P. 1
TEORI ORGANISASI KLASIK

TEORI ORGANISASI KLASIK

|Views: 18|Likes:
Published by Qanitatul Afifah
TEORI ORGANISASI KLASIK
TEORI ORGANISASI KLASIK

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Qanitatul Afifah on May 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $4.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

01/19/2014

$4.99

USD

pdf

text

original

TEORI ORGANISASI KLASIK ARTIKEL UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH Manajemen Agroindustri Yang dibina oleh Bapak Imam

Santoso

oleh Qanitatul Afifah 125100301111079

JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG Februari 2013

TEORI ORGANISASI KLASIK Teori Organisasi Klasik dikembangkan sekitar tahun 1900-1950. Birokrasi (oleh Max Weber dalam buku The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism dan The Theory of Social and Economic Organization) Istilah Birokrasi berasal dari kata Legal Rasional. serta rentang kendali (berapa banyak atasan bisa mengendalikan bawahan). Selain itu juga merupakan struktur hubungan. Max Weber berpendapat mengenai 6 karekteristik birokrasi. tidak mengandung kreatifitas. peranan. Disebut dengan teori mesin karena organisasi ini menganggap manusia bagaikan sebuah onderdil yang setiap saat bisa dipasang dan diganti sesuai kehendak pemimpin. Dengan demikian terciptalah rantai komando. . dijelaskan bahwa organisasi digambarkan sebagai sebuah lembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi serta memberikan petunjuk mekanistik struktural yang kaku. proses skalar dan fungsional (proses pertumbuhan vertical dan horizontal). kekuasaan. Teori Organisasi klasik sepenuhnya menguraikan anatomi organisasi formal. Teori ini biasa di sebut dengan “teori tradisional” atau disebut juga dengan “teori mesin”. Hal yang paling mendasar dalam organisasi formal. yaitu : 1) Pembagian kerja (division-of-labor principle) Semua tugas yang perlu untuk mencapai tujuan dibagi dalam pekerjaan yang sangat khusus. adalah pembagian kerja (untuk koordinasi). Sedangkan “Rasional” karena adanya penetapan tujuan yang ingin dicapai. yaitu : A. “Legal” disebakan adanya wewenang dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas. 2) Hirarki wewenang Tiap anggota atau kantor organisasi bertanggung jawab kepada seorang atasan. Dalam teori ini. komunikasi dan faktor lain apabila orang bekerja sama. tujuan. kegiatan. struktur (hubungan antar kegiatan). Teori Klasik berkembang dalam 3 Aliran. Wewenang yang dipegang oleh atasan didasarkan pada pengetahuan ahli dan wewenang itu disahkan.

6) Hubungan antar pribadi yang bersifat impersonal Tiap karyawan dalam organisasi menjalankan bisnis dengan cara formalistis yang impersonal dengan agak menjauhi bawahan dan pelanggan. Prinsip-prinsip tersebut yaitu : 1) Pembagian Kerja ( Division of Work ) Setiap pekerjaan sebaiknya dibagi dan dibagi lagi kedalam elemen paling kecil agar lebih optimal. Administrasi Teori ini dikembangkan oleh Henry Fayol. Pemberian sanksi yang adil atas seluruh kejadian pelanggaran disiplin. maka tidak akan ada favoritisme atau pilih kasih yang timbul di dalam organisasi tersebut.3) Program rasional Organisasi membutuhkan beberapa program kerja yang rasional yang dapat dikerjakan dengan baik sesuai bidangnya oleh setiap karyawan dalam organisasi tersebut. Tujuan dari praktik ini adalah untuk menjamin bahwa kepribadian tidak mencampuri pencapaian sasaran kantor. B. promosi didasarkan pada masa kerja dan prestasi. 5) Sistem aturan hak kewajiban Jabatan dalam organisasi birokratis didasarkan pada persyaratan teknis dan dilindungi terhadap pemecatan yang sewenangwenang. Mooney. . Allen Reily dari Amerika. Begitu pula. 4) Sistem prosedur Setiap tugas dilaksanakan sesuai dengan “sistem tetap yang terdiri dari peraturan-peraturan yang abstrak” untuk menjamin uniformitas dan koordinasi dari tugas yang berbeda-beda. Manajer dapat menyingkirkan ketidakpastian dalam pelaksanaan yang disebabkan oleh perbedaan individual. Menurut Fayol terdapat 14 prinsip manjemen yang menjadi dasar teori administrasi. 2) Keseimbangan Wewenang dan Tanggung Jawab (Authortty and Responsibihty ) Setiap pegawai tetap ( reguler employee ) sebaiknya diberikan wewenang yang cukup untuk melaksanakan berbagai tanggung jawab penugasan pekerjaan. Lyndall Urwick dari Eropa dan James D. 3) Disiplin Karyawan (Discipline) Harus mematuhi apapun perjanjian yang ada.

12) Stabilitas Personalia ( Stability of Staff ) Karyawan seharusnya didorong untuk mengembangkan loyalitas kepada organisasi dan membuat komitmen jangka panjang. Pembayaran seharusnya didasarkan pada pencapaian sasaran penugasan pekerjaan. Fayol menekankan bahwa sifat moral dari para manajer menentukan kualitas keputusannya. 10) Perintah ( Order ) Bahan-bahan (material) dan orang-orang harus ada pada tempat dan waktu yang tepat. 8) Sentralisasi ( Centralization ) Wewenang seharusnya didelegasikan seimbang dengan tanggung jawab. Serta pemberian pekerjaan yang cocok kepada para pekerja. 7) Pembayaran Gaji ( Remuneretion ) Pembayaran gaji yang adil. 14) Semangat Kerja ( Esprit de corps ) Karyawan sebaiknya didorong untuk mendefinisikan kepentingannya dengan kepentingan organisasi.4) Kesatuan Perintah (Unity of Command) Karyawan sebaiknya menerima perintah dari dan bertanggung jawab hanya kepada satu atasan. 11) Kesamaan Perlakuan atau Keadilan ( Equity ) Peraturan dan perjanjian yang dibuat harus diselenggarakan secara terbuka. 6) Mengebawahkan Kepentingan Individu Terhadap Kepentingan Umum (Subordination Of Individual Interest To The Common Goal ). 5) Kesatuan Arah (Unity of Direction) Aktivitas-aktivitas yang memiliki tujuan sama sebaiknya dikelompokkan bersama dan beroperasi dibawah rencana yang sama. . 9) Rantai Skalar ( The Hierarchy ) Sebuah rantai perintah yang tak putus-putus seharusnya ada melalui semua pengarahan dan aliran komunikasi. 13) Inisiatif ( Initiative ) Karyawan sebaiknya didorong untuk berani membuat keputusan di dalam batas wewenang yang didelegasikan dan pekerjaan yang didefinisikan.

analisa dan pemecahan masalah organisasi” atau “seperangkat mekanisme untuk meningkatkan efesiensi kerja. Taylor menuangkan ide dalam tiga makalah: Shop Management. The Principle Of Scientific Management dan Testimony before the Special House Comitte. menumbuhkan kebutuhan untuk menemukan pedoman pengelolaan organisasi yang kompleks.Fayol juga membagi kegiatan industri menjadi 6 kelompok: 1) Kegiatan Teknikal (Produksi. Kontribusi dari prinsip administrasi adalah adanya managerial skill yang dapat diterapkan pada semua jenis kelompok kegiatan mulai menjadi penting dan diperhatikan oleh perusahaan. latihan dan pengembangan karyawan . dan pengendalian. Pengkoordinasian e. Namun. Manajemen Ilmiah (tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor) Merupakan penerapan metode ilmiah pada studi. koordinasi. C. Dari tiga makalah tersebut lahir sebuah buku “Scientific Management”. Empat kaidah Manajemen menurut Frederick W. berfokus pada organisasi secara keseluruhan. Pengorganisasian c. Penjualan. Fungsi-fungsi ini mendasari banyak pendekatan umum dari teori manajemen sekarang. pengorganisasian. Manufaktur. Pemberian perintah d. Taylor yaitu : 1) Menggantikan metode kerja dalam praktek dengan metode atas dasar ilmu pengetahuan. Pertukaran) 3) Kegiatan Financial (penggunaan optimum modal) 4) Kegiatan Keamanan 5) Kegiatan Akuntansi 6) Kegiatan Manajerial atau Fayol’s Functionalism yaitu: a. Perencanaan b. 2) Mengadakan seleksi. Pengawasan Lima fungsi dasar manajemen yaitu perencanaan. pemberian perintah.W. keterbatasan prinsip administrasi yaitu dianggap out of date untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam organisai masa kini yang kompleks dan tidak stabil. Adaptasi) 2) Kegiatan Komersil (Pembelian. F.

prinsip skallar. latihan dan pengembangan secara ilmiah perlu intregasikan. Penerapan metode-metode ilmiah pada studi. Manajemen tidak dapat dipandang sebagai suatu proses tehnik secara ketat 2. analisa dan pemecahan masalah . Pengembangan manajemen di lakukan oleh teoritis 2. dan pendekatan yang digunakan harus dengan pertimbangan secara hati-hati. prinsip fungsional. manajemen harus sistematik. Seperangkat mekanisme atau tngkat-tingkat untuk meningkatkan efisiensi kerja organisasi  Teori Organisasi Klasik 1. Manajer mencapai koordinasi melalui komunikasi yang terkendali dengan para karyawan 2.masalah organisasi 2. organisasi sebagai suatu keseluruhan dan pendekatan manajer individual untuk pengawasan harus dengan situasi . Perbedaan antara teori organisasi klasik dengan teori-teori sebelum atau sesudahnya yaitu :  Manajemen Klasik 1. seleksi. 3. Karyawan bertanggung jawab atas pekerjaan tertentu yang berulang 5. Merancang organisasi perlu diperhatikan empat kaidah dasar yaitu koordinasi. prinsip staf  Manajemen Modern 1. Investasi terbesar adalah karyawan 3. 4) Perlu dikembangkan semangat dan mental karyawan untuk mencapai manfaat manajemen ilmiah. Adanya skema pembagian keuntungan  Manajemen Ilmiah 1.3) Pengembangan ilmu tentang kerja. Tenaga kerja di beri pelatihan keterampilan sesuai operasi pabrik 4.

4. Pendekatan motivasi yang menghasilkan komitmen pekerja terhadap tujuan organisasi sangat dibutuhkan .

(http://blog.pdf&ei=CLgeUeS8K8iPrgePIGwBA&usg=AFQjCNEMhUb2HdB_WF0TGrl9QkJ3eKxAkw&bvm=bv .Daftar Pustaka Andhika.html). .42553238.id/taoefiqedition/2013/02/14/teori-organisasi-klasik/). Damas. diakses 16 Februari 2013 Taufiq. (s_tiwi.com/url?sa=t&rct=j&q=perbedaan%20teori%20organi sasi%20klasik%20neoklasik%20dan%20manajemen%20ilmiah&source= web&cd=6&cad=rja&ved=0CEgQFjAF&url=http%3A%2F%2Flista.d. diakses 16 Februari 2013 Anonim. 2009.com/2011/01/perbedaan-teori-manajemenklasik-ilmiah. Perbedaan Teori Manajemen Klasik Ilmiah. diakses 16 Februari 2013 Tiwi.%20chapter%203.scribd. Fitri. Teori Organisasi.gunadarma. (http://www. .ub.staff.id%2FDownloads%2Ffiles%2F26573%2FStudi%2BTentan g%2BOrganisasi.staff.com/2011/02/bab-ii-teori-organisasiklasik_21.blogspot. 2011. 2011.pdf). Bab II Teori Organisasi Klasik.ac. (http://mrsbalck. Studi tentang Organisasi. (http://id. diakses 16 Februari 2013 Tenziku. diakses 16 Februari 2013 Narotama. diakses 16 Februari 2013 Cahyanti. (http://damasandhika.doc).blogspot. Perbedaan Teori Manajemen Klasik dan Ilmiah. .narotama. (http://fenaro.google.com/doc/13405677/Perbedaan-Teori-Manajemen-KlasikDan-Ilmiah).ac. Sejarah Ilmu Managemen Chapter 3.id/Downloads/files/17350/MINGGU_3.bmk). 2013.html).ac. gunadarma. Teori Organisasi Klasik.ac.id/download_berita/Sejarah%20ilmu%20manag emen. Fenaro. diakses 16 Februari 2013 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->