SATUAN ACARA PENYULUHAN Bidang studi Topik Sasaran Tempat Waktu : Ilmu Keperawatan Maternitas : Ca Cervix : Ibu dan

keluarga : Ruang Poliklinik Onkologi RSUD Dr. Soetomo Surabaya : 1 x 45 Menit

Hari/Tanggal : ...................

I. Tujuan Instruksional Umum : o Untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan keluarga tentang ca cervix II. Tujuan Instruksional Khusus : o Setelah diberikan penyuluhan selama 45 menit tentang ca cervix ibu dan keluarga dapat: a. b. c. d. e. f. Menyebutkan pengertian Kanker Cervik Menyebutkan penyebab Kanker Cervik Menyebutkan faktor resiko Kanker Cervik Menyebutkan gejala Kanker Cervik Menyebutkan pencegahan Kanker Cervik Menyebutkan penanganan Kanker Cervik

III. SASARAN o Ibu dan keluarga yang berkunjung ke Poliklinik Onkologi RSUD Dr.Soetomo Surabaya IV. MATERI 1. Pengertian Kanker Cervik 2. Penyebab Kanker Cervik 3. Faktor resiko Kanker Cervik 4. Gejala Kanker Cervik 5. Pencegahan Kanker Cervik 6. Penanganan Kanker Cervik dengan Vulva Hygiene

V. METODE 1.  Menyebutkan materi penyuluhan yang akan diberikan Pelaksanaan :  Menjelaskan tentang pengertian Ca Cervix  Memberikan kesempatan pada ibu untuk bertanya  Menjelaskan tentang penyebab Ca Cervix  Memberikan kesempatan pada ibu untuk bertanya  Menjelaskan tentang factor resiko Ca Cervix  Memberikan kesempatan pada ibu untuk bertanya  Menjelaskan tentang gejala Ca cervix  Memberikan kesempatan pada ibu  Mendengarkan  Mendengarkan KEGIATAN PESERTA  Menyambut salam dan mendengarkan 2 27 Menit  Mendengarkan dan memperhatikan  Bertanya dan menjawab pertanyaan yg diajukan  Mendengarkan dan memperhatikan  Bertanya dan menjawab pertanyaan yang diajukan  Mendengarkan dan memperhatikan. Ceramah 2. KEGIATAN PENYULUHAN NO 1 WAKTU 3 Menit KEGIATAN PENYULUHAN Pembukaan:  Memperkenalkan diri  Mendengarkan  Menjelaskan tujuan dari penyuluhan. MEDIA 1.  Bertanya dan menjawab pertanyaan yg diajukan  Mendengarkan dan memperhatikan  Bertanya dan menjawab pertanyaan yg diajukan .  Melakukan kontrak waktu. 2. Diskusi (tanya jawab) VI. Lembar Balik (buku gambar/kalender kecil) Leaflet VII.

Peserta antusias terhadap materi penyuluhan. Peserta mengikuti jalannya penyuluhan sampai selesai c. Evaluasi Hasil a. Ibu mengetahui factor resiko Kanker Cervik . Penyelenggaraan penyuluhan diruang Poliklinik Onkologi RSUD Dr. Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar 3. Evaluasi struktur a. 2.untuk bertanya  Menjelaskan tentang pencegahan Ca Cervix  Memberi kesempatan pada ibu bertanya.  Menjelaskan tentang penanganan Ca Cervix  Memberi kesempatan pada ibu bertanya. b. Ibu mengetahui penyebab Kanker Cervik c. KRITERIA EVALUASI 1. Peserta hadir ditempat penyuluhan. Evaluasi proses a. Pengorganisasian penyelenggara dilakukan setelah peserta penyeluhan diseleksi.Soetomo Surabaya c. Evaluasi :  Menanyakan pada ibu tentang materi yang diberikan dan reinforcement kepada ibu bila dapat menjawab & menjelaskan kembali pertanyaan/materi Teriminasi :  Mengucapkan terimakasih kepada ibu-ibu  Mengucapkan salam  Mendengarkan dan memperhatikan  Bertanya dan menjawab pertanyaan yg diajukan  Mendengarkan dan memperhatikan  Bertanya dan menjawab pertanyaan yg diajukan 3 13 Menit  Menjawab dan menjelaskan pertanyaan 4 2 Menit  Mendengarkan dan membalas salam VIII. Ibu mengetahui pengertian Kanker Cervik b. b.

Memotivasi peserta untuk tetap aktif dan memperhatikan proses penyuluhan. Ibu mengetahui pencegahan Kanker Cervik f. Mencatat pertanyaan yang diajukan peserta. c. alamat dan jumlah peserta. Memotivasi peserta untuk bertanya. Protokol / Pembawa acara Uraian tugas : • • • Membuka acara penyuluhan.d. Menginterupsi penyuluh tentang istilah/hal-hal yang dirasa kurang jelas bagi peserta d. serta menempatkan diri sehingga memungkinkan dapat mengamankan jalannya proses penyuluhan. Mengevaluasi hasil penyuluhan denga rencana penyuluhan. Memotivasi peserta untuk bertanya materi yang belum jelas. . memperkenalkan diri dan tim kepada peserta. Menyampaikan evaluasi langsung kepada penyuluh yang dirasa tidak sesuai dengan rencana penyuluhan. Mengevaluasi peserta tentang kejelasan materi penyuluhan. b. Fasilitator Uraian tugas : • • • • Ikut bergabung dan duduk bersama di antara peserta. Observer Uraian tugas : • • • • • Mencatat nama. Ibu mengetahui gejala Kanker Cervik e. Penyuluh / Pengajar Uraian tugas : • • • Menjelaskan materi penyuluhan dengan jelas dan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta. Mengamati perilaku verbal dan non verbal peserta selama proses penyuluhan. PENGORGANISASIAN & URAIAN TUGAS a. Ibu mengetahui penanganan Kanker Cervik IX. Mengatur proses dan lama penyuluhan Menutup acara penyuluhan.

Faktor resiko Ca Cervix Faktor resiko pada ca Cervix antara lain : a. Ibu dengan banyak anak . II. Pengertian Ca Cervix Kanker serviks adalah penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh penderita.7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut. Di Indonesia. kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Berawal terjadi pada leher rahim. saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan.MATERI PENYULUHAN I. yang menyerang leher rahim. selain disebabkan oleh virus HPV. Wanita Umur di atas 40 tahun b. Sekitar 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Menurut WHO.000 kasus kanker serviks. sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.Akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya. Penyebab Ca Cervix Pertama. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. III. Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe. Kanker ini 99. Letaknya antara rahim (uterus) dengan liang senggama wanita (vagina). Kedua. apabila telah memasuki tahap lanjut. setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.

Tidak berhubungan intim dengan pasangan yang berganti-ganti Rajin melakukan pap smear setiap dua tahun sekali bagi yang sudah aktif secara seksual Melakukan vaksinasi HPV bagi yang belum pernah melakukan kontak secara seksual Memelihara kesehatan tubuh Tidak merokok . Perdarahan di luar siklus menstruasi. Gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut. Munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding). c. e. Anda yang sudah aktif secara seksual amat dianjurkan untuk melakukan tes pap smear (metode pemeriksaan standar untuk mendeteksi kanker leher rahim) setiap dua tahun sekali. f. Merokok f. Kebersihan diri kurang (daerang Vagina) g. b. d. Wanita tuna susila/berganti ganti pasangan sex e. maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung Juga hambatan dalam berkemih. Gejala Ca Cervix Pada tahap awal. Wanita kawin usia muda d. V. b. upaya pencegahannya pun sangat mungkin dilakukan. Gejala kanker servix tingkat lanjut adalah: a. c. d. serta pembesaran ginjal. Keputihan yang berlebihan dan tidak normal.c. Yaitu dengan cara : a. e. kanker serviks merupakan satu-satunya jenis kanker yang telah diketahui penyebabnya. Pencegahan Ca Cervix Meski menempati peringkat tertinggi di antara berbagai jenis penyakit kanker yang menyebabkan kematian. penyakit ini tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Apabila kanker sudah menyebar ke panggul. Karena itu. Itu sebabnya. Sosial ekonomi kurang IV. Penurunan berat badan drastis.

libia mayora kiri.  Dan untuk pelaksanaannya ialah sebagai berikut: a. untuk kebersihan perineum dan memberikan rasa nyaman. d. Dalam melakukan tindakan tersebut kita perlu mempersiapkan alat seperti : 1. Menjaga kebersihan Vagina VI. Selain untuk mencegak timbulkan bakteri dan virus yang berkembang biak di daerah vulva tindakan tersebut mempunyai tujuan lain yaitu untuk mencegah infeksi. Vulva hygiene merupakan tindaan membersihkan vulva dan daerah sekitarnya pada wanita. libia minora kanan. Siram vulva dengan air cebok yang berisi larutan desinfektan atau air hangat c. Betadin dan kain kasa (bila ada). Cuci tangan b. Kapas atau tissue 2. Cara mengusap dari atas ke bawah bila masih kotor diusap lagi dengan kapas atau tissue yang baru hingga bersih . perineum. ntuk penyembuhan luka jahitan perineum (pada Wanita post partum).f. libia mayora kanan. Vulva dibersihkan mulai dari libia minora kiri. Kemudian ambil kapas untuk membuka libia minora . Penanganan Ca Cervix Salah satu penanganan pada kasus Ca Cervix yang paling efektif ialah dengan memelihara kebersihan Vulva/Vulva hygiene. Botol cebok berisi larutan desinfektan atau air hangat sesuai dengan kebutuhan 3.