P. 1
SO Linux Dan Administrasi Jaringan Linux Dgn WEBMIN

SO Linux Dan Administrasi Jaringan Linux Dgn WEBMIN

|Views: 22|Likes:
Published by kemalazis
konfigurasi webmin menggunakan SO linux centos
konfigurasi webmin menggunakan SO linux centos

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: kemalazis on May 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/18/2013

pdf

text

original

BAB I PENGENALAN SISTEM OPERASI LINUX, OSS DAN FREE SOFTWARE

Pada bab ini akan mempelajari tentang : Sistem Operasi Linux Open Source Software Free Software Copy Left Contoh Perangkat Lunak Bebas Pengelompokan Free Software Foundation (FSF)

Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya dimodifikasi, digunakan pada dan umumnya, kode sumber secara Linux bebas dapat oleh

didistribusikan

kembali

siapapun. Nama "Linux" berasal dari nama kernelnya (kernel Linux), yang dibuat tahun 1991 oleh Linus Torvalds.

Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux. Distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa

pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) (seperti GNOME dan KDE), dan paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, dan Gnumeric. Open Source Software Perangkat lunak sumber terbuka (Inggris: open source software) adalah jenis perangkat lunak yang kode dan sumber-nya terbuka untuk dipelajari, Karena sifat ini, umumnya bertujuan

diubah,

ditingkatkan

disebarluaskan.

pengembangannya dilakukan oleh satu paguyuban terbuka yang mengembangkan paguyuban perusahaan itu perangkat seringkali dibayar lunak tapi

bersangkutan. Anggota-anggota bisa juga pegawai suatu

sukarela untuk

yang

membantu pengembangan perangkat

1

lunak itu. Produk perangkat lunak yang dihasilkan ini biasanya bersifat bebas dengan tetap menganut kaidah dan etika tertentu. Semua perangkat lunak bebas adalah perangkat lunak sumber terbuka, tapi sebaliknya perangkat lunak sumber terbuka belum tentu perangkat lunak bebas, tergantung kaidah yang dipakai dalam melisensikan

perangkat lunak sumber terbuka tersebut. Perbedaan perangkat lunak sumber terbuka dengan perangkat lunak gratis. Serupa dengan perangkat lunak gratis, perangkat lunak sumber terbuka merupakan perangkat lunak yang juga dapat diperoleh dan didistribusikan secara bebas. Berbeda halnya dengan perangkat lunak gratis yang belum tentu boleh dilihat kode aslinya, perangkat lunak sumber terbuka dapat dibaca kode-kode pemrograman sesuai aslinya. Kode dapat dengan juga tetap diubah, dimodifikasi memperhatikan pemrograman ini

dan dikembangkan sendiri oleh kita

kaidah yang berlaku sesuai dengan lisensi

perangkat lunak tersebut. Sebagai contoh untuk memahami perbedaan antara kedua jenis perangkat ini dapat diilustrasikan misalnya perusahaan Microsoft pada suatu saat menjadikan salah satu produknya menjadi perangkat lunak gratis. Hal ini berarti siapapun dapat mendapatkannya secara gratis. Akan tetapi anda tidak diperkenankan untuk kemudian memodifikasi dan mengembangkan produk perangkat lunak tersebut. Dapat disimpulkan, perangkat lunak sumber terbuka sudah pasti merupakan perangkat lunak gratis, namun sebaliknya perangkat lunak gratis belum tentu merupakan perangkat lunak sumber terbuka. Tabel-1 : Skema Open Source Software Jenis Pengguna OSS Lisensi yang dapat digunakan

Tidak merubah source code

Semua jenis lisensi OSS (GPL, BSD, MPL, LGPL, Lisensi MIT)

2

Merubah source code untuk kebutuhan internal

Semua jenis lisensi OSS (GPL, BSD, MPL, LGPL, Lisensi MIT)

Merubah source code dan mendistribusikan sebagai OSS

Semua jenis lisensi OSS (GPL, BSD, MPL, LGPL, Lisensi MIT)

Merubah source code dan mendistribusikan sebagai proprietary software

BSD, Lisensi MIT

Menggunakan OSS sebagai salah satu komponen/library software yang didistribusikan sebagai proprietary software

BSD, MIT License, LGPL

Free Software Perangkat lunak bebas (Inggris: free software) adalah istilah yang diciptakan oleh Richard Stallman dan Free Software Foundation yang mengacu kepada perangkat lunak yang bebas untuk digunakan,

dipelajari dan diubah serta dapat disalin dengan atau tanpa modifikasi, atau dengan beberapa keharusan untuk memastikan bahwa kebebasan yang sama tetap dapat dinikmati oleh pengguna-pengguna berikutnya. Bebas di sini juga berarti dalam menggunakan, mempelajari, mengubah, menyalin atau menjual sebuah perangkat lunak, seseorang tidak perlu meminta ijin dari siapa pun. Untuk menjadikan sebuah perangkat lunak sebagai perangkat lunak bebas, perangkat lunak tersebut harus memiliki sebuah lisensi, atau berada dalam domain publik dan menyediakan akses ke kode sumbernya bagi setiap orang. Gerakan perangkat lunak bebas (free software movement) yang merintis perangkat lunak bebas berawal pada tahun 1983, bertujuan untuk memberikan kebebasan ini dapat dinikmati oleh setiap pengguna komputer. Dengan konsep kebebasan ini, setiap orang bebas untuk menjual perangkat mengambil lunak untung bebas, dari menggunakannya distribusi dan secara komersial kode dan

modifikasi

sumbernya.

3

Walaupun

demikian

setiap

orang

yang

memiliki

salinan

dari

sebuah

perangkat lunak bebas dapat pula menyebarluaskan perangkat lunak bebas tersebut secara gratis. Model bisnis dari perangkat lunak bebas biasanya terletak pada nilai tambah seperti dukungan, pelatihan, kustomisasi,

integrasi atau sertifikasi. Perangkat lunak bebas (free software) jangan disalahartikan dengan perangkat lunak gratis (freeware) yaitu perangkat lunak yang digunakan secara gratis. Perangkat lunak gratis dapat berupa perangkat lunak bebas atau perangkat lunak tak bebas. Sejak akhir tahun 1990-an, beberapa alternatif istilah untuk perangkat lunak bebas digulirkan seperti "perangkat lunak sumber terbuka" (open-source software), "software libre", "FLOSS", dan "FOSS". Pada 1950-an, 1960-an dan 1970-an, suatu perangkat lunak dapat dibagi penggunaannya secara bebas oleh pengguna-pengguna

komputer. Industri perangkat keras sangat diuntungkan karena dengan dibuatnya suatu perangkat lunak yang berjalan di atas perangkat keras yang mereka buat, menjadikan perangkat keras mereka berguna. Pada 1970-an 1980-an, perusahaan-perusahaan hak cipta untuk pembuat perangkat dan lunak perangkat akhir mulai lunak

menggunakan berbagi,

melarang penggunaan

dan mulai menyebarkan perangkat lunak dalam format biner (format

terkompilasi) dan bukannya dalam kode sumber untuk mencegah perangkat lunak untuk dapat dipelajari atau dimodifikasi. Pada 1983, Richard Stallman meluncurkan proyek GNU setelah merasa frustasi dengan efek yang ditimbulkan dari perubahan budaya industri komputer dan pengguna-penggunanya. Pengembangan perangkat lunak sistem operasi GNU dimulai pada Januari 1984, dan Yayasan Perangkat Lunak Bebas (FSF) didirikan pada Oktober 1985. Ia memperkenalkan definisi perangkat lunak bebas dan "copyleft", yaitu sebuah model lisensi yang memastikan

kebebasan dalam hal penggunaan perangkat lunak bebas bagi semua orang. Perangkat lunak bebas merupakan upaya besar dari dunia internasional untuk menghasilkan perangkat lunak yang digunakan oleh individu,

perusahaan besar dan lembaga pemerintah. Perangkat lunak bebas memiliki penetrasi pasar yang tinggi dalam aplikasi server Internet seperti Apache HTTP Server, sistem basisdata MySQL, dan bahasa skrip PHP. Paket besar perangkat lunak bebas juga tersedia seperti GNU/Linux dan

4

FreeBSD.

Pengembang-pengembang

perangkat

lunak bebas

juga

telah

membuat versi bebas dari aplikasi-aplikasi dekstop yang umum digunakan seperti penjelajah web, paket perkantoran dan pemutar multimedia. Tetapi perlu dicatat bahwa dalam banyak kategori, perangkat lunak bebas yang

digunakan untuk pengguna-pengguna individu atau pengguna rumahan hanya memiliki porsi kecil dari pasar yang lebih banyak dikuasai oleh perangkat lunak berbayar. Kebanyakan perangkat lunak bebas didistribusikan secara online dan gratis, atau secara off-line dengan dikenai sejumlah biaya untuk distribusi. Keuntungan ekonomis dari model perangkat lunak bebas telah diakui oleh beberapa perusahaan besar seperti IBM, Red Hat, dan Sun

Microsystems. Banyak perusahaan yang bisnis intinya tidak berada dalam sektor teknologi informasi memilih perangkat lunak bebas sebagai solusi Internet mereka karena investasi yang rendah dan kebebasan untuk kustomisasi.

Beberapa perangkat lunak bebas yang dikenal secara internasional: Sistem operasi: GNU/Linux, BSD, Darwin, dan OpenSolaris Kompilator GCC, GDB debugger dan C libraries Server: BIND name server, Sendmail mail transport, Apache HTTP Server, dan Samba file server RDBMS: MySQL dan PostgreSQL Bahasa pemrograman: Perl, PHP, Python, Ruby dan Tcl GUI: X Window System, GNOME, KDE, dan Xfce Paket perkantoran OpenOffice.org, Mozilla dan penjelajah web Firefox serta penyunting grafis GIMP Sistem dokumen TeX dan LaTeX Alat bantu UNIX untuk otomatisasi skrip dan pengujian: Expect Alat bantu UNIX untuk layanan pemantauan jaringan: Nagios Sistem manajemen konten MediaWiki ogg: tipe berkas perangkat lunak bebas yang fungsinya menyerupai MP3 atau MP4

Direktori Perangkat Lunak Bebas (Free Software Directory) adalah proyek dari Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan UNESCO yang

memantau basisdata yang besar dari perangkat lunak bebas. Untuk membantu membedakan antara perangkat lunak bebas dan

5

perangkat lunak gratis, Richard Stallman, pendiri gerakan perangkat lunak bebas, menjelaskan: "Perangkat lunak bebas adalah perihal kebebasan, bukan harga. Untuk mengerti konsepnya, Anda harus memikirkan 'bebas'

seperti dalam "kebebasan berpendapat", bukan 'bebas' dalam "bir gratis". Menurut Richard Stallman dan Yayasan Perangkat Lunak Bebas, suatu perangkat lunak dikatakan perangkat lunak bebas jika pengguna yang

menerima salinan perangkat lunak tersebut memiliki empat kebebasan yaitu: Kebebasan 0: Bebas untuk menjalankan perangkat lunak untuk tujuan apapun. Kebebasan 1: Bebas untuk mempelajari dan mengubah perangkat lunak. Kebebasan 2: Bebas untuk menyalin perangkat lunak, sehingga Anda dapat membantu tetangga Anda. Kebebasan 3: Bebas untuk memajukan perangkat lunak, dan merilisnya ke publik, sehingga komunitas dapat menikmati keuntungan tersebut.

Kebebasan 1 dan 3 membutuhkan akses atas kode sumber, karena tidak mungkin untuk mempelajari dan mengubah perangkat lunak tanpa kode sumbernya. Kelompok lainnya telah mempublikasikan definisi lain yang

menggambarkan hal yang hampir sama tentang perangkat lunak bebas. Panduan Perangkat Lunak Bebas Debian (Debian Free Software

Guidelines) dan Definisi Sumber Terbuka (Open Source Definition) adalah contohnya. FSF mengelompokkan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas ke dalam: Lisensi-lisensi copyleft, adalah GNU General Public License yang paling menonjol. Lisensi-lisensi ini mengakui hak cipta oleh penciptanya dan mengijinkan pendistribusian dan modifikasi dengan beberapa

syarat yang memastikan bahwa semua versi yang telah dimodifikasi tetap bebas selama waktu yang diinginkan penciptanya. Lisensi-lisensi berlisensi ini BSD, dimana umumnya dengan perangkat sistem lunak yang BSD.

didistribusikan

operasi

Penciptanya memegang hak cipta dan mengharuskan atribusi pada

6

versi-versi

yang dan

dimodifikasi, modifikasi

tetapi selama

tetap yang

mengijinkan diinginkan

pendistribusian penciptanya. -

waktu

Perangkat lunak domain publik - Pencipta meninggalkan hak ciptanya. Karena perangkat lunak domain publik tidak memiliki

perlindungan hak cipta, perangkat lunak lisensi ini dapat secara bebas digunakan berbayar. menetapkan diedarkan. dalam bentuk apapun termasuk apapun ke dalam bentuk tidak bisa lagi dirilis dan

Penciptanya

dalam

kondisi

pembatasan-pembatasan

apapun

setelah

7

BAB II Menginstall Redhat Linux 9.0 Sebagai Server

Berikut langkah-langkah menginstall Red Hat Linux secara bertahap : Boot Komputer dengan menggunakan CD 1 RedHat.

Pada layar boot, gunakan option “linux text” agar Linux diinstall dalam modus text. Setelah loading selesai, maka akan muncul “CD Found”. Lewati bagian ini dengan memilih option skip.

8

Pilih ok untuk melewati bagian ini. Lalu instalasi dilanjutkan dengan pemilihan bahasa dan jenis keyboard, pilih English untuk bahasa dan us untuk jenis keyboard.

9

Jika Linux mendeteksi adanya mouse pilih Generic – Wheel Mouse (PS/2), jika tidak maka bagian ini akan dilewatkan.

10

Pada bagian Installation Type pilih Server, karena pada langkah-langkah selanjutnya Linux akan dibangun dengan layanan-layanan Server.

11

Disini akan ditentukan pembagian partisi dari hardisk, jika ingin partisi dikonfigurasi secara otomatis pilih “Autopartition”. Tapi disarankan untuk memilih “Disk Druid”, agar partisi dapat diatur pembagiannya secara manual.

12

Jika belum terdapat file sistem maka akan muncul peringatan seperti ini, pilih yes untuk melanjutkan.

13

Tentukan tabel dari hardisk yang akan dipartisi seperti yang terlihat pada gambar.

14

Untuk table partisi linux, yang dibutuhkan adalah partisi mount point dan partisi swap. Buat partisi linux terlebih dahulu dengan mount point “/”. Setelah itu buat partisi baru dengan tipe swap, partisi swap ini ditentukan dengan cara mengandakan jumlah RAM utama. Gunakan tombol panah kanan dan kiri untuk memilih aksi yang akan dilakukan dan beberapa tombol pintas F1-F5, F12 untuk Ok. Untuk menghapus partisi pilih salah satu partisi dan menu delete, kemudian tekan enter atau menggunakan tombol F4. Untuk membuat partisi yang baru Pilih “/dev/hda” kemudian pilih menu new(F2). Pilih menu cancel . Jika proses partisi selesai, pilih tombol OK(F12) Langkah selanjutnya adalah menentukkan jenis Boot Loader, pada bagian ini pilih LILO. Untuk konfigurasi Boot Loader kosongkan saja, lalu OK.

15

Tentukan dimana Boot Loader akan di Install. Disarankan untuk menginstall di MBR.

16

Hilangkan tanda pada “Use bootp/dhcp” dan set tanda ke “Activate on Boot”. Set parameter jaringan, isi informasi yang diperlukan, yaitu IP Address, Netmask, IP Gateway, Primary Nameserver (DNS).

17

Jika terdapat 2 NIC, maka yang perlu dikonfigurasi hanya IP Address dan Netmasknya saja. Tentukan “hostname” atau nama dari komputer.

18

Untuk mengkonfigurasi kemampuan Firewall. pilih customize. Lalu beri tanda pada eth0 dan juga port SSH.

19

Jika server memakai layanan yang ada di dalam box maka beri tanda check pada kotak, sebagai contoh jika komputer menggambil IP dari komputer lain maka beri tanda check pada kotak DHCP. Set bahasa yang akan digunakan untuk sistem.

20

Langkah selanjutnya adalah menentukan zona waktu.

21

Isi password administrator.

Administrator di dalam Linux dikenal dengan root. root ini sangat penting karena semua akses ke sistem hanya dapat dilakukan oleh root. Pilih paket yang akan diinstall.

22

Installasi akan dimulai setelah, pilih OK.

23

Langkah ini memerlukan waktu beberapa menit, tergantung dari berapa paket yang dipilih untuk diinstall. Proses installasi akan memerlukan CD installasi yang lainnya.

24

Yang terakhir adalah pembuatan disket boot.

25

Tujuan pembuatan disket boot adalah sebagai pengganti boot loader, jika suatu saat boot loader rusak karena salah konfigurasi atau terhapus maka disket ini akan dapat membantu. Proses installasi telah selesai. Sekarang Linux dapat di gunakan setelah komputer restart.

26

BAB III Perintah-Perintah Dasar Linux Pada saat pertama kali menggunakan UNIX/linux setiap user harus memasuki login dan password. Pada system operasi DOS, setiap user yang memakai komputer tidak pernah ditanya login dan password, karna DOS dirancang tidak untuk system multi-user. Sedangkan UNIX/linux, sejak awal pengembangannya memang ditujukan untuk system multi-user sehingga dilengkapi dengan system keamanan yang handal. 1. login Fungsi : untuk masuk kedalam jaringan. Keterangan : untuk memakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka user tidak perlu memasukkan kata sandi. Untuk menjaga kerahasiaan, pengetikan tombol password tidak ditampilkan dilayar. Linux 2.0.0 (higo.eepis-its.ac.id.net) (ttyp2) Higo login : syarif Password : Last login : Mon Nov 23 15:10:29 from 10.252.1.2 Linux 2.0.0. You have mail. Jika seorang user tidak mempunyai hak atau memasukkan password yang keliru maka akan tampil pesan : Login : aku Password : Login incorrect 2. passwd Fungsi : untuk membuat atau mengubah kata sandi $ passwd Changing password for syarif Enter old password : Enter new password : The password must have at least 6 characters , try again. Enter new password : Keterangan : Seperti uraian keterangan di password , bila pertama kali login ke system UNIX. Harus dibuat kata sandi untuk diri sendiri . Harus dipikirkan suatu urutan huruf dan angka yang lebih panjang dari 6 karakter untuk kata sandi tersebut, program password meminta pengetikan kata sandi sebanyak 2 kali. Bila ternyata kedua ketikan bukan kata yang sama, akan diberikan kesempatan sekali lagi. Sekali diterapkan sebuah kata sandi, maka tidak dapat login tanpa memberitahukannya kepada UNIX, oleh karena itu password jangan sampai lupa

27

3. Pasword Fungsi : Untuk membuat atau mengubah kata sandi Bila pertama kali login, harus dipikirkan urutan huruf/angka > 6 karakter untuk sandi 4. Who Fungsi : Untuk mengetahui daftar pemakaian yang sedang aktif (login) $who root tty1 nov 19 15:34 sulis ttyp1 nov 23 14:34 (:0.0) syarif ttyp2 nov 23 15:44 (10.252.1.201) Keterangan: Perintah who akan memberikan daftar pemakaian yang baru saja login dengan menunjukkan nama pemakai, terminal ID, dan waktu masing-masing login. 5. Finger Fungsi : finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who, hanya saja finger menyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari pada who Contoh perbedaan who dan finger $who nanang ttyp1 nov 26 14:59(:0.0) nanang ttyp2 nov26 16:18(:0.0) sulis ttyp3 nov26 17:03( surat ) $finger login name nanang nanang syahroni nanang nanang syahroni sulis sulistyo mahargio b syarif iwan syarif

tty idle login time p1 2:17 nov 26 14:59(:0.0) p2 2:11 nov 26 16:18(:0.0) p3 1 nov 26 17:03(surat epis its) p4 nov26 18:01(10.252.1.201)

6. Logout Fungsi untuk keluar dari system Keterangan : bila pemakaian akan mengakhiri penggunaan terminal sebaiknya menjalankan perintah ini,agar hak akses pada loginya tidak disalah gunakan oleh orang lain yang berhak 7. Exit Fungsi : untuk keluar dari system , keterangan sama dengan perintah log out 8. Whoami Fungsi: untuk mengetahui siapa user yang sedang login pada suatu komputer/terminal Keterangan: digunakan bila anda menemukan terminal yang belum log out atau exit Dan ingin mengetahui milik siapa terminal tersebut diaktifkan.

28

9. Date Fungsi : menunjukkan atau mengatur taggal $ date Mon Nov 23 15:55:04 JVT 1998 Keterangan : melaporkan atau mengatur tanggal dan waktu system. Bila tidak ada argumen yang ditentukan akan dilaporkan tanggal dan waktu sekarang. 10. Cal Fungsi : mencetak kalender mulai tahun 0000 s/d 9999 $ cal November 1998 Su Mo Tu We Th 1 2 3 4 5 8 9 10 11 12 15 16 17 18 19 22 23 24 25 26 29 30

Fr 6 13 20 27

Sa 7 14 21 28

Keterangan : membuat kalender bulan dan tahun yang ditentukan. Bila bulan tidak disertakan, maka dibuat kalender untuk satu tahun. 11. Ls Fungsi : Menampilkan daftar file dalam directory aktif. Keterangan : perintah ini akan menampilkan informasi mengenai directory dan file. Bentuk sederhana daldm perintah Is akan menmpilkan hanya nama file. Bentuk panjang ditandai dengan menggunakan option –1 , yang akan menampilkan nama-nama file.beserta informasi untuk setiap file yang akan ditampilkan. Option-option yang disediakan : - a tampilan semua file directory termasuk isian - o tampilan hanya nama directory - g cetak ID kelompok hanya bentuk panjang. - l cetak nomor untuk setiap pemakai. - l tamOilan seluruh file secara lenkap. - o cetak ID pemakai(bila pemakai-1) - r ubah urutan pengaturan nama file yang telah disusun. - t atur nama file berdasarkan waktu modifikasi terakhir, tidak berdasarkan nama. - o atur nama file berdasarkan waktu akses terakhir. Untuk option nama. Bila “nama” merupakan sebuah directory, perintah itu mencetak informasi yang diminta dengan pilihan (option) bagi semua file dalam directory. Bila “nama” sebuah file maka akan hanya informasi file bersangkutan yang dicetak.

29

Perbandingan perintah dir pada DOS dan perintah ls pada UNIX Perintah DOS Perintah UNIX Keterangan Dir Ls-l Melihat daftar fole secara detail. Dir/w Ls Melihat daftar file secara melebar. Dir/p Ls l more Melihat daftar file per halaman Dir A*A.* Ls a*.* Melihat file dengan nama depan Dir > prn Ls > prn Mencetak daftar file ke printer Dir > file1 txt Ls > file1.txt Menyimpan daftar file ke “filw1.txt Bentuk tampilan perintah ls $ ls –l -rw—r-1 syarif

Users

981 Sep 2 08:43 PIC22370.PCX 981 Sep 2 08:43 PIC22370.PCX 171 Nov 23 19:51 coba1 171 Nov 23 19:51 coba2 171 Nov 23 19:51 coba3 1024 Sep 2 08:43 syarif

-rw—r-- 1

syarif

Users

-rw—r-- 1 -rw—r-- 1 -rw—r-- 1 Drw—r -- 1

syarif syarif syarif syarif

Users Users Users Users

Perintah ls –1 sama dengan perintah dir pada DOS (seperti terlihat diatas),sedangkan perintah ls sama dengan perintah dir/w (seperti terlihat dibawah ini ) $ ls PIC22370.PCX PIC22370.PCX Client

dbns1.pdf dead.letter lpr

nsmail/ prakt_1.c syarif

tut1.1988.ps tut1 2.pdf tut3.1998.ps

12. chmod Fungsi : mengubah proteksi file Format : chmod bilangan nama file $ ls –l c* -rw------ l syarif users 5935104 Aug 27 13:59 core $chmod 777 cire $ls –l c* -rwxrwxrwx 1 syarif users 5935104 Aug 27 13:59 core

30

13.clear Fungsi : bersihkan file1 dan file2 serta laporkan perbedaanya Format : cmp file1 dan file2 Keterangan : perintah ini tidak akan melaporkan apa-apa jika file tersebut identik (sama persis), tetapi jika ada [erbedaan maka akan dilaporkan seperti berikut ini : $ cmp coba1 dan coba2 coba1 dan coba2 differ: char 45, line 5 15. cp Fungsi : copy file1 menjadi file2 Format : $ cp file1 file2 ------mengcopy file1 ke file2 $ cp coba3 /home/syarif/nsmail ---- mengcopy file coba3 ke directori lain Keterangan : cp akan meng-copy satu file ke file yang lain atau meng-copy satu file atau lebih, ke sebuah directory. 16.rm Fungsi : menghapus file Format : rm nama-file Perintah DOS Del file1 Del *.* Del file1 Del coba.txt Del buku.sam Perintah UNIX rm file1 rm a*.* rm file coba.txt buku.sam Keterangan Menghapus file1 Menghapus file dengan nama depan a Menghapus banyak file sekaligus

17.mv Fungsi : memindahkan file1 menjadi file2 Format : mv file1 file2 $ mv file1 file2 ---- mengcopy file1 ke file2 $ mv coba3 /home/syarif/nsmail ---- mengcopy file coba3 ke direktori lain Keterangan : mv akan memindahkan satu file ke file lain atau memindahkan satu file atau lebih ke sebuah direktori. 18. cat Fungsi : menampilkan isi sebuah file (sama dengan perintah TYPE pada DOS ) Cat berfungsi untuk mencetak ke layar moniotor isi dari sebuah file text. Jika file yang dilihat menggunakan perintah ini bukan file text maka akan keluar

31

karakterkarakter aneh pada layar. Untuk menghindari tercetakknya karakterkarakter aneh tersebut dapat digunakan perintah cat –v $ cat server .c #include<stdion.h> main (argv,argv) int argc; char*argv[] { if(argc<2)} fprintf(stderr.”give me an argument,please.\n”); exit(1) } 19. more Fungsi : menampilkan isi text file per layar Format : more nama file Contoh : S more server.c---------- menampilkan isi file server.c #include<stdio.h> #include<sys/types.h> { struct sockaddr_in server; static char buf [512],*mes=”I am fine!”; if(arge<2){ fprint(stderr,”Give me an argument,please.\n”); exit(I); } --More---(33%) Keterangan : more menampilkan isi file dari titik tertentu kemudian menampilkan sisa file pada CRT sebanyak satu halaman setiap kali. Setiap layar CRT penuh maka penampilan file akan berhenti dan menunggu kita mengetik sebuah karakter atau retrun. 20. head Fungsi : perintah head digunakan untuk menampilkan 10 baris pertama dari suatu file teks. Jika ingin menampilkan hanya 4 baris pertama maka digunakan perintah $ head –4 coba.txt commands common to all logins export OPENWINHOME=/usr/openwin export MINICOM=”-c on” export win/man

32

21. tail Fungsi :perintah tail digunakan untuk menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file teks. Jika ingin menampilkan hanya 3 baris pertama maka digunakan perintah: $ tail –3 coba.txt -rw-r- -r- tut1_2.pdf -rw-r- -r- tut2.1998.ps -rw-r- -r- tut3.1998.ps 22. history Fungsi : mencetak perintah – perintah sebelumnya $ history | more 1 netscape 2 bg 3 Is –I 4 cd syarif 5 Is –I 6 Is –al 7 cd 8 cd Tidak semua fersi UNIX menyediakan perintah ini. Perintah history ini dapat digunakan untuk mengingat kembali perintah-parintah yang dijalamkan sebelumnya. Perintah ini juga dapat digunakan untuk menjalankan lagi suatu perintah tanpa mengetik ulang. Sistem operasi DOS juga menyediakan perintah ini yaitu perintah DOSKEY.COM. 23. wc Fungsi : menghitung jumlah Kata, Jumlah Baris dan jumlah karakter dalam suatu file Format : wc nama-file Contoh : $ wc Ipr 15 15 ---file Ipr terdiri atas 13 baris, 15 kata dan 165 karakter. 24. alias Fungsi : untuk ganti nama perintah Dengan menggunakan fasilitas ini, seseorang user dapat mendefimisikan perintah UNIX dengan perintah lain yang mudah diingat. Fasilitas ini juga sangat menguntungkan bagi pemakai DOS karena bias mengaliaskan perintah-perintah 1syarif 12:15 1syarif 12:17 1syarif 12:18 users 58527 Aug 12

users 15687

Aug

12

users 17984

Aug

12

33

UNIX dengan perintah-perintah DOS. Perintah alias hanya ada di C Shell dan tidak dijumpai pada bourne shell Contoh : >alias dir/w Is ------perintah Is dialiaskan menjadi dir/w >dir/w ------setelah itu perintah dir/w dikenali sebagai Is PIC22370.PCX dbml.pdf output tut1_2.pdf PIC25780.PCX dead.letter profile tut2.1998.ps Buferm.pdf inroduction.pdf syarif tut3.1998.ps Coba.txt Ipr tmp Daadstip nsmail t ut1.1998.ps Perintah alias juga dapat digunakan untu menyingkat perintah. >alias h history -------perintah history disingkat menjadi h >h 1. 19.30 dir/p 2. 19.30 alias dir/p 3. 19.30 dir/p 4. 19.30 dir/ w Is-I untuk membatalkan perintah alias ,digunakan perintah unalias >unalias h history ------perintah alias h di batalkan >h ------ manggil perintah h h:command not found ------n perintah h sudah tidak dikenali 25. man man : singkatan dari manual Fungsi : untuk manampilkan informasi baru untuk semua perintah UNIX .Perintah ini sangat bermanfaat bagi setiap pemakai UNIX karena dapat mambantu mangingat kembali perintah-perintah UNIX. Format : man nama perintah Contoh : $ man who WHO (IL) NAME Who – show who is logged on SYNOPSIS Who [-imqsuwHT] [--count] [--idle] [--heading] [--help] DESCREPTION This manual page document the GNU version of who. IF given no on option argiments, who prints the following information for each user currently logged 26. grep Fungsi : mencari isi suatu file disembarang directory Format : grep-n ‘nama-file’ di-directory Keterangan : grep akan memberikan suatu variable dalam suatu baris tertentu,didalam sembarang directory pada semua file.Grep sangat berguna untuk menemukan kata tertentu dalam beberapa dokumen atau mencari adanya sebuah variable dalam sekelompok program.Misalnya :grep-n’shutdown’/etc/* Contoh : $ grep main *.c mencari kata main pada semua file*.c

34

client.c:main(argc,argv) menampilkan kata yang ditemukan munt.c:main() prakt_1.c:main(argc.argv) server.c: main(argc.argv) gunakan option-n untuk menempilkan nama baris $ grep – exit server .c 21: exit(1); 36: exit(1); 58: exit(1); 27. mkdir Fungsi :membuat directory Format :mkdir nama directory Keterangan :di DOS perintahnya adalah MD (make directory) $ mkdir coba1 coba2 coba3 (membuat 3 direktori sekaligus) 28. rmdir Fungsi : menghapus direktori Format : rmdir nama-direktori Keterangan : di DOS perintahnya adalah RD (remove directory) $ rmdir coba1 coba2 coba3 (menghapus 3 direktori sekaligus) jika direktori yang dihapus tidak ada maka akan ditampilkan pesan. SISTEM FILE DAN DIRECTORY Perintah-perintah UNIX yang berhubungan dengan file dan directory sebagai berikut 1. pwd Fungsi : menunjukkan directory aktif Keterangan : Perintah ini singkatan dari “print working directory”. Seorang pemakai selalu berhubungan dengan sebuah directory kerja, yang ada kalanya pemakai tersebut tersesat sampai jauh, maka perintah ini bermanfaat untuk posisi pemakai dalam suatu directory. 2. cd [nama] Fungsi : mengubah directory Keterangan : membawa pemakai ke directory kerja baru. Bila nama directory tidak ditentukan, cd mengatur supaya directory kerja pada home directori pemakai. 3. Ls [option] Fungsi : menampilkan daftar file dalam directory aktif. Keterangan : Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai directory dan file. Bentuk panjang ditandai dengan menggunakan option-I, yang akan menampilkan nama-nama file beserta informasi untuk setiap file yang akan ditampilkan. PROTEKSI FILE DAN SEKURITI PADA UNIX Masalah keamanan data amatlah penting dalam bidang teknologi informasi, UNIX dalam hal ini jauh lebih unggul dariada DOS yang tidak menyediakan fasilitas ini. DOS hanya mempunyai fasilitas ATTRIBUT dengan

35

pilihan Read Only dan Hidden. DOS hanya menyediakan fasilitas untuk menyembunyikan file (hidden) dan memproteksi file (read only) agar tidak dapat dihapus atau dimodifikasi. Sedangkan fasilitas kepemilikan file tidak disediakan. UNIX menyediakan fasilitas keamanan yang sangat baik sekali. Tiap-tiap file pada UNIX mempunyai tingkat sekuriti sendiri seperti terlihat pada tulisan di bawah ini: $ ls-l -rw-r r-1 syarif users 66091 Aug 12 12:14 bufferm.pdf -rw-r r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:51 coba1 -rw-r r-- 1 syarif users 177 Nov 23 19:51 coba2 -rw-r r-- 1 syarif users 171 Nov 23 19:52 coba3 drwx------ 2 drwx------ 2 drwx------ 2 syarif syarif syarif users users users 1024 1024 1024 Nov 19 Aug 12 Aug 13 11:55 nsmail/ 11:34 syarif/ 12:57 tmp/

mode file Indikator Direktori

nama user nama group

ukuran file

nama file

tanggal jam pembuatan

Kalau dibandingkan dengan DOS, tampilan direktori di atas sedikit berbeda. Selain nama file, ukuran file, tanggal dan jam pembuatan, juga ada tambahan informasi berupa nama user, nama group dan mode file. Untuk keterangan kolom directory indicator adalah merupakan informasi untuk file yang ditampilkan bahwa nama yang ditampilkan adalah sebuah sub directory. Kolom kedua menunjukkan hak akses bagi sekelompok atau hanya untuk satu pemakai itu sendiri penjelasan selengkapnya sebagai berikut -rwx r-x --x Ijin akses bagi pemilik file (read,write,eksekusi) Ijin akses bagi user yang termasuk dalam satu group dengan pemilik file (read&eksekusi) User lain hanya dapat mengeksekusi program, tetapi tidak dapat membaca dan memodifikasi file tsb. Arti dari karakter rwc, r (read) menyatakan ijin untuk membaca file, w (write) menyatakan ijin untuk menulis (memodifikasi), merubah maupun menghapus, dan x (excute) menyatakan ijin untuk menjalankan program. Karakter pada posisi bersangkutan menunjukkan bahwa ijin telah dicabut. MENGUBAH IJIN AKSES Ijin akses terhadap file atau suatu directory dapat diubah-ubah dengan perintah chomd, yang bentuk perinahnya sebagai berikut : Chmod modus nama file [who] operasi ijin

36

Fungsi merubah ijin akses Keterangan : Mengubah modus (file protection bits) sebuah file. Modus file adalah susunan bit dalam isi directori file yang menentukan siapa yang mendapat ijin untuk membaca, menulis, mengerjakan file. Hanya pemilik file atau user yang boleh mengubah modusnya. Bentuk pertama menggunakan bilangan octal untuk mengatur modus. Yang kedua menggunakan symbol untuk menentukan modus baru. Argumen: pembacaan, penulisan, danppengerjaan file menginginkan bit ditentukan dalam bentuk bilangan octal. Bilangan octal terdiri atas 4 digits. Most significants digit berisi untuk mengontrol pengerjaan, digit berikut mempunyai bit, bit ijin pemilik, digit berikutnya mempunyai bit ijin kelompok dan least significant digit mengandung bit ijin umum. Bilangan octal diperoleh dengan logic OE dengan bit berikut: 4000 menentukan ID pemilik pada pengerjaan 2000 menentukan ID kelompok pada pengerjaan 1000 meninggalkan program dalam momen 0400 ijin membaca (READ) untuk pemsksi 0200 ijin menulis (WRITE) untuk pemakai 0100 ijin mengerjakan (EXSEKUSI) untuk pemakai 0040 ijin membaca (READ) untuk anggotab kelompok group 0020 ijin menulis untuk anggota kelompok 0004 ijin membaca untuk orang lain 0002 ijinmenulis untuk orang lain 0001 ijin mengerjakan untuk orang lain who menentukan untuk siapa ijin diberikan + kombinasi 3 huruf,”o”,”g”dan “u” atau huruf tanggal “a” default dari who ini adalah “a”. a (all) semua b (group) kelompok c (user) pemakai + menambah ijin - menghapus ijin ijin r membaca w menulis x membaca s membaca ID pemilik/kelompok t jangan menukar contoh penggunaan mode file $ Is-I coba -rw-r r-- 1 syarif users 206 13:17 coba $ chmod 777 coba (ubah mode file) $ Is –I coba -rwxrwxrwx 1 syarif users 206 13:17 coba*

(kondisi mula-mula)

(mode di set 777)

37

hal 12 $ Chamont 7000 coba $ Is-I coba -rwq---1 syarif user $ chamot 751 coba $ Is-I coba -rwxr-x---x 1 syarif user $ chamot 000 coba $ Is-I coba -------------1 syarif user $ chamod a+x coba $ Is-I coba ---x---x---x 1 syarif user $ chamod u+rwx coba $ Is-I coba -rwxr-x---x 1 syarif user

(ubah mode lagi) 206 nov 26 13:17 coba* (mode di set 700) (ubah mode file) (mode di set 715) (ubah mode file) (mode di set 000) (ubah mode file) (mode di set 715) (ubah mode di file) (user+r+r,+w,+x)

206 nov 26 13:17 coba*

206 nov 26 13:17 coba*

206 nov 26 13:17 coba*

206 nov 26 13:17 coba*

Perintah-perintah Lanjutan Linux
1. Perintah Input-input dan Proses Piping Sama halnya dengan DOS, UNIX juga mampu mengenali beberapa karakter khusus dalam suatu perintah . yang 0 pertama adalah karakter >yang digunakan untuk meyalurkan standard output dari terminal kesebuah file. Contoh: $ Is>output.txt ------- hasil dari perintah disimpan kesebuah file dengan nama output.txt $ more output.txt ---- melihat isi file output.Txt dead. Letter introduction.pdf nsmail/ output syarif/ tmp/ tut.1.1998.ps tut 2.1998.ps dengan perintah di atas sebuah file baru dengan nama ‘output.txt’ akan berbentuk dan isi dari file tersebut adalah hasil dari perintah Is. Selain itu user juga dapat menambahkan informasi di akhir sebuah file dangan cara menggunakan notasi >> seperti contoh berikut: $ date >> output.txt -------------- hasil dari perintah date di tambahkanke akhir file dengan nama output.txt $ more output -------------- melihat isi file output.txt dead. Letter Indtruduction.pdf nsmail/ output/ syarif/ ymp/ tut.1.1998.ps

38

tut 2.1998.ps thu Nov 26 14:29:38 JVT 1998 -----------> baris tambahan dari perintah date input dari suatu perintah juga dapat diarahkan dengan menggunakan tanda < dengan menggunakan notasi ini, input yang biasanya didapat secara interaktif dari keyboard akan sebaliknya diarahkan untuk mengambil input dari sebuah file. $ Is –I > caba.txt ------hasil perintah Is disimpan menjadi coba.txt $ we < coba.txt ----- we menghitung baris, kata & karakter dari file coba.txt Penggunaan alias seperti contoh contoh diatas hanyalah berlaku sementara,artinya setelah logout maka perintah-perintah tersebut sudah tidakdi kenal lagi.ada suatu cara agar perintah alias tersebut bersifat permanen,yaitu dengan cara mengetikkan perintah perintah alias tersebut dan menyimpannya pada suatu fileyang bernama CSHRE yang dapat ditemukan pada setiap home directori user. Dalam hal proses input-output UNIX memepunyai proses yang disebut dengan proses piping.konseop dasar piping berhubungan erat dengan menyalurkan input output.pipe biasa dianalogikan dengan pipa yamg menghubungkan dua buah program sedemikian hingga output dari program pertama menjadi input dari program berikutnya.UNIX menyediakn fasilitas piping dimana user bias menggunakan satu atau lebih pipe secara bersamaan. Contoh proses piping dalam UNIX: $ finger | sort | more login name try idle amran amran. D pl 8:13 syarigf iwan syarif p3

login time ofiice office phone nov 27 08:32(:0.0) nov 27 16:29 (10.252.1.201)

keterangan :perintah diatas berarti setelah menjalankan perintah finger dijalankan lalu hasilnya diurutkan sesuai abjad,kemudian menampilkan per layar. $ finger | sort | more | wc 4 35 269 keterangan : perintah pertama-tama perintah finger dijalankan lalu hasilnya diurutkan sesuai abjad,kemudian dihitung berupa jumlah baris,jumlah kata dan jumlah karakter dari outpit yang dihasilkan 2. adduser Fungsi : menambah user baru Format : adduser Keterangan : hanya super user yang dapat menjalankan [erintah ini hingo:~#adduser adding a new user.the user name shoul not exceed 8 caracter in length,or you many run into problem later. Enter login name for nem account(^C to quit):iwan That na,e is in use,choose anather

39

Andding a new user.the user name shoul not exceed 8 character In length,or you may run into problem later. Enetr lo0gin nam e for new account(^C to quit) Pada contih diatas,nama user yang dimasukkan sudah ada sehinnga UNIX menolaknya.UNIX menyarankan agar panjang nama user tidak melebihi 8 karakter. Untuk membatalkan perintah ini tekan ^C Higo :~# adduser Enter login name for new account(^C to yuit) Editing information for new user [iwanarif] Full name :iwan syarif GID [100] Group ‘user’,GID 100 First unused uid is 562 UID [562] Home directory[/home/iwanarif]: Shell [/bin/bash]: Password [iwanarif]: Information for new user [iwanarif]: Home directory: [/home/iwanarif] shell:[/bin/bash] Uid: [562] gid:[100] Is this correct? [y/n]: Tekan y untuk menyimpan data baru 3. ps Fungsi : digunakan untuk melaporkan informasi tentang proses yang aktif dalam system UNIX Format : ps-cal Keterangan : dapat manunjukkan program yamg sedang di jalankan setiap terminal dan juga proses latar belakang yang sedang berjalan. Higo:/usr$ps PID TTY STAT TIME COMMAND 7241 p2 S 0:00-bash 7251 p2 T 0:00 (man) 7253 p2 T 0:00 (sh) 7254 p2 T 0:00 (gunzip) 7255 p2 T 0:00 (less) 7272 p2 T 0:00 (man) 7283 p2 T 0:00 sh –c /usr/bin/gunzip –c /usr/man/cat1/mv.1gz| /usr/bin/| 7285 p2 T 0:00 /usr/bin/less-is 4. kill Fungsi : digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan Format : kill-no signal

40

Keterangan : proses diidentifikasi dengan nomor proses (bias disebut proses is atau PID) yang ditemukan dari perintah ps. Perintah kill bekerja dengan mengirimkan sebuah sinyal terminate pada proses. Biasanya dipakai signal na.9 atau no. 19 contoh: kill 7473 menghentikanproses dengan nomer ID 7473 kill –9 7473 menghentikan proses 7473 langsung saat itu juga

5. & Fungsi : Menjalankan program di belakang layar (multitasking) Format : & nama-program Keterangan : Setelah perintah ini dijalankan maka PID dari program akan dilaporkan oleh system. Jadi jika kita ingin membuang proses tadi kita bisa melakukan perintah Kill-9 PID-nya Contoh proses belakang layar $ top& ‘---- menjalankan perintah top secara background Keterangan : Perintah top digunakan untuk melihat proses-proses penting yang sedang dikerjakan oleh CPU. Jika proses top dijalankan tidak dengan cara di belakang layar, maka user tidak dapat mengerjakan perintah yang lain karena perintah ini akan dikerjakan secara terus menerus oleh CPU. Bentuk tampilan yang muncul dilayar jika menggunakan perintah top adalah sebagai berikut : 4:17 pm up 2 days, 4:22, 3 users, load average : 0.17, 0.08, 0.02 84 processes : 54 sleeping, 1 running, 0zombie, 29 stopped CPU states : 0.3% user, 1.9% system, 0.0% nice, 97.8% idle Mem : 14336K av, 8728K used, 122020K free 2952k cached Tetapi jika perintah top dikerjakan secara background (top&) maka dilayar tidak akan apa-apa. Untuk itu mematikan perintah top digunakan perintah kill9 top. 6. bc Fungsi : perintah bc dapat digunakan sebagai calculator Keterangan : fasilitas ini tidak ada pada versi UNIX standard Contoh : Hogo : ~$ bc Bc 1.03 (Nov 2,1994) Copyrigh © 1991,1992,1993,1994 Free Software Foundation, Inc. This is free software with ABSOLUTELY NO WARRANTY. For details type ‘warranty’. 10+5 15

41

3+5*5+65-78*5^2 -1857 7. pr Fungsi : mencetak isi file ke printer Format : pr nama-file > /dev/Ip0 Keterangan : Hasil cetakan ke-printer akan dipisahkan perhalaman dengan sebuah judul (header) pada bagian atas halaman. Header akan berisi tanggal, nama file dan nomor halaman.

ELECTRONIC MAIL Di dalam system UNIX, memperbolehkan pemakai saling mengirim pesan secara electronic. Pesan dapat dikirimkan secara langsung ke terminal pemakai lain bila penrcakapan melalui keyboard masing-masing. Seseorangpemakai dapat mengirimkan pesan ke pemakai lain dalam bentuk surat pengiriman (mail. PEsan tersebut secara otomatis oleh UNIX dimasukkan ke file dalam directory penerima. Bila penerima pesan tersebut log in, maka ia diberitahu akan adanya pesan pengiriman. Perintah-perintah yang digunakan untuk keperluan komunikasi data antar pemakai sebagai berikut : 1. write pemakai [tty] Fungsi : Mengirim pesan ke pemakai yang sedang login Keterangan : Write akan membuat hubungan dari keyboard ke layar pemakai ditentukan. Apa saja yang diketikan dari keyboard akan tampak dilayar penerima. Untuk mengakhiri pengiriman pesan ketikan ^D. Sewaktu pesan dikirimkan kepenerima, maka layer penerima pesan akan ditampilkan siap yang mengirim pesan tersebut. Option tty (terminal type), harus diikuti olah nomor urut terminal yang diaktifkan. Option tty akan muncul bila terdapat lebih dari satu terminal yang diaktifkan dengan ID yang sama. Seorang user pada komputer A akan mengirim pesan kepada user di komputer B dengan cara $ write bambang User bernam Doni mengirimkan pesan ke Bambang dengan cara mengetik pesan.Untuk mengakhiri pengetikan pesan digunakan tombol Ctrl- D. Pada komputer B yang digunakan oleh user yang berama Bambang akan tampil pesan yang diketik oleh Doni seperti pada tampilan berikut ini : $ Message from doni@higo on ttyp2 20:21… Hallo Wan, kamu sekarang sedang ngapain ? EOF 2. mesg [pilihan] Fungsi : menolak pesan dari pemakai lain.

42

Keterangan : Anda dapat juga menolak pesan yang dikirim dengan memakai perintah write. Perintah ini tidak dapat menolakijin bagi super user untuk mengirim pesan. Pilih yang digunakan : N tidak menerima pesan Y mengaktifkan penerima pesan Jika user tidak ingin diganggu oleh user yang lain yang akan mengirimkan pesan, maka dapat menggunakan perintah mesg n. Contoh : User bernama Iwan tidak ingin menerima pesan. (mesg n) Kemudian user lain bernama Bambang mengirimkan pesan, maka komputer akan menolak pesan tersebut. Higo : ~$ write iwan Write : Iwan has messages disabled 3. mail (penerima) Fungsi : Kirim dan membaca pesan berupa surat Keterangan : Mail adalah sebuah program pengiriman elektronik yang mengirimkan pesan ke pemakai lain atau membaca pesan dari pemakai lain. Anda dapat mengirim pesan dan bentuk pengiriman tercatat ke setiap pemakai yang dikehendaki yang mempunyai ID log in pada system. Pengiriman dikumpulkan dalam sebuah file di home directory penerima. Untuk membaca surat elektronik ini bias setiap saat, tetapi kebanyakan membaca ketika log in. Bila anda mengetik mail tanpa ID penerima maka berarti anda membaca surat dari elektronik dari pengirim. Untuk membaca satu persatu anda dengan mengetikkan urutan dari surat yang masuk. Urutan yang digunakan 123 dst. Tombol yang digunakan adalah : + (return) : menapilkan pesan berikutnya ^D : keluar dari program Mail d : menghapus pesan terakhir Bila perintah itu diikuti oleh perintah nomor urut surat, maka akan menghapus file surat tersebut. Bila disertakan argumen pemakai; maka mail menerima masukan hingga ia mendetwksi sebuah tombol ^D dan mengirim masukan yang dikumpulkan sebagai surat pesan pada home directory pemakai yang ditentukan. Contoh : mengirim e-mail ke user bernama Bambang $ mail bambang subject : mencoba kirim e-mail Hallo Mbang Aku sedang latihan ngetik e-mail pakai LINUX Kok sulit sekali yah ? EOT

43

Jika user bernama Bambang sedang login, maka e-mail tersebut langsung ditampilkan di layar, seperti pada contoh berikut ini : $ New mail for bambang@higo has arrived : ----From : Iwan Syarif syarif@higo.eepis-its.ac.id.net Subject : Mencoba kirim e-mail Hallo Bambang, Aku sedang latihan mengetik e_mail pakai LINUX Kok sulit sekali yah? ----Jika user yang dikirim e_mail tidak sedang login, maka surat tersebut akan disimpan pada direktori user. User akan diberitahukan oleh LINUX pada saat login jika ada surat masuk. Untuk mengetahui atau membaca e_mail yang masuk, ketik perintah mail ~$ login bambang. Password: Linux 2.0.0. You have mail. ------pemberitahuan jika ada e_mail masuk -------melihat e_mail yang masuk ~$ mail Mail version 5.5 6/1/90. Type ? for help “/var/spool/mail/syrif”: 2 messages 1new 2 undread U 1 syarif@higo.eepis-it Thu Aug 27 15:31 11/435 “percobaan” >N 2 umum@higo.eepis-its. Thu Nov 26 21:32 12/480 “surat penting” & 4. wall Fungsi : pengiriman pesan oleh super user Keterangan : Bagi super user, system operasi UNIX menyediakan pengiriman pesan keseluruh pemakai yang sedang log in saat itu dan perintah ini hanya dapat dilakukan oleh super user. Kegunaan dari perintah ini yaitu super user dapat memberitahukan kepada seluruh pemakai yang sedang log in, adanya suatu interupsi penting yang harus diperhatilkan. #Wall Hallo USERS, awas komputer mau dimatikan jam 19:00 Mohon data anda disimpan dan komputernya Di shut down dahulu. Terimakasih. Untuk mengakhiri penulisan wall dengan cara menekan tombol Ctrl-D Setelah itu pada layer monitor use yang sedang login akan tampil: Broadeast Message from syarif@higo (/dev/ttyp3)at 17:20… Halo USERS, awas computer mau dimatikan jam 19:00 Mohon data anda disimpan dan komputernya Di shutdown dahulu. Terimakasih. #

44

Selain itu perintah wall dapat juga mengirimkan pesan berupa file texs. Isi dari file teks tersebut akan ditampilkan disemua layar #wall coba.txt Basic command/perintah dasar dalam linux Berbuat pada howto yang kamu cetak, kamu telah berhasil mengintal distro pertamamu dengan mulus,jika kamu mengintal x-widows,maka kamu akan memiliki pilihan pilihan untuk mengeklik icon –icon yang ada dan mencoba mengetahui apa fungsi dari icon-icon tersebut .namun bagaimana jika kamu tidak mengintal x-windows? Kamu akan di hadapkan dengan prompt untuk login. “apa yang harus saya lakukan setelah login linukx?” “bagaimana untuk melihat isi hardisk di dalam linux?” pertayaan-pertayaan di atas adalah pertayaan yang mungkin paling sering di tanyakan oleh para newbie setelah mereka berhasil mengintal linux.oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk membantu kamu untuk memulai pertualangan linuxmu yang pertama Beberapa Perintah Linux Beserta Kegunaannya cd x atau cd /x=masuk ke direktori x cd..atau cd…/ atau cd/…= pindah kedirektori satu level di bawah x lalu tab, tab berguna untuk mengetahui perintah apa saja yang tersedia yang berawalan huruf x adduser=untuk menambahkan user baru ls atau dir untuk melihat isi dari sesuatu direktori cat untuk melihat isi dari suatu file text mv x y untuk memindahkan atau merename file x ke file y cp x y untuk mengkopi file a ke file b rm x untuk menghapus file mkdir x untuk membuat diroktori x rmdir x untukmenghapus direktori x rm-rx untuk menghapus direktori x beserta isinya rmp untuk menghapus paket tertentu dt atau dt x untuk mengetahui space kosong dalam device x top untuk mengetahui status memori tekan q untuk quit man x=untuk mengetahui keterangan manual dari suatu perintah less x untuk melihat isi dari sesuatu file text echo x untuk mencetak dari suatu file x ke screen mc untuk menghidupkan Norton commander dalam linux sangat berguna dan

45

memudahkan bagi newbie mount untuk menghidupkan suatu device spt cd rom halt untuk shutdown reboot atau ctrl alt del untuk reboot chmod untuk mengubah permision suatu file ls lx untuk melihat isi dari suatu direktori secara rinci ls x y untuk membuat link dari suatu file x ke file y find x name y print untuk menemukan file y dengan mencari mulai dari direktori x dan tampilkan hasilnya pada layar ps =untuk melihat seluruh proses yang sedang berjalan kiil x untuk mematikan proses x x adalah pid di dalam ps alt f1 –f7 untuk berpindah dari terminal 1-7 ciri khas linux startx untuk nmenjalankan x windows ctrl alt back space untuk ekular dari x windows jika terjadi troubel Ctrl alt F1-F6 untuk pindah dari suatu terminal ke terminal lain dalam x windows XF86config untuk mengest x (primitif)dalam teks mode xconfigurator = sama seperti diatas Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di dos,command line atau baris perintah di linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri enter untuk mengeksekusi perintah tersebut , baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan karena itu pemakai linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja . sebaiknya pemula harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan kan perintah ini bias sangat di perlukan. Penjelasan masing – masing perintah akan dipersingkat saja untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi suatu perintah .Anda dapat melihat manualnya misalnya dengan mengetikkan perintah man $man is manual tersebut akan menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah di situ secara lengkap. &index

46

perintah & dipakai di belakang perintah lain dan menjalankannya di background. Tujuannya adalah untuk membebaskan shell agar bisa dipergunakan

menjalankan proses yang lain. Lihat juga perintah bg dan fg adduser index biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yang baru. Setelah perintah ini dapat di lanjutkan dengan perintah passwd yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut. #adduser udin #passwd udin Selanjutnya anda diminta memasukkan password untuk user udin .Isikan password untuk udin dua kali dengan kata yang sama alias index Di gunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah.misalnya bila anda ingin perintah Is dapat juga dijalankan dengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sebagai berikut: $ alias dir = Is

Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias. Lihat juga perintah unalias. bg index Untuk memaksa sebuah proses yang dihentihkan sementara (suspend) agar berjalan di background. Misalnya anda sedang menjalankan sebuah perintah di fereground (tanpa diakhiri perintah &) dan suatu saat anda membutuhkan shell tersebut maka anda dapat Memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikkan perintah bg untuk menjalankannya di background dengan cara ini anda telah membebaskan shell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background.lihat juga perintah fg.

Menampilkan isi dari sebuah file di layar. $ cat name file

47

cd index change direktori atau untuk berpindah derektoridan saya kira anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaannya mirip dengan perintah cd di Dos. chgrp index Printah ini digunakan untuk memindahkan kepemilikan kelompok file atau direktori.misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau group agar dapat mengakseskan suatu file.sintaxs penulisannya adalah sbb: chmod index Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistim numeric coding atau sistim letter coding. Ada tiga jenis permission / perijinan yang dapat dirubah yaaitu r untuk read, w untuk write dan x untuk execute. Dengan menggunakan letter coding anda dapat menggunakan permission diatas untuk masing-masing u(user),g(group),o(other),dan a(all) dengan hanya memberi tanda plus(+) untuk menambah ijin dan tanda minus(-) untuk mencabut ijin.Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi filee coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah: $ chmod ug+rk coba1 untuk mencabut ijin-ijin tersebut: $ chmod ug-rk coba1 Dengan menggunakan system numeric coding, permission untuk usergroup dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka: 4, 2 dan 1 dimana 4(read),2(write), dan 1(execute). Misalnya untuk memberikan ijin baca (4),dan tulis(2) dan execusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah; $ chmod 700 coba2 contoh lain, untuk memberi ijin baca (4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group other, perintahnya adalah: $ chmod 644 coba3

48

chown index merubah user ID(owner)sebuah file atau direktori $chown cp index untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2: $ cp fg index mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementara (suspend) agar berjalan kembali di fereground. Lihat juga perintah bg diatas. find index Untuk menentukan dimana letak sebuah file, perintah ini akan mencari file sesuai dengan criteria yang anda tentukan.Sintakanya adalah perintah itu sendiri diikuti Dengan nama directori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, methacaracters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang diberikan. Doc di current directori serta ditampilkan hasilnya dilayar:

$find. Name*.doc-print ./public/docs/account.doc ./public/docs/balance.doc ./public/docs/statistik/prospek.doc ./public/docs/statistik/presconf.doc

grep index Global reguler expression parse ayau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan criteria yang telah anda tentukan. $ grep misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current directori: $ grep marginal

49

different.doc:catatan:perkataan ekonomi

marginal

luas

dipergunakan

didalam

ilmu

prob.rtf:oleh fungsi hasilnya marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi prob.rtf:jikabiaya marginal dan hasil marginal diketahuimaka biaya total gzip index ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkomoresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana: $gzip

walaupun demikian anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silahkan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip. halt index Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super user atau anda harus login sebagai root.perintah I ni untuk memberitahu kernel supaya mematikan system atau shutdown.

hostname index Untuk menampilkan host atau domain name system dan bisa pula digunakan untuk Mengesset nama host system. [flory@localhost doc] $ hostname. Localhost.localdomain kill index Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses. $ kill PID adalah nomor proses yang akan dihentikan. less index Fungsinya seperti perintah more.

50

login index Untuk masuk ke system dengan memasukan login ID atau dapat juga digunakan Untuk berpindah dariuser satu keuser lainy. logout index Untuk keluiar dari system. ls index Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dari dir di DOS andab dapat Menggunakan beberapa option yang digunakan untuk mengatur tampilanya dilayar . bila anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file non hidden (file tanpa awal tanda titik )secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar option-la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk termasuk file hidden (file dengan awalan tanda titk )denagan format panjang. man index Untuk menampilkan manual paengeatu texs yang menjelaskan secara detail bagai mana cara penggunaan perintah.perintah ini berguna sekali bila sekali sekali anda lupa atau tidak atau tidak mengetahui fungsi dan cara $ man mesg index perintah ini digunakan oleh user untuk memberi ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg anda dalam posisi y maka user lain bias menampilkan pesan dilayar dengan write atau talk $ mesg y atau mesg n Gunakan mesg n bila anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan User Lain. mkdir index Membuat direktori baru, sama denagan perintah md di DOS.

51

more index Mempaging halaman, seperti halnya less mount index Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Halnya superuser yang bias menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikan perintah mount.perintah ini dapat anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount. $ mount /dev/hda3 on/type ext2 (rw) none on/proc tpe proc (rw) /dev/hda1 on /dos type vfat (rw) /dev/hda4 on /usr type ext2 (rw) none on /dev/pts/type devpts (rw,mode=0622)

$mount cdroom $mount/dev/cdroom/mnt/floppy

mv index Untuk memindahkan file dari satu lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupah sebuah direktoir maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila anda memasukan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori. passwd index Digunakan untuk menggantikan passwd. Anda akan selalu diminta mengisikan paswwd lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan passwd baru sebanyak dua kali. Passwd sedikitnya dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.

52

pwd index Menampilkan nama direktori dimana anda saat sedang barada. rm index Untuk menhapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati hati perintah ini terutama dengan option-r yang secara rekursif dapat menghapus seluruh file. rmdir index Untuk menghapus dierktori kosong. shutdown index Perintah ini untuk mematikan system, seperti perintah halt. Pada beberapa system anda bias menghentikan komputer dengan perintah shutdown-h now dan merestart system dengan perintah shutdown –r atau kombinasi tombol Ctrl-Altdel. su index Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap anda ingin login semetara sebagai super user atau root. Bila anda bukan root dan user lain itu memiliki passwd maka anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka anda dapat memasukkan user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut. tail index Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi anda bias menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan: $ tail talk index untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.

53

tar index Menyimpan dan mengektrak file dari media seperti tape drive atai harddisk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut: $ tar umount index adalah kebalikan dari mount, yaitu untuk meng- umount file system dari mountpointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan. # umount unalias index Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah: $ unalias dir unzip index Digunakan untuk mengektrak atau mengurai file yang dikampres dengna zip. Sintaknya sederhana dan akan mengektrak file yang akan anda tentukan: $ unzip lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip. wall index Mengirimkan pesan dan menampilkan di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan. 10 menit lagi. who index Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilakn informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya: $ who root ttyp May 22 11:44

54

flory ttyp May 22 11:59 pooh ttyp May 22 12:08 xhost+index perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost-) host atau user ke sebuah server x. xset index perintah ini untuk mengeset beberapa option di X window seperti bunyi bel,kecepatan mouse ,firt,parameter screen saver dan sebagainya , Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat anda menggunakan perintah ini: $ xset b $ xset m zip index Perintah ini akan membuat dan menamnahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan uzip.

55

BAB IV KONFIGURASI SERVER MENGGUNAKAN REDHAT 9.0

A. Instalasi Webmin 1. copykan file webmin-1.260 pada directory /tmp/webmin/ 2. masuk pada directory /tmp/webmin/webmin-1.260/ [root@localhost root]#cd /tmp/webmin/webmin-1.260/ (enter) 3. lakukan instlasi webmin [root@localhost webmin-1.260]#./setup.sh (enter) 4. tekan enter sebanyak 3X

5. pada login name, masukkan nama yang digunakan untuk login. Dalam contoh kali ini saya menggunakan nama admin sebagai login name. 6. masukkan juga password untuk webmin anda. 7. pada pernyataan “start webmin at boot time (y/n)” : tekan y 8. Proses instalasi selesai dilakukan, untuk mengakses webmin, masuk pda web browser kemudian ketikkan no IP anda diikuti dengan no. port dari webmin. http://192.168.10.1:10000/

56

Proses instalasi selesai dilakukan, untuk mengakses webmin, masuk pda web browser kemudian ketikkan no IP anda diikuti dengan no. port dari webmin. http://192.168.10.1:10000/ 9. masukkan username dan password yang telah anda buat pada proses instalasi webmin.

B. KONFIGURASI DNS SERVER 1. kopykan file berikut pada directory /tmp/dns/ bind-9.2.1-16.i386.rpm (disk 1) bind-utils-9.2.1-16.i386.rpm (disk 1) bind-devel-9.2.1-16.i386.rpm (disk 2) 2. install semua paket yang anda copy menggunakan perintah rpm –ivh (nama file)

57

3. masuk pada webmin melalui web browser 4. masukkan username dan password. Maka setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.

5. Klik BIND DNS Server 6. lalu pada tampilan selanjutnya, pilih yang paling bawah. Lalu klik Create Primary Configuration File and Start Nameserver

58

7. maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

59

8. Pilih Create Master Zone,

9. Pada Zone Type, pilih Forward (Name to Address) 10. Pada Domain name/Network, masukkan nama domain anda. Dalam hal ini saya menggunakan domain coba.co 11. Pada master server, masukkan ns.coba.co 12. Pada email Address, masukkan alamat email yang akan anda gunakan. Dalam hal ini saya menggunakan email bernama admin maka saya mengisikan admin@coba.co 13. Yang lainnya biarkan default, kemudian klik Create, 14. Setelah anda klik Create, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini. 15. Klik A atau Address

60

16. Masukkan ns dan mx pada colom name dan masukkan IP address server pada colom Address

17. Setelah itu klik Return to Record types

61

18. Lalu pilih Name Server (NS). Dalam hal ini anda tidak perlu mengisikan apapun, karena kolom ini sudah terisi secara otomatis sewaktu anda mengisi pada halaman Create master Zone 19. Setelah itu klik Return to Record types 20. Lalu klik Name Alias (CN) 21. Masukkan www, ftp, pada colom Name dengan ns.coba.co pada colom Real Name 22. masukkan mail pada colom Name dengan mx.coba.co. pada Real Name

23. jangan lupa klik Return to Record types setelah selesai. 24. Klik mail server (MX) 25. Pada colom Name kosongkan saja, dan Pada colom Mail server, masukkan mx.coba.co dan pada colom priority, masukkan nilai 20

62

26. Klik Create lalu klik Return to Record types 27. Proses konfigurasi untuk Fordward Domain telah selesai. Sekarang kita akan mengkonfigurasi Reverse Domain. Kembali ke tampilan utama dari pembuatan DNS, lalu pilih Create Master Zone 28. Pilih reverse Domain pada Zone Types 29. Masukkan Network ID pada colom Domain Name/Network 30. Masukkan ns.coba.co pada colom master server dan admin@coba.co pada colom email Address 31. Setelah itu klik Create dan jangan lupa klik Return to Record List 32. Setelah itu maka akan muncul tampilan dibawah ini.

63

33. Setelah itu klik Create dan jangan lupa klik Return to Record List 34. Setelah itu maka akan muncul tampilan dibawah ini.

35. Klik Reverse Address (PT)

64

36. Masukkan IP Address server pada colom Address dan pada colom hostname, masukkan ns.coba.co. dan mx.coba.co.

37. Jangan lupa klik Create dan klik Return to Record types 38. Klik Name Server (NS) pada colom ini juga sudah terisi secara otomatis, maka anda tidak perlu merubah konfigurasi pada halaman ini. 39. Konfigurasi DNS Server telah selesai, anda bias kembali ke halaman utama DNS server dan klik Apply Change

65

40. Restart service BIND dengan prtintah #/etc/init.d/named restart (enter) 41. Untuk mencoba apakah DNS server berjalan dengan baik, anda bias masuk pada terminal dan ketikkan nslookup –sil (enter) 42. Ketikkan ns.coba.co lalu enter. Jika muncul tampilan seperti gambar diatas, maka konfigurasi DNS server anda telah berhasil. Anda juga bias mengetikkan mx.coba.co, www.coba.co, mail.coba.co, ftp.coba.co, ataupun IP Address anda 43. Untuk mencoba dari sisi client, anda bias mengkonfigurasi IP Address anda dan masukkan IP Address server pada colom Preferred DNS Server

66

C. KONFIGURASI FTP SERVER 1. Kopykan file vsftpd dari CD ke-3 ke directory /tmp/ftp/ 2. Install file tersebut. [root@localhost FTP]# rpm -ivh vsftpd-1.1.3-8.i386.rpm

. 3. Jalankan vsftpd [root@localhost init.d]# service vsftpd start

67

# hanya dengan menginstal dan menjalankan saja ftp sudah dapat digunakan # cara mencoba: [root@localhost root]# ftp localhost (enter)

4. Menambah Keamanan FTP Server masuk ke directory /etc/vsftpd/ edit file vsftpd.conf [root@localhost root]# cd /etc/vsftpd [root@localhost vsftpd]# gedit vsftpd.conf 5. Rubahlah script yang ada seperti contoh dibawah ini. # Allow anonymous FTP? anonymous_enable=NO (tidak diaktifkan)

68

# Uncomment this to allow local users to log in. local_enable=YES (diaktifkan) # Uncomment this to enable any form of FTP write command. write_enable=YES (diaktifkan) # if your users expect that (022 is used by most other ftpd's) local_umask=022 (diaktifkan) #anon_upload_enable=YES (tidak diaktifkan) #anon_mkdir_write_enable=YES (tidak diaktifkan) # go into a certain directory. dirmessage_enable=YES (diaktifkan) xferlog_file=/var/log/vsftpd.log (diaktifkan) idle_session_timeout=600 (diaktifkan) ftpd_banner=Selamat datang di layanan ftp kami. (diaktifkan) 6. Simpan dan keluar 7. Restart service FTP server service vsftpd restart (enter)

D. KONFIGURASI DHCP SERVER 1. Kopykan file dhcp-3.0pl1-23.i386.rpm dan dhcp-devel-3.0pl1-

23.i386.rpm file ini terdapat pada disk 2 kedalam directory /tmp/dhcp/ 2. Install file tersebut

3. Copykan

file

dhcpd.conf.sample

dari

directory

/usr/doc/dhcp-

3.0pl1/dhcpd.conf.sample ke directory /etc/dhcpd.conf

69

4. editlah file dhcpd.conf dengan perintah #vi dhcpd.conf (enter)

5. Restart service dhcpd dengan perintah #/etc/init.d/dhcpd restart (enter)

6. Rubahlah konfigurasi IP Address client menjadi IP DHCP dengan cara memilih optain an IP Address automatically

70

71

E. KONFIGURASI WEBSERVER 1. kopy file dibawah ini ke /tmp/webserver/ httpd-2.0.40-21.i386.rpm (CD.1) httpd-manual-2.0.40-21.i386.rpm (CD.1) 2. install kedua file diatas dan aktifkan service httpd

3. anda bisa mencobanya menggunakan web browser dengan mengetikkan www.coba.co

72

4. Untuk memasukkan halaman webserver anda, anda bisa meletakkan file index.html kedalam directory /var/www/html/

5. Silahkan anda mencoba lagi langkah no.3 untuk melihat perubahannya.

73

6. Membuat virtual user. Untuk membuat virtual user, anda harus merubah konfigurasi default dari file /etc/httpd/conf/httpd.conf Aktifkan script UserDir public_html

74

7. Dan aktifkan juga script ini lalu di restart

8. Buatlah directory public_html pada user anda dan buatlah file bernama index.html didalam directory public_html 9. Rubah hak kepemilikan user anda agar bisa dieksekusi

10. Untuk

mencoba

keberhasilannya,

anda

bisa

mengetikkan

http://www.coba.co/~user2/ pada web browser.

75

76

F. KONFIGURASI PROXY SERVER 1. Copykan file squid-2.5.STABLE1-2.i386.rpm ke directory

/tmp/proxy_server/ (CD 1) 2. install file tersebut.

3. Masuk Webmin. Lalu klik server setelah itu klik squid proxy server

4. Klik Module Configuration 5. Pada full path to squid config file, ganti dengan: /etc/squid/squid.conf lalu save 6. Klik port and Networking lalu Masukkan port yang digunakan untuk proxy. Biasanya menggunakan port 8080 atau 3128.

77

7. Klik Save lalu klik Return to squid index 8. Klik Memory Usage. Masukkan sebesar 1/3 dari memory yang anda gunakan. Karena disini saya menggunakan memory sebesar 128 MB, maka memory usage yang digunakan adalah 45 MB

9. Klik save lalu klik return to squid index. 10. Klik access control kemudian pada create new ACL, pilih client Address lalu klik create new ACL

78

11. Masukkan nama dari ACL Name. lalu masukkan range IP Address yang bisa mengakses porxy server. Dan masukkan subnetmask yang anda gunakan. Disini saya memberikan nama network_lokal

12. Kembali ke Create New ACL, namun pilih yang URL RegeXP lalu Klik Create New ACL

79

13. Masukkan nama untuk ACL Name, lalu masukkan situs-situs yang akan di block pada regular expressions

14. Klik save lalu klik return to index 15. Klik Add Proxy Restriction

16. Klik Allow pada Action lalu pilih Network_lokal pada Match ACLs lalu klik save

80

17. Klik Add Proxy Restriction 18. Klik Deny pada action lalu pilih dilarang pada Match ACLs lalu klik save

19. Naikkan ACLs network_lokal dan dilarang sampai letaknya dibawah manager dengan cara klik panah yang ada disampingnya.

81

20. Klik Apply Configuration

G. KONFIGURASI MAIL SERVER 1. Kopykan file imap-2001a-18.i386.rpm, postfix-1.1.11-11.i386.rpm, imapdevel- 2001a-18.i386.rpm (CD 2) 2. Install ketiga file diatas

3.

masuk directory /etc/postfix

4.

Edit file main.cf adapun script-script yang perlu di edit adalah :

82

myhostname = ns.coba.co mydomain = coba.co myorigin = $mydomain inet_interfaces = all mydestination = $myhostname, localhost.$mydomain $mydomain mynetworks_style = subnet

5. Simpan dan restart service postfix 6. Matikan service dari sendmail dengan perintah /etc/init.d/sendmail stop (enter) 7. Lakuka telnet ke localhost dengan port 25 untuk mencoba hasil konfigurasinya. 8. cobalah untuk mengirim email dari user1 ke user2 dengan perintah : mail from:user1@localhost.localdomain (enter) rcpt to: user1@localhost.localdomain (enter) data (enter) (masukkan isi email) titik (.) (enter)

83

9. Untuk melihat email yang kita kirim, ketikkan #cat /var/mail/tamu (enter)

10. Untuk melihat apakah email kita berhasil dikirim atau tidak, kita gunakan perintah #tail –f /var/log/message (enter)

84

11. Aktifkan

layanan

pop3

dengan

mengedit

script

dalam

file

/etc/xinetd.d/ipop3 12. rubah nilai dari disable menjadi no

13. Restart layanan xinetd. #/etc/init.d/xinetd.d restart (enter) 14. Untuk membuka email yang kita terima, gunakan perintah telnet (IP komputer) 110 telnet 192.168.10.1 110 (enter)

85

15. Ketikkan user tamu (enter) pass ****** (123456) lalu enter 16. Maka anda akan melihat tampilan seperti diatas. Disana terdapat keterangan bahwa kita mendapat 1 email masuk. Untuk membaca email tersebut, ketikkan retr 1 . jika kita mendapat email yang lebih dari 1, maka untuk membacanya kita bisa mengetikkan nomor email yang ingin kita baca. H. KONFIGURASI SQUIRRELMAIL 1. Kopykan file squirrelmail-1.5.0.tar.gz ke directory /home/webmail/ 2. install file diatas dan jangan lupa untuk menginstall paket-paket phpnya. Adapun paket-paketnya adalah : php, php-imap, php-mysql. Anda bisa menginstallnya melalui Add Remove Package 3. Setelah menginstallnya, masuk pada directory /home/webmail/ . disitu akan ada 2 file yaitu file squirrelmail yang sudah di untar dan yang belum. 4. Pindah directory squirrelmail-1.5.0 ke directory public_html dengan menggunakan perintah #mv squirrelmail-1.5.0 public_html (enter) 5. Masuk pada directory public_html. Maka disitu akan terdapat banyak file.

86

6.

Untuk mengkonfigurasi squirrelmail, ketikkan ./configure pada terminal

7.

Pada tampilan dibawah ini tekan 2 untuk konfigurasi server setting.

87

8. lalu tekan 1 untuk merubah nama domain

9. Rubahlah domain menjadi domain anda. Dalam hal ini kita rubah menjadi coba.co 10. Lalu tekan A untuk konfigurasi Update IMAP setting lalu tekan 4 untuk konfigurasi IMAP server 11. Rubah IMAP Server menjadi mx.coba.co 12. Lalu tekan B lalu tekan 4 untuk merubah konfiguasi SMTP 13. Ubahlah menjadi mx.coba.co

88

14. Rubah IMAP Server menjadi mx.coba.co 15. Lalu tekan B lalu tekan 4 untuk merubah konfiguasi SMTP

16. Ubahlah menjadi mx.coba.co 17. Maka hasilnya akan terlihat seperti gambar dibawah ini. Dan jangan lupa untuk menyimpannya dengan menekan tombol S dan tekan Q untuk keluar.

89

18. Nyalakan service imap dengan perintah #/sbinchkconfig imap on

19. Ubah kepemilikan directory /home/webmail/ menjadi kepemilikan apache dengan perintah #chown –R apache.apache /home/webmail/ (enter) #chown –R apache.apache /home/webmail/* (enter) 20. Restart service xinetd

21. Untuk mencoba keberhasilan konfigurasi webmail server, ketikkan http://mail.coba.co/ pada webbrowser.

90

Selesai

91

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->