BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG[1] Sungai Gangga dan Yamuna, yang disucikan uman Hindu itu, pada jaman

teknologi mutahir ini, banyak dipergujingkan orang. Memang kenyataan lahiriah, kalau kita datang ketepian sungai Gangga dan Yamuna, akan melihat sendiri airnya sangat keruh, apalagi sedang banjir. Keruh bukan akibat erosi tanah, tapi juga karena abu hasil pembakaran jenasah yang dihanyutkan. Malahan kadang-kadang, bangkai-bangkai manusiapun kita temukan di sana. Mengapa sungai yang disucikan dikotori dengan bangkai-bangkai manusia?" Umat Hindu di jagat ini memiliki filsafat, yang dipercayai kebenarannya. Percaya bahwa pada hakekatnya badang kasar manusia itu tak berbeda dengan pakaian. Jika ia sudah robek atau usang, dapat dibuang begitu saja.Badan kasar manusia, terbentuk dari unsur panca maha bhuta, yakni: pertiwi, membentuk tulangtulang dan daging; apah membentuk segala cairan dalam tubuh; bayu membentuk udara yang diperlukan dalam pernafasan; teja membentuk panas badan dan sinar mata; dan akasa membentuk rambut dan bulu. Unsur-unsur pembentuk badan kasar tersebut, sama dengan unsure kasar tersebut, sama dengan unsur yang membentuk alam sementa ini.

Umat Hindu di India. membakar mayat hanya sampai habis kayu api yang dapat disediakan. yaitu alam semesta. Air Sungai Gangga tetap suci. maka mayatmayat itu dihanyutkan begitu saja ke Sungai Gangga ataupun Sungai Yamuna. dari pada mayat-mayat itu dihanyutkan ke sungai?" Karena kepercayaan yang sangat dalamlah. Malahan pada saat terjadinya wabah. yang banyak menimbulkan kematian. LETAK GEOGRAFIS SUNGAI GANGGA . umat Hindu membakar jenazah. Walaupun airnya keruh tetapi teratai itu tetap berbunga cemerlang tak ternodai Lumpur sedikit pun.Oleh karena itulah. terutama yang bertempat tinggal disekitar sungai Gangga dan Yamuna. mereka memilih menghanyutkan dari pada menguburkannya. dibuang begitu saja ke sungai tersebut. sehingga tidak mungkin mempu membakarnya. Tetapi bagi mereka yang tidak mampu. Kesuciannya laksana bunga teratai yang tumbuh di kolam berlumpur. "Mengapa tidak menguburkannya saja. Sedangkan tulang-tulang yang belum menjadi abu. pamandangan di Sungai Gangga. walaupun dikotori dengan bangkai. yang bertujuan untuk mempercepat proses kembalinya unsur tersebut kepada asalnya. Pada saat seperti inilah. BAB II PEMBAHASAN A. dapat malakukan pembakaran mayat dengan sempurna. yang penuh dengan bangkai bergelimpangan itu sangat mejijikkan dan mengerikan. mereka yang mampu.

Delta Sungai Gangga terbentang sekitar 350 km menyeberangi teluk Benggala. . kawasan ini juga merupakan daerah tersubur di dunia sehingga dinamakan Delta Hijau. Sungai Gangga juga meruakan sungai yang disucikan oleh umat Hindu di India dan sering digunakan untuk mandi untuk mensucikan diri mereka. delta itu juga dikenal senagai Delta Gangga-Brahmaputra. Delta Sungai Gangga merupakan delta terbesar di dunia dan bermuara ke teluk Benggala di Samudra Hindia. khususnya di kawasan Benggala yang terdiri dari kawasan Bangladesh dan negara bagian Benggala Barat di India. Kolkata dan Haldia di india dan Mongla di Bangladesh merupakan pelabuhan utama di delta ini.Delta Sungai Gangga (juga disebut Delta Sunderbahn-Delta Benggala) ialah delta sungai di Asia Selatan[2]. membentang dari Sungai Hugli di barat ke Sungai Meghna di timur.

[4] Munculnya Agama hindu . Pendukung peradaban Lembah Sungai Gangga adalah bangsa Arya yang termasuk bangsa Indo-Jerman. akhirnya mereka hidup menetap. Kebudayaan campuran antara kebudayaan bangsa Arya dengan bangsa Dravida dikenal dengan sebutan kebudayaan Hindu. mereka menduduki Lembah Sungai Gangga dan terus mengembangkan kebudayaannya.Pusat peradaban sungai Gangga berkembang setelah Masunya bangsa Arya yang meruntuhkan peradaban Bangsa Dravida dan pusat pemerintahannya di pindahkan ke Sungai Gangga. Mereka datang dari daerah Kaukasus dan menyebar ke arah timur. Selanjutnya. Setelah berhasil mengalahkan bangsa Dravida di Lembah Sungai Indus dan menguasai daerah yang subur. bangsa ini di kenal dengan kepercayaanya yang polytheisme yaitu percaya pada banyak dewa tapi ketika telah pindah ke sungai Gangga lahir dua agama yaitu agama Hindu dan Buddha. SISTEM KEPERCAYAAN Pada saat masih di sungai Indus. melalui Celah Kaibar di Pegunungan Himalaya. Bangsa Arya memasuki wilayah India antara tahun 2001500 SM. Bangsa Arya adalah bangsa peternak dengan kehidupan yang terus mengembara. B. Sungai Gangga ini terletak diantara pergunungan Himalaya dan pergunungan windya-kedna[3].

manusia hidup sekarang ini merupakan renkarnasi dari kehidupan sebelumnya . Ada 4 kasta di agama hindu[5] : 1. menurut agama hindu . Kasta dari bahasa Portugis adalah pembagian masyarakat. Kasta yang sebenarnya merupakan perkumpulan tukang-tukang. Kasta bhramana merupakan kasta tertinggi .dewa wisnu &dewa syiwa . Agama hindu mempunyai banyak dewa namu 3 dewa senatiasa di puja yaitu : dewa brahmana . yang termasuk kasta ini adalah para brahmana. atau orang-orang ahli dalam bidang tertentu. kemudian lahirlah agama Hindu . Dalam Agaman Hindu dikenal kasta-kasta.bertugas menjalankan upacara-upacara keagaman.Pada 1500 sebelum masehi . . bangsa sekitar tahun arya berhasil menaklukkan bangsa dravida di india .

Kasta sudra . Weda merupakan kumpulan sastra-sastra kuno dari zaman India Kuno yang jumlahnya sangat banyak dan luas. • Reg weda. merupakan kitab tertua (1500-900 SM) kira-kira muncul saat bangsa Aria ada di Punjab. berisi tentang ajaran-ajaran Hindu. Weda adalah kitab suci agama Hindu. 3. para Resi menuangkan ajaran-ajaran Weda ke dalam bentuk tulisan. Yajurweda. . Dalam ajaran Hindu. Pada masa awal turunnya wahyu. Weda diyakini sebagai sastra tertua dalam peradaban manusia yang masih ada hingga saat ini. Samaweda dan Atharwaweda[6].bang sawan & prajurit.seperti para petani &pedagang. Weda dibagi menjadi empat bagian utama.2. Weda diturunkan/diajarkan dengan sistem lisan — pengajaran dari mulut ke mulut. Setelah tulisan ditemukan. yang mana pada masa itu tulisan belum ditemukan — dari guru ke siswa. Weda termasuk dalam golongan Sruti (secara harfiah berarti bahwa isi "yang didengar"). Semua itu disusun pada masa awal Kaliyuga. merupakan kasta kasta yang paling rendah seperti para buruh. 4. yaitu: Regweda. Kasta waisya kasta dari golongan rakyat jelata . Kasta ksatria bertugas menjalankan pemerintaha yg termasuk kasta ini adalah para raja . merupakan karena umat Hindu percaya Weda kumpulan wahyu dari Brahman (Tuhan).

Runtuhnya . berisi doa-doa yang dibacakan waktu diselenggarakan upacara agama. • Sama weda. berisi kumpulan mantera-mantera gaib. Doa/mantra muncul saat bangsa Arya menguasai Gangga Hilir. dan kitab suci budha bernama Tripataka.• Yajur weda. agama ini sementara berkembang. Agama budha muncul ketika beberapa golongan menolak kaum brahmana. Dalam proses perkembangannya ini. ini adalah salah satu agama tertua yang masih dianut di dunia. Asia Tengah. berisi nyanyian puji-pujian yang wajib dinyanyikan saat diselenggarakan upacara agama. C. • Atharwa weda. unsur kebudayaan India. Dengan ini. agama ini praktis telah menyentuh hampir seluruh benua Asia. PEMERINTAHAN[7] Perkembangan sistem pemerintahan di Lembah Sungai Gangga merupakan kelanjutan sistem pemerintahan masyarakat di daerah Lembah Sungai Indus. ditambah dengan unsur-unsur kebudayaan Helenistik (Yunani). doa-doa untuk menyembuhkan penyakit. Selama masa ini. lahir saat bangsa Aria menguasai daerah Gangga Tengah. Munculnya agama Budha Mulai dari abad ke-6 SM sampai sekarang dari lahirnya sang Buddha Siddharta Gautama. Asia Timur dan Asia Tenggara.

Pujangga yang terkenal pada masa ini adalah pujangga Kalidasa dengan karangannya berjudul "Syakuntala". Di bawah pemerintahan Candragupta II kehidupan rakyat semakin makmur dan sejahtera. mulai aman kembali setelah munculnya kerajaan-kerajaan baru. agama Hindu dijadikan agama negara. Pengganti Raja Samudragupta adalah Candragupta II. Pada masa pemerintahannya Lembah Sungai Gangga dan Lembah Sungai Indus berhasil dikuasainya dan Kota Ayodhia ditetapkan sebagai ibukota kerajaan. yang dikenal sebagai Wikramaditiya. namun agama Buddha masih tetap dapat berkembang. Perkembangan seni patung mencapai kemajuan . Kerajaan-kerajaan tersebut di antaranya Kerajaan Gupta dan Kerajaan Harsha. Bahkan pada masa pemerintahannya berdiri perguruan tinggi agama Buddha di Nalanda. Kesusastraan mengalami masa gemilang. a. namun tidak memandang rendah dan mempersulit perkembangan agama Budha. Pada masa pemerintahan Raja Candragupta I. Masa kejayaan Kerajaan Gupta terjadi pada masa pemerintahan Samudragupta (Cucu Candragupta 1). Keadaan yang kacau. Ia juga bergama Hindu..Kerajaan Maurya menjadikan keadaan kerajaan menjadi kacau dikarenakan peperangan antara kerajaan-kerajaan kecil yang ingin berkuasa. Kerajaan Gupta Pendiri Kerajaan Gupta adalah Raja Candragupta I dengan pusatnya di Lembah Sungai Gangga.

Di tepi Sungai Gangga banyak dibangun wihara dan stupa. Harshawardana merupakan seorang pujangga besar. b. . Hal ini terlihat dari pahatan-pahatan dan patung-patung terkenal menghiasi kuil-kuil di Syanta.yang juga pesat. Ibu kota Kerajaan Harsha adalah Kanay. Salah satu pujangga yang terkenal pada masa kerajaan Harshawardana adalah pujangga Bana dengan karyanya berjudul "Harshacarita". Raja Harsha pada awalnya memeluk agama Hindu. Dalam-perkembangannya Kerajaan Gupta mengalami kemunduran setelah meninggalnya Raja Candragupta II. India mengalami masa kegelapan selama kurang lebih dua abad. Setelah masa pemerintahan Raja Harshawardana hingga abad ke-1 1 M tidak pernah diketahui adanya raja-raja yang pernah berkuasa di Harsha. Candi-candi yang rusak diperbaiki dan membangun candi-candi baru. tetapi kemudian memeluk agama Buddha. baru pada abad ke-7 M muncul Kerajaan Harsha dengan rajanya Harshawardana. serta dibangun tempattempat penginapan dan fasilitas kesehatan. Pada masa pemerintahannya kesusastraan dan pendidikan berkembang dan pesat. Kerajaan Harsha Setelah mengalami masa kegelapan.

seni pahat. Dewa Baruna (Dewa Laut). Hal yang menarik tentang sungai Gangga[9] : Sungai Gangga merupakan tempat yang di anggap keramat dan dapat menyembutkan banyak penyakit. Dalam perkembangan selanjutnya. Masyarakat Hindu memuja banyak dewa (Politeisme). Agama Buddha terbagi menjadi dua aliran. Dewadewa tersebut. yaitu Buddha Mahayana dan Buddha Hinayana. beberapa ilmuan bercerita tentang sungai ini : Dr. Agama Buddha mulai menyebar ke masyarakat India setelah Sidharta Gautama mencapai tahap menjadi Sang Buddha. D. Hal ini dipelopori oleh Sidharta Gautama. KEBUDAYAAN LEMBAH SUNGAI GANGGA[8] Di Lembah Sungai Gangga inilah kebudayaan Hindu berkembang. baik di wilayah India maupun di luar India. Mayat-mayat yang bergelimpangan . suatu hari melihat sendiri.D. Dewa Agni (Dewa Api). Peradaban Sungai Gangga meninggalkan beberapa bentuk kebudayaan yang tinggi seperti kesusastraan. mayat-mayat mengambang di Sungai Gangga. Dalam agama Hindu dikenal dengan sistem kasta. antara lain. Peradaban dari lembah sungai ini kemudian menyebar ke daerah-daerah lain di Asia termasuk di Indonesia. dan lain sebagainya.Herelle Seorang dokter bangsa Perancis yang terkenal. Dewa Bayu (Dewa Angin). yaitu pembagian kelas sosial berdasarkan warna dan kewajiban sosial. sistem kasta inilah yang menyebabkan munculnya agama Buddha. dan seni patung.

Dr. "suatu mineral yang tak dikenal. tak seekor pun kuman desentri dan kolera yang hidup. merupakan korban-korban keganasan wabah kolera dan desentri. orangorang mandi dengan asyiknya. Malahan diantara mereka ada yang meminum air sungai tanpa merasakan jijik. dalam waktu yang relative singkat. juga mengadakan penyelidikan. Terkejutlah! Dokter itu keheranan. dilihat pula oleh Dr. yang terkandung oleh air sungai Gangga. D. Penyelidikan pun dilanjutkan. . Ia pulang.di sungai itu. Di hilir tidak jauh dari mayat-mayat yang menjijikkan itu. bahwa kapal-kapal yang berlayar dari Calcutta. D. kemudian mengumpulkan kuman-kuman itu dibawanya ke tepian Sungai Gangga. kuman-kuman kolera dan desentri itu mati. Dan dicampur dengan air Sungai Gangga yang telah diambilnya dengan gelas.Herele. yaitu seorang dokter berkebangsaan Inggris. Nelson.Herele.Herelle mendekati mayat-mayat yang mengambang di Sungai Gangga. Tetapi mengapa mereka tidak ketularan kolera dan desentri yang kejam itu? Aneh! Dr. Ternyata.Herelle menyatakan. Sebagai seorang ilmuwan. Dengan menggunakan mikroskopnya mulai penyelidikannya yang kedua. D. ternyata kira-kira setengah meter dari mayat-mayat itu. yang tahu betul tentang medis sangat keheranan menyaksikan keajaiban dunia yang satu ini. Dr. Terlihatlah olehnya. D. dokter Prancis itu terpanggil untuk menyelidikinya. bisa membunuh kuman-kuman penyakit". Ia membuktikan. Dari hasil penyelidikkannya Dr. G.E.

Dan jika air Sungai Gangga dicampur dengan air lain. jika air itu dimasak. G. mengandung anasir-ansir. juga mengadakan penyelidikan terhadap keajaiban Sungai Gangga. Bombay air perbekalannya sudah berbau busuk. mengambil air perbekalannya dari Sungai Hugli. Ternyata. mengambil air perbekalan dari Pelabuhan Inggris. air sumur diterpian Sungai Gangga sekalipun. Bahkan telah dibuktikan. Walau kapal-kapal itu berlayar berbulan-bulan. yang tak dikenal. khasiat pembunuh kuman dari Sungai Gangga itu. bahwa air Sungai Gangga itu dapat bertahan bertahun-tahun. setelah dalam air sungai Gangga. F. kuman-kuman kolera dan lain-lainnya. setibanya di pelabuhan India terbarat. setelah kapal-kapal itu berlayar selama satu minggu. tidak dapat diminum lagi. dengan seketika kuman-kuman penyakit tidak mati malah akan berkembang biak dengan cepatnya. mati dengan cepatnya." . ternyata air yang dibawanya masih segar. Anehnya. Seorang sarjana Amerika yang berasal dari Kanada. tidak berbau. Dari hasil penyelidikannya itu Dr. adalah suatu muara Sungai Gangga yang airnya paling kotor. Sungai Hugli. Setelah melakukan penyelidikan.E. sehingga air itu tahan berbulan-bulan". walaupun air perbekalan itu telah diganti terusan Suez atau di Aden (Laut merah). Harrison.pelabuhan India paling timur . Sedangkan kapal-kapal yang berlayar dari Inggris menuju India. Nelson berpendapat. "Air sungai Gangga. akan hilang. yang menuju Inggris. Ia berkata: "Suatu keajaiban alam yang belum dapat diterangkan.G. Dr.

.

menGanggap wajarlah. katanya. tidak pernah memakai sabun. bila orang-orang Hindu dari segenap penjuru. Ia percaya bahwa air Sungai Gangga saja sudah membunuh segala kuman yang mungkin ada di badan. datang dan mandi di Sungai Gangga maupun di Sungai Yamuna. ia meninggalkan asrama walaupun asrama itu mewah. Ia memilih hidup di sebuah perahu. "Percuma". yang baru mendapat title dotor dalam filsafat dari Benares Hindu University (BHU) sejak menulis thesisnya. setelah kita mendengar pembutian-pembuktian ini. Kalau ia mandi. gambar : sungai gangga .[10] Jadi.Seorang Amerika. yang mengambang ditepian Sungai Gangga.

BAB III PENUTUP A. Geografi menyikap fenomena geosfer : Grafindo: Jakarta halaman 165 Sejarah SMa kelas x halaman 116 [5] G.html pada tgl 12 November 2012 [1] [2] Sejarah SMA dan Ma jilid 1 halaman 148 [3] Ahmad. Balai Pustaka : Jakarta halaman 25 [6] SMA kelas X penerbit erlangga [7] Sejarah SMA dan Ma jilid 1 halaman 153 [8] Sejarah SMA kelas X [9] berita dunia di akses rgl 12 November 2012 [4] .1949. Yani.India.com/2010/06/sungaigangga-dan-sejarahnya. SARAN berita tentang gangga di akses di http://semuatentang-dunia.blogspot. KESIMPULAN B. Mulia.

blogspot. Mulia.com/2011/11/lahir-dan-berkembangnya-hindu-budha-di.blogspot.html di akses tanggal 12 november 2012 Daftar pustaka G. Balai Pustaka : Jakarta http://sejarah-interaktif.com/2011/11/lahir-dan-berkembangnya-hindu-budhadi.1949.India.[10] http://sejarah-interaktif.html di akses tanggal 12 november 2012 Sejarah SMA kelas X Berita dunia di akses rgl 12 November 2012 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful