P. 1
Kloroplas

Kloroplas

|Views: 212|Likes:
Semoga Membantu
Semoga Membantu

More info:

Published by: Yerry Tambayong Pantolaeng on May 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/19/2015

pdf

text

original

Makalah Kloroplas.

(untuk memenuhi tugas mata kuliah Biologi Sel)

Disusun oleh Kelompok 10 : 1. Yeremia Tambayong (12 315 453) 2. Martinus Taa (12 314 517 ) 3. Yuliet Lahunduitan (12 310 307 ) 4. Verena Mangembulude ( 12 312 649)
UNIVERSITAS NEGERI MANADO FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI 2013

Biologi Sel

Kelas E

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan makalah Kloroplas ini. Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Biologi Sel. Makalah ini tidak mungkin terwujud tanpa bantuan dari beberapa pihak yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk membantu. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. Kami telah berusaha semaksimal mungkin dalam menyelesaikan makalah ini untuk mendapatkan hasil yang sebaik-baiknya. Namun kami menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca makalah ini demi kesempurnaan makalah selanjutnya.

Tondano, 13 Mei 2013 Penulis

Kelompok 10

Kloroplas

Page 2

.... Saran Daftar Pustaka ........ 4 .......................................... 2 ................................................................................................................................................................... 4 ........................................ 5 ... Latar belakang B.................................................. 5 ........................................................ Rumusan Masalah C........................................... 4 ....................................................................................Biologi Sel Kelas E DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar isi BAB I Pendahuluan A.......................................................... Kloroplas B............................................................................... 15 D............................................... Metabolisme Karbon dalam Sel...................... 8 .............................................................................................................. 19 .................... Maksud dan Tujuan BAB II Pembahasan A............................... Pembuktian Fotosintesis ................................................................................................................. Kesimpulan B................................................ 3 ... 19 ................................ 19 ............ 20 Kloroplas Page 3 ......... 17 BAB III Penutup A...................................... 4 .............................. Fotosintesis C......

amilopas. yang terdiri dari kloroplas. Untuk mengetahui proses pembuatan makanan pada Tumbuhan 4. Apa saja komposisi Pada Kloroplas ? 3. Untuk Mengetahui Struktur dan Fungsi Kloroplas 2. Untuk mengetahui proses dan skema fotosintesis Kloroplas Page 4 . Kloroplas ini hampir terdapat pada seluruh tumbuhan dan pada tumbuhan tingkat tinggi pada umumnya berbentuk cakram. Dari keempat macam plastida ini yang paling berperan dalam proses fotosintesis adalah kloroplas. Dengen menggunakan gas dari lingkungan disekitar mineral dan berbagai zat dari tanah kemudian dengan bantuan cahaya matahari fotosintesis pun terjadi di daun. karena kloroplas mengandung klorofil atau zat hijau. leukoplas adalah plastida yang tidak mengandung pigmen warna. Selain itu di dalam kloroplas ini terjadinya fase terang dan fase gelap dalam fotosintesis. Kloroplas adalah plastida yang mengandung klorofil. Bagaimana Proses dan Skema Fotosintesis ? C. amiloplas adalah plastida yang mengandung amilum. Dan dengan aktifitas fotosintesis inilah keseimabangan dan ketergantungan lingkungan terjadi. Latar Belakang Dalam melakaukan fotosintesis di dalam daun terdapat zat yang disebut plastida. Bagaimana Struktur dan Fungsi Kloroplas ? 2. Kromoplas adalah plastida yang mengandung pigmen Merah. Bagaimana Proses Pembuatan Makanan Pada Tumbuhan ? 4. Maksud Dan Tujuan Makalah ini diharapkan dapat membantu para pembaca untuk mengetahui lebih mengenai : 1. Untuk mengetahui Komposisi Kloroplas 3. leukoplas dan kromoplas. Rumusan Masalah Dari latar belakang yang disebutkan di atas. ada beberapa permasalahan yang dirumuskan sebagai berikut : 1.Biologi Sel Kelas E BAB 1 PENDAHULUAN A. B. Karena pada saat melakukan fotosintesis tumbuhan bukan hanya saja bisa menghasilkan makanan akan tetapi bisa mengahasilkan juga oksigen yang sangat dibutuhkan oleh seluruh mahluk di muka bumi ini tanpa terkecuali.

Bila ada. Bentuk grana yang bertumpuk-tumpuk tesebut bertujuan untuk memperluas permukaannya. masingmasing terdiri atas setumpuk tilakoid yang berupa gelembung bermembran. Kloroplas terdapat pada hampir seluruh tumbuhan. kadangkadang lebih besar). Dalam stroma tertanam sejumlah grana. Kesinambungan kloroplas terjadi melalui pertumbuhan dan pembelahanproplastid di daerah meristem. bintang menyerupai jaring. maka tiap sel dapat memiliki satu sampai banyak plastid. spiral. Grana biasanya terkait dengan lamela intergrana yang bebas pigmen. seringkali disertai pirenoid. Foto kloroplast pertama kali diisolasi dari mikroskop electron pada tahun 1947 oleh S.Finean membuat sayatan tipis kloroplast dan mendapati secara ultrastruktural tampak 3 kompartemen yaitu pembungkus luar. Kloroplas merupakan organel yang mengandung klorofil. di sinilah berlangsung reaksi-reaksi fase gelap. Kloroplas atau Chloroplast adalah plastid yang mengandung klorofil. Pada ganggang. Foto tersebut menunjukan bahwa grana tampak seperti tumpukan piring. Membran tilakoid menyimpan pigmen-pigmen fotosintesis dan sistem transpor elektron yang terlibat dalam fase fotosintesis yang bergantung pada cahaya.Biologi Sel Kelas E BAB II PEMBAHASAN A. Pada tahun 1953. sistem membrane lamella internal dan stroma. Kloroplas matang pada beberapa ganggang. bentuknya dapat seperti mangkuk. pipih dan diskoid (seperti cakram). biofita dan likopoda dapat memperbanyak diri dengan pembelahan. tilakoid yang banyak itu Kloroplas Page 5 . untuk digunakan pada saat fotosintesis. J. Di dalam kloroplas berlangsung fase terang dan fase gelap dari fotosintesis tumbuhan. Prokariota yang berfotosintesis tidak mempunyai kloroplas. Kloroplas dapat memperbanyak dengan membelah diri (replikasi). Pada tumbuhan tingkat tinggi umumnya berbentuk cakram (kira-kira 2 x 5 mm. Porter. Secara khas kloroplas dewasa mencakup dua membran luar yang menyalkuti stroma homogen. tersusun dalam lapisan tunggal dalam sitoplasma tetapi bentuk dan posisinya berubah-ubah sesuai dengan intensitas cahaya. Kloroplas Di dalam sel terdapat beberapa bagian diantaranya kloroplas.Granick dan K. tetapi tidak umum dalam semua sel.

0 milimikron. Pigmen ini dapat menyerap energi cahaya. Kloroplas Page 6 . sedangkan pembentukan glukosa sebagai produk akhir fotosintesis berlangsung di stroma. tergantung pada macam jaringan dan macam lingkungan yang berpengaruh.Biologi Sel Kelas E terletak bebas dalam sitoplasma dan memiliki susunan yang beragam dengan bentuk yang beragam pula. Proplastida merupakan prekursor berbagai macam plastida dalam jaringan tanaman. sedangkan tebalnya 0. maka tiap sel dapat memiliki satu sampai banyak plastida . seringkali disertai pirenoid. Hal ini disebabkan karena dalam kloroplas terdapat pigmen yang berwarna hijau disebut klorofil. Klorofil terdapat pada membran tilakoid dan perubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid. bryophyta dan lycopodium dapat memperbanyak diri dengan pembelahan. umumnya berbentuk lensa. bentuknya dapat seperti mangkuk. Plastida adalah organel bermembran rangkap yang bentuk dan fungsinya bermacam-macam. Struktur Kloroplas Kloroplas adalah plastida yang berwarna hijau. bahkan juga pada batang dan ranting yang berwarna hijau. Kloroplas juga dijumpai di bagian-bagian lain. Kloroplas terdapat pada hampir seluruh tumbuhan. Pengamatan dengan mikroskop cahaya. bintang menyerupai jaring. Garis tengah lensa tersebut 2-6 milimikron. kadang-kadang lebih besar).5-1. termasuk ribosom dari tipe prokariotik. tersusun dalam lapisan tunggal dalam sitoplasma tetapi bentuk dan posisinya berubah-ubah sesuai dengan intensitas cahaya. Kesinambungan kloroplas terjadi melalui pertumbuhan dan pembelahan proplastid di daerah meristem. sedangkan yang berbentuk jala ditemukan pada Cladophora. Kloroplas mengandung DNA lingkar dan mesin sistesis protein. tetapi tidak umum dalam semua sel. yaitu pigmen yang berwarna kuning sampai jingga yang disebut karoten. Kloroplas matang pada beberapa ganggang. terdapat dalam sel tumbuhan lumut (Bryophyta). Kloroplas dijumpai terutama pada bagian daun yang disebut mesofil. kloroplast terlihat berbentuk butir. Pada ganggang. Kloroplast bernbentuk pita spiral ditemukan pada Spirogyra. Disamping klorofil a ( pigmen berwarna hijau ) dikenal pula klorofil b yang mempunyai struktur mirip klorofil a. dengan pembesaran yang paling kuat. 1. spiral. yang sering disebut pula daging daun. paku-pakuan (Pterydophyta) dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta). Bila ada. proplastida berdiferensiasi menjadi plastida yang berbeda. Bentuk kloroplast yang beraneka ragam ditemukan pada alga. sedangkan kloroplast berbentuk pita ditemukan padaZygnema. Pada tumbuhan tingkat tinggi umumnya plastida berbentuk cakram (kira-kira 2 x 5 mm.

Stroma juga mengandung DNA dan ribosom. Larutan yang dihadapkan kepada sinar kuat tampak berkurang hijaunya. meskipun faktor-faktor lain cukup 4.Biologi Sel Kelas E Seperti halnya mitokondria. Seperti pada matriks mitokondria. 3. 2. Genom kloroplas terdiri dari 121 024 pasang nukleotida serta mempunyai inverted repeats (2 kopi) yang mengandung gengen rRNA (16S dan 23S rRNAs) untuk pembentukan ribosom. Membran dalam menutupi daerah yang berisi cairan yang disebut stroma yang mengandung enzim untuk reaksi terang pada proses fotosintesis. daun-daun tersebut tak mampu menghasilkan klorofil. stroma kloroplas mengandung molekul DNA sirkuler dan ribosom. Besi yang menjadi bahan pembentuk klorofil merupakan suatu condition sinc qua non (kehausan). Cahaya. 2/3nya diekspresikan oleh gen yang terdapat di inti sel sementara 1/3nya diekspresikan dari genom kloroplas. Setengah diantaranya dikode oleh DNA kloroplas. Genom Kloroplas Kloroplas pada tanaman tingkat tinggi merupakan evolusi dari bakteri fotosintetik menjadi organel sel tanaman. Karbohidrat. Seperti membran luar pada mitokondria. Kloroplas Page 7 . 3. Sebagian besar protein dalam kloroplas dikode oleh gen nuklear. Membran tilakoid yang mengelilingi ruang interior tilakoid yang berisi cairan mengandung klorofil dan pigmen fotosintesis lain serta rantai transport elektron. dihasilkan di sitoplasma dan selanjutnya dikirim ke kloroplas. Faktor pembawaan. membran luar kloroplas juga mengandung porin yang menyebabkan membran ini permeable terhadap molekul dengan ukuran 10.000 dalton. Protein yang terlibat di dalam kloroplas sebanyak 60 protein. Reaksi terang dari fotosintesis terjadi di tilakoid. Faktor-faktor Pembentukan Kloroplas 1. Pelipatan membran dalam membentuk struktur seperti tumpukan piringan yang saling berhubungan yang disebut tilakoid yang tersusun membentuk grana. Terlalu banyak sinar berpengaruh buruk kepada klorofil. Diperkirakan pula terdapat sekitar 60 macam polipeptida pada membran tilakoid. kloroplas dikelilingi oleh membran luar dan membran dalam. Pembentukan klorofil dibawakan oleh gen tertentu di dalam kromosom. Dengan tiada pemberian gula. Genom kloroplas mempunyai subunit yang besar yaitu penyandi ribulosa biphosphate carboxylase. Membran luar kloroplas menutupi ruang intermembran antara membran dalam dan membran luar kloroplas. Kekurangan akan salah satu dari zat-zat tersebut mengakibatkan klorosis kepada tumbuhan. Nitrogen Magnesium. 2. Hal ini juag dapat kita lihat pada daun-daun yang terus terkena kena sinar langsung warna mereka menjadi hijau kekuning-kuningan. Sebaliknya membran dalam relatif lebih impermeabel.

klorofil dapat dibedakan dalam 9 tipe : klorofil a. dari gas karbon dioksida dan air dengan bantuan sinar matahari. d. meskipun hanya di dalam jumlah yang sedikit sekali. kekurangan air mengakibatkan desintegrasi dari klorofil seperti terjadi pada rumput dan pohon-pohonan di musim kering. dan phyllon = leaf (daun). d. Air. Klorofil pada tumbuhan ada dua macam. dimana klorofil a disamping bisa menyerap energi cahaya. Sementara klorofil b untuk sinar kuning dan hijau. serta samping hidrokarbon yang panjang. 7. akan tetapi yang paling baik ialah antara 26o-30oC. b. Dengan tiada unsur-unsur itu. perbedaan kecil antara struktur kedua klorofil pada sel keduanya terikat pada protein. dimana energi matahari (dalam bentuk foton) ditangkap dan diubah menjadi energi kimia (ATP dan NADPH). Klorofil merupakan pigmen hijau tumbuhan dan merupakan pigmen yang paling penting dalam proses fotosintesis. yaitu rantai fitol.Biologi Sel Kelas E 5. yaitu klorofil a dan klorofil b. Nama "chlorophyll" berasal dari bahasa Yunani kuno: choloros = green (hijau). Fungsi krolofil pada tanaman adalah menyerap energi dari sinar matahari untuk digunakan dalam proses fotosintetis. klorofil a biasanya untuk sinar hijau biru. 6. Fotosintesis Fotosintesis adalah suatu proses yang hanya terjadi pada tumbuhan yang berklorofil dan bakteri fotosintetik. Klorofil lain (c. tanaman akan mengalami klorosis juga. Antara klorofil a dan klorofil b mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda. Energi kimia ini akan digunakan untuk fotosintesa karbohidrat dari air dan karbondioksida. Algae dan Cynobacteria. Bakteri klorofil a dan b. bakteri klorofil a dan b dan klorofil chlorobium ditemukan pada bakteri fotosintetik. Jadi. yaitu suatu proses biokimia dimana tanaman mensintesis karbohidrat (gula menjadi pati). seluruh molekul organik lainnya dari tanaman disintesa dari energi dan adanya organisme hidup lainnya tergantung pada kemampuan tumbuhan atau bakteri fotosintetik untuk berfotosintesis. B. c. Zn. dan e. Cu. klorofil ini juga bisa Kloroplas Page 8 . Temperatur yang membantuk dalam membentuk klorofil antara 3o48oC merupakan suatu kondisi yang baik untuk pembentukan klorofil pada kebanyakan tanaman. e) ditemukan hanya pada alga dan dikombinasikan dengan klorofil a. Air merupakan faktor keharusan pula. Klorofil adalah pigmen hijau fotosintetis yang terdapat dalam tanaman. Temperatur. Sekarang ini. membantu pembentukan klorofil. Unsur-unsur pembentuk kloril dianataranya Mn. Unsur-unsu. Sedangkan perbedaan utama antar klorofil dan heme ialah karena adanya atom magnesium (sebagai pengganti besi) di tengah cincin profirin. klorofil chlorobium 650 dan 660.

Krolofil a terdapat sekitar 75 % dari total klorofil. jingga dan merah dipantulkan oleh kedua pigmen ini. dan kedua jenis klorofil ini larut dalam senyawa aseton. Daun-daun yang terkena langsung umumnya akan tampak kekuning-kuningan. jika intensitas cahaya sangat tinggi. Pada klorofil. Spektrofotometri sesuai dengan namanya adalah alat yang terdiri dari spektrofotometer dan fotometer akan menghasilkan sinar dari spektrum dengan Kloroplas Page 9 . sistem ikatan yang berseling mengitari cincin porfirin. Klorofil b ini tidak larut dalam etanol tapi dapat larut dalam ester. berwarna merah yang berarti warna larutan tersebut tidak hijau pada cahaya yang diluruskan dan akan merah tua pada cahaya yang dipantulkan. salah satu cara untuk dapat menentukan kadar klorofil adalah dengan metoda spektofotometri cahaya hijau. masing-masing terdapat penataan selang-seling ikatan kovalen tunggal dan ganda. Kandungan klorofil pada tanaman adalah sekitar 1% basis kering. Sel penutup memiliki klorofil di dalam selnya sehingga dengan bantuan cahaya matahari akan sangat berpengaruh buruk pada klorofil. Ada bukti yang menunjukkan bahwa beta-karoten lebih efektif dalam mentransfer energi ke kedua pusat reaksi dibanding lutein atau pigmen xanthofil yang disebut fucoxanthofil adalah sangat efektif dalam mentrensfer energi. Larutan klorofil yang dihadapkan pada sinar kuat akan tampak berkurang hijaunya. Struktur klorofil berbeda-beda dari struktur karotenoid. kuning. Di samping berperan sebagai penyerap cahaya.Biologi Sel Kelas E merubah energi cahaya dan tidak bisa merubahnya menjadi energi kimia dan energi itu akan ditransfer dari klorofil b ke klorofil a. Kombinasi panjang gelombang yang dipantulkan oleh kedua pigmen karotenoid ini tampak berwarna kuning. Sifat inilah yang memungkinkan molekul-molekul menyerap cahaya tampak demikian kuatnya. Dalam daun klorofil banyak terdapat bersama-sama dengan protein dan lemak yang bergabung satu dengan yang lain. Semua tanaman hijau mengandung klorofil a dan krolofil b. Klorofil akan memperlihatkan fluoresensi. yakni bertindak sebagai pigmen. Sifat ini pulalah yang memungkinkan molekul-molekul menyerap energi cahaya yang dapat digunakan untuk melakukan fotosintesis. Rumus empiris klorofil adalah C55H72O5N4Mg (klorofil a) dan C55H70O6N4Mg (klorofil b). klorofil berikatan melalui gugus fitol-nya. sedangkan dengan protein melalui gugus hidrofobik dari cincin porifinnya. karotenoid pada tilakoid juga berperan untuk melindungi klorofil dari kerusakan oksidatif oleh O2. Dengan lipid. sedangkan pada karotenoid terdapat sepasang rantai hidrokarbon yang menghubungkan struktur cincin terminal.

Ini biasanya ditunjukkan selama penyerapan sinar pada tiap gelombangnya. khususnya bila stomata tertutup sebagian karena kekeringan (Salisbury dan Ross. Sebagai contoh. Pada proses fotosintesa. hara. Tetapi. Spesies yang tumbuh pada lingkungan yang kaya sumberdaya mempunyai kapasitas fotosintesis yang jauh lebih tinggi daripada spesies yang tumbuh pada lingkungan dengan persediaan air. tapi juga oleh konsentrasi CO2 yang lebih tinggi.Biologi Sel Kelas E panjang gelombang energi secara relatif. dan cahaya yang terbatas. Semua klorofil atau karotenoid terbenam atau melekat pada molekul protein oleh ikatan nonkovalen. Aksi dari cahaya hijau dan kuning yang menyebabkan fotosistem pada tumbuhan tingkat tinggi dan penyerapan panjang gelombang ini oleh daun sebenarnya relatif tinggi. 1995). Laju fotosintesis ditingkatkan tidak hanya oleh naiknya tingkat radiasi. sangat berbeda. Fotosintesa hanya terjadi pada tanaman yang memiliki sel-sel hijau termasuk pada beberapa jenis bakteri. terjadi penangkapan energi cahaya oleh zat hijau daun untuk pembentukan bahan organik. lebih tinggi dari yang ditampakkan pada spektrum serapan klorofil dan karotenoid. tapi tiap spesies menunjukkan perbedaan yang besar pada kondisi khusus yang optimum bagi mereka. Perbedaan ini sebagian disebabkan oleh adanya keragaman cahaya. puncak gunung. pigmen-pigmen kloroplas meliputi separuh dari kandungan kandungan lipida total pada membran tilakoid. Kloroplas Page 10 . yang substansi menyerap cahaya dengan suatu karakteristik panjang gelombang yang berbeda. Alasan utama mengapa spektrum aksi lebih tinggi dari spektrum serapan adalah karena cahaya hijau dan kuning yang tidak segera diserap akan dipantulkan berulang-ulang di dalam sel fotosintetik sampai akhirnya diserap oleh klorofil dan menyumbangkan energi untuk fotosintesis. Secara keseluruhan. Jika energi tersebut ditransmisikan maka akan ditangkap oleh klorofil yang terlarut tersebut. suhu. bukan berarti bahwa ada pigmen lain yang berperan menyerap cahaya tersebut. Ketika gelombang itu berpindah maka sinar yang ada di sebelah kiri adalah sinar hijau yang bisa kita lihat. Sejak tipe-tipe atom atau molekul yang sedikit berbeda pada tingkat energinya. dan hutan hujan tropika. klorofil a sangat kuat pada panjang gelombang 660 nm pada sinar merah dan paling rendah pada panjang gelombang 430 nm pada sinar biru. Laju fotosintesis berbagai spesies tumbuhan yang tumbuh pada berbagai daerah yang berbeda seperti gurun kering. Pada fotometer filter sinar dari panjang gelombang yang diinginkan akan diperoleh dengan berbagai filter yang punya spesifikasi melewati banyaknya panjang gelombang tertentu. dan ketersediaan air.

Kira-kira 85 gen seperti ini menyandi protein yang terlibat dalam transkripsi.Biologi Sel Kelas E sisanya adalah galaktolipida dan sedikit fosfolipida. Penambatan CO2 paling banyak terjadi sekitar tengah hari ketika tingkat cahaya paling tinggi. pada keduanya mengandung kloroplas yang mengandung klorofil/pigmen hijau yang merupakan salah satu pigmen fotosintetik yang mampu menyerap energi cahaya matahari. kloroplas terdiri atas membran ganda yang melingkupi ruangan yang berisi cairan yang disebut stroma. Tapi. Kantung-kantung tilakoid tersebut dapat berlapis-lapis dan membentak apa yang disebut grana Klorofil terdapat pada membran tilakoid dan pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid. dan berbagai enzim. Warna daun berasal dari klorofil. tetapi seluruh panjang gelombang unsurnya tidak diserap dengan baik secara merata oleh klorofil. Energi cahaya yang diserap klorofil inilah yang menggerakkan sintesis molekul makanan dalam kloroplas. DNA kloroplas (genom) terdapat dalam 50 atau lebih lingkaran jalur ganda melilit dalam tiap plastid. Di dalam daun terdapat jaringan pagar dan jaringan bunga karang. Dilihat dari strukturnya. Membran tersebut membentak suatu sistem membran tilakoid yang berwujud sebagai suatu bangunan yang disebut kantung tilakoid. Kloroplas ditemukan terutama dalam sel mesofil. sebagian besar protein disandi oleh gen nukleus. Adalah mungkin untuk menentukan bagaimana efektifnya setiap panjang gelombang (warna) diserap dengan menggunakan suatu larutan klorofil dengan cahaya monokromatik (cahaya berwarna satu). Sterol sangat jarang dijumpai pada membran tilakoid. ribosom. Di dalam kloroplas ditemukan DNA. RNA. dan oksigen keluar. sedang pembentukan glukosa sebagai produk akhir fotosintetis berlangsung di stroma. Semua molekul ini sebagian besar terdapat di stroma. melalui pori mikroskopik yang disebut stomata. tempat berlangsungnya transkripsi dan translasi. translasi. Kloroplas Page 11 . Cahaya putih mengandung semua warna spektrum kasat mata dari merahviolet. yaitu jaringan yang terdapat di bagian dalam daun. Cahaya sering membatasi fotosintesis terlihat juga dengan menurunnya laju penambatan CO2 ketika tumbuhan terkena bayangan awan sebentar. Karbon dioksida masuk ke dalam daun. dan molekul RNA-ribosom (empat) yang digunakan oleh plastid untuk translasi. Berbagai gen plastid menyandi semua molekul RNA-pemindahan (sekitar 30). dan fotosintesis. pigmen warna hijau yang terdapat di dalam kloroplas. Fotosintesis hanya berlangsung pada sel yang memiliki pigmen fotosintetik.

Elektron yang panas ini akan dikeluarkan daqri pusat reaksi dan diterima oleh molekul pembawa elektron yang pertama. Jika molekul klorofil pada membran tilakoid dieksitasi oleh cahaya. 50 klorofil-b. bila gen untuk klorofil tidak ada maka tanaman tidak akan memiliki klorofil. Reaksi terang dalam proses fotosintesis menggunakan dua fotosistem sebagai akseptor proton. Unsur N. tanaman lain tidak memerlukan cahaya. yaitu Fotosistem I dan Fotosistem II. Elektron yang kaya energi akan terus dibawa oleh molekul pembawa elektron menuju NADP+ yang direduksi menjadi NADPH. tingkat energi elektron di dalam strukturnya ditingkatkan oleh sejumlah ekuivalen energi cahaya yang diserap dan klorofilpun tereksitasi. Pada fotosistem I terjadi penyerapan energi matahari pada panjang gelombang sekitar 700 nm. Bilamana foton diserap oleh suatu molekul. pada fotosistem II juga akan meninggalkan lubang elektron sehingga kekosongan tempat ini akan diisi oleh elektron yang berasal dari fotolisis air. Cahaya matahari ditimbulkan oleh fusi inti atom hidrogen membentuk atom helium dan elektron. Energi eksitasi ini akan berpindah dengan cepat melalui kelompok molekul pigmen penangkap cahaya ke pusat reaksi fotosistem. Sementara itu. Sedangkan pusat reaksinya kehilangan elektron sehingga meninggalkan lubang elektron. Absorpsi cahaya matahari akan mengeksitasi elektron. bila kekurangan air akan terjadi desintegrasi klorofil. Dalam hal ini. Di sini elektron memperoleh energi dalam jumlah besar. Fotosistem I merupakan satu partikel yang disusun oleh sekitar 200 molekul klorofil-a. 1. melompat menuju molekul pembawa elektron yang pertama. elektron dinaikkan ke tingkat energi yang lebih tinggi. Fotosintesis pada organisme fotosintetik terjadi dalam 2 tahap yaitu reaksi terang dan reaksi gelap. Reaksi Terang Klorofil dan pigmen menyerap energi matahari yang kemudian diubah menjadi bentuk energi kimia yaitu ATP dan senyawa pereduksi NADPH. Sinar cahaya matahari yang nampak adalah radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang antara 400-700 nm. Mg. Akibatnya molekul pembawa elektron syang pertama ini akan menjadi tereduksi atau dengan kata lain menerima elektron. lubang elektron yang terbentuk karena eksitasi elektron akan diisi kembali oleh elektron yang berasal dari fotosistem II. Air. beberapa tanaman dalam pembentukan klorofil memerlukan cahaya. Bagian kedua yang menyangkut Kloroplas Page 12 . Kemampuan suatu senyawa kimia untuk menyerap cahaya bergantung pada susunan elektron yang ada di sekeliling inti atom pada struktur senyawa tersebut.Biologi Sel Kelas E Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan klorofil antara lain gen. dan satu molekul penerima cahaya matahari yang disebut P700. Fe merupakan unsur-unsur pembentuk dan katalis dalam sintesis klorofil. 50 sampai 200 pigmen karoteroid. Cahaya.

Bentuk energi lain yaitu yang berupa ATP dihasilkan dari aliran elektron siklik dimana elektron ditingkatkan ke penerima elektron pertama menuju lubang elektron fotosistem I melalui jalan pintas. Ini mengakibatakan teroksidasinya bentuk P680 menjadi menjadi P680+.Biologi Sel Kelas E penyerapan energi matahari pada panjang gelombang di sekitar 680 nm. Tumbuhan C4 ini pada suhu panas dan penyinaran tinggi mampu berfotosintesis lebih cepat dan menghasilkan biomassa lebih cepat. Untuk mengisi kekurangan itu satu elektron dialiri melalui sederetan molekul pembawa elektron dari molekul pembawa elektron. jagung dan tebu. dari molekul P680 dalam fotosistem II. Fotsistem I dan II merupakan komponen penyalur energi dalam rantai pengangkutan elektron fotoseintesis secara berlanjut dari molekul air sebagai donor elektron ke NADP+ sebagai akseptor elektron. reaksi ini terjadi di mesofil daun dan sikatalisis oleh pospoenolpiruvat karboksilase. Sebagin besar spesies C4 adalah monokotil. Sehingga. pengaliran elektron hanya terjadi setelah terjadinya penyinaran terhadap fotosistem II yaitu tereksistasinya P680 yang segera melepaskan elektron ke molekul penerima elektron pertama. Oksaloasetat dibentuk pada sel mesofil yang kemudian direduksi menjadi malat dengan pemanfaatan NADPH. Fotosistem II banyak menggunakan klorofil-b. dalam proses ini tidak ada pembentukan NADPH maupun pembebasan oksigen melainkan akan menghasilkan ATP.) menjadi asam malat dan asam aspartat 4-carbon terjadi mula-mula melalui penggabungan awal dengan pospoenolpiruvat (PEP) untuk membentuk oksaloasetat dan Pi. Piruvat yang ditransfer ke sel mesofil Kloroplas Page 13 . Reaksi Gelap Pada tumbuhan C4 adalah tumbuhan yang pada fase reaksi gelap menambat CO2 menjadi asam malat dan asam aspartat 4-carbon. Lepasnya satu elektron dari P700 mengakibatkan berubahnya molekul menjadi bentuk teroksidasinya P700+ yang kekurangan satu elektron. elektron berdaur terus menerus dalam keluar pusat reaksi fotosistem I dan masuk kembali ke dalamnya. Kekurangan elektron pada P680+ dipenuhi dari reaksi oksidasi molekul H2O menjadi O2. Setelah fotosintesis dalam 14C2berlangsung sekitar 1 detik. disebut fotosistem II. Malat kemudian ditransfer dalam sel pengangkut lalu didekaobosilasi menghasilkan piruvat dan CO 2 . Energi yang diperoleh dari transpor elektron fotosintetik dari H2O ke NADP+ akan mengahsilkan energi dalam bentuk NADPH. Dalam hal ini. Aliran elektron yang terjadi disebut aliran nonsiklik yang melibatkan fotosistem I dan fotosistem II. Reaksi perubahan CO2 (sebenarnya HCO3. 2. melibatkan proses pembentukan O2 dan H2O. 80% 14C yang tertambat berada dalam kedua asam tersebut dan hanya 10 % dalam PGA. hal ini menunjukkan bahwa 3-PGA bukan produk pertama fotosintesis. Aliran siklik terjadi apabila tanaman khususnya lebih banyak memerlukan ATP daripada NADPH.

Biologi Sel Kelas E dan dikonversi menjadi fosfoenolpiruvat dikataklisis oleh enzim piruvat-fosfat kinase. 4. Semua faktor ini biasanya diperoleh menggunakan akar dan daun. melakukan fiksasi CO2 yang berbeda dengan tumbuhan C4. molekul piruivat dan alanin diangkut balik ke sel mesofil. 3. Suhu. CO2 yang terbentuk diikat oleh ribosadifosfat klarboksilaase melaui jalur calvin di kolroplas seludang berkas. CO2 ini berasimilasi di siklus calvin dengan bantuan RuBP. Setelah dekarbosilasi asam C4. Faktor Yang Mempengaruhi Fotosintesis Ada banyak faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis. Air (H2O) diambil dari dalam tanah. stomata membuka untuk mengangkap CO 2. Karbondioksida (CO2) diambil dari udara. Energy matahari dimana dari energy matahari yang dimanfaatkan sebagai proses fotosintesis adalah spectrum cahayanya. Karena metode fiksasi CO2 pertama kali ditemukan pada tumbuhan familia Crassulaceae. Akan tetapi pada pembahasaan ini faktor-faktor tersebut digolongkan menjadi dua golongan yaitu faktor eksternal dan faktor internal. tumbuhan ini hanya menguapkan sedikit uap air melalui stomata bersama dengan pelepasan O2 dan pengikatan CO2. Adapun yang termasuk Faktor-faktor eksternal tersebut adalah sebagai berikut: 1. Pada tumbuhan sekulen seperti kaktus dan nanas yang hidup di lingkungan yang panas dan kering. kemudian diubah menjadi oxaloacetate oleh PEP carboxylase. Kloroplas Page 14 . untuk melindungi sitosol dan enzim plastid dari pH rendah dari disosiasi asam malat. • Faktor eksternal Faktor eksternal adalah faktor proses fotosintesis yang berasal dari luar tumbuhan. Pada asiang hari stomata menutup. pada suhu 35°C kecepatan proses fotosintesis mencapai pada klimaks dan pada suhu di atas 40°C kecepatan fotosintesis menurun. Pada malam hari ketika suhu udara dingin dan berangin. pada umumnya fotosintesis dapat berlangsung pada suhu 5 oC – 42°C. maka CAM adalah singkatan dari crassulacean acid metabolism. Faktor-faktor ini biasa terdapat di udara. 3. 2. untuk mencegah penguapan yang berlebihan akibat temperature udara yang tinggi. di dalam tanah dan dari sepektrum cahaya dan suhu. Oksaloasetat diubah menjadi malat dan disimpan dio valuola. dan CO 2 bereaksi pada malam hari menjadi malat oleh enzim malat NADP-linked. tempat dimana diubah menjajdi PEP sehingga penambatan CO2 dapat berlangsung terus.

Berdasarkan peranannya dalam membantu reaksi kimia anabolisme enzim dapat dikelompokkan menjadi dua. Percobaan Sachs Membuktikan bahwa pada fotosintesis akan dihasilkan zat tepung. c. d. yaitu: a) Enzim yang berkaitan dengan fungsi oksidasi reduksi Enzim ini mengatalisis reaksi pemindahan hidrogen dari suatu substrat menuju ke substrat yang lain. Percobaan Engelmann Membuktikan bahwa dalam fotosintesis diperlukan cahaya dan klorofil. b. nikotinamid adenin dinukleotida pospat (NAD). Enzim. flavin mononukleotida (FMN). ketoglutarat dehidrogenase. Contoh: enzim karboksilase. ferodoksin. Adapun yang termasuk faktor-faktor internal adalah sebagai berikut: 1. ternyata Kloroplas Page 15 . b) Enzim yang tidak terkait dengan reaksi oksidasi reduksi. 1. Adapun percobaan yang dilakukan Sachs untuk membuktikan fotosintesis adalah: a. berfungsi sebagai katalisator pada saat melakukan proses fotosintesis. Faktor internal berupa zat-zat organic dan jaringan dalam tumbuhan.Biologi Sel Kelas E • Faktor internal Faktor internal adalah faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis yang berasal dari dalam tumbuhan tersebut. Pigmen. Pembuktian Fotosintesis untuk membuktikan adanya molekul-molekul yang dibutuhkan dan yang dihasilkan dalam peristiwa fotosintesis dapat dilakukan dengan percobaan sebagai berikut. Setelah itu ditetesi dengan larutan iodium (lugol). 2. fumarase. Daun dimasukkan pada air yang mendidih. Hal ini membuktikan bahwa setelah terbentuk glukosa hasil fotosintesis segera diubah menjadi zat tepung. suksinat dehidrogenase. Hasilnya daun akan berwarna biru tua. Contoh: sitokrom. C. Daun yang sudah beberapa saat terkena cahaya matahari dipetik. akonitase. Dari hasil pengamatan di bawah mikroskop terhadap Spirogyra dan bakteri termo. Enzim ini akan mengatalis reaksi pengubahan substrat menjadi bentuk yang lain tanpa diikuti dengan pelepasan hidrogen. Kemudian daun dimasukkan pada alkohol panas. 2.

Tanah tersebut disiram dengan air dan di dalamnya ditanam pucuk tanaman “willow” seberat 5 pon. Hasilnya pada tabung reaksi terdapat gelembung-gelembung air. c. Apabila terbentuk nyala api. Selama 5 tahun Van Helmont menyirami tanamannya dengan air hujan atau air suling. maka gas yang muncul tersebut O2. Percobaan Ingenhouz Membuktikan bahwa pada fotosintesis menghasilkan O2. maka tampak bakteri termo berkerumun pada daerah yang berkloroplas yang terkena cahaya tersebut. Namun bila seberkas cahaya tidak mengenai kloroplas. Kesimpulan : penambahan berat pohon “willow” itu hanya berasal dari air. f. g. 3. f. b. 4. adapun percobaan yang dilakukan Igenhouz untuk membuktikan proses fotosintesis adalah: a. Percobaan Van Helmont Membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan air. adapun percobaan yang dilakukan van Helmont untuk membuktikan proses fotosintesis adalah: a. Pot dimasukkan ke dalam tanah dan menutupi tepinya dengan plat besi yang berlubang-lubang. d. ternyata beratnya hanya berkurang 2 ons dari berat semula. Perangkat percobaan ditempatkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Pohon dicabut dan ditimbang ternyata beratnya menjadi 164 pon 3 ons (berat ini tidak termasuk berat daun yang berguguran + 5 tahun). Kloroplas Page 16 . c.Biologi Sel Kelas E bila dijatuhkan seberkas cahaya yang mengenai kloroplas Spirogyra. Pipa ditutup dengan tabung reaksi yang berisi air secara terbalik. Untuk membuktikan apakah gas yang muncul itu O2 dapat diuji dengan memasukkan lidi yang membara. e. Tanah dikeringkan lagi dan ditimbang. maka tidak banyak ditemukan bakteri termo. d. Beberapa batang tanaman Hydrilla verticillata dimasukkan ke dalam corong. Corong ditempatkan ke dalam beker glass yang berisi air dalam keadaan terbalik (air harus penuh) dan dikaitkan dengan kawat penyangga. b. Van Helmont menempatkan 200 pon tanah yang telah dikeringkan di dalam pot besar. e.

Oleh karena itu. menjadi karbondioksida yang akan menghabiskan energi sel. Namun tanaman C3 lebih adaptif pada kondisi kandungan CO2 atmosfer tinggi. Karena bila ada molekul oksigen maka Rubp akan terpecah menjadi molekul 3-karbon yang tinggal dalam siklus Calvin. Konsentrasi gas karbondioksida yang tinggi menurunkan kesempatan Rubisco untuk menyertakan molekul oksigen. temperature sedang dan dengan knsentrasi CO2 sekitar 200 ppm atau lebih tinggi. C4. Pada tanaman C3. Tetapi pada sintesis C4. tumbuhan dibagi ke dalam tiga kelompok besar. Karboksilase PEP memiliki daya ikat yang lebih tinggi terhadap CO2 daripada karboksilase RuBP.Biologi Sel Kelas E D. Tumbuhan C3 harus berada dalam area dengan konsentrasi gas karbondioksida yang tinggi sebab Rubisco sering menyertakan molekul oksigen ke dalam Rubp sebagai pengganti molekul karbondioksida. Tumbuhan C4 dan CAM lebih adaptif di daerah panas dan kering dibandingkan dengan tumbuhan C3. seperti gandum. Sistem perangkap C4 bekerja pada konsentrasi CO2 yang jauh lebih rendah. enzim yang menyatukan CO2 dengan RuBP (RuBP merupakan substrat untuk pembentukan karbohidrat dalam proses fotosintesis) dalam proses awal assimilasi. Dalam proses ini prinsipnya mengkonversi gas karbon dioksida dan ribulose bisphosphate (Rubp yaitu suatu gula carbon 5) ke dalam 3-phosphoglycerate melalui reaksi berikut : 6 CO2 + 6 Rubp 12 3-phosphoglyserat Tumbuhan C3 tumbuh dengan karbon fiksasi C3 biasanya tumbuh denga baik di area dimana intensitas sinar matahari cenderung sedang. jauh lebih rendah daripada konsentrasi udara normal dan CO2 masih dapat terfiksasi ke PEP oleh enzim karboksilase PEP. yaitu C3. dan 2 molekul glikolat akan dioksidasi dengan adanya oksigen. kentang. Karboksilase RuBP hanya bekerja apabila CO2 jumlahnya berlimpah. Perbedaan tumbuhan C3 dan C4 adalah cara kedua tumbuhan memfiksasi CO2.enzim karboksilase PEP memfiksasi CO2 pada akseptor karbon lain yaitu PEP. kacang-kacangan. dan juga dengan air tanah yang berlimpah. kedelai. Sebagian besar tanaman pertanian. CO2 hanya difiksasi RuBP oleh karboksilase RuBP. dan kapas merupakan tanaman dari kelompok C3. Berdasarkan tipe fotosintesis.Metabolisme Karbon Dalam Fotosintesis Metabolisme karbon dalam proses fotosintesis contohnya pada proses fotosintesis dari tanaman Eugenia aquea adalah fiksasi karbon C3. juga dapat mengikat O2 pada saat yang bersamaan untuk Kloroplas Page 17 . dan CAM (crassulacean acid metabolism). Pada tumbuhan C3. tingkat CO2 menjadi sangat rendah pada tumbuhan C4. Tanaman C3 dan C4 dibedakan oleh cara mereka mengikat CO2 dari atmosfir dan produk awal yang dihasilkan dari proses assimilasi.

sehingga fotorespirasi sangat kecil and G sangat rendah. sehingga fotorespirasi terhambat dan assimilasi akan bertambah besar. Jika konsentrasi CO2 di atmosfir ditingkatkan. gandum. terutama gandum. kacang-kacangan. Tanaman pangan yang tumbuh di daerah tropis. seperti padi. Tumbuhan C4 dan CAM lebih adaptif di daerah panas dan kering dibandingkan dengan tumbuhan C3. CO2 diikat oleh PEP (enzym pengikat CO2 pada tanaman C4) yang tidak dapat mengikat O2 sehingga tidak terjadi kompetisi antara CO2 dan O2. maka O2 tidak mendapat kesempatan untuk bereaksi dengan RuBP. Contoh tanaman C3 antara lain: kedelai. dengan meningkatnya CO2 di atmosfir. kentang. hasil dari kompetisi antara CO2 dan O2 akan lebih menguntungkan CO2. Pada tanaman C4. PEP mempunyai daya ikat yang tinggi terhadap CO2. kedelai. C4. kacang tanah. Laju assimilasi tanaman C4 hanya bertambah sedikit dengan meningkatnya CO2 Sehingga. Contoh tanaman C4 adalah jagung. Berdasarkan tipe fotosintesis. tanaman C3 akan lebih beruntung dari tanaman C4 dalam hal pemanfaatan CO2 yang berlebihan. sehingga reaksi fotosintesis terhadap CO2 di bawah 100 m mol m-2 s-1 sangat tinggi. tumbuhan dibagi ke dalam tiga kelompok besar. Kloroplas Page 18 .proses pembongkaran karbohidrat untuk menghasilkan energi dan hasil samping. sorgum dan tebu. dan kapas merupakan tanaman dari kelompok C3. dll. kentang. Namun tanaman C3 lebih adaptif pada kondisi kandungan CO2 atmosfer tinggi. Negara berkembang akan berada pada posisi sulit untuk mempertahankan kecukupan pangan. akan mengalami penurunan hasil yang nyata dengan adanya kenaikan sedikit suhu karena saat ini gandum dibudidayakan pada kondisi suhu toleransi maksimum. dan CAM (crassulacean acid metabolism). Karena tingginya konsentrasi CO2 pada sel-sel bundle sheath ini. Sebagian besar tanaman pertanian. yaitu C3. yang terjadi pada siang hari) . CO2 yang sudah terikat oleh PEP kemudian ditransfer ke sel-sel “bundle sheath” (sekelompok sel-sel di sekitar xylem dan phloem) dimana kemudian pengikatan dengan RuBP terjadi.Biologi Sel Kelas E proses fotorespirasi ( fotorespirasi adalah respirasi. Lokasi terjadinya assosiasi awal ini adalah di sel-sel mesofil (sekelompok sel-sel yang mempunyai klorofil yang terletak di bawah sel-sel epidermis daun).

selain itu karbon dioksida (CO2) sebagai zat sisa respirasi pada mahluk hidup lain dengan tumbuhan difungsikan dalam proses fotosintesis. yang terutama tumbuhan-tumbuhan yang mempunyai benyak kloroplas. Jadi. Kloroplas merupakan plastida yang mengandung klorofil. Oksigen dan karbohidrat yang dihasilkan tumbuhan amatlah penting bagi mahluk lain. B. Fotosintesis adalah suatu proses yang hanya terjadi pada tumbuhan yang berklorofil dan bakteri fotosintetik. Energi kimia ini akan digunakan untuk fotosintesa karbohidrat dari air dan karbondioksida. sehingga tumbuhan digolongkan sebagai produsen karena kemampuannya menghasilkan makanan sendiri. karena tumbuhan yang memiliki kloroplas banyak itulah yang sangat berperan dalam keseimbangan alam. Kesimpulan Berdasarkan teori-teori yang telah tersebutkan didalam makalah ini maka kita dapat mengetahui bahwa Kloroplas merupakan organel sel bermembran yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan.Biologi Sel Kelas E BAB III PENUTUP A. Organel ini mengandung pigmen fotosintesis yang mampu melangsungkan proses fotosintesis. dimana energi matahari (dalam bentuk foton) ditangkap dan diubah menjadi energi kimia (ATP dan NADPH). kloroplas biasanya dijumpai dengan bentuk cakram dengan diameter 5µm dan tebal 2-4 µm. Saran Pada dasarnya fotosintesis itu adalah suatu peroses yang amat sangat dibutuhkan oleh mahluk hidup.bukan hanya tumbuhan saja melainkan semua mahluk hidup di bumi ini. Oleh karena itu sebaiknya kepada kita khususnya manusia mahluk yang sempurna agar bisa menjaga kelestarian dan keseimbangan alam dimuka bumi ini. Karena proses fotosintesis terjadi di kloroplas. seluruh molekul organik lainnya dari tanaman disintesa dari energi dan adanya organisme hidup lainnya tergantung pada kemampuan tumbuhan atau bakteri fotosintetik untuk berfotosintesis. Pada sel tumbuhan. Agar kita tidak merusak tumbuhan. Karena fotosintesis dapat menghasilkan berbagai zat yang bukan hanya dibutuhkan oleh tumbuhan melainkan dengan mahluk hidup lain. Kloroplas Page 19 .

Jakarta: PT. J. Devlin. W. Biologi Edisi Kelima Jilid 1. Understanding Biology. Medan: Universitas Sumatera Utara. George. Fisiologi Tumbuhan Jilid I. J. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Campbell. Karya Ilmiah Fotosintesis pada Tumbuhan. Van Nostrand. Ray R. dkk. dan Baharsjah. Grafindo Persada. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. dan Fritzs. Budi. Jakarta: Erlangga.W. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. dan Ross. 2004. Utomo. 1995. New York: Harcourt Brace Jovanovich. 1979. W. J. 2007. New Delhi: Mall of India Private Ilmited. 1975.W. Raja Grafindo Persada. Bandung: Institut Teknologi Bandung. Introductor Plant Physiology. 1993. 2004.Biologi Sel Kelas E DAFTAR PUSTAKA Abererombie. 2000. Salisbury. Kloroplas Page 20 . Bandung: Institut Teknologi Bandung. Jakarta: PT. Santoso. Robert M. Benyamin. 1983. Inc. Lakitan.. Fisiologi Tumbuhan Jilid 2. Jakarta: Erlangga. 1995. Lakitan. dan Ross. John. Hopkins. 2002. and John. Fisiologi Tumbuhan. Lakitan. Darmawan. Jakarta : PT. Biologi. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Plant Physiology Third Edition. Burton S. Salisbury. Jakarta: Erlangga. Noggle. Kimball. New York: D. Benyamin. Bengkulu: Universitas Muhammadiyah Bengkulu. M. Benyamin. and Reece. Jakarta: PT Gramedia. 1983. 1993. Guttman. 2007. Raja Grafindo Persada. Kamus Lengkap Biologi Edisi 8.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->