Materi Kuliah

Jurusan Informatika STMIK Jakarta

PEMBAHASAN VIII INFORMASI AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN Oleh: Yumniati Agustina I. Konsep Informasi Akuntansi Pertanggungjawaban Informasi Akuntansi Pertanggungjawaban merupakan aktiva,pendapatan,dan atau biaya yang dihubungkan dengan manajer yang bertanggungjawab terhadap pusat pertanggungjawaban tertentu. Dalam hubungannya dengan wewenang yang dimiliki oleh seorang manajer Aktiva,pendapatan dan biaya dikelompokkan menjadi 2 golongan : 1. Aktiva,pendapatan dan biaya yang terkendalikan Yaitu : Aktiva,pendapatan dan biaya yang secara signifikan dipengaruhi oleh seorang manajer dalam jangka waktu tertentu. Aktiva yang terkendalikan Aktiva terkendalikan bagi seorang manajer pusat pertanggungjawaban adalah : Aktiva yang pemerolehan & penggunaannya berada dibawah wewenang manajer pusat pertanggungjawaban Aktiva yang penggunaannya berada didalam wewenang manajer pusat pertanggungjawaban, kadangkala pemerolehan aktiva suatu pusat pertanggungjawaban berada didalam wewenang manajer puncak Pendapatan yang terkendalikan Dapat diperoleh atau tidaknya pendapatan oleh suatu pusat pertanggungjawaban sangat tergantung atas kemampuan pusat pertanggungjawaban yang bersangkutan. Karena pendapatan mudah diidentifikasikan dengan manajer yang bertanggung jawab untuk memperolehnya. Biaya yang terkendalikan Biaya-biaya yang terkendalikan oleh manajer pusat pertanggungjawaban yang disajikan dalam laporan biaya dan dimintakan pertanggungjawabannya. Pedoman untuk menetapkan apakah suatu biaya dapat dibebankan sebagai tanggung jawab seorang manajer pusat pertanggungjawaban adalah sbb: 1. Jika seseorang manajer memiliki wewenang , baik dalam pemerolehan maupun penggunaan jasa, ia harus dibebani dengan biaya jasa tersebut. Contoh : manajer pemasaran yang mempunyai wewenang memutuskan media promosi dan jumlah biayanya, bertanggung jawab penuh terhadap terjadinya biaya. 2. Jika seorang manajer dapat secara signifikan mempengaruhi jumlah biaya tertentu melalui tindakannya sendiri, ia dapat dibebani dengan biaya tersebut Seorang manajer mungkin tidak mempunyai wewenang dalam memutuskan pemerolehan barang dan jasa baik harga maupun jumlahnya namun dapat secara signifikan mempengaruhi jumlah pemakaiannya. Contoh : Harga dan jumlah bahan baku yang dibeli ditentukan oleh manajer bagian pembelian, sedangkan pemakaiannya ditentukan oleh bagian produksi.Dengan menggunakan harga standar, manajer pembelian bertanggung jawab terhadap harga pemerolehan bahan baku. Sedangkan manajer produksi bertanggung jawab terhadap biaya bahan baku.

Page 1 of 10

jika manajemen puncak menghendaki agar manajer tersebut membantu manajer lain bertanggung jawab untuk mempengaruhi biaya tersebut.pendapatan dan biaya yang tidak terkendalikan Aktiva.Tetapi istilah yang tepat yaitu “terkendalikan oleh seseorang “ (controllable by someone) dan “terkendalikan oleh manajer lain”(controllable by others) Pemisahan aktiva. Tingkat manajemen Dalam organisasi. Aktiva. Anggaran menghendaki adanya organisasi yang baik. Contoh : Biaya reparasi dan pemeliharaan merupakan tanggung jawab bagian bengkel.Materi Kuliah Jurusan Informatika STMIK Jakarta 3. Jika ada perubahan terhadap rancangan anggaran tersebut maka harus dirundingkan dan diberitahukan kepada manajer penyusun anggaran biaya sehingga menciptakan peran serta dan komitmen dalam mencapai target yang ditetapkan. Jangka waktu Dalam jangka waktu yang cukup panjang. pendapatan dan biaya yang tidak terkendalikan oleh manajer tertentu. Page 2 of 10 .pendapatan dan biaya yang dapat terkendalikan oleh oleh manajer departemen yang membawahinya atau manajer lain dalam organisasi. Namun ada dua faktor yang mempengaruhi biaya tersebut : (1) efisiensi pemakaian tenaga kerja bengkel yang menjadi tanggung jawab manajer bengkel. Organisasi harus disusun sedemikian rupa sehingga jelas wewenang dan tanggungjawab tiaptiap manajer. akan dengan mudah tahu siapa yang bertanggung jawab. 3. Meskipun seorang manajer tidak dapat secara signifikan mempengaruhi jumlah biaya tertentu melalui tindakan langsungnya sendiri. Anggaran Biaya Sebagai Tolak Ukur Pengendalian Biaya Untuk tujuan pengendalian biaya : 1. pendapatan dan biaya ke dalam aktiva.pendapatan dan biaya yang dapat dikendalikan. pendapatan. 2. Aktiva. pasti dapat dikendalikan oleh manajer lain atau manajer diatasnya dalam organisasi. Setiap manajer berpartisipasi dalam penyusunan anggaran oleh karena itu masing-masing akan dimintai pertanggungjawaban mengenai realisasi anggarannya. pendapatan dan biaya yang tidak terkendalikan oleh manajer tertentu.pendapatan dan biaya akan terkendalikan oleh seseorang dalam organisasi. ia juga dapat dibebani biaya tersebut. Anggaran biaya harus disusun sesuai dengan tingkat manajemen dalam organisasi.pendapatan dan biaya yang tidak dapat dipengaruhi secara signifikan oleh manajer tertentu. atau oleh manajer lain atau manajer diatasnya merupakan aktiva. Aktiva. pada dasarnya tidak ada aktiva. (2) Pemakaian mesin dan ekuipmen yang menjadi tanggung jawab manajer bagian produksi. 2. semua aktiva. jika terjadi sesuatu yang yang tidak sesuai dengan yang direncanakan dalam anggaran. pendapatan dan biaya yang tidak terkendalikan. (2).pendapatan dan biaya yang tidak terkendalikan tidak tepat untuk menggambarkan aktiva. dan biaya yang terkendalikan dan tidak terkendalikan selalu berhubungan dengan : (1). sebaliknya dalam jangka pendek hanya sedikit aktiva.Tiap-tiap manajer harus mengajukan rancangan anggaran biaya yang berada dibawah tanggungjawabnya kemudian dikombinasikan dan diselaraskan satu sama lain oleh komite anggaran.

sehingga dalam jangka pendek biaya ini secara signifikan dipengaruhi oleh wewenang yang dimiliki manajemen. sehingga biaya roda adalah enginered cost didepartemen tersebut. Biaya ini tetap dikeluarkan guna mempertahankan kemampuan perusahaan dalam memenuhi tujuan – tujuan jangka panjang. engineered variable costs tidak dipengaruhi secara signifikan oleh manajer pusat pertanggungjawaban produksi.sewa dll.ekuipmen.pajak bumi dan bangunan. 2.1.. Biaya ini adalah biaya kebijakan. Contoh : setiap mobil yang dirakit oleh departemen perakitan harus dipasang 5 roda. Contoh: biaya depresiasi.biaya asuransi. Biaya ini dibagi menjadi : engineered variable costs dan committed fixed costs. Hubungan biaya terkendalikan dengan variabilitas biaya Page 3 of 10 . karena jenis biaya ini sangat ditentukan oleh teknologi. Biaya dalam jangka pendek tidak dapat dipengaruhi secara signifikan oleh manajer lain yang berwenang. karena biaya wewenang yang dimiliki oleh manajer departemen perakitan tidak cukup untuk mempengaruhi secara signifikan besarnya biaya tersebut. biaya roda tersebut merupakan biaya tidak terkendalikan. Committed fixed costs adalah biaya tetap yang timbul dari pemilikan pabrik. Egineered variable costs By yg dlm jk pendek tidak terkendalikan Hubungan variabilitas biaya dengan wewenang By yg dlm jk pendek terkendalikan Discretionary fixed costs Committed fixed costs Discretionary variable costs Gbr. Biaya ini dibagi menjadi : Discretionary variable costs dan Discretionary fixed costs. Bagi manajer departemen perakitan .8. Biaya dalam jangka pendek dapat dipengaruhi secara signifikan oleh manajer lain yang berwenang. Biaya ini berperilaku variabel atau tetap atas kebijakan manajemen. Biaya dapat dikelompokkan menjadi dua golongan: 1. Dalam jangka pendek. Misalnya.Materi Kuliah Jurusan Informatika STMIK Jakarta Terkendalikan Biaya Versus Variabilitas Biaya Variabilitas biaya : perilaku biaya dalam hubungannya dengan perubahan volume kegiatan. Jika terkendalikan biaya dihubungkan dengan perubahan volume kegiatan.

namun meliputi pengendalian biaya nonproduksi. pendapatan. Dapat pula berupa informasi masa yang akan datang. Memantau efektivitas program pengelolaan aktivitas. Informasi ini bermanfat bagi manajemen : 1.Materi Kuliah Jurusan Informatika STMIK Jakarta II. informasi akuntansi manajemen-terutama biaya. Akuntansi pertanggungjawaban berdasarkan aktivitas (activity-based responsibility accounting) Akuntansi pertanggungjawaban tradisional adalah : Suatu sistem akuntansi yang disusun sedemikian rupa sehingga pengumpulan dan pelaporan biaya dan atau pendapatan dilakukan sesuai dengan pusat pertanggungjawaban dalam organisasi. Untuk penyusunan anggaran Informasi akuntansi pertanggungjawaban berupa informasi masa yang lalu bermanfaat : 1. Untuk penilai kinerja manajer pusat pertanggungjawaban 2. dihubungkan dengan aktivitas-penambah dan bukan penembah nilai. Pemotivasi manajer Dalam Activity –based responsibility system. Page 4 of 10 . Akuntansi pertanggungjawabanberdasarkan aktivitas adalah : Suatu sistem akuntansi yang disusun sedemikian rupa sehingga pengumpulan & pelaporan biaya dilakukan menurut aktivitas penambah dan bukan penambah nilai (Value & Non Value Added Activities ). dengan tujuan agar dapat ditunjuk orang atau kelompok orang yang bertanggungjawab atas penyimpangan biaya atau pendapatan yang dianggarkan. Dalam sistem akuntansi pertanggungjawaban. Manfaat Informasi Akuntansi Pertanggungjawaban Sistem akuntansi pertanggungjawaban merupakan tahap perkembangan mutakhir cara pengendalian biaya yang tidak hanya terbatas pada pengendalian biaya produksi saja. Sistem akuntansi pertanggungjawaban dapat dibagi 2 tahap perkembangan: 1. informasi akuntansi dihubungkan dengan manajer yang memiliki wewenang terjadinya informasi tersebut untuk dimintakan pertanggungjawaban kepada manajer yang bersangkutan. Akuntansi pertanggungjawaban tradisional 2. Informasi akuntansi pertanggungjawaban berupa informasi masa yang akan datang bermanfaat : 1. biaya masa lalu.Digunakan dalam menghadapi lingkungan manufaktur maju (advanced manufacturing environment) Informasi akuntansi pertanggungjawaban dapat berupa informasi historis yang berupa aktiva. dengan cara mengarahkan usaha manajemen dalam mengurangi dan akhirnya menghilangkan biaya bukan penambah nilai (non value added costs) 2. Mengelola aktivitas.

8). informasi akuntansi pertanggungjawaban berfungsi sebagai : alat pengirim peran (role sending device) kepada manajer yang diberi peran dalam pencapaian yang sasaran perusahaan. sehingga akan menimbulkan komitmen yang tinggi dalam diri manajer untuk berprestasi sesuai yang tercantum dalam anggaran (kotak 5). Untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai peran informasi akuntansi pertanggungjawaban dalam penyusunan anggaran. Dengan demikian anggaran berisi : “ informasi akuntansi pertanggungjawaban yang mengukur nilai sumberdaya yang disediakan selama tahun anggaran bagi manajer yang diberi peran untuk mencapai sasaran perusahaan. yang mengukur berbagai nilai sumberdaya yang disediakan bagi setiap manajer yang berperan dalam usaha pencapaian sasaran yang telah ditetapkan dalam tahun anggaran. maka akan mempertinggi uasahanya. Nilai penghargaan (no.1) Jika seorang manajer berkeyakinan bahwa kinerja mempunyai kemungkinan yang tinggi untuk diberi penghargaan . penyusunan anggaran hanya mungkin dilakukan jika tersedia informasi akuntansi pertanggungjawaban.Usaha yang tinggi (kotak 3) 3. karena penghargaan yang diterimanya dirasakan pantas dan adil (no. sebaliknya jika kinerja mempunyai kemungkinan kecil untuk mendapatkan penghargaan maka hal ini akan menurunkan usaha seseorang untuk berprestasi.9) dengan penghargaan (no.7) yang diterimanya.Kemampuan dan bakat yang tinggi dalam bidangnya (kotak 4) 2.Materi Kuliah Jurusan Informatika STMIK Jakarta Manfaat Informasi akuntansi pertanggungjawaban Tradisional : 1. Page 5 of 10 . hal ini akan menyebabkan meningkatkan usaha untuk berprestasi. Oleh karena itu. 2) 2. Keyakinan manajer terhadap kemungkinan kinerja mendatangkan penghargaan (no.Informasi akuntansi pertanggungjawaban sebagai dasar penyusunan anggaran Proses penyusunan anggaran pada dasarnya merupakan proses penetapan peran (role setting) dalam usaha pencapaian sasaran perusahaan. Sumber daya yang disediakan untuk memungkinkannya manajer berperan dalam usaha pencapaian sasaran perusahaan tersebut diukur dengan satuan moneter standar berupa informasi akuntansi.” Dalam proses penyusunan anggaran. berikut ini diuraiakan suatu model aspek motivasi dalam perilaku individu menurut Porter-Lawler. Jika seorang memperoleh kepuasan (no. Kinerja (kotak 6) seorang manajer ditentukan oleh 3 faktor : 1. Dalam proses penyusunan anggaran ditetapkan siapa yang akan berperan dalam melaksanakan sebagian aktivitas pencapaian sasaran perusahaan dan ditetapkan pula sumber daya yang disediakan bagi pemegang peran tersebut untuk memungkinkannya pelaksanaan perannya.Sebaliknya jika seseorang tidak merasakan keadilan dalam menerima penghargaan atas kinerja yang dicapainya maka hal ini akan menurunkan usaha untuk menghasilkan kinerja. Persepsi yang jelas mengenai peran manajer tersebut dalam pencapaian tujuan Usaha manajer untuk berprestasi ditentukan oleh dua faktor : 1.

Akt.2.Akt.Akt.Akt. Model aspek motivasi dalam perilaku individu menurut Porter-Lawler dan peran informasi akuntansi sebagai pemotivasi Page 6 of 10 .pertangungjawaban masa yang akan datang berperan sebagai role sending device Inf.Materi Kuliah Jurusan Informatika STMIK Jakarta Nilai penghargaan (1) Kemampuan dan bakat (4) Peghargaan yang dirasa pantas (8) Usaha (3) Kinerja (6) Peghargaan (7) Kepuasan (9) Kemungkinan usaha akan diberi penghargaan (2) Persepsi terhadap peran (5) Inf.pertangungjawaban masa yang akan datang berperan sebagai role sending device Inf.Pertanggu ngjawaban masa lalu berperan sebagai pengukur kinerja Inf.pertangungja waban masa yang akan datang berperan sebagai role sending device pertangungjawaban masa yang akan datang berperan sebagai role sending device Gb 8.

Pemotivasi : sesuatu yang digunakan untuk mendorong timbulnya prakarsa seseorang untuk melakukan tindakan secara sadar dan bertujuan. Secara tidak langsung informasi akuntansi pertanggungjawaban berdampak terhadap motivasi melalui nilai penghargaan (no 1).Informasi akuntansi pertanggungjawaban pertanggungjawaban sebagai penilai kinerja manajer pusat Informasi akuntansi pertanggungjawaban merupakan informasi yang penting dalam proses perencanaan dan pengendalian aktivitas organisasi.(no 2). dan kemudian menyajikan informasi realisasi pendapatan /biaya tersebut. maka informasi ini akan berdampak terhadap motivasi manajer melalui : 1. 1). Page 7 of 10 .3).Materi Kuliah Jurusan Informatika STMIK Jakarta 2. 2. Menimbulkan pengaruh langsung terhadap motivasi manajer dengan mempengaruhi kemungkinan usaha diberi penghargaan. Faktor yang terakhir berdampakterhadap motivasi manajer untuk berusaha. Manajer berkeyakinan bahwa kinerjanya yang diukur dengan informasi akuntansi pertanggungjawaban (masa lalu) akan diberi penghargaan yang sebagian besar didasarkan atas informasi masa lalu. manjer akan memperoleh kepuasan (9). ketangan setiap manajer yang diberi peran dialokasikan berbagai sumberdaya yang diukur denagn satuan uang. Tinggi rendahnya kepuasan manajer atas penghargaan yang diterimanya berpengaruh atas tinggi rendahnya nilai penghargaan (no. Kepusan manajer atas penghargaan yang diterimanya dipengaruhi oleh penilaian manajer atas penghargaan tersebut. 3. Informasi akuntansi yang dihubungkan dengan manajer yang memiliki peran digunakan untuk mengukur kinerja setiap manajer. (no. Informasi akuntansi tersebut disebut informasi akuntansi pertanggungjawaban. setiap manajer diberi peran untuk mencapai sasaran perusahaan dan untuk memungkinkan pelaksanaan peran. Jika dalam struktur penghargaan ( reawrd structure) perusahaan. Dalam proses penyusunan anggaran .pelaksanaan peran berarti berarti konsumsi berbagai sumber daya yang harus diukur dalam satuan uang .Jika struktur penghargaan sebagian besar didasarkan atas informasi akuntansi. Pengenadalian dapat dilakukan dengan cara memberikam peran bagi setiap manajer untuk merencanakan pendapatan /biaya yang menjadi tanggungjawabnya. karena informasi tersebut menekankan hubungan antara informasi dengan manajer yang bertanggung jawab terhadap perencanaan dan realisasinya.Informasi akuntansi pertanggungjawaban sebagai pemotivasi manajer Motivasi: proses prakarsa dilakukannya suatu tindakan secara sadar dan bertujuan. Informasi akuntansi pertanggungjawaban (masa lalu) digunakan untuk mengukur kinerja manajer. informasi akuntansi merupakan bagian yang signifikan .

merumuskan keputusan strategik.Merumuskan keputusan-keputasan strategik. 2. Prorgam pengelolaan aktivitas memberi gambaran berupa penghematan biaya yang dapat dicapai dalam jangka waktu tertentu.Informasi akuntansi pertanggungjawaban memungkinkan pemantauan efektivitas program pegelolaan aktivitas Dalam lingkungan manufaktur maju. Memperoleh informasi biaya bukan penambah nilai yang memungkinkan mereka melakukan penyempurnaan efisiensi aktifitas penambah nilai. Untuk mengurangi dan akhirnya menghilangkan aktivitas bukan penambah nilai yang diwujudkan dalam bentuk pengurangan biaya. Page 8 of 10 .Dengan demikian manajemen memerlukan informasi biaya aktivitas untuk memantau secara berkesinambung program pengelolaan aktivitas. 2. seperti penentuan harga jual.Memantau efektivitas program pengelolaan aktivitas. Memperoleh informasi biaya bukan penambah nilai yang menggambarkan besarnya pemborosan yang sekarang dialami oleh perusahaan dalam memenuhi kebutuhan customer. manajemen dituntut untuk melaksanakan penyempurnaan aktivitas secara berkesinambungan. 3. Dengan menyajikan informasi biaya yang dipisahkan kedalam biaya penambah dan bukan penambah nilai . 2. Manajemen memerlukan pemisahan aktivitas-penambah dan bukan penambah nilai dan identifikasi sumber daya yang dikonsumsi oleh kedua tipe tersebut. agar perusahaan memliki daya saing dalam jangka panjang.Materi Kuliah Jurusan Informatika STMIK Jakarta Manfaat Informasi Akuntansi pertanggungjawabanberdasarkan aktivitas adalah : 1. manajemen dapat: 1. Informasi akuntansi pertanggungjawaban memungkinkan pegelolaan aktivitas Manajemen dituntut untuk senantiasa melaksanakan penyempurnaan aktivitas agar customer terjamin tidak akan dibebani dengan biaya bukan penambah nilai. Dengan menyajikan informasi biaya yang dipisahkan kedalam biaya penambah adan bukan penambah nilai dengan perbandingan dari tahun ke tahun. pemilihan teknologi manufaktur untuk menjadikan aktivitas penambah nilai lebih efisien.Manajemen memerlukan perbandingan biaya penambah dan bukan penambah nilai dari tahun ketahun. Memperoleh biaya bukan penambah nilai yang memungkinkan mereka memusatkan pengendalian terhadap aktivitas bukan penambah nilai. manajemen dapat : 1.

Perbedaan Sistem Akuntansi pertanggungjawaban tradisional dgn Akuntansi pertanggungjawaban berdasarkan aktivitas /Activity based Responsibility Accounting System /ABC Perbedaan TBC ABC Pemusatan pengendalian Manajemen Manfaat Biaya Terhadap aktivitas yg mjd penyebeb terjadinya biaya . Sistem akuntansi pertanggungjawaban mendorong kerjasama bukan kompetisi Memiliki 4 karakter : a. Harus memisahkan biaya penambah nilai dan biaya bukan penambah nilai diperlukan agar manajemen : . Struktur pertanggungjawaban sesuai dengan struktur hirarki organisasi d. Pemotivasian manajer 3. Sistem Pelaporan Page 9 of 10 . Memantau efektivitas program pengelolaan aktivitas. Standar ditetapkan sbg tolak ukur kinerja manajer yg bertanggungjawab atas pusat pertanggungjawaban terentu c.biaya standar. Memfokuskan aktivitas yang dilaksanakan oleh beberapa manajer.sasaran organisasi dan rencana yang dilaksanakan c. . Manajer dan bawahannya bersedia untuk menerima tanggungjawab yg dibebankan kpd mrk melalui hirarki organisasi e.Laporan biaya berdasrkan aktivitas (activity –based cost report) yg berisi biaya penambah dan bukan penambah 5. c.Menyadari besarnya pemborosan yg skg sdg terjadi -Memantau efektivitas program pengelolaan aktivitas dgn menyajikan biaya bukan penambah nilai kepada manajemen dalam bentuk perbandingan antar periode 1. Mengelola aktivitas.memusatkan perhatian mereka thp pengurangan dan akhirnya penghilangan biaya bukan penambah nilai. dengan cara mengarahkan usaha manajemen dalam mengurangi dan akhirnya menghilangkan biaya bukan penambah nilai ( non value added cost ) b. Maksimalisasi pengendalian biaya setiap pusat pertanggungjawaban secara individual tidak selalu berarti maksimalisasi pengendalian biaya secara keseluruhan. Pengelolaan berdasarkan penyimpangan (management by exception). Dasar penyusunan anggaran b. menembus batas-batas pusat pertanggungjawaban.Setiap pusat pertanggungjawaban diberi kode (kode organisasi)/organization code. Adanya identifikasi pusat pertanggungjawaban b. a. menghasilkan anggaran yang disepakati.dgn tujuan untuk menurunkan biaya secara bersinambung a. Perancangan sistem akuntansi pertanggungjawaban Didasarkan asumsi tentang perilaku manusia : a. Manajer secara individual diberi penghargaan atau hukuman berdasarkan kebijakan manajemen tertinggi a. b. Kinerja manajer diukur dengan membandingkan realisasi dengan anggaran d.Penilaian kinerja manajer pusat pertanggungjawaban. 4.Materi Kuliah Jurusan Informatika STMIK Jakarta III. a. Sistem pertanggungjawaban a. a. pengendalian operasi secara efektif yang memadai bPengelolaan berdasarkan tujuan (management by objective). Pengurangan biaya hrs mrpk hasil dari program pengelolaan aktivitasb. 2.

Jenis laporan yg dihasilkan oleh fungsi akuntansi biaya di golongkan menjadi : . Akuntansi Manajemen: Konsep. Pembebanan tanggung jawab berdsarkan 3 metode: .departemen dan tingkat bagian.Jenjang organisasi dibagi 3 tingkat : diireksi. Manajemen dpt memperoleh informasi seberapa besar kesempatan yg tersedia untuk melakukan perbaikan aktivitas dan penurunan biaya Daftar Pustaka : 1.Menghilangkan aktivitas bukan penambah nilai dgn informasi umpan balik untuk menilai pengurangan biaya apakah benar-benar terwujud.Laporan kos produk (cosr of production reports). d.Berdasar kapasitas pelayanan . c.Prosedur pegumpulan data biaya berdasar dokumen sumber dan secara periodik e. nilai. b.tiga jenjang bagian b. .Manfaat & Rekayasa. Bagian Penerbitan Salemba empat. Mulyadi UGM. Manajemen dapat memantau hasil program penghapusan aktivitas bukan penambah nilai dan jumlah biaya yang dihemat sampai saat tertentu.Biaya-biaya digolongkan & diberi kode sesuai dgn tkt manajemen yg mrpk pusat pertanggungjawaban c.Berdasar kapasitas pelayanan & pemakaian . 2001 Page 10 of 10 .dgn cara menggolongkan. 6.Berdasar pemakaian a.Materi Kuliah Jurusan Informatika STMIK Jakarta . b. Jk aktivitas yg dilakukan manajemen efektif maka hasilnya dpt menurunkan biaya aktivitas bukan penambah nilai.nya dgn jenjang manajemen yg bertanggung jwb atas terjadinya biaya. Landasan penting untuk menghitung & mengidentifikasi biaya penambah & bukan penambah nilai adalah identifikasi cost driver utk setiap aktivitas.dua jenjang departemen.mencatat dan meringkas biaya dlm hub. Sistem Pengolahan informasi akuntansi pertanggungjawaban a.Mrp sistem pengolahan informasi biaya.Angka satu menunjukkan jenjang direksi. Edisi 3. b.Laporan pertanggungjawaban biaya (responsibility cost reports) .Dipisahkan antara biaya terkendalikan dan biaya tdk terkendalikan d. Melakukan perbandingan biaya setiap aktivitas antarperiode akuntansi. “cost driver : suatu faktor yg menjadi penyebab (pendorong) timbulnya biaya aktivitas tertentu.