P. 1
137496270-makalah-kopling

137496270-makalah-kopling

|Views: 48|Likes:
Published by Richard Noky
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Makalah ini di susun sebagai persyaratan untuk menyelesaikan mata kuliah Sistem Pemindah Tenaga . di mana Dosen yang mengajar mata kuliah ini menuntun mahasiswanya agar membuat makalah / tugas akhir mengenai salah materi Sistem Pemindah Tenaga( praktek ) . jadi saya sebagai mahasiswa yang mengikuti perkuliahan mata kuliah Sistem Pemindah Tenaga ini memilih sub materi tentang Kopling dan lebih di fokuskan pada kopling gesek , karena kopling merupakan suatu bagian system pemindah tenaga yang sangat berpengaruh dalam pemindahan tenaga dari fly wheel ke transmisi

1.2 TUJUAN RUMUSAN
`` Ø Agar mahasiswa mengetahui fungsi dari kopling
Ø Agar mahasiswa mengetahui prinsip cara kerja kopling
Ø Agar mahasiswa megetahui fungsi dan cara kerja pengoperasian kopling
Ø Agar mahasiswa mengetahui unit dan komponen kopling
Ø Agar mahasiswa mengetahui perawatan pada kopling
Ø Agar mahasisiwa mampu menyetel unit kopling dan komponen pengoperasian
Ø Agar mahasiswa mampu menganalisa gejala-gejala kerusakan pada kopling


BAB 2
KAJIAN TEORI KOPLING
2.1 Pengertian dan fungsi kopling
Kopling adalah satu bagian yang mutlak di perlukan pada mobil-mobil bensin ,diesel dan jenis lainnya di mana penggerak utamanya di peroleh dari hasil pembakaran di dalam silinder mesin.
Fungsi kopling
1.untuk memutus dan menghubungkan putaran dari dari flywheel ke poros input transmisi
2.untuk memperlembut perpindahan gigi (1,2,3,4,5,R)
3.untuk memungkinkan kendaraan tidak berjalan pada saat mesin hidup dan gigi perseneling tidak pada posisi netral.
Beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah kopling adalah:
1. Mampu menahan adanya kelebihan beban.
2. Mengurangi getaran dari poros penggerak yang diakibatkan oleh gerakan dari elemen lain.
3. Mampu menjamin penyambungan dua poros atau lebih.
4. Mampu mencegah terjadinya beban kejut.

2.2 Jenis-jenis kopling
Menurut konstruksi dan cara kerjanya ,kopling pada automobile dapat di bedakan menjadi beberapa macam antara lain :
1.koplling gesek (fraction clutch)
a.kopling gesek plat tunggal (single plate clutch)

Komponen utama dari kopling gesek ini adalah sebagai berikut :
(1) Driven plate
(juga dikenal sebagai piringan kopling, pelat kopling atau friction disc /piringan gesek, atau kanvas kopling). Plat kopling bagian tengahnya berhubungan slip dengan poros transmisi. Sementara ujung luarnya dilapisi kampas kopling yang pemasangannya di keling.

(2).Pressure plate (plat penekan) dan rumahnya,
unit ini yang berfungsi untuk menekan/menjepit kampas kopling hingga terjadi perpindahan tenaga dari mesin ke poros transmisi.untuk kemampuan menjepitnya, plat tekan didukung oleh pegas kopling. Pegas kopling paling tidak ada dua macam, yaitu dalam bentuk pegas coil dan diafragma atau orang umum menyebutnya sebagai matahari.

(3).Clutch release atau throwout bearing
Unit ini berfungsi untuk memberikan tekanan yang bersamaan pada pressure plate lever dan menghindarkan terjadinya gesekan antara pengungkit dengan pressure plate lever untuk pegas coil. Sedangkan yang pakai pegas difragma langsung keujung pegas. Bantalan tekan ini ada tiga macam.


2.3 Komponen Utama Kopling
1.Roda Penerus
Selain sebagai penstabil putaran motor,roda penerus juga berfungsi sebagai dudukan hampir seluruh komponen kopling.
2.Pelat Kopling
Kopling berbentuk bulat dan tipis terbuat dari plat baja berkualitaas tinggi. Kedua sisi plat kopling dilapisi dengan bahan yang memiliki koefesien gesek tinggi. Bahan gesek ini disatukan dengan plat kopling dengan menggunakan keeling (rivet).
3. Pelat Tekan
Pelat tekan kopling terbuat dari besi tuang.pelat tekan berbentuk bulat dan diameternya hampir sama dengan diameter plat kopling. salah satu sisinya (sisi yang berhubungan dengan plat kopling) dibuat halus, sisi ini akan menekan plat yang berhubungan dengan plat kopling) dibuat halus, sis
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Makalah ini di susun sebagai persyaratan untuk menyelesaikan mata kuliah Sistem Pemindah Tenaga . di mana Dosen yang mengajar mata kuliah ini menuntun mahasiswanya agar membuat makalah / tugas akhir mengenai salah materi Sistem Pemindah Tenaga( praktek ) . jadi saya sebagai mahasiswa yang mengikuti perkuliahan mata kuliah Sistem Pemindah Tenaga ini memilih sub materi tentang Kopling dan lebih di fokuskan pada kopling gesek , karena kopling merupakan suatu bagian system pemindah tenaga yang sangat berpengaruh dalam pemindahan tenaga dari fly wheel ke transmisi

1.2 TUJUAN RUMUSAN
`` Ø Agar mahasiswa mengetahui fungsi dari kopling
Ø Agar mahasiswa mengetahui prinsip cara kerja kopling
Ø Agar mahasiswa megetahui fungsi dan cara kerja pengoperasian kopling
Ø Agar mahasiswa mengetahui unit dan komponen kopling
Ø Agar mahasiswa mengetahui perawatan pada kopling
Ø Agar mahasisiwa mampu menyetel unit kopling dan komponen pengoperasian
Ø Agar mahasiswa mampu menganalisa gejala-gejala kerusakan pada kopling


BAB 2
KAJIAN TEORI KOPLING
2.1 Pengertian dan fungsi kopling
Kopling adalah satu bagian yang mutlak di perlukan pada mobil-mobil bensin ,diesel dan jenis lainnya di mana penggerak utamanya di peroleh dari hasil pembakaran di dalam silinder mesin.
Fungsi kopling
1.untuk memutus dan menghubungkan putaran dari dari flywheel ke poros input transmisi
2.untuk memperlembut perpindahan gigi (1,2,3,4,5,R)
3.untuk memungkinkan kendaraan tidak berjalan pada saat mesin hidup dan gigi perseneling tidak pada posisi netral.
Beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah kopling adalah:
1. Mampu menahan adanya kelebihan beban.
2. Mengurangi getaran dari poros penggerak yang diakibatkan oleh gerakan dari elemen lain.
3. Mampu menjamin penyambungan dua poros atau lebih.
4. Mampu mencegah terjadinya beban kejut.

2.2 Jenis-jenis kopling
Menurut konstruksi dan cara kerjanya ,kopling pada automobile dapat di bedakan menjadi beberapa macam antara lain :
1.koplling gesek (fraction clutch)
a.kopling gesek plat tunggal (single plate clutch)

Komponen utama dari kopling gesek ini adalah sebagai berikut :
(1) Driven plate
(juga dikenal sebagai piringan kopling, pelat kopling atau friction disc /piringan gesek, atau kanvas kopling). Plat kopling bagian tengahnya berhubungan slip dengan poros transmisi. Sementara ujung luarnya dilapisi kampas kopling yang pemasangannya di keling.

(2).Pressure plate (plat penekan) dan rumahnya,
unit ini yang berfungsi untuk menekan/menjepit kampas kopling hingga terjadi perpindahan tenaga dari mesin ke poros transmisi.untuk kemampuan menjepitnya, plat tekan didukung oleh pegas kopling. Pegas kopling paling tidak ada dua macam, yaitu dalam bentuk pegas coil dan diafragma atau orang umum menyebutnya sebagai matahari.

(3).Clutch release atau throwout bearing
Unit ini berfungsi untuk memberikan tekanan yang bersamaan pada pressure plate lever dan menghindarkan terjadinya gesekan antara pengungkit dengan pressure plate lever untuk pegas coil. Sedangkan yang pakai pegas difragma langsung keujung pegas. Bantalan tekan ini ada tiga macam.


2.3 Komponen Utama Kopling
1.Roda Penerus
Selain sebagai penstabil putaran motor,roda penerus juga berfungsi sebagai dudukan hampir seluruh komponen kopling.
2.Pelat Kopling
Kopling berbentuk bulat dan tipis terbuat dari plat baja berkualitaas tinggi. Kedua sisi plat kopling dilapisi dengan bahan yang memiliki koefesien gesek tinggi. Bahan gesek ini disatukan dengan plat kopling dengan menggunakan keeling (rivet).
3. Pelat Tekan
Pelat tekan kopling terbuat dari besi tuang.pelat tekan berbentuk bulat dan diameternya hampir sama dengan diameter plat kopling. salah satu sisinya (sisi yang berhubungan dengan plat kopling) dibuat halus, sisi ini akan menekan plat yang berhubungan dengan plat kopling) dibuat halus, sis

More info:

Published by: Richard Noky on May 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2013

pdf

text

original

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG Makalah ini di susun sebagai persyaratan untuk menyelesaikan mata kuliah Sistem Pemindah Tenaga . di mana Dosen yang mengajar mata kuliah ini menuntun mahasiswanya agar membuat makalah / tugas akhir mengenai salah materi Sistem Pemindah Tenaga( praktek ) . jadi saya sebagai mahasiswa yang mengikuti perkuliahan mata kuliah Sistem Pemindah Tenaga ini memilih sub materi tentang Kopling dan lebih di fokuskan pada kopling gesek , karena kopling merupakan suatu bagian system pemindah tenaga yang sangat berpengaruh dalam pemindahan tenaga dari fly wheel ke transmisi

1.2 TUJUAN RUMUSAN `` Ø Agar mahasiswa mengetahui fungsi dari kopling Ø Agar mahasiswa mengetahui prinsip cara kerja kopling Ø Agar mahasiswa megetahui fungsi dan cara kerja pengoperasian kopling Ø Agar mahasiswa mengetahui unit dan komponen kopling Ø Agar mahasiswa mengetahui perawatan pada kopling Ø Agar mahasisiwa mampu menyetel unit kopling dan komponen pengoperasian Ø Agar mahasiswa mampu menganalisa gejala-gejala kerusakan pada kopling

BAB 2 KAJIAN TEORI KOPLING 2. Beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah kopling adalah: 1. Mampu mencegah terjadinya beban kejut.koplling gesek (fraction clutch) .5.untuk memutus dan menghubungkan putaran dari dari flywheel ke poros input transmisi 2. 3.diesel dan jenis lainnya di mana penggerak utamanya di peroleh dari hasil pembakaran di dalam silinder mesin. 2. Mengurangi getaran dari poros penggerak yang diakibatkan oleh gerakan dari elemen lain.1 Pengertian dan fungsi kopling Kopling adalah satu bagian yang mutlak di perlukan pada mobil-mobil bensin .2. 4.untuk memungkinkan kendaraan tidak berjalan pada saat mesin hidup dan gigi perseneling tidak pada posisi netral. Mampu menjamin penyambungan dua poros atau lebih. Fungsi kopling 1.kopling pada automobile dapat di bedakan menjadi beberapa macam antara lain : 1.2 Jenis-jenis kopling Menurut konstruksi dan cara kerjanya .4.untuk memperlembut perpindahan gigi (1. 2.R) 3. Mampu menahan adanya kelebihan beban.3.

pelat kopling atau friction disc /piringan gesek. atau kanvas kopling).untuk kemampuan menjepitnya. Bantalan tekan ini ada tiga macam. (2). Sementara ujung luarnya dilapisi kampas kopling yang pemasangannya di keling. plat tekan didukung oleh pegas kopling. Sedangkan yang pakai pegas difragma langsung keujung pegas.a. (3).Clutch release atau throwout bearing Unit ini berfungsi untuk memberikan tekanan yang bersamaan pada pressure plate lever dan menghindarkan terjadinya gesekan antara pengungkit dengan pressure plate lever untuk pegas coil. unit ini yang berfungsi untuk menekan/menjepit kampas kopling hingga terjadi perpindahan tenaga dari mesin ke poros transmisi.kopling gesek plat tunggal (single plate clutch) Komponen utama dari kopling gesek ini adalah sebagai berikut : (1) Driven plate (juga dikenal sebagai piringan kopling.Pressure plate (plat penekan) dan rumahnya. . yaitu dalam bentuk pegas coil dan diafragma atau orang umum menyebutnya sebagai matahari. Pegas kopling paling tidak ada dua macam. Plat kopling bagian tengahnya berhubungan slip dengan poros transmisi.

4.3 Komponen Utama Kopling 1.Roda Penerus Selain sebagai penstabil putaran motor. pelat penekan dilengkapi dengan sejumlah pegas spiral atau pegas diaphragma. sisi ini akan menekan plat dengan kebutuhan penempatan komponen kopling lainnya.pelat tekan berbentuk bulat dan diameternya hampir sama dengan diameter plat kopling. jumlah pegas (kekuatan tekan) disesuikan dengan besar daya yang harus dipindahkan. Kedua sisi plat kopling dilapisi dengan bahan yang memiliki koefesien gesek tinggi. .2. Pegas digunakan untuk memberikan tekanan terhadap pelat tekan. 2. Pelat Tekan Pelat tekan kopling terbuat dari besi tuang. Unit Plat Penekan Sebagai satu kesatuan dengan plat penekan. pelat kopling dan roda penerus. salah satu sisinya (sisi yang berhubungan dengan plat kopling) dibuat halus. sisi ini akan menekan plat yang berhubungan dengan plat kopling) dibuat halus. Bahan gesek ini disatukan dengan plat kopling dengan menggunakan keeling (rivet). tutup dan tuas penekan.Pelat Kopling Kopling berbentuk bulat dan tipis terbuat dari plat baja berkualitaas tinggi. 3.roda penerus juga berfungsi sebagai dudukan hampir seluruh komponen kopling.

sistem hidrolik dan hidrolik booster adalah sama. ujung tuas akan mendorong bantalan luncur kebelakang. dan piston silinder unit kopling akan mendorong tuas. pegas kopling akan mendorong pelat tekan maju dan menjepit pelat kopling dengan roda penerus dan terjadi perpindahan daya.4 Cara kerja kopling Cara Kerja Kopling Pada saat pedal kopling ditekan/diinjak. pelat kopling terbebas dari roda penerus dan perpindahan daya terputus.pelat kopling akan menarik bantalan luncur. dan seperti pada sistem mekanik. bantalan luncur akan menarik plat tekan melawan tekananpegas. sehingga pedal kopling kembali ke posisi semula. sehingga penerusan daya dari motor ke transmisi terputus. Konsep dasar fungsi dan kerja komponen pengoperasian unit kopling Seperti telah dijelaskan kopling berfungsi untuk memutus dan menghubungkan penyaluran tenaga mesin ke roda penggerak. digunakan booster untuk memperkecil daya tekan pada pedal kopling. Pada sistem hidrolik. sebagai mekanisme pelepas hubungan. Untuk mengoperasikan fungsi tersebut. fluidapada sistem akan meneruskan daya ini keselinder pada unit kopling. pelat kopling terlepas.5 Fungsi dan cara kerja komponen pengoperasian unit kopling 1. maka batang penerus akan mendorong piston pada master silinder kopling. bila tekanan pedal kopling dilepas. selain secara mekanik. Sekarang sudah banyak digunakan sistem hidrolik dan booster. . 2. pemilihan sistem yang digunakan disesuikan dengan kebutuhan. secara umum.2. Pada saat pelat tekan bergerak mundur. perbedaannya adalah pada sistem hidrolik booster . pada saat pedal kopling ditekan. Pada saat pelat tekan bergerak kedepan.

Sistem mekanik untuk memindahkan tenaga kaki melalui pedal kopling disalurkan kabel baja ke pengungkit ( throwout lever ).pada kendaraan ada dua macam yaitu sistem mekanik dan sistem hidrolik. Proses ini menyebabkan kopling memutuskan hubungan antara mesin dengan sistem pemindah tenaga. Konstruksi master silinder kopling hidrolis seperti . maka akan menarik kabel kopling yang diteruskan dengan menggerakan tuas pembebas kearah menekan pegas kopling. Posisi saat pedal kopling dilepas. Sementara plunger master silinder akan kembali oleh pegas plunger yang ada di dalam master silinder. Sementara pengoperasian sistem hidolik tenaga disalurkan melalui minyak rem yang dirangkai sedemikkian rupa sehingga dapat mengoperasikan kopling. Tekanan minyak selanjutnya mendorong tuas pembebas dan bantalan tekan menekan pegas diafragma. maka pedal kopling akan dikembalikan pada posisi semula oleh pegas pengendali pedal (8). Saat pedal dilepas. Sehingga plat kopling bebas tak terjepit oleh plat tekan. Sementara tuas kopling akan kembali pada posisi semula oleh pegas diafragma. Sistem yang kedua adalah pengoperasian secara hidrolis dapat dilihat Pengoperasian kopling sistem hidrolis ini memanfaatkan tekanan hidrolis minyak. Pedal kopling dalam hal ini berfungsi untuk menekan minyak yang ada pada master silinder dan selanjutnya disalurkan kesilinder kopling. Karena tekanan sudah tidak ada. Saat pedal kopling diinjak. Pengoperasian unit kopling sistem mekanik menggunakan kabel baja yang menghubungkan pedal kopling dengan tuas pembebas kopling. pedal akan dikembalikan keposisi semula oleh pegas pengembali. plunger dan tuas pembebas akan dikembalikan keposisi semula oleh pegas pengembali dan pegas diafragma.

dan tenaga mesin akan selalu terhubung tidak dapat diputuskan oleh kopling. maka minyak dari reservoir akan masuk kesistem melalui katup check ( check valve ). Berkurangnya minyak hidrolis dalam sistem operasional kopling hidrolis akan menyebabkan langkah tekan pedal kopling berkurang. jumlah minyak hidrolis tentu akan berkurang khususnya karena kebocoran atau katup check kotor atau macet. Karena sesuatu penyebab. Gerakan ini melawan pegas pengembaali plunger ( return spring ) dan menekan minyak hidrolis keluar dari master silinder melalui ujung sebelah kiri. Pada saat handel kopling diinjak.Konstruksi master silinder dalam gambar tersebut. maka perlu penambahan. Silinder kopling kopling berfungsi merubah tenaga hidrolis pengoperasian kopling menjadi tenaga mekanik. atau kemungkinan gerakan pedal tidak tersalurkan hingga ke tuas pembebas kopling. berarti proses pemutusan hubungan tenaga dari mesin ke sistem pemindah tenaga tidak dapat dilaksanak an. penampung minyak hidrolisnya ( reservoir ) terpisah dan Dihubungkan menggunakan pipa elastis. Minyak hidrolis dari reservoir melalui pipa ke master silinder melalui saluran penghubung ( pipe joint ). Dengan demikian minyak hidrolis pada sistem akan tetap terjaga kuantitasnya. masuk ke pipa penghubung menuju Ke silinder kopling. tenaganya dipindahkan ke push rod dan mendorong unit plunyer bergerak kearah kiri. Bila ini terjadi maka fungsi kopling tidak dapat dilaksanakan. Untuk menjaga agar minyak hidrolis dalam sistem tetap jumlahnya. saat unit plunger bergerak kekanan saat pedal kopling dilepas. Penambahan minyak hidrolis ini diambil dari minyak persediaan direservoir. untuk mendorong tuas pembebas kopling. Caranya. Tekanan .

Untuk membandingkan antara sistem yang pakai boster dengan sistem yang tidak menggunakan boster Keduanya menggunakan sistem hidrolis. truk. Kotoran tentu akan menyebabkan kerusakan. yang tentunya sangat banyak berbagai kotoran dapat mengenainya. Seperti diketahui bila sistem hidrolis kemasukan udara. maka sistem akan terganggu kerjanya. yang menggunakan boster. namun piston silnder kopling tidak bergerak. Pada silinder kopling dilengkapi dengan baut bleeding ( bleeder plug ) yang berfungsi untuk mengeluarkan udara dari sistem hidrolis. sering dilengkapi dengan boster. Perlengkapan ini dioperasikan menggunakan kevacuman. Karet penutup ini sangat penting mengingat posisi silinder kopling berada dibawah kendaraan. yaitu karet penutup yang elastis untuk mencegah kotoran masuk kesilinder kopling. Bila jumlah udaranya banyak maka terjadi penekanan dari master silinder. Oleh karena itu udara harus dikeluarkan dari sistem hidrolis. Boster adalah unit perlengkapan yang dipergunakan untuk meringankan tenaga untuk mengoperasikan kopling. bila sampai masuk kesilinder kopling. atau alat berat lainnya. Hal ini karena saat terjadi penekanan. pada mesin diesel biasanya diambil dari pompa vacum yang dipasang pada sisi belakang alternator. maka tekanan tersebut mengkompresikan udara tersebut baru menekan minyak. Sistem pengoperasian kopling untuk kendaraan berat seperti bus.minyak hidrolis dari master silinder diteruskan melalui pipa dan masuk ke silinder kopling (dari ujung sebelah kanan) mendorong piston silinder kopling dan diteruskan ketuas pembebas kopling melalui push rod . unit boster dipasang pada silinder slave konstruksi boster yang dipasang pada silinder kopling . Pada silinder kopling juga dilengkapi dengan boot.

lepas garpu dari karet pelindung debu 3. ukurlah kedalaman paku keeling .kendorkan baut-baut sekali putar secara merata demikian sehingga pegas penegang menjadi pembebas c. 2.kedalaman kepala paku keeling minimum :0.3 mm (0. lepaskan transmisi dari mesin 2.kemudian penutup kopling dan koplingnya CATATAN : jangan menjatuhkan pelat kopling 3.periksa plat kopling dari keausan atau kerusakan Menggunakan jangka sorong .BAB 3 PEMBONGKARAN .1 Pembongkaran Kopling 1.berikan tanda-tanda pada penutup kopling dan roda gaya b. ukurlah keolengan palat kopling .2 Pemeriksaan Kopling 1.lepaskan penutup kopling a.lepaskan baut-baut pengikat . PEMERIKSAAN DAN PEMASANGAN KOPLING 3.garpu dan karet pelindung debu dari transmisi a.periksa keolengan plat kopling Menggunakan dial gauge .lepas pegas penegang c.lepas bantalan pembebas dengan hub.lepas klip dan tarik bantalan pembebas dengan hub b.012 in) Bila ada kelainan gantilah plat kopling.

5.Periksa bantalan pilot Putar bantalan dengan tangan .197 in) 7. Limit: kedalaman : 0.5mm (0.sambil memberikan tekanan aksial . periksa keolengan roda gaya (flywheel) Menggunakan dial gauge ukurlah keolengan roda gaya.ukur kedalam dan lebar keausan pegas diapragma . gantilah plat kopling. Keolengan maksimum : 0.6 mm (0.ganti bantalan pilot.Periksa bantalan pembebas Putar bantalan dengan tangan . .Keolengan maksimum : 0.Bila pelu ganti bantalan pilot 6.031 inc) Bila keolengan berlebihan .ganti bantalan pembebas . CATATAN : bantalan dilumasi secara permanen dan tidak memerlukan pembersihan atau pelumasan kembali.1 (0.8 mm (0.004 in) 4.bila bantalan macet atau terasa berat .024 in) Lebar : 0.sambil memberikan tekanan aksial . 3.bila bantalan macet atau terasa berat . CATATAN : bantalan dilumasi secara permanen dan tidak memerlukan pembersihan atau pelumasan kembali.Periksa pegas diapragma dari keausan Menggunakan jangka sorong .

Proses penyetelan kopling yang perlu dilakukan adalah menyetel kebebasan pedal kopling. Fungsi kebebasan kopling ini dimaksudkan agar saat pedal kopling dilepas.BAB 4 PEMELIHARAAN DAN PENYETELAN PENGOPERASIAN 1. Hal ini tentunya juga diperlukan terhadap unit kopling dan komponen pengoperasiannya. dan mencegah atau menghindari terjadinya kerusakan pada komponen tersebut. yaitu melakukan penyetelan dan mengidentifikasi beberapa gejala yang menunjukkan bahwa unit komponen pengoperasiannya mengalami permasalahan. yaitu saat pedal tidak Diinjak sampai mulai menekan. unit pengoperasian kopling khususnya bantalan tekan tidak menyentuh unit kopling yang berputar bersama mesin. Hal ini mengingat fungsi dari unit kopling dan komponen pengoperasiannya sangat penting bagi lajunya kendaraan bermotor.PEMELIHARAAN UNIT KOPLING DAN KOMPONEN PENGOPERASIAN Pemeliharaan atau sering disebut dengan maintenace bertujuan untuk menjaga kinerja suatu komponen kendaraan tetap baik. Sehingga akan mengurangi kerja bantalan tekan dan mengurangi kemungkinan terjadinya gesekan. Proses perawatan unit kopling dan komponen pengoperasiannya sebenarnya tidak terlalu sulit. dan terjadinya kerusakan pada sistem ini akan berpengaruh terhad ap kinerja kendaraan secara menyeluruh. kopling dan UNIT KOPLING DAN KOMPONEN Penyetelan merupakan 1) Proses perawatan dan penyetelan mekanisme kopling sistem mekanis. Setiap . prosedur agar suatu sistem dapat bekerja secara optimal.

Bersihkan kendaraan dan alat yang dipergunakan. H). Pada bagian kait perlu dilumasan menggunakan greeze . maka sebaiknya berapa besarnya kebebasan pedal kopling dilihat pada buku manualnya. F).kendaraan berbeda-beda. hingga diperoleh Hasil yang baik. Bila belum baik. ulangi langkah 5. Penyetelan yang perlu dilakukan adalah menyetel kebebasan pedal kopling. Pada bagian-bagian yang ditujunjuk pada gambar tersebut terjadi penggeseran dengan pembebanan. Ulangi langkah 2 dan 3 sampai diperoleh ukuran kebebasan yang sesuai dengan spesifikasi. kendorkan mur pengunci pada ujung kabel kopling. E). untuk menghindarkan keausan pada ujung-ujung kabel kopling. Untuk berapa besar kebebasan pedal kopling. Uji hasil penyetelan dengan menjalankan kendaraan. Bila tidak cocok. Cara penyetel annya untuk yang sistem mekanik. Siapkan alat yang diperlukan B). D). perlu melihat spesifikasi kendaraan yang akan distel. sehingga kemungkinan terjadi keausan cukup tinggi. Bandingkan dengan ukuran spesifikasi kendaraan tersebut. mur . 2 dan 3. Kendorkan mur penyetel bila jarak kebebasan lebih kecil atau keraskan penyetel bila jarak kebebasan lebih Besar dari spesifikasi. dalam buku manual. Oleh karena Itu. G). adalah sebagai berikut: A). Ukur kebebasan pedal kopling yang ada. sangat bervariasi antar merk kendaraan. C). Perawatan dan penyetelan yang perlu dilakukan terhadap unit kopling sistem mekanik adalah memberi pelumasan dan mel akukan penyetelan.

yaitu masuk ke unit kopling ( clutch )diteruskan ketransmisi ( gear box ) ke propeller shaft dan keroda melalui defrensial ( final drive ).1 KESIMPULAN Kopling merupakan bagian dari sistem pemindah tenaga dari sebuah kendaraan. Sistem pengoperasian kopling merupakan mekanisme pengendalian fungsi kopling yang dilakukan oleh pengemudi. throwout lever . poros dan roda kendaraan. komponen pengoperasian kopling sistem mekanik adalah pedal . rangkaian pemindahan tenaga berawal dari sumber tenaga ( engine ) kesistem pemindah tenaga. terletak pada ujung paling depan dari sistem pemindah tenaga pada kendaraan.BAB 3 PENUTUP 3. Secara garis besar terdiri dari unit kopling.komponen utama dari kopling mulai dari roda gila (flywheel) adalah driven plate . differensial. Sistem pengoperasian kopling memungkinkan pengemudi dengan mudah memutus dan menghubungkan kopling sesuai dengan yang diinginkan. clutch release atau throwout bearing . Sementara posisi unit kopling dan komponennya ( clutch assembly ). pressure plate lever . transmisi. terdapat dua macam kopling gesek yaitu Kopling gesek plat tunggal banyak kopling plat tunggal dan kopling plat ganda. Ukuran kopling sangat ditentukan oleh besarnya tenaga mesin yang akan disalurkan melalui kopling. pressure plate . terdapat dua macam sistem pengoperasian kopling yaitu sistem mekanik dan sistem hidrolis. yaitu sistem yang berfungsi untuk memutus danmenghubungkan tenaga dari sumber tenaga (mesin) ke roda kendaraan(pemakai/penggunaan tenaga). dipergunakan pada kendaraan roda empat. Sedangkan koplinggesek plat ganda banyak dipergunakan pada sepeda motor.

. silinder kopling . pegas pengendali pedal kopling .kopling . batang ulir pada ujung kabel kopling yang berhubungan dengan tuas pembebas . pipa hidrolis . kabel kopling . boster kopling . sedangkan komponen pengoperasian kopling sistem hidrolis adalah master silinder kopling .

2 SARAN Didalam memakai mekanisme kopling hidrolik haruslah di lakukan perawatan yang rutin. .3.seperti mengisi minyak rem jika habis dan men cek tidak ada kebocoran pada pipa.dan gunakan minyak rem yang sesuai dengan standar kendaraannya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->