MANIFESTASI KLINIS 1. Manifestasi klinis secara umum : a. b. c. d.

Buang air besar dengan tinja berdarah Diare encer dengan volume sedikit Buang air besar dengan tinja bercampur lendir/mukus Nyeri saat buang air besar (tenesmus)

2. Manifestasi klinis disentri basiler : a. Masa inkubasi  1-4 hari b. Sindrom prodromal  demam yang berlangsung sekitar 12-24 jam lalu tiba-tiba menghilang dan muncul diare dengan kolik yang mengindikasikan gejala sebenarnya c. Diare mendadak yang disertai darah dan lendir dalam tinja. Pada disentri shigellosis, pada permulaan sakit, bisa terdapat diare encer tanpa darah dalam 624 jam pertama, dan setelah 12-72 jam sesudah permulaan sakit, didapatkan darah dan lendir dalam tinja d. Panas tinggi (39,5 - 40°C) e. Mual dan muntah f. Anoreksia  bisa dehidrasi dan malnutrisi g. Nyeri kram/kolik di perut dan sakit di anus saat BAB h. Kadang-kadang disertai dengan gejala menyerupai ensefalitis dan sepsis (kejang, sakit kepala, letargi, kaku kuduk, halusinasi).

3. Manifestasi klinis disentri amoeba : a. Masa inkubasi  beberapa hari sampai minggu (bahkan bisa sampai hitungan bulan) b. Gejala konstitusional biasanya tidak ada (panas hanya ditemukan pada 1/3 kasus) c. Demam yang naik turun dan menggigil d. Diare encer yang dengan cepat disertai darah dan lendir e. Frekuensi BAB umumnya lebih sedikit daripada disentri basiler (≤10x/hari)

New York: McGraw-Hill. Harisson’s principle of internal medicine. Sakit perut hebat/kolik yang semakin meningkat dan dapat berubah menjadi nyeri yang konstan g. Sumber : 1. 17th ed.f. Mual dan muntah. Fauci B. 2008 . et al.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful