P. 1
PERILAKU BIAYA

PERILAKU BIAYA

|Views: 184|Likes:
Published by Yu Hernandes

More info:

Published by: Yu Hernandes on May 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2015

pdf

text

original

PERILAKU BIAYA AKTIVITAS

Posted on January 28, 2010 by wolfoxs

BAB 3 PERILAKU BIAYA AKTIVITAS PERILAKU BIAYA DAN MODEL SUMBER DAYA Perilaku biaya adalah istilah umum untuk mengambarkan apakah biaya masukan (input) aktivitas adalah tetap atau variable delam hubungannya dengan perubahan keluaran aktivitas. Horison Waktu Dalam jangka panjang, semua biaya adalah vaiabel; sementara dalam jangka pendek sedikitnya satu biaya adalah tetap. Aktivitas, Penggunaan Sumber Daya dan Perilaku Biaya Kapasitas aktivitas adalah kemampuan untuk melakukan aktivitas. Untuk melakukan suatu aktivitas, kapasitas harus tersedia. Tingkat efisiensi dari kenerja aktivitas ini disebut kapasitas praktis. Pengeluaran sumber daya merupakan biaya untuk mendapatkan kapasitas dalam melaksanakan suatu aktivitas. Penggunaan sumber daya adalah jumlah kapasitas aktivitas yang digunakan dalam memproduksi keluaran aktivitas. Kapasitas tidak terpakai yaitu selisih antara kapasitas yang diperoleh dan penggunaan aktivitas aktual. Sumber daya disediakan dengan 2 cara : 1. 2. Ketika digunakan, dan Sebelum digunakan.

Sumber daya yang disediakan ketika digunakan akan diperlukan adalah sumber daya yang diperoleh dari sumber luar, dimana waktu akuisisi tidak memerlukan komitmen jangka panjang untuk setiap jumlah tertentu sumber daya. Sumber daya yang tersedia sebelum penggunaan adalah sumber daya yang diperoleh dengan mempergunakan kontrak eksplisit dan implisit untuk mendapatkan kuantitas tertentu sumber daya tanpa memperhatikan apakah kuantitas sumber daya tersedia seluruhnya atau tidak. Sumber Daya Yang Tersedia Ketika Diperlukan dan Perilaku Biaya Secara umum kita dapat memperakukan biaya sumber daya tersebut sebagai biaya variabel. Sumber Daya Yang Tersedia Sebelumnya dan Perilaku Biaya Contoh pertama, organisasi memperoleh melalui pembayaran kas dimuka atau melalui kontrak yang membutuhkan pembayaran kas secara periodik. Beban ini berkaitan dengan beban tetap yang terikat. Contoh kedua, menyangkut organisasi yang memperoleh sumber daya dimuka melalui kontrak implisit. Maka perilakunya berhubungan dengan beban tetap discretionary. Implikasi Pengendalian dan Pengambilan Keputusan Model penggunaan sumber daya berdasarkan aktivitas yang baru saja digambaran dapat memperbaiki baik pengendalian maupun pengambilan keputusan manajerial. Sistem pengendalian operasional mendorong para manajer untuk menaruh perhatian lebih pada pengendalian pengeluaran dan penggunaan sumber daya. Ukuran Keluaran Aktivitas Biaya variabel berubah dalam total seiringdengan perubahan keluaran aktivitas. Namun, biaya tetap tidak berubah ketika keluaran aktivitas berubah. Jadi, penjelasan tentang perilaku biaya memerlukan ukuran keluaran aktivitas. Dan hal ini sudah dibahas di bab 2. Asumsi Linearitas Definisi biaya variabel mengasumsikan hubungan linear antara biaya aktivitas dan penggerak aktivitas terkait. Perilaku Biaya Step Fungsi biaya step memiliki sifat pewayangnganan tingkat biaya yang konstan selama rentang penggunaan (output) aktivitas dan untuk selanjutnya meningkat hingga tingkat biaya yang lebih tinggi pada beberapa titik. Aktivitas dan Perilaku Biaya Campuran

Semakin tinggi persentase variabilitas biaya yang diterangkan semakin baik garisnya. Metode Kuadrat Terkecil Secara prinsip. Karena dapat bernilai negatif. kiata akan membatasi perhatian pada goodness of fit. Garis yang lebih mendekati titik dibanding garis lainnya disebut garis kecocokan terbaik. Secara khusus metode ini menggunakan titik dengan aktivitas tertinggi. Goodness of fit mengukur derajat hubungan antara biaya aktivitas dan keluaran aktivitas. . REGRESI BERGANDA Kadangkala untuk mendapatkan persamaan biaya yang terbaik lebih rumit daripada hanya mengidentifkasi penggerak aktivitas dan meregresi biaya aktivitas pada penggerak ini. Jadi tujuannya adalah untuk menlai validasi hubungan linear yang diasumsikan. METODE PEMISAHAN BIAYA CAMPURAN KE DALAM KOMPONEN TETAP DAN VARIABEL Variabel tidak bebas adalah variabel yang memiliki nilai yang tergantung pada nilai variabel lainnya. Ketika kuadrat terkecil digunakan untuk membuat persamaan yang melibatkan dua atau lebih variabel. Kita mengandalakan teori statistik untuk mendapatkan rumusnya. Variabel bebas adalah varibel yang mengukur keluaran aktivitas dan menjelaskan perubahan biaya aktivitas Parameter titik potong menunjukkan biaya tetap aktivitas. Persentase ini disebut ukuran goodness of fit. Metode Kuadrat terkecil mengidentifikasi garis yang terbaik. bila hasilnya positif maka kedua variabelnya sama-sama bergerak ke arah yang sama dan lorelasi positif muncul. maka disebut dengan regresi berganda. RELIABILITAS RUMUS BIAYA Meskipun keluaran komputer menyediakan informasi berguna lainnya untuk penilaian reabilitas secara statistik. Parameter kemiringan menunjukkan biaya per unit aktivitas variabel. 1. Metode Tinggi Rendah Metode ini menyeleksi duu dua titik yang aan digunakan untuk menghitung parameter F dan V. Titik yang rendah didefinisikan sebagai titik dengan tingkat aktivitas terendah. 1. yaitu akar dari koefisien determiasi. maka nilai koefisien korelasinya dapat berkisar antara -1 dan +1. perbandingan ukutran kedekatan dapat menghasilkan suatu peningkatan semua garis dari yang terbaik sampai yang terburuk.Karena dapat dimungkinkan bahwa secara simultan memiliki sumber daya yang berkaitan dengan sumber daya yang diperoleh sebelumnya dan sumber daya yang di peroleh ketika dibutuhkan. Koefisien Determinasi Persentase variabilitas variabel tidak bebas yag dijelaskan oleh suatu variabel bebas disebut koefisien determinasi. maka biaya aktivitas dapat menampilakan perilaku biaya campuran. 3 metode yang biasa digunakan : 1. Koefisien Korelasi Ukuran alternatif untuk goodness of fit adalah koefisien korelasi. Metode Scatterplot Langkah pertama dalam menerapkan metode ini adalah dengan memplot titik-titik data sehingga hubungan antara biaya persiapan dan tingkat aktivitas dapat terlihat.

Biaya Tetap Biaya yang timbulnya tetap sama ketika keluaran berubah disebut biaya tetap. biaya variabel berubah sesuai dengan perubahan keluaran.Perilaku Biaya Aktivitas Dasar-dasar Perilaku Biaya Perilaku biaya adalah istilah umum untuk mendiskripsikan apakah biaya berubah seiring dengan perubahan keluaran. biaya variabel naik ketika keluaran naik keluaran turun. Pembahasan mengenai biaya tetap. dinyatakan dengan persamaan linier. biaya tetap per unit akan berubah karena biaya tetap disebar ke lebih banyak keluaran. Meskipun jumlah biaya tetap tidak berubah saat keluaran meningkat. biaya variable. Biaya tetap adalah biaya yang dalam jumlah keseluruhan tetap konstan dalam rentang yang relevan ketika tingkat keluaran aktivitas berubah. Jumlah biaya variabel bergantung pada tingkat penggerak. Hubungan ini dapat dideskripsikan : Jumlah biaya variabel = biaya variabel per unit x jumlah unit Biaya Campuran . Biaya Variabel Sementara biaya tetap tidak berubah saat terjadi perubahan keluaran. Biaya variabel adalah biaya dan yang akan dalam turun jumlah ketika keseluruhan bervariasi Biaya secara variabel proporsional dapat juga terhadap perubahan keluaran. Jadi. dan biaya campuran akan dimulai dengan melihat kemungkinan-kemungkinan yang paling sederhana. Biaya-biaya bereaksi pada perubahan keluaran dengan berbagai cara. Perlu diperhatikan bahwa jumlah biaya tetap tidak bergantung pada ukuran keluaran.

Pada beberapa keadaan. pertama sumber kali daya adalah yang mempertimbangkan batasan waktu. bahan baku langsung yang digunakan secara relative mudah disesuaikan (perusahaan membeli bahan baku langsung lebih banyak seiring peningkatan keluaran dan menguranginya seiring penurunan keluaran). Keluaran proses ini adalah jumlah panjang selang. masukan dan keluaran harus diukur dan pengaruh perubahan keluaran pada biaya aktivitas ditentukan.Biaya campuran adalah biaya yang memiliki komponen yang tetap dan variabel. Batasan Waktu Penentuan suatu biaya merupakan biaya tetap atau variabel bergantung pada batasan waktu. Persamaan linier untuk biaya campuran : Jumlah biaya = Biaya tetap x Jumlah biaya variabel Mengklasifikasikan Biaya Sesuai dengan Perilaku Dalam menilai perilaku biaya yang dilakukan Kemudian. Sumber Daya dan Ukuran Keluaran . Suatu proses yang menggunakan beberapa bahan baku dan membentuknya menjadi selang penyiram taman. Pada keadaan tersebut biaya tenaga kerja langsung dapat diperlakukan sebagai biaya vaiabel. dalam jangka panjang semua biaya adalah variabel. Menurut ilmu ekonomi. Terakhir. suatu perusahaan mungkin dapat mempekerjakan dan memberhentikan karyawannya dengan relative cepat. Untuk tenaga kerja. Ketika jumlah panjang selang berubah. Lama dari periode jangka pendek bergantung pada pertimbangan subjektif manajemen dan tujuan dilakukannya perkiraan perilaku biaya tersebut. dibutuhkan dan keluaran aktivitas harus diidentifikasi. Dalam jangka pendek paling tidak satu biaya adalah tetap.

Penggerak tingkat nonunit menjelaskan perubahan dalam biaya ketika faktor-faktor lain berubah. penggerak produksi (tingkat unit) Penggerak produksi menjelaskan perubahan dalam biaya ketika unit yang diproduksi berubah. penggerak tingkat non unit. Aktivitas. dan jumlah jam tenaga kerja langsung adalah contoh-contoh penggerak produksi. energi atau bahan bakar. keluaran juga meningkat saat jumlah pemakaian bahan baku. Masukan-masukan ini digabungkan untuk memproduksi suatu keluaran. Sumber daya dapat meliputi bahan baku. Sistem berdasarkan aktivitas menggunakan penggerak tingkat unit dan nonunit. Penggerak aktivitas menjelaskan perubahan dalam biaya aktivitas dengan mengukur perubahan dalam penggunaan aktivitas atau keluaran. Penggerak aktivitas merupakan faktor-faktor penyebab yang dapat diamati yang mengukur jumlah sumber daya yang digunakan objek biaya. Penggunaan Sumber Daya. 2. dab jumlah jam tenaga kerja langsung meningkat. Istilah lain untuk ukuran keluaran adalah penggerak. dan Perilaku Biaya Perilaku biaya jangka panjang dan jangka pendek berhubungan dengan aktivitas dan sumber daya yang diperlukan untuk melakukannya. Dengan kata lain. Dalam sistem biaya berdasarkan fungsi perilaku biaya diasumsikan hanya didiskripsikan oleh penggerak tingkat unit.Penggerak aktivitas dibagi menjadi 2 kategori umum yaitu : 1.Setiap aktivitas memerlukan sumber daya untuk menyelesaikan tugas yang harus dilakukan. Kapasitas adalah kemampuan actual atau potensial untuk melakukan sesuatu. Jadi dalam pembahasan mengenai kapasitas suatu aktivitas hal yang didiskripsikan adalah jumlah aktivitas yang dapat dilakukan perusahaan. jam-kilowatt. . dan modal. jam-kilowatt yang digunakan untuk menjalankan mesin produksi. Jumlah bahan baku langsung. tenaga kerja.

Tidak terdapat kapasitas yang tidak digunakan untuk kategori sumber daya ini karena jumlah sumber daya yang digunakan sama dengan jumlah yang dibeli. Sumber daya terikat dapat memiliki kapasitas yang tidak terpakai karena kapasitas yang tersedia lebih banyak dari pada yang digunakan.sumber daya terikat untuk jangka yang lebih pendek ini disebut sebagai biaya tetap diskresi. biaya sumber daya fleksibel merupakan biaya variabel. Contohnya adlah bahan baku dan energy. Misalnya bahan baku langsung dibeli saat dibutuhkan dan dengan jumlah yang sesuai kebutuhan. Untuk mengetahui bagaimana hal tersebut terjadi dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi perilaku biaya. mereka di dapat dengan menggunakan kontrak eksplisit atau implicit untuk memperoleh jumlah sumber daya tertentu tanpa memandang apakah jumlah sumber daya yang tersedia digunakan secara penuh atau tidak. jumlah sumber daya naik ketika permintaan untuk sumber daya tersebut naik. penting untuk mengetahui sumber daya yang fleksibel dan terikat. Biaya ini adalah biaya yang terjadi karena perolehan kapasitas aktivitas jangka pendek.Kapasitas yang diperlukan berhubungan dengan tingkat dimana aktivitas dikerjakan secara efisien. Sumber Daya Terikat Adalah sumber daya yang dipasok sebelum penggunaan. Karena biaya sumber daya yang dipasok ketika diperlukan sama dengan biaya sumber daya yang digunakan. Perilaku Biaya Bertahap . Sumber daya ini di pasok dan digunakan saat dibutuhkan. Oleh karena itu. Tingkat yang efisien atas kinerja aktivitas disebut kapasitas praktis. Jenis sumber daya ini disebut sumber daya fleksibel. Sumber Daya yang Terikat Suatu perusahaan akan sangat baik jika hanya membeli sumber daya yang diperlukan tepat saat sumber daya tersebut diperlukan.

Biaya satu pesana perubahan adalah suatu kombinasi dari biaya tetap dan biaya variabelnya. dan mempertahankan atau menghilangkan lini produk. Lebar setiap tahap menunjukkan rentang keluaran yang mengharuskan diperolehnya sumber daya dalam jumlah tertentu. menerima atau menolak pesanan khusus.Biaya bertahap menampilkan tingkat biaya yang konstan untuk rentang keluaran tertentu dan pada titik tertentu naik ke tingkat biaya lebih tinggi dimana biaya tersebut tidak berubah untuk rentang keluaran yang sama. . Hal-hal yang menunjukkan perilaku biaya bertahap harus dibeli dalam jumlah tertentu. Implikasi-implikasi untuk Pengendalian dan Pengambilan Keputusan Sistem pengendalian operasional mendorong para manajer untuk lebih memperhatikan pengendalian atas penggunaan dan pengeluaran sumber daya. Dilain pihak sistem manajemen berdasarkan aktivitas memberikan informasi tentang banyaknya aktivitas yang digunakan dan biaya penggunaannya. Model penggunaan sumber daya berdasarkan aktivitas juga memungkinkan para manajer untuk menghitung perubahan pasokan dan permintaan sumber daya yang disebabkan oleh implementasi keputusan untuk membuat atau membeli peralatan. Untuk menghitung biaya tetap per unit tariff aktivitas tetap perlu dihitung lebih dahulu. Tarif aktivitas tetap = jumlah biaya terikat : tersedia. Kelebihan kapasitas dapat digunakan untuk meningkatkan jumlah dan jenis produk sehingga pendapatan dapat meningkat tanpa meningkatkan pengeluaran. Tarif aktivitas variabel = jumlah biaya sumber daya flaksibel kapasitas yang digunakan Sistem penghitungan biaya berdasarkan fungsi umumnya hanya : jumlah kapasitas yang menyediakan informasi tentang biaya sumber daya yang dibeli.

sebelum metode-metode tersbut dibahas lebih mendalam. yaitu metode tinggi rendah. Asumsi Linearitas Definisi biaya variable mengasumsikan hubungan linier antara biaya aktivitas dan penggerak aktivitas yang terkait. Sebagai contoh. Ahli ekonomi biasanya mengatakan bahwa biaya variabel meningkat dengan laju yang menurun sampai pada volume tertentu.000 ($40 x 200). Contohnya pemasok . dan metode kuadrat terkecil. metode scatterplot. Jika 200 komputer diproduksi. konsep linearitas perlu ditinjau kembali. Sebagai contoh. Masing-masing metode menggunakan asumsi hubungan biaya linier. Ada tiga metode yang digunakan secara luas untuk memisahkan biaya campuran menjadi komponen tetap dan variable. biaya akan meningkat secara proporsional dengan jumlah unit yang diproduksi. star company memproduksi computer pribadi. Dengan kata lain.Metode untuk Memisahkan Biaya Campuran Menjadi Komponen Tetap dan Variabel. Seringkali informasi yang tersedia hanyalah total biaya aktivitas dan jumlah penggunaan aktiviatas. Setiap computer menggunakan satu floppy disk drive yang memerlukan biaya $40. Berapa banyak dari biaya total pemeliharaan yang merupakan biaya tetap dan beban variable tidak diungkapkan oleh catatan akuntansi. total biaya floppy disk drive adalah $4.000 ($40 x 100). total biaya floppy disk driveadalah $8. dan mulai titik itu biaya tersebut naik dengan laju yang meningkat. 1. Total biaya variabel disk drives dapat dinyatakan Total biya variabel = $40 x unit yang diproduksi Jika 100 komputer diproduksi. Biaya total sering dicatat tanpa usaha untuk memisahkan biaya tetap dan biaya variable. system akuntansi biasanya akan mencatat biaya total aktivitas pemeliaharaan yang diberikan selama periode tersebut. Oleh sebab itu.

Hal ini karena listrik sekarang menjadi sumber daya langka harus dibagi kepada para pengguna listrik. biaya variabel per unit adalah biaya tiap unit aktivitas. Mengasumsikannya sebagai hubungan linear sangatlah lebih mudah. maka masalah utamanya adalah seberapa baik asumsi bahwa pada memperkirakan rentang seberapa yang fungsi biaya yang mendasarinya. Pendekatan ini akan menghabiskan banyak waktu dan mahal ( jika memang dapat dikerjakan). Bagaimana jika kurva non linear menggambarkan realitas secaar lebih akurat. Jika asumsi hubungan linear digunakan. Akhirnya. Jumlah biaya adalah variabel terikat ( dependent variable) yang merupakan biaya yang akan diperkirakan. Berikut persaman untuk garis lurus Jumlah biaya = biaya tetap+ (n biaya variabel per unit x keluaran).Dalam persamaan tersebut. ini. akan tetapi. Perhatikan bahwa untuk unit penggerak aktivitas yang melebihi X1. Dalam hal dekat fungsi memperkirakan fungsi biaya yang mendasarinya.Persamaan tersebut adalah rumus biaya.? Apa yang kita lakukan selanjutnya ? salah satu kemungkinan adalah menetukan fungsi biaya aktual. .. setiap aktivitas mungkin memilik fungsi biaya yang berbeda. keluaran adalah variabel bebas (independent variable). Biaya tetap adalah parameter perpotongan ( intersept parameter) dan bagian biaya tetap dari jumlah biaya.listrik yang pada awalnya memiliki kapasitas besar mungkin menetapkan harga per kilowatt jam yang menurun untuk mendorong pemakaian listrik lebih banyak. validitas Ingatlah mengacu relevan adalah biaya rentang linear keluaran dimana hubungan biaya yang diasumsikan adalah valid. jumlah biaya hanya bergantung pada satu variabel. Akan tetapi. yaitu keluaran. fungsi biaya linear tidak dapat menggambarkan fungsi dasar ynag mendasarinya. Keluaran adalah ukuran aktivitas . tambahan permintaan akan mengakibatkan kenaikan harga. pada saat kapasitas pabrik listrik habis terpakai.

parameter kemiringan menunjukkan kemiringan garis biaya campuran. manajer akan berusaha menemukan variabel bebas yang menyebabkan atau berhubungan dengan variabel terikat secara dekat. Oleh karena itu. Dengan memperkirakan biaya tetap dan biaya variabel per unit. Perilaku biaya campuranpun dapat diprediksi ketika penggunaan aktivitas berubah. Parameter perpotongan berhubungan dengan biaya tetap.secara grafis parameter perpotongan adalah titik dimana garis biaya campuran memotong atau memotong sumbu biaya (vertical). komponen tetap variabel dapat diperkirakan. Titik tinggi didefinisikan sebagai titik dengan tingkat keluaran atau aktivitas tertinggi. Persamaan untuk menentukan biaya variabel per unit dan biaya tetap : . Sedangkan variabel bebas adalah yang mengukur keluaran dan menjelaskan perubahan dalam biaya.Variabel terikat adalah variabel yang nilainya tergantung pada nilai dari variabel lain. secara grafis. Variabel bebas aalah penggerak aktivitas. Pilihan suatu variabel bebas berhubungan dengan kemungkinan nilai ekonominya. Tiga metode akan dideskripsikan untuk memperkirakan biaya tetap dan biaya variabel per unit. dan metode kuadrat terkecil Metode Tinggi Rendah Metode tinggi rendah (high low method) adalah metode untuk menentukan persamaan suatu garis lurus dengan terlebih dahulu memilih dua titik (titik tinggi dan rendah) yang akan digunakan untuk menghitung parameter perpotongan dan kemiringan. hanya mengungkapkan jumlah keluaran aktivtas dan jumlah biaya. Parameter kemiringan berhubungan dengan biaya varibel per unit aktivitas. nilai-nilai tersebut harus digunkan untuk memperkirakan parameter perpotongan dan kemiringan (julah biaya dan biaya variabel). Metode-metode tersebut adalah metode tinggirendah. Karena catatan akuntansi. metode scatterplot. Titik terendah didefinisikan sebagai titik dengan tingkat keluaran atau aktivitas terendah.

pasangan titik lainnya mungkin lebih dapat mewakili. metode tinggi yang rendah cepat memungkinkan manajer untuk mendapatkan ketetapan mengenai hubungan biaya dengan hanya menggunakan dua titik. Selain itu. diluar titik tinggi dan rendah mungkin biaya merupakanoutliner (berada jalur). Dua orang yang menggunakan metode tinggi rendah pada suatu data tertentu akan menghasilkan jawaban yang sama. Metode Scatterplot Metode scatterplot adalah suatu metode penentuan persamaan suatu garis dengan menggambarkan data dalam suatu grafik.Biaya variabel per unit = perubahan biaya/perubahan keluaran Biaya variabel per unit = (biaya tinggi-biaya rendah)/(keluaran tinggikeluaran rendah) Dan Biaya tetap = jumlah biaya titik tinggi-(biaya variabel per unit x keluaran tinggi) Atau Biaya tetap = jumlah biaya titik tinggi-(biaya variabel per unit x keluaran tinggi) Keunggulan metode tinggi rendah adalah objektivitas. Metode scatterplot dapat menolong manajer menghindari jebakan ini daripada hanya memilih dua titik yang tampaknya mewakili pola biaya aktivitas umum. meskipun titik-titik tersebut bukan merupakanoutliner. Sehingga rumus biaya biaya yang dihitung dengan menggunakan dua titik ini tidak akan mencerminkan apa yang biasanya terjadi. Langkah pertama dalam menerapkan metode scatterplot adalah menggambarkan titik-titik data sehingga hubungan antara biaya penyetelan dan tingkat aktivitas dapat . Outliner menunjukkan aktivitas yang tidak umum terjadi. Kedua. Kekurangan metode tinggi rendah yaitu biasanya tidak seakurat metodemetode lain karena pertama.

Grafik scatter dapat hubungan antara membantu biaya dan memberikan pengggunaan pengetahuan aktivitas. Metode kuadrat terkecil pertama-tama mengkuadratkan setiap deviasi dan kemudian menjumlahkan deviasi yang dikuadratkan tersebut sebagai ukuran kedekatan keseluruhan. Kelemahan dari metode scatterplot adalah tidak ada kriteria objektif untuk memilih garis terbaik. Plot ini disebut grafik scatter. Karena ukuran kedekatan adalah jumlah deviasi kuadrat titik-titik dari garis. Sumbu vertikal adalah jumlah biaya penyetelan sedangkan sumbu horizontal adalah jumlah waktu penyetelan. Keunggulan dari metode scatterplot adalah memungkinkan kita untuk melihat data secara visual. Dalam melakukan hal ini. Pengkuadratan deviasi ini menghindari masalah yang disebabkan oleh bauran angka positif dan negatif. biaya yang diprediksi adalah 5*. grafikscatter. Untuk titik 5. Jarak vertikal ini adalah perbedaan antara biaya aktual dengan biaya yang diprediksi oleh garis. Selain itu. garis yang dipilih seharusnya garis yang paling sesuai dengan titik-titik tersebut. grafik scattermemungkinkan seseorang untuk menyesuaikan suatu garis secara visual dengan titik-titik dalam grafik scatter. maka . Tujuan grafik scatter adalah melihat apakah asumsi hubungan linear wajar atau tidak.terlihat. Metode Kuadrat Terkecil Kedekatan setiap titik pada garis dapat diukur dengan jarak vertikal titik dari garis. Metode scatterplot dan metode tinggi rendah menghasillkan persamaan dengan perbadaan yang besar dalam komponen biaya tetap dan variabel. Kualitas rumus biaya bergantung pada kualitas subjektif dari analisis. beberapa titik yang tampaknya tidak cocok dalam pola umum perilaku biaya mungkin terungkap dengan mengamati tentang Bahkan. dan deviasinya adalah jarak antara titik 5 dan 5* (jarak dari titik ke garis).

Penggunaan Program Regresi Langkah pertama dalam penggunaan computer untuk menghitung koefisien regresi adalah memasukkan data. Garis yang lebih mendekati titik disbanding garis lainnya disebut garis kesesuaian terbaik. semakin baik garisnya.semakin kecil ukurannya. biaya dan . dalam Excel fungsi regresi terdapat dalam menu “tools”. kemudian pilih “add in” dan tambahkan “data analysis” klik dan pilih “regression”. Koefisien Korelasi Ukuran alternatif untuk goodnessof fit adalah koefisien korelasi. semakin dekat R kuadrat ke-1. Terakhir beri perintah pada computer di mana meletakkan output. Keandalan Rumus Biaya Kegunaan utama yaitu terletak pada kemampuannya menginformasikan seberapa jauh rumus biaya yang diperkirakan dapat diandalkan. Ketika layar regression muncul. yaitu garis dengan jumlah kuadrat deviasi terkecil. Yang pasti. Jika koefisien korelasinya positif . Semakin tinggi persentase variabilitas biaya yang dijelaskan. kita dapat memberitahu letak variabel terikat dan bebas. Tidak ada batasan yang jelas untuk koefisien determinasi yang baik dan buruk. R Kuadrat – Koefisien Determinasi Koefisien determinasi atau R kuadrat adalah persentase variabilitas variabel terikat yang dijelaskan oleh suatu variabel bebas. Karena koefisien determinasi tersebut merupakan persentase variabilitas yang dijelaskan. nilainya berkisar antara 0-1. semakin baik garisnya. semakin bak garisnya. Karena akar dapat bernilai negatif. Persentase ini merupakan ukuran goodness of fit. Selanjutkan jalankan regresi. maka kedua variabelnya(pada contoh ini. yaitu akardari koefisien determinasi. nilai koefisien korelasinya dapat berkisar antara -1 dan +1.

biaya utilitas dijelaskan oleh lebih dari satu variabel dan menghasilkan persamaan biaya yang lebih kompleks. Oleh karena perhitungan yang diperlukan unutk regresi berganda sangat kompleks. tetapi berlawanan arah. anggaplah bahwa akuntan suatu pabrik yang memproduksi printer laser phoenix. maka kedua variabel bergerak menuju arah yang dapat diprediksi. Korelasi negative sempurna akan menghasilkan koefisien korelasi sebesar -1. Arizona. metodenya disebut sebagai regresi berganda (multipleregression). Korelasi positif sempurna akan menghasilkan nilai 1 untuk koefisien korelasi. utilitas juga digunakan untuk menjalankan pendingin ruangan. sedang menganalisis biaya utilitas pabrik. Dengan kata lain. dan biaya utilitas di musim panas meningkat secara signifikan untuk alasan ini. Dilain pihak. penggunaan komputer dibutuhkan. Regresi Berganda Jika kuadrat terkecil digunakan untuk membuatsuatu persamaan yang melibatkan dua atau lebih variabel penjelas. mengetahuipergerakan satu variabeltidak memberikan petunjuk pergerakan variabel lainnya. Nilai koefisien korelasi yang mendekati nol mengidentifikasi tidak adanya korelasi.aktivitas) bergerak menuju arah yang samadan terdapat korelasi positif. Oleh karena itu. jika koefisiennya negative. Akuntan tahu bahwa listrik digunakan untuk menjalankan mesin dan menduga bahwa jam mesin dapat menjadi penggerak yang baik selain itu. Penilaian Manajerial . Biaya utilitas = biaya tetap + (b1 x jam mesin) + (b2 x musim panas) Peranan regresi berganda dapat memberikan variabel tambahan ke dalam persamaan sehingga dapat meningkatkan kemampuan persamaan tersebut dalam memprediks biaya aktivitas serta member pemahaman mengenai cara pengelolaan biaya aktivitas. Sebagai contoh.

Kemungkinan lain adalah manajemen mengidentifikasi biaya campuran dan membagi biaya-biaya ini dalam komponen tetap dan variabel. Secara sederhana beberapa manajer menentukan biaya aktiviitas tertentu menjadi kategori tetap dan lainnya menjadi kategori variabel. Dalam hal ini manajer menggunakan pengalamannya untuk menentukan sejumlah biaya tertentu adalah tetap dan sisanya adalah variabel. dan pengaruh pertimbangan yang salah terhadap keputusan yang terkait merupakan hal yang penting. Oleh karena itu. Teknik statistik sangat akurat dalam menggambarkan masa lalu tetapi teknik tersebut tidak mampu melihat masa depan yang tentunya merupakan keinginan manajemen yang sebenarnya. Akan tetapi kesalahan akan terjadi jika manajer tidak memiliki pertimbangan yang baik. tanpamenghirukan kemungkinan biaya campuran. mempertimbangkan pengalaman manajer. Metode ini memiliki banyak bentuk. Kemungkinan terakhir adalah manajemen menggunakan pengalaman dan pertimbangan mereka untuk memperbaiki hasil estimasi statistik. Saat manajer memiliki pengetahuan yang mendalam tentang perusahaan dan pola biayanya. . Banyak manajerial yang menggunakan pengalaman dan obsevasi terhadap hubungan biaya pada masa lampau untuk menentukanbiaya tetap dan variabel. potensi kesalahan. metode ini dapat memberikan hasil yang baik. Keunggulan dari penggunaan pertimbangan manajerial untuk memisahkan biaya tetap dan variabel terletak pada kesederhanaannya. Manajer yang berpengalaman mungkin dapat meneliti data dan membuang beberapa titik yang sangat tidak umum terjadi atau mungkin merevisi hasil estimasi untuk memasukkan perubahan yang diproyeksikan dalam struktur biaya atau teknologi.Pertimbangan manajerial merupakan metode paling luas yang digunakan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->