1 Proses Masuknya Islam di Spanyol Semenanjung Iberia di Eropa, yang meliputi wilayah Spanyol dan wilayah Portugal sekarang

ini, menjorok ke selatan ujungnya hanya dipisahkan oleh sebuah selat sempit dengan ujung benua Afrika. Bangsa Grit tua menyebut selat sempit itu dengan tiang-tiang Hercules dan di seberang selat sempit itu terletak di benua Eropa. Selat sempit itu sepanjang kenyataan memisahkan lautan tengah dengan lautan atlantik.[1] Semenanjung Iberia, sebelum ditaklukkan bangsa Visighots pada tahun 507 M, didiami oleh bangsa Vandals. Justru wilayah kediaman mereka itu disebut dengan Vandalusia. Dengan mengubah ejaanya dan cara membunyikannya, bangsa Arab pada masa belakangan menyebut semenanjung Iberia itu dengan Andalusia. Spanyol diduduki oleh umat Islam pada zaman khalifah Al-Walid (705-715 M), salah seorang khalifah dari Bani Umayyah yang berpusat di Damaskus. Sebelum penaklukan Spanyol, umat islam telah menguasai Afrika Utara dan menjadikannya sebagai salah satu provinsi dari dinasti umayyah. Penguasaan sepenuhnya atas Afrika Utara itu terjadi di zaman Khalifah Abdul Malik (685-705 M). Khalifah Abdul Malik mengangkat Hasan bin Nu’man Al-Ghassani menjadi Gubernur di daerah itu. Pada masa khalifah Al-Walid, Hasan bin Nu’man sudah digantikan oleh Musa bin Nushair. Di zaman Al-walid itu, Musa bin Nushair memperluas wilayah kekuasaanya dengan menduduki Aljazair dan Maroko. Selain itu, ia menyempurnakan penaklukan ke daerahdaerah bekas kekuasaan bangsa Barbar di pegunungan-pegunungan, sehingga mereka menyatakan setia dan berjanji akan membuat kekacauan-kekacauan seperti yang pernah mereka lakukan sebelumnya. Dalam proses penaklukan Spanyol ada 3 pahlawan Islam yang memimpin pasukan kesana yakni Tharif ibn Malik, Thariq ibn Ziyad, dan Musa ibn Nushair. Namun, yang sebagai perintis dan penyelidik kedatangan Islam ke Andalusia adalah Tariq ibn Ziyad. Ia yang telah memimpin pasukan tentera menyeberangi lautan Gibralta (Jabal Thariq) menuju ke semenanjung Iberia. Musa ibn Nushair pada tahun 711 M, mengirim pasukan Islam dibawah pimpinan Thariq bin Ziyad yang hanya berjumlah 7000 orang dan tambahan pasukan 5000 personel yang memang tak sebanding dengan tentera pasukan Gothik yang berkekuatan 100.000 lengkap bersenjata. Namun, pada akhirnya, Thariq bin Ziyad mencapai kemenangan, dengan mengalahkan Raja Foderick di Bakkah dan menaklukan kota-kota penting seperti Cordova, Granada, Toledo dan hingga akhirnya menguasai seluruh kota penting di Spanyol. Kemenangan-kemenangan Islam terlihat nampak begitu mudah. Tentu hal ini didorong oleh faktor-faktor baik karena tokoh-tokoh pejuang dan prajurit Islam yang kuat, kompak dan penuh percaya diri dan juga didorong oleh faktor-faktor yang menguntungkan Islam yakni kondisi sosial, politik dan ekonomi Spanyol yang buruk pada waktu itu.

Pada saat itu terjadi pembunuhan massal serta pengejaran terhadap sisa-sisa keluarga Umayyah. Periode Kekuasaan/ Islam di Spanyol Sejak pertama kali Islam menginjakkan kaki di daerah Spanyol hingga masa jatuhnya. Gangguan yang datang dari dalam yaitu berupa perselisihan diantara elit penguasa.[2] II. amir yang memegang kekuasaan terakhir di Andalusia menjelang tahun 138 H (756 M) adalah seorang wali Yusuf ibnu Abdirrahman Al-Fihri dari suku Mudhari yang ditunjuk oleh Khalifah di Damaskus. Pada awalnya. Namun pada tahun 740an M. dan menjadi penguasa Kordoba sehingga ia dijuluki “Abdurrahman Addakhil” dengan gelar Amir Kordoba (Abdurrahman I). terdapat perbedaan pandangan antar khalifah di Damaskus dan gubernur Afrika Utara yang . terjadi perang saudara yang menyebabkan melemahnya kekuasaan Khalifah. ia bernama Amir Abdurrahman bin Muawiyyah bin Hisyam bin Abdil Malik. Abdurrahman melengserkan Yusuf Al-Fihri. Abdurrahman berhasil memasuki Andalusia. Dan pada tahun 746 M. berbagai gangguan masih terjadi baik yang datang dari luar maupun dari dalam.II. Dapat dikatakan bahwa Abdurrahman I merupakan “founding father”Daulah Umayyah di Andalusia dan sekaligus sebagai peletak dasar kebangkitan kebudayaan Islam di Andalusia. Spanyol berada di bawah pemerintahan para wali yang diangkat oleh Bani Umayyah yang berpusat di Damaskus.2 Perkembangan Politik Pada waktu Bani Umayyah (661-750 M) yang berpusat di Damaskus jatuh pada tahun 132 H (750 M) dan digantikan oleh Bani Abbasiyah yang berkedudukan di Baghdad. menjadi seorang penguasa yang tidak terikat kepada pemerintahan di Damaskus. Menurut Dr. dengan masa jabatan biasanya 3 tahun. Yusuf Al-Fihri memenangkan perang saudara tersebut. sejarah panjang Islam di Spanyol dapat dibagi dalam beberapa periode:[3] 1. dan Afrika Utara. Ia memasuki Mesir. 1. Islam memiliki peranan yang sangat penting dan besar dalam perkembangan umat Islam. Periode pertama (711-755M) Pada periode ini.3. terdapat seorang amir yang dapat meloloskan diri dan selamat dari pembantaian. Barca (Libya). Selama berjuang selama tidak kurang dari enam tahun. Namun pada tahun 756 M. Pada periode ini stabilitas politik negeri Spanyol belum tercapai sempurna. Badri Yatim. Disamping itu. Islam di Spanyol berjaya dan berkuasa selama tujuh setengah abad dan itu merupakan waktu yang sangat lama untuk mengembangkan Islam.

1. Ia juga meninggalkan jejak besar dalam sejarah tidak saja di semenanjung Iberia tetapi juga seluruh Eropa. Segala pemberontakan di padamkan. perselisihan di hapuskan. Spanyol sudah terpecah menjadi negara-negara kecil yang berpusat di kota-kota tertentu. Abdurrahman AnNashir mendirikan Universitas Cordoba. islam telah sanggup mempertahankan kekuasaan arab di Spanyol. Periode ketiga (912-1013 M) Pada periode ini berlangsung mulai dari pemerintahan abdurrahman III yang bergelar “An Nasir” sampai munculnya raja-raja kelompok (Muluk al-thawaif). 50 tahun dia membela kerajaan yang telah didirikan nenek moyangnya. masyarakat dapat menikmati kesejahteraan dan kemakmuran yang tinggi. baik dalam bidang politik atau pun peradaban. Abdurrahman Ad-Dakhil mendirikan mesjid cordova dan sekolah-sekolah di kota-kota besar di Spanyol. 4. Pada periode ini. Amir yang pertama adalah Abdurrahman I yang memasuki Spanyol. Al-Hakam II (961976 M) dan putera Al-Hakam II. Hisyam II (976-1009 M). Namun. Periode keempat (1013-1086 M) . Setelah masa kekhalifahan Abdurrahman III yang dilanjutkan oleh puteranya. 2. Abdurrahman III adalah seorang raja yang teramat sangat lama memerintah 50 tahun lamanya. 1. Islam pada saat itu mulai mengalami perkembangan yang begitu dashyat dan mampu memperluas wilayah kekuasaannya di daerah Spanyol. Abdurrahman Ad-Dakhil adalah keturunan dari bani umayyah yang berhasil lolos dari kejaran Bani Abbasiyah ketika Bani Abbasiyah berhasil menaklukkan Bani Umayyah di Spanyol. Periode kedua (755-912 M) Pada periode ini Spanyol di bawah pemerintahan Abbasiyah di Baghdad. Hingga pada tahun 1013 M. Masa pemerintahan Abdurrahman III adalah masa yang amat gemilang dalam sejarah Arab Spanyol. 1. Pada periode ini spanyol diperintah oleh penguasa dengan khalifah. ketika Hisyam menduduki kepemimpinan dalam usia 11 tahun merupakan awal dari kehancuran Bani Umayyah di Spanyol. Pada masa ini. umat Islam mulai memperoleh kemajuan. Pada saat pemerintahan Abdurrahman III. Pada periode ini umat Islam di Spanyol mencapai puncak kemajuan dan kejaaan yang menyaingi daulah Abbasiyah di baghdad.berpusat di Kairawan. Perpustakaannya memiliki ratusan ribu buku. tahun 138 H/755 M dan diberi gelar Abdurrahman Ad-Dakhil. perpecahan disatukan disatukan kembali. 3. Adapun gangguan yang datang dari luar yaitu datangnya dari sisa-sisa musuh islam di Spanyol yang tinggal di daerah pegunungan.

Dinasti Muwahhidun Dinasti ini berpusat di Afrika Utara yang didirikan oleh Muhammad ibn Tumart. Almeria. 1. Istana-istana mendorong para sarjana dan sastrawan untuk mendapatkan perlindungan dari istana ke istana yang lain. Tahun 1238 M Cordova jatuh ke tangan penguasa Kristen dan Seville jatuh pada tahun 1248 M. walau pun demikian. b. islam dapat memasuki Spanyol dan dapat menguasainya. Hampir seluruh wilayah Spanyol islam lepas dari tangan penguasa islam. pada dinasti ini dipimpin oleh penguasa-penguasa yang lemah sehingga mengakibatkan wilayah Saragossa dapat dikuasai oleh kaum Kristen pada tahun 1118 M. Pada tahun 1062 M ia berhasil mendirikan kerajaan yang berpusat di marakesy.Pada masa ini Spanyol sudah terpecah-pecah menjadi beberapa negara kecil yang berpusat di kota-kota tertentu. Dalam kondisi demikian umat muslim tidak mampu bertahan dari serangan-serangan kristen yang besar. . tentara Kristen berhasil memperoleh kemenangan di Las Navas de Tolesa. Pada periode ini umat islam di Spanyol kembali memasuki pertikaian intern. Dinasti ini datang ke Spanyol dibawah pimpinan Abd-Al-Mun’im. Periode kelima (1086-1248 M) Pada periode ini Islam di Spanyol meskipun masih terpecah dalam beberapa negara. Dan akhirnya. dan Granada jatuh dibawah kekuasaannya. Dinasti Murabitun Dinasti murabitun pada mulanya adalah sebuah gerakan agama yang kuat dan besar yang didirikan oleh Yusuf bin Tasyfim di Marocco. kekuasaan dinasti ini digantikan oleh dinasti Muwahhidun. Pada masa ini telah berdiri dua kerajaan kecil-kecil yang kuat yaitu di Negeri Balansia (Valencia) dan Marsiah (Marcia). Akan tetapi dinasti Muwahhidun mengalami kemunduran dimana pada tahun 1212 M. ada di antara pihak-pihak yang bertikai itu meminta bantuan kepada rajaraja Kristen. Dalam perkembangannya selanjutnya. Bahkan pada periode ini Spanyol terpecah menjadi lebih dari 30 negara kecil di bawah pemerintahan raja-raja golongan atau Al-mulukuth Thawaif yang berpusat di suatu kota seperti sevilla. 1. tetapi terdapat satu kekuatan yang dominan yakni kekuasaan dinasti marurabithun (1086-1143 M) dan dinasti muwahhidin (1146-1235 M): 1. kehidupan intelektual terus berkembang pada periode ini. Dinasti ini mengalami banyak kemajuan dimana kota-kota muslim penting yakni Cordova. Pada tahun 1143 M. 5. Ironisnya jika itu terjadi perang saudara. Namun. a. Cordoba. Taledo dan sebagainya. Afrika Utara.

Pada tahun 1609 M. pada akhirnya mereka menyerang balik terhadap kekuatan Abu Abdullah. Walau pun islam telah berjaya dan dapat berkuasa di sana selama hampir tujuh setengah abad lamanya. Setelah bersatu. ayahnya terbunuh dan digantikan oleh muhammad bin sa’ad. II. Dengan jatuhnya kerajaan Bani Ahmar. 3. Ia memberontak dan berusaha merampas kekuasaan. 6. Masjid jami’ Cordova. dibangun tahun 170 H/786 M yang hingga kini masih tegak.1. Abu Abdullah tidak kuasa menahan serangan-serangan penguasa Kristen tersebut sehingga pada akhirnya Abu Abdullah kalah dalam peperangan tersebut. Abbdullah Muhammad merasa tidak senang kepada ayahnya karena menunjuk anaknya yang lain sebagai penggantinya menjadi raja. Al-Zahra. ada yang memeluk nasrani dengan terpaksa. kota satelit yang didalamnya terdapat gedung-gedung istana megah.4 Perkembangan Peradaban Islam di Andalusia 1. kota satelit di bukit pegunungan Sierra Monera pada tahun 325 H/936 M. . dan Abu Abdullah naik tahta. boleh dikatakan tidak ada lagi umat islam di wilayah ini. mereka mempersatukan kekuatan memerangi kerajaan Granada pada tahun 1492 M. Abu Abdullah akhirnya menyerahkan kekuasaan kepada Ferdinand dan Isabella. 2. istana yang dikelilingi oleh taman yang di sebelah barat laut Cordova. Perkembangan Pembangunan Kemajuan Bani Umayyah di Andalusia diraih pada masa pengganti Abd al-Rahman al-Dakhil. secara politik dinasti merupakan pertahanan terakhir di Spanyol ini berakhir karena perselisihan orang-orang istana dalam memperebutkan kekuasaan. 4. Dalam pemberontakan itu. Periode keenam (1248-1492 M) Pada peride ini hanya berkuasa di granada di bawah Dinasti Ahmar atau daulat Nasriyah (12321492 M). 1. berakhirlah kekuasaan Islam di Spanyol pada tahun 1492 M sampai tinggal sisa-sisanya yang kemudian dipaksa oleh paus-paus di Roma untuk memeluk agama Nasrani. sedangkan Abu Abdullah hijrah ke Afrika Utara. Kota ini dilengkapi dengan masjid tanpa atap (kecuali mihrabnya) dan air mengalir ditengah masjid. Rushafat. Dinasti ini yang mendirikan istana Alhambara di kota Granada tu. Kemajuan Kordova ditandai dengan pembangunan yang megah diantaranya: 1. Peradaban kembali mengalami kemajuan seperti di zaman Abdurrahman An-Nasir. Namun. Maka. Abu Abdullah kemudian meminta bantuan kepada Ferdinand dan Isabella untuk menjatuhkannya. Ferdinand dan Isabella akhirnya mempersatukan dua kerajaan besar Kristen yaitu negeri Aragon dan Castillia melalui perkawinan. ada yang dibunuh dan ada yang masih tetap memeluk agama nenek moyangnya dengan diam-diam. Akan tetapi. al-Qashr al-Kabir . Dua penguasa ini Kristen ini dapat mengalahkan penguasa yang sah.

Islam di Spanyol telah mencatat satu lembaran budaya yang sangat brilian dalam bentangan sejarah Islam. Banyak sekali kontribusi bagi kebangunan budaya Barat. Dalam sejarah Andalusia.danau kecil yang berisi ikan-ikan yang indah. negeri yang subur juga mendorong negeri Spanyol dalam mendatangkan penghasilan ekonomi yang tinggi dan pada gilirannya banyak menghasilkan pemikir. Perkembangan Intelektual Dalam masa lebih dari tujuh abad kekuasan Islam di Spanyol. Kebangkitan intelektual dan kebangunan kultural Barat terjadi setelah sarjana-sarjana Eropa mempelajari. dan Kristen yang masih menentang kehadiran Islam. Kristen Mujareb yang berbudaya Arab. Pada saat yang sama. kecuali yang terakhir. mendalami dan menimba begitu banyak ilmu-ilmu Islam dengan cara menerjemahkan buku-buku ilmu pengetahuan Islam ke dalam bahasa Eropa. tebu. Yahudi. Sains dan Teknologi. Barbar (umat Islam yang berasal dari Afrika Utara). Semua komunitas itu. kota Toledo pernah menjadi pusat penerjemahan. Beberapa kota seperti seville dan Cordova mengalami kemakmuran lantaran melimpahnya produksi pertanian dan perdagangan internasional. al-Shaqalibah (penduduk daerah antara Konstantinopel dan Bulgaria yang menjadi tawanan Jerman dan dijual kepada penguasa Islam untuk dijadikan tentara bayaran). Perkembangan Ekonomi Perkembangan baru spanyol juga didukung oleh kemakmuran ekonomi pada abad ke-9 dan abad ke-10. buah delima. Perkenalan dengan pertanian irigasi yang didasarkan pada pola-pola negeri Timur mengantarkan pada pembudidayaan sejumlah tanaman pertanian yang dapat diperjual-belikan . dan pembangunan fisik di Spanyol.[5] Masyarakat Spanyol Islam merupakan masyarakat majemuk yang terdiri dari komunitaskomunitas Arab (Utara dan Selatan). pohon ara. Mereka dengan tekun mempelajari bahasa Arab untuk dapat menerjemahan buku-buku ilmu pengetahuan Islam. al-Muwalladun (orang-orang spanyol yang masuk Islam).[6] Disamping dari faktor kemajemukan masyarakatnya. kapas. buah kurma. pabrik senjata. Berikut dibawah ini uraian mengenai perkembangan intelektual di masing-masing bidang: . apel. taman hewan (margasatwa). dan pabrik perhiasan. umat Islam telah mencapai kejayaannya di sana. rami dan sutera.[4] 2. pisang. Banyak sarjanasarjana Eropa yang berdatangan ke kota Toledo untuk belajar dan mendalami buku-buku ilmu pengetahuan Islam. sastra. memberikan sumbangan intelektual terhadap terbentuknya lingkungan budaya Andalusia yang melahirkan kebangkitan llmiah. Spanyol memasuki fase perdagangan yang cerah lantaran hancurnya penguasaan armada Bizantium terhadap wilayah barat laut Tengah. 3. meliputi buah ceri.

penduduk asli Wadi Asy (sebuah dusun kecil disebelah timur Granada. aliran Ibn Rusyd (1126-1198 M) mendominasi lapangan filsafat di Iberia dan Eropa. . sehingga Cordova menjadi perpustakaan dan universitas besar yang dapat menyaingi Baghdad sebagai pusat utama ilmu pengetahuan didunia Islam. sarjana Islam al-Khawarizmi banyak sekali memberikan sumbangannya dengan karya-karyanya dan mempunyai pengaruh terbesar terhadap kontribusi ilmu pasti diantara semua penulis di abad pertengahan.1. Ia dapat menentukan waktu terjadinya gerhana matahari dan menentukan berapa lamanya. Ada pula Al-majiriyah dari Cordova. Ia bersifat etis dan eskatologi dalam masalah yang dikemukakannya seperti al-Farabi dan Ibn Sina.1. yang memuat daftar astronomi yang tertua dan al-Khwarizmi merupakan orang pertama yang menyusun buku ilmu berhitung dan aljabar. Kedokteran . b. Ia lahir di Saragosa. Ia menulis buku al Jabr wa al-Muqabalah. dikenal sebagai komentator pikiran-pikiran Aristoteles sehingga dijuluki Aristoteles II. Astronomi Di bidang astronomi. 2. hingga 9). Ilmu pasti dikembangkan orang Arab berasal dari buku India yaitu Sinbad.[12] 1. Filsafat Sumbangan Islam dalam filsafat tak kurang pula terhadap dunia Barat. Muhammad ibn Abd al-Rahman (832-886 M).[7] Namun disamping itu. a. lalu pindah ke Sevilla dan Granada. maka Spanyol banyak melahirkan filosof-filosof besar.[11] Abad 12 sampai abad 16. Minat filsafat dan ilmu pengetahuan mulai dikembangkan pada abad ke-9 M di masa Khilafah Bani Umayyah. sehingga angka-angka India di Eropa lebih dikenal dengan angka Arab. al-Zarqali dari Toledo dan Ibn Aflah dari Seville. Matematika Ilmu eksakta yakni matematika mulai berkembang karena didorong dengan adanya perkembangan filsafat. d. Tokoh pertama dalam sejarah filsafat Arab-Spanyol adalah Abu Bakr Muhammad ibn al-Sayigh (Ibn Bajjah).[9] Dengan perantara buku ini. c. merupakan para pakar ilmu perbintangan yang sangat terkenal saat itu. Karya filsafatnya yang sangat terkenal adalah Hay ibn Yaqzhan. Ia juga memiliki ciri kehati-hatian dalam menggeluti masalah-masalah tentang keserasian filsafat dan agama. Magnum opusnya adalah tadbir al-Mutawahhid. Dalam keadaan ini. kemudian Nasawi seorang pakar matematika memperkenalkan angka-angka India seperti 0. Ibn Rusyd dari Cordova ini. Ia juga berhasil membuat teropong modern yang dapat menentukan jarak antara tata surya dan bintang.[8]. Sedang al-Kindi terkenal dengan menggabungkan dalil-dalil Plato dan Aristoteles dengan cara Neo-Platonis. yang diterjemahkan dalam bahasa Arab oleh Ibrahim al-fazari (154 H/ 771 M).[10]Karya-karya ilmiah dan filosofis dalam jumlah besar diimpor dari Timur. tokoh yang paling terkenal dalam ilmu astronomi adalah Ibrahim ibn Yahya al-Naqqash.Tokoh kedua adalah Abu Bakr ibn Thufail. 1. 1.

karena tak ada penulis Arab maupun Eropa yang mempunyai pandangan sejarah yang sejelas itu dan mengulasnya secara filsafat. baik berdasarkan penyelidikan faktor jasmani dan iklim. . penduduk asli Spanyol menomorduakan bahasa asli mereka. Ahli kedokteran yang terkenal pada saat itu antara lain adalah Abu al-Qasim al-Zahrawi.[13] 1. maupun kekuatan moral dan ruhani. Sejarah Dalam bidang ilmu sejarah ternyata karya-karya ilmu sejarah ternyata juga memberikan sumbangan dan pengaruh dalam pemikiran-pemikiran sarjana Barat. Bahkan. seperti al-„Iqd al-Farid karya Ibn Abd Rabbih. Di Eropa ia dikenal dengan nama Abulcassis. Dikatakan oleh William Osler. e. dan banyak lagi yang lain. baik keterampilan berbicara maupun tata bahasa. Mereka juga banyak yang ahli dan mahir dalam bahasa Arab. Ia menulis buku yang berjudul alQonun fit-Thib. f. dialah yang pertama kali mengemukakan teori perkembangan sejarah.[14] 1. kitab Ibnu Sina lah yang tetap merupakan dasar ilmu ketabiban untuk masa yang paling lama. Dokter Islam. Beliau adalah seorang ahli bedah terkenal dan menjadi dokter istana. Karya-karya sastra yang banyak bermunculan. diterjemahkan dalam bahasa Latin dengan judul Qonun of Medicine dan menjadi buku pegangan diperguruan-perguruan tinggi selama 30 tahun terakhir dari abad 15. Ia wafat pada tahun 1013 M. Di antara karyanya yang terkenal adalah altasrif terdiri dari 30 jilid. Sebagai orang yang mencari dan merumuskan hukum kemajuan dan keruntuhan bangsa. Dokter islam lain yang terkenal adalah Ibnu Sina (Avecinna). maka Ibnu Khaldun dapat dianggap sebagai pencipta ilmu baru. Yunani dan Hindu. al-Kindi (809-873 M). Ibnu Khaldun. telah menulis buku Ilmu Mata yang diterjemahkan ke dalam bahasa Latin menjadi Optics. Selain al-Qasim. Selain itu.al-Dzakhirah fi Mahasin Ahl al-Jazirah oleh Ibn Bassam. terkenal pula ar-Razi (865-925 M) yang oleh orang Barat-Latin disebut Rhazez. Di antara karya besarnya adalah Kulliyat al-Thib. Ia memuat dan merangkum ilmu ketabiban dari Persi. bahwa diantara kitab-kitab yang lain. Buku kedoteran lain Ibn Sina berjudul Materia Medica memuat kira-kira 760 macam ilmu dipakai pedoman terutama di Barat. Sastra Lahirnya karya-karya sastra di dorong oleh kemajuan bahasa pada waktu itu. Bahasa Arab telah menjadi bahasa administrasi dalam pemerintahan Islam di Spanyol baik oleh orang-orang Islam maupun non-islam. Buku tersebut telah diterjemahkan oleh Faraj bin Salim (seorang tabib Yahudi dari Sicilia) ke dalam bahasa Latin dengan judul Continens atas perintah Raja Farel dari Anyou. dan hasil-hasil penyelidikan. kitab al-Qalaid karya al-Fath Ibn Khaqan. melalui karya Muqaddimah-nya.Ada banyak sumbangan Islam yang sangat menonjol dan telah menjadi dasar kemajuan Barat dalam ilmu kedokteran. Ia mengarang sebuah buku kedokteran berjudul al-Hawi. terdapat seorang filosuf besar bernama Ibn Rusyd yang juga ahli dalam bidang kedokteran.

termasuk hirarki tradisional. Hal ini mulai terlihat ketika masa kekuasaan setelah alHakam II yang dinilai tidak secakap dari khalifah sebelumnya. Konflik Islam dengan Kristen Keadaan ini berawal dari kurang maksimalnya para penguasa muslim di Andalusia dalam melakukan proses Islamisasi. Namun. dengan ketundukan kerajaan-kerajaan kristen dibawah kekuasaan kristen hanya dengan membayar upeti saja. Hal ini menimbulkan dampak besar bagi perkembangan sosio-ekonomi di Andalusia. Bahkan banyak diantara mereka yang berusaha menghidupkan kembali fanatisme kesukuan guna mengalahkan Bani Umayyah. umat Islam Andalusia mengalami kemunduran. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada ieologi pemersatu yang mengikat kebangsaan mereka. sering menggerogoti dan merusak perdamaian. dan kebebasan Ibnu Khaldun diakui oleh sejarawan Toynbee. 3. suatu ungkapan yang dinilai merendahkan. para penguasa begitu aktif mengembangkan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam. 2. Kenyataan ini ditandai dengan masih diberlakukannya istilah ibad dan muwalladun.[15] II. Bagi para penguasa. sejarah panjang yang telah diukir kaum muslim menuai kemunduran dan kehancuran.Buku Muqaddimah Ibnu Khaldun menjadi tumpuan studi para ahli Barat dan ahli-ahli lainnya. sehingga mengabaikan pengembangan perekonomian. Tidak Adanya Ideologi Pemersatu Hal ini terjadi hingga abad ke-10 atas perlakuan para penguasa muslim sebagaimana politik yang dijalankan Bani Umayyah terhadap para mu’allaf yang berasal dari umat setempat. Mereka membiarkan umat Kristen menganut agamanya dan menjalankan hukum adat dan tradisi kristen. Akhirnya kelompok-kelompok etnis non-Arab terutama etnis Salvia dan Barbar. Hal ini menjadi salah satu penyebab kehidupan negara Islam di Andalusia tidak pernah berhenti dari pertentangan antara Islam dan Kristen. Akhirnya pada abad ke-11. Mereka diperlakukan tidak sama seperti tempat-tempat daerah taklukan Islam lainnya. asal tidak ada perlawanan senjata. kehadiran Arab Islam tetap dianggap sebagai penjajah sehingga malah memperkuat nasionalisme masyarakat Spanyol Kristen. Namun. sedang umat Kristen memperoleh kemajuan pesat dalam bidang IPTEK dan strategi perang. pada paruh kedua masa Islam di Andalusia. Akibatnya timbul kesulitan ekonomi yang memberatkan dan berpengaruh bagi perkembangan politik dan militer. sudah cukup puas bagi mereka. Kemunduran dan kehancuran disebabkan oleh beberapa faktor antara lain: 1. Kesulitan Ekonomi Dalam catatan sejarah.5 Keruntuhan Kekuasaan Islam di Andalusia Dalam masa kekuasaan Islam di Spanyol yang begitu lama tentu memberikan catatan besar dalam mengembangkan dan memberikan sumbangan yang sangat berharga bagi peradaban dunia. Kenyataan ini .

Mulai dari tahapan awal proses masuknya Islam. umat Islam diterpa serangan-serangan penguasa Kristen yang sampai-sampai umat Islam tidak kuasa menahan serangan-serangan penguasa Kristen yang semakin kuat itu. Banyak sekali kontribusi Islam bagi kebangunan peradaban dan kebudayaan baru Barat. Namun. kedokteran. Maka. Dikatakan demikian.[16] KESIMPULAN Andalusia. Tentu hal ini menyita banyak perhatian besar dari berbagai khalayak umat Islam. walaupun pada akhirnya berakhir dengan kekalahan. hal ini banyak memiliki peranan yang sangat penting dan besar dalam perkembangan umat Islam. Oleh karena itu. telah menunjukkan bahwa Islam telah tersebar ke negara Eropa. 5. Selain itu. karena penguasaan Islam terhadap semenanjung Iberia lebih khusus Andalusia. namun islam muncul sebagai suatu kekuatan budaya dan sekaligus menghasilkan cabang-cabang kebudayaan dalam segala ragam dan jenisnya. Granada yang awalnya menjadi pusat kekuasaan Islam terakhir di Spanyol akhirnya jatuh ke tangan Ferdinand dan Isabella. Ia selalu berjuang sendirian. dimana wilayah Spanyol diduduki oleh khalifah-khalifah dalam setiap dinasti-dinasti yang didirikan dalam setiap periodenya. Sehingga pada akhirnya Islam menyerahkan kekuasaannya dan semenjak itu berakhirlah kekuasaan Islam di Spanyol. Suatu masa kekuasaan dalam waktu yang sangat lama untuk mengembangkan Islam. sejarah dan hukum. penggunaan keuangan negara tidak terkendali oleh para penguasa muslim. ekonomi. Tentu. 4. Sumbangan Islam itu telah menjadi dasar kemajuan Barat terutama dalam bidang-bidang politik. sains dan teknologi. Demikianlah Islam di Andalusia. Karena inilah kekuasaan Bani Umayyah runtuh dan Muluk al-Thawaif muncul. tanpa mendapat bantuan kecuali dari Afrika Utara. di balik usaha keras umat Islam mempertahankan kejayaan pada masa sekian abad itu. tidak ada kekuatan alternatif yang mampu membendung kebangkitan Kristen disana. umat Islam menghadapi kesulitan yang amat berat. sebuah negeri yang meninggalkan jejak begitu besar di sepanjang sejarah umat Islam pada awal perkembangan Islam di dunia Eropa. sastra. Keterpencilan Spanyol Islam bagaikan negeri terpencil dari dunia Islam yang lain. Dimana pada akhirnya Islam pernah berjaya di Spanyol dan berkuasa selama tujuh setengah abad. astronomi.diperparah lagi dengan datangnya musim paceklik dan membuat para petani tidak mampu membayar pajak. . filsafat. Dimana pada suatu ketika. Tidak jelasnya Sistem Peralihan kekuasaan Kekuasaan merupakan hal yang menjadi perebutan diantara ahli waris.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful