang berbau. Terapinya tergantung pada keadaan furunkel. seperti polymixin B atau bacitrasin atau antiseptic (asam asetat 2-5% dalam alcohol 2%). Tampak kulit liang telinga hiperemis dan edema dengan tidak jelas batasnya serta terdapat furunkel. 2001). Yang tersering ialah jamur aspergilus. Otitis eksterna difus dapat juga terjadi sekunder pada otitis media supuratif kronis (Sosialisman dan Helmi. 2001). 2001). Pengobatannya ialah dengan membersihkan liang telinga. 2. Bila sudah menjadi abses. Kalau dinding furunkel tebal. Otomitosis infeksi jamur di liang telinga dipermudah oleh kelembaban yang tinggi di daerah tersebut. Selain itu terdapat juga gangguan pendengaran bila furunkel besar dan menyumbat liang telinga (Sosialisman dan Helmi. diaspirasi secara steril untuk mengeluarkan nanahnya. Pengobatannya ialah dengan memasukkan tampon tampon yang mengandung antibiotika ke liang telinga supaya terdapat kontak yang baik antara obat dengan kulit yang meradang. Kadang-kadang diperlukan antibiotika sistemik (Sosialisman dan Helmi. Biasanya tidak perlu diberikan obat simtomatik seperti analgetik dan obat penenang (Sosialisman dan Helmi. 2001). 2001). Sekret ini tidak mengandung lendir (musin) seperti sekret yang ke luar dari cavum timpani pada otitis media. Gejalanya biasanya berupa rasa gatal dan rasa penuh di liang telinga tetapi sering pula tanpa keluhan (Sosialisman dan Helmi. Otitis Eksterna Difus Biasanya mengenai kulit liang telinga duapertiga dalam. Tampak kulit liang telinga dalam.

Otitis Externa Maligna Otitis eksterna maligna merupakan tipe dari infeksi akut yang difus yang biasanya terjadi pada penderita penyakit diabetes mellitus. sering terjadi pada pasien dengan kelainan paru kronik seperti bronkiektasis juga pada pasien sinusitis (Sosialisman dan Helmi. penggunaan cetakan (mould) pada alat Bantu dengar (hearing aid) dapat menyebabkan radang kronis. Akibatnya terjadi penyempitan liang telinga oleh pembentukan jaringan parut atau sikatriks. Bila tidak ditanggulangi dengan baik akan terjadi erosi kulit dan bagian tulang liang telinga yang sering disebut sebagai kolesteatoma yang disertai dengan rasa nyeri yang hebat akibat peradangan setempat. Penyakit ini ditandai dengan penumpukan deskuamasi epidermis di liang telinga sehingga membentuk gumpalan dan menimbulkan rasa penuh serta kurang dengar. Radang dapat meluas secara progresif ke lapisan subkutis dan organ sekitarnya sehingga . trauma berulang. 2001). Etiologinya belum diketahui. Pengobatannya memerlukan operasi rekonstruksi liang telinga (Sosialisman dan Helmi. Pemberian obat tetes telinga campuran alkohol atau gliserin dalam peroksida 3% selama 3 kali seminggu merupakan pengobatan dari penyakit ini. 2001). Biasanya secara kebetulan ditemukan pada pasien dengan rasa penuh di telinga.kadang diperlukan obat antijamur sebagai salep yang diberikan secara topical (Sosialisman dan Helmi. adanya benda asing. 2001). 2001). Infeksi Kronis Liang Telinga Infeksi bakteri maupun jamur yang tidak diobati dengan baik. Pada pasien yang telah mengalami erosi dilakukan tindakan bedah (Sosialisman dan Helmi. Keratosis Obliteran dan Kolesteatoma Externa Keratosis obliterans adalah kelainan yang jarang terjadi.

Gejalanya rasa gatal yang diikuti nyeri yang hebat dan sekret yang banyak serta pembengkakkan liang telinga (Sosialisman dan Helmi. juga diperlukan tindakan debrideman (Sosialisman dan Helmi. 2001).dapat menimbulkan kelainan berupa kondritis. 2001). Pengobatan tidak boleh ditunda-tunda yaitu dengan pemberian antibiotic dosis tinggi yang dikombinasi dengan amino glikosid. Saraf fasial dapat terkena sehingga dapat menimbulkan paresis atau paralysis facial. Disamping obat-obatan. oeteitis. . dan osteomielitis yang mengakibatkan kehancuran tulang temporal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful