P. 1
Globalisasi Dan Administrasi Negara

Globalisasi Dan Administrasi Negara

|Views: 50|Likes:
Published by Kemal Ahmad Ridla
Hubungan antara
Hubungan antara

More info:

Published by: Kemal Ahmad Ridla on May 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/23/2013

pdf

text

original

KEMAL AHMAD RIDLA 1206254605

Pada masa menguatnya peran negara (statisme) banyak sekali bidang yang ditangani negara. . sehingga kedudukan administrasi negara sebagai praktek maupun ilmu mengakar kuat di masyarakat. khususnya di bidang ekonomi. Campur tangan negara yang besar . sebaliknya sektor swasta atau bisnis menjadi semakin kuat. dianggap dapat membunuh inisiatif masyarakat dan dunia swasta karena itu segala bentuk monopoli dan proteksi harus dihapus. Namun di era globalisasi peranan sektor publik melemah. Menguatnya peran aktor bisnis di satu sisi dan diikuti melemahnya peran aktor negara dan birokrasi. Era saat ini dikenal sebagai era globalisasi. era perdagangan bebas atau liberalisasi ekonomi.

globalisasi ditandai oleh pudarnya negara bangsa dan semakin kuatnya peran aktor-aktor non-negara.  Dari sisi politik.  Globalisasi dapat juga berarti internasionalisasi yakni meningkatnya relasi lintas bangsa yang mengatasi identitas dan batas yurisdiksi negara . globalisasi menunjuk ekonomi pasar yang terintegrasi secara global.  Dalam lingkup ekonomi. Istilah globalisasi secara sempit sering dikaitkan dengan fenomena aktivitas ekonomi berskala global.

cara merasa. Dalam hal ini. Herry Priyono mengartikan globalisasi bukan sekedar soal perdagangan bebas. dan cara bertindak ke lingkup seluas bola dunia. . globalisasi dipahami sebagai suatu cara pandang (way of life). cara berpikir. Bukan hanya seluas lingkup suku atau negara bangsa atau globalisasi. Globalisasi sebagai perentangan cara hidup.

Globalization as process Dari sudut pandang ekonomi politik. dan di luar jangkauan batas waktu dan ruang (dunia menyatu). 2. Globalization as ideology Ideologi dibalik globalisasi adalah ideologi demokrasi kapitalis Barat. Globalization as border openness Globalisasi berarti dihapusnya aturan-aturan negara yang menghambat dan kebijakan proteksionis sehingga mempermudah terjadinya transaksi finansial dan komunikasi secara cepat dan hubungan perdagangan dan budaya 3. 5. Pengaruhnya terhadap administrasi negara adalah berkembangnya ilmu perbandingan administrasi negara. globalisasi bukanlah suatu fenomena baru tapi bagian dari proses akumulasi kapital dalam kapitalisme modern yang telah berlangsung secara terus menerus selama berabad-abad. Dunia yang semakin menyatu jelas berdampak secara signifikan pada eksistensi lembaga negara dan lembagalembaga lain yang batas teritorialnya tidak mudah dilanggar atau tertutup. . Globalisasi membawa perubahan kekuasaan dan peran sosial.1. 4. ekonomi dan politik dari lembaga negara. globalisasi menunjuk pada segala sesuatu yang bersifat luas. menyebar. Globalization as phenomenon Sebagai fenomena. Globalization as internationalization sebagai gejala semakin meningkatnya hubungan lintas batas negara antar organisasi. Ide-ide dalam ideologi globalisasi ini membutuhkan peran ekonomi politik dan administrasi negara yang minimal.

Ali Farazmand (1999) menjelaskan bagaimana implikasi globalisasi terhadap administrasi negara. 6. Globalisasi memicu elitisme. Tantangan terbesar datang dari kemungkinan terjadinya perubahan karakter dan aktivitas negara dan administrasi negara dari ”civil administration to non-civil administration”. 5. . Globalisasi meningkatkan privatisasi. 4. yang memicu korupsi. Globalisasi menghancurkan spirit publik karena tidak sepenuhnya melibatkan partisipasi publik dari semua lapisan masyarakat. Perubahan mendasar dalam konfigurasi ranah publik dan ranah privat. Globalisasi memicu kegagalan pasar. Yang bersifat negatif: 1. 3. 2.

2. Sehingga profesional dari komunitas global memiliki kesempatan dan tanggungjawab untuk menyelesaikan pr0bolem global yang ada. . Sebagai penjaga dari ’kepentingan komunitas global’ . 4. administrator negara dari negara sedang berkembang mempunyai tanggungjawab untuk bertindak secara etis dan bermoral. Globalisasi menantang kesadaran atau hati nurani komunitas administrasi negara.Yang bersifat positif: 1. 3. Globalisasi meningkatkan cakupan dan perspektif studi administrasi negara yang komparatif. praktek dan ilmu administrasi negara menjadi semakin luas. Muncul tantangan-tantangan global baru yang membuat ruang lingkup. Globalisasi tidak membuat negara dan administrasi negara berakhir.

6 (Nov-Dec 1999) pp 509-522 . Vol.59 No. Ali Farazmand. 1999. Public Administration Review. Globalization and Public Administration.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->