PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008/1429 H

LEMBAR PERNYATAAN
Bismillahirrahmanirrahim Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Nim Jurusan Fakultas : Asral Puadi : 104011000046 : Pendidikan Agama Islam : Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Dengan ini saya menyatakan 1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar strata satu (S1) di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini telah saya cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. Jika kemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan karya asli saya atau merupakan jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia menerima sangsi berdasarkan Undang-undang yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Jakarta, 15 Juli 2008

Asral Puadi

LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING SKRIPSI

PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

Di bawah bimbingan

Prof. Dr. H. Salman Harun, M. A NIP. 150 062 568

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008 M/1429 H

Lembar Pengesahan Panitia Ujian

LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi berjudul: “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan telah dinyatakan lulus dalam Ujian Munaqasyah pada 22 Juli 2008 di hadapan dewan penguji. Karena itu, penulis berhak memperoleh gelar sarjana S1 (S. Pd.I) dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

Jakarta, 22 Juli 2008 Panitia Ujian Munaqasyah Ketua Panitia (Ketua Jurusan/Program Studi) Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Sekretaris (Sekretaris Jurusan/Prodi) Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Penguji I Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Penguji II Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Mengetahui: Dekan, …………… ……………………. ………….. ……………………. ………….. ……………………. Tanggal ………….. Tanda tangan …………………….

Prof. Dr. Dede Rosyada, M. A. NIP. 150 231 356

baru kemudian suami itu akan mengetahui peranan yang menjadi tanggung jawabnya. Selain itu dampak dari ketidak mengertian dan pemahaman suami tentang peranannya sebagai kepala rumah tangga. Sehingga suami akan lebih mudah dalam melaksanakan peranannya dalam membina rumah tangga yang sakinah. terkadang suami cenderung ingin lepas dari peranannya itu. tidak semua suami mengerti dan memahami tentang peranannya dalam rumah tangga yang menjadi tanggung jawabnya. mawaddah warahmah. Menghadapi kenyataan tersebut suami terlebih dahulu harus mengetahui kedudukan dan fungsinya dalam keluarga. Peranan suami dalam hal ini memegang kedudukan yang sangat penting dalam menciptakan keluarga yang sakinah. i . dimana peranan itu akan menjadi tangung jawab suami dan akan diminta pertanggung jawabannya oleh Allah di akhirat kelak. Namun. sesuai dengan kedudukan suami dalam rumah tangga. serta mendidiknya. sehingga angota keluarga itu merasa tentram berada di dalam keluarganya. yang akhirnya menjadi tanggung jawabnya harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab agar suami tidak merasa sebagai kepala rumah tangga yang berhak melakukan apa saja terhadap keluarganya sesuai dengan yang ia inginkan. Oleh sebab itu dirasa sangat perlu adanya pemahaman tentang peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. bahkan tidak mau peduli sama sekali. apalagi melakukan kekerasan dalam rumah tangga. yaitu suami. maka diperoleh data-data bahwa Islam telah menetapkan peranan-peranan yang dimiliki oleh suami. terutama dalam membina keluarga yang sakinah juga akan terlihat pada masyarakat. yang umumnya dilakukan oleh kaum pria. Dengan menggunakan metode Tafsir Maudhu’i (Tematik). Peranan suami. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Justru sebaliknya suami harus bisa menjaga dan mengayomi seluruh anggota keluarganya.ABSTRAK Asral Puadi “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” Islam telah menetapkan bahwa suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga dan bertanggung jawab terhadap apa yang ia pimpin.

Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam dan Sekretaris Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. demi selesainya skripsi ini dan agar bermanfaat bagi penulis dan pembaca sekalian. Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. penulis menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada: 1. Selama penyusunan skripsi ini dan selama penulis belajar di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam. serta doa yang selalu dipanjatkan. pada kesempatan yang berbahagia ini. Taufik dan Inayah-Nya. motivasi serta bimbingan dari berbagai pihak. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan sebagaimana yang diharapkan. telah mengantar penulis menyelesaikan pendidikan S1 di UIN Jakarta. berkat Rahmat. segala puja dan puji hanya milik Allah Tuhan Semesta Alam. walaupun waktu. beserta keluarga. nikmat beserta karunia-Nya kepada mereka. skripsi ini dapat terselesaikan. 3.KATA PENGANTAR Alhamdulillah. Segenap Bapak dan Ibu dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan pengalamannya kepada penulis selama menjalankan kuliah. Oleh karena itu. kerja kerasnya. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada kekasih Allah pejuang agama Islam dan teladan teladan yang terbaik Nabi Muhammad saw. 2. tenaga dan pikiran telah diperjuangkan dengan segala keterbatasan kemampuan yang penulis miliki. sahabat-sahabatnya dan kepada seluruh umat Islam di seluruh alam. ii . Sebelumnya penulis mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada kedua orang tua tercinta. dengan curahan cinta dan kasih sayangnya. semoga Allah selalu menjaga serta memberikan rahmat. penulis banyak mendapatkan bantuan.

Bapak Drs. Dr. Elman Sadri. pengertian. 7. MA. yang telah meluangkan waktu. memberikan pengalaman dan motivasi serta doa kepada penulis. Bapak Prof. Salman Harun. sebagai dosen pembimbing materi dan teknik penulisan skripsi ini. sebagai penasehat akademik yang telah membimbing penulis selama menjadi mahasiswa. dan kemudahan dalam memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berharga bagi penulis dengan penuh kesabaran dan dedikasi yang tinggi dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini. Apabila terdapat kekurangan dan kekhilafan dalam penulisan skripsi ini mohon dimaafkan.4. 6. 15 Juli 2008 Penulis iii . Kepada segenap teman-teman seperjuangan PAI kelas B-04 dan temanteman kosan di Bait An-Najwa. mencurahkan tenaga. serta yang selalu memberikan semangat dan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. membalas kebaikan dan bantuan yang telah mereka berikan selama penulisan. Kepada semuanya yang telah membantu penulisan skripsi ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu. semoga Allah swt. 5.. perhatian. Amin… Jakarta. Seluruh keluarga di rumah khususnya orang tua tercinta “My Endless Love” Apak (Muris) dan Amak (Nurisna) yang telah mencurahkan segala kasih sayang dan tenaganya. Semoga skripsi ini dapat membuka cakrawala yang lebih luas bagi pembaca serta menambah pengetahuan dan semoga bermanfaat untuk kita semua. H. serta special for Vera Fauziah yang selama ini selalu saling melengkapi. penulis mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya.

.............. Tujuan dan Manfaat Penulisan .... Metode Pembahasan ................................. B......... C........................... 45 45 58 67 BAB IV PENUTUP .................................................................... Kedudukan Suami ..................................................... A............................... ...................................... Saran-saran ................................................................................................ B... Kesimpulan . A......................... C.......................................................................... Bertanggung Jawab ........................................................... Identifikasi. A................... Kata Pengantar ..................................................................................................... i ii iv BAB I PENDAHULUAN .... 73 73 74 DAFTAR PUSTAKA ......................... A.................................. Kewajiban Suami ........... B........................................................ E........ Fungsi Suami ......... Pembatasan dan Perumusan Masalah .............................................. Latar Belakang Masalah.............. D..................................................... Tinjauan Pustaka .................... B............................................................................................ 15 15 23 29 BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH ....................................................................... 75 LAMPIRAN ...........................................................................................................DAFTAR ISI Abstrak ...................................................... Menciptakan Rumah Tangga Sakinah ....................... Memberikan Teladan ............................................................................. Daftar Isi ......... 1 1 11 12 12 13 BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA ............................. C...............

11 1 . Ke-8.1 Aturan itu diramu dengan sangat sempurna. Dan Islam pulalah yang telah membawa dunia menuju revolusi besar dalam berbagai aspek kehidupan. Latar Belakang Masalah Islam merupakan risalah terakhir dari langit ke bumi yang universal. Terj. h. Cet. 11. dengan perantaraan hubungan material dan individual. dengan perantaraan seorang suami dan istri. sehingga umat yang patuh pada aturan yang dibuat akan menemukan suatu kebahagiaan dan kedamaian. 1 2 Nasy’at. Melalui perkawinan manusia dapat saling mengasihi. Islam tidak hanya mengatur hubungan antara manusia dengan penciptanya tetapi juga mengatur hubungan antara manusia dengan manusia. Nabi Suami Teladan. Nabi Suami Teladan…. maka lahirlah putera-puteri yang mungil. h. karena masalah ini adalah masalah pokok yang sangat vital. dan sebagainya. menjalin hubungan kekeluargaan dan meneruskan keturunan. Salim Basyarahil. dengan izin Allah. Islam menata hidup perkawinan dengan sempurna. 1993). (Jakarta: Gema Insani Press. Bayangkan.BAB I PENDAHULUAN A.2 Nasy’at Al-Masri. Kehidupan perkawinan merupakan industri pertama bagi umat sesudahnya untuk meningkatkan industri selanjutnya.

Karena itu hidup sebagai suami istri bukanlah semata-mata sebuah ikatan yang dibuat berdasarkan perjanjian dengan manusia. adalah agar masing-masing saling membutuhkan. serta dengan perempuan itu sendiri. yaitu dengan wali dari pihak perempuan dan dengan keluarga perempuan itu secara keseluruhan. mengarahkan pertemuan itu sehingga terlaksananya “perkawinan” dan beralihlah kerisauan laki-laki dan perempuan menjadi ketentraman dan sakinah. dan dorongan yang sulit dibendung. akan tetapi yang lebih penting lagi adalah membuat perjanjian dengan Allah. Oleh karena itu. agama mensyariatkan dijalinnya pertemuan antara laki-laki dan perempuan. merupakan perjanjian yang dibuat atas nama Allah.4 Menurut pasal 1 undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 1974. pernikahan adalah salah satu di antara tandatanda kekuasaan Allah. Karena itu. sehingga dapat hidup berkembang selanjutnya.6 ˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ ˻˺ϡϭήϟ΍. saling memerlukan.3 Mendambakan pasangan merupakan fitrah sebelum dewasa.5 Perjanjian yang dibuat oleh seorang muslim untuk menjadikan seorang muslimah sebagai istri. menjelaskan bahwa “perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang lakilaki dengan perempuan sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”.2 Hikmah diciptakan oleh Allah manusia berpasang-pasangan yang berlainan bentuk dan sifat.

Ke-3. Wawasan Al-Qur’an. h. 2000). Cet. Ilmu Pendidikan. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. 24. Ke-11. (Bandung: Mizan. 1. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. h.˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ · Allah Swt. 14. Ke-1. Ke-11. 1994). 6 . 1999). 5 Rusli Amin. Cet. 192. berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 21: Amir Taat Nasution. Cet. 2003). Quraish Shihab. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. h. Alisuf Sabri. h. Cet. 4 3 M.

tentu sangat menginginkan kebahagiaan hadir dalam kehidupan rumah tangga mereka. h. Ar-Rum: 21). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Q. sebab kebahagiaan merupakan pilihan dan buah dari cara berfikir dan bersikap. haruslah bersama-sama antara suami dan istri untuk mengekalkan cinta yang merupakan anugerah dari Allah. kenyamanan dan kasih sayang. sehingga keluarga harus dijadikan tempat tinggal yang penuh dengan kebahagiaan agar seluruh anggota keluarga betah di rumah dan selalu merindui. supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. S. Untuk mewujudkan keluarga seperti yang di atas. Cet. kebahagiaan bukanlah sebuah kemustahilan untuk dicapai. 1990). A. Rumah tangga yang menjadi surga dunia! tidaklah identik dengan limpahan materi. S. Maka dari itu. rasa kasih dan rasa sayang sebagai suatu ketenangan yang dibutuhkan oleh masing-masing individu – lakilaki dan perempuan .3 “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri.. Setiap suami istri yang menikah. (Bandung: Mizan. 8 7 ́˹ϞΤϨϟ΍. dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. 82. Sesuai dengan firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 80: “Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal . Ke-1. Chumaidi Umar. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam.. ketentraman.ketika jauh dari pasangannya. Terj.8 Lembaga Darut-Tauhid.“ (Q. Ayat tersebut menggambarkan jalinan ketentraman. yaitu menciptakan ketentraman dan keselamatan dari segala bentuk kejahatan yang ditimbulkan oleh orang lain. karena tidak dapat dipungkiri bahwa kualitas hubungan suami dan istri dalam rumah tangga sangat mempengaruhi keluarga menjadi sakinah mawaddah wa rahmah. hanya dengan pasangannyalah ia dapat menikmati manisnya cinta dan indahnya kasih sayang dan kerinduan. ada ketenangan. An-Nahl: 80).7 Islam menjadikan keluarga sebagai tempat untuk menjaga diri.

Cet. h. 2005). . Kado Cinta untuk Istri.˱ ΎϨ˴ Ϝ˴ γ˸Ϣ˵ Ϝ˶ ΗϮ˵ ϴ˵ ΑϦ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ Sholeh Gisymar. (Yogyakarta: Arina. Ke-1. 91.

Quraish Shihab mengatakan: “Mawaddah” adalah “cinta plus”.11 Kualitas mawaddah wa rahmah di dalam rumah tangga. badan berdekatan namun ruh berjauhan”. tidak cemburu buta. Yusuf Al-Qardlawy mengatakan “bahwa tidak ada artinya hubungan suami istri yang tidak didasarkan pada cinta dan kasih sayang. 10 9 M. 195. Karakteristik Lelaki Shalih. yang dipupuk oleh suami dan istri sangat menentukan bagaimana kondisi rumah tangga tersebut. 196. suami istri harus sama-sama menjaga dan menghormati ikatan perkawinan yang telah dibuat sebagai sebuah ikatan yang suci. sehingga pintu-pintunya pun tertutup untuk dimasuki keburukan. Rahmah Prof. apakah bahagia atau tidak. Mawaddah Mawaddah adalah kelapangan dada dan kekosongan jiwa dari kehendak buruk.10 2. Wawasan Al-Qur’an…. tidak bisa kita Abu Mohammad Jibril Abdurrahman. h. Quraish Shihab mengatakan: “Rahmah” kondisi psikologis yang muncul di dalam hati akibat menyaksikan ketidakberdayaan. Agar perkawinan itu menjadi kuat. Ini disebabkan hatinya begitu lapang dan kosong dari keburukan. Ke-3.9 Oleh sebab itu. Maka ciptakanlah keluarga yang bahagia agar hidup di dunia juga bahagia. h. M. Rahmah menghasilkan kesabaran. 11 . Adapun pengikat perkawinan yaitu: 1. Cet. Wawasan Al-Qur’an…. DR. Lebih tegas Dr. h. diperlukan pengikat yang kuat pula. murah hati. Quraish Shihab. Quraish Shihab. DR. 2000). 21. Jadi. seperti apa yang terjadi pada orang bercinta.4 “Kehidupan suami istri itu adalah rumus dari kebahagiaan dunia”. Orang yang di dalam hatinya ada mawaddah tidak akan memutuskan hubungan. tidak mencari keuntungan sendiri. tidak menjadi pemarah apalagi pendendam. Prof. (Yogyakarta: Wihdah Press.

13 Untuk mewujudkan itu.5 sangkal bahwa istri tidak hanya membutuhkan makanan. Karena jika tidak. kerjasama. senyum yang ceria. ϭνέϷ΍ϲϓΔϨΘϓϦϜΗ΍ϮϠόϔΗϻϥ΍ϩϮΟϭΰϓ ϪϨϳΩϭ ϪϘϠΧϥϮοήΗϦϣϢϛΎΗ΃΍Ϋ΍ Sebagaimana Rasulullah. tidak hanya perempuan yang harus dipilih oleh lakilaki. Dan yang terbaik itu adalah yang bagus agamanya. orang yang selalu di sorot dalam kehidupan rumah tangga adalah seorang istri. bahkan itu semua melebihi daripada kebutuhan material12. senda gurau yang menyenangkan. perkataan yang halus. kasih sayang. kepahitan dalam hidup. sentuhan yang lembut.14 Selama ini. saling menasehati dan toleran meletakkan pondasi mengangkat keluarga Islam dalam suatu lingkungan yang lestari dan sehat. karena dia memang dianggap sebagai yang paling bertanggung ϥΎΒΣϦΑ΍ϩ΍ϭέ. akan terjadi fitnah di atas bumi dan banyak kerusakan” (H. namun istri juga sangat mengharapkan dari suami perhatian yang tulus. bersabda: “Jika datang seorang pelamar yang bagus agamanya kepadamu. sehingga laki-laki dan perempuan bisa hidup bersama dalam cinta. tempat tinggal dan segala kebutuhan material belaka. saw. Ibnu Hibban). wajah yang cerah. maka kawinkanlah dia. ciuman yang mesra serta berbagai perilaku mulia yang menyejukkan hati dan mendinginkan gundahnya. Pernikahan dalam Islam menawarkan ketenangan jiwa dan kedamaian pikiran. minuman. tetapi perempuan pun diberi hak untuk memilih laki-laki yang akan dijadikannya suami. pakaian. R. harmonis.

ξϳήϋΩΎδϓ jawab tentang kehidupan di dalam rumah. 14 13 Jalaluddin Abdurahman Suyuti. 12 Muhammad Ali Al-Hasyimi. Menjadi Muslim Ideal. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. Ahmad Baidowi. Jami’ Al-Hadis. Bukhori Abu Syauqi. Terj. h. Cet. 2007). Terj. Menjadi Suami Tercinta. merawat ‘Adil Fathi Abdulloh. Juz. (Pasuruan: Hilal Pustaka. . Cet. 93. 1. Ke-1. h. xiii. (Beirut: Daar Al-Fikr). 144. 1999). h. mulai dari melayani suami. Ke-1.

ini berakibat ketika ada sesuatu kesalahan di rumah tangga itu. Ida Nursida. istri lah yang sering disalahkan. Suami istri adalah pondasi dasar bagi sebuah bangunan rumah tangga. 860. 1. h. Edisi ke-2. kasih sayang. h. Sedangkan Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”.6 dan mendidik anak. h. istri bukanlah menjadi saingan bagi suami. h. peranan suami dalam membina keluarga sakinah adalah 15 Dalam kamus besar bahasa Indonesia. (Bandung: Al-Bayan. tidak berhasil dalam mendidik anak dan lain sebagainya. . 19 18 17 16 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 769.16 yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan”17. Tetapi suami dan istri itu akan jalan bersama. 1988). hingga menimbulkan rasa cinta. juga menggambarkan bahwa suami tidak bisa menjadi pemimpin dalam rumah tangga tersebut. menjadi teman hidup serta sebagai saudara bagi istrinya. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan. Cet.19 Jadi. Abdul Hamid. karena suami pun ikut bertanggung jawab. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 751.18 Dan sakinah disini adalah kedamaian. karena itulah Islam menetapkan kriteria khusus baginya. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1996). Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. Cet. (Jakarta: Balai Pustaka. ketentraman dan kebahagiaan. 1996). Ke-1. menjadi bapak bagi anak-anaknya. yang dimaksud suami yaitu “Laki-laki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan Abu Mohammad. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Ke-3. 21. h. (Jakarta: Balai Pustaka. Terj. peran memiliki di masyarakat. Dengan demikian. Tidak becusnya seorang istri dalam melayani suami. nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran serta saling keterikatan. Sejujurnya tidaklah pantas untuk selalu menyalahkan istri. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. saling melengkapi untuk tercapainya cita-cita menjadi keluarga yang sakinah15. sehingga ia tidak bisa membimbing istrinya. Karakteristik Lelaki Shalih…. apalagi sebagai musuh. Dalam kehidupan rumah tangga adakalanya laki-laki menjadi pemimpin bagi keluarganya.

kekuatan tubuh dan anggotanya. Pada diri manusia mempunyai kelebihan dan juga kekurangan. “dalam susunan badannya.22 Sesuai ˶ ξ˸ό˴ Β˶ Α˸΍Ϯ˵ Β˴ ϫ˸ά˴ Θ˶ ϟ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϡ˵ π˸ό˴ Η˴ ϻ˴ ϭ˱ Ύϫ˸ή˴ ϛ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍˸΍Ϯ˵ Λ˶ ή˴ Ηϥ˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˴ ϟ͊ Ϟ˶ Τ˴ ϳ˴ ϻ˸΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ dengan firman Allah swt.21 Menurut Al-Quran. terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. ketenangan dan kebahagiaan. sehingga dengan perbedaan itu. dalam surat An-Nisa ayat 19: ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϫ˶ ή˴ ϛ ϥ˶ Έ˴ ϓ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ ˳ Δ˴ Ϩ͋ ϴ˴ Β͊ ϣ ˳ Δ˴ θ˶ ΣΎ˴ ϔ˶ Α ˴ Ϧϴ˶ Η˸΄˴ ϳ ϥ˴ ΃ ͉ ϻ˶ · ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϴ˴ Η΁ Ύ˴ ϣ “Hai orang-orang yang beriman. untuk itulah manusia hidup di dunia ini harus saling tolong menolong dan lengkap melengkapi. kelebihan. sayang menyayangi dan selanjutnya mereka juga dapat saling kuasa menguasai. cinta mencintai. Allah swt. Dan bergaullah dengan mereka secara patut.7 bagian dari tugas utama yang harus dilakukan oleh suami (laki-laki yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan) untuk mewujudkan keluarga yang penuh dengan kedamaian. Dan kekurangan itu membuktikan bahwa manusia tidak ada yang sempurna dan sifat yang sempurna itu hanyalah ada pada Allah swt. tulang dan darahnya.20 Perbedaan-perbedaan itu tentu mempunyai hikmah yang banyak dan laki-laki maupun perempuan tidak akan dapat membantah dan menyangkalnya. suami yang bertanggung jawab adalah suami yang bergaul dengan istrinya secara baik dan sabar atas apa yang tidak disukai darinya. Kemudian bila kamu tidak 20 ˺̂˯ΎδϨϟ΍. tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya. akal dan pikirannya. kepala dan rambutnya. kulit dan dagingnya. juga telah menciptakan perbedaan antara laki-laki dan perempuan. jenis kelamin dan seterusnya”. ketentraman. mereka dapat saling mengerti. Maka dari itu pendamping istri yang baik adalah suami yang bertanggung jawab. bentuk dan sifatnya.

Karakteristik Lelaki Shalih…. 2005). h. h. 12. Ke-1. 22 . Bingkai Cinta Sepasang Merpati: Bahagia Menjadi Suami Ideal dan Istri Ideal”. (Jakarta: Aillah. Ibnu Ali. 21 Majdi Fathi Al-Sayyid. Abu Mohammad.˱ ΍ήϴ˶ Μ˴ ϛ˱ ΍ή˸ϴ˴ Χ˶ Ϫϴ˶ ϓ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϳ˴ ϭ˱ ΎΌ˸ϴ˴ η˸΍Ϯ˵ ϫ˴ ή˸Ϝ˴ Ηϥ˴ ΃ϰ˴ δ˴ ό˴ ϓ Abu Mohammad. h. 12. Terj. 185. Cet. Karakteristik Lelaki Shalih….

yang menyebut suami dengan istilah “Suami yang Shalih” Sejalan dengan Al-Qur’an dan hadis di atas. sama dengan pandangan hadis dari Rasulullah saw. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’ ϯάϣήΘϟ΍ϩ΍ϭέ. dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H.8 menyukai mereka. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. Timidzi). (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu.: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. S. An-Nisa: 19). dan memperlakukannya dengan patut seperti yang diperintahkan oleh Allah”. yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. Pandangan Al-Quran di atas tentang suami yang bertanggung jawab. R.24 Ahmad Kusyairi.23 mengatakan bahwa suami “akan menjaga istrinya.

. Terj. 24 Ahmad Kusyairi Suhail. 9. Ke-8. Ke-1. h. Juz. 2. Ke-6. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.26 Di lain pihak Sholeh Gisymar menyebut suami sebagai “suami yang dapat mendidik dan mengarahkan istri pada kebaikan yang dapat menuntunnya menggapai ridha Ilahi”. yang selalu berusaha membahagiakan istrinya”. hampir sama dengan pendapat Kasmuri Selamat: “yang melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. h. dengan ikhlas penuh semangat dan lapang dada. 83. h. Kado Cinta untuk Istri. 2007)..25 Penuturan Ahmad Kusyairi tersebut. 109. Cet.27 23 Abdurahman Suyuti. penuh perhatian serta berlapang dada”. 27 26 25 Sholeh Gisymar. h. Menghadirkan Surga di Rumah. bersemangat.ϢϬ΋ΎδϨϟϢϛέΎϴΧϢϛέΎϴΧϭΎϘϠΧϢϬϨδΣ΃ΎϧΎϤϳ·ϦϴϨϣΆϤϟ΍ϞϤϛ΃ mengatakan: “Yang selalu menunaikan kewajiban-kewajiban Allah. Cet. 1. Kasmuri Selamat. Suami Idaman Istri Impian: Membina Keluarga Sakinah. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. 2007). Abdul Roysad Shiddiq. Kado Pernikahan. 63. Jami’ Al-Hadis …. (Jakarta: Kalam Mulia. h. . 2007).. Cet. keluarga dan semua orang yang ada dalam tanggungannya.

lingkungan keluarga yang paling penting pengaruhnya dalam pendidikan agama. yaitu 3 (tiga) lingkungan (lembaga) pendidikan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian anak didik. secara umum inti tanggung jawab itu ialah penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak dalam rumah tangga”. h. “Amanat yang wajib dipertanggung jawabkan. Jelas sekali tanggung jawab orang tua terhadap anak tidaklah kecil. dimana segala tingkah lakunya akan ditiru. terutama dari ibunya. Dalam dunia pendidikan. Itulah sebabnya pendidikan keluarga disebut sebagai pendidikan pertama dan yang utama serta merupakan Ahmad Tafsir. kehidupan anak juga lebih banyak dihabiskan dalam pergaulan keluarga. Sebagaimana dinyatakan oleh Ki Hajar Dewantara. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Berbicara tentang keluarga. Cet. Tiga lembaga pendidikan tersebut adalah: pendidikan keluarga.28 Dengan demikian. Dalam Islam. 1994). keluarga merupakan salah satu lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan anak selain sekolah dan masyarakat. langsung berhubungan dengan Allah swt. pertanggung jawaban amanat tersebut. anak dipandang sebagai amanat dari Allah swt. sekolah dan masyarakat. Walaupun demikian peran dari seorang ayah tidak bisa dilupakan. (Bandung: Remaja Rosda Karya. sebagai pemberi amanat. 160. maka hadirlah di tengah-tengah keluarga kebaikan dan keberkahan. Karena dalam proses pendidikan. Apalagi dalam keseluruhannya. Ketika peranan itu dilakukan. karena ayah lah yang membimbing Istri tersebut dan dia menjadi figur sebagai seorang pemimpin sekaligus pembimbing bagi anak-anak. untuk pertama kali seorang anak mengalami pembentukan watak (kepribadian) dan mendapatkan pengarahan moral. 28 . dikenal adanya Tri Logy Pendidikan atau Tri Pusat Pendidikan.9 Berdasarkan dari penjelasan-penjelasan tersebut di atas dapat penulis simpulkan bahwa ada peranan yang harus dilakukan oleh suami. seorang anak lebih dulu memperoleh bimbingan dari keluarganya. sebelum mengenal masyarakat yang lebih luas dan sebelum mendapat bimbingan dari sekolah. tentu kita tidak bisa melupakan sosok anak. Ke-2. Dari kedua orang tua. Di antara 3 (tiga) lingkungan tersebut.

orang tua yang berperan dan bertanggung jawab atas kehidupan keluarga harus memberikan dasar dan pengarahan yang benar terhadap anak.: ϩ΍ϭέ.29 Ketika kita membicarakan pendidikan keluarga merupakan pendidikan awal yang sangat penting. “Demikianlah keluarga mempunyai peranan penting dalam proses pendidikan anak. ini sangat sesuai dengan hadis Rasulullah saw.10 peletak pondasi dari watak dan pendidikan setelahnya. Karena itu. yakni dengan menanamkan ajaran agama dan akhlak karimah”.

2003). Terj. Adapun alasan penulis memilih judul skripsi ini sebagai berikut: ϢϠδϣϭϱέΎΨΒϟ΍ Atas pemikiran di atas. Khusus. 29 Wahjoetomo. atau Majusi” (H. 21. atau Nasrani. (Jakarta: Keluarga Lathief. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. 2. penulis mencoba menuangkan permasalahan tersebut 1. istri dan anak. dkk. yaitu membentuk keluarga yang sakinah. h. banyaknya suami yang melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Melihat realita yang ada. Shahih Imam Muslim. ϪϧΎδΠϤϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ήμϨϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ΩϮϬϳ ϩ΍ϮΑ΄ϓ Γήτϔϟ΍ ϰϠϋ ΪϟϮϳ ΩϮϟϮϣ Ϧϣ Ύϣ “Tidak ada seorang anak pun kecuali dilahirkan sesuai dengan fitrah. 1997). Al-Bukhari dan Muslim). 869.30 pada skripsi ini dengan judul “PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH”. penuh dengan mawaddah wa rahmah. 3. maka suami yang bertanggung jawab sangat mutlak diperlukan untuk mencapai citacita dari perkawinan. Muslim. lalu kedua orang tuanya yang menjadikannya beragama Yahudi. (Jakarta: Gema Insani Press. Cet. Inti dari sebuah keluarga itu adanya suami. Ke-1. Rais Lathief. R. h. Cet. Suami merupakan pemimpin dalam kehidupan rumah tangga yang memiliki peranan yang sangat besar dalam membimbing istri dan mempersiapkan pendidikan untuk anak-anaknya. 30 .

penulis merumuskan masalah menjadi: 1. B. Untuk dapat menjadikan sebuah karya tulis yang baik pembatasan terhadap masalah yang akan dikaji merupakan salah satu bagian penting demi terciptanya fokus pembahasan. Peranan yang dimaksud adalah bagian dari tugas utama (kepala keluarga) yang harus dilakukan oleh suami. 3. untuk itu objek kajian yang akan dituangkan ke dalam skripsi ini diidentifikasikan pada hal-hal berikut: 1. Peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Suami sebagai kepala rumah tangga. Pembatasan dan Perumusan Masalah 1. 2. diharapkan menjadi sumbangan pemikiran yang dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang membutuhkan. Bagaimana karakteristik suami yang bertanggung jawab? . Untuk memperkaya khazanah keilmuan tentang konsep-konsep Islam. yaitu: 1. 2. Perumusan Masalah Dari pembatasan masalah di atas. Suami yang dimaksud adalah yang berstatus sebagai individu dan anggota masyarakat yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan yang diikat dengan tali pernikahan. 2. Bagaimana peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah? 3. kiranya harus dicarikan jawaban dari masalah-masalah tersebut dan menyelesaikannya. Identifikasi Masalah Dari permasalahan-permasalahan yang dapat diidentifikasi di atas.11 4. Pembatasan Masalah Kemudian dalam penulisan skripsi ini penulis merasa perlu untuk memberikan suatu pembatasan masalah agar tidak melebar. Identifikasi. Bagaimana peranan suami sebagai kepala rumah tangga dalam membina keluarga sakinah? 2. Karakteristik Suami yang bertanggung jawab 3.

begitu juga dengan penulisan skripsi ini. maka secara spesifik tujuan yang akan dicapai dari penulisan ini adalah sebagai berikut: a. 2. Manfaat penulisan Adapun hasil penulisan skripsi ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: a.12 C. Yaitu cara-cara menafsirkan ayat-ayat Al-Quran yang dilakukan dengan cara tertentu31. c. Untuk itu harus dilakukan komparasi dan Ahmad Syadali. Metode Pembahasan Metode pembahasan yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode maudhu’i (tematik). 115. (Bandung: Pustaka Setia. Memberi acuan bagi para pelajar laki-laki untuk menjadi laki-laki yang shaleh/bertanggung jawab dan mampu mengatasi berbagai masalah dalam rumah tangga. Untuk mengetahui kedudukan dan fungsi suami sebagai kepala rumah tangga. Tujuan dan Manfaat Penulisan 1.. Ke1. 1997). Ulumul Quran II. D. h. Cet. Ahmad Rofi’i. Dari tulisan ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan para orang tua dalam upaya membentuk keluarga yang sakinah. b. Untuk mengetahui peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Berdasarkan seluruh permasalahan yang dirumuskan dalam perumusan masalah. Untuk mengetahui kriteria suami yang bertanggung jawab. Tujuan penulisan Setiap karya tulis yang bernilai ilmiah tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai. terutama pendidikan keluarga. Sedangkan tujuan akademis dari penulisan skripsi ini adalah untuk memperluas paradigma berpikir dan wacana keilmuan dalam bidang pendidikan. 31 . b.

” Orang yang pertama kali memperkenalkan metode ini adalah al-Jalil Ahmad As-Sa’id al-Kumi. M. Tinjauan Pustaka Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang disusun dalam rangka menyelesaikan studi tingkat sarjana program strata 1 (S1).qalam. Ilmu Tafsir.id/?pilih=news&aksi=lihat&id=341. 20 Nopember 2007. Cet. oleh Hamid. banyak hal khususnya teori dan pendapat yang menjadi perhatian penulis untuk dijadikan penunjang penulisan dan menjadi perbandingan bagi penulis selanjutnya. ketua jurusan tafsir di Universitas al-Azhar33. Selasa. Ke-1. (Bandung: Pustaka Setia. Quraish Shihab. 161. Dalam beberapa buku dan skripsi yang saya baca. di dalam karyanya Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Mizan). Adapun pedoman yang di jadikan sandaran penulis dalam penulisan skripsi ini adalah pedoman penulisan skripsi yang diterbitkan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. . kemudian dibahas atau ditafsirkan sesuai dengan kaedah yang berlaku. Kemudian. Dr. h. penafsir membahas dan menganalisis kandungan ayat-ayat tersebut sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh32. Maka tidak menutup kemungkinan ketika skripsi yang disusun oleh penulis ini memiliki kemiripan dengan skripsi penulis lainnya. Antara Kewajiban dan Realitas yang menjadi referensi penulis dalam rangka mengetahui berbagai teori tentang peranan http://www.13 penghimpunan ayat yang saling berkaitan. E. Dan sebagai tinjauan pustaka penulis dalam menyusun teori-teorinya mengambil dari buku-buku dan skripsi yang bersangkutan dengan kewajiban suami dalam pandangan Islam. 33 32 Rosihon Anwar. Husain Syahatah merupakan penulis sebuah buku dengan judul Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru.or. 2000). memberikan defenisi tafsir maudhu’i secara lebih rinci: “…menghimpun ayat-ayat Al-Quran dari berbagai surah dan yang berkaitan dengan persoalan atau topik yang ditetapkan sebelumnya.

.14 suami dalam membina keluarga yang sakinah. pendidik dan pendamping istri dalam rumah tangga. Antara Kewajiban dan Realitas perbedaan tersebut terletak pada penjabaran teori yang lebih melihat dengan jelas kepada kewajiban suami sebagai kepala. apalagi tidak memberi nafkah kepada mereka. perbedaannya adalah suami merupakan pemimpin di dalam keluarga dan besar larangannya jika suami tidak memperhatikan urusan keluarga (istri dan anak). Dalam buku ini dijelaskan bahwa peranan suami itu tidak jauh berbeda dengan peranan istri dalam Islam. Dari skripsi yang penulis susun ini terdapat perbedaan dengan tinjauan pustaka yang penulis tunjukan yaitu karya Husain Syahatah Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga.

BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA A. Fungsi Suami Sudah jamak dipahami bahwa suami adalah kepala rumah tangga. penjagaan hubungan rumah tangga dengan masyarakat. Sementara.1 Tampaknya. yang berlaku umum dalam masyarakat kita adalah bahwa kepala rumah tangga mengurusi urusan-urusan “besar” dalam rumah tangga. Problemya adalah apa yang dimaksud dengan kepala rumah tangga dan apa yang dimaksud dengan ibu rumah tangga. 1 Majid Sulaiman Daudin. Ke-1. (Jakarta: Gema Insani. yakni yang menyangkut pencarian nafkah.” tetapi pada kenyataannya. Disini. pengaturan kesejahteraan anggota-anggota rumah tangga dan pengaturan anak.” seperti pengaturan rumah dan perabotan. Hanya untuk Suami. Logika ini tidak bisa diganti dengan sebaliknya. tugas ibu rumah tangga tersebut ringan dan “kecil. Di sinilah kadang seorang kepala rumah tangga kurang menyadari tugas-tugas ibu rumah tangga. Cet. defenisi ibu rumah tangga adalah bahwa seorang ibu mempunyai tugas-tugas pengaturan rumah tangga berskala “kecil. 276. seorang ibu rumah tangga dihabiskan waktunya untuk disibukkan dalam rumah tangga tersebut. dan urusan-urusan lain yang melibatkan rumah tangga dengan kehidupan sosial. 15 . pengaturan urusan keuangan rumah tangga. dan istri adalah ibu rumah tangga. h. pengaturan urusan dapur. 1996).

An-Nisa: 34). kalau para suami mau jujur terhadap dirinya sendiri. Agama Islam menganggap bahwa pemimpin atau kepala dalam rumah tangga ˸Ϧ˶ ϣ ˸΍Ϯ˵ Ϙ˴ ϔϧ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˶ Α˴ ϭ ˳ ξ˸ό˴ Α ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˸Ϣ˵ Ϭ˴ π˸ό˴ Α ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˴ Ϟ͉ π˴ ϓ Ύ˴ Ϥ˶ Α ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ ϥϮ˵ ϣ΍͉ Ϯ˴ ϗ ˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍ itu adalah seorang suami. Dan hal ini memang telah dimekanismekan oleh alam. ini tergambar jelas dalam firman Allah: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. Maka. Keluarga bisa dianggap sebagai miniatur dari sebuah sistem pemerintahan. dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (Q. S. kerelaan seorang istri untuk menjadi ibu rumah tangga dan keikhlasannya menganggap suami menjadi kepala rumah tangga. (˼˽˯ΎδϨϟ΍. bertujuan untuk menciptakan negara yang maju. oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). maka suami akan menyadari bahwa tugas-tugas konkrit seorang istri lebih berat daripada tugastugas seorang suami. mawaddah wa rahmah. adalah penghormatan yang setinggi-tingginya yang dapat diberikan oleh seorang istri kepada suaminya. Begitu juga dengan keluarga. aman dan sejahtera.16 Jadi. yang memerlukan seorang pemimpin yang biasa disebut dengan kepala rumah tangga untuk menciptakan keluarga yang diimpikan yaitu keluarga yang sakinah. bahwa pembagian yang seperti itu adalah pembagian yang alamiah2. yang memerlukan seseorang pemimpin.

sebagaimana penguasa terhadap raknyatnya.. . pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita.. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun.˸Ϣ˶ Ϭ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϣ˴ ΃ ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ ϥϮ˵ ϣ΍͉ Ϯ˴ ϗ ˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍. Para lelaki. Hanya untuk Suami. 277. h. Al-Alusi menyatakan hal yang senada bahwa tugas laki-laki adalah memimpin perempuan. Ibnu Abbas – pakar tafsir yang terkenal di kalangan sahabat – menafsirkan bahwa laki-laki (suami) adalah pihak yang mempunyai kekuasaan dan wewenang untuk mendidik perempuan (istri). Kemudian Az-Zamaksyari menjelaskan bahwa laki-laki berkewajiban melaksanakan amar makruf nahi mungkar kepada perempuan. sebagaimana 2 Majid Sulaiman.

larangan dan semacamnya.” sedangkan Ibnu Katsir memaknainya perempuan. Jalaluddin as-Suyuthi memaknainya dengan “laki-laki sebagai penguasa (musallithun) atas perempuan.3 dengan “laki-laki adalah pemimpin yang dituakan dan pengambil kebijakan bagi Kata (˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍) ar-rijal adalah bentuk jamak dari kata (ϞΟέ.17 pemimpin memimpin raknyatnya dalam bentuk perintah.

walaupun Al-Quran tidak selalu menggunakannya dalam arti tersebut. Seandainya yang dimaksud dengan kata “lelaki” adalah kaum pria secara umum. adalah “karena mereka mereka. bukan berarti lelaki secara umum karena konsideran pernyataan di atas. Dalam buku wawasan Al-Quran. maka tentu konsiderannya tidak demikian4. Tetapi kemudian M. bahkan bahasa Al-Quran dalam arti suami. Quraish Shihab menemukan bahwa Muhammad Thahir Ibn Asyur dalam tafsirnya mengemukakan satu pendapat yang amat perlu dipertimbangkan yaitu bahwa kata ar-rijal tidak digunakan oleh bahasa Arab. dikemukakan bahwa ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa’. seperti ditegaskan pada lanjutan ayat. Berbeda dengan kata (˯ΎδϨϟ΍. yang diterjemahkan lelaki.

an-nisa’ atau (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni untuk istri-istri Γ΃ήϣ΍.

karena konsideran dengan lanjutan ayat yaitu “karena mereka (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni istri-istri mereka. imra’ah yang digunakan untuk makna istri5. Kata yang terambil dari kata (ϡΎϗ. kata ar-rijal yang dimaksud oleh Quraish Shihab dalam bukunya wawasan al-Quran adalah lelaki secara khusus. Namun. yaitu suami.

Tafsir Al-Misbah: Pesan. Kesan. h. 2004). Jil. Perintah shalat –misalnya – juga menggunakan akar kata itu. Cet. 424. Ke-X. dan Keserasian Al-Quran. UIN Syarif Hidayatullah. 5 3 (ϥϮϣ΍Ϯϗ. Perintah tersebut bukan berarti Sri Mulyati. Quraish Shihab. 2007). (Jakarta: Lentera Hati. qama. h. 42. 2. Kata ini berkaitan dengannya. 4 M. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). Relasi Suami dalam Islam.

qawwamun adalah bentuk jamak dari kata

(ϡ΍Ϯϗ

qawwam,

Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah…, h. 424

18

perintah mendirikan shalat, tetapi melaksanakannya dengan sempurna, memenuhi segala syarat, rukun dan sunah-sunahnya. Seorang yang melaksanakan tugas dan atau apa yang diharapkan darinya dinamai

(Ϣ΋Ύϗ

qa’im. Kalau dia melaksanakan

tugas itu sesempurna mungkin, berkesinambungan dan berulang-ulang, maka dia dinamai qawwam. Ayat di atas menggunakan bentuk jamak, yakni qawwamun sejalan dengan makna kata ini diterjemahkan dengan pemimpin. Tetapi – seperti terbaca dari maknanya

(ϝΎΟήϟ΍

5. perasaan dan keinginan pribadi. Ke-2. Tafsir Al-Maragi. 2000) Jil. Ke-2. dkk. bukan hukum hawa nafsu. maka suami harus mampu membimbing keluarga tersebut dan menjaganya dari keberantakan yang akan menyebabkan kehancuran rumah tangga. h. Lebih tegas lagi. Seringkali di atas – agaknya terjemahan itu belum menggambarkan seluruh makna yang dikehendaki. yaitu dengan mengembalikan mereka semua kepada hukum Allah. 42. Atau dengan kata lain dalam pengertian “kepemimpinan” tercakup pemenuhan kebutuhan.h. Seiring dengan pendapat di atas. Hery Noer Aly. 1993). 353 – 354. yakni orang yang dipimpin bertindak sesuai dengan kehendak dan pilihan pemimpin. Tafsir Al-Misbah…. Toha Putra. Sayyid Quthub menjelaskan bahwa ayat di atas merupakan ayat yang mengatur organisasi dalam keluarga. (Jakarta: Gema Insani Pres. (Semarang: CV. dan pembinaan6. 424 Ahmad Mustafa Al-Maragi. walau harus diakui bahwa kepemimpinan marupakan satu aspek yang dikandungnya. 2. Sayyid Quthb. Terj: As’ad Yasin. pemeliharaan. perhatian. Sebab makna Al-Qiyam tidak lain adalah bimbingan dan pengawasan di dalam melaksanakan apa-apa yang ditunjukkan oleh suami dan memperhatikan segala perbuatannya7. h. Ahmad Mustafa Al-Maragi juga mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Al-Qiyam ialah kepemimpinan. Terj. Cet. Jil. kemudian menjelaskan keistimewaan-keistimewaan peraturannya agar tidak terjadi keberantakan antar anggotanya. 6 Quraish Shihab. Cet. ar-rijal yang berarti banyak lelaki. pembelaan. memberikan batasan bahwa kepemimpinan dalam organisasi rumah tangga ini berada di tangan lakilaki8. dkk. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. Dengan ditunjuknya suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga. 8 7 .

tapi boleh jadi juga sirna seketika. Allah swt. Quraish Shihab. Tetapi keistimewaan yang dimiliki lelaki. serta latar belakang perbedaan itu. 10 . Kini. Persoalan yang dihadapi suami istri. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. Disisi lain keistimewaan yang dimiliki perempuan lebih menunjang tugasnya sebagai pemberi rasa damai dan tenang kepada lelaki serta lebih mendukung fungsinya dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya. seringkali muncul dari sikap jiwa yang tercermin dalam keceriaan wajah atau cemberutnya. 425. 426. karena suami merupakan pemimpinnya. disinggung oleh ayat ini dengan menyatakan bahwa: para lelaki. serta diikat oleh perjanjian rinci yang dapat diselesaikan melalui pengadilan. fungsi dan kewajiban masing-masing jenis kelamin.” Yakni masing-masing memiliki keistimewaan-keistimewaan.h. bukan dengan perasaan. Tafsir Al-Misbah…. yakni laki-laki secara umum atau suami telah menafkahkan sebagian dari harta mereka untuk membayar mahar dan biaya hidup untuk istri dan anak-anaknya. h. menetapkan laki-laki sebagai pemimpin dengan dua pertimbangan pokok. suamilah yang akan bertanggung jawab terhadap keluarga tersebut. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita.19 Allah telah menetapkan adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan. lebih menunjang tugas kepemimpinan daripada keistimewaan yang dimiliki perempuan. yaitu9: Pertama. Murthadha Muthahhari seorang ulama terkemuka Iran dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Abu Az-Zahra An-Najafi ke dalam bahasa Arab dengan judul Nizham Huquq al-Mar’ah menulis bahwa keistimewaan antara laki-laki dan perempuan adalah sebagai berikut10: 9 ξ˸ό˴ ˳ Αϰ˴ Ϡ˴ ϋ˸Ϣ˵ Ϭ˴ π˸ό˴ Α˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ Ϟ͉ π˴ ϓΎ˴ Ϥ˶ Α “karena Allah telah melebihkan Quraish Shihab. melebihi kebutuhan satu perusahaan yang bergelut dengan angka-angka. sebagian mereka atas sebagian yang lain. sehingga persesuaian dan perselisihan dapat muncul seketika. Kondisi seperti ini membutuhkan adanya seorang pemimpin. Dengan demikian. Tafsir Al-Misbah…. oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain dan karena mereka.

karena itu jumlah wanita yang bunuh diri lebih sedikit dari jumlah pria. dan lebih cepat berbicara.20 1. sehingga sentimen dan rasa takutnya segera muncul. berbeda dengan suara dan telapak tangan perempuan. Perempuan menghindari penggunaan kekerasan terhadap dirinya atau orang lain. tali gantungan atau meloncat dari ketinggian – sementara wanita menggunakan obat tidur. Sangat adil pula jika Allah melengkapi laki-laki dan wanita dengan perangkat reproduksi yang berbeda. 197. 2. Menghadirkan Surga di Rumah…. Rata-rata bentuk kepala lelaki lebih besar dari perempuan. Dari segi psikis Secara umum lelaki lebih cenderung kepada olahraga. sementara wanita lebih tenang dan tentram. lelaki lebih agresif dan suka ribut. racun. sedangkan perempuan cenderung kepada perdamaian dan keramahan. dan mode yang beraneka ragam serta berbeda bentuk. berburu. Kemampuan paru-paru lelaki menghirup udara lebih besar/banyak dari perempuan. Di sisi lain. pekerjaan yang melibatkan gerakan dibanding wanita. perasaan perempuan secara umum kurang konsisten 11 Ahmad Kusyairi. suara lelaki dan telapak tangannya kasar. berbeda dengan lelaki. pertumbuhan perempuan lebih cepat dari lelaki. Dari segi fisik Lelaki secara umum lebih besar dan lebih tinggi dari perempuan. Lelaki secara umum cenderung kepada tantangan dan perkelahian. kecantikan. termasuk tanda-tanda seksual keduanya11. . Perempuan biasanya lebih cenderung kepada upaya menghiasi diri. Caranya pun berbeda. maka sebenarnya perempuan lebih besar. h. Perasaan wanita lebih cepat bangkit dari lelaki. yang biasanya lebih berkepala dingin. tetapi perempuan lebih mampu membentengi diri dari penyakit dibanding lelaki. dan denyut jantung perempuan lebih cepat dari denyut lelaki. biasanya lelaki menggunakan cara yang keras – pistol. dan semacamnya. tetapi jika dibandingkan dari segi bentuk tubuhnya. bahkan dewasa dari lelaki.

Quraish Shihab. h. ini jelas nampak sejak kanak-kanak. serta kenyataan umum dalam masyarakat umat manusia sejak dahulu hingga kini. Cintanya kepada keluarga serta kesadarannya tentang kepentingan lembaga keluarga lebih besar dari lelaki.21 dibanding dengan lelaki. Perempuan lebih berhati-hati. 428. Karena itu. Perbedaan antara laki-laki dan wanita secara fisik dan psikis serta fenomena kodrati di atas sesungguhnya diatur sedemikian rupa oleh Allah untuk menunjang tugas masing-masing. dan lebih banyak berbasa-basi. bahkan kekasihnya. Perlu dicatat bahwa walaupun secara umum pendapat di atas sejalan dengan petunjuk ayat yang sedang ditafsirkan ini. Justru itulah salah satu keistimewaan yang tidak dan kurang dimiliki oleh pria. takut. h. 427-428. Penyebutan konsideran itu oleh ayat ini menunjukkan bahwa kebiasaan lama itu masih berlaku hingga kini13. menafkahkan” menunjukkan bahwa memberi nafkah kepada wanita telah menjadi suatu kelaziman bagi lelaki. sehingga langsung digambarkan dengan bentuk kata kerja masa lalu yang menunjukkan terjadinya sejak dahulu. lebih tekun beragama. Tafsir Al-Misbah…. di sisi lain pria malu jika ada yang mengetahui bahwa kebutuhan hidupnya ditanggung oleh istrinya. Tafsir Al-Misbah…. agama Islam yang tuntunanBentuk kata kerja past tense/masa lampau yang digunakan ayat ini “telah 12 Quraish Shihab. cerewet. Perasaan perempuan lebih keibuan. Kedua. Keistimewaan itu amat dibutuhkan oleh keluarga. ˸Ϣ˶ Ϭ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϣ˴ ΃ ˸Ϧ˶ ϣ ˸΍Ϯ˵ Ϙ˴ ϔϧ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˶ Α˴ ϭ. Wanita secara psikologis enggan diketahui membelanjai suami. namun adalah sewajarnya untuk tidak menilai perasaan wanita yang sangat halus itu sebagai kelemahan. Sedemikian lumrah hal tersebut. khususnya dalam rangka memelihara dan membimbing anak-anak12. disebabkan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebahagian harta mereka. 13 .

agar ia tidak mengembangkan kepemimpinan yang diktator. h. h. dan suami selalu merasa superior. serta akan mendapatkan pelayanan baik dari istri dan anggota keluarga. bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam sebuah rumah tangga bukanlah akad syirkah (perusahaan). Hal ini tidak 14 Disinilah barangkali hikmah mengapa redaksi atas tidak berbunyi “ar-rijalu Quraish Shihab. akad perdata yang berkonsentrasi pada kawin kontrak atau akad ijarah (sewa menyewa) sehingga istri ibarat budak bagi suami untuk dipekerjakan. 15 . serta . Yaitu hubungan untuk saling mengondisikan munculnya sakinah (ketentraman dan ketenangan) jiwa. sebagaimana dijelaskan Taqiyyuddin an-Nabhani dalam buku an-Nizham alIjtima’i. aimmat an-nisa. mawaddah dan rahmah.22 tuntunannya sesuai dengan fitrah manusia. sehingga istri selalu terancam dan diteror. tidak boleh mengantarnya kepada kesewenang-wenangan.” melainkan berbunyi “ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa” padahal kedua redaksi mempunyai pengertian yang hampir sama. harus dipraktekkan oleh laki-laki dalam memimpin kaum perempuan atau keluarga. otoriter dan zalim. mawaddah (cinta kasih). 428 Ahmad Kusyairi. Dengan demikian. serta tidak bertentangan dengan hak pribadi sang istri. Suami wajib ditaati oleh istrinya dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama. dan rahmah (rasa sayang) 15 Dari kedua faktor yang disebut di atas – keistimewaan fisik dan psikis. bahkan akan mendapatkan lebih baik dari apa yang telah diberikan oleh suami terhadap istri dan anggota keluarganya. Perlu digarisbawahi bahwa kepemimpinan yang dianugerahkan Allah kepada suami. suami akan menjadi pengayomi yang baik. Tafsir Al-Misbah…. mewajibkan suami untuk menanggung biaya hidup istri dan anak-anaknya14. Menghadirkan Surga di Rumah…. kewajiban memenuhi kebutuhan dan anak-anak – lahir hak-hak suami yang harus pula dipenuhi oleh istri. 199. Sebab. Tetapi hubungan keduanya adalah hubungan sakinah. Paradigma pemimpin kaum adalah pelayan mereka. Bukan pula seperti hubungan polisi dan pencuri.

meluruskan jika ia (perempuan) itu bengkok (salah). Kepemimpinan suami atas keluarganya tidak menghilangkan hak-hak mereka dalam berbagai hal. menjaga.” Termasuk dalam makna “qawwamah” adalah memimpin. mengayomi. Istri tetap mempunyai hak untuk bermusyawarah dan melakukan tawar menawar keinginan dengan suami berdasarkan argumen-argumen rasional-kondisional. Kedudukan Suami Walaupun suami merupakan pemimpin dalam keluarga. tanpa memikirkan apa yang diinginkan oleh istri dan anggota keluarganya.23 lain karena makna yang terdapat dalam kata “qawwamah” jauh lebih mendalam dan integral daripada kata “imamah. kepemimpinan suami di sini tidak sampai memutlakkan seorang istri tunduk sepenuhnya. S. juga lebih sesuai dengan ˲ Ϣϴ˵ Ϝ˴ Σ ˲ ΰϳ˶ ΰ˴ ϋ ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ ˲ Δ˴ Ο˴ έ˴ Ω ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˶ ϝΎ˴ Ο͋ ήϠ˶ ϟ˴ ϭ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ϱ˶ ά͉ ϟ΍ ˵ Ϟ˸Μ˶ ϣ ͉ Ϧ˵ Ϭ˴ ϟ˴ ϭ  “Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma`ruf. Maka jelaslah bahwa suami menjadi pemimpin. melindungi. Al-Baqarah: 228). Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. B. firman Allah: ˻˻́ΓήϘΒϟ΍. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (Q. membina dan mendidik16. bukan berarti ia harus menjadi otoriter dalam memimpin. Hal ini selain selaras dengan realitas.

Menghadirkan Surga di Rumah…. ϑϭ˵ ˶ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ϱ˶ ά͉ ϟ΍ ˵ Ϟ˸Μ˶ ϣ ͉ Ϧ˵ Ϭ˴ ϟ˴ ϭ Para wanita mempunyai hak yang 16 Ahmad Kusyairi. 17 . sejalan dengan akal sehat. 199. yakni sesuai dengan tuntunan agama. h. Vol. 1. Tafsir Al-Misbah…. sang istri pun mempunyai hak untuk diperlakukan secara ma’ruf. serta sesuai dengan sikap orang yang berbudi17. h. 490. Sebagaimana pria mempunyai hak untuk rujuk kepada istri yang diceraikannya. Quraish Shihab. seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf.

wanita hampir dapat dikatakan tidak mempunyai hak sama sekali. Oleh karena itu.. 18 Quraish Shihab.. jika ingin menjadi perempuan yang shalehah. tetapi ia mudah marah. perempuan berhak mendapatkan perlakuan yang lembut dari suaminya saat menghadapinya. Bahkan istri berhak menolak ketika suaminya ingin menyentuhnya apabila mahar belum diberikan.  Mendapatkan nafkah Istri sangat berhak untuk mendapatkan nafkah dari suaminya. 490. apalagi selama ini. Itulah yang dilakukan oleh Rasulullah saw. Hak istri  Mendapatkan mahar Hak istri yang pertama kali yang harus dipenuhi oleh seorang suami adalah diberi mahar dengan penuh kerelaan. Tafsir Al-Misbah….24 Mendahulukan penyebutan hak wanita atas kewajiban wanita dinilai sebagai penegasan tentang hal tersebut. 1.  Mendapatkan pergaulan dengan sebaik-baiknya Secara naluri perempuan memang memiliki perasaan yang halus. h. Syaikh Hafiz Ali. Ketika istri menghendaki mahar tertentu suami harus memenuhinya tanpa menguranginya sedikit pun. meskipun misalnya istri tersebut adalah orang yang kaya.. Secara umum termasuk nafkahnya ialah memberi makan dan pakaian. 19 . terhadap istri-istrinya. 117-137. Kado Pernikahan. h. Vol. Ayat ini secara tegas menyatakan adanya hak tersebut18. pada beberapa suku masyarakat Jahiliyah. sebaiknya mempermudah lamaran dan tidak memberatkan mahar. sekaligus menunjukkan betapa pentingnya hak itu diperhatikan. Namun. Adapun hak dan kewajiban istri kepada suami adalah19: 1.

Sebagaimana Rasulullah saw. bersabda: “Pikirkanlah sikapmu kepadanya. karena sesungguhnya ia adalah surgamu dan juga nerakamu” (H. Sudah menjadi rahasia umum bahwa istri mempunyai kewajiban mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari.25  Mendapatkan pendidikan Pendidikan juga menjadi hak istri. dan apabila ibunya tidak berpendidikan.20  Wajib taat dan patuh kepada suami ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. 2. untuk itulah istri harus menjaga kehormatan dan ridha suami.  Berkewajiban menjaga kehormatan dan ridha suami Suami merupakan surga dan sekaligus juga neraka bagi istri. bagaimana nanti nasib dari anak-anaknya. R. Ahmad). menyiapkan makanan untuk anak dan suaminya. seperti mengatur keuangan rumah tangga. serta yang lainya. Kewajiban istri  Seorang istri harus mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. apalagi seorang istri nantinya akan menjadi ibu bagi anak-anaknya.

4. bersabda: 20 Ahmad bin Hanbal. 341. Setiap istri yang taat kepada suaminya yang mukmin. (Beirut: Daar Al-Fikr). Sebab memang tidak ada alasan sama sekali bagi makhluk untuk taat kepada sesama makhluk dalam berbuat durhaka kepada Allah. h. Sebagaimana Rasulullah saw. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. . ia akan masuk ke surga Tuhannya. asalkan tidak termasuk perbuatan durhaka kepada Allah.ϙέΎϧϭϚΘϨΟϮϫΎϤϧΈϓϪϨϣΖϧ΃Ϧϳ΃ϱήψϧΎϓ Secara mutlak seorang istri wajib taat kepada suaminya terhadap segala yang diperintahkannya. Jilid.

Ahmad).26 ϦϣΖϠΧΩΎϬϠόΑΖϋΎσ΃ϭΎϬΟήϓΖϨμΣϭΎϬδϤΧΓ΃ήϤϟ΍ΖϠλ΍Ϋ· “Apabila seorang wanita sudah menjalankan shalat lima waktu.21  Membantu suami bertakwa dan taat kepada Allah Seorang istri wajib membantu suaminya untuk taat kepada Allah. dan memberinya nasehat demi mencari keridhaan Allah. R. maka niscaya ia akan masuk surga dari pintu mana pun yang ia inginkan” (H.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. dan taat kepada suaminya. menjaga kemaluannya.

Ε˯ΎηΔϨΠϟ΍Ώ΍ϮΑ΃ϱ΃ ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍Ϧϣ ΖϣΎϗ ϩ΃ήϣ΍ Ϳ΍ ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ΢πϧ ΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

4. Jika ia kaya. 1. dan jika istrinya tidak mau bangun. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. Abdurahman Suyuti. Ahmad). dan jika suaminya tidak mau bangun. Juz. Jilid. 416. Seorang istri yang sholehah akan selalu ikhlas kepada suaminya dan menjaga perasaannya. ia mau membantu suaminya yang miskin. Jami’ Al-Hadis…. 22 . ia memercikkan air pada wajahnya. h. bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat. R. h.22  Setia dan ikhlas kepada suami Setia adalah bukti keikhlasan dan cinta sejati. Ia tidak mau membebani suaminya dengan tuntutantuntutannya. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. 21 Ahmad bin Hanbal. 191. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. Ia rela menghadapi kesulitan dengan sabar dan ridha.˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ Sebagaimana Rasulullah saw.

Vol. Abu Mohammad. misalnya dengan cara membangga-banggakan kecantikannya. ia pun harus mengingat bahwa ia mempunyai kewajiban yang harus dipenuhi terhadap istrinya. 302. Dengan dibebankannya kepemimpinan kepada suami itulah. Meskipun mereka telah menghormati dan memuliakan kedudukan wanita serta memberikan pendidikan kepada mereka dalam bidang sains dan ilmu kemasyarakatan. jika suami meminta sesuatu dari istrinya. dalam bukunya Suami Idaman Istri Impian mengemukakan empat sifat 23 Quraish Shihab. 24 . Bahkan belum pernah dicapai oleh satu umat pun yang menganggap diri mereka telah mencapai puncak peradaban dan kebudayaan. bukan diberikan kepada wanita. maka Kasmuri Kasim.27  Tidak menyakiti suami Seorang istri tidak boleh menyakiti suaminya. bukan istri yang memimpin suami. h. Derajat yang dimaksud adalah derajat kepemimpinan. Δ˴ ˲ Ο˴ έ˴ Ω ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˶ ϝΎ˴ Ο͋ ήϠ˶ ϟ˴ ϭ Para suami mempunyai satu derajat (tingkatan) atas mereka para istri. atau membangga-banggakan harta kekayaannya di hadapannya sampai menyinggung perasaannya. Agama Islam telah mengangkat derajat kaum wanita pada suatu tingkatan yang belum pernah dilakukan oleh agama lain dan syari’at-syari’at lain sebelumnya. h. ingatlah Ϣϴ˵ ˲ Ϝ˴ Σ˲ ΰϳ˶ ΰ˴ ϋ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ Allah itu Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Karakteristik Lelaki Shalih…. Tetapi kepemimpinan yang berlandaskan kelapangan dada suami untuk meringankan sebagian kewajiban istri. sifatnya “fitrah”. agar mereka dapat memperoleh derajat itu23.24 Adapun hak dan kewajiban atas kedua belah pihak harus seimbang. Dan terlihat juga bahwa dibebankannya kepemimpinan kepada suami. Tafsir Al-Misbah…. Jadi. walaupun ayat ini disusun dalam redaksi berita. karena itu Ath-Thabari menulis. Jika tidak. maksudnya. ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa suami itulah yang memimpin istri. 1. 491-492. tetapi maksudnya adalah perintah bagi para suami untuk memperlakukan istri mereka dengan sikap terpuji.

Begitu juga jika sekiranya tidak mampu untuk bekerja karena penyakit dan sebagainya akan menjadikan laki-laki tersebut tidak dapat memberikan nafkah dan tanggung jawab lainnya kepada keluarganya. shalat. Memberikan nafkah sesuai dengan kesanggupan Dalam kehidupan berumah tangga. b. kemudian harus memahami pula bidang yang lain. Berpengetahuan agama dan mengamalkannya secara sempurna Yang akan dipercayai sebagai kepala rumah tangga ialah suami. Islam tidak membebankan kaum wanita supaya mencari nafkah. zakat dan lain-lain. haruslah terlebih dahulu memperhatikan kemampuan fisiknya. baik secara lahiriah maupun batiniah. d. Sehat lahir dan batin Bagi seorang laki-laki yang ingin berumah tangga. . Karena apabila telah berumah tangga. seorang suami harus memikirkan cara yang terbaik dalam memenuhi segala keperluan rumah tangganya. puasa. c. Sempurna akal dan pemikiran Jika seorang itu ingin menjadi suami maka hendaklah ia berpikiran positif.28 yang harus dimiliki oleh seorang laki-laki yang membuatnya layak menjadi pemimpin di dalam rumah tangga: a. oleh karena itu ia harus mempersiapkan dirinya dengan memperbanyak pengetahuan agama. karena lemahnya kemampuan tenaga batin akan membawa rumah tangga menjadi tidak bahagia. Disamping mengerjakan perintah agama yang mendasar seperti. akan tetapi kewajiban ini harus dilaksanakan oleh kaum laki-laki untuk menyediakan sesuai kesanggupannya. karena Islam adalah agama yang mencakup seluruh aspek kehidupan dan sesuai untuk seluruh zaman.

kehidupan rumah tangga adalah sebuah kerajaan iman. Suami adalah raja yang memimpin kerajaan dan mengendalikan semua urusannya. Pada dirinya terletak responsibilitas yang besar. a. melahirkan dan menyusui tugas yang amat besar. sehingga satu kewajiban tidak mengurangi kewajiban yang lain. Karenanya sangat adil. 1. suami adalah rajanya. Telah berkehendak memberikan amanah kepada perempuan untuk hamil.29 Pada hakikatnya. jika kemudian Allah membebankan tugas kepada laki-laki untuk mencari nafkah. dirinya dan agamanya yang harus ia letakkan secara seimbang. Memberi nafkah lahir dan batin/pergaulan suami istri Ajaran Islam menetapkan bahwa suami bertanggung jawab untuk menafkahi istrinya. Nafkah lahir Allah swt. telah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 233 ͉ ϻ˶ · ˲ β˸ϔ˴ ϧ ˵ ϒ͉ Ϡ˴ Ϝ˵ Η ˴ ϻ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ Η˴ Ϯ˸δ˶ ϛ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ ϗ˸ί˶ έ ˵ Ϫ˴ ϟ ˶ ΩϮ˵ ϟ˸Ϯ˴ Ϥ˸ϟ΍ ϰ˴ Ϡϋ˴ ϭ ˴ Δ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳϥ˴ ΃˴ Ω΍˴ έ˴ ΃˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ ˻˼˼ΓήϘΒϟ΍. Kewajiban Suami Suami adalah kepala rumah tangga. C. karena dialah yang menerima beban tanggung jawab serta amanat25. baik nafkah lahir maupun nafkah batin. Dalam artian. kewajiban yang bermacam-macam terhadap keluarganya. Sesungguhnya Allah swt. untuk memenuhi kebutuhan utama keluarganya dan memberikan perlindungan kepada perempuan sehingga dapat berkonsentrasi menjalankan tugas mulianya. istri adalah ratunya dan anak-anak adalah raknyatnya.

Hanya untuk Suami…. 9. 25 .Ύ˴ Ϭ˴ ό˸γ˵ ϭ yaitu: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan Majid Sulaiman. h.

Jil. Itu suatu kewajiban yang ditetapkan oleh Allah dan tidak dibiarkan-Nya meskipun fitrah dan kasih sayangnya mengalami kerusakan oleh pertengkaran urusan rumah tangganya. ketika itu bayi mendengar suara detak jantung ibu yang telah dikenalnya secara khusus sejak dalam perut27. Kata ummahat digunakan untuk menunjuk kepada para ibu kandung. sehingga merugikan si kecil ini26. sedang kata al-walidat maknanya adalah para ibu. I. adalah makanan terbaik buat bayi hingga usia dua tahun.. Dengan menggunakan redaksi berita. baik ibu kandung maupun bukan.. Kata (˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ) al-walidat dalam penggunaan Al-Quran berbeda dengan kata (ΕΎϬϣ΃) ummahat yang merupakan bentu jamak dari kata (ϡ΃) umm. karena dalam hal ini adalah seorang ibu yang telah diceraikan oleh suaminya itu masih mempunyai kewajiban terhadap anaknya yang masih menyusu. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Ayat ini menggunakan kata al-walidat.30 cara yang ma`ruf. Tafsir Al-Misbah…. baik ibu kandung maupun bukan. Cet. h. 503-504. S. para ibu diperintahkan untuk Sayyid Quthub. sebab menurut penelitian ilmuan. 26 27 . Namun demikian. anak merasa lebih tentram. ayat ini memerintahkan dengan sangat kukuh kepada para ibu agar menyusukan anak-anaknya. II. Al-Baqarah: 233). Ini berarti bahwa Al-Quran sejak dini telah menggariskan bahwa air susu ibu. 301 Quraish Shihab. Vol 1. Dengan menyusu pada ibu kandung. Δ˴ ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍ ͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳ ϥ˴ ΃ ˴ Ω΍˴ έ˴ ΃ ˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃ ˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ Sejak kelahiran hingga dua tahun penuh. ˴ Δ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳϥ˴ ΃˴ Ω΍˴ έ˴ ΃˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. h.”. Tafsir Fi Zhilalil Quran…. (Q. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. tentunya air susu ibu kandung lebih baik dari selainnya.

2.31 menyusui anak-anaknya. Jatuhnya kewajiban memberikan kebutuhan hidup sehari-hari bagi istri. dikarenakan anak itu membawa nama ayah. seakan-akan anak itu lahir untuk ayahnya. nama ayah pun akan disandang oleh sang anak. h. 321. Tafsir Al-Maragi…. 504. 29 30 . 504. Al-Maragi. Dua tahun adalah batas maksimal dari kesempurnaaan penyusuan. bilangan itu juga mengisyaratkan bahwa yang menyusu setelah usia tersebut bukanlah penyusuan yang mempunyai dampak hukum yang telah mengakibatan anak yang disusui berstatus sama dalam sejumlah hal dengan anak kandung yang menyusunya28. ϑϭ ˵ ˶ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ Η˴ Ϯ˸δ˶ ϛ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ ϗ˸ί˶ έ ˵ Ϫ˴ ϟ ˶ ΩϮ˵ ϟ˸Ϯ˴ Ϥ˸ϟ΍ ϰ˴ Ϡϋ˴ ϭ Dan merupakan kewajiban atas yang dilahirkan untuknya. Tafsir Al-Misbah…. Dalam ayat lain yang berhubungan dengan ayat di atas yaitu dalam 28 Quraish Shihab. yakni ayah. Adapun jika ibu anak itu masih berstatus istri walau telah ditalak secara raj’iy. maka suami wajib memenuhinya selama tuntutan imbalan itu dinilai wajar29. h. Quraish Shihab. Maka diwajibkanlah kepada seorang ayah menanggung kebutuhan hidup istrinya berupa makanan dan pakaian. sehingga bila mereka menuntut imbalan penyusuan anaknya. h. memberi makan dan pakaian kepada para ibu kalau ibu anak-anak yang disusukannya itu telah diceraikannya secara ba’in. Jil. maka kewajiban memberi makan dan pakaian adalah kewajiban atas dasar hubungan suami istri. bukan raj’iy. yakni dinisbahkan kepada ayahnya. Ύ˴ Ϭ˴ ό˸γ˵ ϭ͉ ϻ˶ ·˲ β˸ϔ˴ ϧ˵ ϒ͉ Ϡ˴ Ϝ˵ Η˴ ϻ Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Tafsir Al-Misbah…. Kewajiban memberi makan dan pakaian itu hendaknya dilaksanakan dengan cara yang ma’ruf. Di sisi lain. dengan tujuan sang ibu bisa melakukan kewajibannya terhadap bayinya dengan sebaikbaiknya dan menjaganya dari serangan penyakit30.

Sikap kejiwaan seorang dewasa banyak sekali ditentukan oleh perlakuan yang dialaminya pada saat kanak-kanak. karena itu tidaklah tepat membiarkan mereka hidup terlepas dari ibu bapak kandungnya.32 ˴ ϝΎ˴ ϗ˱ Δ˴ Ϩ˴ γ˴ Ϧϴ˶ ό˴ Α˸έ˴ ΃˴ ώ˴ Ϡ˴ Α˴ ϭ˵ ϩ͉ Ϊ˵ η˴ ΃˴ ώ˴ Ϡ˴ Α΍˴ Ϋ˶ ·ϰ͉ Θ˴ Σ˱ ΍ή˸Ϭ˴ η˴ ϥϮ˵ ΛΎ˴ Ϡ˴ Λ˵ Ϫ˵ ϟΎ˴ μ˶ ϓ˴ ϭ˵ Ϫ˵ Ϡ˸Ϥ˴ Σ˴ ϭ. tetap saja kasih sayang ibu bapak masing sangat mereka butuhkan. Betapapun ayat di atas menunjukkan betapa pentingnya ibu menyusukan anak dengan ASI (Air Susu Ibu). berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Al-Baqarah ayat 2. S. karena masa kandungan yang normal adalah sembilan bulan. Al-Ahqaf ayat 15. ΍ή˸Ϭ˴ ˱ η ˴ ϥϮ˵ ΛΎ˴ Ϡ˴ Λ ˵ Ϫ˵ ϟΎ˴ μ˶ ϓ˴ ϭ ˵ Ϫ˵ Ϡ˸Ϥ˴ Σ. telah dinyatakan bahwa masa penyusuan yang sempurna adalah dua tahun. S. Al-Ahqaf: 15). Di sisi lain dapat dikatakan bahwa penyusuan minimal adalah sembilan bulan.. sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo`a: "Ya Tuhanku. menjelaskan: ˴ Ϧ˶ ϣ ϲ͋ ϧ˶ ·˴ ϭ ˴ Ϛ˸ϴ˴ ϟ˶ · ˵ Ζ˸Β˵ Η ϲ͋ ϧ˶ · ϲ˶ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ϲ˶ ϓ ϲ˶ ϟ ˸΢˶ Ϡ˸λ˴ ΃˴ ϭ ˵ ϩΎ˴ ο˸ή˴ Η ˱ ΎΤ˶ ϟΎ˴ λ ˴ Ϟ˴ Ϥ˸ϋ˴ ΃ ͼ˺˾ϑΎϘΣϷ΍ͽ˴ Ϧϴ˶ Ϥ˶ Ϡ˸δ˵ Ϥ˸ϟ΍ ˸ϥ˴ ΃˴ ϭ ͉ ϱ˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ ϭ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ˴ ϭ ͉ ϲ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ Ζ˸Ϥ˴ ό˸ϧ˴ ΃ ϲ˶ Θ͉ ϟ΍ ˴ Ϛ˴ Θ˴ Ϥ˸ό˶ ϧ ˴ ή˵ Ϝ˸η˴ ΃ ˸ϥ˴ ΃ ϲ˶ Ϩ˸ϋ˶ ί˸ϭ˴ ΃ ͋ Ώ˴ έ “Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. karena pada Q. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri" (Q. ayat ini mengisyaratkan bahwa masa kandungan minimal adalah enam bulan. Ayat di atas juga menunjukkan betapa pentingnya ibu kandung memberikan perhatian yang cukup terhadap anak-anaknya.. Betapapun banyak kasih sayang yang dapat diberikan oleh orang lain. yakni 24 bulan. . tunjukilah aku untuk mensyukuri ni`mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. khususnya pada masa-masa pertumbuhan dan perkembangan jiwanya. Q. S.

(̀ϕϼτϟ΍)˱ ΍ή˸δ˵ ϳ˳ ή˸δ˵ ϋ˴ Ϊ˸ό˴ Α˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍˵ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϴ˴ γΎ˴ ϫΎ˴ Η΁Ύ˴ ϣΎ͉ ϟ˶ ·˱ Ύδ˸ϔ˴ ϧ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍˵ ϒ͋ Ϡ˴ Ϝ˵ ϳ Ϫ˶ ˶ Θ˴ ό˴ γ Ϧ͋ ϣ ˳ Δ˴ ό˴ γ ϭΫ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˶ ϟ Hendaklah yang lapang. Tafsir Al-Misbah…. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. S. Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Bahkan jaminan tersebut harus tetap diperolehnya walau ayahnya telah meninggal dunia31. Tafsir Al-Misbah…. yakni mampu dan memiliki banyak rezeki memberi nafkah untuk istri dan anak-anaknya dari yang sebatas kadar kemampuannya dan dengan demikian hendaknya ia memberi sehingga anak dan istrinya itu memiliki pula kelapangan dan keluasan berbelanja32. At-Talaq: 7). dan bahwa walaupun seseorang telah mencapai usia kedewasaan dan memiliki tanggung jawab terhadap istri dan anakanaknya. h. 31 Quraish Shihab. Untuk masalah pemberian nafkah ini. anak yang dilahirkan mendapat jaminan pertumbuhan fisik dan perkembangan jiwa dengan baik. 505. 32 . yang jelas ayat di atas menuntut peningkatan pengabdian dan bakti kepada orang tua dari saat ke saat. 303. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan” (Q. Betapapun maknanya. Quraish Shihab. Dengan tuntutan ini.33 ϩ͉ ˵ Ϊ˵ η˴ ΃ ˴ ώ˴ Ϡ˴ Α ΍˴ Ϋ˶ · ϰ͉ Θ˴ Σ. Banyak ulama yang menyatakan bahwa itu terpenuhi pada usia 33 tahun. namun bakti tersebut harus terus berlanjut dan terus meningkat. h. Allah lebih menjelaskannya lagi Ύ˴ ϟ ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ ϩΎ˴ Η΁ Ύ͉ Ϥ˶ ϣ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˸Ϡ˴ ϓ ˵ Ϫ˵ ϗ˸ί˶ έ ˶ Ϫ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ έ˶ Ϊ˵ ϗ Ϧ˴ ϣ˴ ϭ ˶ Ϫ˶ Θ˴ ό˴ γ Ϧ͋ ϣ ˳ Δ˴ ό˴ γ ϭΫ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˶ ϟ pada surat At-Talaq ayat 7: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Vol 1.

Quraish Shihab. Ύ˴ ϫΎ˴ Η΁ Ύ˴ ϣ Ύ͉ ϟ˶ · ˱ Ύδ˸ϔ˴ ϧ ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ ϒ͋ Ϡ˴ Ϝ˵ ϳ Ύ˴ ϟ itu janganlah wahai istri Allah tidak akan memikulkan beban kepada seseorang sesuai apa yang Allah berikan kepadanya. maka istri – yang rela hidup bersama suami yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya secara wajar – dapat menuntut cerai36.34 Ϫ͉ ˵ Ϡϟ΍˵ ϩΎ˴ Η΁Ύ͉ Ϥ˶ ϣ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˸Ϡ˴ ϓ˵ Ϫ˵ ϗ˸ί˶ έ˶ Ϫ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˴ έ˶ Ϊ˵ ϗϦ˴ ϣ˴ ϭ Dan siapa yang disempitkan rezekinya yakni terbatas penghasilannya. 34 35 36 . Jangan sampai ia memaksakan diri untuk nafkah itu dengan mencari rezeki dari sumber yang tidak direstui Allah33. ΍ή˸δ˵ ˱ ϳ ˳ ή˸δ˵ ϋ ˴ Ϊ˸ό˴ Α ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϴ˴ γ Allah akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. Tetapi kalau seandainya suami tidak mendapatkannya. maka hendaklah ia memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. 303. h. h. Di sisi lain hendaklah semua pihak selalu optimis dan mengharap kiranya Allah memberinya kelapangan34. Karena menuntut terlalu banyak dan pertimbangkanlah keadaan suami atau bekas suami kamu. Ini kembali kepada kondisi masing-masing dan adat kebiasaan yang berlaku pada satu masyarakat35. mestinya memperoleh sumbangan dari Bait al-Mal atau kini dikenal dengan Departement Sosial. h. Suami yang tidak dapat menutupi biaya hidup keluarganya. 303. ada ulama yang memahaminya sebagai janji yang pasti terlaksana. 303. Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Misbah…. 303. Tidak ada jumlah tertentu untuk kadar nafkah bagi keluarga. Quraish Shihab. h. Tafsir Al-Misbah…. Al-Biqa’i mengomentari penggalan ayat ini bahwa: 33 Quraish Shihab.

juga bersabda: ϩ΍ϭέ.35 “karena itu tidak ada seseorang yang terus menerus sepanjang usia hidupnya dalam keadaan kesempitan37. Kemudian Rasulullah saw.

 ΔϗΪλ Ϫϟ ΖϧΎϛ ΎϬΒδΘΤϳ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϠϋ ΔϘϔϧ ϢϠδϤϟ΍ ϖϔϧ΃ ΍Ϋ· “Apabila seorang suami memberi nafkah kepada keluarganya dengan mengharap pahala. Akan tetapi. Bukhari dan Muslim). agar ia dapat melaksanakan kewajibannya dalam menjaga dan memelihara bayinya. Bukhari). R. yang nantinya akan membuat suami itu sengsara.39 Seorang ibu mengandung demi seorang ayah (suami) dan menyusui juga demi sang suami.” (H. R.” (H.38  ϯέΎΨΒϟ΍ ΎϬϠόΠΗΔϤϘϠϟ΍ϰΘΣ ΎϬΑΕήΟ΃ϻ·Ϳ΍ϪΟϭΎϬΑϰϐΘΒΗΔϘϔϧϖϔϨΗΖδϟϭ “Sungguh. tetapi sesuai dengan dalil yang di atas. Oleh karena itu wajib bagi suami memberi nafkah secukupnya kepada istriya berupa sandang dan papan. maka nafkah tersebut termasuk sedekah. dalam artian melewati batas kemampuan suami itu. Sesungguhnya Islam melarang seorang suami “menikmati” hasil usaha istrinya. kecuali kamu akan mendapatkan pahalaNya. termasuk juga makanan yang kamu berikan ke mulut istrimu. yang nantinya akan berakibat memberatkan sang istri. aturan ini tidaklah kemudian menjadikan seorang 37  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. tidak ada nafkah yang kamu berikan dengan maksud mendapatkan ridha Allah. Dan tidak boleh juga kurang. memberi nafkah itu tidak boleh berlebih-lebihan. Walaupun memberi nafkah itu merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang suami yang merupakan kepala rumah tangga.

3. Tafsir Al-Misbah…. 38 Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. h. 1013. h. Juz. . 39 Abi Husain Muslim. 303. Fathu Bari: Sarah Shahih Bukhari. Shahih Muslim. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). 2.ϚΗ΃ήϣ΍ϲϓϰϓ Quraish Shihab. h. 1135. Juz. (Beirut: Daar ibn Hazm).

Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. 260-261. karena kalau tidak itu akan memberatkan istri. Muhammad Muhyidin. pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri hanya bersifat “membantu” suaminya. Dan sang suami pun harus berusaha untuk memenuhi kebutuhan istri agar dalam memenuhi kebutuhan itu cukup untuk istri. Oleh karena itu. Ke-I. sekiranya memang nafkah yang diberikan oleh suaminya tersebut tidak mencukupi kebutuhan rumah tangganya. melainkan juga untuk kegunaan suaminya (misal. (Jakarta: PT. Cet. 2003). harta yang diberikan oleh seorang suami pada intinya merupakan harta yang digunakan untuk kepentingan bersama.36 istri tidak bekerja mencari nafkah. Bantuan dalam pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri kepada suaminya di sini “tidak penting” untuk dilakukan (yakni tidak sebagaimana dalam kasus yang pertama). Dengan demikian. untuk membeli perhiasan atau pakaian). ia ‘wajib’ mencari nafkah bersama-sama suaminya demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan rumah tangga mereka. karena nafkah yang diberikan oleh suaminya telah mencukupi kebutuhan istri dan kebutuhan rumah tangga mereka. tetapi kegunaan nafkah itu tidak semata-mata untuk kebutuhan istrinya saja (misal. maka seorang istri tidak boleh harus memaksakan diri untuk tidak mau tahu terhadap kekurangan tersebut dengan hanya mengharapkan pemberian nafkah suaminya saja. Jadi. h. Lentera Basritama. prinsip yang harus dipegang di sini adalah bahwa walaupun nafkah itu diberikan oleh seorang suami kepada istrinya sebagai hak bagi istrinya. makan dan minum). Dan pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri itu terwujud karena dua hal40: Pertama. Kedua. dan bukan merupakan kewajiban. pemenuhan akan kebutuhan bersama ini tidak mencukupi. 40 .

tetapi ada juga yang berpendapat enam hari sekali41.” (Q. Ada juga yang mengatakan bahwa melakukan hubungan suami istri itu wajib dilakukan setiap empat hari sekali. Selain hanya untuk memenuhi kebutuhan nafsu syahwat. Oleh karena itu. Allah swt. beribadah dan jihad.37 b. walaupun untuk tujuan berzikir. Hak berhubungan suami istri ini ditetapkan oleh syara’. ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Η΍˴ ϭ ˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ Ϸ ˸΍Ϯ˵ ϣ͋ Ϊ˴ ϗ˴ ϭ ˸Ϣ˵ Θ˸Ό˶ η ϰ͉ ϧ˴ ΃ ˸Ϣ˵ Ϝ˴ Λ˸ή˴ Σ ˸΍Ϯ˵ Η˸΄˴ ϓ ˸Ϣ˵ Ϝ͉ ϟ ˲ Ι˸ή˴ Σ ˸Ϣ˵ ϛ˵ ΅΂˴ δ˶ ϧ berfirman: “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam. S. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. 41 ˻˻˼ΓήϘΒϟ΍. Sebenarnya berbagai macam pendapat ulama di atas itu sejalan dengan anjuran Rasulullah saw. memiliki keturunan merupakan salah satu tujuan dari ikatan perkawinan. dengan adanya nafsu syahwat itu maka setiap orang ingin memiliki keturunan. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu. yang melarang setiap suami meninggalkan istrinya dalam waktu yang terlalu lama. Ada ulama berpendapat bahwa hukum memberikan nafkah batin (hubungan suami istri) bagi seorang suami apabila tidak ada halangan adalah wajib. Al-Baqarah: 223). salah satu dari suami atau istri tidak boleh menghalangi yang lainnya untuk memenuhi hak berhubungan suami istri. Karena perbuatan yang demikian itu pada hakikatnya akan menyiksa perasaan istri42. yang akhirnya disyariatkanlah perkawinan. Nafkah batin / Pergaulan Suami Istri Tidak dapat dipungkiri bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki nafsu syahwat. maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki.

80 42 . Kasmuri Selamat.˴ Ϧϴ˶ Ϩ˶ ϣ˸Ά˵ Ϥ˸ϟ΍˶ ή͋ θ˴ Α˴ ϭ˵ ϩϮ˵ ϗ˴ ϼ͊ ϣϢ˵ Ϝ͉ ϧ˴ ΃˸΍Ϯ˵ Ϥ˴ Ϡ˸ϋ΍˴ ϭ Kasmuri Selamat. h. Suami Idaman Istri Impian…. h. 79. Suami Idaman Istri Impian….

h. h. bukan arah yang lain. Arah yang lain berfungsi mengeluarkan najis dan kotoran. tumbuh dan berkembang. 481. Vol 1. h. 43 Al-Maragi. Datangi ia kapan dan dari mana saja. Sebab. asal sasarannya ke arah sana. h.38 ˸Ϣ˵ Θ˸Ό˶ ηϰ͉ ϧ˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˴ Λ˸ή˴ Σ˸΍Ϯ˵ Η˸΄˴ ϓ˸Ϣ˵ Ϝ͉ ϟ˲ Ι˸ή˴ Σ˸Ϣ˵ ϛ˵ ΅΂˴ δ˶ ϧ tidak ada dosa bagi kalian untuk mendatangi istri-istri kalian dengan cara apapun yang kalian sukai. bukan semata-mata untuk melampiaskan nafsu46. 44 45 46 . bukan saja mengisyaratkan bahwa anak yang lahir adalah buah dari benih yang ditanam ayah. Tafsir Al-Misbah…. karena itu lakukanlah ia dengan tujuan memelihara diri dari terjerumus kepada dosa. ˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ Ϸ ˸΍Ϯ˵ ϣ͋ Ϊ˴ ϗ˴ ϭ Dan kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemaslahatan untuk diri kamu di dunia dan akhirat. jika hal ini kalian lakukan untuk mendapatkan keturunan dan kalian melakukannya pada tempat yang sebenarnya. Quraish Shihab. Sebaliknya syariat justru ingin mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi kalian43. bukan untuk menerima yang suci dan bersih. Tafsir Al-Misbah…. disertai oleh nilai-nilai suci45. 2. Istri hanya berfungsi sebagai ladang yang menerima benih44. Tafsir Al-Misbah…. 480. Quraish Shihab. Tafsir Al-Maragi…. yang menegaskan bahwa istri adalah tempat bercocok tanam. Berdoalah ketika melakukannya. Jil. 274. syariat agama tidak bermaksud memberati kalian dan melarang kalian untuk menikmati kelezatan ini. Ciptakanlah suasana kerohanian agar benih yang diharapkan berbuah itu. garaplah tanah tempat bercocok tanam kamu. Karena istri adalah ladang tempat bercocok tanam. maka datangilah. Sperma adalah sesuatu yang suci dan menumpahkannya pun harus suci. lahir. Vol 1. Vol 1. Quraish Shihab. Ayat di atas. 481.

karena kelak kamu akan menemui-Nya. Demikian kesan Al-Harrali. Jika demikian. serta ciptakanlah suasana 47 Quraish Shihab. bahwa kamu kelak akan menemui- Nya.39 Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Η΍˴ ϭ Serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami istri. jangan sembunyikan sesuatu terhadap pasangan yang seharusnya ia ketahui. ϩϮ˵ ˵ ϗ˴ ϼ͊ ϣ Ϣ˵ Ϝ͉ ϧ˴ ΃ ˸΍Ϯ˵ Ϥ˴ Ϡ˸ϋ΍˴ ϭ Ketahuilah. 481-482. 637 H. Allah kelak akan menyelesaikannya.) yang banyak dikutip pendapatnya oleh Al-Biqa’i. 481. bahkan dalam segala hal. h. bukan sekedar untuk memperoleh kelezatan semata-mata. h. Penyebutan istri sebagai “ladang” secara tidak langsung juga mengatakan bahwa suami itu adalah “petani” untuk itulah petani bebas mendatangi ladangnya kapan pun dan darimana pun. h. 274. Quraish Shihab. jangan membohonginya. 48 49 . Vol 1. Ayat ini menjelaskan bahwa hikmah menggauli wanita adalah untuk menjaga kelestarian jenis manusia melalui kelahiran. dan jangan selesaikan melalui orang lain. Tafsir Al-Misbah…. sebab keadaan keduanya itu tidak akan pernah menghasilkan keturunan49. kecuali kalau terpaksa. jangan membongkar rahasia rumah tangga yang seharusnya dirahasiakan. Tafsir Al-Misbah…. Karena itulah dilarang untuk menggauli wanita yang sedang haid dan pada tempat yang lain. Berilah kabar gembira orang-orang yang beriman yang imannya mengantarkan mereka mematuhi tuntutan-tuntutan ini48. Di sisi lain. Kalaupun ada cekcok selesaikan ke dalam. Vol 1. Dan petani harus bisa menggarap ladangnya dan menjaganya dari segala hama. Jangan menduga Allah tidak mengetahui keadaan kamu tentang segala sesuatu yang kamu rahasiakan47. Jil. 2. Al-Maragi. Tafsir Al-Maragi…. yang penting tujuan dari petani tercapai. seorang ulama dan pengamal tashawuf (w.

tumbuh dan berkembang. 193. maka seks merupakan kebutuhan laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu. Tafsir Al-Misbah…. Sementara tidak ada kekasih yang menguak hasratnya.51 Adapun tentang berapa lama boleh suami meninggalkan istri. Kemudian Umar pun bertanya tentang kemana suaminya. h.40 kerohanian yang agar benih yang diharapkan berbuah itu lahir. Cet. bahkan dalam segala hal. Bahkan pada tingkat tertentu bisa menyebabkan munculnya ketegangan rumah tangga. . sebagaimana petani membutuhkan ladang dan ladang membutuhkan petani. h. Umar bin Khattab bertanya: Wahai anakku. Dengan melihat kedua ayat di atas. disertai dengan nilai-nilai suci50. 52 Kasmuri Selamat. dari luar ia mendengar wanita tersebut mendendangkan syairnya. Saib bin Jubair berkata52: “Pada suatu malam. 51 Mohammad Fauzil Adhim. orang seperti ayah bertanya kepadaku 50 Quraish Shihab. air mata bisa mengalir karena tidak kuat menahan rasa sepi yang mencekam. Untuk menciptakan itu. Vol 1. yang isinya tentang keluhan kesedihan karena sudah terlalu lama ditinggalkan oleh suaminya. Besoknya Umar mengirim surat kepada suaminya dan menyuruhnya pulang. berapa lamakah kaum wanita boleh bersabar apabila ditinggal oleh suaminya? Hafsah Menjawab: Subhanullah. Perempuan itu menjawab bahwa suaminya sedang berjihad fi sabilillah. Kemudian kepada anaknya Hafsah. serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami-istri. bukan hanya untuk memuaskan nafsu yang tidak pernah kenyang. nafkah batin harus diberikan oleh suami dengan baik. h. 81-82. Secara kebetulan di dekat rumah salah seorang wanita yang pintunya terkunci. Ke-XXI. Mencapai Pernikahan yang Barakah. 481. Karena itu suami dan istri saling membutuhkan. Suami Idaman Istri Impian…. maka kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemasalahatan untuk dunia dan akhirat. dan memberikan yang terbaik. Ketika nafkah bathin ini tidak dilaksanakan oleh seorang suami dan jiwa terlalu lama menantikan belaian cinta dari suami. 2005). (Yogyakarta: Mitra Pustaka. khalifah Umar bin Khattab berjalan-jalan keliling kota Madinah dan hal yang demikian itu sering ia lakukan.

sayang menyayangi dan cinta mencintai. Berfirman: “. ˺̂˯Ύδϧ΍. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q...Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Mendengar jawaban dari anaknya itu. kasih dan sayang.41 tentang perkara ini? Umar menjawab: Kalau bukan karena saya ingin memperhatikan permasalahan kaum muslimin. waktu berangkat sebulan. Kewajiban yang harus selalu diperhatikan oleh suami sebagai kepala rumah tangga adalah menjaga kemuliaan istrinya dari hal-hal yang menyebabkan kehormatannya dihina atau hal-hal yang merendahkan martabatnya sebagai manusia.” 2. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. S. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka. Sang suami harus menjauhi hal-hal yang bisa melukai perasaannya dan berusaha sekuat mungkin untuk tidak mengingkari janji yang telah dibuat bersama53. maka mulai saat itu khalifah Umar bin Khattab menetapkan untuk mujahidin berperang waktunya paling lama enam bulan. ˴ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϳ˴ ϭ˱ ΎΌ˸ϴ˴ η˸΍Ϯ˵ ϫ˴ ή˸Ϝ˴ Ηϥ˴ ΃ϰ˴ δ˴ ό˴ ϓ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϫ˶ ή˴ ϛϥ˶ Έ˴ ϓ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ Tentang hal ini Allah swt. keamanan dan kesejahteraan. tentu saya tidak akan bertanya tentang masalah ini kepadamu. dan menegakkan unsur ini di atas pilihan dan kemauan mutlak agar semuanya dapat berjalan dengan sambut menyambut. Mempergauli istri dengan baik Islam memandang rumah tangga dengan mengidentifikasinya sebagai tempat ketenangan. Islam juga memandang hubungan dan jalinan suami-istri dengan menyifatinya sebagai hubungan cinta. An-Nisaa: 19). Hafsah menjawab: Lima bulan atau enam bulan. tinggal di medan perang selama empat bulan dan kembali pulang selama sebulan.

˱ ΍ήϴ˶ Μ˴ ϛ˱ ΍ή˸ϴ˴ Χ˶ Ϫϴ˶ ϓ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ Dan bergaullah dengan mereka secara makruf. h. Tafsir Fi Zhilalil Quran…. ada ulama yang memahaminya dalam arti perintah untuk berbuat baik 53 Sayyid Quthb. 306. . Jil 2.

Kata ϑϭήόϣ.42 kepada istri yang dicintai maupun tidak.

Quraish Shihab. tetapi berbuat baik masih harus diperintahkan. agar kehidupan rumah tangga tidak berantakan hanya karena cinta suami istri telah pupus. Vol 2…. Penggalan ayat di atas melarang menyusahkan atau menyakiti istri oleh sebab apapun. seperti berzina atau nusyuz. anak atau saudara-saudara. Asy-Sya’rawi memiliki pandangan lain. dan juga lebih dari itu. Asy-Sya’rawi merujuk kepada firman Allah yang menafikan adanya mawaddah atau cinta kepada orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya sekalipun orang-orang itu bapak. Sebagaimana ketika seseorang yang ingin menceraikan istrinya karena tidak mencintainya lagi. Mawaddah pastilah disertai dengan cinta. membedakan antara mawaddah yang seharusnya menghiasi hubungan suami istri dengan ma’ruf yang diperintahkan di sini. Tafsir Al-Misbah…. Almawaddah menurutnya adalah berbuat baik kepadanya. merasa senang bersamanya serta bergembira dengan kehadirannya. Quraish Shihab. dalam ayat yang lain. yakni berbuat ihsan dan berbaik-baik kepadanya. ‘Umar bin 54 Quraish Shihab. ma’ruf mereka pahami mencakup tidak menganggu. 383. Ulama Mesir yang meninggal tahun 1999. Apa yang dikemukakan Asy-Sya’rawi di atas. Dia menjadikan perintah di atas tertuju kepada suami yang tidak mencintai lagi istrinya. h. Tafsir Al-Misbah…. Ini berarti berbeda antara makruf dengan cinta55. sungguh tepat. Walau cinta pupus. Padahal katanya. 55 56 . h. Dia memerintahkan anak untuk bergaul dengan makruf kepada ibu bapak yang memaksa anak untuk tidak percaya keesaan Allah. 382. Vol 2…. 383. tetapi ia adalah cinta plus56. Asy-Sya’rawi mengatakan. kecuali istri tersebut melakukan perbuatan yang keji yang nyata. Tafsir Al-Misbah…. h. Vol 2. sedang ma’ruf tidak harus demikian. sedang makruf tidak mengharuskan adanya cinta54. tidak memaksa. bukan saja dalam arti cinta. Bahkan mawaddah yang diharapkan terjalin antara suami istri.

menyangkut segala sesuatu. bersabarlah. untuk itu harus menggauli mereka dengan cara yang mereka senangi. kita  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. maka yang lain pernah berkata. ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah.” (H. Rasulullah pernah ditanya oleh seseorang. Jangan memperketat nafkah mereka. Ahmad Daud dan Nasaa’i). “Apa hak istri yang wajib kita penuhi?” Rasulullah saw. Atau menyambut mereka dengan wajah yang muram dan menyambut mereka dengan mengerutkan dahi58.60 Orang-orang saleh pernah berkata. termasuk pada mereka yang tidak disukai itu59. jangan menyakiti mereka melalui perkataan maupun perbuatan. R. menjawab. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. “Dalam menghadapi seorang wanita. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. “Seorang istri itu laksana botol. Dan apabila suami tidak menyenangi istrinya karena keaiban akhlak atau fisik mereka yang tidak menyenangkan.43 Khatab mengecamnya sambil berkata: “Apakah rumah tangga hanya dibina atas dasar cinta? Kalau demikian mana nilai-nilai luhur? Mana pemeliharaan. karena Allah menjadikan kebaikan itu menyeluruh. mana amanah yang engkau terima?”57 Suami harus memperbaiki pergaulannya dengan istri.

h. Jilid. Ahmad bin Hanbal. 384. Vol 2. Tafsir Al-Misbah…. melipur lara. 57 Quraish Shihab.” Juga diingat. 58 59 60 . tutur kata yang lembut.” Orang saleh memerlukan sedikit humor. h. tutur kata yang baik termasuk sedekah. Jil 4. 383. Tafsir Al-Maragi….ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· penuhilah botol itu dengan minuman yang engkau sukai. Al-Maragi. h. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. 447. dan perhatian yang cukup. Jil 4. 384. 4. h. Tafsir Al-Maragi…. Al-Maragi.

yaitu demi kelanggengan suami istri dan terciptanya keluarga yang sakinah. Jadi. secara tidak langsung Islam melarang suami melukai perasaan istri dengan perkataan. selain harus memberikan nafkah kepada istrinya. . walaupun dalam batas-batas yang dibenarkan oleh syariat karena istri tidak taat kepada suaminya boleh memukulnya. Sebab larangan itu merupakan rasa kasihan dan sayang kepada mereka. Karena memukul merupakan perubahan hukum dari kesulitan kepada kemudahan karena suatu alasan disebabkan latar belakang hukum asli. Karena hal itu yang akan membuka terjadinya pemukulan dan kekerasan lain oleh suami kepada istri. Menegakkan keadaan yang membolehkan karena suatu alasan. baik lahir maupun batin. mawaddah dan rahmah serta menunaikan hak-haknya ketika hak-hak mereka ditinggalkan. akibatnya istri akan tersakiti secara fisik juga mentalnya. seorang kepala rumah tangga mempunyai kewajiban.44 Dengan melihat hadis di atas. juga harus menjaga kehormatan dan perasaan istrinya itu.

Memberikan Teladan Harus diakui. Adapun peranan suami dalam rumah tangga menurut Ahmadi Sofyan dalam bukunya The Best Husband in Islam meliputi. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan1. 2 1 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. memberikan teladan. A. Sesungguhnya orang tua adalah teladan yang paling dekat dengan anak-anaknya. bertanggung jawab. 751. peran memiliki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat.BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. bahwa merosotnya moral generasi muda saat ini. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. 860. h. dan menciptakan rumah tangga teladan. (Jakarta: Balai Pustaka. Edisi ke-2. Kamus Besar Bahasa Indonesia. sayangnya ternyata seringkali orang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Namun. 1996). tidak lepas dari kemerosotan akhlak para orang tua. h. 45 . Sehingga yang dimaksud dengan peranan suami adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan oleh suami. Dan “suami” memiliki arti pria yang menjadi pasangan hidup resmi seorang wanita2.

(Jakarta: Lintas Pustaka. Ahmadi Sofyan. maka ia tidak patut dikatakan sebagai manusia. h. The Best Husband in Islam. 29. Akhlak ini pun akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah swt. Ahmadi Sofyan. Oleh karena itu memberikan teladan kepada anak merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan generasi yang dilahirkan orang tua dari benih-benih cinta mereka. yang harus diperlakukan dengan baik oleh seorang suami. 4 5 . Ke-I. Manusia yang tidak memiliki akhlak. karena Ia menganugerahkan dengan akhlak. sedangkan sang istri pun lalai dalam memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga yang baik. 29-30. 77. Karena isteri dan anak adalah amanah Allah swt. 3 Ahmadi Sofyan. The Best Husband in Islam…. h. Cet. Akibatnya anak-anak menjadi korban dari kelalaian seorang pendidik dalam rumah tangga4. Membangun sebuah keluarga bukan hanya untuk sehari atau dua hari. h. Seorang suami diperintahkan untuk menasehati keluarganya. 2006). Begitu juga akhlak suami dalam rumah tangga terhadap isterinya dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya. The Best Husband in Islam…. mencegah mereka dari kemungkaran. Manusia dikatakan sebagai makhluk mulia di antara makhluk-makhluk ciptaan lainNya. Keutuhan dan kesuksesan dalam berumah tangga akan menjadi cermin bagi anak-anak yang dilahirkan ketika mereka berkeluarga nantinya. Di antara kewajiban seorang suami adalah mendidik keluarganya tentang hukumhukum agama5. akan tetapi sepanjang hayat dikandung badan. Kelalaian ini terjadi ketika sang suami tidak mampu memberikan teladan kepada istrinya dalam mendidik sebuah keluarga bahagia yang didambakan. memerintahkan mereka untuk melakukan kebaikan.46 tua lalai membimbing mereka dengan akhlak yang baik dalam perlakuan dan tindakan kita sehari-hari3.

Memperlakukannya dengan baik Allah swt. Seorang suami yang memiliki akhlak dan memahami sang isteri tercinta. kepadanya dengan menasehatinya tanpa mencaci-maki atau menjelekjelekannya. Jika isteri tidak taat kepadanya. berfirman: “Dan bergaulah dengan mereka dengan cara yang baik” (Q.  ˺̂˯ΎδϨϟ΍.47 Adapun akhlak suami kepada istrinya adalah sebagai berikut6: 1. dan tidak sampai membuat salah satu organ tubuhnya tidak dapat menjalankan tugas. yakni memukul bukan untuk menyakiti atau melukai. memberinya pakaian yang sopan. S. ia pisah ranjang dengannya. maka ia memiliki hak untuk memukul. tidak mengucurkan darah. agar isterinya tidak membangkang seperti yang diperintahkan Allah swt. An-Nisa: 19). jika isteri tetap tidak taat kepadanya. maka ia memberi makan isterinya dengan makanan yang baik. dan tidak meninggalkan bekas luka. dan mendidiknya dengan didikan Islam.

berfirman:  ˼˽˯ΎδϨϟ΍. maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka. Dalam hal ini Rasulullah saw. bersabda: Allah swt. Kemudian jika mereka mentaati kalian.˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Α˶ ή˸ο΍˴ ϭ˶ ϊ˶ ΟΎ˴ π˴ Ϥ˸ϟ΍ϲ˶ ϓ͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˵ Π˸ϫ΍˴ ϭ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ ψ˶ ό˴ ϓ͉ Ϧ˵ ϫ˴ ίϮ˵ θ˵ ϧ˴ ϥϮ˵ ϓΎ˴ Ψ˴ Ηϲ˶ Η͉ ϼϟ΍˴ ϭ “Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya (Pembangkangannya). S. dan pukullah mereka. An-Nisa: 34). maka janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka” (Q.

˱ ΍ήϴ˶ Β˴ ϛ˱ Ύ˷ ϴ˶ Ϡ˴ ϋ˴ ϥΎ˴ ϛ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍͉ ϥ˶ ·˱ ϼϴ˶ Β˴ γ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˸΍Ϯ˵ ϐ˸Β˴ Η˴ ϼ˴ ϓ˸Ϣ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ό˴ σ˴ ΃˸ϥ˶ Έ˴ ϓ ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

. The Best Husband in Islam.. h. .ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· 6 Ahmadi Sofyan.. 34-38.

Mengerjakan persoalan-persoalan yang urgen dalam agama kepada isterinya jika belum mengetahui Seorang suami wajib hukumnya memberikan kemudahan kepada isterinya dalam mempelajari agama. R. Jika tidak mampu untuk mengajari sendiri.  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.” (H.7 ϩήϴϏ ϝΎϗ ϭ΍ ήΧ΃ ΎϬϨϣ ϲοέ ΎϘϠΧ ΎϬϨϣ ϩήϛ ϥ· ΔϨϣΆϣ ϦϣΆϣ ϙήϔϳϻ “Laki-laki mukmin tidak boleh membenci wanita mukminah. dan menyucikan jiwanya itu tidak lebih sedikit dari kebutuhannya terhadap makanan.8 2. R. dan minuman yang wajib diberikannya. jika ia membenci sesuatu pada fisiknya. maka hendaknya memberinya izin untuk menghadiri pengajian.48 “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. Sebab kebutuhan untuk memperbaiki kualitas agama. forum-forum ilmiah dan lain-lain. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. Ahmad. Muslim). Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. majelis ta’lim. ia menyenangi yang lainnya” (H. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. Daud dan Nasaa’i).

S. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. 4. Ύ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˵ Γ˴ έΎ˴ Π˶ Τ˸ϟ΍˴ ϭ˵ αΎ͉ Ϩϟ΍Ύ˴ ϫ˵ ΩϮ˵ ϗ˴ ϭ˱ ΍έΎ˴ ϧ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ Allah swt. Shahih Muslim. At-Tahrim: 6). berfirman: “Hai orang-orang yang beriman. 447. yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (Q. Jilid. 1993) Juz. yang keras. h. (Semarang: CV.˴ ϥϭ˵ ή˴ ϣ˸Ά˵ ϳΎ˴ ϣ˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ ό˸ϔ˴ ϳ˴ ϭ˸Ϣ˵ ϫ˴ ή˴ ϣ˴ ΃Ύ˴ ϣ˴ Ϫ͉ Ϡϟ΍˴ ϥϮ˵ μ˸ό˴ ϳΎ˴ ϟ˲ Ω΍˴ Ϊ˶ η˲ υΎ˴ Ϡ˶ Ϗ˲ Δ˴ Ϝ˶ ΋Ύ˴ Ϡ˴ ϣ 7 Ahmad bin Hanbal. h. peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. II. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar. 871. . Terj. Adib Bisri Musthofa. Asy-Syifa. Muslim. 8 .

Menghadirkan Surga di Rumah…. Hal ini sebagaimana sabda Nabi saw. puasa. Ahmad Kusyairi. yaitu suami harus membawa keluarganya kepada penjagaan dari api neraka dengan nasehat dan pelajaran. 9. Ini berarti ia harus selalu mengondisikan dan memfasilitasi terwujudnya iklim yang mendorong semua anggota keluarga menjadi orang-orang yang bertakwa. maka neraka lebih berhak untuk (tempat tinggal) nya. Jadilah dirimu yaitu suami pelindung dari api neraka dengan meninggalkan maksiat9. h. pangan dan papan keluarga dengan cara yang halal.11 Wa ahlikum. membaca Al-Quran dan lain-lain sesungguhnya mereka telah membentengi anak-anak dari api neraka. 28. 208-209. Jil. ketika orang tua membiasakan anak-anaknya shalat. Sebab. Menyiapkan sandang. Abdurahman Suyuti.49 ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ Quu anfusakum. h. Tafsir Al-Maragi…. h. 450. harta yang haram di dapat dari cara yang haram justru menjerumuskan mereka ke dalam neraka. “Setiap daging yang tumbuh (dalam tubuh manusia) dari sesuatu yang ϪΑϰϟϭ΃έΎϨϟΎϓΖΤδϟ΍ϪΘΒϧ΃ϢΤϟϞϛ ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ haram. Juz. Allah memerintahkan kaum mukmin pada umumnya untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka yang kayu bakarnya adalah manusia dan berhalaberhala pada hari kiamat. Membentengi keluarga dari api neraka dapat dilakukan dengan berbagai cara di antaranya10:  Membentuk mereka menjadi manusia yang bertakwa pada Allah dengan senantiasa menyeru mereka untuk mentaati Allah dan melarang mereka dari maksiat kepadaNya. 10 11 . 259. Jami’ Al-Hadis ….   Membina keluarga dengan pembinaan yang terpadu dan kontinyu. Untuk itu. 9 Al-Maragi.

h. 259 Quraish Shihab. 326. 13 14 . 14. Al-Maragi. h. Dan hendaklah kamu mengajarkan kepada keluargamu perbuatan yang dengannya mereka dapat menjaga diri mereka dari api neraka dan bawalah mereka kepada yang demikian ini melalui nasehat dan pengajaran13. Vol. ϥϭ˵ ˴ ή˴ ϣ˸Ά˵ ϳΎ˴ ϣ˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ ό˸ϔ˴ ϳ˴ ϭ˸Ϣ˵ ϫ˴ ή˴ ϣ˴ ΃Ύ˴ ϣ˴ Ϫ͉ Ϡϟ΍˴ ϥϮ˵ μ˸ό˴ ϳΎ˴ ϟ˲ Ω΍˴ Ϊ˶ η˲ υΎ˴ Ϡ˶ Ϗ˲ Δ˴ Ϝ˶ ΋Ύ˴ Ϡ˴ ϣΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ Di atasnya yakni yang menangani neraka itu dan bertugas menyiksa penghuni-penghuninya adalah Malaikat-malaikat yang kasar-kasar hati dan perlakuannya. Wahai orang-orang yang percaya kepada Allah dan RasulNya hendaklah sebagian dari kamu memberitahukan kepada sebagian yang lain. kita menjaga diri kita sendiri. 14. Telah diriwayatkan. yang keras-keras perlakuannya dalam melaksanakan tugas penyiksaan. “Wahai Rasulullah. apa yang dapat menjaga dirimu dari api neraka dan menjauhkan kamu daripadanya. 28. peliharalah diri kamu antara lain dengan meneladani Nabi dan pelihara juga keluarga kamu yakni istri. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Maragi…. Tafsir Al-Misbah…. Vol. bahwa Umar berkata ketika turun ayat itu. h. yaitu ketaatan kepada Allah dan menuruti segala perintah-Nya. anak-anak dan seluruh yang berada di bawah tanggung jawab kamu dengan membimbing dan mendidik mereka agar kamu semua terhindar dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia-manusia yang kafir dan juga batu-batu antara lain yang dijadikan berhala-berhala12. yang tidak mendurhakai Allah menyangkut apa yang Dia perintahkan kepada mereka sehingga siksa yang mereka jatuhkan – Allah. Tetapi bagaimana kita menjaga 12 kendati mereka kasar – tidak juga berlebih dari apa yang diperintahkan Quraish Shihab. yakni sesuai dengan dosa dan kesalahan masing-masing penghuni neraka dan mereka juga senantiasa dan dari saat ke saat mengerjakan dengan mudah apa yang diperintahkan Allah kepada mereka14. Jil.50 ˵ Γ˴ έΎ˴ Π˶ Τ˸ϟ΍˴ ϭ˵ αΎ͉ Ϩϟ΍Ύ˴ ϫ˵ ΩϮ˵ ϗ˴ ϭ˱ ΍έΎ˴ ϧ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ Hai orang-orang yang beriman. 326.

menjawab. 28. Ayat di atas juga secara langsung mengingatkan betapa tinggi dan penting kedudukan keluarga dalam Islam dan betapa perhatian terhadap keluarga harus diberikan dalam porsi yang besar. Tafsir Al-Maragi…. Ayat ini tertuju kepada perempuan dan lelaki (ibu dan ayah) sebagaimana ayat-ayat yang serupa (misalnya ayat yang memerintahkan berpuasa) yang juga tertuju kepada lelaki dan perempuan. Ini berarti kedua orang tua bertanggung jawab terhadap anak-anak dan juga pasangan masing-masing sebagaimana masing-masing bertanggung jawab atas kelakuannya. 14. Ayah atau ibu sendiri tidak cukup untuk menciptakan satu rumah tangga yang diliputi oleh nilai-nilai agama serta dinaungi oleh hubungan yang harmonis17. dan kamu perintahkan kepada mereka apa yang diperintahkan Allah kepadamu. Ayat di atas walau secara redaksional tertuju kepada kaum pria (ayah).16 Ayat enam di atas menggambarkan bahwa dakwah dan pendidikan harus bermula dari rumah. 207.51 keluarga kita?” Rasulullah saw. seperti kekayaan tampilan fisik. Al-Qur’an telah memberikan perhatian yang amat besar terhadap kehidupan keluarga. 16 17 18 . Tafsir Al-Misbah…. Vol. 28. 327 Ahmad Kusyairi. Di dalam ayat ini terdapat isyarat mengenai kewajiban seorang suami mempelajari fardhu-fardhu agama yang diwajibkan baginya mengajarkannya pada keluarga mereka. Itulah penjagaan antara diri mereka dengan neraka15. 262 Al-Maragi. tetapi itu bukan berarti hanya tertuju kepada mereka. gelar 15 dan Al-Maragi. h. Berbeda dengan persepsi kebanyakan orang yang menilai kesuksesan seseorang dengan standar materi. sehingga tidak berlebihan sampai ada yang menyebutnya sebagai kitab keluarga18. “Kamu larang mereka mengerjakan apa yang dilarang Allah untukmu. Jil. 262 Quraish Shihab. h. Jil. Menghadirkan Surga di Rumah…. Tafsir Al-Maragi…. h. h.

Oleh karena itu seorang suami berkewajiban untuk mengajarkan dan melaksanakan ajaran Islam beserta etikanya kepada isterinya. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa” (Q. isterinya melaksanakan ajaran-ajaran Islam beserta Sikap dan perilaku istri bisa menjadi cermin bagi kehidupan rumah tangga.52 serta jabatan. berfirman: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu. 3. Allah swt. dan tidak memberikan kesempatan kepadanya untuk menjadi wanita fasiq terhadap perintah Allah swt. ˺˼˻Ϫσ. Taha: 132). Karenanya ayat  tersebut diawali dengan panggilan. ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁ ˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍ Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃ Ύ ˴ ϳ (Hai orang-orang yang beriman)19. Kamilah yang memberi rezki kepadamu. ˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ό˸ϟ΍˴ ϭ˴ Ϛ˵ ϗ˵ ί˸ή˴ ϧ˵ Ϧ˸Τ͉ ϧ˱ Ύϗ˸ί˶ έ˴ Ϛ˵ ϟ˴ ΄˸δ˴ ϧΎ˴ ϟΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍˴ ϭ˶ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟΎ˶ Α˴ Ϛ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃˸ή˵ ϣ˸΃˴ ϭ Selain itu. Amal shaleh harus berdasarkan ilmu. maka ayat di atas sesungguhnya juga memberikan pemahaman bahwa standar kesempurnaan dan kesuksesan seorang mukmin adalah sejauh mana ia sukses dalam menciptakan stabilitas keluarga setelah mampu menciptakan stabilitas diri. dan amal shaleh. Melarangnya untuk mengumbar aurat dan berhubungan bebas (ikhtilat) dengan laki-laki yang bukan muhrimnya. Mewajibkan etikanya. S. Wanita termasuk bagian dari keluarga laki-laki dan penjagaan dirinya dari api neraka ialah dengan iman. dan pengetahuan sehingga ia bisa mengerjakannya seperti yang diperintahkan syariat. memberikan perlindungan yang memadai kepadanya dengan tidak mengizinkannya untuk merusak akhlak atau agamanya.

207. . h.ϯ˴ Ϯ˸Ϙ͉ ΘϠ˶ ϟ 19 Ahmad Kusyairi. Menghadirkan Surga di Rumah….

Vol. Kenikmatan dari kehadiran mereka dalam satu rumah tangga diperoleh melalui hubungan harmonis masing-masing anggota keluarga satu dengan yang lain serta hubungan yang harmonis dengan Allah swt. karena nasehat dengan perbuatan akan lebih membekas dibanding dengan perkataan21. dan hendaklah kamu sendiri memeliharanya. dan setiap kepala keluarga muslim agar Ύ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍˴ ϭ ˶ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟΎ˶ Α ˴ Ϛ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃ ˸ή˵ ϣ˸΃˴ ϭ dan perintahkanlah keluargamu melaksakan shalat secara baik dan bersinambung pada setiap waktunya dan bersungguh-sungguhlah engkau wahai Nabi Muhammad dalam bersabar atasnya. 20 21 . jika ditinjau dari masa turunnya ayat ini. yang tercermin antara lain dalam pelaksanaan shalat. Al-Maragi. termasuk semua istri dan anak cucu beliau. maka ia dapat mencakup keluarga besar Nabi Muhammad saw. hai Rasul keluargamu untuk mendirikan shalat.53 Pada ayat ini disebut pasangan orang-orang beriman dan keluarganya. lalu menyadari bahwa perintah tersebut berlanjut sepanjang hayat. 259. yang beliau pelihara sepeninggal Abu Thalib. 402. Kamilah yang memberi jaminan rezeki kepadamu. atau Kami tidak membebanimu untuk menanggung rezeki bagi dirimu atau keluargamu. Tafsir Al-Misbah…. Allah memerintahkan Nabi saw. ϯ˴ Ϯ˸Ϙ͉ ΘϠ˶ ϟ ˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ό˸ϟ΍˴ ϭ ˴ Ϛ˵ ϗ˵ ί˸ή˴ ϧ ˵ Ϧ˸Τ͉ ϧ ˱ Ύϗ˸ί˶ έ ˴ Ϛ˵ ϟ˴ ΄˸δ˴ ϧ Ύ˴ ϟ Kami tidak meminta kepadamu rezeki dengan perintah shalat ini. yakni dalam melaksanakannya20. 8. Bahkan Quraish Shihab. h. Suruhlah. Jil. maka ia hanya terbatas pada istri Nabi yaitu Khadijah ra. Tetapi bila dilihat dari penggunaan kata ahlaka yang dapat mencakup keluarga besar. 28. Dan kesudahan yang baik di dunia dan di akhirat adalah bagi orang-orang yang menghiasi dirinya dengan ketakwaan. dan beberapa putera beliau bersama ‘Ali ibn Abi Thalib ra. Tafsir Al-Maragi…. Kata Ϛ˴ ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃ keluarga. h.

˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍ dari kata (ήΒλ΍) bersabarlah. Abdurahman Suyuti. Ini memerlukan kesabaran dan ketekunan melebihi apa yang diwajibkan atas keluarga dan umat beliau23. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. Vol. dan jika istrinya tidak mau bangun. 416. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. Nabi saw. mampu menempatkan keluarganya untuk menjadi generator dan inspirator bagi dirinya dalam Quraish Shihab. 8. dengan penambahan huruf Penambahan itu mengandung makna penekanan. dan jika suaminya tidak mau bangun.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. 8. h. Kata ρ). Juz. Di antara hal yang dapat melanggengkan hubungan suami istri adalah saling membantu dalam ketaatan kepada Allah swt. karena shalat yang wajib bagi beliau adalah shalat lima waktu. 403. h. h. Tafsir Al-Misbah…. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. Vol. dengan mengalokasikan waktu khusus untuk beribadah secara berjamaah. seorang suami yang sukses dalam kehidupan berumah tangga adalah suami yang sukses dalam mengayomi keluarga. tetapi juga shalat malam yang diperintahkan kepada beliau. diperintahkan untuk lebih bersabar dalam melaksanakan shalat. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. Ahmad). ΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣΖϣΎϗϩ΃ήϣ΍Ϳ΍ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ ΢πϧΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ Kemudian Rasulullah saw. Tafsir Al-Misbah…. belajar secara bersama. ia memercikkan air pada wajahnya.54 sementara ulama memperluasnya sehingga mencakup seluruh umat beliau22. R. 402 Quraish Shihab. Jami’ Al-Hadis…. juga bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat.24 Jadi. 4.

˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓ 22 23 24 .

Rasulullah saw. bersabda:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. Kemudian ia membeberkan rahasia hubungan suami isteri tersebut” (H. dan isterinya bergaul dengannya. ϭϪΗ΃ήϣ΍ϰϟ·ϲπϔϳϞΟήϟ΍ΔϣΎϴϘϟ΍ϡϮϳΔϟΰϨϣͿ΍ΪϨϋαΎϨϟ΍ήηϦϣϥ· “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di sisi Allah ialah suami yang menggauli isterinya. Mampu mewujudkan keluarganya menjadi keluarga sakinah. Tidak membuka rahasia dan tidak membeberkan aib isteri. sebab suami yang diberi kepercayaan terhadapnya. 4.55 memproduksi beraneka macam kebajikan.25 Hadist di atas merupakan dalil atas keharaman seseorang menyiarkan rahasia hubungannya di atas ranjang dengan istrinya baik berupa ucapan. dituntut menjaga dan melindunginya. Tidak membuka rahasia isterinya dan tidak membeberkan aibnya. perbuatan dan lain sebagainya26. R. Seorang suami hendaknya menjadi orang yang paling dipercaya oleh isteri. Muslim). mawaddah dan rahmah. begitu pula sebaliknya.

maka ia memiliki tanggung jawab yang sangat besar yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt.ΎϫήγήθϨϳϢΛϪϴϟ·ϲπϔΗ 5. 2. Syaikh Hafiz Ali. Berlaku adil terhadap isteri-isterinya. Seorang suami harus bisa berlaku adil terhadap istri-istrinya supaya tidak timbul perpecahan di antara mereka. jika memiliki isteri lebih dari satu orang. 130. Kado Pernikahan…. h. 398. 26 . Jami’ Al-Hadis…. Suami berkewajiban untuk berbuat adil terhadap mereka dalam hal makanan. pakaian. Jika seorang suami kebetulan memiliki isteri lebih dari satu orang. minuman. Juz. tempat tinggal 25 Abdurahman Suyuti. h.

Dalam Al-Quran Allah swt. Ia tidak boleh bersikap curang atau dzolim sedikit pun. S.56 dan tidur. Karena hal tersebut bisa menimbulkan kemurkaan Allah swt. Jelas sekali bahwa keadilan yang maksud oleh ayat di atas merupakan keadilan dalam hal material. An-Nisa: 3).. An-Nisa: 129.. tidaklah tepat karena keadilan yang dimaksudnya adalah dalam hal ˼˯ΎδϨϟ΍.. S. berfirman: “Kemudian jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil.. Jadi apabila ada orang yang ingin menutup rapat-rapat pintu poligami dengan berdasarkan Q.” (Q. maka kawinilah satu orang saja.

˱ Γ˴ Ϊ˶ Σ΍˴ Ϯ˴ ϓ˸΍Ϯ˵ ϟ˶ Ϊ˸ό˴ Η͉ ϻ˴ ΃˸Ϣ˵ Θ˸ϔ˶ Χ˸ϥ˶ Έ˴ ϓ ˶ Ϟ˸ϴ˴ Ϥ˸ϟ΍ ͉ Ϟ˵ ϛ ˸΍Ϯ˵ Ϡϴ˶ Ϥ˴ Η ˴ ϼ˴ ϓ ˸Ϣ˵ Θ˸λ˴ ή˴ Σ ˸Ϯ˴ ϟ˴ ϭ ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ˴ Ϧ˸ϴ˴ Α ˸΍Ϯ˵ ϟ˶ Ϊ˸ό˴ Η ϥ˴ ΃ ˸΍Ϯ˵ όϴ˶ τ˴ Θ˸δ˴ Η Ϧ˴ ϟ˴ ϭ ˯ΎδϨϟ΍.

yang menganjurkan manusia untuk melakukan poligami. An-Nisa: 129). Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan). maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Q. walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. China.. bukan Allah swt. Mesir.˱ ΎϤϴ˶ Σ͉ έ˱ ΍έϮ˵ ϔ˴ Ϗ˴ ϥΎ˴ ϛ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍͉ ϥ˶ Έ˴ ϓ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Θ˴ Η˴ ϭ˸΍Ϯ˵ Τ˶ Ϡ˸μ˵ Ηϥ˶ ·˴ ϭ˶ Δ˴ Ϙ͉ Ϡ˴ ό˵ Ϥ˸ϟΎ˴ ϛΎ˴ ϫϭ˵ έ˴ ά˴ Θ˴ ϓ  ˺˻̂ imaterial (cinta): “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteriisteri (mu). Kado Pernikahan. yang menganjurkan. 15. Pada zaman Nazi. Poligami sudah tersebar luas di kalangan bangsa-bangsa terdahulu. Mongol. seperti bangsa Tibet.. Musuh-musuh Islam menuduh. Tujuan mereka ialah untuk memperburuk citra Islam. Bahkan para uskup Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. bahwa sesungguhnya hanya Rasulullah saw.27 Sebenarnya poligami sudah ada jauh sebelum Islam. h. sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung.. poligami juga sudah dikenal di kalangan orang-orang Jerman. 27 . karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai). Persi dan Romawi. S.

Dalam hal ini beliau mewasiatkan perlakuannya yang baik terhadap isteriisterinya: “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. Ath-Thabrani). banyak kondisi yang merupakan alasan logis untuk tidak menutup pintu poligami dengan syarat-syarat yang tidak ringan. Rasulullah saw. dan kemampuan untuk berbuat adil harus kepada semua istri harus dimiliki.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ. seperti Napoleon. memiliki beberapa orang isteri karena alasan untuk perlindungan terhadap janda-janda yang ditinggal mati oleh suaminya. merupakan satu kemungkinan yang tidak aneh? Apakah jalan keluar bagi suami yang dapat diusulkan untuk menghadapi kemungkinan itu? Bagamana ia menyalurkan kebutuhan biologis atau memperoleh dambaannya untuk memiliki anak? Poligami ketika itu adalah jalan yang paling ideal.29 Selain itu. Sedangkan Rasulullah saw. adalah sosok suami yang sangat adil terhadap isteri-isterinya. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. R.57 memperbolehkan poligami kepada beberapa orang raja setelah masuknya agama Kristen ke Eropa. Jadi tidak benar tuduhan orang-orang yang mengatakan bahawa: Islam adalah yang mempelopori poligami28. atau terjangkiti penyakit parah. seperti: kemungkinan mandulnya seorang istri.

29 .. Kado Pernikahan. Jami’ Al-Hadis…. h. Juz..ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 28 Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. 308. 4. Abdurahman Suyuti. 16.. h.

30 Husain Syahatah. yang tentu akan bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya. Terj. setelah ia menyelesaikan masa lajangnya. 2005). Ke-I. Ke-I. Cet. seorang laki-laki harus mengetahui dengan baik karakter dan macam-macam tanggung jawab yang harus diembannya. Pada saat itu. Yang bisa menjadi indikasi terpenuhinya tanggung jawab. 2000). kategori ini adalah menjalankan ibadah. h. tuntutan yang menjadi beban bagi seorang laki-laki semakin menumpuk. masyarakat dan juga tentunya kepada Allah swt. 4. Tanggung jawab ini bertambah. 31 . (Jakarta: Gema Insani. Syariat Islam memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini dan menjadikannya sebagai salah satu tujuan mulia. begitupula dalam masalah tanggung jawab yang harus diemban. Dalam hal ini para ahli fiqih dan ulama telah membahas banyak masalah tanggung jawab laki-laki dalam Islam.58 B. h. karena agama merupakan pilar utama dalam kehidupan seorang muslim31. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. juga bertanggung jawab atas anak-anaknya. (Jakarta: AMZAH. Laki-laki adalah pemimpin. Arif Chasanul Muna. sehingga tidak terjadi tindakan ekstrem dalam pengimplementasiannya. Husain Syahatah. Oleh karena itu ruang lingkup pertanggung jawabannya semakin luas. Sebelum menikah. Tanggung jawab terhadap Allah swt dan agamanya Salah satu tanggung jawab seorang laki-laki adalah menegakkan dan menjaga agamanya. Ia harus mempertanggung jawabkan apa yang telah ia lakukan kepada dirinya sendiri. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. melakukan amal sholeh. Oleh sebab itu. seorang laki-laki bertanggung jawab untuk memenuhi tuntutan-tuntutan agama. Di samping itu harus bertanggung jawab atas isterinya. keluarga. Cet. Bertanggung Jawab Menjadi seorang suami bukanlah hal yang gampang. Mereka menyimpulkan bahwa macam-macam tanggung jawab tersebut sebagai berikut30: 1. baik dengan berlebih-lebihan maupun sebaliknya. dan berdakwah dengan bijaksana (bil hikmah) dan tutur kata yang ramah (mau’izah hasanah). 10. pekerjaan dan dirinya secara seimbang.

Tanggung jawab terhadap sanak kerabatnya dengan menjalin silaturrahmi. menebarkan rasa kasih sayang. Ahmadi Sofyan. menjaga dan memberikannya nafkah kepada keduanya. dan berbuat baik kepada mereka. The Best Husband in Islam…. dan membimbingnya dengan penuh kecintaan. Dengan memperhatikan hal ibadah. menggaulinya dengan baik. Bertanggung jawab terhadap anggota keluarga dalam posisinya sebagai pemimpin dalam rumah tangga Tanggung jawab ini terbagi menjadi beberapa bagian32:  Tanggung jawab terhadap isteri dengan memberikannya nafkah. …. Dengan terjaganya kesehatan. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. h. memperhatikan pendidikan mereka. 32 Husain Syahatah.59 2.   Tanggung jawab terhadap kedua orang tua dengan berbakti. amal baik. 10. Yang termasuk dalam kategori tanggung jawab ini adalah sebagai berikut:   Pendidikan rohani untuk memperkuat intensitas dan kualitas ibadah kepada Allah swt. ibadah. amal baik dan usaha mencari nafkah yang halal bisa terlaksana dengan baik. dengan menjaga dan memenuhi tuntutan-tuntutannya33. 3. Pendidikan jasmani untuk memperkuat kemampuan jasmani. dan usaha mencari nafkah yang halal.  Memberikan waktu-waktu luang untuk istirahat. bisa dilakukan dengan semangat dan wacana baru. Tanggung jawab terhadap dirinya sendiri. 41 33 . h.  Mempererat hubungan baik dengan orang lain dengan memenuhi hakhaknya dan membantu penyelesaian kepentingan-kepentingan mereka. mempersiapkan kemampuan mereka dan mengemban tanggung jawab mereka di masa mendatang.  Tanggung jawab terhadap anak-anaknya dan memberi mereka nafkah.

An-Nahl: 93). Bekerja dengan optimal dan sempurna. Menjaga keikhlasan dalam bekerja dengan berniat untuk ibadah. Dalam sabda Rasulullah saw.60 4. disebutkan: ̂˼ϞΤϨϟ΍. dengan disertai niat beribadah. dan ia akan dimintai pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya itu di hadapan Allah swt35. Suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga. Sebagai dalil tentang hal itu. dari Ibnu Umar ra. dalam Islam terdapat hukum-hukum tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:     Mencari pekerjaan yang halal yang akan menjadi sumber pendapatan finansial yang baik. Tanggung jawab terhadap profesi yang digelutinya dalam mencari rezeki yang baik dan halal. Menularkan keahlian yang dimiliki kepada orang lain (berbagi keahlian atau ilmu)34. Hukum itu meliputi poin-poin sebagai berikut: 1. Seiring dengan pendapat di atas. S. firman Allah swt: “Mereka akan ditanya tentang apa yang kalian pernah lakukan” (Q.

˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ Ϥ˸ό˴ Η˸Ϣ˵ ΘϨ˵ ϛΎ͉ Ϥ˴ ϋ͉ Ϧ˵ ϟ˴ ΄˸δ˵ Θ˴ ϟ˴ ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϭ ω΍έ ϡΎϣϹ΃ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϢϜϠϛϭ ω΍έ ϢϜϠϛ Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϩΪϴγ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϡΩΎΨϟ΍ϭ ΎϬΘϴϋέ Ϧϋ ΔϟϮΌδϣϭ ΎϬΟϭί Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϪϴΑ΃ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ ϝΎϗ Ϊϗ ϥ΃ ΖΒΣϭ ϝΎϗ ϪΘϴϋέ  ϢϠδϣϭέΎΨΒϟ΍ϩ΍ϭέ.

Imam itu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. 151. h. The Best Husband in Islam…. Seorang lakilaki pemimpin terhadap keluarganya dan bertanggung jawab atas 34 Husain Syahatah. …. h. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses.ϪΘϴϋέϦϋϝϮΌδϣϭω΍έϢϜϠϛϭϪΘϴϋέ ΖϴΑ ϲϓ Δϴϋ΍έ Γ΃ήϤϟ΍ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ “Masing-masing dari kamu adalah pemimpin dan masing-masing dari kamu bertanggung jawab atas kepemimpinannya. 35 . 11 Ahmadi Sofyan.

36 2. Bukhari dan Muslim). meliputi tanggung jawab terhadap agamanya. menggaulinya dengan baik. dirinya. Keluarganya. Dan masing-masing dari kamu adalah pemimpin da bertanggung jawab akan kepemimpinannya” (H. Suami hendaknya berusaha mewujudkan keseimbangan antara tugas dan tanggung jawab. hartanya. menjaga kehormatan dan menghiburnya. menyambungkan hubungan silaturrahim39. R. ilmunya dan pekerjaannya37. Pelayan itu pemimpin dalam harta tuannya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. Dalil tentang hal ini terdapat ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ dalam firman-Nya: ˻˺ϡϭήϟ΍. anaknya. Seorang suami memiliki kewajiban dan tanggung jawab kepada istrinya. istrinya. Perempuan itu pemimpin dalam rumah suaminya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. 4. menafklahi. seperti membantunya melaksanakan ajaran agama. membantunya dalam urusan rumah tangga jika diperlukan. jangan sampai tanggung jawab itu membuat pekerjaan lain terbengkalai38. Tanggung jawab suami dalam Islam memiliki cakupan yang sangat luas. Semua itu merupakan dasar dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. 3.61 kepemimpinannya. Ia berkata: Dan saya menduga bahwa beliau teah bersabda: Seorang lakilaki (anak) adalah pemimpin dalam harta ayahnya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya.

2. h. Terj. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga…. Vol. 1993). 9-10. Asy-Syifa. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses….˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ ·˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ 36 Bukhari. (Semarang: CV. h. Sunarto. The Best Husband in Islam…. 152. Husain Syahatah. Husain Syahatah. h. 37 38 39 . 113. Shahih Bukhari. h. dkk. 134. Ahmadi Sofyan.

ikut berpartisipasi dalam acara-acara kekeluargaan dan masyarakat. Tentang bagaimanakan istri yang baik? Rasulullah menjawab: Jika disuruh dia taat. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. jika diberi kebaikan dia membalas dengan kebaikan. ra. R. Ahmad). tidak keluar rumah tanpa izin suaminya. melahirkan anak. ϝΎϗˮήϴΧ˯ΎδϨϟ΍ϱ΃ϢϠγϭϪϴϠϋͿ΍ϞλͿ΍ϝϮγέϞΌγΓήϳήϫϲΑ΃Ϧϋ Hal itu dijelaskan dalam hadits Rasulullah saw. seperti zakat atau sedekah40. membantu suami mengeluarkan nafkah. Sebagai hasilnya nanti.: ϪϟΎϣϭ ΎϬδϔϧϲϓ ϩήϜϳ ΎϤϴϓ ϪϔϟΎΨΗϻϭήϣ΃ ΍Ϋ΍ ϪόϴτΗϭ ήψϧ΍Ϋ΍ ϩήδΗϱάϟ΍ “Abu Huraira. mengurus rumah. ia menjaga diri dan harta suaminya” (H. Kewajiban-kewajiban istri terhadap suaminya menurut syariat adalah taat kepadanya selama bukan maksiat.41  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. Bertanya kepada Rasulullah saw. berdandan untuk suami. Ar-Rum: 21). menjaga kehormatan. ketentraman. jika ia ditinggal pergi oleh suami. S. jika dipandang ia menyenangkan hati. 5. menjaga harta.62 “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. keharmonisan dan rasa cinta. akan tercipta kedamaian.

154. h. 2. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. Jilid. dan 40 Ahmadi Sofyan. memberikan latihan tentang urusan rumah tangga dan kehidupan. The Best Husband in Islam…. menafkahi dan menyekolahkan. menjaga amalan ibadah. seperti memberikan pendidikan yang Islami. 6. Kewajiban dan tanggung jawab sebagai orang tua kepada anak. 251. memberikan pendidikan moral. Ahmad bin Hanbal. h. 41 . menurunkan bakat.

memuliakan dan menghormatinya.63 mengajar berdakwah di jalan Allah swt42. Kewajiban anak terhadap orang tua dalam Islam adalah berbuat baik. menggantikannya dalam urusan agama. melakukan haji dan umrah untuk keduanya. menafkahi keduanya saat keduanya membutuhkan. berperilaku baik. ˴ ή˴ Β˶ Ϝ˸ϟ΍ ˴ ϙ˴ ΪϨ˶ ϋ ͉ Ϧ˴ ϐ˵ Ϡ˸Β˴ ϳ Ύ͉ ϣ˶ · ˱ ΎϧΎ˴ δ˸Σ˶ · ˶ Ϧ˸ϳ˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟΎ˶ Α˴ ϭ ˵ ϩΎ͉ ϳ˶ · ͉ ϻ˶ · ˸΍ϭ˵ Ϊ˵ Β˸ό˴ Η ͉ ϻ˴ ΃ ˴ Ϛ͊ Α˴ έ ϰ˴ π˴ ϗ˴ ϭ ˱ ΎϤϳ˶ ή˴ ϛ ˱ ϻ˸Ϯ˴ ϗ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ͉ ϟ Ϟ˵ ϗ˴ ϭ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˸ή˴ Ϭ˸Ϩ˴ Η ˴ ϻ˴ ϭ ͈ ϑ˵ ΃ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ͉ ϟ Ϟ˵ Ϙ˴ Η ˴ ϼ˴ ϓ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˴ ϼ˶ ϛ ˸ϭ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˵ Ϊ˴ Σ˴ ΃ ˻˼˯΍ήγϹ΍. serta berdoa untuk keduanya43. 7. Sebagai hasil dari tanggung jawab ini maka akan terlahir anak-anak yang shaleh. taat selama tidak dalam kemaksiatan.

maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Al-Isra: 23). Dalil mengenai hal ini adalah firman Allah: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. AlIsra’: 24). merupakan perbuatan yang bertentangan 42 Juga firmanNya: ˻˽˯΍ήγϹ΍. Menyia-nyiakan. kasihilah mereka keduanya. mengurangi. 8.” (Q. ˳ S. ϲ˶ ϧΎ˴ ϴ͉ Α˴ έ Ύ˴ Ϥ˴ ϛ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ˸Ϥ˴ Σ˸έ΍ ͋ Ώ͉ έ Ϟ˵ ϗ˴ ϭ ˶ Δ˴ Ϥ˸Σ͉ ήϟ΍ ˴ Ϧ˶ ϣ ͋ ϝ͊ άϟ΍ ˴ ΡΎ˴ Ϩ˴ Ο Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ˴ ϟ ˸ξ˶ ϔ˸Χ΍˴ ϭ “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku. S. sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (Q. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduaduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. dan melampaui batas dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawab.

154. 136. h. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. h. The Best Husband in Islam…. 43 . Husain Syahatah.˱ ΍ήϴ˶ ϐ˴ λ Ahmadi Sofyan.

Seperti dalam firmanNya: “Dan barang siapa yang menentang peringatanku. sakit. dosa dan kejahatankejahatan dalam rumah. serta beberapa kesalahan lain.64 dengan syari’at. Adanya tekanan jiwa dan rusaknya urusan rumah tangga. maka ia kan mendapatkan kehidupan yang sempit” (Q. dan sikap saling hormat dalam rumah tangga. dan teman-teman.    Anak-anak lari dari rumah dan melenceng dari jalan yang lurus. Tersebarnya kejahatan sosial. Thaha: 124). 9. Sebagai contoh bentuk kemaksiatan. Membuka rahasia rumah tangga. adalah seperti berikut ini44:        Pasangan suami istri dan anak-anak yang memiliki perangai jahat yang bertentangan dengan syariat Allah swt. Hilangnya tanggung jawab kepemimpinan suami terhadap keluarga dan anaknya. Ia membiarkan begitu saja tanpa ada penyelesaian. Lemahnya keharmonisan. dan ditimpa masalah. tetangga. S. Menyebarluaskan kehormatan rumah tangga di antara keluargakeluarga dekat. Persoalan ini dapat diselesaikan  ˺˻˽Ϫσ. kasih sayang. Rusaknya nama baik Islam dan kaum muslimin. akibatnya kehidupan menjadi sempit. Perangai-perangai yang tidak sesuai dengan syariat dan kelalaian tanggung jawab suami dalam rumah tangganya. kelembutan. Membiarkan keluarga saat keluarga tertimpa bencana yang pelik. Perangai-perangai di atas bertentangan dengan syariat Allah swt.

h. . 137. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses….˱ ΎϜϨ˴ ο˱ Δ˴ θϴ˶ ό˴ ϣ˵ Ϫ˴ ϟ͉ ϥ˶ Έ˴ ϓϱ˶ ή˸ϛ˶ ΫϦ˴ ϋ˴ ν˴ ή˸ϋ˴ ΃˸Ϧ˴ ϣ˴ ϭ 44 Husain Syahatah.

Kebersamaan dan mengemban tanggung jawab masyarakat terhadap keluarga. Adanya sistem pahala dan sanksi. Adanya program untuk menenangkan jiwa. Adanya sanksi yang Islami dalam menindak sikap yang terlarang menurut syariat. sesuai dengan ajaran dan cara-cara yang baik. membenarkan dalam firmanNya: ˻˺ϡϭήϟ΍. Menerapkan prinsip musyawarah dalam urusan rumah tangga. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. Adanya aturan sebagai pengontrol dan pengawas untuk rumah tangga. Langkah-langkah penyelesaian secara Islami yang dapat ditempuh untuk menanggulangi pengaruh kurangnya tanggung jawab suami terhadap 45 Allah swt. dengan saran ini juga akan dapat menghindarkan perasaan takut dan akan memperoleh keberkahan hidup. ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. 10. S. teman-teman dan tetangga.65 dengan melakukan langkah-langkah penyelesaian secara Islami seperti berikut ini45:         Memberikan pendidikan yang Islami untuk seluruh anggota keluarga. setahap demi setahap. Selain itu. Ar-Rum: 21). Saran-saran ini dapat mewujudkan rumah tangga muslim yang harmonis dan penuh kasih sayang. sesuai dengan aturan syariat. Mengadakan silaturrahmi dan menunaikan hak-hak mereka. berlandaskan kepada asas pendidikan yang formal. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya.

˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ ·˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ Ahmadi Sofyan. The Best Husband in Islam…. 157. h. .

dan mencegah dari perbuatan yang mungkar. menciptakan kelompok yang mengajak kepada yang baik dan mencegah yang mungkar yang dapat diterima oleh orang banyak dengan baik. mendalami ajaran agama. Al-Hajj: 41). dan kepada Allahlah kembali segala urusan” (Q. menyuruh berbuat yang makruf. adalah meningkatkan pendidikan rohani. menjelaskan hal itu dalam firmanNya: “(Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi. Alangkah lebih baik jika kami menutup hukum-hukum Islam tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya ini dengan firman Allah  ˽˺ΞΤϟ΍. pendidikan akhlak. dan terciptanya kepemimpinan yang senantiasa mengajak masyarakat kepada dakwah di jalan Allah swt46. niscaya mereka mendirikan sembahyang. S. ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α΍ϭ˵ ή˴ ϣ˴ ΃˴ ϭ˴ ΓΎ˴ ϛ͉ ΰϟ΍΍˵ Ϯ˴ Η΁˴ ϭ˴ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟ΍΍Ϯ˵ ϣΎ˴ ϗ˴ ΃˶ ν˸έ˴ ΄˸ϟ΍ϲ˶ ϓ˸Ϣ˵ ϫΎ͉ Ϩ͉ Ϝ͉ ϣϥ˶ ·˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍ Allah swt.66 rumah tangganya. konsistensi terhadap perangai-perangai yang baik. menunaikan zakat.

swt: ˻˺έϮτϟ΍. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya” (Q. AthThur: 21). dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan.˶ έϮ˵ ϣ˵ ΄˸ϟ΍˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ϋ˶ Ϫ͉ Ϡ˶ ϟ˴ ϭ˶ ή˴ ϜϨ˵ Ϥ˸ϟ΍˶ Ϧ˴ ϋ΍˸Ϯ˴ Ϭ˴ ϧ˴ ϭ ˸Ϧ͋ ϣ Ϣ˵ ϫΎ˴ Ϩ˸Θ˴ ϟ˴ ΃ Ύ˴ ϣ˴ ϭ ˸Ϣ˵ Ϭ˴ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ˸Ϣ˶ Ϭ˶ Α Ύ˴ Ϩ˸Ϙ˴ Τ˸ϟ˴ ΃ ˳ ϥΎ˴ Ϥϳ˶ Έ˶ Α Ϣ˵ Ϭ˵ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ˸Ϣ˵ Ϭ˸Θ˴ ό˴ Β͉ Η΍˴ ϭ ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁ ˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍˴ ϭ “Dan orang-orang yang beriman. S. Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka.

h. The Best Husband in Islam…. ΖϜδϴϟϭ΃ήϴΨΑϢϠϜΘϴϠϓ΍ήϣ΃ΪϬη΍ΫΈϓ ήΧϷ΍ϡϮϴϟ΍ϭͿ΍ΎΑϦϣΆϳ ϥΎϛ Ϧϣ Rasulullah saw pun pernah berwasiat kepada seorang laki-laki:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.˲ Ϧϴ˶ ϫ˴ έ˴ ΐ˴ δ˴ ϛΎ˴ Ϥ˶ Α˳ Ή˶ ή˸ϣ΍͊ Ϟ˵ ϛ˳ ˯˸ϲ˴ ηϦ͋ ϣϢ˶ Ϭ˶ Ϡ˴ Ϥ˴ ϋ ϊϠπϟ΍ϰϓΊηΝϮϋ΃ϥ΍ϭϊϠοϦϣΖϘϠΧΓ΃ήϤϟ΍ϥΈϓ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ϭ ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ΝϮϋ΃ϝΰϳϢϟϪΘϛήΗϥ·ϭϪΗήδϛϪϤϴϘΗΖΒϫΫϥ·ϩϼϋ΃ Ahmadi Sofyan. 158.

΍ήϴΧ 46 .

dia akan tetap bengkok. ketentraman. 48 49 50 . ditanggapinya dengan kata yang baik. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ketenangan dan kebahagiaan. ketentraman. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Menciptakan Rumah Tangga Sakinah Rumah tangga adalah sesuatu yang berkenaan dengan keluarga48. Shahih Muslim. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita sebaik-baiknya” (H. 1. Kasmuri Selamat. Adib Bisri Musthofa ….67 “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat. h. ketenangan. ia akan melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab.49 Jadi menciptakan rumah tangga sakinah. Terj.. dia akan patah.47 C. h. 870. ialah orang yang apabila melihat suatu keadaan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. agar suami sukses membentuk keluarga sakinah. yaitu menciptakan rumah tangga (sesuatu yang berkenaan dengan keluarga) yang penuh dengan kedamaian. dimulai dari pemancangan pondasi aqidah dan pilar-pilar akhlak. Jika ia menjadi seorang suami. dan jika dibiarkan. Sesungguhnya membangun rumah tangga itu membutuhkan perjuangan yang luar biasa beratnya.. bersemangat. Suami Idaman Istri Impian. karena jenis itu diciptakan dari tulang rusuk yang terbengkok. Jika anda mencoba meluruskannya. h. atau diam. Juz. seorang suami harus memiliki kepribadian suami yang shaleh. 769. Ia tunaikan kewajiban-kewajiban yang Allah telah tentukan keduanya. II.. Sebelum menciptakan rumah tangga yang sakinah. Berhubungan dengan itu. 47 Muslim. Berpegang Teguh Kepada Syariat Allah Laki-laki yang shaleh adalah seorang laki-laki yang senantiasa berpegang teguh kepada syariat Allah dalam segala urusan kehidupannya. Sedangkan sakinah adalah kedamaian. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita. h. Kasmuri Selamat mengemukakan beberapa kepribadian suami shaleh50: 1. Muslim). R. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. 758. kebahagiaan. penuh perhatian serta berlapang dada.

tidak menuntut lebih banyak dari yang semestinya. Berpedoman Kepada Petunjuk Rasulullah saw. bahkan ia menerima dengan rela terhadap kekurangan-kekurangan yang ada. kewajiban tersebut ia tunaikan sebelum menuntut haknya.68 2. Laki-laki yang shaleh tentu akan membahagiakan istrinya. Ia tidak pernah menyia-nyiakan kewajibannya. Dalam kehidupan berumah tangga ia senantiasa berpedoman kepada hadis ϩ΍ϭέ. Seimbang antara Hak dan Kewajiban Dalam kehidupan sehari-hari sikapnya tidak tamak. 3.

 ϢϬ΋ΎδϨϟ ϢϛέΎϴΧ ϢϛέΎϴΧϭ ΎϘϠΧ ϢϬϨδΣ΃ ΎϧΎϤϳ· ϦϴϨϣΆϤϟ΍ ϞϤϛ΃ Rasulullah saw. R. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. Yang maksudnya: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Ath-Thabrani). dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. bagi suami yang shaleh.51 ϯάϣήΘϟ΍ “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ. kesaksian kebajikan yang diiringi dengan kesempurnaan iman serta akhlak yang mulia.52 Ituah kesaksian agung Rasulullah saw. R. Disamping itu ciri-ciri dari laki-laki shaleh yang membahagiakan kehidupan rumah tangga itu ialah53:  Mendirikan rumah tangga semata-mata karena Allah swt. Timidzi).

2. Suami Idaman Istri Impian. 63... Juz. 308. Abdurahman Suyuti. Juz. h. Jami’ Al-Hadis …. h. 2. Jami’ Al-Hadis….. 52 53 .ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 51 Abdurahman Suyuti. h. Kasmuri Selamat. 4.

Menciptakan rumah tangga sakinah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bertanggung jawab menidik akhlak istri dan anak-anak sesuai dengan kehendak Islam. Senantiasa bertenggang rasa dan tidak menuntut sesuatu di luar kemampuan istri. wa rahmah. Bersabar dan menerima kelemahan istri dengan hati yang terbuka. mawaddah.      Memberi nafkah kepada istri dan anak-anak menurut kadar kemampuan. Tidak mencaci istri di hadapan orang lain dan tidak memuji wanita lain di hadapannya. agar mahligai rumah tangga yang dibangun dengan landasan cinta dan kasih sayang menjadi teladan bagi penghuninya maupun generasi yang akan lahirkan. . Semua orang Islam berharap dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. serta meyakini bahwa segala sesuatu yang dijadikan Allah swt pasti terdapat hikmah yang tersembunyi di sebaliknya. Memberi kasih sayang dan rel berkorban apa saja demi kepentingan dan kebahagiaan bersama. adalah dambaan dari setiap suami istri yang berikrar dalam cinta dan kasih sayang. Membina sebuah rumah tangga yang sakinah. Menyediakan keperluan dan tempat tinggal yang layak untuk mereka. Menjaga hati dan perasaan istri. Senantiasa menjaga tentang keselamatan mereka.69       Melayani dan menasehati Istri dengan sebaik-baiknya. karena ia akan melunturkan nama baik dan prestasi suami selaku pemimpin rumah tangga.  Mengelakkan agar jangan terlalu mengikuti kemauan istri. Namun. Bersabar dan menghindari memukul istri dengan pukulan yang memudaratkan.

Hari demi harinya hanya diisi kecemasan. 39. penuh dengan pesona cinta dan kasih sayang. ia akan selalu merindukan untuk pulang ke rumah. terutama bagi anak-anak yang dilahirkan. seringkali kemudi menjadi rebutan antara suami istri. kita saksikan deretan antrian orang-orang yang gagal dalam menciptakan rumah tangga bahagia. Sehingga ketika sang suami sudah berlumuran keringat. Begitu banyak di antara kita yang merindukan berumah tangga menjadi suatu yang teramat indah. Mereka berusaha menjadi nakhoda yang handal. ketakutan. bersimbah peluh. h. kenyataan yang ada. kekerasan. kegelisahan dan penderitraan. The Best Husband in Islam…. Akan tetapi. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. ketentraman dan kenyamanan bathin para penghuninya. Keluarga/rumah tangga adalah sebuah institusi terkecil di dalam masyarakat yang berfungsi sebagai wahana untuk mewujudkan kehidupan yang tentram. dan sejahtera dalam suasana cinta dan kasih sayang diantara anggota-anggotanya55.70 ternyata ketika bahtera itu mulai mengarungi lautan yang luas. damai. h. 55 . Ahmadi Sofyan mengatakan ada empat kiat minimal menuju keluarga yang sakinah54: 1. dan bersikeras menunjukkan arah tujuan yang diarungi. bahagia. 54 Ahmadi Sofyan. bekerja keras. Sri Mulyati. Bahkan tidak jarang diakhiri dengan kenistaan yang berujung dengan perceraian sehingga melahirkan penderitaan yang berkepanjangan. Ternyata merindukan rumah tangga sakinah harus benar-benar disertai dengan kesungguhan. Sesungguhnya rumah tangga itu bisa dijadikan pusat ketenangan. 43-46. Relasi Suami Istri dalam Islam…. aman. yakni mengerahkan segala daya dan upaya dalam pengertian yang sebenarnya.

2. Menciptakan rumah sebagai pusat ketenangan bathin dan ketenangan jiwa. h. Hal ini dapat dipahami dari teks-teks Al-Quran dan Hadis. Rumah tangga bahagia adaah rumah tangga yang dengan sadar menjadikan sikap saling menasehati. bukanlah rumah tangga yang memiliki status sosial keduniawian.71 Ketika rumah mampu dijadikan sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. Untuk itulah kita membutuhkan orang lain agar bisa melengkapi kekurangan kita guna memperbaiki kesalahan kita. S. Tidak jarang pula rumah tangga yang berlimpah dengan kekayaan justru membuat penghuninya di “miskinkan” oleh keinginan-keinginan. Jadikan rumah tangga sebagai pusat nasehat Suami istri hendaknya mengetahui bahwa semakin hari semakin banyak yang harus dilakukan. Merawat dan mendidik anak merupakan tugas bersama suami istri56. 54 . maka anak-anak pun akan rindu berkumpul bersama dengan orang tuanya. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ilmu Rumah tangga yang ditingkatkan derajatnya oleh Allah swt. saling memperbaiki. Tidak pula rumah tangga yang para penghuninya adalah penuh dengan deretan titel dan gelar. Bahkan justru hal seperti itu seringkali memisahkan kita dengan kebahagiaan bathin dan ketentraman jiwa. akan mampu menjadi pelepas dahaga. diperbudak dan dinistakan oleh apa yang dimilikinya. maka kekayaan yang harus dimiliki dalam berkeluarga adalah ilmu. At-Tahrim: 6. 3. Relasi suami istri dalam Islam…. serta saling mengoreksi 56 Sri Mulyati. Seperti yang terdapat dalam firman Allah Q. Hendaknya sesudah memantapkan niat kita kepada Allah untuk mengarungi bahtera rumah tangga.

Jadikan rumah tangga sebagai pusat kemuliaan Hendaknya suami istri mampu menjadikan rumah tangga seperti cahaya matahari. Sehingga tidak ada yang diucapkan selain kebaikan tentang keluarga yang telah dibangun. Karena betapa memilukan sekaligus memalukan jika ada keluarga muslim yang melakukan tindakan kekerasan rumah tangga seperti yang akhir-akhir ini terjadi. selalu dinanti cahayanya dan membuat gembira bagi yang terkena pancaran cahayanya. Tidak ada koreksi yang paling aman selain koreksi dari keluarga kita sendiri. yang tentu cermin akan mampu membuat sebuah penampilan penghuninya menjadi lebih baik. Keluarga yang mulia adalah keluarga yang bisa menjadi contoh kebaikan bagi keluarga yang lainnya. Menerangi kegelapan.72 dalam kebenaran dan kesabaran sebagai kekayaan yang berharga dalam rumah tangga. Apabila sebuah rumah tangga mulai saling menasehati. . maka rumah tangga tersebut bagaikan cermin. 4. Suami yang baik adalah suami yang mau dinasehatin oleh sang istri. Karena keduanya tidaklah boleh merasa lebih baik dan lebih berjasa dalam membangun rumah tangga. menyegarkan yang layu. mawaddah wa rahmah yang hendaknya dilakukan oleh keluarga muslim di era modern in. begitupula sebaliknya. menumbuhkan bibit-bibit. Demikianlah empat kiat menuju keluarga sakinah.

maka suami itu akan sukses sebagai kepala rumah tangga dan rumah tangganya akan menjadi rumah tangga yang sakinah. karena ia tahu semua itu akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. bahkan ia akan selalu lebih memperhatikan kewajibannya terlebih dahulu dibanding dengan haknya. maka suami itu akan memimpin.BAB IV PENUTUP A. kedudukan dan kewajibannya. sebagai kepala rumah tangga pasti tahu fungsi. Apabila suami telah melaksanakannya dengan baik. jika demikian maka rumah tangga yang sakinah akan terwujud. yang menjadi kewajibannya dan sangat menentukan akan terwujudnya rumah tangga yang sakinah. karena antara suami dan istri akan saling melengkapi. bukan berarti peranan istri tidak menentukan. mendidik dan memberikan teladan bagi anak-anaknya dalam segala hal. sehingga ia bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi peranannya. Ketiga: Islam melalui Al-Quran dan Sunnah telah memberikan tuntunan yang sangat jelas bagi seorang laki-laki berupa karakter-karakter yang saling melengkapi 73 . Kedua: seorang suami yang shaleh pasti tahu peranannya. Walaupun peranan suami sangat menentukan. Kesimpulan Dari uraian skripsi ini dapat ditarik tiga kesimpulan: Pertama: seorang suami yang sholeh.

baik itu dari pihak laki-laki atau perempuan. Dalam menciptakan keluarga yang sakinah. . apalagi pendidikan agama. suami dan istri harus bisa bekerjasama dengan baik. Yang paling utama haruslah yang seagama. Hak memimpin keluarga yang dimiliki oleh seorang suami. Seperti memilih sekolah yang Islami. Ingat semua itu akan dipertanggung jawabkan kepada Allah swt. 4.74 dalam membentuk laki-laki yang shaleh. mawaddah wa rahmah. Amanah tersebut pun akan dimintakan pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Apabila laki-laki tersebut mampu memiliki karakter-karakter itu. tidak boleh disalahgunakan. B. Untuk itu pendidikan harus menjadi suatu kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi. mawaddah wa rahmah pasti akan terwujud. 2. Anak adalah amanah Allah yang harus dijaga dan dipelihara bersama. saling melengkapi dan menghargai. apalagi mentelantarkannya. sehingga suami semena-mena terhadap anggota keluarga. karena apabila rumah tangga yang dibangun berdasarkan beda agama maka akan menimbulkan berbagai masalah pemberian pendidikan agama pada anak dan rumah tangga yang sakinah. yang akhirnya akan menjadi suami shaleh. mawaddah wa rahmah sulit. Sebelum melangsungkan pernikahan sebaiknya teliti dalam memilih pasangan. Saran-saran 1. bahkan tidak mungkin untuk dicapai. memperhatikan pergaulan anak dan menciptakan suasana keberagamaan di dalam rumah. Karena tanggung jawab suami dan istri sama besar dan beratnya. rumah tangga yang sakinah. 3.

Cet. Mencapai Pernikahan yang Barakah. (Semarang: CV. Bukhori Abu Syauqi. Ali. 1990). Hamid. Nabi Suami Teladan. Mohammad. Jibril. 1993). Cet. 2005).75 DAFTAR PUSTAKA Abdulloh. 1993). Bukhari. Menjadi Muslim Ideal. (Beirut: Daar Al-Fikr). Ke-3. Ke-1. Sholeh. Abu. (Bandung: Pustaka Setia. A. ‘Adil. Chumaidi Umar. Daudin. 1996). Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. Cet. Ahmad bin Hanbal. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Cet. Nasy’at. Shahih Bukhari. . 2007). Ke-1. Terj. Rusli. Hery Noer Aly. Asy-Syifa. Ahmad. Lembaga Darut-Tauhid. Kisyik. Terj. Abdurrahman. Fauzil. Anwar. Sulaiman. Muhammad. Ke-1. Cet. Terj. 2000). Abdul. Cet. Hasyimi. 2005). Adhim. Fathu Al-Bari: Sarah Shahih Bukhari. Cet. Cet. Cet. Muhammad. Tafsir Al-Maragi. 2000). Cet. Hanya untuk Suami. Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. Fathi. Terj. Ke-2. (Jakarta: Gema Insani. (Pasuruan: Hilal Pustaka. Cet. Ida Nursida. Ahmad Baidowi. Ke-3. Cet. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. (Jakarta: Gema Insani Press. Ilmu Tafsir. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. Masri. Majid. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. Salim Basyarahil. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). Maragi. 1999). (Yogyakarta: Wihdah Press. 1993). Cet. (Yogyakarta: Arina. Toha Putra. Terj. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. M. Ke-1. Menjadi Suami Tercinta. 1988). (Bandung: Mizan. Ke-11. Kado Cinta untuk Istri. Terj. Ke-1. dkk. (Jakarta: Balai Pustaka. Ke-1. 2003). Sunarto. Ke-8. Ke-XXI. Terj. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Amin. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. Rosihan. Karakteristik Lelaki Shalih. Gisymar. Ke-1. dkk. (Semarang: CV. 1996). (Bandung: Al-Bayan.

______________. (Jakarta: Lintas Pustaka. (Beirut: Daar Al-Fikr). Suhail. Kesan. Husain. Jami’ Al-Hadis. Terj. (Bandung: Mizan. (Jakarta: PT. Cet. Cet. 2004). Abi. Bingkai Cinta Sepasang Merpati. Kasmuri. Abdurrahman. Terj: Rofi’I. Quraish. Ke-3. Quthb. Sayyid. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. 2003). 1994). (Jakarta: Maghfirah Pustaka. Ulumul Quran II. Ideal dan Istri Ideal”. 2005). Majdi. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Muslim. Ke-1. Alisuf. Suyuti. Kusyairi. 2000). ________________. 1993). Ahmad. Cet. Wawasan Al-Qur’an. Cet.. . Taat. Suami Idaman Istri Impian. Sri. (Jakarta: Gema Insani. Shihab. Cet. Amir. 2006). Terj. Sabri. “Membina Keluarga Sakinah”. Ke-6. Cet. 1997). Relasi Suami dalam Islam. Ke-I.. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. Ke-I. Tafsir Al-Misbah: Pesan. Syahatah. 2000). 2000). (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). Syadali. As’ad Yasin. (Semarang: CV. _________________. 2007). 2005). UIN Syarif Hidayatullah. Ilmu Pendidikan. Husain Syahatah. Cet. Cet. Asy-Syifa. 2007). Ke-1. Ahmadi. Adib Bisri Musthofa. Ke-I. Shahih Muslim. Cet. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. Fathi. (Jakarta: AMZAH. Mulyati. Cet. Lentera Basritama. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. Nasution. Muhammad. Ke-I. Ke-X. (Jakarta: Gema Insani Pres. Ke-1. Sofyan. (Jakarta: Aillah. (Bandung: Pustaka Setia. Cet. Terj. dan Keserasian Al-Quran. Arif Chasanul Muna. Menghadirkan Surga di Rumah.76 Muhyidin. Ke-2. Ke-1. dkk. “Bahagia Menjadi Suami Selamat. 2007). M. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. (Jakarta: Kalam Mulia. Shahih Muslim. Ibnu Ali. Husain. Ke-11. Cet. 1999). (Jakarta: Lentera Hati. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia. Ahmad. (Beirut: Daar ibn Hazm). Ahmad. The Best Husband in Islam. Cet. Jalaluddin. Sayyid.

www. (Jakarta: Gema Insani Press. Cet. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. 20 Nopember 2007. (Bandung: Remaja Rosda Karya. Ke-2. 1994).id.qalam. 2007). 1997). Ali. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. Cet. . Abdul Roysad Shiddiq.77 Syuasyi’. Terj. Ke-8. Hafizh. Ke-1. Cet. Selasa. Ahmad. Tafsir. oleh Hamid.or. Wahjoetomo. Kado Pernikahan. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful