PROGRAM PENGAJARAN FISIKA KESEHATAN PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN UNIVERSITAS GUNADARMA T.

A 2004/2005 * * * * * * * * * * * * * * * * * *

Koordinator Pengajar

: Meiliani S.ST

JAKARTA - INDONESIA

hukum thermodinamika. P =1 ) Pengalaman belajar ceramah ( PBC) adalah kegiatan belajar ceramah yang lebih mengutamakan kemampuan kognitif dengan menggunakan metode ceramah. seminar dan penugasan. TUJUAN MATA AJAR Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswi mampu : 1. Menerapkan prinsip cara kerja elektrikal dalam praktik kebidanan. dan analisa gaya gelombang dan ultrasonic serta cara kerja elektrikal. 5. . Menerapkan hukum thermodinamika dalam Ilmu Kebidanan. 2. hydrodinamika. Menjelaskan teori gelombang dan ultrasonic. B. 3. 4. Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada mahasiswi untuk memahami hubungan fisika sebagai ilmu dasar dengan ilmu kebidanan sebagai ilmu terapan dalam pelayanan kebidanan dengan pokok bahasan prinsip Ilmu Fisika yang berhubungan dengan kebidanan. gaya.A 2004/2005 PENDAHULUAN Sesuai dengan kalender akademik Program studi D-III Kebidanan Gunadarma Jakarta . Mata kuliah Fisika Kesehatan semester II mempunyai bobot 2 SKS ( T= 1. Pengalaman belajar praktek adalah (PBP) adalah kegiatan belajar berupa praktik yang lazim dilakukan dalam tatanan nyata dilahan praktek dengan metode simulasi. DESKRIPSI MATA KULIAH. Memahami prinsip Ilmu Fisika yang berhubungan dengan Ilmu Kebidanan. diskusi. bahwa program pengajaran semester genap tahun akademik 2004/2005 akan dimulai pada tanggal 07 February s/d July 2004.PROGRAM PENGAJARAN SEMESTER II FISIKA KESEHATAN PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN UNIVERSITAS GUNADARMA T. role play dan praktek di lahan.administrasi. A. Menjelaskan Hydrodinamika dan penerapannya dalam pelayanan kebidanan.

7. PBP Dengan bobot 2 SKS = 2x 4 jam x 16 minggu = dalam satu semester yang diberikan baik di kelas maupun di lahan praktek secara langsung. Teori gelombang. Praktek di kelas = 48 jam = 12 kali pertemuan. 9. 2. 4 jam Praktek di lahan = 24 jam = 3 kali pertemuan. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR Kegiatan belajar dikelola untuk mencapai tujuan yaitu : 1. Analisa gaya dan kegunaan klinik. PBC Dengan bobot 2 SKS = 2x 60 menit x 16 minggu = Kegiatan kuliah merupakan kegiatan memberikan teori / materi kuliah dalam kelas serta diskusi untuk materi-materi fisika kesehatan dan melakukan praktik-praktik yang berhubungan ( kegiatan terlampir ). 6. 4 jam . LINGKUP MATERI Prinsip Ilmu Fisika yang berhubungan dengan Ilmu Kebidanan. 8. 2. Jenis alat elektronik dalam pelayanan kebidanan. Pengaturan suhu tubuh. Ultrasonik. Hydrodinamika dan penerapannya dalam pelayanan kebidanan. 5. D.C. Gaya pada tubuh. 1. 4. Hukum Thermodinamika dalam pelayanan kebidanan. 3.

Izin yang diperoleh hanya melalui unit pendidikan. Kuis 4. Jenis alat elektronik dalam pelayanan kebidanan. Penilaian diperoleh dari kegiatan kuliah. mencakup : Prinsip Ilmu Fisika yang berhubungan dengan Ilmu Kebidanan. Selama mengikuti kegiatan belajar mengajar. Analisa gaya dan kegunaan klinik. SISTEM PENILAIAN Penilaian untuk mata kuliah fisika kesehatan dilaksanakan secara menyeluruh. Selama kegiatan belajar mengajar dalam satu semester mahasiswa tidak boleh absen dengan alasan apapun lebih dari 10 % jumlah kehadiran. Praktek : 15 % ( N1 ) : 30 % ( N2 ) : 5 % ( N3 ) : 50 % ( N4 ) . 5. mahasiswi harus : 1. Pengaturan suhu tubuh.penugasan selama kegiatan belajar mengajar.E. PERSYARATAN PESERTA DIDIK Untuk mengikuti mata kuliah fisika kesehatan. Hukum Thermodinamika dalam pelayanan kebidanan. o Mengikuti kegiatan belajar mengajar ≥ 90 % o Telah menyerahkan seluruh penugasan. 6. Teori : 1. pengetahuan. mahasiswi harus tertib dan mematuhi segala peraturan dan memenuhi kewajiban untuk mata kulian tersebut. Sedang mengikuti kuliah Biokimia dan Biologi kesehatan tubuh manusia. Ultrasonik. Kegiatan praktek harus diikuti 100 % 4. keterampilan dan sikap yang secara utuh dapat dilihat dalam bentuk “kompetensi “. Ujian Akhir semester 3. Gaya pada tubuh. Teori gelombang. Hydrodinamika dan penerapannya dalam pelayanan kebidanan. seminar dan praktek di kelas maupun dilahan. 3. 2. Ujian tengah semster 2. F. Setiap mahasiswi dapat mengikuti ujian semester jika : o Telah menyelesaikan administrasi keuangan. Jika karena suatu hal penting mahasiswa.

Nilai akhir mata kuliah adalah : MA = ( 15 % X N1) + ( 30 % X N2 ) + ( 5 % X N3 ) + ( 50 % + N4 ) Nilai batas lulus untuk mata ajar = 2 = C dengan ketentuan sebagai berikut : Nilai Mentah 0 .00 Nilai Mutu 0 1 2 3 4 Lambang E D C B A .40 41-55 56-70 71-85 86-100 Nilai Mutu 0 1 2 3 4 Lambang E D C B A Atau Nilai Mentah <1 1.75 1.50 3.76 – 2.51 –3.50 2.0–1.51 –4.

ST .ST : Jadwal kegiatan PBC dan PBP terlampir. Januari 2005 Mengetahui Koordinator Akademik Koordinator MA Fisika Kesehatan Willhelmina Fasya.Tim pengajar Koordinator Pengajar : Meiliani S.ST Meiliani S. S. Jakarta.

3.1. Metode Ceramah Pengajar 2. Biomekanika. Pengaruh tekanan dalam ilmu kebidanan. 3.MATA KULIAH FISIKA KESEHATAN PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN UNIVERSITAS GUNADARMA SEMESTER II JALUR UMUM 2004/2005 No 1. 2. 3. Rumpun-rumpun Ilmu Pengetahuan. Penerapan Thermografi untuk diagnosis. . 2. 3. 2.2. 2.2. Penerapan energi panas dalam pengobatan.4. 1. Hari/Tgl/ Jam Kls Topik 1. Hukum-hukum Thermodinamika.4. 4.1. 2. 2. Contoh-contoh Thermodinamika. Penerapan energi dingin dalam pengobatan. Hubungan Ilmu Fisika sebagai Ilmu dasar dan Ilmu kebidanan sebagai Ilmu terapan.1.6.5.1. Pengertian Thermodinamika.1. 1. Konduksi. Transfer panas. 1.3.

2. Dasar thermografi. 3.1. 4. . 3.2. 4. Konveksi. Hydrodinamika. 7. Evaporasi.3. Gaya pada tubuh dalam keadaan statis.2. Energi panas dalam bidang kesehatan.1.3. • • • Metode Konduksi Metode Radiasi Metode Elektromagnetis 6.3.1.1. 5. 5. Radiasi.3. 4.2. Penggunaan energi panas dalam pengobatan. Penerapan Hydrodinamika dalam pelayanan kebidanan.4.1. 3.1.1. Efek panas. Contoh-contoh alat yang digunakan dalam pelayanan kesehatan/kebidanan yang berkaitan dengan 8.2. 3. Thermografi 3.1. 3. Pengertian Hydrodinamika.1.3.1. Penggunaan thermografi untuk diagnostik.2.2. 3. 3.

Syarat-syarat listrik tubuh. 8. 7.1. 10. 9.1. Hal-hal yang di diagnosis dengan ultra sonic.2. Dopler. Prinsip penggunaan ultra sonic. 8. Gaya yang membentuk sudut. 8.2.4. Macam-macam gelombang potensial aksi. 9. Gaya pada tubuh dalam keadaan dinamis. 6. 7. Gaya vertikal dan kegunaan klinik. Gaya horizontal dan kegunaan klinik. 9.1. 9.1. Jenis-jenis alat-alat kedokteran yang berkaitan dengan teori gelombang. . 12. Macam-macam gelombang arus listrik. 8. ECG. pengobatan.2. 7.2.5. 6. 11.3. Penggunaan gelombang ultrasonic dalam bidang kedokteran. 7.2. Penggunaan ultra sonic dalam 13.5. 8. Suction. Daya ultra sonic.4.3. 6.3.3.

9. Pusat (BU. Alat monitoring kesejahteraan janin. Gabriel. 15. Kamus Fisika Mekanika.14. Fisika Kesehatan.Jakarta. 2) Pengembangan ………. 3. FK. Evaluasi KEPUSTAKAAN Buku Utama : 1. Wilarja (1997). ECG Jakarta (BU. 9. .. Fisika Kesehatan. S (1995). Vacum Extraksi. Medan. 1) 2.5. USU.4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful