PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008/1429 H

LEMBAR PERNYATAAN
Bismillahirrahmanirrahim Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Nim Jurusan Fakultas : Asral Puadi : 104011000046 : Pendidikan Agama Islam : Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Dengan ini saya menyatakan 1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar strata satu (S1) di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini telah saya cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. Jika kemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan karya asli saya atau merupakan jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia menerima sangsi berdasarkan Undang-undang yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Jakarta, 15 Juli 2008

Asral Puadi

LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING SKRIPSI

PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

Di bawah bimbingan

Prof. Dr. H. Salman Harun, M. A NIP. 150 062 568

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008 M/1429 H

Lembar Pengesahan Panitia Ujian

LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi berjudul: “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan telah dinyatakan lulus dalam Ujian Munaqasyah pada 22 Juli 2008 di hadapan dewan penguji. Karena itu, penulis berhak memperoleh gelar sarjana S1 (S. Pd.I) dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

Jakarta, 22 Juli 2008 Panitia Ujian Munaqasyah Ketua Panitia (Ketua Jurusan/Program Studi) Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Sekretaris (Sekretaris Jurusan/Prodi) Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Penguji I Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Penguji II Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Mengetahui: Dekan, …………… ……………………. ………….. ……………………. ………….. ……………………. Tanggal ………….. Tanda tangan …………………….

Prof. Dr. Dede Rosyada, M. A. NIP. 150 231 356

Oleh sebab itu dirasa sangat perlu adanya pemahaman tentang peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. bahkan tidak mau peduli sama sekali. serta mendidiknya. yang umumnya dilakukan oleh kaum pria. Peranan suami. Namun. terutama dalam membina keluarga yang sakinah juga akan terlihat pada masyarakat. tidak semua suami mengerti dan memahami tentang peranannya dalam rumah tangga yang menjadi tanggung jawabnya. mawaddah warahmah. i .ABSTRAK Asral Puadi “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” Islam telah menetapkan bahwa suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga dan bertanggung jawab terhadap apa yang ia pimpin. sehingga angota keluarga itu merasa tentram berada di dalam keluarganya. terkadang suami cenderung ingin lepas dari peranannya itu. baru kemudian suami itu akan mengetahui peranan yang menjadi tanggung jawabnya. Sehingga suami akan lebih mudah dalam melaksanakan peranannya dalam membina rumah tangga yang sakinah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Menghadapi kenyataan tersebut suami terlebih dahulu harus mengetahui kedudukan dan fungsinya dalam keluarga. Peranan suami dalam hal ini memegang kedudukan yang sangat penting dalam menciptakan keluarga yang sakinah. Justru sebaliknya suami harus bisa menjaga dan mengayomi seluruh anggota keluarganya. Selain itu dampak dari ketidak mengertian dan pemahaman suami tentang peranannya sebagai kepala rumah tangga. dimana peranan itu akan menjadi tangung jawab suami dan akan diminta pertanggung jawabannya oleh Allah di akhirat kelak. apalagi melakukan kekerasan dalam rumah tangga. yaitu suami. sesuai dengan kedudukan suami dalam rumah tangga. yang akhirnya menjadi tanggung jawabnya harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab agar suami tidak merasa sebagai kepala rumah tangga yang berhak melakukan apa saja terhadap keluarganya sesuai dengan yang ia inginkan. maka diperoleh data-data bahwa Islam telah menetapkan peranan-peranan yang dimiliki oleh suami. Dengan menggunakan metode Tafsir Maudhu’i (Tematik).

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. berkat Rahmat. Oleh karena itu. telah mengantar penulis menyelesaikan pendidikan S1 di UIN Jakarta. skripsi ini dapat terselesaikan. Selama penyusunan skripsi ini dan selama penulis belajar di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam. motivasi serta bimbingan dari berbagai pihak. demi selesainya skripsi ini dan agar bermanfaat bagi penulis dan pembaca sekalian. Segenap Bapak dan Ibu dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan pengalamannya kepada penulis selama menjalankan kuliah. walaupun waktu. pada kesempatan yang berbahagia ini. 3. kerja kerasnya. Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam dan Sekretaris Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. penulis banyak mendapatkan bantuan. dengan curahan cinta dan kasih sayangnya. Taufik dan Inayah-Nya. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada kekasih Allah pejuang agama Islam dan teladan teladan yang terbaik Nabi Muhammad saw. tenaga dan pikiran telah diperjuangkan dengan segala keterbatasan kemampuan yang penulis miliki. beserta keluarga.KATA PENGANTAR Alhamdulillah. nikmat beserta karunia-Nya kepada mereka. serta doa yang selalu dipanjatkan. semoga Allah selalu menjaga serta memberikan rahmat. ii . Sebelumnya penulis mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada kedua orang tua tercinta. sahabat-sahabatnya dan kepada seluruh umat Islam di seluruh alam. penulis menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada: 1. segala puja dan puji hanya milik Allah Tuhan Semesta Alam. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan sebagaimana yang diharapkan. 2.

5. Bapak Prof. H. 15 Juli 2008 Penulis iii . 7. sebagai penasehat akademik yang telah membimbing penulis selama menjadi mahasiswa. Bapak Drs. Salman Harun. serta yang selalu memberikan semangat dan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Dr.4. serta special for Vera Fauziah yang selama ini selalu saling melengkapi. penulis mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. Apabila terdapat kekurangan dan kekhilafan dalam penulisan skripsi ini mohon dimaafkan. pengertian. dan kemudahan dalam memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berharga bagi penulis dengan penuh kesabaran dan dedikasi yang tinggi dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat membuka cakrawala yang lebih luas bagi pembaca serta menambah pengetahuan dan semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin… Jakarta. semoga Allah swt. membalas kebaikan dan bantuan yang telah mereka berikan selama penulisan. Kepada segenap teman-teman seperjuangan PAI kelas B-04 dan temanteman kosan di Bait An-Najwa. yang telah meluangkan waktu. Kepada semuanya yang telah membantu penulisan skripsi ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Seluruh keluarga di rumah khususnya orang tua tercinta “My Endless Love” Apak (Muris) dan Amak (Nurisna) yang telah mencurahkan segala kasih sayang dan tenaganya. Elman Sadri.. 6. mencurahkan tenaga. sebagai dosen pembimbing materi dan teknik penulisan skripsi ini. memberikan pengalaman dan motivasi serta doa kepada penulis. perhatian. MA.

............................. C.................... A.................... Metode Pembahasan ........................... E...................................... i ii iv BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................. 73 73 74 DAFTAR PUSTAKA .. C................................................................. Kata Pengantar .................................................................................................... Memberikan Teladan ........................... B............................................. D.........................................DAFTAR ISI Abstrak .................. Kesimpulan .............. B.............. A..................................................... Tujuan dan Manfaat Penulisan ............................................................................................. Menciptakan Rumah Tangga Sakinah ...................... .................................. Pembatasan dan Perumusan Masalah .... 15 15 23 29 BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH ......... A............................... 1 1 11 12 12 13 BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA ........................................................... A............................ C...................... Daftar Isi ............ Saran-saran ......................................................................................................................... Identifikasi............................................................................................... Bertanggung Jawab .............. Tinjauan Pustaka ..... 75 LAMPIRAN .. Latar Belakang Masalah........ B........................ 45 45 58 67 BAB IV PENUTUP ..................... Kedudukan Suami .............................................. Kewajiban Suami ..... B...................................................................................................................................... Fungsi Suami ..................

(Jakarta: Gema Insani Press. Melalui perkawinan manusia dapat saling mengasihi. dengan izin Allah. Salim Basyarahil. dan sebagainya. Terj. dengan perantaraan hubungan material dan individual.2 Nasy’at Al-Masri. menjalin hubungan kekeluargaan dan meneruskan keturunan. h. Nabi Suami Teladan. maka lahirlah putera-puteri yang mungil. 1 2 Nasy’at. 1993). dengan perantaraan seorang suami dan istri. Kehidupan perkawinan merupakan industri pertama bagi umat sesudahnya untuk meningkatkan industri selanjutnya. Dan Islam pulalah yang telah membawa dunia menuju revolusi besar dalam berbagai aspek kehidupan. Cet. Bayangkan. Nabi Suami Teladan…. h. Ke-8. Islam tidak hanya mengatur hubungan antara manusia dengan penciptanya tetapi juga mengatur hubungan antara manusia dengan manusia.1 Aturan itu diramu dengan sangat sempurna. 11 1 . sehingga umat yang patuh pada aturan yang dibuat akan menemukan suatu kebahagiaan dan kedamaian. Islam menata hidup perkawinan dengan sempurna. 11. karena masalah ini adalah masalah pokok yang sangat vital. Latar Belakang Masalah Islam merupakan risalah terakhir dari langit ke bumi yang universal.BAB I PENDAHULUAN A.

5 Perjanjian yang dibuat oleh seorang muslim untuk menjadikan seorang muslimah sebagai istri. merupakan perjanjian yang dibuat atas nama Allah. sehingga dapat hidup berkembang selanjutnya.2 Hikmah diciptakan oleh Allah manusia berpasang-pasangan yang berlainan bentuk dan sifat. saling memerlukan.3 Mendambakan pasangan merupakan fitrah sebelum dewasa. menjelaskan bahwa “perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang lakilaki dengan perempuan sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”. akan tetapi yang lebih penting lagi adalah membuat perjanjian dengan Allah. agama mensyariatkan dijalinnya pertemuan antara laki-laki dan perempuan. Karena itu hidup sebagai suami istri bukanlah semata-mata sebuah ikatan yang dibuat berdasarkan perjanjian dengan manusia. yaitu dengan wali dari pihak perempuan dan dengan keluarga perempuan itu secara keseluruhan. pernikahan adalah salah satu di antara tandatanda kekuasaan Allah.4 Menurut pasal 1 undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 1974.6 ˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ ˻˺ϡϭήϟ΍. serta dengan perempuan itu sendiri. Karena itu. Oleh karena itu. dan dorongan yang sulit dibendung. adalah agar masing-masing saling membutuhkan. mengarahkan pertemuan itu sehingga terlaksananya “perkawinan” dan beralihlah kerisauan laki-laki dan perempuan menjadi ketentraman dan sakinah.

6 . Cet. berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 21: Amir Taat Nasution. h.˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ · Allah Swt. Ke-1. 192. Alisuf Sabri. Cet. 14. Ilmu Pendidikan. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. h. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Cet. 4 3 M. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. 1999). Cet. 1. (Bandung: Mizan. 5 Rusli Amin. h. Ke-3. 2000). 1994). Quraish Shihab. Ke-11. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. Wawasan Al-Qur’an. Ke-11. h. 24. 2003).

h.. supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. hanya dengan pasangannyalah ia dapat menikmati manisnya cinta dan indahnya kasih sayang dan kerinduan. S. sehingga keluarga harus dijadikan tempat tinggal yang penuh dengan kebahagiaan agar seluruh anggota keluarga betah di rumah dan selalu merindui. dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Rumah tangga yang menjadi surga dunia! tidaklah identik dengan limpahan materi. ketentraman. rasa kasih dan rasa sayang sebagai suatu ketenangan yang dibutuhkan oleh masing-masing individu – lakilaki dan perempuan . 1990). Ayat tersebut menggambarkan jalinan ketentraman. yaitu menciptakan ketentraman dan keselamatan dari segala bentuk kejahatan yang ditimbulkan oleh orang lain. An-Nahl: 80). Maka dari itu. haruslah bersama-sama antara suami dan istri untuk mengekalkan cinta yang merupakan anugerah dari Allah. Untuk mewujudkan keluarga seperti yang di atas. Terj. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. tentu sangat menginginkan kebahagiaan hadir dalam kehidupan rumah tangga mereka. ada ketenangan.7 Islam menjadikan keluarga sebagai tempat untuk menjaga diri. Sesuai dengan firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 80: “Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal . Chumaidi Umar. A. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Q.. sebab kebahagiaan merupakan pilihan dan buah dari cara berfikir dan bersikap.“ (Q. S.ketika jauh dari pasangannya.3 “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri. Ke-1. 8 7 ́˹ϞΤϨϟ΍. kenyamanan dan kasih sayang. Cet. karena tidak dapat dipungkiri bahwa kualitas hubungan suami dan istri dalam rumah tangga sangat mempengaruhi keluarga menjadi sakinah mawaddah wa rahmah. 82. Ar-Rum: 21).8 Lembaga Darut-Tauhid. Setiap suami istri yang menikah. kebahagiaan bukanlah sebuah kemustahilan untuk dicapai. (Bandung: Mizan.

Kado Cinta untuk Istri. Ke-1. Cet.˱ ΎϨ˴ Ϝ˴ γ˸Ϣ˵ Ϝ˶ ΗϮ˵ ϴ˵ ΑϦ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ Sholeh Gisymar. 2005). (Yogyakarta: Arina. h. 91. .

Rahmah menghasilkan kesabaran. (Yogyakarta: Wihdah Press. Wawasan Al-Qur’an…. M. badan berdekatan namun ruh berjauhan”. diperlukan pengikat yang kuat pula. suami istri harus sama-sama menjaga dan menghormati ikatan perkawinan yang telah dibuat sebagai sebuah ikatan yang suci.10 2. seperti apa yang terjadi pada orang bercinta. Yusuf Al-Qardlawy mengatakan “bahwa tidak ada artinya hubungan suami istri yang tidak didasarkan pada cinta dan kasih sayang. Ke-3. Quraish Shihab mengatakan: “Rahmah” kondisi psikologis yang muncul di dalam hati akibat menyaksikan ketidakberdayaan.11 Kualitas mawaddah wa rahmah di dalam rumah tangga. tidak menjadi pemarah apalagi pendendam. Prof. murah hati. Rahmah Prof. Adapun pengikat perkawinan yaitu: 1. Karakteristik Lelaki Shalih. Mawaddah Mawaddah adalah kelapangan dada dan kekosongan jiwa dari kehendak buruk. DR. yang dipupuk oleh suami dan istri sangat menentukan bagaimana kondisi rumah tangga tersebut. apakah bahagia atau tidak. Quraish Shihab mengatakan: “Mawaddah” adalah “cinta plus”. Maka ciptakanlah keluarga yang bahagia agar hidup di dunia juga bahagia. Lebih tegas Dr. 11 . Quraish Shihab. Agar perkawinan itu menjadi kuat. Cet. tidak cemburu buta.9 Oleh sebab itu. sehingga pintu-pintunya pun tertutup untuk dimasuki keburukan. h. DR. h. 10 9 M. Orang yang di dalam hatinya ada mawaddah tidak akan memutuskan hubungan. 21. 196. Ini disebabkan hatinya begitu lapang dan kosong dari keburukan.4 “Kehidupan suami istri itu adalah rumus dari kebahagiaan dunia”. Jadi. h. 195. tidak bisa kita Abu Mohammad Jibril Abdurrahman. tidak mencari keuntungan sendiri. Quraish Shihab. Wawasan Al-Qur’an…. 2000).

Dan yang terbaik itu adalah yang bagus agamanya. Pernikahan dalam Islam menawarkan ketenangan jiwa dan kedamaian pikiran. tidak hanya perempuan yang harus dipilih oleh lakilaki. Karena jika tidak. senyum yang ceria. senda gurau yang menyenangkan. ciuman yang mesra serta berbagai perilaku mulia yang menyejukkan hati dan mendinginkan gundahnya. sentuhan yang lembut. tempat tinggal dan segala kebutuhan material belaka.14 Selama ini. pakaian. kerjasama. wajah yang cerah. saling menasehati dan toleran meletakkan pondasi mengangkat keluarga Islam dalam suatu lingkungan yang lestari dan sehat. Ibnu Hibban). orang yang selalu di sorot dalam kehidupan rumah tangga adalah seorang istri. kepahitan dalam hidup. sehingga laki-laki dan perempuan bisa hidup bersama dalam cinta. karena dia memang dianggap sebagai yang paling bertanggung ϥΎΒΣϦΑ΍ϩ΍ϭέ. saw.13 Untuk mewujudkan itu.5 sangkal bahwa istri tidak hanya membutuhkan makanan. R. namun istri juga sangat mengharapkan dari suami perhatian yang tulus. perkataan yang halus. maka kawinkanlah dia. tetapi perempuan pun diberi hak untuk memilih laki-laki yang akan dijadikannya suami. bahkan itu semua melebihi daripada kebutuhan material12. minuman. bersabda: “Jika datang seorang pelamar yang bagus agamanya kepadamu. akan terjadi fitnah di atas bumi dan banyak kerusakan” (H. ϭνέϷ΍ϲϓΔϨΘϓϦϜΗ΍ϮϠόϔΗϻϥ΍ϩϮΟϭΰϓ ϪϨϳΩϭ ϪϘϠΧϥϮοήΗϦϣϢϛΎΗ΃΍Ϋ΍ Sebagaimana Rasulullah. harmonis. kasih sayang.

. 1999). Ke-1. merawat ‘Adil Fathi Abdulloh. Cet. (Pasuruan: Hilal Pustaka. mulai dari melayani suami. 2007). 1. Bukhori Abu Syauqi. 93.ξϳήϋΩΎδϓ jawab tentang kehidupan di dalam rumah. 14 13 Jalaluddin Abdurahman Suyuti. Terj. h. Ahmad Baidowi. Juz. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. Cet. (Beirut: Daar Al-Fikr). Menjadi Suami Tercinta. 12 Muhammad Ali Al-Hasyimi. Ke-1. Menjadi Muslim Ideal. xiii. h. 144. h. Jami’ Al-Hadis. Terj.

h. juga menggambarkan bahwa suami tidak bisa menjadi pemimpin dalam rumah tangga tersebut. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. 751. Dalam kehidupan rumah tangga adakalanya laki-laki menjadi pemimpin bagi keluarganya. h. Ke-3. . hingga menimbulkan rasa cinta. 769. Ida Nursida. Terj. istri lah yang sering disalahkan. yang dimaksud suami yaitu “Laki-laki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan Abu Mohammad. 1. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. 860. Dengan demikian. peran memiliki di masyarakat. 21. h. menjadi bapak bagi anak-anaknya. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. tidak berhasil dalam mendidik anak dan lain sebagainya. Edisi ke-2. Ke-1. Tidak becusnya seorang istri dalam melayani suami. kasih sayang. istri bukanlah menjadi saingan bagi suami. (Jakarta: Balai Pustaka. karena suami pun ikut bertanggung jawab. 1988). Suami istri adalah pondasi dasar bagi sebuah bangunan rumah tangga. ini berakibat ketika ada sesuatu kesalahan di rumah tangga itu. 1996). saling melengkapi untuk tercapainya cita-cita menjadi keluarga yang sakinah15. (Jakarta: Balai Pustaka. Karakteristik Lelaki Shalih…. Kamus Besar Bahasa Indonesia. ketentraman dan kebahagiaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia.6 dan mendidik anak. h. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Sedangkan Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”.19 Jadi.18 Dan sakinah disini adalah kedamaian. (Bandung: Al-Bayan. Sejujurnya tidaklah pantas untuk selalu menyalahkan istri.16 yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan”17. nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran serta saling keterikatan. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan. Tetapi suami dan istri itu akan jalan bersama. Cet. Abdul Hamid. peranan suami dalam membina keluarga sakinah adalah 15 Dalam kamus besar bahasa Indonesia. Cet. menjadi teman hidup serta sebagai saudara bagi istrinya. 19 18 17 16 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. apalagi sebagai musuh. karena itulah Islam menetapkan kriteria khusus baginya. h. sehingga ia tidak bisa membimbing istrinya. 1996).

dalam surat An-Nisa ayat 19: ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϫ˶ ή˴ ϛ ϥ˶ Έ˴ ϓ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ ˳ Δ˴ Ϩ͋ ϴ˴ Β͊ ϣ ˳ Δ˴ θ˶ ΣΎ˴ ϔ˶ Α ˴ Ϧϴ˶ Η˸΄˴ ϳ ϥ˴ ΃ ͉ ϻ˶ · ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϴ˴ Η΁ Ύ˴ ϣ “Hai orang-orang yang beriman. Dan kekurangan itu membuktikan bahwa manusia tidak ada yang sempurna dan sifat yang sempurna itu hanyalah ada pada Allah swt.7 bagian dari tugas utama yang harus dilakukan oleh suami (laki-laki yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan) untuk mewujudkan keluarga yang penuh dengan kedamaian. jenis kelamin dan seterusnya”. terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. untuk itulah manusia hidup di dunia ini harus saling tolong menolong dan lengkap melengkapi. Kemudian bila kamu tidak 20 ˺̂˯ΎδϨϟ΍. sayang menyayangi dan selanjutnya mereka juga dapat saling kuasa menguasai. tulang dan darahnya. suami yang bertanggung jawab adalah suami yang bergaul dengan istrinya secara baik dan sabar atas apa yang tidak disukai darinya.20 Perbedaan-perbedaan itu tentu mempunyai hikmah yang banyak dan laki-laki maupun perempuan tidak akan dapat membantah dan menyangkalnya. sehingga dengan perbedaan itu. kepala dan rambutnya. “dalam susunan badannya. mereka dapat saling mengerti. ketentraman. Maka dari itu pendamping istri yang baik adalah suami yang bertanggung jawab. Dan bergaullah dengan mereka secara patut.22 Sesuai ˶ ξ˸ό˴ Β˶ Α˸΍Ϯ˵ Β˴ ϫ˸ά˴ Θ˶ ϟ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϡ˵ π˸ό˴ Η˴ ϻ˴ ϭ˱ Ύϫ˸ή˴ ϛ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍˸΍Ϯ˵ Λ˶ ή˴ Ηϥ˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˴ ϟ͊ Ϟ˶ Τ˴ ϳ˴ ϻ˸΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ dengan firman Allah swt. kelebihan. kekuatan tubuh dan anggotanya. kulit dan dagingnya. akal dan pikirannya. cinta mencintai. Allah swt. juga telah menciptakan perbedaan antara laki-laki dan perempuan. tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya. ketenangan dan kebahagiaan. Pada diri manusia mempunyai kelebihan dan juga kekurangan.21 Menurut Al-Quran. bentuk dan sifatnya.

h. Karakteristik Lelaki Shalih…. h. 22 . Cet. h. 21 Majdi Fathi Al-Sayyid. Abu Mohammad. (Jakarta: Aillah. Ibnu Ali. 185. Ke-1. 2005). Terj. 12.˱ ΍ήϴ˶ Μ˴ ϛ˱ ΍ή˸ϴ˴ Χ˶ Ϫϴ˶ ϓ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϳ˴ ϭ˱ ΎΌ˸ϴ˴ η˸΍Ϯ˵ ϫ˴ ή˸Ϝ˴ Ηϥ˴ ΃ϰ˴ δ˴ ό˴ ϓ Abu Mohammad. Karakteristik Lelaki Shalih…. 12. Bingkai Cinta Sepasang Merpati: Bahagia Menjadi Suami Ideal dan Istri Ideal”.

Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’ ϯάϣήΘϟ΍ϩ΍ϭέ.8 menyukai mereka. sama dengan pandangan hadis dari Rasulullah saw. R. dan memperlakukannya dengan patut seperti yang diperintahkan oleh Allah”. Timidzi).24 Ahmad Kusyairi.: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. S. An-Nisa: 19). (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. yang menyebut suami dengan istilah “Suami yang Shalih” Sejalan dengan Al-Qur’an dan hadis di atas.23 mengatakan bahwa suami “akan menjaga istrinya. Pandangan Al-Quran di atas tentang suami yang bertanggung jawab. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q.

9. 1. 2007). Cet. h. Terj.. 27 26 25 Sholeh Gisymar.27 23 Abdurahman Suyuti. 2007). hampir sama dengan pendapat Kasmuri Selamat: “yang melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. Cet. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Kado Pernikahan. 63. Ke-8.25 Penuturan Ahmad Kusyairi tersebut. 24 Ahmad Kusyairi Suhail. Abdul Roysad Shiddiq. (Jakarta: Kalam Mulia. Ke-6.. bersemangat. h.ϢϬ΋ΎδϨϟϢϛέΎϴΧϢϛέΎϴΧϭΎϘϠΧϢϬϨδΣ΃ΎϧΎϤϳ·ϦϴϨϣΆϤϟ΍ϞϤϛ΃ mengatakan: “Yang selalu menunaikan kewajiban-kewajiban Allah. penuh perhatian serta berlapang dada”. h. 2007). h. 83.26 Di lain pihak Sholeh Gisymar menyebut suami sebagai “suami yang dapat mendidik dan mengarahkan istri pada kebaikan yang dapat menuntunnya menggapai ridha Ilahi”. . keluarga dan semua orang yang ada dalam tanggungannya. Suami Idaman Istri Impian: Membina Keluarga Sakinah. Jami’ Al-Hadis …. 2. h. Cet. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. Ke-1. dengan ikhlas penuh semangat dan lapang dada. Kasmuri Selamat. Menghadirkan Surga di Rumah. Juz. 109. yang selalu berusaha membahagiakan istrinya”. Kado Cinta untuk Istri.. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’.

Itulah sebabnya pendidikan keluarga disebut sebagai pendidikan pertama dan yang utama serta merupakan Ahmad Tafsir. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. sekolah dan masyarakat. 28 . Sebagaimana dinyatakan oleh Ki Hajar Dewantara. Walaupun demikian peran dari seorang ayah tidak bisa dilupakan. yaitu 3 (tiga) lingkungan (lembaga) pendidikan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian anak didik. (Bandung: Remaja Rosda Karya. 160. sebelum mengenal masyarakat yang lebih luas dan sebelum mendapat bimbingan dari sekolah. Ke-2. secara umum inti tanggung jawab itu ialah penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak dalam rumah tangga”. dimana segala tingkah lakunya akan ditiru. lingkungan keluarga yang paling penting pengaruhnya dalam pendidikan agama. kehidupan anak juga lebih banyak dihabiskan dalam pergaulan keluarga. h.9 Berdasarkan dari penjelasan-penjelasan tersebut di atas dapat penulis simpulkan bahwa ada peranan yang harus dilakukan oleh suami. Dalam dunia pendidikan. Jelas sekali tanggung jawab orang tua terhadap anak tidaklah kecil. Di antara 3 (tiga) lingkungan tersebut. Cet. “Amanat yang wajib dipertanggung jawabkan. untuk pertama kali seorang anak mengalami pembentukan watak (kepribadian) dan mendapatkan pengarahan moral. pertanggung jawaban amanat tersebut. tentu kita tidak bisa melupakan sosok anak. Karena dalam proses pendidikan. keluarga merupakan salah satu lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan anak selain sekolah dan masyarakat. maka hadirlah di tengah-tengah keluarga kebaikan dan keberkahan.28 Dengan demikian. Dari kedua orang tua. terutama dari ibunya. seorang anak lebih dulu memperoleh bimbingan dari keluarganya. Dalam Islam. Ketika peranan itu dilakukan. langsung berhubungan dengan Allah swt. Apalagi dalam keseluruhannya. Tiga lembaga pendidikan tersebut adalah: pendidikan keluarga. karena ayah lah yang membimbing Istri tersebut dan dia menjadi figur sebagai seorang pemimpin sekaligus pembimbing bagi anak-anak. sebagai pemberi amanat. dikenal adanya Tri Logy Pendidikan atau Tri Pusat Pendidikan. 1994). anak dipandang sebagai amanat dari Allah swt. Berbicara tentang keluarga.

: ϩ΍ϭέ.10 peletak pondasi dari watak dan pendidikan setelahnya. Karena itu. yakni dengan menanamkan ajaran agama dan akhlak karimah”. orang tua yang berperan dan bertanggung jawab atas kehidupan keluarga harus memberikan dasar dan pengarahan yang benar terhadap anak. “Demikianlah keluarga mempunyai peranan penting dalam proses pendidikan anak.29 Ketika kita membicarakan pendidikan keluarga merupakan pendidikan awal yang sangat penting. ini sangat sesuai dengan hadis Rasulullah saw.

penuh dengan mawaddah wa rahmah. lalu kedua orang tuanya yang menjadikannya beragama Yahudi. atau Majusi” (H. Ke-1. maka suami yang bertanggung jawab sangat mutlak diperlukan untuk mencapai citacita dari perkawinan. banyaknya suami yang melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Khusus. Suami merupakan pemimpin dalam kehidupan rumah tangga yang memiliki peranan yang sangat besar dalam membimbing istri dan mempersiapkan pendidikan untuk anak-anaknya.30 pada skripsi ini dengan judul “PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH”. 30 . 2. Inti dari sebuah keluarga itu adanya suami. 21. (Jakarta: Gema Insani Press. dkk. yaitu membentuk keluarga yang sakinah. Terj. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. Melihat realita yang ada. 2003). Rais Lathief. 1997). 869. Cet. R. (Jakarta: Keluarga Lathief. atau Nasrani. Al-Bukhari dan Muslim). istri dan anak. Shahih Imam Muslim. h. Muslim. Cet. ϪϧΎδΠϤϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ήμϨϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ΩϮϬϳ ϩ΍ϮΑ΄ϓ Γήτϔϟ΍ ϰϠϋ ΪϟϮϳ ΩϮϟϮϣ Ϧϣ Ύϣ “Tidak ada seorang anak pun kecuali dilahirkan sesuai dengan fitrah. 29 Wahjoetomo. 3. Adapun alasan penulis memilih judul skripsi ini sebagai berikut: ϢϠδϣϭϱέΎΨΒϟ΍ Atas pemikiran di atas. h. penulis mencoba menuangkan permasalahan tersebut 1.

Peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. B. Perumusan Masalah Dari pembatasan masalah di atas. Pembatasan Masalah Kemudian dalam penulisan skripsi ini penulis merasa perlu untuk memberikan suatu pembatasan masalah agar tidak melebar. kiranya harus dicarikan jawaban dari masalah-masalah tersebut dan menyelesaikannya. Peranan yang dimaksud adalah bagian dari tugas utama (kepala keluarga) yang harus dilakukan oleh suami. untuk itu objek kajian yang akan dituangkan ke dalam skripsi ini diidentifikasikan pada hal-hal berikut: 1. yaitu: 1. Pembatasan dan Perumusan Masalah 1. Untuk dapat menjadikan sebuah karya tulis yang baik pembatasan terhadap masalah yang akan dikaji merupakan salah satu bagian penting demi terciptanya fokus pembahasan. Suami sebagai kepala rumah tangga. Untuk memperkaya khazanah keilmuan tentang konsep-konsep Islam. 2. penulis merumuskan masalah menjadi: 1. 2. Bagaimana karakteristik suami yang bertanggung jawab? . 3. 2. Suami yang dimaksud adalah yang berstatus sebagai individu dan anggota masyarakat yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan yang diikat dengan tali pernikahan. Identifikasi. Bagaimana peranan suami sebagai kepala rumah tangga dalam membina keluarga sakinah? 2.11 4. diharapkan menjadi sumbangan pemikiran yang dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang membutuhkan. Bagaimana peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah? 3. Identifikasi Masalah Dari permasalahan-permasalahan yang dapat diidentifikasi di atas. Karakteristik Suami yang bertanggung jawab 3.

2. Yaitu cara-cara menafsirkan ayat-ayat Al-Quran yang dilakukan dengan cara tertentu31. maka secara spesifik tujuan yang akan dicapai dari penulisan ini adalah sebagai berikut: a.12 C. Sedangkan tujuan akademis dari penulisan skripsi ini adalah untuk memperluas paradigma berpikir dan wacana keilmuan dalam bidang pendidikan. Untuk mengetahui kedudukan dan fungsi suami sebagai kepala rumah tangga. b. c. begitu juga dengan penulisan skripsi ini. 115. Dari tulisan ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan para orang tua dalam upaya membentuk keluarga yang sakinah. Ulumul Quran II. 31 . Untuk mengetahui kriteria suami yang bertanggung jawab. Untuk mengetahui peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Memberi acuan bagi para pelajar laki-laki untuk menjadi laki-laki yang shaleh/bertanggung jawab dan mampu mengatasi berbagai masalah dalam rumah tangga. Metode Pembahasan Metode pembahasan yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode maudhu’i (tematik). D. 1997). Manfaat penulisan Adapun hasil penulisan skripsi ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: a. Ke1. (Bandung: Pustaka Setia. Untuk itu harus dilakukan komparasi dan Ahmad Syadali.. Cet. Berdasarkan seluruh permasalahan yang dirumuskan dalam perumusan masalah. h. b. Tujuan penulisan Setiap karya tulis yang bernilai ilmiah tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai. terutama pendidikan keluarga. Ahmad Rofi’i. Tujuan dan Manfaat Penulisan 1.

kemudian dibahas atau ditafsirkan sesuai dengan kaedah yang berlaku. 2000). memberikan defenisi tafsir maudhu’i secara lebih rinci: “…menghimpun ayat-ayat Al-Quran dari berbagai surah dan yang berkaitan dengan persoalan atau topik yang ditetapkan sebelumnya. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. ketua jurusan tafsir di Universitas al-Azhar33. Dalam beberapa buku dan skripsi yang saya baca. Cet. h. E. . 20 Nopember 2007. penafsir membahas dan menganalisis kandungan ayat-ayat tersebut sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh32.” Orang yang pertama kali memperkenalkan metode ini adalah al-Jalil Ahmad As-Sa’id al-Kumi. M. di dalam karyanya Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Mizan). Antara Kewajiban dan Realitas yang menjadi referensi penulis dalam rangka mengetahui berbagai teori tentang peranan http://www. 33 32 Rosihon Anwar. banyak hal khususnya teori dan pendapat yang menjadi perhatian penulis untuk dijadikan penunjang penulisan dan menjadi perbandingan bagi penulis selanjutnya. Quraish Shihab.qalam. 161. Ke-1. Ilmu Tafsir. Dan sebagai tinjauan pustaka penulis dalam menyusun teori-teorinya mengambil dari buku-buku dan skripsi yang bersangkutan dengan kewajiban suami dalam pandangan Islam. Maka tidak menutup kemungkinan ketika skripsi yang disusun oleh penulis ini memiliki kemiripan dengan skripsi penulis lainnya. Adapun pedoman yang di jadikan sandaran penulis dalam penulisan skripsi ini adalah pedoman penulisan skripsi yang diterbitkan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Dr. Kemudian. Husain Syahatah merupakan penulis sebuah buku dengan judul Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. Selasa. oleh Hamid. (Bandung: Pustaka Setia.or.id/?pilih=news&aksi=lihat&id=341. Tinjauan Pustaka Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang disusun dalam rangka menyelesaikan studi tingkat sarjana program strata 1 (S1).13 penghimpunan ayat yang saling berkaitan.

. Dari skripsi yang penulis susun ini terdapat perbedaan dengan tinjauan pustaka yang penulis tunjukan yaitu karya Husain Syahatah Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. perbedaannya adalah suami merupakan pemimpin di dalam keluarga dan besar larangannya jika suami tidak memperhatikan urusan keluarga (istri dan anak). apalagi tidak memberi nafkah kepada mereka.14 suami dalam membina keluarga yang sakinah. pendidik dan pendamping istri dalam rumah tangga. Dalam buku ini dijelaskan bahwa peranan suami itu tidak jauh berbeda dengan peranan istri dalam Islam. Antara Kewajiban dan Realitas perbedaan tersebut terletak pada penjabaran teori yang lebih melihat dengan jelas kepada kewajiban suami sebagai kepala.

defenisi ibu rumah tangga adalah bahwa seorang ibu mempunyai tugas-tugas pengaturan rumah tangga berskala “kecil. Hanya untuk Suami. pengaturan kesejahteraan anggota-anggota rumah tangga dan pengaturan anak. Disini. 276. pengaturan urusan dapur. dan urusan-urusan lain yang melibatkan rumah tangga dengan kehidupan sosial. penjagaan hubungan rumah tangga dengan masyarakat. Fungsi Suami Sudah jamak dipahami bahwa suami adalah kepala rumah tangga. h. Problemya adalah apa yang dimaksud dengan kepala rumah tangga dan apa yang dimaksud dengan ibu rumah tangga.” tetapi pada kenyataannya. Sementara. tugas ibu rumah tangga tersebut ringan dan “kecil. Cet. pengaturan urusan keuangan rumah tangga.BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA A. seorang ibu rumah tangga dihabiskan waktunya untuk disibukkan dalam rumah tangga tersebut. yakni yang menyangkut pencarian nafkah. 1996).” seperti pengaturan rumah dan perabotan.1 Tampaknya. Logika ini tidak bisa diganti dengan sebaliknya. (Jakarta: Gema Insani. 1 Majid Sulaiman Daudin. dan istri adalah ibu rumah tangga. 15 . yang berlaku umum dalam masyarakat kita adalah bahwa kepala rumah tangga mengurusi urusan-urusan “besar” dalam rumah tangga. Ke-1. Di sinilah kadang seorang kepala rumah tangga kurang menyadari tugas-tugas ibu rumah tangga.

bertujuan untuk menciptakan negara yang maju. Maka. ini tergambar jelas dalam firman Allah: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. yang memerlukan seorang pemimpin yang biasa disebut dengan kepala rumah tangga untuk menciptakan keluarga yang diimpikan yaitu keluarga yang sakinah. S. An-Nisa: 34). bahwa pembagian yang seperti itu adalah pembagian yang alamiah2. aman dan sejahtera. kerelaan seorang istri untuk menjadi ibu rumah tangga dan keikhlasannya menganggap suami menjadi kepala rumah tangga. oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). (˼˽˯ΎδϨϟ΍. Keluarga bisa dianggap sebagai miniatur dari sebuah sistem pemerintahan. kalau para suami mau jujur terhadap dirinya sendiri. maka suami akan menyadari bahwa tugas-tugas konkrit seorang istri lebih berat daripada tugastugas seorang suami. Dan hal ini memang telah dimekanismekan oleh alam. dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (Q. mawaddah wa rahmah.16 Jadi. adalah penghormatan yang setinggi-tingginya yang dapat diberikan oleh seorang istri kepada suaminya. Agama Islam menganggap bahwa pemimpin atau kepala dalam rumah tangga ˸Ϧ˶ ϣ ˸΍Ϯ˵ Ϙ˴ ϔϧ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˶ Α˴ ϭ ˳ ξ˸ό˴ Α ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˸Ϣ˵ Ϭ˴ π˸ό˴ Α ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˴ Ϟ͉ π˴ ϓ Ύ˴ Ϥ˶ Α ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ ϥϮ˵ ϣ΍͉ Ϯ˴ ϗ ˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍ itu adalah seorang suami. yang memerlukan seseorang pemimpin. Begitu juga dengan keluarga.

Ibnu Abbas – pakar tafsir yang terkenal di kalangan sahabat – menafsirkan bahwa laki-laki (suami) adalah pihak yang mempunyai kekuasaan dan wewenang untuk mendidik perempuan (istri). .. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. 277. h. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. sebagaimana 2 Majid Sulaiman. Para lelaki. Hanya untuk Suami. Kemudian Az-Zamaksyari menjelaskan bahwa laki-laki berkewajiban melaksanakan amar makruf nahi mungkar kepada perempuan.˸Ϣ˶ Ϭ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϣ˴ ΃ ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ ϥϮ˵ ϣ΍͉ Ϯ˴ ϗ ˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍. sebagaimana penguasa terhadap raknyatnya.. Al-Alusi menyatakan hal yang senada bahwa tugas laki-laki adalah memimpin perempuan.

3 dengan “laki-laki adalah pemimpin yang dituakan dan pengambil kebijakan bagi Kata (˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍) ar-rijal adalah bentuk jamak dari kata (ϞΟέ. Jalaluddin as-Suyuthi memaknainya dengan “laki-laki sebagai penguasa (musallithun) atas perempuan.” sedangkan Ibnu Katsir memaknainya perempuan.17 pemimpin memimpin raknyatnya dalam bentuk perintah. larangan dan semacamnya.

Seandainya yang dimaksud dengan kata “lelaki” adalah kaum pria secara umum. Quraish Shihab menemukan bahwa Muhammad Thahir Ibn Asyur dalam tafsirnya mengemukakan satu pendapat yang amat perlu dipertimbangkan yaitu bahwa kata ar-rijal tidak digunakan oleh bahasa Arab. maka tentu konsiderannya tidak demikian4. yang diterjemahkan lelaki. dikemukakan bahwa ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa’. Dalam buku wawasan Al-Quran. Berbeda dengan kata (˯ΎδϨϟ΍. walaupun Al-Quran tidak selalu menggunakannya dalam arti tersebut. seperti ditegaskan pada lanjutan ayat. Tetapi kemudian M. bahkan bahasa Al-Quran dalam arti suami. adalah “karena mereka mereka. bukan berarti lelaki secara umum karena konsideran pernyataan di atas.

an-nisa’ atau (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni untuk istri-istri Γ΃ήϣ΍.

karena konsideran dengan lanjutan ayat yaitu “karena mereka (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni istri-istri mereka. Namun. yaitu suami. kata ar-rijal yang dimaksud oleh Quraish Shihab dalam bukunya wawasan al-Quran adalah lelaki secara khusus. imra’ah yang digunakan untuk makna istri5. Kata yang terambil dari kata (ϡΎϗ.

Relasi Suami dalam Islam. 2007). Kesan. Tafsir Al-Misbah: Pesan. 42. 5 3 (ϥϮϣ΍Ϯϗ. 4 M. Jil. dan Keserasian Al-Quran. (Jakarta: Lentera Hati. h. h. 424. Perintah tersebut bukan berarti Sri Mulyati. qama. Perintah shalat –misalnya – juga menggunakan akar kata itu. Quraish Shihab. 2. Cet. Ke-X. 2004). Kata ini berkaitan dengannya. UIN Syarif Hidayatullah. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW).

qawwamun adalah bentuk jamak dari kata

(ϡ΍Ϯϗ

qawwam,

Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah…, h. 424

18

perintah mendirikan shalat, tetapi melaksanakannya dengan sempurna, memenuhi segala syarat, rukun dan sunah-sunahnya. Seorang yang melaksanakan tugas dan atau apa yang diharapkan darinya dinamai

(Ϣ΋Ύϗ

qa’im. Kalau dia melaksanakan

tugas itu sesempurna mungkin, berkesinambungan dan berulang-ulang, maka dia dinamai qawwam. Ayat di atas menggunakan bentuk jamak, yakni qawwamun sejalan dengan makna kata ini diterjemahkan dengan pemimpin. Tetapi – seperti terbaca dari maknanya

(ϝΎΟήϟ΍

1993). kemudian menjelaskan keistimewaan-keistimewaan peraturannya agar tidak terjadi keberantakan antar anggotanya. dan pembinaan6. Terj. h. 2. maka suami harus mampu membimbing keluarga tersebut dan menjaganya dari keberantakan yang akan menyebabkan kehancuran rumah tangga. perhatian. ar-rijal yang berarti banyak lelaki. yakni orang yang dipimpin bertindak sesuai dengan kehendak dan pilihan pemimpin. Ke-2. Sayyid Quthb. Tafsir Al-Maragi. dkk. Sayyid Quthub menjelaskan bahwa ayat di atas merupakan ayat yang mengatur organisasi dalam keluarga. Terj: As’ad Yasin. memberikan batasan bahwa kepemimpinan dalam organisasi rumah tangga ini berada di tangan lakilaki8. Lebih tegas lagi. Hery Noer Aly. 424 Ahmad Mustafa Al-Maragi. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. Seiring dengan pendapat di atas. bukan hukum hawa nafsu. yaitu dengan mengembalikan mereka semua kepada hukum Allah. 2000) Jil. 8 7 . pemeliharaan. 6 Quraish Shihab. (Jakarta: Gema Insani Pres. 42. Ahmad Mustafa Al-Maragi juga mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Al-Qiyam ialah kepemimpinan. perasaan dan keinginan pribadi. dkk. h. Sebab makna Al-Qiyam tidak lain adalah bimbingan dan pengawasan di dalam melaksanakan apa-apa yang ditunjukkan oleh suami dan memperhatikan segala perbuatannya7. Tafsir Al-Misbah…. Ke-2. walau harus diakui bahwa kepemimpinan marupakan satu aspek yang dikandungnya. (Semarang: CV. Cet.h. Atau dengan kata lain dalam pengertian “kepemimpinan” tercakup pemenuhan kebutuhan. Dengan ditunjuknya suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga. 353 – 354. Jil. 5. Seringkali di atas – agaknya terjemahan itu belum menggambarkan seluruh makna yang dikehendaki. Cet. Toha Putra. pembelaan.

menetapkan laki-laki sebagai pemimpin dengan dua pertimbangan pokok. Tafsir Al-Misbah…. sehingga persesuaian dan perselisihan dapat muncul seketika.” Yakni masing-masing memiliki keistimewaan-keistimewaan.h. lebih menunjang tugas kepemimpinan daripada keistimewaan yang dimiliki perempuan. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. melebihi kebutuhan satu perusahaan yang bergelut dengan angka-angka. h. disinggung oleh ayat ini dengan menyatakan bahwa: para lelaki. fungsi dan kewajiban masing-masing jenis kelamin. yakni laki-laki secara umum atau suami telah menafkahkan sebagian dari harta mereka untuk membayar mahar dan biaya hidup untuk istri dan anak-anaknya. serta diikat oleh perjanjian rinci yang dapat diselesaikan melalui pengadilan. seringkali muncul dari sikap jiwa yang tercermin dalam keceriaan wajah atau cemberutnya. oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain dan karena mereka. Kondisi seperti ini membutuhkan adanya seorang pemimpin. Quraish Shihab. serta latar belakang perbedaan itu. yaitu9: Pertama. Dengan demikian. sebagian mereka atas sebagian yang lain. Persoalan yang dihadapi suami istri. Disisi lain keistimewaan yang dimiliki perempuan lebih menunjang tugasnya sebagai pemberi rasa damai dan tenang kepada lelaki serta lebih mendukung fungsinya dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya. Kini. Allah swt. Tetapi keistimewaan yang dimiliki lelaki. suamilah yang akan bertanggung jawab terhadap keluarga tersebut. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. 10 . bukan dengan perasaan.19 Allah telah menetapkan adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Tafsir Al-Misbah…. Murthadha Muthahhari seorang ulama terkemuka Iran dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Abu Az-Zahra An-Najafi ke dalam bahasa Arab dengan judul Nizham Huquq al-Mar’ah menulis bahwa keistimewaan antara laki-laki dan perempuan adalah sebagai berikut10: 9 ξ˸ό˴ ˳ Αϰ˴ Ϡ˴ ϋ˸Ϣ˵ Ϭ˴ π˸ό˴ Α˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ Ϟ͉ π˴ ϓΎ˴ Ϥ˶ Α “karena Allah telah melebihkan Quraish Shihab. tapi boleh jadi juga sirna seketika. 425. karena suami merupakan pemimpinnya. 426.

dan semacamnya. Perempuan biasanya lebih cenderung kepada upaya menghiasi diri. sedangkan perempuan cenderung kepada perdamaian dan keramahan. Di sisi lain.20 1. berburu. 2. berbeda dengan suara dan telapak tangan perempuan. racun. . tali gantungan atau meloncat dari ketinggian – sementara wanita menggunakan obat tidur. h. 197. pekerjaan yang melibatkan gerakan dibanding wanita. sehingga sentimen dan rasa takutnya segera muncul. Kemampuan paru-paru lelaki menghirup udara lebih besar/banyak dari perempuan. Rata-rata bentuk kepala lelaki lebih besar dari perempuan. bahkan dewasa dari lelaki. Perasaan wanita lebih cepat bangkit dari lelaki. maka sebenarnya perempuan lebih besar. suara lelaki dan telapak tangannya kasar. yang biasanya lebih berkepala dingin. perasaan perempuan secara umum kurang konsisten 11 Ahmad Kusyairi. termasuk tanda-tanda seksual keduanya11. lelaki lebih agresif dan suka ribut. biasanya lelaki menggunakan cara yang keras – pistol. kecantikan. Caranya pun berbeda. Dari segi psikis Secara umum lelaki lebih cenderung kepada olahraga. Sangat adil pula jika Allah melengkapi laki-laki dan wanita dengan perangkat reproduksi yang berbeda. dan mode yang beraneka ragam serta berbeda bentuk. karena itu jumlah wanita yang bunuh diri lebih sedikit dari jumlah pria. Menghadirkan Surga di Rumah…. tetapi perempuan lebih mampu membentengi diri dari penyakit dibanding lelaki. sementara wanita lebih tenang dan tentram. pertumbuhan perempuan lebih cepat dari lelaki. Dari segi fisik Lelaki secara umum lebih besar dan lebih tinggi dari perempuan. dan denyut jantung perempuan lebih cepat dari denyut lelaki. Perempuan menghindari penggunaan kekerasan terhadap dirinya atau orang lain. dan lebih cepat berbicara. Lelaki secara umum cenderung kepada tantangan dan perkelahian. berbeda dengan lelaki. tetapi jika dibandingkan dari segi bentuk tubuhnya.

agama Islam yang tuntunanBentuk kata kerja past tense/masa lampau yang digunakan ayat ini “telah 12 Quraish Shihab. h. 427-428. Perlu dicatat bahwa walaupun secara umum pendapat di atas sejalan dengan petunjuk ayat yang sedang ditafsirkan ini. Quraish Shihab. menafkahkan” menunjukkan bahwa memberi nafkah kepada wanita telah menjadi suatu kelaziman bagi lelaki. disebabkan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebahagian harta mereka. Wanita secara psikologis enggan diketahui membelanjai suami. cerewet. ˸Ϣ˶ Ϭ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϣ˴ ΃ ˸Ϧ˶ ϣ ˸΍Ϯ˵ Ϙ˴ ϔϧ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˶ Α˴ ϭ. Tafsir Al-Misbah…. Perbedaan antara laki-laki dan wanita secara fisik dan psikis serta fenomena kodrati di atas sesungguhnya diatur sedemikian rupa oleh Allah untuk menunjang tugas masing-masing. Karena itu. ini jelas nampak sejak kanak-kanak. namun adalah sewajarnya untuk tidak menilai perasaan wanita yang sangat halus itu sebagai kelemahan. bahkan kekasihnya. sehingga langsung digambarkan dengan bentuk kata kerja masa lalu yang menunjukkan terjadinya sejak dahulu. 13 . Perasaan perempuan lebih keibuan. h. Cintanya kepada keluarga serta kesadarannya tentang kepentingan lembaga keluarga lebih besar dari lelaki. dan lebih banyak berbasa-basi. Kedua. khususnya dalam rangka memelihara dan membimbing anak-anak12. Sedemikian lumrah hal tersebut.21 dibanding dengan lelaki. lebih tekun beragama. takut. Penyebutan konsideran itu oleh ayat ini menunjukkan bahwa kebiasaan lama itu masih berlaku hingga kini13. 428. Justru itulah salah satu keistimewaan yang tidak dan kurang dimiliki oleh pria. Tafsir Al-Misbah…. Perempuan lebih berhati-hati. serta kenyataan umum dalam masyarakat umat manusia sejak dahulu hingga kini. di sisi lain pria malu jika ada yang mengetahui bahwa kebutuhan hidupnya ditanggung oleh istrinya. Keistimewaan itu amat dibutuhkan oleh keluarga.

sebagaimana dijelaskan Taqiyyuddin an-Nabhani dalam buku an-Nizham alIjtima’i. harus dipraktekkan oleh laki-laki dalam memimpin kaum perempuan atau keluarga. h. serta . Dengan demikian. dan suami selalu merasa superior. Sebab. Menghadirkan Surga di Rumah…. Bukan pula seperti hubungan polisi dan pencuri. kewajiban memenuhi kebutuhan dan anak-anak – lahir hak-hak suami yang harus pula dipenuhi oleh istri. otoriter dan zalim.” melainkan berbunyi “ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa” padahal kedua redaksi mempunyai pengertian yang hampir sama. Hal ini tidak 14 Disinilah barangkali hikmah mengapa redaksi atas tidak berbunyi “ar-rijalu Quraish Shihab. bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam sebuah rumah tangga bukanlah akad syirkah (perusahaan). aimmat an-nisa. bahkan akan mendapatkan lebih baik dari apa yang telah diberikan oleh suami terhadap istri dan anggota keluarganya. Paradigma pemimpin kaum adalah pelayan mereka. serta akan mendapatkan pelayanan baik dari istri dan anggota keluarga. suami akan menjadi pengayomi yang baik. 199. Perlu digarisbawahi bahwa kepemimpinan yang dianugerahkan Allah kepada suami. 428 Ahmad Kusyairi. sehingga istri selalu terancam dan diteror. Suami wajib ditaati oleh istrinya dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama. mawaddah dan rahmah. akad perdata yang berkonsentrasi pada kawin kontrak atau akad ijarah (sewa menyewa) sehingga istri ibarat budak bagi suami untuk dipekerjakan. dan rahmah (rasa sayang) 15 Dari kedua faktor yang disebut di atas – keistimewaan fisik dan psikis. Tafsir Al-Misbah…. tidak boleh mengantarnya kepada kesewenang-wenangan. Tetapi hubungan keduanya adalah hubungan sakinah. mewajibkan suami untuk menanggung biaya hidup istri dan anak-anaknya14. Yaitu hubungan untuk saling mengondisikan munculnya sakinah (ketentraman dan ketenangan) jiwa.22 tuntunannya sesuai dengan fitrah manusia. mawaddah (cinta kasih). serta tidak bertentangan dengan hak pribadi sang istri. agar ia tidak mengembangkan kepemimpinan yang diktator. 15 . h.

juga lebih sesuai dengan ˲ Ϣϴ˵ Ϝ˴ Σ ˲ ΰϳ˶ ΰ˴ ϋ ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ ˲ Δ˴ Ο˴ έ˴ Ω ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˶ ϝΎ˴ Ο͋ ήϠ˶ ϟ˴ ϭ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ϱ˶ ά͉ ϟ΍ ˵ Ϟ˸Μ˶ ϣ ͉ Ϧ˵ Ϭ˴ ϟ˴ ϭ  “Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma`ruf. firman Allah: ˻˻́ΓήϘΒϟ΍. Kedudukan Suami Walaupun suami merupakan pemimpin dalam keluarga. B. Al-Baqarah: 228). Istri tetap mempunyai hak untuk bermusyawarah dan melakukan tawar menawar keinginan dengan suami berdasarkan argumen-argumen rasional-kondisional. Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya.” Termasuk dalam makna “qawwamah” adalah memimpin. melindungi. menjaga. membina dan mendidik16. kepemimpinan suami di sini tidak sampai memutlakkan seorang istri tunduk sepenuhnya. Hal ini selain selaras dengan realitas. Maka jelaslah bahwa suami menjadi pemimpin. meluruskan jika ia (perempuan) itu bengkok (salah). bukan berarti ia harus menjadi otoriter dalam memimpin. mengayomi. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (Q. S.23 lain karena makna yang terdapat dalam kata “qawwamah” jauh lebih mendalam dan integral daripada kata “imamah. tanpa memikirkan apa yang diinginkan oleh istri dan anggota keluarganya. Kepemimpinan suami atas keluarganya tidak menghilangkan hak-hak mereka dalam berbagai hal.

ϑϭ˵ ˶ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ϱ˶ ά͉ ϟ΍ ˵ Ϟ˸Μ˶ ϣ ͉ Ϧ˵ Ϭ˴ ϟ˴ ϭ Para wanita mempunyai hak yang 16 Ahmad Kusyairi. 1. h. Sebagaimana pria mempunyai hak untuk rujuk kepada istri yang diceraikannya. 199. seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Tafsir Al-Misbah…. sang istri pun mempunyai hak untuk diperlakukan secara ma’ruf. Vol. Menghadirkan Surga di Rumah…. yakni sesuai dengan tuntunan agama. sejalan dengan akal sehat. Quraish Shihab. serta sesuai dengan sikap orang yang berbudi17. h. 17 . 490.

jika ingin menjadi perempuan yang shalehah. meskipun misalnya istri tersebut adalah orang yang kaya. Kado Pernikahan. Namun. 490. Ayat ini secara tegas menyatakan adanya hak tersebut18. Oleh karena itu. Hak istri  Mendapatkan mahar Hak istri yang pertama kali yang harus dipenuhi oleh seorang suami adalah diberi mahar dengan penuh kerelaan.  Mendapatkan pergaulan dengan sebaik-baiknya Secara naluri perempuan memang memiliki perasaan yang halus. perempuan berhak mendapatkan perlakuan yang lembut dari suaminya saat menghadapinya. Adapun hak dan kewajiban istri kepada suami adalah19: 1. 18 Quraish Shihab. apalagi selama ini. h. pada beberapa suku masyarakat Jahiliyah. Secara umum termasuk nafkahnya ialah memberi makan dan pakaian. wanita hampir dapat dikatakan tidak mempunyai hak sama sekali. Vol. Ketika istri menghendaki mahar tertentu suami harus memenuhinya tanpa menguranginya sedikit pun. Bahkan istri berhak menolak ketika suaminya ingin menyentuhnya apabila mahar belum diberikan. 117-137.. Itulah yang dilakukan oleh Rasulullah saw. terhadap istri-istrinya.24 Mendahulukan penyebutan hak wanita atas kewajiban wanita dinilai sebagai penegasan tentang hal tersebut. h. Syaikh Hafiz Ali.  Mendapatkan nafkah Istri sangat berhak untuk mendapatkan nafkah dari suaminya. sekaligus menunjukkan betapa pentingnya hak itu diperhatikan. tetapi ia mudah marah... Tafsir Al-Misbah…. sebaiknya mempermudah lamaran dan tidak memberatkan mahar. 1. 19 .

2. menyiapkan makanan untuk anak dan suaminya. untuk itulah istri harus menjaga kehormatan dan ridha suami. Sebagaimana Rasulullah saw. dan apabila ibunya tidak berpendidikan. karena sesungguhnya ia adalah surgamu dan juga nerakamu” (H. seperti mengatur keuangan rumah tangga.  Berkewajiban menjaga kehormatan dan ridha suami Suami merupakan surga dan sekaligus juga neraka bagi istri. Kewajiban istri  Seorang istri harus mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. Ahmad). R.20  Wajib taat dan patuh kepada suami ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. bersabda: “Pikirkanlah sikapmu kepadanya. bagaimana nanti nasib dari anak-anaknya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa istri mempunyai kewajiban mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. serta yang lainya.25  Mendapatkan pendidikan Pendidikan juga menjadi hak istri. apalagi seorang istri nantinya akan menjadi ibu bagi anak-anaknya.

(Beirut: Daar Al-Fikr). . asalkan tidak termasuk perbuatan durhaka kepada Allah. 4.ϙέΎϧϭϚΘϨΟϮϫΎϤϧΈϓϪϨϣΖϧ΃Ϧϳ΃ϱήψϧΎϓ Secara mutlak seorang istri wajib taat kepada suaminya terhadap segala yang diperintahkannya. Setiap istri yang taat kepada suaminya yang mukmin. ia akan masuk ke surga Tuhannya. 341. Sebab memang tidak ada alasan sama sekali bagi makhluk untuk taat kepada sesama makhluk dalam berbuat durhaka kepada Allah. h. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. Jilid. Sebagaimana Rasulullah saw. bersabda: 20 Ahmad bin Hanbal.

maka niscaya ia akan masuk surga dari pintu mana pun yang ia inginkan” (H.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. R. dan taat kepada suaminya. dan memberinya nasehat demi mencari keridhaan Allah. menjaga kemaluannya.21  Membantu suami bertakwa dan taat kepada Allah Seorang istri wajib membantu suaminya untuk taat kepada Allah. Ahmad).26 ϦϣΖϠΧΩΎϬϠόΑΖϋΎσ΃ϭΎϬΟήϓΖϨμΣϭΎϬδϤΧΓ΃ήϤϟ΍ΖϠλ΍Ϋ· “Apabila seorang wanita sudah menjalankan shalat lima waktu.

Ε˯ΎηΔϨΠϟ΍Ώ΍ϮΑ΃ϱ΃ ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍Ϧϣ ΖϣΎϗ ϩ΃ήϣ΍ Ϳ΍ ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ΢πϧ ΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

Ahmad). 4. dan jika suaminya tidak mau bangun. Abdurahman Suyuti. Ia tidak mau membebani suaminya dengan tuntutantuntutannya. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. Juz. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. Ia rela menghadapi kesulitan dengan sabar dan ridha. 416. ia memercikkan air pada wajahnya. 191. h. dan jika istrinya tidak mau bangun. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat.22  Setia dan ikhlas kepada suami Setia adalah bukti keikhlasan dan cinta sejati.˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ Sebagaimana Rasulullah saw. 21 Ahmad bin Hanbal. 22 . Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. Jika ia kaya. bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat. Jami’ Al-Hadis…. R. Seorang istri yang sholehah akan selalu ikhlas kepada suaminya dan menjaga perasaannya. ia mau membantu suaminya yang miskin. h. 1. Jilid.

walaupun ayat ini disusun dalam redaksi berita. ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa suami itulah yang memimpin istri. 24 . Agama Islam telah mengangkat derajat kaum wanita pada suatu tingkatan yang belum pernah dilakukan oleh agama lain dan syari’at-syari’at lain sebelumnya. h. jika suami meminta sesuatu dari istrinya. karena itu Ath-Thabari menulis. bukan istri yang memimpin suami.24 Adapun hak dan kewajiban atas kedua belah pihak harus seimbang. Vol. Dan terlihat juga bahwa dibebankannya kepemimpinan kepada suami. 1. sifatnya “fitrah”. ingatlah Ϣϴ˵ ˲ Ϝ˴ Σ˲ ΰϳ˶ ΰ˴ ϋ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ Allah itu Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Tafsir Al-Misbah…. Meskipun mereka telah menghormati dan memuliakan kedudukan wanita serta memberikan pendidikan kepada mereka dalam bidang sains dan ilmu kemasyarakatan. Jadi. dalam bukunya Suami Idaman Istri Impian mengemukakan empat sifat 23 Quraish Shihab.27  Tidak menyakiti suami Seorang istri tidak boleh menyakiti suaminya. Δ˴ ˲ Ο˴ έ˴ Ω ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˶ ϝΎ˴ Ο͋ ήϠ˶ ϟ˴ ϭ Para suami mempunyai satu derajat (tingkatan) atas mereka para istri. maksudnya. tetapi maksudnya adalah perintah bagi para suami untuk memperlakukan istri mereka dengan sikap terpuji. 491-492. bukan diberikan kepada wanita. h. atau membangga-banggakan harta kekayaannya di hadapannya sampai menyinggung perasaannya. 302. Karakteristik Lelaki Shalih…. Tetapi kepemimpinan yang berlandaskan kelapangan dada suami untuk meringankan sebagian kewajiban istri. Jika tidak. Dengan dibebankannya kepemimpinan kepada suami itulah. maka Kasmuri Kasim. agar mereka dapat memperoleh derajat itu23. Abu Mohammad. Derajat yang dimaksud adalah derajat kepemimpinan. ia pun harus mengingat bahwa ia mempunyai kewajiban yang harus dipenuhi terhadap istrinya. Bahkan belum pernah dicapai oleh satu umat pun yang menganggap diri mereka telah mencapai puncak peradaban dan kebudayaan. misalnya dengan cara membangga-banggakan kecantikannya.

Memberikan nafkah sesuai dengan kesanggupan Dalam kehidupan berumah tangga. Begitu juga jika sekiranya tidak mampu untuk bekerja karena penyakit dan sebagainya akan menjadikan laki-laki tersebut tidak dapat memberikan nafkah dan tanggung jawab lainnya kepada keluarganya. Sehat lahir dan batin Bagi seorang laki-laki yang ingin berumah tangga. Berpengetahuan agama dan mengamalkannya secara sempurna Yang akan dipercayai sebagai kepala rumah tangga ialah suami. Disamping mengerjakan perintah agama yang mendasar seperti. puasa. shalat. d. baik secara lahiriah maupun batiniah. haruslah terlebih dahulu memperhatikan kemampuan fisiknya. karena Islam adalah agama yang mencakup seluruh aspek kehidupan dan sesuai untuk seluruh zaman. b. zakat dan lain-lain. seorang suami harus memikirkan cara yang terbaik dalam memenuhi segala keperluan rumah tangganya. oleh karena itu ia harus mempersiapkan dirinya dengan memperbanyak pengetahuan agama. Karena apabila telah berumah tangga. kemudian harus memahami pula bidang yang lain.28 yang harus dimiliki oleh seorang laki-laki yang membuatnya layak menjadi pemimpin di dalam rumah tangga: a. karena lemahnya kemampuan tenaga batin akan membawa rumah tangga menjadi tidak bahagia. Islam tidak membebankan kaum wanita supaya mencari nafkah. . c. akan tetapi kewajiban ini harus dilaksanakan oleh kaum laki-laki untuk menyediakan sesuai kesanggupannya. Sempurna akal dan pemikiran Jika seorang itu ingin menjadi suami maka hendaklah ia berpikiran positif.

kehidupan rumah tangga adalah sebuah kerajaan iman. C. Suami adalah raja yang memimpin kerajaan dan mengendalikan semua urusannya. Memberi nafkah lahir dan batin/pergaulan suami istri Ajaran Islam menetapkan bahwa suami bertanggung jawab untuk menafkahi istrinya. untuk memenuhi kebutuhan utama keluarganya dan memberikan perlindungan kepada perempuan sehingga dapat berkonsentrasi menjalankan tugas mulianya. telah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 233 ͉ ϻ˶ · ˲ β˸ϔ˴ ϧ ˵ ϒ͉ Ϡ˴ Ϝ˵ Η ˴ ϻ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ Η˴ Ϯ˸δ˶ ϛ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ ϗ˸ί˶ έ ˵ Ϫ˴ ϟ ˶ ΩϮ˵ ϟ˸Ϯ˴ Ϥ˸ϟ΍ ϰ˴ Ϡϋ˴ ϭ ˴ Δ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳϥ˴ ΃˴ Ω΍˴ έ˴ ΃˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ ˻˼˼ΓήϘΒϟ΍. Kewajiban Suami Suami adalah kepala rumah tangga. baik nafkah lahir maupun nafkah batin. melahirkan dan menyusui tugas yang amat besar. dirinya dan agamanya yang harus ia letakkan secara seimbang. Karenanya sangat adil.29 Pada hakikatnya. sehingga satu kewajiban tidak mengurangi kewajiban yang lain. Nafkah lahir Allah swt. jika kemudian Allah membebankan tugas kepada laki-laki untuk mencari nafkah. kewajiban yang bermacam-macam terhadap keluarganya. Sesungguhnya Allah swt. suami adalah rajanya. 1. Telah berkehendak memberikan amanah kepada perempuan untuk hamil. Dalam artian. a. Pada dirinya terletak responsibilitas yang besar. karena dialah yang menerima beban tanggung jawab serta amanat25. istri adalah ratunya dan anak-anak adalah raknyatnya.

Ύ˴ Ϭ˴ ό˸γ˵ ϭ yaitu: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan Majid Sulaiman. 25 . yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. 9. h. Hanya untuk Suami….

baik ibu kandung maupun bukan. 26 27 . Δ˴ ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍ ͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳ ϥ˴ ΃ ˴ Ω΍˴ έ˴ ΃ ˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃ ˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ Sejak kelahiran hingga dua tahun penuh. I. baik ibu kandung maupun bukan.”. sebab menurut penelitian ilmuan. Ini berarti bahwa Al-Quran sejak dini telah menggariskan bahwa air susu ibu. para ibu diperintahkan untuk Sayyid Quthub. ˴ Δ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳϥ˴ ΃˴ Ω΍˴ έ˴ ΃˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. sehingga merugikan si kecil ini26. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya.30 cara yang ma`ruf. Kata (˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ) al-walidat dalam penggunaan Al-Quran berbeda dengan kata (ΕΎϬϣ΃) ummahat yang merupakan bentu jamak dari kata (ϡ΃) umm. (Q. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. karena dalam hal ini adalah seorang ibu yang telah diceraikan oleh suaminya itu masih mempunyai kewajiban terhadap anaknya yang masih menyusu. anak merasa lebih tentram. Cet. Itu suatu kewajiban yang ditetapkan oleh Allah dan tidak dibiarkan-Nya meskipun fitrah dan kasih sayangnya mengalami kerusakan oleh pertengkaran urusan rumah tangganya. Dengan menyusu pada ibu kandung. S.. 301 Quraish Shihab. tentunya air susu ibu kandung lebih baik dari selainnya. h. Tafsir Al-Misbah…. h. Dengan menggunakan redaksi berita. II. Tafsir Fi Zhilalil Quran…. Namun demikian. Vol 1. Kata ummahat digunakan untuk menunjuk kepada para ibu kandung. adalah makanan terbaik buat bayi hingga usia dua tahun. ketika itu bayi mendengar suara detak jantung ibu yang telah dikenalnya secara khusus sejak dalam perut27. ayat ini memerintahkan dengan sangat kukuh kepada para ibu agar menyusukan anak-anaknya. Jil. Al-Baqarah: 233). sedang kata al-walidat maknanya adalah para ibu. Ayat ini menggunakan kata al-walidat. 503-504..

Jatuhnya kewajiban memberikan kebutuhan hidup sehari-hari bagi istri. maka suami wajib memenuhinya selama tuntutan imbalan itu dinilai wajar29. Kewajiban memberi makan dan pakaian itu hendaknya dilaksanakan dengan cara yang ma’ruf. memberi makan dan pakaian kepada para ibu kalau ibu anak-anak yang disusukannya itu telah diceraikannya secara ba’in. Jil. yakni dinisbahkan kepada ayahnya. dikarenakan anak itu membawa nama ayah. yakni ayah. Tafsir Al-Misbah…. maka kewajiban memberi makan dan pakaian adalah kewajiban atas dasar hubungan suami istri. Dua tahun adalah batas maksimal dari kesempurnaaan penyusuan. bukan raj’iy. Al-Maragi. 29 30 . Adapun jika ibu anak itu masih berstatus istri walau telah ditalak secara raj’iy. Quraish Shihab. nama ayah pun akan disandang oleh sang anak. 504. dengan tujuan sang ibu bisa melakukan kewajibannya terhadap bayinya dengan sebaikbaiknya dan menjaganya dari serangan penyakit30. Ύ˴ Ϭ˴ ό˸γ˵ ϭ͉ ϻ˶ ·˲ β˸ϔ˴ ϧ˵ ϒ͉ Ϡ˴ Ϝ˵ Η˴ ϻ Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Tafsir Al-Maragi…. ϑϭ ˵ ˶ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ Η˴ Ϯ˸δ˶ ϛ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ ϗ˸ί˶ έ ˵ Ϫ˴ ϟ ˶ ΩϮ˵ ϟ˸Ϯ˴ Ϥ˸ϟ΍ ϰ˴ Ϡϋ˴ ϭ Dan merupakan kewajiban atas yang dilahirkan untuknya. 504. seakan-akan anak itu lahir untuk ayahnya. bilangan itu juga mengisyaratkan bahwa yang menyusu setelah usia tersebut bukanlah penyusuan yang mempunyai dampak hukum yang telah mengakibatan anak yang disusui berstatus sama dalam sejumlah hal dengan anak kandung yang menyusunya28. Maka diwajibkanlah kepada seorang ayah menanggung kebutuhan hidup istrinya berupa makanan dan pakaian. Tafsir Al-Misbah…. Dalam ayat lain yang berhubungan dengan ayat di atas yaitu dalam 28 Quraish Shihab.31 menyusui anak-anaknya. h. 321. h. 2. h. sehingga bila mereka menuntut imbalan penyusuan anaknya. Di sisi lain.

Ayat di atas juga menunjukkan betapa pentingnya ibu kandung memberikan perhatian yang cukup terhadap anak-anaknya. S. khususnya pada masa-masa pertumbuhan dan perkembangan jiwanya.. karena pada Q. telah dinyatakan bahwa masa penyusuan yang sempurna adalah dua tahun. Sikap kejiwaan seorang dewasa banyak sekali ditentukan oleh perlakuan yang dialaminya pada saat kanak-kanak.. ayat ini mengisyaratkan bahwa masa kandungan minimal adalah enam bulan. Al-Baqarah ayat 2. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri" (Q. tetap saja kasih sayang ibu bapak masing sangat mereka butuhkan. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. . S. Al-Ahqaf: 15). karena masa kandungan yang normal adalah sembilan bulan. Q. ΍ή˸Ϭ˴ ˱ η ˴ ϥϮ˵ ΛΎ˴ Ϡ˴ Λ ˵ Ϫ˵ ϟΎ˴ μ˶ ϓ˴ ϭ ˵ Ϫ˵ Ϡ˸Ϥ˴ Σ.32 ˴ ϝΎ˴ ϗ˱ Δ˴ Ϩ˴ γ˴ Ϧϴ˶ ό˴ Α˸έ˴ ΃˴ ώ˴ Ϡ˴ Α˴ ϭ˵ ϩ͉ Ϊ˵ η˴ ΃˴ ώ˴ Ϡ˴ Α΍˴ Ϋ˶ ·ϰ͉ Θ˴ Σ˱ ΍ή˸Ϭ˴ η˴ ϥϮ˵ ΛΎ˴ Ϡ˴ Λ˵ Ϫ˵ ϟΎ˴ μ˶ ϓ˴ ϭ˵ Ϫ˵ Ϡ˸Ϥ˴ Σ˴ ϭ. Betapapun ayat di atas menunjukkan betapa pentingnya ibu menyusukan anak dengan ASI (Air Susu Ibu). menjelaskan: ˴ Ϧ˶ ϣ ϲ͋ ϧ˶ ·˴ ϭ ˴ Ϛ˸ϴ˴ ϟ˶ · ˵ Ζ˸Β˵ Η ϲ͋ ϧ˶ · ϲ˶ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ϲ˶ ϓ ϲ˶ ϟ ˸΢˶ Ϡ˸λ˴ ΃˴ ϭ ˵ ϩΎ˴ ο˸ή˴ Η ˱ ΎΤ˶ ϟΎ˴ λ ˴ Ϟ˴ Ϥ˸ϋ˴ ΃ ͼ˺˾ϑΎϘΣϷ΍ͽ˴ Ϧϴ˶ Ϥ˶ Ϡ˸δ˵ Ϥ˸ϟ΍ ˸ϥ˴ ΃˴ ϭ ͉ ϱ˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ ϭ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ˴ ϭ ͉ ϲ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ Ζ˸Ϥ˴ ό˸ϧ˴ ΃ ϲ˶ Θ͉ ϟ΍ ˴ Ϛ˴ Θ˴ Ϥ˸ό˶ ϧ ˴ ή˵ Ϝ˸η˴ ΃ ˸ϥ˴ ΃ ϲ˶ Ϩ˸ϋ˶ ί˸ϭ˴ ΃ ͋ Ώ˴ έ “Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo`a: "Ya Tuhanku. Al-Ahqaf ayat 15. yakni 24 bulan. S. Di sisi lain dapat dikatakan bahwa penyusuan minimal adalah sembilan bulan. Betapapun banyak kasih sayang yang dapat diberikan oleh orang lain. tunjukilah aku untuk mensyukuri ni`mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. karena itu tidaklah tepat membiarkan mereka hidup terlepas dari ibu bapak kandungnya.

Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. 505. (̀ϕϼτϟ΍)˱ ΍ή˸δ˵ ϳ˳ ή˸δ˵ ϋ˴ Ϊ˸ό˴ Α˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍˵ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϴ˴ γΎ˴ ϫΎ˴ Η΁Ύ˴ ϣΎ͉ ϟ˶ ·˱ Ύδ˸ϔ˴ ϧ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍˵ ϒ͋ Ϡ˴ Ϝ˵ ϳ Ϫ˶ ˶ Θ˴ ό˴ γ Ϧ͋ ϣ ˳ Δ˴ ό˴ γ ϭΫ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˶ ϟ Hendaklah yang lapang. Tafsir Al-Misbah…. yang jelas ayat di atas menuntut peningkatan pengabdian dan bakti kepada orang tua dari saat ke saat. Bahkan jaminan tersebut harus tetap diperolehnya walau ayahnya telah meninggal dunia31. 303.33 ϩ͉ ˵ Ϊ˵ η˴ ΃ ˴ ώ˴ Ϡ˴ Α ΍˴ Ϋ˶ · ϰ͉ Θ˴ Σ. Vol 1. Tafsir Al-Misbah…. 31 Quraish Shihab. h. 32 . Untuk masalah pemberian nafkah ini. Quraish Shihab. anak yang dilahirkan mendapat jaminan pertumbuhan fisik dan perkembangan jiwa dengan baik. Allah lebih menjelaskannya lagi Ύ˴ ϟ ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ ϩΎ˴ Η΁ Ύ͉ Ϥ˶ ϣ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˸Ϡ˴ ϓ ˵ Ϫ˵ ϗ˸ί˶ έ ˶ Ϫ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ έ˶ Ϊ˵ ϗ Ϧ˴ ϣ˴ ϭ ˶ Ϫ˶ Θ˴ ό˴ γ Ϧ͋ ϣ ˳ Δ˴ ό˴ γ ϭΫ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˶ ϟ pada surat At-Talaq ayat 7: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan” (Q. dan bahwa walaupun seseorang telah mencapai usia kedewasaan dan memiliki tanggung jawab terhadap istri dan anakanaknya. S. yakni mampu dan memiliki banyak rezeki memberi nafkah untuk istri dan anak-anaknya dari yang sebatas kadar kemampuannya dan dengan demikian hendaknya ia memberi sehingga anak dan istrinya itu memiliki pula kelapangan dan keluasan berbelanja32. h. Betapapun maknanya. At-Talaq: 7). namun bakti tersebut harus terus berlanjut dan terus meningkat. Dengan tuntutan ini. Banyak ulama yang menyatakan bahwa itu terpenuhi pada usia 33 tahun. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya.

Quraish Shihab. Ini kembali kepada kondisi masing-masing dan adat kebiasaan yang berlaku pada satu masyarakat35. Quraish Shihab. 303. h. Di sisi lain hendaklah semua pihak selalu optimis dan mengharap kiranya Allah memberinya kelapangan34. Tafsir Al-Misbah…. 303. Ύ˴ ϫΎ˴ Η΁ Ύ˴ ϣ Ύ͉ ϟ˶ · ˱ Ύδ˸ϔ˴ ϧ ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ ϒ͋ Ϡ˴ Ϝ˵ ϳ Ύ˴ ϟ itu janganlah wahai istri Allah tidak akan memikulkan beban kepada seseorang sesuai apa yang Allah berikan kepadanya. Suami yang tidak dapat menutupi biaya hidup keluarganya. Tidak ada jumlah tertentu untuk kadar nafkah bagi keluarga. Al-Biqa’i mengomentari penggalan ayat ini bahwa: 33 Quraish Shihab. h. 34 35 36 . maka hendaklah ia memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Quraish Shihab. 303. 303. maka istri – yang rela hidup bersama suami yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya secara wajar – dapat menuntut cerai36. mestinya memperoleh sumbangan dari Bait al-Mal atau kini dikenal dengan Departement Sosial. ada ulama yang memahaminya sebagai janji yang pasti terlaksana.34 Ϫ͉ ˵ Ϡϟ΍˵ ϩΎ˴ Η΁Ύ͉ Ϥ˶ ϣ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˸Ϡ˴ ϓ˵ Ϫ˵ ϗ˸ί˶ έ˶ Ϫ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˴ έ˶ Ϊ˵ ϗϦ˴ ϣ˴ ϭ Dan siapa yang disempitkan rezekinya yakni terbatas penghasilannya. Tafsir Al-Misbah…. Jangan sampai ia memaksakan diri untuk nafkah itu dengan mencari rezeki dari sumber yang tidak direstui Allah33. Karena menuntut terlalu banyak dan pertimbangkanlah keadaan suami atau bekas suami kamu. Tetapi kalau seandainya suami tidak mendapatkannya. h. ΍ή˸δ˵ ˱ ϳ ˳ ή˸δ˵ ϋ ˴ Ϊ˸ό˴ Α ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϴ˴ γ Allah akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Misbah…. h.

Kemudian Rasulullah saw.35 “karena itu tidak ada seseorang yang terus menerus sepanjang usia hidupnya dalam keadaan kesempitan37. juga bersabda: ϩ΍ϭέ.

Bukhari dan Muslim). Sesungguhnya Islam melarang seorang suami “menikmati” hasil usaha istrinya. yang nantinya akan membuat suami itu sengsara. R. kecuali kamu akan mendapatkan pahalaNya.” (H. memberi nafkah itu tidak boleh berlebih-lebihan. tetapi sesuai dengan dalil yang di atas. yang nantinya akan berakibat memberatkan sang istri. Dan tidak boleh juga kurang.” (H. Oleh karena itu wajib bagi suami memberi nafkah secukupnya kepada istriya berupa sandang dan papan.38  ϯέΎΨΒϟ΍ ΎϬϠόΠΗΔϤϘϠϟ΍ϰΘΣ ΎϬΑΕήΟ΃ϻ·Ϳ΍ϪΟϭΎϬΑϰϐΘΒΗΔϘϔϧϖϔϨΗΖδϟϭ “Sungguh. R. aturan ini tidaklah kemudian menjadikan seorang 37  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. Akan tetapi. maka nafkah tersebut termasuk sedekah. Bukhari). tidak ada nafkah yang kamu berikan dengan maksud mendapatkan ridha Allah. agar ia dapat melaksanakan kewajibannya dalam menjaga dan memelihara bayinya. ΔϗΪλ Ϫϟ ΖϧΎϛ ΎϬΒδΘΤϳ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϠϋ ΔϘϔϧ ϢϠδϤϟ΍ ϖϔϧ΃ ΍Ϋ· “Apabila seorang suami memberi nafkah kepada keluarganya dengan mengharap pahala.39 Seorang ibu mengandung demi seorang ayah (suami) dan menyusui juga demi sang suami. dalam artian melewati batas kemampuan suami itu. Walaupun memberi nafkah itu merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang suami yang merupakan kepala rumah tangga. termasuk juga makanan yang kamu berikan ke mulut istrimu.

Shahih Muslim. Tafsir Al-Misbah…. Juz. 3. 1135. 2. h. 1013. h. 39 Abi Husain Muslim. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). 303. Juz. Fathu Bari: Sarah Shahih Bukhari.ϚΗ΃ήϣ΍ϲϓϰϓ Quraish Shihab. (Beirut: Daar ibn Hazm). 38 Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. . h.

Kedua. harta yang diberikan oleh seorang suami pada intinya merupakan harta yang digunakan untuk kepentingan bersama. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. Lentera Basritama. Dan pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri itu terwujud karena dua hal40: Pertama. tetapi kegunaan nafkah itu tidak semata-mata untuk kebutuhan istrinya saja (misal. karena kalau tidak itu akan memberatkan istri. Cet. (Jakarta: PT. melainkan juga untuk kegunaan suaminya (misal. untuk membeli perhiasan atau pakaian).36 istri tidak bekerja mencari nafkah. h. ia ‘wajib’ mencari nafkah bersama-sama suaminya demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan rumah tangga mereka. 2003). Dengan demikian. pemenuhan akan kebutuhan bersama ini tidak mencukupi. sekiranya memang nafkah yang diberikan oleh suaminya tersebut tidak mencukupi kebutuhan rumah tangganya. Muhammad Muhyidin. maka seorang istri tidak boleh harus memaksakan diri untuk tidak mau tahu terhadap kekurangan tersebut dengan hanya mengharapkan pemberian nafkah suaminya saja. Oleh karena itu. 260-261. Ke-I. karena nafkah yang diberikan oleh suaminya telah mencukupi kebutuhan istri dan kebutuhan rumah tangga mereka. Jadi. Bantuan dalam pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri kepada suaminya di sini “tidak penting” untuk dilakukan (yakni tidak sebagaimana dalam kasus yang pertama). prinsip yang harus dipegang di sini adalah bahwa walaupun nafkah itu diberikan oleh seorang suami kepada istrinya sebagai hak bagi istrinya. Dan sang suami pun harus berusaha untuk memenuhi kebutuhan istri agar dalam memenuhi kebutuhan itu cukup untuk istri. makan dan minum). 40 . dan bukan merupakan kewajiban. pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri hanya bersifat “membantu” suaminya.

dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. salah satu dari suami atau istri tidak boleh menghalangi yang lainnya untuk memenuhi hak berhubungan suami istri. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu.37 b. Ada ulama berpendapat bahwa hukum memberikan nafkah batin (hubungan suami istri) bagi seorang suami apabila tidak ada halangan adalah wajib. Al-Baqarah: 223). Oleh karena itu. Karena perbuatan yang demikian itu pada hakikatnya akan menyiksa perasaan istri42. Nafkah batin / Pergaulan Suami Istri Tidak dapat dipungkiri bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki nafsu syahwat. yang melarang setiap suami meninggalkan istrinya dalam waktu yang terlalu lama. walaupun untuk tujuan berzikir. memiliki keturunan merupakan salah satu tujuan dari ikatan perkawinan. 41 ˻˻˼ΓήϘΒϟ΍. S. beribadah dan jihad. Allah swt. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. Ada juga yang mengatakan bahwa melakukan hubungan suami istri itu wajib dilakukan setiap empat hari sekali.” (Q. tetapi ada juga yang berpendapat enam hari sekali41. maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. yang akhirnya disyariatkanlah perkawinan. Sebenarnya berbagai macam pendapat ulama di atas itu sejalan dengan anjuran Rasulullah saw. Selain hanya untuk memenuhi kebutuhan nafsu syahwat. ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Η΍˴ ϭ ˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ Ϸ ˸΍Ϯ˵ ϣ͋ Ϊ˴ ϗ˴ ϭ ˸Ϣ˵ Θ˸Ό˶ η ϰ͉ ϧ˴ ΃ ˸Ϣ˵ Ϝ˴ Λ˸ή˴ Σ ˸΍Ϯ˵ Η˸΄˴ ϓ ˸Ϣ˵ Ϝ͉ ϟ ˲ Ι˸ή˴ Σ ˸Ϣ˵ ϛ˵ ΅΂˴ δ˶ ϧ berfirman: “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam. Hak berhubungan suami istri ini ditetapkan oleh syara’. dengan adanya nafsu syahwat itu maka setiap orang ingin memiliki keturunan.

Kasmuri Selamat. h. Suami Idaman Istri Impian….˴ Ϧϴ˶ Ϩ˶ ϣ˸Ά˵ Ϥ˸ϟ΍˶ ή͋ θ˴ Α˴ ϭ˵ ϩϮ˵ ϗ˴ ϼ͊ ϣϢ˵ Ϝ͉ ϧ˴ ΃˸΍Ϯ˵ Ϥ˴ Ϡ˸ϋ΍˴ ϭ Kasmuri Selamat. 80 42 . Suami Idaman Istri Impian…. h. 79.

syariat agama tidak bermaksud memberati kalian dan melarang kalian untuk menikmati kelezatan ini. Sebaliknya syariat justru ingin mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi kalian43. Sebab. lahir. 274. Tafsir Al-Misbah…. Quraish Shihab. asal sasarannya ke arah sana. 481. tumbuh dan berkembang. jika hal ini kalian lakukan untuk mendapatkan keturunan dan kalian melakukannya pada tempat yang sebenarnya. bukan arah yang lain. Vol 1. Vol 1. h. disertai oleh nilai-nilai suci45. bukan semata-mata untuk melampiaskan nafsu46. karena itu lakukanlah ia dengan tujuan memelihara diri dari terjerumus kepada dosa. h. Sperma adalah sesuatu yang suci dan menumpahkannya pun harus suci. Tafsir Al-Maragi…. Quraish Shihab. Ayat di atas. bukan saja mengisyaratkan bahwa anak yang lahir adalah buah dari benih yang ditanam ayah. maka datangilah. bukan untuk menerima yang suci dan bersih. 480. Ciptakanlah suasana kerohanian agar benih yang diharapkan berbuah itu. Quraish Shihab.38 ˸Ϣ˵ Θ˸Ό˶ ηϰ͉ ϧ˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˴ Λ˸ή˴ Σ˸΍Ϯ˵ Η˸΄˴ ϓ˸Ϣ˵ Ϝ͉ ϟ˲ Ι˸ή˴ Σ˸Ϣ˵ ϛ˵ ΅΂˴ δ˶ ϧ tidak ada dosa bagi kalian untuk mendatangi istri-istri kalian dengan cara apapun yang kalian sukai. yang menegaskan bahwa istri adalah tempat bercocok tanam. h. 481. Tafsir Al-Misbah…. h. Vol 1. ˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ Ϸ ˸΍Ϯ˵ ϣ͋ Ϊ˴ ϗ˴ ϭ Dan kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemaslahatan untuk diri kamu di dunia dan akhirat. Arah yang lain berfungsi mengeluarkan najis dan kotoran. Datangi ia kapan dan dari mana saja. 43 Al-Maragi. Istri hanya berfungsi sebagai ladang yang menerima benih44. 44 45 46 . 2. Berdoalah ketika melakukannya. Jil. Karena istri adalah ladang tempat bercocok tanam. Tafsir Al-Misbah…. garaplah tanah tempat bercocok tanam kamu.

Vol 1. bahkan dalam segala hal. dan jangan selesaikan melalui orang lain. sebab keadaan keduanya itu tidak akan pernah menghasilkan keturunan49. ϩϮ˵ ˵ ϗ˴ ϼ͊ ϣ Ϣ˵ Ϝ͉ ϧ˴ ΃ ˸΍Ϯ˵ Ϥ˴ Ϡ˸ϋ΍˴ ϭ Ketahuilah. Ayat ini menjelaskan bahwa hikmah menggauli wanita adalah untuk menjaga kelestarian jenis manusia melalui kelahiran. Kalaupun ada cekcok selesaikan ke dalam. Jika demikian. jangan membohonginya. 48 49 . Dan petani harus bisa menggarap ladangnya dan menjaganya dari segala hama. Jangan menduga Allah tidak mengetahui keadaan kamu tentang segala sesuatu yang kamu rahasiakan47. Tafsir Al-Misbah…. h. Demikian kesan Al-Harrali. Quraish Shihab. yang penting tujuan dari petani tercapai. Karena itulah dilarang untuk menggauli wanita yang sedang haid dan pada tempat yang lain. Tafsir Al-Maragi…. Tafsir Al-Misbah…. 274. Berilah kabar gembira orang-orang yang beriman yang imannya mengantarkan mereka mematuhi tuntutan-tuntutan ini48.39 Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Η΍˴ ϭ Serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami istri. Al-Maragi. h. 481. Penyebutan istri sebagai “ladang” secara tidak langsung juga mengatakan bahwa suami itu adalah “petani” untuk itulah petani bebas mendatangi ladangnya kapan pun dan darimana pun. Allah kelak akan menyelesaikannya. 637 H. serta ciptakanlah suasana 47 Quraish Shihab. kecuali kalau terpaksa. bukan sekedar untuk memperoleh kelezatan semata-mata.) yang banyak dikutip pendapatnya oleh Al-Biqa’i. jangan sembunyikan sesuatu terhadap pasangan yang seharusnya ia ketahui. 481-482. h. Jil. Vol 1. jangan membongkar rahasia rumah tangga yang seharusnya dirahasiakan. seorang ulama dan pengamal tashawuf (w. 2. karena kelak kamu akan menemui-Nya. bahwa kamu kelak akan menemui- Nya. Di sisi lain.

dari luar ia mendengar wanita tersebut mendendangkan syairnya. Sementara tidak ada kekasih yang menguak hasratnya. Kemudian Umar pun bertanya tentang kemana suaminya. h.51 Adapun tentang berapa lama boleh suami meninggalkan istri. Ketika nafkah bathin ini tidak dilaksanakan oleh seorang suami dan jiwa terlalu lama menantikan belaian cinta dari suami. h. 193. Dengan melihat kedua ayat di atas. khalifah Umar bin Khattab berjalan-jalan keliling kota Madinah dan hal yang demikian itu sering ia lakukan. Vol 1. Besoknya Umar mengirim surat kepada suaminya dan menyuruhnya pulang. Umar bin Khattab bertanya: Wahai anakku.40 kerohanian yang agar benih yang diharapkan berbuah itu lahir. maka seks merupakan kebutuhan laki-laki dan perempuan. Saib bin Jubair berkata52: “Pada suatu malam. disertai dengan nilai-nilai suci50. Mencapai Pernikahan yang Barakah. 52 Kasmuri Selamat. sebagaimana petani membutuhkan ladang dan ladang membutuhkan petani. Karena itu suami dan istri saling membutuhkan. serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami-istri. dan memberikan yang terbaik. 81-82. bahkan dalam segala hal. orang seperti ayah bertanya kepadaku 50 Quraish Shihab. Kemudian kepada anaknya Hafsah. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. Secara kebetulan di dekat rumah salah seorang wanita yang pintunya terkunci. h. 51 Mohammad Fauzil Adhim. bukan hanya untuk memuaskan nafsu yang tidak pernah kenyang. Cet. nafkah batin harus diberikan oleh suami dengan baik. Oleh karena itu. berapa lamakah kaum wanita boleh bersabar apabila ditinggal oleh suaminya? Hafsah Menjawab: Subhanullah. Untuk menciptakan itu. yang isinya tentang keluhan kesedihan karena sudah terlalu lama ditinggalkan oleh suaminya. 481. Tafsir Al-Misbah…. Ke-XXI. air mata bisa mengalir karena tidak kuat menahan rasa sepi yang mencekam. . 2005). Suami Idaman Istri Impian…. Perempuan itu menjawab bahwa suaminya sedang berjihad fi sabilillah. tumbuh dan berkembang. maka kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemasalahatan untuk dunia dan akhirat. Bahkan pada tingkat tertentu bisa menyebabkan munculnya ketegangan rumah tangga.

S. An-Nisaa: 19). dan menegakkan unsur ini di atas pilihan dan kemauan mutlak agar semuanya dapat berjalan dengan sambut menyambut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka. tinggal di medan perang selama empat bulan dan kembali pulang selama sebulan. Hafsah menjawab: Lima bulan atau enam bulan. waktu berangkat sebulan.41 tentang perkara ini? Umar menjawab: Kalau bukan karena saya ingin memperhatikan permasalahan kaum muslimin. Sang suami harus menjauhi hal-hal yang bisa melukai perasaannya dan berusaha sekuat mungkin untuk tidak mengingkari janji yang telah dibuat bersama53. sayang menyayangi dan cinta mencintai. Kewajiban yang harus selalu diperhatikan oleh suami sebagai kepala rumah tangga adalah menjaga kemuliaan istrinya dari hal-hal yang menyebabkan kehormatannya dihina atau hal-hal yang merendahkan martabatnya sebagai manusia. Islam juga memandang hubungan dan jalinan suami-istri dengan menyifatinya sebagai hubungan cinta.. ˴ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϳ˴ ϭ˱ ΎΌ˸ϴ˴ η˸΍Ϯ˵ ϫ˴ ή˸Ϝ˴ Ηϥ˴ ΃ϰ˴ δ˴ ό˴ ϓ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϫ˶ ή˴ ϛϥ˶ Έ˴ ϓ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ Tentang hal ini Allah swt. kasih dan sayang.. tentu saya tidak akan bertanya tentang masalah ini kepadamu. Berfirman: “. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu.Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Mempergauli istri dengan baik Islam memandang rumah tangga dengan mengidentifikasinya sebagai tempat ketenangan.” 2. keamanan dan kesejahteraan. maka mulai saat itu khalifah Umar bin Khattab menetapkan untuk mujahidin berperang waktunya paling lama enam bulan. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. ˺̂˯Ύδϧ΍. Mendengar jawaban dari anaknya itu.

306. ada ulama yang memahaminya dalam arti perintah untuk berbuat baik 53 Sayyid Quthb. . h.˱ ΍ήϴ˶ Μ˴ ϛ˱ ΍ή˸ϴ˴ Χ˶ Ϫϴ˶ ϓ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ Dan bergaullah dengan mereka secara makruf. Jil 2. Tafsir Fi Zhilalil Quran….

42 kepada istri yang dicintai maupun tidak. Kata ϑϭήόϣ.

383. dalam ayat yang lain. tetapi ia adalah cinta plus56. Almawaddah menurutnya adalah berbuat baik kepadanya. Bahkan mawaddah yang diharapkan terjalin antara suami istri. agar kehidupan rumah tangga tidak berantakan hanya karena cinta suami istri telah pupus. Dia menjadikan perintah di atas tertuju kepada suami yang tidak mencintai lagi istrinya. Apa yang dikemukakan Asy-Sya’rawi di atas. membedakan antara mawaddah yang seharusnya menghiasi hubungan suami istri dengan ma’ruf yang diperintahkan di sini. sedang ma’ruf tidak harus demikian. Quraish Shihab. dan juga lebih dari itu. Penggalan ayat di atas melarang menyusahkan atau menyakiti istri oleh sebab apapun. kecuali istri tersebut melakukan perbuatan yang keji yang nyata. ma’ruf mereka pahami mencakup tidak menganggu. Walau cinta pupus. Mawaddah pastilah disertai dengan cinta. seperti berzina atau nusyuz. 382. Vol 2…. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Misbah…. tidak memaksa. anak atau saudara-saudara. sungguh tepat. h. Ulama Mesir yang meninggal tahun 1999. 55 56 . Tafsir Al-Misbah…. Ini berarti berbeda antara makruf dengan cinta55. Padahal katanya. 383. Vol 2…. h. tetapi berbuat baik masih harus diperintahkan. h. Sebagaimana ketika seseorang yang ingin menceraikan istrinya karena tidak mencintainya lagi. yakni berbuat ihsan dan berbaik-baik kepadanya. bukan saja dalam arti cinta. ‘Umar bin 54 Quraish Shihab. Quraish Shihab. Asy-Sya’rawi memiliki pandangan lain. sedang makruf tidak mengharuskan adanya cinta54. merasa senang bersamanya serta bergembira dengan kehadirannya. Asy-Sya’rawi mengatakan. Dia memerintahkan anak untuk bergaul dengan makruf kepada ibu bapak yang memaksa anak untuk tidak percaya keesaan Allah. Vol 2. Asy-Sya’rawi merujuk kepada firman Allah yang menafikan adanya mawaddah atau cinta kepada orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya sekalipun orang-orang itu bapak.

jangan menyakiti mereka melalui perkataan maupun perbuatan. untuk itu harus menggauli mereka dengan cara yang mereka senangi. menyangkut segala sesuatu. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. Rasulullah pernah ditanya oleh seseorang. termasuk pada mereka yang tidak disukai itu59. “Dalam menghadapi seorang wanita. Ahmad Daud dan Nasaa’i).60 Orang-orang saleh pernah berkata. menjawab. Atau menyambut mereka dengan wajah yang muram dan menyambut mereka dengan mengerutkan dahi58. R. kita  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. karena Allah menjadikan kebaikan itu menyeluruh. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. “Apa hak istri yang wajib kita penuhi?” Rasulullah saw.43 Khatab mengecamnya sambil berkata: “Apakah rumah tangga hanya dibina atas dasar cinta? Kalau demikian mana nilai-nilai luhur? Mana pemeliharaan. “Seorang istri itu laksana botol. Dan apabila suami tidak menyenangi istrinya karena keaiban akhlak atau fisik mereka yang tidak menyenangkan. ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. Jangan memperketat nafkah mereka. maka yang lain pernah berkata. bersabarlah. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian.” (H. mana amanah yang engkau terima?”57 Suami harus memperbaiki pergaulannya dengan istri.

tutur kata yang lembut.ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· penuhilah botol itu dengan minuman yang engkau sukai. Vol 2. h. Jil 4. h. 383. Tafsir Al-Misbah…. h. 57 Quraish Shihab. Al-Maragi. Jil 4. 4. dan perhatian yang cukup. 58 59 60 . tutur kata yang baik termasuk sedekah. 447. Jilid.” Juga diingat. Tafsir Al-Maragi…. 384. melipur lara. h. 384. Al-Maragi.” Orang saleh memerlukan sedikit humor. Ahmad bin Hanbal. Tafsir Al-Maragi…. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal ….

. seorang kepala rumah tangga mempunyai kewajiban.44 Dengan melihat hadis di atas. baik lahir maupun batin. walaupun dalam batas-batas yang dibenarkan oleh syariat karena istri tidak taat kepada suaminya boleh memukulnya. Sebab larangan itu merupakan rasa kasihan dan sayang kepada mereka. selain harus memberikan nafkah kepada istrinya. Jadi. akibatnya istri akan tersakiti secara fisik juga mentalnya. Karena hal itu yang akan membuka terjadinya pemukulan dan kekerasan lain oleh suami kepada istri. mawaddah dan rahmah serta menunaikan hak-haknya ketika hak-hak mereka ditinggalkan. Menegakkan keadaan yang membolehkan karena suatu alasan. Karena memukul merupakan perubahan hukum dari kesulitan kepada kemudahan karena suatu alasan disebabkan latar belakang hukum asli. juga harus menjaga kehormatan dan perasaan istrinya itu. secara tidak langsung Islam melarang suami melukai perasaan istri dengan perkataan. yaitu demi kelanggengan suami istri dan terciptanya keluarga yang sakinah.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. h. A. Edisi ke-2. dan menciptakan rumah tangga teladan. tidak lepas dari kemerosotan akhlak para orang tua. bertanggung jawab. sayangnya ternyata seringkali orang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Adapun peranan suami dalam rumah tangga menurut Ahmadi Sofyan dalam bukunya The Best Husband in Islam meliputi. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. 860. Sesungguhnya orang tua adalah teladan yang paling dekat dengan anak-anaknya. Namun. 45 . memberikan teladan. 1996). 2 1 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Dan “suami” memiliki arti pria yang menjadi pasangan hidup resmi seorang wanita2.BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. (Jakarta: Balai Pustaka. Sehingga yang dimaksud dengan peranan suami adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan oleh suami. h. 751. peran memiliki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat. Memberikan Teladan Harus diakui. bahwa merosotnya moral generasi muda saat ini. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan1.

akan tetapi sepanjang hayat dikandung badan. Ke-I. The Best Husband in Islam…. Di antara kewajiban seorang suami adalah mendidik keluarganya tentang hukumhukum agama5. 29. 4 5 . karena Ia menganugerahkan dengan akhlak. h. maka ia tidak patut dikatakan sebagai manusia. (Jakarta: Lintas Pustaka. Seorang suami diperintahkan untuk menasehati keluarganya. Manusia yang tidak memiliki akhlak. 2006). Ahmadi Sofyan. The Best Husband in Islam….46 tua lalai membimbing mereka dengan akhlak yang baik dalam perlakuan dan tindakan kita sehari-hari3. Cet. Akhlak ini pun akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah swt. Manusia dikatakan sebagai makhluk mulia di antara makhluk-makhluk ciptaan lainNya. h. 29-30. h. Keutuhan dan kesuksesan dalam berumah tangga akan menjadi cermin bagi anak-anak yang dilahirkan ketika mereka berkeluarga nantinya. Oleh karena itu memberikan teladan kepada anak merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan generasi yang dilahirkan orang tua dari benih-benih cinta mereka. yang harus diperlakukan dengan baik oleh seorang suami. Akibatnya anak-anak menjadi korban dari kelalaian seorang pendidik dalam rumah tangga4. 3 Ahmadi Sofyan. The Best Husband in Islam. Kelalaian ini terjadi ketika sang suami tidak mampu memberikan teladan kepada istrinya dalam mendidik sebuah keluarga bahagia yang didambakan. Begitu juga akhlak suami dalam rumah tangga terhadap isterinya dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya. sedangkan sang istri pun lalai dalam memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga yang baik. mencegah mereka dari kemungkaran. memerintahkan mereka untuk melakukan kebaikan. Karena isteri dan anak adalah amanah Allah swt. Ahmadi Sofyan. 77. Membangun sebuah keluarga bukan hanya untuk sehari atau dua hari.

Memperlakukannya dengan baik Allah swt. Seorang suami yang memiliki akhlak dan memahami sang isteri tercinta. S.47 Adapun akhlak suami kepada istrinya adalah sebagai berikut6: 1. dan mendidiknya dengan didikan Islam. yakni memukul bukan untuk menyakiti atau melukai. berfirman: “Dan bergaulah dengan mereka dengan cara yang baik” (Q. dan tidak sampai membuat salah satu organ tubuhnya tidak dapat menjalankan tugas. jika isteri tetap tidak taat kepadanya. dan tidak meninggalkan bekas luka. kepadanya dengan menasehatinya tanpa mencaci-maki atau menjelekjelekannya. Jika isteri tidak taat kepadanya.  ˺̂˯ΎδϨϟ΍. ia pisah ranjang dengannya. memberinya pakaian yang sopan. agar isterinya tidak membangkang seperti yang diperintahkan Allah swt. maka ia memiliki hak untuk memukul. tidak mengucurkan darah. An-Nisa: 19). maka ia memberi makan isterinya dengan makanan yang baik.

˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Α˶ ή˸ο΍˴ ϭ˶ ϊ˶ ΟΎ˴ π˴ Ϥ˸ϟ΍ϲ˶ ϓ͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˵ Π˸ϫ΍˴ ϭ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ ψ˶ ό˴ ϓ͉ Ϧ˵ ϫ˴ ίϮ˵ θ˵ ϧ˴ ϥϮ˵ ϓΎ˴ Ψ˴ Ηϲ˶ Η͉ ϼϟ΍˴ ϭ “Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya (Pembangkangannya). berfirman:  ˼˽˯ΎδϨϟ΍. Kemudian jika mereka mentaati kalian. An-Nisa: 34). bersabda: Allah swt. maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka. S. Dalam hal ini Rasulullah saw. maka janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka” (Q. dan pukullah mereka.

˱ ΍ήϴ˶ Β˴ ϛ˱ Ύ˷ ϴ˶ Ϡ˴ ϋ˴ ϥΎ˴ ϛ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍͉ ϥ˶ ·˱ ϼϴ˶ Β˴ γ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˸΍Ϯ˵ ϐ˸Β˴ Η˴ ϼ˴ ϓ˸Ϣ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ό˴ σ˴ ΃˸ϥ˶ Έ˴ ϓ ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

The Best Husband in Islam..ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· 6 Ahmadi Sofyan. h. ... 34-38.

ia menyenangi yang lainnya” (H. Jika tidak mampu untuk mengajari sendiri.” (H.  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.8 2. Muslim). maka hendaknya memberinya izin untuk menghadiri pengajian. dan minuman yang wajib diberikannya. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. dan menyucikan jiwanya itu tidak lebih sedikit dari kebutuhannya terhadap makanan. jika ia membenci sesuatu pada fisiknya. majelis ta’lim. Mengerjakan persoalan-persoalan yang urgen dalam agama kepada isterinya jika belum mengetahui Seorang suami wajib hukumnya memberikan kemudahan kepada isterinya dalam mempelajari agama.48 “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. R. Daud dan Nasaa’i). forum-forum ilmiah dan lain-lain. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian.7 ϩήϴϏ ϝΎϗ ϭ΍ ήΧ΃ ΎϬϨϣ ϲοέ ΎϘϠΧ ΎϬϨϣ ϩήϛ ϥ· ΔϨϣΆϣ ϦϣΆϣ ϙήϔϳϻ “Laki-laki mukmin tidak boleh membenci wanita mukminah. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. Sebab kebutuhan untuk memperbaiki kualitas agama. R. Ahmad.

Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. Ύ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˵ Γ˴ έΎ˴ Π˶ Τ˸ϟ΍˴ ϭ˵ αΎ͉ Ϩϟ΍Ύ˴ ϫ˵ ΩϮ˵ ϗ˴ ϭ˱ ΍έΎ˴ ϧ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ Allah swt. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar. Terj. Muslim. 1993) Juz. S. berfirman: “Hai orang-orang yang beriman. Adib Bisri Musthofa. peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.˴ ϥϭ˵ ή˴ ϣ˸Ά˵ ϳΎ˴ ϣ˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ ό˸ϔ˴ ϳ˴ ϭ˸Ϣ˵ ϫ˴ ή˴ ϣ˴ ΃Ύ˴ ϣ˴ Ϫ͉ Ϡϟ΍˴ ϥϮ˵ μ˸ό˴ ϳΎ˴ ϟ˲ Ω΍˴ Ϊ˶ η˲ υΎ˴ Ϡ˶ Ϗ˲ Δ˴ Ϝ˶ ΋Ύ˴ Ϡ˴ ϣ 7 Ahmad bin Hanbal. 8 . At-Tahrim: 6). h. II. . h. yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (Q. yang keras. Jilid. Asy-Syifa. Shahih Muslim. (Semarang: CV. 871. 447. 4.

yaitu suami harus membawa keluarganya kepada penjagaan dari api neraka dengan nasehat dan pelajaran. Menghadirkan Surga di Rumah…. Untuk itu. Hal ini sebagaimana sabda Nabi saw. 450. Sebab. puasa. 9 Al-Maragi. Menyiapkan sandang. Abdurahman Suyuti. h. h. pangan dan papan keluarga dengan cara yang halal. Jami’ Al-Hadis …. membaca Al-Quran dan lain-lain sesungguhnya mereka telah membentengi anak-anak dari api neraka. harta yang haram di dapat dari cara yang haram justru menjerumuskan mereka ke dalam neraka.49 ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ Quu anfusakum.11 Wa ahlikum. Membentengi keluarga dari api neraka dapat dilakukan dengan berbagai cara di antaranya10:  Membentuk mereka menjadi manusia yang bertakwa pada Allah dengan senantiasa menyeru mereka untuk mentaati Allah dan melarang mereka dari maksiat kepadaNya. h. Jadilah dirimu yaitu suami pelindung dari api neraka dengan meninggalkan maksiat9. 208-209. Juz. Ini berarti ia harus selalu mengondisikan dan memfasilitasi terwujudnya iklim yang mendorong semua anggota keluarga menjadi orang-orang yang bertakwa. 10 11 . 259. Ahmad Kusyairi. Allah memerintahkan kaum mukmin pada umumnya untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka yang kayu bakarnya adalah manusia dan berhalaberhala pada hari kiamat. ketika orang tua membiasakan anak-anaknya shalat. Jil. maka neraka lebih berhak untuk (tempat tinggal) nya. 28. 9. “Setiap daging yang tumbuh (dalam tubuh manusia) dari sesuatu yang ϪΑϰϟϭ΃έΎϨϟΎϓΖΤδϟ΍ϪΘΒϧ΃ϢΤϟϞϛ ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ haram. Tafsir Al-Maragi….   Membina keluarga dengan pembinaan yang terpadu dan kontinyu.

28. ϥϭ˵ ˴ ή˴ ϣ˸Ά˵ ϳΎ˴ ϣ˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ ό˸ϔ˴ ϳ˴ ϭ˸Ϣ˵ ϫ˴ ή˴ ϣ˴ ΃Ύ˴ ϣ˴ Ϫ͉ Ϡϟ΍˴ ϥϮ˵ μ˸ό˴ ϳΎ˴ ϟ˲ Ω΍˴ Ϊ˶ η˲ υΎ˴ Ϡ˶ Ϗ˲ Δ˴ Ϝ˶ ΋Ύ˴ Ϡ˴ ϣΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ Di atasnya yakni yang menangani neraka itu dan bertugas menyiksa penghuni-penghuninya adalah Malaikat-malaikat yang kasar-kasar hati dan perlakuannya. Dan hendaklah kamu mengajarkan kepada keluargamu perbuatan yang dengannya mereka dapat menjaga diri mereka dari api neraka dan bawalah mereka kepada yang demikian ini melalui nasehat dan pengajaran13. yang keras-keras perlakuannya dalam melaksanakan tugas penyiksaan. 13 14 . Vol. h. Tetapi bagaimana kita menjaga 12 kendati mereka kasar – tidak juga berlebih dari apa yang diperintahkan Quraish Shihab.50 ˵ Γ˴ έΎ˴ Π˶ Τ˸ϟ΍˴ ϭ˵ αΎ͉ Ϩϟ΍Ύ˴ ϫ˵ ΩϮ˵ ϗ˴ ϭ˱ ΍έΎ˴ ϧ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ Hai orang-orang yang beriman. Tafsir Al-Maragi…. apa yang dapat menjaga dirimu dari api neraka dan menjauhkan kamu daripadanya. anak-anak dan seluruh yang berada di bawah tanggung jawab kamu dengan membimbing dan mendidik mereka agar kamu semua terhindar dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia-manusia yang kafir dan juga batu-batu antara lain yang dijadikan berhala-berhala12. peliharalah diri kamu antara lain dengan meneladani Nabi dan pelihara juga keluarga kamu yakni istri. Wahai orang-orang yang percaya kepada Allah dan RasulNya hendaklah sebagian dari kamu memberitahukan kepada sebagian yang lain. Jil. 259 Quraish Shihab. 14. Tafsir Al-Misbah…. 326. Tafsir Al-Misbah…. h. Al-Maragi. “Wahai Rasulullah. yakni sesuai dengan dosa dan kesalahan masing-masing penghuni neraka dan mereka juga senantiasa dan dari saat ke saat mengerjakan dengan mudah apa yang diperintahkan Allah kepada mereka14. yaitu ketaatan kepada Allah dan menuruti segala perintah-Nya. h. bahwa Umar berkata ketika turun ayat itu. Vol. 326. 14. kita menjaga diri kita sendiri. Telah diriwayatkan. yang tidak mendurhakai Allah menyangkut apa yang Dia perintahkan kepada mereka sehingga siksa yang mereka jatuhkan – Allah.

51 keluarga kita?” Rasulullah saw. Ayah atau ibu sendiri tidak cukup untuk menciptakan satu rumah tangga yang diliputi oleh nilai-nilai agama serta dinaungi oleh hubungan yang harmonis17. Vol. Jil. Tafsir Al-Maragi…. Berbeda dengan persepsi kebanyakan orang yang menilai kesuksesan seseorang dengan standar materi. 28. 327 Ahmad Kusyairi. h. 14. Di dalam ayat ini terdapat isyarat mengenai kewajiban seorang suami mempelajari fardhu-fardhu agama yang diwajibkan baginya mengajarkannya pada keluarga mereka. h. menjawab. 16 17 18 . Tafsir Al-Misbah…. dan kamu perintahkan kepada mereka apa yang diperintahkan Allah kepadamu. 207. Al-Qur’an telah memberikan perhatian yang amat besar terhadap kehidupan keluarga. Menghadirkan Surga di Rumah…. Itulah penjagaan antara diri mereka dengan neraka15. seperti kekayaan tampilan fisik. Ini berarti kedua orang tua bertanggung jawab terhadap anak-anak dan juga pasangan masing-masing sebagaimana masing-masing bertanggung jawab atas kelakuannya. h. 262 Al-Maragi. Tafsir Al-Maragi…. sehingga tidak berlebihan sampai ada yang menyebutnya sebagai kitab keluarga18. tetapi itu bukan berarti hanya tertuju kepada mereka. gelar 15 dan Al-Maragi. 262 Quraish Shihab. Ayat di atas juga secara langsung mengingatkan betapa tinggi dan penting kedudukan keluarga dalam Islam dan betapa perhatian terhadap keluarga harus diberikan dalam porsi yang besar. Ayat di atas walau secara redaksional tertuju kepada kaum pria (ayah). Jil. 28.16 Ayat enam di atas menggambarkan bahwa dakwah dan pendidikan harus bermula dari rumah. “Kamu larang mereka mengerjakan apa yang dilarang Allah untukmu. Ayat ini tertuju kepada perempuan dan lelaki (ibu dan ayah) sebagaimana ayat-ayat yang serupa (misalnya ayat yang memerintahkan berpuasa) yang juga tertuju kepada lelaki dan perempuan. h.

Kamilah yang memberi rezki kepadamu. ˺˼˻Ϫσ. ˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ό˸ϟ΍˴ ϭ˴ Ϛ˵ ϗ˵ ί˸ή˴ ϧ˵ Ϧ˸Τ͉ ϧ˱ Ύϗ˸ί˶ έ˴ Ϛ˵ ϟ˴ ΄˸δ˴ ϧΎ˴ ϟΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍˴ ϭ˶ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟΎ˶ Α˴ Ϛ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃˸ή˵ ϣ˸΃˴ ϭ Selain itu. ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁ ˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍ Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃ Ύ ˴ ϳ (Hai orang-orang yang beriman)19. Allah swt. berfirman: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Karenanya ayat  tersebut diawali dengan panggilan. memberikan perlindungan yang memadai kepadanya dengan tidak mengizinkannya untuk merusak akhlak atau agamanya.52 serta jabatan. isterinya melaksanakan ajaran-ajaran Islam beserta Sikap dan perilaku istri bisa menjadi cermin bagi kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu seorang suami berkewajiban untuk mengajarkan dan melaksanakan ajaran Islam beserta etikanya kepada isterinya. dan amal shaleh. Mewajibkan etikanya. Kami tidak meminta rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa” (Q. Taha: 132). Melarangnya untuk mengumbar aurat dan berhubungan bebas (ikhtilat) dengan laki-laki yang bukan muhrimnya. dan tidak memberikan kesempatan kepadanya untuk menjadi wanita fasiq terhadap perintah Allah swt. 3. S. Amal shaleh harus berdasarkan ilmu. maka ayat di atas sesungguhnya juga memberikan pemahaman bahwa standar kesempurnaan dan kesuksesan seorang mukmin adalah sejauh mana ia sukses dalam menciptakan stabilitas keluarga setelah mampu menciptakan stabilitas diri. Wanita termasuk bagian dari keluarga laki-laki dan penjagaan dirinya dari api neraka ialah dengan iman. dan pengetahuan sehingga ia bisa mengerjakannya seperti yang diperintahkan syariat.

h.ϯ˴ Ϯ˸Ϙ͉ ΘϠ˶ ϟ 19 Ahmad Kusyairi. . 207. Menghadirkan Surga di Rumah….

8.53 Pada ayat ini disebut pasangan orang-orang beriman dan keluarganya. karena nasehat dengan perbuatan akan lebih membekas dibanding dengan perkataan21. h. yang tercermin antara lain dalam pelaksanaan shalat. maka ia hanya terbatas pada istri Nabi yaitu Khadijah ra. termasuk semua istri dan anak cucu beliau. 402. Tetapi bila dilihat dari penggunaan kata ahlaka yang dapat mencakup keluarga besar. ϯ˴ Ϯ˸Ϙ͉ ΘϠ˶ ϟ ˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ό˸ϟ΍˴ ϭ ˴ Ϛ˵ ϗ˵ ί˸ή˴ ϧ ˵ Ϧ˸Τ͉ ϧ ˱ Ύϗ˸ί˶ έ ˴ Ϛ˵ ϟ˴ ΄˸δ˴ ϧ Ύ˴ ϟ Kami tidak meminta kepadamu rezeki dengan perintah shalat ini. Kamilah yang memberi jaminan rezeki kepadamu. dan setiap kepala keluarga muslim agar Ύ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍˴ ϭ ˶ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟΎ˶ Α ˴ Ϛ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃ ˸ή˵ ϣ˸΃˴ ϭ dan perintahkanlah keluargamu melaksakan shalat secara baik dan bersinambung pada setiap waktunya dan bersungguh-sungguhlah engkau wahai Nabi Muhammad dalam bersabar atasnya. maka ia dapat mencakup keluarga besar Nabi Muhammad saw. yang beliau pelihara sepeninggal Abu Thalib. 20 21 . Allah memerintahkan Nabi saw. Bahkan Quraish Shihab. Tafsir Al-Maragi…. Dan kesudahan yang baik di dunia dan di akhirat adalah bagi orang-orang yang menghiasi dirinya dengan ketakwaan. jika ditinjau dari masa turunnya ayat ini. yakni dalam melaksanakannya20. dan beberapa putera beliau bersama ‘Ali ibn Abi Thalib ra. atau Kami tidak membebanimu untuk menanggung rezeki bagi dirimu atau keluargamu. dan hendaklah kamu sendiri memeliharanya. Vol. h. Al-Maragi. Kenikmatan dari kehadiran mereka dalam satu rumah tangga diperoleh melalui hubungan harmonis masing-masing anggota keluarga satu dengan yang lain serta hubungan yang harmonis dengan Allah swt. Tafsir Al-Misbah…. 259. hai Rasul keluargamu untuk mendirikan shalat. lalu menyadari bahwa perintah tersebut berlanjut sepanjang hayat. 28. Suruhlah. Kata Ϛ˴ ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃ keluarga. Jil.

Tafsir Al-Misbah…. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. Tafsir Al-Misbah…. h.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. R.54 sementara ulama memperluasnya sehingga mencakup seluruh umat beliau22. Abdurahman Suyuti. 8. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. Jami’ Al-Hadis…. Ini memerlukan kesabaran dan ketekunan melebihi apa yang diwajibkan atas keluarga dan umat beliau23. 8. 402 Quraish Shihab. 403. ia memercikkan air pada wajahnya. 416. diperintahkan untuk lebih bersabar dalam melaksanakan shalat. mampu menempatkan keluarganya untuk menjadi generator dan inspirator bagi dirinya dalam Quraish Shihab. h. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. karena shalat yang wajib bagi beliau adalah shalat lima waktu. Vol. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. Di antara hal yang dapat melanggengkan hubungan suami istri adalah saling membantu dalam ketaatan kepada Allah swt. dengan penambahan huruf Penambahan itu mengandung makna penekanan. tetapi juga shalat malam yang diperintahkan kepada beliau. ΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣΖϣΎϗϩ΃ήϣ΍Ϳ΍ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ ΢πϧΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ Kemudian Rasulullah saw. Vol. ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍ dari kata (ήΒλ΍) bersabarlah. juga bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat.24 Jadi. 4. belajar secara bersama. Juz. dan jika istrinya tidak mau bangun. seorang suami yang sukses dalam kehidupan berumah tangga adalah suami yang sukses dalam mengayomi keluarga. dengan mengalokasikan waktu khusus untuk beribadah secara berjamaah. dan jika suaminya tidak mau bangun. Kata ρ). Nabi saw. Ahmad). h.

˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓ 22 23 24 .

sebab suami yang diberi kepercayaan terhadapnya. dan isterinya bergaul dengannya. Tidak membuka rahasia isterinya dan tidak membeberkan aibnya. begitu pula sebaliknya. ϭϪΗ΃ήϣ΍ϰϟ·ϲπϔϳϞΟήϟ΍ΔϣΎϴϘϟ΍ϡϮϳΔϟΰϨϣͿ΍ΪϨϋαΎϨϟ΍ήηϦϣϥ· “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di sisi Allah ialah suami yang menggauli isterinya. Muslim). Mampu mewujudkan keluarganya menjadi keluarga sakinah. mawaddah dan rahmah. perbuatan dan lain sebagainya26. R.25 Hadist di atas merupakan dalil atas keharaman seseorang menyiarkan rahasia hubungannya di atas ranjang dengan istrinya baik berupa ucapan. Kemudian ia membeberkan rahasia hubungan suami isteri tersebut” (H. Tidak membuka rahasia dan tidak membeberkan aib isteri.55 memproduksi beraneka macam kebajikan. dituntut menjaga dan melindunginya. Seorang suami hendaknya menjadi orang yang paling dipercaya oleh isteri. Rasulullah saw. 4. bersabda:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.

tempat tinggal 25 Abdurahman Suyuti. Jika seorang suami kebetulan memiliki isteri lebih dari satu orang. 130. Juz. 398. Berlaku adil terhadap isteri-isterinya. pakaian. Syaikh Hafiz Ali. jika memiliki isteri lebih dari satu orang. Kado Pernikahan…. minuman.ΎϫήγήθϨϳϢΛϪϴϟ·ϲπϔΗ 5. maka ia memiliki tanggung jawab yang sangat besar yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. h. Seorang suami harus bisa berlaku adil terhadap istri-istrinya supaya tidak timbul perpecahan di antara mereka. 2. h. Jami’ Al-Hadis…. Suami berkewajiban untuk berbuat adil terhadap mereka dalam hal makanan. 26 .

. maka kawinilah satu orang saja. An-Nisa: 129. Jelas sekali bahwa keadilan yang maksud oleh ayat di atas merupakan keadilan dalam hal material. tidaklah tepat karena keadilan yang dimaksudnya adalah dalam hal ˼˯ΎδϨϟ΍. Jadi apabila ada orang yang ingin menutup rapat-rapat pintu poligami dengan berdasarkan Q.. S. Dalam Al-Quran Allah swt. Karena hal tersebut bisa menimbulkan kemurkaan Allah swt. berfirman: “Kemudian jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil. S..56 dan tidur..” (Q. Ia tidak boleh bersikap curang atau dzolim sedikit pun. An-Nisa: 3).

˱ Γ˴ Ϊ˶ Σ΍˴ Ϯ˴ ϓ˸΍Ϯ˵ ϟ˶ Ϊ˸ό˴ Η͉ ϻ˴ ΃˸Ϣ˵ Θ˸ϔ˶ Χ˸ϥ˶ Έ˴ ϓ ˶ Ϟ˸ϴ˴ Ϥ˸ϟ΍ ͉ Ϟ˵ ϛ ˸΍Ϯ˵ Ϡϴ˶ Ϥ˴ Η ˴ ϼ˴ ϓ ˸Ϣ˵ Θ˸λ˴ ή˴ Σ ˸Ϯ˴ ϟ˴ ϭ ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ˴ Ϧ˸ϴ˴ Α ˸΍Ϯ˵ ϟ˶ Ϊ˸ό˴ Η ϥ˴ ΃ ˸΍Ϯ˵ όϴ˶ τ˴ Θ˸δ˴ Η Ϧ˴ ϟ˴ ϭ ˯ΎδϨϟ΍.

˱ ΎϤϴ˶ Σ͉ έ˱ ΍έϮ˵ ϔ˴ Ϗ˴ ϥΎ˴ ϛ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍͉ ϥ˶ Έ˴ ϓ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Θ˴ Η˴ ϭ˸΍Ϯ˵ Τ˶ Ϡ˸μ˵ Ηϥ˶ ·˴ ϭ˶ Δ˴ Ϙ͉ Ϡ˴ ό˵ Ϥ˸ϟΎ˴ ϛΎ˴ ϫϭ˵ έ˴ ά˴ Θ˴ ϓ  ˺˻̂ imaterial (cinta): “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteriisteri (mu). China.. Kado Pernikahan. seperti bangsa Tibet. karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai). bahwa sesungguhnya hanya Rasulullah saw. An-Nisa: 129). 27 . maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Q. Bahkan para uskup Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. Pada zaman Nazi.. walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. S. Persi dan Romawi. Musuh-musuh Islam menuduh. 15. yang menganjurkan. h. Poligami sudah tersebar luas di kalangan bangsa-bangsa terdahulu. bukan Allah swt. sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung.27 Sebenarnya poligami sudah ada jauh sebelum Islam. Mongol. yang menganjurkan manusia untuk melakukan poligami. Tujuan mereka ialah untuk memperburuk citra Islam. Mesir. poligami juga sudah dikenal di kalangan orang-orang Jerman. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan)..

dan kemampuan untuk berbuat adil harus kepada semua istri harus dimiliki. banyak kondisi yang merupakan alasan logis untuk tidak menutup pintu poligami dengan syarat-syarat yang tidak ringan. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. adalah sosok suami yang sangat adil terhadap isteri-isterinya. memiliki beberapa orang isteri karena alasan untuk perlindungan terhadap janda-janda yang ditinggal mati oleh suaminya. Ath-Thabrani).57 memperbolehkan poligami kepada beberapa orang raja setelah masuknya agama Kristen ke Eropa.29 Selain itu. Dalam hal ini beliau mewasiatkan perlakuannya yang baik terhadap isteriisterinya: “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ. Rasulullah saw. atau terjangkiti penyakit parah. seperti Napoleon. merupakan satu kemungkinan yang tidak aneh? Apakah jalan keluar bagi suami yang dapat diusulkan untuk menghadapi kemungkinan itu? Bagamana ia menyalurkan kebutuhan biologis atau memperoleh dambaannya untuk memiliki anak? Poligami ketika itu adalah jalan yang paling ideal. R. seperti: kemungkinan mandulnya seorang istri. Sedangkan Rasulullah saw. Jadi tidak benar tuduhan orang-orang yang mengatakan bahawa: Islam adalah yang mempelopori poligami28.

4. h.ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 28 Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. 29 . 308.. Juz... Abdurahman Suyuti. Jami’ Al-Hadis…. 16. Kado Pernikahan. h.

Cet. seorang laki-laki harus mengetahui dengan baik karakter dan macam-macam tanggung jawab yang harus diembannya. setelah ia menyelesaikan masa lajangnya. dan berdakwah dengan bijaksana (bil hikmah) dan tutur kata yang ramah (mau’izah hasanah). masyarakat dan juga tentunya kepada Allah swt. 30 Husain Syahatah. Yang bisa menjadi indikasi terpenuhinya tanggung jawab. Syariat Islam memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini dan menjadikannya sebagai salah satu tujuan mulia. (Jakarta: Gema Insani. Oleh sebab itu.58 B. Laki-laki adalah pemimpin. 4. yang tentu akan bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya. Ke-I. seorang laki-laki bertanggung jawab untuk memenuhi tuntutan-tuntutan agama. h. Sebelum menikah. Terj. Tanggung jawab terhadap Allah swt dan agamanya Salah satu tanggung jawab seorang laki-laki adalah menegakkan dan menjaga agamanya. h. (Jakarta: AMZAH. Oleh karena itu ruang lingkup pertanggung jawabannya semakin luas. melakukan amal sholeh. Dalam hal ini para ahli fiqih dan ulama telah membahas banyak masalah tanggung jawab laki-laki dalam Islam. 2000). Cet. karena agama merupakan pilar utama dalam kehidupan seorang muslim31. juga bertanggung jawab atas anak-anaknya. 31 . sehingga tidak terjadi tindakan ekstrem dalam pengimplementasiannya. Husain Syahatah. tuntutan yang menjadi beban bagi seorang laki-laki semakin menumpuk. Di samping itu harus bertanggung jawab atas isterinya. Ia harus mempertanggung jawabkan apa yang telah ia lakukan kepada dirinya sendiri. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Mereka menyimpulkan bahwa macam-macam tanggung jawab tersebut sebagai berikut30: 1. Bertanggung Jawab Menjadi seorang suami bukanlah hal yang gampang. begitupula dalam masalah tanggung jawab yang harus diemban. pekerjaan dan dirinya secara seimbang. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. Arif Chasanul Muna. kategori ini adalah menjalankan ibadah. 2005). Pada saat itu. Ke-I. 10. baik dengan berlebih-lebihan maupun sebaliknya. keluarga. Tanggung jawab ini bertambah.

amal baik. dengan menjaga dan memenuhi tuntutan-tuntutannya33. ibadah. menggaulinya dengan baik. …. The Best Husband in Islam…. Tanggung jawab terhadap sanak kerabatnya dengan menjalin silaturrahmi. mempersiapkan kemampuan mereka dan mengemban tanggung jawab mereka di masa mendatang. memperhatikan pendidikan mereka. h.59 2. 10. dan usaha mencari nafkah yang halal.  Memberikan waktu-waktu luang untuk istirahat.  Tanggung jawab terhadap anak-anaknya dan memberi mereka nafkah. Pendidikan jasmani untuk memperkuat kemampuan jasmani. amal baik dan usaha mencari nafkah yang halal bisa terlaksana dengan baik. Dengan terjaganya kesehatan. Dengan memperhatikan hal ibadah.  Mempererat hubungan baik dengan orang lain dengan memenuhi hakhaknya dan membantu penyelesaian kepentingan-kepentingan mereka. 41 33 . Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Yang termasuk dalam kategori tanggung jawab ini adalah sebagai berikut:   Pendidikan rohani untuk memperkuat intensitas dan kualitas ibadah kepada Allah swt.   Tanggung jawab terhadap kedua orang tua dengan berbakti. dan membimbingnya dengan penuh kecintaan. menjaga dan memberikannya nafkah kepada keduanya. h. Tanggung jawab terhadap dirinya sendiri. bisa dilakukan dengan semangat dan wacana baru. dan berbuat baik kepada mereka. Ahmadi Sofyan. menebarkan rasa kasih sayang. Bertanggung jawab terhadap anggota keluarga dalam posisinya sebagai pemimpin dalam rumah tangga Tanggung jawab ini terbagi menjadi beberapa bagian32:  Tanggung jawab terhadap isteri dengan memberikannya nafkah. 3. 32 Husain Syahatah.

Seiring dengan pendapat di atas. Sebagai dalil tentang hal itu. Suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga. dalam Islam terdapat hukum-hukum tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya. Tanggung jawab terhadap profesi yang digelutinya dalam mencari rezeki yang baik dan halal. dengan disertai niat beribadah. Dalam sabda Rasulullah saw. An-Nahl: 93). Yang termasuk dalam kategori ini adalah:     Mencari pekerjaan yang halal yang akan menjadi sumber pendapatan finansial yang baik. dari Ibnu Umar ra. disebutkan: ̂˼ϞΤϨϟ΍. Hukum itu meliputi poin-poin sebagai berikut: 1.60 4. Menularkan keahlian yang dimiliki kepada orang lain (berbagi keahlian atau ilmu)34. S. Bekerja dengan optimal dan sempurna. firman Allah swt: “Mereka akan ditanya tentang apa yang kalian pernah lakukan” (Q. dan ia akan dimintai pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya itu di hadapan Allah swt35. Menjaga keikhlasan dalam bekerja dengan berniat untuk ibadah.

˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ Ϥ˸ό˴ Η˸Ϣ˵ ΘϨ˵ ϛΎ͉ Ϥ˴ ϋ͉ Ϧ˵ ϟ˴ ΄˸δ˵ Θ˴ ϟ˴ ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϭ ω΍έ ϡΎϣϹ΃ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϢϜϠϛϭ ω΍έ ϢϜϠϛ Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϩΪϴγ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϡΩΎΨϟ΍ϭ ΎϬΘϴϋέ Ϧϋ ΔϟϮΌδϣϭ ΎϬΟϭί Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϪϴΑ΃ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ ϝΎϗ Ϊϗ ϥ΃ ΖΒΣϭ ϝΎϗ ϪΘϴϋέ  ϢϠδϣϭέΎΨΒϟ΍ϩ΍ϭέ.

Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. h. 151. The Best Husband in Islam…. 11 Ahmadi Sofyan. Seorang lakilaki pemimpin terhadap keluarganya dan bertanggung jawab atas 34 Husain Syahatah. 35 .ϪΘϴϋέϦϋϝϮΌδϣϭω΍έϢϜϠϛϭϪΘϴϋέ ΖϴΑ ϲϓ Δϴϋ΍έ Γ΃ήϤϟ΍ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ “Masing-masing dari kamu adalah pemimpin dan masing-masing dari kamu bertanggung jawab atas kepemimpinannya. h. Imam itu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. ….

menggaulinya dengan baik. membantunya dalam urusan rumah tangga jika diperlukan.61 kepemimpinannya. Tanggung jawab suami dalam Islam memiliki cakupan yang sangat luas. Keluarganya. dirinya. seperti membantunya melaksanakan ajaran agama. ilmunya dan pekerjaannya37. Seorang suami memiliki kewajiban dan tanggung jawab kepada istrinya. Pelayan itu pemimpin dalam harta tuannya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. Semua itu merupakan dasar dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. jangan sampai tanggung jawab itu membuat pekerjaan lain terbengkalai38. menjaga kehormatan dan menghiburnya. menafklahi. Dalil tentang hal ini terdapat ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ dalam firman-Nya: ˻˺ϡϭήϟ΍. Perempuan itu pemimpin dalam rumah suaminya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya.36 2. R. menyambungkan hubungan silaturrahim39. meliputi tanggung jawab terhadap agamanya. Dan masing-masing dari kamu adalah pemimpin da bertanggung jawab akan kepemimpinannya” (H. hartanya. 3. Bukhari dan Muslim). 4. Ia berkata: Dan saya menduga bahwa beliau teah bersabda: Seorang lakilaki (anak) adalah pemimpin dalam harta ayahnya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. istrinya. Suami hendaknya berusaha mewujudkan keseimbangan antara tugas dan tanggung jawab. anaknya.

134. Husain Syahatah. Asy-Syifa. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga…. 1993). dkk. Terj. 37 38 39 . Sunarto. 9-10. Ahmadi Sofyan. h. Husain Syahatah. (Semarang: CV. h. 152. 2. h. 113. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. The Best Husband in Islam…. Shahih Bukhari. h.˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ ·˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ 36 Bukhari. Vol.

R. Kewajiban-kewajiban istri terhadap suaminya menurut syariat adalah taat kepadanya selama bukan maksiat. ra. Ar-Rum: 21). jika dipandang ia menyenangkan hati. mengurus rumah.62 “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. ikut berpartisipasi dalam acara-acara kekeluargaan dan masyarakat. ketentraman. jika diberi kebaikan dia membalas dengan kebaikan. keharmonisan dan rasa cinta. Tentang bagaimanakan istri yang baik? Rasulullah menjawab: Jika disuruh dia taat.41  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. melahirkan anak. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. membantu suami mengeluarkan nafkah. S. tidak keluar rumah tanpa izin suaminya. 5. ϝΎϗˮήϴΧ˯ΎδϨϟ΍ϱ΃ϢϠγϭϪϴϠϋͿ΍ϞλͿ΍ϝϮγέϞΌγΓήϳήϫϲΑ΃Ϧϋ Hal itu dijelaskan dalam hadits Rasulullah saw. berdandan untuk suami. Bertanya kepada Rasulullah saw. menjaga kehormatan. jika ia ditinggal pergi oleh suami. Ahmad). diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang.: ϪϟΎϣϭ ΎϬδϔϧϲϓ ϩήϜϳ ΎϤϴϓ ϪϔϟΎΨΗϻϭήϣ΃ ΍Ϋ΍ ϪόϴτΗϭ ήψϧ΍Ϋ΍ ϩήδΗϱάϟ΍ “Abu Huraira. seperti zakat atau sedekah40. akan tercipta kedamaian. Sebagai hasilnya nanti. ia menjaga diri dan harta suaminya” (H. menjaga harta.

251. The Best Husband in Islam…. 154. Jilid. menafkahi dan menyekolahkan. 41 . Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. 2. dan 40 Ahmadi Sofyan. menjaga amalan ibadah. memberikan pendidikan moral. Kewajiban dan tanggung jawab sebagai orang tua kepada anak. h. memberikan latihan tentang urusan rumah tangga dan kehidupan. menurunkan bakat. h. Ahmad bin Hanbal. seperti memberikan pendidikan yang Islami. 6.

melakukan haji dan umrah untuk keduanya. 7. berperilaku baik. Kewajiban anak terhadap orang tua dalam Islam adalah berbuat baik. taat selama tidak dalam kemaksiatan. menggantikannya dalam urusan agama. Sebagai hasil dari tanggung jawab ini maka akan terlahir anak-anak yang shaleh. menafkahi keduanya saat keduanya membutuhkan. ˴ ή˴ Β˶ Ϝ˸ϟ΍ ˴ ϙ˴ ΪϨ˶ ϋ ͉ Ϧ˴ ϐ˵ Ϡ˸Β˴ ϳ Ύ͉ ϣ˶ · ˱ ΎϧΎ˴ δ˸Σ˶ · ˶ Ϧ˸ϳ˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟΎ˶ Α˴ ϭ ˵ ϩΎ͉ ϳ˶ · ͉ ϻ˶ · ˸΍ϭ˵ Ϊ˵ Β˸ό˴ Η ͉ ϻ˴ ΃ ˴ Ϛ͊ Α˴ έ ϰ˴ π˴ ϗ˴ ϭ ˱ ΎϤϳ˶ ή˴ ϛ ˱ ϻ˸Ϯ˴ ϗ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ͉ ϟ Ϟ˵ ϗ˴ ϭ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˸ή˴ Ϭ˸Ϩ˴ Η ˴ ϻ˴ ϭ ͈ ϑ˵ ΃ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ͉ ϟ Ϟ˵ Ϙ˴ Η ˴ ϼ˴ ϓ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˴ ϼ˶ ϛ ˸ϭ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˵ Ϊ˴ Σ˴ ΃ ˻˼˯΍ήγϹ΍. serta berdoa untuk keduanya43. memuliakan dan menghormatinya.63 mengajar berdakwah di jalan Allah swt42.

˳ S. 8. dan melampaui batas dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawab. S. sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (Q. maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. AlIsra’: 24). kasihilah mereka keduanya. merupakan perbuatan yang bertentangan 42 Juga firmanNya: ˻˽˯΍ήγϹ΍. Menyia-nyiakan. ϲ˶ ϧΎ˴ ϴ͉ Α˴ έ Ύ˴ Ϥ˴ ϛ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ˸Ϥ˴ Σ˸έ΍ ͋ Ώ͉ έ Ϟ˵ ϗ˴ ϭ ˶ Δ˴ Ϥ˸Σ͉ ήϟ΍ ˴ Ϧ˶ ϣ ͋ ϝ͊ άϟ΍ ˴ ΡΎ˴ Ϩ˴ Ο Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ˴ ϟ ˸ξ˶ ϔ˸Χ΍˴ ϭ “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku. Al-Isra: 23).” (Q. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduaduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. mengurangi. Dalil mengenai hal ini adalah firman Allah: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.

The Best Husband in Islam…. 43 . h. Husain Syahatah. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses….˱ ΍ήϴ˶ ϐ˴ λ Ahmadi Sofyan. h. 154. 136.

Ia membiarkan begitu saja tanpa ada penyelesaian. Perangai-perangai di atas bertentangan dengan syariat Allah swt. Membuka rahasia rumah tangga. dan ditimpa masalah. Menyebarluaskan kehormatan rumah tangga di antara keluargakeluarga dekat. tetangga. dan sikap saling hormat dalam rumah tangga. Adanya tekanan jiwa dan rusaknya urusan rumah tangga. sakit. dosa dan kejahatankejahatan dalam rumah. Tersebarnya kejahatan sosial. serta beberapa kesalahan lain. adalah seperti berikut ini44:        Pasangan suami istri dan anak-anak yang memiliki perangai jahat yang bertentangan dengan syariat Allah swt. Lemahnya keharmonisan. Membiarkan keluarga saat keluarga tertimpa bencana yang pelik. Seperti dalam firmanNya: “Dan barang siapa yang menentang peringatanku. Rusaknya nama baik Islam dan kaum muslimin. Persoalan ini dapat diselesaikan  ˺˻˽Ϫσ. akibatnya kehidupan menjadi sempit.64 dengan syari’at. kelembutan. Sebagai contoh bentuk kemaksiatan. Perangai-perangai yang tidak sesuai dengan syariat dan kelalaian tanggung jawab suami dalam rumah tangganya. S. 9. Hilangnya tanggung jawab kepemimpinan suami terhadap keluarga dan anaknya. dan teman-teman.    Anak-anak lari dari rumah dan melenceng dari jalan yang lurus. kasih sayang. Thaha: 124). maka ia kan mendapatkan kehidupan yang sempit” (Q.

h. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. 137.˱ ΎϜϨ˴ ο˱ Δ˴ θϴ˶ ό˴ ϣ˵ Ϫ˴ ϟ͉ ϥ˶ Έ˴ ϓϱ˶ ή˸ϛ˶ ΫϦ˴ ϋ˴ ν˴ ή˸ϋ˴ ΃˸Ϧ˴ ϣ˴ ϭ 44 Husain Syahatah. .

Kebersamaan dan mengemban tanggung jawab masyarakat terhadap keluarga. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. Adanya aturan sebagai pengontrol dan pengawas untuk rumah tangga. S. setahap demi setahap. Saran-saran ini dapat mewujudkan rumah tangga muslim yang harmonis dan penuh kasih sayang. Ar-Rum: 21). sesuai dengan ajaran dan cara-cara yang baik. Langkah-langkah penyelesaian secara Islami yang dapat ditempuh untuk menanggulangi pengaruh kurangnya tanggung jawab suami terhadap 45 Allah swt. Adanya program untuk menenangkan jiwa. Mengadakan silaturrahmi dan menunaikan hak-hak mereka. Adanya sistem pahala dan sanksi.65 dengan melakukan langkah-langkah penyelesaian secara Islami seperti berikut ini45:         Memberikan pendidikan yang Islami untuk seluruh anggota keluarga. sesuai dengan aturan syariat. berlandaskan kepada asas pendidikan yang formal. teman-teman dan tetangga. dengan saran ini juga akan dapat menghindarkan perasaan takut dan akan memperoleh keberkahan hidup. Menerapkan prinsip musyawarah dalam urusan rumah tangga. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. membenarkan dalam firmanNya: ˻˺ϡϭήϟ΍. Adanya sanksi yang Islami dalam menindak sikap yang terlarang menurut syariat. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. 10. Selain itu. ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah.

157. . h. The Best Husband in Islam….˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ ·˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ Ahmadi Sofyan.

dan terciptanya kepemimpinan yang senantiasa mengajak masyarakat kepada dakwah di jalan Allah swt46. konsistensi terhadap perangai-perangai yang baik. mendalami ajaran agama. ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α΍ϭ˵ ή˴ ϣ˴ ΃˴ ϭ˴ ΓΎ˴ ϛ͉ ΰϟ΍΍˵ Ϯ˴ Η΁˴ ϭ˴ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟ΍΍Ϯ˵ ϣΎ˴ ϗ˴ ΃˶ ν˸έ˴ ΄˸ϟ΍ϲ˶ ϓ˸Ϣ˵ ϫΎ͉ Ϩ͉ Ϝ͉ ϣϥ˶ ·˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍ Allah swt. menciptakan kelompok yang mengajak kepada yang baik dan mencegah yang mungkar yang dapat diterima oleh orang banyak dengan baik. pendidikan akhlak. Alangkah lebih baik jika kami menutup hukum-hukum Islam tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya ini dengan firman Allah  ˽˺ΞΤϟ΍. dan kepada Allahlah kembali segala urusan” (Q. menjelaskan hal itu dalam firmanNya: “(Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi. menyuruh berbuat yang makruf. dan mencegah dari perbuatan yang mungkar. Al-Hajj: 41).66 rumah tangganya. adalah meningkatkan pendidikan rohani. niscaya mereka mendirikan sembahyang. menunaikan zakat. S.

AthThur: 21). dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. swt: ˻˺έϮτϟ΍. Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya” (Q. dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan. S.˶ έϮ˵ ϣ˵ ΄˸ϟ΍˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ϋ˶ Ϫ͉ Ϡ˶ ϟ˴ ϭ˶ ή˴ ϜϨ˵ Ϥ˸ϟ΍˶ Ϧ˴ ϋ΍˸Ϯ˴ Ϭ˴ ϧ˴ ϭ ˸Ϧ͋ ϣ Ϣ˵ ϫΎ˴ Ϩ˸Θ˴ ϟ˴ ΃ Ύ˴ ϣ˴ ϭ ˸Ϣ˵ Ϭ˴ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ˸Ϣ˶ Ϭ˶ Α Ύ˴ Ϩ˸Ϙ˴ Τ˸ϟ˴ ΃ ˳ ϥΎ˴ Ϥϳ˶ Έ˶ Α Ϣ˵ Ϭ˵ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ˸Ϣ˵ Ϭ˸Θ˴ ό˴ Β͉ Η΍˴ ϭ ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁ ˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍˴ ϭ “Dan orang-orang yang beriman.

158. The Best Husband in Islam….˲ Ϧϴ˶ ϫ˴ έ˴ ΐ˴ δ˴ ϛΎ˴ Ϥ˶ Α˳ Ή˶ ή˸ϣ΍͊ Ϟ˵ ϛ˳ ˯˸ϲ˴ ηϦ͋ ϣϢ˶ Ϭ˶ Ϡ˴ Ϥ˴ ϋ ϊϠπϟ΍ϰϓΊηΝϮϋ΃ϥ΍ϭϊϠοϦϣΖϘϠΧΓ΃ήϤϟ΍ϥΈϓ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ϭ ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ΝϮϋ΃ϝΰϳϢϟϪΘϛήΗϥ·ϭϪΗήδϛϪϤϴϘΗΖΒϫΫϥ·ϩϼϋ΃ Ahmadi Sofyan. h. ΖϜδϴϟϭ΃ήϴΨΑϢϠϜΘϴϠϓ΍ήϣ΃ΪϬη΍ΫΈϓ ήΧϷ΍ϡϮϴϟ΍ϭͿ΍ΎΑϦϣΆϳ ϥΎϛ Ϧϣ Rasulullah saw pun pernah berwasiat kepada seorang laki-laki:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.

΍ήϴΧ 46 .

Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita. ialah orang yang apabila melihat suatu keadaan. h. kebahagiaan. II.67 “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat. h. ketenangan dan kebahagiaan. Kasmuri Selamat. penuh perhatian serta berlapang dada.. Ia tunaikan kewajiban-kewajiban yang Allah telah tentukan keduanya. 758. ia akan melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. dan jika dibiarkan. R. seorang suami harus memiliki kepribadian suami yang shaleh. ketentraman. Sesungguhnya membangun rumah tangga itu membutuhkan perjuangan yang luar biasa beratnya. yaitu menciptakan rumah tangga (sesuatu yang berkenaan dengan keluarga) yang penuh dengan kedamaian. 1. bersemangat. h. 47 Muslim.49 Jadi menciptakan rumah tangga sakinah. Juz.. atau diam. Berhubungan dengan itu. ketenangan. Jika ia menjadi seorang suami.. Sebelum menciptakan rumah tangga yang sakinah. h. Jika anda mencoba meluruskannya. ditanggapinya dengan kata yang baik. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita sebaik-baiknya” (H. Shahih Muslim. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. dimulai dari pemancangan pondasi aqidah dan pilar-pilar akhlak. Terj. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Berpegang Teguh Kepada Syariat Allah Laki-laki yang shaleh adalah seorang laki-laki yang senantiasa berpegang teguh kepada syariat Allah dalam segala urusan kehidupannya. 870. karena jenis itu diciptakan dari tulang rusuk yang terbengkok. Kasmuri Selamat mengemukakan beberapa kepribadian suami shaleh50: 1. ketentraman. dia akan patah. 769. dia akan tetap bengkok. Sedangkan sakinah adalah kedamaian. 48 49 50 . agar suami sukses membentuk keluarga sakinah.47 C. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Adib Bisri Musthofa …. Suami Idaman Istri Impian. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Menciptakan Rumah Tangga Sakinah Rumah tangga adalah sesuatu yang berkenaan dengan keluarga48. Muslim).

68 2. Berpedoman Kepada Petunjuk Rasulullah saw. tidak menuntut lebih banyak dari yang semestinya. Ia tidak pernah menyia-nyiakan kewajibannya. bahkan ia menerima dengan rela terhadap kekurangan-kekurangan yang ada. 3. Dalam kehidupan berumah tangga ia senantiasa berpedoman kepada hadis ϩ΍ϭέ. kewajiban tersebut ia tunaikan sebelum menuntut haknya. Seimbang antara Hak dan Kewajiban Dalam kehidupan sehari-hari sikapnya tidak tamak. Laki-laki yang shaleh tentu akan membahagiakan istrinya.

bagi suami yang shaleh. Disamping itu ciri-ciri dari laki-laki shaleh yang membahagiakan kehidupan rumah tangga itu ialah53:  Mendirikan rumah tangga semata-mata karena Allah swt. Timidzi). Yang maksudnya: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ.51 ϯάϣήΘϟ΍ “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. Ath-Thabrani). dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. ϢϬ΋ΎδϨϟ ϢϛέΎϴΧ ϢϛέΎϴΧϭ ΎϘϠΧ ϢϬϨδΣ΃ ΎϧΎϤϳ· ϦϴϨϣΆϤϟ΍ ϞϤϛ΃ Rasulullah saw. R.52 Ituah kesaksian agung Rasulullah saw. kesaksian kebajikan yang diiringi dengan kesempurnaan iman serta akhlak yang mulia. R. dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H.

h. Juz. Juz. Kasmuri Selamat. h. 308. Jami’ Al-Hadis….. 52 53 .. Abdurahman Suyuti. 2. Suami Idaman Istri Impian.ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 51 Abdurahman Suyuti. Jami’ Al-Hadis …. 63. h.. 4. 2.

Bersabar dan menerima kelemahan istri dengan hati yang terbuka. Menciptakan rumah tangga sakinah tidak semudah membalikkan telapak tangan. serta meyakini bahwa segala sesuatu yang dijadikan Allah swt pasti terdapat hikmah yang tersembunyi di sebaliknya. Membina sebuah rumah tangga yang sakinah. Namun.      Memberi nafkah kepada istri dan anak-anak menurut kadar kemampuan.  Mengelakkan agar jangan terlalu mengikuti kemauan istri. Bertanggung jawab menidik akhlak istri dan anak-anak sesuai dengan kehendak Islam. wa rahmah. Menjaga hati dan perasaan istri. adalah dambaan dari setiap suami istri yang berikrar dalam cinta dan kasih sayang. karena ia akan melunturkan nama baik dan prestasi suami selaku pemimpin rumah tangga. Semua orang Islam berharap dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. Senantiasa menjaga tentang keselamatan mereka. Menyediakan keperluan dan tempat tinggal yang layak untuk mereka. Senantiasa bertenggang rasa dan tidak menuntut sesuatu di luar kemampuan istri. Tidak mencaci istri di hadapan orang lain dan tidak memuji wanita lain di hadapannya. Memberi kasih sayang dan rel berkorban apa saja demi kepentingan dan kebahagiaan bersama. agar mahligai rumah tangga yang dibangun dengan landasan cinta dan kasih sayang menjadi teladan bagi penghuninya maupun generasi yang akan lahirkan. mawaddah.69       Melayani dan menasehati Istri dengan sebaik-baiknya. Bersabar dan menghindari memukul istri dengan pukulan yang memudaratkan. .

aman. bersimbah peluh. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. Sri Mulyati. Ternyata merindukan rumah tangga sakinah harus benar-benar disertai dengan kesungguhan. ia akan selalu merindukan untuk pulang ke rumah. kekerasan. bekerja keras. 54 Ahmadi Sofyan. bahagia. Begitu banyak di antara kita yang merindukan berumah tangga menjadi suatu yang teramat indah. yakni mengerahkan segala daya dan upaya dalam pengertian yang sebenarnya. seringkali kemudi menjadi rebutan antara suami istri. The Best Husband in Islam…. Relasi Suami Istri dalam Islam…. kita saksikan deretan antrian orang-orang yang gagal dalam menciptakan rumah tangga bahagia. h. Akan tetapi. ketentraman dan kenyamanan bathin para penghuninya. dan sejahtera dalam suasana cinta dan kasih sayang diantara anggota-anggotanya55. kenyataan yang ada. penuh dengan pesona cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya rumah tangga itu bisa dijadikan pusat ketenangan.70 ternyata ketika bahtera itu mulai mengarungi lautan yang luas. damai. h. kegelisahan dan penderitraan. Mereka berusaha menjadi nakhoda yang handal. 55 . Bahkan tidak jarang diakhiri dengan kenistaan yang berujung dengan perceraian sehingga melahirkan penderitaan yang berkepanjangan. 43-46. Ahmadi Sofyan mengatakan ada empat kiat minimal menuju keluarga yang sakinah54: 1. Sehingga ketika sang suami sudah berlumuran keringat. 39. Hari demi harinya hanya diisi kecemasan. dan bersikeras menunjukkan arah tujuan yang diarungi. terutama bagi anak-anak yang dilahirkan. ketakutan. Keluarga/rumah tangga adalah sebuah institusi terkecil di dalam masyarakat yang berfungsi sebagai wahana untuk mewujudkan kehidupan yang tentram.

Jadikan rumah tangga sebagai pusat ilmu Rumah tangga yang ditingkatkan derajatnya oleh Allah swt. akan mampu menjadi pelepas dahaga. Seperti yang terdapat dalam firman Allah Q. Merawat dan mendidik anak merupakan tugas bersama suami istri56. Hendaknya sesudah memantapkan niat kita kepada Allah untuk mengarungi bahtera rumah tangga. Tidak pula rumah tangga yang para penghuninya adalah penuh dengan deretan titel dan gelar. S. Untuk itulah kita membutuhkan orang lain agar bisa melengkapi kekurangan kita guna memperbaiki kesalahan kita. saling memperbaiki. h. Menciptakan rumah sebagai pusat ketenangan bathin dan ketenangan jiwa. serta saling mengoreksi 56 Sri Mulyati. 54 . At-Tahrim: 6. Bahkan justru hal seperti itu seringkali memisahkan kita dengan kebahagiaan bathin dan ketentraman jiwa. Jadikan rumah tangga sebagai pusat nasehat Suami istri hendaknya mengetahui bahwa semakin hari semakin banyak yang harus dilakukan. Relasi suami istri dalam Islam…. maka anak-anak pun akan rindu berkumpul bersama dengan orang tuanya.71 Ketika rumah mampu dijadikan sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. diperbudak dan dinistakan oleh apa yang dimilikinya. Rumah tangga bahagia adaah rumah tangga yang dengan sadar menjadikan sikap saling menasehati. bukanlah rumah tangga yang memiliki status sosial keduniawian. 3. Hal ini dapat dipahami dari teks-teks Al-Quran dan Hadis. maka kekayaan yang harus dimiliki dalam berkeluarga adalah ilmu. 2. Tidak jarang pula rumah tangga yang berlimpah dengan kekayaan justru membuat penghuninya di “miskinkan” oleh keinginan-keinginan.

selalu dinanti cahayanya dan membuat gembira bagi yang terkena pancaran cahayanya. Tidak ada koreksi yang paling aman selain koreksi dari keluarga kita sendiri. Menerangi kegelapan. yang tentu cermin akan mampu membuat sebuah penampilan penghuninya menjadi lebih baik. Keluarga yang mulia adalah keluarga yang bisa menjadi contoh kebaikan bagi keluarga yang lainnya. . 4. begitupula sebaliknya. Jadikan rumah tangga sebagai pusat kemuliaan Hendaknya suami istri mampu menjadikan rumah tangga seperti cahaya matahari. Demikianlah empat kiat menuju keluarga sakinah. Sehingga tidak ada yang diucapkan selain kebaikan tentang keluarga yang telah dibangun. Karena keduanya tidaklah boleh merasa lebih baik dan lebih berjasa dalam membangun rumah tangga. menyegarkan yang layu. Suami yang baik adalah suami yang mau dinasehatin oleh sang istri. maka rumah tangga tersebut bagaikan cermin. menumbuhkan bibit-bibit. Karena betapa memilukan sekaligus memalukan jika ada keluarga muslim yang melakukan tindakan kekerasan rumah tangga seperti yang akhir-akhir ini terjadi.72 dalam kebenaran dan kesabaran sebagai kekayaan yang berharga dalam rumah tangga. mawaddah wa rahmah yang hendaknya dilakukan oleh keluarga muslim di era modern in. Apabila sebuah rumah tangga mulai saling menasehati.

sebagai kepala rumah tangga pasti tahu fungsi. yang menjadi kewajibannya dan sangat menentukan akan terwujudnya rumah tangga yang sakinah. maka suami itu akan memimpin. Kedua: seorang suami yang shaleh pasti tahu peranannya. Walaupun peranan suami sangat menentukan. bahkan ia akan selalu lebih memperhatikan kewajibannya terlebih dahulu dibanding dengan haknya. maka suami itu akan sukses sebagai kepala rumah tangga dan rumah tangganya akan menjadi rumah tangga yang sakinah. karena antara suami dan istri akan saling melengkapi. Ketiga: Islam melalui Al-Quran dan Sunnah telah memberikan tuntunan yang sangat jelas bagi seorang laki-laki berupa karakter-karakter yang saling melengkapi 73 . Apabila suami telah melaksanakannya dengan baik. sehingga ia bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi peranannya. Kesimpulan Dari uraian skripsi ini dapat ditarik tiga kesimpulan: Pertama: seorang suami yang sholeh. jika demikian maka rumah tangga yang sakinah akan terwujud. bukan berarti peranan istri tidak menentukan.BAB IV PENUTUP A. kedudukan dan kewajibannya. mendidik dan memberikan teladan bagi anak-anaknya dalam segala hal. karena ia tahu semua itu akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt.

apalagi pendidikan agama. Hak memimpin keluarga yang dimiliki oleh seorang suami. rumah tangga yang sakinah. mawaddah wa rahmah pasti akan terwujud. yang akhirnya akan menjadi suami shaleh. bahkan tidak mungkin untuk dicapai. Amanah tersebut pun akan dimintakan pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Yang paling utama haruslah yang seagama. apalagi mentelantarkannya. 2. Untuk itu pendidikan harus menjadi suatu kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi. saling melengkapi dan menghargai. sehingga suami semena-mena terhadap anggota keluarga. Anak adalah amanah Allah yang harus dijaga dan dipelihara bersama.74 dalam membentuk laki-laki yang shaleh. baik itu dari pihak laki-laki atau perempuan. suami dan istri harus bisa bekerjasama dengan baik. 4. memperhatikan pergaulan anak dan menciptakan suasana keberagamaan di dalam rumah. mawaddah wa rahmah sulit. Saran-saran 1. 3. karena apabila rumah tangga yang dibangun berdasarkan beda agama maka akan menimbulkan berbagai masalah pemberian pendidikan agama pada anak dan rumah tangga yang sakinah. B. Dalam menciptakan keluarga yang sakinah. . Apabila laki-laki tersebut mampu memiliki karakter-karakter itu. Ingat semua itu akan dipertanggung jawabkan kepada Allah swt. tidak boleh disalahgunakan. Sebelum melangsungkan pernikahan sebaiknya teliti dalam memilih pasangan. Karena tanggung jawab suami dan istri sama besar dan beratnya. Seperti memilih sekolah yang Islami. mawaddah wa rahmah.

Maragi. Ida Nursida. (Jakarta: Balai Pustaka. 1990). Cet. Ke-1. (Pasuruan: Hilal Pustaka. 1996). Muhammad. Masri. Ke-1. (Bandung: Al-Bayan. Chumaidi Umar. Majid. Daudin. Kisyik. (Semarang: CV. (Yogyakarta: Wihdah Press. Cet. Ke-1. Hasyimi. 2003). (Beirut: Daar Al-Fikr). Bukhari. 2007). Mencapai Pernikahan yang Barakah. Terj. 1993). Kado Cinta untuk Istri. Ke-1. 1996). Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. 1993). Ke-11. Abdurrahman. Gisymar. 1988). Salim Basyarahil. Cet. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). Fathi. Ke-1. Terj. 2005). Ke-1. ‘Adil. Hamid. Menjadi Muslim Ideal. Abu. 2000). Fauzil. Hery Noer Aly. 2000). dkk. Bukhori Abu Syauqi. Cet. Sholeh. Cet. Mohammad. Ahmad bin Hanbal. Adhim. Ke-3. Cet. Asy-Syifa. Shahih Bukhari. Sunarto. Cet. Toha Putra. Fathu Al-Bari: Sarah Shahih Bukhari. Cet. Cet. Rusli. Abdul. 1999). (Jakarta: Al-Mawardi Prima. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. M. Ke-2. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. (Bandung: Pustaka Setia. Nabi Suami Teladan. Cet. Ke-1. Amin. Terj. Terj. (Jakarta: Gema Insani. A. 2005). Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. Cet. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ahmad. Sulaiman. (Jakarta: Gema Insani Press. Ali. Rosihan. Tafsir Al-Maragi. Hanya untuk Suami. Muhammad. Menjadi Suami Tercinta. Ke-XXI. (Yogyakarta: Arina. Karakteristik Lelaki Shalih. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. Terj. (Bandung: Mizan. Ke-8. Cet. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. Terj. Jibril. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. 1993). Ilmu Tafsir. Anwar. dkk. . (Semarang: CV. Nasy’at. Lembaga Darut-Tauhid. Ke-3. Ahmad Baidowi. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. Cet.75 DAFTAR PUSTAKA Abdulloh. Terj.

2000). Ke-1.. Sayyid. Kesan. Suami Idaman Istri Impian. 2004). Alisuf. Ke-1. _________________. Sri. Quthb. Ke-I. M. Cet. Menghadirkan Surga di Rumah.. (Jakarta: AMZAH. Taat. The Best Husband in Islam. ________________. Ahmad. 1994). (Bandung: Mizan. “Bahagia Menjadi Suami Selamat. Cet. 2003). Cet. Amir. Ke-3. Majdi. Terj. Fathi. Ke-11. Ahmadi. Sayyid. 2007). (Jakarta: PT. 2005). (Jakarta: Aillah. Muhammad. Ahmad. Ke-X. 2007). Syahatah. (Jakarta: Lentera Hati. Suhail. Ilmu Pendidikan. 2007). Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. 2000). Bingkai Cinta Sepasang Merpati. 2005). Cet. (Jakarta: Lintas Pustaka. Sabri. ______________. 1997). (Beirut: Daar Al-Fikr). Wawasan Al-Qur’an. 1999). Ahmad. Jami’ Al-Hadis. Ke-2. Tafsir Al-Misbah: Pesan. Cet. Shahih Muslim. Quraish. Sofyan. Cet. Cet. Ke-1. Cet. Asy-Syifa. Ibnu Ali. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia. (Bandung: Pustaka Setia. Cet. Abdurrahman. Cet. UIN Syarif Hidayatullah. Abi. Suyuti. dan Keserasian Al-Quran. Husain. Husain. Adib Bisri Musthofa. Nasution. Ke-I. Kusyairi. Ideal dan Istri Ideal”. (Semarang: CV. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. Husain Syahatah. Syadali. Relasi Suami dalam Islam. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Ke-I. dkk. Cet. Cet. Ke-I. Muslim. “Membina Keluarga Sakinah”. Ke-1. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Terj. Mulyati. Ke-6. Ulumul Quran II. 1993). Terj: Rofi’I.76 Muhyidin. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. Jalaluddin. Kasmuri. . (Jakarta: Gema Insani Pres. Cet. Terj. (Beirut: Daar ibn Hazm). Lentera Basritama. Shihab. (Jakarta: Kalam Mulia. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. Arif Chasanul Muna. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. 2000). 2006). (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). Shahih Muslim. As’ad Yasin. (Jakarta: Gema Insani.

2007).or. Abdul Roysad Shiddiq. Kado Pernikahan. Selasa. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Ke-1.id. . Terj. 20 Nopember 2007. (Bandung: Remaja Rosda Karya. Tafsir. Ke-2. Hafizh.77 Syuasyi’. Cet. Ahmad. 1997). www. Ke-8. Wahjoetomo.qalam. Ali. 1994). oleh Hamid. Cet. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. (Jakarta: Gema Insani Press. Cet. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful