Akhlak dan Kepribadian Islam Mei, 13, 2013 BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG Pendidikan akhlak merupakan permasalahan utama yang selalu menjadi tantangan manusia dalam sepanjag sejarahnya. Sejarah bangsa-bangsa baik yang diabadikan dalam alqur‟an seperti kaum „Ad, Samud, madyan, dan Saba maupun yang didapat dalam buku-buku sejarah menunjukkan bahwa suatu bangsa akan kokoh apabila akhlaknya kokoh dan sebaliknya suatu bangsa akan runtuh apabila akhlaknya rusak. Aqidah dan Akhlak merupakan dasar yang utama dalam pembentukan kepribadian manusia yang seutuhnya. Pendidikan yang mengarah pada terbentuknya kepribadian berakhlak merupakan hal yang pertama yang harus dilakukan, sebab akan melandasi kestabilan kepribadian secara keseluruhan. Tentang pendidikan akhlak ini lebih lanjut dikatakan oleh Muhammad Athiyah AlAbrasyi, mengatakan bahwa “Pendidikan budi pekerti dan akhlak merupakan jiwa dari pendidikan Islam dan mencapai suatu akhlak yang sempurna merupakan tujuan yang sebenarnya dari pendidikan Islam”. Dengan demikian jelas bahwa gambaran manusia yang ideal yang harus dicapai melalui pendidikan adalah manusia yang sempurna akhlaknya. Menurut ajaran Islam berdasarkan praktek Rasulullah, pendidikan akhlakul karimah (akhlak mulia) adalah faktor penting dalam membina suatu umat atau membangun suatu bangsa. Suatu pembangunan tidak ditentukan semata dengan faktor kredit dan investasi material. Betapapun melimpah ruahnya kredit dan besarnya investasi, kalau manusia pelaksanaannya tidak memiliki akhlak yang baik, niscaya segalanya akan berantakan akibat penyelewengan & korupsi. Oleh karena itu, program utama dan perjuangan pokok dari segala usaha ialah pembinaan akhlak mulia. Ia harus ditanamkan kepada seluruh lapisan dan tingkatan masyarakat, mulai dari tingkat atas sampai ke lapisan bawah. Akhlak dari suatu bangsa itulah yang menentukan sikap hidup dan laku perbuatannya. Tepat apa yang dikatakan oleh penyair besar Ahmad Syauqi Bey, yaitu “kekalnya suatu bangsa ialah selama akhlaknya kekal, jika akhlaknya sudah lenyap, musnah pulalah bangsa itu”.
1

Akhlak dan Kepribadian Islam Mei, 13, 2013 Apabila suatu bangsa (umat) itu telah rusak, maka hal ini juga akan mempengaruhi akhlak generasi-generasi mendatang. Terlebih lagi kalau rusaknya akhlak tersebut tidak segera mendapat perhatian atau usaha untuk mengendalikan dan memperbaikinya. Bagaimanapun akhlak dan perilaku suatu generasi itu akan sangat menentukan terhadap akhlak dan perilaku umat-umat sesudahnya. Oleh karena itu, tidak salah apa yang telah disampaikan oleh para ahli pendidikan bahwa perkembangan pribadi itu akan sangat ditentukan oleh faktor-faktor lingkungan, terutama berupa pendidikan. Dijelaskan bahwa manusia yang baik adalah manusia yang memiliki lima syarat utama atau memenuhi empat syarat pokok, yaitu akhlak, amal, asih, arif dan ahli. Dengan adanya aqidah yang tidak tetap dan kokoh itu, tentu akan menyebabkan orang tersebut mudah terombang-ambingkan oleh arus Syaithoniah. Dari keadaan semacam ini apabila tidak dapat dikendalikan oleh norma-norma yang menyetirnya (agama), maka akan terjadi adalah kekacauan dalam kehidupannya. Kita sebagai generasi penerus, harus menyadari hal tersebut, karena pada pundak generasi mudalah akan ditumpahkan harapan masa depan bangsa ini, guna menyambung usaha-usaha memperbaiki akhlak yang sementara ini terbengkalai, cita-cita bangsa yang belum terlaksana sepenuhnya dan selanjutnya untuk memelihara apa-apa yang telah ada dan mengusahakan yang baru (lebih baik) agar dapat berkembang lebih maju dan semakin sempurna. Oleh karena itu, pendidikan tentang akhlak dalam kehidupan umat manusia menempati kedudukan yang sangat penting.

2

yaitu suatu situasi mental yang dihubungkan dengan kegiatan mental atau intelektual. Dengan kata lain kepribadian aadalah nilai perangsang sosial seseorang. pada hakekatnya essensi dari istilah-istilah yang dikemukakan tersebut sama. 3) Identity. 13. sebagai berikut : 1) Allport Dengan mengecualikan beberapa sifat kepribadian dapat dibatasi pengertian kepribadian sebagai suatu cara bereaksi yang khas dari seseorang individu terhadap perangsang sosial dan kualitas penyesuaian diri yang dilakukannya terhadap segi sosial dari lingkungannya. May Kepribadian adalah apa yang memungkinkan seseorang berbuat efektif atau memungkinkan seseorang mempunyai pengaruh terhadap orang lain. 3 . 2) Individuality. 2013 BAB II Pembahasan A. yang tentunya perbedaan ini dipengaruhi oleh sudut pandang yang berbeda-beda pula. Pengertian kepribadian Para ahli banyak mengemukakan istilah-istilah atau definisi tentang kepribadian yang berbeda. Namun. 2) Mark A. Selanjutnya berdasarkan kata-kata tersebut para ahli mengemukakan definisinya.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. Istilah-istilah (baca: etimologi) yang dikenal dalam teori kepribadian adalah sebagai berikut : 1) Mentality. yaitu sifat kedirian sebagai suatu kesatuan dari sifat-sifat mempertahankan dirinya dari pengaruh sesuatu dari luar. adalah sifat khas seseorang yang menyebabkan sifat khas seseorang berbeda dengan orang lain.

yaitu : 1. 13. Thorp Kepribadian sinonim dengan pikiran tentang berfungsinya seluruh individu secara organisme yang meliputi seluruh aspek yang secara verbal terpisah-pisah.Kepribadian adalah istilah untuk menyebutkan tingkah laku seseorang secara terintegrasikan dan bukan hanya satu aspek saja dan reaksi yang timbul ketika terjadi interaksi atau inter relasi dengan individu lainnya. motif. 7) C.P.seperti :intelek. Judd Kepribadian adalah suatu manisfestasi keseluruhan dari proses perkembangan yang telah dilalui individu. watak. 4) Morisson Kepribadian adalah keseluruhan dari apa yang telah dicapai oleh seseorang dengan jalan menampilkan hasil-hasil kultural dari evolusi sosial.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. kesediaan bergaul dengan orang lain (sosialitas) dan kesan individu yang ditimbulkannya pada orang lain serta efektifitas sosial pada umumnya. 6) L. dan emosi. minat. 4 .H. 2013 3) Woodworth Kepribadian adalah kualitas dari seluruh tingkah laku seseorang. Dari beberapa definisi tersebut dapat ditarik suatu kesimpulan tentang kepribadian. Sedangkan Menurut al-Ghazali kepribadian atau akhlak adalah : Artinya : Akhlak (kepribadian) adalah suatu prilaku yang keluar dari dalam diri suatu individu yang reaksinya muncul tanpa proses pikir sebelumnya. 5) Hartmann Kepribadian adalah susunan yang terintegrasikan dari ciri-ciri umum seseorang individu yang terukur saat berinteraksi dengan individu lainnya. 2. seperti bentuk badan dan ras tetapi menyatakan keseluruhan dan kesatuan tingkah laku seseorang. Kepribadian tidak menyatakan suatu bentuk yang statis dan etnis.

Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. kecuali mengharapkan 5 . 2013 3. Kepribadian dapat dikembangkan sesuai dengan perkembangan intelektual dan pengaruh lingkungan sosial dan keagamaan. 13. Manusia dapat diperbaiki akhlaknya dengan mengosongkan jiwa dari akhlak madzmumah (tercela) untuk selanjutnya menghiasi diri dengan akhlak yang mahmudah (terpuji). Takhalli 3. Ibnu Miskawaih mengemukakan kepribadian atau akhlak dapat berubah dengan kebiasaan dan latihan serta pengajaran yang baik. Tahalli 2. Dari pernyataan Ibnu miskawaih tersebut terlihat urgensi pengajaran tasawuf untuk membersihkan akhlah atau kepribadian menuju kepada suatu bentuk akhlak yang paripurna. Tajalli Selanjutnya Ki Moenadi menyatakan bahwa kesempurnaan akhlak atau kepribadian akan membuahkan antara lain :  Ruh akan senantiasa menjaga hubungan baik dengan Allah sampai pada tingkat dekatakrab dan mesra dengan Allah. Setiap perbuatan dan prilaku manusia (makhluk) baik secara individu maupun interaksi sosial tidak pernah lepas dari pengawasan al-Khalik. itulah salah satu bentuk pengabdian murni kepada Allah. yaitu berakhlak dengan akhlak mahmudah sebagaimana yang telah dinyatakan dalam alQur‟an dan telah dipraktekkan oleh Rasulullah SAW. B. Kepribadian Muslim Kepribadian dalam islam terhimpun dalam suatu kata”akhlak” (bahasa arab) dari asal kata khuluk yang berarti budi pekerti. yaitu : 1. Dalam salah satu ajaran tasawuf akhlaqi ada beberapa metode untuk membersihkan akhlak manusia. Kata “akhlak” mengandung segi persesuaian dengan khalqun (ciptaan) serta erat hubungannya dengan khalik dan makhluk . Artinya tidak ada unsur berpamrih kepada Allah.

Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. Alangkah piciknya jika kepribadian seseorang hanya diukur dari nilai materi-lahiriyah atau pengetahuan yang dimiliki. Dari hubungan atau sinergi yang baik antara perasaan dan hati melahirkan spritualitas yang dipimpin langsung oleh Allah. cemas-gelisah. Hal ini menyebabkan pihak lain sulit berdusta karena segala gerak hatinya dapat terpantau oleh perasaan yang lembut. disitulah hakekat nafsu bersyahadat kepada Allah.   Akal melahirkankecerdikan tingkat tinggi sehingga mampu membaca tata bahasa getaran yang ditangkap dari perasaan hati. Ilmunya tepat dan bijak yang terpadu bersifat Qur‟ani. Nafsu tampil dengan keindahan terpuji. hanya sayang dalam pengembangan kepribadian tidak disandarkan pada tuntunan al-Qur‟an.S. meskipun materi menunjang tampilan lahiriyah yang memikat pandangan mata. 13. Sedangkan kesempurnaan itu sendiri merupakan bagian dari fitrah manusia. Manusia belum dapat dikatakan selaku makhluk paling sempurna. Akhlak yang sesuai dengan al-Qur‟an merupakan ukuran pertama bagi kepribadian seorang muslim. Sehingga dalam segala hal selalu tepat dan akurat. Seorang hamba Allah yang murni mengabdi kepada Allah mendapat julukan panggilan “ibadurRahman” dari Allah . dengan ciri-cirinya disebutkan dalam firman Allah Q. 25: 63-73. Sehingga untuk membaca getaran sesuatu. termasuk getaran hati pihak lain. belum dapat dikatakan telah berkepribadian. rasa khawatir.  Perasaan menjadi lembut-halus yang mampu bergetaran menjangkau kehidupan alam rohani dan sanggup membaca getaran. 6 . Dalam pandangan al-Qur‟an kepribadian manusia diukur dari sejauh mana tingkat keikhlasan dan kemurnian manusia melangsungkan pengabdian kepada Allah. Bagi seseorang yang kehidupan bathiniyyahnya didera dan dihanyutkan berbagai rasa misalnya.  Hati melahirkan keilmuan yang memancar dan menyinari diri dan orang lain. artinya hamba kesayangan Allah. 2013 keridhaan Allah. kecewa putus asa tidak mempunyai ukuran kepastian hidup. Siapapun orangnya ingin menampilkan kepribadian. Bukan suatu pengabdian namanya jika saat pengabdian ada target yang diakomodasi sesuai dengan keinginan nafsu. jika pada dirinya tidak tumbuh – berkembang nilai kepribadian Qur‟ani. sehingga dapat dibawa menuju puncak persaksian nyata. sedangkan prilaku bathiniyah diombangambingkan oleh syaithan dan belenggu nafsu bejat. selalu tepat. ragu.

2013 malah mengikuti pandangan-pandangan dari hasil olah rekayasa kaum materialistis dan hedonis. perzinahan dan eksploitasi manusia oleh manusia .Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. Untuk selanjut membimbing manusia kepada kepribadian yang menjadi rahmat bagi manusia secara individu dan sosial. Namun. Firman Allah SWT : Dan Kami turunkan dari al-Qur‟an sesuatu yang menjadi penawar /obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan al-Qur‟an ini tidaklah menambah bagi orang-orang yang dzalim kecuali kerugian. 7 . 17:82) Sudah barang tentu obat yang dimaksud bukan hanya dalam pengertian penyakit fisikjasadiyah. Mengembangkan Kepribadian Muslim Berdasarkan uraian sebelumnya dan melihat realitas kebobrokan akhlak atau kepribadian muslim yang telah terkontaminasi dengan segala bentuk kepribadian dan gaya hidup yang serba material dan hedonisme. 13. (Q. Padahal jauh sebelum berkembang berbagai pandangan tentang kepribadian manusia. terutama kehidupan yang tidak mempunyai ukuran pasti kepribadian dan tidak mempunyai keyakinan terhadap terminal pasti dari kehidupan maka perlu bagi sekalian insan beriman untuk kembali kepada ajaran moralitas atau kepribadian yang sudah standar dari Allah SWT. Tegasnya al-Qur‟anlah yang melahirkan kepribadian dan budaya pada manusia. yang dimaksud ayat tersebut lebih jauh adalah obat bagi penyakit pandangan hidup manusia yang tidak mempunyai norma-norma atau ukuran kepastian.S. menjadi lagu sumbang sebelum al-Qur‟an diturunkan. Bahkan al-Qur‟anlah yang pertama kali mengajak manusia untuk tampil berkepribadian dan berbudaya. Maka untuk hal itulah al-Qur‟an diturunkan selaku alat pengendali dan obat penawar bagi hawa nafsu yang selalu bertendensi kuat kearah kejahatan. yakni dari al-Qur‟an dan suri teladan Muhammad SAW. Siapa yang kuat dia berkuasa. manusia khusus di belahan bumi Eropah terbelenggu oleh kegelapan –kebodohan berpikir dan kebobrokan moral yang nyaris sama dengan binatang. alQur‟an sudah memberikan ukuran pasti tentang kepribadian manusia. C. Sejarah membuktikan sebelum al-Qur‟an diturunkan dan Nabi Muhammad diutus. perbudakan.

Dengan akhlak yang mulia. manusia akan bahagia dalam hidupnya. 4. dimana beliau sendiri langsung mencontohkan kepada kita bagaimana keagungan akhlaknya sehingga diabadikan oleh ALLAH SWT di dalam Al Qur‟an sesuai firman-Nya yang artinya: “Dan sesungguhnya kamu benar-benar memiliki akhlak yang agung”. iman. (QS. seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada ALLAH sebagaimana firman-Nya yang artinya : “Sesungguhnya shalatku. ibadahku. 13. Al Qur‟an juga banyak mengungkap ayat ayat yang merangsang manusia untuk berfikir. beliau bersabda: “Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat”. (QS. baik dalam hubungannya kepada Allah maupun dengan makhluk2-Nya. al-Qalam [68]:4). maka dalam awal da‟wahnya kepada para sahabat di Mekkah. Karena aqidah yang lurus/selamat merupakan dasar ajaran tauhid. Maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk/mengikuti (ittiba‟) kepada sunnah Rasul SAW yang berarti tidak boleh ditambah-tambahi atau dikurang-kurangi. 2013 Ada beberapa karakteristik yang harus dipenuhi seseorang sehingga ia dapat disebut berkepribadian muslim. dan tidak akan menyimpang dari jalan serta ketentuan-ketentuan-Nya. Dalam satu haditsnya. Katakanlah: ” pada 8 . Rasulullah SAW mengutamakan pembinaan aqidah. Shahihul Ibadah (ibadah yang benar) Shahihul ibadah merupakan salah satu perintah Rasulullah SAW yang penting. seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada ALLAH SWT. Karena itu salah satu sifat Rasulullah SAW adalah fatonah (cerdas). dan tauhid. Matinul Khuluq (akhlak yang kokoh) Matinul khuluq merupakan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim. Mutsaqqoful Fikri (wawasan yg luas) Mutsaqqoful fikriwajib dipunyai oleh pribadi muslim. semua bagi Allah tuhan semesta alam”. hidupku dan matiku. 3. yaitu : 1. Dengan aqidah yang lurus. Karena akhlak yang mulia begitu penting bagi umat manusia. baik di dunia apalagi di akhirat. Dengan kelurusan dan kemantapan aqidah. Salimul „Aqidah / „Aqidatus Salima (Aqidah yang lurus/selamat) Salimul aqidah merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. 2.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. misalnya firman Allah yang artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. al-An‟aam [6]:162). maka salah satu tugas diutusnya Rasulullah SAW adalah untuk memperbaiki akhlak manusia.

(QS. seperti apa yg disabdakan beliau SAW : “Menuntut ilmu wajib hukumnya bagi setiap muslim”. Shalat. kesehatan jasmani harus mendapat perhatian seorang muslim dan pencegahan dari penyakit jauh lebih utama daripada pengobatan. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir”.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran”. 9 . maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. sakit tetap kita anggap sebagai sesuatu yang wajar bila hal itu kadangkadang terjadi. Qowiyyul Jismi (jasmani yg kuat) Seorang muslim haruslah memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. 5. 13. niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. al-Mujadilaah [58]: 11). Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Bahkan Rasulullah SAW menekankan pentingnya kekuatan jasmani seorang muslim spt sabda beliau yang artinya: “Mukmin yang kuat lebih aku cintai daripada mukmin yang lemah”. tidak ada satupun perbuatan yang harus kita lakukan. (HR.(QS. Namun jangan sampai seorang muslim sakit-sakitan. sebagaimana firman-Nya yang artinya: Katakanlah: “samakah orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?. maka berdirilah. Katakanlah: “Yang lebih dari keperluan”. Meskipun demikian. 2013 keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia.(Muttafaqun „alaihi).(QS al-Baqarah [2]:219)Di dalam Islam. Apalagi berjihad di jalan Allah dan bentuk-bentuk perjuangan lainnya. tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. Muslim). puasa. Karenanya seorang muslim harus memiliki wawasan keislaman dan keilmuan yang luas. zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan kondisi fisik yang sehat dan kuat. kecuali harus dimulai dengan aktifitas berfikir. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”.Oleh karena itu. Untuk mencapai wawasan yg luas maka manusia dituntut utk mencari/menuntut ilmu.Dan menuntut ilmu yg paling baik adalah melalui majelis2 ilmu spt yg digambarkan ALLAH SWT dlm firman-Nya:“Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. az-Zumar [39]:9).Oleh karena itu ALLAH SWT mempertanyakan kepada kita tentang tingkatan intelektualitas seseorang.

wal asri. (HR. Harishun Ala Waqtihi (disiplin menggunakan waktu) Harishun ala waqtihi merupakan faktor penting bagi manusia. berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan merupakan hal-hal yang mesti mendapat perhatian serius dalam penunaian tugas-tugas. Kesungguhan itu akan ada manakala seseorang berjuang dalam melawan hawa nafsu. Qodirun Alal Kasbi (memiliki kemampuan usaha sendiri/mandiri) Qodirun alal kasbi merupakan ciri lain yang harus ada pada diri seorang muslim. Oleh karena itu setiap muslim amat dituntut untuk disiplin mengelola waktunya dengan baik sehingga waktu berlalu dengan penggunaan yang efektif.Waktu merupakan sesuatu yang cepat berlalu dan tidak akan pernah kembali lagi. 2013 6. Tak sedikit seseorang mengorbankan prinsip yang telah dianutnya karena tidak memiliki kemandirian dari segi ekonomi. Allah SWT banyak bersumpah di dalam Al Qur‟an dengan menyebut nama waktu seperti wal fajri. yakni waktu hidup sebelum mati. Hakim). bersemangat . Karena pribadi 10 . Apapun yang dikerjakan. Dimana segala suatu urusan mesti dikerjakan secara profesional. berkorban. Munazhzhamun fi Syuunihi (teratur dalam suatu urusan) Munazhzhaman fi syuunihi termasuk kepribadian seorang muslim yang ditekankan oleh Al Qur‟an maupun sunnah. sehat sebelum datang sakit. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan. 13.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. Bersungguh-sungguh. Mujahadatul Linafsihi (berjuang melawan hawa nafsu) Hal ini penting bagi seorang muslim karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk. wad dhuha. senggang sebelum sibuk dan kaya sebelum miskin. profesionalisme selalu diperhatikan. 9. Ini merupakan sesuatu yang amat diperlukan. tak ada yang sia-sia. Maka diantara yang disinggung oleh Nabi SAW adalah memanfaatkan momentum lima perkara sebelum datang lima perkara. Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (ajaran Islam)”. 8. 7. Hal ini karena waktu mendapat perhatian yang begitu besar dari Allah dan Rasul-Nya. muda sebelum tua. Hawa nafsu yang ada pada setiap diri manusia harus diupayakan tunduk pada ajaran Islam. Mempertahankan kebenaran dan berjuang menegakkannya baru bisa dilaksanakan manakala seseorang memiliki kemandirian terutama dari segi ekonomi. wallaili dan seterusnya.

10. zakat. orang disekitarnya merasakan keberadaan. Untuk meraih kreteria Pribadi Muslim di atas membutuhkan mujahadah dan mulazamah atau kesungguhan dan kesinambungan. Qudhy dari Jabir).Akhlak dan Kepribadian Islam Mei.” QS. Jangan sampai keberadaan seorang muslim tidak menggenapkan dan ketiadaannya tidak mengganjilkan.Dalam kaitan menciptakan kemandirian inilah seorang muslim amat dituntut memiliki keahlian apa saja yang baik. udara. api. benar. Al Gazali menyebutnya lathifah yang halus dan bersifat ruhani. Rezeki yang telah Allah sediakan harus diambil dan untuk mengambilnya diperlukan skill atau ketrampilan. Ruh sudah ada ketika tubuh belum ada dan tetap ada meskipun jasadnya telah mati. dan Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. infaq. Oleh karena itu perintah mencari nafkah amat banyak di dalam Al Qur‟an maupun hadits dan hal itu memiliki keutamaan yang sangat tinggi. Allah swt berjanji akan memudahkan hamba-Nya yang bersungguh-sungguh meraih keridloan-Nya. Fathur Rahman 11 . Keahliannya itu menjadi sebab baginya mendapat rizki dari Allah SWT. 13. Substansi ruh adalah substansi yang merupakan kesempurnaan awal.benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”. dan air. 2013 muslim tidaklah mesti miskin. “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) kami. seorang muslim boleh saja kaya bahkan memang harus kaya agar dia bisa menunaikan ibadah haji dan umroh. (HR. Allahu A‟lam (dkwt) D.Ini berarti setiap muslim itu harus selalu mempersiapkan dirinya dan berupaya semaksimal untuk bisa bermanfaat dan mengambil peran yang baik dalam masyarakatnya. ia akan hidup jika diberi daya hidup atau al bayah. Nafi‟un Lighoirihi (bermanfaat bagi orang lain) Manfaat yang dimaksud disini adalah manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada. shadaqah dan mempersiapkan masa depan yang baik. rohani dan nafsani atau nafsu. Substansi jasmani berupa organisme fisik manusia ia lebih sempurna dibanding makhluk-makhluk yang lain bersifat lahiriyah yang memiliki unsur-unsur tanah. Al Ankabut : 69. Struktur Kepribadian Islam Substansi jiwa menurut para failasof maupun psikolog Islam terdiri atas tiga bagian yaitu jasmani.

Al Qalb atau kalbu merupakan materi organic yang memiliki system kognisi yang berdaya emosi. hati terbagi menjadi empat yaitu hati yang bersih. nyawa atau ruh. dan nafsani. akal dan nafsani. Dengan amanah inilah ia menjadi kalifah di muka bumi. hati yang buta dan tidak melihat kebenaran 12 . Struktur kepribadian islam merupakan perpaduan harmonis antara kalbu. Nafs ini merupakan gabungan dari jasad dan ruh. Substansi nafsani berarti jiwa. yaitu : (1) hatinya orang beriman dan mendapat sinar (2) hati yang tertutup yaitu hatinya orang kafir.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. Menurut Huzaifah. Kalbu dalam arti jasmani adalah jantung (heart) bukan hati (lever). Kalbu ini berfungsi sebagai pemandu. apabila ia baik maka semua tubuh menjadi baik. Kalbu dalam artian rohani ialah menunjukan kepada hati nurani (conscience) dan ruh (soul). Apabila kalbu ini berfungsi normal maka manusia menjadi baik sesuai dengan fitrah aslinya. ingatlah bahwa ia adalah kalbu. 1. karena itu ia memiliki keunikan dibanding dengan makhluk yang lain. 2013 menyatakan bahwa ruh adalah amanah. Al Gazali menyatakan bahwa kalbu memiliki insting yang disebut al nur al ilahy dan al bashirah al bathinah (mata batin). pengontrol dan pengendali struktur nafs yang lain. tetapi apabila ia rusak maka semua tubuh menjadi rusak pula. Ia tidak saja mampu mengenal fisik dan lingkungannya tetapi juga mampu mengenal lingkungan spiritual ketuhanan dan keagmaan Mengenai kalbu ini Rasulullah SAW pernah bersabda : Sesungguhnya di dalam tubuh terdapat segumpal daging. 13. akal. Karena itu nafs adalah potensi jasadi dan rohani. konotasinya ialah kepribadian dan substansi psiko fisik manusia. Karena kalbu memiliki nature ilahiyah yang dipancarkan dari Tuhan. Ia berupa potensi aktualisasinya akan membentuk suatu kepribadian Muslim yaitu merupakan perpaduan harmonis antara kalbu.

Dengan akal seseorang mampu membedakan yang baik dan yang buruk. Akal mampu memperoleh pengetahuan dengan daya nalar (al Nazhr) dan daya argumentatif. Akal secara estimologi memiliki arti al imsak (menahan) al Ribath (ikatan) al Bajr (menahan) al Naby (melarang) dan manin (mencegah) Berdasarkan makna ini maka yang disebut orang berakal adalah orang yang mampu menahan dan mengikat hawa nafsunya. ia tergantung dari mana yang paling dominan. Menurut al Hasan jika pekerjaan tersebut dimotivasi untuk mengharap ridho Allah maka kerjakanlah. Dan jika motivasinya untuk memperoleh ridha Allah maka harus berfikir dahulu apakah dalam mengerjakan sesuatu itu ia memperoleh pertolongan atau tidak. Orang yang kalbunya disinari Tuhan maka ia akan memiliki kepribadian yang kuat. teguh dan tidak mudah putus asa. dan menurut al Gazali kalbu berfungsi untuk memperoleh kebahagiaan akhirat.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. tetapi jika tidak karena Allah lebih baik ditunda dahulu. Melalui akal manusia bisa bermuhasabah yakni menunda keinginan tidak terburu-buru mengerjakannya sehingga menjadi jelas olehnya kelayakannya untuk dikerjakan atau ditinggalkan. Secara psikologis kalbu memiliki daya emosi (al infialy) dan kognisi. Dengan ilmu manusia akan mengetahui segala urusan dunia dan akhirat. yang menguntungkan dan merugikan. 13. Agar kalbu selalu mandapat sinar Ilahiyah menurut imam Al Gazali maka harus berilmu dan iradah (kemauan). Dan apabila ia memiliki nafsu muthmainah ia akan tenang dan optimis karena ia yakin rahmat Tuhan pasti akan diberikan. Jika hawa nafsunya terikat maka rasionalitynya mampu bereksistensi. 2013 (3) hati yang terjungkir yaitu hatinya orang munafik yaitu melihat kebenaran tetapi kemudian mengingkarinya (4) hati yang memiliki dua bekal yakni bekal iman dan bekal kemunafikan. 2. 13 . Dan apabila sudah mendapat kepastian akan pertolongan Allah maka kerjakanlah sehingga ia akan mendapat keberuntungan. jika tidak sebaiknya ditunda terlebih dahulu.

Akal mampu mencapai pengetahuan rasional tetapi tidak yang supra rasional. dengan demikian ia akan bisa menerima masukanmasukan dari orang lain secara alamiah tanpa paksaan. Dengan kemauan dan akal seseorang akan mengetahui cara-cara untuk memperbaiki serta mencari sebab sebab yang berhubungan dengan hal itu. Akal terbagi menjadi dua yaitu akal dharuri dan akal muktasabah. Al Gazali juga berpendapat bahwa ilmu yang diperoleh dalam hati akan memiliki kekuatan untuk melihat dan dapat membedakan aneka bentuk. 13. Hal ini memberi pengertian kepada kita bahwa jika orang tersebut sehat maka secara akal berarti semua makanan asalkan sehat dan halal dan toyyiban pasti akan terasa enak (lezat). akal muktasabah terbagi dua yaknu muktasabah duniawi ialah akal yang digunakan untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan keduniawiyan. Antara akal dan kalbu sama sama memperoleh daya kognisi tetapi cara dan hasilnya berbeda. Al Gazali berpendapat bahwa orang yang sakit nafsunya selalu menginginkan makanan yang enak. Dengan demikian nafsu untuk selalu menginginkan hal hal yang enak enak akan dapat dikurangi atau dilawan dengan kondisi sehat. tepat apa adanya dan lebih efisien. yakni melihat realitas secara cermat. yakni mengakui segala kelebihan dan keterbatasan masing-masing. Al Zukhaily berpendapat bahwa jiwa rasional itu bertempat di kepala sehingga yang berfikir adalah akal bukan kalbu. Menurut Al Gazali agar manusia dapat senantiasa berdekatan dan mendapat nur ilahy maka ia harus berilmu dan mempunyai iradah (kemauan). Akal muktasabah ukhrawi yakni akal yang digunakan untuk mencapai akhirat.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. 14 . Akal muktasabah ialah akal yang baru mengetahui dengan cara diusahakan.Ia dapat menerima keadaan dirinya dan orang lain secara professional. sehingga ia mampu mencapai kebenaran tetapi tidak mampu merasakan hakekatnya. Dengan ilmu seseorang akan mengetahui segala urusan dunia dan akhirat serta segala sesuatu yang berhubungan dengan akal. 2013 Sebagaimana Plato. Secara psikologis orang-orang yang memiliki jiwa yang bersih dan akal yang sempurna maka ia akan mampu mengaktualisasikan diri dalam hidup dan kehidupan. dharuri aitu akal yang dapat mengetahui secara mudah.

iri hati. Karena itu apabila kepribadian seseorang didomonasi oleh nafsu maka prinsip kerjanya adalah mengejar kenikmatan dunia. sesak nafas. hilangnya rasa kepercayaan diri. yaitu suatu tindakan untyk melindungi egonya sendiri terhadap kesalahan. sedang syahwat dalam psikologi disebut appetite yaitu hasrat atau keinginan atau hawa nafsu. tekanan darh rendah. apabila manusia didominasi oleh nafsunya. pembelaan dan penjagaan). akhir-akhir ini dalam ilmu kedokteran ditemukan istilah psychomtic yaitu penyakit yang disebabkan oleh mental. mengganggu orang lain dan sebagainya. 13. Dalam ilmu jiwa orang yang terganggu mentalnya tidaklah mudah diukur atau diperiksa dengan alat-alat kesehatan. prinsip kerjanya adalah sama dengan prinsip kerja binatang. Al-Ghadhabiyah adalah suatu daya yang berpotensi untuk menghindari segala hal yang membahayakan. Ghadab dalam psikoanalisa disebut defenci (pertahanan. tingkah laku dan pikirannya. kecemasan. tetapi apabila nafsu tersebut dibimbing oleh kalbu cahaya ilahi maka ghadabnya akan berubah menjadi kemampuan yang tinggi derajatnya. prinsipnya adalah kenikmatan. dan rasa malu atas perbuatannya sendiri. Apabila keinginannya tidak dipenuhi maka terjadilah ketegangan. Kesehatan mental juga berpengaruh terhadap kesehatan badan. ia memiliki dua kekuatan yaitu. Nafsu merupakan struktur di bawah sadar dalam kepribadian manusia. sedih yang tidak beralasan. Jika nafsu tersebut dikuasai oelh cahaya ilahi yang muncul adalah sifat-sifat kebaikan. suka memfitnah. tetapi jika nafsu itu dikuasai oleh syaitan maka yang muncul adala sifat-sifat syaitaniyah dan ini disebut hati yang sakit . untuk mengetahuinya biasanya hanya bisa dilihat gejalanya seperti tindakannya. exceem.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. Obat dari berbagai penyakit mental dan yang disebabkan oleh mental 15 . misalnya tekanan darah tinggi. seperti gelisah. dan sebagainya. maka ia tidak akan dapat bereksistensi baik di dunia maupun diakhirat. Nafsani Nafsu merupakan daya nafsani. keras kepala. pemarah. merosot kecedasannya. al-Ghadhabiyah dan al-Syahwaniyah. 2013 3. baik binatang buas yang suka menyerang maupun binatang jinak yang cenderung pada nafsu seksual.hati yang sakit bisa sembu apabila ia kembali kepada cahaya ilahi tetapi akan lebih sakit apabila ia dikuasai oleh nafsu syaitan.

mencapai kemakmuran yang diridhai Allah SWT. yaitu : nafsu amarah. baik maksiat lahir maupun maksiat bathin. nafsu mardhiyah. Menurut Ibnu Kholdum bahwa ruh kalbu itu disinggahi oleh ruh akal. Generasi Muda Islam Sebagai Pejuang Bangsa. serakah. Generasi muda islam sebagai aset atau potensi bangsa untuk menyongsong masa depan bangsa yang gemilang. Ia menjadi tidak mampu mencapai pengetahuan disebabkan adanya hijab. akal. E. Bahkan sebagian ahli tasawuf yang lain membagi nafsu menjadi 7 bagian. dan nafsu. dan nafsu kamilah. suatu kepribadian yang bersumber dari kalbu manusia. nafsu muthmainah.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. 3. Ruh akal ini substansinya mampu mengetahui apa saja di alam amar. dan mencari ridho Allah dan bersifat teosentris. memiliki potensi yang siap dilibatkan dalam pembangunan nasional. dan perbuatan-perbuatan yang tidak terpuji lainnya seperti free sexs. ia senantiasa cenderung maksiat. bertambah tawakal. nafsu al rodhiyah. Nafsu amarah. nafsu lawamah. angkuh. 2013 adalah berfungsinya system kerja yang harmonis antara kalbu. Nafsu lawamah. apabila hijab itu hilang maka ia akan mampu menemukan pengetahuan. 13. mencintai sesama. Dalam ilmu tasawuf jiwa yang bersih dan jiwa kotor termasuk dalam nafsu. ia sudah mendapat nur ilahi dan suka beribadah tetapi masih sering melakukan maksiat bathin kemudian bersegera beristighfar dan berusaha memperbaikinya. di dalamnya selalu terhindar dari sifat-sifat yang tercela dan tumbuh sifat-sifat yang terpuji dan selalu tenang. Orang yang berkepribadian lawamah maka senantiasa akan mengevaluasi diri (self correction) untuk menjadi lebih baik. Dan mereka membagi nafsu menjadi 3 bagian : 1. Orang yang didominasi oleh nafsu amarah maka wujud kepribadiannya ialah tamak. 16 . keras kepala. Dan ini hanya bisa dilakukan melalui latihan-latihan kejiwaan secara terus menerus. Nafsu muthmainah. 2. Kecenderungannya ialah beribadah. nafsu malhamah. suka berkelahi dan sebagainya.

Terdidik Generasi muda islam secara umum lebih terpelajar. Sikap kemandirian Generasi muda islam memilik keinginan untuk selalu mandiri dalam sikap dan tindakkannya. Idealisme dan daya kritis Generasi muda islam memiliki idealisme dan daya kritis. 5. perhitungan dan keterampilan dari generasi muda akan memberikan kualitas yang baik kepada keberanian mengambil resiko. Patriotisme dan nasionalisme 17 . Tetapi keaneka ragaman tersebut merupakan potensi dinamis dan kreatif. sehingga ia mampu memberikan ide-ide cemerlang dan mampu mengkritisi ketimpangan dan penyimpangan dalam tatanan masyarakat atau pemerintahan. 2. adalah : 1. karena banyaknya kesempatan belajar dari generasi-generasi pendahulunya. Keberanian mengambil resiko Perubahan dan pembaharuan termasuk pembangunan. Dinamika dan kreativitas Karena idealisme tersebut generasi muda islam memiliki potensi kedinamisan dan kreativitas yakni kemampuan dan kesedian untuk mengadakan perubahan.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. mengambil resiko itu perlu jika kemajuan ingin diperoleh. 8. 7. 2013 Potensi-potensi tersebut bila dipandang dari aspek psikologis. Kesiapan pengetahuan. jika dihayati dalam integritas nasional yang didasarkan atas semangat sumpah pemuda serta kesamaan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. 3. mengandung resiko dapat meleset. sosiologis dan fisiologis. 6. dapat merupakan hambatan jika hal ini dihayati dengan sempit dan eksklusif. 13. Optimis dan kegairahan semangat Optimisme dan semangat yang dimiliki generasi muda islam akan merupakan faktor penggerak ke arah kemajuan. Namun. Keaneka ragaman dalam persatuan dan kesatuan bangsa Keaneka ragaman generasi muda islam merupakan cerminan keaneka ragaman masyarakat Indonesia. pembaharuan dan penyempurnaan kekurangan-kekurangan yang ada atau mengemukakan gagasan-gagasan alternatif. 4.

18 . Kemampuan penguasaan ilmu dan teknologi Generasi muda dapat berperan secara berdaya guna dalam rangka pengembangan ilmu dan teknologi. Fisik kuat dan jumlah banyak Potensi ini merupakan kenyataan sosiologis dan demografis. kejujuran. 10. 13. maupun yang sederhana. beberapa potensi dari generasi muda yang nantinya dapat diperankan baik langsung atau tidak langsung dalam kerangka menyongsong pembaharuan dan perubahan bangsa kearah yang lebih baik. Sikap ksatria Sikap kesatria.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. baik yang maju. keberanian. idealisme. dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembangunan yang menghendaki pengarahan tenaga yang besar. Demikian. 9. sebagai transformator dan dinamisator bagi lingkungannya yang lebih terkebelakang dalam ilmu dan pendidikan serta penerapan teknologi. 11. dan pengorbanan merupakan unsur-unsur yang perlu dipupuk di kalangan generasi muda sebagai pembela dan penegak kebenaran dan keadilan bagi masyarakat dan bangsa. 2013 Dengan tekad dan semangat ini generasi muda islam perlu dilibatkan dalam setiap usaha pemantapan ketahanan dan pertahanan nasional.

serta alam semesta. Dari kepribadian atau akhlak yang mulia akan melahirkan manusia-manusia yang menjadi rahmat bagi dirinya dan individu lain. 19 . serta alam semesta. 13. Karena kepribadian dalam al-Qur‟an merupakan tuntunan atau kehendak dari Allah untuk diamalkan umat manusia 3. Dari kepribadian atau akhlak yang mulia akan melahirkan manusia-manusia yang menjadi rahmat bagi dirinya dan individu lain. 2.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei.kehendak dari Allah untuk diamalkan umat manusia 4. Ukuran pasti kepribadian atau akhlak seorang muslim adalah al-Qur‟an yang dimanisfestasikan dalam pribadi Rasulullah SAW. 2013 BAB III Penutup Kesimpulan : Berdasarkan uraian sebelumnya maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu : 1. Mengembangkan kepribadian muslim harus didasarkan pada tuntunan al-Qur‟an.

Zuhri.Akhlak dan Kepribadian Islam Mei.2003 Jalaluddin. 13.Jakarta: el-Kahfi. Jamal Syarif. Semarang : Asy Syifa.Alih Bahasa Moh. 2003 Iberani. Psikologi Pertumbuhan: Model-model kepribadian Sehat. 1991 Ki Moenadi. Psikologi Agama. Mengenal Islam. Duane. 2003 Schultz. 2013 DAFTAR PUSTAKA Al-Ghazali. Ukuran (Pasti) Kepribadian Manusia __________. Pengembangan Daya Bakat Kemampuan Manusia Sumber : Teknik Lingkungan Universitas Tanjungpura 20 . Ihya Ulumuddin. Yogyakarta : Kanisius.Jakarta: Grafindo Persada. Terjemahan Yustinus.

2013 21 .Akhlak dan Kepribadian Islam Mei. 13.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful