Jarak Dan Perpindahan

Jarak dan Perpindahan

Perbedaan JARAK DAN PERPINDAHAN Konsep : Jarak merupakan panjang lintasan yang bergantung pada prosesnya sedangkan Perpindahan hanya bergantung Posisi akhir setelah benda bergerak dan posisi awal benda sebelum bergerak. Simbol fisika jarak = . s . Simbol fisika perpindahan = x atau r atau s atau teta Jarak merupakan besaran skalar tidak berarah . sedangkan posisi merupakan besaran vektor dengan arah α terhadap sumbu x. dimana tan α = delta y/delta x Jika dibagi besaran waktu jarak menghasilkan besaran fisika KELAJUAN sedangkan perpindahan menghasilkan besaran fisika KECEPATAN DALAM HAL GERAK LURUS MAKA BESARNYA JARAK SAMA DENGAN BESARNYA PERPINDAHAN

4. Gerak Lurus Beraturan (GLB) Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak benda dalam lintasan garis lurus dengan kecepatan tetap. Untuk lebih memahaminya, amati grafik berikut!

Gambar 1.7: Grafik v - t untuk GLB. Grafik di atas menyatakan hubungan antara kecepatan (v) dan waktu tempuh (t) suatu benda yang bergerak lurus. Berdasarkan grafik tersebut cobalah Anda tentukan berapa besar kecepatan benda pada saat t = 0 s, t = 1 s, t = 2 s, t = 3 s? Ya!, Anda benar! Tampak dari grafik pada gambar 6, kecepatan benda sama dari waktu ke waktu yakni 5 m/s. Semua benda yang bergerak lurus beraturan akan memiliki grafik v - t yang bentuknya seperti gambar 6 itu. Sekarang, dapatkah Anda menghitung berapa jarak yang ditempuh oleh benda dalam waktu 3 s? Anda dapat menghitung jarak yang ditempuh oleh benda dengan cara menghitung luas daerah di bawah kurva bila diketahui grafik (v-t)

t di atas. baru kemudian bergerak dengan kecepatan 5 m/s. v = 5 m/s.Gambar 1. pada mulanya benda diam.7 di atas. bukan satuan luas. maka v = 0.t. Dengan so menyatakan posisi awal benda dalam satuan meter.t Persamaan GLB untuk benda yang sudah bergerak sejak awal pengamatan. . sehingga benda telah memiliki posisi awal so. sehingga jarak s=v. Jarak yang ditempuh = luas daerah yang diarsir pada grafik v . Pada grafik tersebut terlihat bahwa pada saat t = 0 s. sedangkan t = 3 s. jarak yang ditempuh benda = 15 m.8. t (Persamaan GLB) Keterangan: s = jarak tempuh (m) v = kecepatan (m/s) t = waktu tempuh (s) Dari gambar 1. pada gerak lurus terdapat juga grafik s-t. Kita akan kembali ke sini setelah Anda ikuti uraian berikut. Padahal dapat saja terjadi bahwa saat awal kita amati benda sudah dalam keadaan bergerak. Telah Anda ketahui bahwa kecepatan pada GLB dirumuskan: atau s = v . berlaku bila gerak benda memenuhi grafik seperti pada gambar 1. yakni grafik yang menyatakan hubungan antara jarak tempuh (s) dan waktu tempuh (t) seperti pada gambar 1. Untuk keadaan ini.9 di bawah. Berdasarkan gambar 1. Artinya. Cara lain menghitung jarak tempuh adalah dengan menggunakan persamaan GLB.8. s = so + v. maka persamaan GLB sedikit mengalami perubahan menjadi. Di samping grafik v . Cara menghitung jarak pada GLB. Tentu saja satuan jarak adalah satuan panjang.t s = 5 x 3 = 15 m Persamaan GLB di atas.8: Menentukan jarak dengan menghitung luas di bawah kurva.

Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan tetap 36 km/jam. Gerak sebuah benda yang melakukan GLB diwakili oleh grafik s .9: Grafik s. hitunglah jarak yang ditempuh oleh benda itu dalam waktu: a. Berapa meterkah jarak yang ditempuh mobil itu setelah bergerak 10 menit? Penyelesaian: Anda ubah dulu satuan-satuan dari besaran yang diketahui ke dalam sistem satuan SI.000 m = 6 km Kini. kita kembali kepada apa yang telah kita bicarakan sebelum kita membahas Grafik s . pada saat t = 2 s. pada saat t = 1 s.t untuk GLB ini.t untuk GLB Bagaimanakah cara membaca grafik ini? Perhatikan gambar 1.Gambar 1. 3 s . kecepatan adalah jarak dibagi waktu). Cobalah Anda lakukan hal itu dengan cara mengisi tabel di bawah.9 di atas. Berdasarkan hal ini dapat kita simpulkan bahwa benda yang diwakili oleh grafik s . kita dapat meramalkan jarak yang ditempuh benda dalam waktu tertentu di luar waktu yang tertera pada grafik.9. Diketahui: t = 10 menit = 10 x 60 s = 600 s s = v.t pada gambar 9 di atas. Berdasarkan gambar 1. Berdasarkan grafik tersebut. Tabel 1: Hubungan jarak (s) dan (t) pada GLB Contoh: 1. Pada saat t = 0 s.t = 10 x 600 = 6. jarak s = 6 s dan seterusnya.t di bawah. jarak yang ditempuh oleh benda s = 2 m. jarak s = 4 m. pada saat t = 3 s. jarak yang ditempuh oleh benda s = 0. Contoh: 2. Untuk itu kita butuh contoh. bergerak dengan kecepatan tetap 2 m/s (Ingat.

Jarak yang ditempuh benda pada saat t = 3 s. s (t) s (3s) = so + v. biasa digunakan di laboratorium fisika untuk menyelidiki gerak suatu benda (Gambar 11.t untuk GLB dengan posisi awal s0.10: Grafik s . hal ini berarti bahwa pada saat awal kita mengamati benda telah bergerak dan menempuh jarak sejauh so=2 m. Selain itu . Jadi untuk menyelesaikan soal ini.t =2+4x3 = 14 m b. kita akan gunakan persamaan GLB untuk benda yang sudah bergerak sejak awal pengamatan. Seperti telah dibicarakan. s (t) s (10s) = so + v. Gambar 1. Jarak yang ditempuh benda pada saat t = 10 s. 10 s Gambar 1. Pita ketik pada ticker timer merekam lintasan benda yang bergerak misalnya mobil mainan bertenaga bataerai (Gambar 11.a). b. Jawab: a. Penyelesaian: Diketahui: so = 2 m v = 4 m/s Ditanya: a.b.10 di atas sebenarnya menyatakan sebuah benda yang melakukan GLB yang memiliki posisi awal so.t = 2 + 4 x 10 = 42 m Ticker Timer Ticker timer atau mengetik waktu.b) berupa serangkaian titik-titik hitam disebut dot pada pita tersebut (Gambar 12). Dari grafik tersebut kita dapat membaca kecepatan benda yakni v = 4 m/s. Jarak antara dot tersebut menggambarkan kecepatan gerak benda (Gambar 13).

11 (b) (a) Ticker Ticker timer atau mengetik waktu.12: Rekaman gerak benda pada pita ketik ticker timer Gambar 1. Berdasarkan hal ini kita dapat menentukan kelajuan atau besar kecepatan rata-rata suatu benda. Pertama.2 s. Pita berwarna putih adalah pita ketiknya (b). yaitu 1/50 sekon atau 0. ambil rekaman pita ketik suatu benda yang ingin kita selidiki kecepatan rataratanya. Mobil mainan bertenaga baterai untuk percobaan gerak lurus. diperlambat atau justru bergerak dengan kecepatan tetap (Gambar 14). Jarak dari dot pertama sampai dot kesebelas ditempuh dalam waktu 10 x 0.14: gerak benda (a) dipercepat (b) diperlambar (c) kecepatan tetap Interval waktu antara dua dot terdekat atau pada pita ketik sebuah ticker timer selalu tetap. Gambar 1. Langkah-langkahnya sebagai berikut. Guntunglah pita ketik tersebut untuk sebelas dot berturut-turut (Gambar 15). .02 s = 0.13: Kecepatan benda lebih besar pada gambar (a) dibandingkan pada gambar (b) Gambar 1.pita ketik pada ticker time juga dapat menunjukkan apakah gerak suatu benda itu dipercepat. (a) Gambar 1.02 s.

Untuk lebih memahaminya.Tentu saja satuan jarak adalah satuan panjang. Berdasarkan gambar di atas. Mintalah bantuan guru adar dapat melakukan hal tersebut. kecepatan benda sama dari waktu ke waktu yakni 5 m/s. Kegiatan Laboratorium Cobalah Anda lakukan eksperimen untuk menentukan batas kecepatan rata-rata berbagai benda menggunakan ticker timer seperti uraian di atas. Anda dapat menghitung jarak yang ditempuh oleh benda dengan cara menghitung luas daerah di bawah kurva bila diketahui grafik (v-t). jarak yang ditempuh benda = 15 m. Selanjutnya. amati grafik berikut! Tampak dari grafik pada gambar. Besar keceptan rata-rata benda adalah besar jarak dibagi 0. Cara lain menghitung jarak tempuh adalah dengan menggunakan persamaan GLB. bukan satuan luas.2 s.2 s. dengan menggunakan penggaris mm kita ukur jarak dari dot pertama sampai dot kesebelas pada pita ketik. GLB Gerak Lurus Beraturan (GLB) Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak benda dalam lintasan garis lurus dengan kecepatan tetap.15: Pita ketik ticker timer: Jarak dari dot pertama sampai dot kesebelas ditempuh dalam waktu 0.Gambar 1. Telah Anda ketahui bahwa kecepatan pada GLB dirumuskan: Dari rumus di atas diperoleh hubungan : .

Pada grafik tersebut terlihat bahwa pada saat t = 0 s. baru kemudian bergerak dengan kecepatan 2 m/s. sehingga benda telah memiliki posisi awal (So). yakni grafik yang menyatakan hubungan antara jarak tempuh (s) dan waktu tempuh (t) seperti pada gambar di bawah.dengan rumus V = s/t untuk semua waktu dalam grafik diperoleh kecepatan yang sama yakni V = 2 m/s. sehingga jarak(s) s=v.t s = 5 x 3 = 15 m Di samping grafik v – t di atas. pada gerak lurus terdapat juga grafik s-t. hal ini terjadi karena kecepatan benda selalu sama…. sedangkan waktu (t ) = 3 s. Padahal dapat saja terjadi bahwa saat awal kita amati benda sudah dalam keadaan bergerak. Artinya. Perhatikan gambar di atas…perubahan jarak benda per satuan waktunya sama. coba perhatikan grafik GLB antara s-t berikut ini : maka kecepatan gerak tidak bisa kita cari langsung dengan V = s/t. maka s = 0. namun dicari dengan kecepatan rata-rata : . pada mulanya benda diam.berdasarkan grafik di atas kecepatan benda (v ) = 5 m/s.

5 = 9 m hasil yang didapat sesuai dengan keterangan pada grafik. misalnya jarak yang ditermpuh pada detik ke 6 berarti : s = 4 + 1.kemudian jarak tempuhnya : saat detik ke 5 telah bergerak sejauh s = 4 + 1.6 = 10 m . : ) jadi untuk waktu yang tidak tertera pada grafik pun dapat kita cari.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful