P. 1
KEWAJIBAN SUAMI.pdf

KEWAJIBAN SUAMI.pdf

|Views: 105|Likes:
Published by babab_kk

More info:

Published by: babab_kk on May 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2013

pdf

text

original

Sections

  • A. Latar Belakang Masalah
  • B. Identifikasi, Pembatasan dan Perumusan Masalah
  • C. Tujuan dan Manfaat Penulisan
  • D. Metode Pembahasan
  • E. Tinjauan Pustaka
  • A. Fungsi Suami
  • B. Kedudukan Suami
  • C. Kewajiban Suami
  • A. Memberikan Teladan
  • B. Bertanggung Jawab
  • C. Menciptakan Rumah Tangga Sakinah
  • A. Kesimpulan
  • B. Saran-saran
  • DAFTAR PUSTAKA

PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008/1429 H

LEMBAR PERNYATAAN
Bismillahirrahmanirrahim Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Nim Jurusan Fakultas : Asral Puadi : 104011000046 : Pendidikan Agama Islam : Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Dengan ini saya menyatakan 1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar strata satu (S1) di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini telah saya cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. Jika kemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan karya asli saya atau merupakan jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia menerima sangsi berdasarkan Undang-undang yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Jakarta, 15 Juli 2008

Asral Puadi

LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING SKRIPSI

PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

Di bawah bimbingan

Prof. Dr. H. Salman Harun, M. A NIP. 150 062 568

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008 M/1429 H

Lembar Pengesahan Panitia Ujian

LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi berjudul: “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan telah dinyatakan lulus dalam Ujian Munaqasyah pada 22 Juli 2008 di hadapan dewan penguji. Karena itu, penulis berhak memperoleh gelar sarjana S1 (S. Pd.I) dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

Jakarta, 22 Juli 2008 Panitia Ujian Munaqasyah Ketua Panitia (Ketua Jurusan/Program Studi) Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Sekretaris (Sekretaris Jurusan/Prodi) Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Penguji I Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Penguji II Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Mengetahui: Dekan, …………… ……………………. ………….. ……………………. ………….. ……………………. Tanggal ………….. Tanda tangan …………………….

Prof. Dr. Dede Rosyada, M. A. NIP. 150 231 356

Dengan menggunakan metode Tafsir Maudhu’i (Tematik). Sehingga suami akan lebih mudah dalam melaksanakan peranannya dalam membina rumah tangga yang sakinah. apalagi melakukan kekerasan dalam rumah tangga. baru kemudian suami itu akan mengetahui peranan yang menjadi tanggung jawabnya. Oleh sebab itu dirasa sangat perlu adanya pemahaman tentang peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. bahkan tidak mau peduli sama sekali. Peranan suami dalam hal ini memegang kedudukan yang sangat penting dalam menciptakan keluarga yang sakinah. sesuai dengan kedudukan suami dalam rumah tangga. i . serta mendidiknya. Justru sebaliknya suami harus bisa menjaga dan mengayomi seluruh anggota keluarganya. yaitu suami. mawaddah warahmah. yang umumnya dilakukan oleh kaum pria. Selain itu dampak dari ketidak mengertian dan pemahaman suami tentang peranannya sebagai kepala rumah tangga. sehingga angota keluarga itu merasa tentram berada di dalam keluarganya. yang akhirnya menjadi tanggung jawabnya harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab agar suami tidak merasa sebagai kepala rumah tangga yang berhak melakukan apa saja terhadap keluarganya sesuai dengan yang ia inginkan. terkadang suami cenderung ingin lepas dari peranannya itu. Peranan suami. tidak semua suami mengerti dan memahami tentang peranannya dalam rumah tangga yang menjadi tanggung jawabnya.ABSTRAK Asral Puadi “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” Islam telah menetapkan bahwa suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga dan bertanggung jawab terhadap apa yang ia pimpin. dimana peranan itu akan menjadi tangung jawab suami dan akan diminta pertanggung jawabannya oleh Allah di akhirat kelak. terutama dalam membina keluarga yang sakinah juga akan terlihat pada masyarakat. Namun. Menghadapi kenyataan tersebut suami terlebih dahulu harus mengetahui kedudukan dan fungsinya dalam keluarga. maka diperoleh data-data bahwa Islam telah menetapkan peranan-peranan yang dimiliki oleh suami.

serta doa yang selalu dipanjatkan. Sebelumnya penulis mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada kedua orang tua tercinta. skripsi ini dapat terselesaikan. segala puja dan puji hanya milik Allah Tuhan Semesta Alam. telah mengantar penulis menyelesaikan pendidikan S1 di UIN Jakarta. penulis menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada: 1. dengan curahan cinta dan kasih sayangnya.KATA PENGANTAR Alhamdulillah. Oleh karena itu. 2. Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. sahabat-sahabatnya dan kepada seluruh umat Islam di seluruh alam. Segenap Bapak dan Ibu dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan pengalamannya kepada penulis selama menjalankan kuliah. Taufik dan Inayah-Nya. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada kekasih Allah pejuang agama Islam dan teladan teladan yang terbaik Nabi Muhammad saw. Selama penyusunan skripsi ini dan selama penulis belajar di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan sebagaimana yang diharapkan. beserta keluarga. motivasi serta bimbingan dari berbagai pihak. penulis banyak mendapatkan bantuan. walaupun waktu. Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam dan Sekretaris Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. nikmat beserta karunia-Nya kepada mereka. pada kesempatan yang berbahagia ini. kerja kerasnya. tenaga dan pikiran telah diperjuangkan dengan segala keterbatasan kemampuan yang penulis miliki. semoga Allah selalu menjaga serta memberikan rahmat. ii . berkat Rahmat. demi selesainya skripsi ini dan agar bermanfaat bagi penulis dan pembaca sekalian. 3.

Seluruh keluarga di rumah khususnya orang tua tercinta “My Endless Love” Apak (Muris) dan Amak (Nurisna) yang telah mencurahkan segala kasih sayang dan tenaganya. Semoga skripsi ini dapat membuka cakrawala yang lebih luas bagi pembaca serta menambah pengetahuan dan semoga bermanfaat untuk kita semua. 7. Kepada segenap teman-teman seperjuangan PAI kelas B-04 dan temanteman kosan di Bait An-Najwa. Elman Sadri. penulis mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. membalas kebaikan dan bantuan yang telah mereka berikan selama penulisan. 15 Juli 2008 Penulis iii . sebagai dosen pembimbing materi dan teknik penulisan skripsi ini. Dr. 6. Bapak Prof. pengertian. serta special for Vera Fauziah yang selama ini selalu saling melengkapi. H. sebagai penasehat akademik yang telah membimbing penulis selama menjadi mahasiswa. serta yang selalu memberikan semangat dan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.. perhatian. Apabila terdapat kekurangan dan kekhilafan dalam penulisan skripsi ini mohon dimaafkan. yang telah meluangkan waktu. Salman Harun.4. MA. mencurahkan tenaga. memberikan pengalaman dan motivasi serta doa kepada penulis. dan kemudahan dalam memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berharga bagi penulis dengan penuh kesabaran dan dedikasi yang tinggi dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini. Kepada semuanya yang telah membantu penulisan skripsi ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu. 5. Bapak Drs. Amin… Jakarta. semoga Allah swt.

........ 75 LAMPIRAN ........................... Pembatasan dan Perumusan Masalah .......... C...................... A................................................................................................................................... Kata Pengantar ............................ A... Daftar Isi ........... Tinjauan Pustaka ......................................................... Bertanggung Jawab ...... Kedudukan Suami ............................ i ii iv BAB I PENDAHULUAN ...... ...................... D........................................................DAFTAR ISI Abstrak .. B................................................................. 1 1 11 12 12 13 BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA ....................... Saran-saran ......................................... Metode Pembahasan .................................................................................................... B.......................................................................... A......................................................................... Memberikan Teladan ......................................................................................... 15 15 23 29 BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH .......................................... Kewajiban Suami . Identifikasi...................... C................................ 45 45 58 67 BAB IV PENUTUP .......... 73 73 74 DAFTAR PUSTAKA ............................................................... Menciptakan Rumah Tangga Sakinah ............... B......... Tujuan dan Manfaat Penulisan ........................................................................... E................................. C..................................................................................................... Latar Belakang Masalah.............................................. Kesimpulan .................. A........... Fungsi Suami .................... B.................................

h. Terj.1 Aturan itu diramu dengan sangat sempurna. Ke-8. dengan perantaraan seorang suami dan istri. karena masalah ini adalah masalah pokok yang sangat vital. 11 1 . menjalin hubungan kekeluargaan dan meneruskan keturunan. Latar Belakang Masalah Islam merupakan risalah terakhir dari langit ke bumi yang universal. sehingga umat yang patuh pada aturan yang dibuat akan menemukan suatu kebahagiaan dan kedamaian. Kehidupan perkawinan merupakan industri pertama bagi umat sesudahnya untuk meningkatkan industri selanjutnya. 11. 1 2 Nasy’at. Salim Basyarahil. dengan perantaraan hubungan material dan individual. h. Dan Islam pulalah yang telah membawa dunia menuju revolusi besar dalam berbagai aspek kehidupan. Cet. Islam tidak hanya mengatur hubungan antara manusia dengan penciptanya tetapi juga mengatur hubungan antara manusia dengan manusia. (Jakarta: Gema Insani Press. Islam menata hidup perkawinan dengan sempurna. dan sebagainya. 1993). Nabi Suami Teladan….2 Nasy’at Al-Masri. maka lahirlah putera-puteri yang mungil.BAB I PENDAHULUAN A. Bayangkan. Melalui perkawinan manusia dapat saling mengasihi. Nabi Suami Teladan. dengan izin Allah.

agama mensyariatkan dijalinnya pertemuan antara laki-laki dan perempuan.4 Menurut pasal 1 undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 1974. akan tetapi yang lebih penting lagi adalah membuat perjanjian dengan Allah.2 Hikmah diciptakan oleh Allah manusia berpasang-pasangan yang berlainan bentuk dan sifat. Oleh karena itu.3 Mendambakan pasangan merupakan fitrah sebelum dewasa. serta dengan perempuan itu sendiri.6 ˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ ˻˺ϡϭήϟ΍. sehingga dapat hidup berkembang selanjutnya.5 Perjanjian yang dibuat oleh seorang muslim untuk menjadikan seorang muslimah sebagai istri. menjelaskan bahwa “perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang lakilaki dengan perempuan sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”. pernikahan adalah salah satu di antara tandatanda kekuasaan Allah. Karena itu. dan dorongan yang sulit dibendung. merupakan perjanjian yang dibuat atas nama Allah. yaitu dengan wali dari pihak perempuan dan dengan keluarga perempuan itu secara keseluruhan. mengarahkan pertemuan itu sehingga terlaksananya “perkawinan” dan beralihlah kerisauan laki-laki dan perempuan menjadi ketentraman dan sakinah. adalah agar masing-masing saling membutuhkan. Karena itu hidup sebagai suami istri bukanlah semata-mata sebuah ikatan yang dibuat berdasarkan perjanjian dengan manusia. saling memerlukan.

Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. 1. Cet. Cet. h. 14. berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 21: Amir Taat Nasution. 2000). Ke-1. Ke-3. 6 . 5 Rusli Amin. h. Cet. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. h. Ke-11. Wawasan Al-Qur’an. Quraish Shihab. 1999). 1994). 24. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. Alisuf Sabri. 4 3 M. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. Ilmu Pendidikan. (Bandung: Mizan. 2003). Ke-11.˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ · Allah Swt. h. 192. Cet.

Untuk mewujudkan keluarga seperti yang di atas. S. ketentraman. Ar-Rum: 21). sehingga keluarga harus dijadikan tempat tinggal yang penuh dengan kebahagiaan agar seluruh anggota keluarga betah di rumah dan selalu merindui. rasa kasih dan rasa sayang sebagai suatu ketenangan yang dibutuhkan oleh masing-masing individu – lakilaki dan perempuan . S. kenyamanan dan kasih sayang. karena tidak dapat dipungkiri bahwa kualitas hubungan suami dan istri dalam rumah tangga sangat mempengaruhi keluarga menjadi sakinah mawaddah wa rahmah.8 Lembaga Darut-Tauhid.. tentu sangat menginginkan kebahagiaan hadir dalam kehidupan rumah tangga mereka. dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.“ (Q. Rumah tangga yang menjadi surga dunia! tidaklah identik dengan limpahan materi. Ke-1. Cet. An-Nahl: 80). 82. kebahagiaan bukanlah sebuah kemustahilan untuk dicapai. Maka dari itu.7 Islam menjadikan keluarga sebagai tempat untuk menjaga diri. 1990). Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. Setiap suami istri yang menikah. hanya dengan pasangannyalah ia dapat menikmati manisnya cinta dan indahnya kasih sayang dan kerinduan.ketika jauh dari pasangannya. Chumaidi Umar. Sesuai dengan firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 80: “Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal . ada ketenangan. supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Q. yaitu menciptakan ketentraman dan keselamatan dari segala bentuk kejahatan yang ditimbulkan oleh orang lain. Ayat tersebut menggambarkan jalinan ketentraman. Terj.. (Bandung: Mizan. sebab kebahagiaan merupakan pilihan dan buah dari cara berfikir dan bersikap. A. h. 8 7 ́˹ϞΤϨϟ΍. haruslah bersama-sama antara suami dan istri untuk mengekalkan cinta yang merupakan anugerah dari Allah.3 “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri.

2005). Ke-1.˱ ΎϨ˴ Ϝ˴ γ˸Ϣ˵ Ϝ˶ ΗϮ˵ ϴ˵ ΑϦ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ Sholeh Gisymar. Kado Cinta untuk Istri. Cet. h. (Yogyakarta: Arina. 91. .

195. h. h. Rahmah Prof. Yusuf Al-Qardlawy mengatakan “bahwa tidak ada artinya hubungan suami istri yang tidak didasarkan pada cinta dan kasih sayang.11 Kualitas mawaddah wa rahmah di dalam rumah tangga. Wawasan Al-Qur’an…. 11 . diperlukan pengikat yang kuat pula. 196. h. yang dipupuk oleh suami dan istri sangat menentukan bagaimana kondisi rumah tangga tersebut. Quraish Shihab mengatakan: “Mawaddah” adalah “cinta plus”. Karakteristik Lelaki Shalih. Wawasan Al-Qur’an…. Orang yang di dalam hatinya ada mawaddah tidak akan memutuskan hubungan. Rahmah menghasilkan kesabaran. DR. Agar perkawinan itu menjadi kuat. Lebih tegas Dr. Ini disebabkan hatinya begitu lapang dan kosong dari keburukan. Quraish Shihab. Ke-3. Prof. 10 9 M. seperti apa yang terjadi pada orang bercinta. Cet.10 2. tidak mencari keuntungan sendiri. (Yogyakarta: Wihdah Press. 21. sehingga pintu-pintunya pun tertutup untuk dimasuki keburukan. 2000). apakah bahagia atau tidak. M. Mawaddah Mawaddah adalah kelapangan dada dan kekosongan jiwa dari kehendak buruk. Quraish Shihab mengatakan: “Rahmah” kondisi psikologis yang muncul di dalam hati akibat menyaksikan ketidakberdayaan. tidak cemburu buta. Adapun pengikat perkawinan yaitu: 1. tidak menjadi pemarah apalagi pendendam. DR. Quraish Shihab. tidak bisa kita Abu Mohammad Jibril Abdurrahman. murah hati. Maka ciptakanlah keluarga yang bahagia agar hidup di dunia juga bahagia. Jadi. suami istri harus sama-sama menjaga dan menghormati ikatan perkawinan yang telah dibuat sebagai sebuah ikatan yang suci.4 “Kehidupan suami istri itu adalah rumus dari kebahagiaan dunia”.9 Oleh sebab itu. badan berdekatan namun ruh berjauhan”.

Karena jika tidak. namun istri juga sangat mengharapkan dari suami perhatian yang tulus. kasih sayang.13 Untuk mewujudkan itu. wajah yang cerah. harmonis. ciuman yang mesra serta berbagai perilaku mulia yang menyejukkan hati dan mendinginkan gundahnya. ϭνέϷ΍ϲϓΔϨΘϓϦϜΗ΍ϮϠόϔΗϻϥ΍ϩϮΟϭΰϓ ϪϨϳΩϭ ϪϘϠΧϥϮοήΗϦϣϢϛΎΗ΃΍Ϋ΍ Sebagaimana Rasulullah.14 Selama ini. tetapi perempuan pun diberi hak untuk memilih laki-laki yang akan dijadikannya suami. Dan yang terbaik itu adalah yang bagus agamanya. orang yang selalu di sorot dalam kehidupan rumah tangga adalah seorang istri. maka kawinkanlah dia. bersabda: “Jika datang seorang pelamar yang bagus agamanya kepadamu. karena dia memang dianggap sebagai yang paling bertanggung ϥΎΒΣϦΑ΍ϩ΍ϭέ.5 sangkal bahwa istri tidak hanya membutuhkan makanan. sentuhan yang lembut. sehingga laki-laki dan perempuan bisa hidup bersama dalam cinta. kepahitan dalam hidup. bahkan itu semua melebihi daripada kebutuhan material12. perkataan yang halus. minuman. Ibnu Hibban). tidak hanya perempuan yang harus dipilih oleh lakilaki. pakaian. tempat tinggal dan segala kebutuhan material belaka. saw. Pernikahan dalam Islam menawarkan ketenangan jiwa dan kedamaian pikiran. R. senyum yang ceria. saling menasehati dan toleran meletakkan pondasi mengangkat keluarga Islam dalam suatu lingkungan yang lestari dan sehat. akan terjadi fitnah di atas bumi dan banyak kerusakan” (H. kerjasama. senda gurau yang menyenangkan.

merawat ‘Adil Fathi Abdulloh. 12 Muhammad Ali Al-Hasyimi. Ahmad Baidowi. 1999). 1. Menjadi Suami Tercinta. mulai dari melayani suami. Cet. (Pasuruan: Hilal Pustaka.ξϳήϋΩΎδϓ jawab tentang kehidupan di dalam rumah. . (Beirut: Daar Al-Fikr). Terj. Menjadi Muslim Ideal. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. Ke-1. h. 2007). Jami’ Al-Hadis. h. h. Terj. 144. Ke-1. Bukhori Abu Syauqi. 93. Cet. xiii. 14 13 Jalaluddin Abdurahman Suyuti. Juz.

Kamus Besar Bahasa Indonesia…. yang dimaksud suami yaitu “Laki-laki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan Abu Mohammad. juga menggambarkan bahwa suami tidak bisa menjadi pemimpin dalam rumah tangga tersebut. h. (Jakarta: Balai Pustaka. Tetapi suami dan istri itu akan jalan bersama. peranan suami dalam membina keluarga sakinah adalah 15 Dalam kamus besar bahasa Indonesia. Terj. 19 18 17 16 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. . istri lah yang sering disalahkan. hingga menimbulkan rasa cinta. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ke-1. Karakteristik Lelaki Shalih…. Ida Nursida. istri bukanlah menjadi saingan bagi suami. 1996).6 dan mendidik anak. sehingga ia tidak bisa membimbing istrinya. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. 860. Dalam kehidupan rumah tangga adakalanya laki-laki menjadi pemimpin bagi keluarganya. 769. h. peran memiliki di masyarakat. apalagi sebagai musuh. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan. ini berakibat ketika ada sesuatu kesalahan di rumah tangga itu. Cet. Tidak becusnya seorang istri dalam melayani suami. 1996).18 Dan sakinah disini adalah kedamaian.19 Jadi. Dengan demikian. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.16 yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan”17. karena itulah Islam menetapkan kriteria khusus baginya. Kamus Besar Bahasa Indonesia. h. (Bandung: Al-Bayan. ketentraman dan kebahagiaan. 1. 751. h. saling melengkapi untuk tercapainya cita-cita menjadi keluarga yang sakinah15. Suami istri adalah pondasi dasar bagi sebuah bangunan rumah tangga. Cet. 1988). kasih sayang. menjadi teman hidup serta sebagai saudara bagi istrinya. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. tidak berhasil dalam mendidik anak dan lain sebagainya. (Jakarta: Balai Pustaka. 21. nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran serta saling keterikatan. Ke-3. h. Abdul Hamid. karena suami pun ikut bertanggung jawab. Sedangkan Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. menjadi bapak bagi anak-anaknya. Sejujurnya tidaklah pantas untuk selalu menyalahkan istri. Edisi ke-2.

cinta mencintai. tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya. tulang dan darahnya. akal dan pikirannya. sayang menyayangi dan selanjutnya mereka juga dapat saling kuasa menguasai. ketentraman. Dan kekurangan itu membuktikan bahwa manusia tidak ada yang sempurna dan sifat yang sempurna itu hanyalah ada pada Allah swt. dalam surat An-Nisa ayat 19: ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϫ˶ ή˴ ϛ ϥ˶ Έ˴ ϓ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ ˳ Δ˴ Ϩ͋ ϴ˴ Β͊ ϣ ˳ Δ˴ θ˶ ΣΎ˴ ϔ˶ Α ˴ Ϧϴ˶ Η˸΄˴ ϳ ϥ˴ ΃ ͉ ϻ˶ · ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϴ˴ Η΁ Ύ˴ ϣ “Hai orang-orang yang beriman.22 Sesuai ˶ ξ˸ό˴ Β˶ Α˸΍Ϯ˵ Β˴ ϫ˸ά˴ Θ˶ ϟ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϡ˵ π˸ό˴ Η˴ ϻ˴ ϭ˱ Ύϫ˸ή˴ ϛ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍˸΍Ϯ˵ Λ˶ ή˴ Ηϥ˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˴ ϟ͊ Ϟ˶ Τ˴ ϳ˴ ϻ˸΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ dengan firman Allah swt. jenis kelamin dan seterusnya”. Kemudian bila kamu tidak 20 ˺̂˯ΎδϨϟ΍. Maka dari itu pendamping istri yang baik adalah suami yang bertanggung jawab. Pada diri manusia mempunyai kelebihan dan juga kekurangan. mereka dapat saling mengerti. “dalam susunan badannya. kepala dan rambutnya. sehingga dengan perbedaan itu. juga telah menciptakan perbedaan antara laki-laki dan perempuan.20 Perbedaan-perbedaan itu tentu mempunyai hikmah yang banyak dan laki-laki maupun perempuan tidak akan dapat membantah dan menyangkalnya. bentuk dan sifatnya.21 Menurut Al-Quran. terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. ketenangan dan kebahagiaan. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. kulit dan dagingnya. suami yang bertanggung jawab adalah suami yang bergaul dengan istrinya secara baik dan sabar atas apa yang tidak disukai darinya. untuk itulah manusia hidup di dunia ini harus saling tolong menolong dan lengkap melengkapi. kelebihan. kekuatan tubuh dan anggotanya. Allah swt.7 bagian dari tugas utama yang harus dilakukan oleh suami (laki-laki yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan) untuk mewujudkan keluarga yang penuh dengan kedamaian.

Terj. Karakteristik Lelaki Shalih…. Karakteristik Lelaki Shalih…. 185. Ibnu Ali. h. h. Ke-1. Abu Mohammad. (Jakarta: Aillah.˱ ΍ήϴ˶ Μ˴ ϛ˱ ΍ή˸ϴ˴ Χ˶ Ϫϴ˶ ϓ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϳ˴ ϭ˱ ΎΌ˸ϴ˴ η˸΍Ϯ˵ ϫ˴ ή˸Ϝ˴ Ηϥ˴ ΃ϰ˴ δ˴ ό˴ ϓ Abu Mohammad. Bingkai Cinta Sepasang Merpati: Bahagia Menjadi Suami Ideal dan Istri Ideal”. Cet. 21 Majdi Fathi Al-Sayyid. 2005). 12. 12. h. 22 .

: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. sama dengan pandangan hadis dari Rasulullah saw.24 Ahmad Kusyairi. An-Nisa: 19). dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. dan memperlakukannya dengan patut seperti yang diperintahkan oleh Allah”. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’ ϯάϣήΘϟ΍ϩ΍ϭέ.23 mengatakan bahwa suami “akan menjaga istrinya. yang menyebut suami dengan istilah “Suami yang Shalih” Sejalan dengan Al-Qur’an dan hadis di atas. Pandangan Al-Quran di atas tentang suami yang bertanggung jawab. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu.8 menyukai mereka. R. Timidzi). yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. S.

26 Di lain pihak Sholeh Gisymar menyebut suami sebagai “suami yang dapat mendidik dan mengarahkan istri pada kebaikan yang dapat menuntunnya menggapai ridha Ilahi”. yang selalu berusaha membahagiakan istrinya”..25 Penuturan Ahmad Kusyairi tersebut. Menghadirkan Surga di Rumah. .27 23 Abdurahman Suyuti. 2007). Cet.. 2. 2007). Kado Pernikahan. Kasmuri Selamat. keluarga dan semua orang yang ada dalam tanggungannya. Cet. h. hampir sama dengan pendapat Kasmuri Selamat: “yang melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. Kado Cinta untuk Istri.. Abdul Roysad Shiddiq. 83. Terj. 63. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. Ke-1. h. Jami’ Al-Hadis …. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. h. 9. h. Suami Idaman Istri Impian: Membina Keluarga Sakinah. 27 26 25 Sholeh Gisymar. Ke-8. dengan ikhlas penuh semangat dan lapang dada. Cet. bersemangat. 24 Ahmad Kusyairi Suhail. 1. Juz. 109. 2007).ϢϬ΋ΎδϨϟϢϛέΎϴΧϢϛέΎϴΧϭΎϘϠΧϢϬϨδΣ΃ΎϧΎϤϳ·ϦϴϨϣΆϤϟ΍ϞϤϛ΃ mengatakan: “Yang selalu menunaikan kewajiban-kewajiban Allah. (Jakarta: Kalam Mulia. Ke-6. penuh perhatian serta berlapang dada”. h.

dimana segala tingkah lakunya akan ditiru. “Amanat yang wajib dipertanggung jawabkan. Apalagi dalam keseluruhannya. seorang anak lebih dulu memperoleh bimbingan dari keluarganya. 28 . terutama dari ibunya. Dalam Islam. Tiga lembaga pendidikan tersebut adalah: pendidikan keluarga. untuk pertama kali seorang anak mengalami pembentukan watak (kepribadian) dan mendapatkan pengarahan moral. Dalam dunia pendidikan. anak dipandang sebagai amanat dari Allah swt. keluarga merupakan salah satu lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan anak selain sekolah dan masyarakat. 1994).28 Dengan demikian. (Bandung: Remaja Rosda Karya. Dari kedua orang tua. sebelum mengenal masyarakat yang lebih luas dan sebelum mendapat bimbingan dari sekolah. Jelas sekali tanggung jawab orang tua terhadap anak tidaklah kecil. yaitu 3 (tiga) lingkungan (lembaga) pendidikan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian anak didik. kehidupan anak juga lebih banyak dihabiskan dalam pergaulan keluarga. Itulah sebabnya pendidikan keluarga disebut sebagai pendidikan pertama dan yang utama serta merupakan Ahmad Tafsir. Ketika peranan itu dilakukan. sekolah dan masyarakat. tentu kita tidak bisa melupakan sosok anak. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. sebagai pemberi amanat. 160. secara umum inti tanggung jawab itu ialah penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak dalam rumah tangga”. Cet. h. karena ayah lah yang membimbing Istri tersebut dan dia menjadi figur sebagai seorang pemimpin sekaligus pembimbing bagi anak-anak. Walaupun demikian peran dari seorang ayah tidak bisa dilupakan. Berbicara tentang keluarga.9 Berdasarkan dari penjelasan-penjelasan tersebut di atas dapat penulis simpulkan bahwa ada peranan yang harus dilakukan oleh suami. maka hadirlah di tengah-tengah keluarga kebaikan dan keberkahan. Di antara 3 (tiga) lingkungan tersebut. pertanggung jawaban amanat tersebut. Karena dalam proses pendidikan. langsung berhubungan dengan Allah swt. dikenal adanya Tri Logy Pendidikan atau Tri Pusat Pendidikan. Ke-2. Sebagaimana dinyatakan oleh Ki Hajar Dewantara. lingkungan keluarga yang paling penting pengaruhnya dalam pendidikan agama.

yakni dengan menanamkan ajaran agama dan akhlak karimah”. Karena itu.: ϩ΍ϭέ. “Demikianlah keluarga mempunyai peranan penting dalam proses pendidikan anak.10 peletak pondasi dari watak dan pendidikan setelahnya.29 Ketika kita membicarakan pendidikan keluarga merupakan pendidikan awal yang sangat penting. orang tua yang berperan dan bertanggung jawab atas kehidupan keluarga harus memberikan dasar dan pengarahan yang benar terhadap anak. ini sangat sesuai dengan hadis Rasulullah saw.

29 Wahjoetomo. banyaknya suami yang melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). h. 21. Adapun alasan penulis memilih judul skripsi ini sebagai berikut: ϢϠδϣϭϱέΎΨΒϟ΍ Atas pemikiran di atas. lalu kedua orang tuanya yang menjadikannya beragama Yahudi. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. Khusus. 1997). Melihat realita yang ada. maka suami yang bertanggung jawab sangat mutlak diperlukan untuk mencapai citacita dari perkawinan. h. istri dan anak. Cet. (Jakarta: Keluarga Lathief. Inti dari sebuah keluarga itu adanya suami. 30 . yaitu membentuk keluarga yang sakinah. Al-Bukhari dan Muslim). 2003).30 pada skripsi ini dengan judul “PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH”. penuh dengan mawaddah wa rahmah. (Jakarta: Gema Insani Press. Rais Lathief. 869. Muslim. ϪϧΎδΠϤϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ήμϨϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ΩϮϬϳ ϩ΍ϮΑ΄ϓ Γήτϔϟ΍ ϰϠϋ ΪϟϮϳ ΩϮϟϮϣ Ϧϣ Ύϣ “Tidak ada seorang anak pun kecuali dilahirkan sesuai dengan fitrah. Shahih Imam Muslim. Cet. Suami merupakan pemimpin dalam kehidupan rumah tangga yang memiliki peranan yang sangat besar dalam membimbing istri dan mempersiapkan pendidikan untuk anak-anaknya. R. Terj. dkk. atau Majusi” (H. Ke-1. atau Nasrani. 2. penulis mencoba menuangkan permasalahan tersebut 1. 3.

Untuk dapat menjadikan sebuah karya tulis yang baik pembatasan terhadap masalah yang akan dikaji merupakan salah satu bagian penting demi terciptanya fokus pembahasan. Pembatasan dan Perumusan Masalah 1. 2. Identifikasi. untuk itu objek kajian yang akan dituangkan ke dalam skripsi ini diidentifikasikan pada hal-hal berikut: 1. yaitu: 1. Pembatasan Masalah Kemudian dalam penulisan skripsi ini penulis merasa perlu untuk memberikan suatu pembatasan masalah agar tidak melebar. kiranya harus dicarikan jawaban dari masalah-masalah tersebut dan menyelesaikannya. Bagaimana peranan suami sebagai kepala rumah tangga dalam membina keluarga sakinah? 2. Karakteristik Suami yang bertanggung jawab 3. 2. Suami sebagai kepala rumah tangga. Bagaimana peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah? 3. Peranan yang dimaksud adalah bagian dari tugas utama (kepala keluarga) yang harus dilakukan oleh suami. Perumusan Masalah Dari pembatasan masalah di atas.11 4. 2. diharapkan menjadi sumbangan pemikiran yang dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang membutuhkan. 3. Bagaimana karakteristik suami yang bertanggung jawab? . Untuk memperkaya khazanah keilmuan tentang konsep-konsep Islam. Peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Suami yang dimaksud adalah yang berstatus sebagai individu dan anggota masyarakat yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan yang diikat dengan tali pernikahan. B. Identifikasi Masalah Dari permasalahan-permasalahan yang dapat diidentifikasi di atas. penulis merumuskan masalah menjadi: 1.

Tujuan penulisan Setiap karya tulis yang bernilai ilmiah tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai. terutama pendidikan keluarga. 115. Yaitu cara-cara menafsirkan ayat-ayat Al-Quran yang dilakukan dengan cara tertentu31. Cet. b. 31 . Metode Pembahasan Metode pembahasan yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode maudhu’i (tematik). Ulumul Quran II. begitu juga dengan penulisan skripsi ini. Untuk mengetahui kriteria suami yang bertanggung jawab. Tujuan dan Manfaat Penulisan 1.12 C. Untuk mengetahui peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. 2. h. 1997). maka secara spesifik tujuan yang akan dicapai dari penulisan ini adalah sebagai berikut: a. D.. Untuk mengetahui kedudukan dan fungsi suami sebagai kepala rumah tangga. Manfaat penulisan Adapun hasil penulisan skripsi ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: a. Ahmad Rofi’i. Sedangkan tujuan akademis dari penulisan skripsi ini adalah untuk memperluas paradigma berpikir dan wacana keilmuan dalam bidang pendidikan. (Bandung: Pustaka Setia. Berdasarkan seluruh permasalahan yang dirumuskan dalam perumusan masalah. c. Untuk itu harus dilakukan komparasi dan Ahmad Syadali. b. Dari tulisan ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan para orang tua dalam upaya membentuk keluarga yang sakinah. Memberi acuan bagi para pelajar laki-laki untuk menjadi laki-laki yang shaleh/bertanggung jawab dan mampu mengatasi berbagai masalah dalam rumah tangga. Ke1.

ketua jurusan tafsir di Universitas al-Azhar33. kemudian dibahas atau ditafsirkan sesuai dengan kaedah yang berlaku. Cet. Husain Syahatah merupakan penulis sebuah buku dengan judul Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga.or. Dr. Selasa. di dalam karyanya Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Mizan). oleh Hamid. Antara Kewajiban dan Realitas yang menjadi referensi penulis dalam rangka mengetahui berbagai teori tentang peranan http://www. Ke-1. Adapun pedoman yang di jadikan sandaran penulis dalam penulisan skripsi ini adalah pedoman penulisan skripsi yang diterbitkan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. M. Dalam beberapa buku dan skripsi yang saya baca. Dan sebagai tinjauan pustaka penulis dalam menyusun teori-teorinya mengambil dari buku-buku dan skripsi yang bersangkutan dengan kewajiban suami dalam pandangan Islam. memberikan defenisi tafsir maudhu’i secara lebih rinci: “…menghimpun ayat-ayat Al-Quran dari berbagai surah dan yang berkaitan dengan persoalan atau topik yang ditetapkan sebelumnya. Maka tidak menutup kemungkinan ketika skripsi yang disusun oleh penulis ini memiliki kemiripan dengan skripsi penulis lainnya.” Orang yang pertama kali memperkenalkan metode ini adalah al-Jalil Ahmad As-Sa’id al-Kumi. Kemudian.13 penghimpunan ayat yang saling berkaitan. h. 20 Nopember 2007.id/?pilih=news&aksi=lihat&id=341. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. Ilmu Tafsir. Quraish Shihab. 33 32 Rosihon Anwar.qalam. banyak hal khususnya teori dan pendapat yang menjadi perhatian penulis untuk dijadikan penunjang penulisan dan menjadi perbandingan bagi penulis selanjutnya. 2000). E. Tinjauan Pustaka Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang disusun dalam rangka menyelesaikan studi tingkat sarjana program strata 1 (S1). (Bandung: Pustaka Setia. 161. . penafsir membahas dan menganalisis kandungan ayat-ayat tersebut sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh32.

apalagi tidak memberi nafkah kepada mereka. pendidik dan pendamping istri dalam rumah tangga. Dari skripsi yang penulis susun ini terdapat perbedaan dengan tinjauan pustaka yang penulis tunjukan yaitu karya Husain Syahatah Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. Dalam buku ini dijelaskan bahwa peranan suami itu tidak jauh berbeda dengan peranan istri dalam Islam.14 suami dalam membina keluarga yang sakinah. Antara Kewajiban dan Realitas perbedaan tersebut terletak pada penjabaran teori yang lebih melihat dengan jelas kepada kewajiban suami sebagai kepala. . perbedaannya adalah suami merupakan pemimpin di dalam keluarga dan besar larangannya jika suami tidak memperhatikan urusan keluarga (istri dan anak).

pengaturan kesejahteraan anggota-anggota rumah tangga dan pengaturan anak. penjagaan hubungan rumah tangga dengan masyarakat. pengaturan urusan dapur. yakni yang menyangkut pencarian nafkah. Problemya adalah apa yang dimaksud dengan kepala rumah tangga dan apa yang dimaksud dengan ibu rumah tangga. Sementara. 276. seorang ibu rumah tangga dihabiskan waktunya untuk disibukkan dalam rumah tangga tersebut.BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA A. defenisi ibu rumah tangga adalah bahwa seorang ibu mempunyai tugas-tugas pengaturan rumah tangga berskala “kecil. Di sinilah kadang seorang kepala rumah tangga kurang menyadari tugas-tugas ibu rumah tangga. Hanya untuk Suami. Cet. yang berlaku umum dalam masyarakat kita adalah bahwa kepala rumah tangga mengurusi urusan-urusan “besar” dalam rumah tangga. 1996).1 Tampaknya. Disini. dan istri adalah ibu rumah tangga. pengaturan urusan keuangan rumah tangga. dan urusan-urusan lain yang melibatkan rumah tangga dengan kehidupan sosial. Logika ini tidak bisa diganti dengan sebaliknya.” tetapi pada kenyataannya. h.” seperti pengaturan rumah dan perabotan. 1 Majid Sulaiman Daudin. tugas ibu rumah tangga tersebut ringan dan “kecil. Ke-1. Fungsi Suami Sudah jamak dipahami bahwa suami adalah kepala rumah tangga. 15 . (Jakarta: Gema Insani.

Maka.16 Jadi. adalah penghormatan yang setinggi-tingginya yang dapat diberikan oleh seorang istri kepada suaminya. dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (Q. An-Nisa: 34). mawaddah wa rahmah. (˼˽˯ΎδϨϟ΍. oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). yang memerlukan seseorang pemimpin. Dan hal ini memang telah dimekanismekan oleh alam. ini tergambar jelas dalam firman Allah: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. S. Agama Islam menganggap bahwa pemimpin atau kepala dalam rumah tangga ˸Ϧ˶ ϣ ˸΍Ϯ˵ Ϙ˴ ϔϧ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˶ Α˴ ϭ ˳ ξ˸ό˴ Α ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˸Ϣ˵ Ϭ˴ π˸ό˴ Α ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˴ Ϟ͉ π˴ ϓ Ύ˴ Ϥ˶ Α ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ ϥϮ˵ ϣ΍͉ Ϯ˴ ϗ ˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍ itu adalah seorang suami. kalau para suami mau jujur terhadap dirinya sendiri. Begitu juga dengan keluarga. kerelaan seorang istri untuk menjadi ibu rumah tangga dan keikhlasannya menganggap suami menjadi kepala rumah tangga. Keluarga bisa dianggap sebagai miniatur dari sebuah sistem pemerintahan. bahwa pembagian yang seperti itu adalah pembagian yang alamiah2. yang memerlukan seorang pemimpin yang biasa disebut dengan kepala rumah tangga untuk menciptakan keluarga yang diimpikan yaitu keluarga yang sakinah. maka suami akan menyadari bahwa tugas-tugas konkrit seorang istri lebih berat daripada tugastugas seorang suami. aman dan sejahtera. bertujuan untuk menciptakan negara yang maju.

Para lelaki. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. Hanya untuk Suami. h..˸Ϣ˶ Ϭ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϣ˴ ΃ ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ ϥϮ˵ ϣ΍͉ Ϯ˴ ϗ ˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍. Ibnu Abbas – pakar tafsir yang terkenal di kalangan sahabat – menafsirkan bahwa laki-laki (suami) adalah pihak yang mempunyai kekuasaan dan wewenang untuk mendidik perempuan (istri). Al-Alusi menyatakan hal yang senada bahwa tugas laki-laki adalah memimpin perempuan. Kemudian Az-Zamaksyari menjelaskan bahwa laki-laki berkewajiban melaksanakan amar makruf nahi mungkar kepada perempuan. sebagaimana penguasa terhadap raknyatnya. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. .. 277. sebagaimana 2 Majid Sulaiman.

3 dengan “laki-laki adalah pemimpin yang dituakan dan pengambil kebijakan bagi Kata (˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍) ar-rijal adalah bentuk jamak dari kata (ϞΟέ.” sedangkan Ibnu Katsir memaknainya perempuan.17 pemimpin memimpin raknyatnya dalam bentuk perintah. larangan dan semacamnya. Jalaluddin as-Suyuthi memaknainya dengan “laki-laki sebagai penguasa (musallithun) atas perempuan.

Berbeda dengan kata (˯ΎδϨϟ΍. seperti ditegaskan pada lanjutan ayat. walaupun Al-Quran tidak selalu menggunakannya dalam arti tersebut. Quraish Shihab menemukan bahwa Muhammad Thahir Ibn Asyur dalam tafsirnya mengemukakan satu pendapat yang amat perlu dipertimbangkan yaitu bahwa kata ar-rijal tidak digunakan oleh bahasa Arab. Tetapi kemudian M. Seandainya yang dimaksud dengan kata “lelaki” adalah kaum pria secara umum. adalah “karena mereka mereka. bukan berarti lelaki secara umum karena konsideran pernyataan di atas. bahkan bahasa Al-Quran dalam arti suami. dikemukakan bahwa ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa’. maka tentu konsiderannya tidak demikian4. yang diterjemahkan lelaki. Dalam buku wawasan Al-Quran.

an-nisa’ atau (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni untuk istri-istri Γ΃ήϣ΍.

karena konsideran dengan lanjutan ayat yaitu “karena mereka (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni istri-istri mereka. kata ar-rijal yang dimaksud oleh Quraish Shihab dalam bukunya wawasan al-Quran adalah lelaki secara khusus. imra’ah yang digunakan untuk makna istri5. Kata yang terambil dari kata (ϡΎϗ. yaitu suami. Namun.

5 3 (ϥϮϣ΍Ϯϗ. qama. Ke-X. 42. h. Quraish Shihab. 424. 2007). Perintah shalat –misalnya – juga menggunakan akar kata itu. (Jakarta: Lentera Hati. 2. UIN Syarif Hidayatullah. dan Keserasian Al-Quran. Kesan. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). 4 M. Tafsir Al-Misbah: Pesan. Jil. 2004). Relasi Suami dalam Islam. Kata ini berkaitan dengannya. Perintah tersebut bukan berarti Sri Mulyati. Cet. h.

qawwamun adalah bentuk jamak dari kata

(ϡ΍Ϯϗ

qawwam,

Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah…, h. 424

18

perintah mendirikan shalat, tetapi melaksanakannya dengan sempurna, memenuhi segala syarat, rukun dan sunah-sunahnya. Seorang yang melaksanakan tugas dan atau apa yang diharapkan darinya dinamai

(Ϣ΋Ύϗ

qa’im. Kalau dia melaksanakan

tugas itu sesempurna mungkin, berkesinambungan dan berulang-ulang, maka dia dinamai qawwam. Ayat di atas menggunakan bentuk jamak, yakni qawwamun sejalan dengan makna kata ini diterjemahkan dengan pemimpin. Tetapi – seperti terbaca dari maknanya

(ϝΎΟήϟ΍

Cet. Atau dengan kata lain dalam pengertian “kepemimpinan” tercakup pemenuhan kebutuhan. Hery Noer Aly. 2000) Jil. Terj: As’ad Yasin. Cet. Tafsir Al-Maragi. Sebab makna Al-Qiyam tidak lain adalah bimbingan dan pengawasan di dalam melaksanakan apa-apa yang ditunjukkan oleh suami dan memperhatikan segala perbuatannya7. Ke-2. dkk. Terj. Sayyid Quthb. 5. Lebih tegas lagi. walau harus diakui bahwa kepemimpinan marupakan satu aspek yang dikandungnya. Ke-2. 8 7 . Ahmad Mustafa Al-Maragi juga mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Al-Qiyam ialah kepemimpinan. perhatian. memberikan batasan bahwa kepemimpinan dalam organisasi rumah tangga ini berada di tangan lakilaki8. bukan hukum hawa nafsu. dkk. Seringkali di atas – agaknya terjemahan itu belum menggambarkan seluruh makna yang dikehendaki. pembelaan. (Semarang: CV. dan pembinaan6. 1993). h. maka suami harus mampu membimbing keluarga tersebut dan menjaganya dari keberantakan yang akan menyebabkan kehancuran rumah tangga. (Jakarta: Gema Insani Pres. ar-rijal yang berarti banyak lelaki. Tafsir Al-Misbah…. Jil.h. 42. Dengan ditunjuknya suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga. yakni orang yang dipimpin bertindak sesuai dengan kehendak dan pilihan pemimpin. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. yaitu dengan mengembalikan mereka semua kepada hukum Allah. 424 Ahmad Mustafa Al-Maragi. kemudian menjelaskan keistimewaan-keistimewaan peraturannya agar tidak terjadi keberantakan antar anggotanya. 2. Sayyid Quthub menjelaskan bahwa ayat di atas merupakan ayat yang mengatur organisasi dalam keluarga. 353 – 354. h. 6 Quraish Shihab. perasaan dan keinginan pribadi. pemeliharaan. Seiring dengan pendapat di atas. Toha Putra.

Allah swt. Kondisi seperti ini membutuhkan adanya seorang pemimpin. 426. menetapkan laki-laki sebagai pemimpin dengan dua pertimbangan pokok. seringkali muncul dari sikap jiwa yang tercermin dalam keceriaan wajah atau cemberutnya. sebagian mereka atas sebagian yang lain. bukan dengan perasaan. Quraish Shihab. 425. Murthadha Muthahhari seorang ulama terkemuka Iran dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Abu Az-Zahra An-Najafi ke dalam bahasa Arab dengan judul Nizham Huquq al-Mar’ah menulis bahwa keistimewaan antara laki-laki dan perempuan adalah sebagai berikut10: 9 ξ˸ό˴ ˳ Αϰ˴ Ϡ˴ ϋ˸Ϣ˵ Ϭ˴ π˸ό˴ Α˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ Ϟ͉ π˴ ϓΎ˴ Ϥ˶ Α “karena Allah telah melebihkan Quraish Shihab. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. yaitu9: Pertama. Tetapi keistimewaan yang dimiliki lelaki. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. h. 10 . oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain dan karena mereka. fungsi dan kewajiban masing-masing jenis kelamin. suamilah yang akan bertanggung jawab terhadap keluarga tersebut. melebihi kebutuhan satu perusahaan yang bergelut dengan angka-angka. Persoalan yang dihadapi suami istri. Dengan demikian. sehingga persesuaian dan perselisihan dapat muncul seketika. Kini. karena suami merupakan pemimpinnya.h. lebih menunjang tugas kepemimpinan daripada keistimewaan yang dimiliki perempuan. tapi boleh jadi juga sirna seketika. serta latar belakang perbedaan itu. Disisi lain keistimewaan yang dimiliki perempuan lebih menunjang tugasnya sebagai pemberi rasa damai dan tenang kepada lelaki serta lebih mendukung fungsinya dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya. Tafsir Al-Misbah…. yakni laki-laki secara umum atau suami telah menafkahkan sebagian dari harta mereka untuk membayar mahar dan biaya hidup untuk istri dan anak-anaknya. serta diikat oleh perjanjian rinci yang dapat diselesaikan melalui pengadilan.” Yakni masing-masing memiliki keistimewaan-keistimewaan.19 Allah telah menetapkan adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan. disinggung oleh ayat ini dengan menyatakan bahwa: para lelaki. Tafsir Al-Misbah….

2. tetapi perempuan lebih mampu membentengi diri dari penyakit dibanding lelaki. berbeda dengan lelaki. dan denyut jantung perempuan lebih cepat dari denyut lelaki. biasanya lelaki menggunakan cara yang keras – pistol. dan semacamnya. maka sebenarnya perempuan lebih besar. pertumbuhan perempuan lebih cepat dari lelaki. Perasaan wanita lebih cepat bangkit dari lelaki. . berburu. 197. pekerjaan yang melibatkan gerakan dibanding wanita.20 1. dan mode yang beraneka ragam serta berbeda bentuk. Lelaki secara umum cenderung kepada tantangan dan perkelahian. tetapi jika dibandingkan dari segi bentuk tubuhnya. Kemampuan paru-paru lelaki menghirup udara lebih besar/banyak dari perempuan. berbeda dengan suara dan telapak tangan perempuan. Dari segi fisik Lelaki secara umum lebih besar dan lebih tinggi dari perempuan. bahkan dewasa dari lelaki. Dari segi psikis Secara umum lelaki lebih cenderung kepada olahraga. yang biasanya lebih berkepala dingin. sehingga sentimen dan rasa takutnya segera muncul. termasuk tanda-tanda seksual keduanya11. racun. sementara wanita lebih tenang dan tentram. tali gantungan atau meloncat dari ketinggian – sementara wanita menggunakan obat tidur. perasaan perempuan secara umum kurang konsisten 11 Ahmad Kusyairi. Perempuan biasanya lebih cenderung kepada upaya menghiasi diri. Sangat adil pula jika Allah melengkapi laki-laki dan wanita dengan perangkat reproduksi yang berbeda. Rata-rata bentuk kepala lelaki lebih besar dari perempuan. Perempuan menghindari penggunaan kekerasan terhadap dirinya atau orang lain. kecantikan. h. karena itu jumlah wanita yang bunuh diri lebih sedikit dari jumlah pria. lelaki lebih agresif dan suka ribut. Menghadirkan Surga di Rumah…. Caranya pun berbeda. suara lelaki dan telapak tangannya kasar. sedangkan perempuan cenderung kepada perdamaian dan keramahan. Di sisi lain. dan lebih cepat berbicara.

ini jelas nampak sejak kanak-kanak. Tafsir Al-Misbah…. 13 . dan lebih banyak berbasa-basi. h. Perlu dicatat bahwa walaupun secara umum pendapat di atas sejalan dengan petunjuk ayat yang sedang ditafsirkan ini. cerewet. Quraish Shihab. Keistimewaan itu amat dibutuhkan oleh keluarga. Perempuan lebih berhati-hati. menafkahkan” menunjukkan bahwa memberi nafkah kepada wanita telah menjadi suatu kelaziman bagi lelaki. serta kenyataan umum dalam masyarakat umat manusia sejak dahulu hingga kini. Wanita secara psikologis enggan diketahui membelanjai suami. ˸Ϣ˶ Ϭ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϣ˴ ΃ ˸Ϧ˶ ϣ ˸΍Ϯ˵ Ϙ˴ ϔϧ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˶ Α˴ ϭ. lebih tekun beragama. Kedua. h. disebabkan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebahagian harta mereka. agama Islam yang tuntunanBentuk kata kerja past tense/masa lampau yang digunakan ayat ini “telah 12 Quraish Shihab. bahkan kekasihnya.21 dibanding dengan lelaki. Justru itulah salah satu keistimewaan yang tidak dan kurang dimiliki oleh pria. khususnya dalam rangka memelihara dan membimbing anak-anak12. takut. Karena itu. sehingga langsung digambarkan dengan bentuk kata kerja masa lalu yang menunjukkan terjadinya sejak dahulu. Sedemikian lumrah hal tersebut. Perbedaan antara laki-laki dan wanita secara fisik dan psikis serta fenomena kodrati di atas sesungguhnya diatur sedemikian rupa oleh Allah untuk menunjang tugas masing-masing. namun adalah sewajarnya untuk tidak menilai perasaan wanita yang sangat halus itu sebagai kelemahan. 428. Tafsir Al-Misbah…. di sisi lain pria malu jika ada yang mengetahui bahwa kebutuhan hidupnya ditanggung oleh istrinya. Cintanya kepada keluarga serta kesadarannya tentang kepentingan lembaga keluarga lebih besar dari lelaki. 427-428. Perasaan perempuan lebih keibuan. Penyebutan konsideran itu oleh ayat ini menunjukkan bahwa kebiasaan lama itu masih berlaku hingga kini13.

suami akan menjadi pengayomi yang baik. dan suami selalu merasa superior.” melainkan berbunyi “ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa” padahal kedua redaksi mempunyai pengertian yang hampir sama. tidak boleh mengantarnya kepada kesewenang-wenangan. h. 199. harus dipraktekkan oleh laki-laki dalam memimpin kaum perempuan atau keluarga. mawaddah dan rahmah. serta akan mendapatkan pelayanan baik dari istri dan anggota keluarga. Yaitu hubungan untuk saling mengondisikan munculnya sakinah (ketentraman dan ketenangan) jiwa. Tetapi hubungan keduanya adalah hubungan sakinah. h. Sebab. Hal ini tidak 14 Disinilah barangkali hikmah mengapa redaksi atas tidak berbunyi “ar-rijalu Quraish Shihab. mewajibkan suami untuk menanggung biaya hidup istri dan anak-anaknya14. Dengan demikian. agar ia tidak mengembangkan kepemimpinan yang diktator. serta tidak bertentangan dengan hak pribadi sang istri. aimmat an-nisa. sehingga istri selalu terancam dan diteror. kewajiban memenuhi kebutuhan dan anak-anak – lahir hak-hak suami yang harus pula dipenuhi oleh istri. Paradigma pemimpin kaum adalah pelayan mereka. bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam sebuah rumah tangga bukanlah akad syirkah (perusahaan).22 tuntunannya sesuai dengan fitrah manusia. mawaddah (cinta kasih). Bukan pula seperti hubungan polisi dan pencuri. dan rahmah (rasa sayang) 15 Dari kedua faktor yang disebut di atas – keistimewaan fisik dan psikis. serta . 15 . Tafsir Al-Misbah…. 428 Ahmad Kusyairi. Menghadirkan Surga di Rumah…. akad perdata yang berkonsentrasi pada kawin kontrak atau akad ijarah (sewa menyewa) sehingga istri ibarat budak bagi suami untuk dipekerjakan. Suami wajib ditaati oleh istrinya dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama. Perlu digarisbawahi bahwa kepemimpinan yang dianugerahkan Allah kepada suami. sebagaimana dijelaskan Taqiyyuddin an-Nabhani dalam buku an-Nizham alIjtima’i. bahkan akan mendapatkan lebih baik dari apa yang telah diberikan oleh suami terhadap istri dan anggota keluarganya. otoriter dan zalim.

Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (Q. Kedudukan Suami Walaupun suami merupakan pemimpin dalam keluarga.” Termasuk dalam makna “qawwamah” adalah memimpin. Al-Baqarah: 228). B. Istri tetap mempunyai hak untuk bermusyawarah dan melakukan tawar menawar keinginan dengan suami berdasarkan argumen-argumen rasional-kondisional. Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya.23 lain karena makna yang terdapat dalam kata “qawwamah” jauh lebih mendalam dan integral daripada kata “imamah. menjaga. Maka jelaslah bahwa suami menjadi pemimpin. Kepemimpinan suami atas keluarganya tidak menghilangkan hak-hak mereka dalam berbagai hal. meluruskan jika ia (perempuan) itu bengkok (salah). S. juga lebih sesuai dengan ˲ Ϣϴ˵ Ϝ˴ Σ ˲ ΰϳ˶ ΰ˴ ϋ ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ ˲ Δ˴ Ο˴ έ˴ Ω ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˶ ϝΎ˴ Ο͋ ήϠ˶ ϟ˴ ϭ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ϱ˶ ά͉ ϟ΍ ˵ Ϟ˸Μ˶ ϣ ͉ Ϧ˵ Ϭ˴ ϟ˴ ϭ  “Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma`ruf. membina dan mendidik16. melindungi. bukan berarti ia harus menjadi otoriter dalam memimpin. Hal ini selain selaras dengan realitas. tanpa memikirkan apa yang diinginkan oleh istri dan anggota keluarganya. firman Allah: ˻˻́ΓήϘΒϟ΍. kepemimpinan suami di sini tidak sampai memutlakkan seorang istri tunduk sepenuhnya. mengayomi.

Tafsir Al-Misbah…. h. Sebagaimana pria mempunyai hak untuk rujuk kepada istri yang diceraikannya. h. sang istri pun mempunyai hak untuk diperlakukan secara ma’ruf. yakni sesuai dengan tuntunan agama. Menghadirkan Surga di Rumah…. 1. Vol. serta sesuai dengan sikap orang yang berbudi17. ϑϭ˵ ˶ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ϱ˶ ά͉ ϟ΍ ˵ Ϟ˸Μ˶ ϣ ͉ Ϧ˵ Ϭ˴ ϟ˴ ϭ Para wanita mempunyai hak yang 16 Ahmad Kusyairi. Quraish Shihab. 490. seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. sejalan dengan akal sehat. 17 . 199.

Tafsir Al-Misbah….24 Mendahulukan penyebutan hak wanita atas kewajiban wanita dinilai sebagai penegasan tentang hal tersebut. sebaiknya mempermudah lamaran dan tidak memberatkan mahar. meskipun misalnya istri tersebut adalah orang yang kaya. Vol. Itulah yang dilakukan oleh Rasulullah saw. perempuan berhak mendapatkan perlakuan yang lembut dari suaminya saat menghadapinya. Ketika istri menghendaki mahar tertentu suami harus memenuhinya tanpa menguranginya sedikit pun. Bahkan istri berhak menolak ketika suaminya ingin menyentuhnya apabila mahar belum diberikan. 1. Secara umum termasuk nafkahnya ialah memberi makan dan pakaian.. Ayat ini secara tegas menyatakan adanya hak tersebut18. Hak istri  Mendapatkan mahar Hak istri yang pertama kali yang harus dipenuhi oleh seorang suami adalah diberi mahar dengan penuh kerelaan. Namun. 117-137. Adapun hak dan kewajiban istri kepada suami adalah19: 1. 19 .  Mendapatkan pergaulan dengan sebaik-baiknya Secara naluri perempuan memang memiliki perasaan yang halus. Kado Pernikahan. terhadap istri-istrinya. Oleh karena itu. Syaikh Hafiz Ali. wanita hampir dapat dikatakan tidak mempunyai hak sama sekali. apalagi selama ini.. 18 Quraish Shihab. tetapi ia mudah marah. jika ingin menjadi perempuan yang shalehah. h.. 490.  Mendapatkan nafkah Istri sangat berhak untuk mendapatkan nafkah dari suaminya. sekaligus menunjukkan betapa pentingnya hak itu diperhatikan. pada beberapa suku masyarakat Jahiliyah. h.

bagaimana nanti nasib dari anak-anaknya. apalagi seorang istri nantinya akan menjadi ibu bagi anak-anaknya. menyiapkan makanan untuk anak dan suaminya. Sebagaimana Rasulullah saw. dan apabila ibunya tidak berpendidikan.25  Mendapatkan pendidikan Pendidikan juga menjadi hak istri. Kewajiban istri  Seorang istri harus mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari.  Berkewajiban menjaga kehormatan dan ridha suami Suami merupakan surga dan sekaligus juga neraka bagi istri. bersabda: “Pikirkanlah sikapmu kepadanya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa istri mempunyai kewajiban mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. 2.20  Wajib taat dan patuh kepada suami ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. R. untuk itulah istri harus menjaga kehormatan dan ridha suami. karena sesungguhnya ia adalah surgamu dan juga nerakamu” (H. serta yang lainya. Ahmad). seperti mengatur keuangan rumah tangga.

h. asalkan tidak termasuk perbuatan durhaka kepada Allah. Jilid. Sebab memang tidak ada alasan sama sekali bagi makhluk untuk taat kepada sesama makhluk dalam berbuat durhaka kepada Allah. 341. Setiap istri yang taat kepada suaminya yang mukmin. . Sebagaimana Rasulullah saw. bersabda: 20 Ahmad bin Hanbal.ϙέΎϧϭϚΘϨΟϮϫΎϤϧΈϓϪϨϣΖϧ΃Ϧϳ΃ϱήψϧΎϓ Secara mutlak seorang istri wajib taat kepada suaminya terhadap segala yang diperintahkannya. ia akan masuk ke surga Tuhannya. 4. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. (Beirut: Daar Al-Fikr).

R.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. maka niscaya ia akan masuk surga dari pintu mana pun yang ia inginkan” (H. dan memberinya nasehat demi mencari keridhaan Allah.26 ϦϣΖϠΧΩΎϬϠόΑΖϋΎσ΃ϭΎϬΟήϓΖϨμΣϭΎϬδϤΧΓ΃ήϤϟ΍ΖϠλ΍Ϋ· “Apabila seorang wanita sudah menjalankan shalat lima waktu. dan taat kepada suaminya. Ahmad). menjaga kemaluannya.21  Membantu suami bertakwa dan taat kepada Allah Seorang istri wajib membantu suaminya untuk taat kepada Allah.

Ε˯ΎηΔϨΠϟ΍Ώ΍ϮΑ΃ϱ΃ ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍Ϧϣ ΖϣΎϗ ϩ΃ήϣ΍ Ϳ΍ ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ΢πϧ ΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

416. Abdurahman Suyuti. 4. ia mau membantu suaminya yang miskin. 191. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. ia memercikkan air pada wajahnya. Jika ia kaya. h. 1.˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ Sebagaimana Rasulullah saw. h. Ia rela menghadapi kesulitan dengan sabar dan ridha. Juz. Jilid. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. Ia tidak mau membebani suaminya dengan tuntutantuntutannya. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat.22  Setia dan ikhlas kepada suami Setia adalah bukti keikhlasan dan cinta sejati. 22 . dan jika istrinya tidak mau bangun. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. Jami’ Al-Hadis…. Ahmad). lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. R. 21 Ahmad bin Hanbal. Seorang istri yang sholehah akan selalu ikhlas kepada suaminya dan menjaga perasaannya. dan jika suaminya tidak mau bangun. bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat.

1. Abu Mohammad. misalnya dengan cara membangga-banggakan kecantikannya. dalam bukunya Suami Idaman Istri Impian mengemukakan empat sifat 23 Quraish Shihab. Derajat yang dimaksud adalah derajat kepemimpinan. ingatlah Ϣϴ˵ ˲ Ϝ˴ Σ˲ ΰϳ˶ ΰ˴ ϋ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ Allah itu Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. ia pun harus mengingat bahwa ia mempunyai kewajiban yang harus dipenuhi terhadap istrinya. agar mereka dapat memperoleh derajat itu23. sifatnya “fitrah”. karena itu Ath-Thabari menulis. Meskipun mereka telah menghormati dan memuliakan kedudukan wanita serta memberikan pendidikan kepada mereka dalam bidang sains dan ilmu kemasyarakatan. jika suami meminta sesuatu dari istrinya. Dengan dibebankannya kepemimpinan kepada suami itulah. Δ˴ ˲ Ο˴ έ˴ Ω ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˶ ϝΎ˴ Ο͋ ήϠ˶ ϟ˴ ϭ Para suami mempunyai satu derajat (tingkatan) atas mereka para istri. ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa suami itulah yang memimpin istri. atau membangga-banggakan harta kekayaannya di hadapannya sampai menyinggung perasaannya. maksudnya. walaupun ayat ini disusun dalam redaksi berita. Tafsir Al-Misbah…. Bahkan belum pernah dicapai oleh satu umat pun yang menganggap diri mereka telah mencapai puncak peradaban dan kebudayaan. tetapi maksudnya adalah perintah bagi para suami untuk memperlakukan istri mereka dengan sikap terpuji. h. Tetapi kepemimpinan yang berlandaskan kelapangan dada suami untuk meringankan sebagian kewajiban istri. maka Kasmuri Kasim. Jika tidak. bukan istri yang memimpin suami.24 Adapun hak dan kewajiban atas kedua belah pihak harus seimbang. Agama Islam telah mengangkat derajat kaum wanita pada suatu tingkatan yang belum pernah dilakukan oleh agama lain dan syari’at-syari’at lain sebelumnya. Jadi. 24 . bukan diberikan kepada wanita. h. 491-492.27  Tidak menyakiti suami Seorang istri tidak boleh menyakiti suaminya. 302. Dan terlihat juga bahwa dibebankannya kepemimpinan kepada suami. Karakteristik Lelaki Shalih…. Vol.

. Islam tidak membebankan kaum wanita supaya mencari nafkah. akan tetapi kewajiban ini harus dilaksanakan oleh kaum laki-laki untuk menyediakan sesuai kesanggupannya. Begitu juga jika sekiranya tidak mampu untuk bekerja karena penyakit dan sebagainya akan menjadikan laki-laki tersebut tidak dapat memberikan nafkah dan tanggung jawab lainnya kepada keluarganya. c. seorang suami harus memikirkan cara yang terbaik dalam memenuhi segala keperluan rumah tangganya.28 yang harus dimiliki oleh seorang laki-laki yang membuatnya layak menjadi pemimpin di dalam rumah tangga: a. Karena apabila telah berumah tangga. d. karena Islam adalah agama yang mencakup seluruh aspek kehidupan dan sesuai untuk seluruh zaman. Disamping mengerjakan perintah agama yang mendasar seperti. Berpengetahuan agama dan mengamalkannya secara sempurna Yang akan dipercayai sebagai kepala rumah tangga ialah suami. b. kemudian harus memahami pula bidang yang lain. Sehat lahir dan batin Bagi seorang laki-laki yang ingin berumah tangga. haruslah terlebih dahulu memperhatikan kemampuan fisiknya. Memberikan nafkah sesuai dengan kesanggupan Dalam kehidupan berumah tangga. zakat dan lain-lain. karena lemahnya kemampuan tenaga batin akan membawa rumah tangga menjadi tidak bahagia. puasa. shalat. oleh karena itu ia harus mempersiapkan dirinya dengan memperbanyak pengetahuan agama. baik secara lahiriah maupun batiniah. Sempurna akal dan pemikiran Jika seorang itu ingin menjadi suami maka hendaklah ia berpikiran positif.

Memberi nafkah lahir dan batin/pergaulan suami istri Ajaran Islam menetapkan bahwa suami bertanggung jawab untuk menafkahi istrinya. Karenanya sangat adil. karena dialah yang menerima beban tanggung jawab serta amanat25. telah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 233 ͉ ϻ˶ · ˲ β˸ϔ˴ ϧ ˵ ϒ͉ Ϡ˴ Ϝ˵ Η ˴ ϻ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ Η˴ Ϯ˸δ˶ ϛ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ ϗ˸ί˶ έ ˵ Ϫ˴ ϟ ˶ ΩϮ˵ ϟ˸Ϯ˴ Ϥ˸ϟ΍ ϰ˴ Ϡϋ˴ ϭ ˴ Δ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳϥ˴ ΃˴ Ω΍˴ έ˴ ΃˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ ˻˼˼ΓήϘΒϟ΍. sehingga satu kewajiban tidak mengurangi kewajiban yang lain. Kewajiban Suami Suami adalah kepala rumah tangga. Nafkah lahir Allah swt. untuk memenuhi kebutuhan utama keluarganya dan memberikan perlindungan kepada perempuan sehingga dapat berkonsentrasi menjalankan tugas mulianya. Sesungguhnya Allah swt.29 Pada hakikatnya. istri adalah ratunya dan anak-anak adalah raknyatnya. suami adalah rajanya. C. melahirkan dan menyusui tugas yang amat besar. kehidupan rumah tangga adalah sebuah kerajaan iman. Telah berkehendak memberikan amanah kepada perempuan untuk hamil. Pada dirinya terletak responsibilitas yang besar. Dalam artian. jika kemudian Allah membebankan tugas kepada laki-laki untuk mencari nafkah. 1. baik nafkah lahir maupun nafkah batin. kewajiban yang bermacam-macam terhadap keluarganya. dirinya dan agamanya yang harus ia letakkan secara seimbang. a. Suami adalah raja yang memimpin kerajaan dan mengendalikan semua urusannya.

Hanya untuk Suami…. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan Majid Sulaiman. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. 9. 25 .Ύ˴ Ϭ˴ ό˸γ˵ ϭ yaitu: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. h.

anak merasa lebih tentram. 503-504. ˴ Δ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳϥ˴ ΃˴ Ω΍˴ έ˴ ΃˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh.”. Vol 1. sehingga merugikan si kecil ini26.. (Q. baik ibu kandung maupun bukan.30 cara yang ma`ruf. Ini berarti bahwa Al-Quran sejak dini telah menggariskan bahwa air susu ibu. Cet. Dengan menyusu pada ibu kandung. karena dalam hal ini adalah seorang ibu yang telah diceraikan oleh suaminya itu masih mempunyai kewajiban terhadap anaknya yang masih menyusu. I. h. 26 27 . S. Kata (˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ) al-walidat dalam penggunaan Al-Quran berbeda dengan kata (ΕΎϬϣ΃) ummahat yang merupakan bentu jamak dari kata (ϡ΃) umm. para ibu diperintahkan untuk Sayyid Quthub. II. Tafsir Fi Zhilalil Quran…. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Kata ummahat digunakan untuk menunjuk kepada para ibu kandung. Dengan menggunakan redaksi berita. Ayat ini menggunakan kata al-walidat. ayat ini memerintahkan dengan sangat kukuh kepada para ibu agar menyusukan anak-anaknya. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Jil. Tafsir Al-Misbah…. h. Namun demikian. sebab menurut penelitian ilmuan. ketika itu bayi mendengar suara detak jantung ibu yang telah dikenalnya secara khusus sejak dalam perut27. Itu suatu kewajiban yang ditetapkan oleh Allah dan tidak dibiarkan-Nya meskipun fitrah dan kasih sayangnya mengalami kerusakan oleh pertengkaran urusan rumah tangganya. adalah makanan terbaik buat bayi hingga usia dua tahun. Al-Baqarah: 233).. Δ˴ ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍ ͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳ ϥ˴ ΃ ˴ Ω΍˴ έ˴ ΃ ˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃ ˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ Sejak kelahiran hingga dua tahun penuh. baik ibu kandung maupun bukan. sedang kata al-walidat maknanya adalah para ibu. 301 Quraish Shihab. tentunya air susu ibu kandung lebih baik dari selainnya.

Quraish Shihab. ϑϭ ˵ ˶ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ Η˴ Ϯ˸δ˶ ϛ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ ϗ˸ί˶ έ ˵ Ϫ˴ ϟ ˶ ΩϮ˵ ϟ˸Ϯ˴ Ϥ˸ϟ΍ ϰ˴ Ϡϋ˴ ϭ Dan merupakan kewajiban atas yang dilahirkan untuknya. h. 321. dengan tujuan sang ibu bisa melakukan kewajibannya terhadap bayinya dengan sebaikbaiknya dan menjaganya dari serangan penyakit30. Jatuhnya kewajiban memberikan kebutuhan hidup sehari-hari bagi istri. 2. sehingga bila mereka menuntut imbalan penyusuan anaknya. dikarenakan anak itu membawa nama ayah. h. maka kewajiban memberi makan dan pakaian adalah kewajiban atas dasar hubungan suami istri. bilangan itu juga mengisyaratkan bahwa yang menyusu setelah usia tersebut bukanlah penyusuan yang mempunyai dampak hukum yang telah mengakibatan anak yang disusui berstatus sama dalam sejumlah hal dengan anak kandung yang menyusunya28. 504. Di sisi lain. Tafsir Al-Misbah…. Ύ˴ Ϭ˴ ό˸γ˵ ϭ͉ ϻ˶ ·˲ β˸ϔ˴ ϧ˵ ϒ͉ Ϡ˴ Ϝ˵ Η˴ ϻ Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. 504. Tafsir Al-Misbah…. Dalam ayat lain yang berhubungan dengan ayat di atas yaitu dalam 28 Quraish Shihab. Maka diwajibkanlah kepada seorang ayah menanggung kebutuhan hidup istrinya berupa makanan dan pakaian. maka suami wajib memenuhinya selama tuntutan imbalan itu dinilai wajar29. 29 30 . Adapun jika ibu anak itu masih berstatus istri walau telah ditalak secara raj’iy.31 menyusui anak-anaknya. Jil. Dua tahun adalah batas maksimal dari kesempurnaaan penyusuan. memberi makan dan pakaian kepada para ibu kalau ibu anak-anak yang disusukannya itu telah diceraikannya secara ba’in. yakni dinisbahkan kepada ayahnya. nama ayah pun akan disandang oleh sang anak. Al-Maragi. Kewajiban memberi makan dan pakaian itu hendaknya dilaksanakan dengan cara yang ma’ruf. seakan-akan anak itu lahir untuk ayahnya. bukan raj’iy. h. yakni ayah. Tafsir Al-Maragi….

S. Sikap kejiwaan seorang dewasa banyak sekali ditentukan oleh perlakuan yang dialaminya pada saat kanak-kanak. karena itu tidaklah tepat membiarkan mereka hidup terlepas dari ibu bapak kandungnya. yakni 24 bulan. Ayat di atas juga menunjukkan betapa pentingnya ibu kandung memberikan perhatian yang cukup terhadap anak-anaknya. ayat ini mengisyaratkan bahwa masa kandungan minimal adalah enam bulan. telah dinyatakan bahwa masa penyusuan yang sempurna adalah dua tahun. Al-Ahqaf ayat 15. S. tetap saja kasih sayang ibu bapak masing sangat mereka butuhkan. karena pada Q. Q. sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo`a: "Ya Tuhanku. khususnya pada masa-masa pertumbuhan dan perkembangan jiwanya. S. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. tunjukilah aku untuk mensyukuri ni`mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri" (Q. menjelaskan: ˴ Ϧ˶ ϣ ϲ͋ ϧ˶ ·˴ ϭ ˴ Ϛ˸ϴ˴ ϟ˶ · ˵ Ζ˸Β˵ Η ϲ͋ ϧ˶ · ϲ˶ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ϲ˶ ϓ ϲ˶ ϟ ˸΢˶ Ϡ˸λ˴ ΃˴ ϭ ˵ ϩΎ˴ ο˸ή˴ Η ˱ ΎΤ˶ ϟΎ˴ λ ˴ Ϟ˴ Ϥ˸ϋ˴ ΃ ͼ˺˾ϑΎϘΣϷ΍ͽ˴ Ϧϴ˶ Ϥ˶ Ϡ˸δ˵ Ϥ˸ϟ΍ ˸ϥ˴ ΃˴ ϭ ͉ ϱ˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ ϭ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ˴ ϭ ͉ ϲ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ Ζ˸Ϥ˴ ό˸ϧ˴ ΃ ϲ˶ Θ͉ ϟ΍ ˴ Ϛ˴ Θ˴ Ϥ˸ό˶ ϧ ˴ ή˵ Ϝ˸η˴ ΃ ˸ϥ˴ ΃ ϲ˶ Ϩ˸ϋ˶ ί˸ϭ˴ ΃ ͋ Ώ˴ έ “Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. karena masa kandungan yang normal adalah sembilan bulan. . Al-Ahqaf: 15). Betapapun ayat di atas menunjukkan betapa pentingnya ibu menyusukan anak dengan ASI (Air Susu Ibu).. Di sisi lain dapat dikatakan bahwa penyusuan minimal adalah sembilan bulan..32 ˴ ϝΎ˴ ϗ˱ Δ˴ Ϩ˴ γ˴ Ϧϴ˶ ό˴ Α˸έ˴ ΃˴ ώ˴ Ϡ˴ Α˴ ϭ˵ ϩ͉ Ϊ˵ η˴ ΃˴ ώ˴ Ϡ˴ Α΍˴ Ϋ˶ ·ϰ͉ Θ˴ Σ˱ ΍ή˸Ϭ˴ η˴ ϥϮ˵ ΛΎ˴ Ϡ˴ Λ˵ Ϫ˵ ϟΎ˴ μ˶ ϓ˴ ϭ˵ Ϫ˵ Ϡ˸Ϥ˴ Σ˴ ϭ. Betapapun banyak kasih sayang yang dapat diberikan oleh orang lain. Al-Baqarah ayat 2. ΍ή˸Ϭ˴ ˱ η ˴ ϥϮ˵ ΛΎ˴ Ϡ˴ Λ ˵ Ϫ˵ ϟΎ˴ μ˶ ϓ˴ ϭ ˵ Ϫ˵ Ϡ˸Ϥ˴ Σ.

Banyak ulama yang menyatakan bahwa itu terpenuhi pada usia 33 tahun. Tafsir Al-Misbah…. 31 Quraish Shihab. 505. anak yang dilahirkan mendapat jaminan pertumbuhan fisik dan perkembangan jiwa dengan baik. At-Talaq: 7). Quraish Shihab. h. Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. 32 . Untuk masalah pemberian nafkah ini. dan bahwa walaupun seseorang telah mencapai usia kedewasaan dan memiliki tanggung jawab terhadap istri dan anakanaknya. namun bakti tersebut harus terus berlanjut dan terus meningkat. h. Bahkan jaminan tersebut harus tetap diperolehnya walau ayahnya telah meninggal dunia31. 303. (̀ϕϼτϟ΍)˱ ΍ή˸δ˵ ϳ˳ ή˸δ˵ ϋ˴ Ϊ˸ό˴ Α˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍˵ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϴ˴ γΎ˴ ϫΎ˴ Η΁Ύ˴ ϣΎ͉ ϟ˶ ·˱ Ύδ˸ϔ˴ ϧ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍˵ ϒ͋ Ϡ˴ Ϝ˵ ϳ Ϫ˶ ˶ Θ˴ ό˴ γ Ϧ͋ ϣ ˳ Δ˴ ό˴ γ ϭΫ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˶ ϟ Hendaklah yang lapang.33 ϩ͉ ˵ Ϊ˵ η˴ ΃ ˴ ώ˴ Ϡ˴ Α ΍˴ Ϋ˶ · ϰ͉ Θ˴ Σ. Allah lebih menjelaskannya lagi Ύ˴ ϟ ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ ϩΎ˴ Η΁ Ύ͉ Ϥ˶ ϣ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˸Ϡ˴ ϓ ˵ Ϫ˵ ϗ˸ί˶ έ ˶ Ϫ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ έ˶ Ϊ˵ ϗ Ϧ˴ ϣ˴ ϭ ˶ Ϫ˶ Θ˴ ό˴ γ Ϧ͋ ϣ ˳ Δ˴ ό˴ γ ϭΫ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˶ ϟ pada surat At-Talaq ayat 7: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. yang jelas ayat di atas menuntut peningkatan pengabdian dan bakti kepada orang tua dari saat ke saat. Dengan tuntutan ini. S. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan” (Q. Tafsir Al-Misbah…. Vol 1. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. yakni mampu dan memiliki banyak rezeki memberi nafkah untuk istri dan anak-anaknya dari yang sebatas kadar kemampuannya dan dengan demikian hendaknya ia memberi sehingga anak dan istrinya itu memiliki pula kelapangan dan keluasan berbelanja32. Betapapun maknanya.

303. Tetapi kalau seandainya suami tidak mendapatkannya. Tidak ada jumlah tertentu untuk kadar nafkah bagi keluarga. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Misbah…. Karena menuntut terlalu banyak dan pertimbangkanlah keadaan suami atau bekas suami kamu. Quraish Shihab. Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. 303. mestinya memperoleh sumbangan dari Bait al-Mal atau kini dikenal dengan Departement Sosial. maka hendaklah ia memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. 303. ΍ή˸δ˵ ˱ ϳ ˳ ή˸δ˵ ϋ ˴ Ϊ˸ό˴ Α ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϴ˴ γ Allah akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. Al-Biqa’i mengomentari penggalan ayat ini bahwa: 33 Quraish Shihab. h. h. 303. Suami yang tidak dapat menutupi biaya hidup keluarganya. Ini kembali kepada kondisi masing-masing dan adat kebiasaan yang berlaku pada satu masyarakat35. Tafsir Al-Misbah…. Quraish Shihab. ada ulama yang memahaminya sebagai janji yang pasti terlaksana. 34 35 36 .34 Ϫ͉ ˵ Ϡϟ΍˵ ϩΎ˴ Η΁Ύ͉ Ϥ˶ ϣ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˸Ϡ˴ ϓ˵ Ϫ˵ ϗ˸ί˶ έ˶ Ϫ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˴ έ˶ Ϊ˵ ϗϦ˴ ϣ˴ ϭ Dan siapa yang disempitkan rezekinya yakni terbatas penghasilannya. Di sisi lain hendaklah semua pihak selalu optimis dan mengharap kiranya Allah memberinya kelapangan34. h. Jangan sampai ia memaksakan diri untuk nafkah itu dengan mencari rezeki dari sumber yang tidak direstui Allah33. Ύ˴ ϫΎ˴ Η΁ Ύ˴ ϣ Ύ͉ ϟ˶ · ˱ Ύδ˸ϔ˴ ϧ ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ ϒ͋ Ϡ˴ Ϝ˵ ϳ Ύ˴ ϟ itu janganlah wahai istri Allah tidak akan memikulkan beban kepada seseorang sesuai apa yang Allah berikan kepadanya. h. maka istri – yang rela hidup bersama suami yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya secara wajar – dapat menuntut cerai36.

Kemudian Rasulullah saw.35 “karena itu tidak ada seseorang yang terus menerus sepanjang usia hidupnya dalam keadaan kesempitan37. juga bersabda: ϩ΍ϭέ.

maka nafkah tersebut termasuk sedekah. Bukhari dan Muslim). agar ia dapat melaksanakan kewajibannya dalam menjaga dan memelihara bayinya. R.” (H. tetapi sesuai dengan dalil yang di atas.” (H. ΔϗΪλ Ϫϟ ΖϧΎϛ ΎϬΒδΘΤϳ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϠϋ ΔϘϔϧ ϢϠδϤϟ΍ ϖϔϧ΃ ΍Ϋ· “Apabila seorang suami memberi nafkah kepada keluarganya dengan mengharap pahala. yang nantinya akan membuat suami itu sengsara. memberi nafkah itu tidak boleh berlebih-lebihan. Sesungguhnya Islam melarang seorang suami “menikmati” hasil usaha istrinya.39 Seorang ibu mengandung demi seorang ayah (suami) dan menyusui juga demi sang suami. tidak ada nafkah yang kamu berikan dengan maksud mendapatkan ridha Allah. Dan tidak boleh juga kurang. termasuk juga makanan yang kamu berikan ke mulut istrimu. dalam artian melewati batas kemampuan suami itu. Akan tetapi.38  ϯέΎΨΒϟ΍ ΎϬϠόΠΗΔϤϘϠϟ΍ϰΘΣ ΎϬΑΕήΟ΃ϻ·Ϳ΍ϪΟϭΎϬΑϰϐΘΒΗΔϘϔϧϖϔϨΗΖδϟϭ “Sungguh. Walaupun memberi nafkah itu merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang suami yang merupakan kepala rumah tangga. Bukhari). aturan ini tidaklah kemudian menjadikan seorang 37  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. yang nantinya akan berakibat memberatkan sang istri. Oleh karena itu wajib bagi suami memberi nafkah secukupnya kepada istriya berupa sandang dan papan. kecuali kamu akan mendapatkan pahalaNya. R.

303. 3. h. Juz. Tafsir Al-Misbah…. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). Shahih Muslim. 1135. 39 Abi Husain Muslim. Juz. 2. Fathu Bari: Sarah Shahih Bukhari. 1013.ϚΗ΃ήϣ΍ϲϓϰϓ Quraish Shihab. . (Beirut: Daar ibn Hazm). h. h. 38 Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani.

260-261. Lentera Basritama. sekiranya memang nafkah yang diberikan oleh suaminya tersebut tidak mencukupi kebutuhan rumah tangganya. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. untuk membeli perhiasan atau pakaian). h. 2003). pemenuhan akan kebutuhan bersama ini tidak mencukupi. Dan pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri itu terwujud karena dua hal40: Pertama. Cet.36 istri tidak bekerja mencari nafkah. Bantuan dalam pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri kepada suaminya di sini “tidak penting” untuk dilakukan (yakni tidak sebagaimana dalam kasus yang pertama). Jadi. karena kalau tidak itu akan memberatkan istri. Dengan demikian. makan dan minum). Kedua. karena nafkah yang diberikan oleh suaminya telah mencukupi kebutuhan istri dan kebutuhan rumah tangga mereka. maka seorang istri tidak boleh harus memaksakan diri untuk tidak mau tahu terhadap kekurangan tersebut dengan hanya mengharapkan pemberian nafkah suaminya saja. tetapi kegunaan nafkah itu tidak semata-mata untuk kebutuhan istrinya saja (misal. ia ‘wajib’ mencari nafkah bersama-sama suaminya demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan rumah tangga mereka. melainkan juga untuk kegunaan suaminya (misal. prinsip yang harus dipegang di sini adalah bahwa walaupun nafkah itu diberikan oleh seorang suami kepada istrinya sebagai hak bagi istrinya. Dan sang suami pun harus berusaha untuk memenuhi kebutuhan istri agar dalam memenuhi kebutuhan itu cukup untuk istri. pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri hanya bersifat “membantu” suaminya. harta yang diberikan oleh seorang suami pada intinya merupakan harta yang digunakan untuk kepentingan bersama. Muhammad Muhyidin. dan bukan merupakan kewajiban. 40 . Ke-I. Oleh karena itu. (Jakarta: PT.

Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu. Al-Baqarah: 223). Hak berhubungan suami istri ini ditetapkan oleh syara’. Sebenarnya berbagai macam pendapat ulama di atas itu sejalan dengan anjuran Rasulullah saw. walaupun untuk tujuan berzikir.” (Q. ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Η΍˴ ϭ ˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ Ϸ ˸΍Ϯ˵ ϣ͋ Ϊ˴ ϗ˴ ϭ ˸Ϣ˵ Θ˸Ό˶ η ϰ͉ ϧ˴ ΃ ˸Ϣ˵ Ϝ˴ Λ˸ή˴ Σ ˸΍Ϯ˵ Η˸΄˴ ϓ ˸Ϣ˵ Ϝ͉ ϟ ˲ Ι˸ή˴ Σ ˸Ϣ˵ ϛ˵ ΅΂˴ δ˶ ϧ berfirman: “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam. tetapi ada juga yang berpendapat enam hari sekali41. Allah swt. Ada ulama berpendapat bahwa hukum memberikan nafkah batin (hubungan suami istri) bagi seorang suami apabila tidak ada halangan adalah wajib. Oleh karena itu. beribadah dan jihad. salah satu dari suami atau istri tidak boleh menghalangi yang lainnya untuk memenuhi hak berhubungan suami istri. Karena perbuatan yang demikian itu pada hakikatnya akan menyiksa perasaan istri42. 41 ˻˻˼ΓήϘΒϟ΍. yang melarang setiap suami meninggalkan istrinya dalam waktu yang terlalu lama. S. yang akhirnya disyariatkanlah perkawinan. Ada juga yang mengatakan bahwa melakukan hubungan suami istri itu wajib dilakukan setiap empat hari sekali. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. dengan adanya nafsu syahwat itu maka setiap orang ingin memiliki keturunan.37 b. dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Nafkah batin / Pergaulan Suami Istri Tidak dapat dipungkiri bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki nafsu syahwat. Selain hanya untuk memenuhi kebutuhan nafsu syahwat. memiliki keturunan merupakan salah satu tujuan dari ikatan perkawinan. maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki.

80 42 . Kasmuri Selamat. Suami Idaman Istri Impian…. Suami Idaman Istri Impian….˴ Ϧϴ˶ Ϩ˶ ϣ˸Ά˵ Ϥ˸ϟ΍˶ ή͋ θ˴ Α˴ ϭ˵ ϩϮ˵ ϗ˴ ϼ͊ ϣϢ˵ Ϝ͉ ϧ˴ ΃˸΍Ϯ˵ Ϥ˴ Ϡ˸ϋ΍˴ ϭ Kasmuri Selamat. h. h. 79.

syariat agama tidak bermaksud memberati kalian dan melarang kalian untuk menikmati kelezatan ini. asal sasarannya ke arah sana. Sebab. karena itu lakukanlah ia dengan tujuan memelihara diri dari terjerumus kepada dosa. disertai oleh nilai-nilai suci45. Istri hanya berfungsi sebagai ladang yang menerima benih44. h. Ciptakanlah suasana kerohanian agar benih yang diharapkan berbuah itu. Tafsir Al-Misbah…. ˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ Ϸ ˸΍Ϯ˵ ϣ͋ Ϊ˴ ϗ˴ ϭ Dan kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemaslahatan untuk diri kamu di dunia dan akhirat. 481. 43 Al-Maragi. h. lahir. Vol 1. bukan untuk menerima yang suci dan bersih. 480. Quraish Shihab. Karena istri adalah ladang tempat bercocok tanam. yang menegaskan bahwa istri adalah tempat bercocok tanam. Jil. Tafsir Al-Misbah…. maka datangilah. 481. 274. Quraish Shihab. 2. h.38 ˸Ϣ˵ Θ˸Ό˶ ηϰ͉ ϧ˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˴ Λ˸ή˴ Σ˸΍Ϯ˵ Η˸΄˴ ϓ˸Ϣ˵ Ϝ͉ ϟ˲ Ι˸ή˴ Σ˸Ϣ˵ ϛ˵ ΅΂˴ δ˶ ϧ tidak ada dosa bagi kalian untuk mendatangi istri-istri kalian dengan cara apapun yang kalian sukai. garaplah tanah tempat bercocok tanam kamu. Datangi ia kapan dan dari mana saja. Arah yang lain berfungsi mengeluarkan najis dan kotoran. Sperma adalah sesuatu yang suci dan menumpahkannya pun harus suci. 44 45 46 . bukan saja mengisyaratkan bahwa anak yang lahir adalah buah dari benih yang ditanam ayah. Ayat di atas. Vol 1. tumbuh dan berkembang. Quraish Shihab. Sebaliknya syariat justru ingin mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi kalian43. h. bukan arah yang lain. Berdoalah ketika melakukannya. Vol 1. bukan semata-mata untuk melampiaskan nafsu46. Tafsir Al-Maragi…. jika hal ini kalian lakukan untuk mendapatkan keturunan dan kalian melakukannya pada tempat yang sebenarnya. Tafsir Al-Misbah….

ϩϮ˵ ˵ ϗ˴ ϼ͊ ϣ Ϣ˵ Ϝ͉ ϧ˴ ΃ ˸΍Ϯ˵ Ϥ˴ Ϡ˸ϋ΍˴ ϭ Ketahuilah. 48 49 . yang penting tujuan dari petani tercapai. bahkan dalam segala hal. h. 2. karena kelak kamu akan menemui-Nya. Karena itulah dilarang untuk menggauli wanita yang sedang haid dan pada tempat yang lain. Tafsir Al-Misbah…. Demikian kesan Al-Harrali. Jika demikian. h. seorang ulama dan pengamal tashawuf (w. jangan membohonginya. Allah kelak akan menyelesaikannya. kecuali kalau terpaksa. h. Di sisi lain. Vol 1. bukan sekedar untuk memperoleh kelezatan semata-mata. 274. serta ciptakanlah suasana 47 Quraish Shihab. Berilah kabar gembira orang-orang yang beriman yang imannya mengantarkan mereka mematuhi tuntutan-tuntutan ini48. jangan membongkar rahasia rumah tangga yang seharusnya dirahasiakan. Jil.39 Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Η΍˴ ϭ Serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami istri. Kalaupun ada cekcok selesaikan ke dalam. Jangan menduga Allah tidak mengetahui keadaan kamu tentang segala sesuatu yang kamu rahasiakan47. Tafsir Al-Misbah…. jangan sembunyikan sesuatu terhadap pasangan yang seharusnya ia ketahui. Al-Maragi. Penyebutan istri sebagai “ladang” secara tidak langsung juga mengatakan bahwa suami itu adalah “petani” untuk itulah petani bebas mendatangi ladangnya kapan pun dan darimana pun. Ayat ini menjelaskan bahwa hikmah menggauli wanita adalah untuk menjaga kelestarian jenis manusia melalui kelahiran. Tafsir Al-Maragi…. 481-482. Vol 1. 481. 637 H. dan jangan selesaikan melalui orang lain. sebab keadaan keduanya itu tidak akan pernah menghasilkan keturunan49. Dan petani harus bisa menggarap ladangnya dan menjaganya dari segala hama. Quraish Shihab.) yang banyak dikutip pendapatnya oleh Al-Biqa’i. bahwa kamu kelak akan menemui- Nya.

Besoknya Umar mengirim surat kepada suaminya dan menyuruhnya pulang. Perempuan itu menjawab bahwa suaminya sedang berjihad fi sabilillah. yang isinya tentang keluhan kesedihan karena sudah terlalu lama ditinggalkan oleh suaminya. Umar bin Khattab bertanya: Wahai anakku. dari luar ia mendengar wanita tersebut mendendangkan syairnya. Ketika nafkah bathin ini tidak dilaksanakan oleh seorang suami dan jiwa terlalu lama menantikan belaian cinta dari suami. Kemudian Umar pun bertanya tentang kemana suaminya. maka kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemasalahatan untuk dunia dan akhirat. 481. Oleh karena itu. khalifah Umar bin Khattab berjalan-jalan keliling kota Madinah dan hal yang demikian itu sering ia lakukan. Ke-XXI. 81-82. maka seks merupakan kebutuhan laki-laki dan perempuan. 51 Mohammad Fauzil Adhim. Suami Idaman Istri Impian…. disertai dengan nilai-nilai suci50. Sementara tidak ada kekasih yang menguak hasratnya. Untuk menciptakan itu. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. h. Tafsir Al-Misbah…. Dengan melihat kedua ayat di atas. bahkan dalam segala hal. sebagaimana petani membutuhkan ladang dan ladang membutuhkan petani. Vol 1. nafkah batin harus diberikan oleh suami dengan baik.51 Adapun tentang berapa lama boleh suami meninggalkan istri. orang seperti ayah bertanya kepadaku 50 Quraish Shihab. Cet. Secara kebetulan di dekat rumah salah seorang wanita yang pintunya terkunci. h. bukan hanya untuk memuaskan nafsu yang tidak pernah kenyang. dan memberikan yang terbaik. 2005). berapa lamakah kaum wanita boleh bersabar apabila ditinggal oleh suaminya? Hafsah Menjawab: Subhanullah. . serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami-istri.40 kerohanian yang agar benih yang diharapkan berbuah itu lahir. tumbuh dan berkembang. air mata bisa mengalir karena tidak kuat menahan rasa sepi yang mencekam. Bahkan pada tingkat tertentu bisa menyebabkan munculnya ketegangan rumah tangga. Kemudian kepada anaknya Hafsah. Saib bin Jubair berkata52: “Pada suatu malam. h. Mencapai Pernikahan yang Barakah. 52 Kasmuri Selamat. Karena itu suami dan istri saling membutuhkan. 193.

padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. Mempergauli istri dengan baik Islam memandang rumah tangga dengan mengidentifikasinya sebagai tempat ketenangan. sayang menyayangi dan cinta mencintai.” 2. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. S. Hafsah menjawab: Lima bulan atau enam bulan. dan menegakkan unsur ini di atas pilihan dan kemauan mutlak agar semuanya dapat berjalan dengan sambut menyambut. kasih dan sayang. Sang suami harus menjauhi hal-hal yang bisa melukai perasaannya dan berusaha sekuat mungkin untuk tidak mengingkari janji yang telah dibuat bersama53... An-Nisaa: 19). Kewajiban yang harus selalu diperhatikan oleh suami sebagai kepala rumah tangga adalah menjaga kemuliaan istrinya dari hal-hal yang menyebabkan kehormatannya dihina atau hal-hal yang merendahkan martabatnya sebagai manusia. Berfirman: “. maka mulai saat itu khalifah Umar bin Khattab menetapkan untuk mujahidin berperang waktunya paling lama enam bulan. tentu saya tidak akan bertanya tentang masalah ini kepadamu. ˴ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϳ˴ ϭ˱ ΎΌ˸ϴ˴ η˸΍Ϯ˵ ϫ˴ ή˸Ϝ˴ Ηϥ˴ ΃ϰ˴ δ˴ ό˴ ϓ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϫ˶ ή˴ ϛϥ˶ Έ˴ ϓ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ Tentang hal ini Allah swt. tinggal di medan perang selama empat bulan dan kembali pulang selama sebulan. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka.41 tentang perkara ini? Umar menjawab: Kalau bukan karena saya ingin memperhatikan permasalahan kaum muslimin. Islam juga memandang hubungan dan jalinan suami-istri dengan menyifatinya sebagai hubungan cinta. Mendengar jawaban dari anaknya itu. keamanan dan kesejahteraan. ˺̂˯Ύδϧ΍.Dan bergaullah dengan mereka secara patut. waktu berangkat sebulan.

Jil 2. ada ulama yang memahaminya dalam arti perintah untuk berbuat baik 53 Sayyid Quthb. 306. Tafsir Fi Zhilalil Quran….˱ ΍ήϴ˶ Μ˴ ϛ˱ ΍ή˸ϴ˴ Χ˶ Ϫϴ˶ ϓ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ Dan bergaullah dengan mereka secara makruf. h. .

42 kepada istri yang dicintai maupun tidak. Kata ϑϭήόϣ.

dan juga lebih dari itu. Ulama Mesir yang meninggal tahun 1999. ma’ruf mereka pahami mencakup tidak menganggu. 383. Asy-Sya’rawi merujuk kepada firman Allah yang menafikan adanya mawaddah atau cinta kepada orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya sekalipun orang-orang itu bapak. 383. h. Asy-Sya’rawi mengatakan. kecuali istri tersebut melakukan perbuatan yang keji yang nyata. bukan saja dalam arti cinta. membedakan antara mawaddah yang seharusnya menghiasi hubungan suami istri dengan ma’ruf yang diperintahkan di sini. tetapi berbuat baik masih harus diperintahkan. yakni berbuat ihsan dan berbaik-baik kepadanya. Bahkan mawaddah yang diharapkan terjalin antara suami istri. sedang ma’ruf tidak harus demikian. Ini berarti berbeda antara makruf dengan cinta55. 55 56 . Padahal katanya. agar kehidupan rumah tangga tidak berantakan hanya karena cinta suami istri telah pupus. ‘Umar bin 54 Quraish Shihab. Walau cinta pupus. Dia memerintahkan anak untuk bergaul dengan makruf kepada ibu bapak yang memaksa anak untuk tidak percaya keesaan Allah. Sebagaimana ketika seseorang yang ingin menceraikan istrinya karena tidak mencintainya lagi. 382. sungguh tepat. tetapi ia adalah cinta plus56. Quraish Shihab. Asy-Sya’rawi memiliki pandangan lain. Vol 2…. merasa senang bersamanya serta bergembira dengan kehadirannya. Vol 2. Almawaddah menurutnya adalah berbuat baik kepadanya. h. sedang makruf tidak mengharuskan adanya cinta54. seperti berzina atau nusyuz. Penggalan ayat di atas melarang menyusahkan atau menyakiti istri oleh sebab apapun. Tafsir Al-Misbah…. Vol 2…. Mawaddah pastilah disertai dengan cinta. h. Apa yang dikemukakan Asy-Sya’rawi di atas. dalam ayat yang lain. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Misbah…. Dia menjadikan perintah di atas tertuju kepada suami yang tidak mencintai lagi istrinya. Quraish Shihab. tidak memaksa. anak atau saudara-saudara.

bersabarlah. menyangkut segala sesuatu. karena Allah menjadikan kebaikan itu menyeluruh. Ahmad Daud dan Nasaa’i). “Apa hak istri yang wajib kita penuhi?” Rasulullah saw.” (H. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. Atau menyambut mereka dengan wajah yang muram dan menyambut mereka dengan mengerutkan dahi58. termasuk pada mereka yang tidak disukai itu59. Dan apabila suami tidak menyenangi istrinya karena keaiban akhlak atau fisik mereka yang tidak menyenangkan. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. menjawab. Jangan memperketat nafkah mereka. “Dalam menghadapi seorang wanita.60 Orang-orang saleh pernah berkata.43 Khatab mengecamnya sambil berkata: “Apakah rumah tangga hanya dibina atas dasar cinta? Kalau demikian mana nilai-nilai luhur? Mana pemeliharaan. mana amanah yang engkau terima?”57 Suami harus memperbaiki pergaulannya dengan istri. Rasulullah pernah ditanya oleh seseorang. R. untuk itu harus menggauli mereka dengan cara yang mereka senangi. kita  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. jangan menyakiti mereka melalui perkataan maupun perbuatan. maka yang lain pernah berkata. “Seorang istri itu laksana botol.

447. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. Ahmad bin Hanbal. h. h.ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· penuhilah botol itu dengan minuman yang engkau sukai. h. Tafsir Al-Misbah…. tutur kata yang lembut. 384. Tafsir Al-Maragi…. 383. 57 Quraish Shihab. dan perhatian yang cukup. h. Al-Maragi. Vol 2. melipur lara.” Juga diingat. tutur kata yang baik termasuk sedekah. 58 59 60 . Al-Maragi. 4. 384. Jil 4. Jil 4.” Orang saleh memerlukan sedikit humor. Tafsir Al-Maragi…. Jilid.

walaupun dalam batas-batas yang dibenarkan oleh syariat karena istri tidak taat kepada suaminya boleh memukulnya.44 Dengan melihat hadis di atas. secara tidak langsung Islam melarang suami melukai perasaan istri dengan perkataan. Karena hal itu yang akan membuka terjadinya pemukulan dan kekerasan lain oleh suami kepada istri. selain harus memberikan nafkah kepada istrinya. yaitu demi kelanggengan suami istri dan terciptanya keluarga yang sakinah. baik lahir maupun batin. mawaddah dan rahmah serta menunaikan hak-haknya ketika hak-hak mereka ditinggalkan. akibatnya istri akan tersakiti secara fisik juga mentalnya. Karena memukul merupakan perubahan hukum dari kesulitan kepada kemudahan karena suatu alasan disebabkan latar belakang hukum asli. seorang kepala rumah tangga mempunyai kewajiban. Sebab larangan itu merupakan rasa kasihan dan sayang kepada mereka. Jadi. juga harus menjaga kehormatan dan perasaan istrinya itu. Menegakkan keadaan yang membolehkan karena suatu alasan. .

Sesungguhnya orang tua adalah teladan yang paling dekat dengan anak-anaknya. Namun. bahwa merosotnya moral generasi muda saat ini. 751. Sehingga yang dimaksud dengan peranan suami adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan oleh suami. bertanggung jawab. (Jakarta: Balai Pustaka. Adapun peranan suami dalam rumah tangga menurut Ahmadi Sofyan dalam bukunya The Best Husband in Islam meliputi. dan menciptakan rumah tangga teladan. 860. 1996). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi ke-2. h. tidak lepas dari kemerosotan akhlak para orang tua. Dan “suami” memiliki arti pria yang menjadi pasangan hidup resmi seorang wanita2. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan1. memberikan teladan. h. Memberikan Teladan Harus diakui. 45 . A. 2 1 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. peran memiliki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. sayangnya ternyata seringkali orang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”.

karena Ia menganugerahkan dengan akhlak. sedangkan sang istri pun lalai dalam memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga yang baik. 4 5 . Manusia yang tidak memiliki akhlak. The Best Husband in Islam. Keutuhan dan kesuksesan dalam berumah tangga akan menjadi cermin bagi anak-anak yang dilahirkan ketika mereka berkeluarga nantinya. maka ia tidak patut dikatakan sebagai manusia. 29. Ahmadi Sofyan. Manusia dikatakan sebagai makhluk mulia di antara makhluk-makhluk ciptaan lainNya. h.46 tua lalai membimbing mereka dengan akhlak yang baik dalam perlakuan dan tindakan kita sehari-hari3. h. Membangun sebuah keluarga bukan hanya untuk sehari atau dua hari. Cet. Akibatnya anak-anak menjadi korban dari kelalaian seorang pendidik dalam rumah tangga4. (Jakarta: Lintas Pustaka. 2006). memerintahkan mereka untuk melakukan kebaikan. 3 Ahmadi Sofyan. Di antara kewajiban seorang suami adalah mendidik keluarganya tentang hukumhukum agama5. mencegah mereka dari kemungkaran. Kelalaian ini terjadi ketika sang suami tidak mampu memberikan teladan kepada istrinya dalam mendidik sebuah keluarga bahagia yang didambakan. akan tetapi sepanjang hayat dikandung badan. Ke-I. 77. Karena isteri dan anak adalah amanah Allah swt. Begitu juga akhlak suami dalam rumah tangga terhadap isterinya dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya. 29-30. The Best Husband in Islam…. The Best Husband in Islam…. Ahmadi Sofyan. h. Oleh karena itu memberikan teladan kepada anak merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan generasi yang dilahirkan orang tua dari benih-benih cinta mereka. Seorang suami diperintahkan untuk menasehati keluarganya. yang harus diperlakukan dengan baik oleh seorang suami. Akhlak ini pun akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah swt.

dan tidak meninggalkan bekas luka. Memperlakukannya dengan baik Allah swt. S. ia pisah ranjang dengannya. memberinya pakaian yang sopan. yakni memukul bukan untuk menyakiti atau melukai. dan tidak sampai membuat salah satu organ tubuhnya tidak dapat menjalankan tugas. tidak mengucurkan darah. An-Nisa: 19). kepadanya dengan menasehatinya tanpa mencaci-maki atau menjelekjelekannya. Jika isteri tidak taat kepadanya.  ˺̂˯ΎδϨϟ΍. berfirman: “Dan bergaulah dengan mereka dengan cara yang baik” (Q. maka ia memberi makan isterinya dengan makanan yang baik.47 Adapun akhlak suami kepada istrinya adalah sebagai berikut6: 1. Seorang suami yang memiliki akhlak dan memahami sang isteri tercinta. agar isterinya tidak membangkang seperti yang diperintahkan Allah swt. jika isteri tetap tidak taat kepadanya. dan mendidiknya dengan didikan Islam. maka ia memiliki hak untuk memukul.

bersabda: Allah swt. maka janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka” (Q. Kemudian jika mereka mentaati kalian. S. maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka. An-Nisa: 34). berfirman:  ˼˽˯ΎδϨϟ΍. Dalam hal ini Rasulullah saw. dan pukullah mereka.˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Α˶ ή˸ο΍˴ ϭ˶ ϊ˶ ΟΎ˴ π˴ Ϥ˸ϟ΍ϲ˶ ϓ͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˵ Π˸ϫ΍˴ ϭ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ ψ˶ ό˴ ϓ͉ Ϧ˵ ϫ˴ ίϮ˵ θ˵ ϧ˴ ϥϮ˵ ϓΎ˴ Ψ˴ Ηϲ˶ Η͉ ϼϟ΍˴ ϭ “Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya (Pembangkangannya).

˱ ΍ήϴ˶ Β˴ ϛ˱ Ύ˷ ϴ˶ Ϡ˴ ϋ˴ ϥΎ˴ ϛ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍͉ ϥ˶ ·˱ ϼϴ˶ Β˴ γ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˸΍Ϯ˵ ϐ˸Β˴ Η˴ ϼ˴ ϓ˸Ϣ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ό˴ σ˴ ΃˸ϥ˶ Έ˴ ϓ ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

The Best Husband in Islam.. 34-38. ..ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· 6 Ahmadi Sofyan. h..

Mengerjakan persoalan-persoalan yang urgen dalam agama kepada isterinya jika belum mengetahui Seorang suami wajib hukumnya memberikan kemudahan kepada isterinya dalam mempelajari agama.8 2. jika ia membenci sesuatu pada fisiknya. maka hendaknya memberinya izin untuk menghadiri pengajian.” (H. Jika tidak mampu untuk mengajari sendiri. R.48 “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. Sebab kebutuhan untuk memperbaiki kualitas agama. Ahmad. majelis ta’lim.7 ϩήϴϏ ϝΎϗ ϭ΍ ήΧ΃ ΎϬϨϣ ϲοέ ΎϘϠΧ ΎϬϨϣ ϩήϛ ϥ· ΔϨϣΆϣ ϦϣΆϣ ϙήϔϳϻ “Laki-laki mukmin tidak boleh membenci wanita mukminah. ia menyenangi yang lainnya” (H. Muslim). jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. R. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan.  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. dan menyucikan jiwanya itu tidak lebih sedikit dari kebutuhannya terhadap makanan. forum-forum ilmiah dan lain-lain. Daud dan Nasaa’i). dan minuman yang wajib diberikannya.

II. peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. Muslim. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar. Ύ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˵ Γ˴ έΎ˴ Π˶ Τ˸ϟ΍˴ ϭ˵ αΎ͉ Ϩϟ΍Ύ˴ ϫ˵ ΩϮ˵ ϗ˴ ϭ˱ ΍έΎ˴ ϧ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ Allah swt. h. 871. S. h. berfirman: “Hai orang-orang yang beriman. 8 . 447. Shahih Muslim. yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (Q. yang keras. Jilid. At-Tahrim: 6). 1993) Juz.˴ ϥϭ˵ ή˴ ϣ˸Ά˵ ϳΎ˴ ϣ˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ ό˸ϔ˴ ϳ˴ ϭ˸Ϣ˵ ϫ˴ ή˴ ϣ˴ ΃Ύ˴ ϣ˴ Ϫ͉ Ϡϟ΍˴ ϥϮ˵ μ˸ό˴ ϳΎ˴ ϟ˲ Ω΍˴ Ϊ˶ η˲ υΎ˴ Ϡ˶ Ϗ˲ Δ˴ Ϝ˶ ΋Ύ˴ Ϡ˴ ϣ 7 Ahmad bin Hanbal. Terj. . 4. Asy-Syifa. (Semarang: CV. Adib Bisri Musthofa.

h. Ahmad Kusyairi. 28. Jami’ Al-Hadis …. “Setiap daging yang tumbuh (dalam tubuh manusia) dari sesuatu yang ϪΑϰϟϭ΃έΎϨϟΎϓΖΤδϟ΍ϪΘΒϧ΃ϢΤϟϞϛ ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ haram. yaitu suami harus membawa keluarganya kepada penjagaan dari api neraka dengan nasehat dan pelajaran. 9 Al-Maragi. maka neraka lebih berhak untuk (tempat tinggal) nya. 9. Membentengi keluarga dari api neraka dapat dilakukan dengan berbagai cara di antaranya10:  Membentuk mereka menjadi manusia yang bertakwa pada Allah dengan senantiasa menyeru mereka untuk mentaati Allah dan melarang mereka dari maksiat kepadaNya. puasa. Ini berarti ia harus selalu mengondisikan dan memfasilitasi terwujudnya iklim yang mendorong semua anggota keluarga menjadi orang-orang yang bertakwa. Menyiapkan sandang. Sebab. h.   Membina keluarga dengan pembinaan yang terpadu dan kontinyu. Jadilah dirimu yaitu suami pelindung dari api neraka dengan meninggalkan maksiat9. membaca Al-Quran dan lain-lain sesungguhnya mereka telah membentengi anak-anak dari api neraka. 259. ketika orang tua membiasakan anak-anaknya shalat.49 ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ Quu anfusakum. 208-209. h. 450. 10 11 . Tafsir Al-Maragi…. Allah memerintahkan kaum mukmin pada umumnya untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka yang kayu bakarnya adalah manusia dan berhalaberhala pada hari kiamat. Untuk itu. Hal ini sebagaimana sabda Nabi saw. Juz. harta yang haram di dapat dari cara yang haram justru menjerumuskan mereka ke dalam neraka. Abdurahman Suyuti. Jil. Menghadirkan Surga di Rumah….11 Wa ahlikum. pangan dan papan keluarga dengan cara yang halal.

Tetapi bagaimana kita menjaga 12 kendati mereka kasar – tidak juga berlebih dari apa yang diperintahkan Quraish Shihab. h. Vol. “Wahai Rasulullah. 326. ϥϭ˵ ˴ ή˴ ϣ˸Ά˵ ϳΎ˴ ϣ˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ ό˸ϔ˴ ϳ˴ ϭ˸Ϣ˵ ϫ˴ ή˴ ϣ˴ ΃Ύ˴ ϣ˴ Ϫ͉ Ϡϟ΍˴ ϥϮ˵ μ˸ό˴ ϳΎ˴ ϟ˲ Ω΍˴ Ϊ˶ η˲ υΎ˴ Ϡ˶ Ϗ˲ Δ˴ Ϝ˶ ΋Ύ˴ Ϡ˴ ϣΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ Di atasnya yakni yang menangani neraka itu dan bertugas menyiksa penghuni-penghuninya adalah Malaikat-malaikat yang kasar-kasar hati dan perlakuannya. peliharalah diri kamu antara lain dengan meneladani Nabi dan pelihara juga keluarga kamu yakni istri.50 ˵ Γ˴ έΎ˴ Π˶ Τ˸ϟ΍˴ ϭ˵ αΎ͉ Ϩϟ΍Ύ˴ ϫ˵ ΩϮ˵ ϗ˴ ϭ˱ ΍έΎ˴ ϧ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ Hai orang-orang yang beriman. h. Tafsir Al-Misbah…. apa yang dapat menjaga dirimu dari api neraka dan menjauhkan kamu daripadanya. Vol. yaitu ketaatan kepada Allah dan menuruti segala perintah-Nya. Tafsir Al-Misbah…. 13 14 . Telah diriwayatkan. Al-Maragi. Tafsir Al-Maragi…. 14. h. Dan hendaklah kamu mengajarkan kepada keluargamu perbuatan yang dengannya mereka dapat menjaga diri mereka dari api neraka dan bawalah mereka kepada yang demikian ini melalui nasehat dan pengajaran13. Wahai orang-orang yang percaya kepada Allah dan RasulNya hendaklah sebagian dari kamu memberitahukan kepada sebagian yang lain. 28. yang keras-keras perlakuannya dalam melaksanakan tugas penyiksaan. 259 Quraish Shihab. Jil. yakni sesuai dengan dosa dan kesalahan masing-masing penghuni neraka dan mereka juga senantiasa dan dari saat ke saat mengerjakan dengan mudah apa yang diperintahkan Allah kepada mereka14. 14. bahwa Umar berkata ketika turun ayat itu. anak-anak dan seluruh yang berada di bawah tanggung jawab kamu dengan membimbing dan mendidik mereka agar kamu semua terhindar dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia-manusia yang kafir dan juga batu-batu antara lain yang dijadikan berhala-berhala12. kita menjaga diri kita sendiri. 326. yang tidak mendurhakai Allah menyangkut apa yang Dia perintahkan kepada mereka sehingga siksa yang mereka jatuhkan – Allah.

Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Maragi…. Ayat di atas walau secara redaksional tertuju kepada kaum pria (ayah). sehingga tidak berlebihan sampai ada yang menyebutnya sebagai kitab keluarga18. 262 Al-Maragi. gelar 15 dan Al-Maragi. 327 Ahmad Kusyairi. Ayah atau ibu sendiri tidak cukup untuk menciptakan satu rumah tangga yang diliputi oleh nilai-nilai agama serta dinaungi oleh hubungan yang harmonis17. Ini berarti kedua orang tua bertanggung jawab terhadap anak-anak dan juga pasangan masing-masing sebagaimana masing-masing bertanggung jawab atas kelakuannya. h. Itulah penjagaan antara diri mereka dengan neraka15. Berbeda dengan persepsi kebanyakan orang yang menilai kesuksesan seseorang dengan standar materi. 16 17 18 . h. h. Al-Qur’an telah memberikan perhatian yang amat besar terhadap kehidupan keluarga. Ayat ini tertuju kepada perempuan dan lelaki (ibu dan ayah) sebagaimana ayat-ayat yang serupa (misalnya ayat yang memerintahkan berpuasa) yang juga tertuju kepada lelaki dan perempuan. “Kamu larang mereka mengerjakan apa yang dilarang Allah untukmu.51 keluarga kita?” Rasulullah saw. h. 28. Jil. Tafsir Al-Maragi….16 Ayat enam di atas menggambarkan bahwa dakwah dan pendidikan harus bermula dari rumah. seperti kekayaan tampilan fisik. tetapi itu bukan berarti hanya tertuju kepada mereka. Menghadirkan Surga di Rumah…. dan kamu perintahkan kepada mereka apa yang diperintahkan Allah kepadamu. 207. menjawab. Jil. Ayat di atas juga secara langsung mengingatkan betapa tinggi dan penting kedudukan keluarga dalam Islam dan betapa perhatian terhadap keluarga harus diberikan dalam porsi yang besar. Vol. 28. 14. 262 Quraish Shihab. Di dalam ayat ini terdapat isyarat mengenai kewajiban seorang suami mempelajari fardhu-fardhu agama yang diwajibkan baginya mengajarkannya pada keluarga mereka.

52 serta jabatan. Wanita termasuk bagian dari keluarga laki-laki dan penjagaan dirinya dari api neraka ialah dengan iman. Taha: 132). Amal shaleh harus berdasarkan ilmu. isterinya melaksanakan ajaran-ajaran Islam beserta Sikap dan perilaku istri bisa menjadi cermin bagi kehidupan rumah tangga. Karenanya ayat  tersebut diawali dengan panggilan. ˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ό˸ϟ΍˴ ϭ˴ Ϛ˵ ϗ˵ ί˸ή˴ ϧ˵ Ϧ˸Τ͉ ϧ˱ Ύϗ˸ί˶ έ˴ Ϛ˵ ϟ˴ ΄˸δ˴ ϧΎ˴ ϟΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍˴ ϭ˶ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟΎ˶ Α˴ Ϛ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃˸ή˵ ϣ˸΃˴ ϭ Selain itu. Kami tidak meminta rezki kepadamu. memberikan perlindungan yang memadai kepadanya dengan tidak mengizinkannya untuk merusak akhlak atau agamanya. 3. Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa” (Q. maka ayat di atas sesungguhnya juga memberikan pemahaman bahwa standar kesempurnaan dan kesuksesan seorang mukmin adalah sejauh mana ia sukses dalam menciptakan stabilitas keluarga setelah mampu menciptakan stabilitas diri. berfirman: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Allah swt. ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁ ˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍ Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃ Ύ ˴ ϳ (Hai orang-orang yang beriman)19. S. Oleh karena itu seorang suami berkewajiban untuk mengajarkan dan melaksanakan ajaran Islam beserta etikanya kepada isterinya. dan tidak memberikan kesempatan kepadanya untuk menjadi wanita fasiq terhadap perintah Allah swt. ˺˼˻Ϫσ. dan amal shaleh. Melarangnya untuk mengumbar aurat dan berhubungan bebas (ikhtilat) dengan laki-laki yang bukan muhrimnya. dan pengetahuan sehingga ia bisa mengerjakannya seperti yang diperintahkan syariat. Mewajibkan etikanya.

. Menghadirkan Surga di Rumah…. h. 207.ϯ˴ Ϯ˸Ϙ͉ ΘϠ˶ ϟ 19 Ahmad Kusyairi.

Tafsir Al-Maragi…. Dan kesudahan yang baik di dunia dan di akhirat adalah bagi orang-orang yang menghiasi dirinya dengan ketakwaan. yakni dalam melaksanakannya20. ϯ˴ Ϯ˸Ϙ͉ ΘϠ˶ ϟ ˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ό˸ϟ΍˴ ϭ ˴ Ϛ˵ ϗ˵ ί˸ή˴ ϧ ˵ Ϧ˸Τ͉ ϧ ˱ Ύϗ˸ί˶ έ ˴ Ϛ˵ ϟ˴ ΄˸δ˴ ϧ Ύ˴ ϟ Kami tidak meminta kepadamu rezeki dengan perintah shalat ini. yang beliau pelihara sepeninggal Abu Thalib. Vol. Kata Ϛ˴ ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃ keluarga. termasuk semua istri dan anak cucu beliau. 28. h. dan hendaklah kamu sendiri memeliharanya. h. lalu menyadari bahwa perintah tersebut berlanjut sepanjang hayat. hai Rasul keluargamu untuk mendirikan shalat. 402. Kenikmatan dari kehadiran mereka dalam satu rumah tangga diperoleh melalui hubungan harmonis masing-masing anggota keluarga satu dengan yang lain serta hubungan yang harmonis dengan Allah swt. Kamilah yang memberi jaminan rezeki kepadamu. Suruhlah. karena nasehat dengan perbuatan akan lebih membekas dibanding dengan perkataan21. dan setiap kepala keluarga muslim agar Ύ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍˴ ϭ ˶ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟΎ˶ Α ˴ Ϛ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃ ˸ή˵ ϣ˸΃˴ ϭ dan perintahkanlah keluargamu melaksakan shalat secara baik dan bersinambung pada setiap waktunya dan bersungguh-sungguhlah engkau wahai Nabi Muhammad dalam bersabar atasnya. yang tercermin antara lain dalam pelaksanaan shalat. 20 21 . Allah memerintahkan Nabi saw. maka ia dapat mencakup keluarga besar Nabi Muhammad saw. Tafsir Al-Misbah…. 8. Jil. Bahkan Quraish Shihab. 259.53 Pada ayat ini disebut pasangan orang-orang beriman dan keluarganya. jika ditinjau dari masa turunnya ayat ini. maka ia hanya terbatas pada istri Nabi yaitu Khadijah ra. atau Kami tidak membebanimu untuk menanggung rezeki bagi dirimu atau keluargamu. Tetapi bila dilihat dari penggunaan kata ahlaka yang dapat mencakup keluarga besar. Al-Maragi. dan beberapa putera beliau bersama ‘Ali ibn Abi Thalib ra.

lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. 8. juga bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat. dengan penambahan huruf Penambahan itu mengandung makna penekanan. Nabi saw. ia memercikkan air pada wajahnya. Abdurahman Suyuti. ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍ dari kata (ήΒλ΍) bersabarlah. mampu menempatkan keluarganya untuk menjadi generator dan inspirator bagi dirinya dalam Quraish Shihab. dan jika istrinya tidak mau bangun. Ini memerlukan kesabaran dan ketekunan melebihi apa yang diwajibkan atas keluarga dan umat beliau23. 4. tetapi juga shalat malam yang diperintahkan kepada beliau. 8. ΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣΖϣΎϗϩ΃ήϣ΍Ϳ΍ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ ΢πϧΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ Kemudian Rasulullah saw. Jami’ Al-Hadis…. belajar secara bersama. R. h. 403. 416.54 sementara ulama memperluasnya sehingga mencakup seluruh umat beliau22. Tafsir Al-Misbah…. Kata ρ). h. Vol.24 Jadi. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. 402 Quraish Shihab. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. Juz. Ahmad). h. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. diperintahkan untuk lebih bersabar dalam melaksanakan shalat.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. karena shalat yang wajib bagi beliau adalah shalat lima waktu. Tafsir Al-Misbah…. Vol. seorang suami yang sukses dalam kehidupan berumah tangga adalah suami yang sukses dalam mengayomi keluarga. dengan mengalokasikan waktu khusus untuk beribadah secara berjamaah. Di antara hal yang dapat melanggengkan hubungan suami istri adalah saling membantu dalam ketaatan kepada Allah swt. dan jika suaminya tidak mau bangun.

˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓ 22 23 24 .

perbuatan dan lain sebagainya26. Seorang suami hendaknya menjadi orang yang paling dipercaya oleh isteri. Muslim). mawaddah dan rahmah. R. begitu pula sebaliknya. Mampu mewujudkan keluarganya menjadi keluarga sakinah. Rasulullah saw. Tidak membuka rahasia dan tidak membeberkan aib isteri.25 Hadist di atas merupakan dalil atas keharaman seseorang menyiarkan rahasia hubungannya di atas ranjang dengan istrinya baik berupa ucapan. sebab suami yang diberi kepercayaan terhadapnya. dituntut menjaga dan melindunginya. bersabda:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. 4. ϭϪΗ΃ήϣ΍ϰϟ·ϲπϔϳϞΟήϟ΍ΔϣΎϴϘϟ΍ϡϮϳΔϟΰϨϣͿ΍ΪϨϋαΎϨϟ΍ήηϦϣϥ· “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di sisi Allah ialah suami yang menggauli isterinya. Kemudian ia membeberkan rahasia hubungan suami isteri tersebut” (H.55 memproduksi beraneka macam kebajikan. Tidak membuka rahasia isterinya dan tidak membeberkan aibnya. dan isterinya bergaul dengannya.

130.ΎϫήγήθϨϳϢΛϪϴϟ·ϲπϔΗ 5. 398. 2. Berlaku adil terhadap isteri-isterinya. pakaian. Seorang suami harus bisa berlaku adil terhadap istri-istrinya supaya tidak timbul perpecahan di antara mereka. Juz. minuman. 26 . tempat tinggal 25 Abdurahman Suyuti. jika memiliki isteri lebih dari satu orang. Syaikh Hafiz Ali. maka ia memiliki tanggung jawab yang sangat besar yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. Jami’ Al-Hadis…. Kado Pernikahan…. Jika seorang suami kebetulan memiliki isteri lebih dari satu orang. h. Suami berkewajiban untuk berbuat adil terhadap mereka dalam hal makanan. h.

.56 dan tidur. Jadi apabila ada orang yang ingin menutup rapat-rapat pintu poligami dengan berdasarkan Q. S.. Karena hal tersebut bisa menimbulkan kemurkaan Allah swt.. Jelas sekali bahwa keadilan yang maksud oleh ayat di atas merupakan keadilan dalam hal material. maka kawinilah satu orang saja. S. Ia tidak boleh bersikap curang atau dzolim sedikit pun. An-Nisa: 3).. An-Nisa: 129.” (Q. tidaklah tepat karena keadilan yang dimaksudnya adalah dalam hal ˼˯ΎδϨϟ΍. Dalam Al-Quran Allah swt. berfirman: “Kemudian jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil.

˱ Γ˴ Ϊ˶ Σ΍˴ Ϯ˴ ϓ˸΍Ϯ˵ ϟ˶ Ϊ˸ό˴ Η͉ ϻ˴ ΃˸Ϣ˵ Θ˸ϔ˶ Χ˸ϥ˶ Έ˴ ϓ ˶ Ϟ˸ϴ˴ Ϥ˸ϟ΍ ͉ Ϟ˵ ϛ ˸΍Ϯ˵ Ϡϴ˶ Ϥ˴ Η ˴ ϼ˴ ϓ ˸Ϣ˵ Θ˸λ˴ ή˴ Σ ˸Ϯ˴ ϟ˴ ϭ ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ˴ Ϧ˸ϴ˴ Α ˸΍Ϯ˵ ϟ˶ Ϊ˸ό˴ Η ϥ˴ ΃ ˸΍Ϯ˵ όϴ˶ τ˴ Θ˸δ˴ Η Ϧ˴ ϟ˴ ϭ ˯ΎδϨϟ΍.

Mongol. Bahkan para uskup Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. poligami juga sudah dikenal di kalangan orang-orang Jerman.˱ ΎϤϴ˶ Σ͉ έ˱ ΍έϮ˵ ϔ˴ Ϗ˴ ϥΎ˴ ϛ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍͉ ϥ˶ Έ˴ ϓ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Θ˴ Η˴ ϭ˸΍Ϯ˵ Τ˶ Ϡ˸μ˵ Ηϥ˶ ·˴ ϭ˶ Δ˴ Ϙ͉ Ϡ˴ ό˵ Ϥ˸ϟΎ˴ ϛΎ˴ ϫϭ˵ έ˴ ά˴ Θ˴ ϓ  ˺˻̂ imaterial (cinta): “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteriisteri (mu). Musuh-musuh Islam menuduh. Persi dan Romawi. Pada zaman Nazi. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan).. S. An-Nisa: 129). yang menganjurkan. h. Mesir. sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Kado Pernikahan. walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. China. 15. maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Q.. karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai). seperti bangsa Tibet. yang menganjurkan manusia untuk melakukan poligami. bahwa sesungguhnya hanya Rasulullah saw. Poligami sudah tersebar luas di kalangan bangsa-bangsa terdahulu. Tujuan mereka ialah untuk memperburuk citra Islam. bukan Allah swt.. 27 .27 Sebenarnya poligami sudah ada jauh sebelum Islam.

merupakan satu kemungkinan yang tidak aneh? Apakah jalan keluar bagi suami yang dapat diusulkan untuk menghadapi kemungkinan itu? Bagamana ia menyalurkan kebutuhan biologis atau memperoleh dambaannya untuk memiliki anak? Poligami ketika itu adalah jalan yang paling ideal. atau terjangkiti penyakit parah. seperti Napoleon. memiliki beberapa orang isteri karena alasan untuk perlindungan terhadap janda-janda yang ditinggal mati oleh suaminya. seperti: kemungkinan mandulnya seorang istri.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ.57 memperbolehkan poligami kepada beberapa orang raja setelah masuknya agama Kristen ke Eropa.29 Selain itu. Sedangkan Rasulullah saw. R. Jadi tidak benar tuduhan orang-orang yang mengatakan bahawa: Islam adalah yang mempelopori poligami28. Dalam hal ini beliau mewasiatkan perlakuannya yang baik terhadap isteriisterinya: “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. banyak kondisi yang merupakan alasan logis untuk tidak menutup pintu poligami dengan syarat-syarat yang tidak ringan. dan kemampuan untuk berbuat adil harus kepada semua istri harus dimiliki. adalah sosok suami yang sangat adil terhadap isteri-isterinya. Rasulullah saw. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. Ath-Thabrani).

Juz. 29 . Kado Pernikahan.ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 28 Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. Jami’ Al-Hadis…. 16. Abdurahman Suyuti. 308. h.. 4... h.

baik dengan berlebih-lebihan maupun sebaliknya. Yang bisa menjadi indikasi terpenuhinya tanggung jawab. Laki-laki adalah pemimpin. Pada saat itu. sehingga tidak terjadi tindakan ekstrem dalam pengimplementasiannya. h. juga bertanggung jawab atas anak-anaknya. setelah ia menyelesaikan masa lajangnya. keluarga.58 B. karena agama merupakan pilar utama dalam kehidupan seorang muslim31. Tanggung jawab terhadap Allah swt dan agamanya Salah satu tanggung jawab seorang laki-laki adalah menegakkan dan menjaga agamanya. Oleh karena itu ruang lingkup pertanggung jawabannya semakin luas. masyarakat dan juga tentunya kepada Allah swt. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. tuntutan yang menjadi beban bagi seorang laki-laki semakin menumpuk. melakukan amal sholeh. h. Di samping itu harus bertanggung jawab atas isterinya. Dalam hal ini para ahli fiqih dan ulama telah membahas banyak masalah tanggung jawab laki-laki dalam Islam. dan berdakwah dengan bijaksana (bil hikmah) dan tutur kata yang ramah (mau’izah hasanah). 2000). Syariat Islam memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini dan menjadikannya sebagai salah satu tujuan mulia. (Jakarta: Gema Insani. Tanggung jawab ini bertambah. 2005). Bertanggung Jawab Menjadi seorang suami bukanlah hal yang gampang. 10. (Jakarta: AMZAH. Oleh sebab itu. 30 Husain Syahatah. yang tentu akan bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya. 4. pekerjaan dan dirinya secara seimbang. Mereka menyimpulkan bahwa macam-macam tanggung jawab tersebut sebagai berikut30: 1. Terj. Ke-I. seorang laki-laki harus mengetahui dengan baik karakter dan macam-macam tanggung jawab yang harus diembannya. Ke-I. Cet. Arif Chasanul Muna. Cet. Sebelum menikah. begitupula dalam masalah tanggung jawab yang harus diemban. Ia harus mempertanggung jawabkan apa yang telah ia lakukan kepada dirinya sendiri. seorang laki-laki bertanggung jawab untuk memenuhi tuntutan-tuntutan agama. kategori ini adalah menjalankan ibadah. Husain Syahatah. 31 .

ibadah.59 2. ….  Tanggung jawab terhadap anak-anaknya dan memberi mereka nafkah. 10. dan usaha mencari nafkah yang halal. The Best Husband in Islam…. menjaga dan memberikannya nafkah kepada keduanya. Tanggung jawab terhadap sanak kerabatnya dengan menjalin silaturrahmi. amal baik dan usaha mencari nafkah yang halal bisa terlaksana dengan baik. 32 Husain Syahatah. Dengan memperhatikan hal ibadah. bisa dilakukan dengan semangat dan wacana baru. Pendidikan jasmani untuk memperkuat kemampuan jasmani.  Mempererat hubungan baik dengan orang lain dengan memenuhi hakhaknya dan membantu penyelesaian kepentingan-kepentingan mereka. 41 33 . memperhatikan pendidikan mereka. Dengan terjaganya kesehatan. h. Yang termasuk dalam kategori tanggung jawab ini adalah sebagai berikut:   Pendidikan rohani untuk memperkuat intensitas dan kualitas ibadah kepada Allah swt. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Tanggung jawab terhadap dirinya sendiri.   Tanggung jawab terhadap kedua orang tua dengan berbakti. menebarkan rasa kasih sayang. h. mempersiapkan kemampuan mereka dan mengemban tanggung jawab mereka di masa mendatang. menggaulinya dengan baik.  Memberikan waktu-waktu luang untuk istirahat. Ahmadi Sofyan. amal baik. dan berbuat baik kepada mereka. dengan menjaga dan memenuhi tuntutan-tuntutannya33. Bertanggung jawab terhadap anggota keluarga dalam posisinya sebagai pemimpin dalam rumah tangga Tanggung jawab ini terbagi menjadi beberapa bagian32:  Tanggung jawab terhadap isteri dengan memberikannya nafkah. dan membimbingnya dengan penuh kecintaan. 3.

Bekerja dengan optimal dan sempurna. Dalam sabda Rasulullah saw.60 4. dan ia akan dimintai pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya itu di hadapan Allah swt35. Hukum itu meliputi poin-poin sebagai berikut: 1. dari Ibnu Umar ra. firman Allah swt: “Mereka akan ditanya tentang apa yang kalian pernah lakukan” (Q. dengan disertai niat beribadah. Menularkan keahlian yang dimiliki kepada orang lain (berbagi keahlian atau ilmu)34. Sebagai dalil tentang hal itu. An-Nahl: 93). Seiring dengan pendapat di atas. dalam Islam terdapat hukum-hukum tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya. S. Menjaga keikhlasan dalam bekerja dengan berniat untuk ibadah. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:     Mencari pekerjaan yang halal yang akan menjadi sumber pendapatan finansial yang baik. disebutkan: ̂˼ϞΤϨϟ΍. Tanggung jawab terhadap profesi yang digelutinya dalam mencari rezeki yang baik dan halal. Suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga.

˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ Ϥ˸ό˴ Η˸Ϣ˵ ΘϨ˵ ϛΎ͉ Ϥ˴ ϋ͉ Ϧ˵ ϟ˴ ΄˸δ˵ Θ˴ ϟ˴ ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϭ ω΍έ ϡΎϣϹ΃ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϢϜϠϛϭ ω΍έ ϢϜϠϛ Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϩΪϴγ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϡΩΎΨϟ΍ϭ ΎϬΘϴϋέ Ϧϋ ΔϟϮΌδϣϭ ΎϬΟϭί Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϪϴΑ΃ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ ϝΎϗ Ϊϗ ϥ΃ ΖΒΣϭ ϝΎϗ ϪΘϴϋέ  ϢϠδϣϭέΎΨΒϟ΍ϩ΍ϭέ.

h. The Best Husband in Islam…. Imam itu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. 35 . h. 151. …. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. 11 Ahmadi Sofyan. Seorang lakilaki pemimpin terhadap keluarganya dan bertanggung jawab atas 34 Husain Syahatah.ϪΘϴϋέϦϋϝϮΌδϣϭω΍έϢϜϠϛϭϪΘϴϋέ ΖϴΑ ϲϓ Δϴϋ΍έ Γ΃ήϤϟ΍ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ “Masing-masing dari kamu adalah pemimpin dan masing-masing dari kamu bertanggung jawab atas kepemimpinannya.

36 2. Pelayan itu pemimpin dalam harta tuannya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. 3. Suami hendaknya berusaha mewujudkan keseimbangan antara tugas dan tanggung jawab. anaknya. 4. menyambungkan hubungan silaturrahim39. Dan masing-masing dari kamu adalah pemimpin da bertanggung jawab akan kepemimpinannya” (H. R. menjaga kehormatan dan menghiburnya. Keluarganya. jangan sampai tanggung jawab itu membuat pekerjaan lain terbengkalai38. Ia berkata: Dan saya menduga bahwa beliau teah bersabda: Seorang lakilaki (anak) adalah pemimpin dalam harta ayahnya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. Dalil tentang hal ini terdapat ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ dalam firman-Nya: ˻˺ϡϭήϟ΍. hartanya. seperti membantunya melaksanakan ajaran agama. menggaulinya dengan baik. Tanggung jawab suami dalam Islam memiliki cakupan yang sangat luas. Seorang suami memiliki kewajiban dan tanggung jawab kepada istrinya. Semua itu merupakan dasar dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. membantunya dalam urusan rumah tangga jika diperlukan. dirinya. Perempuan itu pemimpin dalam rumah suaminya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. Bukhari dan Muslim). ilmunya dan pekerjaannya37. istrinya.61 kepemimpinannya. meliputi tanggung jawab terhadap agamanya. menafklahi.

Terj.˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ ·˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ 36 Bukhari. 2. h. Ahmadi Sofyan. Asy-Syifa. 1993). h. Sunarto. 152. dkk. (Semarang: CV. The Best Husband in Islam…. 134. Husain Syahatah. Vol. 37 38 39 . Husain Syahatah. 9-10. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. h. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga…. 113. h. Shahih Bukhari.

ia menjaga diri dan harta suaminya” (H. keharmonisan dan rasa cinta. ϝΎϗˮήϴΧ˯ΎδϨϟ΍ϱ΃ϢϠγϭϪϴϠϋͿ΍ϞλͿ΍ϝϮγέϞΌγΓήϳήϫϲΑ΃Ϧϋ Hal itu dijelaskan dalam hadits Rasulullah saw.: ϪϟΎϣϭ ΎϬδϔϧϲϓ ϩήϜϳ ΎϤϴϓ ϪϔϟΎΨΗϻϭήϣ΃ ΍Ϋ΍ ϪόϴτΗϭ ήψϧ΍Ϋ΍ ϩήδΗϱάϟ΍ “Abu Huraira. S. R. Sebagai hasilnya nanti. akan tercipta kedamaian. mengurus rumah. seperti zakat atau sedekah40. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. Bertanya kepada Rasulullah saw. 5. Ahmad). ra. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. jika ia ditinggal pergi oleh suami.62 “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. ketentraman. ikut berpartisipasi dalam acara-acara kekeluargaan dan masyarakat. Tentang bagaimanakan istri yang baik? Rasulullah menjawab: Jika disuruh dia taat. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. berdandan untuk suami. jika dipandang ia menyenangkan hati. tidak keluar rumah tanpa izin suaminya. Kewajiban-kewajiban istri terhadap suaminya menurut syariat adalah taat kepadanya selama bukan maksiat. jika diberi kebaikan dia membalas dengan kebaikan. menjaga harta. melahirkan anak. membantu suami mengeluarkan nafkah. Ar-Rum: 21).41  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. menjaga kehormatan.

2. 6. Jilid. memberikan latihan tentang urusan rumah tangga dan kehidupan. menjaga amalan ibadah. Ahmad bin Hanbal. menurunkan bakat. 41 . The Best Husband in Islam…. memberikan pendidikan moral. h. dan 40 Ahmadi Sofyan. menafkahi dan menyekolahkan. seperti memberikan pendidikan yang Islami. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. 251. Kewajiban dan tanggung jawab sebagai orang tua kepada anak. 154. h.

menafkahi keduanya saat keduanya membutuhkan. Sebagai hasil dari tanggung jawab ini maka akan terlahir anak-anak yang shaleh. memuliakan dan menghormatinya. ˴ ή˴ Β˶ Ϝ˸ϟ΍ ˴ ϙ˴ ΪϨ˶ ϋ ͉ Ϧ˴ ϐ˵ Ϡ˸Β˴ ϳ Ύ͉ ϣ˶ · ˱ ΎϧΎ˴ δ˸Σ˶ · ˶ Ϧ˸ϳ˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟΎ˶ Α˴ ϭ ˵ ϩΎ͉ ϳ˶ · ͉ ϻ˶ · ˸΍ϭ˵ Ϊ˵ Β˸ό˴ Η ͉ ϻ˴ ΃ ˴ Ϛ͊ Α˴ έ ϰ˴ π˴ ϗ˴ ϭ ˱ ΎϤϳ˶ ή˴ ϛ ˱ ϻ˸Ϯ˴ ϗ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ͉ ϟ Ϟ˵ ϗ˴ ϭ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˸ή˴ Ϭ˸Ϩ˴ Η ˴ ϻ˴ ϭ ͈ ϑ˵ ΃ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ͉ ϟ Ϟ˵ Ϙ˴ Η ˴ ϼ˴ ϓ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˴ ϼ˶ ϛ ˸ϭ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˵ Ϊ˴ Σ˴ ΃ ˻˼˯΍ήγϹ΍. melakukan haji dan umrah untuk keduanya. serta berdoa untuk keduanya43. menggantikannya dalam urusan agama. 7.63 mengajar berdakwah di jalan Allah swt42. taat selama tidak dalam kemaksiatan. berperilaku baik. Kewajiban anak terhadap orang tua dalam Islam adalah berbuat baik.

maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduaduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (Q. kasihilah mereka keduanya.” (Q. S. Al-Isra: 23). dan melampaui batas dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawab. ϲ˶ ϧΎ˴ ϴ͉ Α˴ έ Ύ˴ Ϥ˴ ϛ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ˸Ϥ˴ Σ˸έ΍ ͋ Ώ͉ έ Ϟ˵ ϗ˴ ϭ ˶ Δ˴ Ϥ˸Σ͉ ήϟ΍ ˴ Ϧ˶ ϣ ͋ ϝ͊ άϟ΍ ˴ ΡΎ˴ Ϩ˴ Ο Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ˴ ϟ ˸ξ˶ ϔ˸Χ΍˴ ϭ “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku. merupakan perbuatan yang bertentangan 42 Juga firmanNya: ˻˽˯΍ήγϹ΍. AlIsra’: 24). Menyia-nyiakan. ˳ S. mengurangi. 8. Dalil mengenai hal ini adalah firman Allah: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.

The Best Husband in Islam…. h. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. 43 . 136.˱ ΍ήϴ˶ ϐ˴ λ Ahmadi Sofyan. 154. h. Husain Syahatah.

S. Adanya tekanan jiwa dan rusaknya urusan rumah tangga. serta beberapa kesalahan lain. Persoalan ini dapat diselesaikan  ˺˻˽Ϫσ. Membuka rahasia rumah tangga. adalah seperti berikut ini44:        Pasangan suami istri dan anak-anak yang memiliki perangai jahat yang bertentangan dengan syariat Allah swt. Ia membiarkan begitu saja tanpa ada penyelesaian. sakit. akibatnya kehidupan menjadi sempit. kasih sayang. kelembutan. maka ia kan mendapatkan kehidupan yang sempit” (Q. Membiarkan keluarga saat keluarga tertimpa bencana yang pelik. Thaha: 124). dosa dan kejahatankejahatan dalam rumah. Perangai-perangai di atas bertentangan dengan syariat Allah swt. tetangga. Rusaknya nama baik Islam dan kaum muslimin. Lemahnya keharmonisan. Hilangnya tanggung jawab kepemimpinan suami terhadap keluarga dan anaknya. dan ditimpa masalah. Sebagai contoh bentuk kemaksiatan. Perangai-perangai yang tidak sesuai dengan syariat dan kelalaian tanggung jawab suami dalam rumah tangganya. dan teman-teman. 9. Tersebarnya kejahatan sosial. Menyebarluaskan kehormatan rumah tangga di antara keluargakeluarga dekat. Seperti dalam firmanNya: “Dan barang siapa yang menentang peringatanku. dan sikap saling hormat dalam rumah tangga.    Anak-anak lari dari rumah dan melenceng dari jalan yang lurus.64 dengan syari’at.

.˱ ΎϜϨ˴ ο˱ Δ˴ θϴ˶ ό˴ ϣ˵ Ϫ˴ ϟ͉ ϥ˶ Έ˴ ϓϱ˶ ή˸ϛ˶ ΫϦ˴ ϋ˴ ν˴ ή˸ϋ˴ ΃˸Ϧ˴ ϣ˴ ϭ 44 Husain Syahatah. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. 137. h.

S. dengan saran ini juga akan dapat menghindarkan perasaan takut dan akan memperoleh keberkahan hidup. membenarkan dalam firmanNya: ˻˺ϡϭήϟ΍. Ar-Rum: 21). Adanya aturan sebagai pengontrol dan pengawas untuk rumah tangga. sesuai dengan aturan syariat. berlandaskan kepada asas pendidikan yang formal. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. Adanya sanksi yang Islami dalam menindak sikap yang terlarang menurut syariat. Kebersamaan dan mengemban tanggung jawab masyarakat terhadap keluarga. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. Saran-saran ini dapat mewujudkan rumah tangga muslim yang harmonis dan penuh kasih sayang. setahap demi setahap. Mengadakan silaturrahmi dan menunaikan hak-hak mereka. 10. Menerapkan prinsip musyawarah dalam urusan rumah tangga. Adanya sistem pahala dan sanksi. ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q.65 dengan melakukan langkah-langkah penyelesaian secara Islami seperti berikut ini45:         Memberikan pendidikan yang Islami untuk seluruh anggota keluarga. sesuai dengan ajaran dan cara-cara yang baik. Langkah-langkah penyelesaian secara Islami yang dapat ditempuh untuk menanggulangi pengaruh kurangnya tanggung jawab suami terhadap 45 Allah swt. teman-teman dan tetangga. Adanya program untuk menenangkan jiwa. Selain itu.

˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ ·˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ Ahmadi Sofyan. h. The Best Husband in Islam…. . 157.

adalah meningkatkan pendidikan rohani. menyuruh berbuat yang makruf. menjelaskan hal itu dalam firmanNya: “(Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi. dan kepada Allahlah kembali segala urusan” (Q. Al-Hajj: 41). dan terciptanya kepemimpinan yang senantiasa mengajak masyarakat kepada dakwah di jalan Allah swt46. menciptakan kelompok yang mengajak kepada yang baik dan mencegah yang mungkar yang dapat diterima oleh orang banyak dengan baik. mendalami ajaran agama. S.66 rumah tangganya. menunaikan zakat. dan mencegah dari perbuatan yang mungkar. niscaya mereka mendirikan sembahyang. konsistensi terhadap perangai-perangai yang baik. ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α΍ϭ˵ ή˴ ϣ˴ ΃˴ ϭ˴ ΓΎ˴ ϛ͉ ΰϟ΍΍˵ Ϯ˴ Η΁˴ ϭ˴ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟ΍΍Ϯ˵ ϣΎ˴ ϗ˴ ΃˶ ν˸έ˴ ΄˸ϟ΍ϲ˶ ϓ˸Ϣ˵ ϫΎ͉ Ϩ͉ Ϝ͉ ϣϥ˶ ·˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍ Allah swt. Alangkah lebih baik jika kami menutup hukum-hukum Islam tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya ini dengan firman Allah  ˽˺ΞΤϟ΍. pendidikan akhlak.

Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya” (Q. swt: ˻˺έϮτϟ΍. dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan. AthThur: 21). S. dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka.˶ έϮ˵ ϣ˵ ΄˸ϟ΍˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ϋ˶ Ϫ͉ Ϡ˶ ϟ˴ ϭ˶ ή˴ ϜϨ˵ Ϥ˸ϟ΍˶ Ϧ˴ ϋ΍˸Ϯ˴ Ϭ˴ ϧ˴ ϭ ˸Ϧ͋ ϣ Ϣ˵ ϫΎ˴ Ϩ˸Θ˴ ϟ˴ ΃ Ύ˴ ϣ˴ ϭ ˸Ϣ˵ Ϭ˴ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ˸Ϣ˶ Ϭ˶ Α Ύ˴ Ϩ˸Ϙ˴ Τ˸ϟ˴ ΃ ˳ ϥΎ˴ Ϥϳ˶ Έ˶ Α Ϣ˵ Ϭ˵ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ˸Ϣ˵ Ϭ˸Θ˴ ό˴ Β͉ Η΍˴ ϭ ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁ ˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍˴ ϭ “Dan orang-orang yang beriman. Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka.

h. ΖϜδϴϟϭ΃ήϴΨΑϢϠϜΘϴϠϓ΍ήϣ΃ΪϬη΍ΫΈϓ ήΧϷ΍ϡϮϴϟ΍ϭͿ΍ΎΑϦϣΆϳ ϥΎϛ Ϧϣ Rasulullah saw pun pernah berwasiat kepada seorang laki-laki:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.˲ Ϧϴ˶ ϫ˴ έ˴ ΐ˴ δ˴ ϛΎ˴ Ϥ˶ Α˳ Ή˶ ή˸ϣ΍͊ Ϟ˵ ϛ˳ ˯˸ϲ˴ ηϦ͋ ϣϢ˶ Ϭ˶ Ϡ˴ Ϥ˴ ϋ ϊϠπϟ΍ϰϓΊηΝϮϋ΃ϥ΍ϭϊϠοϦϣΖϘϠΧΓ΃ήϤϟ΍ϥΈϓ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ϭ ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ΝϮϋ΃ϝΰϳϢϟϪΘϛήΗϥ·ϭϪΗήδϛϪϤϴϘΗΖΒϫΫϥ·ϩϼϋ΃ Ahmadi Sofyan. The Best Husband in Islam…. 158.

΍ήϴΧ 46 .

dan jika dibiarkan. 47 Muslim. 769. Adib Bisri Musthofa …. 758. h. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. R. ditanggapinya dengan kata yang baik..47 C. h.49 Jadi menciptakan rumah tangga sakinah. dia akan patah. Jika anda mencoba meluruskannya. 870. dia akan tetap bengkok. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita. penuh perhatian serta berlapang dada. atau diam. ialah orang yang apabila melihat suatu keadaan. h.. Sebelum menciptakan rumah tangga yang sakinah. Jika ia menjadi seorang suami. dimulai dari pemancangan pondasi aqidah dan pilar-pilar akhlak. Ia tunaikan kewajiban-kewajiban yang Allah telah tentukan keduanya. ketenangan. Berhubungan dengan itu. 48 49 50 . seorang suami harus memiliki kepribadian suami yang shaleh. ketentraman. Sedangkan sakinah adalah kedamaian. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. II. h. Shahih Muslim. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Sesungguhnya membangun rumah tangga itu membutuhkan perjuangan yang luar biasa beratnya. Menciptakan Rumah Tangga Sakinah Rumah tangga adalah sesuatu yang berkenaan dengan keluarga48. agar suami sukses membentuk keluarga sakinah. ketenangan dan kebahagiaan. Berpegang Teguh Kepada Syariat Allah Laki-laki yang shaleh adalah seorang laki-laki yang senantiasa berpegang teguh kepada syariat Allah dalam segala urusan kehidupannya. bersemangat. ketentraman. karena jenis itu diciptakan dari tulang rusuk yang terbengkok. Suami Idaman Istri Impian. Terj. Kasmuri Selamat.67 “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat. kebahagiaan. 1. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita sebaik-baiknya” (H. Juz. Kasmuri Selamat mengemukakan beberapa kepribadian suami shaleh50: 1.. Muslim). yaitu menciptakan rumah tangga (sesuatu yang berkenaan dengan keluarga) yang penuh dengan kedamaian. ia akan melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab.

kewajiban tersebut ia tunaikan sebelum menuntut haknya. Laki-laki yang shaleh tentu akan membahagiakan istrinya.68 2. bahkan ia menerima dengan rela terhadap kekurangan-kekurangan yang ada. 3. tidak menuntut lebih banyak dari yang semestinya. Dalam kehidupan berumah tangga ia senantiasa berpedoman kepada hadis ϩ΍ϭέ. Ia tidak pernah menyia-nyiakan kewajibannya. Seimbang antara Hak dan Kewajiban Dalam kehidupan sehari-hari sikapnya tidak tamak. Berpedoman Kepada Petunjuk Rasulullah saw.

dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. kesaksian kebajikan yang diiringi dengan kesempurnaan iman serta akhlak yang mulia. bagi suami yang shaleh. Ath-Thabrani).  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ. Disamping itu ciri-ciri dari laki-laki shaleh yang membahagiakan kehidupan rumah tangga itu ialah53:  Mendirikan rumah tangga semata-mata karena Allah swt.52 Ituah kesaksian agung Rasulullah saw. Timidzi). R. dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. R. Yang maksudnya: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. ϢϬ΋ΎδϨϟ ϢϛέΎϴΧ ϢϛέΎϴΧϭ ΎϘϠΧ ϢϬϨδΣ΃ ΎϧΎϤϳ· ϦϴϨϣΆϤϟ΍ ϞϤϛ΃ Rasulullah saw.51 ϯάϣήΘϟ΍ “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya.

2. Jami’ Al-Hadis….ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 51 Abdurahman Suyuti. Juz. 308. 2.. 52 53 .. Abdurahman Suyuti. h. Jami’ Al-Hadis …. Suami Idaman Istri Impian.. Kasmuri Selamat. 4. h. Juz. h. 63.

Menjaga hati dan perasaan istri. adalah dambaan dari setiap suami istri yang berikrar dalam cinta dan kasih sayang. Bersabar dan menerima kelemahan istri dengan hati yang terbuka.      Memberi nafkah kepada istri dan anak-anak menurut kadar kemampuan. Senantiasa bertenggang rasa dan tidak menuntut sesuatu di luar kemampuan istri. Memberi kasih sayang dan rel berkorban apa saja demi kepentingan dan kebahagiaan bersama. serta meyakini bahwa segala sesuatu yang dijadikan Allah swt pasti terdapat hikmah yang tersembunyi di sebaliknya. Bersabar dan menghindari memukul istri dengan pukulan yang memudaratkan. agar mahligai rumah tangga yang dibangun dengan landasan cinta dan kasih sayang menjadi teladan bagi penghuninya maupun generasi yang akan lahirkan. Namun. Semua orang Islam berharap dengan penuh perjuangan dan pengorbanan.  Mengelakkan agar jangan terlalu mengikuti kemauan istri. Menciptakan rumah tangga sakinah tidak semudah membalikkan telapak tangan. . mawaddah. wa rahmah. Membina sebuah rumah tangga yang sakinah. Menyediakan keperluan dan tempat tinggal yang layak untuk mereka. Tidak mencaci istri di hadapan orang lain dan tidak memuji wanita lain di hadapannya. Senantiasa menjaga tentang keselamatan mereka. karena ia akan melunturkan nama baik dan prestasi suami selaku pemimpin rumah tangga.69       Melayani dan menasehati Istri dengan sebaik-baiknya. Bertanggung jawab menidik akhlak istri dan anak-anak sesuai dengan kehendak Islam.

Hari demi harinya hanya diisi kecemasan. Begitu banyak di antara kita yang merindukan berumah tangga menjadi suatu yang teramat indah. Akan tetapi. aman. 54 Ahmadi Sofyan.70 ternyata ketika bahtera itu mulai mengarungi lautan yang luas. bersimbah peluh. 55 . Ahmadi Sofyan mengatakan ada empat kiat minimal menuju keluarga yang sakinah54: 1. Sri Mulyati. kegelisahan dan penderitraan. Ternyata merindukan rumah tangga sakinah harus benar-benar disertai dengan kesungguhan. yakni mengerahkan segala daya dan upaya dalam pengertian yang sebenarnya. kekerasan. ia akan selalu merindukan untuk pulang ke rumah. Sesungguhnya rumah tangga itu bisa dijadikan pusat ketenangan. Sehingga ketika sang suami sudah berlumuran keringat. dan sejahtera dalam suasana cinta dan kasih sayang diantara anggota-anggotanya55. penuh dengan pesona cinta dan kasih sayang. bahagia. Mereka berusaha menjadi nakhoda yang handal. The Best Husband in Islam…. ketakutan. Bahkan tidak jarang diakhiri dengan kenistaan yang berujung dengan perceraian sehingga melahirkan penderitaan yang berkepanjangan. ketentraman dan kenyamanan bathin para penghuninya. bekerja keras. 39. 43-46. Relasi Suami Istri dalam Islam…. terutama bagi anak-anak yang dilahirkan. kita saksikan deretan antrian orang-orang yang gagal dalam menciptakan rumah tangga bahagia. Keluarga/rumah tangga adalah sebuah institusi terkecil di dalam masyarakat yang berfungsi sebagai wahana untuk mewujudkan kehidupan yang tentram. seringkali kemudi menjadi rebutan antara suami istri. dan bersikeras menunjukkan arah tujuan yang diarungi. h. h. kenyataan yang ada. damai. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa.

h. Rumah tangga bahagia adaah rumah tangga yang dengan sadar menjadikan sikap saling menasehati. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ilmu Rumah tangga yang ditingkatkan derajatnya oleh Allah swt. Tidak jarang pula rumah tangga yang berlimpah dengan kekayaan justru membuat penghuninya di “miskinkan” oleh keinginan-keinginan. Hal ini dapat dipahami dari teks-teks Al-Quran dan Hadis. Relasi suami istri dalam Islam…. Merawat dan mendidik anak merupakan tugas bersama suami istri56.71 Ketika rumah mampu dijadikan sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. bukanlah rumah tangga yang memiliki status sosial keduniawian. diperbudak dan dinistakan oleh apa yang dimilikinya. Seperti yang terdapat dalam firman Allah Q. maka anak-anak pun akan rindu berkumpul bersama dengan orang tuanya. akan mampu menjadi pelepas dahaga. 2. Bahkan justru hal seperti itu seringkali memisahkan kita dengan kebahagiaan bathin dan ketentraman jiwa. 3. Menciptakan rumah sebagai pusat ketenangan bathin dan ketenangan jiwa. At-Tahrim: 6. S. Jadikan rumah tangga sebagai pusat nasehat Suami istri hendaknya mengetahui bahwa semakin hari semakin banyak yang harus dilakukan. Tidak pula rumah tangga yang para penghuninya adalah penuh dengan deretan titel dan gelar. Untuk itulah kita membutuhkan orang lain agar bisa melengkapi kekurangan kita guna memperbaiki kesalahan kita. Hendaknya sesudah memantapkan niat kita kepada Allah untuk mengarungi bahtera rumah tangga. saling memperbaiki. serta saling mengoreksi 56 Sri Mulyati. 54 . maka kekayaan yang harus dimiliki dalam berkeluarga adalah ilmu.

Sehingga tidak ada yang diucapkan selain kebaikan tentang keluarga yang telah dibangun. menyegarkan yang layu. mawaddah wa rahmah yang hendaknya dilakukan oleh keluarga muslim di era modern in. selalu dinanti cahayanya dan membuat gembira bagi yang terkena pancaran cahayanya. menumbuhkan bibit-bibit. . Suami yang baik adalah suami yang mau dinasehatin oleh sang istri. Karena betapa memilukan sekaligus memalukan jika ada keluarga muslim yang melakukan tindakan kekerasan rumah tangga seperti yang akhir-akhir ini terjadi. yang tentu cermin akan mampu membuat sebuah penampilan penghuninya menjadi lebih baik. Demikianlah empat kiat menuju keluarga sakinah. maka rumah tangga tersebut bagaikan cermin. Keluarga yang mulia adalah keluarga yang bisa menjadi contoh kebaikan bagi keluarga yang lainnya. Menerangi kegelapan. 4.72 dalam kebenaran dan kesabaran sebagai kekayaan yang berharga dalam rumah tangga. begitupula sebaliknya. Karena keduanya tidaklah boleh merasa lebih baik dan lebih berjasa dalam membangun rumah tangga. Tidak ada koreksi yang paling aman selain koreksi dari keluarga kita sendiri. Jadikan rumah tangga sebagai pusat kemuliaan Hendaknya suami istri mampu menjadikan rumah tangga seperti cahaya matahari. Apabila sebuah rumah tangga mulai saling menasehati.

Apabila suami telah melaksanakannya dengan baik. maka suami itu akan memimpin. bahkan ia akan selalu lebih memperhatikan kewajibannya terlebih dahulu dibanding dengan haknya. sebagai kepala rumah tangga pasti tahu fungsi. mendidik dan memberikan teladan bagi anak-anaknya dalam segala hal. bukan berarti peranan istri tidak menentukan. Kedua: seorang suami yang shaleh pasti tahu peranannya. karena antara suami dan istri akan saling melengkapi. sehingga ia bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi peranannya. Ketiga: Islam melalui Al-Quran dan Sunnah telah memberikan tuntunan yang sangat jelas bagi seorang laki-laki berupa karakter-karakter yang saling melengkapi 73 . Walaupun peranan suami sangat menentukan. jika demikian maka rumah tangga yang sakinah akan terwujud. kedudukan dan kewajibannya.BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Dari uraian skripsi ini dapat ditarik tiga kesimpulan: Pertama: seorang suami yang sholeh. karena ia tahu semua itu akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. maka suami itu akan sukses sebagai kepala rumah tangga dan rumah tangganya akan menjadi rumah tangga yang sakinah. yang menjadi kewajibannya dan sangat menentukan akan terwujudnya rumah tangga yang sakinah.

mawaddah wa rahmah. 2. rumah tangga yang sakinah. yang akhirnya akan menjadi suami shaleh. Amanah tersebut pun akan dimintakan pertanggung jawabannya di akhirat kelak. apalagi mentelantarkannya. mawaddah wa rahmah pasti akan terwujud. Ingat semua itu akan dipertanggung jawabkan kepada Allah swt. . B. Karena tanggung jawab suami dan istri sama besar dan beratnya. Yang paling utama haruslah yang seagama.74 dalam membentuk laki-laki yang shaleh. Dalam menciptakan keluarga yang sakinah. Apabila laki-laki tersebut mampu memiliki karakter-karakter itu. 4. Sebelum melangsungkan pernikahan sebaiknya teliti dalam memilih pasangan. sehingga suami semena-mena terhadap anggota keluarga. apalagi pendidikan agama. 3. Saran-saran 1. suami dan istri harus bisa bekerjasama dengan baik. tidak boleh disalahgunakan. baik itu dari pihak laki-laki atau perempuan. memperhatikan pergaulan anak dan menciptakan suasana keberagamaan di dalam rumah. karena apabila rumah tangga yang dibangun berdasarkan beda agama maka akan menimbulkan berbagai masalah pemberian pendidikan agama pada anak dan rumah tangga yang sakinah. mawaddah wa rahmah sulit. Seperti memilih sekolah yang Islami. Hak memimpin keluarga yang dimiliki oleh seorang suami. Anak adalah amanah Allah yang harus dijaga dan dipelihara bersama. bahkan tidak mungkin untuk dicapai. saling melengkapi dan menghargai. Untuk itu pendidikan harus menjadi suatu kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi.

Terj. 2005). Maragi. Terj. Cet. 2007). Menjadi Muslim Ideal. Tafsir Al-Maragi. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Muhammad. M. 2000). Daudin. 2003). Terj. Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. Abdul. (Pasuruan: Hilal Pustaka. Nabi Suami Teladan. Abdurrahman. Masri. Rusli. Salim Basyarahil. Cet. Ke-8. 1993). Fauzil. Fathu Al-Bari: Sarah Shahih Bukhari. Ke-1. Cet. Karakteristik Lelaki Shalih. Fathi. (Jakarta: Gema Insani Press. (Bandung: Mizan. Bukhari. Ke-11. Rosihan. Lembaga Darut-Tauhid. Cet. Ida Nursida. Terj. (Jakarta: Gema Insani. Ke-1. (Semarang: CV. Ke-1. Sholeh. Menjadi Suami Tercinta. Toha Putra. Ke-1. Sunarto. 1990). Ahmad. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. Bukhori Abu Syauqi. Anwar. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). Cet. Hery Noer Aly. Cet. Sulaiman. 1996). Muhammad. Cet. Mohammad. Ke-1. Amin. Ke-3. Kisyik. 1993). 1996). Asy-Syifa. Cet. Hanya untuk Suami. Cet. A. 1988). Cet. (Jakarta: Balai Pustaka. Ke-XXI. (Yogyakarta: Wihdah Press. (Beirut: Daar Al-Fikr). Shahih Bukhari. 2005). Majid. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Gisymar. Cet. Hasyimi. Adhim. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. Kado Cinta untuk Istri. Ke-2. (Bandung: Al-Bayan. Terj. Chumaidi Umar. . (Jakarta: Al-Mawardi Prima. Nasy’at. Terj. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. dkk. 2000). Abu. Jibril. Mencapai Pernikahan yang Barakah. (Semarang: CV. 1993). Ilmu Tafsir. (Yogyakarta: Arina. Cet.75 DAFTAR PUSTAKA Abdulloh. Ahmad bin Hanbal. Cet. Ahmad Baidowi. Hamid. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. ‘Adil. Ali. Ke-3. Ke-1. Terj. dkk. (Bandung: Pustaka Setia. Ke-1. 1999). (Yogyakarta: Mitra Pustaka.

As’ad Yasin. (Bandung: Pustaka Setia. Alisuf.. 2005). Syadali. 2007). 2000). Ke-X. ______________. Husain Syahatah. Relasi Suami dalam Islam. Fathi. Cet. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). dkk. Terj. Husain. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. (Jakarta: Lintas Pustaka. Wawasan Al-Qur’an. Cet. Syahatah. Adib Bisri Musthofa. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. Majdi. Ideal dan Istri Ideal”. Suhail. 1997). Muslim. Ke-I. 2004). Ke-1. 2005). Quraish. 1999). Ke-3. (Jakarta: Gema Insani.76 Muhyidin. (Beirut: Daar ibn Hazm). Arif Chasanul Muna. M. Cet. dan Keserasian Al-Quran. Quthb. Ke-11. Sabri. 2007). Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. Sri. Nasution. Ahmad. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Sayyid. Taat. Ke-I. (Jakarta: Lentera Hati. Lentera Basritama. Husain. (Beirut: Daar Al-Fikr). Ke-I. Cet. Ahmad. (Jakarta: Gema Insani Pres. Amir. Ke-6. Cet. The Best Husband in Islam. Shahih Muslim. Cet. Terj: Rofi’I. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia. Ibnu Ali. Cet. Ke-I. Cet. Ulumul Quran II. Ke-2. Ke-1. (Bandung: Mizan. Terj. . (Jakarta: Maghfirah Pustaka. Cet. “Membina Keluarga Sakinah”. 1993). Sayyid. Kesan. Shihab. Ahmad. Cet. Menghadirkan Surga di Rumah. ________________. Jami’ Al-Hadis. (Jakarta: PT. Cet. 1994). Kasmuri. Muhammad. _________________. 2000). Sofyan. Suami Idaman Istri Impian. Kusyairi. Ke-1. Abi. Bingkai Cinta Sepasang Merpati.. (Jakarta: Aillah. 2003). 2007). Ke-1. Terj. Jalaluddin. 2000). Asy-Syifa. 2006). Mulyati. UIN Syarif Hidayatullah. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. (Semarang: CV. Shahih Muslim. Suyuti. “Bahagia Menjadi Suami Selamat. Cet. (Jakarta: Kalam Mulia. Ahmadi. Cet. Abdurrahman. (Jakarta: AMZAH. Ilmu Pendidikan. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Tafsir Al-Misbah: Pesan.

oleh Hamid. (Jakarta: Gema Insani Press. Ali. Ke-1. Tafsir. Ke-2. Selasa. 2007). Cet.qalam.77 Syuasyi’. . Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. Hafizh. 1997). Ke-8.id. (Bandung: Remaja Rosda Karya. Abdul Roysad Shiddiq. Cet. www. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. 20 Nopember 2007. Wahjoetomo. Ahmad. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Kado Pernikahan. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Terj. 1994).or. Cet.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->