Nama dokter kecil : ……………………………………….

Kelas :

MATERI PELATIHAN DOKTER KECIL

1

Pengantar Menjadi seorang dokter kecil adalah kesempatan yang menyenangkan dan membanggakan. PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN 2 . Jangan lupa berdoa sebelum bekerja . Agar dapat menolong dengan benar. Oleh karena itu bacalah dengan cermat Materi Pelatihan Dokter Kecil dan pahami dengan sungguh-sungguh. bersikaplah tenang dan jangan gugup. Dengan menjadi dokter kecil. tentu harus memiliki pengetahuan yang memadai. Oleh karena itu para dokter kecil perlu mengembangkan sifat ringan tangan dan suka menolong. kita dapat belajar pengetahuan kedokteran praktis yang bisa digunakan untuk menolong teman atau orang yang membutuhkan. Selamat bertugas dokter kecil ! Tim Pembina UKS I. agar kita selalu mendapat bimbingan Tuhan dan hasilnya membawa kebaikan dan keselamatan bersama. Saat menghadapi teman yang sakit/cedera.

peniti Beberapa hal yang perlu diketahui dokter kecil 1. pembalut segitiga Kapas. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan adalah : tindakan memberikan pertolongan pertama bagi korban yang mengalami kecelakaan/cedera dengan cepat dan tepat sebelum dibawa ke dokter/puskesmas/RS terdekat  Tujuan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan adalah :    Menunjang penyembuhan Mencegah kecacatan Mencegah kematian  Peralatan P3K:  Obat-obatan • •  Disinfektan (pencuci luka) Obat penghilang nyeri Peralatan • • Alat imobilisasi penderita Tandu. gunting. Kemudian berikan obat antiseptik (betadin 2. kasa steril. pembalut gulung. pinset. Jangan menyentuh luka / darah secara langsung. Mimisan (epistaksis) a. Pengertian : adalah perdarahan karena pecah pembuluh darah hidung 3 . Gunakan sarung tangan c. Bersihkan luka dengan air/pembersih luka (dettol yang diencerkan) d. plester. Penolong harus mencuci tangan b. spalk  Alat untuk merawat luka • • • Pembalut à 10 pembalut cepat. bidai. Perawatan Luka a.

d) Tinggikan bagian yang cedera 4. a) Duduk di kursi. Pengertian : reaksi tubuh yang lebih sensitif dari kondisi normal terhadap makanan/benda asing yang masuk ke dalam tubuh b. Pertolongan: a) Segera dinginkan luka dengan air mengalir b) Keringkan luka pelan-pelan c) Oleskan obat luka bakar (silverdiazin. bioplacenton). 3. Penyebab: a) Makanan. Memar (hematoma) a. Luka bakar a. betadine. Pertolongan . posisi kepala menunduk b) Menjepit hidung selama 5-10 menit untuk menghentikan perdarahan c) Bernapas lewat mulut d) Berikan kompres es di daerah hidung. terkilir b. b. kecap. Hindari a) Mengoleskan mentega.b. Alergi a. pasta gigi b) Meniup luka c) Melepas dengan paksa pakaian yang melekat pada kulit d) Merendam dalam air dingin 5. Pertolongan: a) Korban diposisikan agar lebih nyaman b) Istirahatkan daerah yang cedera c) Kompres dengan es yang dibungkus kain. digigit serangga b) Gejala 4 . Penyebab: Terbentur.

restoran dll. 6. keringkan tangan dan kaki. b) Hindari berlari di tempat licin. gunakan sandal karet. arahkan ke bawah dan beri penutup c. d) Sesak napas c. e. Gunakan penutup saat membawa benda panas/tajam a) Jangan membawa benda/tajam atau runcing sambil berlari b) Bila perlu membawa benda tajam. bengkak sekitar mata. d. Waspada saat beraktivitas b. mall. Bila perlu memegang alat listrik. Bermainlah dengan permainan anak-anak di tempat aman. Duduk tenang saat makan/minum a) Jangan makan sambil berlari/bermain à agar tidak tersedak. a) Jangan bermain dengan benda tajam. Pencegahan terjadinya cedera: a. kran air panas. Pencegahan Penyakit Menular  Penularan penyakit melalui: 5 . II. c) Berlarian di tempat umum.c) Kemerahan pada kulit. Pertolongan a) Tenangkan korban b) Berikan kompres dingin pada tempat gatal c) Berikan obat anti alergi. hindari kontak dengan listrik. gatal.

terutama paru-paru  Menyebabkan:   • demam. sesak napas Pencegahan: Vaksinasi BCG. DBD  Darah à jarum suntik. HIV/AIDS Penyakit TBC (tuberkulosa)  Penyakit yang disebabkan kuman mycobacterium TBC  Penyebaran :  melalui droplet yaitu debu yang ada di udara lalu masuk ke dalam saluran pernapasan  Dapat menyerang berbagai organ. Saluran napas: à Udara  Contohnya adalah penyakit influenza. badan kurus. batuk lama. tifus  Kontak langsung  Contohnya adalah : Berbagai penyakit kulit  Melalui gigitan hewan/serangga  Contohnya adalah : Rabies. transfusi  Contohnya adalah : Hepatitis. hindari kontak dengan penderita. TBC  Saluran cerna àMakanan  Contohnya adalah : Diare. menjaga daya tahan tubuh 6 . batuk berdarah.

disebabkan oleh bakteri  Kudis. disebabkan oleh jamur kulit  Bisul /pustule .Berbagai penyakit kulit  Contohnya adalah  Panu . disebabkan oleh gigitan kutu 7 .

mandi teratur  Menjaga kebersihan rumah  Menghindari pemakaian alat mandi. Gejala  Gatal  Kulit tampak bercak putih  Terdapat bintik-bintik pada kulit. bernanah.  Tindakan : o Penderita harus beristirahat o Berikan cukup cairan o Bila demam berikan obat demam  Jangan masuk sekolah sebelum benar-benar sembuh  Rabies  Rabies sebetulnya adalah penyakit menular pada anjing. kadang koreng.  Cara mencegah penyakit kulit:  Menjaga kebersihan kulit. kucing kera   Ditularkan ke manusia melalui gigitan hewan Kuman Rabies menyerang sistim saraf sehingga dapat menyebabkan kejang. pakaian secara bersama  Hindari kontak dengan penderita  Cacar air  Disebabkan oleh infeksi virus  Gejala bintik-bintik merah berisi air pada kulit disertai demam. Apabila terjadi kejang pada otot pernapasan maka dapat menyebabkan kematian Pencegahan à vaksinasi hewan peliharaan  8 .

 Demam berdarah Dengue  Disebabkan oleh . tempat-tempat penyimpanan air Menguras.  Cara mencegah penyebaran nyamuk demam berdarah :  Gerakan 3M PLUS:     Mengubur. saat nyamuk menggigit manusia. sehingga pasien dehidrasi  Adanya tanda-tanda perdarahan seperti bintikbintik merah di kulit. Ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti .  Virus dengue  Virus ini hidup di dalam nyamuk . barang-barang bekas Menutup . kolam dan tempat penyimpanan air Menghindari gigitan nyamuk dengan: 9 .  Gejala:  Demam tinggi selama 3 hari  Kehilangan cairan pembuluh darah. mimisan dll. bak mandi.

− Menaburkan larvasida (bubuk pembunuh jentik) di tempattempat −  Kecacingan  Cacing biasanya tinggal di usus halus à menyerap makanan à anak tidak dapat tumbuh dengan baik  Jenis cacing : o cacing tambang.− Memakai obat yang dapat mencegah gigitan nyamuk. dll. cacing kremi. cacing gelang.  Pencegahan o o o Mencuci tangan sebelum makan Memasak makanan/minuman Memakai alas kaki (untuk cacing tambang) Minum obat cacing tiap 6 bulan o 10 . misalnya memakai obat nyamuk oles/diusap ke kulit. − Memperbaiki saluran dan talang air yang rusak. − Mengupayakan pencahayaan dan ventilasi yang memadai.

 Cara mencegah penularan penyakit  Menjaga kebersihan ◦ ◦ ◦ Cuci tangan setiap mau makan Mandi setelah melakukan aktivitas di tempat kotor/berdebu Makan makanan/minuman yang telah dimasak sampai matang. 11 . seperti:        TBC à menyerang paru-paru. tidak dapat bernapas Tetanus à kejang seluruh tubuh. kentang. Imunisasi Pada Siswa SD  Apakah yang dimaksud imunisasi?  Usaha untuk mencegah timbulnya penyakit menular. mi. tempe.umbi-umbian Protein à ikan.  Perkuat daya tahan tubuhà ◦ ◦ Berolahraga teratur Makan makanan bergizi  Sayur dan buah segar à banyak vitamin untuk menunjang pertumbuhan Karbohidrat à nasi. kacang-kacangan. tahu. mengganggu pertumbuhan Difteri à menyerang saluran napas Pertusis à batuk hebat. Polio àkelumpuhan pada kaki Campak à bisa terjadi radang otak Hepatitis B à radang hati. susu. daging   III.

campak Calon pengantin. Bagaimana caranya?      Dengan pemberian vaksin atau zat kekebalan tubuh. bayi sudah memiliki kekebalan dari ibu. Selaput lendir mata (Sklera) 4.   Bagaimana kalau tidak diimunisasi? ◦ Mudah terserang penyakit. Vaksin à kuman penyakit yang telah dilumpuhkan Ada yang disuntikkan atau diteteskan melalui mulut. ibu hamil à TT . KESEHATAN MATA  Bagian-bagian Mata 1. Diharapkan anak tumbuh menjadi manusia sehat. Kornea: Tempat masuknya cahaya ke dalam bola mata 12 . Kelopak mata : Melindungi bola mata dari gangguan luar 2. Bulu Mata: Melindungi mata dari air dan debu 3. IV. hal ini agar saat melahirkan. Apa guna imunisasi? Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit sehingga tahan terhadap penyakit. menimbulkan cacat atau bahkan kematian  Siapa saja yang harus diimunisasi? ◦ ◦ ◦ ◦ Bayi à lengkap SD kelas 1 à DT SD kelas 2-3 à TT.

keluar kotoran seperti berpasir. tembus cahaya . saat mata terasa penat Membaca dengan cahaya kurang Uji Tajam Penglihatan Uji kartu Snellen (Snellen Chart)  Penyakit Mata 1. perih dan sakit. Tidak Menular : a. Iris (Selaput Pelangi): Terdiri dari selaput halus seperti tirai yang mengandung zat warna. Konjungtivitis b.5. silau bila kena sinar 13 . untuk memusatkan cahaya yang memasuki mata melalui kornea tepat pada retina  Tanda Mata Sehat • Bagian Sklera benar benar putih • Kornea benar benar jernih • Pupil benar benar hitam • Kelopak mata dapat membuka dan menutup dengan baik • Bulu mata teratur dan mengarah keluar • Cara Membaca yang Benar • Duduk dengan sikap tegak waktu membaca • Sinar lampu dari sisi kiri belakang • Letak lampu cukup jauh sehingga tidak terjadi bayangan tubuh • Bacaan terletak kira kira 25-40 cm dengan sudut 40-70 derajat dari permukaan meja  Kebiasaan Membaca Yang Salah • Cahaya saat membaca terkena langsung mata • • • • Memaksakan diri berlebihan untuk membaca. Trauma Mata Konjungtivitis • Penyebab : Bakteri atau virus • Penularan : Kontak langsung • Gejala : Mata merah berair. Trachoma 2. Pupil: Mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk mata 7. Lensa mata: Bagian mata bening. 6. Menular : a. bentuk cembung. Xerophtalmia b.

tablet Vit A 200. silau. terasa gatal. ketajaman penglihatan menurun. Trauma mekanik.000 IU. bulu mata melengkung ke dalam. bawa ke puskesmas / pelayanan kesehatan Trauma Mata • Trauma mekanik • Trauma Kimia • • Trauma Radiasi Termis Tindakan 1. bawa ke puskesmas / pelayanan kesehatan Xerophtalmia (Kekurangan Vit A) • Penyebab : Kekurangan Vit A • Gejala : • • • • • Awal : Rabun senja Selanjutnya : Bercak bitot (Kekeringan dan penebalan serta keriput dan keruh dari selaput lendir mata) Kemudian sebagian atau seluruh kornea mengalami tukak Pencegahan : Makan makanan yang banyak mengandung vit A ( berwarna merah dan hijau) Tindakan : Beri Vitamin A segera. radiasi atau termis : 14 .• • Pencegahan : Jaga kebersihan mata Tindakan : Cuci mata dengan boorwater beri obat tetes mata dan bawa ke puskesmas / pelayanan kesehatan Trachoma • Penyebab : Clamidya trachomatis • Penularan : Kontak langsung • • • Gejala : Mata merah. 2. Trauma Kimia : Mata yang sakit segera dibilas air bersih selama mungkin kemudian bawa ke puskesmas/RS. Pencegahan : Tidak menggunakan barang barang bersama penderita Tindakan : Cabut bulu mata yang melengkung.

Pengobatan Sederhana  Apa yang dimaksud dengan obat?  Obat adalah zat yang digunakan di bagian dalam/luar tubuh untuk menyembuhkan/meringankan dan mencegah penyakit. V. Pencegahan Jangan bermain dengan benda tajam/ berbahaya.• • • • • Segera bawa ke puskesmas/RS. Jangan melihat langsung cahaya yang menyilaukan. Hati hati saat menggunakan zat kimia. rujuk ke puskesmas/dokter Dosis obat berpedoman pada umur/berat badan 15 .  Cara penyimpanan obat  Dimasukkan lemari khusus  Jauhkan dari jangkauan anak-anak  Penyimpanan berdasarkan jenis/golongan obat  Tiap botol diberi etiket nama obat dan aturan pakai ◦ ◦ ◦ Putih : obat minum Biru : obat luar Merah : obat keras  Ketentuan pengobatan di sekolah ◦ Pengobatan di sekolah paling lama 3 hari ◦ ◦ Bila tidak membaik.

Pengobatan sederhana 16 .

sakit kepala Kembung.Obat Parasetamol Antasida Incidal Betadine Boor water Counter pain Gejala Demam. nyeri ulu hati Alergi Dioleskan pada luka Mata kemasukan debu Nyeri otot Dosis / cara pakai Umur 8-12 tahun : 3 x ½ tablet dewasa Umur 8-12 tahun : 3 x ½ tablet dewasa Umur 8-12 tahun : 3 x ½ tablet dewasa 17 .