P. 1
Modul Foxpro 9 by edit

Modul Foxpro 9 by edit

|Views: 53|Likes:
Published by kemalazis
cara belajar foxpro 9
cara belajar foxpro 9

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: kemalazis on May 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/16/2013

pdf

text

original

MODUL 1 DASAR-DASAR VISUAL FOXPRO

1.1. Pendahuluan Microsoft Visual Foxpro merupakan perangkat lunak yang orientasinya adalah saplikasi bisnis, khususnya yang memakai database (pengolahan data) yang datanya cukup banyak. Microsoft Visual Foxpro merupakan salah satu sistem manajemen database (database management system, DBMS) berorientasi obyek yang memungkinkan pembuatan aplikasi database yang tangguh dengan cepat dan mudah. Kemudahan pembuatan aplikasi menggunakan Visual Foxpro antara lain karena pemrograman Visual Foxpro secara procedural dan sekaligus berorientasi obyek (object oriented programming, OOP) yang berjalan seiring dan saling terkait. Pemrograman procedural yang dikerjakan bersama-sama dengan pemrograman berorientasi obyek dan dilengkapi desain interaktif menjadikan Visual Foxpro banyak digunakan oleh para programmer Windows saat ini. Secara garis besar pembuatan aplikasi database meliputi proses-proses sebagai berikut: ƒ Merencanakan atau merancang aplikasi ƒ Membuat Database (tabel, view, relasi tabel). ƒ Membuat kelas (event, properti, method). ƒ Menyediakan akses kegunaan (form, menu, toolbar). ƒ Menyediakan akses informasi (query, report, grafik). ƒ Testing dan debuging.
Perancangan database, penentuan kebutuhan fungsional

Pembuatan database: Tabel, View, Relaei tabel

Penyediaan Akses fungsional bagi user, Form, Menu, Toolbar

Penyediaan Akses Informasi bagi user: Query, Report, Grafik

Testing dan Debuging Aplikasi

Diagram Proses Pembuatan Aplikasi Database 1.2. Memulai Visual Foxpro Ada beberapa cara memulai perangkat lunak Visual Foxpro, yaitu: 1. Memulai Visual Foxpro lewat menu Start – Programs – Microsoft Visual Foxpro. 2. Memulai Visual Foxpro lewat Shortcut Visual Foxpro. 1.3. Tampilan Utama Visual Foxpro 1.3.1. Jendela Microsoft Visual Foxpro Saat Microsoft Visual Foxpro dijalankan, sebuah jendela kerja akan tampil seperti gambar dibawah ini.

Toolbar

Menubar

Command Windows

1.3.2. Menu Bar 1.3.3. ToolBar Toolbar, seperti pada gambar dibawah, berisi ikon-ikon yang berfungsi mepersingkat perintah pada Menu Bar.

1.3.4 Jendela Project Manager Jendela Project Manager menunjukkan proyek aktif dan file- file penyusun proyek tersebut.

1.3.5 Jendela Properties Jendela Properties digunakan untuk mengubah properti suatu objek. Pengaturan properti pada jendela Properties dapat dilakukan dengan berbagai cara: • Dengan mengetikkan nilai yang diinginkan(contoh: properti Caption, Width). • Memilih nilai yang telah ada (contoh:properti Style, Aligment). • Memilih sampel yang ada (contoh: properti BackColor, ForeColor). • Browsing (contoh: properti Picture). Selain dengan jendela properties, pengaturan properti juga dapat dilakukan lewat program melalui baris-baris listing. 1.4. Elemen Dasar Visual Foxpro Elemen dasar Visual Foxpro terdiri dari Tipe Data (Type Data), Operator, Fungsi/Procedure dan perintah. 1.4.1. Tipe Data Dalam membuat program tidak terlepas dari rumus dan formula yanng berupa ekspresi. Dalam Visual Foxpro ekspresi atau rumus tidak boleh jenis data (type data) bercampur.

Tipe-tipe data yang tersedia dalam Visual Foxpro adalah karakter, karakter biner, numerik dan bilangan pecahan, bilangan bulat, bilangan pecahan ganda, bilangan uang, tanggal, tanggal plus jam, logika (L) dan memo (M). Tipe Karakter Tipe karakter adalah tipe data string berupa deretan karakter alfabet, dari A sampai Z, dan angka 0 – 9 yang dingggap karakter. Tipe karakter dibuat menggunakan (diapit) tanda kutip tunggal, kutip ganda atau tanda siku. Contoh: ‘Visual Foxpro’ “STMIK Tasikmalaya” [Visual Foxpro Programming] Tipe karakter Biner Tipe karakter biner seperti tipe data karakter biasa, tetapi bersifat permanen. Tipe Numerik dan Bilangan Pecahan Tipe numerik (float) adalah tipe angka atau angka pecahan yang mempunyai jangkauan -0.999999999E+19 sampai dengan 0.999999999E+20. Tipe Bilangan Bulat Tipe bilangan bulat adalah tipe data angka yang mempunyai jangkauan antara-2147483647 sampai dengan 2147483646. Tipe Bilangan Pecahan Ganda Tipe bilangan pecahan ganda (lebih besar dari tipe float) adalah tipe angka atau angka pecahan yang mempunyai jangkauan +/4.94065645841247E-324 sampai +/-8.9884656743115E307. Tipe Bilangan Uang Tipe bilangan uang adalah tipe data untuk bentuk data berupa uang yang mempunyai jangkauan -922337203685477.5808 sampai dengan 922337203685477.5807. Untuk menyatakan bilangan bentuk uang kita harus menggunakan simbol $ (bentuk default). Tipe Tanggal Tipe tanggal adalah tipe data untuk bentuk data tanggal (date). Format defaultnya adalah bentuk tanggal US, dengan format mm/dd/yy (jika SET CENTURY OFF). Untuk memudahkan kita membentuk format tanggal tertentu, perhatikan tabel dibawah ini:
Pengaturan AMERICAN ANSI BRITISH/FRENCH GERMAN ITALIAN JAPAN / TAIWAN USA MDY DMY YMD Format saat SET CENTURY OFF mm/dd/yy yy.mm.dd dd/mm/yy dd.mm.yy dd-mm-yy yy/mm/dd mm-dd-yy mm/dd/yy dd/mm/yy yy/mm/dd

Tipe Logika (L) Tipe logika (L) adalah tipe data untuk bentuk logika TRUE (benar), dapat digunakan simbol T, t, Y atau FALSE (salah) dapat digunakan simbol F,f,N,n. Tipe Memo Tipe memo adalah tipe data untuk digunakan sebagai karakter panjang, dan hanya berlaku untuk field bukan variabel. Memo berukuran tidak tetap, seperti karakter dan disimpan dalam file .FPT. Tipe Umum (G) Tipe data umum biasa dapat dipakai untuk menyimpan data OLE (Object Linking Embedded), seperti spreadsheet, grafik, suara yang dibuat dari aplikasi lain. 1.4.2. Operator Operator adalah simbol yang dipakai untuk operasi tertentu, biasanya dipakai dalam ekpresi atau rumus tertentu. Contoh simbol – simbol operator seperti pada tabel berikut: Operator Kegunaannya Untuk tipe data = Pengujian kesamaan Semua tipe + Penjumlahan Numeric, Character, Date, DateTime ! atau NOT Negasi (kebalikan) Logical *, / Perkalian/Pembagian Numeric ^ Perpangkat Numerik Catatan: Dalam suatu ekpresi variabel harus memiliki tipe data yang sama, jika tidak sama harus dikonversikan dahulu tipe datanya. 1.4.3. Fungsi / Procedure Fungsi atau procedure adalah kumpulan instruksi tertentu untuk tujuan tertentu yang diberi nama, sehingga jika ingin dipakai hanya menyebutkan nama fungsinya saja. 1.5. Perintah-perintah dasar Foxpro SET DEFAULT TO <path-drive> Digunakan untuk mengaktifkan/merubah drive kerja. Contoh:SET DEFAULT TO C:\FOXPRO ↵ CLOSE ALL Digunakan untuk menutup semua jendela yang aktif. QUIT Perintah untuk keluar dari Visual Foxpro. 1.6. Aplikasi Dengan Form Form merupakan sebuah objek pada Visual Foxpro yang digunakan untuk mengolah data tabel atau sebagai dasar rancangan tampilan aplikasi lainnya. Untuk membuat form dapat kita lakukan dengan 3 cara yaitu: 1. Dengan bantuan Wizard 2. Desain 3. Programming Desain Form dan Modifikasi Form Setelah kita bisa membuat form dengan Wizard, dan terlihat ada kelemahan. Maka untuk itu kita harus menggunakan cara kedua yaitu dengan mendesain Form sendiri. Langkah untuk membuat/medesain form menurut keinginan sendiri sbb: ƒ Pada Command Window, ketikkan perintah: CREATE FORM <nama-form> atau pilih menu FILE – NEW – FORM – NEW FILE, sehingga muncul kotak dialog:
Toolbar Form Control Jendela Propertisl Jendela Form Designer

ƒ

ƒ

Jendela Properties Jendela Properties digunakan untuk mengubah properti suatu objek. Pengaturan properti pada jendela Properties dapat dilakukan dengan berbagai cara: • Dengan mengetikkan nilai yang diinginkan (contoh: properti Caption, Width). • Memilih nilai yang telah ada (contoh: properti Style, Aligment). • Memilih sampel yang ada (contoh: properti BackColor, ForeColor). • Browsing (contoh: properti Picture). Mengaktifkan/menjalankan Form Untuk menjalankan/mengaktifkan sebuah Form langkahnya yaitu pada Commad Window ketikkan perintah: DO FORM <namaform> atauPilih Menu Program – Do – <nama-file-fom> atau Pada Toolbar, klik tombol atau pada Keyboard tekan CTRL+E. Menambah/mendesain Kontrol Form Untuk menambahkan sebuah kontrol baru pada sebuah form, caranya adalah klik sebuah kontrol yang kita inginkan dari Toolbar Form Control, kemudian dilam jendela Form designe, Drag dan Drop pointer mouse untuk membuat kotak kontrol yang kita inginkan. Beberapa jenis kontrol yang biasa dipakai adalah: Toolbar Name Function Label Digunakan untuk membuat komentar atau keterangan pada Form Textbox EditBox Option CheckBox ComboBox Grid Image Line Sebuah kontrol yang dapat berisi data field atau sebuah variabel memori. Sebuah kontrol yang dapat berisi data field atau sebuah variabel memori dan mempunyai scrolling bar. Digunakan untuk memberikan beberapa pilihan/option yang hanya bisa dipilih satu. Digunakan untuk memberikan pilihan/option yang bisa di pilih lebih dari satu. Digunakan untuk menginputkan data sekaligus bisa digunakan untuk pemilihan data tertentu. Digunakan untuk menampilkan data dari suatu tabel. Fungsinya untuk menampung gambar yang biasanya diambil dari file yang terpisah. Digunakan untuk membuat sebuah garis.

Commad Button Digunakan untuk mengeksekusi sebuah perintah program tertentu.

TUGAS PRAKTIKUM I 1. Kerjakan Form dibawah ini Desain sendiri sehingga hasilnya seperti dibawah ini. Kemudian simpan denga nama fiel FORM1A.SCX. ƒ Ketikkan pada objek Form Procedure Init dan Objeck Command1 Procedure Click. Thisform.text1.Value="" Thisform.text2.Value=0 Thisform.text3.Value=0 Thisform.text4.Value=0 Thisform.text1.SetFocus() ƒ Ketikkan pada Objek Command2 Procedure Click. Thisform.release() ƒ Ketikkan pada Objek Text3 Procedure Valid A = Thisform.text2.value B = Thisform.text3.value C =A*B Thisform.text4.value = C TUGAS PRAKTIKUM II 1. Buatlah sebuah program untuk menghitung penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian dari dua buah bilangan dengan desain output seperti berikut:

2. Simpanlah form tersebut dengan nama FORM1B.SCX TUGAS PRAKTIKUM III 1. Buatlah program untuk menghitung konversi dari celcius menjadi reamur, fanrenheit dan kelvin menggunakan rumus sebagai berikut: Reamur = 4/5 celcius Fanrenheit = 9/5 Celcius + 32 Kelvin = Celcius + 273 2. Dengan desain output seperti berikut:

3. Simpan form tersebut dnegan nama FORM1C.SCX

Proses Percabangan Bersyarat Dari pertemuan sebelumnya, program yang kita buat adalah program yang bersifat sequence/terurut Artinya proses dimulai dari baris instruksi pertama dan berlanjut terus sampai instruksi terakhir secara terurut. Seandainya sebuah instruksi perlu meloncat atau mengerjakan sebuah instruksi dengan suatu syarat tertentu, maka diperlukan suatu perintah pengulangan dan perintah percabangan. Struktur Percabangan Percabangan kondisional memungkinkan kita memeriksa suatu kondisi, kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut membentuk operasi berbeda. Terdapat dua perintah di Visual Foxpro yang dipakai untuk membuat percabangan kondisional. Perintah Logika IF Perintah ini mengeksekusi secara kondisional sekumpulan perintah berdasarkan nilai ekspresi logika. Secara umum, perintah percabangan bersyarat yang biasa digunakan antara lain: • IF … ENDIF Sintak perintah ini adalah: IF <kondisi> ……………………… ……………………… Bagian program yang dijalankan bila ……………………… kodisi terpenuhi/benar ENDIF • IF … ELSE … ENDIF Sintak perintah ini adalah: IF <kondisi> <Bagian program yang akan dijalankan bila kondisi benar> ELSE <Bagian program yang akan dijalankan bila kondisi salah> ENDIF Perintah DO CASE … ENDCASE Perintah ini mengeksekusi sejumlah perintah pertama yang ekspresi kondisinya bernilai True (.T). Sintak perintah ini adalah: DO CASE CASE <expresi-1> <Bagian program yang akan dijalankan bila kondisi-1 benar> CASE <expresi-2> <Bagian program yang akan dijalankan bila kondisi-2 benar> … CASE <expresi-n> <Bagian program yang akan dijalankan bila kondisi-n benar> OTHERWISE <Bagian program yang akan dijalankan bila semua kondisi salah> ENDCASE Buatlah contoh form dengan layout seperti dibawah ini: Ketentuan Proses: Nilai Abjad >> > 85 abjad A 76-85 abjad B 66- 75 abjad C 56-65 abjad D <55 abjad E Keterangan >> Jika nilai_akhir>55, Lulus Jika nilai_akhir<55, Tidak Lulus   Langkah – Langkah: Untuk membuat pilihan Jurusan gunakan control OptionGroup, langkahnya: Tambahkan objek Optiongroup dari form control ke form, maka akan muncul:

MODUL 2 LOGIKA PERCABANGAN

Untuk mengganti masing-masing option, klik kanan pada objek optiongroup tersebut, kemudian pilih Builder, maka akan muncul:

 

Pada Number Of Button, ubah menjadi 2 ( untuk menentukan banyaknya option/pilihan pada Optiongroup tersebut).kemudian ganti masing-masing caption. Klik Tab Layout, untuk mengatur tampilan option.

 

Untuk menset format angka pada object text3, ubahlah properties Value = 0 Pada objek Text3, masukkan code program dibawah ini pada procedure InteractiveChange. nilai=thisform.text3.value if nilai>=55 thisform.text5.value="Lulus" else thisform.text5.value="Tidak Lulus" endif

do case case nilai>85 thisform.text4.value="A" case nilai>75 thisform.text4.value="B" case nilai>65 thisform.text4.value="C" case nilai>55 thisform.text4.value="D" otherwise thisform.text4.value="E" endcase Pada objek Command1 (tombol Data baru), masukkan code program pada procedure Click. thisform.text1.value="" thisform.text2.value="" thisform.optiongroup1.value=1 thisform.text3.value=0 thisform.text4.value="" thisform.text5.value="" thisform.text1.setfocus Pada objek Command2 (tombol Keluar), masukkan code program pada procedure Click. Thisform.release TUGAS PRAKTIKUM IV Kerjakan Form dibawah ini untuk memasukkan daftar pembelian komputer dan asesorisnya. Kemudian simpan dengan nama FORM2A.SCX

1.

Aturlah Properties Object form diatas: OBJECT PROPERTIES NILAI/VALUE Form1 Caption FORM PEMBELIAN AutoCenter .T. – True Label1 Caption DAFTAR PEMBELIAN KOMPUTER & ACCESSORIES Autosize .T. – True FontSize 10 FontBold .T. – True Label2 Caption NAMA PEMBELI Autosize .T. – True Label3 Caption NAMA BARANG Autosize .T. – True Label4 Caption HARGA SATUAN Autosize .T. – True Label5 Caption JUMLAH BARANG Autosize .T. – True Label6 Caption TOTAL BAYAR Autosize .T. – True Label7 Caption DIBAYAR Autosize .T. – True Label8 Caption SISA Autosize .T. – True Label9 Caption KETERANGAN Autosize .T. – True Check1 Caption LUNAS AutoSize .T. – True Command1 Caption \<MULAI Command2 Caption \<SELESAI Object OptionGroup1: Option1 Caption NAMA PEMBELI Autosize .T. – True Option2 Caption NAMA PEMBELI Autosize .T. – True Ketikkan Procedure/Event pada Object dibawah ini: ƒ Form1 Procedure Init dan Commad1 Procedure Click Thisform.text1.Value ="" Thisform.combo1.Value="" Thisform.text2.Value=0 Thisform.text3.Value=0 Thisform.text4.Value=0 Thisform.text5.Value=0 Thisform.text6.Value=0 Thisform.check1.Value = 0 Thisform.optiongroup1.Value = 0 Thisform.text1.SetFocus() ƒ Command2 Procedure Click Thisform.Release() ƒ Combo1 Procedure LostFocus

Kode = Thisform.combo1.Value DO Case CASE kode="KOMPUTER" hrg = 5000000 CASE kode="KEYBOARD" hrg = 25000 CASE kode="MONITOR" hrg = 750000 CASE kode="MOUSE" hrg = 30000 ENDCASE Thisform.text2.Value = hrg ƒ Text3 Procedure Valid hrg = Thisform.text2.Value jml = Thisform.text3.Value Tb = Hrg * Jml Thisform.text4.Value = Tb ƒ Text5 Procedure Valid Tb = Thisform.text4.Value Dbyr = Thisform.text5.Value Ss = Tb - Dbyr DO CASE CASE ss=0 Thisform.label8.Caption ="SISA" Kt1=1 kt2_1=0 kt2_2=1 CASE ss>0 Thisform.label8.Caption ="SISA" Kt1=0 Kt2_1=0 Kt2_2=1 CASE ss<0 Thisform.label8.Caption ="KEMBALI" Kt1=1 Kt2_1=1 Kt2_2=0 ENDCASE Thisform.text6.Value = ss Thisform.check1.Value = kt1 Thisform.optiongroup1.option1.Value = kt2_1 Thisform.optiongroup1.option2.Value = kt2_2 2. Setelah selesai, jalankan Form tersebut dan lihatlah hasilnya. 1. TUGAS PRAKTIKUM V Buatlah program untuk menggeser kalimat dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan, dngan desain output seperti berikut ini !

2.

3.

Aturlah properties objek Timer1 dan Timer2: Interval = 100 Ketikkan listing program sebagai berikut:  Pada objek Timer1, klik Timer, letakkan listing program berikut ini: If Thisform.label1.top <=250 bantu = thisform.label1.Top thisform.label1.Top=bantu+3 ELSE thisform.label1.Top=0 ENDIF  Pada objek Timer2, Klik Timer, letakkan listing program berikut ini: If Thisform.label1.left <=350 bantu = thisform.label1.left thisform.label1.left=bantu+3 ELSE thisform.label1.left=0 ENDIF Simpanlah form tersebut dengan nama FORM2B.SCX TUGAS PRAKTIKUM VI Buatlah program aplikasi untuk menghitung total bayar pada suatu hotel dibawah ini. Aturlah Tampilan dan Properties Form tersebut sehingga tampilannya seperti dibawah ini:

1.

Ketentuan Program: ƒ Jenis kamar yang ditawarkan: EKONOMI,BISNIS,EXECUTIVE,SWEETROOM ƒ Nama Tamu, Jenis Pengunjung, Tarif/hari, Tgl Masuk, Tgl Keluar dan Biaya lain-lain di inputkan

ƒ ƒ ƒ

Lama Menginap, pajak wisata, Biaya menginap dan total bayar otomatis ditampilkan. Lama Menginap Dihitung dari Tanggal keluar – Tanggal Masuk Biaya Menginap ditampilkan berdasarkan jenis kamar yang dipilih Jenis Kamar Biaya Nginap/hari EKONOMI 150000 BISNIS 300000 EXECUTIVE 600000 SWEETROOM 850000 Pajak Wisata dihitung dari 10% dari Biaya Menginap Total Bayar dihitung dari (Biaya Menginap*Lama Menginap)+Biaya Lain-lain+Pajak Wisata

ƒ ƒ 2.

Simpan Form tersebut dengan nama FORM2C.SCX

Proses Pengulangan Perulangan memungkinkan kita mengeksekusi satu atau lebih baris kode sebanyak yang kita kehendaki. Terdapat tiga perintah di Visual Foxpro yang dipakai untuk perulangan, yaitu: 1. Perintah DO WHILE – ENDDO Perintah ini mengeksekusi perintah-perintah yang ada didalam loop kondisional. Perulangan akan dilakukan terus menerus selama kondisi tersebut terpenuhi (.T. atau Benar). Sintak dari perintah pengulangan tersebut adalah: DO WHILE ……………………. Bagian program yang akan diulang ENDDO Pengulangan tersebut akan dilakukan bila kondisi benar. Pengulangan dengan kondisi ini dapat pula menggunakan kondisi .T., yaitu: DO WHILE .T. ……………………. Bagian program yang akan diulang [Loop] [Exit] ENDDO Contoh: x=1 DO WHILE x <= 20 ? x x=x+1 ENDDO Pengulangan EOF() dan BOF() Dalam Proses Berulang Proses pengulangan dapat dilakukan dalam memproses record-record dalam suatu tabel satu persatu hingga habis. Untuk membatasi pengulangan biasa digunakan fungsi EOF() (End Of File) dan BOF() (Begin Of File). Fungsi tersebut akan memberikan fungsi nilai logika .T. bila pointer telah berada diakhir file. Bentuk pengulangan untuk memproses file data sampai habis: DO WHILE.NOT.EOF() ……………………. Bagian program yang akan diulang ENDDO 2. Perintah FOR . . . ENDFOR Perulangan ini akan mengeksekusi perintah-perintah sebanyak yang kita tentukan. Nilai yang kita tentukan merupakan nilai tetap/konstanta. Sintak dari perintah pengulangan tersebut adalah: FOR <var>=<nilai_awal> TO <nilai_akhir> ……………………. Bagian program yang akan diulang ENDFOR Contoh: FOR v_angka = 1 TO 10 ? v_angka ENDFOR 3. Perintah SCAN . . . ENDSCAN Perintah ini memindahkan pointer record melewati tabel yang sedang dipilih dan mengeksekusi blok perintah setiap kali record memenuhi syarat kondisi yang ditentukan. Sintak dari perintah pengulangan tersebut adalah: SCAN [FOR <kondisi1>] [WHILE <kondisi2>] ……………………. Bagian program yang akan diulang [loop] [Exit] ENDSCAN Contoh: SCAN FOR kota = “Tasikmalaya” ? nama, jurusan ENDSCAN 1. TUGAS PRAKTIKUM VII Buatlah program perulangan untuk menampilkan bilangan 1 sampai dengan 10 menggunakan fungsi for dan do while dnegan desain outputnya seperti berikut. Kemudian simpan form tersebut dengan nama FORM3A.SCX

MODUL 3 LOGIKA PENGULANGAN/LOOP

2.

Kemudian isi kode program sesuai dengan objek dan event yanng diperlukan, antara lain: • Pada objek Tombol For, klik Click event, letakkan listing program berikut ini: FOR i = 1 TO 10 Thisform.list1.AddListItem('Nilai For Ke ='+ALLTRIM(STR(i))) ENDFOR • Pada objek Tombol Do While, klik Click event, letakkan listing program berikut ini: i=1 DO WHILE i<=10 thisform.list1.AddListItem('Nilai Do While Ke ='+ALLTRIM(STR(i))) i=i+1 ENDDO • Pada objek Tombol Hapus, klik Click event, letakkan listing program berikut ini: thisform.list1.Clear • Pada objek Tombol Keluar, klik Click event, letakkan listing program berikut ini: thisform.Release

1.

TUGAS PRAKTIKUM VIII Buatlah program untuk menformat huruf dengan font style, warna dan latar dengan desain outputnya seperti berikut. Simpan form tersebut dengan nama FORM3B.SCX

2.

Ketikkan source code untuk masing-masing objek: • Pada objek OptionGroup1-Option1, klik Click event, letakkan listing berikut: thisform.label1.ForeColor = RGB(255,0,0) • Pada objek OptionGroup1-Option2, klik Click event, letakkan listing berikut: thisform.label1.ForeColor = RGB(0,255,0) • Pada objek OptionGroup1-Option3, klik Click event, letakkan listing berikut: thisform.label1.ForeColor = RGB(0,0,128) • Pada objek OptionGroup1-Option3, klik Click event, letakkan listing berikut: thisform.label1.ForeColor = RGB(128,64,64) • Pada objek OptionGroup2-Option1, klik Click event, letakkan listing berikut: thisform.label1.backColor = RGB(255,255,255) • Pada objek OptionGroup2-Option2, klik Click event, letakkan listing berikut: thisform.label1.backColor = RGB(0,0,0) • Pada objek OptionGroup2-Option3, klik Click event, letakkan listing berikut: thisform.label1.backColor = RGB(255,255,0) • Pada objek OptionGroup2-Option4, klik Click event, letakkan listing berikut: thisform.label1.backColor = RGB(192,192,192) • Pada objek OptionGroup3-Option1, klik Click event, letakkan listing berikut: thisform.label1.FontBold = .t. thisform.label1.FontUnderline = .F. thisform.label1.FontItalic = .F. • Pada objek OptionGroup3-Option2, klik Click event, letakkan listing berikut: thisform.label1.FontBold = .F. thisform.label1.FontUnderline = .F. thisform.label1.FontItalic = .T. • Pada objek OptionGroup3-Option3, klik Click event, letakkan listing berikut: thisform.label1.FontBold = .F. thisform.label1.FontUnderline = .T. thisform.label1.FontItalic = .F. • Pada objek Tombol Proses, klik Click event, Letakkan listing Berikut: thisform.label1.Caption = thisform.text1.Value • Pada objek Tombol Keluar, klik Click event, Letakkan listing Berikut: thisform.Release

MODUL 4 FUNGSI KONVERSI&MESSAGE BOX
4.1 FUNGSI Dalam Visual foxpro menyediakan beberapa fungsi yang biasa dipakai dalam pemograman. Fungsi tersebut antara lain fungsi konversi, fungsi string, fungsi tanggal dan waktu dll. 4.1.1Fungsi Konversi Fungsi ini berguna untuk mengubah elemen data dari suatu jenis ke jenis yang lainnya. Fungsi tersebut antara lain: ƒ VAL (string alphanumerik) Untuk mengubah string bilangan ke nilai numerik ƒ DTOC (date) Untuk merubah isi field date(tanggal) menjadi karakter ƒ CTOD (string alphanumerik) Untuk merubah string alphanumerik menjadi bentuk tanggal. 4.1.2Fungsi Tanggal Dan Waktu ƒ TIME() Menampilkan waktu yang ditunjukkan sistem komputer pada saat sekarang. ƒ DATE() Menampilkan tanggal sekarang ƒ CDOW(date) Menunjukkan nama hari yang ditunjukkan date. ƒ CMONTH(date) Menunjukkan nama bulan yang ditunjukkan date. ƒ DOW(date) Menunjukkan nama hari dalam seminggu 1=minggu, 2=senin, 3=selasa, 4=rabu, 5=kamis, 6=jumat, 7=sabtu 4.1.3 Fungsi String ƒ UPPER<alphanumerik> : Merubah teks/huruf menjadi huruf kapital. ƒ LOWER<alphanumerik> : Merubah teks/huruf menjadi huruf kecil. ƒ TRIM<alphanumerik> : Untuk menghapus/memotong spasi. ƒ LTRIM<aplanumerik> : Untuk menghapus spasi dari sebelah kiri. ƒ RTRIM<alphanumerik> : untuk menghapus spasi dari sebelah kanan. ƒ SUBSTR<alphanumerik> : untuk mengambil karakter/kata dari suatu kalimat/kata. ƒ LEFT<alpanumerik> : untuk mengambil karakter dari kiri. ƒ RIGHT<alphanumerik> : untuk mengambil karakter dari kanan. ƒ LEN<alphanumerik> : untuk menghitung jumlah karakter. ƒ ASC<alphanumerik> : untuk menghasilkan nilai numerik dari karakter ASCII TUGAS PRAKTIKUM IX 1. Kerjakan Form dibawah ini untuk menggunakan perintah atau fungsi yang ada dalam foxpro. Kemudian simpan form tersebut dengan nama FORM4A.SCX

Ketikkan Procedure/Event pada Object dibawah ini: ƒ Text1 Procedure InteractiveChange WITH thisform xtext = ALLTRIM(.text1.Value ) .text2.Value = LEFT(xtext,3) .text3.Value = right(xtext,3) .text4.Value = Substr(xtext,2,4) .text5.Value = Len(xtext) .text6.Value = Upper(xtext) .text7.Value = Lower(xtext) .text8.Value = Proper(xtext) ENDWITH Command1 Procedure Click Thisform.release 3. Jalankan form tersebut dan lihatlah hasilnya. TUGAS PRAKTIKUM X 1. Kerjakan Form dibawah ini untuk menggunakan menggunakan fungsi operasi tanggal. Simpan form tersebut dengan nama FORM4B.SCX ƒ

Aturlah properties dibawah ini: Nama Object Text1 Text3

Properties Readonly Readonly

Value T – True T - True

Text4 Text5 Text6 Text7 Text8 Command1 Command2 Timer1

Readonly Readonly Readonly Readonly Readonly Caption Caption Interval

T - True T - True T - True T - True T - True \<Jalankan \<Keluar 1000

Ketikkan Procedure/Event pada Object dibawah ini: a. Form1 Procedure Init SET CENTURY ON && menampilkan format tanggal 4 digit SET DATE BRITISH && format tanggal dd/mm/yy thisform.text2.Value = DATE() && memasukkan tgl ke objek text1 b. Timer1 Procedure Timer Thisform.text1.Value = TIME() && memasukkan nilai waktu/jam yang sedang aktif c. Command1 Procedure Click WITH thisform tanggal = .text2.value tglke = DAY(tanggal) harike = DOW(tanggal) namahari = CDOW(tanggal) tahun = YEAR(tanggal) bulanke = MONTH(tanggal) namabln = CMONTH(tanggal) .text3.value = tglke .text4.value = harike .text5.value = namahari .text6.value = tahun .text7.value = bulanke .text8.value = namabln ENDWITH d. Command2 Procedure Click Thisform.release() 4.2. KOTAK DIALOG / MESSAGEBOX Kotak dialog digunakan untuk memberitahukan suatu informasi kepada user/pemakai, misalnya menampilkan suatu pesan kesalahan. Selain itu, kotak dialog messagebox juga digunakan untuk melakukan konfirmasi terhadap pemakai, misalnya konfirmasi YES dan NO. Sintak Mesagebox: Messagebox(“pesan”,<tipe_kotak_dialog>,<judul>) Argument kedua dan ketiga dapat juga tidak diikut sertakan. Contoh penggunaannya: Messagebox(“Yakin akan menutup program ini?”,4+32+”Konfirmasi”) Atau Messagebox(“Data yang dimasukkan sudah ada !!!”)

Ini layout untuk pesan konfirmasi “Yes” dan “No”. Tabel Nilai untuk jenis Kotak dialog: Nilai Tipe Kotak Tombol yang tersedia/tampil 0 Ok 1 Ok, Cancel 2 Abort, Retry, Ignore 3 Yes, No, Cancel 4 Yes, No 5 Retry, Cancel Tabel Icon yang akan ditampilkan pada Kotak Dialog: Nilai Icon Gambar Icon 16 32 48 64 Nilai Tombol yang Dipilih: Nilai Tombol yang dipilih 1 Ok 2 Cancel 3 Abort 4 Retry 5 Ignore 6 Yes 7 No Untuk menyatakan tombol yang dipilih, dapat menggunakan pernyataan IF atau DO CASE. Contoh penggunaan:

Jwb = Messagebox(“Yakin akan menutup program ?”,4+16+”Konfirmasi”) IF Jwb = 6 && jika tombol YES dipilih maka keluar dari program Thisform.release ENDIF

Obyek Name Caption Text FontName Backcolor Forecolor Enabled Visible Height Width Top Left Tabindex Dragmode Mousepointer Autosize FontBold BackStyle Click DblClick DragDrop Activate DeActiave GotFocus LostFocus Load UnLoad Init Valid KeyPress Interactive Change

PENGATURAN PROPERTIES DAN EVENT OBJECT Keterangan Memberikan nama sebuah obyek Memberikan judul pada sebuah obyek Hampir sama dengan caption Menetukan jenis huruf Menentukan warna latar belakang Menentukan warna text atau huruf Mengatur kontrol supaya tidak dapat diakses Menyembunyikan obyek Menentukan tinggi dari sebuah obyek Menentukan lebar dari sebuah obyek Menentukan posisi obyek dari atas Menentukan posisi obyek dari kiri Menentuka urutan pemfocusan Mengatur tingkah laku kontrol selama dragand drop Memungkinkan perubahan bentuk mouse pada saat melewati obyek Mengatur agar lebar suatu objek menyesuaikan dengan lebar objek Mengatur agar objek di Bold/cetak tebal Mengatur agar objek transparan atau tidak. Macam-macam Event Terjadi apabila menekan dan melepaskan tombol kiri mouse pada obyek Menekan tombol kiri 2 x pada sebuah obyek Menahan tombok kiri dan menyeret obyek dari satu tempat ke tmpt lain Terjadi apabila sebuah obyek sedang aktif Kebalikan dari activate Terjadi apabila sebuah obyek satu-satunya menjadi focus Terjadi apabila sebuah obyek kehilangan Focus Terjadi apabila sebuah form dibuka atau dipanggil Terjadi apabila sebuah form ditutup Memberikan nilai awal pada sebuah form Memberikan validasi terhadap objek Terjadi apabila menerima input tombol dari keyboard Terjadi apabila sebuah objek terjadi perubahan nilai

5.1.

Pendahuluan Dalam program Visual Foxpro sebaiknya kita membuat program diawali dengan membuat sebuah Project, karena seluruh program, form, database, report, view, query dan lain-lainnya terletak dalam project. Hal ini akan memudahkan kita mengorganisasikannya. Dalam project bisa terdapat beberapa database yang bisa saling berhubungan. Sementara itu, dalam database bisa terdapat beberapa tabel yang masing-masing tabel dapat dihubungkan oleh kunci. 5.2. Project Project adalah suatu tempat untuk meletakkan data, dokumen, kelas, kode/program, dan lain-lainnya. Untuk membuat project ada 2 cara yaitu: 1. Lewat menu 2. Lewat perintah Visual Foxpro (pada command window) 5.2.1. Membuat Project Lewat Menu Untuk membuat Project lewat menu, lakukan langkah-langkah berikut ini: 1. Pada menu, pilih File > New 2. Kemudian pilih option Project 3. Klik New

MODUL 5 MEMBUAT PROJECT DAN DATABASE

5.2.2. Membuat Project Lewat Perintah Visual Foxpro Untuk membuat Project lewat perintah Visual Foxpro, kita dapat mengetikkam perintah pada jedela Command Window. Perintahnya adalah: Create Project [namaproject] 5.3. Database Pengertian database dalam visual foxpro berbeda dengan pengertian database dalam Foxpro versei sebelumnya, yang berarti tabel. Dalam Visual Foxpro, database adalah seuatu jenis file yang extensinya adalah .DBC. Database merupakan kumpulan tabel-tabel. Membuat tabel dalam database, mempunyai beberapa keuntungan, antara lain: • Menentukan jenis kunci primary atau candidate • Membuat relasi permanen (Persitant Relation) antar tabel • Membuat Caption (judul) field untuk judul Grid • Mendefinisikan nama panjang untuk field • Menentukan nilai default field • Menentukan Input Mask (Format masukkan field) • Membuat Tingger • Membuat prosedur tersimpan (Stored Procedure) • Membuat File View • Membuat aturan Level Field dan Level Record • Memberikan komentar untuk tabel, field dam database. 5.3.1. Membuat Database Untuk membuat database dalam project, dapat dilakukan 2 cara yaitu: Membuat Database Lewat Project Manager Untuk membuat database lewat project manager, lakukan: • Di project manager, pilih halaman Data > Database > New Membuat Database Lewat Perintah Visual Foxpro Untuk membuat database lewat perintah visual foxpro, kita dapat mengetikkan perintah berikut pada jendela Command Window: Create Database [namadatabase] 5.4. Tabel Tabel merupakan tempat kita meletakkan record atau data. Nama file perluasan (Extention) file tabel adalah .DBF. 5.4.1. Membuat Tabel Cara membuat tabel ada dua cara, yaitu: • Lewat Project Manager Untuk membuat tabel lewat project, langkahnya adalah: Pada Project Manager, pilih Data | Free Table | New • Lewat Perintah Visual Foxpro Untuk membuat tabel lewat perintah visual foxpro, ketikkan perintah berikut pada Command Window: Create [NamaTable] Maka dilayar akan Visual Foxpro akan tampil:

masukkanlah struktur tabel tersebut. Kemudian klik OK. Keterangan Structure Designer Dialog: Nama Kolom Keterangan Name Menyatakan nama Field Type Menyatakan type data yang ditampung Width Menyatakan lebar/panjang untuk data field Decimal Menyatakan jumlah digit bagian pecahan. Null Bila muncul tanda checklist, dapat diberikan Aturan Penulisan Field: ƒ Penulisan nama field, tidak boleh menggunakan spasi. ƒ Jangan menggunakan tanda koma (,), tanda pipe (|) dan tanda seru (!). Tipe-tipe Field: Type Field Keterangan Character (C) Untuk menampung kumpulan karakter huruf, angka dan karakter ASCII yang dapat tercetak, lebar field tipe

antara 1 sampai dengan 254 karakter. Untuk menyimpan nilai mata uang dan berisi hingga 20 digit, termasuk +, -, dan . (tanda decimal) Merupakan tipe data special dari field numeric yang didesain untuk data scientific Untuk menyimpan data tanggal memasukkan dengan format mm/dd/yy. Berisi nilai dari tanggal, waktu atau tanggal dan waktu nilai tersebut. Data nilai tersebut disimpan dengan format yy/mm/dd/hh/mm/ss Double Digunakan untuk melakukan perhitungan dengan nilai yang berisi tanda desimal (float) Integer Untuk menyimpan bilangan bulat 4-byte, value -2147483647 s/d 2147483647 Logical Untuk menyimpan masukan True (T) atau False (F) Memo Untuk menyimpan sejumlah besar data, field memo dapat berisi tipe data apa saja. General Digunakan untuk menyimpan OLE (object Lingking and Embedding). Character (Binary) Digunakan untuk menampung banyaknya data karakter . dengan ukuran 1 byte perkarakter s/d 254. Memo (binary) Digunakan untuk menampung banyaknya data memo dengan perawatan tanpa mengunah kode dengan ukuran 4 byte dalam tabel. 5.4.2 Operasi pada Tabel Mengaktifkan/membuka Tabel Untuk mengaktifkan tabel, maka perintahnya: USE <nama_tabel> Misalnya kita akan mengaktifkan tabel barang, maka: Use Barang Membuka/Memodifikasi Struktur Tabel Pada saat tabel telah dibuat, jika terdapat kesalahan dalam pengetikan nama field, tipe data atau lebarnya dll, maka kita perlu memodifikasi struktur tabelnya tetapi harus diaktifkan dulu nama tabelnya. Sintaknya: USE <nama_tabel> <enter> MODIFY STRUCTURE <enter> Menampilkan struktur tabel ke layar Untuk menampilkan struktur tabel yang aktif, maka ketikkan perintah: LIST STRUCTURE DISPLAY STRUCTURE Mengisi Data Langsung kedalam Tabel Currency Float (F) Date DateTime

Untuk memasukkan data kedalam tabel, pertama pastikan tabel tersebut sudah aktif, kemudian ketikkan perintah: APPEND <enter> untuk mengisi data tabel, tetapi data nya diambil dari tabel lain, langkahnya: - Aktifkan tabel yang akan diisi: USE <nama_tabel> - Kemudian ketikkan perintah. APPEND FROM <nama_tabel_data> [FOR <kondisi>] Melihat isi Tabel Untuk melihat hasilnya bahwa data telah ditambahkan/dimasukkan, ketikkan perintah: BROWSE <enter> Maka akan muncul:

Mengatur Letak Pointer Ada beberapa perintah untuk mengatur letak pointer: - Menuju record paling atas/awal: GO TOP - Menuju record paling akhir/bawah: GO BOTTOM - Menuju record tertentu: GO <no_record> Menghapus data dalam Tabel Untuk menghapus data pada tabel, menggunakan perintah: DELETE Dalam penghapusan, ada beberapa cara/teknik yaitu: ƒ Menghapus data record ke 2, maka perintahnya: GO 2 DELETE ƒ Menghapus data yang kode barangnya = B0003, maka perintahnya: DELETE FOR kode_brg=’B000003’ Untuk melihat hasilnya bahwa data telah dihapus, ketikkan perintah Browse Ternyata data belum dihapus, tapi diberi tanda hitam disebelah kirinya. Karena perintah DELETE ini hanya memberi tanda pada data yang akan dihapus. Untuk melakukan penghapusan, maka ketikkan perintah: PACK <enter> Untuk melihat hasilnya bahwa data telah dihapus, ketikkan perintah Browse. Mengedit data tabel Untuk mengedit/merubah data dalam tabel, kita bisa melakukan pengeditan langsung melalui tabel, atau menggunakan perintah: EDIT [FIELDS <field1>,<field2>,…] [FOR <kondisi>] Mengganti data dalam Tabel Untuk mengganti/update/ memasukkan data pada tabel, maka digunakan perintah: REPLACE … WITH … Misalnya mengganti nama barang untuk kode barang ‘B001’ menjadi ”Hardisk”, maka perintahnya : REPLACE nama_brg WITH ‘Hardisk Seagete 80 GB’ FOR kode_brg=’B0000001’ Menutup Tabel yang sedang Aktif Untuk menutup tabel yang sedang aktif, maka ketikkan perintah: CLOSE DATABASE <enter> Untuk menutup semua yang sedang aktif, maka ketikkan perintah: CLOSE ALL <enter>

Mengcopy tabel dan mengcopy struktur tabel Untuk mengcopy tabel, pertama pastikan seluruh tabel telah di tutup/nonaktif. Kemudian ketikkan perintah: COPY FILE <nama_tabel> TO <nama_tabel_baru> <enter> Dengan cara ini kita telah mengcopykan struktur dan isi data tabel tersebut. Untuk mengcopykan struktur tabelnya, maka langkahnya: - Tutup semua tabel yang aktif CLOSE DATABASE - Aktifkan tabel yang akan di copy USE <nama_tabel> - Kemudian ketikkan perintah: COPY STRUCTURE TO <nama_tabel_baru>

MODUL 6 MENGOLAH DATA DENGAN FORM
6.1. Pendahuluan Memasukkan data kedalam tabel dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantarnya dengan langsung memasukkan kedalam tabel browse atau menggunakan Form. Form digunakan untuk mengolah data tabel. Kita dapat menambah, mengedit/merubah, menghapus atau mencari data melalui Form yang telah kita program/rancang dengan cepat dan mudah. 1. Penyimpanan Data Pemasukkan data pada form kemudian akan disimpan ke dalam database / tabel yang telah ditentukan. Proses penyimpanan tersebut pada saat kita melakukan event pada objek pada form, misalnya pada umumnya pada objek Command button. Sintak perintah untuk penyimpanan yaitu sebagai berikut: Replace <field_name> With <variable> Misal Perintah dalam Pemasukkan Data Barang: Append Blank Replace kode_brg With Thisform.text1.value Replace Nm_Brg With Thisform.text2.value ... ... Atau Append Blank Replace Kode_brg with Thisform.text1.value,Nm_Brg With Thisform.text2.value, ... ... Catatan: Perintah Append Blank digunakan apabila kita akan menambahkan data baru kedalam tabel. Append Blank berfungsi menambahkan record kosong pada tabel. Jika penyimpanan tersebut berfungsi untuk menggantikan/replace, maka perintah Append Blank tidak digunakan. TUGAS PRAKTIKUM XI - 1 1. Buatlah tabel dengan struktur dibawah ini dan simpan dengan nama PEGAWAI.DBF

kemudian masukkanlah data dibawah ini:
NIP 89001 89002 89003 NAMA LINA ASEP BUDI ALAMAT JL. AHMAD YANI JL. ACEH RAYA JL. R.E. MARTHADINATA GOL 2 1 3 TGLLAHIR 12-02-1980 10-04-1981 11-05-1982 JENISKE T F F JAMK 45 40 45

2. Setelah data tersebut dimasukkan, kemudian buatlah desain Form dibawah ini dan simpan dengan nama FORM6.SCX.

Aturlah Properties Objek Form seperti dibawah ini: OBJECT PROPERTIES
Form1 Label1 Caption AutoCenter Caption Autosize FontSize FontBold Caption Autosize Caption Autosize Caption Autosize Caption Autosize Caption Autosize Caption Autosize Caption Autosize RowSource RowSourceType Style Caption Caption Caption

NILAI/VALUE

Label2 Label3 Label4 Label5 Label6 Label7 Label8 Combo1

Command1 Command2 Command3

PT. CREATIVE COMPUTER TASIKMALAYA .T. – True PEMASUKKAN DATA PEGAWAI .T. – True 11 .T. – True NIP .T. – True NAMA PEGAWAI .T. – True TANGGAL LAHIR .T. – True ALAMAT .T. – True GOLONGAN .T. – True JENIS KELAMIN .T. – True JAM KERJA .T. – True 1,2,3 1 - Value 2 – DropDown List \<BROWSE \<SIMPAN \<KELUAR

Object OptionGroup1:
Option1 Option2 Caption Autosize Caption Autosize LAKI – LAKI .T. – True PEREAMPUAN .T. – True

Ketikkan Procedure/Event pada Object dibawah ini: ƒ Form1 Procedure Init Thisform.text1.Value="" Thisform.text2.Value="" Thisform.text3.Value=DATE() Thisform.text4.Value="" Thisform.text5.Value=0 Thisform.combo1.Value="" Thisform.optiongroup1.Value = 1 thisform.text1.SetFocus ƒ Form1 Procedure Load CLOSE DATABASE SET TALK OFF SET ECHO OFF USE pegawai ƒ Form1 Procedure Unload Close Database ƒ Command1 Procedure Click BROWSE ƒ Command2 Procedure Click APPEND BLANK replace nip WITH thisform.text1.Value replace nama WITH thisform.text2.Value replace tgllahir WITH thisform.text3.Value replace alamat WITH thisform.text4.value replace gol WITH thisform.combo1.Value IF thisform.optiongroup1.Value =1 replace jnske WITH .T. ELSE replace jnske WITH .F ENDIF replace jamk WITH thisform.text5.Value thisform.Init ƒ Command3 Procedure Click Thisform.Release() 3. Kemudian masukkan data-data dibawah ini dengan menggunakan form tersebut.
NIP 89004 89005 89006 89007 89008 89009 89010 89011 89012 89013 NAMA DONI K IRMAN DELLY SANDRA INDRA L MAWAR INDAH P GOGON BAHRUN VIRA ALAMAT JL. HASANUDDIN JL. LENGKONG JL. PURBARATU JL. LENGKONG JL. PANCASILA JL. AHMAD YANI JL. KEBANGSAAN JL. PATIMURA JL. MOH HATTA JL. CICAHEUM GOL 1 1 3 3 1 2 1 3 2 1 TGLLAHIR 22-06-1979 07-07-1983 12-07-1979 13-05-1980 01-06-1980 12-11-1980 01-01-1979 02-05-1980 14-09-1981 18-03-1983 JNSKE F F T T F T T F F T JAMK 40 40 42 43 40 40 42 45 43 40

TUGAS PRAKTIKUM XI - 2 1. Buatlah tabel dengan biodata seperti dibawah ini dan simpan dengan nama Biodata.DBF

2. Kemudian buat program input, simpan dengan nama Biodata.SCX. Dengan layout seperti dibawah ini:

Aturlah Properties Objek-objek:
Nama Objek Form1 Label1 Label2 Label3 Label4 Label5 Label6 Label7 Properties Autocenter Caption Caption Caption Caption Caption Caption Caption Caption Value .T. Program Biodata Nik Nama Tempat Lahir Tanggal Lahir Pendidikan Jenis Kelamin Alamat Rumah

Combo1

Command1 Command2

RowSourceType RowSource Style Caption Caption

1 – Value Laki-laki, Perempuan 2 – DropDown List \<Simpan \<Keluar

Kemudian isikan kode program sesuai dengan objek dan event yang diperlukan, antara lain: • Object Form1 Procedure Load Event CLOSE DATABASES USE biodata • Object Form1 Procedure Init Event WITH thisform .text1.value = '' .text2.value = '' .text3.value = '' .text4.value = CTOD('') .text5.value = '' .combo1.value = '' .text6.value = '' .image1.picture = '' .text1.setfocus ENDWITH • Object Image1 Procedure Click Event LOCAL nFile nFile='' nFile=GETPICT('BMP','Nama File','Buka') thisform.image1.Picture = nFile • Object Command1 Procedure Click Event WITH thisform APPEND BLANK replace nik WITH .text1.value replace nama WITH .text2.value replace tempat_lhr WITH .text3.value replace tgl_lhr WITH .text4.value replace pendidikan WITH .text5.value replace jenis_k WITH .combo1.value replace alamat WITH .text6.value replace gambar WITH .image1.picture .refresh() .init() ENDWITH • Object Command2 Procedure Click Event Thisform.release

MODUL 7 INDEX DAN SEARCHING
7.1. Pendahuluan File Indeks merupakan file berisi data atau record yang terurut berdasarkan field tertentu. Kegunaan utama file indeks adalah untuk mencari data tertentu berdasarkan field yang diketahui, dan untuk pengurutan di laporan (report). 7.2. Jenis File Indeks Dilihat dari jenis indeksnya, file indeks dalam Visual foxpro terdiri dari beberapa jenis: a. File Indeks Primer (Primary Index) File indeks primer atau file index utama merupakan file indeks yang tidak memperbolehkan duplikasi data kunci indeks, biasanya dipakai untuk relasi pada tabel primer (tabel satu). b. File Indeks Kandidat (Candidate Index) File indeks kandidat merupakan file indeks seperti file indeks primer, tetapi dalam satu tabel dapat memiliki lebih dari satu file indeks kandidat. c. File Indeks Reguler (Reguler Index) File indeks reguler merupakan file indeks yang memperbolehkan duplikasi data, biasanya dipakai pada tabel sekunder (tabel banyak). d. File Indeks Unik (Unique Index) File indeks unik merupakan file indeks yang tidak sesuai dengan nama. File indeks ini seperti file indeks reguler, tetapi hanya mencatat nilai kunci pertama dalam file indeks. 7.3. Membuat File Indeks Untuk membuat file index ada beberapa cara yaitu: • Membuat File Indeks Lewat Table Designer Untuk membuat file indeks lewat Table Designer, yaitu dengan cara berikut. Pada Table Designer, pilih halaman Indexes. • Membuat File Indeks Lewat Perintah Visual Foxpro Membuat file indeks lewat perintah, untuk itu indeks jenis .IDX, sintaknya adalah: Index On <field_kunci> To <FileIndeks> [Ascending|Descending] Contoh: Use Siswa Index On Nis To SiswaIdx 7.4. Membuka File Indeks Dalam Visual foxpro untuk membuka file indeks dapat dilakukan beberapa cara yaitu: • Membuka File Indeks Lewat Menu 1. Pada menu, pilih File > Open 2. Pilih File of type (IDX, *.CDX), akan tampil file-file indeks 3. Klik nama file indeks, kemudian klik Ok • Membuka File Index Lewat Perintah Untuk membuka file indeks lewat perintah, bentuk umum perintahnya adalah: Set Index To <FileIndeksList> Atau Use <TableMaster> Index <FileIndeks> Contoh: Set Index To SiswaIdx [atau] Use Siswa Index SiswaIdx 7.5. Memilih File Indeks Untuk menentukan file indeks yang aktif pada jenis file indeks, gunakan perintah: Set Order To <indexNumber> 7.6. Mereindeks Data atau Record Jika sebuah file indeks sudah tidak sesuai dengan kondisi terbaru, kita dapat mereindeks ulang (reindeks). Ada beberapa cara untuk mereindeks. Mereindeks Data Lewat Table Designer: • Buka tabel, kemudian pilih menu View > Browse • Pilih Table > Rebuild Indexes Mereindeks Data Lewat Perintah Visual Foxpro: Untuk mereindeks data lewat perintah, gunakan perintah seperti contoh dibawah ini: Use Siswa Reindex 7.7. Pencarian Data Data yang kita inputkan/masukkan terkadang ingin kita lihat kembali untuk mengetahui informasi data tersebut. Misalnya pada data pegawai, kita ingin mengetahui alamat dari pegawai yang mempunyai NIP = “98012”. Cara pertama kita bisa melihatnya langs ung ke tabel browse. Tetapi hal tersebut bisa kita lakukan mungkin untuk data yang sedikit, untuk data yang banyak, kita memerlukan waktu yang agak lama untuk pencariannya. Cara yang cepat yaitu kita membuat Form dan merancang program untuk pencarian data tersebut. Proses pencarian data kita dapat menggunakan perintah: • LOCATE <Expresi-Logika> • SEEK <var> Misal untuk dalam pencarian data barang: Menggunakan Perintah LOCATE Locate for kd_brg = Thisform.text1.value If Found() *Jika diketemukan ... Else *Jika tidak diketemukan ... Endif Menggunakan Perintah SEEK Kode = Thisform.Text1.Value Seek Kode If Found() *Jika diketemukan ... Else *Jika tidak diketemukan ... Endif

TUGAS PRAKTIKUM XII 1. Buatlah Form dibawah ini yang digunakan untuk mengedit/merubah data dan menghapus data dari hasil pencarian berdasarkan NIP. Simpan form tersebut dengan nama FORM7.SCX.

Aturlah Properties Objek Form seperti dibawah ini:

OBJECT
Form1 Label1

PROPERTIES
Caption AutoCenter Caption Autosize FontSize FontBold Caption Autosize Caption Autosize Caption Autosize Caption Autosize Caption Autosize Caption Autosize Caption Autosize RowSource RowSourceType Style Caption Caption Caption Caption Caption Autosize Caption Autosize

NILAI/VALUE
PT. CREATIVE COMPUTER TASIKMALAYA .T. – True PENCARIAN DATA PEGAWAI .T. – True 11 .T. – True NIP .T. – True NAMA PEGAWAI .T. – True TANGGAL LAHIR .T. – True ALAMAT .T. – True GOLONGAN .T. – True JENIS KELAMIN .T. – True JAM KERJA .T. – True 1,2,3 1 - Value 2 – DropDown List \<CARI NIP \<EDIT DATA \<HAPUS DATA \<KELUAR LAKI – LAKI .T. – True PEREAMPUAN .T. – True

Label2 Label3 Label4 Label5 Label6 Label7 Label8 Combo1

Command1 Command2 Command3 Command4

Object OptionGroup1:
Option1 Option2

Ketikkan Procedure/Event pada Object dibawah ini: ƒ Form1 Procedure Init *MENGOSONGKAN SEMUA OBJEK FORM Thisform.text1.Value="" Thisform.text2.Value="" Thisform.text3.Value=DATE() Thisform.text4.Value="" Thisform.text5.Value=0 Thisform.combo1.Value="" Thisform.optiongroup1.Value = 1 *MENONAKTIFKAN OBJEK FORM KECUALI TEXT1 Thisform.text2.Enabled = .F. Thisform.text3.Enabled = .F. Thisform.text4.Enabled = .F. Thisform.text5.Enabled = .F. Thisform.combo1.Enabled = .F. Thisform.optiongroup1.Enabled = .F. *MENGAKTIFKAN CURSOR DI TEXT1 thisform.text1.SetFocus ƒ Form1 Procedure Load CLOSE DATABASE SET TALK OFF SET ECHO OFF SET SAFETY OFF USE pegawai INDEX ON nip TO pegawai SET INDEX TO pegawai ƒ Form1 Procedure Unload Close Database ƒ Command1 Procedure Click vNIP = ALLTRIM(Thisform.text1.value) SEEK vNIP IF FOUND() *jika diketemukan, Tampilkan data thisform.text1.Value = nip thisform.text2.Value = nama thisform.text3.Value = tgllahir thisform.text4.value = alamat

thisform.combo1.Value = gol IF jnske thisform.optiongroup1.Value =2 ELSE thisform.optiongroup1.Value =1 ENDIF Thisform.text5.Value = jamk ELSE *Jika tidak diketemukan, tampilkan pesan MESSAGEBOX("Data Tidak Diketemukan !") Thisform.init thisform.text1.SetFocus() ƒ ENDIF Command2 Procedure Click IF Thisform.Command1.Caption = "\<EDIT DATA" Thisform.Command1.Caption = "\<SIMPAN" Thisform.Command4.Caption = "\<BATAL" *MENGAKTIFKAN OBJEK FORM KECUALI TEXT1 Thisform.text2.Enabled = .T. Thisform.text3.Enabled = .T. Thisform.text4.Enabled = .T. Thisform.text5.Enabled = .T. Thisform.combo1.Enabled = .T. Thisform.optiongroup1.Enabled = .T. MENGAKTIFKAN CURSOR DI TEXT2 * thisform.text2.SetFocus ELSE IF Thisform.Command1.Caption = "\<SIMPAN" Thisform.Command1.caption = "\<EDIT DATA" Thisform.Command4.Caption = "\<HAPUS DATA" *merubah data pegawai berdasarkan hasil pencarian replace nip WITH thisform.text1.Value replace nama WITH thisform.text2.Value replace tgllahir WITH thisform.text3.Value replace alamat WITH thisform.text4.value replace gol WITH thisform.combo1.Value IF thisform.optiongroup1.Value =1 replace jnske WITH .T. ELSE replace jnske WITH .F ENDIF replace jamk WITH thisform.text5.Value Thisform.Init ENDIF ENDIF Command3 Procedure Click Tombol = Thisform.command4.Caption IF Tombol = "\<HAPUS DATA" DELETEPACK ELSE Thisform.command1.Caption = "\<EDIT DATA" ENDIF Thisform.Init Command4 Procedure Click Thisform.Release()

ƒ

ƒ

MODUL 8 OBJECT FORM II 8.1 MENGGUNAKAN OBJECT GRID, LISTBOX DAN PAGEFRAME 8.1.1. Object Grid Object Grid merupakan salah satu object dalam pembuatan suatu program aplikasi yang dapat digunakan untuk menampilkan data dari tabel atau juga dapat digunakan dalam pemasukkan data kedalam tabel. Cara pembuatan Object Grid: a. Aktifkan/klik object Grid pada tollbal Form Controls Æ b. Kemudian Drag & Drop pada form designer, sehingga

tampilannya seperti disamping: c. Kemudian aturlah beberapa properties Grid diantaranya: Properties Function AllowAddNew Untuk mengaktifkan grid supaya dapat menambah record. [.T. Or .F.] ColumnCount Menentukan/membuat jumlah kolom yang diperlukan didalam grid. DeleteMark Untuk menampilkan atau menghilangkan tanda pada saat penghapusan (DELETE) pada Grid. [.T. Or .F.] GridLine Untuk mengatur line/garis pembatas baris/kolom. ReadOnly Mengatur agar data didalam Grid hanya dapat dibaca. RecordMark Untuk menampilkan atau menghilangkan tanda pointer didalam Grid. RecordSource Menentukan sumber data/tabel yang akan ditampilkan didalam Grid. RecordSourceType Menentukan jenis pemanggilan sumber data tabel. Setelah pengaturan Object Grid, kemudian atur juga properties tiap-tiap kolom didalam grid diantaranya Caption Header tiap-tiap column yang ada didalam Grid. 8.1.2. Object ListBox Object ListBox merupakan object yang fungsinya hampir sama dengan object Grid yaitu dapat menampilkan data dari tabel atau menampilkan data yang kita atur sendiri pada properties RowSource dan RowSourceType. Tetapi object ListBox ini tidak dapat berfungsi sebagai input data kedalam tabel seperti halnya object Grid. Cara pembuatan Object ListBox: a. Aktifkan/klik Toolbar ListBox pada Toolbar Form Controls Æ b. Kemudian Drag & Drop Object tersebut pada Form Designer sehingga akan tampil object ListBox pada Form seperti gambar:

c. Aturlah Propertiesnya. Properties Function RowSource Menetukan Sumber Data RowSourceType Menentukan/mengatur jenis/tipe data tersebiut ditampilkan kedalam object ListBox. 8.1.3. Object PageFrame Object PageFrame merupakan object yang berfungsi untuk membagi tampilan menjadi beberapa frame/bagian. Jadi dalam suatu form dapat dibuat menjadi beberapa page/halaman yang terpisah menggunakan object PageFrame. Langkah pembuatan PageFrame: a. Aktifkan/Klik object PageFrame pada Toolbar Form Controls Æ b. Kemudian Drag & Drop object tersebut pada Form Designer sehingga tampilan object tersebut seperti gambar.

c. Aturlah beberapa propertiesnya. Properties Function PageCount Menentukan jumlah Page/halaman yang diperlukan TabStyle Mengatur bentuk tampilan perataan Tab/frame Kemudian atur juga properties Tiap Page dalam PageFrame tersebut diantaranya Caption untuk tiap – tiap Page. TUGAS PRAKTIKUM XIII 1. Pindah kan drive kerja ke drive kerja masing-masing dengan perintah SET DEFAULT TO. 2. Bukalah kembali form FORM6.SCX. Kemudian aturlah kembali tampilan form tersebut dan tambahkan object Grid sehingga tampilannya seperti dibawah ini:

Aturlah Properties Objek Grid seperti dibawah ini: OBJECT PROPERTIES NILAI/VALUE Grid1 ColumnCount 7 DeleteMark .F. – False ReadOnly .T. – True RecordSource Pegawai RecordSourceType 2 – Prompt Tambahkan isi Procedure/Event pada Object dibawah ini:

ƒ

ƒ

Command1 Procedure Click (Tombol simpan) APPEND BLANK replace nip WITH thisform.text1.Value replace nama WITH thisform.text2.Value replace tgllahir WITH thisform.text3.Value replace alamat WITH thisform.text4.value replace gol WITH thisform.combo1.Value IF thisform.optiongroup1.Value =2 replace jeniske WITH .T. ELSE replace jeniske WITH .F. ENDIF replace jamk WITH thisform.text5.Value Thisform.Grid1.Refresh thisform.Init Grid1 Procedure AfterRowColChange with thisform .text1.value=nip .text2.value=nama .text3.value=tgllahir .text4.value=alamat .combo1.value=gol if jnske optiongroup1.value=2 else optiongroup1.value=1

endif .text5.value=jamk Endwith 3. Setelah Form tersebut selesai, jalankan Form dan lihatlah hasil didalam Grid. 4. Simpan kembali Form tersebut . TUGAS PRAKTIKUM XIX 1. Bukalah kembali Form FORM7.SCX, kemudian tambahkan Object grid pada form tersebut sehingga tampilan form tersebut seperti dibawah ini:

Aturlah Properties Objek Grid seperti dibawah ini: OBJECT PROPERTIES
Grid1 ColumnCount DeleteMark ReadOnly RecordSource RecordSourceType

NILAI/VALUE
7 .F. – False .T. – True Pegawai 2 – Prompt

Tambahkan isi Procedure/Event pada Object dibawah ini: ƒ Command1 Procedure Click Thisform.grid1.refresh ƒ Command2 Procedure Click Thisform.grid1.refresh 2. Jalankan Form tersebut, kemudian lihatlah hasilnya didalam grid tersebut. 3. Simpan kembali Form tersebut.

MODUL 9 BEKERJA DENGAN MULTI TABEL 9.1. Pendahuluan Dalam database yang kompleks dan besar, penggunaan file tabel data sering dipakai lebih dari satu tabel. Sementara secara standar file tabel hanya bisa digunakan satu buah pada saat yang sama. Untuk menggunakan lebih dari satu tabel pada waktu yang bersamaan digunakan perintah SELECT. Bentuk dari perintah SELECT ini adalah: SELECT <daerah-kerja> Contoh: untuk membuat program yang menggunakan 2 file data GAJI.DBF dengan PEGAWAI.DBF, kita dapat melakukan perintah dibawah ini: SELECT 1 SELECT A USE Pegawai Atau USE Pegawai SELECT 2 SELECT B USE Gaji USE Gaji Perintah Untuk Menangani Pengolahan Banyak File File-file yang telah dibuka di daerah kerja masing-masing/berbeda dapat dihubungkan satu sama lain dengan menggunakan perintah khusus, diantaranya perintah: SET RELATION TO Perintah SET RELATION TO Perintah ini digunakan untuk menghubungkan / mengaitkan file tabel database aktif dengan file database yang berada di daerah kerja lain, berdasarkan suatu Field kunci tertentu. Sintaknya: SET RELATION TO <Field-kunci> INTO <Alias> Catatan: ƒ Field kunci harus terdapat dalam kedua file tersebut. ƒ Field kunci yang dikaitkan harus telah di Index berdasarkan Field kunci. TUGAS PRAKTIKUM XX 1. Pindah kan drive kerja ke drive kerja masing-masing dengan perintah SET DEFAULT TO. 2. Buatlah tabel dibawah ini untuk menampung data transaksi penjualan barang. Dengan struktur seperti dibawah ini: TRANSAKSI.DBF Field Name Type Width Decimal No_tran Character 5 Tgl_tran Date 8 Kode_lang Character 5 Total_byr Numeric 10 0 DETILTRAN.DBF Field Name Type Width Decimal No_tran Character 5 Kode_brg Character 5 Jml_beli Numeric 3 0 3. Buatlah form untuk pengolahan data transaksi penjualan barang. Simpan form tersebt dnegan nama TRANSAK.SCX. aturlah kembali tampilan form tersebut dan tambahkan object Grid sehingga tampilannya seperti dibawah ini:

Kemudian

Aturlah Properties: Object Form1

Text1 Text3 Text4 Edit1 Text5 Text7 Grid1

Grid1.Column1.Header1 Grid1.Column2.Header1 Grid1.Column2.Header1.Text1 Grid1.Column3.Header1 Grid1.Column3.Header1.Text1 Grid1.Column4.Header1 Grid1.Column5.Header1 Grid1.Column5.Header1.Text1 Command1 Command2

Properties Autocenter Borderstyle Caption Maxlength Maxlength ReadOnly ReadOnly ReadOnly ReadOnly AllowAddNew DeleteMark RecordSource RecordSourceType ColumnCount Caption Caption Enabled Caption Enabled Caption Caption Enabled Caption Caption

Value .T. 2 – Fixed Dialog Transaksi Penjualan Barang 5 5 .T. .T. .T. .T. .T. .F. Temp 1 – Alias 5 Kode Barang Nama Barang .F. Harga .F. Jml Beli Jml Bayar .F. \<Simpan \<Keluar

Ketikkan listing procedure dibawah ini: Form1.Load SET TALK OFF SET ECHO OFF SET SAFETY OFF
CLOSE DATABASES

CREATE TABLE temp.dbf (kode_brg c(5), nama_brg c(25), harga n(10), jml_beli n(3),; jml_byr n(10))
USE temp APPEND BLANK CLOSE DATABASES SELECT 1 USE barang INDEX ON kode_brg TO barang USE barang INDEX barang SELECT 2 USE pelanggan INDEX ON kode_lang TO pelanggan USE pelanggan INDEX pelanggan SELECT 3 use transaksi INDEX ON no_tran TO transaksi USE transaksi INDEX transaksi SELECT 4 USE detiltran ALIAS detiltran SELECT 20 USE temp ALIAS temp

Form1.Init WITH thisform .text1.value="" .text2.value=DATE() .text3.value="" .text4.value="" .edit1.value="" .text5.value=0 .text6.value=0 .text7.value=0 SELECT temp ZAP APPEND BLANK .grid1.refresh .text1.setfocus ENDWITH Form1.Unload CLOSE DATABASES DELETE FILE temp.dbf Text1.Lostfocus WITH thisform IF ! EMPTY(.text1.value) SELECT 3 SEEK ALLTRIM(.text1.value) IF FOUND() MESSAGEBOX("No.Transaksi sudah ada !",0+16,"Perhatian") .text1.setfocus ENDIF ENDIF ENDWITH Text3.Lostfocus WITH thisform IF ! EMPTY(.text3.value) SELECT 2 SEEK ALLTRIM(.text3.value) IF FOUND() .text4.value=nama_lang .edit1.value=alamat ELSE MESSAGEBOX("Kode Pelanggan tidak ada!",0+16,"Perhatian") .text3.setfocus() ENDIF ENDIF ENDWITH Grid1.Column1.Text1.Lostfocus WITH thisform IF ! EMPTY(.grId1.column1.text1.value) SELECT 1 SEEK ALLTRIM(.grid1.column1.text1.value) IF FOUND() .grid1.column2.text1.value=nama_brg .grid1.column3.text1.value=harga ELSE MESSAGEBOX("Kode brg tidak ada !",0+16,"Perhatian") .grid1.column1.text1.setfocus ENDIF ENDIF ENDWITH Grid1.Column1.Text1.KeyPress LPARAMETERS nKeyCode, nShiftAltCtrl *jika tekan tombol F5 IF nKeyCode=-4 DO FORM listbrg ENDIF Grid1.Column4.text1.InteractiveChange WITH thisform .grid1.column5.text1.value=.grid1.column3.text1.value*.grid1.column4.text1.value SUM temp.jml_byr TO .text5.value ENDWITH Text6.InteractiveChange WITH thisform .text7.value=.text6.value-.text5.value ENDWITH

Command1.Click WITH thisform IF ! EMPTY(.text1.value) SELECT 3 SEEK ALLTRIM(.text1.value) IF ! FOUND() *cari no.tran pada tabel transaksi

*simpan ke tabel transaksi APPEND BLANK replace no_tran WITH .text1.value replace tgl_tran WITH .text2.value replace kode_lang WITH .text3.value replace total_byr WITH .text5.value *simpan data pada grid ke tabel detiltran SELECT temp GO top DO while ! EOF() IF ! EMPTY(temp.kode_brg) SELECT 4 APPEND BLANK replace no_tran WITH .text1.value replace kode_brg WITH temp.kode_brg replace jml_beli WITH temp.jml_beli SELECT 1 SEEK ALLTRIM(temp.kode_brg) replace stok WITH stok-temp.jml_beli ENDIF SELECT temp skip ENDDO ENDIF ELSE MESSAGEBOX("Masukkan No.Transaksi!",0+16,"Perhatian") text1.setfocus ENDIF .init ENDWITH Command2.Click Thisform.release 4. Buatlah Form seperti dibawah ini untuk menampilkan list data barang, kemdian simpan dengan nama LISTBRG.SCX

Aturlah Properties List1: ColumnCount = 2 Rowsource = Barang RowSourceType = 2 – Alias Ketikkan Listing Procedure: List1.DblClick dan Command1.Click transak.grid1.column1.text1.value=barang.kode_brg transak.grid1.column1.text1.lostfocus thisform.Release Command2.Click Thisform.release

MODUL 10 MEMBUAT LAPORAN 10.1. Pendahuluan Hampir 70 persen konsentrasi pengembang (programmer) dalam membuat atau mengembangkan sistem atau program adalah pembuatan laporan (report). Tujuan akhir sistem atau program hampir dapat dipastikan adalah laporan (pencetakan) ke kertas. Dalam pembuatan report, pengembang harus membuat report mendekati bentuk laporan manual. Pengaturan printer yang dimilikinya juga membutuhkan waktu yang banyak, untuk itulah programmer harus berkonsentrasi pada laporan. 10.2. Bentuk Laporan Untuk memahami cara membuat laporan (report) di Visual Foxpro, kita harus memahami bentuk laporan (layout), yaitu: • Title, merupakan judul laporan, yang akan muncul pada awal laporan. • Page Header, Merupakan judul halaman, yang dipakai untuk judul field-field (atribut) pada laporan. • Group Header, merupakan judul group, ditampilkan untuk mengklasifikasi record, berdasarkan group tertentu pada field. • Detail, merupakan bagian untuk menampilkan record data yang berulang. • Group Footer, dipakai untuk meletakkan subtotal group record tertentu dan letaknya dibawah. • Page Footer, merupakan catatan di bawah halaman, ditampilkan sekali akhir halaman. • Summary, merupakan ringkasan yang akan ditampilkan diakhir report.

10.3. Objek-Objek Pembentuk Laporan Dalam pembuatan report di Visual Foxpro, kita banyak menggunakan objek-objek pembentuk report. Kelompok objek pada Toolbar Control Report (Report Control Toolbar), seperti gambar dibawah ini:

Icon

Name Select Object Label Field Line Picture

Function Digunakan untuk memilih objek/mengaktifkan suatu objek didalam laporan (memindahkan atau menghapus objek). Untuk membuat seperti Judul laporan, informasi/keterangan pada laporan. Untuk menampilkan data dari tabel dan sering diletakkan pada bagian Detail pada laporan. Untuk membuat garis pada desain laporan. Digunakan untuk menampilkan gambar (bisa berupa logo perusahaan) pada desain laporan.

10.4. Pembuatan Report Secara Wizard Sama halnya dalam pembuatan Form, dalam pembuatan Report/laporan juga kita dapat menggunakan fasilitas Wizard. Dengan menggunakan wizard, kita dapat membuat laporan dengan mudah dan cepat dengan cara mengikuti langkah-langkahnya. Langkah Pembuatan Laporan secara Wizard: 1. Pilih menu File – New – Report – Wizard Pada kotak dialog Wizard Selection, Pilih: ƒ One-to-Many Report Wizard untuk membuat laporan yang datanya lebih dari satu tabel. ƒ Report Wizard untuk membuat laporan dari satu tabel.

2. Step 1, memilih Field yang akan ditampilkan pada laporan. Urutannya: ƒ Pilih tabel yang akan dibuat laporan. ƒ Pilih beberapa/seluruh field yang akan ditampilkan pada laporan. Untuk memilih Beberapa Field satu Persatu ƒ

Untuk Memilih Seluruh Field Tabel Klik tombol Next>

3. Step 2, menentukan apakah kita akan melakukan Grouping Record. 4. Step 3, Tentukan Style laporan yang kita ingin inginkan. 5. Step 4, Tentukan bentuk laporan (Column atau Row), jumlah kolom dan posisi kertas. 6. Step 5, Tentukan apakah kita akan melakukan pengurutan data. 7. Step 6, Tentukan Judul untuk laporan tersebut. 8. Kemudian klik FINISH, simpan laporan tersebut. Menampilkan Field Data pada laporan secara cepat: 1. Pilih Quick Report dari menu Report 2. Pilih nama tabel sumber data 3. Pilih bentuk laporan (Column atau Row)

10.5. Memanggil Laporan Setelah kita rancang/desain laporan sesuai dengan keinginan kita, kita tinggal menampilkan laporan tersebut dan melakukan pencetakan ke media kertas atau printer. Untuk menampilkan hasil desain laporan dari Report Desiger, kita tinggal pilih Print Preview pada menu File untuk melihat dilayar monitor atau pilih Print untuk mencetak ke printer. Tetapi untuk memanggil laporan tersebut dari sebuah form yang telah kita buat sebelumnya, kita memerlukan perintah untuk menampilkan laporan tersebut. Perintah Untuk memanggil/menampilkan Laporan: REPORT FORM <nama-file-lap.> PREVIEW Æ Untuk mencetak ke Layar REPORT FORM <nama-file-lap.> TO PRINTER Æ Untuk mencetak ke printer Perintah tersebut kita ketikkan pada Command Button yang sebelumnya kita buat pada Procedure Click. TUGAS PRAKTIKUM XXI 1. Buatlah laporan data pegawai dari tabel Pegawai.DBF dengan menggunakan cara Wizard. Kemudian simpan file laporan tersebut dengan nama LAPPEG.FRX. 2. Field tabel yang ditampilkan pada laporan yaitu: NIP,NAMA,TGLLAHIR,ALAMAT,GOL. 3. Lakukan Peng-Group-an berdasarkan GOL. 4. Pilihlah Style laporan sesuai dengan keinginan. 5. Lakukan Pengurutan berdasarkan field NIP secara Ascending. 6. Berilah Judul laporan LAPORAN DATA PEGAWAI 7. Lihatlah hasil laporan tersebut. TUGAS PRAKTIKUM XXII 1. Buatlah laporan dengan Report Designer dari tabel Pegawai.DBF dengan perintah CREATE REPORT. Rancanglah desain laporan dengan menggunakan Report Controls Toolbar, sehingga tampilannya seperti dibawah ini.

2. Kemudian setelah laporan tersebut didesain, simpanlah laporan tersebut dengan nama LAPPEG1.FRX. 3. Lihatlah hasil laporan tersebut dengan cara PRINT PREVIEW. 4. Bukalah kembali File Form INPUTPEG.SCX dan tambahkan satu tombol lagi pada form tersebut. Aturlah Properties Command Button Tersebut: Caption : \<LAPORAN Kemudian pada Commad Button tambahkan Procedure Click. Untuk memanggil laporan LAPPEG1.FRX dari form tersebut. REPORT FORM LAPPEG1.FRX PREVIEW 5. Kemudian jalankan Form tersebut, cobalah untuk mengklik tombol LAPORAN untuk menampilkan laporan yang telah kita rancang/desain. 6. Simpan kembali form tersebut. TUGAS PRAKTIKUM XXIII 1. Buatlah Form dibawah ini yang digunakan untuk memanggil laporan LAPPEG1.FRX untuk dicetak dilayar dan dicetak ke printer.

Aturlah properties masing-masing object form tersebut. 2. Simpan form tersebut dengan nama CETAKLAP.SCX TUGAS PRAKTIKUM XXIV 1. Buatlah kembali form dibawah ini untuk mencetak data pegawai per golongan dari laporan LAPPEG1.FRX kelayar atau ke printer.

Aturlah properties masing-masing object form tersebut. 2. Simpanlah form tersebut dengan nama CETAKGOL.SCX

MODUL 11 MEMBUAT MENU DAN KOMPILASI 11.1. Pendahuluan Agar program yang dibuat lebihmudah dipakai, pengembang perlu membuat menu. Menu merupakan salah satu objek Visual Foxpro. Dengan menu, pemakai akhir (end user) hanya memilih menu untuk menjalankan aplikasi tertentu. File menu di Visual Foxpro mempunyai extensi file .MNX dan file memonya .MPR. 11.2. Merancang Menu Perencanaan menu yang tepat sangat penting untuk meyakinkan bahwa semua fungsi dalam aplikasi yang kita buat akan dimanfaatkan oleh pemakai secara maksimal dan tidah membingungkan. Pada saat merancang menu pertimbangkan pedoman berikut ini: ƒ Organisasikan sistem menurut tugas yang akan dilakukan user, bukan menurut hirarki program dalam aplikasi. ƒ Berikan judul yang memiki arti yang jelas dan mudah bagi setiap menu. ƒ Organisasikan item-item menu menurut frekuensi penggunaannya. ƒ Buat garis pemisah diantara kelompok ke kelompok item menu. ƒ Batasi jumlah item dimenu pada saat satu layar komputer ƒ Juka panjangnya melebih panjang layar komputer. ƒ Jika jumlahnya melebihi panjang layar, buatlah submeu untuk menu item yang sesuai ƒ Pilih tombol akses dan shortcut keyboard bagi menu dan item menu ƒ Gunakan kata yang jelas makanya bagi2 item-item menu. ƒ Gunakan kombinasi huruf besar dan huruf kecil pada item menu. Untuk menyajikan semua fasilitas seperti diatas, misalnya dibuatlah rancangan menu sebagai berikut: Menu Utama Submenu File Input Data Pegawai Edit & Hapus Data Pegawai Pencarian Data Pegawai Keluar Laporan Laporan Pegawai keseluruhan Laporan Pegawai Per Golongan Info Tentang Program 11.3. Membuat Menu Untuk membuat menu di Visual Foxpro ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, yaitu diantaranya: 11.3.1 Membuat Menu Lewat Menu Utama Untuk membuat menu lewat menu tama, caranya adalah: • Dari menu utama, pilih File > New • Pilih File Type nya > Menu • Klik New File 11.3.2 Membuat Menu Lewat Quick Menu

Untuk membuat menu lewat Quick Menu, langkahnya adalah: • Di Project Manager, pilih tab Other > Menus • Klik tombol New • Pada kotak dialog New Menu, klik Menu sehingga tampil Menu Designer

11.3.3 Men-generate Menu Untuk menjalankan menu harus di generate dahulu, sehingga menjadi file berekstensi .MPR. cara men-generate menu sebagai berikut: 1. Di Project Manager, pilih tab Other > Menus 2. Pilih Menu 3. Pilih Menu > Generate ... > Generate 4. Tentukan nama file menu tersebut.

11.3.4 Membuat Menu SDI ( Single-document Interface ) Menu SDI adalah menu yang tampil pada window in Single-Document Interface (SDI). Untuk membuat menu SDI, kita harus menandai bahwa menu tersebut akan digunakan pada form SDI saat kita merancang menu tersebut. Untuk membuat menu SDI, pada saat menu

designer tampil: Pilih menu View – General Options Aktifkan tanda cek Top-Level Form

TUGAS PRAKTIKUM XXV 1. Buatlah sebuah menu dengan rancangan seperti dibawah ini: Menu Utama Submenu File Input Data Pegawai Edit & Hapus Data Pegawai Pencarian Data Pegawai Keluar Laporan Laporan Pegawai keseluruhan Laporan Pegawai Per Golongan Info Tentang Program

Untuk membuat submenu, pilih Result > Submenu, kemudian klik tombol Edit.

Untuk mengisi perintah pada tombol keluar, pilih Result > Procedure, kemudian klik Edit. Kembali lagi ke pilihan Menu Bar, pilih pada Menu Level. Kemudian ketikkan listing programnya sebagai berikut:

2. Buatlah sebuah form untuk digunakan menampilkan menu. Rancanglah form tersebut seperti dibawah ini dan kemudian simpan dengan nama MenuUtama.scx:

Properties Nilai/Value Caption Program Aplikasi Pegawai ShowWindow 2 – As Top-Level Form WindowState 2 – Maximized Ketikkan Procedure pada object Form Form1 Procedure Active Do menu.mpr with thisform,.t. 3. Jalankan form tersebut dan lihatlah hasilnya. 11.3.5 Kompilasi Project Pada waktu kita membuat program, mungkin ada kesalahan yang terjadi. Untuk memudahkan kita mengetahui kesalahan dan lokasi kesalahan, kita perlu men-debug kesalahan program. Jika ingin mendistribusikan program ke komputer lain, kita perlu mengkompilasi. Program yang telah dikompilasi dapat dipakai pada komputer yang tidak ada sistem Visual Foxpro. Membuat File EXE dari Project pegawai: 1. Buatlah program utama dan beri nama file dengan Prgutama.prg. Pada tab Code, pilih Programs, kemudian klik New. Kemudian ketikkan listing perintah didalamnya seperti dibawah ini:

Properties Form: Object Form1

2. Jadikan Prgutama.prg menjadi Set Main, dengan mengklik kanan pada Prgutama dan pilih Set Main. 3. Di Project Manager, pilih Build... , muncul kotak Build Option.

4. Pilih Win32 Executable/COM server (exe) di Build Action 5. Pilih Option > Recompile All Files, untuk mengkompilasi seluruh perintah yang pernah dikompilasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->