PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN

PSAK No. 12 (revisi 2009)

15 Desember 2009

PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN

BAGIAN PARTISIPASI DALAM VENTURA BERSAMA

IKATAN AKUNTAN INDONESIA

PSAK No.

(revisi 2009)

12

PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN
BAGIAN PARTISIPASI DALAM VENTURA BERSAMA
Hak cipta © 2009, Ikatan Akuntan Indonesia

Sanksi Pelanggaran Pasal 44: Undang-undang Nomor 7 tahun 1987 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor: 6 tahun 1982 tentang Hak Cipta 1. Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberi izin untuk itu, dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah). 2. Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta sebagai mana dimaksud dalam ayat (1), dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).

Dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia Jalan Sindanglaya No. 1 Menteng Jakarta 10310 Telp: (021) 3190-4232 Fax : (021) 724-5078 Email: iai-info@iaiglobal.or.id, dsak@iaigglobal.or.id

Desember 2009

PSAK 5 (revisi 2009) merevisi PSAK 12 tentang Pelaporan Keuangan Bagian Partisipasi dalam Pengendalian Bersama Operasi dan Aset yang telah dikeluarkan pada tanggal 7 September 1994. Jakarta. Pernyataan ini tidak wajib diterapkan untuk unsur yang tidak material.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. 15 Desember 2009 Dewan Standar Akuntansi Keuangan Rosita Uli Sinaga Roy Iman Wirahardja Agus Edy Siregar Etty Retno Wulandari Merliyana Syamsul Meidyah Indreswari Riza Noor Karim Setiyono Miharjo Saptoto Agustomo Jumadi Ferdinand D. 12 (revisi 2009) PSAK 12 (revisi 2009) tentang Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan pada tanggal 15 Desember 2009. Purba Irsan Gunawan Budi Susanto Ludovicus Sensi Wondabio Eddy R. Rasyid Liauw She Jin Sylvia Veronica Siregar Ketua Wakil Ketua Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak iii .

karena hal tersebut terkait dengan penyajian laporan keuangan tersendiri. 5. Hal tersebut dikarenakan penyajian laporan keuangan tersendiri bagi entitas 2. karena hal tersebut tidak relevan mengingat tidak ada pengaturan mengenai laporan keuangan tersendiri bagi venturer dalam PSAK 12 (revisi 2009). kecuali: 1. iv Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak . 12 (revisi 2009) PERBEDAAN DENGAN IFRSs PSAK 12 (revisi 2009): Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama mengadopsi seluruh IAS 31 Interests in Joint Venture per 1 Januari 2009. 4. IAS 31 paragraf 03 mengenai definisi “laporan keuangan tersendiri” tidak diadopsi. IAS 31 paragraf 02(b) dan (c) mengenai pengecualian bagi venturer untuk tidak menerapkan konsolidasi proporsional atau metode ekuitas tidak diadopsi.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. IAS 31 paragraf 05 mengenai penjelasan apa yang dimaksud dengan laporan keuangan tersendiri tidak diadopsi. IAS 31 paragraf 04 mengenai penjelasan apa yang dimaksud dengan laporan keuangan tidak diadopsi. 3. Entitas yang dapat menyajikan laporan keuangan tersendiri hanya entitas induk (lihat PSAK 4 (revisi 2009): Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri) dan laporan keuangan tersendiri tersebut harus sebagai lampiran dari laporan keuangan konsolidasian. dan penerapan metode ekuitas dan konsolidasi proporsional bagi venturer dimana entitas tersebut hanya menyajikan laporan keuangan tersendiri tidak diadopsi. karena pengertian laporan keuangan sudah jelas. IAS 31 paragraf 06 mengenai pengecualian dari konsolidasi bagi entitas induk. karena tidak ada pengaturan mengenai laporan keuangan tersendiri bagi venturer dalam PSAK 12 (revisi 2009). penerapan metode ekuitas bagi investor.

IAS 31 paragraf 46 mengenai laporan keuangan tersendiri bagi venturer tidak diadopsi karena tidak disesuaikan dengan pengaturan dalam PSAK 4 (revisi 2009): Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri. 9. IAS 31 paragraf 58 yang menjadi PSAK 12 (revisi 2009) paragraf 54 mengenai tanggal efektif menghilangkan kemungkinan penerapan dini karena penerapan dini tersebut hanya dapat dilakukan dengan tepat jika seluruh pengaturan dalam IFRS diadopsi secara bersamaan menjadi SAK. Hal tersebut untuk menyesuaikan dengan perkembangan yang sedang terjadi dalam IFRS yang hanya akan menggunakan metode ekuitas dan melarang konsolidasi proporsional. hanya entitas induk (lihat PSAK 4 (revisi 2009): Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri) dan laporan keuangan tersendiri tersebut harus sebagai lampiran dari laporan keuangan konsolidasian. 12 (revisi 2009) selain entitas induk tidak sesuai dengan konteks di Indonesia dan informasi yang dihasilkannya kurang relevan.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. IAS 31 paragraf 10(b) yang menjadi PSAK 12 (revisi 2009) paragraf 07(b) mengenai organ pengelola (governing body) yang disesuaikan dengan sistem hukum untuk perseroan terbatas di Indonesia yang menggunakan dua dewan yaitu dewan direksi dan dewan komisaris. 6. IAS 31 paragraf 30. Entitas yang dapat menyajikan laporan keuangan tersendiri. tetapi adopsi IFRS tersebut dilakukan secara bertahap. 7. 35 dan 37 mengenai preferensi metode akuntansi untuk bagian partisipasi dalam pengendalian bersama entitas. 8. Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak v . 38 dan 40 yang menjadi PSAK 12 (revisi 2009) paragraf 27.

IAS 31 paragraf 58A dan 58B mengenai ketentuan transisi tidak diadopsi karena hal tersebut tidak relevan mengingat ketentuan transisi tersebut untuk amandemen pengaturan yang belum diadopsi. 12 (revisi 2009) 10. vi Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak .Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No.

................................... PENGENDALIAN BERSAMA OPERASI .................................................................................................. Perjanjian Kontraktual ......................... Laporan Keuangan Venturer .......................................Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No.......................... Paragraf 01-09 01-02 03-09 04 05 06-09 10-14 15-20 21-43 27-43 27-34 35-38 39-43 44-46 47 48-49 50-53 54 55 Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak vii ....... TRANSAKSI ANTARA VENTURER DENGAN VENTURA BERSAMA ................................................ Pengendalian Bersama .................................................... PENGUNGKAPAN ....... Ruang Lingkup ................... PENGENDALIAN BERSAMA ASET ......... 12 (revisi 2009) DAFTAR ISI PENDAHULUAN ............... Pengecualian dari Konsolidasi Proporsional dan Metode Ekuitas ............. PELAPORAN BAGIAN PARTISIPASI DALAM VENTURA BERSAMA PADA LAPORAN KEUANGAN INVESTOR ................ OPERATOR VENTURA BERSAMA ............................................... Konsolidasi Proporsional .......... Bentuk Ventura Bersama ............. Metode Ekuitas .... PENGENDALIAN BERSAMA ENTITAS ............................ TANGGAL EFEKTIF .......................................... Definisi ...................... PENARIKAN ....................................

12 (revisi 2009) viii Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak .Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No.

liabilitas. Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan memberikan dasar untuk memilih dan menerapkan kebijakan akuntansi ketika tidak ada panduan yang eksplisit. unit perwalian dan entitas sejenis termasuk dana asuransi terhubung-investasi yang pada saat pengakuan awal ditetapkan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi atau diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan dan dicatat sesuai dengan PSAK 55 (revisi 2006): Instrumen Keuangan: Pengakuan Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 12. 12 (REVISI 2009) BAGIAN PARTISIPASI DALAM VENTURA BERSAMA Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 12 (revisi 2009): Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama terdiri dari paragraf 1-55. PENDAHULUAN Ruang Lingkup 01.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. Namun. Paragraf yang dicetak dengan huruf tebal dan miring mengatur prinsip-prinsip utama. Pernyataan ini tidak wajib diterapkan untuk unsur-unsur yang tidak material. Pernyataan ini tidak berlaku untuk bagian partisipasi venturer dalam pengendalian bersama entitas yang dimiliki oleh: (a) organisasi modal ventura. Seluruh paragraf dalam PSAK ini memiliki kekuatan mengatur yang sama. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. atau (b) reksa dana. terlepas dari struktur atau bentuk yang mendasari dilakukannya aktivitas ventura bersama.1 . Pernyataan ini diterapkan untuk akuntansi bagian partisipasi dalam ventura bersama dan pelaporan aset. PSAK 25 (revisi 2009): Kebijakan Akuntansi. PSAK 12 (revisi 2009) harus dibaca dalam konteks tujuan pengaturan dan Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan. penghasilan dan beban ventura bersama dalam laporan keuangan venturer dan investor.

Definisi 03. Laba atau rugi venturer mencakup bagian venturer atas laba atau rugi pengendalian bersama entitas. perubahan nilai wajar diakui pada laporan laba rugi dalam periode terjadinya perubahan. penghasilan dan beban dari pengendalian bersama entitas digabungkan satu per satu dengan unsur yang serupa dalam laporan keuangan venturer atau dilaporkan sebagai unsur baris terpisah dalam laporan keuangan venturer. Investasi tersebut diukur pada nilai wajar sesuai dengan PSAK 55 (revisi 2006). 02. Berikut adalah pengertian istilah yang digunakan dalam Pernyataan ini: Investor dalam ventura bersama adalah pihak dalam ventura bersama dan tidak memiliki pengendalian bersama terhadap ventura bersama tersebut.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 12. Metode ekuitas adalah metode akuntansi dimana bagian partisipasi dalam pengendalian bersama entitas pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan pascaperolehan dalam bagian venturer atas aset neto dari pengendalian bersama entitas.2 dan Pengukuran. Venturer yang memiliki bagian partisipasi tersebut membuat pengungkapan yang disyaratkan oleh paragraf 51 dan 52. Bagian partisipasi dalam pengendalian bersama entitas dikecualikan dari paragraf 30 (konsolidasi proporsional) dan 38 (metode ekuitas) jika memenuhi persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual sesuai dengan PSAK 58 (revisi 2009): Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan. Konsolidasi proporsional adalah suatu metode akuntansi dimana bagian venturer atas setiap aset. liabilitas. Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak .

Pernyataan ini mengidentifikasi tiga jenis umum ventura bersama. Ventura bersama adalah perjanjian kontraktual dimana dua atau lebih pihak menjalankan aktivitas ekonomi yang tunduk pada pengendalian bersama.3 . Bentuk Ventura Bersama 04. dan (b) perjanjian kontraktual tersebut membentuk pengendalian bersama. Venturer adalah pihak dalam ventura bersama dan memiliki pengendalian bersama atas ventura bersama tersebut. dan pengendalian bersama entitas.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. Ventura bersama menggunakan banyak bentuk dan struktur yang berbeda. Pengendalian bersama adalah persetujuan kontraktual untuk berbagi pengendalian atas suatu aktivitas ekonomi. ventura bersama. Pengendalian adalah kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasional suatu aktivitas ekonomi untuk memperoleh manfaat dari aktivitas tersebut. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 Pengaruh signifikan adalah kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional suatu aktivitas ekonomi. pengendalian bersama aset. yang secara umum dijelaskan sebagai. Karakteristik umum seluruh ventura bersama adalah sebagai berikut: (a) dua atau lebih venturer terikat oleh suatu perjanjian kontraktual. Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 12. dan memenuhi definisi dari. dan ada hanya ketika keputusan keuangan dan operasional strategis terkait dengan aktivitas tersebut mensyaratkan konsensus dari seluruh pihak-pihak yang berbagi pengendalian (venturer). yaitu pengendalian bersama operasi. tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut.

Jika pengendalian bersama berlanjut. Perjanjian kontraktual dapat dibuktikan dalam beberapa cara. misalnya melalui suatu kontrak antara para venturer atau notulen rapat antara para venturer. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 12. Apapun bentuknya. Aktivitas yang tidak memiliki perjanjian kontraktual untuk membentuk pengendalian bersama bukan merupakan ventura bersama untuk tujuan Pernyataan ini. Persyaratan Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak . atau beroperasi dalam pembatasan ketat jangka panjang dalam kemampuannya untuk mengalihkan dana kepada venturer. 08.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. 07. Pengendalian bersama dapat terhalang jika investee mengalami reorganisasi legal atau kebangkrutan. dan (d) pembagian oleh venturer atas output. dan kewajiban pelaporan dari ventura bersama. perjanjian kontraktual biasanya tertulis dan berkaitan dengan masalah-masalah seperti: (a) aktivitas. maka kejadian tersebut tidak cukup dengan sendirinya untuk menjustifikasi tidak menerapkan akuntansi untuk ventura bersama sesuai dengan Pernyataan ini. perjanjian tersebut dimasukkan dalam akte atau anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dari ventura bersama. jangka waktu.4 Pengendalian Bersama 05. Keberadaan perjanjian kontraktual membedakan bagian partisipasi yang melibatkan pengendalian bersama dengan investasi pada entitas asosiasi dimana investor mempunyai pengaruh signifikan (lihat PSAK 15 (revisi 2009): Investasi pada Entitas Asosiasi). (c) kontribusi modal oleh venturer. penghasilan. (b) penetapan dewan direksi dan dewan komisaris atau organ setara dari ventura bersama dan hak suara venturer. Perjanjian kontraktual tersebut membentuk pengendalian bersama atas ventura bersama. Dalam beberapa kasus. beban. Perjanjian Kontraktual 06. atau hasil dari ventura bersama.

Perjanjian ventura bersama biasanya mengatur sedemikian sehingga pendapatan dari penjualan produk bersama dan beban yang terjadi dibagi antar para venturer. dan keahliannya untuk menciptakan pasar dan menyalurkan produk tertentu secara bersama.5 . Bagian yang berbeda dari proses manufaktur dikerjakan oleh setiap venturer. Jika operator memiliki kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasi dari aktivitas ekonomi. Setiap venturer menggunakan aset tetap dan persediaannya. 09.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. di mana bagian tersebut ditentukan sesuai dengan perjanjian kontraktual. bukan merupakan ventura bersama. Contoh pengendalian bersama operasi adalah ketika dua atau lebih venturer menggabungkan kegiatan operasi. Aktivitas ventura bersama dapat dilaksanakan oleh karyawan venturer bersamaan dengan aktivitas venturer yang serupa. Setiap venturer menanggung biayanya dan memperoleh bagian pendapatan dari penjualan pesawat. maka operator mengendalikan ventura tersebut dan ventura tersebut merupakan entitas anak dari operator. Operasi dari beberapa ventura bersama melibatkan penggunaan aset dan sumber daya lainnya dari venturer bukan pendirian suatu perseroan terbatas. atau suatu struktur keuangan yang terpisah dari venturer. seperti pesawat terbang. PENGENDALIAN BERSAMA OPERASI 10. atau entitas lainnya. Operator tidak mengendalikan ventura bersama tersebut. yang mewakili kewajibannya. Perjanjian kontraktual dapat menentukan satu venturer sebagai operator atau manajer dari ventura bersama. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 tersebut memastikan bahwa tidak ada venturer tunggal dalam posisi mengendalikan aktivitas secara sepihak. Venturer menanggung beban dan liabilitas dan memperoleh pembiayaan. tetapi bertindak dalam kebijakan keuangan dan operasi yang sudah disepakati oleh venturer sesuai dengan perjanjian kontraktual dan didelegasikan kepada operator tersebut. 11. Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 12. persekutuan. sumber daya.

liabilitas. Catatan akuntansi terpisah dapat tidak disyaratkan untuk ventura bersama dan laporan keuangan dapat tidak disusun untuk ventura bersama tersebut.6 12. atau entitas lainnya. dan seringkali kepemilikan bersama. Setiap venturer dapat mengambil suatu bagian output dari aset dan menanggung suatu bagian yang disetujui dari beban yang terjadi. dan (b) beban yang ditanggung dan bagian pendapatan yang diperoleh dari penjualan barang dan jasa ventura bersama. persekutuan. PENGENDALIAN BERSAMA ASET 15. Beberapa ventura bersama melibatkan pengendalian bersama. venturer mengakui dalam laporan keuangannya: (a) aset yang dikendalikan dan liabilitas yang ditanggung. oleh venturer atas satu atau lebih aset yang dikontribusikan kepada ventura bersama atau diperoleh untuk tujuan dari ventura bersama dan didedikasikan untuk tujuan ventura bersama. Namun. 13. Dikarenakan aset. Ventura bersama tersebut tidak melibatkan pendirian suatu perseroan terbatas. pendapatan. Aset tersebut digunakan untuk memperoleh manfaat bagi venturer. atau suatu struktur keuangan yang terpisah dari venturer.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. venturer dapat menyusun pertanggungjawaban manajemen sehingga venturer dapat menilai kinerja ventura bersama tersebut. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 12. 16. maka tidak ada penyesuaian atau prosedur konsolidasi lainnya yang disyaratkan sehubungan dengan unsur-unsur tersebut ketika venturer menyajikan laporan keuangan konsolidasian. 14. Sehubungan dengan bagian partisipasi dalam pengendalian bersama operasi. Setiap Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak . dan beban diakui dalam laporan keuangan venturer.

7 . di mana masingmasing pihak mengambil suatu bagian dari sewa yang diterima dan menanggung suatu bagian dari beban. dan mineral melibatkan pengendalian bersama aset. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 venturer memiliki pengendalian atas bagiannya dari manfaat ekonomi masa depan melalui bagiannya dalam pengendalian bersama aset. gas. (c) bagiannya atas liabilitas yang terjadi bersama dengan venturer lain yang berkaitan dengan ventura bersama. Sehubungan dengan bagian partisipasinya dalam pengendalian bersama aset. sejumlah perusahaan yang memproduksi minyak mengendalikan dan mengoperasikan bersama suatu pipa saluran minyak. Contoh lain dari pengendalian bersama aset adalah ketika dua entitas bersama-sama mengendalikan suatu properti. diklasifikasikan sesuai dengan sifat aset bukan sebagai investasi. (b) setiap liabilitas yang telah terjadi. Setiap venturer menggunakan pipa saluran tersebut untuk mengangkut produknya dan menanggung proporsi yang disetujui dari beban operasi pipa saluran. dan (e) setiap beban yang telah terjadi sehubungan dengan bagian partisipasinya dalam ventura bersama. bersama dengan bagiannya atas beban yang terjadi pada ventura bersama. (d) setiap penghasilan dari penjualan atau penggunaan bagiannya atas output ventura bersama. 18. venturer mengakui dalam laporan keuangan: (a) bagiannya atas pengendalian bersama aset.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. Banyak aktivitas dalam industri ekstraksi minyak. yang diklasifikasikan sesuai dengan sifat aset. setiap venturer membukukan dalam catatan akuntansi dan mengakui dalam laporan keuangan: (a) bagiannya dalam pengendalian bersama aset. 19. 17. Misalnya. Misalnya. Sehubungan dengan bagian partisipasinya dalam pengendalian bersama aset. bagian dalam pengendalian bersama Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 12.

pendapatan. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 12. bersama dengan bagiannya atas beban yang terjadi pada ventura bersama. (e) setiap beban yang telah terjadi sehubungan dengan bagian partisipasinya dalam ventura bersama. Catatan akuntansi terpisah untuk ventura bersama dapat dibatasi untuk beban bersama venturer dan pada akhirnya ditanggung oleh venturer sesuai dengan bagian yang disetujui. Laporan keuangan dapat tidak disusun untuk ventura bersama. Dikarenakan aset. bentuk hukum dari ventura bersama. meskipun venturer dapat menyusun pertanggungjawaban manajemen sehingga venturer dapat menilai kinerja ventura bersama tersebut. (d) setiap penghasilan dari penjualan atau penggunaan bagiannya atas output ventura bersama. PENGENDALIAN BERSAMA ENTITAS 21. misalnya yang terjadi dalam pembiayaan bagiannya atas aset. (c) bagiannya atas setiap liabilitas yang ditanggung bersama dengan venturer lain yang berkaitan dengan ventura bersama. liabilitas. dan beban diakui dalam laporan keuangan venturer.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. 20. Perlakuan atas pengendalian bersama aset mencerminkan substansi dan realitas ekonomi dan. biasanya. persekutuan atau entitas lainnya yang mana setiap venturer mempunyai bagian partisipasi. maka tidak ada penyesuaian atau prosedur konsolidasi lainnya yang disyaratkan sehubungan dengan unsur-unsur tersebut ketika venturer menyajikan laporan keuangan konsolidasian. Pengendalian bersama entitas adalah ventura bersama yang melibatkan pendirian suatu perseroan terbatas.8 pipa saluran minyak diklasifikasikan sebagai aset tetap. Entitas tersebut beroperasi dalam cara yang sama Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak . misalnya beban yang berkaitan dengan pembiayaan bagian partisipasi venturer dalam aset dan penjualan bagiannya atas output. (b) setiap liabilitas yang telah terjadi.

Banyak pengendalian bersama entitas sama substansinya dengan ventura bersama dalam bentuk pengendalian bersama operasi atau pengendalian bersama aset.9 . 24. menanggung liabilitas dan beban. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 seperti entitas lainnya. Contoh lainnya adalah ketika entitas memulai suatu usaha di luar negeri bekerja sama dengan pemerintah atau lembaga lain di negara tersebut. venturer dapat mengalihkan pengendalian bersama aset (seperti pipa saluran minyak) menjadi pengendalian bersama entitas untuk tujuan pajak atau alasan lainnya. Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 12. meskipun beberapa pengendalian bersama entitas juga meliputi pembagian output ventura bersama. Demikian pula. venturer dapat mengkontribusikan aset kepada suatu pengendalian bersama entitas yang akan dioperasikan bersama. 22. 23. Misalnya. Entitas tersebut dapat mengadakan kontrak atas nama sendiri dan memperoleh pembiayaan untuk tujuan aktivitas ventura bersama. desain. Pengendalian bersama entitas mengendalikan aset ventura bersama. dengan cara mendirikan entitas terpisah yang dikendalikan bersama oleh entitas dan pemerintah atau lembaga. distribusi atau layanan purna jual suatu produk. Contoh umum pengendalian bersama entitas adalah ketika dua entitas menggabungkan aktivitas mereka dalam lini usaha tertentu dengan mengalihkan aset dan liabilitas yang relevan ke suatu pengendalian bersama entitas. misalnya. pemasaran. Setiap venturer berhak atas bagian laba dari pengendalian bersama entitas. Beberapa pengendalian bersama operasi juga melibatkan pendirian suatu pengendalian bersama entitas untuk hal yang berkaitan dengan aspek tertentu dari aktivitas. dan memperoleh penghasilan. kecuali adanya perjanjian kontraktual antar venturer yang menciptakan pengendalian bersama atas aktivitas ekonomi entitas.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No.

12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 12. 28. Kontribusi tersebut dimasukkan dalam catatan akuntansi venturer dan diakui dalam laporan keuangan sebagai investasi pada pengendalian bersama entitas. Setiap venturer biasanya mengkontribusikan kas atau sumber daya lainnya kepada pengendalian bersama entitas.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. venturer memiliki pengendalian atas bagiannya terhadap manfaat ekonomi masa depan melalui bagiannya atas aset dan liabilitas venturer. penghasilan. Ketika mengakui bagian partisipasi dalam pengendalian bersama entitas adalah penting bahwa venturer mencerminkan substansi dan realitas ekonomi dari perjanjian. Venturer mengakui bagian partisipasinya dalam pengendalian bersama entitas dengan menggunakan metode ekuitas atau. Dalam pengendalian bersama entitas. Substansi dan realitas ekonomi ini dicerminkan dalam laporan keuangan konsolidasian venturer ketika venturer mengakui bagian partisipasinya dalam aset. Laporan Keuangan Venturer Konsolidasi Proporsional 27. liabilitas. Ketika konsolidasi proporsional digunakan. dan beban Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak . 26. Venturer mengakui bagian partisipasinya dalam pengendalian bersama entitas dengan menggunakan salah satu dari dua format pelaporan untuk konsolidasi proporsional tanpa memperhatikan apakah ia juga memiliki investasi pada entitas anak atau menjelaskan laporan keuangannya sebagai laporan keuangan konsolidasian. Pengendalian bersama entitas melakukan catatan akuntansi sendiri serta menyusun dan menyajikan laporan keuangan dengan cara yang sama seperti entitas lainnya sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan. maka salah satu dari dua format pelaporan di bawah ini digunakan.10 25. bukan struktur atau bentuk tertentu ventura bersama. sebagai alternatif. 29. konsolidasi proporsional.

30. venturer dapat menggabungkan persediaan bagiannya dari pengendalian bersama entitas dengan persediaannya sendiri dan aset tetap bagiannya dari pengendalian bersama entitas dengan aset tetapnya sendiri. dan beban. Misalnya. sebagaimana diatur dalam PSAK 4 (revisi 2009): Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri. bagiannya atas aset tetap dari pengendalian bersama entitas secara terpisah sebagai bagian dari aset tetapnya sendiri.11 . Banyak prosedur yang sesuai bagi penerapan konsolidasi proporsional serupa dengan prosedur untuk konsolidasi investasi pada entitas anak. Kedua format pelaporan ini menghasilkan pelaporan jumlah yang sama atas laba atau rugi dan atas setiap klasifikasi utama aset. liabilitas. Penerapan konsolidasi proporsional berarti laporan posisi keuangan venturer memasukkan bagiannya atas aset yang dikendalikan bersama dan liabilitas yang ditanggung bersama.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. Format pelaporan yang berbeda dapat digunakan untuk memberikan dampak terhadap konsolidasi proporsional. Misalnya. satu per satu. penghasilan. Sebagai alternatif. dalam laporan keuangannya. Laporan laba rugi komprehensif venturer memasukkan bagiannya atas penghasilan dan beban dari pengendalian bersama entitas. Venturer dapat menggabungkan bagiannya atas setiap aset. liabilitas. penghasilan dan beban dari pengendalian bersama entitas dengan unsur yang sama. liabilitas. venturer dapat menunjukkan aset lancar bagiannya dari pengendalian bersama entitas secara terpisah sebagai bagian dari aset lancarnya sendiri. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 dari pengendalian bersama entitas dengan menggunakan salah satu dari dua format pelaporan untuk konsolidasi proporsional yang dijelaskan di paragraf 31. kedua format tersebut dapat diterima untuk tujuan Pernyataan ini. penghasilan dan beban dari pengendalian bersama entitas. 31. Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 12. venturer dapat memasukkan unsur-unsur terpisah dalam laporan keuangan untuk bagiannya atas aset.

Metode Ekuitas 35. 34. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 12. 33. ketika venturer melepaskan bagian partisipasinya atau ketika ada pembatasan eksternal atas pengendalian bersama entitas sehingga venturer tidak lagi memiliki pengendalian bersama.12 32. Venturer menghentikan penggunaan konsolidasi proporsional sejak tanggal venturer kehilangan bagian dalam pengendalian atas pengendalian bersama entitas. kecuali ada hak legal untuk saling menghapus dan saling hapus tersebut mencerminkan ekspektasi atas realisasi aset atau penyelesaian liabilitas. 36. Venturer mengakui bagian partisipasinya dalam pengendalian bersama entitas dengan menggunakan metode ekuitas tanpa memperhatikan apakah venturer juga memiliki investasi pada entitas anak atau apakah venturer menjelaskan laporan keuangannya sebagai laporan keuangan konsolidasian. Venturer mengakui bagian partisipasinya dalam pengendalian bersama entitas dengan menggunakan metode ekuitas sebagai pilihan yang direkomendasikan. adalah tidak tepat untuk saling menghapus antara setiap aset atau liabilitas dengan aset dan liabilitas lainnya. sebagaimana dijelaskan dalam PSAK 15 (revisi 2009): Investasi pada Entitas Asosiasi. 37. Hal ini dapat terjadi. Beberapa venturer mengakui bagian partisipasinya dalam pengendalian bersama entitas dengan menggunakan metode ekuitas.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. Penggunaan metode ekuitas didukung oleh mereka yang berargumentasi bahwa Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak . Format manapun yang digunakan untuk memberikan dampak atas konsolidasi proporsional. atau setiap penghasilan atau beban dengan penghasilan atau beban lainnya. Venturer menghentikan penggunaan konsolidasi proporsional sejak tanggal venturer kehilangan pengendalian bersama atas pengendalian bersama entitas. misalnya.

Bagian partisipasi dalam pengendalian bersama entitas yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual sesuai dengan PSAK 58 (revisi 2009): Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan dicatat sesuai dengan PSAK tersebut.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. 38. maka investor mencatat investasi yang tersisa sesuai dengan PSAK 55 (revisi 2006): Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran sejak tanggal tersebut. 41. Laporan keuangan untuk periode sejak pengklasifikasian sebagai dimiliki untuk dijual disesuaikan. atau berhenti memiliki pengaruh signifikan dalam. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 tidak tepat untuk menggabungkan unsur yang dikendalikan sendiri dengan unsur yang dikendalikan bersama dan mereka mempercayai bahwa venturer memiliki pengaruh signifikan. Pengecualian dari Konsolidasi Proporsional dan Metode Ekuitas 39. Sejak tanggal ketika suatu pengendalian bersama entitas menjadi suatu entitas anak dari investor. Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 12. bukan pengendalian bersama. Pernyataan ini merekomendasikan penggunaan metode ekuitas. dalam pengendalian bersama entitas. Ketika investor berhenti memiliki pengendalian bersama atas suatu entitas. Venturer menghentikan penggunaan metode ekuitas sejak tanggal venturer berhenti memiliki pengendalian bersama atas. Ketika suatu bagian partisipasi dalam pengendalian bersama entitas yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual tidak lagi memenuhi kriteria pengklasifikasian tersebut. pengendalian bersama entitas.13 . 40. maka bagian partisipasi tersebut dicatat dengan menggunakan konsolidasi proporsional atau metode ekuitas dari tanggal diklasifikasikannya sebagai dimiliki untuk dijual. dengan kondisi pengendalian bersama entitas sebelumnya tidak menjadi suatu entitas anak atau suatu entitas asosiasi.

maka investor mereklasifikasi keuntungan atau kerugian dari ekuitas ke laporan laba rugi (sebagai penyesuaian reklasifikasi) ketika investor kehilangan pengendalian bersama atas entitas. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 12. investor mencatat bagian partisipasinya sesuai dengan PSAK 15 (revisi 2009): Investasi pada Entitas Asosiasi. investor mengukur setiap investasi yang dipertahankan dalam pengendalian bersama entitas sebelumnya pada nilai wajar.14 investor mencatat bagian partisipasinya sesuai dengan PSAK 4 (revisi 2009): Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri dan PSAK 22. Jika investor kehilangan pengendalian bersama atas suatu entitas. dengan (b) nilai tercatat investasi pada tanggal ketika hilangnya pengendalian bersama. 42. Dengan demikian. maka investor mencatat seluruh jumlah yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain sehubungan dengan entitas tersebut dengan dasar yang sama dengan yang disyaratkan jika pengendalian bersama entitas secara langsung telah melepaskan aset atau liabilitas yang terkait. 43. Misalnya.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. Sejak tanggal ketika suatu pengendalian bersama entitas menjadi suatu entitas asosiasi dari investor. jika keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam pendapatan komprehensif lain akan direklasifikasi ke laporan laba rugi atas pelepasan aset dan liabilitas terkait. Ketika suatu investasi berhenti sebagai pengendalian bersama entitas dan dicatat sesuai dengan PSAK 55 (revisi 2006): Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran. Investor mengakui dalam laporan laba rugi dari setiap perbedaan antara: (a) nilai wajar dari setiap investasi yang dipertahankan dan hasil pelepasan sebagian dari bagian partisipasi dalam pengendalian bersama entitas. Pada saat pengendalian bersama hilang. maka nilai wajar investasi ketika berhenti sebagai pengendalian bersama entitas dianggap sebagai nilai wajarnya pada pengakuan awal sebagai aset keuangan sesuai dengan PSAK 55 (revisi 2006). jika pengendalian bersama entitas memiliki aset Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak .

Ketika aset dipertahankan oleh ventura bersama.15 . 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 keuangan dalam kategori tersedia untuk dijual dan investor kehilangan pengendalian bersama atas entitas tersebut. Jika venturer mengkontribusikan atau menjual aset kepada ventura bersama. maka investor hanya mereklasifikasi suatu jumlah proporsional keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam pendapatan komprehensif lain. Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 12. Venturer mengakui bagiannya atas kerugian yang diakibatkan oleh transaksi tersebut dalam cara yang sama dengan keuntungan. 45. Ketika venturer membeli aset dari suatu ventura bersama. maka venturer hanya mengakui bagian keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan ke bagian partisipasi venturer lain.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. maka pengakuan bagian keuntungan atau kerugian dari transaksi mencerminkan substansi dari transaksi tersebut. TRANSAKSI ANTARA VENTURER DAN VENTURA BERSAMA 44. maka investor mereklasifikasi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang terkait dengan aset tersebut ke laporan laba rugi. Venturer mengakui jumlah kerugian secara penuh ketika kontribusi atau penjualan memberikan bukti pengurangan dalam nilai realisasi neto aset lancar atau rugi penurunan nilai. kecuali kerugian tersebut diakui segera ketika kerugian tersebut mencerminkan suatu pengurangan dalam nilai realisasi neto dari aset lancar atau rugi penurunan nilai. Jika bagian partisipasi kepemilikan investor dalam pengendalian bersama entitas berkurang. dan dengan syarat venturer telah mengalihkan manfaat dan risiko signifikan dari kepemilikan aset. tetapi investasi terus berlanjut sebagai pengendalian bersama entitas. maka venturer tidak mengakui bagiannya atas keuntungan ventura bersama dari transaksi tersebut sampai venturer tersebut menjual kembali aset tersebut kepada pihak independen.

PENGUNGKAPAN 50. Operator umumnya menerima imbalan pengelolaan untuk tugas tersebut. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 12. venturer menentukan jumlah aset terpulihkan sesuai dengan PSAK 48 (revisi 2009) : Penurunan Nilai Aset. Imbalan tersebut dicatat oleh ventura bersama sebagai beban. Investor dalam ventura bersama yang tidak memiliki pengendalian bersama mencatat investasi tersebut sesuai dengan PSAK 55 (revisi 2006): Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran. Dalam menentukan nilai pakai. Venturer mengungkapkan jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi berikut (kecuali probabilitas kerugian adalah kemungkinan kecil) secara terpisah dari jumlah liabilitas kontinjensi lainnya: (a) setiap liabilitas kontinjensi yang ditanggung oleh venturer terkait dengan bagian partisipasinya dalam ventura bersama dan bagiannya dalam setiap liabilitas kontinjensi yang telah terjadi secara bersama dengan Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak . PELAPORAN BAGIAN PARTISIPASI DALAM VENTURA BERSAMA PADA LAPORAN KEUANGAN INVESTOR 47. Untuk menilai apakah transaksi antara venturer dan ventura bersama memberikan bukti penurunan aset. venturer mengestimasi aliran kas masa depan dari aset dengan dasar penggunaan aset yang berkelanjutan dan pelepasan akhir aset oleh ventura bersama.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. 49. OPERATOR VENTURA BERSAMA 48.16 46. Satu atau lebih venturer dapat bertindak sebagai operator atau manajer ventura bersama. Pengelola atau manajer ventura bersama mencatat setiap imbalan sesuai dengan PSAK 23: Pendapatan. atau jika memiliki pengaruh signifikan dalam ventura bersama maka sesuai dengan PSAK 15 (revisi 2009): Investasi pada Entitas Asosiasi.

Venturer yang mengakui bagian partisipasinya dalam pengendalian bersama entitas menggunakan format pelaporan baris demi baris untuk konsolidasi proporsional atau metode ekuitas. Entitas menerapkan Pernyataan ini untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2011. Venturer mengungkapkan daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam ventura bersama yang signifikan dan bagian partisispasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas. TANGGAL EFEKTIF 54. dan (b) bagiannya atas komitmen modal dari ventura bersama itu sendiri. mengungkapkan jumlah agregat setiap aset lancar.Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No. 53. aset tidak lancar. 12 (revisi 2009) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 venturer lain. dan (c) liabilitas kontinjensi yang timbul akibat venturer terutang secara kontinjen untuk liabilitas venturer lain dari ventura bersama. 52. penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam ventura bersama. (b) bagian venturer atas liabilitas kontinjensi dari ventura bersama itu sendiri dimana ventura bersama tersebut terutang secara kontinjen. Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak 12. liabilitas jangka panjang. liabilitas jangka pendek.17 . 51. Venturer mengungkapkan metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya dalam pengendalian bersama entitas. Venturer mengungkapkan jumlah agregat dari komitmen berikut terkait dengan bagian partisipasinya dalam ventura bersama secara terpisah dari komitmen lainnya: (a) setiap komitmen modal venturer yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam ventura bersama dan bagiannya dalam setiap komitmen modal yang telah terjadi secara bersama dengan venturer lain.

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama PSAK No.18 Hak Cipta © 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA Dilarang memfoto-kopi atau memperbanyak . 12 (revisi 2009) 1 PENARIKAN 2 55. 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 12. Pernyataan ini menggantikan PSAK 12 (1994): 3 Pelaporan Keuangan Mengenai Bagian Partisipasi dalam 4 5 Pengendalian Bersama Operasi dan Aset.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful