EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LABORATORIUM IPA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PROSES BELAJAR MENGAJAR

O L E H Nama: Natalina Sinaga NIM. 097100124

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SIMALUNGUN (USI) PEMATANGSIANTAR 2013
0

bagaimana jika mata pelajaran yang diajarkan adalah biologi? Hal ini juga tidak terlepas dari Laboratorium tentunya. Dengan mempelajari materi IPA secara langsung maka siswa akan mudah untuk memahami materi tersebut. Di dalam pembelajaran sains. laboratorium berperan sebagai tempat kegiatan penunjang dari kegiatan kelas. Hal ini dapat kita lihat dari usaha paemerintah pusat dan pemerintah daerah yang mewajibkan para guru memiliki laptop sebagai media pembelajaran. Bahkan mungkin sebaliknya bahwa yang berperan utama dalam pembelajaran sain adalah laboratorium. Laboratorium memiliki peran sebagai tempat dilakukannya percobaan atau penelitian.BAB I PENDAHULUAN A. Untuk mengoptimalkan fungsi laboratorium IPA. kegiatan dalam kerja laboratorium IPA harus dituntun oleh langkah-langkah ilmiah atau yang disebut metode ilmiah. Fungsi lain dari laboratorium adalah sebagai 1 . sedangkan kelas sebagai tempat kegiatan penunjang. Nah. perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi serta perubahan masyarakat yang sangat cepat memaksa para guru untuk selalu mengikuti perkembangan serta persyaratan-persyaratan baru dalam bidang keahliannya. selain itu laboratorium diharapkan dapat mengembangkan kreatifitas subyek belajar. Laboratorium sains (IPA) adalah suatu tempat di mana guru dan siswa melakukan percobaan dan penelitian. Latar Belakang Dewasa ini.

Namun kenyatan di lapangan masih jauh dari yang diharapkan. Kadang-kadang di dalam laboratorium juga dikoleksi sejumlah spesies langka atau bahkan yang sudah punah. tetapi juga benar-benar mengenal dan memahami proses yang terjadi dalam ruang lingkup materi yang diajarkan oleh guru. baik yang mikroskopis maupun yang makroskopis. sebagai perpustakaan IPA. kebersihan dan kerapian serta keselamatan kerja laboratorium. 2007). Pembelajaran IPA khususnya 2 . Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan tersebut secara terkendali (Anonim. Contohnya kita dapat menyaksikan adanya sejumlah spesimen hewan atau tumbuhan yang sengaja dipampang untuk pembelajaran. Dalam hal ini laboratorium ternyata juga dapat berperan sebagai musium kecil. Sebab dalam pengajaran IPA.tempat display atau pameran. Laboratorium (disingkat lab) adalah tempat riset ilmiah. Agar siswa dapat menggunakan laboratorium secara optimal. khususnya biologi siswa dituntut tidak hanya mengerti akan materi yang disampaikan oleh guru. sumber-sumber IPA. pengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. diantaranya: ada tidaknya organisasi dan administrasi laboratorium. Siswa juga perlu mencari keterangan yang valid mengenai materi yang dipelajari. kelengkapan perabot. Setiap sekolah yang memebelajarkan IPA harus mempunyai laboratorium yang baik. penataan alat dan bahan. Selain itu masih banyak lagi peranan laboratorium. maka kondisi laboratorium juga perlu diupayakan tetap bersih dan nyaman. eksperimen. masih banyak sekolah yang belum memiliki laboratorium yang layak pakai demi menunjang keberhasilan pendidikan. kelengkapan ruangan. Kondisi laboratorium yang baik memiliki beberapa syarat.

jika laboratorium sekolah tersebut tidak memiliki mokroskop. dan perubahan tersebut terjadi karena ada usaha dari dalam diri peserta didik. Batabasan Masalah Untuk memfokuskan suatu penelitian maka batasan masalah suatu penelitian perlu dilakukan. baik secara aktual maupun potensial. “Belajar adalah sebagai suatu proses perubahan tingkah laku yang meliputi perubahan kecenderungan manusia seperti sikap. Dan perubahan yang didapat sesungguhnya adalah kemampuan yang baru dan ditempuh dalam jangka waktu yang lama. 3 .biologi masih sebatas metode ceramah. minat. atau nilai dan perubahan kemampuannya yakni peningkatan kemampuan untuk melakukan berbagai jenis kinerja”. B. Melihat betapa pentingnya laboratorium IPA bagi sekolah dan berdasarkan latar belakang di atas maka peneliti bermaksud melakukan observasi dan penelitian yang dirumuskan dengan judul: Efektivitas penggunaan laboratorium IPA dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Dan batasan masalah dalam penelitian ini adalah: efektivitas penggunaan laboratorium IPA dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah. hal ini tidak seyogianya terjadi sebab bagaimana siswa dapat mengenai. katakan saja pada materi bakteri. Belajar adalah aktivitas yang dapat menghasilkan perubahan dalam diri seseorang. Maka dapat disimpulkan bahwa laboratorium IPA sangat besar pengaruhnya dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Menurut Komalasari (2010: 2) menyatakan bahwa.

3) Bagi siswa. 4 . penulisan ini diharapkan mampu memberikan masukan dalam upaya menerapkan pembelajaran melalui penggunaan media laboratorium khususnya dalam membelajarkan mata pelajaran IPA. penulisan ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang arti penting suatu laboratorium IPA dalam mengefektifkan proses belajar mengajar di sekolah. penulisan ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam pengelolaan laboratorium dengan baik. Tujuan Penulisan Adapun yang menjadi tujuan penulisan penelitian ini yaitu: “Untuk mengetahui peranan penggunaan laboratorium IPA dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah”. Manfaat Penulisan Adapun manfaat dari penulisan ini adalah sebagai berikut: 1) Bagi sekolah.C. penulisan ini diharapkan mampu memotivasi siswa dalam penggunaan laboratorium dalam melakukan penelitian dan pengkajian suatu permasalahan dalam IPA khsusnya biologi. E. 2) Bagi guru. maka masalah penelitian ini dirumuskan dalam pertanyaan sebagai berikut: Bagaimanakah peranan penggunaan laboratorium IPA dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar siswa? D. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas. 4) Bagi laboran.

5 .

baik secara aktual maupun potensial. 6 . “Proses belajar pada hakikatnya merupakan kegiatan mental yang tidak dapat dilihat”. Menurut Komalasari (2010:2) menyatakan bahwa. Arti Penting Media Pembelajaran dalam Mengefektifkan Proses Belajar Mengajar Pemahaman guru akan pengertian dan makna belajar akan mempengaruhi tindakannya dalam membimbing siswa untuk belajar. Menurut Sanjaya (2010: 112).BAB II ISI A. salah satu unsur yang amat penting adalah media pembelajaran. Guru yang hanya memahami belajar hanya agar murid bisa menghafal tentu beda cara mengajarnya dengan guru yang memahami belajar merupakan suatu perubahan tingkah laku. Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa belajar adalah aktivitas yang dapat menghasilkan perubahan dalam diri seseorang. atau nilai dan perubahan kemampuannya yakni peningkatan kemampuan untuk melakukan berbagai jenis kinerja”. dan perubahan tersebut terjadi karena ada usaha dari dalam diri peserta didik. “Belajar adalah sebagai suatu proses perubahan tingkah laku yang meliputi perubahan kecenderungan manusia seperti sikap. Untuk itu guru penting memahami pengertian belajar dan teori-teori belajar. Dan perubahan yang didapat sesungguhnya adalah kemampuan yang baru dan ditempuh dalam jangka waktu yang lama. minat. Dalam suatu proses belajar mengajar.

laboratorium diartikan sebagai suatu tempat untuk mengadakan percobaan. kimia. laboratorium ialah suatu tempat dimana dilakukan kegiatan kerja untuk mernghasilkan sesuatu. dan memadatkan informasi. Pengertian lain menurut Sukarso (2005). Tempat ini dapat merupakan suatu ruangan tertutup. penyelidikan. misalnya kebun dan lain-lain. dan biologi atau bidang ilmu lain. B. Penggunaan media pembelajaran pada orientasi pembelajaran akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian pesan dari isi pelajaran pada saat itu. atau ruangan terbuka. Selain membangkitkan motivasi dan minat siswa. Pengertian Laboratorium Kata laboratorium merupakan bentuk serapan dari bahasa Belanda dengan bentuk asalnya laboratorium. memudahkan penafsiran data. membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar.Hamalik dalam Arsyad (2007:15) menyatakan bahwa. dan sebagainya yang berhubungan dengan ilmu fisika. kamar. media pembelajaran juga dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman. Pengertian di atas sejalan dengan pendapat Emha (2002). Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia. 7 . pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru. dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. laboratorium diartikan sebagai tempat mengadakan percobaan (penyelidikan dan sebagainya). menyajikan data dengan menarik dan terpercaya.

yaitu: 1) Laboratorium dapat merupakan wadah. Dengan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sebuah laboratorium diadakanlah kegiatan ilmiah. 3) Laboratorium dapat diartikan sebagai pusat kegiatan ilmiah untuk menemukan kebenaran ilmiah dan penerapannya. guru. yaitu tempat.Menurut Soejitno (1983) laboratorium dapat diartikan dalam bermacammacam segi. mahasiswa. 6) Dilihat dari segi kerjanya laboratorium merupakan tempat dimana dilakukan kegiatan kerja untuk menghasilkan sesuatu. caracara kerja. 4) Laboratorium dapat diartikan sebagai pusat inovasi. eksperimentasi sehingga terdapat penemuan-penemuan baru. gedung. Dalam hal ini laboratorium dilihat sebagai perangkat keras (hard ware). 2) Laboratorium dapat merupakan sarana media dimana dilakukan kegiatan belajar mengajar. siswa. dan sebagainya. 5) Dilihat dari segi “clientele” maka laboratorium merupakan tempat dimana dosen. di sini dapat diartikan sebagai bengkel kerja (work shop). Dalam hal demikian ini dalam bidang teknik laboratorium. ruang dengan segala macam peralatan yang diperlukan untuk kegiatan ilmiah. 7) Dilihat dari segi hasil yang diperoleh maka laboratorium dengan segala sarana dan prasarana yang dimiliki dapat merupakan dan berfungsi sebagai Pusat Sumber Belajar (PSB). 8 . dan orang lain melaksanakan kegiatan kerja ilmiah dalam rangka kegiatan belajar mengajar.

9 . kamar atau ruangan terbuka seperti kebun dan lain-lain.Berdasarkan definisi di atas maka dapat disimpulkan bahwa laboratorium adalah suatu tempat yang digunakan untuk melakukan percobaan maupun pelatihan yang berhubungan dengan ilmu fisika. yang merupakan suatu ruangan tertutup. biologi. dan kimia atau bidang ilmu lain.

Secara garis besar fungsi laboratorium adalah sebagai berikut: 1) Memberikan kelengkapan bagi pelajaran teori yang telah diterima sehingga antara teori dan praktik bukan merupakan dua hal yang terpisah. 10 . penemuan yang didapat dalam proses kegiatan kerja laboratorium. 2) Memberikan keterampilan kerja ilmiah bagi mahasiswa/siswa. dalam hubungan dengan kegiatan-kegiatan mengajar partikum pada laboratorium dan adanya kelengkapan sarana pembelajaran seperti tersedianya laboratorium diharapkan dapat mendukung kelancaran proses belajar mengajar IPA khsusnya biologi. 2) Mengembangkan keterampilan motorik siswa. pencatatan dan pengkaji gejala-gejala alam. Keduanya saling kaji-mengkaji dan saling mencari dasar. 3) Memberikan dan memupuk keberanian untuk mencari hakikat kebenaran ilmiah dari sesuatu obyek dalam lingkungan alam dan lingkungan sosial. 4) Menambah keterampilan dalam menggunakan alat dan media yang tersedia untuk mencari dan menemukan kebenaran. secara garis besar laboratorium dalam proses pendidikan adalah sebagai berikut: 1) Sebagai tempat untuk berlatih mengembangkan keterampilan intelektual melalui kegiatan pengamatan. 6) Memupuk dan membina rasa percaya diri sebagai akibat keterampilan yang diperoleh. 5) Memupuk rasa ingin tahu mahasiswa/siswa sebagai modal sikap ilmiah seorang calon ilmuwan. Menurut Sukarso (2005). Fungsi Laboratorium dalam Proses Pembelajaran IPA Laboratorium mengandung arti yang sangat signifikan.C.

3) Alat atau tempat untuk menstabulasi benar tidaknya (verifikasi) faktor-faktor atau gejala tertentu. maka tidak 11 . mencatat sendiri. Agar dapat memenuhi fungsi laboratorium maka harus ada kesempatan bagi guru dan siswa agar dapat melakukan percobaan dalam suasana edukatif ilmiah. apabila hal ini tidak diperhatikan. hindarkan laboratorium sebagai tempat pemberi ceramah oleh guru. guru dan siswa wajib mengalami sendiri. mengadakan analisa dan sintesa sendiri. 2) Alat untuk menentukan hubungan-hubungan sebab akibat. 8) Alat bantu untuk melanjutkan/melaksanakan penelitian. 4) Alat atau tempat untuk mengembangkan keterampilan. 6) Alat tempat untuk memberi latihan-latihan. Menurut amien (1987:111) laboratorium berfungsi sebagai: 1) Alat bantu atou tempat menguatkan / memberi kepastian atau informasiinformasi. 7) Alat atau tempat untuk membantu siswa belajar menggunakan metode ilmiah dalam pemecahan problem yang dihadapi. 5) Alat atau tempat untuk memperaktekkan sesuatu yang diketahui. 4) Memupuk rasa ingin tahu siswa sebagai modal sikap ilmiah seseorang calon ilmuan. atau tempat mengobrol bagi siswa. 5) Membina rasa percaya diri sebagai akibat keterampilan dan pengetahuan atau penemuan yang diperolehnya.3) Memberikan dan memupuk keberanian untuk mencari hakekat kebenaran ilmiah dari sesuatu objek dalam lingkungn alam dan sosial.

D. dan lain sebagainya. Untuk itu peranan laboratorium IPA menjadi sangat penting. kemudian mengambil kesimpulan. Dalam hal ini jika siswa lebih paham terhadap materi pelajaran diharapkan hasil belajarnya dapat meningkat. Melalui kegiatan praktikum siswa akan membuktikan konsep atau teori yang sudah ada dan dapat mengalami proses atau percobaan itu sendiri. karena laboratorium merupakan pusat proses belajar mengajar untuk mengadakan percobaan. maka siswa akan dapat mempelajari IPA melalui pengamatan langsung terhadap gejalagejala maupun proses-proses IPA. sehingga dapat menunjang pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Peranan Laboratorium Sekolah Dalam pembelajaran biologi pemanfaatan laboratorium atau kegiatan praktikum merupakan bagian dari proses belajar mengajar. Dengan praktikum.menutup kemungkinan proses pelaksanaan praktektikum atou percobaan tidak berhasil atau gagal. sesuai dengan peralatan yang ada dan kondisi daerahnya agar tervisualisasi sehingga mudah dipahami dan dimengerti siswanya. Sedangkan berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) guru sangat dituntut dalam kreatifitas membuat alat-alat sederhana yang mampu menjelaskan teori dan konsep IPA. dapat melatih keterampilan berfikir ilmiah. dapat menanamkan dan mengembangkan sikap ilmiah. Amien (1987:32) juga mengemukakan bahwa praktikum merupakan salah satu kegiatan laboratorium yang sangat berperanan dalam menunjang keberhasilan proses belajar mengajar IPA”. 12 . dapat menemukan dan memecahkan berbagai masalah baru melalui metode ilmiah.

2007). Adapun peranan laboratorium sekolah antara lain: 1) Laboratorium sekolah sebagai tempat timbulnya berbagai masalah sekaligus sebagai tempat untuk memecahkan masalah tersebut. jika praktikum rutin/sering dilaksanakan maka siswa akan termotivasi dan hasil belajarnya dapat meningkat. hal keberhasilan 13 . 2) Laboratorium sekolah sebagai tempat untuk melatih keterampilan serta kebiasaan menemukan suatu masalah dan sikap teliti. 3) Laboratorium sekolah sebagai tempat yang dapat mendorong semangat peserta didik untuk memperdalam pengertian dari suatu fakta yang diselidiki atau diamatinya. dapat memotivasi siswa untuk belajar IPA dan meningkatkan hasil belajar. Ditinjau dari tujuan kegiatan laboratorium yaitu membantu mendorong siswa untuk aktif belajar dengan memberi kesempatan pada siswa untuk mencoba sendiri atau mengamati keadaan nyata. Dari pengertian peranan laboratorium sekolah di atas dapat disimpulkan bahwa kegiatan laboratorium merupakan salah satu cara untuk memotivasi siswa dalam belajar IPA. 2002). sehingga hasil belajar akan lebih optimal. 5) Laboratorium sebagai tempat bagi para peserta didik untuk mengembangkan ilmu pengetahuannya (Emha. Namun. serta berpikir kritis dan cekatan. Jadi. Semangat belajar pada diri siswa akan selalu ada jika siswa tersebut selalu termotivasi. 4) Laboratorium sekolah berfungsi pula sebagai tempat untuk melatih peserta didik bersikap cermat.penyelidikan atau penelitian (Ari. bersikap sabar dan jujur.

14 .praktikum ini juga tidak terlepas dari kompetensi guru dalam mengelola laboratorium tersebut.

dan sebagainya yang berhubungan dengan ilmu fisika. 15 . kimia. Di sana mereka akan melakukan pengkajian dan pembuktian atas suatu teori yang mereka pelajari dari suatu materi pelajaran IPA. Secara singkat dapat disimpulkan bahwa setiap sekolah hendaknya mempunyai laboratorium IPA yang baik karena laboratorium IPA tersebut mempunyai peranan yang efektif dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar siswa di sekolah. Selain itu. sekolah yang memuat kurikulum mata pelajaran IPA khususnya biologi dituntut sebenarnya dalam pengadaan laboratorium serta pengelolaannya dengan baik. Oleh karena itu. dilihat dari fungsinya. Hal ini dimaksudkan karena penggunaan laboratorium sangat membantu dalam meningkatkan keefektifan proses belajar mengajar di sekolah. Dengan demikian setiap guru IPA di sekolah dapat menggunakan laboratorium sebagai salah satu media pembelajaran.BAB III KESIMPULAN laboratorium adalah suatu tempat untuk mengadakan percobaan. penyelidikan. laboratorium merupakan wahana siswa dalam menggali pengetahuan. Pengkajian dan pembuktian ini tentu akan dapat membantu siswa dalam menemukan pemahaman yang jauh lebih baik dari sekedar mendengarkan gurunya menjelaskan materi tanpa praktikum. dan biologi atau bidang ilmu lain.

Mengajarkan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan menggunakan metode Discovery dan Inquiry. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada Komalasari. Bandung: PT Refika Aditama Sanjaya. Program Studi Magister Manajemen Universitas Dipenogoro Arsyad. Laboratorium dan Workshop. Jakarta: Dikti Depdikbud Anonym. Jakarta: Departemen Pertanahan Ari. Pembelajaran Kontekstual. Kokom. (2010). Media Pembelajaran. (2007). Strategi Meningkatkan Loyalitas Melalui Kepuasan Penggan. 2007. (1983). (1987). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Strategi Mengkoleksi Plasma Nutfah Tebu di P3GI. Jakarta: Kencana Soejitno. (2007). Pusat Sumber Belajar Perpustakaan Sebauah Kompilasi. Direktorat Perbenihan Dan Sarana Produksi. A. Wina H. M.DAFTAR PUSTAKA Amin. (2010). Azhar. Wijayanti. Konsep dan Aplikasi. Jakarta: depdikbud 16 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times