Dasar Mesin

Teknik Sepeda Motor (021) Memahami Dasar-dasar Mesin (DKK – 1)

Tujuan Pembelajaran
 Siswa dapat menjelaskan dasar ilmu statika dan tegangan
 Siswa dapat menerangkan komponen/elemen mesin  Siswa dapat menerangkan material dan kemampuan proses

2

Teknologi dan Rekayasa

Ilmu Statika Dan Tegangan

3

Teknologi dan Rekayasa

Definisi
Ilmu statika mempelajari tentang kekuatan material berdasarkan kombinasi tegangan dan regangan baik dua dimensi maupun tiga dimensi Dalam material tidak lepas dari tegangan dan regangan, karena dari dua hal tersebut dapat dicari kekuatan dari bahan, seperti kekuatan tarik, bending dan puntir.

4

Teknologi dan Rekayasa

Tegangan Tarik & Tekan
 kekuatan tarik tidak lepas dari tegangan dan regangan. Kedua sifat ini diukur saat melakukan uji tarik atau tekan
 Dalam tarik, regangan adalah pertambahan panjang dari material, sedangkan dalam tekan adalah pemendekkan dari bahan yang ditekan

5

Teknologi dan Rekayasa

Tegangan Tarik & Tekan Tegangan Regangan 6 Teknologi dan Rekayasa .

Mudulus Young ini hanya berlaku pada daerah elastis dari sifat bahan.Tegangan Tarik & Tekan Hasil dari tegangan dan regangan jika dibagikan akan menghasilkan sebuah Modulus Young (E). 7 Teknologi dan Rekayasa .

Tegangan Tarik & Tekan Profil tegangan dan regangan 8 Teknologi dan Rekayasa .

Rasio Poison Akibat dari gaya tarik yang terjadi adalah pengurangan diameter seperti terlihat dalam gambar 9 Teknologi dan Rekayasa .

Tegangan dan regangan geser dapat dihitung dengan menggunakan persamaan di bawah ini: 10 Teknologi dan Rekayasa .Tegangan Geser Pergeseran terjadi akibat adanya gaya yang menggeser benda sehingga terjadi tegangan dan regangan geser.

Tegangan Bending Suatu kontruksi dari bahan tidak lepas dari beban atau gaya yang menekan tidak pada titik pusat sehingga terjadi bending. Akibat dari gaya ini terjadi tegangan bending yang dapat dihitung seperti di bawah ini: M = Momen bending I = Momen kedua dari area Y = Jarak titik pusat dari titik beban 11 Teknologi dan Rekayasa .

Tegangan Maksimum 12 Teknologi dan Rekayasa .

13 Teknologi dan Rekayasa .Torsi Batang yang digunakan sebagai penghubung yang berputar akan terjadi momen puntir yang juga disebut Torsi. keduanya mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing. Untuk batang ini ada yang menggunakan batang pejal dan batang berlubang.

Batang Pejal Pada batang pejal perhitungan kapasitas daya yang diterima dapat dihitung sebagai berikut: Maksimum tegangan geser Dengan D = diameter. T = torsi Kapasitas torsi 14 Teknologi dan Rekayasa .

L = panjang 15 Teknologi dan Rekayasa .Batang Pejal Kapasitas daya dengan N = jumlah putaran per detik Sudut putaran Dengan G = shear modulus.

Batang berlubang ini dapat memakai bahan yang lebih sedikit. tetapi kelemahan dari batang ini adalah lebih kaku dari batang pejal. 16 Teknologi dan Rekayasa . sehingga lebih mudah patah. Untuk mengatasinya dapat dipakai batang berlubang.Batang Berlubang Batang pejal mempunyai kelemahan beban lenturnya yang lebih kecil.

d = diameter dalam 17 Teknologi dan Rekayasa .Batang Berlubang Perhitungan untuk mengetahui beban maksimum dapat dipakai persamaan di bawah ini: Dengan. D = diameter luar.

Elemen Mesin 18 Teknologi dan Rekayasa .

19 Teknologi dan Rekayasa .Rem Rem adalah Mekanisme yang berfungsi untuk memperlambat atau menghentikan laju kendaraan.

20 Teknologi dan Rekayasa . Efisiensinya mendekati 98% sehingga roda gigi banyak dipakai untuk membuat transmisi motor penggerak ke poros yang digerakan.Roda Gigi Roda gigi adalah elemen mesin berbentuk gigi yang berfungsi sebagai tramsmisi gerak putar dan daya dari komponen mesin satu ke lainnya.

Klasifikasi Roda Gigi Roda Gigi Spur 21 Teknologi dan Rekayasa .

Klasifikasi Roda Gigi Roda Gigi Helik 22 Teknologi dan Rekayasa .

Klasifikasi Roda Gigi Roda gigi dobel helik 23 Teknologi dan Rekayasa .

Klasifikasi Roda Gigi Roda Gigi Bevel 24 Teknologi dan Rekayasa .

Klasifikasi Roda Gigi Roda Gigi Cacing 25 Teknologi dan Rekayasa .

Bantalan Bantalan adalah piranti untuk memegang antara benda yang berputar dengan benda yang tidak bergerak (rangka) agar gesekan yang terjadi lebih halus tanpa mengeluarkan suara. 26 Teknologi dan Rekayasa .

Bantalan Bantalan Bola 27 Teknologi dan Rekayasa .

Bantalan Bantalan Rol 28 Teknologi dan Rekayasa .

Bantalan Bantalan Jarum 29 Teknologi dan Rekayasa .

Bantalan Bantalan Rol Taper 30 Teknologi dan Rekayasa .

Pegas Pegas adalah elemen mesin yang berfungsi untuk mengontrol gerakan dengan cara menahan. 31 Teknologi dan Rekayasa . Secara sederhana dapat dikatakan bahwa pegas adalah media penyimpan energi untuk pengontrolan gerakan. meredam getaran. menghaluskan tumbukan dan model pengontrolan gerakan lainnya.

Pegas Pegas Helik Tekan 32 Teknologi dan Rekayasa .

Pegas Pegas Helik Torsi 33 Teknologi dan Rekayasa .

Pegas Helik Conical 34 Teknologi dan Rekayasa .

Pegas Pegas Daun 35 Teknologi dan Rekayasa .

36 Teknologi dan Rekayasa . Poros dengan pin pengunci untuk mematikan gerakan relatif komponen lain dengan poros.Poros Poros berfungsi sebagai batang penghubung antar komponen mesin sekaligus memberikan energi yang dimiliki.

Poros Poros dengan splin untuk mematikan gerakan relatif komponen laindengan poros 37 Teknologi dan Rekayasa .

Poros Kopling poros untuk menghubungkan poros satu dengan lainnya dengan hubungan kaku 38 Teknologi dan Rekayasa .

Transmissi Transmisi merupakan komponen mesin yang penting untuk menghubungkan antara mesin penggerak dengan yang digerakan. Fungsi pemasangan transmisi tersebut adalah untuk meneruskan putaran dan daya mesin. Disamping fungsi tersebut. transmisi sebagai pengontrol putaran sehingga kendaran bermotor dapat dijalankan dengan mudah pada variasi kecepatan. 39 Teknologi dan Rekayasa .

Transmissi Konstruksi Dasar 40 Teknologi dan Rekayasa .

Transmissi Jenis Penggerak Roda Gigi 41 Teknologi dan Rekayasa .

Transmissi Jenis Penggerak Rantai 42 Teknologi dan Rekayasa .

Transmissi Jenis Penggerak Sabuk 43 Teknologi dan Rekayasa .

Material dan Kemampuan Proses 44 Teknologi dan Rekayasa .

Definisi Secara garis besar material atau bahan dibedakan menjadi dua. 45 Teknologi dan Rekayasa . dan baja stainless. baja karbon. yaitu bahan logam (metal) dan non logam. Bahan logam dibedakan lagi mejadi logam besi (ferro) dan bukan besi (non ferro). baja paduan. Termasuk logam ferro adalah besi cor.

46 Teknologi dan Rekayasa .Besi Cor Besi cor merupakan paduan dari besi dan karbon sehingga suhu cair pada kisaran 1200O C.

Bahan ini getas dengan kekuatan tarik rendah tetapi mudah untuk dicor. belerang (sulphur) dan phosphorus.Besi Cor Besi Abu-abu Dinamakan besi abu-abu karena warnanya yang abu-abu. Hal ini disebabkan tingginya kadar carbon pada besi cor kelabu. tetapi kadar karbon tinggi membentuk serpihan yang dapat menahan redaman getaran dengan baik.35% silikon ditambah manganese. Besi ini mempunyai kandungan 1.5-4.3% karbon dan 0. 47 Teknologi dan Rekayasa .

kromium.Besi Cor Besi Paduan Besi paduan adalah besi yang dicampur dengan paduan nikel. coopper dan zirconium. vanadium. keras. tahan karat. tahan panas. mampu mesin dan mampu disambung dengan bahan lain. 48 Teknologi dan Rekayasa . Paduan ini gunanya untuk mendapatkan besi yang kuat. tahan aus. molydenum.

49 Teknologi dan Rekayasa . sulphur. phosphorus. nikel dan kromium. Baja ini paduan dari besi dan karbon dengan beberapa elemen seperti manganese.Baja Karbon Baja karbon sering digunakan dalam konstruksi baik untuk bangunan ataupun alat-alat permesinan. silikon.

Baja karbon tinggi (>0. Baja karbon rendah (0. cetakan.6%C) dengan perlakuan panas mempunyai kekuatan dan kekerasan lebih baik tetapi rentan terhadap keuletan (ductility) 3.3-0. pegas dan lain-lain.6%) dengan kekerasan dan kekuatan tinggi. 50 Teknologi dan Rekayasa .3%C) dengan keuletan (ductility) yang tinggi dan mudah dibentuk 2. digunakan untuk alat. Baja karbon sedang (0.Baja Karbon Baja karbon mempunyai sifat yang unik dan dibagi tiga klasifikasi yaitu 1.05-0.

Aluminium Bahan ini membuat tahan oksidasi sehingga tahan dari serangan karat tetapi mengurangi kekuatan dari bahan. Bahan yang sering digunakan dalam baja paduan adalah: 1. Persentase pengguanaan 0-2%.Baja Paduan Berbeda dengan baja karbon. 51 Teknologi dan Rekayasa . baja ini mempunyai proporsi paduan yang tinggi terhadap elemen paduannya.

hambatan skala.3-4%. kekuatan dan kekerasan. cobalt memberikan baja paduan tinggi pada temperatur tinggi. Peningkatan kekuatan pada temperatur tinggi tetapi kehilangan keuletan (ductility). Teknologi dan Rekayasa 52 .Baja Paduan 2. Bersama kromium. memperbaiki ketahanan aus. 3. Chrom Pada penggunaan 0. Cobalt Bahan ini memperbaiki kekerasan dan hambatan skala juga memperbaiki sifat potong untuk baja alat dengan 810%. oksidasi.

5% memberikan tahan korosi dan kekuatan yield pada baja paduan.Baja Paduan 4. Teknologi dan Rekayasa 5. Timah (Lead) Di atas 0. Tembaga (Copper) Pada tipikal range 0. Mangan Pada range 0. Persentase 1-2% memperbaiki kekuatan dan kelenturan dan sifat non magnetis hingga 5%.2-0.25% digunakan untuk meningkatkan mampu mesin pada baja karbon. 53 . 6.3-2% mengurangi kerapuhan sulphur.

dan kekerasan. Silikon bahan yang mudah teroksidasi (berkarat). 54 Teknologi dan Rekayasa . Silikon Dengan penggunaan range 0.3-5% meningkatkan kekuatan. 8.2-3% memperbaiki kekuatan dan kekerasan tetapi mengurangi keuletan. hambatan retak. kelenturan dan kekerasan tanpa aspek keuletan. Nikel Pada range 0. Pada proporsi yang tinggi memperbaiki tahan korosi.3-5% meningkatkan kekuatan temperatur tinggi. Molydenum Pada penggunaan 0. 9.Baja Paduan 7.

3-0.5% meningkatkan mampu mesin tetapi mengurangi keuletan dan mampu las.75% meningkatan kekuatan dan kekerasan pada baja maraging. Vanadium Bahan ini memperbaiki sifat kekerasan dan jika dikombinasikan dengan karbon dapat tahan aus.Baja Paduan 10. 13. Sulphur (Belerang) Di atas 0. 55 Teknologi dan Rekayasa . 11. Titanium Pada proporsi 0. 12. Tungsten Bahan ini memberikan kekerasan tinggi dan kelenturan pada temperatur tinggi.

Untuk logam non ferro antara lain aluminium. dan lain-lain. perak.masing jenis logam. titanium. tembaga. Oleh karena itu penggunaan logam tersebut juga disesuaikan dengan sifat-sifat yang dimiliki masing . seng. timah. 56 Teknologi dan Rekayasa . Ada yang dalam bentuk logam murni dan ada yang campuran atau paduan. timah.Baja Stainless Baja Stainless adalah baja karbon dengan campuran kromium 10% sehingga tahan terhadap karat. Contoh logam non ferro paduan adalah perunggu (paduan tembaga dengan timah) dan kuningan (paduan tembaga dengan seng).

dan matrik adalah penguat yang berbentuk serat yang diatur. sedangkan termoset polimer adalah plastik yang apabila dipanaskan akan menjadi abu.Material Non Logam Plastik Plastik adalah bahan berdasar polimer. yaitu termoplastik polimer yang apabila dipanaskan akan meleleh dan dapat dicetak kembali. Plastik ada dua macam. resin sebagai pengikat biasanya plastik. Komposit Komposit adalah bahan yang terbuat dari resin dan matrik. 57 Teknologi dan Rekayasa .

Hal ini dilakukan karena titik lebur dari keramik tinggi sekali (diatas 2000OC) sehingga untuk menyatukan dipanaskan hingga suhu sekitar 1200 sampai kulit dari butiran serbuk meleleh dan disatukan dengan butiran yang lain. 58 Teknologi dan Rekayasa .Material Non Logam Keramik Keramik adalah bahan yang pembuatannya menggunakan powder teknologi.

59 Teknologi dan Rekayasa .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful