A.

PENGERTIAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY

Model Pembelajaran inkuiri adalah model penemuan yang dirancang guru sesuai kemampuan dan tingkat perkembangan intelektual peserta didik, mengurangi ketergantungan kepada guru dan memberi pengalaman seumur hidup. Penemuan sering dikaitkan dengan inkuiri. Penemuan boleh diartikan sebagai proses mental mengasimilasikan konsep dan prinsip. Penemuan berlaku apabila seseorang itu menggunakan proses mental dalam usaha mendapatkan satu konsep atau prinsip. Pembelajaran inkuiri menggunakan pendekatan pembelajaran yang melibatkan proses penelitian. Penelitian ini didorong oleh pertanyaan demi pertanyaan dan membuat penemuan dalam usaha mencari kefahaman atau jawaban yang baru. Model pembelajaran inkuiri ini didorong oleh sifat ingin tahu dan keinginan memahami sesuatu ataupun menyelesaikan masalah. Model pembelajaran inquiry terbagi atas dua model yaitu : a. Inquiry Deduktif Inkuiri deduktif adalah model inkuiri yang permasalahannya berasal dari guru. Siswa dalam inkuiri deduktif diminta untuk menentukan teori/konsep yang digunakan dalam proses pemecahan masalah. b. Inquiry Induktif Inkuiri induktif adalah model inkuiri yang penetapan masalahnya ditentukan sendiri oleh siswa sesuai dengan bahan/materi ajar yang akan dipelajari

B. METODE PEMBELAJARAN INQUIRY Metode pembelajaran inquiry adalah suatu cara menyampaikan pelajaran dengan penelaahan sesuatu yang bersifat mencari secara kritis, analisis, dan argumentatif dengan menggunakan langkah –langkah tertentu menuju kesimpulan Inquiry Terbimbing Dalam proses belajar mengajar dengan metode inkuiri terbimbing, siswa dituntut untuk menemukan konsep melalui petunjuk-petunjuk seperlunya dari seorang guru.Petunjukpetunjuk itu pada umumnya berupa pertanyaan-pertanyaan yang bersifat membimbing (Wartono 1999). Selain pertanyaan-pertanyaan, guru juga dapat memberikan penjelasanpenjelasan seperlunya pada saat siswa akan melakukan percobaan, misalnya penjelasan tentang cara-cara melakukan percobaan.

dalam metode ini siswa tidak dapat memilih atau menentukan masalah untuk diselidiki secara sendiri. namun siswa yang belajar dengan metode ini menerima masalah dari gurunya untuk dipecahkan dan tetap memperoleh bimbingan. sedikit demi sedikit bimbingan itu dikurangi seperti yang dikemukakan oleh (Hudoyono 1979) bahwa dalam usaha menemukan suatu konsep siswa memerlukan bimbingan bahkan memerlukan pertolongan guru setapak demi setapak. Walaupun siswa harus berusaha mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi tetapi pertolongan guru tetap diperlukan. Permasalahan yang dipilih selanjutnya harus dirumuskan dalam bentuk pertanyaan atau hipotesis . Namun bimbingan yang diberikan lebih sedikit dari Inkuiri terbimbing dan tidak terstruktur. PENDEKATAN PEMBELAJARAN INQUIRY Langkah-langkah yang dapat ditempuh dengan menggunakan pendekatan Inquiry yaitu sebagaimana dikemukan oleh A. merancang prosedur atau langkahlangkah yang diperlukan.Trabani : a. Inquiry Bebas Metode ini digunakan bagi siswa yang telah berpengalaman belajar dengan pendekatan inkuiri. menemukan dan menyelesaikan masalah secara mandiri. C. Inquiry Bebas Modifikasi Metode ini merupakan kolaborasi atau modifikasi dari dua strategi inkuiri sebelumnya. yaitu: pendekatan inkuiri terbimbing dan pendekatan inkuiri bebas. Siswa diberi kebebasan menentukan permasalahan untuk diselidiki. Artinya. Stimulation : Sumber belajar mulai dengan bertanya mengajukan persoalan atau memberi kesempatan kepada warga belajar untuk membaca atau mendengarkan uraian yang memuat permasalahan b. Karena dalam pendekatan inkuiri bebas ini menempatkan siswa seolah-olah bekerja seperti seorang ilmuwan. Meskipun begitu permasalahan yang akan dijadikan topik untuk diselidiki tetap diberikan atau mempedomani acuan kurikulum yang telah ada. Siswa memerlukan bantuan untuk mengembangkan kemampuannya memahami pengetahuan baru. Problem Statement : Warga belajar diberi kesempatan mengidentifikasi berbagai permasalahan. Pada tahap permulaan diberikan lebih banyak bimbingan.Metode inkuiri terbimbing biasanya digunakan bagi siswa-siswa yang belum berpengalaman belajar dengan menggunakan metode inkuiri.

dilacak. tetapi mereka berperan untuk menemukan sendiri inti dari materi pelajaran itu sendiri. mengamati objeknya. dan kritis. strategi inkuiri menekankan kepada aktivitas siswa secara maksimal untuk mencari dan menemukan. Dengan demikian. ditabulasikan kalau mungkin dihitung dengan cara tertentu serta ditafsirkan pada tingkat kepercayaan tertentu. membaca literatur. Tujuan dari penggunaan strategi pembelajaran inkuiri adalah mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis. diklasifikasikan. logis. strategi pembelajaran inkuiri menempatkan guru bukan sebagai sumber belajar. e. atau mengembangkan kemampuan intelektual sebagai bagian dari proses mental. Generalization : Berdasarkan hasil verifikasi maka warga belajar menarik generalisasi atau kesimpulan tertentu. Dalam proses pembelajaran. Aktivitas pembelajaran biasanya dilakukan melalui proses tanya jawab antara guru dan siswa. Artinya. sehingga diharapkan dapat menumbuhkan sikap percaya diri (Self belief). Data Processing : Semua informasi itu diolah. Dengan demikian. uji coba sendiri dan sebagainya. STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRY Strategi pembelajaran inquiry merupakan bentuk dari pendekatan pembelajaran yang berorientasi kepada siswa. D. c. Verification : Berdasarkan hasil pengolahan dan tafsiran atau informasi yang ada tersebut. pertanyaan atau hipotesis yang telah dirumuskan terdahulu itu kemudian dicek terbukti atau tidak. Ciri – Ciri Strategi Pembelajaran Inquiry a.c. warga belajar diberi kesempatan untuk mengumpulkan berbagai informasi yang relevan. Data Collection : Untuk menjawab pertanyaan atau membuktikan benar tidaknya hipotesis itu. f. strategi inkuiri menempatkan siswa sebagai subjek belajar. siswa tidak hanya berperan sebagai penerima pelajaran melalui penjelasan guru secara verbal. b. mewawancarai nara sumber. akan tetapi sebagai fasilitator dan motivator belajar siswa. Karena itu kemampuan guru dalam menggunakan teknik bertanya merupakan syarat utama dalam melakukan inkuiri. seluruh aktivitas yang dilakukan siswa diarahkan untuk mencari dan menemukan jawaban sendiri dari sesuatu yang dipertanyakan. d. dalam . Dikatakan demikian karena dalam strategi ini siswa memegang peran yang sangat dominan dalam pembelajaran.

Jakarta. Riset dan Praktik. (Kencana Prenada Media Group. Rachel Cochran. et al. Teori. . Nusa Media.strategi pembelajaran inkuiri siswa tak hanya dituntut untuk menguasai materi pelajaran. Robert. DafPus Krismanto.E. PT. akan tetapi bagaimana mereka dapat menggunakan potensi yang dimilikinya. siswa akan dapat mengembangkan kemampuan berpikirnya manakala ia bisa menguasai materi pelajaran. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. The impact of Inqury-Based Mathematics on Context Knowledge and Classroom Practice. 2008). (Bandung. Manusia yang hanya menguasai pelajaran belum tentu dapat mengembangkan kemampuan berpikir secara optimal. Beberapa Teknik. 2008). Wina Sanjaya. Slavin. 2003). Model dan Strategi dalam Pembelajaran (Yogyakarta. (Journal 2007). Sebaliknya. Cooperative Learning.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful