ANALISA SWOT PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN UNTUK ANAK SEKOLAH TINGKAT SD DI PUSKESMAS Diajukan guna memenuhi tugas Mata

Kuliah Keperawatan Komunitas III

oleh Nuril Hudha Al Anshori Alfizar Surya Winata

102310101025 102310101095

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER 2013

pelayanan ibu hamil. pelayanan kesehatan Puskesmas untuk mencegah dan mengendalikan penular penyakit menular/infeksi (misalnya TB. 4.ANALISA SWOT PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN UNTUK ANAK SEKOLAH TINGKAT SD DI PUSKESMAS Menurut Depkes (1991). pengawasan mutu lingkungan dan tempat umum termasuk pengendalian pencemaran lingkungan dengan peningkatan peran serta masyarakat. Ada 6 Program Pokok pelayanan kesehatan di Puskesmas yaitu : 1. melakukan tindakan pengobatan pada seseorang pasien dilakukan oleh seorang dokter secara ilmiah berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh selama anamnesis dan pemeriksaan. bersalin dan nifas serta pelayanan bayi dan balita. Program pokok Puskesmas merupakan program pelayanan kesehatan yang wajib di laksanakan karena mempunyai daya ungkit yang besar terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Puskesmas adalah suatu kesatuan organisasi fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok. 2. 5. DBD. Kesehatan Lingkungan yaitu program pelayanan kesehatan lingkungan di puskesmas untuk meningkatkan kesehatan lingkungan pemukiman melalui upaya sanitasi dasar. Promosi Kesehatan yaitu program pelayanan kesehatan puskesmas yang diarahkan untuk membantu masyarakat agar hidup sehat secara optimal melalui kegiatan penyuluhan (induvidu. kelompok maupun masyarakat). Program pengobatan (kuratif dan rehabilitatif) yaitu bentuk pelayanan kesehatan untuk mendiagnosa. 3. . Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menular dan tidak menular yaitu program Kusta dll). Pelayanan KIA dan KB yaitu program pelayanan kesehatan KIA dan KB di Puskesmas yang ditujuhkan untuk memberikan pelayanan kepada PUS (Pasangan Usia Subur) untuk ber KB.

Gangguan Akibat Kekurangan Yaodium (GAKY). Kegiatan utama dari unit kesehatan sekolah disebut dengan trias UKS. Keadaan zat gizi lebih. Sedangkan menurut Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dalam Effendy (1998) usaha kesehatan sekolah adalah upaya membina dan mengembangkan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara terpadu melalui program pendidikan pelayanan kesehatan kesehatan sekolah. dan Perberdayaan Usaha Perbaikan Gizi Keluarga/Masyarakat. Disamping itu kelas I adalah saat yang baik untuk diberikan imunisasi ulangan. Kurang Vitamin A.6.1998). Pembinaan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat Untuk UKS di sekolah dasar diprioritaskan pada kelas I. penanggulangan Kurang Energi Protein. III. Salah satu program pelayanan kesehatan puskesmas di tingkat sekolah dasar (SD) adalah unit kesehatan sekolah (UKS). yaitu : 1. Peningkatan Survailans Gizi. Kemudian yang terakhir diprioritaskan pada kelas VI. Anemia Gizi Besi. Pelayanan kesehatan 3. UKS juga diprioritaskan pada kelas III yang bertujuan untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan UKS di kelas I dahulu dan langkah-langkah selanjutnya yang akan dilakukan dalam program pembinaan UKS. Pendidikan kesehatan 2. perguruan agama serta usaha-usaha yang dilakukan dalam rangka pembinaan dan pemeliharaan kesehatan di lingkungan sekolah. . UKS adalah usaha kesehatan masyarakat yang dijalankan sekolah-sekolah dengan anak didik beserta lingkungan hidupnya sebagai sasaran utama(Depkes. Perbaikan Gizi Masyarakat yaitu program kegiatan pelayanan kesehatan. dalam Effendy. kemungkinan kontak dengan berbagai penyebab penyakit lebih lebih besar karena ketidaktahuan dan ketidak mengertiannya tentang kesehatan. dan kelas VI. perbaikan gizi masyarakat di Puskesmas yang meliputi peningkatan pendidikan gizi. Alasannya karena kelas I merupakan fase penyesuaian dalam lingkungan sekolah yang baru dan lepas dari pengawasan orang tua. dalam rangka mempersiapkan kesehatan peserta didik ke jenjang pendidikan selanjutnya.

1. 3. 2. analisis eksternal mencakup faktor peluang (Opportunity) dan tantangan (ThreathS). Threats (ancaman) merupakan kondisi yang mengancam dari luar. kondisi lingkungan sekitar. Opportunities (peluang) merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. yaitu: Strengths (kekuatan) merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi. kebijakan pemerintah. proyek atau konsep bisnis itu sendiri. Analisis SWOT terdiri dari empat faktor. proyek atau konsep bisnis itu sendiri. Weakness (kelemahan) merupakan konsep kondisi kelemahan yang terdapat yang dalam organisasi. Analisis SWOT adalah analisis kondisi internal maupun eksternal suatu organisasi yang selanjutnya akan digunakan sebagai dasar untuk merancang strategi dan program kerja. Sementara. 4. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi. proyek atau bisnis yang ada. proyek atau konsep bisnis yang ada. misalnya kompetitor. Kondisiyang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi.Kelemahan dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi.sehingga memerlukan pemeliharaan dan pemeriksaan kesehatan yang cukup (Effendy. proyek atau konsep bisnis itu sendiri. . proyek atau konsep bisnis itu sendiri. Analisis internal meliputi peniaian terhadap faktor kekuatan (Strength) dan kelemahan (Weakness). 1998). Ancaman ini dapat mengganggu organisasi.

A. 2 3 4 5 B. Lingkup Internal No Kekuatan (Strengths) 1 Pihak Puskesmas biasanya melakukan imunisasi ulangan di kelas 1. Imunisasi ini bisa berupa pemberian vitamin tambahan. Lingkup Eksternal Kelemahan (Weakness) .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.