PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008/1429 H

LEMBAR PERNYATAAN
Bismillahirrahmanirrahim Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Nim Jurusan Fakultas : Asral Puadi : 104011000046 : Pendidikan Agama Islam : Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Dengan ini saya menyatakan 1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar strata satu (S1) di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini telah saya cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. Jika kemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan karya asli saya atau merupakan jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia menerima sangsi berdasarkan Undang-undang yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Jakarta, 15 Juli 2008

Asral Puadi

LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING SKRIPSI

PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

Di bawah bimbingan

Prof. Dr. H. Salman Harun, M. A NIP. 150 062 568

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008 M/1429 H

Lembar Pengesahan Panitia Ujian

LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi berjudul: “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan telah dinyatakan lulus dalam Ujian Munaqasyah pada 22 Juli 2008 di hadapan dewan penguji. Karena itu, penulis berhak memperoleh gelar sarjana S1 (S. Pd.I) dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

Jakarta, 22 Juli 2008 Panitia Ujian Munaqasyah Ketua Panitia (Ketua Jurusan/Program Studi) Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Sekretaris (Sekretaris Jurusan/Prodi) Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Penguji I Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Penguji II Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Mengetahui: Dekan, …………… ……………………. ………….. ……………………. ………….. ……………………. Tanggal ………….. Tanda tangan …………………….

Prof. Dr. Dede Rosyada, M. A. NIP. 150 231 356

Selain itu dampak dari ketidak mengertian dan pemahaman suami tentang peranannya sebagai kepala rumah tangga. serta mendidiknya. yang umumnya dilakukan oleh kaum pria.ABSTRAK Asral Puadi “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” Islam telah menetapkan bahwa suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga dan bertanggung jawab terhadap apa yang ia pimpin. Dengan menggunakan metode Tafsir Maudhu’i (Tematik). terkadang suami cenderung ingin lepas dari peranannya itu. maka diperoleh data-data bahwa Islam telah menetapkan peranan-peranan yang dimiliki oleh suami. sehingga angota keluarga itu merasa tentram berada di dalam keluarganya. yaitu suami. Namun. apalagi melakukan kekerasan dalam rumah tangga. i . Sehingga suami akan lebih mudah dalam melaksanakan peranannya dalam membina rumah tangga yang sakinah. dimana peranan itu akan menjadi tangung jawab suami dan akan diminta pertanggung jawabannya oleh Allah di akhirat kelak. Peranan suami dalam hal ini memegang kedudukan yang sangat penting dalam menciptakan keluarga yang sakinah. Oleh sebab itu dirasa sangat perlu adanya pemahaman tentang peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. mawaddah warahmah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Peranan suami. terutama dalam membina keluarga yang sakinah juga akan terlihat pada masyarakat. Justru sebaliknya suami harus bisa menjaga dan mengayomi seluruh anggota keluarganya. bahkan tidak mau peduli sama sekali. baru kemudian suami itu akan mengetahui peranan yang menjadi tanggung jawabnya. sesuai dengan kedudukan suami dalam rumah tangga. tidak semua suami mengerti dan memahami tentang peranannya dalam rumah tangga yang menjadi tanggung jawabnya. Menghadapi kenyataan tersebut suami terlebih dahulu harus mengetahui kedudukan dan fungsinya dalam keluarga. yang akhirnya menjadi tanggung jawabnya harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab agar suami tidak merasa sebagai kepala rumah tangga yang berhak melakukan apa saja terhadap keluarganya sesuai dengan yang ia inginkan.

kerja kerasnya.KATA PENGANTAR Alhamdulillah. Sebelumnya penulis mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada kedua orang tua tercinta. 3. pada kesempatan yang berbahagia ini. tenaga dan pikiran telah diperjuangkan dengan segala keterbatasan kemampuan yang penulis miliki. telah mengantar penulis menyelesaikan pendidikan S1 di UIN Jakarta. dengan curahan cinta dan kasih sayangnya. sahabat-sahabatnya dan kepada seluruh umat Islam di seluruh alam. ii . skripsi ini dapat terselesaikan. Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam dan Sekretaris Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. nikmat beserta karunia-Nya kepada mereka. walaupun waktu. 2. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada kekasih Allah pejuang agama Islam dan teladan teladan yang terbaik Nabi Muhammad saw. penulis banyak mendapatkan bantuan. segala puja dan puji hanya milik Allah Tuhan Semesta Alam. Segenap Bapak dan Ibu dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan pengalamannya kepada penulis selama menjalankan kuliah. serta doa yang selalu dipanjatkan. motivasi serta bimbingan dari berbagai pihak. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan sebagaimana yang diharapkan. demi selesainya skripsi ini dan agar bermanfaat bagi penulis dan pembaca sekalian. penulis menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada: 1. berkat Rahmat. Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. beserta keluarga. Selama penyusunan skripsi ini dan selama penulis belajar di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam. Oleh karena itu. Taufik dan Inayah-Nya. semoga Allah selalu menjaga serta memberikan rahmat.

. Bapak Drs. memberikan pengalaman dan motivasi serta doa kepada penulis. perhatian. MA. 15 Juli 2008 Penulis iii . Salman Harun. Kepada semuanya yang telah membantu penulisan skripsi ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Dr. dan kemudahan dalam memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berharga bagi penulis dengan penuh kesabaran dan dedikasi yang tinggi dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini. yang telah meluangkan waktu. Amin… Jakarta. serta special for Vera Fauziah yang selama ini selalu saling melengkapi. 6. Bapak Prof. Elman Sadri. sebagai dosen pembimbing materi dan teknik penulisan skripsi ini. semoga Allah swt.4. mencurahkan tenaga. membalas kebaikan dan bantuan yang telah mereka berikan selama penulisan. penulis mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. 5. H. serta yang selalu memberikan semangat dan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Apabila terdapat kekurangan dan kekhilafan dalam penulisan skripsi ini mohon dimaafkan. sebagai penasehat akademik yang telah membimbing penulis selama menjadi mahasiswa. 7. Kepada segenap teman-teman seperjuangan PAI kelas B-04 dan temanteman kosan di Bait An-Najwa. Seluruh keluarga di rumah khususnya orang tua tercinta “My Endless Love” Apak (Muris) dan Amak (Nurisna) yang telah mencurahkan segala kasih sayang dan tenaganya. pengertian. Semoga skripsi ini dapat membuka cakrawala yang lebih luas bagi pembaca serta menambah pengetahuan dan semoga bermanfaat untuk kita semua.

.................................. A.................................................................................................... Daftar Isi ..... A................ 73 73 74 DAFTAR PUSTAKA .......................................................... Identifikasi.... Pembatasan dan Perumusan Masalah .....................................................DAFTAR ISI Abstrak ... C............................................ Kewajiban Suami ............................... Bertanggung Jawab ... 1 1 11 12 12 13 BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA ....................................................................... Saran-saran ............................................................................................................. E.................................... Tujuan dan Manfaat Penulisan .................................... B................. Metode Pembahasan ............................................................... B.................................... Memberikan Teladan ............................ Latar Belakang Masalah. Kata Pengantar ................................................................................................... Menciptakan Rumah Tangga Sakinah ............................................................................ C.... A..... C.. B....... ............... D................. 15 15 23 29 BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH .......................................................................................................... Fungsi Suami ........................ 75 LAMPIRAN ....... Kesimpulan ................................. B.. i ii iv BAB I PENDAHULUAN ...................................................................... Tinjauan Pustaka ............................................... A....................................................................... Kedudukan Suami ...................................................................... 45 45 58 67 BAB IV PENUTUP ..........

Terj.1 Aturan itu diramu dengan sangat sempurna. Cet. h. Nabi Suami Teladan. Dan Islam pulalah yang telah membawa dunia menuju revolusi besar dalam berbagai aspek kehidupan. Nabi Suami Teladan…. karena masalah ini adalah masalah pokok yang sangat vital. dengan perantaraan seorang suami dan istri. menjalin hubungan kekeluargaan dan meneruskan keturunan. Salim Basyarahil. Ke-8. Islam tidak hanya mengatur hubungan antara manusia dengan penciptanya tetapi juga mengatur hubungan antara manusia dengan manusia. 1 2 Nasy’at. dan sebagainya.2 Nasy’at Al-Masri. Latar Belakang Masalah Islam merupakan risalah terakhir dari langit ke bumi yang universal.BAB I PENDAHULUAN A. h. 11 1 . maka lahirlah putera-puteri yang mungil. Bayangkan. dengan izin Allah. dengan perantaraan hubungan material dan individual. Melalui perkawinan manusia dapat saling mengasihi. Kehidupan perkawinan merupakan industri pertama bagi umat sesudahnya untuk meningkatkan industri selanjutnya. 11. (Jakarta: Gema Insani Press. Islam menata hidup perkawinan dengan sempurna. sehingga umat yang patuh pada aturan yang dibuat akan menemukan suatu kebahagiaan dan kedamaian. 1993).

serta dengan perempuan itu sendiri.4 Menurut pasal 1 undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 1974. Karena itu hidup sebagai suami istri bukanlah semata-mata sebuah ikatan yang dibuat berdasarkan perjanjian dengan manusia.5 Perjanjian yang dibuat oleh seorang muslim untuk menjadikan seorang muslimah sebagai istri. adalah agar masing-masing saling membutuhkan. akan tetapi yang lebih penting lagi adalah membuat perjanjian dengan Allah. pernikahan adalah salah satu di antara tandatanda kekuasaan Allah. menjelaskan bahwa “perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang lakilaki dengan perempuan sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”. Oleh karena itu. yaitu dengan wali dari pihak perempuan dan dengan keluarga perempuan itu secara keseluruhan. mengarahkan pertemuan itu sehingga terlaksananya “perkawinan” dan beralihlah kerisauan laki-laki dan perempuan menjadi ketentraman dan sakinah. merupakan perjanjian yang dibuat atas nama Allah. sehingga dapat hidup berkembang selanjutnya.3 Mendambakan pasangan merupakan fitrah sebelum dewasa. saling memerlukan. agama mensyariatkan dijalinnya pertemuan antara laki-laki dan perempuan. Karena itu. dan dorongan yang sulit dibendung.6 ˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ ˻˺ϡϭήϟ΍.2 Hikmah diciptakan oleh Allah manusia berpasang-pasangan yang berlainan bentuk dan sifat.

Cet.˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ · Allah Swt. Cet. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Ilmu Pendidikan. 2003). 24. Ke-11. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. Ke-1. h. 6 . 1994). h. 4 3 M. 1. 192. h. Cet. Wawasan Al-Qur’an. Quraish Shihab. Ke-11. 5 Rusli Amin. 1999). h. berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 21: Amir Taat Nasution. 2000). (Bandung: Mizan. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. 14. Cet. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. Ke-3. Alisuf Sabri.

supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. Chumaidi Umar. sehingga keluarga harus dijadikan tempat tinggal yang penuh dengan kebahagiaan agar seluruh anggota keluarga betah di rumah dan selalu merindui. hanya dengan pasangannyalah ia dapat menikmati manisnya cinta dan indahnya kasih sayang dan kerinduan. 1990).. ada ketenangan. Maka dari itu. h. Sesuai dengan firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 80: “Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal .. Ayat tersebut menggambarkan jalinan ketentraman.8 Lembaga Darut-Tauhid. haruslah bersama-sama antara suami dan istri untuk mengekalkan cinta yang merupakan anugerah dari Allah. 82. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Q.3 “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri. S. rasa kasih dan rasa sayang sebagai suatu ketenangan yang dibutuhkan oleh masing-masing individu – lakilaki dan perempuan .ketika jauh dari pasangannya. A.“ (Q. kebahagiaan bukanlah sebuah kemustahilan untuk dicapai. Rumah tangga yang menjadi surga dunia! tidaklah identik dengan limpahan materi. (Bandung: Mizan.7 Islam menjadikan keluarga sebagai tempat untuk menjaga diri. dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. tentu sangat menginginkan kebahagiaan hadir dalam kehidupan rumah tangga mereka. Ar-Rum: 21). Setiap suami istri yang menikah. S. 8 7 ́˹ϞΤϨϟ΍. yaitu menciptakan ketentraman dan keselamatan dari segala bentuk kejahatan yang ditimbulkan oleh orang lain. Cet. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. sebab kebahagiaan merupakan pilihan dan buah dari cara berfikir dan bersikap. kenyamanan dan kasih sayang. Untuk mewujudkan keluarga seperti yang di atas. ketentraman. Ke-1. Terj. An-Nahl: 80). karena tidak dapat dipungkiri bahwa kualitas hubungan suami dan istri dalam rumah tangga sangat mempengaruhi keluarga menjadi sakinah mawaddah wa rahmah.

(Yogyakarta: Arina. Cet. Kado Cinta untuk Istri.˱ ΎϨ˴ Ϝ˴ γ˸Ϣ˵ Ϝ˶ ΗϮ˵ ϴ˵ ΑϦ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ Sholeh Gisymar. 2005). . h. Ke-1. 91.

4 “Kehidupan suami istri itu adalah rumus dari kebahagiaan dunia”. 10 9 M. apakah bahagia atau tidak. 11 . Ini disebabkan hatinya begitu lapang dan kosong dari keburukan. Quraish Shihab. yang dipupuk oleh suami dan istri sangat menentukan bagaimana kondisi rumah tangga tersebut. Wawasan Al-Qur’an…. Maka ciptakanlah keluarga yang bahagia agar hidup di dunia juga bahagia. tidak menjadi pemarah apalagi pendendam. Yusuf Al-Qardlawy mengatakan “bahwa tidak ada artinya hubungan suami istri yang tidak didasarkan pada cinta dan kasih sayang. Adapun pengikat perkawinan yaitu: 1. tidak bisa kita Abu Mohammad Jibril Abdurrahman. Orang yang di dalam hatinya ada mawaddah tidak akan memutuskan hubungan. 2000).9 Oleh sebab itu. diperlukan pengikat yang kuat pula. Lebih tegas Dr. 21. Quraish Shihab mengatakan: “Mawaddah” adalah “cinta plus”. Prof.11 Kualitas mawaddah wa rahmah di dalam rumah tangga. tidak mencari keuntungan sendiri. Wawasan Al-Qur’an…. Quraish Shihab mengatakan: “Rahmah” kondisi psikologis yang muncul di dalam hati akibat menyaksikan ketidakberdayaan. DR. h. Quraish Shihab. 196. Jadi. suami istri harus sama-sama menjaga dan menghormati ikatan perkawinan yang telah dibuat sebagai sebuah ikatan yang suci. (Yogyakarta: Wihdah Press. DR. murah hati. Karakteristik Lelaki Shalih. h. badan berdekatan namun ruh berjauhan”. Mawaddah Mawaddah adalah kelapangan dada dan kekosongan jiwa dari kehendak buruk. M. tidak cemburu buta. Rahmah Prof. 195.10 2. seperti apa yang terjadi pada orang bercinta. sehingga pintu-pintunya pun tertutup untuk dimasuki keburukan. Ke-3. Agar perkawinan itu menjadi kuat. Cet. Rahmah menghasilkan kesabaran. h.

akan terjadi fitnah di atas bumi dan banyak kerusakan” (H. kasih sayang. ϭνέϷ΍ϲϓΔϨΘϓϦϜΗ΍ϮϠόϔΗϻϥ΍ϩϮΟϭΰϓ ϪϨϳΩϭ ϪϘϠΧϥϮοήΗϦϣϢϛΎΗ΃΍Ϋ΍ Sebagaimana Rasulullah. ciuman yang mesra serta berbagai perilaku mulia yang menyejukkan hati dan mendinginkan gundahnya.5 sangkal bahwa istri tidak hanya membutuhkan makanan. R. saw. sentuhan yang lembut. pakaian. perkataan yang halus. Dan yang terbaik itu adalah yang bagus agamanya. senyum yang ceria.13 Untuk mewujudkan itu. wajah yang cerah. kepahitan dalam hidup. bersabda: “Jika datang seorang pelamar yang bagus agamanya kepadamu. minuman. namun istri juga sangat mengharapkan dari suami perhatian yang tulus. tidak hanya perempuan yang harus dipilih oleh lakilaki. Ibnu Hibban).14 Selama ini. saling menasehati dan toleran meletakkan pondasi mengangkat keluarga Islam dalam suatu lingkungan yang lestari dan sehat. tempat tinggal dan segala kebutuhan material belaka. orang yang selalu di sorot dalam kehidupan rumah tangga adalah seorang istri. harmonis. bahkan itu semua melebihi daripada kebutuhan material12. senda gurau yang menyenangkan. Pernikahan dalam Islam menawarkan ketenangan jiwa dan kedamaian pikiran. karena dia memang dianggap sebagai yang paling bertanggung ϥΎΒΣϦΑ΍ϩ΍ϭέ. tetapi perempuan pun diberi hak untuk memilih laki-laki yang akan dijadikannya suami. sehingga laki-laki dan perempuan bisa hidup bersama dalam cinta. maka kawinkanlah dia. kerjasama. Karena jika tidak.

h. h. Bukhori Abu Syauqi. 144. mulai dari melayani suami. . Ke-1. Terj.ξϳήϋΩΎδϓ jawab tentang kehidupan di dalam rumah. (Pasuruan: Hilal Pustaka. Jami’ Al-Hadis. Cet. Cet. Juz. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. h. 93. xiii. Ke-1. Menjadi Muslim Ideal. (Beirut: Daar Al-Fikr). 2007). 1. 12 Muhammad Ali Al-Hasyimi. 14 13 Jalaluddin Abdurahman Suyuti. Menjadi Suami Tercinta. merawat ‘Adil Fathi Abdulloh. 1999). Terj. Ahmad Baidowi.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. apalagi sebagai musuh. Terj. (Bandung: Al-Bayan. 769. juga menggambarkan bahwa suami tidak bisa menjadi pemimpin dalam rumah tangga tersebut. Dengan demikian. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Abdul Hamid. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. karena itulah Islam menetapkan kriteria khusus baginya. h. Ke-1. 1988). sehingga ia tidak bisa membimbing istrinya.16 yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan”17. 19 18 17 16 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 751. kasih sayang.6 dan mendidik anak. Cet. 21. menjadi teman hidup serta sebagai saudara bagi istrinya. istri bukanlah menjadi saingan bagi suami. Sedangkan Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. h. (Jakarta: Balai Pustaka. karena suami pun ikut bertanggung jawab. istri lah yang sering disalahkan. Cet. 860. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. menjadi bapak bagi anak-anaknya. Ida Nursida. (Jakarta: Balai Pustaka. 1996).19 Jadi. tidak berhasil dalam mendidik anak dan lain sebagainya. Kamus Besar Bahasa Indonesia. ini berakibat ketika ada sesuatu kesalahan di rumah tangga itu. Dalam kehidupan rumah tangga adakalanya laki-laki menjadi pemimpin bagi keluarganya. Sejujurnya tidaklah pantas untuk selalu menyalahkan istri. ketentraman dan kebahagiaan. peran memiliki di masyarakat. hingga menimbulkan rasa cinta. Edisi ke-2. yang dimaksud suami yaitu “Laki-laki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan Abu Mohammad. Ke-3. Tetapi suami dan istri itu akan jalan bersama. Suami istri adalah pondasi dasar bagi sebuah bangunan rumah tangga. nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran serta saling keterikatan. h. 1. Tidak becusnya seorang istri dalam melayani suami. h. 1996). peranan suami dalam membina keluarga sakinah adalah 15 Dalam kamus besar bahasa Indonesia. Karakteristik Lelaki Shalih…. . Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan.18 Dan sakinah disini adalah kedamaian. h. saling melengkapi untuk tercapainya cita-cita menjadi keluarga yang sakinah15.

“dalam susunan badannya. dalam surat An-Nisa ayat 19: ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϫ˶ ή˴ ϛ ϥ˶ Έ˴ ϓ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ ˳ Δ˴ Ϩ͋ ϴ˴ Β͊ ϣ ˳ Δ˴ θ˶ ΣΎ˴ ϔ˶ Α ˴ Ϧϴ˶ Η˸΄˴ ϳ ϥ˴ ΃ ͉ ϻ˶ · ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϴ˴ Η΁ Ύ˴ ϣ “Hai orang-orang yang beriman. kepala dan rambutnya.20 Perbedaan-perbedaan itu tentu mempunyai hikmah yang banyak dan laki-laki maupun perempuan tidak akan dapat membantah dan menyangkalnya. tulang dan darahnya. juga telah menciptakan perbedaan antara laki-laki dan perempuan.21 Menurut Al-Quran. cinta mencintai. terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. akal dan pikirannya. Pada diri manusia mempunyai kelebihan dan juga kekurangan. Kemudian bila kamu tidak 20 ˺̂˯ΎδϨϟ΍. Allah swt.22 Sesuai ˶ ξ˸ό˴ Β˶ Α˸΍Ϯ˵ Β˴ ϫ˸ά˴ Θ˶ ϟ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϡ˵ π˸ό˴ Η˴ ϻ˴ ϭ˱ Ύϫ˸ή˴ ϛ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍˸΍Ϯ˵ Λ˶ ή˴ Ηϥ˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˴ ϟ͊ Ϟ˶ Τ˴ ϳ˴ ϻ˸΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ dengan firman Allah swt. sehingga dengan perbedaan itu.7 bagian dari tugas utama yang harus dilakukan oleh suami (laki-laki yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan) untuk mewujudkan keluarga yang penuh dengan kedamaian. kekuatan tubuh dan anggotanya. untuk itulah manusia hidup di dunia ini harus saling tolong menolong dan lengkap melengkapi. ketentraman. kelebihan. Dan kekurangan itu membuktikan bahwa manusia tidak ada yang sempurna dan sifat yang sempurna itu hanyalah ada pada Allah swt. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya. bentuk dan sifatnya. Maka dari itu pendamping istri yang baik adalah suami yang bertanggung jawab. sayang menyayangi dan selanjutnya mereka juga dapat saling kuasa menguasai. jenis kelamin dan seterusnya”. mereka dapat saling mengerti. suami yang bertanggung jawab adalah suami yang bergaul dengan istrinya secara baik dan sabar atas apa yang tidak disukai darinya. ketenangan dan kebahagiaan. kulit dan dagingnya.

21 Majdi Fathi Al-Sayyid. Terj. Bingkai Cinta Sepasang Merpati: Bahagia Menjadi Suami Ideal dan Istri Ideal”. 2005). 12. h. (Jakarta: Aillah. Cet. Ke-1.˱ ΍ήϴ˶ Μ˴ ϛ˱ ΍ή˸ϴ˴ Χ˶ Ϫϴ˶ ϓ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϳ˴ ϭ˱ ΎΌ˸ϴ˴ η˸΍Ϯ˵ ϫ˴ ή˸Ϝ˴ Ηϥ˴ ΃ϰ˴ δ˴ ό˴ ϓ Abu Mohammad. Ibnu Ali. h. Abu Mohammad. Karakteristik Lelaki Shalih…. Karakteristik Lelaki Shalih…. 22 . 12. 185. h.

Pandangan Al-Quran di atas tentang suami yang bertanggung jawab. dan memperlakukannya dengan patut seperti yang diperintahkan oleh Allah”.8 menyukai mereka. S. sama dengan pandangan hadis dari Rasulullah saw.: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. yang menyebut suami dengan istilah “Suami yang Shalih” Sejalan dengan Al-Qur’an dan hadis di atas. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. Timidzi). dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu.23 mengatakan bahwa suami “akan menjaga istrinya. R. An-Nisa: 19). yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’ ϯάϣήΘϟ΍ϩ΍ϭέ.24 Ahmad Kusyairi.

. hampir sama dengan pendapat Kasmuri Selamat: “yang melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. 2007). Jami’ Al-Hadis …. dengan ikhlas penuh semangat dan lapang dada. Cet. 109. Cet. h. h. 2007). Ke-6. h. Ke-8.26 Di lain pihak Sholeh Gisymar menyebut suami sebagai “suami yang dapat mendidik dan mengarahkan istri pada kebaikan yang dapat menuntunnya menggapai ridha Ilahi”. yang selalu berusaha membahagiakan istrinya”. bersemangat. Kado Cinta untuk Istri. h. 9. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. keluarga dan semua orang yang ada dalam tanggungannya.ϢϬ΋ΎδϨϟϢϛέΎϴΧϢϛέΎϴΧϭΎϘϠΧϢϬϨδΣ΃ΎϧΎϤϳ·ϦϴϨϣΆϤϟ΍ϞϤϛ΃ mengatakan: “Yang selalu menunaikan kewajiban-kewajiban Allah. penuh perhatian serta berlapang dada”. Abdul Roysad Shiddiq. 24 Ahmad Kusyairi Suhail. Menghadirkan Surga di Rumah. Juz. Ke-1. 83. 2007). Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’.25 Penuturan Ahmad Kusyairi tersebut. 1. . (Jakarta: Maghfirah Pustaka. Kasmuri Selamat. 63. Terj.27 23 Abdurahman Suyuti. h. Kado Pernikahan.. 2. 27 26 25 Sholeh Gisymar.. (Jakarta: Kalam Mulia. Suami Idaman Istri Impian: Membina Keluarga Sakinah. Cet.

Jelas sekali tanggung jawab orang tua terhadap anak tidaklah kecil. sekolah dan masyarakat. keluarga merupakan salah satu lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan anak selain sekolah dan masyarakat. Itulah sebabnya pendidikan keluarga disebut sebagai pendidikan pertama dan yang utama serta merupakan Ahmad Tafsir. yaitu 3 (tiga) lingkungan (lembaga) pendidikan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian anak didik. h. (Bandung: Remaja Rosda Karya. langsung berhubungan dengan Allah swt. 28 . Cet. lingkungan keluarga yang paling penting pengaruhnya dalam pendidikan agama. Ketika peranan itu dilakukan. kehidupan anak juga lebih banyak dihabiskan dalam pergaulan keluarga. Dari kedua orang tua. Sebagaimana dinyatakan oleh Ki Hajar Dewantara. pertanggung jawaban amanat tersebut. Tiga lembaga pendidikan tersebut adalah: pendidikan keluarga.28 Dengan demikian. Di antara 3 (tiga) lingkungan tersebut.9 Berdasarkan dari penjelasan-penjelasan tersebut di atas dapat penulis simpulkan bahwa ada peranan yang harus dilakukan oleh suami. Apalagi dalam keseluruhannya. sebelum mengenal masyarakat yang lebih luas dan sebelum mendapat bimbingan dari sekolah. 1994). Karena dalam proses pendidikan. maka hadirlah di tengah-tengah keluarga kebaikan dan keberkahan. dimana segala tingkah lakunya akan ditiru. Ke-2. seorang anak lebih dulu memperoleh bimbingan dari keluarganya. Walaupun demikian peran dari seorang ayah tidak bisa dilupakan. tentu kita tidak bisa melupakan sosok anak. secara umum inti tanggung jawab itu ialah penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak dalam rumah tangga”. dikenal adanya Tri Logy Pendidikan atau Tri Pusat Pendidikan. sebagai pemberi amanat. Berbicara tentang keluarga. untuk pertama kali seorang anak mengalami pembentukan watak (kepribadian) dan mendapatkan pengarahan moral. terutama dari ibunya. 160. Dalam dunia pendidikan. Dalam Islam. anak dipandang sebagai amanat dari Allah swt. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. “Amanat yang wajib dipertanggung jawabkan. karena ayah lah yang membimbing Istri tersebut dan dia menjadi figur sebagai seorang pemimpin sekaligus pembimbing bagi anak-anak.

10 peletak pondasi dari watak dan pendidikan setelahnya. yakni dengan menanamkan ajaran agama dan akhlak karimah”. Karena itu. “Demikianlah keluarga mempunyai peranan penting dalam proses pendidikan anak.29 Ketika kita membicarakan pendidikan keluarga merupakan pendidikan awal yang sangat penting. ini sangat sesuai dengan hadis Rasulullah saw. orang tua yang berperan dan bertanggung jawab atas kehidupan keluarga harus memberikan dasar dan pengarahan yang benar terhadap anak.: ϩ΍ϭέ.

h. Inti dari sebuah keluarga itu adanya suami. Al-Bukhari dan Muslim). Shahih Imam Muslim. penuh dengan mawaddah wa rahmah. 30 . dkk. Suami merupakan pemimpin dalam kehidupan rumah tangga yang memiliki peranan yang sangat besar dalam membimbing istri dan mempersiapkan pendidikan untuk anak-anaknya. Cet. 3. Terj. Muslim. istri dan anak. ϪϧΎδΠϤϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ήμϨϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ΩϮϬϳ ϩ΍ϮΑ΄ϓ Γήτϔϟ΍ ϰϠϋ ΪϟϮϳ ΩϮϟϮϣ Ϧϣ Ύϣ “Tidak ada seorang anak pun kecuali dilahirkan sesuai dengan fitrah. 2003). atau Majusi” (H. Adapun alasan penulis memilih judul skripsi ini sebagai berikut: ϢϠδϣϭϱέΎΨΒϟ΍ Atas pemikiran di atas. 2. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. (Jakarta: Gema Insani Press. atau Nasrani. 1997). yaitu membentuk keluarga yang sakinah. h. Rais Lathief. 869.30 pada skripsi ini dengan judul “PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH”. lalu kedua orang tuanya yang menjadikannya beragama Yahudi. Cet. Khusus. R. 21. maka suami yang bertanggung jawab sangat mutlak diperlukan untuk mencapai citacita dari perkawinan. (Jakarta: Keluarga Lathief. banyaknya suami yang melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). 29 Wahjoetomo. Ke-1. Melihat realita yang ada. penulis mencoba menuangkan permasalahan tersebut 1.

Peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. 2. penulis merumuskan masalah menjadi: 1. Bagaimana karakteristik suami yang bertanggung jawab? . Karakteristik Suami yang bertanggung jawab 3. Identifikasi Masalah Dari permasalahan-permasalahan yang dapat diidentifikasi di atas. diharapkan menjadi sumbangan pemikiran yang dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang membutuhkan. Bagaimana peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah? 3. Bagaimana peranan suami sebagai kepala rumah tangga dalam membina keluarga sakinah? 2. kiranya harus dicarikan jawaban dari masalah-masalah tersebut dan menyelesaikannya. Untuk dapat menjadikan sebuah karya tulis yang baik pembatasan terhadap masalah yang akan dikaji merupakan salah satu bagian penting demi terciptanya fokus pembahasan. Suami yang dimaksud adalah yang berstatus sebagai individu dan anggota masyarakat yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan yang diikat dengan tali pernikahan. 2. B. Suami sebagai kepala rumah tangga. Untuk memperkaya khazanah keilmuan tentang konsep-konsep Islam. yaitu: 1. Pembatasan dan Perumusan Masalah 1. Identifikasi. Pembatasan Masalah Kemudian dalam penulisan skripsi ini penulis merasa perlu untuk memberikan suatu pembatasan masalah agar tidak melebar.11 4. untuk itu objek kajian yang akan dituangkan ke dalam skripsi ini diidentifikasikan pada hal-hal berikut: 1. 3. 2. Peranan yang dimaksud adalah bagian dari tugas utama (kepala keluarga) yang harus dilakukan oleh suami. Perumusan Masalah Dari pembatasan masalah di atas.

Metode Pembahasan Metode pembahasan yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode maudhu’i (tematik). Yaitu cara-cara menafsirkan ayat-ayat Al-Quran yang dilakukan dengan cara tertentu31. Untuk mengetahui kedudukan dan fungsi suami sebagai kepala rumah tangga. Ke1. Tujuan dan Manfaat Penulisan 1. c. Manfaat penulisan Adapun hasil penulisan skripsi ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: a. 115. Cet.12 C. Untuk itu harus dilakukan komparasi dan Ahmad Syadali. Tujuan penulisan Setiap karya tulis yang bernilai ilmiah tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai. b. Sedangkan tujuan akademis dari penulisan skripsi ini adalah untuk memperluas paradigma berpikir dan wacana keilmuan dalam bidang pendidikan. D.. Untuk mengetahui kriteria suami yang bertanggung jawab. Untuk mengetahui peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. terutama pendidikan keluarga. Berdasarkan seluruh permasalahan yang dirumuskan dalam perumusan masalah. Memberi acuan bagi para pelajar laki-laki untuk menjadi laki-laki yang shaleh/bertanggung jawab dan mampu mengatasi berbagai masalah dalam rumah tangga. 2. 1997). Ulumul Quran II. 31 . b. maka secara spesifik tujuan yang akan dicapai dari penulisan ini adalah sebagai berikut: a. (Bandung: Pustaka Setia. h. Dari tulisan ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan para orang tua dalam upaya membentuk keluarga yang sakinah. Ahmad Rofi’i. begitu juga dengan penulisan skripsi ini.

Adapun pedoman yang di jadikan sandaran penulis dalam penulisan skripsi ini adalah pedoman penulisan skripsi yang diterbitkan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. 2000). penafsir membahas dan menganalisis kandungan ayat-ayat tersebut sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh32. Kemudian. E. 161. di dalam karyanya Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Mizan). Dalam beberapa buku dan skripsi yang saya baca. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. Dr. oleh Hamid. Husain Syahatah merupakan penulis sebuah buku dengan judul Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. ketua jurusan tafsir di Universitas al-Azhar33. 33 32 Rosihon Anwar.or. Quraish Shihab. Antara Kewajiban dan Realitas yang menjadi referensi penulis dalam rangka mengetahui berbagai teori tentang peranan http://www.id/?pilih=news&aksi=lihat&id=341. Dan sebagai tinjauan pustaka penulis dalam menyusun teori-teorinya mengambil dari buku-buku dan skripsi yang bersangkutan dengan kewajiban suami dalam pandangan Islam. Ilmu Tafsir.” Orang yang pertama kali memperkenalkan metode ini adalah al-Jalil Ahmad As-Sa’id al-Kumi. Cet. Ke-1.13 penghimpunan ayat yang saling berkaitan. 20 Nopember 2007. (Bandung: Pustaka Setia. banyak hal khususnya teori dan pendapat yang menjadi perhatian penulis untuk dijadikan penunjang penulisan dan menjadi perbandingan bagi penulis selanjutnya. Maka tidak menutup kemungkinan ketika skripsi yang disusun oleh penulis ini memiliki kemiripan dengan skripsi penulis lainnya. kemudian dibahas atau ditafsirkan sesuai dengan kaedah yang berlaku.qalam. Tinjauan Pustaka Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang disusun dalam rangka menyelesaikan studi tingkat sarjana program strata 1 (S1). h. . M. memberikan defenisi tafsir maudhu’i secara lebih rinci: “…menghimpun ayat-ayat Al-Quran dari berbagai surah dan yang berkaitan dengan persoalan atau topik yang ditetapkan sebelumnya. Selasa.

. apalagi tidak memberi nafkah kepada mereka. perbedaannya adalah suami merupakan pemimpin di dalam keluarga dan besar larangannya jika suami tidak memperhatikan urusan keluarga (istri dan anak). Antara Kewajiban dan Realitas perbedaan tersebut terletak pada penjabaran teori yang lebih melihat dengan jelas kepada kewajiban suami sebagai kepala. Dalam buku ini dijelaskan bahwa peranan suami itu tidak jauh berbeda dengan peranan istri dalam Islam. Dari skripsi yang penulis susun ini terdapat perbedaan dengan tinjauan pustaka yang penulis tunjukan yaitu karya Husain Syahatah Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. pendidik dan pendamping istri dalam rumah tangga.14 suami dalam membina keluarga yang sakinah.

defenisi ibu rumah tangga adalah bahwa seorang ibu mempunyai tugas-tugas pengaturan rumah tangga berskala “kecil. seorang ibu rumah tangga dihabiskan waktunya untuk disibukkan dalam rumah tangga tersebut. yakni yang menyangkut pencarian nafkah. h. Fungsi Suami Sudah jamak dipahami bahwa suami adalah kepala rumah tangga. Ke-1. 1 Majid Sulaiman Daudin. 15 .” tetapi pada kenyataannya. Cet. pengaturan urusan dapur. (Jakarta: Gema Insani. Disini. Sementara. dan urusan-urusan lain yang melibatkan rumah tangga dengan kehidupan sosial.BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA A. 1996). dan istri adalah ibu rumah tangga. yang berlaku umum dalam masyarakat kita adalah bahwa kepala rumah tangga mengurusi urusan-urusan “besar” dalam rumah tangga.” seperti pengaturan rumah dan perabotan.1 Tampaknya. tugas ibu rumah tangga tersebut ringan dan “kecil. Di sinilah kadang seorang kepala rumah tangga kurang menyadari tugas-tugas ibu rumah tangga. Hanya untuk Suami. Logika ini tidak bisa diganti dengan sebaliknya. penjagaan hubungan rumah tangga dengan masyarakat. pengaturan kesejahteraan anggota-anggota rumah tangga dan pengaturan anak. 276. Problemya adalah apa yang dimaksud dengan kepala rumah tangga dan apa yang dimaksud dengan ibu rumah tangga. pengaturan urusan keuangan rumah tangga.

kalau para suami mau jujur terhadap dirinya sendiri. aman dan sejahtera. bertujuan untuk menciptakan negara yang maju. bahwa pembagian yang seperti itu adalah pembagian yang alamiah2. adalah penghormatan yang setinggi-tingginya yang dapat diberikan oleh seorang istri kepada suaminya. S. Dan hal ini memang telah dimekanismekan oleh alam. Maka. (˼˽˯ΎδϨϟ΍.16 Jadi. mawaddah wa rahmah. kerelaan seorang istri untuk menjadi ibu rumah tangga dan keikhlasannya menganggap suami menjadi kepala rumah tangga. yang memerlukan seorang pemimpin yang biasa disebut dengan kepala rumah tangga untuk menciptakan keluarga yang diimpikan yaitu keluarga yang sakinah. oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). Keluarga bisa dianggap sebagai miniatur dari sebuah sistem pemerintahan. Begitu juga dengan keluarga. maka suami akan menyadari bahwa tugas-tugas konkrit seorang istri lebih berat daripada tugastugas seorang suami. ini tergambar jelas dalam firman Allah: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (Q. An-Nisa: 34). yang memerlukan seseorang pemimpin. Agama Islam menganggap bahwa pemimpin atau kepala dalam rumah tangga ˸Ϧ˶ ϣ ˸΍Ϯ˵ Ϙ˴ ϔϧ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˶ Α˴ ϭ ˳ ξ˸ό˴ Α ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˸Ϣ˵ Ϭ˴ π˸ό˴ Α ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˴ Ϟ͉ π˴ ϓ Ύ˴ Ϥ˶ Α ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ ϥϮ˵ ϣ΍͉ Ϯ˴ ϗ ˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍ itu adalah seorang suami.

Hanya untuk Suami.. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. Al-Alusi menyatakan hal yang senada bahwa tugas laki-laki adalah memimpin perempuan. sebagaimana 2 Majid Sulaiman. ..˸Ϣ˶ Ϭ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϣ˴ ΃ ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ ϥϮ˵ ϣ΍͉ Ϯ˴ ϗ ˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍. h. Ibnu Abbas – pakar tafsir yang terkenal di kalangan sahabat – menafsirkan bahwa laki-laki (suami) adalah pihak yang mempunyai kekuasaan dan wewenang untuk mendidik perempuan (istri). 277. Para lelaki. Kemudian Az-Zamaksyari menjelaskan bahwa laki-laki berkewajiban melaksanakan amar makruf nahi mungkar kepada perempuan. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. sebagaimana penguasa terhadap raknyatnya.

Jalaluddin as-Suyuthi memaknainya dengan “laki-laki sebagai penguasa (musallithun) atas perempuan. larangan dan semacamnya.17 pemimpin memimpin raknyatnya dalam bentuk perintah.” sedangkan Ibnu Katsir memaknainya perempuan.3 dengan “laki-laki adalah pemimpin yang dituakan dan pengambil kebijakan bagi Kata (˵ ϝΎ˴ Ο͋ ήϟ΍) ar-rijal adalah bentuk jamak dari kata (ϞΟέ.

adalah “karena mereka mereka. Tetapi kemudian M. Quraish Shihab menemukan bahwa Muhammad Thahir Ibn Asyur dalam tafsirnya mengemukakan satu pendapat yang amat perlu dipertimbangkan yaitu bahwa kata ar-rijal tidak digunakan oleh bahasa Arab. bahkan bahasa Al-Quran dalam arti suami. dikemukakan bahwa ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa’. bukan berarti lelaki secara umum karena konsideran pernyataan di atas. Berbeda dengan kata (˯ΎδϨϟ΍. seperti ditegaskan pada lanjutan ayat. yang diterjemahkan lelaki. Dalam buku wawasan Al-Quran. maka tentu konsiderannya tidak demikian4. walaupun Al-Quran tidak selalu menggunakannya dalam arti tersebut. Seandainya yang dimaksud dengan kata “lelaki” adalah kaum pria secara umum.

an-nisa’ atau (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni untuk istri-istri Γ΃ήϣ΍.

Kata yang terambil dari kata (ϡΎϗ. kata ar-rijal yang dimaksud oleh Quraish Shihab dalam bukunya wawasan al-Quran adalah lelaki secara khusus. imra’ah yang digunakan untuk makna istri5. karena konsideran dengan lanjutan ayat yaitu “karena mereka (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni istri-istri mereka. Namun. yaitu suami.

UIN Syarif Hidayatullah. 424. 2004). Relasi Suami dalam Islam. 5 3 (ϥϮϣ΍Ϯϗ. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). 4 M. 2007). Kesan. qama. Kata ini berkaitan dengannya. Tafsir Al-Misbah: Pesan. 42. Cet. h. h. Perintah tersebut bukan berarti Sri Mulyati. dan Keserasian Al-Quran. (Jakarta: Lentera Hati. 2. Quraish Shihab. Ke-X. Perintah shalat –misalnya – juga menggunakan akar kata itu. Jil.

qawwamun adalah bentuk jamak dari kata

(ϡ΍Ϯϗ

qawwam,

Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah…, h. 424

18

perintah mendirikan shalat, tetapi melaksanakannya dengan sempurna, memenuhi segala syarat, rukun dan sunah-sunahnya. Seorang yang melaksanakan tugas dan atau apa yang diharapkan darinya dinamai

(Ϣ΋Ύϗ

qa’im. Kalau dia melaksanakan

tugas itu sesempurna mungkin, berkesinambungan dan berulang-ulang, maka dia dinamai qawwam. Ayat di atas menggunakan bentuk jamak, yakni qawwamun sejalan dengan makna kata ini diterjemahkan dengan pemimpin. Tetapi – seperti terbaca dari maknanya

(ϝΎΟήϟ΍

h. 1993). Tafsir Al-Misbah…. Atau dengan kata lain dalam pengertian “kepemimpinan” tercakup pemenuhan kebutuhan. 424 Ahmad Mustafa Al-Maragi. h. kemudian menjelaskan keistimewaan-keistimewaan peraturannya agar tidak terjadi keberantakan antar anggotanya. yaitu dengan mengembalikan mereka semua kepada hukum Allah. 2000) Jil. 353 – 354. Sayyid Quthb. pemeliharaan. Terj: As’ad Yasin. (Semarang: CV. perhatian. Dengan ditunjuknya suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga. maka suami harus mampu membimbing keluarga tersebut dan menjaganya dari keberantakan yang akan menyebabkan kehancuran rumah tangga. walau harus diakui bahwa kepemimpinan marupakan satu aspek yang dikandungnya. Hery Noer Aly. Cet. Ke-2. Ahmad Mustafa Al-Maragi juga mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Al-Qiyam ialah kepemimpinan. memberikan batasan bahwa kepemimpinan dalam organisasi rumah tangga ini berada di tangan lakilaki8. Lebih tegas lagi. dkk. Jil. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. dkk. Seringkali di atas – agaknya terjemahan itu belum menggambarkan seluruh makna yang dikehendaki. Sayyid Quthub menjelaskan bahwa ayat di atas merupakan ayat yang mengatur organisasi dalam keluarga. bukan hukum hawa nafsu. perasaan dan keinginan pribadi. Ke-2. dan pembinaan6. 8 7 . Tafsir Al-Maragi. 6 Quraish Shihab. pembelaan. h. Cet. 42. 5. ar-rijal yang berarti banyak lelaki. yakni orang yang dipimpin bertindak sesuai dengan kehendak dan pilihan pemimpin. (Jakarta: Gema Insani Pres. Toha Putra. Seiring dengan pendapat di atas. Terj. Sebab makna Al-Qiyam tidak lain adalah bimbingan dan pengawasan di dalam melaksanakan apa-apa yang ditunjukkan oleh suami dan memperhatikan segala perbuatannya7. 2.

Dengan demikian. Tafsir Al-Misbah…. Kondisi seperti ini membutuhkan adanya seorang pemimpin. Tafsir Al-Misbah…. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. lebih menunjang tugas kepemimpinan daripada keistimewaan yang dimiliki perempuan. bukan dengan perasaan. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. yakni laki-laki secara umum atau suami telah menafkahkan sebagian dari harta mereka untuk membayar mahar dan biaya hidup untuk istri dan anak-anaknya. menetapkan laki-laki sebagai pemimpin dengan dua pertimbangan pokok. Murthadha Muthahhari seorang ulama terkemuka Iran dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Abu Az-Zahra An-Najafi ke dalam bahasa Arab dengan judul Nizham Huquq al-Mar’ah menulis bahwa keistimewaan antara laki-laki dan perempuan adalah sebagai berikut10: 9 ξ˸ό˴ ˳ Αϰ˴ Ϡ˴ ϋ˸Ϣ˵ Ϭ˴ π˸ό˴ Α˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ Ϟ͉ π˴ ϓΎ˴ Ϥ˶ Α “karena Allah telah melebihkan Quraish Shihab. serta diikat oleh perjanjian rinci yang dapat diselesaikan melalui pengadilan.” Yakni masing-masing memiliki keistimewaan-keistimewaan. Tetapi keistimewaan yang dimiliki lelaki. suamilah yang akan bertanggung jawab terhadap keluarga tersebut. Persoalan yang dihadapi suami istri. h. fungsi dan kewajiban masing-masing jenis kelamin. Quraish Shihab.19 Allah telah menetapkan adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan.h. melebihi kebutuhan satu perusahaan yang bergelut dengan angka-angka. sehingga persesuaian dan perselisihan dapat muncul seketika. seringkali muncul dari sikap jiwa yang tercermin dalam keceriaan wajah atau cemberutnya. serta latar belakang perbedaan itu. Kini. 426. 425. yaitu9: Pertama. sebagian mereka atas sebagian yang lain. Disisi lain keistimewaan yang dimiliki perempuan lebih menunjang tugasnya sebagai pemberi rasa damai dan tenang kepada lelaki serta lebih mendukung fungsinya dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya. tapi boleh jadi juga sirna seketika. karena suami merupakan pemimpinnya. 10 . Allah swt. oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain dan karena mereka. disinggung oleh ayat ini dengan menyatakan bahwa: para lelaki.

Perempuan menghindari penggunaan kekerasan terhadap dirinya atau orang lain. 197. dan lebih cepat berbicara. Perempuan biasanya lebih cenderung kepada upaya menghiasi diri. Caranya pun berbeda. 2. dan mode yang beraneka ragam serta berbeda bentuk. lelaki lebih agresif dan suka ribut. dan denyut jantung perempuan lebih cepat dari denyut lelaki. perasaan perempuan secara umum kurang konsisten 11 Ahmad Kusyairi. sementara wanita lebih tenang dan tentram. karena itu jumlah wanita yang bunuh diri lebih sedikit dari jumlah pria. tetapi perempuan lebih mampu membentengi diri dari penyakit dibanding lelaki. Menghadirkan Surga di Rumah…. berbeda dengan lelaki. bahkan dewasa dari lelaki. termasuk tanda-tanda seksual keduanya11. dan semacamnya. pertumbuhan perempuan lebih cepat dari lelaki. suara lelaki dan telapak tangannya kasar.20 1. h. sehingga sentimen dan rasa takutnya segera muncul. Kemampuan paru-paru lelaki menghirup udara lebih besar/banyak dari perempuan. racun. Dari segi psikis Secara umum lelaki lebih cenderung kepada olahraga. Di sisi lain. biasanya lelaki menggunakan cara yang keras – pistol. . tetapi jika dibandingkan dari segi bentuk tubuhnya. Perasaan wanita lebih cepat bangkit dari lelaki. maka sebenarnya perempuan lebih besar. berbeda dengan suara dan telapak tangan perempuan. Rata-rata bentuk kepala lelaki lebih besar dari perempuan. yang biasanya lebih berkepala dingin. berburu. Dari segi fisik Lelaki secara umum lebih besar dan lebih tinggi dari perempuan. tali gantungan atau meloncat dari ketinggian – sementara wanita menggunakan obat tidur. pekerjaan yang melibatkan gerakan dibanding wanita. Lelaki secara umum cenderung kepada tantangan dan perkelahian. kecantikan. sedangkan perempuan cenderung kepada perdamaian dan keramahan. Sangat adil pula jika Allah melengkapi laki-laki dan wanita dengan perangkat reproduksi yang berbeda.

menafkahkan” menunjukkan bahwa memberi nafkah kepada wanita telah menjadi suatu kelaziman bagi lelaki. bahkan kekasihnya. dan lebih banyak berbasa-basi. Perempuan lebih berhati-hati. ˸Ϣ˶ Ϭ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϣ˴ ΃ ˸Ϧ˶ ϣ ˸΍Ϯ˵ Ϙ˴ ϔϧ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˶ Α˴ ϭ. takut. di sisi lain pria malu jika ada yang mengetahui bahwa kebutuhan hidupnya ditanggung oleh istrinya. Tafsir Al-Misbah…. Justru itulah salah satu keistimewaan yang tidak dan kurang dimiliki oleh pria. h. lebih tekun beragama. Penyebutan konsideran itu oleh ayat ini menunjukkan bahwa kebiasaan lama itu masih berlaku hingga kini13.21 dibanding dengan lelaki. Sedemikian lumrah hal tersebut. 13 . Karena itu. disebabkan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebahagian harta mereka. 427-428. Perasaan perempuan lebih keibuan. namun adalah sewajarnya untuk tidak menilai perasaan wanita yang sangat halus itu sebagai kelemahan. sehingga langsung digambarkan dengan bentuk kata kerja masa lalu yang menunjukkan terjadinya sejak dahulu. Perlu dicatat bahwa walaupun secara umum pendapat di atas sejalan dengan petunjuk ayat yang sedang ditafsirkan ini. Perbedaan antara laki-laki dan wanita secara fisik dan psikis serta fenomena kodrati di atas sesungguhnya diatur sedemikian rupa oleh Allah untuk menunjang tugas masing-masing. ini jelas nampak sejak kanak-kanak. Keistimewaan itu amat dibutuhkan oleh keluarga. cerewet. khususnya dalam rangka memelihara dan membimbing anak-anak12. Quraish Shihab. serta kenyataan umum dalam masyarakat umat manusia sejak dahulu hingga kini. Cintanya kepada keluarga serta kesadarannya tentang kepentingan lembaga keluarga lebih besar dari lelaki. Wanita secara psikologis enggan diketahui membelanjai suami. h. 428. agama Islam yang tuntunanBentuk kata kerja past tense/masa lampau yang digunakan ayat ini “telah 12 Quraish Shihab. Kedua. Tafsir Al-Misbah….

Sebab. suami akan menjadi pengayomi yang baik. tidak boleh mengantarnya kepada kesewenang-wenangan. 199. kewajiban memenuhi kebutuhan dan anak-anak – lahir hak-hak suami yang harus pula dipenuhi oleh istri. Tetapi hubungan keduanya adalah hubungan sakinah. h. Tafsir Al-Misbah…. dan suami selalu merasa superior. akad perdata yang berkonsentrasi pada kawin kontrak atau akad ijarah (sewa menyewa) sehingga istri ibarat budak bagi suami untuk dipekerjakan. Hal ini tidak 14 Disinilah barangkali hikmah mengapa redaksi atas tidak berbunyi “ar-rijalu Quraish Shihab. harus dipraktekkan oleh laki-laki dalam memimpin kaum perempuan atau keluarga. h. serta tidak bertentangan dengan hak pribadi sang istri. Suami wajib ditaati oleh istrinya dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama.22 tuntunannya sesuai dengan fitrah manusia. agar ia tidak mengembangkan kepemimpinan yang diktator. mewajibkan suami untuk menanggung biaya hidup istri dan anak-anaknya14. sehingga istri selalu terancam dan diteror. serta akan mendapatkan pelayanan baik dari istri dan anggota keluarga. mawaddah dan rahmah. bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam sebuah rumah tangga bukanlah akad syirkah (perusahaan). Perlu digarisbawahi bahwa kepemimpinan yang dianugerahkan Allah kepada suami. dan rahmah (rasa sayang) 15 Dari kedua faktor yang disebut di atas – keistimewaan fisik dan psikis. bahkan akan mendapatkan lebih baik dari apa yang telah diberikan oleh suami terhadap istri dan anggota keluarganya. 428 Ahmad Kusyairi. aimmat an-nisa. Paradigma pemimpin kaum adalah pelayan mereka. sebagaimana dijelaskan Taqiyyuddin an-Nabhani dalam buku an-Nizham alIjtima’i. 15 . mawaddah (cinta kasih). Menghadirkan Surga di Rumah…. Bukan pula seperti hubungan polisi dan pencuri. Yaitu hubungan untuk saling mengondisikan munculnya sakinah (ketentraman dan ketenangan) jiwa. otoriter dan zalim.” melainkan berbunyi “ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa” padahal kedua redaksi mempunyai pengertian yang hampir sama. Dengan demikian. serta .

menjaga. Istri tetap mempunyai hak untuk bermusyawarah dan melakukan tawar menawar keinginan dengan suami berdasarkan argumen-argumen rasional-kondisional.23 lain karena makna yang terdapat dalam kata “qawwamah” jauh lebih mendalam dan integral daripada kata “imamah. meluruskan jika ia (perempuan) itu bengkok (salah). mengayomi. tanpa memikirkan apa yang diinginkan oleh istri dan anggota keluarganya. B.” Termasuk dalam makna “qawwamah” adalah memimpin. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (Q. Hal ini selain selaras dengan realitas. S. juga lebih sesuai dengan ˲ Ϣϴ˵ Ϝ˴ Σ ˲ ΰϳ˶ ΰ˴ ϋ ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ ˲ Δ˴ Ο˴ έ˴ Ω ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˶ ϝΎ˴ Ο͋ ήϠ˶ ϟ˴ ϭ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ϱ˶ ά͉ ϟ΍ ˵ Ϟ˸Μ˶ ϣ ͉ Ϧ˵ Ϭ˴ ϟ˴ ϭ  “Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma`ruf. Maka jelaslah bahwa suami menjadi pemimpin. bukan berarti ia harus menjadi otoriter dalam memimpin. Al-Baqarah: 228). melindungi. Kepemimpinan suami atas keluarganya tidak menghilangkan hak-hak mereka dalam berbagai hal. membina dan mendidik16. firman Allah: ˻˻́ΓήϘΒϟ΍. kepemimpinan suami di sini tidak sampai memutlakkan seorang istri tunduk sepenuhnya. Kedudukan Suami Walaupun suami merupakan pemimpin dalam keluarga. Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya.

h. serta sesuai dengan sikap orang yang berbudi17. 490. Vol. yakni sesuai dengan tuntunan agama. 199. h. sejalan dengan akal sehat. Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. sang istri pun mempunyai hak untuk diperlakukan secara ma’ruf. Menghadirkan Surga di Rumah…. 1. seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Sebagaimana pria mempunyai hak untuk rujuk kepada istri yang diceraikannya. 17 . ϑϭ˵ ˶ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ϱ˶ ά͉ ϟ΍ ˵ Ϟ˸Μ˶ ϣ ͉ Ϧ˵ Ϭ˴ ϟ˴ ϭ Para wanita mempunyai hak yang 16 Ahmad Kusyairi.

Secara umum termasuk nafkahnya ialah memberi makan dan pakaian. Adapun hak dan kewajiban istri kepada suami adalah19: 1. sekaligus menunjukkan betapa pentingnya hak itu diperhatikan.. 490. meskipun misalnya istri tersebut adalah orang yang kaya. Ayat ini secara tegas menyatakan adanya hak tersebut18. perempuan berhak mendapatkan perlakuan yang lembut dari suaminya saat menghadapinya. h. h. wanita hampir dapat dikatakan tidak mempunyai hak sama sekali. Hak istri  Mendapatkan mahar Hak istri yang pertama kali yang harus dipenuhi oleh seorang suami adalah diberi mahar dengan penuh kerelaan. Tafsir Al-Misbah….  Mendapatkan nafkah Istri sangat berhak untuk mendapatkan nafkah dari suaminya.. Vol. 18 Quraish Shihab. Oleh karena itu. pada beberapa suku masyarakat Jahiliyah. 1. tetapi ia mudah marah. jika ingin menjadi perempuan yang shalehah. 117-137. Kado Pernikahan. 19 . Bahkan istri berhak menolak ketika suaminya ingin menyentuhnya apabila mahar belum diberikan. Syaikh Hafiz Ali. terhadap istri-istrinya. Itulah yang dilakukan oleh Rasulullah saw. Namun. apalagi selama ini. sebaiknya mempermudah lamaran dan tidak memberatkan mahar. Ketika istri menghendaki mahar tertentu suami harus memenuhinya tanpa menguranginya sedikit pun..24 Mendahulukan penyebutan hak wanita atas kewajiban wanita dinilai sebagai penegasan tentang hal tersebut.  Mendapatkan pergaulan dengan sebaik-baiknya Secara naluri perempuan memang memiliki perasaan yang halus.

Sebagaimana Rasulullah saw. R. seperti mengatur keuangan rumah tangga. untuk itulah istri harus menjaga kehormatan dan ridha suami. bagaimana nanti nasib dari anak-anaknya. apalagi seorang istri nantinya akan menjadi ibu bagi anak-anaknya.20  Wajib taat dan patuh kepada suami ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.  Berkewajiban menjaga kehormatan dan ridha suami Suami merupakan surga dan sekaligus juga neraka bagi istri.25  Mendapatkan pendidikan Pendidikan juga menjadi hak istri. bersabda: “Pikirkanlah sikapmu kepadanya. dan apabila ibunya tidak berpendidikan. menyiapkan makanan untuk anak dan suaminya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa istri mempunyai kewajiban mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. Kewajiban istri  Seorang istri harus mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. Ahmad). 2. karena sesungguhnya ia adalah surgamu dan juga nerakamu” (H. serta yang lainya.

Setiap istri yang taat kepada suaminya yang mukmin. asalkan tidak termasuk perbuatan durhaka kepada Allah. Sebab memang tidak ada alasan sama sekali bagi makhluk untuk taat kepada sesama makhluk dalam berbuat durhaka kepada Allah. h.ϙέΎϧϭϚΘϨΟϮϫΎϤϧΈϓϪϨϣΖϧ΃Ϧϳ΃ϱήψϧΎϓ Secara mutlak seorang istri wajib taat kepada suaminya terhadap segala yang diperintahkannya. ia akan masuk ke surga Tuhannya. Jilid. bersabda: 20 Ahmad bin Hanbal. . Sebagaimana Rasulullah saw. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. (Beirut: Daar Al-Fikr). 4. 341.

menjaga kemaluannya. maka niscaya ia akan masuk surga dari pintu mana pun yang ia inginkan” (H.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. Ahmad). dan memberinya nasehat demi mencari keridhaan Allah.21  Membantu suami bertakwa dan taat kepada Allah Seorang istri wajib membantu suaminya untuk taat kepada Allah.26 ϦϣΖϠΧΩΎϬϠόΑΖϋΎσ΃ϭΎϬΟήϓΖϨμΣϭΎϬδϤΧΓ΃ήϤϟ΍ΖϠλ΍Ϋ· “Apabila seorang wanita sudah menjalankan shalat lima waktu. R. dan taat kepada suaminya.

Ε˯ΎηΔϨΠϟ΍Ώ΍ϮΑ΃ϱ΃ ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍Ϧϣ ΖϣΎϗ ϩ΃ήϣ΍ Ϳ΍ ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ΢πϧ ΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

dan jika istrinya tidak mau bangun. dan jika suaminya tidak mau bangun. ia mau membantu suaminya yang miskin. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. 191. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. h. Abdurahman Suyuti. 22 . Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. Jilid. h. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. R. Jika ia kaya. Ia rela menghadapi kesulitan dengan sabar dan ridha.22  Setia dan ikhlas kepada suami Setia adalah bukti keikhlasan dan cinta sejati. 4. Jami’ Al-Hadis….˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ Sebagaimana Rasulullah saw. 21 Ahmad bin Hanbal. Juz. ia memercikkan air pada wajahnya. 1. Ahmad). 416. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. Seorang istri yang sholehah akan selalu ikhlas kepada suaminya dan menjaga perasaannya. Ia tidak mau membebani suaminya dengan tuntutantuntutannya. bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat.

h. 302. h. misalnya dengan cara membangga-banggakan kecantikannya. Bahkan belum pernah dicapai oleh satu umat pun yang menganggap diri mereka telah mencapai puncak peradaban dan kebudayaan. Dengan dibebankannya kepemimpinan kepada suami itulah. karena itu Ath-Thabari menulis. Tafsir Al-Misbah…. ingatlah Ϣϴ˵ ˲ Ϝ˴ Σ˲ ΰϳ˶ ΰ˴ ϋ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍˴ ϭ Allah itu Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Meskipun mereka telah menghormati dan memuliakan kedudukan wanita serta memberikan pendidikan kepada mereka dalam bidang sains dan ilmu kemasyarakatan. maka Kasmuri Kasim. tetapi maksudnya adalah perintah bagi para suami untuk memperlakukan istri mereka dengan sikap terpuji. agar mereka dapat memperoleh derajat itu23. Dan terlihat juga bahwa dibebankannya kepemimpinan kepada suami. Derajat yang dimaksud adalah derajat kepemimpinan. sifatnya “fitrah”. Karakteristik Lelaki Shalih…. Jadi. 24 . 491-492. Agama Islam telah mengangkat derajat kaum wanita pada suatu tingkatan yang belum pernah dilakukan oleh agama lain dan syari’at-syari’at lain sebelumnya. walaupun ayat ini disusun dalam redaksi berita. Δ˴ ˲ Ο˴ έ˴ Ω ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˶ ϝΎ˴ Ο͋ ήϠ˶ ϟ˴ ϭ Para suami mempunyai satu derajat (tingkatan) atas mereka para istri. maksudnya. bukan diberikan kepada wanita.24 Adapun hak dan kewajiban atas kedua belah pihak harus seimbang.27  Tidak menyakiti suami Seorang istri tidak boleh menyakiti suaminya. ia pun harus mengingat bahwa ia mempunyai kewajiban yang harus dipenuhi terhadap istrinya. atau membangga-banggakan harta kekayaannya di hadapannya sampai menyinggung perasaannya. Abu Mohammad. jika suami meminta sesuatu dari istrinya. Vol. Jika tidak. ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa suami itulah yang memimpin istri. dalam bukunya Suami Idaman Istri Impian mengemukakan empat sifat 23 Quraish Shihab. 1. bukan istri yang memimpin suami. Tetapi kepemimpinan yang berlandaskan kelapangan dada suami untuk meringankan sebagian kewajiban istri.

baik secara lahiriah maupun batiniah. Begitu juga jika sekiranya tidak mampu untuk bekerja karena penyakit dan sebagainya akan menjadikan laki-laki tersebut tidak dapat memberikan nafkah dan tanggung jawab lainnya kepada keluarganya.28 yang harus dimiliki oleh seorang laki-laki yang membuatnya layak menjadi pemimpin di dalam rumah tangga: a. akan tetapi kewajiban ini harus dilaksanakan oleh kaum laki-laki untuk menyediakan sesuai kesanggupannya. zakat dan lain-lain. oleh karena itu ia harus mempersiapkan dirinya dengan memperbanyak pengetahuan agama. Karena apabila telah berumah tangga. puasa. shalat. Sempurna akal dan pemikiran Jika seorang itu ingin menjadi suami maka hendaklah ia berpikiran positif. Disamping mengerjakan perintah agama yang mendasar seperti. . kemudian harus memahami pula bidang yang lain. Memberikan nafkah sesuai dengan kesanggupan Dalam kehidupan berumah tangga. b. haruslah terlebih dahulu memperhatikan kemampuan fisiknya. Islam tidak membebankan kaum wanita supaya mencari nafkah. karena lemahnya kemampuan tenaga batin akan membawa rumah tangga menjadi tidak bahagia. Sehat lahir dan batin Bagi seorang laki-laki yang ingin berumah tangga. karena Islam adalah agama yang mencakup seluruh aspek kehidupan dan sesuai untuk seluruh zaman. c. Berpengetahuan agama dan mengamalkannya secara sempurna Yang akan dipercayai sebagai kepala rumah tangga ialah suami. d. seorang suami harus memikirkan cara yang terbaik dalam memenuhi segala keperluan rumah tangganya.

baik nafkah lahir maupun nafkah batin. Telah berkehendak memberikan amanah kepada perempuan untuk hamil. suami adalah rajanya. Karenanya sangat adil. kewajiban yang bermacam-macam terhadap keluarganya. Pada dirinya terletak responsibilitas yang besar. Suami adalah raja yang memimpin kerajaan dan mengendalikan semua urusannya. C. melahirkan dan menyusui tugas yang amat besar. telah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 233 ͉ ϻ˶ · ˲ β˸ϔ˴ ϧ ˵ ϒ͉ Ϡ˴ Ϝ˵ Η ˴ ϻ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ Η˴ Ϯ˸δ˶ ϛ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ ϗ˸ί˶ έ ˵ Ϫ˴ ϟ ˶ ΩϮ˵ ϟ˸Ϯ˴ Ϥ˸ϟ΍ ϰ˴ Ϡϋ˴ ϭ ˴ Δ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳϥ˴ ΃˴ Ω΍˴ έ˴ ΃˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ ˻˼˼ΓήϘΒϟ΍. a. istri adalah ratunya dan anak-anak adalah raknyatnya.29 Pada hakikatnya. karena dialah yang menerima beban tanggung jawab serta amanat25. Memberi nafkah lahir dan batin/pergaulan suami istri Ajaran Islam menetapkan bahwa suami bertanggung jawab untuk menafkahi istrinya. kehidupan rumah tangga adalah sebuah kerajaan iman. 1. untuk memenuhi kebutuhan utama keluarganya dan memberikan perlindungan kepada perempuan sehingga dapat berkonsentrasi menjalankan tugas mulianya. Dalam artian. Nafkah lahir Allah swt. Kewajiban Suami Suami adalah kepala rumah tangga. Sesungguhnya Allah swt. dirinya dan agamanya yang harus ia letakkan secara seimbang. jika kemudian Allah membebankan tugas kepada laki-laki untuk mencari nafkah. sehingga satu kewajiban tidak mengurangi kewajiban yang lain.

h. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan Majid Sulaiman. 9. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. 25 .Ύ˴ Ϭ˴ ό˸γ˵ ϭ yaitu: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. Hanya untuk Suami….

ayat ini memerintahkan dengan sangat kukuh kepada para ibu agar menyusukan anak-anaknya. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Namun demikian. karena dalam hal ini adalah seorang ibu yang telah diceraikan oleh suaminya itu masih mempunyai kewajiban terhadap anaknya yang masih menyusu. Jil. sedang kata al-walidat maknanya adalah para ibu.. tentunya air susu ibu kandung lebih baik dari selainnya.”. Ini berarti bahwa Al-Quran sejak dini telah menggariskan bahwa air susu ibu. Cet. 301 Quraish Shihab. h. 26 27 . Itu suatu kewajiban yang ditetapkan oleh Allah dan tidak dibiarkan-Nya meskipun fitrah dan kasih sayangnya mengalami kerusakan oleh pertengkaran urusan rumah tangganya. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan..30 cara yang ma`ruf. ketika itu bayi mendengar suara detak jantung ibu yang telah dikenalnya secara khusus sejak dalam perut27. I. Vol 1. Kata (˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ) al-walidat dalam penggunaan Al-Quran berbeda dengan kata (ΕΎϬϣ΃) ummahat yang merupakan bentu jamak dari kata (ϡ΃) umm. adalah makanan terbaik buat bayi hingga usia dua tahun. sebab menurut penelitian ilmuan. 503-504. Tafsir Al-Misbah…. Δ˴ ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍ ͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳ ϥ˴ ΃ ˴ Ω΍˴ έ˴ ΃ ˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃ ˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ Sejak kelahiran hingga dua tahun penuh. II. sehingga merugikan si kecil ini26. ˴ Δ˴ ϋΎ˴ ο͉ ήϟ΍͉ Ϣ˶ Θ˵ ϳϥ˴ ΃˴ Ω΍˴ έ˴ ΃˸Ϧ˴ Ϥ˶ ϟ˶ Ϧ˸ϴ˴ Ϡ˶ ϣΎ˴ ϛ˶ Ϧ˸ϴ˴ ϟ˸Ϯ˴ Σ͉ Ϧ˵ ϫ˴ Ω˴ ϻ˸ϭ˴ ΃˴ Ϧ˸ό˶ ο˸ή˵ ϳ˵ Ε΍˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟ΍˴ ϭ Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. baik ibu kandung maupun bukan. Tafsir Fi Zhilalil Quran…. (Q. Dengan menggunakan redaksi berita. Kata ummahat digunakan untuk menunjuk kepada para ibu kandung. S. baik ibu kandung maupun bukan. para ibu diperintahkan untuk Sayyid Quthub. h. anak merasa lebih tentram. Dengan menyusu pada ibu kandung. Al-Baqarah: 233). Ayat ini menggunakan kata al-walidat.

Jatuhnya kewajiban memberikan kebutuhan hidup sehari-hari bagi istri. h. Kewajiban memberi makan dan pakaian itu hendaknya dilaksanakan dengan cara yang ma’ruf. Quraish Shihab. h. dengan tujuan sang ibu bisa melakukan kewajibannya terhadap bayinya dengan sebaikbaiknya dan menjaganya dari serangan penyakit30. bilangan itu juga mengisyaratkan bahwa yang menyusu setelah usia tersebut bukanlah penyusuan yang mempunyai dampak hukum yang telah mengakibatan anak yang disusui berstatus sama dalam sejumlah hal dengan anak kandung yang menyusunya28. 2.31 menyusui anak-anaknya. Ύ˴ Ϭ˴ ό˸γ˵ ϭ͉ ϻ˶ ·˲ β˸ϔ˴ ϧ˵ ϒ͉ Ϡ˴ Ϝ˵ Η˴ ϻ Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. dikarenakan anak itu membawa nama ayah. Adapun jika ibu anak itu masih berstatus istri walau telah ditalak secara raj’iy. Di sisi lain. nama ayah pun akan disandang oleh sang anak. Tafsir Al-Misbah…. ϑϭ ˵ ˶ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ Η˴ Ϯ˸δ˶ ϛ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ Ϭ˵ ϗ˸ί˶ έ ˵ Ϫ˴ ϟ ˶ ΩϮ˵ ϟ˸Ϯ˴ Ϥ˸ϟ΍ ϰ˴ Ϡϋ˴ ϭ Dan merupakan kewajiban atas yang dilahirkan untuknya. Dalam ayat lain yang berhubungan dengan ayat di atas yaitu dalam 28 Quraish Shihab. yakni dinisbahkan kepada ayahnya. 29 30 . sehingga bila mereka menuntut imbalan penyusuan anaknya. seakan-akan anak itu lahir untuk ayahnya. Al-Maragi. Dua tahun adalah batas maksimal dari kesempurnaaan penyusuan. 504. Jil. memberi makan dan pakaian kepada para ibu kalau ibu anak-anak yang disusukannya itu telah diceraikannya secara ba’in. maka kewajiban memberi makan dan pakaian adalah kewajiban atas dasar hubungan suami istri. Tafsir Al-Maragi…. h. bukan raj’iy. Tafsir Al-Misbah…. 321. yakni ayah. 504. Maka diwajibkanlah kepada seorang ayah menanggung kebutuhan hidup istrinya berupa makanan dan pakaian. maka suami wajib memenuhinya selama tuntutan imbalan itu dinilai wajar29.

S. yakni 24 bulan. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri" (Q. Betapapun ayat di atas menunjukkan betapa pentingnya ibu menyusukan anak dengan ASI (Air Susu Ibu). Di sisi lain dapat dikatakan bahwa penyusuan minimal adalah sembilan bulan. Al-Ahqaf: 15). khususnya pada masa-masa pertumbuhan dan perkembangan jiwanya. S. Betapapun banyak kasih sayang yang dapat diberikan oleh orang lain. .32 ˴ ϝΎ˴ ϗ˱ Δ˴ Ϩ˴ γ˴ Ϧϴ˶ ό˴ Α˸έ˴ ΃˴ ώ˴ Ϡ˴ Α˴ ϭ˵ ϩ͉ Ϊ˵ η˴ ΃˴ ώ˴ Ϡ˴ Α΍˴ Ϋ˶ ·ϰ͉ Θ˴ Σ˱ ΍ή˸Ϭ˴ η˴ ϥϮ˵ ΛΎ˴ Ϡ˴ Λ˵ Ϫ˵ ϟΎ˴ μ˶ ϓ˴ ϭ˵ Ϫ˵ Ϡ˸Ϥ˴ Σ˴ ϭ.. Q. karena pada Q. Al-Baqarah ayat 2. karena masa kandungan yang normal adalah sembilan bulan. ayat ini mengisyaratkan bahwa masa kandungan minimal adalah enam bulan. ΍ή˸Ϭ˴ ˱ η ˴ ϥϮ˵ ΛΎ˴ Ϡ˴ Λ ˵ Ϫ˵ ϟΎ˴ μ˶ ϓ˴ ϭ ˵ Ϫ˵ Ϡ˸Ϥ˴ Σ. sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo`a: "Ya Tuhanku. karena itu tidaklah tepat membiarkan mereka hidup terlepas dari ibu bapak kandungnya. Sikap kejiwaan seorang dewasa banyak sekali ditentukan oleh perlakuan yang dialaminya pada saat kanak-kanak. telah dinyatakan bahwa masa penyusuan yang sempurna adalah dua tahun.. S. tunjukilah aku untuk mensyukuri ni`mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. menjelaskan: ˴ Ϧ˶ ϣ ϲ͋ ϧ˶ ·˴ ϭ ˴ Ϛ˸ϴ˴ ϟ˶ · ˵ Ζ˸Β˵ Η ϲ͋ ϧ˶ · ϲ˶ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ϲ˶ ϓ ϲ˶ ϟ ˸΢˶ Ϡ˸λ˴ ΃˴ ϭ ˵ ϩΎ˴ ο˸ή˴ Η ˱ ΎΤ˶ ϟΎ˴ λ ˴ Ϟ˴ Ϥ˸ϋ˴ ΃ ͼ˺˾ϑΎϘΣϷ΍ͽ˴ Ϧϴ˶ Ϥ˶ Ϡ˸δ˵ Ϥ˸ϟ΍ ˸ϥ˴ ΃˴ ϭ ͉ ϱ˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ ϭ ϰ˴ Ϡ˴ ϋ˴ ϭ ͉ ϲ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ Ζ˸Ϥ˴ ό˸ϧ˴ ΃ ϲ˶ Θ͉ ϟ΍ ˴ Ϛ˴ Θ˴ Ϥ˸ό˶ ϧ ˴ ή˵ Ϝ˸η˴ ΃ ˸ϥ˴ ΃ ϲ˶ Ϩ˸ϋ˶ ί˸ϭ˴ ΃ ͋ Ώ˴ έ “Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Al-Ahqaf ayat 15. Ayat di atas juga menunjukkan betapa pentingnya ibu kandung memberikan perhatian yang cukup terhadap anak-anaknya. tetap saja kasih sayang ibu bapak masing sangat mereka butuhkan.

Dengan tuntutan ini. namun bakti tersebut harus terus berlanjut dan terus meningkat. Untuk masalah pemberian nafkah ini. dan bahwa walaupun seseorang telah mencapai usia kedewasaan dan memiliki tanggung jawab terhadap istri dan anakanaknya. Tafsir Al-Misbah…. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan” (Q. Tafsir Al-Misbah…. 505. Vol 1. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. 31 Quraish Shihab. Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Betapapun maknanya. h. yang jelas ayat di atas menuntut peningkatan pengabdian dan bakti kepada orang tua dari saat ke saat. yakni mampu dan memiliki banyak rezeki memberi nafkah untuk istri dan anak-anaknya dari yang sebatas kadar kemampuannya dan dengan demikian hendaknya ia memberi sehingga anak dan istrinya itu memiliki pula kelapangan dan keluasan berbelanja32. 303. S. Quraish Shihab. h. At-Talaq: 7). Allah lebih menjelaskannya lagi Ύ˴ ϟ ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ ϩΎ˴ Η΁ Ύ͉ Ϥ˶ ϣ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˸Ϡ˴ ϓ ˵ Ϫ˵ ϗ˸ί˶ έ ˶ Ϫ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˴ έ˶ Ϊ˵ ϗ Ϧ˴ ϣ˴ ϭ ˶ Ϫ˶ Θ˴ ό˴ γ Ϧ͋ ϣ ˳ Δ˴ ό˴ γ ϭΫ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˶ ϟ pada surat At-Talaq ayat 7: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. 32 . (̀ϕϼτϟ΍)˱ ΍ή˸δ˵ ϳ˳ ή˸δ˵ ϋ˴ Ϊ˸ό˴ Α˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍˵ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϴ˴ γΎ˴ ϫΎ˴ Η΁Ύ˴ ϣΎ͉ ϟ˶ ·˱ Ύδ˸ϔ˴ ϧ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍˵ ϒ͋ Ϡ˴ Ϝ˵ ϳ Ϫ˶ ˶ Θ˴ ό˴ γ Ϧ͋ ϣ ˳ Δ˴ ό˴ γ ϭΫ ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˶ ϟ Hendaklah yang lapang. Banyak ulama yang menyatakan bahwa itu terpenuhi pada usia 33 tahun. anak yang dilahirkan mendapat jaminan pertumbuhan fisik dan perkembangan jiwa dengan baik. Bahkan jaminan tersebut harus tetap diperolehnya walau ayahnya telah meninggal dunia31.33 ϩ͉ ˵ Ϊ˵ η˴ ΃ ˴ ώ˴ Ϡ˴ Α ΍˴ Ϋ˶ · ϰ͉ Θ˴ Σ.

Quraish Shihab. ada ulama yang memahaminya sebagai janji yang pasti terlaksana.34 Ϫ͉ ˵ Ϡϟ΍˵ ϩΎ˴ Η΁Ύ͉ Ϥ˶ ϣ˸ϖ˶ ϔϨ˵ ϴ˸Ϡ˴ ϓ˵ Ϫ˵ ϗ˸ί˶ έ˶ Ϫ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˴ έ˶ Ϊ˵ ϗϦ˴ ϣ˴ ϭ Dan siapa yang disempitkan rezekinya yakni terbatas penghasilannya. 34 35 36 . Quraish Shihab. Tidak ada jumlah tertentu untuk kadar nafkah bagi keluarga. 303. Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. h. mestinya memperoleh sumbangan dari Bait al-Mal atau kini dikenal dengan Departement Sosial. Ini kembali kepada kondisi masing-masing dan adat kebiasaan yang berlaku pada satu masyarakat35. 303. Tafsir Al-Misbah…. 303. h. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Misbah…. maka hendaklah ia memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. h. h. Suami yang tidak dapat menutupi biaya hidup keluarganya. ΍ή˸δ˵ ˱ ϳ ˳ ή˸δ˵ ϋ ˴ Ϊ˸ό˴ Α ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϴ˴ γ Allah akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. Di sisi lain hendaklah semua pihak selalu optimis dan mengharap kiranya Allah memberinya kelapangan34. 303. maka istri – yang rela hidup bersama suami yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya secara wajar – dapat menuntut cerai36. Al-Biqa’i mengomentari penggalan ayat ini bahwa: 33 Quraish Shihab. Ύ˴ ϫΎ˴ Η΁ Ύ˴ ϣ Ύ͉ ϟ˶ · ˱ Ύδ˸ϔ˴ ϧ ˵ Ϫ͉ Ϡϟ΍ ˵ ϒ͋ Ϡ˴ Ϝ˵ ϳ Ύ˴ ϟ itu janganlah wahai istri Allah tidak akan memikulkan beban kepada seseorang sesuai apa yang Allah berikan kepadanya. Jangan sampai ia memaksakan diri untuk nafkah itu dengan mencari rezeki dari sumber yang tidak direstui Allah33. Tetapi kalau seandainya suami tidak mendapatkannya. Karena menuntut terlalu banyak dan pertimbangkanlah keadaan suami atau bekas suami kamu.

35 “karena itu tidak ada seseorang yang terus menerus sepanjang usia hidupnya dalam keadaan kesempitan37. juga bersabda: ϩ΍ϭέ. Kemudian Rasulullah saw.

Walaupun memberi nafkah itu merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang suami yang merupakan kepala rumah tangga. R. Dan tidak boleh juga kurang. yang nantinya akan berakibat memberatkan sang istri. Sesungguhnya Islam melarang seorang suami “menikmati” hasil usaha istrinya. Bukhari).” (H. Akan tetapi. tidak ada nafkah yang kamu berikan dengan maksud mendapatkan ridha Allah. yang nantinya akan membuat suami itu sengsara.” (H. maka nafkah tersebut termasuk sedekah. ΔϗΪλ Ϫϟ ΖϧΎϛ ΎϬΒδΘΤϳ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϠϋ ΔϘϔϧ ϢϠδϤϟ΍ ϖϔϧ΃ ΍Ϋ· “Apabila seorang suami memberi nafkah kepada keluarganya dengan mengharap pahala. R. tetapi sesuai dengan dalil yang di atas. Oleh karena itu wajib bagi suami memberi nafkah secukupnya kepada istriya berupa sandang dan papan. termasuk juga makanan yang kamu berikan ke mulut istrimu.39 Seorang ibu mengandung demi seorang ayah (suami) dan menyusui juga demi sang suami. dalam artian melewati batas kemampuan suami itu.38  ϯέΎΨΒϟ΍ ΎϬϠόΠΗΔϤϘϠϟ΍ϰΘΣ ΎϬΑΕήΟ΃ϻ·Ϳ΍ϪΟϭΎϬΑϰϐΘΒΗΔϘϔϧϖϔϨΗΖδϟϭ “Sungguh. aturan ini tidaklah kemudian menjadikan seorang 37  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. memberi nafkah itu tidak boleh berlebih-lebihan. Bukhari dan Muslim). kecuali kamu akan mendapatkan pahalaNya. agar ia dapat melaksanakan kewajibannya dalam menjaga dan memelihara bayinya.

(Beirut: Daar Kutab Alamiya). 38 Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. h. 1013. 303. 1135. h. Juz. (Beirut: Daar ibn Hazm). . Tafsir Al-Misbah…. 39 Abi Husain Muslim.ϚΗ΃ήϣ΍ϲϓϰϓ Quraish Shihab. Juz. h. 2. Fathu Bari: Sarah Shahih Bukhari. 3. Shahih Muslim.

dan bukan merupakan kewajiban. Muhammad Muhyidin. Dan sang suami pun harus berusaha untuk memenuhi kebutuhan istri agar dalam memenuhi kebutuhan itu cukup untuk istri. pemenuhan akan kebutuhan bersama ini tidak mencukupi. pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri hanya bersifat “membantu” suaminya. Ke-I. Cet. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. 40 . prinsip yang harus dipegang di sini adalah bahwa walaupun nafkah itu diberikan oleh seorang suami kepada istrinya sebagai hak bagi istrinya. maka seorang istri tidak boleh harus memaksakan diri untuk tidak mau tahu terhadap kekurangan tersebut dengan hanya mengharapkan pemberian nafkah suaminya saja. h. Jadi. untuk membeli perhiasan atau pakaian). karena nafkah yang diberikan oleh suaminya telah mencukupi kebutuhan istri dan kebutuhan rumah tangga mereka. karena kalau tidak itu akan memberatkan istri. melainkan juga untuk kegunaan suaminya (misal. makan dan minum). tetapi kegunaan nafkah itu tidak semata-mata untuk kebutuhan istrinya saja (misal. Dengan demikian. sekiranya memang nafkah yang diberikan oleh suaminya tersebut tidak mencukupi kebutuhan rumah tangganya. Kedua. harta yang diberikan oleh seorang suami pada intinya merupakan harta yang digunakan untuk kepentingan bersama. Oleh karena itu.36 istri tidak bekerja mencari nafkah. Dan pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri itu terwujud karena dua hal40: Pertama. ia ‘wajib’ mencari nafkah bersama-sama suaminya demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan rumah tangga mereka. 260-261. Bantuan dalam pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri kepada suaminya di sini “tidak penting” untuk dilakukan (yakni tidak sebagaimana dalam kasus yang pertama). (Jakarta: PT. 2003). Lentera Basritama.

yang melarang setiap suami meninggalkan istrinya dalam waktu yang terlalu lama. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. Selain hanya untuk memenuhi kebutuhan nafsu syahwat. Allah swt. Nafkah batin / Pergaulan Suami Istri Tidak dapat dipungkiri bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki nafsu syahwat. Karena perbuatan yang demikian itu pada hakikatnya akan menyiksa perasaan istri42. walaupun untuk tujuan berzikir. memiliki keturunan merupakan salah satu tujuan dari ikatan perkawinan. S. Hak berhubungan suami istri ini ditetapkan oleh syara’. beribadah dan jihad.37 b. Sebenarnya berbagai macam pendapat ulama di atas itu sejalan dengan anjuran Rasulullah saw. Ada juga yang mengatakan bahwa melakukan hubungan suami istri itu wajib dilakukan setiap empat hari sekali. dengan adanya nafsu syahwat itu maka setiap orang ingin memiliki keturunan. dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu. salah satu dari suami atau istri tidak boleh menghalangi yang lainnya untuk memenuhi hak berhubungan suami istri. maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Ada ulama berpendapat bahwa hukum memberikan nafkah batin (hubungan suami istri) bagi seorang suami apabila tidak ada halangan adalah wajib. 41 ˻˻˼ΓήϘΒϟ΍. tetapi ada juga yang berpendapat enam hari sekali41. Al-Baqarah: 223).” (Q. Oleh karena itu. yang akhirnya disyariatkanlah perkawinan. ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Η΍˴ ϭ ˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ Ϸ ˸΍Ϯ˵ ϣ͋ Ϊ˴ ϗ˴ ϭ ˸Ϣ˵ Θ˸Ό˶ η ϰ͉ ϧ˴ ΃ ˸Ϣ˵ Ϝ˴ Λ˸ή˴ Σ ˸΍Ϯ˵ Η˸΄˴ ϓ ˸Ϣ˵ Ϝ͉ ϟ ˲ Ι˸ή˴ Σ ˸Ϣ˵ ϛ˵ ΅΂˴ δ˶ ϧ berfirman: “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam.

Suami Idaman Istri Impian…. h.˴ Ϧϴ˶ Ϩ˶ ϣ˸Ά˵ Ϥ˸ϟ΍˶ ή͋ θ˴ Α˴ ϭ˵ ϩϮ˵ ϗ˴ ϼ͊ ϣϢ˵ Ϝ͉ ϧ˴ ΃˸΍Ϯ˵ Ϥ˴ Ϡ˸ϋ΍˴ ϭ Kasmuri Selamat. 79. Suami Idaman Istri Impian…. 80 42 . h. Kasmuri Selamat.

481. Sperma adalah sesuatu yang suci dan menumpahkannya pun harus suci. Sebab. 274. 481. Tafsir Al-Maragi…. ˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ Ϸ ˸΍Ϯ˵ ϣ͋ Ϊ˴ ϗ˴ ϭ Dan kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemaslahatan untuk diri kamu di dunia dan akhirat. Karena istri adalah ladang tempat bercocok tanam. Tafsir Al-Misbah…. h. bukan untuk menerima yang suci dan bersih. bukan semata-mata untuk melampiaskan nafsu46. Quraish Shihab. Arah yang lain berfungsi mengeluarkan najis dan kotoran. Ciptakanlah suasana kerohanian agar benih yang diharapkan berbuah itu. lahir. bukan arah yang lain. Istri hanya berfungsi sebagai ladang yang menerima benih44. jika hal ini kalian lakukan untuk mendapatkan keturunan dan kalian melakukannya pada tempat yang sebenarnya. garaplah tanah tempat bercocok tanam kamu. Vol 1. maka datangilah. 480. 2.38 ˸Ϣ˵ Θ˸Ό˶ ηϰ͉ ϧ˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˴ Λ˸ή˴ Σ˸΍Ϯ˵ Η˸΄˴ ϓ˸Ϣ˵ Ϝ͉ ϟ˲ Ι˸ή˴ Σ˸Ϣ˵ ϛ˵ ΅΂˴ δ˶ ϧ tidak ada dosa bagi kalian untuk mendatangi istri-istri kalian dengan cara apapun yang kalian sukai. syariat agama tidak bermaksud memberati kalian dan melarang kalian untuk menikmati kelezatan ini. h. asal sasarannya ke arah sana. h. Sebaliknya syariat justru ingin mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi kalian43. Berdoalah ketika melakukannya. Ayat di atas. yang menegaskan bahwa istri adalah tempat bercocok tanam. Quraish Shihab. bukan saja mengisyaratkan bahwa anak yang lahir adalah buah dari benih yang ditanam ayah. tumbuh dan berkembang. karena itu lakukanlah ia dengan tujuan memelihara diri dari terjerumus kepada dosa. Jil. h. disertai oleh nilai-nilai suci45. 44 45 46 . Datangi ia kapan dan dari mana saja. Tafsir Al-Misbah…. Vol 1. Tafsir Al-Misbah…. Quraish Shihab. Vol 1. 43 Al-Maragi.

Karena itulah dilarang untuk menggauli wanita yang sedang haid dan pada tempat yang lain. Demikian kesan Al-Harrali. yang penting tujuan dari petani tercapai.39 Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Η΍˴ ϭ Serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami istri. Di sisi lain. bahkan dalam segala hal. Dan petani harus bisa menggarap ladangnya dan menjaganya dari segala hama. Jangan menduga Allah tidak mengetahui keadaan kamu tentang segala sesuatu yang kamu rahasiakan47. 637 H. dan jangan selesaikan melalui orang lain. Quraish Shihab.) yang banyak dikutip pendapatnya oleh Al-Biqa’i. Kalaupun ada cekcok selesaikan ke dalam. h. h. jangan membohonginya. 274. jangan membongkar rahasia rumah tangga yang seharusnya dirahasiakan. Tafsir Al-Misbah…. sebab keadaan keduanya itu tidak akan pernah menghasilkan keturunan49. h. 48 49 . kecuali kalau terpaksa. 481-482. karena kelak kamu akan menemui-Nya. Jika demikian. Tafsir Al-Maragi…. Vol 1. Jil. Berilah kabar gembira orang-orang yang beriman yang imannya mengantarkan mereka mematuhi tuntutan-tuntutan ini48. Tafsir Al-Misbah…. Allah kelak akan menyelesaikannya. Vol 1. bahwa kamu kelak akan menemui- Nya. 481. Penyebutan istri sebagai “ladang” secara tidak langsung juga mengatakan bahwa suami itu adalah “petani” untuk itulah petani bebas mendatangi ladangnya kapan pun dan darimana pun. ϩϮ˵ ˵ ϗ˴ ϼ͊ ϣ Ϣ˵ Ϝ͉ ϧ˴ ΃ ˸΍Ϯ˵ Ϥ˴ Ϡ˸ϋ΍˴ ϭ Ketahuilah. bukan sekedar untuk memperoleh kelezatan semata-mata. Al-Maragi. serta ciptakanlah suasana 47 Quraish Shihab. jangan sembunyikan sesuatu terhadap pasangan yang seharusnya ia ketahui. seorang ulama dan pengamal tashawuf (w. 2. Ayat ini menjelaskan bahwa hikmah menggauli wanita adalah untuk menjaga kelestarian jenis manusia melalui kelahiran.

Untuk menciptakan itu. 52 Kasmuri Selamat. 2005). Tafsir Al-Misbah…. Besoknya Umar mengirim surat kepada suaminya dan menyuruhnya pulang. orang seperti ayah bertanya kepadaku 50 Quraish Shihab. h. dan memberikan yang terbaik. 193. Sementara tidak ada kekasih yang menguak hasratnya.40 kerohanian yang agar benih yang diharapkan berbuah itu lahir. Bahkan pada tingkat tertentu bisa menyebabkan munculnya ketegangan rumah tangga. maka seks merupakan kebutuhan laki-laki dan perempuan. serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami-istri. air mata bisa mengalir karena tidak kuat menahan rasa sepi yang mencekam. Suami Idaman Istri Impian…. maka kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemasalahatan untuk dunia dan akhirat. disertai dengan nilai-nilai suci50. Kemudian Umar pun bertanya tentang kemana suaminya. dari luar ia mendengar wanita tersebut mendendangkan syairnya. 81-82. khalifah Umar bin Khattab berjalan-jalan keliling kota Madinah dan hal yang demikian itu sering ia lakukan. h. bukan hanya untuk memuaskan nafsu yang tidak pernah kenyang.51 Adapun tentang berapa lama boleh suami meninggalkan istri. yang isinya tentang keluhan kesedihan karena sudah terlalu lama ditinggalkan oleh suaminya. nafkah batin harus diberikan oleh suami dengan baik. Secara kebetulan di dekat rumah salah seorang wanita yang pintunya terkunci. Kemudian kepada anaknya Hafsah. sebagaimana petani membutuhkan ladang dan ladang membutuhkan petani. Dengan melihat kedua ayat di atas. Oleh karena itu. Perempuan itu menjawab bahwa suaminya sedang berjihad fi sabilillah. 51 Mohammad Fauzil Adhim. berapa lamakah kaum wanita boleh bersabar apabila ditinggal oleh suaminya? Hafsah Menjawab: Subhanullah. Cet. tumbuh dan berkembang. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. h. Ke-XXI. Karena itu suami dan istri saling membutuhkan. bahkan dalam segala hal. . Saib bin Jubair berkata52: “Pada suatu malam. Ketika nafkah bathin ini tidak dilaksanakan oleh seorang suami dan jiwa terlalu lama menantikan belaian cinta dari suami. Umar bin Khattab bertanya: Wahai anakku. Mencapai Pernikahan yang Barakah. 481. Vol 1.

41 tentang perkara ini? Umar menjawab: Kalau bukan karena saya ingin memperhatikan permasalahan kaum muslimin. tentu saya tidak akan bertanya tentang masalah ini kepadamu. Kewajiban yang harus selalu diperhatikan oleh suami sebagai kepala rumah tangga adalah menjaga kemuliaan istrinya dari hal-hal yang menyebabkan kehormatannya dihina atau hal-hal yang merendahkan martabatnya sebagai manusia. waktu berangkat sebulan. tinggal di medan perang selama empat bulan dan kembali pulang selama sebulan. An-Nisaa: 19). padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. Sang suami harus menjauhi hal-hal yang bisa melukai perasaannya dan berusaha sekuat mungkin untuk tidak mengingkari janji yang telah dibuat bersama53. maka mulai saat itu khalifah Umar bin Khattab menetapkan untuk mujahidin berperang waktunya paling lama enam bulan.” 2. Hafsah menjawab: Lima bulan atau enam bulan. keamanan dan kesejahteraan. kasih dan sayang. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka. Mendengar jawaban dari anaknya itu. Berfirman: “. sayang menyayangi dan cinta mencintai. Mempergauli istri dengan baik Islam memandang rumah tangga dengan mengidentifikasinya sebagai tempat ketenangan. ˺̂˯Ύδϧ΍.. dan menegakkan unsur ini di atas pilihan dan kemauan mutlak agar semuanya dapat berjalan dengan sambut menyambut. S.. Islam juga memandang hubungan dan jalinan suami-istri dengan menyifatinya sebagai hubungan cinta.Dan bergaullah dengan mereka secara patut. ˴ Ϟ˴ ό˸Π˴ ϳ˴ ϭ˱ ΎΌ˸ϴ˴ η˸΍Ϯ˵ ϫ˴ ή˸Ϝ˴ Ηϥ˴ ΃ϰ˴ δ˴ ό˴ ϓ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Ϥ˵ Θ˸ϫ˶ ή˴ ϛϥ˶ Έ˴ ϓ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ Tentang hal ini Allah swt.

Jil 2. .˱ ΍ήϴ˶ Μ˴ ϛ˱ ΍ή˸ϴ˴ Χ˶ Ϫϴ˶ ϓ˵ Ϫ˷ Ϡϟ΍ ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ Dan bergaullah dengan mereka secara makruf. 306. ada ulama yang memahaminya dalam arti perintah untuk berbuat baik 53 Sayyid Quthb. Tafsir Fi Zhilalil Quran…. h.

42 kepada istri yang dicintai maupun tidak. Kata ϑϭήόϣ.

Vol 2…. kecuali istri tersebut melakukan perbuatan yang keji yang nyata. Almawaddah menurutnya adalah berbuat baik kepadanya. Apa yang dikemukakan Asy-Sya’rawi di atas. 383. Bahkan mawaddah yang diharapkan terjalin antara suami istri. Tafsir Al-Misbah…. tidak memaksa. membedakan antara mawaddah yang seharusnya menghiasi hubungan suami istri dengan ma’ruf yang diperintahkan di sini. Vol 2…. bukan saja dalam arti cinta. yakni berbuat ihsan dan berbaik-baik kepadanya. Mawaddah pastilah disertai dengan cinta. Quraish Shihab. merasa senang bersamanya serta bergembira dengan kehadirannya. Asy-Sya’rawi mengatakan. 382. Vol 2. h. sedang makruf tidak mengharuskan adanya cinta54. Ini berarti berbeda antara makruf dengan cinta55. tetapi ia adalah cinta plus56. Dia memerintahkan anak untuk bergaul dengan makruf kepada ibu bapak yang memaksa anak untuk tidak percaya keesaan Allah. agar kehidupan rumah tangga tidak berantakan hanya karena cinta suami istri telah pupus. h. Asy-Sya’rawi memiliki pandangan lain. Padahal katanya. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Misbah…. dalam ayat yang lain. Dia menjadikan perintah di atas tertuju kepada suami yang tidak mencintai lagi istrinya. Penggalan ayat di atas melarang menyusahkan atau menyakiti istri oleh sebab apapun. sedang ma’ruf tidak harus demikian. tetapi berbuat baik masih harus diperintahkan. anak atau saudara-saudara. ma’ruf mereka pahami mencakup tidak menganggu. 383. seperti berzina atau nusyuz. dan juga lebih dari itu. Sebagaimana ketika seseorang yang ingin menceraikan istrinya karena tidak mencintainya lagi. Quraish Shihab. Asy-Sya’rawi merujuk kepada firman Allah yang menafikan adanya mawaddah atau cinta kepada orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya sekalipun orang-orang itu bapak. ‘Umar bin 54 Quraish Shihab. 55 56 . h. sungguh tepat. Ulama Mesir yang meninggal tahun 1999. Walau cinta pupus.

Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan.43 Khatab mengecamnya sambil berkata: “Apakah rumah tangga hanya dibina atas dasar cinta? Kalau demikian mana nilai-nilai luhur? Mana pemeliharaan. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. bersabarlah.” (H. “Dalam menghadapi seorang wanita. Atau menyambut mereka dengan wajah yang muram dan menyambut mereka dengan mengerutkan dahi58. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. Dan apabila suami tidak menyenangi istrinya karena keaiban akhlak atau fisik mereka yang tidak menyenangkan. untuk itu harus menggauli mereka dengan cara yang mereka senangi. Rasulullah pernah ditanya oleh seseorang. Jangan memperketat nafkah mereka. maka yang lain pernah berkata. “Apa hak istri yang wajib kita penuhi?” Rasulullah saw. ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. termasuk pada mereka yang tidak disukai itu59. karena Allah menjadikan kebaikan itu menyeluruh.60 Orang-orang saleh pernah berkata. “Seorang istri itu laksana botol. R. kita  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. jangan menyakiti mereka melalui perkataan maupun perbuatan. mana amanah yang engkau terima?”57 Suami harus memperbaiki pergaulannya dengan istri. menyangkut segala sesuatu. Ahmad Daud dan Nasaa’i). menjawab.

384. Ahmad bin Hanbal. h. h. 384. tutur kata yang baik termasuk sedekah. 383. Al-Maragi. dan perhatian yang cukup. h. 447. 57 Quraish Shihab.” Orang saleh memerlukan sedikit humor. Vol 2. h. melipur lara. Tafsir Al-Maragi…. 58 59 60 . tutur kata yang lembut. Tafsir Al-Maragi…. Jilid. 4.” Juga diingat. Jil 4.ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· penuhilah botol itu dengan minuman yang engkau sukai. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. Jil 4. Tafsir Al-Misbah…. Al-Maragi.

Menegakkan keadaan yang membolehkan karena suatu alasan. mawaddah dan rahmah serta menunaikan hak-haknya ketika hak-hak mereka ditinggalkan. . walaupun dalam batas-batas yang dibenarkan oleh syariat karena istri tidak taat kepada suaminya boleh memukulnya. Karena memukul merupakan perubahan hukum dari kesulitan kepada kemudahan karena suatu alasan disebabkan latar belakang hukum asli. akibatnya istri akan tersakiti secara fisik juga mentalnya. Sebab larangan itu merupakan rasa kasihan dan sayang kepada mereka.44 Dengan melihat hadis di atas. selain harus memberikan nafkah kepada istrinya. Jadi. juga harus menjaga kehormatan dan perasaan istrinya itu. Karena hal itu yang akan membuka terjadinya pemukulan dan kekerasan lain oleh suami kepada istri. seorang kepala rumah tangga mempunyai kewajiban. yaitu demi kelanggengan suami istri dan terciptanya keluarga yang sakinah. secara tidak langsung Islam melarang suami melukai perasaan istri dengan perkataan. baik lahir maupun batin.

(Jakarta: Balai Pustaka. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. sayangnya ternyata seringkali orang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2 1 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. h. tidak lepas dari kemerosotan akhlak para orang tua. Memberikan Teladan Harus diakui. dan menciptakan rumah tangga teladan.BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. 45 . Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan1. bertanggung jawab. Namun. 1996). memberikan teladan. Adapun peranan suami dalam rumah tangga menurut Ahmadi Sofyan dalam bukunya The Best Husband in Islam meliputi. 751. Sehingga yang dimaksud dengan peranan suami adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan oleh suami. Kamus Besar Bahasa Indonesia. A. bahwa merosotnya moral generasi muda saat ini. h. Dan “suami” memiliki arti pria yang menjadi pasangan hidup resmi seorang wanita2. Sesungguhnya orang tua adalah teladan yang paling dekat dengan anak-anaknya. peran memiliki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat. 860. Edisi ke-2.

The Best Husband in Islam…. Manusia yang tidak memiliki akhlak. 2006). 4 5 . Oleh karena itu memberikan teladan kepada anak merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan generasi yang dilahirkan orang tua dari benih-benih cinta mereka. Keutuhan dan kesuksesan dalam berumah tangga akan menjadi cermin bagi anak-anak yang dilahirkan ketika mereka berkeluarga nantinya. 29. akan tetapi sepanjang hayat dikandung badan. Karena isteri dan anak adalah amanah Allah swt. Di antara kewajiban seorang suami adalah mendidik keluarganya tentang hukumhukum agama5. Seorang suami diperintahkan untuk menasehati keluarganya. 29-30. h. The Best Husband in Islam. memerintahkan mereka untuk melakukan kebaikan. Manusia dikatakan sebagai makhluk mulia di antara makhluk-makhluk ciptaan lainNya. Akhlak ini pun akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah swt. Cet.46 tua lalai membimbing mereka dengan akhlak yang baik dalam perlakuan dan tindakan kita sehari-hari3. mencegah mereka dari kemungkaran. sedangkan sang istri pun lalai dalam memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga yang baik. 3 Ahmadi Sofyan. Ahmadi Sofyan. 77. karena Ia menganugerahkan dengan akhlak. The Best Husband in Islam…. Ahmadi Sofyan. (Jakarta: Lintas Pustaka. Akibatnya anak-anak menjadi korban dari kelalaian seorang pendidik dalam rumah tangga4. Ke-I. Begitu juga akhlak suami dalam rumah tangga terhadap isterinya dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya. Membangun sebuah keluarga bukan hanya untuk sehari atau dua hari. h. maka ia tidak patut dikatakan sebagai manusia. h. yang harus diperlakukan dengan baik oleh seorang suami. Kelalaian ini terjadi ketika sang suami tidak mampu memberikan teladan kepada istrinya dalam mendidik sebuah keluarga bahagia yang didambakan.

ia pisah ranjang dengannya. An-Nisa: 19). dan mendidiknya dengan didikan Islam. Seorang suami yang memiliki akhlak dan memahami sang isteri tercinta. agar isterinya tidak membangkang seperti yang diperintahkan Allah swt. Jika isteri tidak taat kepadanya. kepadanya dengan menasehatinya tanpa mencaci-maki atau menjelekjelekannya.47 Adapun akhlak suami kepada istrinya adalah sebagai berikut6: 1. maka ia memberi makan isterinya dengan makanan yang baik. maka ia memiliki hak untuk memukul. dan tidak sampai membuat salah satu organ tubuhnya tidak dapat menjalankan tugas. S. Memperlakukannya dengan baik Allah swt. memberinya pakaian yang sopan. jika isteri tetap tidak taat kepadanya. dan tidak meninggalkan bekas luka.  ˺̂˯ΎδϨϟ΍. berfirman: “Dan bergaulah dengan mereka dengan cara yang baik” (Q. yakni memukul bukan untuk menyakiti atau melukai. tidak mengucurkan darah.

maka janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka” (Q. Dalam hal ini Rasulullah saw. berfirman:  ˼˽˯ΎδϨϟ΍. An-Nisa: 34). dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaati kalian.˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˶ ηΎ˴ ϋ˴ ϭ ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ Α˶ ή˸ο΍˴ ϭ˶ ϊ˶ ΟΎ˴ π˴ Ϥ˸ϟ΍ϲ˶ ϓ͉ Ϧ˵ ϫϭ˵ ή˵ Π˸ϫ΍˴ ϭ͉ Ϧ˵ ϫϮ˵ ψ˶ ό˴ ϓ͉ Ϧ˵ ϫ˴ ίϮ˵ θ˵ ϧ˴ ϥϮ˵ ϓΎ˴ Ψ˴ Ηϲ˶ Η͉ ϼϟ΍˴ ϭ “Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya (Pembangkangannya). maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka. bersabda: Allah swt. S.

˱ ΍ήϴ˶ Β˴ ϛ˱ Ύ˷ ϴ˶ Ϡ˴ ϋ˴ ϥΎ˴ ϛ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍͉ ϥ˶ ·˱ ϼϴ˶ Β˴ γ͉ Ϧ˶ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˸΍Ϯ˵ ϐ˸Β˴ Η˴ ϼ˴ ϓ˸Ϣ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ό˴ σ˴ ΃˸ϥ˶ Έ˴ ϓ ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

. The Best Husband in Islam... h.ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· 6 Ahmadi Sofyan. 34-38..

jika ia membenci sesuatu pada fisiknya. Ahmad. Daud dan Nasaa’i). Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian.48 “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. R.” (H. dan minuman yang wajib diberikannya. dan menyucikan jiwanya itu tidak lebih sedikit dari kebutuhannya terhadap makanan.8 2. ia menyenangi yang lainnya” (H. forum-forum ilmiah dan lain-lain. R. Jika tidak mampu untuk mengajari sendiri.7 ϩήϴϏ ϝΎϗ ϭ΍ ήΧ΃ ΎϬϨϣ ϲοέ ΎϘϠΧ ΎϬϨϣ ϩήϛ ϥ· ΔϨϣΆϣ ϦϣΆϣ ϙήϔϳϻ “Laki-laki mukmin tidak boleh membenci wanita mukminah. Mengerjakan persoalan-persoalan yang urgen dalam agama kepada isterinya jika belum mengetahui Seorang suami wajib hukumnya memberikan kemudahan kepada isterinya dalam mempelajari agama. Sebab kebutuhan untuk memperbaiki kualitas agama. majelis ta’lim. maka hendaknya memberinya izin untuk menghadiri pengajian.  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. Muslim).

. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar. 4. II. Shahih Muslim. h. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. At-Tahrim: 6). Ύ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˵ Γ˴ έΎ˴ Π˶ Τ˸ϟ΍˴ ϭ˵ αΎ͉ Ϩϟ΍Ύ˴ ϫ˵ ΩϮ˵ ϗ˴ ϭ˱ ΍έΎ˴ ϧ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ Allah swt. yang keras. 871. Muslim.˴ ϥϭ˵ ή˴ ϣ˸Ά˵ ϳΎ˴ ϣ˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ ό˸ϔ˴ ϳ˴ ϭ˸Ϣ˵ ϫ˴ ή˴ ϣ˴ ΃Ύ˴ ϣ˴ Ϫ͉ Ϡϟ΍˴ ϥϮ˵ μ˸ό˴ ϳΎ˴ ϟ˲ Ω΍˴ Ϊ˶ η˲ υΎ˴ Ϡ˶ Ϗ˲ Δ˴ Ϝ˶ ΋Ύ˴ Ϡ˴ ϣ 7 Ahmad bin Hanbal. 447. peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Asy-Syifa. 1993) Juz. S. berfirman: “Hai orang-orang yang beriman. Adib Bisri Musthofa. Terj. h. Jilid. 8 . yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (Q. (Semarang: CV.

10 11 . h. Menyiapkan sandang. 208-209. harta yang haram di dapat dari cara yang haram justru menjerumuskan mereka ke dalam neraka. 9 Al-Maragi. puasa. Hal ini sebagaimana sabda Nabi saw. h.11 Wa ahlikum. yaitu suami harus membawa keluarganya kepada penjagaan dari api neraka dengan nasehat dan pelajaran. maka neraka lebih berhak untuk (tempat tinggal) nya. h. Jil.49 ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ Quu anfusakum. 450. membaca Al-Quran dan lain-lain sesungguhnya mereka telah membentengi anak-anak dari api neraka. Tafsir Al-Maragi…. Jami’ Al-Hadis …. pangan dan papan keluarga dengan cara yang halal. Menghadirkan Surga di Rumah…. 9. Ahmad Kusyairi. Membentengi keluarga dari api neraka dapat dilakukan dengan berbagai cara di antaranya10:  Membentuk mereka menjadi manusia yang bertakwa pada Allah dengan senantiasa menyeru mereka untuk mentaati Allah dan melarang mereka dari maksiat kepadaNya. ketika orang tua membiasakan anak-anaknya shalat. “Setiap daging yang tumbuh (dalam tubuh manusia) dari sesuatu yang ϪΑϰϟϭ΃έΎϨϟΎϓΖΤδϟ΍ϪΘΒϧ΃ϢΤϟϞϛ ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ haram. Jadilah dirimu yaitu suami pelindung dari api neraka dengan meninggalkan maksiat9. Abdurahman Suyuti. 28. Sebab.   Membina keluarga dengan pembinaan yang terpadu dan kontinyu. 259. Allah memerintahkan kaum mukmin pada umumnya untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka yang kayu bakarnya adalah manusia dan berhalaberhala pada hari kiamat. Untuk itu. Juz. Ini berarti ia harus selalu mengondisikan dan memfasilitasi terwujudnya iklim yang mendorong semua anggota keluarga menjadi orang-orang yang bertakwa.

yang tidak mendurhakai Allah menyangkut apa yang Dia perintahkan kepada mereka sehingga siksa yang mereka jatuhkan – Allah. ϥϭ˵ ˴ ή˴ ϣ˸Ά˵ ϳΎ˴ ϣ˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ ό˸ϔ˴ ϳ˴ ϭ˸Ϣ˵ ϫ˴ ή˴ ϣ˴ ΃Ύ˴ ϣ˴ Ϫ͉ Ϡϟ΍˴ ϥϮ˵ μ˸ό˴ ϳΎ˴ ϟ˲ Ω΍˴ Ϊ˶ η˲ υΎ˴ Ϡ˶ Ϗ˲ Δ˴ Ϝ˶ ΋Ύ˴ Ϡ˴ ϣΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ Di atasnya yakni yang menangani neraka itu dan bertugas menyiksa penghuni-penghuninya adalah Malaikat-malaikat yang kasar-kasar hati dan perlakuannya. 28. Dan hendaklah kamu mengajarkan kepada keluargamu perbuatan yang dengannya mereka dapat menjaga diri mereka dari api neraka dan bawalah mereka kepada yang demikian ini melalui nasehat dan pengajaran13. Vol. Al-Maragi. 14. kita menjaga diri kita sendiri. Jil. 326. Vol. Tafsir Al-Misbah…. 259 Quraish Shihab. Tafsir Al-Maragi…. “Wahai Rasulullah. Tafsir Al-Misbah…. yakni sesuai dengan dosa dan kesalahan masing-masing penghuni neraka dan mereka juga senantiasa dan dari saat ke saat mengerjakan dengan mudah apa yang diperintahkan Allah kepada mereka14. anak-anak dan seluruh yang berada di bawah tanggung jawab kamu dengan membimbing dan mendidik mereka agar kamu semua terhindar dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia-manusia yang kafir dan juga batu-batu antara lain yang dijadikan berhala-berhala12. apa yang dapat menjaga dirimu dari api neraka dan menjauhkan kamu daripadanya. h. h. h. yang keras-keras perlakuannya dalam melaksanakan tugas penyiksaan.50 ˵ Γ˴ έΎ˴ Π˶ Τ˸ϟ΍˴ ϭ˵ αΎ͉ Ϩϟ΍Ύ˴ ϫ˵ ΩϮ˵ ϗ˴ ϭ˱ ΍έΎ˴ ϧ˸Ϣ˵ Ϝϴ˶ Ϡ˸ϫ˴ ΃˴ ϭ˸Ϣ˵ Ϝ˴ δ˵ ϔϧ˴ ΃΍Ϯ˵ ϗ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃Ύ˴ ϳ Hai orang-orang yang beriman. Telah diriwayatkan. 326. Wahai orang-orang yang percaya kepada Allah dan RasulNya hendaklah sebagian dari kamu memberitahukan kepada sebagian yang lain. Tetapi bagaimana kita menjaga 12 kendati mereka kasar – tidak juga berlebih dari apa yang diperintahkan Quraish Shihab. 14. yaitu ketaatan kepada Allah dan menuruti segala perintah-Nya. bahwa Umar berkata ketika turun ayat itu. 13 14 . peliharalah diri kamu antara lain dengan meneladani Nabi dan pelihara juga keluarga kamu yakni istri.

“Kamu larang mereka mengerjakan apa yang dilarang Allah untukmu. Berbeda dengan persepsi kebanyakan orang yang menilai kesuksesan seseorang dengan standar materi. seperti kekayaan tampilan fisik. dan kamu perintahkan kepada mereka apa yang diperintahkan Allah kepadamu. Jil. h. Vol. tetapi itu bukan berarti hanya tertuju kepada mereka. h. Di dalam ayat ini terdapat isyarat mengenai kewajiban seorang suami mempelajari fardhu-fardhu agama yang diwajibkan baginya mengajarkannya pada keluarga mereka. 262 Quraish Shihab. 28. Tafsir Al-Maragi….16 Ayat enam di atas menggambarkan bahwa dakwah dan pendidikan harus bermula dari rumah. Ayat di atas walau secara redaksional tertuju kepada kaum pria (ayah). Itulah penjagaan antara diri mereka dengan neraka15. Jil. 16 17 18 . Ayat di atas juga secara langsung mengingatkan betapa tinggi dan penting kedudukan keluarga dalam Islam dan betapa perhatian terhadap keluarga harus diberikan dalam porsi yang besar. 207. Ini berarti kedua orang tua bertanggung jawab terhadap anak-anak dan juga pasangan masing-masing sebagaimana masing-masing bertanggung jawab atas kelakuannya. h. sehingga tidak berlebihan sampai ada yang menyebutnya sebagai kitab keluarga18. Ayat ini tertuju kepada perempuan dan lelaki (ibu dan ayah) sebagaimana ayat-ayat yang serupa (misalnya ayat yang memerintahkan berpuasa) yang juga tertuju kepada lelaki dan perempuan. 14. 28.51 keluarga kita?” Rasulullah saw. Tafsir Al-Maragi…. h. Al-Qur’an telah memberikan perhatian yang amat besar terhadap kehidupan keluarga. gelar 15 dan Al-Maragi. 327 Ahmad Kusyairi. menjawab. Ayah atau ibu sendiri tidak cukup untuk menciptakan satu rumah tangga yang diliputi oleh nilai-nilai agama serta dinaungi oleh hubungan yang harmonis17. 262 Al-Maragi. Menghadirkan Surga di Rumah…. Tafsir Al-Misbah….

Oleh karena itu seorang suami berkewajiban untuk mengajarkan dan melaksanakan ajaran Islam beserta etikanya kepada isterinya. Kami tidak meminta rezki kepadamu. ˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ό˸ϟ΍˴ ϭ˴ Ϛ˵ ϗ˵ ί˸ή˴ ϧ˵ Ϧ˸Τ͉ ϧ˱ Ύϗ˸ί˶ έ˴ Ϛ˵ ϟ˴ ΄˸δ˴ ϧΎ˴ ϟΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍˴ ϭ˶ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟΎ˶ Α˴ Ϛ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃˸ή˵ ϣ˸΃˴ ϭ Selain itu. ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁ ˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍ Ύ˴ Ϭ͊ ϳ˴ ΃ Ύ ˴ ϳ (Hai orang-orang yang beriman)19. berfirman: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Wanita termasuk bagian dari keluarga laki-laki dan penjagaan dirinya dari api neraka ialah dengan iman. S. ˺˼˻Ϫσ. memberikan perlindungan yang memadai kepadanya dengan tidak mengizinkannya untuk merusak akhlak atau agamanya. dan tidak memberikan kesempatan kepadanya untuk menjadi wanita fasiq terhadap perintah Allah swt. Melarangnya untuk mengumbar aurat dan berhubungan bebas (ikhtilat) dengan laki-laki yang bukan muhrimnya. Taha: 132).52 serta jabatan. Karenanya ayat  tersebut diawali dengan panggilan. maka ayat di atas sesungguhnya juga memberikan pemahaman bahwa standar kesempurnaan dan kesuksesan seorang mukmin adalah sejauh mana ia sukses dalam menciptakan stabilitas keluarga setelah mampu menciptakan stabilitas diri. dan pengetahuan sehingga ia bisa mengerjakannya seperti yang diperintahkan syariat. Mewajibkan etikanya. dan amal shaleh. Kamilah yang memberi rezki kepadamu. isterinya melaksanakan ajaran-ajaran Islam beserta Sikap dan perilaku istri bisa menjadi cermin bagi kehidupan rumah tangga. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa” (Q. Allah swt. Amal shaleh harus berdasarkan ilmu. 3.

. 207.ϯ˴ Ϯ˸Ϙ͉ ΘϠ˶ ϟ 19 Ahmad Kusyairi. Menghadirkan Surga di Rumah…. h.

Vol. Tafsir Al-Misbah…. dan hendaklah kamu sendiri memeliharanya. 259. Kamilah yang memberi jaminan rezeki kepadamu. Dan kesudahan yang baik di dunia dan di akhirat adalah bagi orang-orang yang menghiasi dirinya dengan ketakwaan. Tetapi bila dilihat dari penggunaan kata ahlaka yang dapat mencakup keluarga besar. 28. lalu menyadari bahwa perintah tersebut berlanjut sepanjang hayat. 402. maka ia dapat mencakup keluarga besar Nabi Muhammad saw. karena nasehat dengan perbuatan akan lebih membekas dibanding dengan perkataan21. Kata Ϛ˴ ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃ keluarga. Bahkan Quraish Shihab. 8. atau Kami tidak membebanimu untuk menanggung rezeki bagi dirimu atau keluargamu. yang beliau pelihara sepeninggal Abu Thalib. Allah memerintahkan Nabi saw. dan beberapa putera beliau bersama ‘Ali ibn Abi Thalib ra. hai Rasul keluargamu untuk mendirikan shalat. Tafsir Al-Maragi…. Al-Maragi. maka ia hanya terbatas pada istri Nabi yaitu Khadijah ra. 20 21 . ϯ˴ Ϯ˸Ϙ͉ ΘϠ˶ ϟ ˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ό˸ϟ΍˴ ϭ ˴ Ϛ˵ ϗ˵ ί˸ή˴ ϧ ˵ Ϧ˸Τ͉ ϧ ˱ Ύϗ˸ί˶ έ ˴ Ϛ˵ ϟ˴ ΄˸δ˴ ϧ Ύ˴ ϟ Kami tidak meminta kepadamu rezeki dengan perintah shalat ini. Kenikmatan dari kehadiran mereka dalam satu rumah tangga diperoleh melalui hubungan harmonis masing-masing anggota keluarga satu dengan yang lain serta hubungan yang harmonis dengan Allah swt. termasuk semua istri dan anak cucu beliau. Jil. Suruhlah. jika ditinjau dari masa turunnya ayat ini. h. yakni dalam melaksanakannya20. yang tercermin antara lain dalam pelaksanaan shalat. dan setiap kepala keluarga muslim agar Ύ˴ Ϭ˸ϴ˴ Ϡ˴ ϋ ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍˴ ϭ ˶ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟΎ˶ Α ˴ Ϛ˴ Ϡ˸ϫ˴ ΃ ˸ή˵ ϣ˸΃˴ ϭ dan perintahkanlah keluargamu melaksakan shalat secara baik dan bersinambung pada setiap waktunya dan bersungguh-sungguhlah engkau wahai Nabi Muhammad dalam bersabar atasnya. h.53 Pada ayat ini disebut pasangan orang-orang beriman dan keluarganya.

Nabi saw. ΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣΖϣΎϗϩ΃ήϣ΍Ϳ΍ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ ΢πϧΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ Kemudian Rasulullah saw. h.54 sementara ulama memperluasnya sehingga mencakup seluruh umat beliau22. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. h. Tafsir Al-Misbah…. seorang suami yang sukses dalam kehidupan berumah tangga adalah suami yang sukses dalam mengayomi keluarga. dan jika suaminya tidak mau bangun. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. tetapi juga shalat malam yang diperintahkan kepada beliau. 8.24 Jadi. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. 416. Ahmad). Vol.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. Tafsir Al-Misbah…. 4. 8. Vol. belajar secara bersama. dan jika istrinya tidak mau bangun. 402 Quraish Shihab. 403. Di antara hal yang dapat melanggengkan hubungan suami istri adalah saling membantu dalam ketaatan kepada Allah swt. Jami’ Al-Hadis…. dengan penambahan huruf Penambahan itu mengandung makna penekanan. Ini memerlukan kesabaran dan ketekunan melebihi apa yang diwajibkan atas keluarga dan umat beliau23. ˸ή˶ Β˴ τ˸λ΍ dari kata (ήΒλ΍) bersabarlah. diperintahkan untuk lebih bersabar dalam melaksanakan shalat. h. Abdurahman Suyuti. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. R. Juz. karena shalat yang wajib bagi beliau adalah shalat lima waktu. Kata ρ). juga bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat. mampu menempatkan keluarganya untuk menjadi generator dan inspirator bagi dirinya dalam Quraish Shihab. ia memercikkan air pada wajahnya. dengan mengalokasikan waktu khusus untuk beribadah secara berjamaah.

˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓ 22 23 24 .

Mampu mewujudkan keluarganya menjadi keluarga sakinah. Kemudian ia membeberkan rahasia hubungan suami isteri tersebut” (H. Tidak membuka rahasia isterinya dan tidak membeberkan aibnya. Rasulullah saw. perbuatan dan lain sebagainya26. dan isterinya bergaul dengannya. 4. Tidak membuka rahasia dan tidak membeberkan aib isteri.55 memproduksi beraneka macam kebajikan. dituntut menjaga dan melindunginya.25 Hadist di atas merupakan dalil atas keharaman seseorang menyiarkan rahasia hubungannya di atas ranjang dengan istrinya baik berupa ucapan. Muslim). sebab suami yang diberi kepercayaan terhadapnya. mawaddah dan rahmah. begitu pula sebaliknya. ϭϪΗ΃ήϣ΍ϰϟ·ϲπϔϳϞΟήϟ΍ΔϣΎϴϘϟ΍ϡϮϳΔϟΰϨϣͿ΍ΪϨϋαΎϨϟ΍ήηϦϣϥ· “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di sisi Allah ialah suami yang menggauli isterinya. bersabda:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. R. Seorang suami hendaknya menjadi orang yang paling dipercaya oleh isteri.

Jami’ Al-Hadis…. pakaian. Suami berkewajiban untuk berbuat adil terhadap mereka dalam hal makanan. Berlaku adil terhadap isteri-isterinya.ΎϫήγήθϨϳϢΛϪϴϟ·ϲπϔΗ 5. 2. 26 . 398. 130. jika memiliki isteri lebih dari satu orang. Syaikh Hafiz Ali. Seorang suami harus bisa berlaku adil terhadap istri-istrinya supaya tidak timbul perpecahan di antara mereka. minuman. h. Jika seorang suami kebetulan memiliki isteri lebih dari satu orang. h. maka ia memiliki tanggung jawab yang sangat besar yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. tempat tinggal 25 Abdurahman Suyuti. Juz. Kado Pernikahan….

An-Nisa: 129. Jelas sekali bahwa keadilan yang maksud oleh ayat di atas merupakan keadilan dalam hal material. An-Nisa: 3)... berfirman: “Kemudian jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil.. tidaklah tepat karena keadilan yang dimaksudnya adalah dalam hal ˼˯ΎδϨϟ΍. Karena hal tersebut bisa menimbulkan kemurkaan Allah swt. S.” (Q. maka kawinilah satu orang saja. Jadi apabila ada orang yang ingin menutup rapat-rapat pintu poligami dengan berdasarkan Q. Ia tidak boleh bersikap curang atau dzolim sedikit pun.. S.56 dan tidur. Dalam Al-Quran Allah swt.

˱ Γ˴ Ϊ˶ Σ΍˴ Ϯ˴ ϓ˸΍Ϯ˵ ϟ˶ Ϊ˸ό˴ Η͉ ϻ˴ ΃˸Ϣ˵ Θ˸ϔ˶ Χ˸ϥ˶ Έ˴ ϓ ˶ Ϟ˸ϴ˴ Ϥ˸ϟ΍ ͉ Ϟ˵ ϛ ˸΍Ϯ˵ Ϡϴ˶ Ϥ˴ Η ˴ ϼ˴ ϓ ˸Ϣ˵ Θ˸λ˴ ή˴ Σ ˸Ϯ˴ ϟ˴ ϭ ˯Ύ˴ δ͋ Ϩϟ΍ ˴ Ϧ˸ϴ˴ Α ˸΍Ϯ˵ ϟ˶ Ϊ˸ό˴ Η ϥ˴ ΃ ˸΍Ϯ˵ όϴ˶ τ˴ Θ˸δ˴ Η Ϧ˴ ϟ˴ ϭ ˯ΎδϨϟ΍.

Mesir. bahwa sesungguhnya hanya Rasulullah saw. poligami juga sudah dikenal di kalangan orang-orang Jerman. h. Mongol. Bahkan para uskup Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’.˱ ΎϤϴ˶ Σ͉ έ˱ ΍έϮ˵ ϔ˴ Ϗ˴ ϥΎ˴ ϛ˴ Ϫ˷ Ϡϟ΍͉ ϥ˶ Έ˴ ϓ˸΍Ϯ˵ Ϙ͉ Θ˴ Η˴ ϭ˸΍Ϯ˵ Τ˶ Ϡ˸μ˵ Ηϥ˶ ·˴ ϭ˶ Δ˴ Ϙ͉ Ϡ˴ ό˵ Ϥ˸ϟΎ˴ ϛΎ˴ ϫϭ˵ έ˴ ά˴ Θ˴ ϓ  ˺˻̂ imaterial (cinta): “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteriisteri (mu).27 Sebenarnya poligami sudah ada jauh sebelum Islam. Persi dan Romawi. sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Poligami sudah tersebar luas di kalangan bangsa-bangsa terdahulu.. seperti bangsa Tibet. yang menganjurkan manusia untuk melakukan poligami. maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Q. walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai). 15.. Kado Pernikahan. S. An-Nisa: 129). China. yang menganjurkan. 27 . bukan Allah swt.. Musuh-musuh Islam menuduh. Pada zaman Nazi. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan). Tujuan mereka ialah untuk memperburuk citra Islam.

seperti Napoleon. dan kemampuan untuk berbuat adil harus kepada semua istri harus dimiliki. R. Sedangkan Rasulullah saw. Jadi tidak benar tuduhan orang-orang yang mengatakan bahawa: Islam adalah yang mempelopori poligami28. Rasulullah saw. banyak kondisi yang merupakan alasan logis untuk tidak menutup pintu poligami dengan syarat-syarat yang tidak ringan.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ. seperti: kemungkinan mandulnya seorang istri. atau terjangkiti penyakit parah. Dalam hal ini beliau mewasiatkan perlakuannya yang baik terhadap isteriisterinya: “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. adalah sosok suami yang sangat adil terhadap isteri-isterinya. memiliki beberapa orang isteri karena alasan untuk perlindungan terhadap janda-janda yang ditinggal mati oleh suaminya.57 memperbolehkan poligami kepada beberapa orang raja setelah masuknya agama Kristen ke Eropa. Ath-Thabrani).29 Selain itu. merupakan satu kemungkinan yang tidak aneh? Apakah jalan keluar bagi suami yang dapat diusulkan untuk menghadapi kemungkinan itu? Bagamana ia menyalurkan kebutuhan biologis atau memperoleh dambaannya untuk memiliki anak? Poligami ketika itu adalah jalan yang paling ideal. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H.

. h. h. 4. Abdurahman Suyuti. 308... Jami’ Al-Hadis…. Kado Pernikahan. 16. Juz.ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 28 Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. 29 .

h. Laki-laki adalah pemimpin.58 B. begitupula dalam masalah tanggung jawab yang harus diemban. sehingga tidak terjadi tindakan ekstrem dalam pengimplementasiannya. h. Dalam hal ini para ahli fiqih dan ulama telah membahas banyak masalah tanggung jawab laki-laki dalam Islam. dan berdakwah dengan bijaksana (bil hikmah) dan tutur kata yang ramah (mau’izah hasanah). keluarga. Cet. juga bertanggung jawab atas anak-anaknya. Cet. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. Syariat Islam memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini dan menjadikannya sebagai salah satu tujuan mulia. 4. Pada saat itu. baik dengan berlebih-lebihan maupun sebaliknya. Oleh sebab itu. seorang laki-laki bertanggung jawab untuk memenuhi tuntutan-tuntutan agama. 31 . Arif Chasanul Muna. karena agama merupakan pilar utama dalam kehidupan seorang muslim31. Bertanggung Jawab Menjadi seorang suami bukanlah hal yang gampang. (Jakarta: AMZAH. tuntutan yang menjadi beban bagi seorang laki-laki semakin menumpuk. Terj. Sebelum menikah. melakukan amal sholeh. Oleh karena itu ruang lingkup pertanggung jawabannya semakin luas. masyarakat dan juga tentunya kepada Allah swt. Yang bisa menjadi indikasi terpenuhinya tanggung jawab. Ke-I. yang tentu akan bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya. 2000). Mereka menyimpulkan bahwa macam-macam tanggung jawab tersebut sebagai berikut30: 1. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. (Jakarta: Gema Insani. kategori ini adalah menjalankan ibadah. Tanggung jawab terhadap Allah swt dan agamanya Salah satu tanggung jawab seorang laki-laki adalah menegakkan dan menjaga agamanya. Di samping itu harus bertanggung jawab atas isterinya. 10. seorang laki-laki harus mengetahui dengan baik karakter dan macam-macam tanggung jawab yang harus diembannya. Ke-I. 30 Husain Syahatah. pekerjaan dan dirinya secara seimbang. Husain Syahatah. Ia harus mempertanggung jawabkan apa yang telah ia lakukan kepada dirinya sendiri. 2005). Tanggung jawab ini bertambah. setelah ia menyelesaikan masa lajangnya.

10. Dengan terjaganya kesehatan.  Memberikan waktu-waktu luang untuk istirahat. h. dan usaha mencari nafkah yang halal. Tanggung jawab terhadap sanak kerabatnya dengan menjalin silaturrahmi.  Mempererat hubungan baik dengan orang lain dengan memenuhi hakhaknya dan membantu penyelesaian kepentingan-kepentingan mereka. menjaga dan memberikannya nafkah kepada keduanya. Pendidikan jasmani untuk memperkuat kemampuan jasmani. The Best Husband in Islam…. dengan menjaga dan memenuhi tuntutan-tuntutannya33.59 2. Yang termasuk dalam kategori tanggung jawab ini adalah sebagai berikut:   Pendidikan rohani untuk memperkuat intensitas dan kualitas ibadah kepada Allah swt. 32 Husain Syahatah. …. Dengan memperhatikan hal ibadah. menebarkan rasa kasih sayang.   Tanggung jawab terhadap kedua orang tua dengan berbakti.  Tanggung jawab terhadap anak-anaknya dan memberi mereka nafkah. dan berbuat baik kepada mereka. menggaulinya dengan baik. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Bertanggung jawab terhadap anggota keluarga dalam posisinya sebagai pemimpin dalam rumah tangga Tanggung jawab ini terbagi menjadi beberapa bagian32:  Tanggung jawab terhadap isteri dengan memberikannya nafkah. Tanggung jawab terhadap dirinya sendiri. h. 3. bisa dilakukan dengan semangat dan wacana baru. dan membimbingnya dengan penuh kecintaan. memperhatikan pendidikan mereka. ibadah. 41 33 . amal baik dan usaha mencari nafkah yang halal bisa terlaksana dengan baik. Ahmadi Sofyan. amal baik. mempersiapkan kemampuan mereka dan mengemban tanggung jawab mereka di masa mendatang.

dengan disertai niat beribadah. Menjaga keikhlasan dalam bekerja dengan berniat untuk ibadah. Tanggung jawab terhadap profesi yang digelutinya dalam mencari rezeki yang baik dan halal. An-Nahl: 93). dari Ibnu Umar ra.60 4. Sebagai dalil tentang hal itu. disebutkan: ̂˼ϞΤϨϟ΍. firman Allah swt: “Mereka akan ditanya tentang apa yang kalian pernah lakukan” (Q. Dalam sabda Rasulullah saw. Bekerja dengan optimal dan sempurna. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:     Mencari pekerjaan yang halal yang akan menjadi sumber pendapatan finansial yang baik. dan ia akan dimintai pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya itu di hadapan Allah swt35. dalam Islam terdapat hukum-hukum tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya. Suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga. Hukum itu meliputi poin-poin sebagai berikut: 1. Menularkan keahlian yang dimiliki kepada orang lain (berbagi keahlian atau ilmu)34. S. Seiring dengan pendapat di atas.

˴ ϥϮ˵ Ϡ˴ Ϥ˸ό˴ Η˸Ϣ˵ ΘϨ˵ ϛΎ͉ Ϥ˴ ϋ͉ Ϧ˵ ϟ˴ ΄˸δ˵ Θ˴ ϟ˴ ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϭ ω΍έ ϡΎϣϹ΃ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϢϜϠϛϭ ω΍έ ϢϜϠϛ Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϩΪϴγ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϡΩΎΨϟ΍ϭ ΎϬΘϴϋέ Ϧϋ ΔϟϮΌδϣϭ ΎϬΟϭί Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϪϴΑ΃ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ ϝΎϗ Ϊϗ ϥ΃ ΖΒΣϭ ϝΎϗ ϪΘϴϋέ  ϢϠδϣϭέΎΨΒϟ΍ϩ΍ϭέ.

Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses.ϪΘϴϋέϦϋϝϮΌδϣϭω΍έϢϜϠϛϭϪΘϴϋέ ΖϴΑ ϲϓ Δϴϋ΍έ Γ΃ήϤϟ΍ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ “Masing-masing dari kamu adalah pemimpin dan masing-masing dari kamu bertanggung jawab atas kepemimpinannya. h. Imam itu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. 35 . The Best Husband in Islam…. …. 11 Ahmadi Sofyan. 151. Seorang lakilaki pemimpin terhadap keluarganya dan bertanggung jawab atas 34 Husain Syahatah. h.

hartanya. seperti membantunya melaksanakan ajaran agama. Dan masing-masing dari kamu adalah pemimpin da bertanggung jawab akan kepemimpinannya” (H. Perempuan itu pemimpin dalam rumah suaminya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. Bukhari dan Muslim). Keluarganya. jangan sampai tanggung jawab itu membuat pekerjaan lain terbengkalai38. ilmunya dan pekerjaannya37. meliputi tanggung jawab terhadap agamanya. menggaulinya dengan baik. membantunya dalam urusan rumah tangga jika diperlukan. 4. menjaga kehormatan dan menghiburnya. Semua itu merupakan dasar dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. dirinya. istrinya. Suami hendaknya berusaha mewujudkan keseimbangan antara tugas dan tanggung jawab. Dalil tentang hal ini terdapat ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ dalam firman-Nya: ˻˺ϡϭήϟ΍. R.61 kepemimpinannya. menafklahi. Seorang suami memiliki kewajiban dan tanggung jawab kepada istrinya. anaknya. Pelayan itu pemimpin dalam harta tuannya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. Tanggung jawab suami dalam Islam memiliki cakupan yang sangat luas. menyambungkan hubungan silaturrahim39.36 2. Ia berkata: Dan saya menduga bahwa beliau teah bersabda: Seorang lakilaki (anak) adalah pemimpin dalam harta ayahnya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. 3.

1993). h. h.˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ ·˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ 36 Bukhari. (Semarang: CV. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga…. 113. The Best Husband in Islam…. Sunarto. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. 9-10. 37 38 39 . Husain Syahatah. dkk. h. Vol. 2. 134. 152. h. Shahih Bukhari. Husain Syahatah. Asy-Syifa. Ahmadi Sofyan. Terj.

R. jika ia ditinggal pergi oleh suami. Sebagai hasilnya nanti. menjaga harta. Ahmad). Ar-Rum: 21). akan tercipta kedamaian. keharmonisan dan rasa cinta.: ϪϟΎϣϭ ΎϬδϔϧϲϓ ϩήϜϳ ΎϤϴϓ ϪϔϟΎΨΗϻϭήϣ΃ ΍Ϋ΍ ϪόϴτΗϭ ήψϧ΍Ϋ΍ ϩήδΗϱάϟ΍ “Abu Huraira. ketentraman. ia menjaga diri dan harta suaminya” (H. ra. jika dipandang ia menyenangkan hati. ikut berpartisipasi dalam acara-acara kekeluargaan dan masyarakat. Bertanya kepada Rasulullah saw.62 “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. ϝΎϗˮήϴΧ˯ΎδϨϟ΍ϱ΃ϢϠγϭϪϴϠϋͿ΍ϞλͿ΍ϝϮγέϞΌγΓήϳήϫϲΑ΃Ϧϋ Hal itu dijelaskan dalam hadits Rasulullah saw. Kewajiban-kewajiban istri terhadap suaminya menurut syariat adalah taat kepadanya selama bukan maksiat. berdandan untuk suami. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. tidak keluar rumah tanpa izin suaminya. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. menjaga kehormatan.41  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. jika diberi kebaikan dia membalas dengan kebaikan. 5. Tentang bagaimanakan istri yang baik? Rasulullah menjawab: Jika disuruh dia taat. melahirkan anak. membantu suami mengeluarkan nafkah. mengurus rumah. S. seperti zakat atau sedekah40.

2. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. Kewajiban dan tanggung jawab sebagai orang tua kepada anak. Ahmad bin Hanbal. dan 40 Ahmadi Sofyan. 251. menjaga amalan ibadah. memberikan latihan tentang urusan rumah tangga dan kehidupan. seperti memberikan pendidikan yang Islami. 41 . menafkahi dan menyekolahkan. 154. The Best Husband in Islam…. h. h. memberikan pendidikan moral. 6. menurunkan bakat. Jilid.

Sebagai hasil dari tanggung jawab ini maka akan terlahir anak-anak yang shaleh. Kewajiban anak terhadap orang tua dalam Islam adalah berbuat baik. taat selama tidak dalam kemaksiatan. serta berdoa untuk keduanya43. memuliakan dan menghormatinya. menggantikannya dalam urusan agama. 7. ˴ ή˴ Β˶ Ϝ˸ϟ΍ ˴ ϙ˴ ΪϨ˶ ϋ ͉ Ϧ˴ ϐ˵ Ϡ˸Β˴ ϳ Ύ͉ ϣ˶ · ˱ ΎϧΎ˴ δ˸Σ˶ · ˶ Ϧ˸ϳ˴ Ϊ˶ ϟ΍˴ Ϯ˸ϟΎ˶ Α˴ ϭ ˵ ϩΎ͉ ϳ˶ · ͉ ϻ˶ · ˸΍ϭ˵ Ϊ˵ Β˸ό˴ Η ͉ ϻ˴ ΃ ˴ Ϛ͊ Α˴ έ ϰ˴ π˴ ϗ˴ ϭ ˱ ΎϤϳ˶ ή˴ ϛ ˱ ϻ˸Ϯ˴ ϗ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ͉ ϟ Ϟ˵ ϗ˴ ϭ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˸ή˴ Ϭ˸Ϩ˴ Η ˴ ϻ˴ ϭ ͈ ϑ˵ ΃ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ͉ ϟ Ϟ˵ Ϙ˴ Η ˴ ϼ˴ ϓ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˴ ϼ˶ ϛ ˸ϭ˴ ΃ Ύ˴ Ϥ˵ ϫ˵ Ϊ˴ Σ˴ ΃ ˻˼˯΍ήγϹ΍. melakukan haji dan umrah untuk keduanya. menafkahi keduanya saat keduanya membutuhkan.63 mengajar berdakwah di jalan Allah swt42. berperilaku baik.

sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (Q.” (Q. mengurangi. AlIsra’: 24). Dalil mengenai hal ini adalah firman Allah: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Menyia-nyiakan. ˳ S. merupakan perbuatan yang bertentangan 42 Juga firmanNya: ˻˽˯΍ήγϹ΍. dan melampaui batas dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawab. 8. kasihilah mereka keduanya. Al-Isra: 23). maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. ϲ˶ ϧΎ˴ ϴ͉ Α˴ έ Ύ˴ Ϥ˴ ϛ Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ˸Ϥ˴ Σ˸έ΍ ͋ Ώ͉ έ Ϟ˵ ϗ˴ ϭ ˶ Δ˴ Ϥ˸Σ͉ ήϟ΍ ˴ Ϧ˶ ϣ ͋ ϝ͊ άϟ΍ ˴ ΡΎ˴ Ϩ˴ Ο Ύ˴ Ϥ˵ Ϭ˴ ϟ ˸ξ˶ ϔ˸Χ΍˴ ϭ “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduaduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. S.

Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. 136. The Best Husband in Islam….˱ ΍ήϴ˶ ϐ˴ λ Ahmadi Sofyan. 43 . h. 154. h. Husain Syahatah.

   Anak-anak lari dari rumah dan melenceng dari jalan yang lurus. akibatnya kehidupan menjadi sempit. Hilangnya tanggung jawab kepemimpinan suami terhadap keluarga dan anaknya. Sebagai contoh bentuk kemaksiatan. Rusaknya nama baik Islam dan kaum muslimin. serta beberapa kesalahan lain. dosa dan kejahatankejahatan dalam rumah. Thaha: 124). Adanya tekanan jiwa dan rusaknya urusan rumah tangga. Lemahnya keharmonisan. Seperti dalam firmanNya: “Dan barang siapa yang menentang peringatanku. Membiarkan keluarga saat keluarga tertimpa bencana yang pelik. Persoalan ini dapat diselesaikan  ˺˻˽Ϫσ.64 dengan syari’at. Perangai-perangai di atas bertentangan dengan syariat Allah swt. Ia membiarkan begitu saja tanpa ada penyelesaian. kelembutan. Perangai-perangai yang tidak sesuai dengan syariat dan kelalaian tanggung jawab suami dalam rumah tangganya. dan ditimpa masalah. Tersebarnya kejahatan sosial. kasih sayang. maka ia kan mendapatkan kehidupan yang sempit” (Q. tetangga. 9. Menyebarluaskan kehormatan rumah tangga di antara keluargakeluarga dekat. dan teman-teman. adalah seperti berikut ini44:        Pasangan suami istri dan anak-anak yang memiliki perangai jahat yang bertentangan dengan syariat Allah swt. dan sikap saling hormat dalam rumah tangga. S. Membuka rahasia rumah tangga. sakit.

137. h. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses….˱ ΎϜϨ˴ ο˱ Δ˴ θϴ˶ ό˴ ϣ˵ Ϫ˴ ϟ͉ ϥ˶ Έ˴ ϓϱ˶ ή˸ϛ˶ ΫϦ˴ ϋ˴ ν˴ ή˸ϋ˴ ΃˸Ϧ˴ ϣ˴ ϭ 44 Husain Syahatah. .

Kebersamaan dan mengemban tanggung jawab masyarakat terhadap keluarga. Mengadakan silaturrahmi dan menunaikan hak-hak mereka. Ar-Rum: 21). Menerapkan prinsip musyawarah dalam urusan rumah tangga. membenarkan dalam firmanNya: ˻˺ϡϭήϟ΍. Selain itu. sesuai dengan ajaran dan cara-cara yang baik. setahap demi setahap. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. Adanya program untuk menenangkan jiwa. dengan saran ini juga akan dapat menghindarkan perasaan takut dan akan memperoleh keberkahan hidup. Adanya sanksi yang Islami dalam menindak sikap yang terlarang menurut syariat. Saran-saran ini dapat mewujudkan rumah tangga muslim yang harmonis dan penuh kasih sayang.65 dengan melakukan langkah-langkah penyelesaian secara Islami seperti berikut ini45:         Memberikan pendidikan yang Islami untuk seluruh anggota keluarga. Langkah-langkah penyelesaian secara Islami yang dapat ditempuh untuk menanggulangi pengaruh kurangnya tanggung jawab suami terhadap 45 Allah swt. teman-teman dan tetangga. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. berlandaskan kepada asas pendidikan yang formal. S. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. sesuai dengan aturan syariat. Adanya sistem pahala dan sanksi. Adanya aturan sebagai pengontrol dan pengawas untuk rumah tangga. ˱ Γ͉ Ω˴ Ϯ͉ ϣϢ˵ Ϝ˴ Ϩ˸ϴ˴ Α˴ Ϟ˴ ό˴ Ο˴ ϭΎ˴ Ϭ˸ϴ˴ ϟ˶ ·΍Ϯ˵ Ϩ˵ Ϝ˸δ˴ Θ͋ ϟ˱ ΎΟ΍˴ ϭ˸ί˴ ΃˸Ϣ˵ Ϝ˶ δ˵ ϔϧ˴ ΃˸Ϧ͋ ϣϢ˵ Ϝ˴ ϟ˴ ϖ˴ Ϡ˴ Χ˸ϥ˴ ΃˶ Ϫ˶ ΗΎ˴ ϳ΁˸Ϧ˶ ϣ˴ ϭ “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. 10.

h. .˴ ϥϭ˵ ή͉ Ϝ˴ ϔ˴ Θ˴ ϳ˳ ϡ˸Ϯ˴ Ϙ͋ ϟ˳ ΕΎ˴ ϳ΂˴ ϟ˴ Ϛ˶ ϟ˴ Ϋϲ˶ ϓ͉ ϥ˶ ·˱ Δ˴ Ϥ˸Σ˴ έ˴ ϭ Ahmadi Sofyan. 157. The Best Husband in Islam….

adalah meningkatkan pendidikan rohani. S. ˶ ϑϭ˵ ή˸ό˴ Ϥ˸ϟΎ˶ Α΍ϭ˵ ή˴ ϣ˴ ΃˴ ϭ˴ ΓΎ˴ ϛ͉ ΰϟ΍΍˵ Ϯ˴ Η΁˴ ϭ˴ ΓΎ˴ Ϡ͉ μϟ΍΍Ϯ˵ ϣΎ˴ ϗ˴ ΃˶ ν˸έ˴ ΄˸ϟ΍ϲ˶ ϓ˸Ϣ˵ ϫΎ͉ Ϩ͉ Ϝ͉ ϣϥ˶ ·˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍ Allah swt. dan terciptanya kepemimpinan yang senantiasa mengajak masyarakat kepada dakwah di jalan Allah swt46. niscaya mereka mendirikan sembahyang. dan mencegah dari perbuatan yang mungkar. Alangkah lebih baik jika kami menutup hukum-hukum Islam tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya ini dengan firman Allah  ˽˺ΞΤϟ΍. konsistensi terhadap perangai-perangai yang baik. Al-Hajj: 41). mendalami ajaran agama. pendidikan akhlak.66 rumah tangganya. menciptakan kelompok yang mengajak kepada yang baik dan mencegah yang mungkar yang dapat diterima oleh orang banyak dengan baik. menunaikan zakat. menjelaskan hal itu dalam firmanNya: “(Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi. dan kepada Allahlah kembali segala urusan” (Q. menyuruh berbuat yang makruf.

Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya” (Q. dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan.˶ έϮ˵ ϣ˵ ΄˸ϟ΍˵ Δ˴ Β˶ ϗΎ˴ ϋ˶ Ϫ͉ Ϡ˶ ϟ˴ ϭ˶ ή˴ ϜϨ˵ Ϥ˸ϟ΍˶ Ϧ˴ ϋ΍˸Ϯ˴ Ϭ˴ ϧ˴ ϭ ˸Ϧ͋ ϣ Ϣ˵ ϫΎ˴ Ϩ˸Θ˴ ϟ˴ ΃ Ύ˴ ϣ˴ ϭ ˸Ϣ˵ Ϭ˴ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ˸Ϣ˶ Ϭ˶ Α Ύ˴ Ϩ˸Ϙ˴ Τ˸ϟ˴ ΃ ˳ ϥΎ˴ Ϥϳ˶ Έ˶ Α Ϣ˵ Ϭ˵ Θ͉ ϳ͋ έ˵ Ϋ ˸Ϣ˵ Ϭ˸Θ˴ ό˴ Β͉ Η΍˴ ϭ ΍Ϯ˵ Ϩ˴ ϣ΁ ˴ Ϧϳ˶ ά͉ ϟ΍˴ ϭ “Dan orang-orang yang beriman. AthThur: 21). S. swt: ˻˺έϮτϟ΍. dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka.

˲ Ϧϴ˶ ϫ˴ έ˴ ΐ˴ δ˴ ϛΎ˴ Ϥ˶ Α˳ Ή˶ ή˸ϣ΍͊ Ϟ˵ ϛ˳ ˯˸ϲ˴ ηϦ͋ ϣϢ˶ Ϭ˶ Ϡ˴ Ϥ˴ ϋ ϊϠπϟ΍ϰϓΊηΝϮϋ΃ϥ΍ϭϊϠοϦϣΖϘϠΧΓ΃ήϤϟ΍ϥΈϓ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ϭ ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ΝϮϋ΃ϝΰϳϢϟϪΘϛήΗϥ·ϭϪΗήδϛϪϤϴϘΗΖΒϫΫϥ·ϩϼϋ΃ Ahmadi Sofyan. h. The Best Husband in Islam…. ΖϜδϴϟϭ΃ήϴΨΑϢϠϜΘϴϠϓ΍ήϣ΃ΪϬη΍ΫΈϓ ήΧϷ΍ϡϮϴϟ΍ϭͿ΍ΎΑϦϣΆϳ ϥΎϛ Ϧϣ Rasulullah saw pun pernah berwasiat kepada seorang laki-laki:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. 158.

΍ήϴΧ 46 .

769. kebahagiaan. Shahih Muslim. penuh perhatian serta berlapang dada. h. Menciptakan Rumah Tangga Sakinah Rumah tangga adalah sesuatu yang berkenaan dengan keluarga48. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita sebaik-baiknya” (H. ia akan melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ketentraman.. dimulai dari pemancangan pondasi aqidah dan pilar-pilar akhlak. karena jenis itu diciptakan dari tulang rusuk yang terbengkok. Juz. ialah orang yang apabila melihat suatu keadaan. dia akan patah. agar suami sukses membentuk keluarga sakinah. R.49 Jadi menciptakan rumah tangga sakinah. h. Jika anda mencoba meluruskannya. Sedangkan sakinah adalah kedamaian. Suami Idaman Istri Impian. Ia tunaikan kewajiban-kewajiban yang Allah telah tentukan keduanya. Kasmuri Selamat. II...67 “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat. Sesungguhnya membangun rumah tangga itu membutuhkan perjuangan yang luar biasa beratnya. bersemangat. 47 Muslim. Muslim). h. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita. Terj. Kasmuri Selamat mengemukakan beberapa kepribadian suami shaleh50: 1. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Sebelum menciptakan rumah tangga yang sakinah. atau diam. Berhubungan dengan itu. dia akan tetap bengkok. 48 49 50 . Adib Bisri Musthofa …. 758.47 C. ditanggapinya dengan kata yang baik. 1. Jika ia menjadi seorang suami. Berpegang Teguh Kepada Syariat Allah Laki-laki yang shaleh adalah seorang laki-laki yang senantiasa berpegang teguh kepada syariat Allah dalam segala urusan kehidupannya. h. seorang suami harus memiliki kepribadian suami yang shaleh. dan jika dibiarkan. yaitu menciptakan rumah tangga (sesuatu yang berkenaan dengan keluarga) yang penuh dengan kedamaian. 870. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ketenangan dan kebahagiaan. ketenangan. ketentraman.

tidak menuntut lebih banyak dari yang semestinya. Dalam kehidupan berumah tangga ia senantiasa berpedoman kepada hadis ϩ΍ϭέ. Laki-laki yang shaleh tentu akan membahagiakan istrinya. bahkan ia menerima dengan rela terhadap kekurangan-kekurangan yang ada. Berpedoman Kepada Petunjuk Rasulullah saw. Ia tidak pernah menyia-nyiakan kewajibannya.68 2. Seimbang antara Hak dan Kewajiban Dalam kehidupan sehari-hari sikapnya tidak tamak. 3. kewajiban tersebut ia tunaikan sebelum menuntut haknya.

51 ϯάϣήΘϟ΍ “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. bagi suami yang shaleh. Yang maksudnya: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Timidzi).52 Ituah kesaksian agung Rasulullah saw. R. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. ϢϬ΋ΎδϨϟ ϢϛέΎϴΧ ϢϛέΎϴΧϭ ΎϘϠΧ ϢϬϨδΣ΃ ΎϧΎϤϳ· ϦϴϨϣΆϤϟ΍ ϞϤϛ΃ Rasulullah saw.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ. kesaksian kebajikan yang diiringi dengan kesempurnaan iman serta akhlak yang mulia. R. Ath-Thabrani). Disamping itu ciri-ciri dari laki-laki shaleh yang membahagiakan kehidupan rumah tangga itu ialah53:  Mendirikan rumah tangga semata-mata karena Allah swt.

. h. Jami’ Al-Hadis…. h.ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 51 Abdurahman Suyuti. 2. 308.. Suami Idaman Istri Impian. Juz. 52 53 . h. 4. Kasmuri Selamat. Jami’ Al-Hadis …. Abdurahman Suyuti. Juz. 2.. 63.

agar mahligai rumah tangga yang dibangun dengan landasan cinta dan kasih sayang menjadi teladan bagi penghuninya maupun generasi yang akan lahirkan. Memberi kasih sayang dan rel berkorban apa saja demi kepentingan dan kebahagiaan bersama. Tidak mencaci istri di hadapan orang lain dan tidak memuji wanita lain di hadapannya. . Membina sebuah rumah tangga yang sakinah. Bersabar dan menerima kelemahan istri dengan hati yang terbuka. Menciptakan rumah tangga sakinah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Senantiasa menjaga tentang keselamatan mereka. Menjaga hati dan perasaan istri. Senantiasa bertenggang rasa dan tidak menuntut sesuatu di luar kemampuan istri. Menyediakan keperluan dan tempat tinggal yang layak untuk mereka. Bersabar dan menghindari memukul istri dengan pukulan yang memudaratkan.      Memberi nafkah kepada istri dan anak-anak menurut kadar kemampuan. adalah dambaan dari setiap suami istri yang berikrar dalam cinta dan kasih sayang. karena ia akan melunturkan nama baik dan prestasi suami selaku pemimpin rumah tangga. wa rahmah.  Mengelakkan agar jangan terlalu mengikuti kemauan istri.69       Melayani dan menasehati Istri dengan sebaik-baiknya. serta meyakini bahwa segala sesuatu yang dijadikan Allah swt pasti terdapat hikmah yang tersembunyi di sebaliknya. Semua orang Islam berharap dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. mawaddah. Bertanggung jawab menidik akhlak istri dan anak-anak sesuai dengan kehendak Islam. Namun.

Sehingga ketika sang suami sudah berlumuran keringat. bersimbah peluh. ketentraman dan kenyamanan bathin para penghuninya. 43-46. h. 54 Ahmadi Sofyan. bahagia. Ternyata merindukan rumah tangga sakinah harus benar-benar disertai dengan kesungguhan. ia akan selalu merindukan untuk pulang ke rumah. Bahkan tidak jarang diakhiri dengan kenistaan yang berujung dengan perceraian sehingga melahirkan penderitaan yang berkepanjangan. penuh dengan pesona cinta dan kasih sayang. 39. dan sejahtera dalam suasana cinta dan kasih sayang diantara anggota-anggotanya55. kekerasan. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. kita saksikan deretan antrian orang-orang yang gagal dalam menciptakan rumah tangga bahagia. h. ketakutan.70 ternyata ketika bahtera itu mulai mengarungi lautan yang luas. 55 . aman. kenyataan yang ada. Hari demi harinya hanya diisi kecemasan. Keluarga/rumah tangga adalah sebuah institusi terkecil di dalam masyarakat yang berfungsi sebagai wahana untuk mewujudkan kehidupan yang tentram. seringkali kemudi menjadi rebutan antara suami istri. Mereka berusaha menjadi nakhoda yang handal. damai. dan bersikeras menunjukkan arah tujuan yang diarungi. The Best Husband in Islam…. yakni mengerahkan segala daya dan upaya dalam pengertian yang sebenarnya. Ahmadi Sofyan mengatakan ada empat kiat minimal menuju keluarga yang sakinah54: 1. bekerja keras. Sesungguhnya rumah tangga itu bisa dijadikan pusat ketenangan. terutama bagi anak-anak yang dilahirkan. Sri Mulyati. Relasi Suami Istri dalam Islam…. Akan tetapi. Begitu banyak di antara kita yang merindukan berumah tangga menjadi suatu yang teramat indah. kegelisahan dan penderitraan.

maka kekayaan yang harus dimiliki dalam berkeluarga adalah ilmu. Menciptakan rumah sebagai pusat ketenangan bathin dan ketenangan jiwa. Relasi suami istri dalam Islam…. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ilmu Rumah tangga yang ditingkatkan derajatnya oleh Allah swt. At-Tahrim: 6. h. 2. S. Hal ini dapat dipahami dari teks-teks Al-Quran dan Hadis. Tidak pula rumah tangga yang para penghuninya adalah penuh dengan deretan titel dan gelar. saling memperbaiki. Rumah tangga bahagia adaah rumah tangga yang dengan sadar menjadikan sikap saling menasehati.71 Ketika rumah mampu dijadikan sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. serta saling mengoreksi 56 Sri Mulyati. bukanlah rumah tangga yang memiliki status sosial keduniawian. maka anak-anak pun akan rindu berkumpul bersama dengan orang tuanya. Untuk itulah kita membutuhkan orang lain agar bisa melengkapi kekurangan kita guna memperbaiki kesalahan kita. 3. akan mampu menjadi pelepas dahaga. Tidak jarang pula rumah tangga yang berlimpah dengan kekayaan justru membuat penghuninya di “miskinkan” oleh keinginan-keinginan. Bahkan justru hal seperti itu seringkali memisahkan kita dengan kebahagiaan bathin dan ketentraman jiwa. diperbudak dan dinistakan oleh apa yang dimilikinya. 54 . Hendaknya sesudah memantapkan niat kita kepada Allah untuk mengarungi bahtera rumah tangga. Jadikan rumah tangga sebagai pusat nasehat Suami istri hendaknya mengetahui bahwa semakin hari semakin banyak yang harus dilakukan. Seperti yang terdapat dalam firman Allah Q. Merawat dan mendidik anak merupakan tugas bersama suami istri56.

Menerangi kegelapan. . Demikianlah empat kiat menuju keluarga sakinah. 4. yang tentu cermin akan mampu membuat sebuah penampilan penghuninya menjadi lebih baik. Jadikan rumah tangga sebagai pusat kemuliaan Hendaknya suami istri mampu menjadikan rumah tangga seperti cahaya matahari. Karena betapa memilukan sekaligus memalukan jika ada keluarga muslim yang melakukan tindakan kekerasan rumah tangga seperti yang akhir-akhir ini terjadi. Karena keduanya tidaklah boleh merasa lebih baik dan lebih berjasa dalam membangun rumah tangga. maka rumah tangga tersebut bagaikan cermin. begitupula sebaliknya. Apabila sebuah rumah tangga mulai saling menasehati. Tidak ada koreksi yang paling aman selain koreksi dari keluarga kita sendiri. mawaddah wa rahmah yang hendaknya dilakukan oleh keluarga muslim di era modern in. Keluarga yang mulia adalah keluarga yang bisa menjadi contoh kebaikan bagi keluarga yang lainnya. menumbuhkan bibit-bibit. Sehingga tidak ada yang diucapkan selain kebaikan tentang keluarga yang telah dibangun. menyegarkan yang layu. selalu dinanti cahayanya dan membuat gembira bagi yang terkena pancaran cahayanya.72 dalam kebenaran dan kesabaran sebagai kekayaan yang berharga dalam rumah tangga. Suami yang baik adalah suami yang mau dinasehatin oleh sang istri.

mendidik dan memberikan teladan bagi anak-anaknya dalam segala hal. sehingga ia bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi peranannya. maka suami itu akan memimpin. Walaupun peranan suami sangat menentukan. yang menjadi kewajibannya dan sangat menentukan akan terwujudnya rumah tangga yang sakinah.BAB IV PENUTUP A. jika demikian maka rumah tangga yang sakinah akan terwujud. sebagai kepala rumah tangga pasti tahu fungsi. Apabila suami telah melaksanakannya dengan baik. karena antara suami dan istri akan saling melengkapi. kedudukan dan kewajibannya. bahkan ia akan selalu lebih memperhatikan kewajibannya terlebih dahulu dibanding dengan haknya. Kedua: seorang suami yang shaleh pasti tahu peranannya. maka suami itu akan sukses sebagai kepala rumah tangga dan rumah tangganya akan menjadi rumah tangga yang sakinah. karena ia tahu semua itu akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. Ketiga: Islam melalui Al-Quran dan Sunnah telah memberikan tuntunan yang sangat jelas bagi seorang laki-laki berupa karakter-karakter yang saling melengkapi 73 . bukan berarti peranan istri tidak menentukan. Kesimpulan Dari uraian skripsi ini dapat ditarik tiga kesimpulan: Pertama: seorang suami yang sholeh.

saling melengkapi dan menghargai. Hak memimpin keluarga yang dimiliki oleh seorang suami. Untuk itu pendidikan harus menjadi suatu kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi. 2. B. apalagi pendidikan agama. sehingga suami semena-mena terhadap anggota keluarga. rumah tangga yang sakinah. Anak adalah amanah Allah yang harus dijaga dan dipelihara bersama. Seperti memilih sekolah yang Islami. Ingat semua itu akan dipertanggung jawabkan kepada Allah swt. karena apabila rumah tangga yang dibangun berdasarkan beda agama maka akan menimbulkan berbagai masalah pemberian pendidikan agama pada anak dan rumah tangga yang sakinah. mawaddah wa rahmah pasti akan terwujud. mawaddah wa rahmah sulit. Amanah tersebut pun akan dimintakan pertanggung jawabannya di akhirat kelak. bahkan tidak mungkin untuk dicapai. Dalam menciptakan keluarga yang sakinah. Apabila laki-laki tersebut mampu memiliki karakter-karakter itu. baik itu dari pihak laki-laki atau perempuan.74 dalam membentuk laki-laki yang shaleh. 4. suami dan istri harus bisa bekerjasama dengan baik. memperhatikan pergaulan anak dan menciptakan suasana keberagamaan di dalam rumah. mawaddah wa rahmah. tidak boleh disalahgunakan. yang akhirnya akan menjadi suami shaleh. apalagi mentelantarkannya. 3. Karena tanggung jawab suami dan istri sama besar dan beratnya. Sebelum melangsungkan pernikahan sebaiknya teliti dalam memilih pasangan. . Yang paling utama haruslah yang seagama. Saran-saran 1.

Menjadi Muslim Ideal. Cet. Muhammad. Lembaga Darut-Tauhid. Terj. dkk. Ahmad Baidowi. 2000). 1988). Fauzil. Tafsir Al-Maragi. Ke-3. (Bandung: Mizan. Maragi. Salim Basyarahil. (Pasuruan: Hilal Pustaka. Kado Cinta untuk Istri. Ke-3. Ilmu Tafsir. Masri. Terj. Cet. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. ‘Adil. Cet. Cet. 1999). Asy-Syifa. Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. Gisymar. Ke-XXI. (Jakarta: Gema Insani. Cet. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. A. 2007). . dkk. (Bandung: Pustaka Setia. Cet. Ida Nursida. (Bandung: Al-Bayan. Nabi Suami Teladan. Rosihan. Cet. Abdurrahman. Terj. 2005). Abu. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. 1993). 1996). Ali. Anwar. Cet. Terj. Bukhori Abu Syauqi. Mohammad. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. Ke-2. Rusli. Abdul. 2003). Terj. Kisyik. Terj. 2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ahmad. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). Mencapai Pernikahan yang Barakah. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. (Semarang: CV. 1996). Ke-1. Bukhari. 1993). Ahmad bin Hanbal. 1990). Jibril. Ke-1. Muhammad. Cet. Ke-1. 1993). Toha Putra. Hery Noer Aly. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. Fathi. Karakteristik Lelaki Shalih. (Yogyakarta: Wihdah Press. Menjadi Suami Tercinta. Ke-8. Terj. (Jakarta: Gema Insani Press. Sunarto. (Jakarta: Balai Pustaka. Daudin. Ke-11.75 DAFTAR PUSTAKA Abdulloh. Majid. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. Shahih Bukhari. Hanya untuk Suami. Cet. Ke-1. (Semarang: CV. Hasyimi. 2000). Amin. Ke-1. Sulaiman. Cet. (Beirut: Daar Al-Fikr). M. Sholeh. Nasy’at. (Yogyakarta: Arina. Chumaidi Umar. Cet. Ke-1. Ke-1. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. Hamid. Fathu Al-Bari: Sarah Shahih Bukhari. Adhim. Cet.

Relasi Suami dalam Islam.. Husain. Cet. Cet. Quraish. Jalaluddin. Terj: Rofi’I. Bingkai Cinta Sepasang Merpati. Suami Idaman Istri Impian. Amir. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. Ke-2. (Jakarta: Kalam Mulia. Shahih Muslim. Asy-Syifa. _________________. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. Taat. Kesan. Muhammad. (Jakarta: Lentera Hati. Cet. 1997). (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). Ilmu Pendidikan. 2005). 2007). Ke-6. Ke-11. Husain Syahatah. Ke-3. (Bandung: Pustaka Setia. Sayyid. 1994). Cet. The Best Husband in Islam. Cet. Syadali. Alisuf. (Beirut: Daar ibn Hazm). Ke-I. Abi. Cet. Ke-I. Arif Chasanul Muna. Menghadirkan Surga di Rumah. Tafsir Al-Misbah: Pesan. (Jakarta: Aillah. Kusyairi. 2000).76 Muhyidin. Ke-1. Adib Bisri Musthofa. Jami’ Al-Hadis. Sri. Ahmad. Muslim. Cet. Terj. (Semarang: CV. . Sabri. Cet. (Jakarta: Lintas Pustaka. Kasmuri. Ke-1. Ke-I. Ke-1. 2000). Shihab. Ke-1. Sayyid. “Bahagia Menjadi Suami Selamat. M. Wawasan Al-Qur’an. 1999). Suyuti. 2004). (Jakarta: AMZAH. Cet. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. Shahih Muslim. Ahmad. Cet. Fathi. dan Keserasian Al-Quran. 2000). Ulumul Quran II. Majdi. Ke-I. 2007). Terj. ______________. Ibnu Ali. (Jakarta: PT. (Jakarta: Gema Insani. Mulyati. Abdurrahman. Suhail. 2007). Lentera Basritama. (Beirut: Daar Al-Fikr). 2003). As’ad Yasin. Ahmadi. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Quthb. 2006). Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. UIN Syarif Hidayatullah. 1993). Terj. (Bandung: Mizan. ________________. Cet. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. (Jakarta: Gema Insani Pres. Ahmad. Sofyan. dkk. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia. Husain. Ideal dan Istri Ideal”. Nasution. Ke-X. “Membina Keluarga Sakinah”. Cet.. 2005). Syahatah. Cet.

1997). www. Ali. Ke-1. Kado Pernikahan.qalam. Selasa. Ke-8. Hafizh.77 Syuasyi’. (Jakarta: Gema Insani Press. Cet. 20 Nopember 2007. Ke-2. oleh Hamid. Cet. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Ahmad. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan.id. Abdul Roysad Shiddiq. 2007). Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. Tafsir. Cet. 1994). Wahjoetomo. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. (Bandung: Remaja Rosda Karya. Terj.or. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful