PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008/1429 H

LEMBAR PERNYATAAN
Bismillahirrahmanirrahim Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Nim Jurusan Fakultas : Asral Puadi : 104011000046 : Pendidikan Agama Islam : Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Dengan ini saya menyatakan 1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar strata satu (S1) di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini telah saya cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. Jika kemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan karya asli saya atau merupakan jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia menerima sangsi berdasarkan Undang-undang yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Jakarta, 15 Juli 2008

Asral Puadi

LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING SKRIPSI

PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

Di bawah bimbingan

Prof. Dr. H. Salman Harun, M. A NIP. 150 062 568

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008 M/1429 H

Lembar Pengesahan Panitia Ujian

LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi berjudul: “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan telah dinyatakan lulus dalam Ujian Munaqasyah pada 22 Juli 2008 di hadapan dewan penguji. Karena itu, penulis berhak memperoleh gelar sarjana S1 (S. Pd.I) dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

Jakarta, 22 Juli 2008 Panitia Ujian Munaqasyah Ketua Panitia (Ketua Jurusan/Program Studi) Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Sekretaris (Sekretaris Jurusan/Prodi) Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Penguji I Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Penguji II Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Mengetahui: Dekan, …………… ……………………. ………….. ……………………. ………….. ……………………. Tanggal ………….. Tanda tangan …………………….

Prof. Dr. Dede Rosyada, M. A. NIP. 150 231 356

sehingga angota keluarga itu merasa tentram berada di dalam keluarganya. terkadang suami cenderung ingin lepas dari peranannya itu. Menghadapi kenyataan tersebut suami terlebih dahulu harus mengetahui kedudukan dan fungsinya dalam keluarga. i . baru kemudian suami itu akan mengetahui peranan yang menjadi tanggung jawabnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Sehingga suami akan lebih mudah dalam melaksanakan peranannya dalam membina rumah tangga yang sakinah. Dengan menggunakan metode Tafsir Maudhu’i (Tematik). sesuai dengan kedudukan suami dalam rumah tangga. mawaddah warahmah. tidak semua suami mengerti dan memahami tentang peranannya dalam rumah tangga yang menjadi tanggung jawabnya. terutama dalam membina keluarga yang sakinah juga akan terlihat pada masyarakat. yang umumnya dilakukan oleh kaum pria. Selain itu dampak dari ketidak mengertian dan pemahaman suami tentang peranannya sebagai kepala rumah tangga. dimana peranan itu akan menjadi tangung jawab suami dan akan diminta pertanggung jawabannya oleh Allah di akhirat kelak. serta mendidiknya. yaitu suami.ABSTRAK Asral Puadi “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” Islam telah menetapkan bahwa suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga dan bertanggung jawab terhadap apa yang ia pimpin. apalagi melakukan kekerasan dalam rumah tangga. maka diperoleh data-data bahwa Islam telah menetapkan peranan-peranan yang dimiliki oleh suami. Peranan suami. Namun. yang akhirnya menjadi tanggung jawabnya harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab agar suami tidak merasa sebagai kepala rumah tangga yang berhak melakukan apa saja terhadap keluarganya sesuai dengan yang ia inginkan. Oleh sebab itu dirasa sangat perlu adanya pemahaman tentang peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Peranan suami dalam hal ini memegang kedudukan yang sangat penting dalam menciptakan keluarga yang sakinah. Justru sebaliknya suami harus bisa menjaga dan mengayomi seluruh anggota keluarganya. bahkan tidak mau peduli sama sekali.

Taufik dan Inayah-Nya. nikmat beserta karunia-Nya kepada mereka. dengan curahan cinta dan kasih sayangnya. ii . pada kesempatan yang berbahagia ini. 3. serta doa yang selalu dipanjatkan. penulis menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada: 1. Segenap Bapak dan Ibu dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan pengalamannya kepada penulis selama menjalankan kuliah. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada kekasih Allah pejuang agama Islam dan teladan teladan yang terbaik Nabi Muhammad saw. kerja kerasnya. berkat Rahmat. Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan sebagaimana yang diharapkan. Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam dan Sekretaris Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. walaupun waktu. penulis banyak mendapatkan bantuan. sahabat-sahabatnya dan kepada seluruh umat Islam di seluruh alam. 2. skripsi ini dapat terselesaikan. beserta keluarga. motivasi serta bimbingan dari berbagai pihak. segala puja dan puji hanya milik Allah Tuhan Semesta Alam. telah mengantar penulis menyelesaikan pendidikan S1 di UIN Jakarta. Selama penyusunan skripsi ini dan selama penulis belajar di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam. Oleh karena itu. tenaga dan pikiran telah diperjuangkan dengan segala keterbatasan kemampuan yang penulis miliki. Sebelumnya penulis mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada kedua orang tua tercinta. demi selesainya skripsi ini dan agar bermanfaat bagi penulis dan pembaca sekalian. semoga Allah selalu menjaga serta memberikan rahmat.KATA PENGANTAR Alhamdulillah.

Semoga skripsi ini dapat membuka cakrawala yang lebih luas bagi pembaca serta menambah pengetahuan dan semoga bermanfaat untuk kita semua. dan kemudahan dalam memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berharga bagi penulis dengan penuh kesabaran dan dedikasi yang tinggi dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini. Kepada segenap teman-teman seperjuangan PAI kelas B-04 dan temanteman kosan di Bait An-Najwa. semoga Allah swt. Bapak Drs. 6. membalas kebaikan dan bantuan yang telah mereka berikan selama penulisan. Elman Sadri. Dr. yang telah meluangkan waktu. memberikan pengalaman dan motivasi serta doa kepada penulis. serta yang selalu memberikan semangat dan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. sebagai penasehat akademik yang telah membimbing penulis selama menjadi mahasiswa. mencurahkan tenaga.4. Amin… Jakarta. pengertian. 7.. serta special for Vera Fauziah yang selama ini selalu saling melengkapi. penulis mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. 5. MA. Bapak Prof. Apabila terdapat kekurangan dan kekhilafan dalam penulisan skripsi ini mohon dimaafkan. 15 Juli 2008 Penulis iii . perhatian. Salman Harun. Seluruh keluarga di rumah khususnya orang tua tercinta “My Endless Love” Apak (Muris) dan Amak (Nurisna) yang telah mencurahkan segala kasih sayang dan tenaganya. sebagai dosen pembimbing materi dan teknik penulisan skripsi ini. Kepada semuanya yang telah membantu penulisan skripsi ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu. H.

............................ ......................................................................................................................... 73 73 74 DAFTAR PUSTAKA ...... Kewajiban Suami ................................. Pembatasan dan Perumusan Masalah ....................................................................................... C....... 15 15 23 29 BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH ................. C................. C...............................................................DAFTAR ISI Abstrak ................................................. 45 45 58 67 BAB IV PENUTUP ............ Memberikan Teladan ............................................. Kedudukan Suami ......................................... Bertanggung Jawab .......................... Menciptakan Rumah Tangga Sakinah ..................................................... B............................... Tujuan dan Manfaat Penulisan ..... A................................. B.................................. Latar Belakang Masalah................................... Tinjauan Pustaka ........... D............. A...................................................................................................... 75 LAMPIRAN ........................... A....................................................................... A..................................... Metode Pembahasan ......... 1 1 11 12 12 13 BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA ..................... B..................................................... Fungsi Suami ............................. Identifikasi.......................... Daftar Isi ....................................................... E................................................................................. Saran-saran ............................................................................... Kesimpulan ... Kata Pengantar ................. i ii iv BAB I PENDAHULUAN ................................. B...

1 Aturan itu diramu dengan sangat sempurna. Terj. sehingga umat yang patuh pada aturan yang dibuat akan menemukan suatu kebahagiaan dan kedamaian. 1 2 Nasy’at. Cet. dan sebagainya. Islam tidak hanya mengatur hubungan antara manusia dengan penciptanya tetapi juga mengatur hubungan antara manusia dengan manusia. 1993). (Jakarta: Gema Insani Press. h. Nabi Suami Teladan. Melalui perkawinan manusia dapat saling mengasihi.2 Nasy’at Al-Masri. 11. Nabi Suami Teladan…. Latar Belakang Masalah Islam merupakan risalah terakhir dari langit ke bumi yang universal. Dan Islam pulalah yang telah membawa dunia menuju revolusi besar dalam berbagai aspek kehidupan. h. dengan perantaraan seorang suami dan istri. dengan perantaraan hubungan material dan individual. karena masalah ini adalah masalah pokok yang sangat vital. Islam menata hidup perkawinan dengan sempurna. Kehidupan perkawinan merupakan industri pertama bagi umat sesudahnya untuk meningkatkan industri selanjutnya. 11 1 . Bayangkan. menjalin hubungan kekeluargaan dan meneruskan keturunan. maka lahirlah putera-puteri yang mungil. dengan izin Allah.BAB I PENDAHULUAN A. Salim Basyarahil. Ke-8.

5 Perjanjian yang dibuat oleh seorang muslim untuk menjadikan seorang muslimah sebagai istri. merupakan perjanjian yang dibuat atas nama Allah. serta dengan perempuan itu sendiri. mengarahkan pertemuan itu sehingga terlaksananya “perkawinan” dan beralihlah kerisauan laki-laki dan perempuan menjadi ketentraman dan sakinah. menjelaskan bahwa “perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang lakilaki dengan perempuan sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”. Karena itu. sehingga dapat hidup berkembang selanjutnya.4 Menurut pasal 1 undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 1974. adalah agar masing-masing saling membutuhkan. yaitu dengan wali dari pihak perempuan dan dengan keluarga perempuan itu secara keseluruhan. Karena itu hidup sebagai suami istri bukanlah semata-mata sebuah ikatan yang dibuat berdasarkan perjanjian dengan manusia. pernikahan adalah salah satu di antara tandatanda kekuasaan Allah.6 ˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ ˻˺ϡϭήϟ΍.2 Hikmah diciptakan oleh Allah manusia berpasang-pasangan yang berlainan bentuk dan sifat. saling memerlukan. dan dorongan yang sulit dibendung. agama mensyariatkan dijalinnya pertemuan antara laki-laki dan perempuan.3 Mendambakan pasangan merupakan fitrah sebelum dewasa. Oleh karena itu. akan tetapi yang lebih penting lagi adalah membuat perjanjian dengan Allah.

14. Alisuf Sabri. Cet. 4 3 M. h. Ke-3. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. 2003). 192.˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ · Allah Swt. 2000). Ilmu Pendidikan. 6 . Cet. h. Cet. h. h. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. 24. Quraish Shihab. 1999). Ke-11. Ke-1. 1994). berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 21: Amir Taat Nasution. Cet. Wawasan Al-Qur’an. Ke-11. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. 5 Rusli Amin. 1. (Bandung: Mizan.

tentu sangat menginginkan kebahagiaan hadir dalam kehidupan rumah tangga mereka. Terj.. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Q. A. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. Cet. hanya dengan pasangannyalah ia dapat menikmati manisnya cinta dan indahnya kasih sayang dan kerinduan. An-Nahl: 80). Rumah tangga yang menjadi surga dunia! tidaklah identik dengan limpahan materi.“ (Q. sebab kebahagiaan merupakan pilihan dan buah dari cara berfikir dan bersikap.7 Islam menjadikan keluarga sebagai tempat untuk menjaga diri.. ada ketenangan. Untuk mewujudkan keluarga seperti yang di atas. S. Ke-1. karena tidak dapat dipungkiri bahwa kualitas hubungan suami dan istri dalam rumah tangga sangat mempengaruhi keluarga menjadi sakinah mawaddah wa rahmah. kebahagiaan bukanlah sebuah kemustahilan untuk dicapai. h. dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.8 Lembaga Darut-Tauhid.ketika jauh dari pasangannya. haruslah bersama-sama antara suami dan istri untuk mengekalkan cinta yang merupakan anugerah dari Allah. Chumaidi Umar. supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. Maka dari itu. Sesuai dengan firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 80: “Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal . S. (Bandung: Mizan. Setiap suami istri yang menikah. yaitu menciptakan ketentraman dan keselamatan dari segala bentuk kejahatan yang ditimbulkan oleh orang lain. Ar-Rum: 21). 8 7 ́˹ϞΤϨϟ΍. sehingga keluarga harus dijadikan tempat tinggal yang penuh dengan kebahagiaan agar seluruh anggota keluarga betah di rumah dan selalu merindui. rasa kasih dan rasa sayang sebagai suatu ketenangan yang dibutuhkan oleh masing-masing individu – lakilaki dan perempuan . kenyamanan dan kasih sayang. 1990). ketentraman.3 “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri. Ayat tersebut menggambarkan jalinan ketentraman. 82.

91. h.˱ ΎϨ˴ Ϝ˴ γ˸Ϣ˵ Ϝ˶ ΗϮ˵ ϴ˵ ΑϦ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ Sholeh Gisymar. Ke-1. Cet. 2005). (Yogyakarta: Arina. Kado Cinta untuk Istri. .

11 Kualitas mawaddah wa rahmah di dalam rumah tangga. Wawasan Al-Qur’an…. Rahmah menghasilkan kesabaran. Rahmah Prof. seperti apa yang terjadi pada orang bercinta. 196. Jadi. Ini disebabkan hatinya begitu lapang dan kosong dari keburukan. M. 10 9 M. (Yogyakarta: Wihdah Press. h. Quraish Shihab mengatakan: “Rahmah” kondisi psikologis yang muncul di dalam hati akibat menyaksikan ketidakberdayaan. yang dipupuk oleh suami dan istri sangat menentukan bagaimana kondisi rumah tangga tersebut. Quraish Shihab. Quraish Shihab mengatakan: “Mawaddah” adalah “cinta plus”. tidak mencari keuntungan sendiri. Quraish Shihab. tidak bisa kita Abu Mohammad Jibril Abdurrahman.10 2. DR. Prof. tidak menjadi pemarah apalagi pendendam. Yusuf Al-Qardlawy mengatakan “bahwa tidak ada artinya hubungan suami istri yang tidak didasarkan pada cinta dan kasih sayang. Cet. Orang yang di dalam hatinya ada mawaddah tidak akan memutuskan hubungan. DR. badan berdekatan namun ruh berjauhan”. h. suami istri harus sama-sama menjaga dan menghormati ikatan perkawinan yang telah dibuat sebagai sebuah ikatan yang suci. Wawasan Al-Qur’an….9 Oleh sebab itu. apakah bahagia atau tidak. Mawaddah Mawaddah adalah kelapangan dada dan kekosongan jiwa dari kehendak buruk. diperlukan pengikat yang kuat pula. 11 . Karakteristik Lelaki Shalih. tidak cemburu buta. sehingga pintu-pintunya pun tertutup untuk dimasuki keburukan. Lebih tegas Dr.4 “Kehidupan suami istri itu adalah rumus dari kebahagiaan dunia”. 2000). Adapun pengikat perkawinan yaitu: 1. murah hati. Ke-3. Agar perkawinan itu menjadi kuat. Maka ciptakanlah keluarga yang bahagia agar hidup di dunia juga bahagia. 195. h. 21.

wajah yang cerah. bersabda: “Jika datang seorang pelamar yang bagus agamanya kepadamu. saling menasehati dan toleran meletakkan pondasi mengangkat keluarga Islam dalam suatu lingkungan yang lestari dan sehat. Pernikahan dalam Islam menawarkan ketenangan jiwa dan kedamaian pikiran. ciuman yang mesra serta berbagai perilaku mulia yang menyejukkan hati dan mendinginkan gundahnya. minuman. akan terjadi fitnah di atas bumi dan banyak kerusakan” (H. R. tempat tinggal dan segala kebutuhan material belaka. kerjasama.13 Untuk mewujudkan itu. karena dia memang dianggap sebagai yang paling bertanggung ϥΎΒΣϦΑ΍ϩ΍ϭέ. bahkan itu semua melebihi daripada kebutuhan material12.5 sangkal bahwa istri tidak hanya membutuhkan makanan. saw. Ibnu Hibban). harmonis. tetapi perempuan pun diberi hak untuk memilih laki-laki yang akan dijadikannya suami. pakaian. sentuhan yang lembut. Dan yang terbaik itu adalah yang bagus agamanya. namun istri juga sangat mengharapkan dari suami perhatian yang tulus. perkataan yang halus. ϭνέϷ΍ϲϓΔϨΘϓϦϜΗ΍ϮϠόϔΗϻϥ΍ϩϮΟϭΰϓ ϪϨϳΩϭ ϪϘϠΧϥϮοήΗϦϣϢϛΎΗ΃΍Ϋ΍ Sebagaimana Rasulullah. senyum yang ceria. Karena jika tidak. kasih sayang. maka kawinkanlah dia.14 Selama ini. sehingga laki-laki dan perempuan bisa hidup bersama dalam cinta. tidak hanya perempuan yang harus dipilih oleh lakilaki. senda gurau yang menyenangkan. kepahitan dalam hidup. orang yang selalu di sorot dalam kehidupan rumah tangga adalah seorang istri.

Juz. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. 2007). Menjadi Suami Tercinta. Cet.ξϳήϋΩΎδϓ jawab tentang kehidupan di dalam rumah. h. Bukhori Abu Syauqi. 93. 1. Terj. merawat ‘Adil Fathi Abdulloh. h. (Pasuruan: Hilal Pustaka. Ke-1. Cet. Ahmad Baidowi. Menjadi Muslim Ideal. h. 14 13 Jalaluddin Abdurahman Suyuti. 144. . 12 Muhammad Ali Al-Hasyimi. mulai dari melayani suami. Jami’ Al-Hadis. xiii. Terj. Ke-1. 1999). (Beirut: Daar Al-Fikr).

apalagi sebagai musuh. Terj.18 Dan sakinah disini adalah kedamaian. yang dimaksud suami yaitu “Laki-laki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan Abu Mohammad. Dalam kehidupan rumah tangga adakalanya laki-laki menjadi pemimpin bagi keluarganya. sehingga ia tidak bisa membimbing istrinya. 1988). karena itulah Islam menetapkan kriteria khusus baginya. 1. h. h. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. tidak berhasil dalam mendidik anak dan lain sebagainya. (Jakarta: Balai Pustaka. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. 860. ketentraman dan kebahagiaan. Ida Nursida. juga menggambarkan bahwa suami tidak bisa menjadi pemimpin dalam rumah tangga tersebut. karena suami pun ikut bertanggung jawab. h. . peran memiliki di masyarakat. h. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan. istri bukanlah menjadi saingan bagi suami. 751. Cet.16 yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan”17. Tidak becusnya seorang istri dalam melayani suami. saling melengkapi untuk tercapainya cita-cita menjadi keluarga yang sakinah15. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. kasih sayang. 19 18 17 16 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. istri lah yang sering disalahkan. Karakteristik Lelaki Shalih….6 dan mendidik anak. Dengan demikian. Abdul Hamid. nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran serta saling keterikatan. 1996). Sejujurnya tidaklah pantas untuk selalu menyalahkan istri. 1996). Cet. menjadi bapak bagi anak-anaknya. (Jakarta: Balai Pustaka. Ke-3. Suami istri adalah pondasi dasar bagi sebuah bangunan rumah tangga. Ke-1. hingga menimbulkan rasa cinta. ini berakibat ketika ada sesuatu kesalahan di rumah tangga itu. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Sedangkan Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. Edisi ke-2. 769. menjadi teman hidup serta sebagai saudara bagi istrinya. peranan suami dalam membina keluarga sakinah adalah 15 Dalam kamus besar bahasa Indonesia.19 Jadi. h. Tetapi suami dan istri itu akan jalan bersama. (Bandung: Al-Bayan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 21.

21 Menurut Al-Quran.22 Sesuai ˶ ξ˸ό˴ Β˶ Α˸΍Ϯ˵ Β˴ ϫ˸ά˴ Θ˶ ϟ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϡ˵ π˸ό˴ Η˴ ϻ˴ ϭ˱ Ύϫ˸ή˴ ϛ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍˸΍Ϯ˵ Λ˶ ή˴ Ηϥ˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˴ ϟ͊ Ϟ˶ Τ˴ ϳ˴ ϻ˸΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ dengan firman Allah swt. Maka dari itu pendamping istri yang baik adalah suami yang bertanggung jawab. dalam surat An-Nisa ayat 19: ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϫ˶ ή˴ ϛ ϥ˶ Έ˴ ϓ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ ˳ Δ˴ Ϩ͋ ϴ˴ Β͊ ϣ ˳ Δ˴ θ˶ ΣΎ˴ ϔ˶ Α ˴ Ϧϴ˶ Η˸΄˴ ϳ ϥ˴ ΃ ͉ ϻ˶ · ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϴ˴ Η΁ Ύ˴ ϣ “Hai orang-orang yang beriman. Allah swt. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. untuk itulah manusia hidup di dunia ini harus saling tolong menolong dan lengkap melengkapi. sehingga dengan perbedaan itu.7 bagian dari tugas utama yang harus dilakukan oleh suami (laki-laki yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan) untuk mewujudkan keluarga yang penuh dengan kedamaian. Pada diri manusia mempunyai kelebihan dan juga kekurangan. akal dan pikirannya. “dalam susunan badannya. tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya. cinta mencintai. tulang dan darahnya. kelebihan. ketentraman. terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. sayang menyayangi dan selanjutnya mereka juga dapat saling kuasa menguasai.20 Perbedaan-perbedaan itu tentu mempunyai hikmah yang banyak dan laki-laki maupun perempuan tidak akan dapat membantah dan menyangkalnya. kepala dan rambutnya. juga telah menciptakan perbedaan antara laki-laki dan perempuan. ketenangan dan kebahagiaan. kekuatan tubuh dan anggotanya. jenis kelamin dan seterusnya”. mereka dapat saling mengerti. Kemudian bila kamu tidak 20 ˺̂˯ΎδϨϟ΍. Dan kekurangan itu membuktikan bahwa manusia tidak ada yang sempurna dan sifat yang sempurna itu hanyalah ada pada Allah swt. suami yang bertanggung jawab adalah suami yang bergaul dengan istrinya secara baik dan sabar atas apa yang tidak disukai darinya. kulit dan dagingnya. bentuk dan sifatnya.

12. Ke-1. h. Karakteristik Lelaki Shalih…. Karakteristik Lelaki Shalih…. h. 2005).˱ ΍ήϴ˶ Μ˴ ϛ˱ ΍ή˸ϴ˴ Χ˶ Ϫϴ˶ ϓ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϳ˴ ϭ˱ ΎΌ˸ϴ˴ η˸΍Ϯ˵ ϫ˴ ή˸Ϝ˴ Ηϥ˴ ΃ϰ˴ δ˴ ό˴ ϓ Abu Mohammad. 22 . h. Ibnu Ali. Cet. 12. Terj. Bingkai Cinta Sepasang Merpati: Bahagia Menjadi Suami Ideal dan Istri Ideal”. (Jakarta: Aillah. Abu Mohammad. 21 Majdi Fathi Al-Sayyid. 185.

24 Ahmad Kusyairi. yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. An-Nisa: 19). S.8 menyukai mereka. yang menyebut suami dengan istilah “Suami yang Shalih” Sejalan dengan Al-Qur’an dan hadis di atas. sama dengan pandangan hadis dari Rasulullah saw. Pandangan Al-Quran di atas tentang suami yang bertanggung jawab. R. dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’ ϯάϣήΘϟ΍ϩ΍ϭέ. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu.: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. dan memperlakukannya dengan patut seperti yang diperintahkan oleh Allah”. Timidzi). padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q.23 mengatakan bahwa suami “akan menjaga istrinya.

Jami’ Al-Hadis …. 2007). Cet. h. 9. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. . 24 Ahmad Kusyairi Suhail. h. 109. 2007). 2007). Ke-8. Abdul Roysad Shiddiq. hampir sama dengan pendapat Kasmuri Selamat: “yang melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab..ϢϬ΋ΎδϨϟϢϛέΎϴΧϢϛέΎϴΧϭΎϘϠΧϢϬϨδΣ΃ΎϧΎϤϳ·ϦϴϨϣΆϤϟ΍ϞϤϛ΃ mengatakan: “Yang selalu menunaikan kewajiban-kewajiban Allah. 1.26 Di lain pihak Sholeh Gisymar menyebut suami sebagai “suami yang dapat mendidik dan mengarahkan istri pada kebaikan yang dapat menuntunnya menggapai ridha Ilahi”.. keluarga dan semua orang yang ada dalam tanggungannya. h.25 Penuturan Ahmad Kusyairi tersebut. Ke-6. Cet. (Jakarta: Kalam Mulia.27 23 Abdurahman Suyuti. 2. 27 26 25 Sholeh Gisymar. Kasmuri Selamat. Menghadirkan Surga di Rumah. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. h. h. Kado Cinta untuk Istri. bersemangat. Cet. yang selalu berusaha membahagiakan istrinya”. Juz. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. 83. Terj. Suami Idaman Istri Impian: Membina Keluarga Sakinah. penuh perhatian serta berlapang dada”. Ke-1.. 63. Kado Pernikahan. dengan ikhlas penuh semangat dan lapang dada.

h. Itulah sebabnya pendidikan keluarga disebut sebagai pendidikan pertama dan yang utama serta merupakan Ahmad Tafsir. Dalam dunia pendidikan. sebelum mengenal masyarakat yang lebih luas dan sebelum mendapat bimbingan dari sekolah. 28 . yaitu 3 (tiga) lingkungan (lembaga) pendidikan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian anak didik. “Amanat yang wajib dipertanggung jawabkan. Tiga lembaga pendidikan tersebut adalah: pendidikan keluarga. secara umum inti tanggung jawab itu ialah penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak dalam rumah tangga”. Di antara 3 (tiga) lingkungan tersebut.28 Dengan demikian. dikenal adanya Tri Logy Pendidikan atau Tri Pusat Pendidikan. Jelas sekali tanggung jawab orang tua terhadap anak tidaklah kecil. 1994). sebagai pemberi amanat. anak dipandang sebagai amanat dari Allah swt. Walaupun demikian peran dari seorang ayah tidak bisa dilupakan. keluarga merupakan salah satu lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan anak selain sekolah dan masyarakat. Dari kedua orang tua. sekolah dan masyarakat. tentu kita tidak bisa melupakan sosok anak. Karena dalam proses pendidikan. Ke-2. Ketika peranan itu dilakukan. 160. Dalam Islam. (Bandung: Remaja Rosda Karya. Cet. terutama dari ibunya. pertanggung jawaban amanat tersebut. Berbicara tentang keluarga. maka hadirlah di tengah-tengah keluarga kebaikan dan keberkahan. karena ayah lah yang membimbing Istri tersebut dan dia menjadi figur sebagai seorang pemimpin sekaligus pembimbing bagi anak-anak. kehidupan anak juga lebih banyak dihabiskan dalam pergaulan keluarga. dimana segala tingkah lakunya akan ditiru. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. lingkungan keluarga yang paling penting pengaruhnya dalam pendidikan agama. Sebagaimana dinyatakan oleh Ki Hajar Dewantara. Apalagi dalam keseluruhannya. seorang anak lebih dulu memperoleh bimbingan dari keluarganya. untuk pertama kali seorang anak mengalami pembentukan watak (kepribadian) dan mendapatkan pengarahan moral. langsung berhubungan dengan Allah swt.9 Berdasarkan dari penjelasan-penjelasan tersebut di atas dapat penulis simpulkan bahwa ada peranan yang harus dilakukan oleh suami.

29 Ketika kita membicarakan pendidikan keluarga merupakan pendidikan awal yang sangat penting. ini sangat sesuai dengan hadis Rasulullah saw.: ϩ΍ϭέ.10 peletak pondasi dari watak dan pendidikan setelahnya. yakni dengan menanamkan ajaran agama dan akhlak karimah”. orang tua yang berperan dan bertanggung jawab atas kehidupan keluarga harus memberikan dasar dan pengarahan yang benar terhadap anak. Karena itu. “Demikianlah keluarga mempunyai peranan penting dalam proses pendidikan anak.

maka suami yang bertanggung jawab sangat mutlak diperlukan untuk mencapai citacita dari perkawinan. 21. h. Terj. atau Majusi” (H. penulis mencoba menuangkan permasalahan tersebut 1. Shahih Imam Muslim. 30 . Ke-1. Muslim. (Jakarta: Gema Insani Press. 29 Wahjoetomo. Khusus. lalu kedua orang tuanya yang menjadikannya beragama Yahudi. istri dan anak. banyaknya suami yang melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). 1997). yaitu membentuk keluarga yang sakinah. Al-Bukhari dan Muslim). Cet. Melihat realita yang ada. R. Suami merupakan pemimpin dalam kehidupan rumah tangga yang memiliki peranan yang sangat besar dalam membimbing istri dan mempersiapkan pendidikan untuk anak-anaknya. Inti dari sebuah keluarga itu adanya suami. 2. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan.30 pada skripsi ini dengan judul “PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH”. Rais Lathief. 2003). dkk. (Jakarta: Keluarga Lathief. penuh dengan mawaddah wa rahmah. h. 869. Cet. Adapun alasan penulis memilih judul skripsi ini sebagai berikut: ϢϠδϣϭϱέΎΨΒϟ΍ Atas pemikiran di atas. ϪϧΎδΠϤϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ήμϨϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ΩϮϬϳ ϩ΍ϮΑ΄ϓ Γήτϔϟ΍ ϰϠϋ ΪϟϮϳ ΩϮϟϮϣ Ϧϣ Ύϣ “Tidak ada seorang anak pun kecuali dilahirkan sesuai dengan fitrah. atau Nasrani. 3.

3. Pembatasan dan Perumusan Masalah 1. Peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. 2.11 4. untuk itu objek kajian yang akan dituangkan ke dalam skripsi ini diidentifikasikan pada hal-hal berikut: 1. Bagaimana peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah? 3. Untuk dapat menjadikan sebuah karya tulis yang baik pembatasan terhadap masalah yang akan dikaji merupakan salah satu bagian penting demi terciptanya fokus pembahasan. Karakteristik Suami yang bertanggung jawab 3. Bagaimana karakteristik suami yang bertanggung jawab? . yaitu: 1. Suami yang dimaksud adalah yang berstatus sebagai individu dan anggota masyarakat yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan yang diikat dengan tali pernikahan. 2. Perumusan Masalah Dari pembatasan masalah di atas. diharapkan menjadi sumbangan pemikiran yang dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang membutuhkan. Peranan yang dimaksud adalah bagian dari tugas utama (kepala keluarga) yang harus dilakukan oleh suami. Bagaimana peranan suami sebagai kepala rumah tangga dalam membina keluarga sakinah? 2. B. Pembatasan Masalah Kemudian dalam penulisan skripsi ini penulis merasa perlu untuk memberikan suatu pembatasan masalah agar tidak melebar. Suami sebagai kepala rumah tangga. kiranya harus dicarikan jawaban dari masalah-masalah tersebut dan menyelesaikannya. Identifikasi Masalah Dari permasalahan-permasalahan yang dapat diidentifikasi di atas. Identifikasi. Untuk memperkaya khazanah keilmuan tentang konsep-konsep Islam. 2. penulis merumuskan masalah menjadi: 1.

Berdasarkan seluruh permasalahan yang dirumuskan dalam perumusan masalah. 31 . D. maka secara spesifik tujuan yang akan dicapai dari penulisan ini adalah sebagai berikut: a. Dari tulisan ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan para orang tua dalam upaya membentuk keluarga yang sakinah. 1997).. 2. 115. terutama pendidikan keluarga. (Bandung: Pustaka Setia. c. Untuk mengetahui peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Sedangkan tujuan akademis dari penulisan skripsi ini adalah untuk memperluas paradigma berpikir dan wacana keilmuan dalam bidang pendidikan. Ulumul Quran II. Tujuan dan Manfaat Penulisan 1. Ke1. Untuk itu harus dilakukan komparasi dan Ahmad Syadali. Untuk mengetahui kedudukan dan fungsi suami sebagai kepala rumah tangga.12 C. Ahmad Rofi’i. Yaitu cara-cara menafsirkan ayat-ayat Al-Quran yang dilakukan dengan cara tertentu31. Cet. begitu juga dengan penulisan skripsi ini. Manfaat penulisan Adapun hasil penulisan skripsi ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: a. Memberi acuan bagi para pelajar laki-laki untuk menjadi laki-laki yang shaleh/bertanggung jawab dan mampu mengatasi berbagai masalah dalam rumah tangga. Untuk mengetahui kriteria suami yang bertanggung jawab. b. Tujuan penulisan Setiap karya tulis yang bernilai ilmiah tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai. b. Metode Pembahasan Metode pembahasan yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode maudhu’i (tematik). h.

E. M.13 penghimpunan ayat yang saling berkaitan. Dr. Antara Kewajiban dan Realitas yang menjadi referensi penulis dalam rangka mengetahui berbagai teori tentang peranan http://www. Adapun pedoman yang di jadikan sandaran penulis dalam penulisan skripsi ini adalah pedoman penulisan skripsi yang diterbitkan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.id/?pilih=news&aksi=lihat&id=341. Ke-1. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. Cet. kemudian dibahas atau ditafsirkan sesuai dengan kaedah yang berlaku. memberikan defenisi tafsir maudhu’i secara lebih rinci: “…menghimpun ayat-ayat Al-Quran dari berbagai surah dan yang berkaitan dengan persoalan atau topik yang ditetapkan sebelumnya. 161. h. Husain Syahatah merupakan penulis sebuah buku dengan judul Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. Maka tidak menutup kemungkinan ketika skripsi yang disusun oleh penulis ini memiliki kemiripan dengan skripsi penulis lainnya. Dalam beberapa buku dan skripsi yang saya baca. banyak hal khususnya teori dan pendapat yang menjadi perhatian penulis untuk dijadikan penunjang penulisan dan menjadi perbandingan bagi penulis selanjutnya. Dan sebagai tinjauan pustaka penulis dalam menyusun teori-teorinya mengambil dari buku-buku dan skripsi yang bersangkutan dengan kewajiban suami dalam pandangan Islam. Quraish Shihab. Ilmu Tafsir. Tinjauan Pustaka Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang disusun dalam rangka menyelesaikan studi tingkat sarjana program strata 1 (S1). (Bandung: Pustaka Setia. 33 32 Rosihon Anwar.or.qalam. ketua jurusan tafsir di Universitas al-Azhar33. . Selasa. di dalam karyanya Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Mizan). Kemudian. 20 Nopember 2007. 2000). oleh Hamid.” Orang yang pertama kali memperkenalkan metode ini adalah al-Jalil Ahmad As-Sa’id al-Kumi. penafsir membahas dan menganalisis kandungan ayat-ayat tersebut sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh32.

Dalam buku ini dijelaskan bahwa peranan suami itu tidak jauh berbeda dengan peranan istri dalam Islam. Antara Kewajiban dan Realitas perbedaan tersebut terletak pada penjabaran teori yang lebih melihat dengan jelas kepada kewajiban suami sebagai kepala. apalagi tidak memberi nafkah kepada mereka. perbedaannya adalah suami merupakan pemimpin di dalam keluarga dan besar larangannya jika suami tidak memperhatikan urusan keluarga (istri dan anak). .14 suami dalam membina keluarga yang sakinah. Dari skripsi yang penulis susun ini terdapat perbedaan dengan tinjauan pustaka yang penulis tunjukan yaitu karya Husain Syahatah Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. pendidik dan pendamping istri dalam rumah tangga.

h.” tetapi pada kenyataannya. Di sinilah kadang seorang kepala rumah tangga kurang menyadari tugas-tugas ibu rumah tangga. Problemya adalah apa yang dimaksud dengan kepala rumah tangga dan apa yang dimaksud dengan ibu rumah tangga. pengaturan kesejahteraan anggota-anggota rumah tangga dan pengaturan anak. penjagaan hubungan rumah tangga dengan masyarakat. 1 Majid Sulaiman Daudin. Fungsi Suami Sudah jamak dipahami bahwa suami adalah kepala rumah tangga. 15 . pengaturan urusan keuangan rumah tangga. pengaturan urusan dapur. defenisi ibu rumah tangga adalah bahwa seorang ibu mempunyai tugas-tugas pengaturan rumah tangga berskala “kecil. 1996). Hanya untuk Suami. yakni yang menyangkut pencarian nafkah.1 Tampaknya. Ke-1. dan urusan-urusan lain yang melibatkan rumah tangga dengan kehidupan sosial. dan istri adalah ibu rumah tangga. 276. seorang ibu rumah tangga dihabiskan waktunya untuk disibukkan dalam rumah tangga tersebut.” seperti pengaturan rumah dan perabotan. Sementara. Logika ini tidak bisa diganti dengan sebaliknya. (Jakarta: Gema Insani.BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA A. Cet. tugas ibu rumah tangga tersebut ringan dan “kecil. Disini. yang berlaku umum dalam masyarakat kita adalah bahwa kepala rumah tangga mengurusi urusan-urusan “besar” dalam rumah tangga.

yang memerlukan seorang pemimpin yang biasa disebut dengan kepala rumah tangga untuk menciptakan keluarga yang diimpikan yaitu keluarga yang sakinah. adalah penghormatan yang setinggi-tingginya yang dapat diberikan oleh seorang istri kepada suaminya. ini tergambar jelas dalam firman Allah: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. Agama Islam menganggap bahwa pemimpin atau kepala dalam rumah tangga ˸Ϧ˶ ϣ ˸΍Ϯ˵ Ϙ˴ ϔϧ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˶ Α˴ ϭ ˳ ξ˸ό˴ Α ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˸Ϣ˵ Ϭ˴ π˸ό˴ Α ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˴ Ϟ͉ π˴ ϓ Ύ˴ Ϥ˶ Α ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ ϥϮ˵ ϣ΍͉ Ϯ˴ ϗ ˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍ itu adalah seorang suami. kalau para suami mau jujur terhadap dirinya sendiri. Maka. oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). kerelaan seorang istri untuk menjadi ibu rumah tangga dan keikhlasannya menganggap suami menjadi kepala rumah tangga. Dan hal ini memang telah dimekanismekan oleh alam. aman dan sejahtera. yang memerlukan seseorang pemimpin. S. (˼˽˯ΎδϨϟ΍. Keluarga bisa dianggap sebagai miniatur dari sebuah sistem pemerintahan.16 Jadi. dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (Q. An-Nisa: 34). Begitu juga dengan keluarga. bertujuan untuk menciptakan negara yang maju. bahwa pembagian yang seperti itu adalah pembagian yang alamiah2. maka suami akan menyadari bahwa tugas-tugas konkrit seorang istri lebih berat daripada tugastugas seorang suami. mawaddah wa rahmah.

Al-Alusi menyatakan hal yang senada bahwa tugas laki-laki adalah memimpin perempuan. Ibnu Abbas – pakar tafsir yang terkenal di kalangan sahabat – menafsirkan bahwa laki-laki (suami) adalah pihak yang mempunyai kekuasaan dan wewenang untuk mendidik perempuan (istri). pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. sebagaimana penguasa terhadap raknyatnya. .. h. sebagaimana 2 Majid Sulaiman. 277.˸Ϣ˶ Ϭ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϣ˴ ΃ ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ ϥϮ˵ ϣ΍͉ Ϯ˴ ϗ ˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍.. Hanya untuk Suami. Para lelaki. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. Kemudian Az-Zamaksyari menjelaskan bahwa laki-laki berkewajiban melaksanakan amar makruf nahi mungkar kepada perempuan.

3 dengan “laki-laki adalah pemimpin yang dituakan dan pengambil kebijakan bagi Kata (˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍) ar-rijal adalah bentuk jamak dari kata (ϞΟέ.” sedangkan Ibnu Katsir memaknainya perempuan. Jalaluddin as-Suyuthi memaknainya dengan “laki-laki sebagai penguasa (musallithun) atas perempuan.17 pemimpin memimpin raknyatnya dalam bentuk perintah. larangan dan semacamnya.

walaupun Al-Quran tidak selalu menggunakannya dalam arti tersebut. Tetapi kemudian M. bahkan bahasa Al-Quran dalam arti suami. Berbeda dengan kata (˯ΎδϨϟ΍. dikemukakan bahwa ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa’. maka tentu konsiderannya tidak demikian4. yang diterjemahkan lelaki. Seandainya yang dimaksud dengan kata “lelaki” adalah kaum pria secara umum. Quraish Shihab menemukan bahwa Muhammad Thahir Ibn Asyur dalam tafsirnya mengemukakan satu pendapat yang amat perlu dipertimbangkan yaitu bahwa kata ar-rijal tidak digunakan oleh bahasa Arab. bukan berarti lelaki secara umum karena konsideran pernyataan di atas. adalah “karena mereka mereka. Dalam buku wawasan Al-Quran. seperti ditegaskan pada lanjutan ayat.

an-nisa’ atau (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni untuk istri-istri Γ΃ήϣ΍.

Kata yang terambil dari kata (ϡΎϗ. imra’ah yang digunakan untuk makna istri5. kata ar-rijal yang dimaksud oleh Quraish Shihab dalam bukunya wawasan al-Quran adalah lelaki secara khusus. Namun. yaitu suami. karena konsideran dengan lanjutan ayat yaitu “karena mereka (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni istri-istri mereka.

Quraish Shihab. 42. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). (Jakarta: Lentera Hati. 2. 5 3 (ϥϮϣ΍Ϯϗ. 4 M. Relasi Suami dalam Islam. Tafsir Al-Misbah: Pesan. Perintah tersebut bukan berarti Sri Mulyati. Ke-X. 2007). 424. Jil. Kata ini berkaitan dengannya. h. Cet. UIN Syarif Hidayatullah. qama. Kesan. h. 2004). Perintah shalat –misalnya – juga menggunakan akar kata itu. dan Keserasian Al-Quran.

qawwamun adalah bentuk jamak dari kata

(ϡ΍Ϯϗ

qawwam,

Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah…, h. 424

18

perintah mendirikan shalat, tetapi melaksanakannya dengan sempurna, memenuhi segala syarat, rukun dan sunah-sunahnya. Seorang yang melaksanakan tugas dan atau apa yang diharapkan darinya dinamai

(Ϣ΋Ύϗ

qa’im. Kalau dia melaksanakan

tugas itu sesempurna mungkin, berkesinambungan dan berulang-ulang, maka dia dinamai qawwam. Ayat di atas menggunakan bentuk jamak, yakni qawwamun sejalan dengan makna kata ini diterjemahkan dengan pemimpin. Tetapi – seperti terbaca dari maknanya

(ϝΎΟήϟ΍

Lebih tegas lagi. 2. Sebab makna Al-Qiyam tidak lain adalah bimbingan dan pengawasan di dalam melaksanakan apa-apa yang ditunjukkan oleh suami dan memperhatikan segala perbuatannya7. (Jakarta: Gema Insani Pres. Dengan ditunjuknya suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga. Terj. kemudian menjelaskan keistimewaan-keistimewaan peraturannya agar tidak terjadi keberantakan antar anggotanya. Ke-2. Seiring dengan pendapat di atas. 353 – 354. Tafsir Al-Misbah…. (Semarang: CV. perhatian. Tafsir Al-Maragi. yakni orang yang dipimpin bertindak sesuai dengan kehendak dan pilihan pemimpin. yaitu dengan mengembalikan mereka semua kepada hukum Allah. Ahmad Mustafa Al-Maragi juga mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Al-Qiyam ialah kepemimpinan. maka suami harus mampu membimbing keluarga tersebut dan menjaganya dari keberantakan yang akan menyebabkan kehancuran rumah tangga. 6 Quraish Shihab. perasaan dan keinginan pribadi. Jil.h. 42. 2000) Jil. 1993). 424 Ahmad Mustafa Al-Maragi. pemeliharaan. Seringkali di atas – agaknya terjemahan itu belum menggambarkan seluruh makna yang dikehendaki. Sayyid Quthb. h. Sayyid Quthub menjelaskan bahwa ayat di atas merupakan ayat yang mengatur organisasi dalam keluarga. pembelaan. walau harus diakui bahwa kepemimpinan marupakan satu aspek yang dikandungnya. Cet. Terj: As’ad Yasin. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. ar-rijal yang berarti banyak lelaki. bukan hukum hawa nafsu. dkk. memberikan batasan bahwa kepemimpinan dalam organisasi rumah tangga ini berada di tangan lakilaki8. Toha Putra. dan pembinaan6. 5. Hery Noer Aly. Atau dengan kata lain dalam pengertian “kepemimpinan” tercakup pemenuhan kebutuhan. Ke-2. 8 7 . dkk. Cet. h.

pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. lebih menunjang tugas kepemimpinan daripada keistimewaan yang dimiliki perempuan. 425. serta diikat oleh perjanjian rinci yang dapat diselesaikan melalui pengadilan. Kondisi seperti ini membutuhkan adanya seorang pemimpin. seringkali muncul dari sikap jiwa yang tercermin dalam keceriaan wajah atau cemberutnya. sebagian mereka atas sebagian yang lain. h. melebihi kebutuhan satu perusahaan yang bergelut dengan angka-angka.h.19 Allah telah menetapkan adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Quraish Shihab. Persoalan yang dihadapi suami istri. fungsi dan kewajiban masing-masing jenis kelamin. Tafsir Al-Misbah…. tapi boleh jadi juga sirna seketika. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. 10 . 426.” Yakni masing-masing memiliki keistimewaan-keistimewaan. oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain dan karena mereka. Tafsir Al-Misbah…. bukan dengan perasaan. yaitu9: Pertama. disinggung oleh ayat ini dengan menyatakan bahwa: para lelaki. serta latar belakang perbedaan itu. Murthadha Muthahhari seorang ulama terkemuka Iran dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Abu Az-Zahra An-Najafi ke dalam bahasa Arab dengan judul Nizham Huquq al-Mar’ah menulis bahwa keistimewaan antara laki-laki dan perempuan adalah sebagai berikut10: 9 ξ˸ό˴ ˳ Αϰ˴ Ϡ˴ ϋ˸Ϣ˵ Ϭ˴ π˸ό˴ Α˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ Ϟ͉ π˴ ϓΎ˴ Ϥ˶ Α “karena Allah telah melebihkan Quraish Shihab. Allah swt. karena suami merupakan pemimpinnya. menetapkan laki-laki sebagai pemimpin dengan dua pertimbangan pokok. Kini. suamilah yang akan bertanggung jawab terhadap keluarga tersebut. Tetapi keistimewaan yang dimiliki lelaki. Dengan demikian. sehingga persesuaian dan perselisihan dapat muncul seketika. yakni laki-laki secara umum atau suami telah menafkahkan sebagian dari harta mereka untuk membayar mahar dan biaya hidup untuk istri dan anak-anaknya. Disisi lain keistimewaan yang dimiliki perempuan lebih menunjang tugasnya sebagai pemberi rasa damai dan tenang kepada lelaki serta lebih mendukung fungsinya dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya.

Perempuan menghindari penggunaan kekerasan terhadap dirinya atau orang lain. Di sisi lain. Lelaki secara umum cenderung kepada tantangan dan perkelahian. sedangkan perempuan cenderung kepada perdamaian dan keramahan. Rata-rata bentuk kepala lelaki lebih besar dari perempuan. dan semacamnya. 197. Perasaan wanita lebih cepat bangkit dari lelaki. perasaan perempuan secara umum kurang konsisten 11 Ahmad Kusyairi. Dari segi fisik Lelaki secara umum lebih besar dan lebih tinggi dari perempuan.20 1. biasanya lelaki menggunakan cara yang keras – pistol. berbeda dengan suara dan telapak tangan perempuan. h. dan lebih cepat berbicara. pertumbuhan perempuan lebih cepat dari lelaki. kecantikan. karena itu jumlah wanita yang bunuh diri lebih sedikit dari jumlah pria. dan mode yang beraneka ragam serta berbeda bentuk. sementara wanita lebih tenang dan tentram. racun. dan denyut jantung perempuan lebih cepat dari denyut lelaki. Sangat adil pula jika Allah melengkapi laki-laki dan wanita dengan perangkat reproduksi yang berbeda. tali gantungan atau meloncat dari ketinggian – sementara wanita menggunakan obat tidur. . Menghadirkan Surga di Rumah…. termasuk tanda-tanda seksual keduanya11. Perempuan biasanya lebih cenderung kepada upaya menghiasi diri. bahkan dewasa dari lelaki. Caranya pun berbeda. pekerjaan yang melibatkan gerakan dibanding wanita. berburu. 2. lelaki lebih agresif dan suka ribut. tetapi perempuan lebih mampu membentengi diri dari penyakit dibanding lelaki. berbeda dengan lelaki. yang biasanya lebih berkepala dingin. Dari segi psikis Secara umum lelaki lebih cenderung kepada olahraga. tetapi jika dibandingkan dari segi bentuk tubuhnya. Kemampuan paru-paru lelaki menghirup udara lebih besar/banyak dari perempuan. maka sebenarnya perempuan lebih besar. sehingga sentimen dan rasa takutnya segera muncul. suara lelaki dan telapak tangannya kasar.

namun adalah sewajarnya untuk tidak menilai perasaan wanita yang sangat halus itu sebagai kelemahan. Sedemikian lumrah hal tersebut. serta kenyataan umum dalam masyarakat umat manusia sejak dahulu hingga kini. lebih tekun beragama. Tafsir Al-Misbah…. disebabkan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebahagian harta mereka. 427-428. Quraish Shihab. di sisi lain pria malu jika ada yang mengetahui bahwa kebutuhan hidupnya ditanggung oleh istrinya. Justru itulah salah satu keistimewaan yang tidak dan kurang dimiliki oleh pria. Tafsir Al-Misbah…. h. cerewet. Perbedaan antara laki-laki dan wanita secara fisik dan psikis serta fenomena kodrati di atas sesungguhnya diatur sedemikian rupa oleh Allah untuk menunjang tugas masing-masing. h. Keistimewaan itu amat dibutuhkan oleh keluarga. 428. Perlu dicatat bahwa walaupun secara umum pendapat di atas sejalan dengan petunjuk ayat yang sedang ditafsirkan ini.21 dibanding dengan lelaki. khususnya dalam rangka memelihara dan membimbing anak-anak12. menafkahkan” menunjukkan bahwa memberi nafkah kepada wanita telah menjadi suatu kelaziman bagi lelaki. Cintanya kepada keluarga serta kesadarannya tentang kepentingan lembaga keluarga lebih besar dari lelaki. Wanita secara psikologis enggan diketahui membelanjai suami. 13 . takut. Perasaan perempuan lebih keibuan. Kedua. dan lebih banyak berbasa-basi. sehingga langsung digambarkan dengan bentuk kata kerja masa lalu yang menunjukkan terjadinya sejak dahulu. Penyebutan konsideran itu oleh ayat ini menunjukkan bahwa kebiasaan lama itu masih berlaku hingga kini13. bahkan kekasihnya. agama Islam yang tuntunanBentuk kata kerja past tense/masa lampau yang digunakan ayat ini “telah 12 Quraish Shihab. ˸Ϣ˶ Ϭ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϣ˴ ΃ ˸Ϧ˶ ϣ ˸΍Ϯ˵ Ϙ˴ ϔϧ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˶ Α˴ ϭ. Perempuan lebih berhati-hati. Karena itu. ini jelas nampak sejak kanak-kanak.

agar ia tidak mengembangkan kepemimpinan yang diktator. akad perdata yang berkonsentrasi pada kawin kontrak atau akad ijarah (sewa menyewa) sehingga istri ibarat budak bagi suami untuk dipekerjakan. suami akan menjadi pengayomi yang baik. bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam sebuah rumah tangga bukanlah akad syirkah (perusahaan). harus dipraktekkan oleh laki-laki dalam memimpin kaum perempuan atau keluarga. Tetapi hubungan keduanya adalah hubungan sakinah. serta . 199. Suami wajib ditaati oleh istrinya dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama. dan suami selalu merasa superior. Perlu digarisbawahi bahwa kepemimpinan yang dianugerahkan Allah kepada suami.22 tuntunannya sesuai dengan fitrah manusia. h. Menghadirkan Surga di Rumah…. sehingga istri selalu terancam dan diteror. mawaddah (cinta kasih). serta akan mendapatkan pelayanan baik dari istri dan anggota keluarga. Paradigma pemimpin kaum adalah pelayan mereka. kewajiban memenuhi kebutuhan dan anak-anak – lahir hak-hak suami yang harus pula dipenuhi oleh istri. Sebab. Tafsir Al-Misbah…. 428 Ahmad Kusyairi. tidak boleh mengantarnya kepada kesewenang-wenangan. Bukan pula seperti hubungan polisi dan pencuri. mawaddah dan rahmah. Yaitu hubungan untuk saling mengondisikan munculnya sakinah (ketentraman dan ketenangan) jiwa. bahkan akan mendapatkan lebih baik dari apa yang telah diberikan oleh suami terhadap istri dan anggota keluarganya. Hal ini tidak 14 Disinilah barangkali hikmah mengapa redaksi atas tidak berbunyi “ar-rijalu Quraish Shihab. Dengan demikian. otoriter dan zalim. h. aimmat an-nisa.” melainkan berbunyi “ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa” padahal kedua redaksi mempunyai pengertian yang hampir sama. mewajibkan suami untuk menanggung biaya hidup istri dan anak-anaknya14. dan rahmah (rasa sayang) 15 Dari kedua faktor yang disebut di atas – keistimewaan fisik dan psikis. sebagaimana dijelaskan Taqiyyuddin an-Nabhani dalam buku an-Nizham alIjtima’i. serta tidak bertentangan dengan hak pribadi sang istri. 15 .

Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Hal ini selain selaras dengan realitas. kepemimpinan suami di sini tidak sampai memutlakkan seorang istri tunduk sepenuhnya. Istri tetap mempunyai hak untuk bermusyawarah dan melakukan tawar menawar keinginan dengan suami berdasarkan argumen-argumen rasional-kondisional. B. tanpa memikirkan apa yang diinginkan oleh istri dan anggota keluarganya. Maka jelaslah bahwa suami menjadi pemimpin. meluruskan jika ia (perempuan) itu bengkok (salah). Al-Baqarah: 228). melindungi. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (Q.” Termasuk dalam makna “qawwamah” adalah memimpin. S. Kedudukan Suami Walaupun suami merupakan pemimpin dalam keluarga. membina dan mendidik16.23 lain karena makna yang terdapat dalam kata “qawwamah” jauh lebih mendalam dan integral daripada kata “imamah. bukan berarti ia harus menjadi otoriter dalam memimpin. juga lebih sesuai dengan ˲ Ϣϴ˵ Ϝ˴ Σ ˲ ΰϳ˶ ΰ˴ ϋ ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ ˲ Δ˴ Ο˴ έ˴ Ω ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˶ ϝΎ˴ Ο͋ ήϠ˶ ϟ˴ ϭ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ϱ˶ ά͉ ϟ΍ ˵ Ϟ˸Μ˶ ϣ ͉ Ϧ˵ Ϭ˴ ϟ˴ ϭ  “Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma`ruf. menjaga. Kepemimpinan suami atas keluarganya tidak menghilangkan hak-hak mereka dalam berbagai hal. mengayomi. firman Allah: ˻˻́ΓήϘΒϟ΍.

h. 1. yakni sesuai dengan tuntunan agama. 490. Vol. seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. 199. sang istri pun mempunyai hak untuk diperlakukan secara ma’ruf. ϑϭ˵ ˶ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ϱ˶ ά͉ ϟ΍ ˵ Ϟ˸Μ˶ ϣ ͉ Ϧ˵ Ϭ˴ ϟ˴ ϭ Para wanita mempunyai hak yang 16 Ahmad Kusyairi. serta sesuai dengan sikap orang yang berbudi17. Menghadirkan Surga di Rumah…. h. Quraish Shihab. Sebagaimana pria mempunyai hak untuk rujuk kepada istri yang diceraikannya. 17 . Tafsir Al-Misbah…. sejalan dengan akal sehat.

 Mendapatkan pergaulan dengan sebaik-baiknya Secara naluri perempuan memang memiliki perasaan yang halus. meskipun misalnya istri tersebut adalah orang yang kaya. Namun. Itulah yang dilakukan oleh Rasulullah saw.24 Mendahulukan penyebutan hak wanita atas kewajiban wanita dinilai sebagai penegasan tentang hal tersebut. Vol. terhadap istri-istrinya. h. Oleh karena itu. Adapun hak dan kewajiban istri kepada suami adalah19: 1. tetapi ia mudah marah. sebaiknya mempermudah lamaran dan tidak memberatkan mahar. wanita hampir dapat dikatakan tidak mempunyai hak sama sekali.. perempuan berhak mendapatkan perlakuan yang lembut dari suaminya saat menghadapinya. 18 Quraish Shihab. Bahkan istri berhak menolak ketika suaminya ingin menyentuhnya apabila mahar belum diberikan. Ketika istri menghendaki mahar tertentu suami harus memenuhinya tanpa menguranginya sedikit pun.  Mendapatkan nafkah Istri sangat berhak untuk mendapatkan nafkah dari suaminya. Syaikh Hafiz Ali. 19 . h. Tafsir Al-Misbah…. jika ingin menjadi perempuan yang shalehah. Ayat ini secara tegas menyatakan adanya hak tersebut18. Secara umum termasuk nafkahnya ialah memberi makan dan pakaian.. apalagi selama ini. 1. pada beberapa suku masyarakat Jahiliyah. 117-137. Kado Pernikahan. sekaligus menunjukkan betapa pentingnya hak itu diperhatikan. 490.. Hak istri  Mendapatkan mahar Hak istri yang pertama kali yang harus dipenuhi oleh seorang suami adalah diberi mahar dengan penuh kerelaan.

bersabda: “Pikirkanlah sikapmu kepadanya. dan apabila ibunya tidak berpendidikan. untuk itulah istri harus menjaga kehormatan dan ridha suami.  Berkewajiban menjaga kehormatan dan ridha suami Suami merupakan surga dan sekaligus juga neraka bagi istri. seperti mengatur keuangan rumah tangga.20  Wajib taat dan patuh kepada suami ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. Sudah menjadi rahasia umum bahwa istri mempunyai kewajiban mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. 2. menyiapkan makanan untuk anak dan suaminya. karena sesungguhnya ia adalah surgamu dan juga nerakamu” (H. R. Kewajiban istri  Seorang istri harus mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. apalagi seorang istri nantinya akan menjadi ibu bagi anak-anaknya. bagaimana nanti nasib dari anak-anaknya. Ahmad). Sebagaimana Rasulullah saw. serta yang lainya.25  Mendapatkan pendidikan Pendidikan juga menjadi hak istri.

Jilid. . h. Sebab memang tidak ada alasan sama sekali bagi makhluk untuk taat kepada sesama makhluk dalam berbuat durhaka kepada Allah. (Beirut: Daar Al-Fikr). Setiap istri yang taat kepada suaminya yang mukmin. Sebagaimana Rasulullah saw.ϙέΎϧϭϚΘϨΟϮϫΎϤϧΈϓϪϨϣΖϧ΃Ϧϳ΃ϱήψϧΎϓ Secara mutlak seorang istri wajib taat kepada suaminya terhadap segala yang diperintahkannya. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. 341. ia akan masuk ke surga Tuhannya. 4. asalkan tidak termasuk perbuatan durhaka kepada Allah. bersabda: 20 Ahmad bin Hanbal.

dan memberinya nasehat demi mencari keridhaan Allah. dan taat kepada suaminya. Ahmad).21  Membantu suami bertakwa dan taat kepada Allah Seorang istri wajib membantu suaminya untuk taat kepada Allah. R.26 ϦϣΖϠΧΩΎϬϠόΑΖϋΎσ΃ϭΎϬΟήϓΖϨμΣϭΎϬδϤΧΓ΃ήϤϟ΍ΖϠλ΍Ϋ· “Apabila seorang wanita sudah menjalankan shalat lima waktu. menjaga kemaluannya.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. maka niscaya ia akan masuk surga dari pintu mana pun yang ia inginkan” (H.

Ε˯ΎηΔϨΠϟ΍Ώ΍ϮΑ΃ϱ΃ ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍Ϧϣ ΖϣΎϗ ϩ΃ήϣ΍ Ϳ΍ ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ΢πϧ ΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

Juz. dan jika suaminya tidak mau bangun. Jika ia kaya. h.22  Setia dan ikhlas kepada suami Setia adalah bukti keikhlasan dan cinta sejati. 191. ia mau membantu suaminya yang miskin. 22 . Ia rela menghadapi kesulitan dengan sabar dan ridha. R. 21 Ahmad bin Hanbal. h. Ia tidak mau membebani suaminya dengan tuntutantuntutannya. Ahmad). Jami’ Al-Hadis…. Seorang istri yang sholehah akan selalu ikhlas kepada suaminya dan menjaga perasaannya. Abdurahman Suyuti. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat.˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ Sebagaimana Rasulullah saw. 1. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. 416. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. 4. Jilid. dan jika istrinya tidak mau bangun. ia memercikkan air pada wajahnya.

maka Kasmuri Kasim. walaupun ayat ini disusun dalam redaksi berita. atau membangga-banggakan harta kekayaannya di hadapannya sampai menyinggung perasaannya. Jika tidak. bukan istri yang memimpin suami.24 Adapun hak dan kewajiban atas kedua belah pihak harus seimbang. Dan terlihat juga bahwa dibebankannya kepemimpinan kepada suami. Δ˴ ˲ Ο˴ έ˴ Ω ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˶ ϝΎ˴ Ο͋ ήϠ˶ ϟ˴ ϭ Para suami mempunyai satu derajat (tingkatan) atas mereka para istri. 1. 24 . jika suami meminta sesuatu dari istrinya. Bahkan belum pernah dicapai oleh satu umat pun yang menganggap diri mereka telah mencapai puncak peradaban dan kebudayaan. bukan diberikan kepada wanita. Vol. agar mereka dapat memperoleh derajat itu23.27  Tidak menyakiti suami Seorang istri tidak boleh menyakiti suaminya. Karakteristik Lelaki Shalih…. 302. Tetapi kepemimpinan yang berlandaskan kelapangan dada suami untuk meringankan sebagian kewajiban istri. 491-492. tetapi maksudnya adalah perintah bagi para suami untuk memperlakukan istri mereka dengan sikap terpuji. ia pun harus mengingat bahwa ia mempunyai kewajiban yang harus dipenuhi terhadap istrinya. Derajat yang dimaksud adalah derajat kepemimpinan. Jadi. Tafsir Al-Misbah…. sifatnya “fitrah”. h. ingatlah Ϣϴ˵ ˲ Ϝ˴ Σ˲ ΰϳ˶ ΰ˴ ϋ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ Allah itu Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Meskipun mereka telah menghormati dan memuliakan kedudukan wanita serta memberikan pendidikan kepada mereka dalam bidang sains dan ilmu kemasyarakatan. Abu Mohammad. ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa suami itulah yang memimpin istri. dalam bukunya Suami Idaman Istri Impian mengemukakan empat sifat 23 Quraish Shihab. Agama Islam telah mengangkat derajat kaum wanita pada suatu tingkatan yang belum pernah dilakukan oleh agama lain dan syari’at-syari’at lain sebelumnya. Dengan dibebankannya kepemimpinan kepada suami itulah. karena itu Ath-Thabari menulis. misalnya dengan cara membangga-banggakan kecantikannya. h. maksudnya.

karena Islam adalah agama yang mencakup seluruh aspek kehidupan dan sesuai untuk seluruh zaman. haruslah terlebih dahulu memperhatikan kemampuan fisiknya. Sempurna akal dan pemikiran Jika seorang itu ingin menjadi suami maka hendaklah ia berpikiran positif.28 yang harus dimiliki oleh seorang laki-laki yang membuatnya layak menjadi pemimpin di dalam rumah tangga: a. Memberikan nafkah sesuai dengan kesanggupan Dalam kehidupan berumah tangga. shalat. Disamping mengerjakan perintah agama yang mendasar seperti. Karena apabila telah berumah tangga. d. b. Begitu juga jika sekiranya tidak mampu untuk bekerja karena penyakit dan sebagainya akan menjadikan laki-laki tersebut tidak dapat memberikan nafkah dan tanggung jawab lainnya kepada keluarganya. baik secara lahiriah maupun batiniah. oleh karena itu ia harus mempersiapkan dirinya dengan memperbanyak pengetahuan agama. kemudian harus memahami pula bidang yang lain. akan tetapi kewajiban ini harus dilaksanakan oleh kaum laki-laki untuk menyediakan sesuai kesanggupannya. Sehat lahir dan batin Bagi seorang laki-laki yang ingin berumah tangga. Berpengetahuan agama dan mengamalkannya secara sempurna Yang akan dipercayai sebagai kepala rumah tangga ialah suami. Islam tidak membebankan kaum wanita supaya mencari nafkah. karena lemahnya kemampuan tenaga batin akan membawa rumah tangga menjadi tidak bahagia. zakat dan lain-lain. seorang suami harus memikirkan cara yang terbaik dalam memenuhi segala keperluan rumah tangganya. . c. puasa.

melahirkan dan menyusui tugas yang amat besar. a. sehingga satu kewajiban tidak mengurangi kewajiban yang lain. istri adalah ratunya dan anak-anak adalah raknyatnya. Kewajiban Suami Suami adalah kepala rumah tangga. suami adalah rajanya. 1. Karenanya sangat adil. Dalam artian. Telah berkehendak memberikan amanah kepada perempuan untuk hamil. karena dialah yang menerima beban tanggung jawab serta amanat25. Nafkah lahir Allah swt. untuk memenuhi kebutuhan utama keluarganya dan memberikan perlindungan kepada perempuan sehingga dapat berkonsentrasi menjalankan tugas mulianya. Memberi nafkah lahir dan batin/pergaulan suami istri Ajaran Islam menetapkan bahwa suami bertanggung jawab untuk menafkahi istrinya. jika kemudian Allah membebankan tugas kepada laki-laki untuk mencari nafkah. Suami adalah raja yang memimpin kerajaan dan mengendalikan semua urusannya. kehidupan rumah tangga adalah sebuah kerajaan iman.29 Pada hakikatnya. Pada dirinya terletak responsibilitas yang besar. C. Sesungguhnya Allah swt. dirinya dan agamanya yang harus ia letakkan secara seimbang. telah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 233 ͉ ϻ˶ · ˲ β˸ϔ˴ ϧ ˵ ϒ͉ Ϡ˴ Ϝ˵ Η ˴ ϻ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ Η˴ Ϯ˸δ˶ ϛ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ ϗ˸ί˶ έ ˵ Ϫ˴ ϟ ˶ ΩϮ˵ ϟ˸Ϯ˴ Ϥ˸ϟ΍ ϰ˴ Ϡϋ˴ ϭ ˴ Δ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳϥ˴ ΃˴ Ω΍˴ έ˴ ΃˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ ˻˼˼ΓήϘΒϟ΍. baik nafkah lahir maupun nafkah batin. kewajiban yang bermacam-macam terhadap keluarganya.

Ύ˴ Ϭ˴ ό˸γ˵ ϭ yaitu: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. 25 . h. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan Majid Sulaiman. 9. Hanya untuk Suami…. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan.

I. Tafsir Fi Zhilalil Quran…. baik ibu kandung maupun bukan. Jil. Kata (˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ) al-walidat dalam penggunaan Al-Quran berbeda dengan kata (ΕΎϬϣ΃) ummahat yang merupakan bentu jamak dari kata (ϡ΃) umm. para ibu diperintahkan untuk Sayyid Quthub. Al-Baqarah: 233). Kata ummahat digunakan untuk menunjuk kepada para ibu kandung. adalah makanan terbaik buat bayi hingga usia dua tahun. h. h. sebab menurut penelitian ilmuan. sedang kata al-walidat maknanya adalah para ibu.. karena dalam hal ini adalah seorang ibu yang telah diceraikan oleh suaminya itu masih mempunyai kewajiban terhadap anaknya yang masih menyusu. ˴ Δ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳϥ˴ ΃˴ Ω΍˴ έ˴ ΃˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. sehingga merugikan si kecil ini26. II. Dengan menyusu pada ibu kandung. tentunya air susu ibu kandung lebih baik dari selainnya. 503-504. Ini berarti bahwa Al-Quran sejak dini telah menggariskan bahwa air susu ibu. Vol 1..”. Δ˴ ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍ ͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳ ϥ˴ ΃ ˴ Ω΍˴ έ˴ ΃ ˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃ ˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ Sejak kelahiran hingga dua tahun penuh. (Q. ketika itu bayi mendengar suara detak jantung ibu yang telah dikenalnya secara khusus sejak dalam perut27. Cet. Namun demikian. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. anak merasa lebih tentram.30 cara yang ma`ruf. Ayat ini menggunakan kata al-walidat. S. baik ibu kandung maupun bukan. 26 27 . ayat ini memerintahkan dengan sangat kukuh kepada para ibu agar menyusukan anak-anaknya. Dengan menggunakan redaksi berita. Itu suatu kewajiban yang ditetapkan oleh Allah dan tidak dibiarkan-Nya meskipun fitrah dan kasih sayangnya mengalami kerusakan oleh pertengkaran urusan rumah tangganya. 301 Quraish Shihab. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Tafsir Al-Misbah….

seakan-akan anak itu lahir untuk ayahnya. Jatuhnya kewajiban memberikan kebutuhan hidup sehari-hari bagi istri. 504. 29 30 . h. Dua tahun adalah batas maksimal dari kesempurnaaan penyusuan. h. Tafsir Al-Misbah…. dengan tujuan sang ibu bisa melakukan kewajibannya terhadap bayinya dengan sebaikbaiknya dan menjaganya dari serangan penyakit30. Tafsir Al-Maragi…. dikarenakan anak itu membawa nama ayah. bilangan itu juga mengisyaratkan bahwa yang menyusu setelah usia tersebut bukanlah penyusuan yang mempunyai dampak hukum yang telah mengakibatan anak yang disusui berstatus sama dalam sejumlah hal dengan anak kandung yang menyusunya28. maka suami wajib memenuhinya selama tuntutan imbalan itu dinilai wajar29. Ύ˴ Ϭ˴ ό˸γ˵ ϭ͉ ϻ˶ ·˲ β˸ϔ˴ ϧ˵ ϒ͉ Ϡ˴ Ϝ˵ Η˴ ϻ Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. yakni ayah. 321. maka kewajiban memberi makan dan pakaian adalah kewajiban atas dasar hubungan suami istri.31 menyusui anak-anaknya. Al-Maragi. ϑϭ ˵ ˶ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ Η˴ Ϯ˸δ˶ ϛ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ ϗ˸ί˶ έ ˵ Ϫ˴ ϟ ˶ ΩϮ˵ ϟ˸Ϯ˴ Ϥ˸ϟ΍ ϰ˴ Ϡϋ˴ ϭ Dan merupakan kewajiban atas yang dilahirkan untuknya. h. Maka diwajibkanlah kepada seorang ayah menanggung kebutuhan hidup istrinya berupa makanan dan pakaian. yakni dinisbahkan kepada ayahnya. 2. Tafsir Al-Misbah…. Dalam ayat lain yang berhubungan dengan ayat di atas yaitu dalam 28 Quraish Shihab. Jil. Kewajiban memberi makan dan pakaian itu hendaknya dilaksanakan dengan cara yang ma’ruf. Adapun jika ibu anak itu masih berstatus istri walau telah ditalak secara raj’iy. nama ayah pun akan disandang oleh sang anak. Quraish Shihab. 504. memberi makan dan pakaian kepada para ibu kalau ibu anak-anak yang disusukannya itu telah diceraikannya secara ba’in. Di sisi lain. bukan raj’iy. sehingga bila mereka menuntut imbalan penyusuan anaknya.

sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo`a: "Ya Tuhanku. khususnya pada masa-masa pertumbuhan dan perkembangan jiwanya. Betapapun banyak kasih sayang yang dapat diberikan oleh orang lain. karena masa kandungan yang normal adalah sembilan bulan. yakni 24 bulan. karena itu tidaklah tepat membiarkan mereka hidup terlepas dari ibu bapak kandungnya. Sikap kejiwaan seorang dewasa banyak sekali ditentukan oleh perlakuan yang dialaminya pada saat kanak-kanak. Al-Baqarah ayat 2. telah dinyatakan bahwa masa penyusuan yang sempurna adalah dua tahun. karena pada Q. S. S. Betapapun ayat di atas menunjukkan betapa pentingnya ibu menyusukan anak dengan ASI (Air Susu Ibu). Di sisi lain dapat dikatakan bahwa penyusuan minimal adalah sembilan bulan.. S. Q. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. tetap saja kasih sayang ibu bapak masing sangat mereka butuhkan. tunjukilah aku untuk mensyukuri ni`mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. ayat ini mengisyaratkan bahwa masa kandungan minimal adalah enam bulan. Al-Ahqaf: 15). ΍ή˸Ϭ˴ ˱ η ˴ ϥϮ˵ ΛΎ˴ Ϡ˴ Λ ˵ Ϫ˵ ϟΎ˴ μ˶ ϓ˴ ϭ ˵ Ϫ˵ Ϡ˸Ϥ˴ Σ.. Al-Ahqaf ayat 15.32 ˴ ϝΎ˴ ϗ˱ Δ˴ Ϩ˴ γ˴ Ϧϴ˶ ό˴ Α˸έ˴ ΃˴ ώ˴ Ϡ˴ Α˴ ϭ˵ ϩ͉ Ϊ˵ η˴ ΃˴ ώ˴ Ϡ˴ Α΍˴ Ϋ˶ ·ϰ͉ Θ˴ Σ˱ ΍ή˸Ϭ˴ η˴ ϥϮ˵ ΛΎ˴ Ϡ˴ Λ˵ Ϫ˵ ϟΎ˴ μ˶ ϓ˴ ϭ˵ Ϫ˵ Ϡ˸Ϥ˴ Σ˴ ϭ. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri" (Q. Ayat di atas juga menunjukkan betapa pentingnya ibu kandung memberikan perhatian yang cukup terhadap anak-anaknya. . menjelaskan: ˴ Ϧ˶ ϣ ϲ͋ ϧ˶ ·˴ ϭ ˴ Ϛ˸ϴ˴ ϟ˶ · ˵ Ζ˸Β˵ Η ϲ͋ ϧ˶ · ϲ˶ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ϲ˶ ϓ ϲ˶ ϟ ˸΢˶ Ϡ˸λ˴ ΃˴ ϭ ˵ ϩΎ˴ ο˸ή˴ Η ˱ ΎΤ˶ ϟΎ˴ λ ˴ Ϟ˴ Ϥ˸ϋ˴ ΃ ͼ˺˾ϑΎϘΣϷ΍ͽ˴ Ϧϴ˶ Ϥ˶ Ϡ˸δ˵ Ϥ˸ϟ΍ ˸ϥ˴ ΃˴ ϭ ͉ ϱ˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ ϭ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ˴ ϭ ͉ ϲ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ Ζ˸Ϥ˴ ό˸ϧ˴ ΃ ϲ˶ Θ͉ ϟ΍ ˴ Ϛ˴ Θ˴ Ϥ˸ό˶ ϧ ˴ ή˵ Ϝ˸η˴ ΃ ˸ϥ˴ ΃ ϲ˶ Ϩ˸ϋ˶ ί˸ϭ˴ ΃ ͋ Ώ˴ έ “Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan.

(̀ϕϼτϟ΍)˱ ΍ή˸δ˵ ϳ˳ ή˸δ˵ ϋ˴ Ϊ˸ό˴ Α˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍˵ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϴ˴ γΎ˴ ϫΎ˴ Η΁Ύ˴ ϣΎ͉ ϟ˶ ·˱ Ύδ˸ϔ˴ ϧ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍˵ ϒ͋ Ϡ˴ Ϝ˵ ϳ Ϫ˶ ˶ Θ˴ ό˴ γ Ϧ͋ ϣ ˳ Δ˴ ό˴ γ ϭΫ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˶ ϟ Hendaklah yang lapang. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. h. Quraish Shihab. Untuk masalah pemberian nafkah ini. anak yang dilahirkan mendapat jaminan pertumbuhan fisik dan perkembangan jiwa dengan baik. Banyak ulama yang menyatakan bahwa itu terpenuhi pada usia 33 tahun. 31 Quraish Shihab.33 ϩ͉ ˵ Ϊ˵ η˴ ΃ ˴ ώ˴ Ϡ˴ Α ΍˴ Ϋ˶ · ϰ͉ Θ˴ Σ. Dengan tuntutan ini. yakni mampu dan memiliki banyak rezeki memberi nafkah untuk istri dan anak-anaknya dari yang sebatas kadar kemampuannya dan dengan demikian hendaknya ia memberi sehingga anak dan istrinya itu memiliki pula kelapangan dan keluasan berbelanja32. Betapapun maknanya. yang jelas ayat di atas menuntut peningkatan pengabdian dan bakti kepada orang tua dari saat ke saat. Tafsir Al-Misbah…. namun bakti tersebut harus terus berlanjut dan terus meningkat. Tafsir Al-Misbah…. At-Talaq: 7). 303. S. Vol 1. Allah lebih menjelaskannya lagi Ύ˴ ϟ ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ ϩΎ˴ Η΁ Ύ͉ Ϥ˶ ϣ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˸Ϡ˴ ϓ ˵ Ϫ˵ ϗ˸ί˶ έ ˶ Ϫ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ έ˶ Ϊ˵ ϗ Ϧ˴ ϣ˴ ϭ ˶ Ϫ˶ Θ˴ ό˴ γ Ϧ͋ ϣ ˳ Δ˴ ό˴ γ ϭΫ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˶ ϟ pada surat At-Talaq ayat 7: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan” (Q. h. 32 . dan bahwa walaupun seseorang telah mencapai usia kedewasaan dan memiliki tanggung jawab terhadap istri dan anakanaknya. Bahkan jaminan tersebut harus tetap diperolehnya walau ayahnya telah meninggal dunia31. 505. Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya.

Ύ˴ ϫΎ˴ Η΁ Ύ˴ ϣ Ύ͉ ϟ˶ · ˱ Ύδ˸ϔ˴ ϧ ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ ϒ͋ Ϡ˴ Ϝ˵ ϳ Ύ˴ ϟ itu janganlah wahai istri Allah tidak akan memikulkan beban kepada seseorang sesuai apa yang Allah berikan kepadanya. Di sisi lain hendaklah semua pihak selalu optimis dan mengharap kiranya Allah memberinya kelapangan34. Al-Biqa’i mengomentari penggalan ayat ini bahwa: 33 Quraish Shihab. h. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Misbah…. 303. maka istri – yang rela hidup bersama suami yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya secara wajar – dapat menuntut cerai36. Quraish Shihab. h. h. Tidak ada jumlah tertentu untuk kadar nafkah bagi keluarga. ΍ή˸δ˵ ˱ ϳ ˳ ή˸δ˵ ϋ ˴ Ϊ˸ό˴ Α ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϴ˴ γ Allah akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. maka hendaklah ia memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Misbah….34 Ϫ͉ ˵ Ϡϟ΍˵ ϩΎ˴ Η΁Ύ͉ Ϥ˶ ϣ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˸Ϡ˴ ϓ˵ Ϫ˵ ϗ˸ί˶ έ˶ Ϫ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˴ έ˶ Ϊ˵ ϗϦ˴ ϣ˴ ϭ Dan siapa yang disempitkan rezekinya yakni terbatas penghasilannya. Quraish Shihab. Ini kembali kepada kondisi masing-masing dan adat kebiasaan yang berlaku pada satu masyarakat35. 303. 34 35 36 . mestinya memperoleh sumbangan dari Bait al-Mal atau kini dikenal dengan Departement Sosial. Suami yang tidak dapat menutupi biaya hidup keluarganya. Tetapi kalau seandainya suami tidak mendapatkannya. ada ulama yang memahaminya sebagai janji yang pasti terlaksana. Karena menuntut terlalu banyak dan pertimbangkanlah keadaan suami atau bekas suami kamu. 303. Quraish Shihab. Jangan sampai ia memaksakan diri untuk nafkah itu dengan mencari rezeki dari sumber yang tidak direstui Allah33. h. 303.

35 “karena itu tidak ada seseorang yang terus menerus sepanjang usia hidupnya dalam keadaan kesempitan37. Kemudian Rasulullah saw. juga bersabda: ϩ΍ϭέ.

38  ϯέΎΨΒϟ΍ ΎϬϠόΠΗΔϤϘϠϟ΍ϰΘΣ ΎϬΑΕήΟ΃ϻ·Ϳ΍ϪΟϭΎϬΑϰϐΘΒΗΔϘϔϧϖϔϨΗΖδϟϭ “Sungguh. agar ia dapat melaksanakan kewajibannya dalam menjaga dan memelihara bayinya. termasuk juga makanan yang kamu berikan ke mulut istrimu. Sesungguhnya Islam melarang seorang suami “menikmati” hasil usaha istrinya. Oleh karena itu wajib bagi suami memberi nafkah secukupnya kepada istriya berupa sandang dan papan.” (H.39 Seorang ibu mengandung demi seorang ayah (suami) dan menyusui juga demi sang suami. aturan ini tidaklah kemudian menjadikan seorang 37  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. yang nantinya akan berakibat memberatkan sang istri. kecuali kamu akan mendapatkan pahalaNya. Akan tetapi. Bukhari dan Muslim).” (H. dalam artian melewati batas kemampuan suami itu. Dan tidak boleh juga kurang. tidak ada nafkah yang kamu berikan dengan maksud mendapatkan ridha Allah. tetapi sesuai dengan dalil yang di atas. ΔϗΪλ Ϫϟ ΖϧΎϛ ΎϬΒδΘΤϳ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϠϋ ΔϘϔϧ ϢϠδϤϟ΍ ϖϔϧ΃ ΍Ϋ· “Apabila seorang suami memberi nafkah kepada keluarganya dengan mengharap pahala. maka nafkah tersebut termasuk sedekah. memberi nafkah itu tidak boleh berlebih-lebihan. R. R. yang nantinya akan membuat suami itu sengsara. Bukhari). Walaupun memberi nafkah itu merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang suami yang merupakan kepala rumah tangga.

. 39 Abi Husain Muslim. 1013. 38 Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. h. (Beirut: Daar ibn Hazm). Tafsir Al-Misbah….ϚΗ΃ήϣ΍ϲϓϰϓ Quraish Shihab. 2. Fathu Bari: Sarah Shahih Bukhari. 3. 303. h. 1135. h. Juz. Juz. Shahih Muslim. (Beirut: Daar Kutab Alamiya).

maka seorang istri tidak boleh harus memaksakan diri untuk tidak mau tahu terhadap kekurangan tersebut dengan hanya mengharapkan pemberian nafkah suaminya saja. untuk membeli perhiasan atau pakaian). sekiranya memang nafkah yang diberikan oleh suaminya tersebut tidak mencukupi kebutuhan rumah tangganya. melainkan juga untuk kegunaan suaminya (misal. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. Cet. Dan sang suami pun harus berusaha untuk memenuhi kebutuhan istri agar dalam memenuhi kebutuhan itu cukup untuk istri. prinsip yang harus dipegang di sini adalah bahwa walaupun nafkah itu diberikan oleh seorang suami kepada istrinya sebagai hak bagi istrinya. pemenuhan akan kebutuhan bersama ini tidak mencukupi. ia ‘wajib’ mencari nafkah bersama-sama suaminya demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan rumah tangga mereka. Muhammad Muhyidin. makan dan minum). Kedua. pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri hanya bersifat “membantu” suaminya. h. harta yang diberikan oleh seorang suami pada intinya merupakan harta yang digunakan untuk kepentingan bersama.36 istri tidak bekerja mencari nafkah. Dan pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri itu terwujud karena dua hal40: Pertama. Ke-I. 40 . Dengan demikian. karena kalau tidak itu akan memberatkan istri. dan bukan merupakan kewajiban. 260-261. Jadi. tetapi kegunaan nafkah itu tidak semata-mata untuk kebutuhan istrinya saja (misal. (Jakarta: PT. 2003). Lentera Basritama. Oleh karena itu. karena nafkah yang diberikan oleh suaminya telah mencukupi kebutuhan istri dan kebutuhan rumah tangga mereka. Bantuan dalam pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri kepada suaminya di sini “tidak penting” untuk dilakukan (yakni tidak sebagaimana dalam kasus yang pertama).

Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu. Al-Baqarah: 223). Hak berhubungan suami istri ini ditetapkan oleh syara’. yang melarang setiap suami meninggalkan istrinya dalam waktu yang terlalu lama. Ada ulama berpendapat bahwa hukum memberikan nafkah batin (hubungan suami istri) bagi seorang suami apabila tidak ada halangan adalah wajib. Nafkah batin / Pergaulan Suami Istri Tidak dapat dipungkiri bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki nafsu syahwat. 41 ˻˻˼ΓήϘΒϟ΍. ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Η΍˴ ϭ ˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ Ϸ ˸΍Ϯ˵ ϣ͋ Ϊ˴ ϗ˴ ϭ ˸Ϣ˵ Θ˸Ό˶ η ϰ͉ ϧ˴ ΃ ˸Ϣ˵ Ϝ˴ Λ˸ή˴ Σ ˸΍Ϯ˵ Η˸΄˴ ϓ ˸Ϣ˵ Ϝ͉ ϟ ˲ Ι˸ή˴ Σ ˸Ϣ˵ ϛ˵ ΅΂˴ δ˶ ϧ berfirman: “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam. salah satu dari suami atau istri tidak boleh menghalangi yang lainnya untuk memenuhi hak berhubungan suami istri. maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Selain hanya untuk memenuhi kebutuhan nafsu syahwat. dengan adanya nafsu syahwat itu maka setiap orang ingin memiliki keturunan. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. Oleh karena itu. yang akhirnya disyariatkanlah perkawinan. Sebenarnya berbagai macam pendapat ulama di atas itu sejalan dengan anjuran Rasulullah saw. tetapi ada juga yang berpendapat enam hari sekali41. S. Allah swt.37 b. dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. memiliki keturunan merupakan salah satu tujuan dari ikatan perkawinan.” (Q. walaupun untuk tujuan berzikir. Karena perbuatan yang demikian itu pada hakikatnya akan menyiksa perasaan istri42. beribadah dan jihad. Ada juga yang mengatakan bahwa melakukan hubungan suami istri itu wajib dilakukan setiap empat hari sekali.

Suami Idaman Istri Impian…. 79. h. Kasmuri Selamat. Suami Idaman Istri Impian….˴ Ϧϴ˶ Ϩ˶ ϣ˸Ά˵ Ϥ˸ϟ΍˶ ή͋ θ˴ Α˴ ϭ˵ ϩϮ˵ ϗ˴ ϼ͊ ϣϢ˵ Ϝ͉ ϧ˴ ΃˸΍Ϯ˵ Ϥ˴ Ϡ˸ϋ΍˴ ϭ Kasmuri Selamat. h. 80 42 .

Jil. disertai oleh nilai-nilai suci45. Arah yang lain berfungsi mengeluarkan najis dan kotoran. Sebab.38 ˸Ϣ˵ Θ˸Ό˶ ηϰ͉ ϧ˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˴ Λ˸ή˴ Σ˸΍Ϯ˵ Η˸΄˴ ϓ˸Ϣ˵ Ϝ͉ ϟ˲ Ι˸ή˴ Σ˸Ϣ˵ ϛ˵ ΅΂˴ δ˶ ϧ tidak ada dosa bagi kalian untuk mendatangi istri-istri kalian dengan cara apapun yang kalian sukai. Vol 1. Tafsir Al-Misbah…. bukan arah yang lain. asal sasarannya ke arah sana. bukan semata-mata untuk melampiaskan nafsu46. Tafsir Al-Maragi…. Quraish Shihab. Vol 1. Vol 1. h. Istri hanya berfungsi sebagai ladang yang menerima benih44. ˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ Ϸ ˸΍Ϯ˵ ϣ͋ Ϊ˴ ϗ˴ ϭ Dan kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemaslahatan untuk diri kamu di dunia dan akhirat. tumbuh dan berkembang. bukan untuk menerima yang suci dan bersih. 43 Al-Maragi. karena itu lakukanlah ia dengan tujuan memelihara diri dari terjerumus kepada dosa. 480. 481. maka datangilah. Quraish Shihab. Sperma adalah sesuatu yang suci dan menumpahkannya pun harus suci. 481. Ayat di atas. 44 45 46 . Tafsir Al-Misbah…. syariat agama tidak bermaksud memberati kalian dan melarang kalian untuk menikmati kelezatan ini. 2. jika hal ini kalian lakukan untuk mendapatkan keturunan dan kalian melakukannya pada tempat yang sebenarnya. lahir. h. yang menegaskan bahwa istri adalah tempat bercocok tanam. h. Tafsir Al-Misbah…. garaplah tanah tempat bercocok tanam kamu. bukan saja mengisyaratkan bahwa anak yang lahir adalah buah dari benih yang ditanam ayah. Sebaliknya syariat justru ingin mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi kalian43. Berdoalah ketika melakukannya. 274. h. Quraish Shihab. Datangi ia kapan dan dari mana saja. Karena istri adalah ladang tempat bercocok tanam. Ciptakanlah suasana kerohanian agar benih yang diharapkan berbuah itu.

bahkan dalam segala hal. Tafsir Al-Misbah…. Jil. bahwa kamu kelak akan menemui- Nya. Jika demikian. Tafsir Al-Misbah…. dan jangan selesaikan melalui orang lain. Jangan menduga Allah tidak mengetahui keadaan kamu tentang segala sesuatu yang kamu rahasiakan47. 481-482. Kalaupun ada cekcok selesaikan ke dalam. seorang ulama dan pengamal tashawuf (w. Vol 1. yang penting tujuan dari petani tercapai. serta ciptakanlah suasana 47 Quraish Shihab. jangan sembunyikan sesuatu terhadap pasangan yang seharusnya ia ketahui. Quraish Shihab.39 Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Η΍˴ ϭ Serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami istri. Karena itulah dilarang untuk menggauli wanita yang sedang haid dan pada tempat yang lain. Vol 1. h. karena kelak kamu akan menemui-Nya. ϩϮ˵ ˵ ϗ˴ ϼ͊ ϣ Ϣ˵ Ϝ͉ ϧ˴ ΃ ˸΍Ϯ˵ Ϥ˴ Ϡ˸ϋ΍˴ ϭ Ketahuilah. 48 49 . Penyebutan istri sebagai “ladang” secara tidak langsung juga mengatakan bahwa suami itu adalah “petani” untuk itulah petani bebas mendatangi ladangnya kapan pun dan darimana pun. Ayat ini menjelaskan bahwa hikmah menggauli wanita adalah untuk menjaga kelestarian jenis manusia melalui kelahiran. bukan sekedar untuk memperoleh kelezatan semata-mata. jangan membohonginya. Demikian kesan Al-Harrali. Di sisi lain. Allah kelak akan menyelesaikannya. h. sebab keadaan keduanya itu tidak akan pernah menghasilkan keturunan49. 481. h. Tafsir Al-Maragi…. jangan membongkar rahasia rumah tangga yang seharusnya dirahasiakan. 2. 637 H. Dan petani harus bisa menggarap ladangnya dan menjaganya dari segala hama. 274. Berilah kabar gembira orang-orang yang beriman yang imannya mengantarkan mereka mematuhi tuntutan-tuntutan ini48. Al-Maragi. kecuali kalau terpaksa.) yang banyak dikutip pendapatnya oleh Al-Biqa’i.

Besoknya Umar mengirim surat kepada suaminya dan menyuruhnya pulang. Sementara tidak ada kekasih yang menguak hasratnya. maka seks merupakan kebutuhan laki-laki dan perempuan. dan memberikan yang terbaik. orang seperti ayah bertanya kepadaku 50 Quraish Shihab. serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami-istri. Kemudian Umar pun bertanya tentang kemana suaminya. Oleh karena itu. Vol 1. Ke-XXI. Bahkan pada tingkat tertentu bisa menyebabkan munculnya ketegangan rumah tangga. Umar bin Khattab bertanya: Wahai anakku. Dengan melihat kedua ayat di atas. nafkah batin harus diberikan oleh suami dengan baik. air mata bisa mengalir karena tidak kuat menahan rasa sepi yang mencekam. dari luar ia mendengar wanita tersebut mendendangkan syairnya. Mencapai Pernikahan yang Barakah. Cet. Karena itu suami dan istri saling membutuhkan. Secara kebetulan di dekat rumah salah seorang wanita yang pintunya terkunci. h. bukan hanya untuk memuaskan nafsu yang tidak pernah kenyang. disertai dengan nilai-nilai suci50. Perempuan itu menjawab bahwa suaminya sedang berjihad fi sabilillah. Kemudian kepada anaknya Hafsah. tumbuh dan berkembang. sebagaimana petani membutuhkan ladang dan ladang membutuhkan petani. berapa lamakah kaum wanita boleh bersabar apabila ditinggal oleh suaminya? Hafsah Menjawab: Subhanullah. 51 Mohammad Fauzil Adhim. Ketika nafkah bathin ini tidak dilaksanakan oleh seorang suami dan jiwa terlalu lama menantikan belaian cinta dari suami. 2005). khalifah Umar bin Khattab berjalan-jalan keliling kota Madinah dan hal yang demikian itu sering ia lakukan. Untuk menciptakan itu. 193. . 481. maka kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemasalahatan untuk dunia dan akhirat. h. Suami Idaman Istri Impian…. Tafsir Al-Misbah….51 Adapun tentang berapa lama boleh suami meninggalkan istri. 52 Kasmuri Selamat. 81-82. bahkan dalam segala hal.40 kerohanian yang agar benih yang diharapkan berbuah itu lahir. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. Saib bin Jubair berkata52: “Pada suatu malam. yang isinya tentang keluhan kesedihan karena sudah terlalu lama ditinggalkan oleh suaminya. h.

. Sang suami harus menjauhi hal-hal yang bisa melukai perasaannya dan berusaha sekuat mungkin untuk tidak mengingkari janji yang telah dibuat bersama53. tinggal di medan perang selama empat bulan dan kembali pulang selama sebulan.. Berfirman: “. Islam juga memandang hubungan dan jalinan suami-istri dengan menyifatinya sebagai hubungan cinta.41 tentang perkara ini? Umar menjawab: Kalau bukan karena saya ingin memperhatikan permasalahan kaum muslimin. Kewajiban yang harus selalu diperhatikan oleh suami sebagai kepala rumah tangga adalah menjaga kemuliaan istrinya dari hal-hal yang menyebabkan kehormatannya dihina atau hal-hal yang merendahkan martabatnya sebagai manusia. ˺̂˯Ύδϧ΍. S. tentu saya tidak akan bertanya tentang masalah ini kepadamu. ˴ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϳ˴ ϭ˱ ΎΌ˸ϴ˴ η˸΍Ϯ˵ ϫ˴ ή˸Ϝ˴ Ηϥ˴ ΃ϰ˴ δ˴ ό˴ ϓ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϫ˶ ή˴ ϛϥ˶ Έ˴ ϓ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ Tentang hal ini Allah swt.Dan bergaullah dengan mereka secara patut. maka mulai saat itu khalifah Umar bin Khattab menetapkan untuk mujahidin berperang waktunya paling lama enam bulan. sayang menyayangi dan cinta mencintai. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. Hafsah menjawab: Lima bulan atau enam bulan. keamanan dan kesejahteraan. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. waktu berangkat sebulan. dan menegakkan unsur ini di atas pilihan dan kemauan mutlak agar semuanya dapat berjalan dengan sambut menyambut. An-Nisaa: 19). kasih dan sayang.” 2. Mendengar jawaban dari anaknya itu. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka. Mempergauli istri dengan baik Islam memandang rumah tangga dengan mengidentifikasinya sebagai tempat ketenangan.

˱ ΍ήϴ˶ Μ˴ ϛ˱ ΍ή˸ϴ˴ Χ˶ Ϫϴ˶ ϓ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ Dan bergaullah dengan mereka secara makruf. 306. Tafsir Fi Zhilalil Quran…. ada ulama yang memahaminya dalam arti perintah untuk berbuat baik 53 Sayyid Quthb. Jil 2. . h.

Kata ϑϭήόϣ.42 kepada istri yang dicintai maupun tidak.

Walau cinta pupus. Penggalan ayat di atas melarang menyusahkan atau menyakiti istri oleh sebab apapun. yakni berbuat ihsan dan berbaik-baik kepadanya. Tafsir Al-Misbah…. Dia memerintahkan anak untuk bergaul dengan makruf kepada ibu bapak yang memaksa anak untuk tidak percaya keesaan Allah. kecuali istri tersebut melakukan perbuatan yang keji yang nyata. bukan saja dalam arti cinta. anak atau saudara-saudara. Vol 2…. seperti berzina atau nusyuz. h. 382. dalam ayat yang lain. ma’ruf mereka pahami mencakup tidak menganggu. Quraish Shihab. tidak memaksa. 383. Mawaddah pastilah disertai dengan cinta. Asy-Sya’rawi memiliki pandangan lain. membedakan antara mawaddah yang seharusnya menghiasi hubungan suami istri dengan ma’ruf yang diperintahkan di sini. Dia menjadikan perintah di atas tertuju kepada suami yang tidak mencintai lagi istrinya. Quraish Shihab. sedang makruf tidak mengharuskan adanya cinta54. 383. Ini berarti berbeda antara makruf dengan cinta55. Asy-Sya’rawi merujuk kepada firman Allah yang menafikan adanya mawaddah atau cinta kepada orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya sekalipun orang-orang itu bapak. merasa senang bersamanya serta bergembira dengan kehadirannya. Vol 2. Apa yang dikemukakan Asy-Sya’rawi di atas. Padahal katanya. Tafsir Al-Misbah…. tetapi berbuat baik masih harus diperintahkan. tetapi ia adalah cinta plus56. agar kehidupan rumah tangga tidak berantakan hanya karena cinta suami istri telah pupus. Vol 2…. h. sedang ma’ruf tidak harus demikian. sungguh tepat. Bahkan mawaddah yang diharapkan terjalin antara suami istri. Tafsir Al-Misbah…. h. Sebagaimana ketika seseorang yang ingin menceraikan istrinya karena tidak mencintainya lagi. ‘Umar bin 54 Quraish Shihab. Almawaddah menurutnya adalah berbuat baik kepadanya. 55 56 . Asy-Sya’rawi mengatakan. Ulama Mesir yang meninggal tahun 1999. dan juga lebih dari itu.

ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. jangan menyakiti mereka melalui perkataan maupun perbuatan. untuk itu harus menggauli mereka dengan cara yang mereka senangi. Jangan memperketat nafkah mereka.” (H. “Apa hak istri yang wajib kita penuhi?” Rasulullah saw. menjawab. bersabarlah. menyangkut segala sesuatu. Atau menyambut mereka dengan wajah yang muram dan menyambut mereka dengan mengerutkan dahi58. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. Ahmad Daud dan Nasaa’i).43 Khatab mengecamnya sambil berkata: “Apakah rumah tangga hanya dibina atas dasar cinta? Kalau demikian mana nilai-nilai luhur? Mana pemeliharaan. maka yang lain pernah berkata. R. “Seorang istri itu laksana botol. Dan apabila suami tidak menyenangi istrinya karena keaiban akhlak atau fisik mereka yang tidak menyenangkan. Rasulullah pernah ditanya oleh seseorang.60 Orang-orang saleh pernah berkata. karena Allah menjadikan kebaikan itu menyeluruh. termasuk pada mereka yang tidak disukai itu59. kita  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. “Dalam menghadapi seorang wanita. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. mana amanah yang engkau terima?”57 Suami harus memperbaiki pergaulannya dengan istri.

tutur kata yang lembut. Tafsir Al-Misbah…. Jilid.” Juga diingat. h. Tafsir Al-Maragi…. Tafsir Al-Maragi…. h. 383. 4. melipur lara. Jil 4. 384.ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· penuhilah botol itu dengan minuman yang engkau sukai. tutur kata yang baik termasuk sedekah.” Orang saleh memerlukan sedikit humor. 58 59 60 . Jil 4. Vol 2. Al-Maragi. 57 Quraish Shihab. dan perhatian yang cukup. 384. Ahmad bin Hanbal. h. Al-Maragi. h. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. 447.

. Sebab larangan itu merupakan rasa kasihan dan sayang kepada mereka.44 Dengan melihat hadis di atas. Karena hal itu yang akan membuka terjadinya pemukulan dan kekerasan lain oleh suami kepada istri. akibatnya istri akan tersakiti secara fisik juga mentalnya. secara tidak langsung Islam melarang suami melukai perasaan istri dengan perkataan. baik lahir maupun batin. mawaddah dan rahmah serta menunaikan hak-haknya ketika hak-hak mereka ditinggalkan. yaitu demi kelanggengan suami istri dan terciptanya keluarga yang sakinah. selain harus memberikan nafkah kepada istrinya. walaupun dalam batas-batas yang dibenarkan oleh syariat karena istri tidak taat kepada suaminya boleh memukulnya. Karena memukul merupakan perubahan hukum dari kesulitan kepada kemudahan karena suatu alasan disebabkan latar belakang hukum asli. Jadi. juga harus menjaga kehormatan dan perasaan istrinya itu. Menegakkan keadaan yang membolehkan karena suatu alasan. seorang kepala rumah tangga mempunyai kewajiban.

Kamus Besar Bahasa Indonesia…. 2 1 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. h. Edisi ke-2. Kamus Besar Bahasa Indonesia. bahwa merosotnya moral generasi muda saat ini. 751. sayangnya ternyata seringkali orang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Memberikan Teladan Harus diakui. tidak lepas dari kemerosotan akhlak para orang tua. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan1. 860. 45 . Namun. A.BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. Dan “suami” memiliki arti pria yang menjadi pasangan hidup resmi seorang wanita2. Sesungguhnya orang tua adalah teladan yang paling dekat dengan anak-anaknya. 1996). bertanggung jawab. Adapun peranan suami dalam rumah tangga menurut Ahmadi Sofyan dalam bukunya The Best Husband in Islam meliputi. peran memiliki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat. (Jakarta: Balai Pustaka. memberikan teladan. dan menciptakan rumah tangga teladan. h. Sehingga yang dimaksud dengan peranan suami adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan oleh suami.

Akibatnya anak-anak menjadi korban dari kelalaian seorang pendidik dalam rumah tangga4. 4 5 . Cet. Keutuhan dan kesuksesan dalam berumah tangga akan menjadi cermin bagi anak-anak yang dilahirkan ketika mereka berkeluarga nantinya. Kelalaian ini terjadi ketika sang suami tidak mampu memberikan teladan kepada istrinya dalam mendidik sebuah keluarga bahagia yang didambakan. Manusia yang tidak memiliki akhlak. 77. 3 Ahmadi Sofyan. The Best Husband in Islam. karena Ia menganugerahkan dengan akhlak. (Jakarta: Lintas Pustaka. Manusia dikatakan sebagai makhluk mulia di antara makhluk-makhluk ciptaan lainNya.46 tua lalai membimbing mereka dengan akhlak yang baik dalam perlakuan dan tindakan kita sehari-hari3. Begitu juga akhlak suami dalam rumah tangga terhadap isterinya dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya. 29. memerintahkan mereka untuk melakukan kebaikan. Ahmadi Sofyan. The Best Husband in Islam…. 29-30. Di antara kewajiban seorang suami adalah mendidik keluarganya tentang hukumhukum agama5. Ahmadi Sofyan. 2006). h. Ke-I. mencegah mereka dari kemungkaran. Membangun sebuah keluarga bukan hanya untuk sehari atau dua hari. akan tetapi sepanjang hayat dikandung badan. Seorang suami diperintahkan untuk menasehati keluarganya. h. yang harus diperlakukan dengan baik oleh seorang suami. Oleh karena itu memberikan teladan kepada anak merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan generasi yang dilahirkan orang tua dari benih-benih cinta mereka. Karena isteri dan anak adalah amanah Allah swt. maka ia tidak patut dikatakan sebagai manusia. h. Akhlak ini pun akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah swt. The Best Husband in Islam…. sedangkan sang istri pun lalai dalam memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga yang baik.

Jika isteri tidak taat kepadanya. dan tidak meninggalkan bekas luka. jika isteri tetap tidak taat kepadanya. ia pisah ranjang dengannya. dan mendidiknya dengan didikan Islam. An-Nisa: 19). agar isterinya tidak membangkang seperti yang diperintahkan Allah swt. memberinya pakaian yang sopan. kepadanya dengan menasehatinya tanpa mencaci-maki atau menjelekjelekannya. maka ia memberi makan isterinya dengan makanan yang baik.  ˺̂˯ΎδϨϟ΍. maka ia memiliki hak untuk memukul. yakni memukul bukan untuk menyakiti atau melukai. Memperlakukannya dengan baik Allah swt.47 Adapun akhlak suami kepada istrinya adalah sebagai berikut6: 1. tidak mengucurkan darah. S. Seorang suami yang memiliki akhlak dan memahami sang isteri tercinta. berfirman: “Dan bergaulah dengan mereka dengan cara yang baik” (Q. dan tidak sampai membuat salah satu organ tubuhnya tidak dapat menjalankan tugas.

bersabda: Allah swt. maka janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka” (Q. dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaati kalian. S. maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka.˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Α˶ ή˸ο΍˴ ϭ˶ ϊ˶ ΟΎ˴ π˴ Ϥ˸ϟ΍ϲ˶ ϓ͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˵ Π˸ϫ΍˴ ϭ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ ψ˶ ό˴ ϓ͉ Ϧ˵ ϫ˴ ίϮ˵ θ˵ ϧ˴ ϥϮ˵ ϓΎ˴ Ψ˴ Ηϲ˶ Η͉ ϼϟ΍˴ ϭ “Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya (Pembangkangannya). berfirman:  ˼˽˯ΎδϨϟ΍. Dalam hal ini Rasulullah saw. An-Nisa: 34).

˱ ΍ήϴ˶ Β˴ ϛ˱ Ύ˷ ϴ˶ Ϡ˴ ϋ˴ ϥΎ˴ ϛ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍͉ ϥ˶ ·˱ ϼϴ˶ Β˴ γ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˸΍Ϯ˵ ϐ˸Β˴ Η˴ ϼ˴ ϓ˸Ϣ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ό˴ σ˴ ΃˸ϥ˶ Έ˴ ϓ ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

h.ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· 6 Ahmadi Sofyan. The Best Husband in Islam. 34-38.... .

48 “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan.8 2. ia menyenangi yang lainnya” (H. R. forum-forum ilmiah dan lain-lain. Mengerjakan persoalan-persoalan yang urgen dalam agama kepada isterinya jika belum mengetahui Seorang suami wajib hukumnya memberikan kemudahan kepada isterinya dalam mempelajari agama. Daud dan Nasaa’i). jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. R.  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. dan minuman yang wajib diberikannya. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. majelis ta’lim.” (H. Sebab kebutuhan untuk memperbaiki kualitas agama. jika ia membenci sesuatu pada fisiknya. Ahmad. Muslim). dan menyucikan jiwanya itu tidak lebih sedikit dari kebutuhannya terhadap makanan. Jika tidak mampu untuk mengajari sendiri.7 ϩήϴϏ ϝΎϗ ϭ΍ ήΧ΃ ΎϬϨϣ ϲοέ ΎϘϠΧ ΎϬϨϣ ϩήϛ ϥ· ΔϨϣΆϣ ϦϣΆϣ ϙήϔϳϻ “Laki-laki mukmin tidak boleh membenci wanita mukminah. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. maka hendaknya memberinya izin untuk menghadiri pengajian.

(Semarang: CV. S. Asy-Syifa. Jilid. h.˴ ϥϭ˵ ή˴ ϣ˸Ά˵ ϳΎ˴ ϣ˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ ό˸ϔ˴ ϳ˴ ϭ˸Ϣ˵ ϫ˴ ή˴ ϣ˴ ΃Ύ˴ ϣ˴ Ϫ͉ Ϡϟ΍˴ ϥϮ˵ μ˸ό˴ ϳΎ˴ ϟ˲ Ω΍˴ Ϊ˶ η˲ υΎ˴ Ϡ˶ Ϗ˲ Δ˴ Ϝ˶ ΋Ύ˴ Ϡ˴ ϣ 7 Ahmad bin Hanbal. . 871. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar. 447. Muslim. Shahih Muslim. 1993) Juz. h. Ύ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˵ Γ˴ έΎ˴ Π˶ Τ˸ϟ΍˴ ϭ˵ αΎ͉ Ϩϟ΍Ύ˴ ϫ˵ ΩϮ˵ ϗ˴ ϭ˱ ΍έΎ˴ ϧ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ Allah swt. yang keras. Terj. peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Adib Bisri Musthofa. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. 4. yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (Q. At-Tahrim: 6). II. 8 . berfirman: “Hai orang-orang yang beriman.

yaitu suami harus membawa keluarganya kepada penjagaan dari api neraka dengan nasehat dan pelajaran.   Membina keluarga dengan pembinaan yang terpadu dan kontinyu. Jami’ Al-Hadis …. 259. h. Jadilah dirimu yaitu suami pelindung dari api neraka dengan meninggalkan maksiat9. Ahmad Kusyairi. Menghadirkan Surga di Rumah…. 208-209. Juz. membaca Al-Quran dan lain-lain sesungguhnya mereka telah membentengi anak-anak dari api neraka. Sebab. 450. pangan dan papan keluarga dengan cara yang halal. Tafsir Al-Maragi…. Untuk itu. Membentengi keluarga dari api neraka dapat dilakukan dengan berbagai cara di antaranya10:  Membentuk mereka menjadi manusia yang bertakwa pada Allah dengan senantiasa menyeru mereka untuk mentaati Allah dan melarang mereka dari maksiat kepadaNya. Ini berarti ia harus selalu mengondisikan dan memfasilitasi terwujudnya iklim yang mendorong semua anggota keluarga menjadi orang-orang yang bertakwa. puasa. Menyiapkan sandang. h. “Setiap daging yang tumbuh (dalam tubuh manusia) dari sesuatu yang ϪΑϰϟϭ΃έΎϨϟΎϓΖΤδϟ΍ϪΘΒϧ΃ϢΤϟϞϛ ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ haram. Hal ini sebagaimana sabda Nabi saw. Allah memerintahkan kaum mukmin pada umumnya untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka yang kayu bakarnya adalah manusia dan berhalaberhala pada hari kiamat.11 Wa ahlikum. harta yang haram di dapat dari cara yang haram justru menjerumuskan mereka ke dalam neraka. 10 11 .49 ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ Quu anfusakum. maka neraka lebih berhak untuk (tempat tinggal) nya. 9 Al-Maragi. ketika orang tua membiasakan anak-anaknya shalat. 9. Abdurahman Suyuti. Jil. h. 28.

peliharalah diri kamu antara lain dengan meneladani Nabi dan pelihara juga keluarga kamu yakni istri.50 ˵ Γ˴ έΎ˴ Π˶ Τ˸ϟ΍˴ ϭ˵ αΎ͉ Ϩϟ΍Ύ˴ ϫ˵ ΩϮ˵ ϗ˴ ϭ˱ ΍έΎ˴ ϧ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ Hai orang-orang yang beriman. yang keras-keras perlakuannya dalam melaksanakan tugas penyiksaan. Vol. ϥϭ˵ ˴ ή˴ ϣ˸Ά˵ ϳΎ˴ ϣ˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ ό˸ϔ˴ ϳ˴ ϭ˸Ϣ˵ ϫ˴ ή˴ ϣ˴ ΃Ύ˴ ϣ˴ Ϫ͉ Ϡϟ΍˴ ϥϮ˵ μ˸ό˴ ϳΎ˴ ϟ˲ Ω΍˴ Ϊ˶ η˲ υΎ˴ Ϡ˶ Ϗ˲ Δ˴ Ϝ˶ ΋Ύ˴ Ϡ˴ ϣΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ Di atasnya yakni yang menangani neraka itu dan bertugas menyiksa penghuni-penghuninya adalah Malaikat-malaikat yang kasar-kasar hati dan perlakuannya. Dan hendaklah kamu mengajarkan kepada keluargamu perbuatan yang dengannya mereka dapat menjaga diri mereka dari api neraka dan bawalah mereka kepada yang demikian ini melalui nasehat dan pengajaran13. h. 259 Quraish Shihab. apa yang dapat menjaga dirimu dari api neraka dan menjauhkan kamu daripadanya. 14. Tetapi bagaimana kita menjaga 12 kendati mereka kasar – tidak juga berlebih dari apa yang diperintahkan Quraish Shihab. 326. Vol. Tafsir Al-Misbah…. 326. 14. 28. h. Al-Maragi. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Maragi…. yaitu ketaatan kepada Allah dan menuruti segala perintah-Nya. yakni sesuai dengan dosa dan kesalahan masing-masing penghuni neraka dan mereka juga senantiasa dan dari saat ke saat mengerjakan dengan mudah apa yang diperintahkan Allah kepada mereka14. “Wahai Rasulullah. Wahai orang-orang yang percaya kepada Allah dan RasulNya hendaklah sebagian dari kamu memberitahukan kepada sebagian yang lain. yang tidak mendurhakai Allah menyangkut apa yang Dia perintahkan kepada mereka sehingga siksa yang mereka jatuhkan – Allah. h. bahwa Umar berkata ketika turun ayat itu. kita menjaga diri kita sendiri. 13 14 . Telah diriwayatkan. Jil. anak-anak dan seluruh yang berada di bawah tanggung jawab kamu dengan membimbing dan mendidik mereka agar kamu semua terhindar dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia-manusia yang kafir dan juga batu-batu antara lain yang dijadikan berhala-berhala12.

menjawab. “Kamu larang mereka mengerjakan apa yang dilarang Allah untukmu. Tafsir Al-Misbah…. 16 17 18 . 327 Ahmad Kusyairi.16 Ayat enam di atas menggambarkan bahwa dakwah dan pendidikan harus bermula dari rumah. Di dalam ayat ini terdapat isyarat mengenai kewajiban seorang suami mempelajari fardhu-fardhu agama yang diwajibkan baginya mengajarkannya pada keluarga mereka. Menghadirkan Surga di Rumah…. Tafsir Al-Maragi…. 262 Quraish Shihab. Ayat di atas juga secara langsung mengingatkan betapa tinggi dan penting kedudukan keluarga dalam Islam dan betapa perhatian terhadap keluarga harus diberikan dalam porsi yang besar. Berbeda dengan persepsi kebanyakan orang yang menilai kesuksesan seseorang dengan standar materi. Ayat ini tertuju kepada perempuan dan lelaki (ibu dan ayah) sebagaimana ayat-ayat yang serupa (misalnya ayat yang memerintahkan berpuasa) yang juga tertuju kepada lelaki dan perempuan. Jil. Vol. Tafsir Al-Maragi…. Itulah penjagaan antara diri mereka dengan neraka15. Ayah atau ibu sendiri tidak cukup untuk menciptakan satu rumah tangga yang diliputi oleh nilai-nilai agama serta dinaungi oleh hubungan yang harmonis17. Al-Qur’an telah memberikan perhatian yang amat besar terhadap kehidupan keluarga. Ini berarti kedua orang tua bertanggung jawab terhadap anak-anak dan juga pasangan masing-masing sebagaimana masing-masing bertanggung jawab atas kelakuannya. 14. h. Jil. h. 28.51 keluarga kita?” Rasulullah saw. 28. Ayat di atas walau secara redaksional tertuju kepada kaum pria (ayah). seperti kekayaan tampilan fisik. tetapi itu bukan berarti hanya tertuju kepada mereka. gelar 15 dan Al-Maragi. 207. h. h. 262 Al-Maragi. dan kamu perintahkan kepada mereka apa yang diperintahkan Allah kepadamu. sehingga tidak berlebihan sampai ada yang menyebutnya sebagai kitab keluarga18.

Mewajibkan etikanya. ˺˼˻Ϫσ. ˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ό˸ϟ΍˴ ϭ˴ Ϛ˵ ϗ˵ ί˸ή˴ ϧ˵ Ϧ˸Τ͉ ϧ˱ Ύϗ˸ί˶ έ˴ Ϛ˵ ϟ˴ ΄˸δ˴ ϧΎ˴ ϟΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍˴ ϭ˶ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟΎ˶ Α˴ Ϛ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃˸ή˵ ϣ˸΃˴ ϭ Selain itu.52 serta jabatan. Amal shaleh harus berdasarkan ilmu. Kami tidak meminta rezki kepadamu. Taha: 132). Oleh karena itu seorang suami berkewajiban untuk mengajarkan dan melaksanakan ajaran Islam beserta etikanya kepada isterinya. Karenanya ayat  tersebut diawali dengan panggilan. memberikan perlindungan yang memadai kepadanya dengan tidak mengizinkannya untuk merusak akhlak atau agamanya. 3. Allah swt. dan tidak memberikan kesempatan kepadanya untuk menjadi wanita fasiq terhadap perintah Allah swt. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa” (Q. maka ayat di atas sesungguhnya juga memberikan pemahaman bahwa standar kesempurnaan dan kesuksesan seorang mukmin adalah sejauh mana ia sukses dalam menciptakan stabilitas keluarga setelah mampu menciptakan stabilitas diri. ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁ ˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍ Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃ Ύ ˴ ϳ (Hai orang-orang yang beriman)19. Melarangnya untuk mengumbar aurat dan berhubungan bebas (ikhtilat) dengan laki-laki yang bukan muhrimnya. berfirman: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. dan amal shaleh. Wanita termasuk bagian dari keluarga laki-laki dan penjagaan dirinya dari api neraka ialah dengan iman. dan pengetahuan sehingga ia bisa mengerjakannya seperti yang diperintahkan syariat. isterinya melaksanakan ajaran-ajaran Islam beserta Sikap dan perilaku istri bisa menjadi cermin bagi kehidupan rumah tangga. Kamilah yang memberi rezki kepadamu. S.

Menghadirkan Surga di Rumah…. .ϯ˴ Ϯ˸Ϙ͉ ΘϠ˶ ϟ 19 Ahmad Kusyairi. 207. h.

termasuk semua istri dan anak cucu beliau. maka ia dapat mencakup keluarga besar Nabi Muhammad saw. 259. Tafsir Al-Maragi…. Tafsir Al-Misbah….53 Pada ayat ini disebut pasangan orang-orang beriman dan keluarganya. Suruhlah. yakni dalam melaksanakannya20. Kamilah yang memberi jaminan rezeki kepadamu. 8. Jil. lalu menyadari bahwa perintah tersebut berlanjut sepanjang hayat. dan beberapa putera beliau bersama ‘Ali ibn Abi Thalib ra. Kenikmatan dari kehadiran mereka dalam satu rumah tangga diperoleh melalui hubungan harmonis masing-masing anggota keluarga satu dengan yang lain serta hubungan yang harmonis dengan Allah swt. Dan kesudahan yang baik di dunia dan di akhirat adalah bagi orang-orang yang menghiasi dirinya dengan ketakwaan. ϯ˴ Ϯ˸Ϙ͉ ΘϠ˶ ϟ ˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ό˸ϟ΍˴ ϭ ˴ Ϛ˵ ϗ˵ ί˸ή˴ ϧ ˵ Ϧ˸Τ͉ ϧ ˱ Ύϗ˸ί˶ έ ˴ Ϛ˵ ϟ˴ ΄˸δ˴ ϧ Ύ˴ ϟ Kami tidak meminta kepadamu rezeki dengan perintah shalat ini. Kata Ϛ˴ ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃ keluarga. Vol. yang beliau pelihara sepeninggal Abu Thalib. Tetapi bila dilihat dari penggunaan kata ahlaka yang dapat mencakup keluarga besar. yang tercermin antara lain dalam pelaksanaan shalat. karena nasehat dengan perbuatan akan lebih membekas dibanding dengan perkataan21. hai Rasul keluargamu untuk mendirikan shalat. Al-Maragi. Allah memerintahkan Nabi saw. 402. dan setiap kepala keluarga muslim agar Ύ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍˴ ϭ ˶ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟΎ˶ Α ˴ Ϛ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃ ˸ή˵ ϣ˸΃˴ ϭ dan perintahkanlah keluargamu melaksakan shalat secara baik dan bersinambung pada setiap waktunya dan bersungguh-sungguhlah engkau wahai Nabi Muhammad dalam bersabar atasnya. h. dan hendaklah kamu sendiri memeliharanya. 28. 20 21 . h. Bahkan Quraish Shihab. jika ditinjau dari masa turunnya ayat ini. atau Kami tidak membebanimu untuk menanggung rezeki bagi dirimu atau keluargamu. maka ia hanya terbatas pada istri Nabi yaitu Khadijah ra.

4. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. h. Vol. R.24 Jadi. Tafsir Al-Misbah…. 402 Quraish Shihab. Juz. dan jika suaminya tidak mau bangun.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. ΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣΖϣΎϗϩ΃ήϣ΍Ϳ΍ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ ΢πϧΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ Kemudian Rasulullah saw. 403. Ini memerlukan kesabaran dan ketekunan melebihi apa yang diwajibkan atas keluarga dan umat beliau23. belajar secara bersama. dengan penambahan huruf Penambahan itu mengandung makna penekanan.54 sementara ulama memperluasnya sehingga mencakup seluruh umat beliau22. ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍ dari kata (ήΒλ΍) bersabarlah. h. Vol. mampu menempatkan keluarganya untuk menjadi generator dan inspirator bagi dirinya dalam Quraish Shihab. Di antara hal yang dapat melanggengkan hubungan suami istri adalah saling membantu dalam ketaatan kepada Allah swt. Tafsir Al-Misbah…. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. dan jika istrinya tidak mau bangun. Nabi saw. seorang suami yang sukses dalam kehidupan berumah tangga adalah suami yang sukses dalam mengayomi keluarga. Jami’ Al-Hadis…. Abdurahman Suyuti. 8. juga bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat. tetapi juga shalat malam yang diperintahkan kepada beliau. h. Kata ρ). ia memercikkan air pada wajahnya. 416. dengan mengalokasikan waktu khusus untuk beribadah secara berjamaah. diperintahkan untuk lebih bersabar dalam melaksanakan shalat. 8. karena shalat yang wajib bagi beliau adalah shalat lima waktu. Ahmad).

˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓ 22 23 24 .

mawaddah dan rahmah. Mampu mewujudkan keluarganya menjadi keluarga sakinah. Kemudian ia membeberkan rahasia hubungan suami isteri tersebut” (H. Tidak membuka rahasia dan tidak membeberkan aib isteri. 4. R. dituntut menjaga dan melindunginya. Seorang suami hendaknya menjadi orang yang paling dipercaya oleh isteri. ϭϪΗ΃ήϣ΍ϰϟ·ϲπϔϳϞΟήϟ΍ΔϣΎϴϘϟ΍ϡϮϳΔϟΰϨϣͿ΍ΪϨϋαΎϨϟ΍ήηϦϣϥ· “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di sisi Allah ialah suami yang menggauli isterinya. bersabda:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.25 Hadist di atas merupakan dalil atas keharaman seseorang menyiarkan rahasia hubungannya di atas ranjang dengan istrinya baik berupa ucapan. dan isterinya bergaul dengannya. sebab suami yang diberi kepercayaan terhadapnya. Muslim). Tidak membuka rahasia isterinya dan tidak membeberkan aibnya. begitu pula sebaliknya.55 memproduksi beraneka macam kebajikan. perbuatan dan lain sebagainya26. Rasulullah saw.

minuman. Jami’ Al-Hadis…. jika memiliki isteri lebih dari satu orang. pakaian. Jika seorang suami kebetulan memiliki isteri lebih dari satu orang. h. Juz. 2. 26 . 130. Syaikh Hafiz Ali. 398. Suami berkewajiban untuk berbuat adil terhadap mereka dalam hal makanan. Kado Pernikahan…. maka ia memiliki tanggung jawab yang sangat besar yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. Seorang suami harus bisa berlaku adil terhadap istri-istrinya supaya tidak timbul perpecahan di antara mereka.ΎϫήγήθϨϳϢΛϪϴϟ·ϲπϔΗ 5. Berlaku adil terhadap isteri-isterinya. tempat tinggal 25 Abdurahman Suyuti. h.

S. Jadi apabila ada orang yang ingin menutup rapat-rapat pintu poligami dengan berdasarkan Q... maka kawinilah satu orang saja. Jelas sekali bahwa keadilan yang maksud oleh ayat di atas merupakan keadilan dalam hal material. S.” (Q.56 dan tidur. Dalam Al-Quran Allah swt. Ia tidak boleh bersikap curang atau dzolim sedikit pun. tidaklah tepat karena keadilan yang dimaksudnya adalah dalam hal ˼˯ΎδϨϟ΍.. berfirman: “Kemudian jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil.. An-Nisa: 129. Karena hal tersebut bisa menimbulkan kemurkaan Allah swt. An-Nisa: 3).

˱ Γ˴ Ϊ˶ Σ΍˴ Ϯ˴ ϓ˸΍Ϯ˵ ϟ˶ Ϊ˸ό˴ Η͉ ϻ˴ ΃˸Ϣ˵ Θ˸ϔ˶ Χ˸ϥ˶ Έ˴ ϓ ˶ Ϟ˸ϴ˴ Ϥ˸ϟ΍ ͉ Ϟ˵ ϛ ˸΍Ϯ˵ Ϡϴ˶ Ϥ˴ Η ˴ ϼ˴ ϓ ˸Ϣ˵ Θ˸λ˴ ή˴ Σ ˸Ϯ˴ ϟ˴ ϭ ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ˴ Ϧ˸ϴ˴ Α ˸΍Ϯ˵ ϟ˶ Ϊ˸ό˴ Η ϥ˴ ΃ ˸΍Ϯ˵ όϴ˶ τ˴ Θ˸δ˴ Η Ϧ˴ ϟ˴ ϭ ˯ΎδϨϟ΍.

S. Bahkan para uskup Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. Persi dan Romawi..27 Sebenarnya poligami sudah ada jauh sebelum Islam. Pada zaman Nazi. seperti bangsa Tibet. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan). 15. Musuh-musuh Islam menuduh. Poligami sudah tersebar luas di kalangan bangsa-bangsa terdahulu.. 27 . h. yang menganjurkan. China. Tujuan mereka ialah untuk memperburuk citra Islam. Mesir.. yang menganjurkan manusia untuk melakukan poligami. karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai). bahwa sesungguhnya hanya Rasulullah saw. walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. An-Nisa: 129). Kado Pernikahan. bukan Allah swt. Mongol.˱ ΎϤϴ˶ Σ͉ έ˱ ΍έϮ˵ ϔ˴ Ϗ˴ ϥΎ˴ ϛ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍͉ ϥ˶ Έ˴ ϓ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Θ˴ Η˴ ϭ˸΍Ϯ˵ Τ˶ Ϡ˸μ˵ Ηϥ˶ ·˴ ϭ˶ Δ˴ Ϙ͉ Ϡ˴ ό˵ Ϥ˸ϟΎ˴ ϛΎ˴ ϫϭ˵ έ˴ ά˴ Θ˴ ϓ  ˺˻̂ imaterial (cinta): “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteriisteri (mu). poligami juga sudah dikenal di kalangan orang-orang Jerman. sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Q.

atau terjangkiti penyakit parah. dan kemampuan untuk berbuat adil harus kepada semua istri harus dimiliki.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ. Sedangkan Rasulullah saw. adalah sosok suami yang sangat adil terhadap isteri-isterinya.57 memperbolehkan poligami kepada beberapa orang raja setelah masuknya agama Kristen ke Eropa. Rasulullah saw. Dalam hal ini beliau mewasiatkan perlakuannya yang baik terhadap isteriisterinya: “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. Ath-Thabrani).29 Selain itu. merupakan satu kemungkinan yang tidak aneh? Apakah jalan keluar bagi suami yang dapat diusulkan untuk menghadapi kemungkinan itu? Bagamana ia menyalurkan kebutuhan biologis atau memperoleh dambaannya untuk memiliki anak? Poligami ketika itu adalah jalan yang paling ideal. R. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. Jadi tidak benar tuduhan orang-orang yang mengatakan bahawa: Islam adalah yang mempelopori poligami28. seperti: kemungkinan mandulnya seorang istri. seperti Napoleon. banyak kondisi yang merupakan alasan logis untuk tidak menutup pintu poligami dengan syarat-syarat yang tidak ringan. memiliki beberapa orang isteri karena alasan untuk perlindungan terhadap janda-janda yang ditinggal mati oleh suaminya.

Kado Pernikahan. 29 .ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 28 Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. h. 308. h.. 16.. Abdurahman Suyuti. Jami’ Al-Hadis….. 4. Juz.

Mereka menyimpulkan bahwa macam-macam tanggung jawab tersebut sebagai berikut30: 1. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Oleh karena itu ruang lingkup pertanggung jawabannya semakin luas. masyarakat dan juga tentunya kepada Allah swt. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. keluarga. Yang bisa menjadi indikasi terpenuhinya tanggung jawab. baik dengan berlebih-lebihan maupun sebaliknya. Laki-laki adalah pemimpin. Sebelum menikah. 31 . pekerjaan dan dirinya secara seimbang. Bertanggung Jawab Menjadi seorang suami bukanlah hal yang gampang.58 B. Dalam hal ini para ahli fiqih dan ulama telah membahas banyak masalah tanggung jawab laki-laki dalam Islam. Tanggung jawab terhadap Allah swt dan agamanya Salah satu tanggung jawab seorang laki-laki adalah menegakkan dan menjaga agamanya. Di samping itu harus bertanggung jawab atas isterinya. sehingga tidak terjadi tindakan ekstrem dalam pengimplementasiannya. Cet. Ke-I. karena agama merupakan pilar utama dalam kehidupan seorang muslim31. (Jakarta: Gema Insani. 10. seorang laki-laki harus mengetahui dengan baik karakter dan macam-macam tanggung jawab yang harus diembannya. Husain Syahatah. 30 Husain Syahatah. 4. melakukan amal sholeh. (Jakarta: AMZAH. yang tentu akan bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya. 2005). tuntutan yang menjadi beban bagi seorang laki-laki semakin menumpuk. Arif Chasanul Muna. kategori ini adalah menjalankan ibadah. Pada saat itu. Tanggung jawab ini bertambah. dan berdakwah dengan bijaksana (bil hikmah) dan tutur kata yang ramah (mau’izah hasanah). juga bertanggung jawab atas anak-anaknya. Syariat Islam memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini dan menjadikannya sebagai salah satu tujuan mulia. Cet. h. Oleh sebab itu. h. 2000). setelah ia menyelesaikan masa lajangnya. seorang laki-laki bertanggung jawab untuk memenuhi tuntutan-tuntutan agama. Ia harus mempertanggung jawabkan apa yang telah ia lakukan kepada dirinya sendiri. Terj. begitupula dalam masalah tanggung jawab yang harus diemban. Ke-I.

3. amal baik dan usaha mencari nafkah yang halal bisa terlaksana dengan baik.  Mempererat hubungan baik dengan orang lain dengan memenuhi hakhaknya dan membantu penyelesaian kepentingan-kepentingan mereka. Tanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Ahmadi Sofyan. …. Yang termasuk dalam kategori tanggung jawab ini adalah sebagai berikut:   Pendidikan rohani untuk memperkuat intensitas dan kualitas ibadah kepada Allah swt. Bertanggung jawab terhadap anggota keluarga dalam posisinya sebagai pemimpin dalam rumah tangga Tanggung jawab ini terbagi menjadi beberapa bagian32:  Tanggung jawab terhadap isteri dengan memberikannya nafkah. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Dengan terjaganya kesehatan. ibadah. 41 33 .  Tanggung jawab terhadap anak-anaknya dan memberi mereka nafkah. menjaga dan memberikannya nafkah kepada keduanya. 32 Husain Syahatah. bisa dilakukan dengan semangat dan wacana baru. mempersiapkan kemampuan mereka dan mengemban tanggung jawab mereka di masa mendatang. dan membimbingnya dengan penuh kecintaan. h. Dengan memperhatikan hal ibadah. 10.  Memberikan waktu-waktu luang untuk istirahat. Tanggung jawab terhadap sanak kerabatnya dengan menjalin silaturrahmi.   Tanggung jawab terhadap kedua orang tua dengan berbakti. h. dan berbuat baik kepada mereka. menebarkan rasa kasih sayang.59 2. dan usaha mencari nafkah yang halal. Pendidikan jasmani untuk memperkuat kemampuan jasmani. amal baik. memperhatikan pendidikan mereka. dengan menjaga dan memenuhi tuntutan-tuntutannya33. menggaulinya dengan baik. The Best Husband in Islam….

disebutkan: ̂˼ϞΤϨϟ΍. Bekerja dengan optimal dan sempurna. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:     Mencari pekerjaan yang halal yang akan menjadi sumber pendapatan finansial yang baik. dari Ibnu Umar ra. Seiring dengan pendapat di atas. dan ia akan dimintai pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya itu di hadapan Allah swt35. Sebagai dalil tentang hal itu. Tanggung jawab terhadap profesi yang digelutinya dalam mencari rezeki yang baik dan halal. An-Nahl: 93). dengan disertai niat beribadah. Hukum itu meliputi poin-poin sebagai berikut: 1. S. Menjaga keikhlasan dalam bekerja dengan berniat untuk ibadah.60 4. dalam Islam terdapat hukum-hukum tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya. firman Allah swt: “Mereka akan ditanya tentang apa yang kalian pernah lakukan” (Q. Dalam sabda Rasulullah saw. Menularkan keahlian yang dimiliki kepada orang lain (berbagi keahlian atau ilmu)34. Suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga.

˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ Ϥ˸ό˴ Η˸Ϣ˵ ΘϨ˵ ϛΎ͉ Ϥ˴ ϋ͉ Ϧ˵ ϟ˴ ΄˸δ˵ Θ˴ ϟ˴ ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϭ ω΍έ ϡΎϣϹ΃ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϢϜϠϛϭ ω΍έ ϢϜϠϛ Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϩΪϴγ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϡΩΎΨϟ΍ϭ ΎϬΘϴϋέ Ϧϋ ΔϟϮΌδϣϭ ΎϬΟϭί Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϪϴΑ΃ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ ϝΎϗ Ϊϗ ϥ΃ ΖΒΣϭ ϝΎϗ ϪΘϴϋέ  ϢϠδϣϭέΎΨΒϟ΍ϩ΍ϭέ.

Seorang lakilaki pemimpin terhadap keluarganya dan bertanggung jawab atas 34 Husain Syahatah. 151. …. 35 . Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses.ϪΘϴϋέϦϋϝϮΌδϣϭω΍έϢϜϠϛϭϪΘϴϋέ ΖϴΑ ϲϓ Δϴϋ΍έ Γ΃ήϤϟ΍ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ “Masing-masing dari kamu adalah pemimpin dan masing-masing dari kamu bertanggung jawab atas kepemimpinannya. h. The Best Husband in Islam…. 11 Ahmadi Sofyan. h. Imam itu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya.

Suami hendaknya berusaha mewujudkan keseimbangan antara tugas dan tanggung jawab.36 2. Seorang suami memiliki kewajiban dan tanggung jawab kepada istrinya. Semua itu merupakan dasar dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. Dan masing-masing dari kamu adalah pemimpin da bertanggung jawab akan kepemimpinannya” (H. Tanggung jawab suami dalam Islam memiliki cakupan yang sangat luas. Perempuan itu pemimpin dalam rumah suaminya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. istrinya. membantunya dalam urusan rumah tangga jika diperlukan. dirinya. menafklahi.61 kepemimpinannya. Dalil tentang hal ini terdapat ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ dalam firman-Nya: ˻˺ϡϭήϟ΍. Pelayan itu pemimpin dalam harta tuannya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. seperti membantunya melaksanakan ajaran agama. Ia berkata: Dan saya menduga bahwa beliau teah bersabda: Seorang lakilaki (anak) adalah pemimpin dalam harta ayahnya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. menggaulinya dengan baik. meliputi tanggung jawab terhadap agamanya. 4. menjaga kehormatan dan menghiburnya. menyambungkan hubungan silaturrahim39. R. ilmunya dan pekerjaannya37. 3. hartanya. Bukhari dan Muslim). anaknya. jangan sampai tanggung jawab itu membuat pekerjaan lain terbengkalai38. Keluarganya.

Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga…. h. h. Husain Syahatah. 152. 113. Vol. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. h. Asy-Syifa. Sunarto. Terj. dkk. Husain Syahatah.˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ ·˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ 36 Bukhari. 134. (Semarang: CV. Shahih Bukhari. 37 38 39 . Ahmadi Sofyan. The Best Husband in Islam…. 1993). 2. h. 9-10.

: ϪϟΎϣϭ ΎϬδϔϧϲϓ ϩήϜϳ ΎϤϴϓ ϪϔϟΎΨΗϻϭήϣ΃ ΍Ϋ΍ ϪόϴτΗϭ ήψϧ΍Ϋ΍ ϩήδΗϱάϟ΍ “Abu Huraira. menjaga harta. Kewajiban-kewajiban istri terhadap suaminya menurut syariat adalah taat kepadanya selama bukan maksiat. ikut berpartisipasi dalam acara-acara kekeluargaan dan masyarakat. 5. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. ketentraman. Ahmad). mengurus rumah. keharmonisan dan rasa cinta. Ar-Rum: 21). jika dipandang ia menyenangkan hati. melahirkan anak. berdandan untuk suami. jika ia ditinggal pergi oleh suami. R.62 “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. Sebagai hasilnya nanti. jika diberi kebaikan dia membalas dengan kebaikan. Tentang bagaimanakan istri yang baik? Rasulullah menjawab: Jika disuruh dia taat. ia menjaga diri dan harta suaminya” (H. seperti zakat atau sedekah40. Bertanya kepada Rasulullah saw. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang.41  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. menjaga kehormatan. ra. akan tercipta kedamaian. ϝΎϗˮήϴΧ˯ΎδϨϟ΍ϱ΃ϢϠγϭϪϴϠϋͿ΍ϞλͿ΍ϝϮγέϞΌγΓήϳήϫϲΑ΃Ϧϋ Hal itu dijelaskan dalam hadits Rasulullah saw. tidak keluar rumah tanpa izin suaminya. membantu suami mengeluarkan nafkah. S.

154. menjaga amalan ibadah. 6. memberikan latihan tentang urusan rumah tangga dan kehidupan. dan 40 Ahmadi Sofyan. Ahmad bin Hanbal. 251. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. h. menurunkan bakat. 2. h. 41 . The Best Husband in Islam…. menafkahi dan menyekolahkan. Jilid. Kewajiban dan tanggung jawab sebagai orang tua kepada anak. seperti memberikan pendidikan yang Islami. memberikan pendidikan moral.

menggantikannya dalam urusan agama. melakukan haji dan umrah untuk keduanya. Kewajiban anak terhadap orang tua dalam Islam adalah berbuat baik. ˴ ή˴ Β˶ Ϝ˸ϟ΍ ˴ ϙ˴ ΪϨ˶ ϋ ͉ Ϧ˴ ϐ˵ Ϡ˸Β˴ ϳ Ύ͉ ϣ˶ · ˱ ΎϧΎ˴ δ˸Σ˶ · ˶ Ϧ˸ϳ˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟΎ˶ Α˴ ϭ ˵ ϩΎ͉ ϳ˶ · ͉ ϻ˶ · ˸΍ϭ˵ Ϊ˵ Β˸ό˴ Η ͉ ϻ˴ ΃ ˴ Ϛ͊ Α˴ έ ϰ˴ π˴ ϗ˴ ϭ ˱ ΎϤϳ˶ ή˴ ϛ ˱ ϻ˸Ϯ˴ ϗ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ͉ ϟ Ϟ˵ ϗ˴ ϭ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˸ή˴ Ϭ˸Ϩ˴ Η ˴ ϻ˴ ϭ ͈ ϑ˵ ΃ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ͉ ϟ Ϟ˵ Ϙ˴ Η ˴ ϼ˴ ϓ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˴ ϼ˶ ϛ ˸ϭ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˵ Ϊ˴ Σ˴ ΃ ˻˼˯΍ήγϹ΍. 7. menafkahi keduanya saat keduanya membutuhkan. serta berdoa untuk keduanya43. Sebagai hasil dari tanggung jawab ini maka akan terlahir anak-anak yang shaleh. memuliakan dan menghormatinya.63 mengajar berdakwah di jalan Allah swt42. taat selama tidak dalam kemaksiatan. berperilaku baik.

dan melampaui batas dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawab. kasihilah mereka keduanya.” (Q. Dalil mengenai hal ini adalah firman Allah: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. mengurangi. ˳ S. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduaduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. S. 8. Al-Isra: 23). sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (Q. ϲ˶ ϧΎ˴ ϴ͉ Α˴ έ Ύ˴ Ϥ˴ ϛ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ˸Ϥ˴ Σ˸έ΍ ͋ Ώ͉ έ Ϟ˵ ϗ˴ ϭ ˶ Δ˴ Ϥ˸Σ͉ ήϟ΍ ˴ Ϧ˶ ϣ ͋ ϝ͊ άϟ΍ ˴ ΡΎ˴ Ϩ˴ Ο Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ˴ ϟ ˸ξ˶ ϔ˸Χ΍˴ ϭ “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku. maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. merupakan perbuatan yang bertentangan 42 Juga firmanNya: ˻˽˯΍ήγϹ΍. Menyia-nyiakan. AlIsra’: 24).

136. The Best Husband in Islam…. h. 154. 43 . Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. Husain Syahatah. h.˱ ΍ήϴ˶ ϐ˴ λ Ahmadi Sofyan.

Rusaknya nama baik Islam dan kaum muslimin. Seperti dalam firmanNya: “Dan barang siapa yang menentang peringatanku. Perangai-perangai di atas bertentangan dengan syariat Allah swt.64 dengan syari’at. Ia membiarkan begitu saja tanpa ada penyelesaian. 9. Membuka rahasia rumah tangga. dan ditimpa masalah. serta beberapa kesalahan lain. Membiarkan keluarga saat keluarga tertimpa bencana yang pelik. Tersebarnya kejahatan sosial. dosa dan kejahatankejahatan dalam rumah. dan teman-teman. Sebagai contoh bentuk kemaksiatan. akibatnya kehidupan menjadi sempit. Perangai-perangai yang tidak sesuai dengan syariat dan kelalaian tanggung jawab suami dalam rumah tangganya. Adanya tekanan jiwa dan rusaknya urusan rumah tangga. Thaha: 124). kasih sayang. Hilangnya tanggung jawab kepemimpinan suami terhadap keluarga dan anaknya. Lemahnya keharmonisan. maka ia kan mendapatkan kehidupan yang sempit” (Q. sakit. S. dan sikap saling hormat dalam rumah tangga.    Anak-anak lari dari rumah dan melenceng dari jalan yang lurus. adalah seperti berikut ini44:        Pasangan suami istri dan anak-anak yang memiliki perangai jahat yang bertentangan dengan syariat Allah swt. Menyebarluaskan kehormatan rumah tangga di antara keluargakeluarga dekat. tetangga. Persoalan ini dapat diselesaikan  ˺˻˽Ϫσ. kelembutan.

˱ ΎϜϨ˴ ο˱ Δ˴ θϴ˶ ό˴ ϣ˵ Ϫ˴ ϟ͉ ϥ˶ Έ˴ ϓϱ˶ ή˸ϛ˶ ΫϦ˴ ϋ˴ ν˴ ή˸ϋ˴ ΃˸Ϧ˴ ϣ˴ ϭ 44 Husain Syahatah. 137. h. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. .

Kebersamaan dan mengemban tanggung jawab masyarakat terhadap keluarga.65 dengan melakukan langkah-langkah penyelesaian secara Islami seperti berikut ini45:         Memberikan pendidikan yang Islami untuk seluruh anggota keluarga. Selain itu. berlandaskan kepada asas pendidikan yang formal. 10. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. membenarkan dalam firmanNya: ˻˺ϡϭήϟ΍. Mengadakan silaturrahmi dan menunaikan hak-hak mereka. ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. Adanya sistem pahala dan sanksi. Ar-Rum: 21). Saran-saran ini dapat mewujudkan rumah tangga muslim yang harmonis dan penuh kasih sayang. Adanya sanksi yang Islami dalam menindak sikap yang terlarang menurut syariat. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. sesuai dengan aturan syariat. Adanya aturan sebagai pengontrol dan pengawas untuk rumah tangga. S. Langkah-langkah penyelesaian secara Islami yang dapat ditempuh untuk menanggulangi pengaruh kurangnya tanggung jawab suami terhadap 45 Allah swt. sesuai dengan ajaran dan cara-cara yang baik. Menerapkan prinsip musyawarah dalam urusan rumah tangga. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. dengan saran ini juga akan dapat menghindarkan perasaan takut dan akan memperoleh keberkahan hidup. teman-teman dan tetangga. setahap demi setahap. Adanya program untuk menenangkan jiwa.

˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ ·˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ Ahmadi Sofyan. h. The Best Husband in Islam…. . 157.

dan kepada Allahlah kembali segala urusan” (Q.66 rumah tangganya. Alangkah lebih baik jika kami menutup hukum-hukum Islam tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya ini dengan firman Allah  ˽˺ΞΤϟ΍. dan mencegah dari perbuatan yang mungkar. menciptakan kelompok yang mengajak kepada yang baik dan mencegah yang mungkar yang dapat diterima oleh orang banyak dengan baik. menjelaskan hal itu dalam firmanNya: “(Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi. dan terciptanya kepemimpinan yang senantiasa mengajak masyarakat kepada dakwah di jalan Allah swt46. konsistensi terhadap perangai-perangai yang baik. pendidikan akhlak. adalah meningkatkan pendidikan rohani. menunaikan zakat. Al-Hajj: 41). mendalami ajaran agama. S. menyuruh berbuat yang makruf. niscaya mereka mendirikan sembahyang. ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α΍ϭ˵ ή˴ ϣ˴ ΃˴ ϭ˴ ΓΎ˴ ϛ͉ ΰϟ΍΍˵ Ϯ˴ Η΁˴ ϭ˴ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟ΍΍Ϯ˵ ϣΎ˴ ϗ˴ ΃˶ ν˸έ˴ ΄˸ϟ΍ϲ˶ ϓ˸Ϣ˵ ϫΎ͉ Ϩ͉ Ϝ͉ ϣϥ˶ ·˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍ Allah swt.

dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan. AthThur: 21). swt: ˻˺έϮτϟ΍.˶ έϮ˵ ϣ˵ ΄˸ϟ΍˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ϋ˶ Ϫ͉ Ϡ˶ ϟ˴ ϭ˶ ή˴ ϜϨ˵ Ϥ˸ϟ΍˶ Ϧ˴ ϋ΍˸Ϯ˴ Ϭ˴ ϧ˴ ϭ ˸Ϧ͋ ϣ Ϣ˵ ϫΎ˴ Ϩ˸Θ˴ ϟ˴ ΃ Ύ˴ ϣ˴ ϭ ˸Ϣ˵ Ϭ˴ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ˸Ϣ˶ Ϭ˶ Α Ύ˴ Ϩ˸Ϙ˴ Τ˸ϟ˴ ΃ ˳ ϥΎ˴ Ϥϳ˶ Έ˶ Α Ϣ˵ Ϭ˵ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ˸Ϣ˵ Ϭ˸Θ˴ ό˴ Β͉ Η΍˴ ϭ ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁ ˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍˴ ϭ “Dan orang-orang yang beriman. S. Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya” (Q. dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka.

˲ Ϧϴ˶ ϫ˴ έ˴ ΐ˴ δ˴ ϛΎ˴ Ϥ˶ Α˳ Ή˶ ή˸ϣ΍͊ Ϟ˵ ϛ˳ ˯˸ϲ˴ ηϦ͋ ϣϢ˶ Ϭ˶ Ϡ˴ Ϥ˴ ϋ ϊϠπϟ΍ϰϓΊηΝϮϋ΃ϥ΍ϭϊϠοϦϣΖϘϠΧΓ΃ήϤϟ΍ϥΈϓ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ϭ ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ΝϮϋ΃ϝΰϳϢϟϪΘϛήΗϥ·ϭϪΗήδϛϪϤϴϘΗΖΒϫΫϥ·ϩϼϋ΃ Ahmadi Sofyan. 158. h. ΖϜδϴϟϭ΃ήϴΨΑϢϠϜΘϴϠϓ΍ήϣ΃ΪϬη΍ΫΈϓ ήΧϷ΍ϡϮϴϟ΍ϭͿ΍ΎΑϦϣΆϳ ϥΎϛ Ϧϣ Rasulullah saw pun pernah berwasiat kepada seorang laki-laki:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. The Best Husband in Islam….

΍ήϴΧ 46 .

Sedangkan sakinah adalah kedamaian. Sebelum menciptakan rumah tangga yang sakinah. dia akan tetap bengkok. Juz. bersemangat. Kasmuri Selamat mengemukakan beberapa kepribadian suami shaleh50: 1. Adib Bisri Musthofa …. ketenangan dan kebahagiaan. seorang suami harus memiliki kepribadian suami yang shaleh. atau diam.67 “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita sebaik-baiknya” (H. Berhubungan dengan itu. ditanggapinya dengan kata yang baik.. Suami Idaman Istri Impian. agar suami sukses membentuk keluarga sakinah. ialah orang yang apabila melihat suatu keadaan.47 C.. Ia tunaikan kewajiban-kewajiban yang Allah telah tentukan keduanya. ketentraman.49 Jadi menciptakan rumah tangga sakinah. ia akan melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. h. II. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita. penuh perhatian serta berlapang dada. 48 49 50 . h. dan jika dibiarkan. Jika ia menjadi seorang suami. Kasmuri Selamat. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. dia akan patah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ketentraman. dimulai dari pemancangan pondasi aqidah dan pilar-pilar akhlak. karena jenis itu diciptakan dari tulang rusuk yang terbengkok. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 47 Muslim. 1. kebahagiaan. 758. h. yaitu menciptakan rumah tangga (sesuatu yang berkenaan dengan keluarga) yang penuh dengan kedamaian. 769. 870. R. Berpegang Teguh Kepada Syariat Allah Laki-laki yang shaleh adalah seorang laki-laki yang senantiasa berpegang teguh kepada syariat Allah dalam segala urusan kehidupannya. Jika anda mencoba meluruskannya. Shahih Muslim. ketenangan.. Menciptakan Rumah Tangga Sakinah Rumah tangga adalah sesuatu yang berkenaan dengan keluarga48. h. Muslim). Sesungguhnya membangun rumah tangga itu membutuhkan perjuangan yang luar biasa beratnya. Terj.

Berpedoman Kepada Petunjuk Rasulullah saw. Ia tidak pernah menyia-nyiakan kewajibannya.68 2. Seimbang antara Hak dan Kewajiban Dalam kehidupan sehari-hari sikapnya tidak tamak. Laki-laki yang shaleh tentu akan membahagiakan istrinya. bahkan ia menerima dengan rela terhadap kekurangan-kekurangan yang ada. Dalam kehidupan berumah tangga ia senantiasa berpedoman kepada hadis ϩ΍ϭέ. kewajiban tersebut ia tunaikan sebelum menuntut haknya. 3. tidak menuntut lebih banyak dari yang semestinya.

dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ. kesaksian kebajikan yang diiringi dengan kesempurnaan iman serta akhlak yang mulia. Disamping itu ciri-ciri dari laki-laki shaleh yang membahagiakan kehidupan rumah tangga itu ialah53:  Mendirikan rumah tangga semata-mata karena Allah swt. Ath-Thabrani). R. Yang maksudnya: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. bagi suami yang shaleh. Timidzi). ϢϬ΋ΎδϨϟ ϢϛέΎϴΧ ϢϛέΎϴΧϭ ΎϘϠΧ ϢϬϨδΣ΃ ΎϧΎϤϳ· ϦϴϨϣΆϤϟ΍ ϞϤϛ΃ Rasulullah saw.52 Ituah kesaksian agung Rasulullah saw.51 ϯάϣήΘϟ΍ “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. R.

h. Suami Idaman Istri Impian. Abdurahman Suyuti. 2. Kasmuri Selamat. 4. 308. h.. 2. Juz.. Juz. 52 53 .. 63. Jami’ Al-Hadis….ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 51 Abdurahman Suyuti. h. Jami’ Al-Hadis ….

69       Melayani dan menasehati Istri dengan sebaik-baiknya. Menciptakan rumah tangga sakinah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Memberi kasih sayang dan rel berkorban apa saja demi kepentingan dan kebahagiaan bersama. Tidak mencaci istri di hadapan orang lain dan tidak memuji wanita lain di hadapannya. mawaddah. agar mahligai rumah tangga yang dibangun dengan landasan cinta dan kasih sayang menjadi teladan bagi penghuninya maupun generasi yang akan lahirkan. wa rahmah. adalah dambaan dari setiap suami istri yang berikrar dalam cinta dan kasih sayang. Semua orang Islam berharap dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. Menyediakan keperluan dan tempat tinggal yang layak untuk mereka. Bertanggung jawab menidik akhlak istri dan anak-anak sesuai dengan kehendak Islam.  Mengelakkan agar jangan terlalu mengikuti kemauan istri. .      Memberi nafkah kepada istri dan anak-anak menurut kadar kemampuan. karena ia akan melunturkan nama baik dan prestasi suami selaku pemimpin rumah tangga. Bersabar dan menerima kelemahan istri dengan hati yang terbuka. serta meyakini bahwa segala sesuatu yang dijadikan Allah swt pasti terdapat hikmah yang tersembunyi di sebaliknya. Bersabar dan menghindari memukul istri dengan pukulan yang memudaratkan. Senantiasa menjaga tentang keselamatan mereka. Menjaga hati dan perasaan istri. Senantiasa bertenggang rasa dan tidak menuntut sesuatu di luar kemampuan istri. Namun. Membina sebuah rumah tangga yang sakinah.

Begitu banyak di antara kita yang merindukan berumah tangga menjadi suatu yang teramat indah. terutama bagi anak-anak yang dilahirkan. Hari demi harinya hanya diisi kecemasan. h. Sesungguhnya rumah tangga itu bisa dijadikan pusat ketenangan. Mereka berusaha menjadi nakhoda yang handal. 43-46. Keluarga/rumah tangga adalah sebuah institusi terkecil di dalam masyarakat yang berfungsi sebagai wahana untuk mewujudkan kehidupan yang tentram. kekerasan.70 ternyata ketika bahtera itu mulai mengarungi lautan yang luas. bahagia. bekerja keras. bersimbah peluh. ia akan selalu merindukan untuk pulang ke rumah. kenyataan yang ada. dan bersikeras menunjukkan arah tujuan yang diarungi. Ahmadi Sofyan mengatakan ada empat kiat minimal menuju keluarga yang sakinah54: 1. Sehingga ketika sang suami sudah berlumuran keringat. ketentraman dan kenyamanan bathin para penghuninya. h. 54 Ahmadi Sofyan. Ternyata merindukan rumah tangga sakinah harus benar-benar disertai dengan kesungguhan. Bahkan tidak jarang diakhiri dengan kenistaan yang berujung dengan perceraian sehingga melahirkan penderitaan yang berkepanjangan. kegelisahan dan penderitraan. seringkali kemudi menjadi rebutan antara suami istri. yakni mengerahkan segala daya dan upaya dalam pengertian yang sebenarnya. ketakutan. damai. penuh dengan pesona cinta dan kasih sayang. Akan tetapi. 55 . Sri Mulyati. dan sejahtera dalam suasana cinta dan kasih sayang diantara anggota-anggotanya55. aman. Relasi Suami Istri dalam Islam…. 39. kita saksikan deretan antrian orang-orang yang gagal dalam menciptakan rumah tangga bahagia. The Best Husband in Islam…. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa.

Relasi suami istri dalam Islam…. 3. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ilmu Rumah tangga yang ditingkatkan derajatnya oleh Allah swt. Hendaknya sesudah memantapkan niat kita kepada Allah untuk mengarungi bahtera rumah tangga. saling memperbaiki. akan mampu menjadi pelepas dahaga. maka kekayaan yang harus dimiliki dalam berkeluarga adalah ilmu. At-Tahrim: 6. serta saling mengoreksi 56 Sri Mulyati. Untuk itulah kita membutuhkan orang lain agar bisa melengkapi kekurangan kita guna memperbaiki kesalahan kita. Bahkan justru hal seperti itu seringkali memisahkan kita dengan kebahagiaan bathin dan ketentraman jiwa. Hal ini dapat dipahami dari teks-teks Al-Quran dan Hadis. 2. Menciptakan rumah sebagai pusat ketenangan bathin dan ketenangan jiwa.71 Ketika rumah mampu dijadikan sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. h. diperbudak dan dinistakan oleh apa yang dimilikinya. 54 . maka anak-anak pun akan rindu berkumpul bersama dengan orang tuanya. Tidak pula rumah tangga yang para penghuninya adalah penuh dengan deretan titel dan gelar. S. Tidak jarang pula rumah tangga yang berlimpah dengan kekayaan justru membuat penghuninya di “miskinkan” oleh keinginan-keinginan. Merawat dan mendidik anak merupakan tugas bersama suami istri56. Seperti yang terdapat dalam firman Allah Q. Rumah tangga bahagia adaah rumah tangga yang dengan sadar menjadikan sikap saling menasehati. bukanlah rumah tangga yang memiliki status sosial keduniawian. Jadikan rumah tangga sebagai pusat nasehat Suami istri hendaknya mengetahui bahwa semakin hari semakin banyak yang harus dilakukan.

maka rumah tangga tersebut bagaikan cermin. . Sehingga tidak ada yang diucapkan selain kebaikan tentang keluarga yang telah dibangun. menyegarkan yang layu. Jadikan rumah tangga sebagai pusat kemuliaan Hendaknya suami istri mampu menjadikan rumah tangga seperti cahaya matahari. 4. begitupula sebaliknya. Keluarga yang mulia adalah keluarga yang bisa menjadi contoh kebaikan bagi keluarga yang lainnya. Tidak ada koreksi yang paling aman selain koreksi dari keluarga kita sendiri. Karena betapa memilukan sekaligus memalukan jika ada keluarga muslim yang melakukan tindakan kekerasan rumah tangga seperti yang akhir-akhir ini terjadi. Menerangi kegelapan. Apabila sebuah rumah tangga mulai saling menasehati.72 dalam kebenaran dan kesabaran sebagai kekayaan yang berharga dalam rumah tangga. selalu dinanti cahayanya dan membuat gembira bagi yang terkena pancaran cahayanya. Karena keduanya tidaklah boleh merasa lebih baik dan lebih berjasa dalam membangun rumah tangga. yang tentu cermin akan mampu membuat sebuah penampilan penghuninya menjadi lebih baik. mawaddah wa rahmah yang hendaknya dilakukan oleh keluarga muslim di era modern in. Suami yang baik adalah suami yang mau dinasehatin oleh sang istri. Demikianlah empat kiat menuju keluarga sakinah. menumbuhkan bibit-bibit.

Walaupun peranan suami sangat menentukan. Apabila suami telah melaksanakannya dengan baik. mendidik dan memberikan teladan bagi anak-anaknya dalam segala hal. karena ia tahu semua itu akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. sebagai kepala rumah tangga pasti tahu fungsi.BAB IV PENUTUP A. bukan berarti peranan istri tidak menentukan. sehingga ia bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi peranannya. maka suami itu akan sukses sebagai kepala rumah tangga dan rumah tangganya akan menjadi rumah tangga yang sakinah. kedudukan dan kewajibannya. karena antara suami dan istri akan saling melengkapi. bahkan ia akan selalu lebih memperhatikan kewajibannya terlebih dahulu dibanding dengan haknya. yang menjadi kewajibannya dan sangat menentukan akan terwujudnya rumah tangga yang sakinah. Kedua: seorang suami yang shaleh pasti tahu peranannya. maka suami itu akan memimpin. Ketiga: Islam melalui Al-Quran dan Sunnah telah memberikan tuntunan yang sangat jelas bagi seorang laki-laki berupa karakter-karakter yang saling melengkapi 73 . Kesimpulan Dari uraian skripsi ini dapat ditarik tiga kesimpulan: Pertama: seorang suami yang sholeh. jika demikian maka rumah tangga yang sakinah akan terwujud.

Saran-saran 1. Apabila laki-laki tersebut mampu memiliki karakter-karakter itu. sehingga suami semena-mena terhadap anggota keluarga. 4. baik itu dari pihak laki-laki atau perempuan. mawaddah wa rahmah sulit. Anak adalah amanah Allah yang harus dijaga dan dipelihara bersama. mawaddah wa rahmah pasti akan terwujud. mawaddah wa rahmah. 3. . Amanah tersebut pun akan dimintakan pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Ingat semua itu akan dipertanggung jawabkan kepada Allah swt. Dalam menciptakan keluarga yang sakinah. Yang paling utama haruslah yang seagama. karena apabila rumah tangga yang dibangun berdasarkan beda agama maka akan menimbulkan berbagai masalah pemberian pendidikan agama pada anak dan rumah tangga yang sakinah. 2. bahkan tidak mungkin untuk dicapai. suami dan istri harus bisa bekerjasama dengan baik. Untuk itu pendidikan harus menjadi suatu kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi. apalagi mentelantarkannya. tidak boleh disalahgunakan. Karena tanggung jawab suami dan istri sama besar dan beratnya. yang akhirnya akan menjadi suami shaleh. saling melengkapi dan menghargai. rumah tangga yang sakinah. Hak memimpin keluarga yang dimiliki oleh seorang suami. B. Seperti memilih sekolah yang Islami. memperhatikan pergaulan anak dan menciptakan suasana keberagamaan di dalam rumah. apalagi pendidikan agama.74 dalam membentuk laki-laki yang shaleh. Sebelum melangsungkan pernikahan sebaiknya teliti dalam memilih pasangan.

Amin. Ke-2. Hasyimi. Muhammad. Cet.75 DAFTAR PUSTAKA Abdulloh. Fathi. Ke-1. (Semarang: CV. Ahmad Baidowi. 1993). Abu. Ahmad bin Hanbal. 1988). (Jakarta: Gema Insani. . Terj. (Bandung: Al-Bayan. Rosihan. Cet. Ke-1. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. 2000). (Yogyakarta: Wihdah Press. Fauzil. Nabi Suami Teladan. Anwar. Terj. (Bandung: Pustaka Setia. dkk. Ahmad. 1993). Cet. Ke-1. Toha Putra. Ke-3. Masri. 1996). Ke-3. Hery Noer Aly. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. Cet. 2005). Menjadi Suami Tercinta. Menjadi Muslim Ideal. Salim Basyarahil. Nasy’at. Abdul. Terj. (Jakarta: Balai Pustaka. Lembaga Darut-Tauhid. (Beirut: Daar Al-Fikr). Adhim. Terj. Bukhari. Cet. Asy-Syifa. dkk. Cet. Sholeh. Kisyik. 1996). 1993). (Semarang: CV. Hanya untuk Suami. Terj. Ke-1. ‘Adil. Cet. Jibril. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Cet. Hamid. Daudin. Tafsir Al-Maragi. Ke-1. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. Cet. 1990). (Yogyakarta: Arina. Kado Cinta untuk Istri. Cet. 1999). Maragi. Muhammad. 2005). (Bandung: Mizan. Majid. Ilmu Tafsir. Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. Ida Nursida. A. Bukhori Abu Syauqi. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. Abdurrahman. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. Fathu Al-Bari: Sarah Shahih Bukhari. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). Rusli. Gisymar. Mohammad. 2007). Cet. Ke-8. Cet. 2000). Ke-1. (Jakarta: Gema Insani Press. Terj. Ke-XXI. Ke-11. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. Sulaiman. Ali. (Pasuruan: Hilal Pustaka. Mencapai Pernikahan yang Barakah. Sunarto. M. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. Cet. 2003). Karakteristik Lelaki Shalih. Ke-1. Chumaidi Umar. Shahih Bukhari. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Terj.

Cet. Quthb. Lentera Basritama. Ke-I. Sofyan. dkk. 2007). Syadali. Cet. Ibnu Ali. Ahmad. Husain. Ahmad. (Beirut: Daar Al-Fikr). Jalaluddin. Ke-X. Sri. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Ideal dan Istri Ideal”. Cet. Ke-1. Terj: Rofi’I. (Beirut: Daar ibn Hazm). Cet. (Semarang: CV. Nasution. Alisuf. Muhammad. Majdi. Sayyid. 2005). Muslim. (Jakarta: Kalam Mulia. Relasi Suami dalam Islam. Abi. Asy-Syifa. Ke-I. Cet. 2004). Amir. Kusyairi. Ke-11. Cet. (Jakarta: Lentera Hati. Ke-6. “Bahagia Menjadi Suami Selamat. Husain Syahatah. Terj. Cet. Ke-1.76 Muhyidin. Ke-1. (Jakarta: Lintas Pustaka. The Best Husband in Islam. Kasmuri. Tafsir Al-Misbah: Pesan. Fathi. 2007). Arif Chasanul Muna.. Terj. ________________. Suhail. Ilmu Pendidikan. dan Keserasian Al-Quran. Syahatah. Abdurrahman. Ke-I. “Membina Keluarga Sakinah”. . Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. 2000). (Jakarta: PT. ______________. 2000). Ahmadi. 2003). Kesan. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia. Shahih Muslim. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. 2006). Taat. Suyuti. As’ad Yasin. Menghadirkan Surga di Rumah. (Jakarta: AMZAH. 1993). Cet. Ke-3. 2005). Ke-2. Shihab. Cet. 1994). Ke-1. Mulyati. 1999). (Jakarta: Aillah. Cet. Shahih Muslim. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. Cet. UIN Syarif Hidayatullah. Bingkai Cinta Sepasang Merpati. Quraish. Sayyid.. Ahmad. 2000). (Jakarta: Gema Insani Pres. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Suami Idaman Istri Impian. Husain. 1997). Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. Ulumul Quran II. (Bandung: Mizan. _________________. Cet. Adib Bisri Musthofa. (Bandung: Pustaka Setia. Cet. Terj. Jami’ Al-Hadis. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). 2007). M. Wawasan Al-Qur’an. Ke-I. Sabri. (Jakarta: Gema Insani.

(Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. 20 Nopember 2007.or. (Bandung: Remaja Rosda Karya. . Hafizh. 1994). Kado Pernikahan. Abdul Roysad Shiddiq. Ahmad. Ke-8.id. (Jakarta: Gema Insani Press. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. Cet. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. 1997). Wahjoetomo. 2007). Cet. Tafsir. Ke-2. Cet. Ke-1.77 Syuasyi’.qalam. oleh Hamid. www. Terj. Ali. Selasa. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful