PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008/1429 H

LEMBAR PERNYATAAN
Bismillahirrahmanirrahim Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Nim Jurusan Fakultas : Asral Puadi : 104011000046 : Pendidikan Agama Islam : Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Dengan ini saya menyatakan 1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar strata satu (S1) di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini telah saya cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. Jika kemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan karya asli saya atau merupakan jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia menerima sangsi berdasarkan Undang-undang yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Jakarta, 15 Juli 2008

Asral Puadi

LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING SKRIPSI

PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

Di bawah bimbingan

Prof. Dr. H. Salman Harun, M. A NIP. 150 062 568

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008 M/1429 H

Lembar Pengesahan Panitia Ujian

LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi berjudul: “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan telah dinyatakan lulus dalam Ujian Munaqasyah pada 22 Juli 2008 di hadapan dewan penguji. Karena itu, penulis berhak memperoleh gelar sarjana S1 (S. Pd.I) dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

Jakarta, 22 Juli 2008 Panitia Ujian Munaqasyah Ketua Panitia (Ketua Jurusan/Program Studi) Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Sekretaris (Sekretaris Jurusan/Prodi) Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Penguji I Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Penguji II Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Mengetahui: Dekan, …………… ……………………. ………….. ……………………. ………….. ……………………. Tanggal ………….. Tanda tangan …………………….

Prof. Dr. Dede Rosyada, M. A. NIP. 150 231 356

dimana peranan itu akan menjadi tangung jawab suami dan akan diminta pertanggung jawabannya oleh Allah di akhirat kelak. Peranan suami. Sehingga suami akan lebih mudah dalam melaksanakan peranannya dalam membina rumah tangga yang sakinah. yaitu suami. bahkan tidak mau peduli sama sekali. mawaddah warahmah.ABSTRAK Asral Puadi “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” Islam telah menetapkan bahwa suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga dan bertanggung jawab terhadap apa yang ia pimpin. serta mendidiknya. Namun. baru kemudian suami itu akan mengetahui peranan yang menjadi tanggung jawabnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Justru sebaliknya suami harus bisa menjaga dan mengayomi seluruh anggota keluarganya. Menghadapi kenyataan tersebut suami terlebih dahulu harus mengetahui kedudukan dan fungsinya dalam keluarga. yang akhirnya menjadi tanggung jawabnya harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab agar suami tidak merasa sebagai kepala rumah tangga yang berhak melakukan apa saja terhadap keluarganya sesuai dengan yang ia inginkan. i . Oleh sebab itu dirasa sangat perlu adanya pemahaman tentang peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. sehingga angota keluarga itu merasa tentram berada di dalam keluarganya. Selain itu dampak dari ketidak mengertian dan pemahaman suami tentang peranannya sebagai kepala rumah tangga. Dengan menggunakan metode Tafsir Maudhu’i (Tematik). tidak semua suami mengerti dan memahami tentang peranannya dalam rumah tangga yang menjadi tanggung jawabnya. yang umumnya dilakukan oleh kaum pria. terkadang suami cenderung ingin lepas dari peranannya itu. Peranan suami dalam hal ini memegang kedudukan yang sangat penting dalam menciptakan keluarga yang sakinah. terutama dalam membina keluarga yang sakinah juga akan terlihat pada masyarakat. maka diperoleh data-data bahwa Islam telah menetapkan peranan-peranan yang dimiliki oleh suami. apalagi melakukan kekerasan dalam rumah tangga. sesuai dengan kedudukan suami dalam rumah tangga.

kerja kerasnya. sahabat-sahabatnya dan kepada seluruh umat Islam di seluruh alam. penulis menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada: 1. skripsi ini dapat terselesaikan. tenaga dan pikiran telah diperjuangkan dengan segala keterbatasan kemampuan yang penulis miliki. nikmat beserta karunia-Nya kepada mereka. motivasi serta bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu. Segenap Bapak dan Ibu dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan pengalamannya kepada penulis selama menjalankan kuliah. Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam dan Sekretaris Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. dengan curahan cinta dan kasih sayangnya. telah mengantar penulis menyelesaikan pendidikan S1 di UIN Jakarta. walaupun waktu. pada kesempatan yang berbahagia ini. berkat Rahmat. demi selesainya skripsi ini dan agar bermanfaat bagi penulis dan pembaca sekalian.KATA PENGANTAR Alhamdulillah. segala puja dan puji hanya milik Allah Tuhan Semesta Alam. beserta keluarga. serta doa yang selalu dipanjatkan. 3. Sebelumnya penulis mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada kedua orang tua tercinta. Taufik dan Inayah-Nya. ii . penulis banyak mendapatkan bantuan. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan sebagaimana yang diharapkan. Selama penyusunan skripsi ini dan selama penulis belajar di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam. Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada kekasih Allah pejuang agama Islam dan teladan teladan yang terbaik Nabi Muhammad saw. semoga Allah selalu menjaga serta memberikan rahmat.

Salman Harun. yang telah meluangkan waktu. Bapak Drs. Kepada segenap teman-teman seperjuangan PAI kelas B-04 dan temanteman kosan di Bait An-Najwa. Kepada semuanya yang telah membantu penulisan skripsi ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu.. dan kemudahan dalam memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berharga bagi penulis dengan penuh kesabaran dan dedikasi yang tinggi dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini. penulis mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. serta special for Vera Fauziah yang selama ini selalu saling melengkapi. Bapak Prof. 5. pengertian. Seluruh keluarga di rumah khususnya orang tua tercinta “My Endless Love” Apak (Muris) dan Amak (Nurisna) yang telah mencurahkan segala kasih sayang dan tenaganya. membalas kebaikan dan bantuan yang telah mereka berikan selama penulisan. 15 Juli 2008 Penulis iii . sebagai penasehat akademik yang telah membimbing penulis selama menjadi mahasiswa. serta yang selalu memberikan semangat dan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. MA. Amin… Jakarta. memberikan pengalaman dan motivasi serta doa kepada penulis. Semoga skripsi ini dapat membuka cakrawala yang lebih luas bagi pembaca serta menambah pengetahuan dan semoga bermanfaat untuk kita semua. 6. perhatian. Apabila terdapat kekurangan dan kekhilafan dalam penulisan skripsi ini mohon dimaafkan. mencurahkan tenaga. sebagai dosen pembimbing materi dan teknik penulisan skripsi ini. Elman Sadri. semoga Allah swt. H. Dr. 7.4.

................................................ C......................... 15 15 23 29 BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH ............................ A........................................................... C..... B................................................................... B.................................................. E................................................................ B... Pembatasan dan Perumusan Masalah ................................................ B.................................................................................................................. 75 LAMPIRAN ..............................................................DAFTAR ISI Abstrak ............................... 73 73 74 DAFTAR PUSTAKA .................... Daftar Isi ............................................................... Tujuan dan Manfaat Penulisan ................ Latar Belakang Masalah......................... ..................... Menciptakan Rumah Tangga Sakinah ................................. A.............. Saran-saran ... Kewajiban Suami .................................................................................................... Memberikan Teladan ................................. Kesimpulan .................................. A.............................. Kedudukan Suami ..................................... 45 45 58 67 BAB IV PENUTUP ................................. Identifikasi.......... A........... Tinjauan Pustaka ................. 1 1 11 12 12 13 BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA ............................................................... i ii iv BAB I PENDAHULUAN ....................................................................... C........................ D.... Fungsi Suami ..................................................................................... Bertanggung Jawab ................... Kata Pengantar ............................... Metode Pembahasan ............

h. Kehidupan perkawinan merupakan industri pertama bagi umat sesudahnya untuk meningkatkan industri selanjutnya. Terj. Cet. (Jakarta: Gema Insani Press. h. Bayangkan. 11. Ke-8. dengan izin Allah.2 Nasy’at Al-Masri. maka lahirlah putera-puteri yang mungil. 1993). Islam tidak hanya mengatur hubungan antara manusia dengan penciptanya tetapi juga mengatur hubungan antara manusia dengan manusia. Islam menata hidup perkawinan dengan sempurna. 11 1 .1 Aturan itu diramu dengan sangat sempurna. karena masalah ini adalah masalah pokok yang sangat vital. Salim Basyarahil. Nabi Suami Teladan…. Nabi Suami Teladan.BAB I PENDAHULUAN A. Melalui perkawinan manusia dapat saling mengasihi. dan sebagainya. dengan perantaraan seorang suami dan istri. sehingga umat yang patuh pada aturan yang dibuat akan menemukan suatu kebahagiaan dan kedamaian. Dan Islam pulalah yang telah membawa dunia menuju revolusi besar dalam berbagai aspek kehidupan. menjalin hubungan kekeluargaan dan meneruskan keturunan. dengan perantaraan hubungan material dan individual. 1 2 Nasy’at. Latar Belakang Masalah Islam merupakan risalah terakhir dari langit ke bumi yang universal.

yaitu dengan wali dari pihak perempuan dan dengan keluarga perempuan itu secara keseluruhan. adalah agar masing-masing saling membutuhkan.4 Menurut pasal 1 undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 1974. Karena itu hidup sebagai suami istri bukanlah semata-mata sebuah ikatan yang dibuat berdasarkan perjanjian dengan manusia. agama mensyariatkan dijalinnya pertemuan antara laki-laki dan perempuan. Karena itu. sehingga dapat hidup berkembang selanjutnya.5 Perjanjian yang dibuat oleh seorang muslim untuk menjadikan seorang muslimah sebagai istri. Oleh karena itu.3 Mendambakan pasangan merupakan fitrah sebelum dewasa. merupakan perjanjian yang dibuat atas nama Allah. menjelaskan bahwa “perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang lakilaki dengan perempuan sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”. saling memerlukan. serta dengan perempuan itu sendiri. akan tetapi yang lebih penting lagi adalah membuat perjanjian dengan Allah.2 Hikmah diciptakan oleh Allah manusia berpasang-pasangan yang berlainan bentuk dan sifat. pernikahan adalah salah satu di antara tandatanda kekuasaan Allah.6 ˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ ˻˺ϡϭήϟ΍. mengarahkan pertemuan itu sehingga terlaksananya “perkawinan” dan beralihlah kerisauan laki-laki dan perempuan menjadi ketentraman dan sakinah. dan dorongan yang sulit dibendung.

h. 5 Rusli Amin. berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 21: Amir Taat Nasution. Ke-11. 2003). Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Alisuf Sabri. 24. 1. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya.˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ · Allah Swt. 192. 1994). Ke-1. 4 3 M. Wawasan Al-Qur’an. Cet. 6 . (Jakarta: Al-Mawardi Prima. Ke-11. 2000). Ilmu Pendidikan. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. Cet. 1999). Cet. h. 14. (Bandung: Mizan. Ke-3. Cet. h. h. Quraish Shihab.

Untuk mewujudkan keluarga seperti yang di atas. rasa kasih dan rasa sayang sebagai suatu ketenangan yang dibutuhkan oleh masing-masing individu – lakilaki dan perempuan . 82. Ar-Rum: 21). sehingga keluarga harus dijadikan tempat tinggal yang penuh dengan kebahagiaan agar seluruh anggota keluarga betah di rumah dan selalu merindui. kenyamanan dan kasih sayang.8 Lembaga Darut-Tauhid. tentu sangat menginginkan kebahagiaan hadir dalam kehidupan rumah tangga mereka. karena tidak dapat dipungkiri bahwa kualitas hubungan suami dan istri dalam rumah tangga sangat mempengaruhi keluarga menjadi sakinah mawaddah wa rahmah. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam.3 “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri. Ayat tersebut menggambarkan jalinan ketentraman. S. kebahagiaan bukanlah sebuah kemustahilan untuk dicapai. 1990). yaitu menciptakan ketentraman dan keselamatan dari segala bentuk kejahatan yang ditimbulkan oleh orang lain. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Q. Sesuai dengan firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 80: “Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal . Setiap suami istri yang menikah. An-Nahl: 80). Chumaidi Umar. ketentraman.ketika jauh dari pasangannya. supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. h. 8 7 ́˹ϞΤϨϟ΍. sebab kebahagiaan merupakan pilihan dan buah dari cara berfikir dan bersikap..7 Islam menjadikan keluarga sebagai tempat untuk menjaga diri. A.“ (Q. Rumah tangga yang menjadi surga dunia! tidaklah identik dengan limpahan materi. (Bandung: Mizan.. Cet. haruslah bersama-sama antara suami dan istri untuk mengekalkan cinta yang merupakan anugerah dari Allah. Terj. Ke-1. S. Maka dari itu. ada ketenangan. hanya dengan pasangannyalah ia dapat menikmati manisnya cinta dan indahnya kasih sayang dan kerinduan.

Cet. Kado Cinta untuk Istri. (Yogyakarta: Arina. Ke-1.˱ ΎϨ˴ Ϝ˴ γ˸Ϣ˵ Ϝ˶ ΗϮ˵ ϴ˵ ΑϦ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ Sholeh Gisymar. 91. h. . 2005).

196. DR. Ini disebabkan hatinya begitu lapang dan kosong dari keburukan. Maka ciptakanlah keluarga yang bahagia agar hidup di dunia juga bahagia. Jadi. seperti apa yang terjadi pada orang bercinta. Karakteristik Lelaki Shalih. Wawasan Al-Qur’an…. 21. Quraish Shihab. tidak menjadi pemarah apalagi pendendam.11 Kualitas mawaddah wa rahmah di dalam rumah tangga.9 Oleh sebab itu. Rahmah Prof. 11 . Adapun pengikat perkawinan yaitu: 1. tidak bisa kita Abu Mohammad Jibril Abdurrahman. Quraish Shihab mengatakan: “Rahmah” kondisi psikologis yang muncul di dalam hati akibat menyaksikan ketidakberdayaan. badan berdekatan namun ruh berjauhan”. 195. h. Quraish Shihab mengatakan: “Mawaddah” adalah “cinta plus”. sehingga pintu-pintunya pun tertutup untuk dimasuki keburukan. Quraish Shihab. h. DR. Ke-3. tidak cemburu buta.4 “Kehidupan suami istri itu adalah rumus dari kebahagiaan dunia”. tidak mencari keuntungan sendiri. 2000).10 2. Mawaddah Mawaddah adalah kelapangan dada dan kekosongan jiwa dari kehendak buruk. murah hati. Wawasan Al-Qur’an…. M. diperlukan pengikat yang kuat pula. apakah bahagia atau tidak. h. suami istri harus sama-sama menjaga dan menghormati ikatan perkawinan yang telah dibuat sebagai sebuah ikatan yang suci. Agar perkawinan itu menjadi kuat. Lebih tegas Dr. Yusuf Al-Qardlawy mengatakan “bahwa tidak ada artinya hubungan suami istri yang tidak didasarkan pada cinta dan kasih sayang. Rahmah menghasilkan kesabaran. Orang yang di dalam hatinya ada mawaddah tidak akan memutuskan hubungan. (Yogyakarta: Wihdah Press. Cet. 10 9 M. Prof. yang dipupuk oleh suami dan istri sangat menentukan bagaimana kondisi rumah tangga tersebut.

saw. orang yang selalu di sorot dalam kehidupan rumah tangga adalah seorang istri. kerjasama.14 Selama ini. kasih sayang. ϭνέϷ΍ϲϓΔϨΘϓϦϜΗ΍ϮϠόϔΗϻϥ΍ϩϮΟϭΰϓ ϪϨϳΩϭ ϪϘϠΧϥϮοήΗϦϣϢϛΎΗ΃΍Ϋ΍ Sebagaimana Rasulullah. bahkan itu semua melebihi daripada kebutuhan material12. tidak hanya perempuan yang harus dipilih oleh lakilaki. ciuman yang mesra serta berbagai perilaku mulia yang menyejukkan hati dan mendinginkan gundahnya. pakaian. maka kawinkanlah dia. saling menasehati dan toleran meletakkan pondasi mengangkat keluarga Islam dalam suatu lingkungan yang lestari dan sehat. wajah yang cerah. harmonis. namun istri juga sangat mengharapkan dari suami perhatian yang tulus. senyum yang ceria. tempat tinggal dan segala kebutuhan material belaka. Pernikahan dalam Islam menawarkan ketenangan jiwa dan kedamaian pikiran. sentuhan yang lembut. perkataan yang halus. Dan yang terbaik itu adalah yang bagus agamanya.13 Untuk mewujudkan itu. bersabda: “Jika datang seorang pelamar yang bagus agamanya kepadamu. kepahitan dalam hidup. Ibnu Hibban).5 sangkal bahwa istri tidak hanya membutuhkan makanan. akan terjadi fitnah di atas bumi dan banyak kerusakan” (H. Karena jika tidak. R. karena dia memang dianggap sebagai yang paling bertanggung ϥΎΒΣϦΑ΍ϩ΍ϭέ. tetapi perempuan pun diberi hak untuk memilih laki-laki yang akan dijadikannya suami. minuman. senda gurau yang menyenangkan. sehingga laki-laki dan perempuan bisa hidup bersama dalam cinta.

(Jakarta: PT Mitra Pustaka. 144. Terj. xiii. mulai dari melayani suami. Ke-1. Jami’ Al-Hadis. Bukhori Abu Syauqi. Ke-1. h. Ahmad Baidowi. 12 Muhammad Ali Al-Hasyimi. . 14 13 Jalaluddin Abdurahman Suyuti. 2007). (Pasuruan: Hilal Pustaka. 1. 93. Cet. (Beirut: Daar Al-Fikr). Cet. 1999). Menjadi Suami Tercinta. merawat ‘Adil Fathi Abdulloh. Menjadi Muslim Ideal. Terj. h. Juz. h.ξϳήϋΩΎδϓ jawab tentang kehidupan di dalam rumah.

1988). peranan suami dalam membina keluarga sakinah adalah 15 Dalam kamus besar bahasa Indonesia. hingga menimbulkan rasa cinta. karena itulah Islam menetapkan kriteria khusus baginya. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan. karena suami pun ikut bertanggung jawab. menjadi bapak bagi anak-anaknya. Dengan demikian. 1996). Kamus Besar Bahasa Indonesia.18 Dan sakinah disini adalah kedamaian. h. ketentraman dan kebahagiaan. h. 751. istri bukanlah menjadi saingan bagi suami. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. juga menggambarkan bahwa suami tidak bisa menjadi pemimpin dalam rumah tangga tersebut. yang dimaksud suami yaitu “Laki-laki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan Abu Mohammad. Ida Nursida. Ke-1.6 dan mendidik anak. Tidak becusnya seorang istri dalam melayani suami. Cet. Terj. saling melengkapi untuk tercapainya cita-cita menjadi keluarga yang sakinah15. Kamus Besar Bahasa Indonesia.19 Jadi. ini berakibat ketika ada sesuatu kesalahan di rumah tangga itu. peran memiliki di masyarakat. . tidak berhasil dalam mendidik anak dan lain sebagainya. Tetapi suami dan istri itu akan jalan bersama. h. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Sedangkan Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. sehingga ia tidak bisa membimbing istrinya. Cet. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1. kasih sayang. h. 1996). (Jakarta: Balai Pustaka. 769. 19 18 17 16 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. istri lah yang sering disalahkan.16 yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan”17. menjadi teman hidup serta sebagai saudara bagi istrinya. 21. Dalam kehidupan rumah tangga adakalanya laki-laki menjadi pemimpin bagi keluarganya. Abdul Hamid. Karakteristik Lelaki Shalih…. 860. Edisi ke-2. Ke-3. (Bandung: Al-Bayan. (Jakarta: Balai Pustaka. nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran serta saling keterikatan. apalagi sebagai musuh. h. Suami istri adalah pondasi dasar bagi sebuah bangunan rumah tangga. Sejujurnya tidaklah pantas untuk selalu menyalahkan istri.

mereka dapat saling mengerti.22 Sesuai ˶ ξ˸ό˴ Β˶ Α˸΍Ϯ˵ Β˴ ϫ˸ά˴ Θ˶ ϟ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϡ˵ π˸ό˴ Η˴ ϻ˴ ϭ˱ Ύϫ˸ή˴ ϛ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍˸΍Ϯ˵ Λ˶ ή˴ Ηϥ˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˴ ϟ͊ Ϟ˶ Τ˴ ϳ˴ ϻ˸΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ dengan firman Allah swt. jenis kelamin dan seterusnya”. cinta mencintai. tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya.7 bagian dari tugas utama yang harus dilakukan oleh suami (laki-laki yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan) untuk mewujudkan keluarga yang penuh dengan kedamaian. ketentraman. “dalam susunan badannya. tulang dan darahnya. kepala dan rambutnya. Allah swt. kulit dan dagingnya. ketenangan dan kebahagiaan. bentuk dan sifatnya. kelebihan. untuk itulah manusia hidup di dunia ini harus saling tolong menolong dan lengkap melengkapi.21 Menurut Al-Quran. akal dan pikirannya. Maka dari itu pendamping istri yang baik adalah suami yang bertanggung jawab.20 Perbedaan-perbedaan itu tentu mempunyai hikmah yang banyak dan laki-laki maupun perempuan tidak akan dapat membantah dan menyangkalnya. suami yang bertanggung jawab adalah suami yang bergaul dengan istrinya secara baik dan sabar atas apa yang tidak disukai darinya. dalam surat An-Nisa ayat 19: ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϫ˶ ή˴ ϛ ϥ˶ Έ˴ ϓ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ ˳ Δ˴ Ϩ͋ ϴ˴ Β͊ ϣ ˳ Δ˴ θ˶ ΣΎ˴ ϔ˶ Α ˴ Ϧϴ˶ Η˸΄˴ ϳ ϥ˴ ΃ ͉ ϻ˶ · ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϴ˴ Η΁ Ύ˴ ϣ “Hai orang-orang yang beriman. sayang menyayangi dan selanjutnya mereka juga dapat saling kuasa menguasai. Kemudian bila kamu tidak 20 ˺̂˯ΎδϨϟ΍. kekuatan tubuh dan anggotanya. Pada diri manusia mempunyai kelebihan dan juga kekurangan. juga telah menciptakan perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. sehingga dengan perbedaan itu. terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan kekurangan itu membuktikan bahwa manusia tidak ada yang sempurna dan sifat yang sempurna itu hanyalah ada pada Allah swt.

12. 22 . h. (Jakarta: Aillah. Bingkai Cinta Sepasang Merpati: Bahagia Menjadi Suami Ideal dan Istri Ideal”. 21 Majdi Fathi Al-Sayyid. Terj. Karakteristik Lelaki Shalih…. Ibnu Ali. h.˱ ΍ήϴ˶ Μ˴ ϛ˱ ΍ή˸ϴ˴ Χ˶ Ϫϴ˶ ϓ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϳ˴ ϭ˱ ΎΌ˸ϴ˴ η˸΍Ϯ˵ ϫ˴ ή˸Ϝ˴ Ηϥ˴ ΃ϰ˴ δ˴ ό˴ ϓ Abu Mohammad. Karakteristik Lelaki Shalih…. h. 2005). Ke-1. Cet. 185. Abu Mohammad. 12.

R. yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. S. Timidzi). dan memperlakukannya dengan patut seperti yang diperintahkan oleh Allah”. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. An-Nisa: 19).: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Pandangan Al-Quran di atas tentang suami yang bertanggung jawab. sama dengan pandangan hadis dari Rasulullah saw.24 Ahmad Kusyairi. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’ ϯάϣήΘϟ΍ϩ΍ϭέ.23 mengatakan bahwa suami “akan menjaga istrinya.8 menyukai mereka. yang menyebut suami dengan istilah “Suami yang Shalih” Sejalan dengan Al-Qur’an dan hadis di atas.

Suami Idaman Istri Impian: Membina Keluarga Sakinah. dengan ikhlas penuh semangat dan lapang dada. Cet. 27 26 25 Sholeh Gisymar. 2007). Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. 2. Cet. h.25 Penuturan Ahmad Kusyairi tersebut. hampir sama dengan pendapat Kasmuri Selamat: “yang melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. Abdul Roysad Shiddiq. Kasmuri Selamat. h. Jami’ Al-Hadis …. keluarga dan semua orang yang ada dalam tanggungannya. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Kado Cinta untuk Istri. 1. penuh perhatian serta berlapang dada”. h. bersemangat. (Jakarta: Kalam Mulia.27 23 Abdurahman Suyuti. 9. Juz. . 109. 2007). Ke-8.. Ke-6.ϢϬ΋ΎδϨϟϢϛέΎϴΧϢϛέΎϴΧϭΎϘϠΧϢϬϨδΣ΃ΎϧΎϤϳ·ϦϴϨϣΆϤϟ΍ϞϤϛ΃ mengatakan: “Yang selalu menunaikan kewajiban-kewajiban Allah. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. h.. Kado Pernikahan. 83. 63. yang selalu berusaha membahagiakan istrinya”. 2007). Terj. 24 Ahmad Kusyairi Suhail..26 Di lain pihak Sholeh Gisymar menyebut suami sebagai “suami yang dapat mendidik dan mengarahkan istri pada kebaikan yang dapat menuntunnya menggapai ridha Ilahi”. Cet. Ke-1. h. Menghadirkan Surga di Rumah.

sebelum mengenal masyarakat yang lebih luas dan sebelum mendapat bimbingan dari sekolah. dimana segala tingkah lakunya akan ditiru. langsung berhubungan dengan Allah swt. pertanggung jawaban amanat tersebut. Dari kedua orang tua. Dalam Islam. Ketika peranan itu dilakukan. yaitu 3 (tiga) lingkungan (lembaga) pendidikan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian anak didik. “Amanat yang wajib dipertanggung jawabkan. Tiga lembaga pendidikan tersebut adalah: pendidikan keluarga. lingkungan keluarga yang paling penting pengaruhnya dalam pendidikan agama. Berbicara tentang keluarga. (Bandung: Remaja Rosda Karya. 160. Ke-2. Itulah sebabnya pendidikan keluarga disebut sebagai pendidikan pertama dan yang utama serta merupakan Ahmad Tafsir.9 Berdasarkan dari penjelasan-penjelasan tersebut di atas dapat penulis simpulkan bahwa ada peranan yang harus dilakukan oleh suami. Di antara 3 (tiga) lingkungan tersebut. 1994). sebagai pemberi amanat. karena ayah lah yang membimbing Istri tersebut dan dia menjadi figur sebagai seorang pemimpin sekaligus pembimbing bagi anak-anak. Apalagi dalam keseluruhannya. terutama dari ibunya. maka hadirlah di tengah-tengah keluarga kebaikan dan keberkahan. h. seorang anak lebih dulu memperoleh bimbingan dari keluarganya. kehidupan anak juga lebih banyak dihabiskan dalam pergaulan keluarga. Karena dalam proses pendidikan. dikenal adanya Tri Logy Pendidikan atau Tri Pusat Pendidikan. untuk pertama kali seorang anak mengalami pembentukan watak (kepribadian) dan mendapatkan pengarahan moral.28 Dengan demikian. sekolah dan masyarakat. Dalam dunia pendidikan. Cet. 28 . Jelas sekali tanggung jawab orang tua terhadap anak tidaklah kecil. anak dipandang sebagai amanat dari Allah swt. Walaupun demikian peran dari seorang ayah tidak bisa dilupakan. tentu kita tidak bisa melupakan sosok anak. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Sebagaimana dinyatakan oleh Ki Hajar Dewantara. keluarga merupakan salah satu lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan anak selain sekolah dan masyarakat. secara umum inti tanggung jawab itu ialah penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak dalam rumah tangga”.

ini sangat sesuai dengan hadis Rasulullah saw. Karena itu. yakni dengan menanamkan ajaran agama dan akhlak karimah”.10 peletak pondasi dari watak dan pendidikan setelahnya.: ϩ΍ϭέ. “Demikianlah keluarga mempunyai peranan penting dalam proses pendidikan anak. orang tua yang berperan dan bertanggung jawab atas kehidupan keluarga harus memberikan dasar dan pengarahan yang benar terhadap anak.29 Ketika kita membicarakan pendidikan keluarga merupakan pendidikan awal yang sangat penting.

Inti dari sebuah keluarga itu adanya suami. maka suami yang bertanggung jawab sangat mutlak diperlukan untuk mencapai citacita dari perkawinan. 21. ϪϧΎδΠϤϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ήμϨϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ΩϮϬϳ ϩ΍ϮΑ΄ϓ Γήτϔϟ΍ ϰϠϋ ΪϟϮϳ ΩϮϟϮϣ Ϧϣ Ύϣ “Tidak ada seorang anak pun kecuali dilahirkan sesuai dengan fitrah. penulis mencoba menuangkan permasalahan tersebut 1. 3. lalu kedua orang tuanya yang menjadikannya beragama Yahudi. Al-Bukhari dan Muslim). h. 869. Melihat realita yang ada. Adapun alasan penulis memilih judul skripsi ini sebagai berikut: ϢϠδϣϭϱέΎΨΒϟ΍ Atas pemikiran di atas. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. Suami merupakan pemimpin dalam kehidupan rumah tangga yang memiliki peranan yang sangat besar dalam membimbing istri dan mempersiapkan pendidikan untuk anak-anaknya. atau Nasrani. R. 1997). dkk. (Jakarta: Keluarga Lathief. banyaknya suami yang melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Shahih Imam Muslim. Cet. h. 29 Wahjoetomo. yaitu membentuk keluarga yang sakinah. 2.30 pada skripsi ini dengan judul “PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH”. 2003). (Jakarta: Gema Insani Press. Cet. Khusus. Rais Lathief. atau Majusi” (H. 30 . Muslim. Terj. istri dan anak. Ke-1. penuh dengan mawaddah wa rahmah.

Untuk dapat menjadikan sebuah karya tulis yang baik pembatasan terhadap masalah yang akan dikaji merupakan salah satu bagian penting demi terciptanya fokus pembahasan. untuk itu objek kajian yang akan dituangkan ke dalam skripsi ini diidentifikasikan pada hal-hal berikut: 1.11 4. Pembatasan dan Perumusan Masalah 1. Identifikasi. 3. Perumusan Masalah Dari pembatasan masalah di atas. 2. Bagaimana peranan suami sebagai kepala rumah tangga dalam membina keluarga sakinah? 2. penulis merumuskan masalah menjadi: 1. B. Pembatasan Masalah Kemudian dalam penulisan skripsi ini penulis merasa perlu untuk memberikan suatu pembatasan masalah agar tidak melebar. kiranya harus dicarikan jawaban dari masalah-masalah tersebut dan menyelesaikannya. Bagaimana karakteristik suami yang bertanggung jawab? . Peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Peranan yang dimaksud adalah bagian dari tugas utama (kepala keluarga) yang harus dilakukan oleh suami. Suami sebagai kepala rumah tangga. Bagaimana peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah? 3. Suami yang dimaksud adalah yang berstatus sebagai individu dan anggota masyarakat yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan yang diikat dengan tali pernikahan. Identifikasi Masalah Dari permasalahan-permasalahan yang dapat diidentifikasi di atas. yaitu: 1. 2. Untuk memperkaya khazanah keilmuan tentang konsep-konsep Islam. 2. diharapkan menjadi sumbangan pemikiran yang dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang membutuhkan. Karakteristik Suami yang bertanggung jawab 3.

Untuk itu harus dilakukan komparasi dan Ahmad Syadali. 2. Memberi acuan bagi para pelajar laki-laki untuk menjadi laki-laki yang shaleh/bertanggung jawab dan mampu mengatasi berbagai masalah dalam rumah tangga. Manfaat penulisan Adapun hasil penulisan skripsi ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: a. terutama pendidikan keluarga.12 C. Dari tulisan ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan para orang tua dalam upaya membentuk keluarga yang sakinah. Metode Pembahasan Metode pembahasan yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode maudhu’i (tematik). c. Berdasarkan seluruh permasalahan yang dirumuskan dalam perumusan masalah. maka secara spesifik tujuan yang akan dicapai dari penulisan ini adalah sebagai berikut: a. Sedangkan tujuan akademis dari penulisan skripsi ini adalah untuk memperluas paradigma berpikir dan wacana keilmuan dalam bidang pendidikan. 31 .. Yaitu cara-cara menafsirkan ayat-ayat Al-Quran yang dilakukan dengan cara tertentu31. 115. Untuk mengetahui peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Untuk mengetahui kedudukan dan fungsi suami sebagai kepala rumah tangga. Cet. b. Untuk mengetahui kriteria suami yang bertanggung jawab. Ulumul Quran II. b. Tujuan dan Manfaat Penulisan 1. Tujuan penulisan Setiap karya tulis yang bernilai ilmiah tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai. h. begitu juga dengan penulisan skripsi ini. Ke1. D. 1997). Ahmad Rofi’i. (Bandung: Pustaka Setia.

(Bandung: Pustaka Setia. 20 Nopember 2007.or. 33 32 Rosihon Anwar. Tinjauan Pustaka Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang disusun dalam rangka menyelesaikan studi tingkat sarjana program strata 1 (S1). kemudian dibahas atau ditafsirkan sesuai dengan kaedah yang berlaku. Ke-1. Dan sebagai tinjauan pustaka penulis dalam menyusun teori-teorinya mengambil dari buku-buku dan skripsi yang bersangkutan dengan kewajiban suami dalam pandangan Islam. E. Adapun pedoman yang di jadikan sandaran penulis dalam penulisan skripsi ini adalah pedoman penulisan skripsi yang diterbitkan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. 2000). 161. ketua jurusan tafsir di Universitas al-Azhar33.id/?pilih=news&aksi=lihat&id=341.qalam. Selasa. M. Quraish Shihab. Kemudian. memberikan defenisi tafsir maudhu’i secara lebih rinci: “…menghimpun ayat-ayat Al-Quran dari berbagai surah dan yang berkaitan dengan persoalan atau topik yang ditetapkan sebelumnya. banyak hal khususnya teori dan pendapat yang menjadi perhatian penulis untuk dijadikan penunjang penulisan dan menjadi perbandingan bagi penulis selanjutnya. Dr. oleh Hamid.13 penghimpunan ayat yang saling berkaitan. h. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. Cet. Maka tidak menutup kemungkinan ketika skripsi yang disusun oleh penulis ini memiliki kemiripan dengan skripsi penulis lainnya. Husain Syahatah merupakan penulis sebuah buku dengan judul Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga.” Orang yang pertama kali memperkenalkan metode ini adalah al-Jalil Ahmad As-Sa’id al-Kumi. Ilmu Tafsir. penafsir membahas dan menganalisis kandungan ayat-ayat tersebut sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh32. Antara Kewajiban dan Realitas yang menjadi referensi penulis dalam rangka mengetahui berbagai teori tentang peranan http://www. Dalam beberapa buku dan skripsi yang saya baca. di dalam karyanya Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Mizan). .

Antara Kewajiban dan Realitas perbedaan tersebut terletak pada penjabaran teori yang lebih melihat dengan jelas kepada kewajiban suami sebagai kepala. . perbedaannya adalah suami merupakan pemimpin di dalam keluarga dan besar larangannya jika suami tidak memperhatikan urusan keluarga (istri dan anak). pendidik dan pendamping istri dalam rumah tangga. Dalam buku ini dijelaskan bahwa peranan suami itu tidak jauh berbeda dengan peranan istri dalam Islam. Dari skripsi yang penulis susun ini terdapat perbedaan dengan tinjauan pustaka yang penulis tunjukan yaitu karya Husain Syahatah Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga.14 suami dalam membina keluarga yang sakinah. apalagi tidak memberi nafkah kepada mereka.

(Jakarta: Gema Insani. 1996). dan urusan-urusan lain yang melibatkan rumah tangga dengan kehidupan sosial. Fungsi Suami Sudah jamak dipahami bahwa suami adalah kepala rumah tangga. defenisi ibu rumah tangga adalah bahwa seorang ibu mempunyai tugas-tugas pengaturan rumah tangga berskala “kecil. Hanya untuk Suami. h. tugas ibu rumah tangga tersebut ringan dan “kecil. penjagaan hubungan rumah tangga dengan masyarakat. seorang ibu rumah tangga dihabiskan waktunya untuk disibukkan dalam rumah tangga tersebut.” tetapi pada kenyataannya. Disini. Sementara. pengaturan kesejahteraan anggota-anggota rumah tangga dan pengaturan anak.” seperti pengaturan rumah dan perabotan. dan istri adalah ibu rumah tangga. 15 . yakni yang menyangkut pencarian nafkah. Problemya adalah apa yang dimaksud dengan kepala rumah tangga dan apa yang dimaksud dengan ibu rumah tangga.1 Tampaknya. Di sinilah kadang seorang kepala rumah tangga kurang menyadari tugas-tugas ibu rumah tangga. Logika ini tidak bisa diganti dengan sebaliknya. yang berlaku umum dalam masyarakat kita adalah bahwa kepala rumah tangga mengurusi urusan-urusan “besar” dalam rumah tangga. Ke-1. Cet. 1 Majid Sulaiman Daudin.BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA A. pengaturan urusan dapur. pengaturan urusan keuangan rumah tangga. 276.

bahwa pembagian yang seperti itu adalah pembagian yang alamiah2. ini tergambar jelas dalam firman Allah: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. An-Nisa: 34). kerelaan seorang istri untuk menjadi ibu rumah tangga dan keikhlasannya menganggap suami menjadi kepala rumah tangga. Agama Islam menganggap bahwa pemimpin atau kepala dalam rumah tangga ˸Ϧ˶ ϣ ˸΍Ϯ˵ Ϙ˴ ϔϧ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˶ Α˴ ϭ ˳ ξ˸ό˴ Α ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˸Ϣ˵ Ϭ˴ π˸ό˴ Α ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˴ Ϟ͉ π˴ ϓ Ύ˴ Ϥ˶ Α ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ ϥϮ˵ ϣ΍͉ Ϯ˴ ϗ ˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍ itu adalah seorang suami. Keluarga bisa dianggap sebagai miniatur dari sebuah sistem pemerintahan. (˼˽˯ΎδϨϟ΍. yang memerlukan seorang pemimpin yang biasa disebut dengan kepala rumah tangga untuk menciptakan keluarga yang diimpikan yaitu keluarga yang sakinah. dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (Q. Maka. Begitu juga dengan keluarga. S. yang memerlukan seseorang pemimpin. aman dan sejahtera. maka suami akan menyadari bahwa tugas-tugas konkrit seorang istri lebih berat daripada tugastugas seorang suami. oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). kalau para suami mau jujur terhadap dirinya sendiri. adalah penghormatan yang setinggi-tingginya yang dapat diberikan oleh seorang istri kepada suaminya. bertujuan untuk menciptakan negara yang maju. mawaddah wa rahmah.16 Jadi. Dan hal ini memang telah dimekanismekan oleh alam.

sebagaimana 2 Majid Sulaiman. sebagaimana penguasa terhadap raknyatnya. Kemudian Az-Zamaksyari menjelaskan bahwa laki-laki berkewajiban melaksanakan amar makruf nahi mungkar kepada perempuan.. Para lelaki. Hanya untuk Suami. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. Al-Alusi menyatakan hal yang senada bahwa tugas laki-laki adalah memimpin perempuan. Ibnu Abbas – pakar tafsir yang terkenal di kalangan sahabat – menafsirkan bahwa laki-laki (suami) adalah pihak yang mempunyai kekuasaan dan wewenang untuk mendidik perempuan (istri).˸Ϣ˶ Ϭ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϣ˴ ΃ ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ ϥϮ˵ ϣ΍͉ Ϯ˴ ϗ ˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍.. 277. h. . pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita.

17 pemimpin memimpin raknyatnya dalam bentuk perintah. larangan dan semacamnya.” sedangkan Ibnu Katsir memaknainya perempuan. Jalaluddin as-Suyuthi memaknainya dengan “laki-laki sebagai penguasa (musallithun) atas perempuan.3 dengan “laki-laki adalah pemimpin yang dituakan dan pengambil kebijakan bagi Kata (˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍) ar-rijal adalah bentuk jamak dari kata (ϞΟέ.

bukan berarti lelaki secara umum karena konsideran pernyataan di atas. Berbeda dengan kata (˯ΎδϨϟ΍. seperti ditegaskan pada lanjutan ayat. maka tentu konsiderannya tidak demikian4. bahkan bahasa Al-Quran dalam arti suami. Quraish Shihab menemukan bahwa Muhammad Thahir Ibn Asyur dalam tafsirnya mengemukakan satu pendapat yang amat perlu dipertimbangkan yaitu bahwa kata ar-rijal tidak digunakan oleh bahasa Arab. Dalam buku wawasan Al-Quran. adalah “karena mereka mereka. Seandainya yang dimaksud dengan kata “lelaki” adalah kaum pria secara umum. dikemukakan bahwa ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa’. Tetapi kemudian M. yang diterjemahkan lelaki. walaupun Al-Quran tidak selalu menggunakannya dalam arti tersebut.

an-nisa’ atau (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni untuk istri-istri Γ΃ήϣ΍.

imra’ah yang digunakan untuk makna istri5. yaitu suami. Kata yang terambil dari kata (ϡΎϗ. kata ar-rijal yang dimaksud oleh Quraish Shihab dalam bukunya wawasan al-Quran adalah lelaki secara khusus. karena konsideran dengan lanjutan ayat yaitu “karena mereka (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni istri-istri mereka. Namun.

2004). Quraish Shihab. Kata ini berkaitan dengannya. UIN Syarif Hidayatullah. Cet. h. 2007). Jil. 5 3 (ϥϮϣ΍Ϯϗ. Kesan. 42. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). Relasi Suami dalam Islam. dan Keserasian Al-Quran. Perintah tersebut bukan berarti Sri Mulyati. h. 424. Tafsir Al-Misbah: Pesan. 2. Ke-X. (Jakarta: Lentera Hati. qama. Perintah shalat –misalnya – juga menggunakan akar kata itu. 4 M.

qawwamun adalah bentuk jamak dari kata

(ϡ΍Ϯϗ

qawwam,

Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah…, h. 424

18

perintah mendirikan shalat, tetapi melaksanakannya dengan sempurna, memenuhi segala syarat, rukun dan sunah-sunahnya. Seorang yang melaksanakan tugas dan atau apa yang diharapkan darinya dinamai

(Ϣ΋Ύϗ

qa’im. Kalau dia melaksanakan

tugas itu sesempurna mungkin, berkesinambungan dan berulang-ulang, maka dia dinamai qawwam. Ayat di atas menggunakan bentuk jamak, yakni qawwamun sejalan dengan makna kata ini diterjemahkan dengan pemimpin. Tetapi – seperti terbaca dari maknanya

(ϝΎΟήϟ΍

Cet. 353 – 354. Terj: As’ad Yasin. Hery Noer Aly. 1993). h. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. dan pembinaan6. Jil. dkk. (Semarang: CV. Sebab makna Al-Qiyam tidak lain adalah bimbingan dan pengawasan di dalam melaksanakan apa-apa yang ditunjukkan oleh suami dan memperhatikan segala perbuatannya7. Terj. Toha Putra. Lebih tegas lagi. kemudian menjelaskan keistimewaan-keistimewaan peraturannya agar tidak terjadi keberantakan antar anggotanya. 6 Quraish Shihab. 8 7 . walau harus diakui bahwa kepemimpinan marupakan satu aspek yang dikandungnya. Sayyid Quthub menjelaskan bahwa ayat di atas merupakan ayat yang mengatur organisasi dalam keluarga. 424 Ahmad Mustafa Al-Maragi. memberikan batasan bahwa kepemimpinan dalam organisasi rumah tangga ini berada di tangan lakilaki8. 2. 5. 42. 2000) Jil. Tafsir Al-Maragi. maka suami harus mampu membimbing keluarga tersebut dan menjaganya dari keberantakan yang akan menyebabkan kehancuran rumah tangga. Ke-2. (Jakarta: Gema Insani Pres. Dengan ditunjuknya suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga. Sayyid Quthb. Seiring dengan pendapat di atas. Tafsir Al-Misbah…. pemeliharaan. perhatian. Ahmad Mustafa Al-Maragi juga mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Al-Qiyam ialah kepemimpinan. Ke-2. Atau dengan kata lain dalam pengertian “kepemimpinan” tercakup pemenuhan kebutuhan. h. yakni orang yang dipimpin bertindak sesuai dengan kehendak dan pilihan pemimpin. Cet. ar-rijal yang berarti banyak lelaki. bukan hukum hawa nafsu. pembelaan. perasaan dan keinginan pribadi.h. yaitu dengan mengembalikan mereka semua kepada hukum Allah. Seringkali di atas – agaknya terjemahan itu belum menggambarkan seluruh makna yang dikehendaki. dkk.

19 Allah telah menetapkan adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Murthadha Muthahhari seorang ulama terkemuka Iran dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Abu Az-Zahra An-Najafi ke dalam bahasa Arab dengan judul Nizham Huquq al-Mar’ah menulis bahwa keistimewaan antara laki-laki dan perempuan adalah sebagai berikut10: 9 ξ˸ό˴ ˳ Αϰ˴ Ϡ˴ ϋ˸Ϣ˵ Ϭ˴ π˸ό˴ Α˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ Ϟ͉ π˴ ϓΎ˴ Ϥ˶ Α “karena Allah telah melebihkan Quraish Shihab. fungsi dan kewajiban masing-masing jenis kelamin. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. bukan dengan perasaan. melebihi kebutuhan satu perusahaan yang bergelut dengan angka-angka. Tafsir Al-Misbah…. karena suami merupakan pemimpinnya. lebih menunjang tugas kepemimpinan daripada keistimewaan yang dimiliki perempuan. Quraish Shihab. tapi boleh jadi juga sirna seketika. Allah swt. sehingga persesuaian dan perselisihan dapat muncul seketika. oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain dan karena mereka. h. 10 . serta latar belakang perbedaan itu. menetapkan laki-laki sebagai pemimpin dengan dua pertimbangan pokok. Kini. yakni laki-laki secara umum atau suami telah menafkahkan sebagian dari harta mereka untuk membayar mahar dan biaya hidup untuk istri dan anak-anaknya. sebagian mereka atas sebagian yang lain. Kondisi seperti ini membutuhkan adanya seorang pemimpin. disinggung oleh ayat ini dengan menyatakan bahwa: para lelaki.h. Disisi lain keistimewaan yang dimiliki perempuan lebih menunjang tugasnya sebagai pemberi rasa damai dan tenang kepada lelaki serta lebih mendukung fungsinya dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya. Tafsir Al-Misbah…. 425. seringkali muncul dari sikap jiwa yang tercermin dalam keceriaan wajah atau cemberutnya. yaitu9: Pertama. Tetapi keistimewaan yang dimiliki lelaki. Dengan demikian. 426.” Yakni masing-masing memiliki keistimewaan-keistimewaan. Persoalan yang dihadapi suami istri. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. serta diikat oleh perjanjian rinci yang dapat diselesaikan melalui pengadilan. suamilah yang akan bertanggung jawab terhadap keluarga tersebut.

dan lebih cepat berbicara. Sangat adil pula jika Allah melengkapi laki-laki dan wanita dengan perangkat reproduksi yang berbeda. berbeda dengan suara dan telapak tangan perempuan. Caranya pun berbeda. yang biasanya lebih berkepala dingin. suara lelaki dan telapak tangannya kasar. Perasaan wanita lebih cepat bangkit dari lelaki. tetapi perempuan lebih mampu membentengi diri dari penyakit dibanding lelaki. dan mode yang beraneka ragam serta berbeda bentuk. pertumbuhan perempuan lebih cepat dari lelaki. sementara wanita lebih tenang dan tentram. bahkan dewasa dari lelaki. Kemampuan paru-paru lelaki menghirup udara lebih besar/banyak dari perempuan. dan denyut jantung perempuan lebih cepat dari denyut lelaki. Dari segi fisik Lelaki secara umum lebih besar dan lebih tinggi dari perempuan. pekerjaan yang melibatkan gerakan dibanding wanita. Perempuan menghindari penggunaan kekerasan terhadap dirinya atau orang lain. maka sebenarnya perempuan lebih besar. Perempuan biasanya lebih cenderung kepada upaya menghiasi diri. biasanya lelaki menggunakan cara yang keras – pistol. berbeda dengan lelaki. Di sisi lain. dan semacamnya.20 1. karena itu jumlah wanita yang bunuh diri lebih sedikit dari jumlah pria. sehingga sentimen dan rasa takutnya segera muncul. sedangkan perempuan cenderung kepada perdamaian dan keramahan. Lelaki secara umum cenderung kepada tantangan dan perkelahian. . racun. kecantikan. tali gantungan atau meloncat dari ketinggian – sementara wanita menggunakan obat tidur. Menghadirkan Surga di Rumah…. Dari segi psikis Secara umum lelaki lebih cenderung kepada olahraga. tetapi jika dibandingkan dari segi bentuk tubuhnya. berburu. termasuk tanda-tanda seksual keduanya11. lelaki lebih agresif dan suka ribut. Rata-rata bentuk kepala lelaki lebih besar dari perempuan. 2. h. 197. perasaan perempuan secara umum kurang konsisten 11 Ahmad Kusyairi.

Sedemikian lumrah hal tersebut. menafkahkan” menunjukkan bahwa memberi nafkah kepada wanita telah menjadi suatu kelaziman bagi lelaki. Karena itu. bahkan kekasihnya. serta kenyataan umum dalam masyarakat umat manusia sejak dahulu hingga kini. ˸Ϣ˶ Ϭ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϣ˴ ΃ ˸Ϧ˶ ϣ ˸΍Ϯ˵ Ϙ˴ ϔϧ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˶ Α˴ ϭ. agama Islam yang tuntunanBentuk kata kerja past tense/masa lampau yang digunakan ayat ini “telah 12 Quraish Shihab. Keistimewaan itu amat dibutuhkan oleh keluarga. khususnya dalam rangka memelihara dan membimbing anak-anak12. 427-428. 13 . lebih tekun beragama. h. Cintanya kepada keluarga serta kesadarannya tentang kepentingan lembaga keluarga lebih besar dari lelaki. sehingga langsung digambarkan dengan bentuk kata kerja masa lalu yang menunjukkan terjadinya sejak dahulu. namun adalah sewajarnya untuk tidak menilai perasaan wanita yang sangat halus itu sebagai kelemahan. Perasaan perempuan lebih keibuan. Perempuan lebih berhati-hati. 428. Tafsir Al-Misbah…. Justru itulah salah satu keistimewaan yang tidak dan kurang dimiliki oleh pria. Wanita secara psikologis enggan diketahui membelanjai suami. Penyebutan konsideran itu oleh ayat ini menunjukkan bahwa kebiasaan lama itu masih berlaku hingga kini13. dan lebih banyak berbasa-basi. di sisi lain pria malu jika ada yang mengetahui bahwa kebutuhan hidupnya ditanggung oleh istrinya. Quraish Shihab. Perlu dicatat bahwa walaupun secara umum pendapat di atas sejalan dengan petunjuk ayat yang sedang ditafsirkan ini. disebabkan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebahagian harta mereka. ini jelas nampak sejak kanak-kanak. Tafsir Al-Misbah…. h. Perbedaan antara laki-laki dan wanita secara fisik dan psikis serta fenomena kodrati di atas sesungguhnya diatur sedemikian rupa oleh Allah untuk menunjang tugas masing-masing. cerewet. takut.21 dibanding dengan lelaki. Kedua.

harus dipraktekkan oleh laki-laki dalam memimpin kaum perempuan atau keluarga. Paradigma pemimpin kaum adalah pelayan mereka. Dengan demikian. Yaitu hubungan untuk saling mengondisikan munculnya sakinah (ketentraman dan ketenangan) jiwa. serta . kewajiban memenuhi kebutuhan dan anak-anak – lahir hak-hak suami yang harus pula dipenuhi oleh istri. Tetapi hubungan keduanya adalah hubungan sakinah. Tafsir Al-Misbah…. 15 . dan rahmah (rasa sayang) 15 Dari kedua faktor yang disebut di atas – keistimewaan fisik dan psikis. serta tidak bertentangan dengan hak pribadi sang istri. bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam sebuah rumah tangga bukanlah akad syirkah (perusahaan). sehingga istri selalu terancam dan diteror.22 tuntunannya sesuai dengan fitrah manusia. h. 199. Hal ini tidak 14 Disinilah barangkali hikmah mengapa redaksi atas tidak berbunyi “ar-rijalu Quraish Shihab. dan suami selalu merasa superior. mawaddah dan rahmah. Perlu digarisbawahi bahwa kepemimpinan yang dianugerahkan Allah kepada suami. h. otoriter dan zalim.” melainkan berbunyi “ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa” padahal kedua redaksi mempunyai pengertian yang hampir sama. agar ia tidak mengembangkan kepemimpinan yang diktator. bahkan akan mendapatkan lebih baik dari apa yang telah diberikan oleh suami terhadap istri dan anggota keluarganya. Menghadirkan Surga di Rumah…. Sebab. akad perdata yang berkonsentrasi pada kawin kontrak atau akad ijarah (sewa menyewa) sehingga istri ibarat budak bagi suami untuk dipekerjakan. serta akan mendapatkan pelayanan baik dari istri dan anggota keluarga. mewajibkan suami untuk menanggung biaya hidup istri dan anak-anaknya14. sebagaimana dijelaskan Taqiyyuddin an-Nabhani dalam buku an-Nizham alIjtima’i. Bukan pula seperti hubungan polisi dan pencuri. suami akan menjadi pengayomi yang baik. aimmat an-nisa. tidak boleh mengantarnya kepada kesewenang-wenangan. Suami wajib ditaati oleh istrinya dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama. mawaddah (cinta kasih). 428 Ahmad Kusyairi.

Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Al-Baqarah: 228). juga lebih sesuai dengan ˲ Ϣϴ˵ Ϝ˴ Σ ˲ ΰϳ˶ ΰ˴ ϋ ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ ˲ Δ˴ Ο˴ έ˴ Ω ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˶ ϝΎ˴ Ο͋ ήϠ˶ ϟ˴ ϭ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ϱ˶ ά͉ ϟ΍ ˵ Ϟ˸Μ˶ ϣ ͉ Ϧ˵ Ϭ˴ ϟ˴ ϭ  “Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma`ruf. meluruskan jika ia (perempuan) itu bengkok (salah). S. kepemimpinan suami di sini tidak sampai memutlakkan seorang istri tunduk sepenuhnya. mengayomi. bukan berarti ia harus menjadi otoriter dalam memimpin. membina dan mendidik16. Istri tetap mempunyai hak untuk bermusyawarah dan melakukan tawar menawar keinginan dengan suami berdasarkan argumen-argumen rasional-kondisional. Kedudukan Suami Walaupun suami merupakan pemimpin dalam keluarga. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (Q. melindungi.23 lain karena makna yang terdapat dalam kata “qawwamah” jauh lebih mendalam dan integral daripada kata “imamah. Kepemimpinan suami atas keluarganya tidak menghilangkan hak-hak mereka dalam berbagai hal. tanpa memikirkan apa yang diinginkan oleh istri dan anggota keluarganya. Hal ini selain selaras dengan realitas. menjaga. B.” Termasuk dalam makna “qawwamah” adalah memimpin. Maka jelaslah bahwa suami menjadi pemimpin. firman Allah: ˻˻́ΓήϘΒϟ΍.

Quraish Shihab. Sebagaimana pria mempunyai hak untuk rujuk kepada istri yang diceraikannya. seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. h. h. 199. serta sesuai dengan sikap orang yang berbudi17. Tafsir Al-Misbah…. yakni sesuai dengan tuntunan agama. sang istri pun mempunyai hak untuk diperlakukan secara ma’ruf. sejalan dengan akal sehat. 1. Vol. 490. 17 . ϑϭ˵ ˶ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ϱ˶ ά͉ ϟ΍ ˵ Ϟ˸Μ˶ ϣ ͉ Ϧ˵ Ϭ˴ ϟ˴ ϭ Para wanita mempunyai hak yang 16 Ahmad Kusyairi. Menghadirkan Surga di Rumah….

Itulah yang dilakukan oleh Rasulullah saw. Secara umum termasuk nafkahnya ialah memberi makan dan pakaian. h. 490. wanita hampir dapat dikatakan tidak mempunyai hak sama sekali. Ayat ini secara tegas menyatakan adanya hak tersebut18. perempuan berhak mendapatkan perlakuan yang lembut dari suaminya saat menghadapinya. Oleh karena itu. Bahkan istri berhak menolak ketika suaminya ingin menyentuhnya apabila mahar belum diberikan. apalagi selama ini. sekaligus menunjukkan betapa pentingnya hak itu diperhatikan.  Mendapatkan pergaulan dengan sebaik-baiknya Secara naluri perempuan memang memiliki perasaan yang halus. tetapi ia mudah marah. 18 Quraish Shihab. jika ingin menjadi perempuan yang shalehah. pada beberapa suku masyarakat Jahiliyah. Vol. Namun.. Kado Pernikahan.24 Mendahulukan penyebutan hak wanita atas kewajiban wanita dinilai sebagai penegasan tentang hal tersebut. Hak istri  Mendapatkan mahar Hak istri yang pertama kali yang harus dipenuhi oleh seorang suami adalah diberi mahar dengan penuh kerelaan. 19 .  Mendapatkan nafkah Istri sangat berhak untuk mendapatkan nafkah dari suaminya. sebaiknya mempermudah lamaran dan tidak memberatkan mahar. h. 117-137... meskipun misalnya istri tersebut adalah orang yang kaya. Tafsir Al-Misbah…. Syaikh Hafiz Ali. Ketika istri menghendaki mahar tertentu suami harus memenuhinya tanpa menguranginya sedikit pun. terhadap istri-istrinya. 1. Adapun hak dan kewajiban istri kepada suami adalah19: 1.

untuk itulah istri harus menjaga kehormatan dan ridha suami. R. seperti mengatur keuangan rumah tangga. serta yang lainya. menyiapkan makanan untuk anak dan suaminya. dan apabila ibunya tidak berpendidikan. karena sesungguhnya ia adalah surgamu dan juga nerakamu” (H. Kewajiban istri  Seorang istri harus mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. bersabda: “Pikirkanlah sikapmu kepadanya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa istri mempunyai kewajiban mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. Ahmad).20  Wajib taat dan patuh kepada suami ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. bagaimana nanti nasib dari anak-anaknya. 2. Sebagaimana Rasulullah saw. apalagi seorang istri nantinya akan menjadi ibu bagi anak-anaknya.  Berkewajiban menjaga kehormatan dan ridha suami Suami merupakan surga dan sekaligus juga neraka bagi istri.25  Mendapatkan pendidikan Pendidikan juga menjadi hak istri.

. 4. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. h. (Beirut: Daar Al-Fikr). bersabda: 20 Ahmad bin Hanbal. Jilid. ia akan masuk ke surga Tuhannya. Sebab memang tidak ada alasan sama sekali bagi makhluk untuk taat kepada sesama makhluk dalam berbuat durhaka kepada Allah. Setiap istri yang taat kepada suaminya yang mukmin. 341. asalkan tidak termasuk perbuatan durhaka kepada Allah.ϙέΎϧϭϚΘϨΟϮϫΎϤϧΈϓϪϨϣΖϧ΃Ϧϳ΃ϱήψϧΎϓ Secara mutlak seorang istri wajib taat kepada suaminya terhadap segala yang diperintahkannya. Sebagaimana Rasulullah saw.

26 ϦϣΖϠΧΩΎϬϠόΑΖϋΎσ΃ϭΎϬΟήϓΖϨμΣϭΎϬδϤΧΓ΃ήϤϟ΍ΖϠλ΍Ϋ· “Apabila seorang wanita sudah menjalankan shalat lima waktu. Ahmad).  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. menjaga kemaluannya.21  Membantu suami bertakwa dan taat kepada Allah Seorang istri wajib membantu suaminya untuk taat kepada Allah. dan memberinya nasehat demi mencari keridhaan Allah. maka niscaya ia akan masuk surga dari pintu mana pun yang ia inginkan” (H. R. dan taat kepada suaminya.

Ε˯ΎηΔϨΠϟ΍Ώ΍ϮΑ΃ϱ΃ ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍Ϧϣ ΖϣΎϗ ϩ΃ήϣ΍ Ϳ΍ ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ΢πϧ ΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

h. Seorang istri yang sholehah akan selalu ikhlas kepada suaminya dan menjaga perasaannya. Ia tidak mau membebani suaminya dengan tuntutantuntutannya. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal ….˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ Sebagaimana Rasulullah saw. Ia rela menghadapi kesulitan dengan sabar dan ridha. dan jika suaminya tidak mau bangun. Juz. 1. 416. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. 22 . Jami’ Al-Hadis…. bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat.22  Setia dan ikhlas kepada suami Setia adalah bukti keikhlasan dan cinta sejati. 191. Jika ia kaya. ia mau membantu suaminya yang miskin. R. dan jika istrinya tidak mau bangun. 21 Ahmad bin Hanbal. h. Jilid. Abdurahman Suyuti. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. Ahmad). ia memercikkan air pada wajahnya. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. 4. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H.

jika suami meminta sesuatu dari istrinya.27  Tidak menyakiti suami Seorang istri tidak boleh menyakiti suaminya. Vol. 302. agar mereka dapat memperoleh derajat itu23. h. Tetapi kepemimpinan yang berlandaskan kelapangan dada suami untuk meringankan sebagian kewajiban istri. Abu Mohammad. ingatlah Ϣϴ˵ ˲ Ϝ˴ Σ˲ ΰϳ˶ ΰ˴ ϋ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ Allah itu Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dengan dibebankannya kepemimpinan kepada suami itulah. Karakteristik Lelaki Shalih…. Bahkan belum pernah dicapai oleh satu umat pun yang menganggap diri mereka telah mencapai puncak peradaban dan kebudayaan. Agama Islam telah mengangkat derajat kaum wanita pada suatu tingkatan yang belum pernah dilakukan oleh agama lain dan syari’at-syari’at lain sebelumnya. Dan terlihat juga bahwa dibebankannya kepemimpinan kepada suami. maksudnya. bukan diberikan kepada wanita. Δ˴ ˲ Ο˴ έ˴ Ω ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˶ ϝΎ˴ Ο͋ ήϠ˶ ϟ˴ ϭ Para suami mempunyai satu derajat (tingkatan) atas mereka para istri. h.24 Adapun hak dan kewajiban atas kedua belah pihak harus seimbang. Meskipun mereka telah menghormati dan memuliakan kedudukan wanita serta memberikan pendidikan kepada mereka dalam bidang sains dan ilmu kemasyarakatan. dalam bukunya Suami Idaman Istri Impian mengemukakan empat sifat 23 Quraish Shihab. Jika tidak. bukan istri yang memimpin suami. ia pun harus mengingat bahwa ia mempunyai kewajiban yang harus dipenuhi terhadap istrinya. maka Kasmuri Kasim. karena itu Ath-Thabari menulis. sifatnya “fitrah”. tetapi maksudnya adalah perintah bagi para suami untuk memperlakukan istri mereka dengan sikap terpuji. 24 . walaupun ayat ini disusun dalam redaksi berita. 1. misalnya dengan cara membangga-banggakan kecantikannya. atau membangga-banggakan harta kekayaannya di hadapannya sampai menyinggung perasaannya. Tafsir Al-Misbah…. Jadi. 491-492. ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa suami itulah yang memimpin istri. Derajat yang dimaksud adalah derajat kepemimpinan.

kemudian harus memahami pula bidang yang lain. puasa.28 yang harus dimiliki oleh seorang laki-laki yang membuatnya layak menjadi pemimpin di dalam rumah tangga: a. Karena apabila telah berumah tangga. Memberikan nafkah sesuai dengan kesanggupan Dalam kehidupan berumah tangga. c. seorang suami harus memikirkan cara yang terbaik dalam memenuhi segala keperluan rumah tangganya. oleh karena itu ia harus mempersiapkan dirinya dengan memperbanyak pengetahuan agama. akan tetapi kewajiban ini harus dilaksanakan oleh kaum laki-laki untuk menyediakan sesuai kesanggupannya. Begitu juga jika sekiranya tidak mampu untuk bekerja karena penyakit dan sebagainya akan menjadikan laki-laki tersebut tidak dapat memberikan nafkah dan tanggung jawab lainnya kepada keluarganya. d. Sempurna akal dan pemikiran Jika seorang itu ingin menjadi suami maka hendaklah ia berpikiran positif. Islam tidak membebankan kaum wanita supaya mencari nafkah. karena lemahnya kemampuan tenaga batin akan membawa rumah tangga menjadi tidak bahagia. karena Islam adalah agama yang mencakup seluruh aspek kehidupan dan sesuai untuk seluruh zaman. haruslah terlebih dahulu memperhatikan kemampuan fisiknya. baik secara lahiriah maupun batiniah. Sehat lahir dan batin Bagi seorang laki-laki yang ingin berumah tangga. Berpengetahuan agama dan mengamalkannya secara sempurna Yang akan dipercayai sebagai kepala rumah tangga ialah suami. . Disamping mengerjakan perintah agama yang mendasar seperti. zakat dan lain-lain. b. shalat.

Dalam artian. 1. Telah berkehendak memberikan amanah kepada perempuan untuk hamil. sehingga satu kewajiban tidak mengurangi kewajiban yang lain. dirinya dan agamanya yang harus ia letakkan secara seimbang. untuk memenuhi kebutuhan utama keluarganya dan memberikan perlindungan kepada perempuan sehingga dapat berkonsentrasi menjalankan tugas mulianya. kewajiban yang bermacam-macam terhadap keluarganya. a. Memberi nafkah lahir dan batin/pergaulan suami istri Ajaran Islam menetapkan bahwa suami bertanggung jawab untuk menafkahi istrinya. melahirkan dan menyusui tugas yang amat besar. istri adalah ratunya dan anak-anak adalah raknyatnya. C. Pada dirinya terletak responsibilitas yang besar. Suami adalah raja yang memimpin kerajaan dan mengendalikan semua urusannya. Karenanya sangat adil. Nafkah lahir Allah swt. kehidupan rumah tangga adalah sebuah kerajaan iman.29 Pada hakikatnya. karena dialah yang menerima beban tanggung jawab serta amanat25. telah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 233 ͉ ϻ˶ · ˲ β˸ϔ˴ ϧ ˵ ϒ͉ Ϡ˴ Ϝ˵ Η ˴ ϻ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ Η˴ Ϯ˸δ˶ ϛ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ ϗ˸ί˶ έ ˵ Ϫ˴ ϟ ˶ ΩϮ˵ ϟ˸Ϯ˴ Ϥ˸ϟ΍ ϰ˴ Ϡϋ˴ ϭ ˴ Δ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳϥ˴ ΃˴ Ω΍˴ έ˴ ΃˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ ˻˼˼ΓήϘΒϟ΍. suami adalah rajanya. baik nafkah lahir maupun nafkah batin. Sesungguhnya Allah swt. Kewajiban Suami Suami adalah kepala rumah tangga. jika kemudian Allah membebankan tugas kepada laki-laki untuk mencari nafkah.

Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan Majid Sulaiman. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Hanya untuk Suami…. 25 . 9.Ύ˴ Ϭ˴ ό˸γ˵ ϭ yaitu: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. h.

II. h. Al-Baqarah: 233). Cet. (Q. h. Tafsir Fi Zhilalil Quran…. Kata ummahat digunakan untuk menunjuk kepada para ibu kandung. ˴ Δ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳϥ˴ ΃˴ Ω΍˴ έ˴ ΃˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. Jil. Ini berarti bahwa Al-Quran sejak dini telah menggariskan bahwa air susu ibu. baik ibu kandung maupun bukan. ayat ini memerintahkan dengan sangat kukuh kepada para ibu agar menyusukan anak-anaknya. ketika itu bayi mendengar suara detak jantung ibu yang telah dikenalnya secara khusus sejak dalam perut27. Dengan menyusu pada ibu kandung. baik ibu kandung maupun bukan. Vol 1. tentunya air susu ibu kandung lebih baik dari selainnya. Tafsir Al-Misbah…. Kata (˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ) al-walidat dalam penggunaan Al-Quran berbeda dengan kata (ΕΎϬϣ΃) ummahat yang merupakan bentu jamak dari kata (ϡ΃) umm.”. S. para ibu diperintahkan untuk Sayyid Quthub. 503-504. Namun demikian. Ayat ini menggunakan kata al-walidat. 301 Quraish Shihab. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya.. sebab menurut penelitian ilmuan. sehingga merugikan si kecil ini26.. adalah makanan terbaik buat bayi hingga usia dua tahun.30 cara yang ma`ruf. sedang kata al-walidat maknanya adalah para ibu. I. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dengan menggunakan redaksi berita. Itu suatu kewajiban yang ditetapkan oleh Allah dan tidak dibiarkan-Nya meskipun fitrah dan kasih sayangnya mengalami kerusakan oleh pertengkaran urusan rumah tangganya. 26 27 . karena dalam hal ini adalah seorang ibu yang telah diceraikan oleh suaminya itu masih mempunyai kewajiban terhadap anaknya yang masih menyusu. Δ˴ ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍ ͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳ ϥ˴ ΃ ˴ Ω΍˴ έ˴ ΃ ˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃ ˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ Sejak kelahiran hingga dua tahun penuh. anak merasa lebih tentram.

h. Maka diwajibkanlah kepada seorang ayah menanggung kebutuhan hidup istrinya berupa makanan dan pakaian. dengan tujuan sang ibu bisa melakukan kewajibannya terhadap bayinya dengan sebaikbaiknya dan menjaganya dari serangan penyakit30. Jatuhnya kewajiban memberikan kebutuhan hidup sehari-hari bagi istri. Dua tahun adalah batas maksimal dari kesempurnaaan penyusuan. sehingga bila mereka menuntut imbalan penyusuan anaknya. Tafsir Al-Maragi…. Adapun jika ibu anak itu masih berstatus istri walau telah ditalak secara raj’iy. Kewajiban memberi makan dan pakaian itu hendaknya dilaksanakan dengan cara yang ma’ruf. ϑϭ ˵ ˶ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ Η˴ Ϯ˸δ˶ ϛ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ ϗ˸ί˶ έ ˵ Ϫ˴ ϟ ˶ ΩϮ˵ ϟ˸Ϯ˴ Ϥ˸ϟ΍ ϰ˴ Ϡϋ˴ ϭ Dan merupakan kewajiban atas yang dilahirkan untuknya. bukan raj’iy. maka kewajiban memberi makan dan pakaian adalah kewajiban atas dasar hubungan suami istri. 321. 504. seakan-akan anak itu lahir untuk ayahnya. Tafsir Al-Misbah…. maka suami wajib memenuhinya selama tuntutan imbalan itu dinilai wajar29. yakni dinisbahkan kepada ayahnya. Jil. nama ayah pun akan disandang oleh sang anak. Di sisi lain. Ύ˴ Ϭ˴ ό˸γ˵ ϭ͉ ϻ˶ ·˲ β˸ϔ˴ ϧ˵ ϒ͉ Ϡ˴ Ϝ˵ Η˴ ϻ Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. 504. h. bilangan itu juga mengisyaratkan bahwa yang menyusu setelah usia tersebut bukanlah penyusuan yang mempunyai dampak hukum yang telah mengakibatan anak yang disusui berstatus sama dalam sejumlah hal dengan anak kandung yang menyusunya28. 2. h. Quraish Shihab. Al-Maragi. dikarenakan anak itu membawa nama ayah. 29 30 . yakni ayah. Dalam ayat lain yang berhubungan dengan ayat di atas yaitu dalam 28 Quraish Shihab. memberi makan dan pakaian kepada para ibu kalau ibu anak-anak yang disusukannya itu telah diceraikannya secara ba’in.31 menyusui anak-anaknya. Tafsir Al-Misbah….

tetap saja kasih sayang ibu bapak masing sangat mereka butuhkan. Di sisi lain dapat dikatakan bahwa penyusuan minimal adalah sembilan bulan.. Al-Ahqaf: 15). Betapapun ayat di atas menunjukkan betapa pentingnya ibu menyusukan anak dengan ASI (Air Susu Ibu). Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri" (Q. S. ΍ή˸Ϭ˴ ˱ η ˴ ϥϮ˵ ΛΎ˴ Ϡ˴ Λ ˵ Ϫ˵ ϟΎ˴ μ˶ ϓ˴ ϭ ˵ Ϫ˵ Ϡ˸Ϥ˴ Σ. S.32 ˴ ϝΎ˴ ϗ˱ Δ˴ Ϩ˴ γ˴ Ϧϴ˶ ό˴ Α˸έ˴ ΃˴ ώ˴ Ϡ˴ Α˴ ϭ˵ ϩ͉ Ϊ˵ η˴ ΃˴ ώ˴ Ϡ˴ Α΍˴ Ϋ˶ ·ϰ͉ Θ˴ Σ˱ ΍ή˸Ϭ˴ η˴ ϥϮ˵ ΛΎ˴ Ϡ˴ Λ˵ Ϫ˵ ϟΎ˴ μ˶ ϓ˴ ϭ˵ Ϫ˵ Ϡ˸Ϥ˴ Σ˴ ϭ. telah dinyatakan bahwa masa penyusuan yang sempurna adalah dua tahun. khususnya pada masa-masa pertumbuhan dan perkembangan jiwanya. Sikap kejiwaan seorang dewasa banyak sekali ditentukan oleh perlakuan yang dialaminya pada saat kanak-kanak. Ayat di atas juga menunjukkan betapa pentingnya ibu kandung memberikan perhatian yang cukup terhadap anak-anaknya. . karena pada Q. Al-Baqarah ayat 2. Q. karena masa kandungan yang normal adalah sembilan bulan. Al-Ahqaf ayat 15. sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo`a: "Ya Tuhanku. S. yakni 24 bulan.. ayat ini mengisyaratkan bahwa masa kandungan minimal adalah enam bulan. tunjukilah aku untuk mensyukuri ni`mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. Betapapun banyak kasih sayang yang dapat diberikan oleh orang lain. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. karena itu tidaklah tepat membiarkan mereka hidup terlepas dari ibu bapak kandungnya. menjelaskan: ˴ Ϧ˶ ϣ ϲ͋ ϧ˶ ·˴ ϭ ˴ Ϛ˸ϴ˴ ϟ˶ · ˵ Ζ˸Β˵ Η ϲ͋ ϧ˶ · ϲ˶ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ϲ˶ ϓ ϲ˶ ϟ ˸΢˶ Ϡ˸λ˴ ΃˴ ϭ ˵ ϩΎ˴ ο˸ή˴ Η ˱ ΎΤ˶ ϟΎ˴ λ ˴ Ϟ˴ Ϥ˸ϋ˴ ΃ ͼ˺˾ϑΎϘΣϷ΍ͽ˴ Ϧϴ˶ Ϥ˶ Ϡ˸δ˵ Ϥ˸ϟ΍ ˸ϥ˴ ΃˴ ϭ ͉ ϱ˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ ϭ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ˴ ϭ ͉ ϲ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ Ζ˸Ϥ˴ ό˸ϧ˴ ΃ ϲ˶ Θ͉ ϟ΍ ˴ Ϛ˴ Θ˴ Ϥ˸ό˶ ϧ ˴ ή˵ Ϝ˸η˴ ΃ ˸ϥ˴ ΃ ϲ˶ Ϩ˸ϋ˶ ί˸ϭ˴ ΃ ͋ Ώ˴ έ “Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan.

33 ϩ͉ ˵ Ϊ˵ η˴ ΃ ˴ ώ˴ Ϡ˴ Α ΍˴ Ϋ˶ · ϰ͉ Θ˴ Σ. yang jelas ayat di atas menuntut peningkatan pengabdian dan bakti kepada orang tua dari saat ke saat. namun bakti tersebut harus terus berlanjut dan terus meningkat. h. Bahkan jaminan tersebut harus tetap diperolehnya walau ayahnya telah meninggal dunia31. 31 Quraish Shihab. 505. Tafsir Al-Misbah…. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. S. Dengan tuntutan ini. Untuk masalah pemberian nafkah ini. anak yang dilahirkan mendapat jaminan pertumbuhan fisik dan perkembangan jiwa dengan baik. (̀ϕϼτϟ΍)˱ ΍ή˸δ˵ ϳ˳ ή˸δ˵ ϋ˴ Ϊ˸ό˴ Α˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍˵ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϴ˴ γΎ˴ ϫΎ˴ Η΁Ύ˴ ϣΎ͉ ϟ˶ ·˱ Ύδ˸ϔ˴ ϧ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍˵ ϒ͋ Ϡ˴ Ϝ˵ ϳ Ϫ˶ ˶ Θ˴ ό˴ γ Ϧ͋ ϣ ˳ Δ˴ ό˴ γ ϭΫ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˶ ϟ Hendaklah yang lapang. At-Talaq: 7). Tafsir Al-Misbah…. 32 . Betapapun maknanya. 303. dan bahwa walaupun seseorang telah mencapai usia kedewasaan dan memiliki tanggung jawab terhadap istri dan anakanaknya. Vol 1. Banyak ulama yang menyatakan bahwa itu terpenuhi pada usia 33 tahun. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan” (Q. Allah lebih menjelaskannya lagi Ύ˴ ϟ ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ ϩΎ˴ Η΁ Ύ͉ Ϥ˶ ϣ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˸Ϡ˴ ϓ ˵ Ϫ˵ ϗ˸ί˶ έ ˶ Ϫ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ έ˶ Ϊ˵ ϗ Ϧ˴ ϣ˴ ϭ ˶ Ϫ˶ Θ˴ ό˴ γ Ϧ͋ ϣ ˳ Δ˴ ό˴ γ ϭΫ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˶ ϟ pada surat At-Talaq ayat 7: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Quraish Shihab. Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. yakni mampu dan memiliki banyak rezeki memberi nafkah untuk istri dan anak-anaknya dari yang sebatas kadar kemampuannya dan dengan demikian hendaknya ia memberi sehingga anak dan istrinya itu memiliki pula kelapangan dan keluasan berbelanja32. h.

Tidak ada jumlah tertentu untuk kadar nafkah bagi keluarga. h. Ini kembali kepada kondisi masing-masing dan adat kebiasaan yang berlaku pada satu masyarakat35. ada ulama yang memahaminya sebagai janji yang pasti terlaksana. h. h. h. 303. 303. Quraish Shihab. Suami yang tidak dapat menutupi biaya hidup keluarganya. Tafsir Al-Misbah…. 303. 303. Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. Karena menuntut terlalu banyak dan pertimbangkanlah keadaan suami atau bekas suami kamu. Jangan sampai ia memaksakan diri untuk nafkah itu dengan mencari rezeki dari sumber yang tidak direstui Allah33. 34 35 36 . Di sisi lain hendaklah semua pihak selalu optimis dan mengharap kiranya Allah memberinya kelapangan34. Tetapi kalau seandainya suami tidak mendapatkannya. maka hendaklah ia memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. ΍ή˸δ˵ ˱ ϳ ˳ ή˸δ˵ ϋ ˴ Ϊ˸ό˴ Α ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϴ˴ γ Allah akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. Tafsir Al-Misbah…. mestinya memperoleh sumbangan dari Bait al-Mal atau kini dikenal dengan Departement Sosial. Tafsir Al-Misbah…. Quraish Shihab. Ύ˴ ϫΎ˴ Η΁ Ύ˴ ϣ Ύ͉ ϟ˶ · ˱ Ύδ˸ϔ˴ ϧ ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ ϒ͋ Ϡ˴ Ϝ˵ ϳ Ύ˴ ϟ itu janganlah wahai istri Allah tidak akan memikulkan beban kepada seseorang sesuai apa yang Allah berikan kepadanya. maka istri – yang rela hidup bersama suami yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya secara wajar – dapat menuntut cerai36.34 Ϫ͉ ˵ Ϡϟ΍˵ ϩΎ˴ Η΁Ύ͉ Ϥ˶ ϣ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˸Ϡ˴ ϓ˵ Ϫ˵ ϗ˸ί˶ έ˶ Ϫ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˴ έ˶ Ϊ˵ ϗϦ˴ ϣ˴ ϭ Dan siapa yang disempitkan rezekinya yakni terbatas penghasilannya. Al-Biqa’i mengomentari penggalan ayat ini bahwa: 33 Quraish Shihab.

juga bersabda: ϩ΍ϭέ. Kemudian Rasulullah saw.35 “karena itu tidak ada seseorang yang terus menerus sepanjang usia hidupnya dalam keadaan kesempitan37.

tidak ada nafkah yang kamu berikan dengan maksud mendapatkan ridha Allah. ΔϗΪλ Ϫϟ ΖϧΎϛ ΎϬΒδΘΤϳ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϠϋ ΔϘϔϧ ϢϠδϤϟ΍ ϖϔϧ΃ ΍Ϋ· “Apabila seorang suami memberi nafkah kepada keluarganya dengan mengharap pahala. Akan tetapi. yang nantinya akan berakibat memberatkan sang istri. Dan tidak boleh juga kurang. memberi nafkah itu tidak boleh berlebih-lebihan. Bukhari dan Muslim). tetapi sesuai dengan dalil yang di atas.38  ϯέΎΨΒϟ΍ ΎϬϠόΠΗΔϤϘϠϟ΍ϰΘΣ ΎϬΑΕήΟ΃ϻ·Ϳ΍ϪΟϭΎϬΑϰϐΘΒΗΔϘϔϧϖϔϨΗΖδϟϭ “Sungguh. maka nafkah tersebut termasuk sedekah. Bukhari).39 Seorang ibu mengandung demi seorang ayah (suami) dan menyusui juga demi sang suami. dalam artian melewati batas kemampuan suami itu. kecuali kamu akan mendapatkan pahalaNya. Oleh karena itu wajib bagi suami memberi nafkah secukupnya kepada istriya berupa sandang dan papan. yang nantinya akan membuat suami itu sengsara. R. aturan ini tidaklah kemudian menjadikan seorang 37  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.” (H.” (H. termasuk juga makanan yang kamu berikan ke mulut istrimu. Walaupun memberi nafkah itu merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang suami yang merupakan kepala rumah tangga. Sesungguhnya Islam melarang seorang suami “menikmati” hasil usaha istrinya. agar ia dapat melaksanakan kewajibannya dalam menjaga dan memelihara bayinya. R.

39 Abi Husain Muslim. Juz. Fathu Bari: Sarah Shahih Bukhari. Juz. h. h. 1013. h. 303. Shahih Muslim. . (Beirut: Daar ibn Hazm). Tafsir Al-Misbah…. 2. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). 38 Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani.ϚΗ΃ήϣ΍ϲϓϰϓ Quraish Shihab. 1135. 3.

Cet. Oleh karena itu. maka seorang istri tidak boleh harus memaksakan diri untuk tidak mau tahu terhadap kekurangan tersebut dengan hanya mengharapkan pemberian nafkah suaminya saja. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. 40 . Kedua. Dan sang suami pun harus berusaha untuk memenuhi kebutuhan istri agar dalam memenuhi kebutuhan itu cukup untuk istri. untuk membeli perhiasan atau pakaian). h. (Jakarta: PT. Muhammad Muhyidin. tetapi kegunaan nafkah itu tidak semata-mata untuk kebutuhan istrinya saja (misal. pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri hanya bersifat “membantu” suaminya. Jadi. harta yang diberikan oleh seorang suami pada intinya merupakan harta yang digunakan untuk kepentingan bersama. Bantuan dalam pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri kepada suaminya di sini “tidak penting” untuk dilakukan (yakni tidak sebagaimana dalam kasus yang pertama). Dan pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri itu terwujud karena dua hal40: Pertama. makan dan minum). Lentera Basritama. sekiranya memang nafkah yang diberikan oleh suaminya tersebut tidak mencukupi kebutuhan rumah tangganya. karena nafkah yang diberikan oleh suaminya telah mencukupi kebutuhan istri dan kebutuhan rumah tangga mereka. 260-261. prinsip yang harus dipegang di sini adalah bahwa walaupun nafkah itu diberikan oleh seorang suami kepada istrinya sebagai hak bagi istrinya.36 istri tidak bekerja mencari nafkah. Ke-I. 2003). ia ‘wajib’ mencari nafkah bersama-sama suaminya demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan rumah tangga mereka. karena kalau tidak itu akan memberatkan istri. melainkan juga untuk kegunaan suaminya (misal. pemenuhan akan kebutuhan bersama ini tidak mencukupi. dan bukan merupakan kewajiban. Dengan demikian.

S. Oleh karena itu.37 b. ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Η΍˴ ϭ ˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ Ϸ ˸΍Ϯ˵ ϣ͋ Ϊ˴ ϗ˴ ϭ ˸Ϣ˵ Θ˸Ό˶ η ϰ͉ ϧ˴ ΃ ˸Ϣ˵ Ϝ˴ Λ˸ή˴ Σ ˸΍Ϯ˵ Η˸΄˴ ϓ ˸Ϣ˵ Ϝ͉ ϟ ˲ Ι˸ή˴ Σ ˸Ϣ˵ ϛ˵ ΅΂˴ δ˶ ϧ berfirman: “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam. memiliki keturunan merupakan salah satu tujuan dari ikatan perkawinan. Nafkah batin / Pergaulan Suami Istri Tidak dapat dipungkiri bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki nafsu syahwat. yang melarang setiap suami meninggalkan istrinya dalam waktu yang terlalu lama. beribadah dan jihad. 41 ˻˻˼ΓήϘΒϟ΍. walaupun untuk tujuan berzikir. Ada ulama berpendapat bahwa hukum memberikan nafkah batin (hubungan suami istri) bagi seorang suami apabila tidak ada halangan adalah wajib. yang akhirnya disyariatkanlah perkawinan. dengan adanya nafsu syahwat itu maka setiap orang ingin memiliki keturunan. Sebenarnya berbagai macam pendapat ulama di atas itu sejalan dengan anjuran Rasulullah saw. salah satu dari suami atau istri tidak boleh menghalangi yang lainnya untuk memenuhi hak berhubungan suami istri. maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Al-Baqarah: 223). Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. Karena perbuatan yang demikian itu pada hakikatnya akan menyiksa perasaan istri42. dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Allah swt.” (Q. tetapi ada juga yang berpendapat enam hari sekali41. Selain hanya untuk memenuhi kebutuhan nafsu syahwat. Ada juga yang mengatakan bahwa melakukan hubungan suami istri itu wajib dilakukan setiap empat hari sekali. Hak berhubungan suami istri ini ditetapkan oleh syara’.

Suami Idaman Istri Impian…. Kasmuri Selamat. Suami Idaman Istri Impian…. 80 42 . h.˴ Ϧϴ˶ Ϩ˶ ϣ˸Ά˵ Ϥ˸ϟ΍˶ ή͋ θ˴ Α˴ ϭ˵ ϩϮ˵ ϗ˴ ϼ͊ ϣϢ˵ Ϝ͉ ϧ˴ ΃˸΍Ϯ˵ Ϥ˴ Ϡ˸ϋ΍˴ ϭ Kasmuri Selamat. h. 79.

Arah yang lain berfungsi mengeluarkan najis dan kotoran. maka datangilah. Berdoalah ketika melakukannya. Sebaliknya syariat justru ingin mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi kalian43. Istri hanya berfungsi sebagai ladang yang menerima benih44. 2. garaplah tanah tempat bercocok tanam kamu. Vol 1. asal sasarannya ke arah sana. 481. 43 Al-Maragi. jika hal ini kalian lakukan untuk mendapatkan keturunan dan kalian melakukannya pada tempat yang sebenarnya. Quraish Shihab. h. tumbuh dan berkembang. Sebab. yang menegaskan bahwa istri adalah tempat bercocok tanam. Vol 1. disertai oleh nilai-nilai suci45. Tafsir Al-Misbah…. Jil. Vol 1. syariat agama tidak bermaksud memberati kalian dan melarang kalian untuk menikmati kelezatan ini. Quraish Shihab. Sperma adalah sesuatu yang suci dan menumpahkannya pun harus suci. 274. Quraish Shihab. Ciptakanlah suasana kerohanian agar benih yang diharapkan berbuah itu. Ayat di atas. 480. h. bukan arah yang lain. 44 45 46 . h. h. karena itu lakukanlah ia dengan tujuan memelihara diri dari terjerumus kepada dosa. ˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ Ϸ ˸΍Ϯ˵ ϣ͋ Ϊ˴ ϗ˴ ϭ Dan kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemaslahatan untuk diri kamu di dunia dan akhirat.38 ˸Ϣ˵ Θ˸Ό˶ ηϰ͉ ϧ˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˴ Λ˸ή˴ Σ˸΍Ϯ˵ Η˸΄˴ ϓ˸Ϣ˵ Ϝ͉ ϟ˲ Ι˸ή˴ Σ˸Ϣ˵ ϛ˵ ΅΂˴ δ˶ ϧ tidak ada dosa bagi kalian untuk mendatangi istri-istri kalian dengan cara apapun yang kalian sukai. Tafsir Al-Misbah…. bukan untuk menerima yang suci dan bersih. bukan saja mengisyaratkan bahwa anak yang lahir adalah buah dari benih yang ditanam ayah. bukan semata-mata untuk melampiaskan nafsu46. Tafsir Al-Maragi…. Datangi ia kapan dan dari mana saja. Karena istri adalah ladang tempat bercocok tanam. 481. lahir. Tafsir Al-Misbah….

Al-Maragi. ϩϮ˵ ˵ ϗ˴ ϼ͊ ϣ Ϣ˵ Ϝ͉ ϧ˴ ΃ ˸΍Ϯ˵ Ϥ˴ Ϡ˸ϋ΍˴ ϭ Ketahuilah. 2. 637 H. kecuali kalau terpaksa. h. 48 49 . Kalaupun ada cekcok selesaikan ke dalam. yang penting tujuan dari petani tercapai. sebab keadaan keduanya itu tidak akan pernah menghasilkan keturunan49. jangan membongkar rahasia rumah tangga yang seharusnya dirahasiakan. seorang ulama dan pengamal tashawuf (w. bahkan dalam segala hal. Allah kelak akan menyelesaikannya. dan jangan selesaikan melalui orang lain. Karena itulah dilarang untuk menggauli wanita yang sedang haid dan pada tempat yang lain. Tafsir Al-Misbah…. 481-482. Vol 1.39 Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Η΍˴ ϭ Serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami istri. Quraish Shihab. bukan sekedar untuk memperoleh kelezatan semata-mata. Tafsir Al-Misbah…. Jika demikian. Vol 1. Dan petani harus bisa menggarap ladangnya dan menjaganya dari segala hama. Jil. Berilah kabar gembira orang-orang yang beriman yang imannya mengantarkan mereka mematuhi tuntutan-tuntutan ini48. Penyebutan istri sebagai “ladang” secara tidak langsung juga mengatakan bahwa suami itu adalah “petani” untuk itulah petani bebas mendatangi ladangnya kapan pun dan darimana pun. Jangan menduga Allah tidak mengetahui keadaan kamu tentang segala sesuatu yang kamu rahasiakan47. Tafsir Al-Maragi…. bahwa kamu kelak akan menemui- Nya. Demikian kesan Al-Harrali. Ayat ini menjelaskan bahwa hikmah menggauli wanita adalah untuk menjaga kelestarian jenis manusia melalui kelahiran. jangan sembunyikan sesuatu terhadap pasangan yang seharusnya ia ketahui. 481.) yang banyak dikutip pendapatnya oleh Al-Biqa’i. karena kelak kamu akan menemui-Nya. Di sisi lain. 274. h. serta ciptakanlah suasana 47 Quraish Shihab. jangan membohonginya. h.

Kemudian kepada anaknya Hafsah.51 Adapun tentang berapa lama boleh suami meninggalkan istri. berapa lamakah kaum wanita boleh bersabar apabila ditinggal oleh suaminya? Hafsah Menjawab: Subhanullah. maka seks merupakan kebutuhan laki-laki dan perempuan. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. Ketika nafkah bathin ini tidak dilaksanakan oleh seorang suami dan jiwa terlalu lama menantikan belaian cinta dari suami. khalifah Umar bin Khattab berjalan-jalan keliling kota Madinah dan hal yang demikian itu sering ia lakukan. dari luar ia mendengar wanita tersebut mendendangkan syairnya. . h. Secara kebetulan di dekat rumah salah seorang wanita yang pintunya terkunci. orang seperti ayah bertanya kepadaku 50 Quraish Shihab. Cet. Ke-XXI. Bahkan pada tingkat tertentu bisa menyebabkan munculnya ketegangan rumah tangga. Untuk menciptakan itu.40 kerohanian yang agar benih yang diharapkan berbuah itu lahir. tumbuh dan berkembang. Mencapai Pernikahan yang Barakah. maka kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemasalahatan untuk dunia dan akhirat. Karena itu suami dan istri saling membutuhkan. serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami-istri. dan memberikan yang terbaik. 193. Kemudian Umar pun bertanya tentang kemana suaminya. disertai dengan nilai-nilai suci50. Dengan melihat kedua ayat di atas. nafkah batin harus diberikan oleh suami dengan baik. 2005). air mata bisa mengalir karena tidak kuat menahan rasa sepi yang mencekam. Saib bin Jubair berkata52: “Pada suatu malam. yang isinya tentang keluhan kesedihan karena sudah terlalu lama ditinggalkan oleh suaminya. Tafsir Al-Misbah…. sebagaimana petani membutuhkan ladang dan ladang membutuhkan petani. Besoknya Umar mengirim surat kepada suaminya dan menyuruhnya pulang. bahkan dalam segala hal. 52 Kasmuri Selamat. Suami Idaman Istri Impian…. h. 81-82. bukan hanya untuk memuaskan nafsu yang tidak pernah kenyang. 51 Mohammad Fauzil Adhim. h. Vol 1. 481. Oleh karena itu. Perempuan itu menjawab bahwa suaminya sedang berjihad fi sabilillah. Umar bin Khattab bertanya: Wahai anakku. Sementara tidak ada kekasih yang menguak hasratnya.

tinggal di medan perang selama empat bulan dan kembali pulang selama sebulan. S. Sang suami harus menjauhi hal-hal yang bisa melukai perasaannya dan berusaha sekuat mungkin untuk tidak mengingkari janji yang telah dibuat bersama53. waktu berangkat sebulan. Hafsah menjawab: Lima bulan atau enam bulan. ˺̂˯Ύδϧ΍. kasih dan sayang. sayang menyayangi dan cinta mencintai.” 2. Mempergauli istri dengan baik Islam memandang rumah tangga dengan mengidentifikasinya sebagai tempat ketenangan..Dan bergaullah dengan mereka secara patut. maka mulai saat itu khalifah Umar bin Khattab menetapkan untuk mujahidin berperang waktunya paling lama enam bulan. Mendengar jawaban dari anaknya itu.41 tentang perkara ini? Umar menjawab: Kalau bukan karena saya ingin memperhatikan permasalahan kaum muslimin. ˴ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϳ˴ ϭ˱ ΎΌ˸ϴ˴ η˸΍Ϯ˵ ϫ˴ ή˸Ϝ˴ Ηϥ˴ ΃ϰ˴ δ˴ ό˴ ϓ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϫ˶ ή˴ ϛϥ˶ Έ˴ ϓ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ Tentang hal ini Allah swt. Islam juga memandang hubungan dan jalinan suami-istri dengan menyifatinya sebagai hubungan cinta. Kewajiban yang harus selalu diperhatikan oleh suami sebagai kepala rumah tangga adalah menjaga kemuliaan istrinya dari hal-hal yang menyebabkan kehormatannya dihina atau hal-hal yang merendahkan martabatnya sebagai manusia. dan menegakkan unsur ini di atas pilihan dan kemauan mutlak agar semuanya dapat berjalan dengan sambut menyambut. Berfirman: “. An-Nisaa: 19). keamanan dan kesejahteraan.. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. tentu saya tidak akan bertanya tentang masalah ini kepadamu. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka.

ada ulama yang memahaminya dalam arti perintah untuk berbuat baik 53 Sayyid Quthb. Jil 2. h. . 306.˱ ΍ήϴ˶ Μ˴ ϛ˱ ΍ή˸ϴ˴ Χ˶ Ϫϴ˶ ϓ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ Dan bergaullah dengan mereka secara makruf. Tafsir Fi Zhilalil Quran….

42 kepada istri yang dicintai maupun tidak. Kata ϑϭήόϣ.

383. Vol 2…. yakni berbuat ihsan dan berbaik-baik kepadanya. ma’ruf mereka pahami mencakup tidak menganggu. Ulama Mesir yang meninggal tahun 1999. Quraish Shihab. 383. Asy-Sya’rawi mengatakan. h. merasa senang bersamanya serta bergembira dengan kehadirannya. agar kehidupan rumah tangga tidak berantakan hanya karena cinta suami istri telah pupus. Quraish Shihab. Padahal katanya. h. Asy-Sya’rawi memiliki pandangan lain. dalam ayat yang lain. tetapi berbuat baik masih harus diperintahkan. h. 382. ‘Umar bin 54 Quraish Shihab. tetapi ia adalah cinta plus56. Apa yang dikemukakan Asy-Sya’rawi di atas. Ini berarti berbeda antara makruf dengan cinta55. sedang makruf tidak mengharuskan adanya cinta54. Sebagaimana ketika seseorang yang ingin menceraikan istrinya karena tidak mencintainya lagi. bukan saja dalam arti cinta. Bahkan mawaddah yang diharapkan terjalin antara suami istri. Almawaddah menurutnya adalah berbuat baik kepadanya. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Misbah…. dan juga lebih dari itu. Tafsir Al-Misbah…. Vol 2. Asy-Sya’rawi merujuk kepada firman Allah yang menafikan adanya mawaddah atau cinta kepada orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya sekalipun orang-orang itu bapak. Penggalan ayat di atas melarang menyusahkan atau menyakiti istri oleh sebab apapun. kecuali istri tersebut melakukan perbuatan yang keji yang nyata. anak atau saudara-saudara. Vol 2…. 55 56 . seperti berzina atau nusyuz. tidak memaksa. Dia menjadikan perintah di atas tertuju kepada suami yang tidak mencintai lagi istrinya. Mawaddah pastilah disertai dengan cinta. membedakan antara mawaddah yang seharusnya menghiasi hubungan suami istri dengan ma’ruf yang diperintahkan di sini. Walau cinta pupus. Dia memerintahkan anak untuk bergaul dengan makruf kepada ibu bapak yang memaksa anak untuk tidak percaya keesaan Allah. sungguh tepat. sedang ma’ruf tidak harus demikian.

karena Allah menjadikan kebaikan itu menyeluruh. Rasulullah pernah ditanya oleh seseorang. jangan menyakiti mereka melalui perkataan maupun perbuatan. kita  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. Atau menyambut mereka dengan wajah yang muram dan menyambut mereka dengan mengerutkan dahi58. menjawab. ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. “Seorang istri itu laksana botol. maka yang lain pernah berkata. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. untuk itu harus menggauli mereka dengan cara yang mereka senangi. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. Ahmad Daud dan Nasaa’i). mana amanah yang engkau terima?”57 Suami harus memperbaiki pergaulannya dengan istri. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. termasuk pada mereka yang tidak disukai itu59. R. “Dalam menghadapi seorang wanita.” (H. bersabarlah. “Apa hak istri yang wajib kita penuhi?” Rasulullah saw.60 Orang-orang saleh pernah berkata. Jangan memperketat nafkah mereka. menyangkut segala sesuatu.43 Khatab mengecamnya sambil berkata: “Apakah rumah tangga hanya dibina atas dasar cinta? Kalau demikian mana nilai-nilai luhur? Mana pemeliharaan. Dan apabila suami tidak menyenangi istrinya karena keaiban akhlak atau fisik mereka yang tidak menyenangkan.

383. h. h. Ahmad bin Hanbal. Tafsir Al-Misbah…. Jil 4. Tafsir Al-Maragi…. tutur kata yang baik termasuk sedekah.” Juga diingat. Jilid. 384. melipur lara. 4. Jil 4. Vol 2. h. Al-Maragi. 58 59 60 . 384. h.ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· penuhilah botol itu dengan minuman yang engkau sukai.” Orang saleh memerlukan sedikit humor. 57 Quraish Shihab. tutur kata yang lembut. Tafsir Al-Maragi…. Al-Maragi. 447. dan perhatian yang cukup. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal ….

yaitu demi kelanggengan suami istri dan terciptanya keluarga yang sakinah. Karena hal itu yang akan membuka terjadinya pemukulan dan kekerasan lain oleh suami kepada istri. selain harus memberikan nafkah kepada istrinya. juga harus menjaga kehormatan dan perasaan istrinya itu. baik lahir maupun batin.44 Dengan melihat hadis di atas. Menegakkan keadaan yang membolehkan karena suatu alasan. Karena memukul merupakan perubahan hukum dari kesulitan kepada kemudahan karena suatu alasan disebabkan latar belakang hukum asli. . walaupun dalam batas-batas yang dibenarkan oleh syariat karena istri tidak taat kepada suaminya boleh memukulnya. seorang kepala rumah tangga mempunyai kewajiban. Sebab larangan itu merupakan rasa kasihan dan sayang kepada mereka. akibatnya istri akan tersakiti secara fisik juga mentalnya. mawaddah dan rahmah serta menunaikan hak-haknya ketika hak-hak mereka ditinggalkan. secara tidak langsung Islam melarang suami melukai perasaan istri dengan perkataan. Jadi.

Kamus Besar Bahasa Indonesia…. dan menciptakan rumah tangga teladan. h. tidak lepas dari kemerosotan akhlak para orang tua. Memberikan Teladan Harus diakui. A. Adapun peranan suami dalam rumah tangga menurut Ahmadi Sofyan dalam bukunya The Best Husband in Islam meliputi. Dan “suami” memiliki arti pria yang menjadi pasangan hidup resmi seorang wanita2. 45 . Sesungguhnya orang tua adalah teladan yang paling dekat dengan anak-anaknya. h. memberikan teladan. bertanggung jawab. Namun. bahwa merosotnya moral generasi muda saat ini. Sehingga yang dimaksud dengan peranan suami adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan oleh suami.BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. peran memiliki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi ke-2. sayangnya ternyata seringkali orang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan1. (Jakarta: Balai Pustaka. 860. 1996). 751. 2 1 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Ahmadi Sofyan.46 tua lalai membimbing mereka dengan akhlak yang baik dalam perlakuan dan tindakan kita sehari-hari3. Ahmadi Sofyan. akan tetapi sepanjang hayat dikandung badan. 4 5 . sedangkan sang istri pun lalai dalam memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga yang baik. Cet. h. Ke-I. (Jakarta: Lintas Pustaka. 29-30. Oleh karena itu memberikan teladan kepada anak merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan generasi yang dilahirkan orang tua dari benih-benih cinta mereka. h. memerintahkan mereka untuk melakukan kebaikan. 77. Karena isteri dan anak adalah amanah Allah swt. 2006). mencegah mereka dari kemungkaran. Akhlak ini pun akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah swt. Keutuhan dan kesuksesan dalam berumah tangga akan menjadi cermin bagi anak-anak yang dilahirkan ketika mereka berkeluarga nantinya. karena Ia menganugerahkan dengan akhlak. Manusia yang tidak memiliki akhlak. The Best Husband in Islam…. Manusia dikatakan sebagai makhluk mulia di antara makhluk-makhluk ciptaan lainNya. Di antara kewajiban seorang suami adalah mendidik keluarganya tentang hukumhukum agama5. The Best Husband in Islam. 29. Kelalaian ini terjadi ketika sang suami tidak mampu memberikan teladan kepada istrinya dalam mendidik sebuah keluarga bahagia yang didambakan. Akibatnya anak-anak menjadi korban dari kelalaian seorang pendidik dalam rumah tangga4. The Best Husband in Islam…. Membangun sebuah keluarga bukan hanya untuk sehari atau dua hari. yang harus diperlakukan dengan baik oleh seorang suami. h. 3 Ahmadi Sofyan. Seorang suami diperintahkan untuk menasehati keluarganya. maka ia tidak patut dikatakan sebagai manusia. Begitu juga akhlak suami dalam rumah tangga terhadap isterinya dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya.

kepadanya dengan menasehatinya tanpa mencaci-maki atau menjelekjelekannya. S. Jika isteri tidak taat kepadanya. memberinya pakaian yang sopan. ia pisah ranjang dengannya. maka ia memiliki hak untuk memukul.47 Adapun akhlak suami kepada istrinya adalah sebagai berikut6: 1. Seorang suami yang memiliki akhlak dan memahami sang isteri tercinta. Memperlakukannya dengan baik Allah swt.  ˺̂˯ΎδϨϟ΍. agar isterinya tidak membangkang seperti yang diperintahkan Allah swt. dan mendidiknya dengan didikan Islam. dan tidak sampai membuat salah satu organ tubuhnya tidak dapat menjalankan tugas. yakni memukul bukan untuk menyakiti atau melukai. maka ia memberi makan isterinya dengan makanan yang baik. jika isteri tetap tidak taat kepadanya. dan tidak meninggalkan bekas luka. berfirman: “Dan bergaulah dengan mereka dengan cara yang baik” (Q. tidak mengucurkan darah. An-Nisa: 19).

˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Α˶ ή˸ο΍˴ ϭ˶ ϊ˶ ΟΎ˴ π˴ Ϥ˸ϟ΍ϲ˶ ϓ͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˵ Π˸ϫ΍˴ ϭ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ ψ˶ ό˴ ϓ͉ Ϧ˵ ϫ˴ ίϮ˵ θ˵ ϧ˴ ϥϮ˵ ϓΎ˴ Ψ˴ Ηϲ˶ Η͉ ϼϟ΍˴ ϭ “Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya (Pembangkangannya). maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka. S. Kemudian jika mereka mentaati kalian. berfirman:  ˼˽˯ΎδϨϟ΍. dan pukullah mereka. An-Nisa: 34). Dalam hal ini Rasulullah saw. maka janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka” (Q. bersabda: Allah swt.

˱ ΍ήϴ˶ Β˴ ϛ˱ Ύ˷ ϴ˶ Ϡ˴ ϋ˴ ϥΎ˴ ϛ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍͉ ϥ˶ ·˱ ϼϴ˶ Β˴ γ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˸΍Ϯ˵ ϐ˸Β˴ Η˴ ϼ˴ ϓ˸Ϣ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ό˴ σ˴ ΃˸ϥ˶ Έ˴ ϓ ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

The Best Husband in Islam... 34-38.. .ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· 6 Ahmadi Sofyan. h.

forum-forum ilmiah dan lain-lain.7 ϩήϴϏ ϝΎϗ ϭ΍ ήΧ΃ ΎϬϨϣ ϲοέ ΎϘϠΧ ΎϬϨϣ ϩήϛ ϥ· ΔϨϣΆϣ ϦϣΆϣ ϙήϔϳϻ “Laki-laki mukmin tidak boleh membenci wanita mukminah. Ahmad. R.48 “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. Jika tidak mampu untuk mengajari sendiri. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. maka hendaknya memberinya izin untuk menghadiri pengajian. R. dan menyucikan jiwanya itu tidak lebih sedikit dari kebutuhannya terhadap makanan. Sebab kebutuhan untuk memperbaiki kualitas agama. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah.  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.8 2. Muslim). ia menyenangi yang lainnya” (H. majelis ta’lim. Mengerjakan persoalan-persoalan yang urgen dalam agama kepada isterinya jika belum mengetahui Seorang suami wajib hukumnya memberikan kemudahan kepada isterinya dalam mempelajari agama. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. jika ia membenci sesuatu pada fisiknya. dan minuman yang wajib diberikannya. Daud dan Nasaa’i).” (H.

Muslim. Jilid. At-Tahrim: 6). 4. (Semarang: CV. yang keras. II.˴ ϥϭ˵ ή˴ ϣ˸Ά˵ ϳΎ˴ ϣ˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ ό˸ϔ˴ ϳ˴ ϭ˸Ϣ˵ ϫ˴ ή˴ ϣ˴ ΃Ύ˴ ϣ˴ Ϫ͉ Ϡϟ΍˴ ϥϮ˵ μ˸ό˴ ϳΎ˴ ϟ˲ Ω΍˴ Ϊ˶ η˲ υΎ˴ Ϡ˶ Ϗ˲ Δ˴ Ϝ˶ ΋Ύ˴ Ϡ˴ ϣ 7 Ahmad bin Hanbal. h. h. Shahih Muslim. Adib Bisri Musthofa. S. 1993) Juz. berfirman: “Hai orang-orang yang beriman. 447. 8 . peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Asy-Syifa. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar. 871. . Terj. Ύ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˵ Γ˴ έΎ˴ Π˶ Τ˸ϟ΍˴ ϭ˵ αΎ͉ Ϩϟ΍Ύ˴ ϫ˵ ΩϮ˵ ϗ˴ ϭ˱ ΍έΎ˴ ϧ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ Allah swt. yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (Q.

28. 9. Ini berarti ia harus selalu mengondisikan dan memfasilitasi terwujudnya iklim yang mendorong semua anggota keluarga menjadi orang-orang yang bertakwa. Jil. Jami’ Al-Hadis …. pangan dan papan keluarga dengan cara yang halal. Untuk itu. Menyiapkan sandang. ketika orang tua membiasakan anak-anaknya shalat. Abdurahman Suyuti. Sebab. h. 208-209. h. maka neraka lebih berhak untuk (tempat tinggal) nya. “Setiap daging yang tumbuh (dalam tubuh manusia) dari sesuatu yang ϪΑϰϟϭ΃έΎϨϟΎϓΖΤδϟ΍ϪΘΒϧ΃ϢΤϟϞϛ ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ haram. 259. membaca Al-Quran dan lain-lain sesungguhnya mereka telah membentengi anak-anak dari api neraka. 450. puasa. Menghadirkan Surga di Rumah…. Hal ini sebagaimana sabda Nabi saw. Tafsir Al-Maragi…. Allah memerintahkan kaum mukmin pada umumnya untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka yang kayu bakarnya adalah manusia dan berhalaberhala pada hari kiamat. 9 Al-Maragi. 10 11 . Jadilah dirimu yaitu suami pelindung dari api neraka dengan meninggalkan maksiat9. Membentengi keluarga dari api neraka dapat dilakukan dengan berbagai cara di antaranya10:  Membentuk mereka menjadi manusia yang bertakwa pada Allah dengan senantiasa menyeru mereka untuk mentaati Allah dan melarang mereka dari maksiat kepadaNya. harta yang haram di dapat dari cara yang haram justru menjerumuskan mereka ke dalam neraka.   Membina keluarga dengan pembinaan yang terpadu dan kontinyu.11 Wa ahlikum. h.49 ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ Quu anfusakum. Juz. yaitu suami harus membawa keluarganya kepada penjagaan dari api neraka dengan nasehat dan pelajaran. Ahmad Kusyairi.

326. Tafsir Al-Maragi…. yakni sesuai dengan dosa dan kesalahan masing-masing penghuni neraka dan mereka juga senantiasa dan dari saat ke saat mengerjakan dengan mudah apa yang diperintahkan Allah kepada mereka14. Dan hendaklah kamu mengajarkan kepada keluargamu perbuatan yang dengannya mereka dapat menjaga diri mereka dari api neraka dan bawalah mereka kepada yang demikian ini melalui nasehat dan pengajaran13. Tetapi bagaimana kita menjaga 12 kendati mereka kasar – tidak juga berlebih dari apa yang diperintahkan Quraish Shihab. kita menjaga diri kita sendiri. Tafsir Al-Misbah…. anak-anak dan seluruh yang berada di bawah tanggung jawab kamu dengan membimbing dan mendidik mereka agar kamu semua terhindar dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia-manusia yang kafir dan juga batu-batu antara lain yang dijadikan berhala-berhala12. Al-Maragi. apa yang dapat menjaga dirimu dari api neraka dan menjauhkan kamu daripadanya. yaitu ketaatan kepada Allah dan menuruti segala perintah-Nya. ϥϭ˵ ˴ ή˴ ϣ˸Ά˵ ϳΎ˴ ϣ˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ ό˸ϔ˴ ϳ˴ ϭ˸Ϣ˵ ϫ˴ ή˴ ϣ˴ ΃Ύ˴ ϣ˴ Ϫ͉ Ϡϟ΍˴ ϥϮ˵ μ˸ό˴ ϳΎ˴ ϟ˲ Ω΍˴ Ϊ˶ η˲ υΎ˴ Ϡ˶ Ϗ˲ Δ˴ Ϝ˶ ΋Ύ˴ Ϡ˴ ϣΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ Di atasnya yakni yang menangani neraka itu dan bertugas menyiksa penghuni-penghuninya adalah Malaikat-malaikat yang kasar-kasar hati dan perlakuannya. peliharalah diri kamu antara lain dengan meneladani Nabi dan pelihara juga keluarga kamu yakni istri. “Wahai Rasulullah.50 ˵ Γ˴ έΎ˴ Π˶ Τ˸ϟ΍˴ ϭ˵ αΎ͉ Ϩϟ΍Ύ˴ ϫ˵ ΩϮ˵ ϗ˴ ϭ˱ ΍έΎ˴ ϧ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ Hai orang-orang yang beriman. Jil. 14. 259 Quraish Shihab. Telah diriwayatkan. h. h. Tafsir Al-Misbah…. 13 14 . yang tidak mendurhakai Allah menyangkut apa yang Dia perintahkan kepada mereka sehingga siksa yang mereka jatuhkan – Allah. bahwa Umar berkata ketika turun ayat itu. 326. Wahai orang-orang yang percaya kepada Allah dan RasulNya hendaklah sebagian dari kamu memberitahukan kepada sebagian yang lain. yang keras-keras perlakuannya dalam melaksanakan tugas penyiksaan. h. Vol. 28. Vol. 14.

h. tetapi itu bukan berarti hanya tertuju kepada mereka. “Kamu larang mereka mengerjakan apa yang dilarang Allah untukmu. Ayah atau ibu sendiri tidak cukup untuk menciptakan satu rumah tangga yang diliputi oleh nilai-nilai agama serta dinaungi oleh hubungan yang harmonis17. Ayat di atas juga secara langsung mengingatkan betapa tinggi dan penting kedudukan keluarga dalam Islam dan betapa perhatian terhadap keluarga harus diberikan dalam porsi yang besar. Berbeda dengan persepsi kebanyakan orang yang menilai kesuksesan seseorang dengan standar materi. 28. Jil.51 keluarga kita?” Rasulullah saw. Ini berarti kedua orang tua bertanggung jawab terhadap anak-anak dan juga pasangan masing-masing sebagaimana masing-masing bertanggung jawab atas kelakuannya. Jil. Tafsir Al-Maragi…. h. Ayat ini tertuju kepada perempuan dan lelaki (ibu dan ayah) sebagaimana ayat-ayat yang serupa (misalnya ayat yang memerintahkan berpuasa) yang juga tertuju kepada lelaki dan perempuan. dan kamu perintahkan kepada mereka apa yang diperintahkan Allah kepadamu. 14. Al-Qur’an telah memberikan perhatian yang amat besar terhadap kehidupan keluarga. gelar 15 dan Al-Maragi. 28. menjawab. Di dalam ayat ini terdapat isyarat mengenai kewajiban seorang suami mempelajari fardhu-fardhu agama yang diwajibkan baginya mengajarkannya pada keluarga mereka. h. Ayat di atas walau secara redaksional tertuju kepada kaum pria (ayah).16 Ayat enam di atas menggambarkan bahwa dakwah dan pendidikan harus bermula dari rumah. Vol. sehingga tidak berlebihan sampai ada yang menyebutnya sebagai kitab keluarga18. 262 Quraish Shihab. 262 Al-Maragi. Menghadirkan Surga di Rumah…. h. Tafsir Al-Maragi…. 16 17 18 . seperti kekayaan tampilan fisik. 327 Ahmad Kusyairi. 207. Tafsir Al-Misbah…. Itulah penjagaan antara diri mereka dengan neraka15.

memberikan perlindungan yang memadai kepadanya dengan tidak mengizinkannya untuk merusak akhlak atau agamanya. ˺˼˻Ϫσ. Taha: 132). Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Karenanya ayat  tersebut diawali dengan panggilan. dan pengetahuan sehingga ia bisa mengerjakannya seperti yang diperintahkan syariat. Amal shaleh harus berdasarkan ilmu. S. Mewajibkan etikanya. Melarangnya untuk mengumbar aurat dan berhubungan bebas (ikhtilat) dengan laki-laki yang bukan muhrimnya. dan amal shaleh. Oleh karena itu seorang suami berkewajiban untuk mengajarkan dan melaksanakan ajaran Islam beserta etikanya kepada isterinya. ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁ ˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍ Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃ Ύ ˴ ϳ (Hai orang-orang yang beriman)19. berfirman: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.52 serta jabatan. dan tidak memberikan kesempatan kepadanya untuk menjadi wanita fasiq terhadap perintah Allah swt. 3. maka ayat di atas sesungguhnya juga memberikan pemahaman bahwa standar kesempurnaan dan kesuksesan seorang mukmin adalah sejauh mana ia sukses dalam menciptakan stabilitas keluarga setelah mampu menciptakan stabilitas diri. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa” (Q. Kami tidak meminta rezki kepadamu. ˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ό˸ϟ΍˴ ϭ˴ Ϛ˵ ϗ˵ ί˸ή˴ ϧ˵ Ϧ˸Τ͉ ϧ˱ Ύϗ˸ί˶ έ˴ Ϛ˵ ϟ˴ ΄˸δ˴ ϧΎ˴ ϟΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍˴ ϭ˶ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟΎ˶ Α˴ Ϛ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃˸ή˵ ϣ˸΃˴ ϭ Selain itu. Allah swt. isterinya melaksanakan ajaran-ajaran Islam beserta Sikap dan perilaku istri bisa menjadi cermin bagi kehidupan rumah tangga. Wanita termasuk bagian dari keluarga laki-laki dan penjagaan dirinya dari api neraka ialah dengan iman.

ϯ˴ Ϯ˸Ϙ͉ ΘϠ˶ ϟ 19 Ahmad Kusyairi. 207. Menghadirkan Surga di Rumah…. h. .

8. karena nasehat dengan perbuatan akan lebih membekas dibanding dengan perkataan21. jika ditinjau dari masa turunnya ayat ini.53 Pada ayat ini disebut pasangan orang-orang beriman dan keluarganya. h. ϯ˴ Ϯ˸Ϙ͉ ΘϠ˶ ϟ ˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ό˸ϟ΍˴ ϭ ˴ Ϛ˵ ϗ˵ ί˸ή˴ ϧ ˵ Ϧ˸Τ͉ ϧ ˱ Ύϗ˸ί˶ έ ˴ Ϛ˵ ϟ˴ ΄˸δ˴ ϧ Ύ˴ ϟ Kami tidak meminta kepadamu rezeki dengan perintah shalat ini. Tafsir Al-Misbah…. dan beberapa putera beliau bersama ‘Ali ibn Abi Thalib ra. Kenikmatan dari kehadiran mereka dalam satu rumah tangga diperoleh melalui hubungan harmonis masing-masing anggota keluarga satu dengan yang lain serta hubungan yang harmonis dengan Allah swt. dan setiap kepala keluarga muslim agar Ύ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍˴ ϭ ˶ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟΎ˶ Α ˴ Ϛ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃ ˸ή˵ ϣ˸΃˴ ϭ dan perintahkanlah keluargamu melaksakan shalat secara baik dan bersinambung pada setiap waktunya dan bersungguh-sungguhlah engkau wahai Nabi Muhammad dalam bersabar atasnya. 28. Tetapi bila dilihat dari penggunaan kata ahlaka yang dapat mencakup keluarga besar. Dan kesudahan yang baik di dunia dan di akhirat adalah bagi orang-orang yang menghiasi dirinya dengan ketakwaan. Vol. 20 21 . termasuk semua istri dan anak cucu beliau. h. maka ia dapat mencakup keluarga besar Nabi Muhammad saw. lalu menyadari bahwa perintah tersebut berlanjut sepanjang hayat. Kamilah yang memberi jaminan rezeki kepadamu. Allah memerintahkan Nabi saw. Jil. Kata Ϛ˴ ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃ keluarga. yang beliau pelihara sepeninggal Abu Thalib. 259. hai Rasul keluargamu untuk mendirikan shalat. Al-Maragi. yakni dalam melaksanakannya20. atau Kami tidak membebanimu untuk menanggung rezeki bagi dirimu atau keluargamu. Bahkan Quraish Shihab. yang tercermin antara lain dalam pelaksanaan shalat. maka ia hanya terbatas pada istri Nabi yaitu Khadijah ra. Suruhlah. dan hendaklah kamu sendiri memeliharanya. Tafsir Al-Maragi…. 402.

maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. Kata ρ). h. diperintahkan untuk lebih bersabar dalam melaksanakan shalat. ΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣΖϣΎϗϩ΃ήϣ΍Ϳ΍ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ ΢πϧΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ Kemudian Rasulullah saw. Nabi saw. Ini memerlukan kesabaran dan ketekunan melebihi apa yang diwajibkan atas keluarga dan umat beliau23. karena shalat yang wajib bagi beliau adalah shalat lima waktu. dengan mengalokasikan waktu khusus untuk beribadah secara berjamaah. Vol. 416. 402 Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. dan jika suaminya tidak mau bangun.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍ dari kata (ήΒλ΍) bersabarlah. dan jika istrinya tidak mau bangun.24 Jadi. R. h. Vol. juga bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. ia memercikkan air pada wajahnya. belajar secara bersama. 8. Di antara hal yang dapat melanggengkan hubungan suami istri adalah saling membantu dalam ketaatan kepada Allah swt. 403. Abdurahman Suyuti. h. Jami’ Al-Hadis…. seorang suami yang sukses dalam kehidupan berumah tangga adalah suami yang sukses dalam mengayomi keluarga. Ahmad). Juz. 8. mampu menempatkan keluarganya untuk menjadi generator dan inspirator bagi dirinya dalam Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. 4. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. dengan penambahan huruf Penambahan itu mengandung makna penekanan.54 sementara ulama memperluasnya sehingga mencakup seluruh umat beliau22. tetapi juga shalat malam yang diperintahkan kepada beliau.

˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓ 22 23 24 .

ϭϪΗ΃ήϣ΍ϰϟ·ϲπϔϳϞΟήϟ΍ΔϣΎϴϘϟ΍ϡϮϳΔϟΰϨϣͿ΍ΪϨϋαΎϨϟ΍ήηϦϣϥ· “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di sisi Allah ialah suami yang menggauli isterinya. mawaddah dan rahmah. R. 4. Mampu mewujudkan keluarganya menjadi keluarga sakinah.25 Hadist di atas merupakan dalil atas keharaman seseorang menyiarkan rahasia hubungannya di atas ranjang dengan istrinya baik berupa ucapan. Rasulullah saw. perbuatan dan lain sebagainya26. dituntut menjaga dan melindunginya. sebab suami yang diberi kepercayaan terhadapnya. begitu pula sebaliknya. bersabda:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. Tidak membuka rahasia isterinya dan tidak membeberkan aibnya. Muslim). dan isterinya bergaul dengannya. Tidak membuka rahasia dan tidak membeberkan aib isteri.55 memproduksi beraneka macam kebajikan. Seorang suami hendaknya menjadi orang yang paling dipercaya oleh isteri. Kemudian ia membeberkan rahasia hubungan suami isteri tersebut” (H.

Juz. Seorang suami harus bisa berlaku adil terhadap istri-istrinya supaya tidak timbul perpecahan di antara mereka. Berlaku adil terhadap isteri-isterinya.ΎϫήγήθϨϳϢΛϪϴϟ·ϲπϔΗ 5. h. 26 . jika memiliki isteri lebih dari satu orang. 398. h. tempat tinggal 25 Abdurahman Suyuti. Suami berkewajiban untuk berbuat adil terhadap mereka dalam hal makanan. Kado Pernikahan…. 130. pakaian. minuman. Jami’ Al-Hadis…. Jika seorang suami kebetulan memiliki isteri lebih dari satu orang. maka ia memiliki tanggung jawab yang sangat besar yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. Syaikh Hafiz Ali. 2.

S. Jadi apabila ada orang yang ingin menutup rapat-rapat pintu poligami dengan berdasarkan Q. Jelas sekali bahwa keadilan yang maksud oleh ayat di atas merupakan keadilan dalam hal material.. berfirman: “Kemudian jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil. maka kawinilah satu orang saja... Karena hal tersebut bisa menimbulkan kemurkaan Allah swt. An-Nisa: 3).56 dan tidur.. S. An-Nisa: 129. Dalam Al-Quran Allah swt. Ia tidak boleh bersikap curang atau dzolim sedikit pun.” (Q. tidaklah tepat karena keadilan yang dimaksudnya adalah dalam hal ˼˯ΎδϨϟ΍.

˱ Γ˴ Ϊ˶ Σ΍˴ Ϯ˴ ϓ˸΍Ϯ˵ ϟ˶ Ϊ˸ό˴ Η͉ ϻ˴ ΃˸Ϣ˵ Θ˸ϔ˶ Χ˸ϥ˶ Έ˴ ϓ ˶ Ϟ˸ϴ˴ Ϥ˸ϟ΍ ͉ Ϟ˵ ϛ ˸΍Ϯ˵ Ϡϴ˶ Ϥ˴ Η ˴ ϼ˴ ϓ ˸Ϣ˵ Θ˸λ˴ ή˴ Σ ˸Ϯ˴ ϟ˴ ϭ ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ˴ Ϧ˸ϴ˴ Α ˸΍Ϯ˵ ϟ˶ Ϊ˸ό˴ Η ϥ˴ ΃ ˸΍Ϯ˵ όϴ˶ τ˴ Θ˸δ˴ Η Ϧ˴ ϟ˴ ϭ ˯ΎδϨϟ΍.

yang menganjurkan manusia untuk melakukan poligami. Mesir.˱ ΎϤϴ˶ Σ͉ έ˱ ΍έϮ˵ ϔ˴ Ϗ˴ ϥΎ˴ ϛ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍͉ ϥ˶ Έ˴ ϓ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Θ˴ Η˴ ϭ˸΍Ϯ˵ Τ˶ Ϡ˸μ˵ Ηϥ˶ ·˴ ϭ˶ Δ˴ Ϙ͉ Ϡ˴ ό˵ Ϥ˸ϟΎ˴ ϛΎ˴ ϫϭ˵ έ˴ ά˴ Θ˴ ϓ  ˺˻̂ imaterial (cinta): “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteriisteri (mu). yang menganjurkan. sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung.27 Sebenarnya poligami sudah ada jauh sebelum Islam.. Persi dan Romawi. An-Nisa: 129). 15. China.. Pada zaman Nazi. Poligami sudah tersebar luas di kalangan bangsa-bangsa terdahulu. 27 . S. Musuh-musuh Islam menuduh. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan). Mongol. poligami juga sudah dikenal di kalangan orang-orang Jerman. maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Q. Bahkan para uskup Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. seperti bangsa Tibet. bahwa sesungguhnya hanya Rasulullah saw. bukan Allah swt.. Kado Pernikahan. h. Tujuan mereka ialah untuk memperburuk citra Islam. walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai).

seperti: kemungkinan mandulnya seorang istri. merupakan satu kemungkinan yang tidak aneh? Apakah jalan keluar bagi suami yang dapat diusulkan untuk menghadapi kemungkinan itu? Bagamana ia menyalurkan kebutuhan biologis atau memperoleh dambaannya untuk memiliki anak? Poligami ketika itu adalah jalan yang paling ideal. Rasulullah saw. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H.29 Selain itu. banyak kondisi yang merupakan alasan logis untuk tidak menutup pintu poligami dengan syarat-syarat yang tidak ringan. seperti Napoleon. memiliki beberapa orang isteri karena alasan untuk perlindungan terhadap janda-janda yang ditinggal mati oleh suaminya. adalah sosok suami yang sangat adil terhadap isteri-isterinya. Jadi tidak benar tuduhan orang-orang yang mengatakan bahawa: Islam adalah yang mempelopori poligami28. dan kemampuan untuk berbuat adil harus kepada semua istri harus dimiliki. atau terjangkiti penyakit parah. R. Ath-Thabrani). Sedangkan Rasulullah saw.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ.57 memperbolehkan poligami kepada beberapa orang raja setelah masuknya agama Kristen ke Eropa. Dalam hal ini beliau mewasiatkan perlakuannya yang baik terhadap isteriisterinya: “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya.

. Kado Pernikahan. Juz.. Abdurahman Suyuti. 29 . 16. Jami’ Al-Hadis…. 4.ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 28 Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’.. h. h. 308.

juga bertanggung jawab atas anak-anaknya. Yang bisa menjadi indikasi terpenuhinya tanggung jawab. 31 . sehingga tidak terjadi tindakan ekstrem dalam pengimplementasiannya. yang tentu akan bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya. pekerjaan dan dirinya secara seimbang. Sebelum menikah. Husain Syahatah. Mereka menyimpulkan bahwa macam-macam tanggung jawab tersebut sebagai berikut30: 1. Oleh karena itu ruang lingkup pertanggung jawabannya semakin luas. Cet. Bertanggung Jawab Menjadi seorang suami bukanlah hal yang gampang. setelah ia menyelesaikan masa lajangnya. begitupula dalam masalah tanggung jawab yang harus diemban. karena agama merupakan pilar utama dalam kehidupan seorang muslim31. Laki-laki adalah pemimpin. Arif Chasanul Muna. tuntutan yang menjadi beban bagi seorang laki-laki semakin menumpuk. seorang laki-laki bertanggung jawab untuk memenuhi tuntutan-tuntutan agama. Cet. Ke-I. masyarakat dan juga tentunya kepada Allah swt. 2005). Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. Terj. 10. Ke-I. melakukan amal sholeh. h. Oleh sebab itu. kategori ini adalah menjalankan ibadah. Tanggung jawab ini bertambah. (Jakarta: AMZAH. 2000). Di samping itu harus bertanggung jawab atas isterinya. baik dengan berlebih-lebihan maupun sebaliknya. Dalam hal ini para ahli fiqih dan ulama telah membahas banyak masalah tanggung jawab laki-laki dalam Islam. Pada saat itu. seorang laki-laki harus mengetahui dengan baik karakter dan macam-macam tanggung jawab yang harus diembannya. Ia harus mempertanggung jawabkan apa yang telah ia lakukan kepada dirinya sendiri. Syariat Islam memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini dan menjadikannya sebagai salah satu tujuan mulia. dan berdakwah dengan bijaksana (bil hikmah) dan tutur kata yang ramah (mau’izah hasanah). 30 Husain Syahatah. 4. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Tanggung jawab terhadap Allah swt dan agamanya Salah satu tanggung jawab seorang laki-laki adalah menegakkan dan menjaga agamanya.58 B. (Jakarta: Gema Insani. keluarga. h.

Dengan memperhatikan hal ibadah. memperhatikan pendidikan mereka. mempersiapkan kemampuan mereka dan mengemban tanggung jawab mereka di masa mendatang. Bertanggung jawab terhadap anggota keluarga dalam posisinya sebagai pemimpin dalam rumah tangga Tanggung jawab ini terbagi menjadi beberapa bagian32:  Tanggung jawab terhadap isteri dengan memberikannya nafkah. 10. 32 Husain Syahatah. menjaga dan memberikannya nafkah kepada keduanya.  Memberikan waktu-waktu luang untuk istirahat. Yang termasuk dalam kategori tanggung jawab ini adalah sebagai berikut:   Pendidikan rohani untuk memperkuat intensitas dan kualitas ibadah kepada Allah swt. Tanggung jawab terhadap sanak kerabatnya dengan menjalin silaturrahmi. The Best Husband in Islam…. Dengan terjaganya kesehatan. ibadah. dan usaha mencari nafkah yang halal. amal baik. amal baik dan usaha mencari nafkah yang halal bisa terlaksana dengan baik. bisa dilakukan dengan semangat dan wacana baru. 41 33 . h. 3. dan berbuat baik kepada mereka. menggaulinya dengan baik. Tanggung jawab terhadap dirinya sendiri. dengan menjaga dan memenuhi tuntutan-tuntutannya33.  Tanggung jawab terhadap anak-anaknya dan memberi mereka nafkah.   Tanggung jawab terhadap kedua orang tua dengan berbakti.  Mempererat hubungan baik dengan orang lain dengan memenuhi hakhaknya dan membantu penyelesaian kepentingan-kepentingan mereka.59 2. menebarkan rasa kasih sayang. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Ahmadi Sofyan. Pendidikan jasmani untuk memperkuat kemampuan jasmani. dan membimbingnya dengan penuh kecintaan. …. h.

Menjaga keikhlasan dalam bekerja dengan berniat untuk ibadah.60 4. S. Suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga. Bekerja dengan optimal dan sempurna. Sebagai dalil tentang hal itu. Dalam sabda Rasulullah saw. disebutkan: ̂˼ϞΤϨϟ΍. dan ia akan dimintai pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya itu di hadapan Allah swt35. Seiring dengan pendapat di atas. dari Ibnu Umar ra. firman Allah swt: “Mereka akan ditanya tentang apa yang kalian pernah lakukan” (Q. An-Nahl: 93). dalam Islam terdapat hukum-hukum tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya. Hukum itu meliputi poin-poin sebagai berikut: 1. Tanggung jawab terhadap profesi yang digelutinya dalam mencari rezeki yang baik dan halal. Menularkan keahlian yang dimiliki kepada orang lain (berbagi keahlian atau ilmu)34. dengan disertai niat beribadah. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:     Mencari pekerjaan yang halal yang akan menjadi sumber pendapatan finansial yang baik.

˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ Ϥ˸ό˴ Η˸Ϣ˵ ΘϨ˵ ϛΎ͉ Ϥ˴ ϋ͉ Ϧ˵ ϟ˴ ΄˸δ˵ Θ˴ ϟ˴ ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϭ ω΍έ ϡΎϣϹ΃ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϢϜϠϛϭ ω΍έ ϢϜϠϛ Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϩΪϴγ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϡΩΎΨϟ΍ϭ ΎϬΘϴϋέ Ϧϋ ΔϟϮΌδϣϭ ΎϬΟϭί Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϪϴΑ΃ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ ϝΎϗ Ϊϗ ϥ΃ ΖΒΣϭ ϝΎϗ ϪΘϴϋέ  ϢϠδϣϭέΎΨΒϟ΍ϩ΍ϭέ.

Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Imam itu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. …. The Best Husband in Islam….ϪΘϴϋέϦϋϝϮΌδϣϭω΍έϢϜϠϛϭϪΘϴϋέ ΖϴΑ ϲϓ Δϴϋ΍έ Γ΃ήϤϟ΍ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ “Masing-masing dari kamu adalah pemimpin dan masing-masing dari kamu bertanggung jawab atas kepemimpinannya. 35 . h. Seorang lakilaki pemimpin terhadap keluarganya dan bertanggung jawab atas 34 Husain Syahatah. 11 Ahmadi Sofyan. 151. h.

membantunya dalam urusan rumah tangga jika diperlukan. Tanggung jawab suami dalam Islam memiliki cakupan yang sangat luas. Seorang suami memiliki kewajiban dan tanggung jawab kepada istrinya. anaknya. Suami hendaknya berusaha mewujudkan keseimbangan antara tugas dan tanggung jawab. Bukhari dan Muslim).61 kepemimpinannya. 3. menjaga kehormatan dan menghiburnya. seperti membantunya melaksanakan ajaran agama. dirinya. R. menyambungkan hubungan silaturrahim39. Keluarganya. menggaulinya dengan baik. ilmunya dan pekerjaannya37. istrinya. Semua itu merupakan dasar dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. jangan sampai tanggung jawab itu membuat pekerjaan lain terbengkalai38. meliputi tanggung jawab terhadap agamanya. menafklahi. Ia berkata: Dan saya menduga bahwa beliau teah bersabda: Seorang lakilaki (anak) adalah pemimpin dalam harta ayahnya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. Perempuan itu pemimpin dalam rumah suaminya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. Dalil tentang hal ini terdapat ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ dalam firman-Nya: ˻˺ϡϭήϟ΍. 4. Pelayan itu pemimpin dalam harta tuannya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya.36 2. Dan masing-masing dari kamu adalah pemimpin da bertanggung jawab akan kepemimpinannya” (H. hartanya.

152. 37 38 39 . 134. h. Ahmadi Sofyan. dkk. 113. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. h. Asy-Syifa. 2. The Best Husband in Islam…. h. Shahih Bukhari. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga…. 1993). Husain Syahatah.˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ ·˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ 36 Bukhari. 9-10. Husain Syahatah. Sunarto. Vol. h. (Semarang: CV. Terj.

Kewajiban-kewajiban istri terhadap suaminya menurut syariat adalah taat kepadanya selama bukan maksiat. ϝΎϗˮήϴΧ˯ΎδϨϟ΍ϱ΃ϢϠγϭϪϴϠϋͿ΍ϞλͿ΍ϝϮγέϞΌγΓήϳήϫϲΑ΃Ϧϋ Hal itu dijelaskan dalam hadits Rasulullah saw. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. ketentraman. Sebagai hasilnya nanti. jika ia ditinggal pergi oleh suami. mengurus rumah. tidak keluar rumah tanpa izin suaminya. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. Bertanya kepada Rasulullah saw. ikut berpartisipasi dalam acara-acara kekeluargaan dan masyarakat. melahirkan anak. 5. Ar-Rum: 21). R. Tentang bagaimanakan istri yang baik? Rasulullah menjawab: Jika disuruh dia taat. jika diberi kebaikan dia membalas dengan kebaikan. berdandan untuk suami. Ahmad). keharmonisan dan rasa cinta. membantu suami mengeluarkan nafkah. menjaga harta. jika dipandang ia menyenangkan hati.41  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. ia menjaga diri dan harta suaminya” (H.: ϪϟΎϣϭ ΎϬδϔϧϲϓ ϩήϜϳ ΎϤϴϓ ϪϔϟΎΨΗϻϭήϣ΃ ΍Ϋ΍ ϪόϴτΗϭ ήψϧ΍Ϋ΍ ϩήδΗϱάϟ΍ “Abu Huraira. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. menjaga kehormatan. ra.62 “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. S. seperti zakat atau sedekah40. akan tercipta kedamaian.

2. 251. menurunkan bakat. 154. h. Jilid. menjaga amalan ibadah. 41 . h. The Best Husband in Islam…. Kewajiban dan tanggung jawab sebagai orang tua kepada anak. dan 40 Ahmadi Sofyan. menafkahi dan menyekolahkan. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. memberikan pendidikan moral. 6. seperti memberikan pendidikan yang Islami. Ahmad bin Hanbal. memberikan latihan tentang urusan rumah tangga dan kehidupan.

taat selama tidak dalam kemaksiatan. menafkahi keduanya saat keduanya membutuhkan. menggantikannya dalam urusan agama. Kewajiban anak terhadap orang tua dalam Islam adalah berbuat baik. serta berdoa untuk keduanya43. ˴ ή˴ Β˶ Ϝ˸ϟ΍ ˴ ϙ˴ ΪϨ˶ ϋ ͉ Ϧ˴ ϐ˵ Ϡ˸Β˴ ϳ Ύ͉ ϣ˶ · ˱ ΎϧΎ˴ δ˸Σ˶ · ˶ Ϧ˸ϳ˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟΎ˶ Α˴ ϭ ˵ ϩΎ͉ ϳ˶ · ͉ ϻ˶ · ˸΍ϭ˵ Ϊ˵ Β˸ό˴ Η ͉ ϻ˴ ΃ ˴ Ϛ͊ Α˴ έ ϰ˴ π˴ ϗ˴ ϭ ˱ ΎϤϳ˶ ή˴ ϛ ˱ ϻ˸Ϯ˴ ϗ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ͉ ϟ Ϟ˵ ϗ˴ ϭ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˸ή˴ Ϭ˸Ϩ˴ Η ˴ ϻ˴ ϭ ͈ ϑ˵ ΃ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ͉ ϟ Ϟ˵ Ϙ˴ Η ˴ ϼ˴ ϓ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˴ ϼ˶ ϛ ˸ϭ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˵ Ϊ˴ Σ˴ ΃ ˻˼˯΍ήγϹ΍. memuliakan dan menghormatinya. melakukan haji dan umrah untuk keduanya.63 mengajar berdakwah di jalan Allah swt42. Sebagai hasil dari tanggung jawab ini maka akan terlahir anak-anak yang shaleh. 7. berperilaku baik.

merupakan perbuatan yang bertentangan 42 Juga firmanNya: ˻˽˯΍ήγϹ΍. Dalil mengenai hal ini adalah firman Allah: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. ˳ S.” (Q. Al-Isra: 23). S. mengurangi. sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (Q. ϲ˶ ϧΎ˴ ϴ͉ Α˴ έ Ύ˴ Ϥ˴ ϛ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ˸Ϥ˴ Σ˸έ΍ ͋ Ώ͉ έ Ϟ˵ ϗ˴ ϭ ˶ Δ˴ Ϥ˸Σ͉ ήϟ΍ ˴ Ϧ˶ ϣ ͋ ϝ͊ άϟ΍ ˴ ΡΎ˴ Ϩ˴ Ο Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ˴ ϟ ˸ξ˶ ϔ˸Χ΍˴ ϭ “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku. Menyia-nyiakan. AlIsra’: 24). kasihilah mereka keduanya. dan melampaui batas dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawab. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduaduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. 8.

154. h. 43 . 136. The Best Husband in Islam…. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. h.˱ ΍ήϴ˶ ϐ˴ λ Ahmadi Sofyan. Husain Syahatah.

Persoalan ini dapat diselesaikan  ˺˻˽Ϫσ. Seperti dalam firmanNya: “Dan barang siapa yang menentang peringatanku. Thaha: 124). Lemahnya keharmonisan. Perangai-perangai di atas bertentangan dengan syariat Allah swt. adalah seperti berikut ini44:        Pasangan suami istri dan anak-anak yang memiliki perangai jahat yang bertentangan dengan syariat Allah swt. kasih sayang. Membiarkan keluarga saat keluarga tertimpa bencana yang pelik. dosa dan kejahatankejahatan dalam rumah. akibatnya kehidupan menjadi sempit. Hilangnya tanggung jawab kepemimpinan suami terhadap keluarga dan anaknya. dan sikap saling hormat dalam rumah tangga. S. dan teman-teman. 9. Perangai-perangai yang tidak sesuai dengan syariat dan kelalaian tanggung jawab suami dalam rumah tangganya. Ia membiarkan begitu saja tanpa ada penyelesaian. Sebagai contoh bentuk kemaksiatan. Menyebarluaskan kehormatan rumah tangga di antara keluargakeluarga dekat. tetangga. serta beberapa kesalahan lain.64 dengan syari’at. Rusaknya nama baik Islam dan kaum muslimin. kelembutan. Adanya tekanan jiwa dan rusaknya urusan rumah tangga. maka ia kan mendapatkan kehidupan yang sempit” (Q. dan ditimpa masalah. Membuka rahasia rumah tangga. sakit.    Anak-anak lari dari rumah dan melenceng dari jalan yang lurus. Tersebarnya kejahatan sosial.

˱ ΎϜϨ˴ ο˱ Δ˴ θϴ˶ ό˴ ϣ˵ Ϫ˴ ϟ͉ ϥ˶ Έ˴ ϓϱ˶ ή˸ϛ˶ ΫϦ˴ ϋ˴ ν˴ ή˸ϋ˴ ΃˸Ϧ˴ ϣ˴ ϭ 44 Husain Syahatah. h. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. 137. .

Saran-saran ini dapat mewujudkan rumah tangga muslim yang harmonis dan penuh kasih sayang.65 dengan melakukan langkah-langkah penyelesaian secara Islami seperti berikut ini45:         Memberikan pendidikan yang Islami untuk seluruh anggota keluarga. sesuai dengan ajaran dan cara-cara yang baik. Adanya sistem pahala dan sanksi. Selain itu. Menerapkan prinsip musyawarah dalam urusan rumah tangga. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. S. Ar-Rum: 21). Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. Adanya aturan sebagai pengontrol dan pengawas untuk rumah tangga. sesuai dengan aturan syariat. ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. berlandaskan kepada asas pendidikan yang formal. Mengadakan silaturrahmi dan menunaikan hak-hak mereka. teman-teman dan tetangga. 10. setahap demi setahap. Adanya sanksi yang Islami dalam menindak sikap yang terlarang menurut syariat. Kebersamaan dan mengemban tanggung jawab masyarakat terhadap keluarga. Langkah-langkah penyelesaian secara Islami yang dapat ditempuh untuk menanggulangi pengaruh kurangnya tanggung jawab suami terhadap 45 Allah swt. membenarkan dalam firmanNya: ˻˺ϡϭήϟ΍. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. dengan saran ini juga akan dapat menghindarkan perasaan takut dan akan memperoleh keberkahan hidup. Adanya program untuk menenangkan jiwa.

h. The Best Husband in Islam….˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ ·˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ Ahmadi Sofyan. . 157.

S. dan kepada Allahlah kembali segala urusan” (Q. pendidikan akhlak. Al-Hajj: 41). konsistensi terhadap perangai-perangai yang baik. mendalami ajaran agama. niscaya mereka mendirikan sembahyang. menciptakan kelompok yang mengajak kepada yang baik dan mencegah yang mungkar yang dapat diterima oleh orang banyak dengan baik. Alangkah lebih baik jika kami menutup hukum-hukum Islam tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya ini dengan firman Allah  ˽˺ΞΤϟ΍. dan mencegah dari perbuatan yang mungkar. dan terciptanya kepemimpinan yang senantiasa mengajak masyarakat kepada dakwah di jalan Allah swt46. ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α΍ϭ˵ ή˴ ϣ˴ ΃˴ ϭ˴ ΓΎ˴ ϛ͉ ΰϟ΍΍˵ Ϯ˴ Η΁˴ ϭ˴ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟ΍΍Ϯ˵ ϣΎ˴ ϗ˴ ΃˶ ν˸έ˴ ΄˸ϟ΍ϲ˶ ϓ˸Ϣ˵ ϫΎ͉ Ϩ͉ Ϝ͉ ϣϥ˶ ·˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍ Allah swt. menyuruh berbuat yang makruf. adalah meningkatkan pendidikan rohani. menjelaskan hal itu dalam firmanNya: “(Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi. menunaikan zakat.66 rumah tangganya.

AthThur: 21). S. dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan.˶ έϮ˵ ϣ˵ ΄˸ϟ΍˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ϋ˶ Ϫ͉ Ϡ˶ ϟ˴ ϭ˶ ή˴ ϜϨ˵ Ϥ˸ϟ΍˶ Ϧ˴ ϋ΍˸Ϯ˴ Ϭ˴ ϧ˴ ϭ ˸Ϧ͋ ϣ Ϣ˵ ϫΎ˴ Ϩ˸Θ˴ ϟ˴ ΃ Ύ˴ ϣ˴ ϭ ˸Ϣ˵ Ϭ˴ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ˸Ϣ˶ Ϭ˶ Α Ύ˴ Ϩ˸Ϙ˴ Τ˸ϟ˴ ΃ ˳ ϥΎ˴ Ϥϳ˶ Έ˶ Α Ϣ˵ Ϭ˵ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ˸Ϣ˵ Ϭ˸Θ˴ ό˴ Β͉ Η΍˴ ϭ ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁ ˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍˴ ϭ “Dan orang-orang yang beriman. swt: ˻˺έϮτϟ΍. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya” (Q. Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka. dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka.

The Best Husband in Islam…. h. 158.˲ Ϧϴ˶ ϫ˴ έ˴ ΐ˴ δ˴ ϛΎ˴ Ϥ˶ Α˳ Ή˶ ή˸ϣ΍͊ Ϟ˵ ϛ˳ ˯˸ϲ˴ ηϦ͋ ϣϢ˶ Ϭ˶ Ϡ˴ Ϥ˴ ϋ ϊϠπϟ΍ϰϓΊηΝϮϋ΃ϥ΍ϭϊϠοϦϣΖϘϠΧΓ΃ήϤϟ΍ϥΈϓ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ϭ ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ΝϮϋ΃ϝΰϳϢϟϪΘϛήΗϥ·ϭϪΗήδϛϪϤϴϘΗΖΒϫΫϥ·ϩϼϋ΃ Ahmadi Sofyan. ΖϜδϴϟϭ΃ήϴΨΑϢϠϜΘϴϠϓ΍ήϣ΃ΪϬη΍ΫΈϓ ήΧϷ΍ϡϮϴϟ΍ϭͿ΍ΎΑϦϣΆϳ ϥΎϛ Ϧϣ Rasulullah saw pun pernah berwasiat kepada seorang laki-laki:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.

΍ήϴΧ 46 .

Kasmuri Selamat mengemukakan beberapa kepribadian suami shaleh50: 1.67 “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat. Jika anda mencoba meluruskannya.. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Ia tunaikan kewajiban-kewajiban yang Allah telah tentukan keduanya. 48 49 50 . Jika ia menjadi seorang suami. 769. Kasmuri Selamat. agar suami sukses membentuk keluarga sakinah. ditanggapinya dengan kata yang baik. 758. karena jenis itu diciptakan dari tulang rusuk yang terbengkok.47 C. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. dimulai dari pemancangan pondasi aqidah dan pilar-pilar akhlak. Berpegang Teguh Kepada Syariat Allah Laki-laki yang shaleh adalah seorang laki-laki yang senantiasa berpegang teguh kepada syariat Allah dalam segala urusan kehidupannya. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Menciptakan Rumah Tangga Sakinah Rumah tangga adalah sesuatu yang berkenaan dengan keluarga48. ia akan melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. atau diam. Suami Idaman Istri Impian. yaitu menciptakan rumah tangga (sesuatu yang berkenaan dengan keluarga) yang penuh dengan kedamaian. dia akan tetap bengkok. Shahih Muslim. kebahagiaan. h.49 Jadi menciptakan rumah tangga sakinah. h. h. seorang suami harus memiliki kepribadian suami yang shaleh. penuh perhatian serta berlapang dada. II. Terj. ketenangan. dia akan patah. ketenangan dan kebahagiaan.. h. Sesungguhnya membangun rumah tangga itu membutuhkan perjuangan yang luar biasa beratnya. Sebelum menciptakan rumah tangga yang sakinah. Berhubungan dengan itu. ialah orang yang apabila melihat suatu keadaan. dan jika dibiarkan. bersemangat. 1. R. Adib Bisri Musthofa …. ketentraman. 870. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita sebaik-baiknya” (H.. ketentraman. Sedangkan sakinah adalah kedamaian. 47 Muslim. Juz. Muslim).

bahkan ia menerima dengan rela terhadap kekurangan-kekurangan yang ada. Berpedoman Kepada Petunjuk Rasulullah saw. Dalam kehidupan berumah tangga ia senantiasa berpedoman kepada hadis ϩ΍ϭέ. Ia tidak pernah menyia-nyiakan kewajibannya. 3. Seimbang antara Hak dan Kewajiban Dalam kehidupan sehari-hari sikapnya tidak tamak. tidak menuntut lebih banyak dari yang semestinya. Laki-laki yang shaleh tentu akan membahagiakan istrinya.68 2. kewajiban tersebut ia tunaikan sebelum menuntut haknya.

dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. Timidzi). Disamping itu ciri-ciri dari laki-laki shaleh yang membahagiakan kehidupan rumah tangga itu ialah53:  Mendirikan rumah tangga semata-mata karena Allah swt.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ. R.52 Ituah kesaksian agung Rasulullah saw. R. kesaksian kebajikan yang diiringi dengan kesempurnaan iman serta akhlak yang mulia. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. Ath-Thabrani).51 ϯάϣήΘϟ΍ “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. Yang maksudnya: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. ϢϬ΋ΎδϨϟ ϢϛέΎϴΧ ϢϛέΎϴΧϭ ΎϘϠΧ ϢϬϨδΣ΃ ΎϧΎϤϳ· ϦϴϨϣΆϤϟ΍ ϞϤϛ΃ Rasulullah saw. bagi suami yang shaleh.

308. Juz.. 52 53 .. 4. Abdurahman Suyuti. Kasmuri Selamat. h. h. Juz. Jami’ Al-Hadis …. 63.ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 51 Abdurahman Suyuti. Jami’ Al-Hadis…. 2.. Suami Idaman Istri Impian. h. 2.

Tidak mencaci istri di hadapan orang lain dan tidak memuji wanita lain di hadapannya. karena ia akan melunturkan nama baik dan prestasi suami selaku pemimpin rumah tangga. Bertanggung jawab menidik akhlak istri dan anak-anak sesuai dengan kehendak Islam. Senantiasa bertenggang rasa dan tidak menuntut sesuatu di luar kemampuan istri. Menciptakan rumah tangga sakinah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Semua orang Islam berharap dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. . adalah dambaan dari setiap suami istri yang berikrar dalam cinta dan kasih sayang. Menjaga hati dan perasaan istri. Memberi kasih sayang dan rel berkorban apa saja demi kepentingan dan kebahagiaan bersama. Menyediakan keperluan dan tempat tinggal yang layak untuk mereka. wa rahmah. Bersabar dan menerima kelemahan istri dengan hati yang terbuka. Bersabar dan menghindari memukul istri dengan pukulan yang memudaratkan.      Memberi nafkah kepada istri dan anak-anak menurut kadar kemampuan. agar mahligai rumah tangga yang dibangun dengan landasan cinta dan kasih sayang menjadi teladan bagi penghuninya maupun generasi yang akan lahirkan. Membina sebuah rumah tangga yang sakinah.69       Melayani dan menasehati Istri dengan sebaik-baiknya.  Mengelakkan agar jangan terlalu mengikuti kemauan istri. mawaddah. Namun. Senantiasa menjaga tentang keselamatan mereka. serta meyakini bahwa segala sesuatu yang dijadikan Allah swt pasti terdapat hikmah yang tersembunyi di sebaliknya.

kekerasan. Begitu banyak di antara kita yang merindukan berumah tangga menjadi suatu yang teramat indah. Keluarga/rumah tangga adalah sebuah institusi terkecil di dalam masyarakat yang berfungsi sebagai wahana untuk mewujudkan kehidupan yang tentram. Relasi Suami Istri dalam Islam…. bekerja keras. 39. Sesungguhnya rumah tangga itu bisa dijadikan pusat ketenangan. kegelisahan dan penderitraan. damai. Bahkan tidak jarang diakhiri dengan kenistaan yang berujung dengan perceraian sehingga melahirkan penderitaan yang berkepanjangan. aman. ia akan selalu merindukan untuk pulang ke rumah. Ternyata merindukan rumah tangga sakinah harus benar-benar disertai dengan kesungguhan.70 ternyata ketika bahtera itu mulai mengarungi lautan yang luas. 43-46. kenyataan yang ada. Hari demi harinya hanya diisi kecemasan. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. dan sejahtera dalam suasana cinta dan kasih sayang diantara anggota-anggotanya55. bahagia. ketakutan. penuh dengan pesona cinta dan kasih sayang. Mereka berusaha menjadi nakhoda yang handal. The Best Husband in Islam…. Sehingga ketika sang suami sudah berlumuran keringat. Akan tetapi. 54 Ahmadi Sofyan. yakni mengerahkan segala daya dan upaya dalam pengertian yang sebenarnya. Sri Mulyati. ketentraman dan kenyamanan bathin para penghuninya. dan bersikeras menunjukkan arah tujuan yang diarungi. h. seringkali kemudi menjadi rebutan antara suami istri. bersimbah peluh. terutama bagi anak-anak yang dilahirkan. kita saksikan deretan antrian orang-orang yang gagal dalam menciptakan rumah tangga bahagia. 55 . h. Ahmadi Sofyan mengatakan ada empat kiat minimal menuju keluarga yang sakinah54: 1.

3. Seperti yang terdapat dalam firman Allah Q. Relasi suami istri dalam Islam…. serta saling mengoreksi 56 Sri Mulyati. diperbudak dan dinistakan oleh apa yang dimilikinya. Bahkan justru hal seperti itu seringkali memisahkan kita dengan kebahagiaan bathin dan ketentraman jiwa. Jadikan rumah tangga sebagai pusat nasehat Suami istri hendaknya mengetahui bahwa semakin hari semakin banyak yang harus dilakukan. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ilmu Rumah tangga yang ditingkatkan derajatnya oleh Allah swt. Merawat dan mendidik anak merupakan tugas bersama suami istri56. Untuk itulah kita membutuhkan orang lain agar bisa melengkapi kekurangan kita guna memperbaiki kesalahan kita. Hendaknya sesudah memantapkan niat kita kepada Allah untuk mengarungi bahtera rumah tangga. h. Tidak jarang pula rumah tangga yang berlimpah dengan kekayaan justru membuat penghuninya di “miskinkan” oleh keinginan-keinginan. Hal ini dapat dipahami dari teks-teks Al-Quran dan Hadis. Rumah tangga bahagia adaah rumah tangga yang dengan sadar menjadikan sikap saling menasehati. maka anak-anak pun akan rindu berkumpul bersama dengan orang tuanya.71 Ketika rumah mampu dijadikan sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. 2. At-Tahrim: 6. akan mampu menjadi pelepas dahaga. saling memperbaiki. Tidak pula rumah tangga yang para penghuninya adalah penuh dengan deretan titel dan gelar. bukanlah rumah tangga yang memiliki status sosial keduniawian. Menciptakan rumah sebagai pusat ketenangan bathin dan ketenangan jiwa. maka kekayaan yang harus dimiliki dalam berkeluarga adalah ilmu. 54 . S.

begitupula sebaliknya.72 dalam kebenaran dan kesabaran sebagai kekayaan yang berharga dalam rumah tangga. . Menerangi kegelapan. maka rumah tangga tersebut bagaikan cermin. selalu dinanti cahayanya dan membuat gembira bagi yang terkena pancaran cahayanya. Tidak ada koreksi yang paling aman selain koreksi dari keluarga kita sendiri. Jadikan rumah tangga sebagai pusat kemuliaan Hendaknya suami istri mampu menjadikan rumah tangga seperti cahaya matahari. Suami yang baik adalah suami yang mau dinasehatin oleh sang istri. yang tentu cermin akan mampu membuat sebuah penampilan penghuninya menjadi lebih baik. menyegarkan yang layu. Keluarga yang mulia adalah keluarga yang bisa menjadi contoh kebaikan bagi keluarga yang lainnya. Sehingga tidak ada yang diucapkan selain kebaikan tentang keluarga yang telah dibangun. menumbuhkan bibit-bibit. Karena betapa memilukan sekaligus memalukan jika ada keluarga muslim yang melakukan tindakan kekerasan rumah tangga seperti yang akhir-akhir ini terjadi. Demikianlah empat kiat menuju keluarga sakinah. Karena keduanya tidaklah boleh merasa lebih baik dan lebih berjasa dalam membangun rumah tangga. mawaddah wa rahmah yang hendaknya dilakukan oleh keluarga muslim di era modern in. 4. Apabila sebuah rumah tangga mulai saling menasehati.

bahkan ia akan selalu lebih memperhatikan kewajibannya terlebih dahulu dibanding dengan haknya. jika demikian maka rumah tangga yang sakinah akan terwujud. karena antara suami dan istri akan saling melengkapi. maka suami itu akan sukses sebagai kepala rumah tangga dan rumah tangganya akan menjadi rumah tangga yang sakinah. karena ia tahu semua itu akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. kedudukan dan kewajibannya. Apabila suami telah melaksanakannya dengan baik. Walaupun peranan suami sangat menentukan. bukan berarti peranan istri tidak menentukan. yang menjadi kewajibannya dan sangat menentukan akan terwujudnya rumah tangga yang sakinah. sehingga ia bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi peranannya. maka suami itu akan memimpin. Kedua: seorang suami yang shaleh pasti tahu peranannya. Ketiga: Islam melalui Al-Quran dan Sunnah telah memberikan tuntunan yang sangat jelas bagi seorang laki-laki berupa karakter-karakter yang saling melengkapi 73 . Kesimpulan Dari uraian skripsi ini dapat ditarik tiga kesimpulan: Pertama: seorang suami yang sholeh. sebagai kepala rumah tangga pasti tahu fungsi.BAB IV PENUTUP A. mendidik dan memberikan teladan bagi anak-anaknya dalam segala hal.

tidak boleh disalahgunakan. mawaddah wa rahmah. baik itu dari pihak laki-laki atau perempuan. bahkan tidak mungkin untuk dicapai. Anak adalah amanah Allah yang harus dijaga dan dipelihara bersama.74 dalam membentuk laki-laki yang shaleh. sehingga suami semena-mena terhadap anggota keluarga. apalagi pendidikan agama. mawaddah wa rahmah pasti akan terwujud. . Saran-saran 1. Ingat semua itu akan dipertanggung jawabkan kepada Allah swt. Hak memimpin keluarga yang dimiliki oleh seorang suami. mawaddah wa rahmah sulit. Seperti memilih sekolah yang Islami. yang akhirnya akan menjadi suami shaleh. suami dan istri harus bisa bekerjasama dengan baik. Yang paling utama haruslah yang seagama. B. apalagi mentelantarkannya. Dalam menciptakan keluarga yang sakinah. Untuk itu pendidikan harus menjadi suatu kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi. Sebelum melangsungkan pernikahan sebaiknya teliti dalam memilih pasangan. saling melengkapi dan menghargai. karena apabila rumah tangga yang dibangun berdasarkan beda agama maka akan menimbulkan berbagai masalah pemberian pendidikan agama pada anak dan rumah tangga yang sakinah. Amanah tersebut pun akan dimintakan pertanggung jawabannya di akhirat kelak. 2. Karena tanggung jawab suami dan istri sama besar dan beratnya. 3. 4. Apabila laki-laki tersebut mampu memiliki karakter-karakter itu. memperhatikan pergaulan anak dan menciptakan suasana keberagamaan di dalam rumah. rumah tangga yang sakinah.

Cet. Ke-1. Menjadi Muslim Ideal. Cet. Sholeh. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. Anwar. Terj. Toha Putra. Jibril. (Jakarta: Balai Pustaka. Cet. 2003). Asy-Syifa. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. Ke-1. (Bandung: Mizan. Mohammad. Ke-2. Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. M. (Jakarta: Gema Insani Press. 1988). Sulaiman. A. dkk. Ke-1. Tafsir Al-Maragi. 1999). Cet. Fauzil. Ke-3. Sunarto. 2007). Hasyimi. 1996). Terj. 1990). Ida Nursida. (Pasuruan: Hilal Pustaka. Ahmad Baidowi. 2005). Kado Cinta untuk Istri. Cet. Ali. Lembaga Darut-Tauhid. Masri. Terj. Kisyik. Cet. Fathu Al-Bari: Sarah Shahih Bukhari. Salim Basyarahil. (Yogyakarta: Wihdah Press. Maragi. Ke-1. Rosihan. Menjadi Suami Tercinta. Hamid. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. Majid. Hanya untuk Suami. Ke-1. Ke-3. Cet. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). Abdurrahman. Ahmad bin Hanbal. Ke-1. Fathi. Chumaidi Umar. dkk. Hery Noer Aly. Cet. Abdul. (Jakarta: Gema Insani. 1996). ‘Adil. Terj.75 DAFTAR PUSTAKA Abdulloh. 1993). Terj. Cet. Ke-8. Muhammad. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. Bukhori Abu Syauqi. Abu. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. Cet. Muhammad. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. (Semarang: CV. Gisymar. Daudin. Ke-11. (Bandung: Pustaka Setia. 2000). Ke-XXI. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. 2005). (Bandung: Al-Bayan. Ahmad. Nabi Suami Teladan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (Beirut: Daar Al-Fikr). Bukhari. Shahih Bukhari. Adhim. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Rusli. Cet. Nasy’at. Terj. Karakteristik Lelaki Shalih. 1993). Terj. (Semarang: CV. Ilmu Tafsir. Cet. Cet. (Yogyakarta: Arina. Ke-1. Mencapai Pernikahan yang Barakah. Amin. 2000). . 1993).

Terj. Terj: Rofi’I. 2000).76 Muhyidin. (Jakarta: Kalam Mulia. 2005). Ke-3. Terj. Taat. Quraish. Kesan. Shahih Muslim. Sabri. 1994). (Jakarta: PT. (Beirut: Daar ibn Hazm). “Bahagia Menjadi Suami Selamat. Cet. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. 2005). Arif Chasanul Muna. 2006). Ke-I. Suhail. Majdi. Husain. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. Ke-I. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia. Bingkai Cinta Sepasang Merpati. Cet. 2007). Cet. Husain Syahatah. (Jakarta: Gema Insani. Alisuf. _________________. (Jakarta: Aillah. Wawasan Al-Qur’an. Nasution. “Membina Keluarga Sakinah”. Cet. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. 2000). 1999). Cet. Cet. Ke-1. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. Fathi. (Bandung: Pustaka Setia. Cet. Suami Idaman Istri Impian. 2003). (Jakarta: Lintas Pustaka. Abi.. Husain. Amir. (Jakarta: Lentera Hati. 2000). Ilmu Pendidikan. Muslim. Muhammad. Ulumul Quran II. (Jakarta: AMZAH. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Relasi Suami dalam Islam. Ke-I. Cet. Sri. Abdurrahman. 1993). UIN Syarif Hidayatullah. Sayyid. . Ke-2. (Bandung: Mizan. Menghadirkan Surga di Rumah. Ke-6. Ideal dan Istri Ideal”. Asy-Syifa. 2007). Cet. Jami’ Al-Hadis. Ke-I. 2004). Ahmad. Quthb. 2007). Shahih Muslim. Kasmuri. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Adib Bisri Musthofa. dan Keserasian Al-Quran. As’ad Yasin. Ke-1. Jalaluddin. Ke-1. Cet. Lentera Basritama.. Mulyati. dkk. Cet. Sofyan. M. Suyuti. Cet. Ibnu Ali. Shihab. ______________. 1997). Ke-X. (Semarang: CV. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. The Best Husband in Islam. Ke-1. (Beirut: Daar Al-Fikr). Ke-11. Syahatah. Kusyairi. Cet. Syadali. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). Ahmad. Terj. ________________. Sayyid. (Jakarta: Gema Insani Pres. Tafsir Al-Misbah: Pesan. Ahmadi. Ahmad.

id. Kado Pernikahan. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Cet. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. Wahjoetomo. 2007). Ke-8. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. 1994). Cet. Cet. Hafizh. (Bandung: Remaja Rosda Karya. Tafsir. (Jakarta: Gema Insani Press. oleh Hamid.77 Syuasyi’. Ke-1. Abdul Roysad Shiddiq. Ahmad. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Ke-2. 20 Nopember 2007. Ali. www. .or. Terj. 1997).qalam. Selasa.