LAPORAN PRAKERIN

LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) TAHUN PALAJARAN 2010 – 2011 SISTEM KOPLING PADA MOBIL TOYOTA KIJANG LGX

DISUSUN OLEH :

FIKRA FERNANDA NIS : 606 PROGRAM KEAHLIAN : TEKNIK OTOMOTIF YAYASAN KANADA SAKURA INDONESIA ( KANSAI ) RIAU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN ( SMK ) KANSAI PEKANBARU 2O1O LEMBAR PENGESAHAN
JUDUL : SISTEM KOPLING PADA MOBIL TOYOTA KIJANG LGX NAMA : FIKRA FERNANDA NIS : 606 JURUSAN : TEKNIK OTOMOTIF SEKOLAH : SMK KANSAI DISAH KAN OLEH : PEMBIMBING LAPORAN PERUSAHAAN ARMANSYAH S.E ABRAR NIK DIKETAHUI OLEH : KEPALA SMK KANSAI PEMBIMBING

HAMDUL

SUDARMAN S.Pd NIK 992 014 001 i LEMBAR PENGUJIAN JUDUL : SISTEM KOPLING PADA MOBIL TOYOTA KIJANG LGX NAMA : FIKRA FERNANDA NIS : 606 JURUSAN : TEKNIK OTOMOTIF SEKOLAH : SMK KANSAI TIM PENGUJI PENGUJI I II ( ( ) ) PENGUJI .

........... saya sangat mengharapkan kritik dan saran dari pembaca semua untuk mengoreksi.......... Dalam penulisan laporan ini terdapat kesalahan dan kekurangan baik dalam tata bahasa maupun isi... Untuk itu.. Laporan ini dibuat sebagai tanda akhir dari praktek kerja industri (PRAKERIN )............................................. 15 December 2010 FIKRA FERNANDA iii DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN.......................................... wassalam................................................................ii KATA PENGANTAR Assalammualaikum wr................................................................... saya ucapkan karena berkat rahmat dan karunianya saya dapat menyelesaikan laporan praktek kerja industri (PRAKERIN ) ini hingga selesai........................... i LEMBAR PENGUJIAN LAPORAN... Demikianlah laporan ini saya buat semoga sangat bermanfaat bagi semua yang membaca dan adik – adik kelas untuk panduan dalam menulis hal yang serupa....... iv .................................... Dan juga sebagai syarat mengikuti Ujian Akhir Sekolah ( UAS ) dan Ujian Akhir Nasional ( UAN ).......wb Alhamdulillahirabbil alamin....................................... Akhir kata saya ucapkan terima kasih....... ii KATA PENGANTAR..... puji syukur kehadiran Allah SWT............. agar kedepannya bisa lebih baik lagi...dan kewajiban bagi semua siswa yang sudah melaksanakan praktek kerja industri (PRAKERIN )... Dan akhirnya pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam penyelesaian laporan ini........... Pekanbaru................ iii DAFTAR ISI...

..............2................................... vii BAB I PENDAHULUAN 1..3 Kopling Slip..2 Tujuan Penulisan Laporan................4 Identitas Perusahaan 1.....................................................................DAFTAR GAMBAR.................... 6 BAB II PEMBAHASAN 2.................... 10 ..................................2 Fungsi Kopling..2 Struktur Perusahaan.................1 Latar Belakang Laporan.......................................................................................... 7 2........................1 Pengertian Kopling...........................2.......................2............................... 2 1........................................................1...............................................3 Waktu Pelaksanaan.......................5 Jenis Kegiatan. 8 iv 2................................................1...3 Komponen – Sistem Kopling................ 2 1.......................................................................................................1 Kopling Noise...6 Pokok Kegiatan......................................... 7 2.........2 Kopling Menimbulkan Gangguan Suara...... vi PERISTILAHAN / GLOSSARY.1..............................................................4...................................................1......................................4............................................................. 9 2..............1 Sejarah Perusahaan..................................................................... 1 1.............................................. 4 1......................... 9 2............................................................................1 Pembahasan Secara Teoritis 2...........................4............................................................................................................... 5 1..............2 Analisa Kerusakan Pada Sistem Kopling 2.............................4 Cara Kerja Sistem Kopling............. 7 2......... 4 1.....................3 Disiplin dan Keselamatan Kerja... 3 1................................................

......................................................................3...................1 Rangkaian dan Komponen Unit Kopling................................................................3 Clutch Disc.........4 Kopling Tidak Mau Bebas Dengan Sempurna........................4 Pemeriksaan Release Bearing...............................2...2 Release Bearing.......................1 Kesimpulan............................... 11 2...................................... 10 2........................3...............4 Release Fork....................... 12 Gambar 1. 10 2...........2....4 Hambatan dan Kendala.............. 12 2........... 8 Gambar 1.... 15 3...........3 Memasang dan melepaskan Pilot Bearing.............3 Pemeriksaan Komponen – Komponen Utama Kopling 2...........................1 Fly Wheel... 14 BAB III PENUTUP 3................................. 16 DAFTAR PUSTAKA V DAFTAR GAMBAR Gambar 1.3.......................................... 11 Gambar 1............................................ 11 Gambar 1...................2 Saran......................... 13 2..............................................................3......13 .............................................................5 Pemeriksaan kedalaman paku keling dan pemasangan kampas..........................................................2 Pengukuran run – out Fly Wheel dan pemeriksaan pilot bearing...............................................................

= Penggerak akhir diffresial yang akhirnya disalurkan ke roda Kendaraan. Gear Box = Transmisi untuk mengatur besarnya reduksi tenaga/rpm.... Return spring = Pegas pengembali dapat dalam bentuk pegas tarik atau pegas tekan. berfungsi untuk menyalurkan tenaga pembebas kopling. Dog Clutch = Kopling jenis bergigi dalam proses pemindahan tenaga-nya.. Pipe joint = Nepel tempat menyambungkan pipa elastis.. Driven disk = Piringan yang digerakan yang berhubungan dengan sistem pemindah tenaga yang lainnya.. Clutch = Kopling..6 Pengukuran run – out plat kopling.. Drive Disc = Piringan penggerak yaitu piringan yang bergerak bersama dengan mesin/sumber tenaga....... Friction Clutch = Kopling jenis gesek dalam proses pemindahan tenaganya atau sering juga disebut dengan kanvas kopling.. Fly wheel = Roda Gila atau roda penyimpan gaya kelembaman putaran mesin........ Throwout lever = Atau juga disebutClutch Fork atau plate Lever atau tuas pembebas kopling...Gambar 1... al Drive ..... 13 vi PERISTILAHAN /GLOSSARY Clutch Assembly = Unit kopling bersama kelengkapan komponennya.. Engine = Mesin/motor penggerak kendaraan....... Crankshaft = Poros engkol yang berfungsi sebagai komponen untuk mengubah gerak urus piston menjadi gerak putar... Throwout bearing = Bantalan tekan penekan pegas kopling. Reservoir = Tabung penampung persediaan minyak hidrolis.... Synchronmesh = Penyama putaran roda gigi....

saat tekanan disistem kopling berkurang maka katup membuka dan minyak hidrolis dari reservoir masuk ke sistem. Maka dari itu dunia pendidikan harus mempunyai kualitas yang bagus. Setelah siswa – siswi selesai melaksanakan praktek kerja industri ( PRAKERIN ). tentang seluruh kegiatan yang siswa – siswi lakukan ditempat pelaksanaan praktek kerja industri ( PRAKERIN ) masing – masing. Sesuai dengan apa yang dilakukan serta dipahaminya. sehingga bisa bersaing dengan dunia usaha di bidangnya masing – masing.1 LATAR BELAKANG LAPORAN Seiring dengan perkembangan dunia yang semakin pesat dan persaingan global semakin tinggi. Adapun maksud dari pengujian ini adalah untuk mengetahui apakah siswa – siswi tersebut benar – benar memahami laporan yang telah disusunnya.2 TUJUAN PENULISAN LAPORAN . sesuai anjuran pemerintah yang telah memberikan sarana dan prasarana. agar dapat menciptakan bibit – bibit penerus generasi bangsa yang unggul di bidangnya masing – masing. Seiring dengan itu. maka SMK KANSAI mengadakan program praktek kerja industri ( PRAKERIN ). Untuk membentuk siswa – siswi yang professional dan kompeten di bidangnya.Check valve Bleeder plug sistem = Sejenis katup bekerja karena perbedaan tekanan. maka siswa – siswi ini akan diuji sesuai dengan laporan yang telah dibuatnya. terutama dalam ilmu non – teknologi dan teknologi. Setelah seluruh siswa – siswi selesai menyusun laporan tersebut. sekolah bukan hanya mendidik generasi yang siap terjun dibidang kerjanya. Namun yang perlu kita ketahui. maka seluruh siswa – siswi diwajibkan untuk menyusun sebuah laporan. = Baut bleeding berfungsi untuk mengeluarkan udara dari hidrolis. 1 1.sekolah harus bisa menghasilkan siswa – siswi yang berkualitas dibidangnya baik secara material maupun non material. pemerintah telah memberikan sarana dan pra sarana kepada masing – masing sekolah. vii BAB I PENDAHULUAN 1.

Adapun jenis usaha yang dilayani adalah jasa service. Agar siswa – siswi benar – benar memahami materi yang akan ditulis. 1.4. Simpang Tiga. Pekanbaru. Untuk memperkaya kemampuan siswa dalam memahami bahan – bahan yang akan ujikan. Agar siswa – siswi bisa mengembangkan sesuatu yang ingin dikembangkannya. Sekarang bengkel tersebut sudah membuka 2 ( dua ) cabangnya yaitu HAM MOTOR dan HAM AUTO SERVICE yang kedua – duanya beralamat di Jl Harapan Raya / Imam Munandar. serta semakin banyak kendaraan yang akan di servis. 2. 5. . perbaikan. Adapun tujuan dari penulisan laporan ini adalah sebagai syarat untuk mengikuti ujian kompetensi dan ujian akhir nasional. 7. Bengkel ini dulu hanyalah bengkel tubless ( kecil ) yang berdiri di sebuah ruko sekaligus rumah pemiliknya yaitu Bpk. dilaksanakan di BENGKEL HAM AUTO SERVICE yang beralamat di Jl Kaharuddin Nasution. Meningkatkan daya nalar dan pola pikir siswa. antara lain sebagai berikut : Sebagai penilaian bagi pihak sekolah atas hasil kegiatan siswa selama melakukan praktek kerja industri ( PRAKERIN ). 4. HAMDUL ABRAR.3 WAKTU PELAKSANAAN Waktu pelaksanaan kegiatan praktek kerja industri ( PRAKERIN ) gelombang pertama dilakukan kurang lebih selama 5 ( lima ) bulan yang dimulai tanggal 20 Juli – 11 Desember 2010. Selain itu penulisan laporan ini juga sebagai bukti bahwa selama melaksanakan praktek kerja industri ( PRAKERIN ) memang benar – benar dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan standar serta prosedur yang ada. Pekanbaru. Selain itu masih banyak lagi tujuan penulisan laporan. serta overhaul kendaraan roda empat. 3.1. Simpang Tiga. 6. Memperdalam daya serap siswa dari segi tata bahasa dan penguasaan materi.4 IDENTITAS PREUSAHAAN 1. maka ditambahlah ruko sebanyak 3 ( tiga ) unit lagi dan sekarang menjadi 4 (empat ) unit ruko dan sekarang mampu menampung banyak kendaraan. Seiring dengan semakin berkembangnya zaman. 2 1.1 Sejarah Perusahaan BENGKEL HAM AUTO SERVICE pertama kali didirikan pada bulan Juni 2004 di Jl Kaharuddin Nasution. Agar bermafaat bagi semua yang membaca.

tetapi tak beberapa lama jumlah mekanik yang ada di bengkel Ham Auto Service Jl Harapan Raya berkurang.2 Struktur Perusahaan STRUKTUR ORGANISASI BENGKEL HAM AUTO SERVICE JL. Pekanbaru. PIMPINAN STAFF BENGKEL HELPER MEKANIK . Kaharuddin Nasution.4. Untuk menghindari hal tersebut. Ada kemungkinan penambahan mekanik yang akan bekerja di bidang kepandaiannya masing – masing. 3 1. Simpang Tiga. Karena bengkel tersebut membuka cabang maka jumlah mekanik semakin bertambah banyak. sehingga membuat pekerjaan menjadi kewalahan.Pada awalnya bengkel Ham Auto Service ini mempunyai sekitar 3 ( tiga ) orang karyawati dan 9 ( sembilan ) orang mekanik.

seperti merapikan kunci – kunci.4. Membantu mekanik saat bongkar pasang mesin. Waktu kerja selama 1 ( satu ) minggu. dan libur 2 ( dua ) minggu sekali. 4. dll.00. Antara lain adalah sbb : Melakukan servis ringan pada mobil bensin. 1. serta kerja – kerja perbaikan mobil bensin seperti overhaul gear box dll. agar terlihat bersih dan rapi. Dan tugas karyawati adalah membersihkan kaca.30. sebelum pulang semua alat – alat yang di pakai di rapikan kembali. 5. Melakukan test driver pada mobil yang baru selesai di perbaiki. Membersihkan blok slinder kepala slinder setelah turun mesin/overhaul. . Seluruh mekanik dan karyawati harus berada dibengkel jam 07. Seluruh karyawan dilarang bercanda. 3. Adapun jenis kegiatan yang saya lakukan selama praktek kerja industri ( PRAKERIN ). menyapu. Sebelum bekerja seluruh mekanik membersihkan bengkel. dan mengepel. 4 3. Seluruh anak magang wajib memakai seragam kerja yang sudah disediakan. Bengkel ditutup sekitar jam 17.3 Disiplin Dan Keselamatan Kerja Adapun Disiplin Dan Keselamatan Kerja yang dterapkan di BENGKEL HAM AUTO SERVICE adalah sebagai berikut : 1. 5. 2. setelah itu semua mekanik kembali bekerja menyelesaikan tugasnya masing – masing. Membeli spart part / suku cadang mobil. 8.00 sampai dengan jam 13. 4. Jam istirahat siang selama 1 ( Satu ) jam yang dimulai dari jam 12.5 JENIS KEGIATAN 1.1. Apabila ada karyawan yang datang terlambat maka akan di berikan sanksi sesuai peraturan yang ada. Aturan dan tata tertib yang ada merupakan kewajiban seluruh mekanik dan karyawati untuk mematuhi dan mentaatinya. 7.30. bergurau. 2. meja. dan membuat keributan selama jam kerja. 6.

1.1 Pengertian Kopling Kopling atau Clutch yaitu peralatan transmisi yang menghubungkan poros engkol dengan poros roda gigi transmisi.1 PEMBAHASAN SECARA TEORITIS 2. Kopling suatu perangkat atau sistem yang merupakan .5 1.6 POKOK KEGIATAN Berdasarkan jenis kegiatan yang saya lakukan selama melakukan praktek kerja industri (PRAKERIN ) di bengkel. maka saya mengambil pokok kegiatan yakni mengenai SISTEM KOPLING PADA MOBIL TOYOTA KIJANG LGX. 6 BAB II PEMBAHASAN 2.

Dengan menggunakan kopling.1. hal ini dilakukan oleh kaki kita saat menginjak atau melepas pedal kopling melalui perantara Drek lahar.1. pemindahan gigi -gigi transmisi dapat dilakukan. Pada bidang otomotif. memutus dan menghubungkan putaran tenaga mesin ke transmisi.2 Fungsi Kopling Fungsi kopling adalah untuk memindahkan. kopling juga memingkinkan motor juga dapat berputar walaupun tidak dalam posisi netral. 3. kemudian transmisi mengubah tingkat kecepatan sesuai yang diinginkan dengan lembut dan cepat. plat kopling . 2. Fly Wheel berfungsi untuk menstabilkan putaran mesin dan meneruskan langsung putaran mesin ke unit transmisi. Clutch disc merupakan benda yang bergesekan atau berhubungan langsung dengan Fly Wheel yang berfungsi untuk memutuskan dan menghubungkan putaran Fly Whee ke transmisi. Gambar 1. 4. Release Fork Release Fork berfungsi sebagai penekan Release Bearing. Fly Wheel. Plat penekan berfungsi untuk menekan Clutch Disc sedangkan pegas diafragma berfungsi mengungkit plat penekan. Sedangkan Dekrup bekerja sebagai pengatur kapan tenaga mesin di teruskan dan kapan tenaga mesin tidak diteruskan.4 Cara Kerja Sistem Kopling Adapun cara kerja kopling ( Clutch Disc ) Adalah sebagai berikut : Fly wheel atau roda gila meneruskan sekaligus menyimpan energi dari Crank Saft (kruk as) mesin saat mesin hidup (berputar). 2.3 Komponen – Komponen Sistem Kopling 1. kopling digunakan untuk memindahkan tenaga motor ke unit trasmisi.bagian dari sistem pemindah. Plat kopling menjadi satu-satunya perantara tenaga mesin dengan Porseneling kita yang akhirnya tenaga ini akan diteruskan ke Roda.1. Release Bearing Release Bearing berfungsi untuk menekan pegas diafragma. Clutch disc. Clutch Cover Pada Clutch Cover terdapat plat penekan dan pegas diafragma. Catatan : Dekrup di ikat dengan 6(biasanya) baut terhadap fly wheel. Rangkaian dan komponen unit kopling 2. 2. 7 5.1.

dengan melihat susunan diatas maka bantalan dekrup akan menekan plat kopling terhadap fly wheel sehingga seolah olah Fly wheel. 3.Didalam gearbox porseneleng inilah tenaga dari mesin di atur sedemikian hingga sesuai dengan kebutuhan pengemudi melalui rasio gigi. ketika terangkat inilah posisi dikatakan Free / perei. Bunyi Clutch release Bearing = bunyi dari drek lahar ini akan terdengar ketika kita menginjak kopling saat mesin hidup. cara mengatasinya stel atau ganti suku cadang yang baru. atau ganti suku adang yang baru. Damper plat kopling rusak. 2. maka dreklahar mendorong kuku/ tuas dari dekrup sehingga bantalan dekrup yang menekan plat kopling dan roda gila terangkat.2. • Ketika kaki menginjak pedal kopling : Ketika kaki kita menginjak pedal kopling. plat kopling dan dekrup menjadi satu kesatuan sebagai benda rigid. 2. 2.2. cara mengatasinya bersihkan plat kopling seperlunya dengan amplas. dan akan hilang suaranya ketika kita melepas kopling. 2. Pada bagian tengah plat kopling terdapat lubang bergigi yang akan masuk kedalam As blender sebagai penerus tenaga dari plat kopling ke Gearbox porseneleng. Bantalan mesin longgar. Ujung pegas diafragma tidak sejajar. sehingga tenaga dari mesin tidak sampai pada gearbox perseneleng. Dengan cara inilah tenaga dari mesin dapat di transfer ke dalam Gearbox porseneleng (melalui as blender) yang pada akhirnya diteruskan ke roda.2 Kopling Menimbulkan Gangguan Suara 1. Bunyi Pilot bearing = Akan terdengar saat mesin dihidupkan meskipun kita menginjak kopling atau tidak. Cara mengatasinya bersihkan dan diberi gomok atau grease seperlunya. 8 • Ketika kaki tidak menginjak pedal kopling Ketika kaki kita tidak menginjak pedal kopling . Pada saat ini lah perpindahan gigi dari porseneleng dapat dilakukan. cara mengatasinya kencangkan baut bantalan mesin. atau gantilah dengan suku cadang yan baru. . 4. Plat kopling berminyak.1 Kopling Noise Penyebabnya 1. Cara mengatasinya bersihkan dan diberi gomok atau grease seperlunya.2 ANALISA KERUSAKAN PADA SISTEM KOPLING DAN CARA MENGATASINYA 2. cara mengatasinya yakni perbaiki atau ganti suku cadangnya.menjadi pengisi bagian tengah antara fly wheel dengan dekrup. sehingga apabila fly wheel berputar 10rpm maka demikian pula dengan plat koplingnya. Dimana perputaran dari roda gila tidak di ikuti oleh perputaran dari plat kopling.

cara mengatasinya bersihkan unit – uint kopling.2. cara mengatasinya ganti segera dengan suku cadang yang baru. luka bekas gesekan/ terbakar.1 Fly Wheel 1. Jarak bebas pedal terlalu jauh. Jika ada kotoran.3. cara mengatasinya menggantinya dengan suku cadang yang baru. 3. cara mengatasinya stel pedal kopling.4 Kopling Tidak Mau Bebas Dengan Sempurna Penyebabnya : 1.9 3. tergores dan itu hanya sedikit dapat dibersihkan dengan kertas amplas yang halus. Plat kopling melengkung. cara mengatasinya ganti suku cadang yang baru. tergores dan atau retak pada bidang geseknya. 2. Bunyi mendesing pada gigi tertentu = hal ini terjadi karena terdapat kerusakan pada pasangan gigi yang bunyi tersebut kemungkinan gigi sudah aus atau rompal sehingga memberikan rongga udara yang dapat menimbulkan bunyi mendesing. Plat kopling tercemar oli atau gemuk. cara mengatasinya bersihkan fly wheel atau jika ingin hasil yang maksimal ganti lah suku cadang nya dengan yang asli.2. 4.cara mengatasinya perbaiki semua unit yang berhubungan dengan kopling. 2. jenis bunyi yang ketiga ini hanya dapat didengar pada saat kendaraan melakukan pergerakan. 4. 2. ganti dengan plat kopling baru. Cara mengatasinya dicek dan bila ada yang bermasalah diganti suku cadangnya. 10 . 2. Pegas plat penekan rusak atau lemah. 4. 5. cara mengatasinya perbaiki dan cari pnyebabnya jika ingin hasil yang maksimal gantilah dengan suku cadang yang baru. Jika kerusakannya parah. Bunyi pada saat jalan = jika kedua bunyi diatas dapat didengar tanpa pergerakan kendaraan. Cara mengatasinya segera ganti suku cadangnya. 3. Bunyi ini berasal dari bearing didalam gearbox. Fly Wheel menyimpang. Kopling ( clutch disc ) aus. Pemeriksaan secara fisual. 2. Semua tuas tidak pada tempatnya.3 PEMERIKSAAN KOMPONEN – KOMPONEN UTAMA KOPLING 2. Jarak bebas pedal kopling tidak tepat.3 Kopling Slip Penyebabnya : 1. luka bekas gesekan. Kopling hangus. adalah dengan melihat apakah ada kotoran. cara mengatasinya stel koplingnya.

100oC. Penggantian kampas kopling dilakukan dengan cara melepas kampas kopling lama dengan merusak paku kelingnya dengan bor. Tahan hub dan case dengan tangan kemudian gerakkan pada semua arah untuk memastikan selfcentering system agar tidak tersangkut. Jika putaran kasar dan atau terasa ada tahanan sebaiknya ganti. Pemeriksaan secara fisual. Gambar 1. tergores dan itu hanya sedikit dapat dibersihkan dengan kertas amplas yang halus. Pengukuran run – out fly wheel Dan pemeriksaan pilot bearing. ganti kampas kopling atau ganti dengan plat kopling baru. Gambar 1. Batas kedalaman paku keling. Hub dab casae harus bergerak kira-kira 1 mm. Lakukan pengetesan kerataan dan keolengan plat kopling dengan bantuan roller instrumen dan dial indikator.3 mm.2 Release Bearing 1. 2. Penggantian ring gear adalah dengan cara dipanaskan pada suhu 80oC s. . gantilah fly wheel. luka bekas gesekan/ terbakar. ganti kampas kopling atau ganti dengan plat kopling baru. karena grease yang ada di dalamnya akan hilang dan akibatnya bearing rusak.3 Clutch Disc 1. minimal 0. Putarkan bearing dan beri tenaga pada arah axial.3.2. Pemeriksaaan keausan gigi-gigi ring gear dari keausan dan kerusakan.3. adalah dengan melihatapakah ada kotoran. Bila run-out melebihi 0.3. Jika kekocakan berlebihan atau macet sebaiknya diganti dengan yang baru. Pemeriksaan Pilot Bearing. Dengan dial indikator periksalah run-out fly wheel. 4. Pemeriksaan Release Bearing.4. Pemeriksaan dan pengukuran kedalaman paku keling dengan jangka sorong. Memasang dan melepaskan pilot bearing. ganti dengan pilot bearing yang baru. luka bekas gesekan/ terbakar. memasang kampas kopling baru dengan paku keling baru dengan urutan menyilang. Penggantian pilot bearing dilakukan dengan melepaspilot bearing lama dengan SSt sliding hamer dankemudian memasangkan pilot bearing baru. 3. Jika terdapat kerusakan. Putar bearing dengan tangan dan berilah tenaga pada arah axial. Jika kerusakannya parah.2 mm. 11 2. kemudian lepaskan ring gear lama dan pasangkan ring gear baru dengan menggunakan mesin press. 2. tergores dan atau retak.2. Jika ada kotoran. Jika kedalaman sudah melebihi spesifikasi. Jika putaran kasar dan terdapat kekocakan yang berlebihan. Catatan : Jangan mencuci release bearing. Pemanasan tidak boleh melebihi 120oC karena bisa mengubah sifat logam. ganti dengan ring gear yang baru. Pemeriksaan run-out fly wheel.d. 2. Gambar 1.

diperlukan beberapa orang untuk membantu menrunkannya karena transmisi cukup berat. plat kopling harus bergerak dengan mudah tetapi tidak longgar. Pengukuran run – out plat kopling. untuk mengatasinya harus menggunakan kunci sambungan. jika terdapat keretakan maka gantilah suku cadangnya. Terkadang memakai kunci sambungan pun harus bergantian karena hanya ada 1 ( SATU ). Pemeriksaan kekocakan atau kerusakan torsion dumper. Pemeriksaan run-out plat kopling. 2. Kaitkan/ pasangkan plat kopling pada input shaft transmisi. Dengan rollerinstrumen (mesin/alat-pemutar) dan dial indikator periksalah run-out plat kopling! Bila run-out melebihi 0. gantilah plat kopling dengan yang baru.12 Gambar 1. 5.6. Dan pemasangan kampas 3. ganti dengan plat kopling unit baru. Pada saatmembuka baut persneleng. Pemeriksaan keausan atau kerusakan alur-alur hub. agak sulit karena baut – bautnya terhalangi oleh komponen – komponen mesin lainnya. 4.4 Release Fork Periksalah release fork apakah ada kebengkokan atau keretakan. Jika macet atau longgar ganti dengan plat kopling baru.3.5. . Gambar 1. Pemeriksaan kedalaman paku keling.8 mm.4 HAMBATAN DAN KENDALA 1. Pada saat menurunkan transmisi. Jika ditemukan kekocakan dan kerusakan pada torsion dumper. 2. 13 2.

Adapun persyaratan kopling sebagai berikut: 1. 3. pada saat mengganti suku cadang. terkadang terpaksa harus sabar menunggu karena stok dibengkel tidak ada dan harus di beli dahulu.1 KESIMPULAN Kopling merupakan suatu komponen mesin untuk menghubungkan tenaga mesin ke transmisi agar melaju dengan lancar.3. 14 BAB III PENUTUP 3. Pada saat menghubungkan tenaga ke transmisi harus dapat memindahkan tenaga tanpa slip. . Harus dapat menghubungkan dan melepaskan tenaga putar dari mesin ke transmisi secara lembut. Harus dapat membebaskan hubungan dari transmisi dengan sempurna dan cepat. 2.

2. Piston in wheel silinder Berfungsi untuk menekan fluida yang berada di master silinder menuju ke release silinder. 13. Seal Berfungsi untuk mencegah fluida agar tidak kembali ke reservoir tank. 10. O ring Berfungsi untuk mencegah kebocoran fluida. 9. Adapun komponen – komponen sistem kopling adalah sbb : 1. 3. Saat mengendarai kendaraan jangan terlalu menggantung kopling karena akan merusak clutch disc dan komponen lainnya cepat rusak. Diaphragm spring Untuk mendorong dan mengungkit pressure plate. 4. Shift lever Berfungsi untuk meneruskan tekanan dari release bearing untuk menekan diaphragm spring. Pedal kopling Berfungsi untuk atau sebagai kekuatan awal dari kaki unutk mendorong push rod. Sesegera mungkin mengganti komponen – komponen unit kopling yang rusak. Release cylinder Berfungsi mengubah tenaga hidrous menjadi tenaga mekanis untuk mendorong piston.2 SARAN Adapun saran yang ingin saya sampaikan disini adalah sebagai berikut : 1. Pressure plate Berfungsi untuk menghubungkan dan membebaskan clutch disc dari perkaitan dengan flywheel. Clutch disc Berfungsi untuk membebaskan dan menghubungkan tenaga dari mesin dan transmisi tanpa terjadi slip. 8. 7. 14. 12. 5. Release fork Berfungsi untuk menekan release bearing. Push rod Berfungsi untuk menerima tekanan dari pedal kopling sehingga dapat mendorong piston. agar tidak berakibat fatal. 6. 15 3. 15. 11. .4. Memungkinkan motor tetap berputar meski transmisi netral.Ada baiknya rutin melakukan pengecekan pelumasan pada gearbox ( persneleng ) agar mendapatkan pemindahan tenaga yang maksimal. 3. Flexible hose Berfungsi untuk meneruskan fluida dari master cylinder ke release cylinder. Reservoir tank Berfungsi sebagai tempat fluida. 2. Release bearing Berfungsi untuk mendorong shift lever. Master silinder Berfungsi untuk mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga hidroulis.

16 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful