P. 1
faktor_fisik_-_2

faktor_fisik_-_2

|Views: 17|Likes:
Published by Johana Megawati
analisa
analisa

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Johana Megawati on May 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/22/2014

pdf

text

original

FAKTOR FISIK - 3

Warna 5. dan membantu membuat lingkungan jadi nyaman • Karakteristik penerangan yang baik: 1. Pembagian luminensi 2.Cahaya . Tidak silau 3. Arah sinar 4.penerangan • Penerangan yang baik memungkinkan pekerja melihat pekerjaannya dengan teliti. cepat tanpa upaya yang tidak perlu. Panas penerangan .

000 Lux siang bawah terik matahari . Contoh penggunaan: Iluminasi keadaan lingkungan 10 -4 Lux malam hari dengan bintang 0.000 – 130.000 – 25.000 Lux siang hari (not direct sun) 32. Lux sama dengan satu lumen per meter kuadrat.27 – 1 Lux malam dng bulan purnama 10. adalah satuan iluminasi. Ini digunakan untk mengukur intensitas.Pengertian • Lux .

pengertian • Candela : adalah intensitas iluminasi dari sumber cahaya yang mengeluarkan radiasi monochromatic dengan frekuensi 540 X 1012 Hertz • Lumen : unit dari iluminasi flux .

pengukur luminensi • Fotometer: kekuatan sumber cahaya .Alat pengukur • Luxmeter : mengukur penerangan • Brightnessmeter.

20 lux • Pekerjaan hanya membedakan barang kasar: 50 lux • Membedakan barang kecil sepintas . 100 lux • Barang kecil agak teliti : 200 lux • Barang kecil dan halus . minimal 5 lux • Halaman dan jalan .Intensitas cahaya • Emergency lamp. 2000 lux . 300 lux • Barang halus dan kontras : 500 -1000 lux • Barang sangat halus .

Neuron penglihatan RODS CONES Fungsi pada iluminasi rendah (malam) Membedakan hitam putih Sensitive pada area hijau dari spectrum Banyak pada perifer mata Sensitive pada stimuli yang lemah Fungsi pada iluminasi tinggi (siang) Membedakan warna Sensitive pada area kuning dari spectrum Banyak di bagian central Berperan pada persepsi ruang dan tajam penglihatan .

yang mempunyai sifat fisik (bau). • Kelemahan penciuman bila sudah melewati waktu dan dosis tertentu. • Bahan kimia memberi bau spesifik sehingga deteksi bau dengan penciuman. ketajaman berkurang .BAU • Salah satu jenis pencemar udara • Berasal dari bahan kimia. biologis.

caprilic) • Masing2 ada tingkatan 0 – 8 • Contoh : udara bau 4.Evaluasi bau • Klasifikasi sederhana: asam. sedikit pedas. tidak wangi. wangi. 7 ( asam sedang. pedas dan apek ( acid. acrid. sangat apek) . 0. fragant. 2.

gas chromatograf. gas air sampler. octave band analyzer. termometer. etc Gas dan uap . kecepatan udara Kebisingan Sound level meter. termometer bola Debu Personal dust sampler. brightness-meter Nama alat Psikrometer. impact noise meter Cetaran mekanis Penerangan Vibration acceleration meter Luksmeter.Alat pengukur Kegunaan evaluasi Suhu. high volume sampler. midget impinger. gravimetric dust sampler Kitagawa gas detector. kelembaban . anemometer.

Tekanan udara • Satuan : atmosfir dalam mmHg • Hyperbarik . tekanan lebih tinggi dari 1 atm • Setiap turun 10 meter dari permukaan laut. . tekanan naik 1 atm • Hypobarik : tekanan lebih rendah dari 1 atm • Makin tinggi dari permukaan laut makin rendah tekanan udara.

.Hyperbarik • Tekanan udara (gas) dalam tubuh sama dengan tekanan diluar (> 1 atm) • Bila naik kepermukaan dengan cepat. muncul decompression dari gas Nitrogen dari dalam tubuh (Caisson disease) • Mencegahnya dengan bertahap naik ke permukaan agar terjadi penyesuaian bertahap dengan tekanan di luar.

Bekerja di kedalaman • Bahaya perbedaan tekanan udara • Bahaya gas beracun yang berat jenis lebih berat dari udara sehingga ada di bagian bawah/dasar. • Bersihkan dulu dengan mengusir gas yang ada di dasar .

Hypobarik • Pada penerbangan dan pekerjaan di ketinggian ( puncak gunung) • Tekanan udara < 1 atm • Saturasi oksigen kurang • Gejala yang timbul akibat kurangnya oksigen dalam darah .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->