P. 1
Getaran Dan Gelombang

Getaran Dan Gelombang

|Views: 14|Likes:
Published by Hardy Sultan
Materi Ilmu Pengetahuan Fisika Kelas VIII untuk membantu murid dalam mempelajarai materi tentang Gelombang Dan Getaran.
ini bisa dipakai sebagai Bahan Belajar dikelas menggunakan Infocus
Materi Ilmu Pengetahuan Fisika Kelas VIII untuk membantu murid dalam mempelajarai materi tentang Gelombang Dan Getaran.
ini bisa dipakai sebagai Bahan Belajar dikelas menggunakan Infocus

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Hardy Sultan on May 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2013

pdf

text

original

Contoh amplitudo adalah jarak BA atau jarak BC. Satu kali getaran adalah ketika benda bergerak dari titik A-B-C-B-A atau dari titik B-C-B-A-B. Simpangan terjauh itu disebut amplitudo. yaitu dari titik awal kembali ke titik tersebut. Bandul tidak pernah melewati lebih dari titik A atau titik C karena titik tersebut merupakan simpangan terjauh.Getaran Getaran adalah gerak bolak-balik melalui titik setimbang. . Di titik A atau titik C benda akan berhenti sesaat sebelum kembali bergerak. Satu getaran didefinisikan sebagai satu kali bergetar penuh. Jarak dari titik setimbang pada suatu saat disebut simpangan.

. Hubungan frekuensi dan periode secara matematis ditulis sebagai berikut: dengan: T = periode (s) f = banyaknya getaran per sekon (Hz) Satuan periode adalah sekon dan satuan frekuensi adalah getaran per sekon atau disebut juga dengan hertz (Hz). Banyaknya getaran dalam satu sekon disebut frekuensi (f). untuk menghormati seorang fisikawan Jerman yang berjasa di bidang gelombang. satu hertz sama dengan satu getaran per sekon.Ciri-ciri Getaran Waktu yang dibutuhkan untuk menempuh satu kali getaran disebut periode getar yang dilambangkan dengan (T). Suatu getaran akan bergerak dengan frekuensi alamiah sendiri. Hendrich Rudolf Hertz. Jadi.

satuannya sekon (s) T = t/n Keterangan : t = waktu selama bergetar (s) n = jumlah getaran (kali) T = periode getaran (s) Frekuensi (f): banyaknya getaran tiap satu satuan waktu/sekon. satuannya getaran/sekon (Herzt/ Hz) F = n/t Keterangan : t = waktu selama bergetar (s) n = jumlah getaran (kali) F = frekuensi getaran (Hz) .Atau rumusnya : -Periode (T): waktu yang diperlukan benda untuk melakuka satu kali getaran.

Tentukan: a) periode getaran b) frekuensi getaran Diketahui: Jumlah getaran n = 960 waktu getar = dua menit = 120 sekon Ditanya : Periode getaran Frekuensi getaran a) periode getaran T = t /n T = 120 / 960 sekon T = 0.125 sekon b) frekuensi getaran f = n/t f = 960 / 120 f = 8 Hz Jawab : . 2 Dalam dua menit terjadi 960 getaran pada suatu partikel.Contoh soal : Soal No.

contoh gelombang radio dan gelombang cahaya . Pada perambatanya gelombang merambatkan energi gelombang. sedangkan perantaranya tidak ikut merambat. menurut zat perantaranya gelombang dibedakan menjadi dua macam. Gelombang mekanik :gelombang yang perambatanya memerlukan medium. Gelombang elektrik : gelombang yang dalam perambatanya tidak memerlukan medium.Gelombang  Gelombang adalah getaran yang merambat. yaitu :  1.  2. contoh :gelombang air dan gelombang bunyi. Gelombang terjadi karena adanya sumber getaran.

tetapi jika getaran belum tentu menghasilkan gelombang Contoh Gelombang :  Gelombang permukaan air  Gelombang pada tali  Gelombang radio  Gelomabg bunyi  Gelombang cahaya  Gelombang radar  Gelomabng TV . dsb. mis : Periode. •Pada perambatan gelombang.Sifat-sifatnya gelombang : •Gelombang merupakan salah satu bentuk energi. juga berlaku pula pada gelombang. •Kalau gelombang sudah pasti getaran. •Semua besaran-besaran yang berlaku pada getaran. Frekuensi. sementara medium perambatannya tetap. yang merambat hanyalah energinya saja.

Gelombang transversal adalah gelombang yang arah rambatanya tegak lurus terhadap arah getaranya. gelombang dibedakan atas gelombang transversal dan gelombang longitudinal. Gelombang transversal berbentuk bukit gelombang dan lembah gelombang yang merambat. Contoh gelombang pada tali. 1. permukaan air dan gelombang cahaya.Gelombang transversal dan gelombang longitudinal Berdasarkan arah rambat dan arah getaranya. Gambar gelombang transversal : .

Contohnya gelombang bunyi. Gelombang longitudinal Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah getarnya sejajar dengan arah rambatnya. . Gambar gelombang longitudinal :  Panjang gelombang longitudinal  Panjang gelombang lkongitudinal adalahpanjang satu gelombang yang terdiri dari satu rapatan dan satu renggangan. Gelombang longitudinal berbentuk rapatan dan renggangan.Panjang gelombang pada gelombang transversal Panjang gelombang adalah panjang suatu gelombang yang terdiri dari satu bukit dan satu lembah gelombang.panjang gelombang di lambangkan dengan lamda ( )dan satuanya adalah meter 2.

sedangkan pola gelombang longitudinal berbentuk rapatan dan renggangan. Jadi. Panjang satu bukit dan satu lembah atau satu rapatan dan satu renggangan didefinisikan sebagai panjang satu gelombang.Panjang Gelombang  pola gelombang transversal berbentuk bukit dan lembah gelombang. . Panjang gelombang dilambangkan dengan lamda. Periode gelombang adalah waktu yang dibutuhkan untuk menempuh satu panjang gelombang. Satuan panjang gelombang dalam SI adalah meter (m). satu gelombang dapat didefinisikan sebagai yang ditempuh panjang satu periode. Pada pembahasan tentang getaran kamu sudah mengetahui tentang periode getaran. Besaran tersebut identik dengan periode gelombang.

Kamu dapat menyebutkan panjang gelombang yang lain. Satu panjang gelombang transversal terdiri atas satu bukit dan satu lembah gelombang. c. Pola tersebut adalah pola gelombang transversal. Satu gelombang sama dengan jarak dari a ke e atau jarak b ke f. atau e disebut simpul gelombang. . Jadi. Bukit gelombang adalah lengkungan a-b-c sedangkan lembah gelombang adalah lengkungan c-d-e. 1. terbentuklah bukit dan lembah gelombang. Amplitudo gelombang adalah jarak b-b’ atau jarak d-d’. Kedua titik ini disebut juga perut gelombang. satu gelombang adalah lengkungan a-b-c-d-e atau b-c-d-e-f. Titik b disebut puncak gelombang dan titik d disebut dasar gelombang. yaitu jarak f-j atau jarak i-m. Panjang Gelombang Transversal Jika kamu menggerakkan slinki tegak lurus dengan arah panjangnya. Adapun titik a.

. Panjang Gelombang Longitudinal Jika kamu menggerakkan slinki searah dengan panjangnya dengan cara mendorong dan menariknya. 2. akan terbentuk pola-pola gelombang. Satu panjang gelombang adalah jarak antara satu rapatan dan satu renggangan atau jarak dari ujung renggangan sampai ke ujung renggangan berikutnya.

secara matematis. dengan menempuh jarak tertentu dalam waktu tertentu pula. hal itu dituliskan sebagai berikut. Cepat Rambat Gelombang  Gelombang yang merambat dari ujung satu ke ujung yang lain memiliki kecepatan tertentu. . Dengan demikian.F.

 G. Pemantulan Gelombang Pada saat kamu berteriak di lereng sebuah bukit. Hal ini membuktikan bahwa bunyi dapat dipantulkan. kamu akan mendengar suaramu kembali setelah beberapa saat. . Bunyi merupakan salah satu contoh gelombang mekanik.

Dalam kehidupan seharihari. ataupun gelombang ombak laut oleh pinggir pantai. Dapat diterimanya gelombang radio dari stasiun pemancar yang sedemikian jauh juga menunjukkan bahwa gelombang radio dapat dipantulkan atmosfer bumi. . kamu sering melihat pemantulan gelombang air kolam oleh dinding kolam. dapat disimpulkan bahwa salah satu sifat gelombang adalah dapat dipantulkan.

jika ujung tali diikat pada suatu penopang. Gaya ke bawah pada tali inilah yang membangkitkan gelombang pantulan yang terbalik. Sebuah gelombang merambat pada tali. Ujung yang bebas tidak ditahan oleh sebuh penopang. . Ujung yang melampaui batas memberikan tarikan ke atas pada tali dan inilah yang membangkitan gelombang pantulan yang tidak terbalik. gelombang yang mencapai ujung tetap tersebut memberikan gaya ke atas pada penopang. Gelombang cenderung melampaui batas. Penopang memberikan gaya yang sama tetapi berlawanan arah ke bawah pada tali.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->