HUKUM ABORSI

Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah. (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Maka Maha Suci lah Allah. Al-Mu‟minun ayat 12-14 ْ ‫ن‬ ُ * ‫ٌِن‬ ُ * ‫ٌن‬ ً‫ف‬ ْ َ‫خل‬ ْ َ‫خل‬ ُ ُ‫ع ْل َناه‬ َ ‫م‬ َ ًِ‫ة ف‬ َ‫ط‬ َ ‫د‬ َ َ‫ول‬ ْ‫ق‬ ٍ َ‫منْ سُالل‬ ‫ق َنا‬ ‫ر‬ ِ ‫ة‬ ِ ‫ان‬ َ ‫ار‬ َ‫ق‬ َ‫ج‬ َ ‫م‬ َ ‫س‬ َ ‫ق َنا اإل ْن‬ َ َّ ‫ث‬ َّ ‫ث‬ ٍ ‫مك‬ ٍ ِ‫منْ ط‬ ٍ ْ ُ ً ً ْ ْ ْ َ َ ْ ْ َ َ َ َ َ َ َ َ ُّ ‫ال‬ َ‫ف‬ َ ‫غة عِ ظامًا‬ َ ‫ف‬ َ ‫غة‬ َ ‫عل‬ َ ‫ف‬ َ ‫قة‬ َ ‫عل‬ َ ‫نط‬ َ ْ‫خلق َنا المُض‬ َ ْ‫قة مُض‬ ‫م‬ َ ‫ك‬ َ ‫خلق َنا ال‬ َ ‫فة‬ َّ ‫م لحْ مًا ث‬ َ ‫س ْو َنا العِظا‬ ْ ً ‫خ ْل‬ َ ُ‫شأ َناه‬ َ ‫أَ ْن‬ ‫قا‬ • Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging. penglihatan dan hati. QS. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaan) -Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran.Fase Kejadian Manusia QS. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Al-Sajadah ayat 7-9: ُ ‫ن‬ َ َ‫و َبدَ أ‬ َ َ‫خل‬ َ ‫ء‬ َ ‫ل‬ َ ‫خ ْل‬ ‫ٌن‬ ُ‫ق‬ َّ ‫ك‬ ِ ‫ان‬ ٍ ًْ‫ش‬ َ ‫ق اإل ْن‬ َ ‫ه‬ َ‫س‬ َ ْ‫الَّذِي أَح‬ ٍ ِ‫منْ ط‬ ِ ‫س‬ ُ ٍ َ‫منْ سُالل‬ ‫ٌن‬ ُ َ‫ل َنسْ ل‬ ِ ‫ة‬ ِ ‫ه‬ ٍ ‫ما‬ َ ‫ء‬ َ ْ‫من‬ َ ‫ع‬ َ‫ج‬ َ ‫م‬ َّ ‫ث‬ ٍ ‫ه‬ ِ‫م‬ ُ ْ ‫ما َت‬ ْ ‫واأل‬ ُ‫ش‬ ُ َ‫ل ل‬ َ ‫ة‬ َ ‫ف‬ َ ‫و َن‬ َ َ‫فئِد‬ ‫ُون‬ ِ‫ح‬ ِ ‫منْ رُو‬ ِ ‫ه‬ ِ ٌِ‫خ ف‬ َ ‫كر‬ َ ‫قلٌِال‬ َ ‫ار‬ َ ‫ْص‬ َ ‫واألب‬ َ ‫َّمْع‬ َ ‫م الس‬ َ ‫ع‬ َ‫ج‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬ َ ُ‫سوَّ اه‬ َ ‫م‬ ُ‫ك‬ َّ ‫ث‬ • Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. . Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Pencipta Yang Paling Baik. dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang.

sampai menjadi makhluk berbentuk manusia lengkap • kemudian ditiupkan roh (nafkh al-ruh). .Fase Penciptaan Anak • Berdasarkan ayat & hadis riwayat Imam BukhariMuslim. • Kitab tafsir al-Qurthubi menyebutkan fase pemberiah nyawa (nafkh al-ruh) ini terjadi setelah tiga bulan. dan terbentuk tulang („idham) serta dibalut dengan daging (lahm). ketika benih laki-laki dan sel telur perempuan bersatu dan melekat pada daging rahim • berupa mudhghah (segumpal daging) 40 hari. waktu yang dilalui tahap proses kejadian manusia di rahim ibu adalah berupa: • nutfah (air mani yang keluar dari shulbi/tulang belakang laki-laki lalu bersarang di rahim wanita) 40 hari • berupa „alaqah (segumpal darah) 40 hari.

yaitu sebelum berumur 4 bulan. sebab keberadaan janin masih bersifat semu. karena sesungguhnya janin pada saat itu sudah ada kehidupan (hayat) yang patut dihormati. ini untuk bentuk ‫اإلسقاط الضروري‬. mengharamkan aborsi sebelum ditiupkan roh.Hukum Aborsi • Para fuqaha` sepakat. Syekh Syaltut dalam al-Fatawa. aborsi sesudah ditiupkan roh atau ‫بعد نفخ الروح‬ (selama 4 bulan kehamilan) adalah haram. karena belum ada makhluk yang bernyawa. Kesepakatan ini mengarah kepada jenis ‫اإلسقاط اإلختٌاري‬ Sedangkan aborsi sebelum ditiupkan roh pada janin (embrio). Imam Abu Hanifah memandang hukumnya makruh dengan alasan janin masih sedang mengalami pertumbuhan. yaitu dalam masa pertumbuhan dan persiapan ( ‫) النمو واإلعداد‬. Ibnu Hajar dalam kitab al-Tuhfah. Kemudharatan ibu lebih besar daripada janin. Yusuf al-Qardhawi membolehkan pengguguran dalam keadaan terpaksa untuk keselamatan ibu. maka yang lebih besar kemudharatannya harus diutamakan dengan mengorbankan yang lebih ringan kemudharatannya. tidak boleh dilakukan karena merupakan kejahatan/jarimah terhadap nyawa manusia. • • • • . para ulama berbeda pendapat: Muhammad al-Ramli dalam kitab al-Nihayah membolehkan aborsi sebelum janin berumur 4 bulan. al-Ghazali dalam Ihya` „ulum al-Din. Jumhur ulama dan ulama kontemporer seperti DR. Hal ini sesuai kaedah fiqh ‫إذا تعارض مفسدتان روعً أعظمهما ضررا بارتكاب أخفهما‬ Apabila bertemu dua mafsadah.

." (QS Al Isra`: 33). Ahmad. Abu Dawud. Kami akan memberikan rizki kepada mereka dan kepadamu." (QS At Takwir : 8-9) • Jelaslah bahwa aborsi haram pada kandungan yang bernyawa atau telah berumur 4 bulan. Dari Abdullah bin Mas'ud.. . Firman Allah SWT "Dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut miskin. kemudian dalam bentuk `mudghah' selama itu pula… kemudian ditiupkan ruh kepadanya. aborsi dalam keadaan demikian adalah suatu tindak kejahatan pembunuhan yang diharamkan oleh Islam. Sebab. "Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah melainkan dengan (alasan) yang benar (menurut syara')." (HR. Rasulullah Saw telah bersabda : ‫ان احدكم ٌجمع فى بطن امه اربعٌن ٌوما ثم علقة مثل ذلك ثم ٌكون مضغة‬ ‫ ثم ٌنفخ فٌه الروح‬." (QS Al Isra`: 31 ). Muslim. Bukhari. kemudian dalam bentuk `alaqah' selama itu pula. dan Tirmidzi) • Melakukan aborsi terhadap janin yang sudah mempunyai ruh (nyawa).Hukum Aborsi ABORSI SETELAH PENIUPAN RUH • Kesepakatan para fuqaha tentang haramnya aborsi setelah ditiupkannya ruh didasarkan pada kenyataan bahwa peniupan ruh terjadi setelah 4 bulan masa kehamilan. juga berarti membunuh anak manusia yang mempunyai hak hidup. "Dan apabila bayi-bayi yang dikubur hiduphidup itu ditanya karena dosa apakah ia dibunuh. ‫مثل ذلك‬ "Sesungguhnya setiap kamu terkumpul kejadiannya dalam perut ibumu selama 40 hari dalam bentuk `nuthfah'.

‫وخلق سمعها وبصرها وجلدها ولحمها وعظامها‬ "Jika 'nuthfah' (sperma) telah lewat empat puluh dua malam. Menggugurkan kandungan setelah berumur 40 hari adalah haram. hukum syara' yang lebih rajih (kuat) adalah: Jika aborsi dilakukan setelah 40 (empat puluh) hari. kulitnya. lalu dia membentuk 'nuthfah' tersebut. Sedangkan pengguguran kandungan yang usianya belum mencapai 40 hari. dia membuat pendengarannya. atau 42 (empat puluh dua) hari dari usia kehamilan dan pada saat permulaan pembentukan janin. maka hukumnya boleh (ja'iz) dan tidak apa-apa. maka Allah mengutus seorang malaikat padanya.. Dalam hal ini hukumnya sama dengan hukum keharaman aborsi setelah peniupan ruh ke dalam janin. dan tulang belulangnya. Muslim dari Ibnu Mas'ud) Dalam riwayat lain. awal pembentukan janin adalah setelah melewati 40 atau 42 malam. Hadis Nabi: ‫إذا مر بالنطفة إثنان وأربعون لٌلة بعث هللا الٌها ملكا فصورها‬ . janin sudah mempunyai tanda-tanda sebagai manusia yang terpelihara darahnya (ma'shumud dam). …" (HR. maka hukumnya haram. .Hukum Aborsi ABORSI SEBELUM PENIUPAN RUH atau sebelum kandungan berumur 4 bulan. Dengan demikian. disebutkan: "(jika 'nutfah' telah lewat) 40 malam…“ Jadi. dagingnya.. penglihatannya.

Padahal sperma tidak berada didalam rahim. (At-Takwir: 8-9) – Dan aborsi pada saat kandungan yang masih dalam bentuk sperma termasuk al wa-du ( mengubur bayi hidup-hidup.Al‟iz ibn „Abdissalam dan Ibnul jauzi.Pendapat ini juga yang dipilih oleh Syaikhul Islam ibn Taimiyah juga merupakan madzhab Ahli dzahir.Maka apabila sperma sudah berada didalam rahim (kemudian digugurkan) maka ini lebih layak dikategorikan sebagai wa-d. • Firman Allah subhanahu wata‟ala : ْ ‫ذا‬ َ ‫بأَي‬ َ ِ ‫وإ‬ ْ َ‫تل‬ ْ َ‫ئل‬ ٍ ‫ذن‬ – ‫ت‬ ُ ُ‫دة‬ َ ‫م ْوؤُ و‬ ِ ُ‫ب ق‬ ِ‫س‬ َ ‫ال‬ َ ِ ‫ت‬ – “Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya.Pendapat-pendapat tentang keharaman aborsi sebelum usia kandungan mencapai 40 hari • Haram Ini adalah pendapat Malik dan sebagian peneliti dikalangan Ulama seperti Ibn Rajab.pent. karena dosa apakah dia dibunuh”. .) karena Nabi Muhammad shalallahu „alaihi wasalam menamai „azl (yaitu mencabut kemaluan agar sperma tidak masuk kemaluan istri saat berhubungan) dengan wa-d khafiyy ( pembunuhan anak terselubung).

kemudian menjadi sekerat daging dalam waktu yang sama pula…. .Hanya saja hal itu tersembunyi ( tidak terlihat ).termasuk didalamnya penciptaan dan pembentukan.kemudian menjadi segumpal darah dalam waktu yang sama.” – Kesimpulan makna dari hadits diatas adalah . Allah subhanahu wata‟ala mengumpulkan penciptaan dalam waktu empat puluh hari.• Hadits Ibnu Mas‟ud radiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : – “Sesungguhnya tiap-tiap kalian dikumpulkan ciptaannya didalam perut ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk sperma.

• Para dokter pun sepakat membenarkan kandungan hadits tersebut.Dan apabila penciptaan dan pembentukan –walaupun hal itu tidak terlihat.namun terbukti bahwa ia sedang mengandung.terjadi dalam waktu empat puluh hari.Dan hukum had dan qishas yang wajib ditegakkan ini akhirnya ditangguhkan disebabkan sperma yang ada dalam kandungan wanita. • Sesungguhnya menegakkan hukum had dan qishos adalah kewajiban – Apabila ada seorang wanita yang dikenai hukum had ataupun qisos.maka tidak diperbolehkan berbuat melanggar kehormatan janin tersebut.maka penegakkan hukum pun diakhirkan sampai wanita tersebut melahirkan apa yang ada didalam perutnya walaupun hanya berupa sperma.Dan ini adalah diantara mukjizat Nabi Muhammad sallallahu „alaihi wasallam.Dan perkara yang wajib itu tidaklah ditangguhkan kecuali disebabkan sesuatu yang dihormati yang tidak boleh dianiaya .

maka tidak boleh menganiaya dan melanggar kehormatan kandungan tersebut.serta sifat bawaan mulai berpindah ke janin – Pada fase ini kandungan sangat mudah terpengaruh dibandingkan dengan fase lainnya.• Diantara dalil yang paling kuat disebutkan oleh para dokter adalah. – fase kandungan yang paling sensitif adalah ketika kandungan masih dalam bentuk sperma.yang menjaga adhdharuriyyaat. . juga bertentangan dengan tujuan terpenting sebuah pernikahan. – Melanggar kehormatan kandungan sangat bertentangan dengan tujuan syariat -sebagaimana telah disebutkan.tabiat.Apabila fase ini adalah fase yang paling sensitif dimana keagungan Allah dan kebesaranNYA nampak pada fase tersebut.Pada fase tersebut janin mulai terbentuk dan kebiasaan.

• Firman Allah ta‟ala : ُ ‫ب‬ ْ ‫ن‬ ْ َ‫خل‬ ُ ‫كم من‬ ُ ‫ق َنا‬ ُ ‫كن‬ ُ ‫ناسُ إِن‬ َّ ِ‫فإ‬ َّ ‫ها ال‬ َ ‫نا‬ َ ‫ث‬ ٍ ‫را‬ ٍ ٌْ ‫ر‬ ‫من‬ ُّ َ‫ٌَا أ‬ ِ ‫م‬ ِ ْ‫ال َبع‬ َ‫ت‬ َ ‫بم‬ َ ًِ‫م ف‬ ٌَ ْ‫ت‬ َّ ‫ث‬ ْ ‫ن‬ ُ ‫ة‬ ُ ‫ة‬ ُّ َ َّ‫ُخل‬ َ ‫ْر م‬ َ َّ‫ُّخل‬ َ ‫ةم‬ َ َ‫عل‬ َ‫ط‬ َ ‫و‬ َ ْ‫من مُّض‬ ٍ‫ق‬ ٍ‫ق‬ ٍ‫غ‬ ٍ‫ق‬ ٍ‫ف‬ ‫ة‬ ِ ‫م‬ ِ ‫م‬ َ ‫ة‬ َ ْ‫من‬ َّ ‫ث‬ َّ ‫ث‬ ِ ٌ‫غ‬ • “Hai manusia. kemudian dari setetes mani. jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur). (QS.syafi‟i. kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna…”.dan Hambali.• Boleh • Ini adalah pendapat mayoritas Ulama dari madzhab Hanafi. kemudian dari segumpal darah.Al Hajj :5) . maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah.

seperti yang ditunjukkan oleh hadits Ibn mas‟ud dan diakui oleh para Dokter. • Sanggahannya : Ayat tersebut tidak memastikan tidak adanya penciptaan ketika kandungan masih dalam bentuk sperma belum dalam bentuk sekerat daging.Apabila penciptaan belum terjadi.maka maka keharaman pun tidak ada.َ َّ‫ُخل‬ َ ‫ْر م‬ َ َّ‫ُّخل‬ َ ‫ م‬yang َ ‫و‬ ٍ‫ق‬ ٍ‫ق‬ • Yang menjadi pijakan adalah firmanNYA : ‫ة‬ َ ‫ة‬ ِ ٌ‫غ‬ sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna.oleh sebab itu diperbolehkan menggugurkan kandungan tersebut.Bahkan penciptaan tetaplah ada.Ini menunjukkan bahwa penciptaan belum terjadi kecuali pada fase segumpal daging.dan tidak ada penciptaan pada fase dimana kandungan masih dalam bentuk sperma.Karena penciptaan yang dimaksudkan oleh nash terbagi menjadi dua : • Pertama : penciptaan yang tidak nampak. • Kedua : penciptaan .

Berbeda dengan sperma yang sudah menetap dan berada didalam rahim.sperma tidak menetap didalam rahim dan belum terjadi padanya penciptaan. • Sanggahannya : • Haruslah dibedakan antara dua kasus. kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim) (Al-Mursalaat:20-21) .Pada kasus „azl.Ini menunjukkan bahwa tiada keharaman pada sperma itu sendiri. Sebagaimana yang difirmankan Allah : Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina?.• Hadits Jabir : • “Dahulu kami melakukan „azl padahal Al-quran masih tetap turun” • Dan Nabi Muhammad menyetujui perbuatan „azl tersebut.

• Mereka berpendapat : Sesungguhnya janin yang masih dalam bentuk sperma belumlah diciptakan.dan jika tidak dibangkitkan.ia tidak akan dibangkitkan pada hari kiamat.Jika demikian.hal ini juga merupakan pandangan yang bersebrangan dengan atsar(hadits.pent.) . • Sanggahannya : Berdalil semacam ini adalah berdalil dengan perkara yang diperselisihkan.maka tidak mengapa melanggar kehormatannya juga menggugurkannya.

Kemudian. maka sebaliknya ia tidak dikenai tanggung jawab sebab perbuatannya . dan ayahnya tidak mampu mengupah murdhi‟ah ( pekerja yang bekerja menyusui ). padahal ia memiliki anak yang sedang disusui.• Kesepakatan madzhab Hanafi dan sebagian pengikut Syafi‟I berpendapat tentang bolehnya melakukan aborsi selama belum ditiupkannya ruh kejanin ( yaitu sebelum seratus dua puluh hari ) apabila ditemukan alasan yang bisa diterima dan membolehkan aborsi. mereka berselisih pendapat mengenai jenis alasan yang membolehkan aborsi janin. • Madzhab Hanafi memberi contoh alasan ini seperti terhentinya air susu ibu setelah jelas kehamilannya. “ seandainya perempuan terpaksa oleh dharurah untuk minum obat mubah yang mengakibatkan keguguran. • Asy-Syarbini pengikut Asy-Syafi‟I menukil pendapat Az-Zarkasyi sebagai berikut.

“ menggugurkan janin dengan pukulan atau teror dengan tanpa alasan syari‟at atau mencium bau-bauan seperti suntikan. baik karena disengaja atau tidak. ” . atau terbukanya toilet. dikenai denda sepersepuluh ibunya ( diyat ibunya ). meskipun janin masih berupa ‘alaqah – darah yang tidak mencair karena siraman air panas -. dilakukan orang lain atau sang ibu. hasilnya dari pernikahan sah atau zina.• Dalam Bhalaghah As-Salik disebutkan. laki-laki atau perempuan. seperti meminum sesuatu yang bisa menggugurkan kandungan lalu gugur. maka hal tersebut merupakan tindak kejahatan.

• Beberapa fuqaha terdahulu telah sedikit menyinggung permasalahan ini.diantaranya Ulama Syafi‟iyyah.diantara pendapat ini adalah fatwa Komite tetap urusan fatwa Kerajaan Arab Saudi pada tahun 1416 H.• Para Ahli fikih kontemporer berpendapat bolehnya menggugurkan janin apabila hal tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan ibu atau demi keberlangsungan hidupnya.Hal ini setelah dikerahkannya segala macam cara untuk menghindari bahaya”. disebutkan dalam fatwa tersebut : “dan tidak diperbolehkan menggugurkan janin sebelum tim kedokteran yang terpercaya memutuskan bahwa keberlangsungan janin akan mengancam keselamatan ibu.Karena Ulama Syafi‟iyah lah yang banya .

Karena menggugurkan janin lebih ringan bila dibandingkan dengan kematian sang ibu.Mereka berpendapat bahwa pelakunya tidak lain hanya memilih satu diantara dua bahaya yang lebih ringan.adalah haram.yakni kaidah : – ‫الضرورات تبٌح المحظورات‬ “Hal-hal yang darurat dapat menyebabkan dibolehkannya hal-hal yang dilarang” . – Hukum asal aborsi – sebagaimana yang telah dikemukakan.Akan tetapi dikarenakan kaidah ini.• Dasar pembolehannya adalah sebagai berikut : – Para Ulama membolehkan hal tersebut dengan dalih bahwa bahaya yang sangat berat dapat dihilangkan dengan bahaya yang lebih ringan.

• Aborsi diharamkan kecuali apabila syarat-syarat yang syar‟i tersebut terpenuhi dengan disertai kehati-hatian serta sikap waspada. – Apabila syarat ini terpenuhi.• Para Ulama kontemporer membolehkan aborsi dengan syarat-syarat sebagai berikut : – Terbukti adanya penyakit yang membahayakan jiwa sang ibu. – Tidak ditemukannya cara penyembuhan kecuali dengan cara aborsi. .maka aborsi janin pun diperbolehkan. – Adanya keputusan dari seorang dokter yang dapat dipercaya bahwa aborsi adalah satu – satunya cara untuk menyelamatkan sang ibu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful