Teori pembentukan Bumi Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Teori pembentukan Bumi adalah

berbagai teori yang diajukan sebagai penjelasan asal usul terbentuknya Bumi.[1] Banyak ilmuwan yang meneliti dan menyimpulkan peristiwa terbentuknya Bumi, dengan berbagai teori dan hipotesis mereka.[1] Daftar isi [sembunyikan]
       

1 Teori ato weebar`s hood 2 Teori Laplace 3 Teori Planetisimal Hypothesis 4 Teori Tidal 5 Teori Weizsaecker 6 Teori Kuiper 7 Teori Whipple 8 Referensi [sunting]Teori ato weebar`s hood Pada waktu yang hampir bersamaan muncul teori dari ahli ilmu alam [Perancis] George Louis Leelere Comte de Buffon.[1] Yang mengemukakan bahwa dahulu kala terjadi tumbukan antara matahari dengan sebuah komet yang menyebabkan sebagian massa matahari terpental ke luar. Massa yang terpental ini menjadi planet. [sunting]Teori Laplace Seorang ahli Matematika dan astronomi Perancis Pierre Simon Marquis de Laplace 1796 mengemukakan Bumi terbentuk dari gugusan gas panas yang berputar pada sumbunya, kemudian terbentuk cincin - cincin.[1] Sebagian cincin gas tersebut, terlempar ke luar dan tetap terus berputar.[1] Cincin gas yang berputar akan mengalami pendinginan, sehingga terbentuklah gumpalan - gumpalan bola yang menjadi planet - planet, termasuk Bumi.[1] [sunting]Teori Planetisimal Hypothesis Di kemukakan oleh, Forest Ray Moulton, seorang ahli astronomi Amerika bersama rekannya T.C Chamberlain, seorang ahli geologi, yang mengatakan matahari terdiri dari massa gas bermassa besar sekali, pada suatu saat didekati oleh sebuah bintang lain yang melintas dengan kecepatan tinggi di dekat matahari. Pada waktu bintang melintas di dekat matahari dan jarak keduanya relatif dekat, maka sebagian massa gas matahari ada yang tertarik ke luar akibat adanya gravitasi dari bintang yang melintas tersebut. Sebagian dari massa gas yang tertarik ke luar ada yang pada lintasan bintang dan sebagian lagi ada yang berputar mengelilingi matahari karena gravitasi matahari. Setelah bintang melintas berlalu, massa gas yang berputar mengelilingi matahari menjadi dingin dan terbentuklah cincin yang lama kelamaan menjadi padat dan di sebut planetisimal. Beberapa planetisimal yang terbentuk akan saling tarik - menarik bergabung menjadi satu dan pada akhirnya membentuk planet, termasuk Bumi. [sunting]Teori Tidal

termasuk Bumi. C. TataSurya.uranus.mars. tata surya dan jagad raya A.planet. Kedua benua tersebut terus bergerak . seorang ahli astronomi Jerman mengemukakan tata surya pada mulanya terdiri atas matahari yang dikelilingi oleh massa kabut gas. PROSES PEMBENTUKAN BUMI 1.Whipple. venus. Wegener berpendapat bahwa 225 juta tahun yang lalu di Bumi hanya terdapat satu benua yaitu Pangea. Teori Apungan Benua (Continental Drift) Dikemukakan oleh Alfred Wegener(1910). sedangkan protoplanet menjadi dingin. Mereka mengatakan pada saat bintang melintas di dekat matahari. beliau juga memasukkan unsur .Dua orang ilmuwan Inggris.Bagian yang membentuk cerutu ini akan mengalami pendinginan dan membentuk planet .[1] [sunting]Teori Kuiper Gerald P.Von Weizsaecker.[1] Karena panas matahari yang sangat tinggi. James Jeans dan Harold Jeffreys.unsur ringan. pada tahun 1918 mengemukakan teori tidal. sedangkan unsur yang lebih berat tertinggal dan menggumpal.planet. Dua benua tersebut dipisahkan oleh suatu lautan besar yaitu Tethys. sedangkan massa gas yang berputar mengelilingipromatahari adalah protoplanet. seorang ahli astronom Amerika mengemukakan pada mulanya tata surya terdiri dari gas dan kabut debu kosmis yang berotasi membentuk semacam piringan.[1] Dalam teorinya.[1] [sunting]Teori Whipple Fred L.[1] Sebagian besar massa kabut gas ini terdiri atas unsur ringan. sebagian massa matahari tertarik ke luar sehingga membentuk semacam [cerutu].[1] Gumpalan yang padat saling bertabrakan dan kemudian membentuk planet . yaitu merkurius. Pusat piringan yang merupakan protomatahari menjadi sangat panas. Dengan adanya tenaga tektonik bumi.planet. Laurasia di utara dan Gondwana di selatan. sedangkan kabutnya hilang menguap ke angkasa.Kuiper mengemukakan bahwa pada mulanya ada nabula besar berbentuk piringan cakram.neptunus [sunting]Teori Weizsaecker Pada tahun 1940.unsur lain yang ada di angkasa tata surya dan selanjutnya berevolusi membentuk palnet .[1] Debu dan gas yang berotasi menyebabkan terjadinya pemekatan massa dan akhirnya menggumpal menjadi padat. BUMI.planet Sejarah Pembentukan Bumi. maka unsur ringan tersebut menguap ke angkasa tata surya.[1] Pusat piringan adalah protomatahari. pangea terpisah menjadi dua benua.[1] Unsur ringan tersebut menguap dan malia menggumpal menjadi planet .[1] ini akan menarik unsur . dan Jagad Raya Bab 2 Sejarah pembentukan bumi. yaitu hidrogen dan helium. saturnus. yupiter. yaitu hidrogen dan helium.

Dalam teori ini dijelaskan bahwa permukaan bumi terbentuk oleh kerak benua dan kerak samudera serta lapisan batuan teratas dari mantel bumi. sebagian dari massa Matahari jatuh lagi ke permukaan Matahari dan sebagian lagi terhambur di luar angkasa di sekitar Matahari. Teori Lempeng Tektonik (Plate Tectonic) Muncul pada tahun 1960-an yang merupakan lanjutan dari teori apungan benua. Teori Planetesimal (T. Semua lapisan ini disebut lithosfer. B. Suhu dan tekanan astenosfer sangat tinggi sehingga batuan pada lapisan ini dapat bergerak seperti cairan. lithosfer. Adanya pergerakan-pergerakan lithosfer ini mengakibatkan terbentuknya permukaan bumi seperti sekarang. 4. Suatu ketika sebuah bintang berpapasan dengan Matahari dengan jarak yang tak terlalu jauh sehingga terjadi tarik menarik pada permukaan Matahari maupun bintang tersebut. Teori Kabut atau Nebula (Kant-Laplace) Tata surya terbentuk dari sebuah nebula atau kabut besar dan hampir bulat yang berotasi dengan kecepatan sangat lambat sehingga menyebabkan penyusutan dan membentuk sebuah cakram di bagian tengahnya. Amerika Utara. dan Eropa memiliki potongan dengan bentuk yang cocok satu sama lain. Pantai di bagian timur Amerika Selatan dan pantai barat Afrika terlihat memiliki potongan yang cocok satu sama lain. Gas-gas tersebut terlepas dan mengelilingi Matahari. Akibatnya sebagian massa Matahari tertarik ke arah bintang. Dibawah lapisan oini terdapat lapisan batuan cair yang disebut astenosfer. kemudian berubah menjadi bola-bola cair yang mendingin secara perlahan dan membentuk lapisan keras menjadi planet-planet dan satelit. Pada waktu bintang tersebut menjauh. Cakram berotasi lebih cepat sehingga bagian tepi-tepi cakram terlepas membentuk gelang-gelang bahan yang kemudian memadat menjadi planet-planet yang berevolusi mengitari Matahari. 2. Teori Proto Planet (Carl Von Weizsacker dan disempurnakan oleh Gerard P.C. b. dimana massa yang terhambur tersebut menjadi planet-planet yang beredar mengelilingi Matahari. Kuiper) . PROSES PEMBENTUKAN TATA SURYA 1. 3. Penyusutan berlanjut hingga terbentuk Matahari di bagian pusat cakram. Teori apungan benua didukung oleh bukti sebagai berikut: a. 2.Chamberlain dan FR. Batuan yang terdapat di Amerika Selatan dan di Afrika memiliki jenis dan umur batuan yang sama. Pergerakan astenosfer ini mengakibatkan lapisan diatasnya. Hal ini dinamakan planetesimal.Moulton) Dalam teori ini dijelaskan bahwa Matahari telah ada sebagai salah satu bintang. Teori Pasang Surut (Sir James Jeans dan Harold Jeffreys) Tata surya terbentuk oleh efek pasang gas-gas Matahari akibat gaya gravitasi bintang besar yang melintasi Matahari. Struktur batuan induk di tepi lautan Atlantik di Afrika.sehingga membentuk benua-benua seperti sekarang. ikut bergerak. c.

C. asteroid. Pada temperatur sekitar 60 juta derajat semua neutron berubah menjadi proton dan elektron. terbentuklah semua unsur yang ada di alam sekarang ini. D. Bola raksasa ini terdiri dari neutron dan tenaga pancaran yang disebut ‘ylem (diucapkan ‘ailem’). meteor. Sekitar 18 milyar tahun yang lalu ylem meledak dengan dahsyat. Agar alam semesta selalu dalam keadaan tetap. seolah-olah menjelajahi langit dari satu kelompok bintang ke kelompok bintang yang lain. Bahan baru tersebut selanjutnya memadat menjadi galaksi untuk mengisi kekosongan yang timbul karena pemuaian. Bagiana tepi cakram berpilin cepat sehingga terpecah menjadi gumpalan yang lebih kecil. Cahaya planet bersumber dari pantulan cahaya Matahari yaitu Merkurius. 2. Karena bagian tengahnya berpilin lambat mengakibatkan terjadi tekanan yang menimbulkan panas dan cahaya sehingga terbentuk Matahari. Pada suhu sekitar 300 derajat. Tata surya hanyalah satu dari jutaan bintang yang tergabung dalam kelompok bintang yang disebut galaksi. TATA SURYA DAN JAGAD RAYA Tata surya merupakan susunan benda langit yang terdiri dari sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang mengelilinginya. meliputi planet. Bumi. Gumpalan tersebut membeku menjadi planet dan satelit. satelit. Planet dapat dikelompokkan berdasarkan: a. Venus. 1. dan Thomas Gold) Alam semesta tidak berawal dan berakhir karena alam semesta selalu memuai dengan laju tetap dan materi baru terus menerus tercipta. Planet artinya pengembara atau selalu bergerak. Herman Bondi. perlu diciptakan bahan baru secara berkesinambungan yang menimbulkan tekanan dan memaksa semesta memuai secara terus menerus. Jupiter. Pada saat itulah terjadi pilinan yang membuat gumpalan bola menjadi pipih meyerupai cakram. Suatu gumpalan mengalami pemampatan dan menarik partikel-partikel debu membentuk gumpalan bola. Teori Ledakan Besar (George Gamow) Alam semesta bermula dari ledakan dahsyat (Big Bang) dan galaksi meluas tanpa batas seperti bola raksasa yang sangat padat. Teori Keadaan Tetap (Fred Hoyle. Bola mengembang sehingga berkurang kepadatannya dan temperaturnya turun dari milyaran derajat hingga jutaan derajat. PROSES PEMBENTUKAN JAGAD RAYA 1. Saturnus. dan sebagainya. semua unsur berubah menjadi gas yang menjadi awal dari sebuah galaksi. Akibatnya dalam ruang tertentu selalu dipadati oleh materi yang berjumlah tetap.Tata surya terbentuk dari gumpalan awan gas yang jumlahnya sangat banyak. Mars. Jarak ke Matahari 1) Asteroid sebagai pembatas a) Planet dalam . Uranus dan Neptunus. Planet Merupakan anggota terpenting dalam tata surya. Bersamaan temperatur yang menurun. komet.

b) Planet luar Planet yang orbitnya di sebelah luar lintasan asteroid yaitu Jupiter. Jupiter. Venus. Komposisi bahan penyusun (massa) 1) Planet Terestrial Planet-planet yang komposisi penyusunnya adalah batuan. Bumi. b. Para ilmuwan telah membuktikan bahwa Bumi melakukan revolusi dengan kecepatan cahaya dan paralaks bintang. dan Mars. 2) Bumi sebagai pembatas 1) Planet Inferior Planet yang orbitnya berada di dalam orbit Bumi. Terdiri dari Jupiter. Sesuai dengan hukum Kepler. 2) Planet Jovian Planet-planet yang berukuran besar. Uranus. Rotasi Bumi terjadi dari barat ke timur dengan kecepatan rotasi yang tidak sama. Rotasi dan Revolusi Bumi Rotasi Bumi adalah perputaran Bumi pada porosnya. Satu putaran memerlukan waktu 23 jam 56 menit (dibulatkan 24 jam). Bentuk Bumi agak tumpul (pepat Bumi) e. 2) Planet Superior Planet yang orbitnya berada di luar orbit Bumi yaitu Mars. Pergantian siang dan malam Peredaran semu benda-benda langit Perbedaab waktu d. Gejala alam akibat revolusi: a. Saturnus. Terdiri dari Merkurius. komposisinya adalah es dan hidrogen. dan Neptunus. Rotasi Bumi menyebabkan: a. Saturnus. dan Neptunus. c. Bumi dan Mars. Uranus.Planet yang orbitnya di sebelah dalam lintasan asteroid yaitu Merkurius. b. Revolusi Bumi adalah peredaran Bumi mengelilingi Matahari yang memerlukan waktu selama satu tahun (365 1/3 hari). di equator bergerak dngan cepat namun semakin ke kutub semakin lambat. Uranus. Pergantian musim . Venus. Saturnus. yaitu Merkurius dan Venus. lintasan peredaran Bumi mengelilingi Matahari berbentuk elips dan bidang lintasannya dinamakan ekliptika. dan Neptunus. Penyimpangan arah angin.

Perbedaan panjang siang dan malam.000 tahun cahaya dan Matahari adalah salah satu dari sekitar 100 miliar bintang yang terdapat di dalamnya. Galaksi Galaksi adalah sistem perbintangan yang sangat besar. Berdiameter 100. Galaksi-galaksi lain dapat terlihat berada di luar galaksi Bimasakti. Peredaran semu tahunan Matahari Paralaks bintang d. Galaksi memiliki cahaya sendiri.b. bukan pantulan. Contoh: galaksi Bimasakti dan Andromeda. d. c. 1) Bentuk spiral Populasinya 80% dari seluruh galaksi Memiliki struktur teratur Selubung bulat dan piringan dengan lengan spiral mengelilingi equator Variasi galaksi spiral adalah spiral berbatang. c. Biasanya galaksi terdiri dari milyaran bintang dengan massa antara beberapa juta sampai beberapa triliun kali dari Matahari.karena galaksi Bimasakti terlihat putih dan seperti aliran susu). terdiri dari bintang-bintang dan materi antar bintang. b. 3) Bentuk tak beraturan Massa galaksi rendah dengan bindel bintang muda Saling berinteraksi atau menggabungkan . Kita berada dalam galaksi Bimasakti atau Milky Way (atau Jalur Susu . Contoh: galaksi Sculptor dan Fornaks. Jarak antar galaksi jutaan tahun cahaya. 2. Bentuk Galaksi Huble mengklasifikasikan bentk galaksi dalam tiga bentuk utama. 2) Bentuk elips Tidak ada struktur Warna merah dan oranye (bintang tua) Tak ada gas dan debu. Ciri-ciri galaksi: a. Galaksi memiliki bentuk tertentu.

jika energi misterius terus menerus mengembangkan ruang dan waktu. Alan Guth (1980) dengan bantuan teleskop Hiuble ia berhasil menghitung pergeseran spektrum Galaxy yang berwarna merah dengan kecepatan menjauhnya. c). lengan-lengan spiral Galaxy keluar dari bagian ujung suatu pusat (18% Galaxy berbentuk Spiral Brpalang). Dalam teori quantum ruang hampa itu tidak ada. Bentuk tak beraturan. Teori Big Bang (Dentuman Besar) Pertama kali dikemukakan oleh George Lamaitre (1927). penelitian Penzias diperkuat oleh Penemuan George Smoot (1989). Teori Alam Semesta Quantum Dikemukakanoleh William Lane Craig (1966). Arno Penzias dan Robert Wilson (1965). yang ada adalah partikel-partikel sub-atomik. MATERI/BENDA ANGKASA YANG TERDAPAT DI JAGAT RAYA 2.7 milyar tahun yang lalu”. d). JAGAT RAYA. 1. “bahwa jagat raya tidak hanya sama dalam ruang angkasa.000 tahun cahaya. (60% Galaxy berbentuk Spiral) b). Galaxy terdekat ke Bima Sakti yaitu Galaxy Magellan jaraknya 150. TEORI-TEORI PEMBENTUKAN JAGAT RAYA 1. Galaxy Adalah kumpulan milyaran bintang di Jagat Raya yang memiliki bentuk tertentu. bentuknya mulai dari yang hampir bulat seperti bola sampai yang hampir pipih sperti bola Rughby. Bentuk Spiral.- Contoh: galaksi Magellan Besar dan Magellan Kecil. ia menemukan sisa dentuman besar yang disebut radiasi latar belakang kosmik. . Bukti yang memperkuat teori ini yaitu bahwa alam semesta sampai sekarang terus mengembang seperti balon yang ditiup. menyatakan kemusnahan alam semesta dapat terjadi sedahsyat dan sedramatis ketika terbentuknya. memiliki noda-noda Catherina dengan lengan-lengan berbentuk spiral keluar dari pusat yang terang. Bentuk Spiral Berpalang.1. Pendukung teori ini yaitu Vesto Sliper (1929) yang menemukan bahwa garis spektrum Galaxy makin jauh bergeser menuju ke arah merah.2. Galaxy ini tidak memiliki bentuk tertentu.3. jumlahnya 4%. tetapi juga tidak ada perubahan dengan berjalannya waktu”.1. Menyatakan bahwa “ Alam semesta bersal dari sebuah ledakan besar sekitar 13. Bentuk Ellips. 2. Paul Davies. Teori Keadaan Tetap Dikemukakan oleh Sir Fred Hoyle (1948). 1. Jumlah galaxy sepeti ini sekitar 18%. Rangkuman Tata Surya dan Sejarah Pembentukan Bumi PEMBENTUKAN TATA SURYA. DAN BUMI 1. Secara umum bentuk Galaxy terdiri dari : a). “ bahwa alam semesta ada selamanya dan akan selalu ada untuk selamanya pula”. kemudian disempurnakan oleh Edwin Huble (1929).

Kekuatan cahaya bintang disebutmagnitude. Pada mulanya matahari sudah ada.4. Makin besar magnitude makin redup buntang tersebut. Canopus.04 kali dari bintang B.2. dll. Vega. Capella. kemudian ada bintang lain yang melintas sangat dekat dengan matahari. Didalam gumpalan kabut terdapat partikel debu gas. Energi inilah yang dipakai untuk menggerakan kabut.51=10. dengan penggabungan ini maka akan membentuk suatu tenaga akibat reaksi thermonuklir yang terjadi.3. Moulton.Hadar.2. 3. gumpalan inilah yang kemudian membentuk planet-planet. kemudian terjadi penggabungan/penggumpalan. Dengan mata telanjang kita dapat melihat bintang tingkat 6 m (Bintang yang magnitudonya 6). Artacrus. . Teori Bintang Kembar Pada mulanya matahari adalah 2 buah bintang kembar. Seiring dengan menjauhnya bintang yang melintas. pola cerutu tadi terputus-putus membentuk gumpalan gas disekitar matahari.3. Gelang-gelang tersebut memadat menjadi cikal bakal planet dan anggota tata surya lainnya. 2. Bintang Adalah benda langit yang memancarkan cahaya sendiri. Teori Pasang Surut Dikemukakan oleh Sir James Jeans dan Harold jefferey.51. membentuk gelang-gelang. Chamberlain dan Forest R. 3.1. Procyon. Planet terbentuk dari benda-benda padat yang memang sudah ada sebelumnya. Contoh bintang yang bisa dilihat yaitu: matahari. Akibat perputaran pada bagian tengah kabut terjadi penggumpalan besar yang kemudian jadi Matahari.2. 3. Sirius. Jika Bintang A magnitudenya “0” dan Bintang B magnitudonya 4 maka bintang A lebih terang 4 x 2. Teori Nebulae Dekemukakan oleh Immanuel kant dan Piere Simon de Laplace ia menyatakan bahwa “ Mula-mula kabut melayang layang diangkasa.Achernar. TEORI-TEORI PEMBENTUKAN TATA SURYA 3. Teori Planete Simal Dikemukakan oleh Thomas C. sehingga terjadi tarik menarik bintang tersebut dengan matahari. Alpha Centauri. serpihan dari ledakan itulah yang menjadi anggota tata surya. Sebagian kabut menjauh dari gumpalan inti. makin kecil magnitudo makin terang bintang tersebut. Gugus Bintang Merupakan susunan/sistem yang terdiri atas ribuan bintang yang bergerombol relatif berdekatan dan saling beredar mengelilingi satu dengan yang lain di dalam ruang yang terbatas. salah satu diantaranya meledak. Rigel. Perbandingan magnitudo bintang = 2. akibatnya sebagian partikelpartikel matahari terlepas membentuk pola cerutu. 3.

Rotasinya berlawanan dengan rotasi Bumi. Revolusinya 88 hari. tetapi orbitnya berbentuk parabola atau hyperbola. Ekor Komet selalu menjauhi Matahari.3.1% dari kekuatan magnet Bumi. dari Bumi planet ini hanya terliahat waktu magrib dan subuh. Eunomia. eros. Contoh Komet misalnya Comet Halley dan Kohoutek. 2. Planet tidak memiliki cahaya sendiri. 3% N2. Planet Planet adalah benda angkasa yang berevolusi mengelilingi matahari.30. kebanyakan Asteroid seukuran dengan Bulan.Davida.Psike. karena terpengaruh angin Matahari. Suhunya 900K s.Hector. 3.3 gr/Cm3. kalau sudah jatuh ke Bumi disebut meteorit. Meteor ada yang beratnya 34 ton. MATERI/BENDA ANGKASA ANGGOTA TATA SURYA Meteor Adalah benda angkasa yang bentuk dan orbitnya tak beraturan diangkasa. Atmosfernya 97% CO2. Komposisinya 70% logam. Kepadatannya 5.Ketika jauh dari matahari sebenarnya komet adalah benda gelap yang tidak terlihat. 1. contohnya meteor Anhighito yang ditemukan di Green Land. Sudut pandangnya dengan Matahari maximal 28. Asteroid terbesar adalah Ceres. Lama rotasinya 243 hari.d. sehingga matahari terlihat terbit dari Barat. Bumi . Planet-planet tersebut diantaranya adalah : 4.4 km dan kedalaman 190 m.Pallas. Merkurius Merupakan Planet terkecil dan letaknya paling dekat ke Matahari. 4.Laetitia.1.5.4. besi dan batu. sehingga 1 hari di Venus lebih lama dari pada 1 tahun di Venus. 30% silikat. 4.2. Meteorit yang sangat besar juga pernah jatuh di Arizona yang membentuk Kawah barringer (Barringer Crater)dengan lebar 1. Apabila melintas ke dekat orbit bumi maka akan tertarik oleh grafitasi Bumi sehingga akan jatuh seperti benda terbang yang membentuk api. 4. Venus Sering disebut Bintang Fajar atau Bintang Senja karena terlihat jelas pada waktu tersebut. Revolusinya 224. 7000K (-1800C – 4300C).d. Secara fisik asteroid terdiri dari carbon. tetapi ketika mendekati matahari sebagian permukaan komet akan terkikis oleh angin matahari membentuk lidah api yang sangat panjang. nikel.dll. Contoh nama-nama Asteroid yang cukup dikenal yaitu : Yuno. Asteroid Adalah planet-planet kecil yang sangat banyak dan beredar pada orbitnya diantara planet Mars dan jupiter. sehingga disebut bintang berekor. Asteroid terkecil berdiameter 1 km.7 hari. Magnitudonya -2 s. Medan magnetnya 0. 5. Komet Adalah benda angkasa yang berevolusi mengelilingi matahari.

fotosfer. Uranus Merupakan planet yang kandungan metan. 6.Titania. 4. Memiliki 10 buah satelit. gravitasinya 10N kg-1. sinar ultra violet dan radiasi angkasa luar.6 juta km.5. berat jenisnya 5500kg/m3.4. Mimas. Satelit Adalah benda langit yang berevolusi mengelilingi Planet induknya. Garis tengahnya 6780 km. Corona cahaya yang sangat terang yang akan nampak .dll. Jupiter Merupakan planet terbesar. 4.Titan dan Phoebe.dll. Suhunya -130 derajat.telesto. Suhunya -213 derajat. kala revolusinya 84. Memiliki 2 Satelit yaitu Phobos dan Deimos. Janus. nereid.nya sangat tinggi. Memiliki 8 buah satelit yaitu : Triton. Matahari merupakan salah satu bintang dari 200.000 bintang yang ada di Galaxy Bima sakti. 1300 kali volume Bumi.2425 hari. Saturnus Berevolusi mengelilingi Matahari sekitar 29 tahun Bumi. Neptunus Ukurannya 4X Planet Bumi. Oberon dan Miranda. volumenya 750X volume Bumi. 78% atmosfernya N2. batuan. cromosfer.Thebe. 21%O2.000.Andreas.62 jam. Fotosfer adalah piringan bulat yang berwarna kemilau yang tampak oleh mata. Luas permukaannya 59760 juta km2. Tidak semua planet memiliki satelit.Jarak Bumi ke Matahari = 1 AU (Austronomic Unit) atau = 149. Secara fisik Matahari terdiri dari inti matahari. luas permukaannya 80X luas Bumi kita.Almathea.Tethys. prominences. contohnya: Atlas.1 tahun Bumi. Memiliki 1 satelit yaitu Bulan. dan 6 lagi belum diberi nama. Rotasi Bumi 24 jam (1610km/jam).8. Matahari Merupakan Bintang yang letaknya paling dekat dengan Bumi. yaitu: Ariel. Umbriel. Revolusinya 365. Saturnus memiliki cin-cin. 4.7. 4. flares dan sun spots (Noda Matahari). Calypso. 5 lagi belum diberi nama. Mars Revolusinya 687 hari. diantaranya: Metis. rotasinya 24. Planet ini memiliki 16 satelit. corona.000. gravitasinya 2X gravitasi Bumi. Yupiter memiliki 1 buah cin-cin yang ditemukan oleh pesawat Voyager. 4. memiliki 18 satelit. Keistimewaan Bumi memiliki magnetosfer (medan magnet) yang menjadi pelindung Bumi dari angin matahari.6. gas amonia dan metana. 5. 1% uap air.io.Europa. terdiri dari air.

kemudian terpecah-pecah lagi seperti keadaan sekarang ini. Era terbagi lagi menjadi beberapa periode. dan gas yang mengapung di ruang angkasa. Butir-butir debu dalam awan tersebut saling melekat dan membentuk planet-planet kecil dengan diameter beberapa km. b. 2. SEJARAH PEMBENTUKAN BUMI 1. sun spots bintik hitam pada matahari. lili laut dan landak laut. yaitu hewan Invertebrata. Ordovisium Dimulai 480 juta th. Era Prakambrium Dimulai sekitar 4.ketika terjadi gerhana matahari. Kambrium Dimulai 600 juta th yl. Menurut Alfred Wegener Menurut Wegener Bumi mulanya hanya ada satu daratan yang luas yang disebut Pangea. kemudian mengkerut.5 milyar th. Materi pada pusat awan menggumpal menjadi Matahari.5 juta th. Secara rinci Masa Geologi trsebut terdiri dari : 1. Menurut Teori Rittman Bumi terbentuk 6. Yang lalu dari gumpalan awan. MASA GEOLOGI Sejarah pembentukan Bumi dihitung dalam kala waktu masa geologi yang terbagi menjadi beberapa Era. yaitu : a. Era Paleozoik Era ini terbagi menjadi beberapa periode.debu. Yg lalu yaitu awal terbentuknya Bumi. Yl. Kehidupan yang ada hanya mikro organisme. Benda-benda tersebut bertabrakan dan bergabung membentuk planetplanet. dan periode terbagi lagi menjadi beberapa Epok. Mulai muncul ikan tanpa rahang sebagai hewan bertulang belakang paling tua misalnya bintang laut. Kira-kira 100 juta th yang lalu sisa gas dan debunya memipih menjadi awan berbentuk cakram disekitar Matahari. Prominences lidah api akibat ledakan dipermukaan matahari. 2. Pada masa ini adalah awal munculnya kehidupan di laut. Pangea kemudian terpecah-pecah menjadi Laurasia dan Gondwana. .

Yl. Era Mesozoik Terbagi menjadi beberapa periode. Periode Tertier Periode ini terbagi menjadi beberapa Epok yaitu : . Kreta 130 jt. c. Era Senozoik Terbagi menjadi 2 Periode. Lapisan glaiser di belahan Bumi selatan mulai mencair. Mulai muncul Dinosaurus dan Reftil Raksasa. Trias 225 jt. Yl. yaitu : a. Masa ini awal peralihan kehidupan dari laut ke darat. 3. Pangea mulai terpecah-pecah: Amerika Utara terpecah dengan Afrika. Di Laut Hiu menjadi pemangsa utama. sehingga menjadi dominan. masing-masing periode terbagi menjadi beberapa Epok. Mulai muncul bunga. Devon Dimulai 405 juta th. Silfur Dimulai 435 jt th. Amerika selatan terpecah dengan Antartika dan Australia. daratan tergenang Samudra. d. Gang-gang mulai melimpah. Th yl. Perm 275 jt. Yl. Mulai muncul burung. Mulai berkembang besar-besaran jenis ikan dan tumbuhan darat. Th. misalnya ikan dan amphibi. Yl. yaitu Periode tertier dan Kuarter. Gang-gang dan reftil mulai melimpah. Yl. Karbon 345 jt. a. Pangea mulai bergerak ke Utara dan membentuk Gurun. b.c. e. Dinosaurus berkembang biak dengan pesat. 4. India terlepas dari Afrika dan bergerak ke Utara. Dinosaurus musnah. Th yang lalu. Pangea mulai terbentuk di bumi f. Tumbuhan darat yang paling awal muncul yaitu tanaman paku. Jura 180 jt. hewan bertulang belakang makin melimpah.

1. Yl. biji-bijian. Epok Pliosen 14 jt th. dan monyet mulai berkembang.th yl. Th. Yl. reftil dan binatang kecil menyusui. Th. burung. reftil kecil. 3. unta. Muncul Manusia Purba (Homo Erectus dan Pithecan Tropus Erectus) 2. bermunculan hewan tak bertulang belakang. 5. Epok Holocen 10. kelelawar.000 th yl. rerumputan. amphibi. Mulai berkembang tanaman buah.75 jt. Akhir masa ini hewan raksasa mirip Badak mulai hilang. ikan. Epok Paleosen 65 Jt. Epok Pleistosen 1. Epok Oligosen 40 jt th. pada akhir epok mulai muncul manusia b. Yl. Mulai muncul kera primitif. 2. 4. Epok Miosen 26 Juta th. binatang pengerat. burung dan binatang menyusui tersebar ke seluruh dunia. beruang primitif. Periode kuarter Terbagi 2 Epok yaitu : 1. Mulai muncul kere Asia dan Eropa. Bunga melimpah. kuda. Mulai muncul manusia modern . Epok Eosen 55 jt.yl kehidupan laut mirip sekarang. Yl.ikan.