1 Proses Masuknya Islam di Spanyol Semenanjung Iberia di Eropa, yang meliputi wilayah Spanyol dan wilayah Portugal sekarang

ini, menjorok ke selatan ujungnya hanya dipisahkan oleh sebuah selat sempit dengan ujung benua Afrika. Bangsa Grit tua menyebut selat sempit itu dengan tiang-tiang Hercules dan di seberang selat sempit itu terletak di benua Eropa. Selat sempit itu sepanjang kenyataan memisahkan lautan tengah dengan lautan atlantik.[1] Semenanjung Iberia, sebelum ditaklukkan bangsa Visighots pada tahun 507 M, didiami oleh bangsa Vandals. Justru wilayah kediaman mereka itu disebut dengan Vandalusia. Dengan mengubah ejaanya dan cara membunyikannya, bangsa Arab pada masa belakangan menyebut semenanjung Iberia itu dengan Andalusia. Spanyol diduduki oleh umat Islam pada zaman khalifah Al-Walid (705-715 M), salah seorang khalifah dari Bani Umayyah yang berpusat di Damaskus. Sebelum penaklukan Spanyol, umat islam telah menguasai Afrika Utara dan menjadikannya sebagai salah satu provinsi dari dinasti umayyah. Penguasaan sepenuhnya atas Afrika Utara itu terjadi di zaman Khalifah Abdul Malik (685-705 M). Khalifah Abdul Malik mengangkat Hasan bin Nu’man Al-Ghassani menjadi Gubernur di daerah itu. Pada masa khalifah Al-Walid, Hasan bin Nu’man sudah digantikan oleh Musa bin Nushair. Di zaman Al-walid itu, Musa bin Nushair memperluas wilayah kekuasaanya dengan menduduki Aljazair dan Maroko. Selain itu, ia menyempurnakan penaklukan ke daerahdaerah bekas kekuasaan bangsa Barbar di pegunungan-pegunungan, sehingga mereka menyatakan setia dan berjanji akan membuat kekacauan-kekacauan seperti yang pernah mereka lakukan sebelumnya. Dalam proses penaklukan Spanyol ada 3 pahlawan Islam yang memimpin pasukan kesana yakni Tharif ibn Malik, Thariq ibn Ziyad, dan Musa ibn Nushair. Namun, yang sebagai perintis dan penyelidik kedatangan Islam ke Andalusia adalah Tariq ibn Ziyad. Ia yang telah memimpin pasukan tentera menyeberangi lautan Gibralta (Jabal Thariq) menuju ke semenanjung Iberia. Musa ibn Nushair pada tahun 711 M, mengirim pasukan Islam dibawah pimpinan Thariq bin Ziyad yang hanya berjumlah 7000 orang dan tambahan pasukan 5000 personel yang memang tak sebanding dengan tentera pasukan Gothik yang berkekuatan 100.000 lengkap bersenjata. Namun, pada akhirnya, Thariq bin Ziyad mencapai kemenangan, dengan mengalahkan Raja Foderick di Bakkah dan menaklukan kota-kota penting seperti Cordova, Granada, Toledo dan hingga akhirnya menguasai seluruh kota penting di Spanyol. Kemenangan-kemenangan Islam terlihat nampak begitu mudah. Tentu hal ini didorong oleh faktor-faktor baik karena tokoh-tokoh pejuang dan prajurit Islam yang kuat, kompak dan penuh percaya diri dan juga didorong oleh faktor-faktor yang menguntungkan Islam yakni kondisi sosial, politik dan ekonomi Spanyol yang buruk pada waktu itu.

Islam di Spanyol berjaya dan berkuasa selama tujuh setengah abad dan itu merupakan waktu yang sangat lama untuk mengembangkan Islam. Periode Kekuasaan/ Islam di Spanyol Sejak pertama kali Islam menginjakkan kaki di daerah Spanyol hingga masa jatuhnya. berbagai gangguan masih terjadi baik yang datang dari luar maupun dari dalam. menjadi seorang penguasa yang tidak terikat kepada pemerintahan di Damaskus. Abdurrahman melengserkan Yusuf Al-Fihri. amir yang memegang kekuasaan terakhir di Andalusia menjelang tahun 138 H (756 M) adalah seorang wali Yusuf ibnu Abdirrahman Al-Fihri dari suku Mudhari yang ditunjuk oleh Khalifah di Damaskus. Dan pada tahun 746 M. dengan masa jabatan biasanya 3 tahun. Gangguan yang datang dari dalam yaitu berupa perselisihan diantara elit penguasa. Abdurrahman berhasil memasuki Andalusia. Namun pada tahun 756 M. 1.II. Spanyol berada di bawah pemerintahan para wali yang diangkat oleh Bani Umayyah yang berpusat di Damaskus. Selama berjuang selama tidak kurang dari enam tahun. Badri Yatim. Barca (Libya). terdapat seorang amir yang dapat meloloskan diri dan selamat dari pembantaian. sejarah panjang Islam di Spanyol dapat dibagi dalam beberapa periode:[3] 1. ia bernama Amir Abdurrahman bin Muawiyyah bin Hisyam bin Abdil Malik. Pada periode ini stabilitas politik negeri Spanyol belum tercapai sempurna. dan menjadi penguasa Kordoba sehingga ia dijuluki “Abdurrahman Addakhil” dengan gelar Amir Kordoba (Abdurrahman I). Periode pertama (711-755M) Pada periode ini.[2] II. dan Afrika Utara. Pada awalnya.3.2 Perkembangan Politik Pada waktu Bani Umayyah (661-750 M) yang berpusat di Damaskus jatuh pada tahun 132 H (750 M) dan digantikan oleh Bani Abbasiyah yang berkedudukan di Baghdad. Pada saat itu terjadi pembunuhan massal serta pengejaran terhadap sisa-sisa keluarga Umayyah. Ia memasuki Mesir. Yusuf Al-Fihri memenangkan perang saudara tersebut. Dapat dikatakan bahwa Abdurrahman I merupakan “founding father”Daulah Umayyah di Andalusia dan sekaligus sebagai peletak dasar kebangkitan kebudayaan Islam di Andalusia. terjadi perang saudara yang menyebabkan melemahnya kekuasaan Khalifah. Disamping itu. Islam memiliki peranan yang sangat penting dan besar dalam perkembangan umat Islam. Namun pada tahun 740an M. Menurut Dr. terdapat perbedaan pandangan antar khalifah di Damaskus dan gubernur Afrika Utara yang .

masyarakat dapat menikmati kesejahteraan dan kemakmuran yang tinggi. Abdurrahman III adalah seorang raja yang teramat sangat lama memerintah 50 tahun lamanya. Pada masa ini. umat Islam mulai memperoleh kemajuan. baik dalam bidang politik atau pun peradaban. Setelah masa kekhalifahan Abdurrahman III yang dilanjutkan oleh puteranya. Pada periode ini umat Islam di Spanyol mencapai puncak kemajuan dan kejaaan yang menyaingi daulah Abbasiyah di baghdad. Amir yang pertama adalah Abdurrahman I yang memasuki Spanyol. Pada periode ini spanyol diperintah oleh penguasa dengan khalifah. perpecahan disatukan disatukan kembali. Namun. 4. Abdurrahman Ad-Dakhil adalah keturunan dari bani umayyah yang berhasil lolos dari kejaran Bani Abbasiyah ketika Bani Abbasiyah berhasil menaklukkan Bani Umayyah di Spanyol. Al-Hakam II (961976 M) dan putera Al-Hakam II. Periode ketiga (912-1013 M) Pada periode ini berlangsung mulai dari pemerintahan abdurrahman III yang bergelar “An Nasir” sampai munculnya raja-raja kelompok (Muluk al-thawaif). Masa pemerintahan Abdurrahman III adalah masa yang amat gemilang dalam sejarah Arab Spanyol. Ia juga meninggalkan jejak besar dalam sejarah tidak saja di semenanjung Iberia tetapi juga seluruh Eropa. Spanyol sudah terpecah menjadi negara-negara kecil yang berpusat di kota-kota tertentu. Abdurrahman AnNashir mendirikan Universitas Cordoba. Adapun gangguan yang datang dari luar yaitu datangnya dari sisa-sisa musuh islam di Spanyol yang tinggal di daerah pegunungan. Islam pada saat itu mulai mengalami perkembangan yang begitu dashyat dan mampu memperluas wilayah kekuasaannya di daerah Spanyol. 3. 1. 1. Abdurrahman Ad-Dakhil mendirikan mesjid cordova dan sekolah-sekolah di kota-kota besar di Spanyol. Pada saat pemerintahan Abdurrahman III. Hisyam II (976-1009 M). Pada periode ini. Periode kedua (755-912 M) Pada periode ini Spanyol di bawah pemerintahan Abbasiyah di Baghdad. islam telah sanggup mempertahankan kekuasaan arab di Spanyol. 2. ketika Hisyam menduduki kepemimpinan dalam usia 11 tahun merupakan awal dari kehancuran Bani Umayyah di Spanyol. Segala pemberontakan di padamkan. 1. tahun 138 H/755 M dan diberi gelar Abdurrahman Ad-Dakhil.berpusat di Kairawan. Perpustakaannya memiliki ratusan ribu buku. Hingga pada tahun 1013 M. Periode keempat (1013-1086 M) . 50 tahun dia membela kerajaan yang telah didirikan nenek moyangnya. perselisihan di hapuskan.

dan Granada jatuh dibawah kekuasaannya. kekuasaan dinasti ini digantikan oleh dinasti Muwahhidun. b. Pada periode ini umat islam di Spanyol kembali memasuki pertikaian intern. . Dinasti ini mengalami banyak kemajuan dimana kota-kota muslim penting yakni Cordova. Pada masa ini telah berdiri dua kerajaan kecil-kecil yang kuat yaitu di Negeri Balansia (Valencia) dan Marsiah (Marcia). Istana-istana mendorong para sarjana dan sastrawan untuk mendapatkan perlindungan dari istana ke istana yang lain. pada dinasti ini dipimpin oleh penguasa-penguasa yang lemah sehingga mengakibatkan wilayah Saragossa dapat dikuasai oleh kaum Kristen pada tahun 1118 M. Bahkan pada periode ini Spanyol terpecah menjadi lebih dari 30 negara kecil di bawah pemerintahan raja-raja golongan atau Al-mulukuth Thawaif yang berpusat di suatu kota seperti sevilla. Dinasti ini datang ke Spanyol dibawah pimpinan Abd-Al-Mun’im. Dan akhirnya. 1. walau pun demikian. Almeria. Namun. ada di antara pihak-pihak yang bertikai itu meminta bantuan kepada rajaraja Kristen. Hampir seluruh wilayah Spanyol islam lepas dari tangan penguasa islam. Dinasti Muwahhidun Dinasti ini berpusat di Afrika Utara yang didirikan oleh Muhammad ibn Tumart. Ironisnya jika itu terjadi perang saudara. Pada tahun 1143 M. Taledo dan sebagainya. a. 1. kehidupan intelektual terus berkembang pada periode ini. Dinasti Murabitun Dinasti murabitun pada mulanya adalah sebuah gerakan agama yang kuat dan besar yang didirikan oleh Yusuf bin Tasyfim di Marocco. Tahun 1238 M Cordova jatuh ke tangan penguasa Kristen dan Seville jatuh pada tahun 1248 M. Pada tahun 1062 M ia berhasil mendirikan kerajaan yang berpusat di marakesy. Dalam perkembangannya selanjutnya. Dalam kondisi demikian umat muslim tidak mampu bertahan dari serangan-serangan kristen yang besar. Afrika Utara. Periode kelima (1086-1248 M) Pada periode ini Islam di Spanyol meskipun masih terpecah dalam beberapa negara. islam dapat memasuki Spanyol dan dapat menguasainya. Cordoba.Pada masa ini Spanyol sudah terpecah-pecah menjadi beberapa negara kecil yang berpusat di kota-kota tertentu. tentara Kristen berhasil memperoleh kemenangan di Las Navas de Tolesa. tetapi terdapat satu kekuatan yang dominan yakni kekuasaan dinasti marurabithun (1086-1143 M) dan dinasti muwahhidin (1146-1235 M): 1. 5. Akan tetapi dinasti Muwahhidun mengalami kemunduran dimana pada tahun 1212 M.

Al-Zahra. al-Qashr al-Kabir . Abu Abdullah akhirnya menyerahkan kekuasaan kepada Ferdinand dan Isabella. Ia memberontak dan berusaha merampas kekuasaan. kota satelit di bukit pegunungan Sierra Monera pada tahun 325 H/936 M. 2. Masjid jami’ Cordova. Ferdinand dan Isabella akhirnya mempersatukan dua kerajaan besar Kristen yaitu negeri Aragon dan Castillia melalui perkawinan. Rushafat. II. Dalam pemberontakan itu. 3. berakhirlah kekuasaan Islam di Spanyol pada tahun 1492 M sampai tinggal sisa-sisanya yang kemudian dipaksa oleh paus-paus di Roma untuk memeluk agama Nasrani. Kota ini dilengkapi dengan masjid tanpa atap (kecuali mihrabnya) dan air mengalir ditengah masjid. pada akhirnya mereka menyerang balik terhadap kekuatan Abu Abdullah. ada yang memeluk nasrani dengan terpaksa. Abbdullah Muhammad merasa tidak senang kepada ayahnya karena menunjuk anaknya yang lain sebagai penggantinya menjadi raja. Abu Abdullah kemudian meminta bantuan kepada Ferdinand dan Isabella untuk menjatuhkannya. secara politik dinasti merupakan pertahanan terakhir di Spanyol ini berakhir karena perselisihan orang-orang istana dalam memperebutkan kekuasaan. 1.4 Perkembangan Peradaban Islam di Andalusia 1. ada yang dibunuh dan ada yang masih tetap memeluk agama nenek moyangnya dengan diam-diam. 6. dibangun tahun 170 H/786 M yang hingga kini masih tegak. Akan tetapi. istana yang dikelilingi oleh taman yang di sebelah barat laut Cordova. boleh dikatakan tidak ada lagi umat islam di wilayah ini. Kemajuan Kordova ditandai dengan pembangunan yang megah diantaranya: 1. Dengan jatuhnya kerajaan Bani Ahmar. . Walau pun islam telah berjaya dan dapat berkuasa di sana selama hampir tujuh setengah abad lamanya. 4. Pada tahun 1609 M. sedangkan Abu Abdullah hijrah ke Afrika Utara. Dua penguasa ini Kristen ini dapat mengalahkan penguasa yang sah. Namun. Maka. mereka mempersatukan kekuatan memerangi kerajaan Granada pada tahun 1492 M. Abu Abdullah tidak kuasa menahan serangan-serangan penguasa Kristen tersebut sehingga pada akhirnya Abu Abdullah kalah dalam peperangan tersebut. Perkembangan Pembangunan Kemajuan Bani Umayyah di Andalusia diraih pada masa pengganti Abd al-Rahman al-Dakhil.1. kota satelit yang didalamnya terdapat gedung-gedung istana megah. Periode keenam (1248-1492 M) Pada peride ini hanya berkuasa di granada di bawah Dinasti Ahmar atau daulat Nasriyah (12321492 M). Setelah bersatu. ayahnya terbunuh dan digantikan oleh muhammad bin sa’ad. Dinasti ini yang mendirikan istana Alhambara di kota Granada tu. Peradaban kembali mengalami kemajuan seperti di zaman Abdurrahman An-Nasir. dan Abu Abdullah naik tahta.

dan pembangunan fisik di Spanyol. Kristen Mujareb yang berbudaya Arab.danau kecil yang berisi ikan-ikan yang indah. sastra. mendalami dan menimba begitu banyak ilmu-ilmu Islam dengan cara menerjemahkan buku-buku ilmu pengetahuan Islam ke dalam bahasa Eropa. 3. Sains dan Teknologi. taman hewan (margasatwa). al-Muwalladun (orang-orang spanyol yang masuk Islam). buah kurma. Berikut dibawah ini uraian mengenai perkembangan intelektual di masing-masing bidang: . pisang. pabrik senjata. Barbar (umat Islam yang berasal dari Afrika Utara). memberikan sumbangan intelektual terhadap terbentuknya lingkungan budaya Andalusia yang melahirkan kebangkitan llmiah. Spanyol memasuki fase perdagangan yang cerah lantaran hancurnya penguasaan armada Bizantium terhadap wilayah barat laut Tengah. Yahudi. buah delima. Dalam sejarah Andalusia. tebu. Perkembangan Ekonomi Perkembangan baru spanyol juga didukung oleh kemakmuran ekonomi pada abad ke-9 dan abad ke-10.[5] Masyarakat Spanyol Islam merupakan masyarakat majemuk yang terdiri dari komunitaskomunitas Arab (Utara dan Selatan). al-Shaqalibah (penduduk daerah antara Konstantinopel dan Bulgaria yang menjadi tawanan Jerman dan dijual kepada penguasa Islam untuk dijadikan tentara bayaran). Islam di Spanyol telah mencatat satu lembaran budaya yang sangat brilian dalam bentangan sejarah Islam.[6] Disamping dari faktor kemajemukan masyarakatnya. Mereka dengan tekun mempelajari bahasa Arab untuk dapat menerjemahan buku-buku ilmu pengetahuan Islam. Perkembangan Intelektual Dalam masa lebih dari tujuh abad kekuasan Islam di Spanyol. rami dan sutera. Semua komunitas itu.[4] 2. Banyak sarjanasarjana Eropa yang berdatangan ke kota Toledo untuk belajar dan mendalami buku-buku ilmu pengetahuan Islam. dan pabrik perhiasan. kapas. Kebangkitan intelektual dan kebangunan kultural Barat terjadi setelah sarjana-sarjana Eropa mempelajari. Perkenalan dengan pertanian irigasi yang didasarkan pada pola-pola negeri Timur mengantarkan pada pembudidayaan sejumlah tanaman pertanian yang dapat diperjual-belikan . negeri yang subur juga mendorong negeri Spanyol dalam mendatangkan penghasilan ekonomi yang tinggi dan pada gilirannya banyak menghasilkan pemikir. Beberapa kota seperti seville dan Cordova mengalami kemakmuran lantaran melimpahnya produksi pertanian dan perdagangan internasional. kota Toledo pernah menjadi pusat penerjemahan. Banyak sekali kontribusi bagi kebangunan budaya Barat. pohon ara. meliputi buah ceri. dan Kristen yang masih menentang kehadiran Islam. Pada saat yang sama. umat Islam telah mencapai kejayaannya di sana. kecuali yang terakhir. apel.

[8]. 1. Minat filsafat dan ilmu pengetahuan mulai dikembangkan pada abad ke-9 M di masa Khilafah Bani Umayyah.1. dikenal sebagai komentator pikiran-pikiran Aristoteles sehingga dijuluki Aristoteles II. . Magnum opusnya adalah tadbir al-Mutawahhid. Filsafat Sumbangan Islam dalam filsafat tak kurang pula terhadap dunia Barat. Ada pula Al-majiriyah dari Cordova.Tokoh kedua adalah Abu Bakr ibn Thufail. Ia dapat menentukan waktu terjadinya gerhana matahari dan menentukan berapa lamanya. Ia bersifat etis dan eskatologi dalam masalah yang dikemukakannya seperti al-Farabi dan Ibn Sina. merupakan para pakar ilmu perbintangan yang sangat terkenal saat itu. penduduk asli Wadi Asy (sebuah dusun kecil disebelah timur Granada. sehingga angka-angka India di Eropa lebih dikenal dengan angka Arab. d. a. kemudian Nasawi seorang pakar matematika memperkenalkan angka-angka India seperti 0. lalu pindah ke Sevilla dan Granada. Karya filsafatnya yang sangat terkenal adalah Hay ibn Yaqzhan. c.[9] Dengan perantara buku ini.[11] Abad 12 sampai abad 16.[12] 1. b. Kedokteran .1. yang diterjemahkan dalam bahasa Arab oleh Ibrahim al-fazari (154 H/ 771 M).[7] Namun disamping itu. Ilmu pasti dikembangkan orang Arab berasal dari buku India yaitu Sinbad. hingga 9). Ia juga memiliki ciri kehati-hatian dalam menggeluti masalah-masalah tentang keserasian filsafat dan agama. 1. Dalam keadaan ini. Ia lahir di Saragosa. Matematika Ilmu eksakta yakni matematika mulai berkembang karena didorong dengan adanya perkembangan filsafat. 2. sarjana Islam al-Khawarizmi banyak sekali memberikan sumbangannya dengan karya-karyanya dan mempunyai pengaruh terbesar terhadap kontribusi ilmu pasti diantara semua penulis di abad pertengahan. Astronomi Di bidang astronomi. sehingga Cordova menjadi perpustakaan dan universitas besar yang dapat menyaingi Baghdad sebagai pusat utama ilmu pengetahuan didunia Islam. tokoh yang paling terkenal dalam ilmu astronomi adalah Ibrahim ibn Yahya al-Naqqash. aliran Ibn Rusyd (1126-1198 M) mendominasi lapangan filsafat di Iberia dan Eropa. Ibn Rusyd dari Cordova ini. Ia menulis buku al Jabr wa al-Muqabalah. Sedang al-Kindi terkenal dengan menggabungkan dalil-dalil Plato dan Aristoteles dengan cara Neo-Platonis. yang memuat daftar astronomi yang tertua dan al-Khwarizmi merupakan orang pertama yang menyusun buku ilmu berhitung dan aljabar. Tokoh pertama dalam sejarah filsafat Arab-Spanyol adalah Abu Bakr Muhammad ibn al-Sayigh (Ibn Bajjah).[10]Karya-karya ilmiah dan filosofis dalam jumlah besar diimpor dari Timur. al-Zarqali dari Toledo dan Ibn Aflah dari Seville. Muhammad ibn Abd al-Rahman (832-886 M). maka Spanyol banyak melahirkan filosof-filosof besar. Ia juga berhasil membuat teropong modern yang dapat menentukan jarak antara tata surya dan bintang.

Ia wafat pada tahun 1013 M. Selain al-Qasim. f. al-Kindi (809-873 M). dan banyak lagi yang lain. Di Eropa ia dikenal dengan nama Abulcassis. Sastra Lahirnya karya-karya sastra di dorong oleh kemajuan bahasa pada waktu itu. maka Ibnu Khaldun dapat dianggap sebagai pencipta ilmu baru. Bahkan. Dikatakan oleh William Osler. karena tak ada penulis Arab maupun Eropa yang mempunyai pandangan sejarah yang sejelas itu dan mengulasnya secara filsafat. penduduk asli Spanyol menomorduakan bahasa asli mereka. Beliau adalah seorang ahli bedah terkenal dan menjadi dokter istana. Selain itu. dan hasil-hasil penyelidikan.[13] 1. Ia menulis buku yang berjudul alQonun fit-Thib. Sebagai orang yang mencari dan merumuskan hukum kemajuan dan keruntuhan bangsa. Di antara karyanya yang terkenal adalah altasrif terdiri dari 30 jilid. Ibnu Khaldun.al-Dzakhirah fi Mahasin Ahl al-Jazirah oleh Ibn Bassam. e. Ia memuat dan merangkum ilmu ketabiban dari Persi. melalui karya Muqaddimah-nya.Ada banyak sumbangan Islam yang sangat menonjol dan telah menjadi dasar kemajuan Barat dalam ilmu kedokteran. Sejarah Dalam bidang ilmu sejarah ternyata karya-karya ilmu sejarah ternyata juga memberikan sumbangan dan pengaruh dalam pemikiran-pemikiran sarjana Barat. Ia mengarang sebuah buku kedokteran berjudul al-Hawi. terdapat seorang filosuf besar bernama Ibn Rusyd yang juga ahli dalam bidang kedokteran. dialah yang pertama kali mengemukakan teori perkembangan sejarah. Di antara karya besarnya adalah Kulliyat al-Thib. bahwa diantara kitab-kitab yang lain. Buku kedoteran lain Ibn Sina berjudul Materia Medica memuat kira-kira 760 macam ilmu dipakai pedoman terutama di Barat. kitab Ibnu Sina lah yang tetap merupakan dasar ilmu ketabiban untuk masa yang paling lama. Ahli kedokteran yang terkenal pada saat itu antara lain adalah Abu al-Qasim al-Zahrawi. seperti al-„Iqd al-Farid karya Ibn Abd Rabbih. Karya-karya sastra yang banyak bermunculan. baik berdasarkan penyelidikan faktor jasmani dan iklim.[14] 1. Dokter islam lain yang terkenal adalah Ibnu Sina (Avecinna). Bahasa Arab telah menjadi bahasa administrasi dalam pemerintahan Islam di Spanyol baik oleh orang-orang Islam maupun non-islam. . Mereka juga banyak yang ahli dan mahir dalam bahasa Arab. baik keterampilan berbicara maupun tata bahasa. Buku tersebut telah diterjemahkan oleh Faraj bin Salim (seorang tabib Yahudi dari Sicilia) ke dalam bahasa Latin dengan judul Continens atas perintah Raja Farel dari Anyou. maupun kekuatan moral dan ruhani. terkenal pula ar-Razi (865-925 M) yang oleh orang Barat-Latin disebut Rhazez. Yunani dan Hindu. telah menulis buku Ilmu Mata yang diterjemahkan ke dalam bahasa Latin menjadi Optics. Dokter Islam. kitab al-Qalaid karya al-Fath Ibn Khaqan. diterjemahkan dalam bahasa Latin dengan judul Qonun of Medicine dan menjadi buku pegangan diperguruan-perguruan tinggi selama 30 tahun terakhir dari abad 15.

asal tidak ada perlawanan senjata. Namun. Bagi para penguasa. dan kebebasan Ibnu Khaldun diakui oleh sejarawan Toynbee. umat Islam Andalusia mengalami kemunduran.Buku Muqaddimah Ibnu Khaldun menjadi tumpuan studi para ahli Barat dan ahli-ahli lainnya. 2. Kesulitan Ekonomi Dalam catatan sejarah. termasuk hirarki tradisional. Akhirnya pada abad ke-11. sejarah panjang yang telah diukir kaum muslim menuai kemunduran dan kehancuran. Mereka membiarkan umat Kristen menganut agamanya dan menjalankan hukum adat dan tradisi kristen. Kemunduran dan kehancuran disebabkan oleh beberapa faktor antara lain: 1. Namun. para penguasa begitu aktif mengembangkan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam. pada paruh kedua masa Islam di Andalusia. Akhirnya kelompok-kelompok etnis non-Arab terutama etnis Salvia dan Barbar. suatu ungkapan yang dinilai merendahkan. kehadiran Arab Islam tetap dianggap sebagai penjajah sehingga malah memperkuat nasionalisme masyarakat Spanyol Kristen. sehingga mengabaikan pengembangan perekonomian. Kenyataan ini ditandai dengan masih diberlakukannya istilah ibad dan muwalladun.[15] II. Bahkan banyak diantara mereka yang berusaha menghidupkan kembali fanatisme kesukuan guna mengalahkan Bani Umayyah. sedang umat Kristen memperoleh kemajuan pesat dalam bidang IPTEK dan strategi perang. Mereka diperlakukan tidak sama seperti tempat-tempat daerah taklukan Islam lainnya. Hal ini menjadi salah satu penyebab kehidupan negara Islam di Andalusia tidak pernah berhenti dari pertentangan antara Islam dan Kristen.5 Keruntuhan Kekuasaan Islam di Andalusia Dalam masa kekuasaan Islam di Spanyol yang begitu lama tentu memberikan catatan besar dalam mengembangkan dan memberikan sumbangan yang sangat berharga bagi peradaban dunia. sudah cukup puas bagi mereka. Tidak Adanya Ideologi Pemersatu Hal ini terjadi hingga abad ke-10 atas perlakuan para penguasa muslim sebagaimana politik yang dijalankan Bani Umayyah terhadap para mu’allaf yang berasal dari umat setempat. Kenyataan ini . 3. Akibatnya timbul kesulitan ekonomi yang memberatkan dan berpengaruh bagi perkembangan politik dan militer. Hal ini menimbulkan dampak besar bagi perkembangan sosio-ekonomi di Andalusia. sering menggerogoti dan merusak perdamaian. Hal ini mulai terlihat ketika masa kekuasaan setelah alHakam II yang dinilai tidak secakap dari khalifah sebelumnya. dengan ketundukan kerajaan-kerajaan kristen dibawah kekuasaan kristen hanya dengan membayar upeti saja. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada ieologi pemersatu yang mengikat kebangsaan mereka. Konflik Islam dengan Kristen Keadaan ini berawal dari kurang maksimalnya para penguasa muslim di Andalusia dalam melakukan proses Islamisasi.

umat Islam diterpa serangan-serangan penguasa Kristen yang sampai-sampai umat Islam tidak kuasa menahan serangan-serangan penguasa Kristen yang semakin kuat itu. Dikatakan demikian. Ia selalu berjuang sendirian. Namun. Dimana pada suatu ketika. tidak ada kekuatan alternatif yang mampu membendung kebangkitan Kristen disana. di balik usaha keras umat Islam mempertahankan kejayaan pada masa sekian abad itu. Dimana pada akhirnya Islam pernah berjaya di Spanyol dan berkuasa selama tujuh setengah abad. . Karena inilah kekuasaan Bani Umayyah runtuh dan Muluk al-Thawaif muncul. Maka. Banyak sekali kontribusi Islam bagi kebangunan peradaban dan kebudayaan baru Barat.diperparah lagi dengan datangnya musim paceklik dan membuat para petani tidak mampu membayar pajak. kedokteran. karena penguasaan Islam terhadap semenanjung Iberia lebih khusus Andalusia. tanpa mendapat bantuan kecuali dari Afrika Utara. Tidak jelasnya Sistem Peralihan kekuasaan Kekuasaan merupakan hal yang menjadi perebutan diantara ahli waris. sebuah negeri yang meninggalkan jejak begitu besar di sepanjang sejarah umat Islam pada awal perkembangan Islam di dunia Eropa. ekonomi. walaupun pada akhirnya berakhir dengan kekalahan. Mulai dari tahapan awal proses masuknya Islam. Keterpencilan Spanyol Islam bagaikan negeri terpencil dari dunia Islam yang lain. astronomi. dimana wilayah Spanyol diduduki oleh khalifah-khalifah dalam setiap dinasti-dinasti yang didirikan dalam setiap periodenya. penggunaan keuangan negara tidak terkendali oleh para penguasa muslim. Tentu hal ini menyita banyak perhatian besar dari berbagai khalayak umat Islam. filsafat. namun islam muncul sebagai suatu kekuatan budaya dan sekaligus menghasilkan cabang-cabang kebudayaan dalam segala ragam dan jenisnya. 5. Oleh karena itu. Sehingga pada akhirnya Islam menyerahkan kekuasaannya dan semenjak itu berakhirlah kekuasaan Islam di Spanyol. sejarah dan hukum. sains dan teknologi. umat Islam menghadapi kesulitan yang amat berat. 4. Suatu masa kekuasaan dalam waktu yang sangat lama untuk mengembangkan Islam. Tentu. Sumbangan Islam itu telah menjadi dasar kemajuan Barat terutama dalam bidang-bidang politik. telah menunjukkan bahwa Islam telah tersebar ke negara Eropa. hal ini banyak memiliki peranan yang sangat penting dan besar dalam perkembangan umat Islam. sastra. Demikianlah Islam di Andalusia. Granada yang awalnya menjadi pusat kekuasaan Islam terakhir di Spanyol akhirnya jatuh ke tangan Ferdinand dan Isabella.[16] KESIMPULAN Andalusia. Selain itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful