P. 1
Cabang cabang biologi

Cabang cabang biologi

|Views: 249|Likes:
Published by Davidsen Satio
tentang cabang cabang biologi
tentang cabang cabang biologi

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Davidsen Satio on May 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $4.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

02/02/2015

$4.99

USD

Cabang cabang biologi 1. Pulmonologi = mempelajari paru paru manusia 2. Kardiologi = mempeljari jantung manusia 3.

Ekologi = mempelajari ekosistem 4. Etologi = mempelajari perilaku hewan 5. Taksonomi = mempelajari pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan 6. Mikrobiologi = mempelajari mikroorganisme 7. Botani = mempelajari tumbuhan 8. Mikologi = mempelajari jamur 9. Embriologi = mempelajari perkembangan embrio 10. Neurologi = mempelajari system saraf 11. Entomologi = mempelajari serangga 12. Morfologi = mempelajari bentuk dan struktur luar makhluk hidup 13. Anatomi = mempelajari struktur dalam makhluk hidup 14. Fisiologi = mempelajari fungsi kerja dari suatu organism 15. Genetika = mempelajar cara pewarisan sifat dari induk kepada keturunannya 16. Virology = mempelajari virus 17. Parasitologi = mempelajari organism parasit Peran virus yang Merugikan : Pada tanaman : 1. Tobacco mosaic virus (TMV) = penyakit bercak kuning pada daun tembakau 2. Citrus vein Phloem Degenarasion(CVPD) = menyebabkan floem pada tanaman jeruk rusak 3. Tungro = menyebabkan penyakit tungro pada padi ( perantara : wereng coklat & wereng hijau) Pada hewan: 1. New Castle disease (NCD/tetelo) meyerang saraf ternak unggas 2. Virus mulut dan kuku(foot and mouth disease) menyerang bagian mulut dan jari kuku dan putting susu hewan ternak (sapi , babi, domba) 3. Virus rabies menyerang anjing kucing monyet 4. Monkey mammary tumor virus(MoMTV) penyakit tumor pada kelenjar susu monyet Pada manusia : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Poliomyelitis : penyakit polio Varicella : penyakit cacar air Myxovirus : penyakit influenza Rubella : penyakit campak jerman Ebola : penyakit demam hemorogik ebola HIV : penyakit AIDS Corona Virus : penyakit SARS DHF(Dengue haemorage fever) : demam berdarah H5N1 : flu burung

Peran bakteri yang menguntungkan : Jenis bakteri Clostridium pasteurinum Azotobacter vinelandi Rhodospirillium rubrum Rhizobium leguminosum Nitrosomonas Nitrosocaccus Nitrobacter Streptococcus lactis Streptococcus cremoris Lactobacillus casei Acetobacter xylinum Propioni bacterium Streptomyces Venezuela Streptomyces griceus Manfaat Meningkatkan kesuburan tanah dengan menambah N2 bebas di udara Menyuburkan lahan pertanian dengan memfiksasi nitrogen Menyuburkan tanah dengan mengoksidasi amonia menjadi nitrit Menyuburkan tanah dengan mengoksidasi nitrit menjadi nitrat Pembuatan keju dan mentega Pembuatan keju Pembuatan nata de coco dari air kelapa Penghasila asam propionate yang penting dalam pembuatan keju Penghasil antibiotic kromfenikol , untuk penyakit riketsia Penghasil antibiotic streptomisin, untuk disentri, tifus , TBC

Streptomyces aureofaciens Streptomyces fradiae Acetobacter aceti Escheria coli Brevibacterium glutamicium

Lactobacillus bulgaricus Streptococcus thermophilus Desulfovibro desulfuricans Pembuatan gas H2S Methanomonas methanica Pembuatan biogas dari kotoran lembu Peran bacteri yang merugikan : Jenis bacteri Nama penyakit Corynebacterium diptiteriae Dipteri Mycobacterium tuberculosis TBC Bordetella perfusis Batuk rejan, kinghus Neisseria gonorrhoeae Kencing nanah Treponema pallidum Sifilis Rickettsia prowazekii Tifus Vibrio cholearae Kolera Salmonella typhosa Demam tifoid Shigilla dysentriae Disentri Clostridium botulinum Botulisme Clostridium perfringens Gangrene Clostridium tetani Tetanus Bacillus anthracis Antraks Escherichia coli Infeksi saluran urin Haemophilus influenza Menginitis , pneumonia Klebsiella pneumoniae Pneumonia Streptococcus pneumoniae Pneumonia Mycobacterium leprae Kusta / lepra Streptococcus pyogenes Infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) Streptococcus aureus Pasteurella perstis Pes Brucella abartus Abortus Diplococcus pneumonia Pneumonia Salmonella pollurum Berak kapur pada ayam Cytophaga columnaris Parasit pada ikan Actinimyces bovis Radang rahang sapi Agrobacterium tumefacius Kutil pada tumbuhan Erwinta amylofora Buah jadi bonyok Xanthomonas citri Kanker pohon jeruk Pseudomonas cocouenenans Keracunan pada tempe bongrek Ciri ciri jamur : 1. Uniseluler atau multiseluler 2. Dinding sel mengandung kitin 3. Eukariotik 4. Tidak berklorofil 5. Hidup secara heterotrof(saprofit, parasit dan simbiosis) 6. Jamur multiseluler tersusun atas rangkaian sel sel yang membentuk benang dengan atau tanpa sekat melintang disebut hifa. Kumpulan hifa membentuk miselium 7. Klasifikasi terdiri atas zygomycota, ascomycota, basidiomycota, deuteromycota 8. Perbedaan kelompok jamur Kriteria Zygomycota Ascomycota Basidiomycota Deuteromycota Hifa Tdk bersekat Bersekat Bersekat Bersekat Spora Sporangiofor Konidospor konidiospor Konidiospor aseksual Spora Zigospora Askospora Basidiospora Belum seksua diketahui Cara kawin Gametangiogami Plasmogami Somatogami Belum diketahui Peran peran jamur : 1. Zygomycota  Rhizopus oryzae : pembuatan tempe

Penghasil antibiotic aureomisin, untuk pneumonia, infeksi mata, batuk rejan Penghasil antibiotic neomisin, untuk TBC Pembuatan cuka (asam asetat) Plasmidnya digunakan sebagai transforman dalam rekayasa genetika Produksi penyedap rasa (MSG / monosodium glutamat) Pembuatan yoghurt

lalat tse tse) Paramecium caudatum : indicator air Plasmodium : penyakit malaria tercemar Ciri ciri Protista mirip tumbuhan ( algae) :     Eukariotik Uniseluler / multiseluler sederhana Belum mempunyai akar. fikoertrin. fusantin. pembelahan sel . kotoran ternak dan sisa sisa makanan berkahobidrat 2. seksual(feltiliasasi gamet) Plasmodium    Biner longitudinal contoh Amoeba Trypanosome Peran protozoa Menguntungkan Merugikan Radiolarian : bahan penggosok Entamoeba dysentriae : penyakit diare Foraminifera : indicator minyak bumi Trypanosome gambiense : penyakit tidur (perantara . laut. Basidiomycota  Amanita phalloides : saprofit pada kotoran ternak dan menghasilkan racun  Puccina graminis : parasit pada daun rumput rumputan. Peridinu=ium (ganggang api / mampu berfotosintesis dinoflagelata) . fiko sianin.Rhizopus stolonifer(jamur roti hitam) : tumbuh pada roti Rhizopus nigricans :menghasilkan asam fumarat Mucor mucedo :saprofit pada roti . dan tempat tempat lembab  Reproduksi : fragmentasi. karoten. Deuteromycota  Epidermophyton floocosum : penyakit kaki atlet  Microsporum & tryghophyton : penyakit kurap  Helminthosporium oryzae : parasit pada kecambah  Candida albicans :penyakit infeksi vagina Protista mirip hewan ( protozoa ) Criteria Sarcodina/ rhizopoda Alat gerak Pseudopodia (kaki semu) Cara hidup Bebas & parasit Cirri khas Reproduksi Bentuk sel berubahubah Pembelahan biner Flagellate / mastigospora Flagel Sebagian besar parasit Cilliata Silia ( bulu getar) Bebas dan parasit Memiliki 2 inti Aseksual . dan konjugasi  Anggota alge : Filum Pigmen dominan Karakteristik Contoh Euglenophyta Klorofil Uniseluler. batang dan daun sejati Memiliki plastid yang mengandung pigmen klorofil. dan pembatan tape  Saccharomyces tuac : memfermentasi air nira menjadi tuak  Saccharomyces ellipsoids : memfermentasi anggur menjadi minuman anggur  Penicillium camemberti dan penicillum roqueforti : pembuatan keju  Penicillium notatum dan penicillium chrysogenum : penghasil antibiotic penisilin  Aspergillus oryzae : pembuatan sake  Aspergillus wentii : pembuatan kecap  Aspergillus niger : menjernihkan sari buah  Asperggillus flavus : menghasilkan racun aflatoksin pada kacang tanah  Asperggillus fumigates : parasit pada paru paru burung  Neurospora crassa : pembuatan oncom  Claviceps purpurea : penyakit ergot pada tanaman gandum 3. Ascomycota  Saccharomyces cerevisiae : pengembang roti/ kue. Euglena memiliki bintik mata Phyrrophyta Klorofil Uniseluler. bergerak. dan xantofil  Habitat : air tawar. seksual(konjugasi ) Paramecium Sporozoa Tidak ada alat gerak Parasit pada 2 inang Tidak memiliki vakuola kontartil Aseksual(schizogoni). berflagel. pembuatan bir. spora berwarna merah kecoklatan seperti karat  Ustilago maydis :parasit pada buah jagung  Exobasidium vexans : parasit pada daun the(penyakit blister blight) 4.

vaucheria Euchema. budaya . dictyostelium discoideum. pendidikan . phytophthora infestans ( parasit pada kentang dan tomat) dan phytophora nicotinae ( parasit pada tanaman tembakau) Hewan Kingdom Phylum Classis Ordo Familia Genus Spesies Tingkatan klasifikasi :Tingkat takson : Tumbuhan Kingdom Division Classis Ordo Familia Genus Spesies Upaya upaya pelestraian SDA : 1) Cagar alam : kawasan suaka alam yang menyerahkan perkembagan tumbuhan. plasmopara viticola ( parasit pada buah anggur). dan rekreasi 4) Taman laut : wilayahg laut yang mempunyai keindahan yang khas sehingga ditunjuk sebagai kawasan untuk konservasi plasma nuftah lautan 5) Kebun raya :suatu tempat yang berisi kumpulan tumbuh-tumbuhan yang berasal dari berbagai daerah untuk tujuan konservasi.Chlorophyta Klorofil (ganggang hijau) Chrysophyta xantofil (ganggang emas) Rhodophyta Fikoeritrin (ganggang merah) Phaeophyta fukosantin (ganggang coklat) Ciri ciri protista mirip jamur :        Uniseluler. ilmu pengetahuan. pariwisata. pendidikan. habitat laut. laminaria Uniseluler Hifa tidak bersekat Spora berflagel Dinding sel mengandung selulosa Hidup sebagai parasit dan saprofit Bersifat heterotrof Dikelompokkan menjadi 2 : 1) Jamur lender ( myxomycotina)  Heterotrof  Menelan makan secara fagosit  Fase vegetatife jamur lender mirip amoeba karena dapat bergerak dengan menggunakan kaki semu  Reproduksi mirip jamur  Cth : physarium . dan hemittrichia 2) Jamur air( Oomycota)  Uniseluler  Tidak memiliki kloroplas  Dinding sel berupa selulosa  Hidup di air dan tempat lembab  Reproduksi aseksual dan seksual membentuk oospora  Hifa tidak bersekat. satwa dan ekosistem kepada alam 2) Suaka margasatwa :kawasan yang memiliki jenis satwa unik sehingga dilindungi 3) Taman nasional :kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli yang dekelola system zonasi dan dimanfaatakan untuk tujuan penelitian. chlamydomonas Diatom. gelidium Sargassum. hewan air dan pengurai ). bersifat senositik  Contoh : saprolegnia ( parasit pada ikat. multiseluler Uniseluler. habitat laut. berkoloni. batang dan daun bersifat semu . ilmu pengetahuan. ilmu pengetahuan dan rekreasi Cirri cirri Tumbuhan lumut :      Autotrof Mengalami metagenesis Alat reproduksi berupa spora Tumbuhan peralihan antara tumbuhan bertalus dan tumbuhan berkormus Akar rizoid. bahan baku isolator Multiseluler. focus. bahan baku asam alginat Chlorella. gracilaria. spirogyra. bahan baku agar agar Multiseluler. berkoloni. budaya dan dimanfaatkan untuk penelitian.

darat dan perairan tumbuhan paku merupakan fase sporofit cirri cirri tumbuhan berbiji ( spermatophyta) menghasilkan biji mempunyai berkas pembuluh angkut(xylem dan floem) dibagi menjadi 2 divisi gymnospermae Angiospermae Bakal biji tidak tertutup oleh daun buah Bakal biji tertutup oleh daun buah Batang berkambium.berkayu Batang berkambium / tidak Akar tunggang.4.5 Monokotil Satu Sejajar Tidak berkambium Serabut 3 Perkembang biakan pada hewan invertebrate coelentrata : Ubur ubur    Hydrozoa . menjari Berkambium Tunggang 2. batang.berkambium Akar tunggang atau serabut Daun umumnya tunggal dan kaku Daun pipih.   Tidak memiliki berkas pembuluh Habitat di tempat lembab/higrofit Tumbuhan lumut merupakan fase gametofit Cirri cirri tumbuhan paku :         Autotrof Mengalami metagenesis Alat reproduksi berupa spora Memiliki akar serabut . daun sejati memiliki berkas pembuluh konsentris daun muda menggulung dan bersisik habitat . tulang daun beranekaragam Terjadi pembuahan tunggal Terjadi pembuahan ganda Alat reproduksi disebut strobilus Alat reproduksi disebut bunga  angiodpermae terbagi 2 : kriteria Keping biji Pertulangan daun Keadaan batang Tipe akar Kelipatan bunga Dikotil Dua Meyirip .

Aurelia aurita Platyhelminthes  turbellaria .

 trematoda  cestoda Cirri cirri hewan kelompok vetebrata : Ostechtyes(ikan) Permukaan Sisik tubuh Suhu tubuh Poikiloterm (berdarah dingin) Amphibian Kulit licin / sisik Poikiloterm Reptilian Sisik Poikiloterm Aves Bulu Homoiterm (berdarah panas) Mamalia Rambut Homoiterm .

kulit.Ruang jantung Respirasi Feltilisasi Pertumbuhan zigot 2 Insang Eksternal Ovipar(bertelur) 3 Insang.anabaena. paru – paru Eksternal ovipar 4 Paru-paru Internal Ovipar / ovovivipar (bertelur & melahirkan) 4 Paru paru Internal ovipar 4 Paru paru Internal Vivipar (melahirkan) Hubungan antar komponen : 1) kompetisi : interaksi yang berbentuk persainagan antar organism dalam upaya mendapatkan kebutuhan hidup yang sama 2) predasi : interaksi antar oraganisme dimana satu organism memangsa organism lainnya 3) simbiosis parasitisme : interaksi antara 2 organisme dimana 1 untung 1 rugi 4) simbiosis komensalisme : interaksi antara 2 organisme dimana 2 untung 0 rugi 5) simbiosis mutualisme : interaksi antara 2 organisme dimana 1 untung 0 rugi aliran energy : 1) rantai makanan : perpindahan materi dan energy dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lain melalui proses makan dimakan dengan urutan tertentu 2) jaring – jaring makanan : rantai rantai makanan yang saling berhubungan 1 sama lain proses pada daur biogeokimia : 1) daur karbon dan oksigen 2) daur nitrogen terjadi 3 tahap: 1) fiksasi dan amonifikasi fiksasi di udara dilakukan oleh bakteri (rhizobium leguminosarum.azotobacter chroococcum dan clostridium pasteurianum) yang bersimbiosis dengan tumbuhan kacang kacangan. Selain itu fiksasi dapat dilakukan oleh alga biru (gloeocapsa. Gas nitrogen yang diikat akan diubah menjadi ammonia = proses ini disebut amonifikasi . dan nostoc).

2) nitrifikasi pengubahan ammonia menjadi ion nitrit oleh bakteri nitosomonas dan nitrosococcus. diikuti proses pengubahan ion nitrit menjadi nitrat oleh nitrobacter dan bactoderma 3) denitrifikasi proses pemecahan nitrat menjadi gas N2 kembali oleh bakteri Thiobacillus denitrificans dan paracoccus denitrificans 3) daur fosfor 4) daur sulfur 5) daur air pencemaran pencemaran .

NO2 CFC Tanah Sampah anorganic Sampah organic Pestisida Air Limbah industry rumah tangga Sel tersusun atas : Mengakibatkan Pemanasan global Hujan asam. Zn. Endositosis : proses masuknya partikel partikel padat / tetesan tetesan cairan dengan membentuk lipatan membran sel 3. N . seperti lisosom 6 Lisosom Tempat penyimpanan enzim hidrolisis(pencernaan intrasel) 7 Sentrosom Membantu proses pembelahan sel. Ca. Jaringan meristem Jaringan yang sel penyusunnya terus menerus membelah diri untuk menambah jumlah sel tubuh( bersifat embrional) Cirri cirri :  Merupakan sel muda  Vakuola kecil  Belum mengalami diferensiasi dan spesialisasi  Inti besar  Berdinding tipis  Plastid belum matang  Mengandung protoplas . senyawa organic. H. Pompa natrium-kalium : perpindahan zat dari larutan yang lebih rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi dengan bantuan energy sel dan protein membrane sel 2.anak inti(nukleoulus) & kromosom) Komponen kimia sel dapat dikelompokan menjadi : 1) Unsur makro : unsur unsur kimia yang terdapat dalam sel dengan jumlah yang relative besar (lebih dari 1%) .Pencemaran Polutan Udara CO2 SO2. korosi Penipisan lapisan ozon Tidak dapat terurai Penurunan kualitas tanah Penurunan biodiversitas Penutupan permukaan air oleh minyak dan sampah 1) Membran sel/ membrane plasma 2) Sitoplasma (terdiri atas sitosol &Organel) 3) Inti sel(nucleus) (mengandung cairan inti(nukleoplasma). mis : enzim 2) Transport aktif : perpindahan molekul/ion dengan menggunakan energy sel yang bersangkutan 1. Difusi : perpindahan molekul zat dari konsentrasi yang lebih tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah sehingga konsentrasi kedua sel menjadi sama 2. membentuk vesikel. serta pigmen antosianin 10 Dinding sel Penguat / pelindung 11 Membran sel Membran sel Pengendali lalu lintas keluar/ masuknya sel Sifat . dll Proses proses yang terjadi didalam sel 1) Transport pasif :perpindahan molekul/ion tanpa menggunakan energy sel 1. Fe. Eksositosis : proses keluarnya partikel partikel padat / tetesan tetesan cairan dengan membentuk lipatan membran sel Organel organel pada sel hewan dan tumbuhan No Organel sel Fungsi Hewan Tumbuhan 1 Nucleus Nucleus Pusat pengendali kegiatan sel 2 Ribosom Ribosom Tempat berlangsungnya sintesis protein 3 Mitokondria Mitokondria Tempat respirasi sel / sumber ATP 4 Reticulum Reticulum RE kasar : penyalur hasil sintesis protein endoplasma endoplasma RE halus : tempat sintesis steroid dan detoksifikasi 5 Badan golgi Badan golgi Berhubungan dengan sekresi sel. dll 2) Unsur mikro : unsur unsur kimia yang terdapat dalam sel dengan jumlah yang relative kecil (kurang dari 1%). yaitu dalam hal mengatur pergerakan kromosom 8 Plastid Fotosintesis 9 Vakuola Tempat penyimpanan air. C. F. Difusi terfasilitasi: proses difusi yang memerlukan bantuan protein .cirri cirri dan peran jaringan tumbuhan 1. Osmosis : perpindahan molekul zat dari konsentrasi yang lebih rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi melalui membran semipermeabel sehingga konsentrasi kedua sel menjadi sama 3. cth : O. cth : Cu.

Jaringan gabus berguna sebagai pelindung tanaman dari kehilangan air dan gangguan mekanik Sifat . tersusun rapat tanpa rongga antar sel  Dinding sel bagian luar mengalami penebalan  Dapat mengalami modifikasi menjadi stomata. tebal. sel kersik Fungsi :  Umum : pelindung  Khusus : o Stomata :penguapan dan pernafasan o Trikoma :mengurangi penguapan o Spina :melindungi batang o Valemen :penyimpan air o Sel kipas : penyimpan air o Sel kersik :memperkeras permukaaan 2) Jaringan parenkim Jaringan dasar yang hamper dijumpai di setiap bagian tumbuhan Cirri cirri :  Terdiri dari sel sel hidup yang berukuran besar. spina. Jaringan dewasa jaringan yang terbentuk hasil diferensiasi dan spesialisasi sel sel hasil pembelahan jaringan meristem jaringan dewasa bersifat kaku dan tidak dapat membentuk sel sel yang muda lagi. Cirri cirri :  Satu lapis sel hidup  Bentuk sel persegi panjang. dinding sel tipis . terdapat dalam bentuk untaian / lingkaran  Sklereid/sel batu lebih pendek dari pada serat . Berdasarkan bentuknya sklerenkim dibedakan menjadi 2 :  Serat/serabut sklerenkim . menggantikan epidermis batang dan akar yang telah menebal akibat pertumbuhan sekunder. sel kipas. sehingga susunan sel tidak rapat Fungsi :  Parenkim Asimilasi : fotosintesis  Parenkim Penimbun : menyimpan cadangan makanan  Parenkim Air : menyimpan air  Parenkim Pengangkut : mengangkut unsure hara dan bahan makanan  Parenkim Aerenkim : menyimpan udara  Parenkim Penutup luka : memiliki kemampuan regenerasi 3) Jaringan penyokong/ penguat Jaringan yang menyongkong aatau menguatkan bagian tubuh tumbuhan Jaringan inti terdiri atas :  Jaringan kolenkim Tersusun atas sel sel protoplasma yang hidup dengan penebalan dinding sel yang tidak merata Berfungsi sebagai penguat/penyokong pada batang muda yang sedang tumbuh  Jaringan sklerenkim Terbentuk karena semua dinding sel mengalami penebalan. dinding sel mengandung selulosa.cirri cirri dan peran jaringan hewan : . jaringan dewasa terbagi beberapa macam : 1) Epidermis Jaringan terluar tumbuhan yang menutupi seluruh tubuh tumbuhan. berbentuk segi enam dan memiliki banyak vakuola  Letak inti sel mendekati dasar sel  Bersifat meristematik  Mempunyai banyak rongga sel . keduanya disebut berkas pengangkut 5) Jaringan gabus Jaringan pelindung yang dibentuk secara sekunder. trikoma. valemen. banyak noktah Fungsi  Umum : o Menguatkan tegaknya batang dan daun o Melindungi biji / embrio o Memperkuat jaringan parenkim penyimpanan udara dan jaringan pengangkut  Khusus : o Kolenkim untuk menunjang organ muda o Sklerenkim untuk menunjang jaringan pengangkut o Sklerenkim untuk menguatkan daging buah 4) Jaringan pengangkut Jaringan yang melaksanakan fungsi transfor / pengangkutan zat Terdiri atas Xilem(mengangkut air dan unsure hara dari akar ke daun) & floem(mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan).2.

1) Jaringan epitel Jaringan epitel Pipih selapis Gambar Fungsi Proses difusi. osmosis. dan sekresi. filtrasi. Pipih berlapis Pelindung Silindris selapis Penyerapan nutrisi dan sekresi Silindris berlapis Sekresi dan pelindung Kubus selapis Sekresi dan pelindung Kubus berlapis Sekresi dan adsorbs. pelindung dari gesekan dan pengelupasan Transisi Mengakomodasi fluktuasi volume cairan dalam organ atau saluran .

bekerja untuk waktu lama Otot lurik    Berbentuk silinder panjang yang membentuk berkasyang dinamakan fasikuli Inti sel lebih dari satu terletak di tepi Membentuk garis gelap terang(lunik) Melakukan gerak sadar. serta mencegah infeksi System kekebalan tubuh Gambar Fungsi Melakukan gerak tak sadar. hormone. dan sisa metabolism. dan mengatur suhu tubuh Memberi fleksibelitas dan songkongan Alat gerak. bereaksi cepat terdapat stimulus tetapi tidak berlangsung lama Otot jantung    Berbentuk silinder panjang bercabang cabang membentuk anyaman Inti sel hanya satu ditengah Membentuk garis gelap terang (lurik) Melakukan gerak tak sadar. tempat melekatnya otot dan melindungi organ lunak Membawa sari sari makanan. dan terus menerus 4) Jaringan saraf . penyongkong tubuh. oksigen. sebagai persediaan cadangan makanan.Kelenjar Sekresi hormone dan enzim 2) Jaringan ikat Nama jaringan Ikat longgar Ikat padat Lemak (adipora) Tulang rawan Tulang keras Darah Limfe 3) Jaringan otot Otot Struktur Otot polos  Bentuk seperti gelendong dengan satu inti di tengah  Tidak mempunyai garis gelap terang Fungsi Membungkus organ dan menghubungkan bagian – bagian organ Menghubungkan bagian – bagian organ Bantalan organ. ritmis.

Depresor (ke bawah) dan adduktor ( ke atas). Abduktor (menjauhi badan) dan adductor (mendekati badan) misalnya gerak tangan sejajar bahu dan sikap sempurna. Supinator (menengadah) dan pronator (menelungkup). misalnya gerak telapak tangan menengadah dan gerak telapak tangan menelungkup.Dendrit Badan sel Akson selubung Mielin Sel Schwann : : : : : merambatkan impuls ke arah badan sel sebagai kerangka sel dan pengangkutan bahan-bahan dalam tonjolan sel merambatkan impuls yang meninggalkan badan sel. 2. misalnya otot trisep dan otot bisep. 4. Mekanisme sendi No Nama Gerakan dan lokasi sendi Gambar . lapisan fosfolipid yang membungkus akson secara konsentrik. 3. membentuk selubung mielin pada sistem saraf tepi Mekanisme gerak otot  Antagonis : otot otot yang bekerja secara berlawanan Cth : 1. Ekstensor( meluruskan) dan fleksor (membengkokkan).  Sinergis : otot otot yang bekerja searah Cth : pronator teres dan pronator kuadratus (Otot yang menyebabkan telapak tngan menengadah atau menelungkup). misalnya gerak kepala merunduk dan menengadah.

dan lutut 5 Sendi luncur   Gerak meluncur ke satu bidang Hubungan di pergelangan kaki .1 Sendi putar   Gerak memutar / rotasi Hubungan antara tulang tengkorak dengan tulang atlas 2 Sendi peluru   Gerak segala arah Hubungan antara lengan atas dengan belikat dan tulang paha dengan tulang pinggul 3 Sendi pelana   Gerak menggeser yang tidak ke segala arah (seperti naik kuda) Hubungan antara telapak tangan dengan jari jari 4 Sendi engsel   Gerakan ke satu arah Hubungan antar ruas jari . siku.

c) Bentuknya bervariasi dan mempunyai inti sel bulat ataupun cekung. menurunnya kemampuan kontraksi otot : Otot rangka mudah kejang : Miastenia gravis yaitu otot rangka idak mampu berkontraksi : Sendi kering : Sendi bernanah : Sendi menyatu : Otot tegang : Otot kejang karena aktivitas otot yang berat : Sendi Lepas : Tulang Retak : Karena aktivitas otot yang berlebihan Plasma darah (cairan darah) Plasma darah manusia tersusun atas 90% atau 92% air dan zat-zat terlarut. d) Geraknya seperti Amoeba dan dapat menembus dinding kapiler. Pada laki-laki dewasa. (1) Jika jumlah < 6000 seseorang akan menderita leukopenia. (2) Jika jumlah > 9000 seseorang akan menderita leukositas. dalam 1 mm3 darahnya terkandung 5 juta eritrosit. b) Mengandung Hb (hemoglobin). vitamin. 5) Zat-zat lain seperti hormon. (3) Jika jumlah berlebih hingga 20.9000).000 orang tersebut akan menderita leukemia (kanker darah). dan asam amino 4) Sampah nitrogen hasil metabolisme terdiri atas urea dan asam urat. Kekurangan eritrosit. Leukosit (sel darah putih) Ciri-ciri leukosit: a) Berfungsi mempertahankan tubuh dari serangan penyakit dengan cara memakan (fagositosis) penyakit tersebut. dan Fe akan mengakibatkan anemia. Pembagian Leukosit . Hb. glukosa. Hb mempunyai daya ikat terhadap O2 dan CO2. yaitu suatu protein yang mengandung senyawa hemin dan Fe. yaitu: 1) Protein plasma 2) Garam (mineral) plasma dan gas terdiri atas O2 dan CO2 3) Zat-zat makanan terdiri atas lemak. b) Jumlah leukosit sangat sedikit dibandingkan dengan eritrosit (dalam setiap mm3 darah hanya 6000 . Sedangkan pada wanita dewasa dalam 1 mm3 darahnya terkandung 4 juta eritrosit.Penyakit pada system gerak                          Skoliosis Kifosis Lordosis Polio Sifilis Artitris Fraktura Osteoporosis Osteomalasia Nekrosi Rakhritis Diskolasi Ankilosis Terkilir Atrofi Hipokalsemia Miastenia Atritis Sika Atritis Eksudatif Atritis Ankilosis Tetanus Kram Urai Sendi Fisura Hipertrofi : Tulang belakang bengkok ke samping : Tulang belakang bengkok ke belakang : Tulang belakang bengkok ke depan : Lumpuh karena virus polio : Layu : Radang Sendi : Patah tulang : Turang rapuh dan keropos karena kekurangan kalsium : Kekurangan kalsium pada matriks tulang : Sel tulang mati : Perkembangan tulang tidak normal ( bengkok seperti huruf O atau X ) : Pergeseran sendi : Sendi tidak dapat bergerak : Tertariknya jaringan ikat sendi ( ligament ) : Otot rangka mengecil. dan enzim Eritrosit (sel darah merah) Ciri-ciri eritrosit: a) Tidak berinti. Zat-zat terlarut tersebut. e) Plasma leukosit mengandung butiranbutiran (granula). Itulah sebabnya leukosit disebut juga fagosit.

b) Berukuran lebih kecil daripada eritrosit maupun leukosit dan tidak berinti.400. e) Mempunyai waktu hidup sekitar 8 hari. Pembekuan darah System perdaraan darah : Kecil : .Trombosit (keping-keping darah) Ciri-ciri Trombosit: a) Sering disebut sel darah pembeku karena fungsinya dalam proses pembekuan darah. c) Dalam setiap mm3 terdapat 200. d) Dibentuk pada sel megakariosit sumsum tulang.000 .000 trombosit.

Besar : Kelainan atau penyakit pada sistem peredaran darah antara lain: 1. Ambolus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang bergerak. Anemia yaitu rendahnya kadar hemoglobin dalam darah atau berkurangnya jumlah eritrosit dalam darah 4. Varises yaitu pelebaran pembuluh darah di betis 5. Trombus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak . Leukemia (kanker darah ) yaitu peningkatan jumlah eritrosit secara tidak terkendali. Hemofili yaitu kelainan darah yang menyebabkan darah sukar membeku (diturunkan secara hereditas) 7. Arteriosklerosis yaitu pengerasan pembuluh nadi karena endapan lemak berbentuk plak (kerak) yaitu jaringan ikat berserat dan sel-sel otot polos yang di infiltrasi oleh lipid (lemak) 2. 6. 3. .

disakarida (sukrosa.mekanik . menghasilkan getah pancreas yang mengandung : a. 10.renin menggumpalkan kasein susu .8.renin pencernaan bahan ptialin memecah karbohidrat menjadi disakarida . 9.lemak . maltase) . Tripsin dan kimotripsin: d.disakarase (sukrase. maltosa. Sodium bikarbonat : b.khemis asam (ph < 7) (pengarhuh HCl) protein saja . Amylase : c. laktosa) dipecah oleh disakarase menjadi monosakarida (glukosa) . Hipertensi yaitu tekanan darah tinggi akibat arteriosklerosis Hemeroid (ambeien) pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur Mekanisme system pencernaan Saluran pencenaan : mulut faringkerongkonganlambungusus halususus besaranus Mulut : Enzim ptyalin = memecah amilum maltosa Lambung : Senyawa kimia yang terlibat dalam pencernaan kimiawi di lambung : HCL : mengaktifkan pepsinogen menjadi peptin Pepsin : menghidrolisis protein menjadi pepton Renin : mengkatalisis kaseinogen(protein susu) menjadi kasein Usus halus : Duodenum(usus 12 jari) Terdapat enzim : Maltase : memecah maltose menjadi glukosa dan glukosa Sukrase : memecah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa Laktosa : memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa Peptidase : memecah polipeptida menjadi asam amino Lipase : mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol Pada duodenum terdapat 2 muara saluran:  Pankreas.karbohidrat dipecah oleh amilase/diastease menjadi disakarida . Thalasemia yaitu anemia yang diakibatkan oleh rusaknya gen pembentuk hemoglobin yang bersifat menurun.pepsin memecah protein menjadi pepton .amilase / diastase .lemak diubah menjadi emulsi Usus halus - Enzim ptialin .pepsin .mekanik . Erithroblastosis fetalis yaitu rusaknya eritrosit bayi/janin akibat aglutinasi dari antibodi yang berasal dari ibu.karbohidrat . 11.erepsin .protein .tripsin .khemis netral (pH = 7) karbohidrat saja Lambung .lipase / steapsin . Karboksipeptidase :  Hati Jejunum(usus kosong) Lleum(usus penyerapan) Mulut Jenis pencernaan pH (keasaman) bahan yang dicerna . laktase.khemis basa (pH > 7) (pengaruh NaHCO3) semua jenis makanan .

5.gliserol pembuluh limfe (chyll) / getah bening kelainan dan gangguan pada sistem pencernaan manusia. akibatnya volume rongga dada akan mengecil sehingga tekanan udara membesar. rasa gelisah. Radang yang akut dapat disebabkan oleh makanan yang kotor.asam lemak . Keracunan makanan. atau makanan yang dapat menimbulkan iritasi pada dinding usus. 2. Geajala-gejala keracunan makanan meliputi muntah-muntah. Pernapasan dada Inspirasi : Bila otot antar tulang rusuk berkontraksi. takut atau stress. cemas. zat-zat beracun. Hemaroid cenderung berkembang pada orang-orang yang terlalu lama duduk terus menerus atau pada orang yang menderita sembelit.lemak oleh empedu .tripsin memecah pepton menjadi peptida .erepsin memecah peptida menjadi asam amino bentuk yang diserap transportasi melalui glukosa (monosakarida) darah asam amino darah . 7. 6. nyeri dan pendarahan. maka tulang rusuk terangkat.  Ekspirasi : Bila otot antar tulang rusuk relaksasi. sedikit rasa muak. dapat ditimbulkan karena adanya iritasi pada selaput dinding kolon oleh bakteri disentri. umumnya disebabkan oleh bakteri yang terdapat dalam makanan. nyeri (sakit) rongga dada dan perut serta demam. Pernapasan perut  . Diare. Hemaroid. dan radang yang kronis disebabkan oleh kelebihan asam dalam lambung. yaitu gejala-gejala permulaan dari kanker lambung hampir sama dengan gejalagejala yang disebabkan gangguan lain pada alat pencernaan. maka posisi tulang rusuk akan menurun. diet yang jelek.emulsi lemak dipecah oleh lipase / steapsin menjadi asam lemak + gliserol . Menahan buang air besar pada waktu-waktu yang normal dapat menyebabkan sembelit. pengeluaran feses menjadi sulit. membengkak dan terisi oleh nanah. Hemaroid juga sering terjadi pada wanita hamil dan orang-orang yang terlalu gemuk. dan kadang-kadang timbul rasa nyeri pada lambung. 4. Mekanisme pernafasan 1. adalah pembengkakkan vena didaerah anus. diare. Semebleit dapat juga disebabkan emosi seperti rasa gelisah. Radang hati yang menular (Hepatitis). adalah suatu radang yang akut atau kronis pada lapisan mukosa dinding lambung. antara lain adalah sebagai berikut : 1. ketidaksanggupan mencerna (salah cerna) berlangsung terus menerus. Gastritis. Bakteri dalam makanan dapat membahayakan atau menghasilkan racun yang membahayakan tubuh. sering meluas melalui air atau makanan yang terkontaminasi oleh virus. volume rongga dada akan membesar sehingga tekanan udara di dalamnya menjadi lebih kecil daripada tekanan udara luar. Sembelit yang kronis bila defekasi terlambat. Bila hal ini terjadi. 3. kehilangan nafsu makan. 2. sehingga udara masuk ke paru-paru. usus besar mengabsorpsi air secara berlebihan dari feses dan menyebabkan feses menjadi kering dan keras. Kanker lambung. 8. Kondisi ini disebut radang usus buntu atau apendistis. rasa gembung dan rasa gelisah sesudah makan. Gejala-gejala hemaroid meliputi rasa gatal-gatal. merupakan infeksi virus pada hati. Radang usus buntu. antara lain merasa panas. bila usus buntu (umbai cacing) meradang. akibatnya udara terdorong ke luar dari paru-paru.

sehingga udara masuk ke paru-paru  Ekspirasi : Bila otot diafragma relaksasi. penyakit yang disebabkan oleh virus influenza. missal virus influenza. 8. radang pada sinus. Laringitis. dan tenggorokan terasa gatal. 2. Produksi lendir meningkat. Faringitis. Gangguan Pada Sistem Respirasi Manusia 1. Sinus letaknya di daerah pipi kanan dan kiri batang hidung. Tuberkulosis (TBC). radng pada laring. sehingga rongga dada mengecil. 7. Influenza (flu). radang pada faring akibat infeksi oleh bakteri Streptococcus. merupakan suatu penyakit penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan alergi terhadap rambut. 10. Ekspirasi bukan saja akibat otot-otot antar tulang rusuk dan diafragma yang berelaksasi. akibatnya volume rongga dada bertambah besar. 11. akibatnya udara terdorong keluar. Penderita hendaknya istirahat dan diberi antibiotik. pneumonia (akibatnya alveolus terisi cairan lendir dan cairan limfa). Asma bersifat menurun. Penderita serak atau kehilangan suara. bersin-bersin. keracunan CO dan HCN. 6. Asma atau sesak napas. Penderita mengalami demam dan banyak menghasilkan lendir yang menyumbat batang tenggorokan. 6. 8. Bronkitis. serbuk sari. tetapi juga karena kontraksi otot dinding perut. Asfikasi. debu. Sinusitis. maka posisi diafragma naik/melengkung. 9. Pneumonia. dan debu. radang pada rongga hidung akibat infeksi oleh virus. adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri pada alveolus yang menyebabkan terjadinya radang paru-paru. hidung tersumbat. Difteri. atau gangguan sitem sitokrom (enzim pernapasan). adalah gangguan pernapasan pada waktu pengangkutan dan penggunaan oksigen yang disebabkan oleh: tenggelam (akibat alveolus terisi air). Siste . Penyebabnya antara lain karena infeksi. Wajah adenoid (kesan wajah bodoh). tekanan mengecil. radang pada cabang tenggorokan akibat infeksi. terlalu banyak merokok. maka posisi diafragma akan mendatar. minum alkohol. dan terlalu banyak serak. adalah kenaikan adalah kenaikan kadar asam karbonat dan asam bikarbonat dalam darah. Emfisema. 7. Biasanya di dalam sinus terkumpul nanah yang harus dibuang melalui operasi. atau tekanan psikologis.Inspirasi : Bila otot diafragma berkontraksi. tekanan membesar. adalah penyakit pembengkakan karena pembuluh darahnya kemasukan udara. sehingga pernapasan terganggu. 5.  3. disebabkan adanya penyempitan saluran napas karena pembengkakan kelenjar limfa atau polip. Gejala yang ditimbulkan antara lain pilek. 4. Asidosis. adalah penyumbatanpada rongga faring atau laring oloeh lendir yang dihasilkan kuman difteri. Rinitis juga dapat terjadi karena reaksi alergi terhadap perubahan cuaca. pembengkakan di tekak atau amandel. penyakit paru-paru yang diakibatkan serangan bakteri mycobacterium tuberculosis Rinitis. Tenggorokan sakit dan tampak berwarna merah. bulu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->