DASAR-DASAR RADIOLOGI

Oleh: dr Sulistyani Kusumaningrum, M Sc, SpRad

FK UMS 2009

Definisi radiologi: Radiologi adalah suatu ilmu tentang penggunaan sumber sinar pengion dan bukan pengion,gelombang suara dan magnet untuk imaging diagnostik dan terapi

Bidang-bidang dalam radiologi Radiodiagnostik Merupakan bagian dari cabang ilmu radiologi yang memanfaatkan sinar pengion utk membantu diagnosis dalam bentuk foto yang bisa didokumentasikan

Radioterapi Merupakan salah satu regimen terapi untuk penyakit terutama keganasan dengan menggunakan sinar pengion/radioaktif .

Kedokteran nuklir Adalah bidang kedokteran yang memanfaatkan materi radioaktif (radioisotop) untuk menegakkan diagnosis dan mengobati penderita serta mempelajari penyakit manusia. Dapat juga untuk pemeriksaan dinamika organ misalnya pemeriksaan fungsi jantung dan ginjal .

Ultrasonografi Merupakan penggunaan gelombang suara frekuensi sangat tinggi/ultrasonic (3.000 Hz. Yang digunakan dalam bidang kedokteran antara 1-10 MHz .5-5 MHz) untuk membantu diagnosis Ultrasonografi adalah gelombang suara dengan frekuensi lebih dari 20.

Pemeriksaan ini tidak menimbulkan radiasi ionisasi dan dapat diperoleh hasil berupa penampang dari berbagai arah .MRI (Magnetic Resonance Imaging) Merupakan teknik diagnose yang memanfaatkan medan magnet dan gelombang frekuensi radio (RF).

Proses terjadinya sinar X Urutan proses terjadinya sinar X adalah sebagai berikut: 1.Katoda (filament) dipanaskan lebih dari 2000 derajat C sampai membara dengan mengalirkan listrik yang berasal dari transformator 2. electron-elektron dari katoda (filament) terlepas Sinar X .Karena panas.

sehingga electron bergerak ke anoda .3.Muatan listrik filament sengaja dibuat relative lebih negative terhadap sasaran (target) dengan memilih potensial tinggi.

4. electron-elektron menuju anoda dipercepat gerakannya dan dipusatkan ke alat pemusat (focusing cup) .Sewaktu dihubungkan dengan transformator tegangan tinggi.

5.Awan-awan electron yang sampai di anoda bagaikan mendadak dihentikan pada sasaran (target) sehingga terbentuk panas dan sinar X .

sehingga sinar X yang terbentuk hanya dapat keluar melalui jendela .Pelindung (perisai) timah akan mencegah keluarnya sinar X dari tabung.6.

Panas yang tinggi pada sasaran (target) akibat benturan electron ditiadakan oleh reaktor pendingin. sedangkan jangka waktu pemotretan dikendalikan oleh alat pengukur waktu . Jumlah sinar X yang dilepaskan tiap satuan waktu dapat dilihat pada alat pengukur miliAmpere (ma).

Memiliki daya tembus (penetrating power) Daya tembus dipengaruhi tegangan listrik filament serta oleh jenis bahan yang disinari. Semakin besar tegangan. semakin tinggi daya tembusnya .Sifat sinar X 1.

Menimbulkan radiasi sekunder .Mengalami atenuasi (diperlemah) saat melalui bahan Atenuasi semakin besar jika tebal bahan.2. kerapatan dan nomor atom semakin besar. Lanjutan sinar X di belakang obyek disebut bayangan atenuasi. Bayangan atenuasi inilah yang memberikan gambaran pada film 3.

Memiliki efek fotografis atau menghitamkan emulsi potret (emulsi perak bromide) 6.4.Memiliki efek ionisasi .Memiliki efek luminesensi atau perpendaran bila mengenai logam tertentu 5.

7. Juga bisa menyebabkan kelainan genetis. yang merupakan akibat tidak langsung. misalnya mutasi genetik . misalnya karsinoma dan tumor.Menimbulkan efek biologis Sinar X bisa menimbulkan kelainan somatik yang merupakan akibat lansung dari radiasi sinar X terhadap tubuh.

Memancar divergen secara garis lurus 9. tidak dibelokkan medan magnet 13.Tidak bermuatan.Tidak difocuskan oleh lensa .8.Kecepatannya sama dengan kecepatan cahaya 10.Merupakan sinar tak tampak dengan panjang gelombang bervariasi 12. daya tembus sangat besar 11.Panjang gelombangnya sangat pendek.

Pemeriksaan radiologi dasar 1.Pemeriksaan rontgen tanpa kontras 2.Jenis pemeriksaan A.Pemeriksaan rontgen dengan kontras B.Pemeriksaan rontgen khusus .

antara lain: 1.Ukuran harus memadai dan proporsional dengan kapasitas dan beban kerja 2. sinar matahari dan bahan kimia lain selain larutan pengolahan foto .Pengetahuan kamar gelap Kamar gelap harus memenuhi syarat tertentu.Terlindung dari radiasi.

Dinding dan lantai yang tahan keropos 6.3.Sirkulasi dan suhu udara yang baik sekitar 16-20 derajat C 4.Lampu kamar gelap (safe light) yang aman dan tidak bocor .Kelengkapan alat-alat kamar gelap yang memadai 7.Air yang bersih 5.

Daerah kering meliputi lemari untuk menyimpan film sinar X. tangki pembangkit (developer) dan tangki penetap (fixer) 2.Kamar gelap terdiri atas: 1. penggantung film dll . kaset.Daerah basah meliputi bak yang berisi air yang mengalir.

Benda-benda yang mudah ditembus sinar X akan memberikan gambaran hitam (radiolusen).Radiolusen dan radioopak Daya tembus sinar X berbeda-beda sesuai dengan benda yang dilaluinya. Benda-benda yang sukar ditembus oleh sinar X akan memberikan bayangan putih (radioopak) .

Diantaranya terdapat bayangan perantara yaitu tidak terlalu hitam atau radiolusen sedang (moderately radioluscent) dan tidak terlalu putih atau radioopak sedang (moderately radioopaque) .

Radiolusen (hitam): gas.Diantara radiolusen sedang dan radioopak sedang terdapat bayangan keputihputihan (intermediate) Berdasarkan mudah tidaknya ditembus sinar X. udara 2. maka bagian tubuh dapat dibedakan atas: 1.Radiolusen sedang: lemak .

garam kalsium 5. batu asam urat 4.Keputih-putihan: Jar ikat.Radioopak sedang: tulang. epitel. darah. kartilago.3. batu kolesterol.Radioopak (putih): logam-logam berat . otot.

..batas…... ukuran…... ... bentuk…. di…. jumlah…..Teknik membaca foto Setiap membaca foto. kesan……... ingat selalu urutan dan hal yang harus dibaca..tampak…. yaitu: Pada foto….. keistimewaan….

bentuk bulat. keistimewaan dinding regular. ukuran 3x3 cm. kesan divertikel . batas tegas.Contoh: Pada foto Colon In Loop tampak gambaran additional defect di dinding kanan colon ascendens. jumlah 1.

Bisa dari struktur yang terlihat paling luar. atau dideskripsikan dulu struktur yang paling jelas terlihat.Pada dasarnya seseorang bisa membaca foto dengan berbagai urutan. baru kemudian dideskripsikan struktur yang terletak di dalamnya. demikian seterusnya. Bisa juga dari atas ke bawah. .

SEKIAN SEMOGA BERMANFAAT .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful