PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Pupuk didefinisikan sebagai material yang ditambahkan ketanah atau tajuk tanaman dengan tujuan untuk melengkapi katersediaan unsur hara. Bahan pupuk yang paling awal adalah kotoran hewan, sisa pelapukan tanaman dan arang kayu. Pemakaian pupuk kimia kemudian berkembang seiring dengan ditemukannya deposit garam kalsium di Jerman pada tahun 1839. Dalam pemilihan pupuk perlu diketahui terlebih dahulu jumlah dan jenis unsur hara yang dikandungnya, serta manfaat dari berbagai unsur hara pembentuk pupuk tersebut. Setiap kemasan pupuk yang diberi label yang menunjukkan jenis dan unsur hara yang dikandungnya. Kadangkala petunjuk pemakaiannya juga dicantumkan pada kemasan.karena itu, sangat penting untuk membaca label kandungan pupuk sebelum memutuskan untuk membelinya. Selain menentukan jenis pupuk yang tepat, perlu diketahui juga cara aplikasinya yang benar, sehingga takaran pupuk yang diberikan dapat lebih efisien. Kesalahan dalam aplikasi pupuk akan berakibat pada terganggunya pertumbuhan tanaman. Bahkan unsur hara yang dikandung oleh pupuk tidak dapat dimanfaatkan tanaman. B. Rumusan Masalah Adapun Rumusan masalah dari makalah ini adalah apa saja jenis pupuk dan bagaimana pengaplikasiannya pada sasaran. C. Tujuan Adapun tujuan dari makalah ini adalah untuk mengetahui jenis pupuk dan cara aplikasiannya baik pada tanah maupun pada tanaman.

Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk

1

Grow More. Pupuk daun diberikan lewat penyemprotan pada daun tanaman. Jika pupuk fast release ditebarkan ke tanah dalam waktu singkat unsur hara yang ada atau terkandung langsung dapat dimanfaatkan oleh tanaman. tetapi jumlah tiap jenis unsur hara tersebut rendah. Pada pupuk tunggal. jenis unsur hara yang dikandungnya hanya satu macam. pupuk anorganik dapat dibagi menjadi dua yakni pupuk tunggal dan pupuk majemuk. kandungan bahan organik pupuk ini termasuk tinggi. Menurut jenis unsur hara yang dikandungnya. Namun. pupuk akar dibedakan menjadi dua yakni pupuk fast release dan pupuk slow release. Penggolongan Pupuk Pupuk digolongkan menjadi dua. Contoh pupuk akar adalah urea. dari sisi harga pupuk ini lebih mahal. Sesuai dengan namanya. Pupuk anorganik atau pupuk buatan adalah jenis pupuk yang dibuat oleh pabrik dengan cara meramu berbagai bahan kimia sehingga memiliki prosentase kandungan hara yang tinggi. bukan hanya karena diserap oleh tanaman tetapi juga menguap atau tercuci oleh air. misalnya urea hanya mengandung unsur nitrogen. dan Dolomit. Pupuk majemuk adalah pupuk yang mengandung lebih dari satu jenis unsur hara. Penggunaan pupuk ini lebih praktis karena hanya dengan satu kali penebaran. Biasanya berupa unsur hara makro primer. Pupuk kompos berasal dari sisa-sisa tanaman. Pupuk organik mempunyai komposisi kandungan unsur hara yang lengkap. Pupuk organik adalah pupuk yang terbuat dari sisa-sisa makhluk hidup yang diolah melalui proses pembusukan (dekomposisi) oleh bakteri pengurai. NPK. beberapa jenis unsur hara dapat diberikan. Contoh pupuk daun adalah Gandasil B dan D. Yang termasuk pupuk fast release antara Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 2 . Contoh pupuk majemuk antara lain diamonium phospat yang mengandung unsur nitrogen dan fosfor. pupuk buatan dibedakan menjadi dua yaitu pupuk daun dan pupuk akar. Pupuk akar diserap tanaman lewat akar dengan cara penebaran di tanah. dan pupuk kandang berasal dari kotoran ternak.Menurut cara melepaskan unsur hara. Contohnya adalah pupuk kompos dan pupuk kandang. dan Vitabloom. Menurut cara aplikasinya. Kelemahan pupuk ini adalah terlalu cepat habis.PEMBAHASAN A. yakni pupuk organik dan pupuk anorganik.

Dengan demikian. kecuali pada tembakau dan padi. nitrogen mudah berubah menjadi gas N2. manfaat yang dirasakan dari satu kali aplikasi lebih lama bila dibandingkan dengan pupuk fast release. Contohnya. Amonium juga akan diubah menjadi nitrat oleh mikroorganisme tanah. Jenis-jenis Pupuk a. Ketersediaan bagi tanaman sangat cepat sehingga frekuensi Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 3 .lain urea. umumnya pupuk dengan kadar N yang tinggi dapat membakar daun tanaman sehingga pemakaiannya perlu lebih hati-hati. Tembakau tidak dapat mentoleransi jumlah amonium yang tinggi. Perlindungan secara mekanis berupa pembungkus bahan pupuk dengan selaput polimer atau selaput yang mirip dengan bahan pembungkus kapsul. Contohnya Methylin urea.  Amonium Nitrat Kandungan nitratnya membuat pupuk ini cocok untuk daerah dingin dan daerah panas. Perlindungan secara kimiawi dilakukan dengan cara mencampur bahan pupuk menggunakan zat kimia. Pada padi sawah. Pupuk ini dapat membakar tanaman jika diberikan terlalu dekat dengan akara atau langsung kontak dengan daun. Mekanisme ini dapat terjadi karena unsur hara yang dikandung pupuk slow release dilindungi secara kimiawi dan mekanis. lebih baik gunakan pupuk berbentuk amonium (NH4+) karena pada tanah yang tergenang. B. polimer coated urea dan sulfur coated urea. Pupuk slow release atau yang sering disebut dengan pupuk lepas terkendali (controlled release) akan melepaskan unsur hara yang dikandungnya sedikit demi sedikit sesuai dengan kebutuhan tanaman. Pupuk Sumber Nitrogen Hampir seluruh tanaman dapat menyerap nitrogen dalam bentuk nitrat atau amonium yang disediakan oleh pupuk. Pupuk jenis ini harganya sangat mahal sehingga hanya digunakan untuk tanaman-tanaman yang bernilai ekonomis tinggi. Untuk menyediakan nitrogen pada tembakau. Urea Formaldehide dan Isobutilidern Diurea. Nitrogen dalam bentuk nitrat lebih cepat tersedia bagi tanaman. ZA dan KCL. gunakan pupuk berbentuk nitrat (NO3-) dengan kandungan nitrogen minimal 50%. sehingga bahan tersebut lepas secara terkendali.

Mengandung 21% nitrogen (N) dan 26% sulfur (S).  Amonium Sulfat (NH4)2 SO4 Pupuk ini dikenal dengan nama pupuk ZA. Sifatnya agak sulit larut dalam air dan bereaksi lambat sehingga selalu digunakan sebagai pupuk dasar. berwarna putih. berbentuk kristal dan kurang higroskopis.52. sangat cepat larut didalam air. Lebih disarankan dipakai didaerah panas.  Kalsium Nitrat Pupuk ini berbentuk butiran. pupuk ini umumnya digunakan untuk merangsang pertumbuhan awal tanaman (styarter fertillizer).46. sehingga tidak disarankan untuk tanah ber-pH rendah.  Amonium Phospat Monoamonium Phospat (MAP) memiliki analisis 11.pupuk ini terbuat dari fosfat alam dan sulfat. Pupuk Sumber Fosfor  SP36 Mengandung 36% fosfor dalam bentuk P2O5. juga menguap dalam bentuk amonia. tidak higroskopis dan bersifat membakar. pupuk ini sangat baik untuk sumber sulfur.0 atau 18. Reaksinya termasuk alkalis dan mudah larut di dalam air.0. Selain itu. dan sebagai sumber kalsium yang sangat baik karena mengandung 19% kalsium Ca. Sifat reksinya asam.48.  Urea (CO(NH2)2) Pupuk urea mengandung 46% nitrogen (N). Amonium nitrat bersifat higroskopis sehingga tidak dapat disimpan terlalu lama. Karena kandungan N yang tinggi menyebabkan pupuk ini sangat higroskopis.pemberiannya harus lebih sering. Berbentuk butiran dan berwarna abu-abu. sifat lainnya adalah bereaksi basa dan higroskopis. Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 4 . Diamonium Phospat memiliki (DAP) analisis 16. Reaksi kimianya tergolong netral. Bentuknya berupa butiran berwarna cokelat kekuningan.0. Sifat lainnya adalah tidak higroskopis sehingga tahan disimpan lebih lama dan tidak bersifat membakar karena indeks garamnya rendah. Urea sangat mudah larut dalam air dan bereaksi cepat. b. Reaksi kerjanya agak lambat sehingga cocok untuk pupuk dasar.

Kadar K2O-nya sekitar 48-52%.c.  Kapur Kalsit Berfungsi untuk meningkatkan pH tanah. Bersifat lebih cepat larut dalam air. d. Dikenal sebagai kapur pertanian yang berbentuk bubuk. Dapat digunakan untuk pupuk dasar sesudah tanam. Dikenal sebagai bahan untuk menaikkan pH tanah.  Paten Kali (Kalium Magnesium Sulfat) Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 5 . dan bersifat higroskopis.  Kalium Nitrat (KNO3 Mengandung 13% N dan 44% K2O. Bentuknya berupa tepung putih yang larut didalam air. bereaksi agak asam. Dolomit adalah sumber Ca (30%) dan Mg (19%) yang cukup baik. Tanaman yang peka terhadap keracunan unsur Cl.  Kalium Sulfat (K2SO4) Pupuk ini lebih dikenal dengan nama ZK. sifatnya agak mengasamkan tanah. Pupuk ini mengandung 90-99% Ca. seperti tembakau disarankan untuk menggunakan pupuk ini. berbentuk butiran berwarna putih yang tidak bersifat higroskopis dengan reaksi yang netral. misalnya kentang. Kelarutannya agak rendah dan kualitasnya sangat ditentukan oleh ukuran butiran. Warnanya putih dan butirannya halus. Pupuk Sumber Kalium  Kalium Chlorida (KCl) Mengandung 45% K2O dan khlor. Khlor berpengaruh negatif terhadap tanaman yang membutuhkannya. Semakin halus butirannya akan semakin baik kualitasnya. wortel dan tembakau. Pupuk Sumber Unsur Hara Sekunder  Kapur Dolomit Berbentuk bubuk berwarna putih kekuningan.

Aplikasi gypsum tidak banyak berpengaruh pada perubahan pH tanah. Sumber Mo umumnya menggunakan sodium atau amonium molibdat. pupuk ini juga bermanfaat untuk memperbaiki kejenuhan basa pada tanah asam. 12% S. e. Kedua bentuk ini mudah larut dalam air. dan Zn. karena bubuk sulfur dapat mengakibatkan gejala terbakarnya daun tanaman (burning effect). Selain untuk memperbaiki defisiensi Mg. Mengandung 39% Ca.  Kapur Gypsum Berbentuk bubuk dan berwarna putih. Pupuk Sumber Unsur Hara Mikro Saat ini kebutuhan pupuk mikro sudah mulai terasa di Indonesia. Pupuk sebagai unsur hara mikro tersedia dalam dua bentuk. sulfor disuplai dalam bentuk sulfat yang terdapat pada berbagai jenis pupuk. Kandungan sulfat tersebut tidak berpengaruh dalam penurunan pH tanah. Beberapa hasil penelitian melaporkan bahwa tanaman padi sawah dan teh di beberapa daerah di Jawa sudah memulai membutuhkan tambahan Zn dari pupuk. Gypsum digunakan untuk menetralisir tanah yang terganggu karena kadar garam yang tinggi. dan 12% MgO. Namun. Selain terdapat dalam berbagai jenis pupuk. Sebagai sumber boron. yakni bentuk garam anorganik dan bentuk organik sintesis. Mn. gypsum yang ditebarkan akan menggumpal dan mengeras seperti tanah liat (cake). Fe. tetapi tidak lebih banyak digunakan untuk menurunkan pH tanah. misalnya pada tanah di daerah pantai. 53% S dan sedikit Mg.  Bubuk Belerang (Elemental Sulfur) Umumnya.Berbentuk butiran berwarna kuning. Selain disediakan oleh Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 6 . Jika terkena air. Zn dan Mn yang seluruhnya bergabung dengan sulfat. umumnya digunakan sodium tetra borat yang banyak digunakan sebagai pupuk daun. bubuk ini tidak lazim digunakan untuk mengatasi masalah defisiensi sulfur. Sifatnya agak sukar larut dalam air. Penggunaannya tidak boleh melebihi 25 gram/m2. bubuk belerang adalah sumber sulfur yang terbesar. Bentuk organik sintesis ditandai dengan adanya agen pengikat unsur logam yang disebut chelat. Unsur hara mikro yang tersedia dalam bentuk chelat adalah Fe. Contoh pupuk mikro yang berbentuk garam organik adalah Cu. Cu. kandungannya dapat mencapai 909%. Ditebarkan dalam sekali aplikasi. Chelat adalah bahan kimia organik yang dapat mengikat ion logam seperti yang dilakukan oleh koloid tanah. Mengandung 30% K2O.

16. variasi analisis pupuk ini sebaiknya tidak dipilih karena bagian yang menggumpal tidak dapat digunakan.kedua jenis pupuk diatas. stomata akan menutup sehingga tanaman tidak akan mengalami kekeringan. seperti 15. kandungan unsur hara mikro dan harga perkilogramnya.  Pupuk Majemuk Pupuk majemuk berkualitas prima memiliki besaran butiran yang seragam dan tidak terlalu higroskopis. stomata akan membuka sehingga air yang ada di permukaan daun dapat masuk dalam jaringan daun. Mulut daun ini berfungsi untuk mengatur penguapan air dari tanaman sehingga air dari akar dapat sampai daun.  Pupuk Daun Daun memiliki mulut yang dukenal dengan nama stomata.15. sehingga tahan disimpan dan tidak cepat menggumpal. tetapi sifatnya sangat higroskopis sehingga mudah sekali menggumpal.20 menunjukkan ketersediaaan unsur hara yang seimbang. Pupuk slow release dan pupuk daun biasanya dilengkapi dengan satu atau lebih unsur mikro. Karena itu. variasi analisis pupuk NPK 20. misalnya antara NPK 15. Bahkan pupuk daun sering lebih lengkap karena ditambah oleh beberapa unsur mikro.15.20.contoh cara mempertimbangkan pemilihan pupuk majemuk.16. kecuali yang telah mendapatkan perlakuan khusus. Hampir semua pupuk majemuk bereaksi asam. kandungan unsur hara pada pupuk daun identik dengan kandungan unsur hara pada pupuk majemuk. seperti penambahan Ca dan Mg. jika udara tidak terlalu panas.16.15. unsur hara mikro juga disediakan oleh pupuk majemuk yang beredar di pasaran. Sebaliknya.15. Saat suhu udara terlalu panas. antara lain kandungan unsur hara yang tinggi. Pemilihan analisis yang tepat pada pupuk daun perlu mempertimbangkan beberapa faktor Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 7 .20 memiliki kandungan hara yang lebih tinggi daripada NPK 15. seperti saat mulai berbunga. 16. Fungsi pupuk majemuk dengan variasi analisis seperti ini antara lain untuk mempercepat perkembangan bibit. sebagai pupuk pada awal peneneman. Sebenarnya. Sebagian besar stomata terletak di bagian bawah daun.15. Dengan sendirinya unsur hara yang disemprotkan ke permukaan daun juga masuk ke dalam jaringan daun. dan 20.20.16. Variasi analisis pupuk. Dalam memilih pupuk majemuk perlu dipertimbangkan beberapa faktor. Perbedaan variasinya bisa jadi sangat kecil. dan sebagai puk susulan saat tanaman memasuki fase generatif.15 dan NPK 16.

Prioritaskan penyemprotan pada bagian bawah daun karena paling banyak terdapat stomata. hingga sekarang pupuk organik tetap digunakan karena fungsinya belum tergantikan oleh pupuk buatan. Besarnya konsentrasi pupuk daun dinyatakan dalam bobot pupuk daun yang harus dilarutkan kedalam satuan volume air. Cu dan Zn. Dua jam setelah penyemprotan jangan sampai terkena hujan karena akan mengurangi efektifitas penyerapan pupuk. Kualitasnya dianggap baik jika mudah larut di dalam air tanpa menyisakan endapan.12. Karena mudah larut dalam air. Contoh pupuk daun yang beredar di pasaran yaitu Gandasil Daun 14. sifat pupuk daun menjadi sangat higroskopis. Angka konsentrasi ini sering dicantumkan p[ada kemasan pupuk. Hanya saja. Penyemprotan pupuk daun idealnya dilakukan pada pagi atau pada sore hari karena bertepatan pada saat membukanya stomata. Faktor cuaca termasuk kunci sukses dalam penyemprotan pupuk daun. Keuntungan menggunakan pupuk daun antara lain respon terhadap tanaman sangat cepat karena langsung dimanfaatkan oleh tanaman. Mg.yang sama dengan analisis pada pupuk majemuk. Sebagai faktor utamanya adalah manfaat tiap unsur hara yang dikandung oleh pupuk daun bagi perkembangan tanaman dan peningkatan hasil panen. Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 8 . Jika konsentrasi pupuk yang digunakan melebihi konsentrasi yang disarankan. Akibatnya tidak dapat disimpan terlalu lama jika kemasannya telah dibuka. Tidak disarankan menyemprotkan pupuk daun pada saat suhu udara sedang panas karena konsentrasi larutan pupuk yang sampai ke daun cepat meningkat sehingga daun dapat terbakar. Selain itu. Berikut ini beberapa manfaat dari pupuk organik. daun akan terbakar. faktor sifat fisik dan kimia tanah tidak dijadikan sebagai faktor utama. Pupuk daun berbentuk serbuk dan cair.14 dilengkapi dengan Mn. tidak menimbulkan kerusakan sedikitpun pada tanaman. B. Dalam pemakaian pupuk daun dikenal istilah konsentrasi pupuk atau kepekatan larutan pupuk. Cara aplikasinya juga lebih sulit karena pupuk organik dibutuhkan dalam jumlah yang lebih besar daripada pupuk kimia dan tenaga kerja yang diperlukan juga lebih banyak. dengan catatan aplikasinya dilakukan secara benar. Penentuan volume air dapat diketahui dengan membaca skala pada alat semprot. Namun.  Pupuk Organik Kandungan unsur hara yang terdapat di dalam pupuk organik jauh lebih kecil daripada yang sempat di dalam pupuk buatan.

tidak menggumpal.  Memperbaiki granulasi tanah berpasir dan tanah padat sehingga dapat meningkatkan kualitas aerasi.  Mengandung asam humat (humus) yang mampu meningkatkan kapasitas tukar kation tanah. Ciri fisiknya yaitu berwarna cokelat kehitaman. dan meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan air. Dalam dunia pupuk kandang. Mampu menyediakan unsur hara makro dan mikro meskipun dalam jumlah yang jauh lebih kecil. sebelum digunakan. Dengan demikian kualitas pupuk kandang juga turut ditentukan oleh C/N rasio.  Penggunaan pupuk organik tidak menyebabkan polusi tanah dan air. Pupuk kandang dari ayam atau unggas memiliki unsur hara yang lebih besar daripada jenis ternak lain. pupuk kandang perlu mengalami proses penguraian. kandungan unsur hara pada urine selalu lebih tinggi daripada kotoran padat.  Penambahan pupuk organik dapat meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah. Pupuk panas adalah pupuk kandang yang proses penguraiannya berlangsung cepat sehingga terbentuk panas. dan cara penampungan pupuk kandang. memperbaiki drainase tanah.  Pada tanah asam. Umumnya. Pupuk dingin terjadi sebaliknya.seperti kompos. kualitas pakan ternak. Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 9 . Jenis pupuk organik yang banyak dikenal sebagai berikut:  Pupuk Kandang Pupuk kandang adalah pupuk organik yang berasal dari kotoran ternak. Kualitas pupuk kandang sangat tergantung pada jenis ternak. dikenal istilah pupuk panas dan pupuk dingin. Penyebabnya adalah kotoran padat pada unggas tercampur dengan kotoran cairnya. Ciri kimiawinya adalah C/N rasio kecil (bahan pembentuknya sudah tidak terlihat) dan temperaturnya relatif stabil. Ciri-ciri pupuk kandang yang baik dapat dilihat secara fisik atau kimiawi. C/N yang tinggi menyebabkan pupuk kandang terurai lebih lama dan tidak menimbulkan panas. cukup kering. penambahan pupuk organik dapat membantu meningkatkan pH tanah. dan tidak berbau menyengat.

 Mikroba Penyubur Tanah Kemajuan ilmu mikrobiologi tanah berhasil memperbanyak mikroba tanah yang bermanfaat dan mengemasnya sebagai pupuk cair. Kandungan unsur hara kompos yaitu Nitrogen 0. Jenis dan fungsi mikroba sangat beragam. Proses pembuatan kompos akan menurunkan C/N rasio hingga 12-15.5%. Penggunaan dosis tertentu pada pupuk kompos lebih berorientasi untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah daripada untuk menyediakan unsur hara. agak lembab. Mikroba juga membutuhkan waktu untuk berkembang biak sehingga hasil aplikasi mikroba penyubur tanah tidak langsung terlihat pada tanaman. tanaman akan bersaing dengan mikroorganisme tanah untuk memperebutkan unsur hara. Streptomyces. dan Aspergillus. Kandungan unsur hara dalam kompos sangat bervariasi. Bahan kompos seperti sekam. cara penggunaanpun berbeda-beda. Kompos Kompos adalah kasil pembusukan sisa-sisa tanaman yang disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme pengurai.5%. Kalium 0.1 – 0.6%.4%. Jenis bakteri dan jamur yang biasa digunakan diantaranya Rhizobium. Aplikasi mikroba sebaiknya Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 10 . Jika C/N rasio tinggi. daun segar memiliki C/N rasio sekitar 10-20. Karena itu sebaiknya baca petunjuk pada label atau brosur dengan seksamasebelum menggunakannya. sampai dengan proses penguraian sempurna. dan Kalsium 0.1 – 0.8 – 1.8 – 1. Lactobacillus. Bahan kompos dengan C/N rasio tinggi akan terurai atau membusuk lebih lama dibanding dengan C/N rasio rendah. Fosfor 0. Jumlah mikroba yang telah disemprotkan pun sangat mungkin akan berkurang karena faktor cuaca. jerami padi. Mikroba yang telah dikemas ini kemudian disemprotkan ke tanah hingga berkembang biak dan memberi dampak positif bagi kesuburan tanah. Micoriza. Karena itu disarankan untuk menambah pupuk buatan apabila bahan kompos yang belum terurai sempurna terpaksa digunakan. Kualitas kompos ditentukan oleh besarnya perbandingan antara jumlah karbon dan nitrogen (C/N ratio). gembur dan bahan pembentuknya sudah tidak tampak lagi. batang jagung dan serbuk gergaji memiliki C/N rasio antara 50-100. Tergantung dari jenis bahan asal yang digunakan dan cara pembuatan kompos. berarti bahan penyusun kompos belum terurai secara sempurna. Ciri fisik kompos yang baik adalah berwarna cokelat kehitaman. Kualitas kompos dianggap baik jika memiliki C/N rasio antara 12-15.

Selain itu. Alat semprot yang digunakan sebaiknya bukan yang biasa dipakai untuk menyemprot pestisida. pupuk dimasukkan ke lubang tanam pada saat penanaman benih atau bibit. Setelah penebaran pupuk. Tanaman dengan pertumbuhan cepat dan perakaran yang terbatas disarankan untuk menggunakan cara larikan. buat parit kecil disamping barisan tanaman sedalam 6-10 cm. Tempatkan pupuk di dalam larikan tersebut. Setelah itu. Biasanya cara ini dilakukan untuk memberikan pupuk susulan. kemudian tutup kembali. Cara ini dapat dilakukan pada satu atau kedua sisi baris tanaman. Pupuk yang digunakan harus memiliki indeks garam yang rendah agar tidak merusak Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 11 . larikan dapat dibuat melingkar di sekeliling pohon dengan jari-jari 0. Pada jenis pepohonan. Cara ini menyebabkan distribusi unsur hara dapat merata sehingga perkembangan akarpun lebih seimbang. larikan tidak perlu ditutup kembali dengan tanah. lanjutkan dengan pengolahan tanah. Hindari membuat larikan hanya pada salah satu sisi baris tanam karena menyebabkan perkembangan akar tidak seimbang. Cara Aplikasi a. C.  Pop Up Caranya. Pupuk yang tidak mudah menguap dapat langsung ditempatkan di atas tanah.  Penebaran Secara Merata di Atas Permukaan Tanah Cara ini biasanya dilakukan sebelum penanaman. karena pestisida akan mematikan mikroba. aplikasi pupuk kedua harus ditempatkan pada sisi yang belum mendapatkan pupuk (bergantian). Tidak disarankan untuk menebar pupuk urea karena sangat mudah menguap. seperti pada aplikasi kapur dan pupuk organik.5-1 kali jari-jari tajuk. tidak disarankan menyemprotkan pestisida terutama fungisida pada tanah yang telah diaplikasi mikroba.dilaksanakan secara rutin setiap dua minggu sekali. Karena itu. Cara Aplikasi Pupuk Kimia  Larikan Caranya.

tutup kembali lubang dengan tanah untuk menghindari penguapan. Setelah diberi pupuk organik. Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 12 . akurasi dan penyerapan pupuk oleh akar dapat lebih tinggi. Pupuk organik dalam bentuk tersebut lebih mudah diaplikasikan dan dosis yang diperlukan menjadi lebih kecil. Kebutuhan dosis pupuk organik yang sangat besar seringkali menyulitkan proses penebarannya. Kedua perlakuan tersebut dilakukan supaya sifat fisik tanah membaik dan pemakaian pupuk kimia menjadi lebih efisien. sebaiknya diberi pupuk organik dalam jumlah besar sebelum digunakan untuk bercocok tanam. Cara ini dapat dilakukan disamping kiri dan samping kanan baris tanaman atau sekeliling pohon. Cara Aplikasi Pupuk Organik Tanah berpasir. Lubang tersebut dibuat dengan alat tugal. cara ini dilakukan untuk tanaman yang pengairannya menggunakan sistem sprinkle. Pada pertanian intensif pemupukan sering dilakukan berkali-kali sehingga beberapa cara diatas dapat dilakukan bersama-sama dalam satu musim tanam. b. Cara ini telah banyak diterapkan pada pembibitan tanaman Hutan Tanaman Industri (HTI). OCF. atau tanah sangat padat yang mudah retak pada musim kemarau.  Fertigasi Pupuk dilarutkan dalam air dan disiramkan pada tanaman melalui air irigasi. atau pupuk slow release. sekarang telah dipasarkan pupuk organik yang dipadatkan dalam bentuk pelet atau konsentrat. Lazimnya. bekas pertambangan. Namun. atau nursery tanaman yang bernilai ekonomi tinggi. Lewat cara ini. Cara ini lazim menggunakan pupuk jenis SP36. lapangan golf. tempatkan pupuk ke dalam lubang di samping tanaman sedalam 10-15 cm. tanah tererosi. Jenis pupuk yang dapat diaplikasikan dengan cara ini adalah pupuk slow release dan pupuk tablet. dan Green Pride.  Penugalan Caranya. dilanjutkan dengan pengolahan tanah. Kemudian setelah pupuk dimasukkan.benih atau biji. Pupuk organik seperti ini diantaranya dipasarkan dengan merk dagang Ostindo. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam aplikasi pupuk organik adalah penebaran pupuk organik sebaiknya diikuti dengan pengolahan tanah seperti pembajakan atau penggemburan tanah agar pupuk organik dapat mencapai lapisan tanah yang lebih dalam. pupuk organik.

perbandingan antara kompos dan tanah yang ideal adalah 1:1.Pemberian pupuk organik dengan dosis kecil tetapi sering lebih baik dari pada dosis banyak yang diberikan sekaligus. Jika harus menggunakan pupuk organik yang belum terurai sempurna (rasio C/N masih tinggi) harus diberi jeda waktu antara pemberian pupuk organik dan penanaman bibit yakni minimal satu minggu. pupuk organik sebaiknya ditempatkan pada lubang tanam satu minggu sebelum bibit ditanam. cabai. Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 13 . Pada media tanam dalam pot. Pada jagung. Hal itu dilakukan untuk menghindari dampak buruk yang mungkin terjadi pada tanaman ketika proses penguraian pupuk organik berlangsung. tomat. sementara itu. perbandingan pupuk kandang dan tanah yang ideal adalah 1:3. dan beberapa jenis sayuran.

Sifat fisik. asal pupuk dan bentuk pupuk sering menjadi pertimbangan dalam penentuan pemupukan.PENUTUP A. Jenis tanah yang berbeda juga akan menghendaki kebutuhan pupuk yang berbeda juga. efektifitas pemupukan juga tergantung dari jenis pupuk yang digunakan dan cara aplikasinya. tanaman dan pupuk. Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 14 . tepat dosis. kimia dan biologi tanah harus dianalisis terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam pelaksanaan pemupukan. Ketiganya saling berkaitan dan menunjang untuk menghasilkan tanaman yang benar-benar subur dan produktif. ditebar maupun ditugal harus memperhatikan asas empat tepat (tepat jenis. Selain faktor tanah. Jenis pupuk yang meliputi jumlah kandungan unsur hara makro tiap pupuk. Kesimpulan Ada tiga hal yang harus dipahami dalam pemupukan tanaman budidaya yaitu tanah. B. Saran Penambahan pupuk sebaiknya juga diimbangi dengan penambahan pupuk lain yaitu antara upuk kimia dan organik agar pertumbuhan tanaman menjadi baik dan ketersediaan unsur hara bisa terpenuhi. Demikian juga cara aplikasinya baik dengan larikan. Agar mendapatkan hasil yang lebih optimal lagi perlu adanya pemeliharaan dan perawatan yang baik. tepat cara dan tepat waktu).

com). 2002. Makassar : SMAK Makalah Kesuburan Tanah dan Pupuk 15 .info. Pengolahan limbah cair pabrik pupuk urea dengan menggunakan proses gabungan nitrifikasi dinitrifikasi dan microalgae. Diakses pada tanggal 19 Maret 2013. 1999. fitry ayunintiyas.Online (www.com). Sumarnianti usman. Proses Pembuatan Pupuk Urea. PT Mitratani Mandiri Perdana.cheundip.pusri. Dian k. Jakarta.kebumen. 2013. 2008. Online (www. Verifikasi metode pengujian NH3 pada sampel udara ambient.id).co. Diakses pada tanggal 19 Maret 2013. Pemupukan Yang Efektif. Eakosman anwar dan husein suganda. Wardhany. 2008. Makalah Pada Kursus Singkat Pertanian.DAFTAR PUSTAKA Anonim. Online (www. Novizan. Pupuk limbah industry.bloger.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful