Oleh Wiwi Mardiah

ORGAN DALAM
•TESTIS •SALURAN PENGELUARAN

ORGAN LUAR
•PENIS
•SCROTUM (KANTUNG PELIR)

•KELENJAR PELENGKAP

 

Terjadi pada di dalam testis tepatnya di tubulus seminiferus. Pada tubulus seminiferus terdapat sel epitel benih (spermatogonia). Spermatogonia membelah terus, memperbanyak diri, lalu masing-masing berdiferensiasi sesuai dengan tahap pembentukan sperma.

TESTOSTERON : disekresi oleh sel-sel Leydig yang terdapat diantara tubulus seminiferus. Hormon ini penting dalam pembelahan meiosis I  LH (Luteinizing Hormon): disekresi oleh hipofisis anterior. Hormon ini menstimulasi sel-sel leydig untuk memproduksi testosteron.  Follicle Stimulating Hormon : disekresi oleh hipofisis anterior. Hormon ini mennstimulasi sel-sel sertoli untuk mengubah spermatid menjadi sperma (spermiasi)

4 spermatogonia. 5 Sertoli cell.1 Lumen of convoluted part of the seminiferous tubules. 6 myofibroblasts. 8 capillaries . 3 spermatocytes. 2 spermatids. 7 Leydig cells.

ORGAN DALAM •OVIDUK •OVARIUM •UTERUS •VAGINA ORGAN LUAR •VULVA •KLITORIS .

Progesteron disekresi oleh Korpus Luteum dan dirangsang oleh LH.     Adalah kelenjar kelamin wanita yang berfungsi menghasilkan ovum. Progesteron berfungsi mempersiapkan dinding uterus agar dapat menerima ovum yang sudah dibuahi. . Estrogen berfungsi untuk menimbulkan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita. Estrogen disekresi oleh folikel de Graaf dan dirangsang oleh FSH. hormon estrogen. dan hormon progesteron. Ovarium ada sepasang kiri dan kanan.

Saat itu oosit primer dalam keadaan dorman.  Di dalam ovarium terdapat Oogonium (sel indung telur). sampai bayi berusia 6 bulan oosit primer akan membelah secara meiosis.  . Oogonium bersifat diploid.Oogenesis adalah proses pembentukan sel telur di dalam ovarium.  Oogonium memperbanyak diri dengan pembelahan mitosis menghasilkan oosit primer.  Oogenesis sudah dimulai ketika janin berusia 5 bulan. yang bersifat diploid. tetapi tidak dilanjutkan sampai anak perempuan tadi mengalami pubertas.

. jika terjadi fertilisasi meiosis II akan dilanjutkan kembali dengan hasil satu ootid dan satu polosit sekunder.    Saat bayi perempuan lahir ada sekitar 1 juta oosit primer dalam setiap ovariumnya. Saat pubertas oosit primer akan melanjutkan meiosis I. terjadi degenerasi selama masa pertumbuhan sampai ketika pubertas jumlah oosit primer tersisa sekitar 200 ribu saja. Hasil akhir dari oogenesis adalah satu buah ootid yang akan tumbuh menjadi ovum dan 3 buah polosit sekunder. Jika tidak terjadi fertilisasi oosit sekunder akan berdegenerasi. menjadi satu oosit sekunder dan satu polosit primer Oosit sekunder melanjutkan meiosis II tetapi tidak selesai sampai terjadinya ovulasi. sedang polosit primer mebelah menjadi dua polosit sekunder.

yang berfungsi menyediakan sumber makanan bagi oosit.  Pada masa ovulasi folikel tersier menjadi folikel de Graaf. jika terjadi fertilisasi korpus luteum akan tetap mempertahankan diproduksinya hormon estrogen dan progesteron. Folikel juga mengalami perubahan seiring dengan peristiwa oogenesis :  Pada tahap meiosis I folikel primer menjadi folikel sekunder. folikel sekunder menjadi folikel tersier. Jika tidak terjadi fertilisasi korpus luteum akan mengkerut menjadi korpus albicans. folikel de Graaf menjadi Korpus Luteum. . Setelah oosit sekunder keluar dari folikel.  Ketika mengalami oogenesis : oosit berada dalam suatu folikel. saat terbentuk oosit sekunder.

 Asal: genital ridge (mesoderm) terdiri: *gonad * saluran genitalia *genitalia externa .

gb274 .

*Sel pd genital ridge  penebalan epithel  germinal epithelium. Tdd: *germinal epithelium *blastema: proliferasi epitel (G) *primordia germ cell Gonad  testis + ovarium .

gb275 .

tubuli contorti .tubuli recti. sel Sertoli. •Primordia germ cell  spermatogonia •Blastema  rete testis •Mesenterium  mesorchium •Sel mesenchym  jaringan + sel leydig .TESTIS Germinal epithelium  tunica albugenia + testis cord  tubulus seminiferous.

Gb278.279.280 .

279 .

280 .

darah  . pemb.ikat.  Primordia germ cell  ova (oogonia)  Blastema  rete ovarii = cortex definitif  Germinal epithelium  follikel  Mesenchym  jar.Mesenterium  mesovarium  Germinal epithelium  cortex + medulla primer.

Gb281. 282 .

282 .

 Pada wanita: duct Mulleri  tuba Fallopii.  . ductus ejaculatorius. vas deferens.Mesonephric duct  ductus Wolfian (pd laki-laki)  duct epididymis. uterus dan vagina.

gb283 .

.

Genital tubercle  phallus + glands Phallus  penis (laki-laki). labium (wanita)   . clitoris (wanita)  Pangkal phallus = penebalan (swelling)  scrotum (laki-laki).

gb294 .

• • • Setiap bulan. Berikut adalah gambar dari sebuah proses ovulasi. sebuah sel yang matang dilepaskan oleh salah satu diantara kedua ovarium →PROSES OVULASI Ovulasi umumnya terjadi 2 minggu setelah hari pertama haid terakhir. .

.

.

.

. Keduanya bekerja menebalkan endometrium. juga merangsang sekresi lendir pada vagina dan pertumbuhan kelenjar susu pada payudara. FOLIKEL DE Graaf yang ditinggalkan oleh oosit sekunder akan berkerut dan berubah menjadi korpus luteum. Korpus luteum tetap memproduksi estrogen dan progesteron. Keseluruhan fungsi tersebut adalah menyiapkan implantasi zygot pada uterus bila terjadi pembuahan atau kehamilan.

.

.

.

.

.

1: basal lamina 2: spermatogonia 3: spermatocyte 1st order 4: spermatocyte 2nd order 5: spermatid 6: mature spermatid 7: Sertoli cell 8: tight junction (blood testis barr .Germinal epithelium of the testicle.

.

.

Akrosom : mengandung enzym yang berfungsi menembus lapisan pelindung ovum. Badan sperma banyak mengandung mitokondria sebagai penghasil energi untuk pergerakan sperma. .

Berbentuk oval.  Testis berfungsi sebagai alat untuk memproduksi sperma dan hormon kelamin jantan (Testosteron). dibatasi oleh sekat yang terbentuk dari jaringan ikat dan otot polos. terletak di dalam skrotum atau kantung pelir.  Testis sepasang kiri dan kanan.  Testis terdiri dari lk 250 lobulus testis yang didalamnya terdapat pintalan tubulus seminiferus (tempat proses pembentukan sperma)  .

Vas Deferens : saluran lurus yang mengarah ke kelenjar prostat. Saluran Ejakulasi : saluran pendek yang menghubungkan kantung semen dengan uretra. Epididimis berfungsi sebagai tempat penyimpanan sperma sementara menunggu sampai masak. . berfungsi sebagai saluran kelamin juga sebagai saluran urine. Berfungsi sebagai tempat jalannya sperma dari epididimis menuju ke kantung semen (vesikula seminalis).    Epididimis :saluran berkelok-kelok didalam skrotum berasal dari testis. Uretra : saluran akhir yang terdapat dalam penis.

.

.

Kelenjar Prostat : Menghasilkan getah yang mengandung kolesterol. . garam dan fosfolipid yang berguna bagi kelangsungan hidup sperma. Kelenjar Cowper : menghasilkan getah yang bersifat alkali (basa).   Vesikula Seminalis (Kantung Semen) : Dindingnya menghasilkan zat makanan yang merupakan sumber makanan bagi sperma.

 PENIS : Terdiri dari tiga rongga yang berisi jaringan spons. 1 rongga sebelah luar berisi jaringan spons korpus karvenosa. 2 rongga sebelah dalam berisi jaringan spons korpus spongiosum yang membungkus uretra. . Uretra pada penis dikelilingi oleh jaringan erektil yang penuh dengan pembuluh darah dan ujung saraf perasa.

Di dalam skrotum terdapat otot Kremaster berfungsi sebagai pengatur suhu lingkungan. SKROTUM (Kantung Pelir) : Adalah kantung yang berisi testis. Skrotum ada sepasang diantara keduanya terdapat sekat yang disebut otot Dartos yang berfungsi untuk menggerakkan skrotum. Pembentukan sperma membutuhkan suhu yang stabil yaitu beberapa derajat lebih rendah dari suhu tubuh . mengerut dan mengendur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful